Kawasan
Kota Lama
Semarang
Little Netherland
Table
of
Contents
01 Prakata
02 Kota Lama Semarang
03 Gereja Blenduk
04 Industri Semarang Kreatif
05 Oudetrap Theatre
06 Semarang Art Gallery
Prakata
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Tim Penyusun(Kelompok Semarang1):
Wabarakatuh Rahmad zulfa nur laili 19120196
Alhamdulillah saya panjatkan puja dan puji Astri aulia sukma 19120197
syukur kehadirat Allah swt yang senantiasa Indy nila rosada 19120202
melimpahkan segala rahmat, taufik dan Imania puja sinawang 19120219
hidayah-Nya sehingga penyusun dapat Sekar fadhila 19120232
menyelesaikan modul ini. Rahma alfiyyatussalma 19120236
Modul ini disusun sebagai bahan ajar yang akan Feri yulianto 19120241
digunakan peserta didik Sekolah Dasar untuk
mengetahui informasi dan keunikan Kawasan Telah melaksanakan studi eksplorasi di
Kota Lama Semarang. Kelebihan modul ini, wilayah kota Semarang tepatnya berada di
Anda bisa melihat informasi menarik dari kawasan Kota Lama Semarang. Di sana kami
Kawasan Kota Lama Semarang yang telah telah melakukan eksplorasi beberapa
kelompok kami eksplorasi. gedung-gedung tua peninggalan Belanda
Kepada dosen pengampu mata kuliah study dengan konsep eropa lama. Beberapa
eksplorasi M. Yusuf Setia Wardhana S.Pd, M.Pd, gedung atau bangunan yang kami eksplorasi
yang kami hormati berikut merupakan buku yaitu Gereja blenduk, Industri Semarang
yang dapat digunakan sebagai bahan ajar untuk Kreatif, Oudetrap Theatre, dan Semarang
peserta didik nantinya. Art Gallery.
Mudah-mudahan modul ini memberikan
manfaat.
pn
Kota Lama
Semarang
Ulasan singkat mengenai
Kawasan Kota Lama Semarang
Little Netherland
Kota Semarang merupakan salah satu kota Kawasan Kota Lama Semarang bisa menjadi
yang pernah dijajah oleh Belanda dan destinasi pilihan untuk dikunjungi di Kota Atlas.
sekarang Semarang merupakan Ibukota Selain letaknya yang dekat dengan pusat kota,
Provinsi Jawa Tengah. Maka tak heran jika kawasan Kota Lama juga dipenuhi dengan
masih tertinggal sebuah kawasan dengan bangunan-bangunan kuno dengan arsitektur
gaya eropa kuno, yang biasa disebut Belanda, baik yang masih digunakan maupun
dengan Kawasan Kota Lama Semarang. tidak.
Seperti Kota Tua di Jakarta yang masih Pada masa lampau, Kawasan Kota Lama
meninggalkan bangunan eropa kuno dan Semarang merupakan situs benteng VOC. Hal ini
beberapa museum disekitarnya. Maka tak terlihat pada 5 sudut di peta yang merupakan
salah jika Kawasan Kota Lama disebut pola benteng VOC. Pola tersebut tidak banyak
sebagai Little Netherland yang artinya berubah hingga hari ini.
Kawasan Belanda Kecil, merupakan Di Kota Lama Semarang, terdapat beberapa
gambaran kawsan Belanda yang di kemas bangunan dan lokasi ikonik, seperti Gereja
pada satu tempat yang ruang lingkupnya Blenduk, Taman Sri Gunting, dan Gedung
cukup kecil. Oudetrap, serta beberapa gedung lain.
pn
Gereja
Blenduk
Gereja Blenduk Semarang merupakan Gereja Mula-mula Gereja di bangun pada tahun 1753,
yang dibangun pada 1753 ini merupakan salah berbentuk rumah panggung Jawa, dengan atap
satu landmark di Kota Lama. Berbeda dari berarsitektur model Jawa. Pada tahun 1787
bangunan lain di Kota Lama yang pada rumah panggung ini dirombak total. Tujuh
umumnya memagari jalan dan tidak tahun berikutnya diadakan kembali perubahan.
menonjolkan bentuk, gedung yang bergaya Pada tahun 1894, gedung ini dibangun kembali
Neo-Klasik ini justru tampil kontras. oleh H.P.A. de Wilde dan W.Westmas. Gereja
Bentuknya lebih menonjol . Lokasi bangunan ini dibangun pada abad ke-17 dan telah
ini berada di Jalan Letjend Suprapto No 32 Kota mengalami 3 kali renovasi, yaitu pada tahun
Lama Semarang dan bernama Gereja GPIB 1753, 1894 dan terakhir tahun 2003.
