Bilyet Deposito Istilah dalam Deposito Bilyet Deposito adalah bukti kepemilikan (credit advice) atas nama Dana yang disimpan di Bank Deposan adalah penyebutan terhadap pemilik Rekening Deposito / Penyimpanan Automatic Roll Over (ARO) adalah perpanjangan secara otomatis terhadap Depositosesuai jangka waktu awalnya dengan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat perpanjangan. Automatic Roll Over Pay (ARO P) adalah perpanjangan otomatis Deposito sesuai jangka waktu awalnya dengan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat perpanjangan yang mana perolehan bunga secara sistem ditransfer pada rekening afiliasi deposan.
Mekanisme Perpanjangan Deposito ARO P 1. Perpanjangan ARO P harus dinyatakan pada saat deposan mengajukan aplikasi pembukaan deposito. 2. Perpanjangan otomatis dengan pembayaran bunga ditransfer secara system ke rekening afiliasi deposan dan pada bilyet dibubuhi keterangan AROP. 3. Perpanjangan tidak perlu menerbitkan Bilyet Deposito baru namun cukup membubuhkan kalimat “diperpanjang sampai dengan….. bunga ……%” pada bagian belakang Bilyet Deposito dan diparaf oleh Supervisor. 4. Bunga deposito ARO P dibayarkan setiap bulan ke rekening Tabungan / Giro pada setiap tanggal yang sama dengan tanggal pembukaan dan tanggal jatuh tempo dan dapat dilakukan penarikan Mekanisme Perpanjangan Deposito ARO PI Automatic Roll Over Principal added Interest (ARO PI) adalah perpanjangan otomatis Deposito sesuai jangka waktu awalnya dengan tingkat suku bunga yang berlaku pada saat perpanjangan yang mana perolehan bunga dan pokok deposito ditambahkan sehingga pokok nominal depositonya bertambah. 1. Perpanjangan otomatis dengan menambahkan bunga dan pokok harus dinyatakan pada saat deposan mengajukan aplikasi pembukaan deposito. 2. Pada bilyet dibubuhi keterangan ARO PI. 3. Perpanjangan tidak perlu menerbitkan Bilyet Deposito baru namun deposan dapat memintake Bank untuk menerbitkan advis Deposito. 4. Customer Service wajib mencetak advis pada setiap tanggal jatuh tempo deposito ARO PI untuk diberikan kepada deposan pada saat dimintakan ke Bank. 5. Advis dapat diterbitkan oleh sistem sampai dengan maksimal 60 (enam puluh) hari kalenderterhitung mulai tanggal jatuh tempo. 6. Lebih dari jangka waktu 60 (enam puluh) hari advis akan terhapus secara otomatis oleh system sehingga tidak dapat dilakukan pengecekan maupun pencetakan. 7. Deposan bisa mendapatkan advis deposito ARO PI setiap jam kerja di Customer Service padaunit kerja tempat pembukaan rekening.
