1
Kata Pengantar
Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat dan hidayah-Nya sehingga
saya dapat menyelesaikan tugas E-Book yang berjudul Perabot,Peralatan dan Linen di
Restauran ini tepat pada waktunya.
Adapun tujuan dari penulisan dari E-Book ini adalah untuk memenuhi tugas Ibu Dr.Dra.
Mazarina Devi, M.Si.pada Pelayanan Makanan dan Minuman. Selain itu, E-Book ini juga
bertujuan untuk menambah wawasan tentang perabot, peralatan dan linen di restaurant bagi
para pembaca dan juga bagi penulis.
Saya mengucapkan terima kasih kepada Ibu Dr.Dra. Mazarina Devi, M.Si.selaku dosen
Pelayanan Makanan dan Minuman yang telah memberikan tugas ini sehingga dapat
menambah pengetahuan dan wawasan sesuai dengan bidang studi yang saya tekuni.
Saya juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah membagi sebagian
pengetahuannya sehingga saya dapat menyelesaikan E-Book ini.
Sidoarjo, 27 Oktober 2020
EBENHAEZER EDHI ZATMA LENTENG
2
DAFTAR ISI
HALAMAN JUDUL ............................................................................................
KATA PENGANTAR ........................................................................................2
DAFTAR ISI ......................................................................................................3
PENDAHULUAN...............................................................................................4
PEMBAHASAN .................................................................................................5
3.2 Pelayanan.............................................................................................5
3.1 Alat alat di Restaurant ..........................................................................6
3.1.1 Perabot ...............................................................................6
3.1.2 Peralatan..............................................................................8
3.1.3 Linen..................................................................................14
3.1.3 Other Equipment ................................................................19
DAFTAR PUSTAKA .......................................................................................21
3
PENDAHULUAN
Ketika didalam lingkungan Restaurant ataupun Hotel lalu kita mengamati bagaimana waiters
melayani tamu dan benda benda yang ada tertata rapi dan bersih. Kita seringkali tidak
menyadari bahwa benda – benda yang ada di Restorant dan diatas meja tersebut tertara
dengan rapi yang memiliki sejarah yang panjang dan memikat sebelum tertata dengan rapi
seperti yang diamati pada saat itu
Bagi Mereka yang bekerja didalam dunia Food And Beverange Service penataan peralatan
yang ada di atas meja harus sesuai SOP yang berlaku untuk menarik minat tamu dan sesuai
dengan kebutuhan tamu saat menikmati hidangan, untuk Kita orang yang awam dengan FnB
Service pasti akan sangat tertarik untuk mengetahui apa saja alat nya dan sejarahnya dari
benda benda yang ada di restorant itu. Oleh karena itu untuk mengatahui semuanya akan
sangat erat berhubungan dengan kegunaan dari peralatan dan benda benda yang ada
direstaurant tersebut itu sendiri sehingga dipergunakan dengan baik. Kita akan membahas
dari sejarah peralatan dan Benda benda penting yang ada direstoran mulai dari
perabot,peralatan dan Linen.
4
PEMBAHASAN
• Pelayanan
Pelayanan makanan dan minuman berasal dari kegiatan pelayanan yang
dilakukan di rumah tangga bangsawan pada jaman dahulu yang dilakukan
langsung oleh istri bangsawan yang dimaksudkan sebagai hiburan bagi para
tamu yang datang. Sebaliknya sejarah pelayanan yang dilakukan mulai ada
berkaitan dengan era perbudakan yang terjadi pada masa lalu. Para pelayan /
budak/ servant dengan sengaja diberikan pada kaum bangsawan yang memiliki
servant. Tugas seorang pelayan sangat berat pada masa itu karena mereka juga
dituntut untuk untuk mempertaruhkan nyawa. Tidak hanya sekedar menyiapkan
makanan dan minuman tetapi juga untuk mencicipinya untuk memastikan
bahwa makanan dan minuman tersebut tidak beracun dan aman bagi
majikannya. Pelayanan makan direstoran mulai berkembang pada tahun 1950
yang diawali dengan dengan melakukan kerja magang di hotel atau restoran
besar dengan Standard yang tinggi. Dimana kemudian mulai berkembangnya
model pelayanan dikarenakan adanya perpaduan antara pelayanan dari hotel
atau restoran yang satu dengan lainnya.
5
• Alat alat di Restaurant
1. Perabot
Segala bentuk benda yang digunakan di restaurant untuk menunjang
kegiatan operasional
A. Table/Meja Meja yang dipakai di restoran ada beberapa macam.
Dalam suatu restoran terdapat beraneka
ragam bentuk meja untuk meberikan
variasi atau satu jenis bentuk sesuai
dengan bentuk ruangan. Ada meja yang
berbentuk bulat, persegi empat, empat
persegi panjang dan setiap meja ada
untuk 2 orang, 4 orang dan 12 orang
tamu. Beberapa contoh ukuran meja
direstoran adalah sebagai berikut: −
Meja persegi empat (square table)
Ukuran 60 x 60 cm untuk 2 orang, 100 x 100 cm untuk 4 orang. −
Meja bulat (round table) Ukuran diameter 150 cm untuk 6 orang. −
Meja persegi empat panjang (rectangular/oblong table) Ukuran 60 x
150 cm untuk 6 orang, 120 x 240 cm untuk 12 orang.