Immanuel. Bangunan gereja yang sekarang Setiap renovasi diabadikan lewat tulisan di atas
merupakan bangunan setangkup dengan facade batu marmer yang terpasang di bawah alter
tunggal yang secara vertikal terbagi atas tiga gereja. Renovasi-renovasi tersebut sama sekali
bagian. Jumlah lantainya adalah dua buah. tidak merubah ciri khas bangunan yang
Bangunan ini menghadap ke Selatan. Gereja ini mengadopsi gaya arsitektur Eropa klasik yang
masih dipergunakan untuk peribadatan setiap anggun dan aristokrat.
hari Minggu. Di sekitar gereja ini juga terdapat Gereja Blenduk memiliki denah octagonal atau
sejumlah bangunan lain dari masa kolonial segi delapan beraturan dengan ruang induk di
Belanda seperti Gedung Marba. Bangunan tengah, tepat di bawah kubah. Di bagian atas
kuno ini juga sering menjadi salah satu tempat gereja, tepatnya di balkon masih terlihat organ
untuk foto foto Pre Wedding. (orgel) peninggalan jaman Belanda yang sudah
Gereja Protestan yang lazim disebut Gereja berusia ratusan tahun. Sayang orgel ini sudah
Blenduk nama ini diberikan merunut pada tidak bisa difungsikan lagi sebagai pengiring
bentuk kubahnya yang dalam bahasa Jawa saat jemaah gereja bernyanyi.
disebut Blenduk (menggembung), sampai
sekarang nama asli gereja ini tidak diketahui.
Industri
Semarang
Kreatif
Industri Semarang Kreatif merupakan Jika kalian suka mengkoleksi barang antik atau
tempat untuk memperkenalkan produk yang masih punya barang antik kalian bisa loh
kreatif anak negeri yang telah memiliki untuk menjual dan membeli barang yang ada di
kualitas unggul, inovatif dan punya situ, untuk lokasinya berada pada area pertama
beragam desain menarik. Pemerintah dekat dengan pintu masuk, sebagai area Pasar
Kota Semarang membuat tempat ini Klitikan, yakni tempat barang-barang antik,
supaya produk kuno dan modern hasil serta unik. Seperti pada gambar di atas.
anak negeri bisa di minati wisatawan Sedankan area tengah terdapat produk-produk
baik asing maupun lokal. Kota Semarang fashion serta furniture, yang menghiasi sebagai
juga salah satu kota yang dipilih turis karya lokal asli dari pelaku IKM Semarang. Jika
asing untuk mengahbiskan waktu berminat dalam dunia fashion kalian bisa
liburannya. mengunjungi area tersebut tak hanya
dipamerkan tetapi juga dijual loh!.
Setelah puas mengelilingi Kawasan Kota Lama
kalain dapat istirahat dan meninkmati kuliner
yang berada di area ketiga, yakni setelah area
fashion dan furniture terdapat area kuliner,
dengan beragam stand makanan, minuman, baik
yang tradisional maupun kekinian.
pn
Oudetrap
Theatre
Dulu masyarakat Semarang menyebut Gedung Oudetrap dulu untuk gudang
gedung itu dengan nama Gedung Gambir. cengkeh, kemudian pernah dijadikan
Namun seiring berjalannya waktu, gedung bengkel mobil. Dikenal pula dengan
tua yang kini dimiliki Pemkot Semarang gedung Gambir karena pernah
tersebut lebih dikenal dengan nama Gedung dimanfaatkan untuk gudang gambir.