8. Advis hanya dapat diberikan 1 (satu) kali setiap periode jatuh tempo kepada deposan danwajib dilakukan pencatatan oleh Customer Service. 9. Bunga deposito ARO PI ditambahkan pada pokok deposito pada setiap tanggal jatuh tempo dan tidakdapat dilakukan penarikan. Mekanisme Breakable Breakable adalah pencairan deposito yang dapat dilakukan sewaktu – waktu sebelum tanggal jatuh tempo dan tanpa dikenakan pinalti. 1. Deposito bersifat breakable dapat dicairkan sebelum tanggal jatuh tempodan tanpa dikenakan penalty 2. Deposito bersifat breakable dapat diberikan kepada golongan deposan Pemda,Badan Hukum / Korporasi, dan Perorangan 3. Kriteria golongan deposan yang dapat diberikan fasilitas breakable : a. PemDa Nominal minimal Rp. 500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah) Jangka waktu 1 s/d 24 bulan Counter rate dan bunga negosiasi Bunga harian pada saat pencairan dibayarkan Tanpa persetujuan b. Kepada Badan Hukum / Korporasi diberikan fasilitas breakable berdasarkan surat penawaran yang diajukan Bank (Direktur Pemasaran Dana atau DirekturUtama) c. Perorangan Dapat diberikan untuk deposito umum (counter rate) dan deposito bunga negosiasi maksimal 0,25% di atas counter rate Memiliki dana existing Dana Pihak Ketiga (DPK) dengan total minimal Rp. 500.000.000,- (Lima Ratus Juta Rupiah) Nominal minimal pembukaan rekening deposito Rp. 2.000.000.000,- (Dua Milyar Rupiah) fresh fund. Jangka waktu minimal 12 bulan Breakable dicairkan 50% sedangkan sisanya deposito baru dengan jangka
waktu dan bunga yang sama seperti awal pembukaan (diatur pada surat persetujuan awal) Bunga berjalan pada saat pencairan tidakdibayarkan Atas persetujuan Direktur Pemasaran Dana Permohonan pencairan (breakable) disampaikan minimal 1 (satu) minggu kepada Divisi Treasury 4. Pada bilyet deposito dibubuhkan tulisan “Breakable” disamping jangkawaktu Tarif deposito bersifat breakable berdasarkan kebutuhan bisnis Bankdapatditetapkan kembali dalam Keputusan ALCO Pencairan Deposito Breakable Pemda : 1. Pencairan Deposito dilakukan dengan surat perintah pencairan yang ditandatangani oleh Pejabat yang berwenang dan wajib menyertakan / mengembalikan asli Bilyet / Bukti Kepemilikan Deposito. 2. Identitas diri Pejabat yang berwenang (KTP / SIM / Paspor) yang masih berlaku. 3. Pastikan deposito belum jatuh tempo dan pembawa bilyet adalah Pejabat yang berwenang. 4. Cocokan data pada Core Banking dengan data pada identitas, dan pada Bilyet Deposito. 5. Deposito dicairkan ke Rekening Giro yang ditetapkan Deposan pada Surat Perintah Pencairan. 6. Deposito dicairkan sebelum jatuh tempo tanpa dikenakan denda / penalti kepada Deposan. 7. Permohonan pencairan (breakable) disampaikan minimal 5 (lima) hari kerja kepada Divisi Treasury.
Pencairan Deposito Breakable Badan Hukum / Korporasi : 1. Pencairan Deposito dilakukan dengan surat perintah pencairan yang ditandatangani oleh Direksi / Pimpinan dan wajib menyertakan / mengembalikan asli Bilyet / Bukti Kepemilikan Deposito dan Surat kuasa kepada yang mewakili perusahaan. 2. KTP / SIM / Paspor atau surat identifikasi lain yang sah dan masih berlaku atas nama penerima kuasa. 3. Pastikan deposito belum jatuh tempo dan pembawa bilyet adalah pemilik dana deposito. 4. Cocokan data pada Core Banking dengan data pada identitas penerima kuasa, dan pada BilyetDeposito. 5. Deposito dicairkan ke Rekening Tabungan / Giro Deposan. 6. Deposito dicairkan sebelum jatuh tempo tanpa dikenakan denda / penalti kepada Deposan dengan formula sesuai surat penawaran / persetujuan Direktur Utama atau Direktur Pemasaran Dana. 7. Permohonan pencairan (breakable) disampaikan minimal 5 (lima) hari kerja kepada Divisi Treasury.
Pencairan Deposito Breakable Perorangan : 1. Pencairan Deposito wajib menyertakan dan mengembalikan asli Bilyet / Bukti Kepemilikan Deposito dan kartu identitas (KTP). 2. Pastikan deposito belum jatuh tempo dan pembawa bilyet adalah pemilik dana deposito. 3. Cocokan data pada Core Banking dengan data pada identitas (KTP), dan pada Bilyet Deposito. 4. Deposito dicairkan ke Rekening Tabungan / Giro Deposan. 5. Deposito dicairkan sebelum jatuh tempo tanpa dikenakan denda / penalti kepada Deposan dengan formula 6. Dicairkan 50% sedangkan sisanya deposito baru dengan jangka waktu dan bungayang sama seperti awal pembukaan (diatur pada surat persetujuan awal) proses pembukaan sisa deposito dilakukan pada tanggal yang sama dengan pencairan breakable. 7. Bunga berjalan pada saat pencairan tidakdibayarkan. 8. Permohonan pencairan (breakable) disampaikan minimal 5 (lima) hari kerja kepada DivisiTreasury.