Oudetrap. Oudetrap terletak di Jalan Taman Sebelum Akhirnya dibeli Pemkot Semarang
Srigunting nomor 3B, dengan ciri memiliki tahun 2015.
tangga spiral di depan gedung, yang Saat ini gedung Oedetrap digunakan untuk
dibangun pada tahun 1834. berbagai event Pemkot Semarang, seperti
Gedung Oudetrap yang terdiri atas dua seminar terkait pengembangan kawasan
lantai, dengan luas lahan 1.196 meter Kota Lama Semarang, maupun sebagai
persegi, dan memiliki luas bangunan 1.420 ruang untuk pameran. Dan saat ini
meter persegi. Dulunya pada abad 18, didirikan klinik pengawasan gedung Kota
gedung ini adalah gudang cengkeh, Lama di gedung tersebut, untuk
rempah, dan gambir. Karena pada masa itu, memudahkan para wisatawan yang akan
gedung-gedung di Kawasan Kota Lama mengetahui sejarah gedung tua yang
Semarang memang difungsikan untuk terdapat di kawasan” Little Netherland”.
mendukung pusat perdagangan atau jalur
rempah di Indonesia.
Untuk kepemilikan gedung ini, kini
memang sudah dimiliki Pemkot Semarang
sejak dibeli tahun 2015 lalu. Pembelian
gedung ini sempat menuai pro kontra
karena berkaitan dengan harga pembelian,
sebelum akhirnya dibeli pihak Pemkot
Semarang senilai Rp 8,7 miliar dari seorang
pengusaha di Kota Semarang.
Semarang
ART
Gallery
Contemporary Art Gallery, museum
bernuansa modern dengan bangunan
interior minimalis berwarna putih.
Tepatnya di Jalan Taman Srigunting
Nomor 5-6, Tanjung Mas, Kecamatan
Semarang Utara, Kota Semarang.
Museum ini sering disebut dengan
Galeri Semarang.
Semarang Art Gallery dulunya Akhirnya, pada tahun 2008 Galeri
merupakan tempat tinggal Pastur L Semarang diresmikan. Kota Lama
Prinsen dan tempat ibadah umat Katolik. Semarang memang lekat dengan unsur
Namun sekarang telah diresmikan oleh sejarah. Terutama pada gedung, jalanan,
pemerintah Semarang pada tahun 2008 dan pepohonan di sekitarnya. Begitu
dijadikan sebagai tempat pameran karya- pula Semarang Contemporary Art
karya seniman ternama dan diganti tiap 2 Gallery.
bulan sekali. Letaknya dikelilingi dengan bangunan
peninggalan kolonial, yang tak jauh dari
Karya yang dipamerkan di sana bukan taman Srigunting dan Gereja Blenduk.
hanya 2 dimensi saja terdapat karya 3 Setiap 2 bulan sekali, Galeri Semarang
dimensi yang dipamerkan. memamerkan karya-karya seni yang
Arsitektur gedung ini dikonsep seperti berbeda. Karya yang dipamerkan tidak
gaya Spanish Colonial. Tepat di depannya hanya lukisan dan karya 2 dimensi
adalah taman yang sering dipakai oleh sejenis, namun juga 3 dimensi. "
para serdadu Belanda yang berparade,
Paradeplein namanya. Pada tahun 1933,
Oei Tiong Ham Concern, pemilik
perusahaan asuransi pertama di Indonesia
"De Indische Lloyd" menempati gedung
ini. Seiring berjalannya waktu, bangunan
ini diambil oleh pengusaha pribumi
termuka di Semarang Taspirin. Dalam
perjalanannya, pernah disewakan sebagai
gudang, dealer motor, kantor Perusahaan
Besar Farmasi Tempo, dan terakhir pada
1998 digunakan sebagai pabrik sirup
Fresh. Tahun 2007, pemilik Semarang
Contemporary Art Gallery, Chris
Dharmawan melakukan konservasi pada
gedung ini.
Penutup
Berikut ulasan mengenai kawasan kota
lama Semarang dimana kawan tersebut
juga memiliki cerita sejarah yang
menarik.
Kami harap dengan adanya buku ini
dapat menambah ilmu mengenai kawan
kota lama Semarang kepada peserta didik
yang membacanya. Sepeti yang
diucapkan oleh Bung Karno "JAS
MERAH" yang artinya jangan sekali-kali
melupakan sejarah.
Kalian semua peserta didik sebagai
generasi peenrus Bangsa Indonesia maka
diwajibkannya mengetahui sejarah yang
ada di Bangsa Indonesia, apalagi jika kita
sampai pda tahap menyukai sehingga
memudahkan kita untuk bermina
mempelajari dan membagikan ilmu!.
Sekian paparan buku dari Kelompok 1
kami ucapkan Terima kasih.
Wassalamulaikum wr. wb
Kawasan Kota
Lama Semarang
Kelompok Semarang 1