Petunjuk pelaksanaan pencairan Deposito Breakable 1. Deposan mengajukan surat perintah pencairan deposito kepada Bank minimal 5 (lima) hari kerja sebelum tanggal pencairan. 2. Deposito akan dicairkan ke rekening tabungan / giro deposan setelah bilyet asli diterima oleh Customer Service. 3. Pencairan deposito breakable perorangan hanya dapat dicairkan sebesar50% dari total deposito (per bilyet) sedangkan untuk 50% lainnya ditempatkan kembali sesuai kesepakatan / surat persetujuan. 4. Penempatan sisa deposito 50% pencairan deposito breakable perorangandilakukan sebagaimana pembukaan deposito baru. 5. Bunga berjalan pada saat pencairan: - Pemda, bunga berjalan dibayarkan - Badan Hukum / Korporasi, bunga berjalan sesuai surat penawaran /persetujuan - Perorangan, bunga berjalan tidak dibayarkan. Mekanisme lainnya dalam Deposito Breakable Apabila pada saat berjalannya jangka waktu deposit BilyetDeposito rusak maka yang harus dilakukan adalah Bilyet yang rusak (salah cetak, cacat) wajib dibuatkan berita acara yang ditandatangani oleh Pelaksana dan diketahui oleh Pejabat Berita acara dilampiri Asli Bilyet yang rusak untuk selanjutnya disimpan Asli bilyet rusak diberi tanda/cap/ tulis RUSAK Dicatat pada bulan registrasi bilyet deposito Dan apabila pada kemudian hari bilyet deposito dihilangkan nasabah Surat laporan kehilangan dari kepolisian Surat permohonan penggantian bilyet dari deposan Pada bilyet deposito pengganti wajib ditulis kata “PENGGANTI” no. seri…. (No. seri deposito yang lama) Pada system wajib lakukan perubahan data No. bilyet yang baru
Dan apabila pada kemudian hari bilyet deposito dihilangkan oleh Bank Berita acara hilang dibuat rangkap 3 yang ditandatangani oleh petugas deposito, RI, Manager Operasional danNasabah Berita acara masing-masing diberikan kepada Kantor Pusat (unit kerja yang alurmembidangi operasional, kantor cabang dan nasabah)
Tarif Penalti Deposito Deposito jangka waktu 1 bulan Penalti = Sisa hari x Nominal Deposito x 1% Jumlah hari bulan berjalan Contoh : a. Nominal deposito Rp. 1.000.000.000,- b. Tanggal buka deposito 15 Desember 2024 s/d 15 Januari 2024 (30hari) c. Tanggal pencairan 25 Desember 2023 d. Sisa hari = 25 Desember 2023 s/d 15 Januari 2024 = 21 hari PERHITUNGAN : = 21 x Rp. 1.000.000.000,- x 1 % 31 = Rp. 6.774.194,- Deposito jangka waktu 3, 6, 9, 12, 24, dstbulan Penalti = Sisa bulan jangka waktu x Nominal Deposito x 1% Jangka Waktu Contoh : a. Nominal deposito Rp. 1.000.000.000,- b. Tanggal buka deposito 2 Juli 2023 s/d 2 Januari 2024 (jangka waktu 6bulan) c. Tanggal pencairan 20 Agustus 2023 d. Sisa jangka waktu 4bulan PERHITUNGAN = 4 x Rp. 1.000.000.000,- x 1 % 6 = Rp. 6.666.667,-
Deposito Bebas bebas Deposito Bebas adalah deposito berjangka yang pencairannya dapat dilakukan sewaktu – waktu sebelum tanggal jatuh tempo tanpa dikenakan pinalti. Keuntungan Nasabah 1. Bebas memilih jangka waktu (1, 3, 6, 9, 12, atau 24bulan). 2. Bebas dicairkan kapan saja 3. Bebas dari penalti 4. Bebas dijadikan jaminan kredit (syarat dan ketentuan berlaku)* 5. Setoran awal ringan 6. Bunga kompetitif * Koordinasi dengan bagian kredit Syarat dan Ketentuan 1. Diberikan kepada Badan Hukum / Korporasi dan Perorangan. 2. Nominal minimal Rp. 10.000.000, - (Sepuluh Juta Rupiah) murni fresh fund kecuali dialihkan dari Deposito Bunga Negosiasi. 3. Tidak pernah melakukan pencairan besar selama 7 (tujuh) hari sebelumnya kecualidari Rekening Deposito Bunga Negosiasi. 4. Memiliki rekening Giro / Tabungan Bank NTT. 5. Jangka waktu 1, 3, 6, 9, 12, atau 24bulan. 6. Counter rate (dapat berubah sewaktu – waktu berdasarkan Keputusan ALCO). 7. Menggunakan system pembayaran bunga ARO P (bunga disetor ke rekening afiliasi setiap tanggal pembayaran bunga). Atas persetujuan Pemimpin Cabang. 8. Bunga bulanan wajib disetorkan ke rekening afiliasi Bank NTT dan tidak dapat ditransferke rekening Bank lain.
9. Dapat dicairkan 100% kapan saja tanpa dikenakan Penalty. 10. Deposito dicairkan ke Rekening Tabungan / Giro Bank NTT milik Deposan. 11. Bunga harian/berjalan setelah tanggal penempatan/tanggal pembayaran bunga pada saat pencairansebelum jatuh tempo (breakable) tidak dibayarkan. 12. Sebelum dilakukan pencairan, deposito bersifat breakable diinformasikan minimal 3 harikerja kepada Divisi Treasury. 13. Pada bilyet deposito dibubuhkan kalimat “Deposito Bebas”. 14. Periode pembukaan rekening deposito berlaku sejak bulan Oktober (TW IV) Tahun 2020 sampai dengan waktu yang belum ditentukan. 15. Syarat Bank dan teknis lainnya tetap berlaku termasuk ketentuan LPS.
Lembaga Penjamin Simpanan (LPS) LPS (Lembaga Penjamin Simpanan) suatu lembaga independen yang berfungsi menjamin simpanan nasabah perbankan di Indonesia. Badan ini dibentuk berdasarkan Undang-undang Republik Indonesia nomor 24 tahun 2004 tentang Lembaga Penjamin Simpanan yang ditetapkan pada 22 September 2004. Undang-undang ini mulai berlaku efektif 12 bulan sejak diundangkan sehingga pendirian danoperasional LPS dimulai pada 22 September2005. LPS berstatus badan hukum dan bertanggung jawab kepada presiden Republik Indonesia. Jenis simpanan yang dijamin oleh LPS adalah bentuk-bentuk simpanan nasabah yang meliputi giro, deposito, sertifikat deposito, tabungan, dan bentuk-bentuk lain yang dipersamakan. Nilai saldo yang dijamin oleh LPS adalah saldo pada saat izin bank tersebut dicabut,dan merupakan penjumlahan dari saldo dari seluruh rekening yang dimiliki oleh nasabah yang dimaksud. LPS memberikan imbauan mengenai jenis simpanan nasabah yang dijamin adalah apabila memenuhi syarat-syarat 3T : • Tercatat dalam pembukuan bank, • Tingkat bunganya tidak melebihi tingkat suku bunga yang ditetapkanoleh LPS, • Tidak melakukan tindakan yang merugikan bank, seperti kreditmacet.
Pembayaran Pajak Daerah, PDAM dan Multibiler Langkah pembayaran Pajak melalui Menu Teller