B. Chair/Kursi Terdiri dari beraneka ragam corak, bahan ataupun
warna, jenis kursi yang dipakai: −
Dining chair − Arm chair − Sofa −
Baby chair
6
C. Side board/meja bantu Side board/side stand atau disebut juga
dengan service table adalah sebuah meja yang mempunyai bagian-
bagian sebagai berikut: 12 −
Beberapa rak (shelves) −
Beberapa laci (drawers) − Satu
bagian atas tempat
menaruh/mempersiapkan
beberapa alat-alat restoran yang
diperlukan dalam
service/pelayanan. Fungsi dari
side board ini untuk restoran adalah: − Sebagai tempat
penyimpanan alat-alat yang diperlukan pada waktu service − Untuk
mempermudah pekerjaan waiter
7
2. Peralatan
Segala bentuk benda/peralatan yang digunakan sebagai alat hidang dan
alat makan/minum. Ware terbagi atas chinaware, silverware dan
glassware
A. Chinaware merupakan alat makan dan minum pecah belah yang
terbuat dari keramik, tembikar atau porselin. Untuk peralatan
makan yang terbuat dari keramik,. Macam-macam peralatan makan
dari chinaware adalah:
• Dinner plate, yaitu piring ceper besar yang dipergunakan untuk
menyajikan hidangan utama.
Berdiameter 26 cm.
• Dessert plate, yaitu piring tanggung yang dipergunakan untuk
menyajikan hidangan penutup, hidangan
pembuka dan kadang-kadang sebagai
underliner/alas sewaktu menyajikan
hidangan pembuka/penutup. Diameter
dessert plate adalah 18 cm
• B & B plate (Butter and Bread), yaitu dipergunakan untuk
menyajikan roti dan mentega, disebut
juga side plate atau quarter plate karena
di dalam menata meja selalu diletakkan
disamping kiri garpu (dinner fork).
Diameternya sekitar 15 cm
• Soup cup & Saucer. Soup cup adalah mangkuk berbentuk cangkir
dengan Ukuran lebih besar dan
mempunyai pegangan di kanan kirinya
untuk menyajikan sup cair. Diameternya
sekitar 10 cm.
8
•Tea cup & Saucer. Tea cup adalah cangkir teh yang gunanya
untuk menyajikan teh, diameternya sekitar 7
cm. Tea saucer, adalah tatakan tea cup
dengan diameter 14 cm
• Coffee cup & Saucer. Coffee cup adalah cangkir kopi yang
gunanya untuk menyajikan kopi,
diameternya sekitar 6 cm. Saucer,
adalah tatakan coffee cup dengan
diameter 14 cm
• Tea Pot Alat dan Coffee Pot Poci ini berupa poci yang memiliki
fungsi untuk
menyajikan teh
panas dan kopi
panas.
• Milk Jug Alat ini adalah poci kecil yang digunakan untuk
menyajikan susu atau krim
• Soup bowl, adalah mangkuk sup untuk menyajikan sup kental.
• Cereal bowl, adalah piring cekung seperti mangkuk untuk
menyajikan bubur maupun sereal.
9
• Sugar bowl, adalah tempat untuk menempatkan gula yang berada
di atas meja makan.
• Salt and pepper shaker adalah tempat untuk menempatkan garam
dan lada yang berada di atas meja
B. Silver ware adalah alat makan ataupun alat hidang yang terdiri atas
bermacam- macam sendok (spoon),pisau(Knife) dan garpu (fork).
Dapat terbuat dari bahan perak, stainless steel, chrom, kuningan
dan melamin. Bahan yang terbaik adalah stainless steel karena
tahan karat, kuat dan mudah dibersihkan.
• Spoon: - Soup spoon : sendok sup digunaka untuk menyantap
hidangan soup
• Dinner Knife, spoon & fork : pisau, sendok dan garpu makan
besar, biasanya dipergunakan untuk menyantap
hidangan utama
10
• Dessert knife spoon & Fork : pisau sendok dan garpu untuk
menyantap hidangan penutup
• Coffee or tea spoon : sendok kopi atau sendok
• Ice cream spoon : sendok es krim
• Serving spoon & fork: sendok dan garpu besar untuk penyajian
makanan, memindahkan makanan ke piring
tamu
• Cake fork : garpu untuk menyantap hidangan cake
• Snail fork : garpu untuk makan hidangan kerang
11
• Fruit fork : garpu untuk hidangan buah buahan
• Steak knife and fork : garpu dan pisau untuk menyantap hidangan
steak
• Butter knife : pisau untuk mengoles mentega atau biasa disebut
butter spreader
C. Glassware alat minum ataupun alat hidang yang terdiri atas
bermacam macam gelas yang terbuat dari kaca
Water goblet : gelas untuk menyajikan air mineral
• Red wine glass : gelas untuk menyajikan anggur merah
• White wine glass : gelas untuk menyajikan anggur putih
12
• Beer mug : gelas untuk menyajikan beer
• Juice glass : gelas untuk menyajikan jus
• High ball glass : gelas untuk menyajikan soft drink, kopi, dan tea
dingin
• Water Jug Alat ini bisanya sering digunakan untuk pelayanan
service. Alat berupa poci kecil dengan tutup
ini memiliki fungsi untuk menyajikan air
putih
13
3. Linen
Linen adalah barang-barang yang terbuat dari kain untuk
keperluan operasional.Ukuran linen disesuaikan dengan ukuran meja
dan kegunaannya.Yang umum dipergunakan adalah; molton, table
cloth, slip cloth, napkin, skirting, dust towel, glass towel, arm towel,
tray cloth
A. Moulton / Silence Cloth: Kain yang terbuat dari bahan yang
mudah menyerap cairan, seperti kain flannel atau lainnya,
ukurannya sedikit lebih kecil dari table cloth yang
digunakan untuk
menutup meja tersebut
sebelum dipasang table
cloth. Fungsi dari
moulton adalah:
− Menahan bunyi dari
dari peralatan yang
diletakan di atas meja
sehingga tidak menimbulkan suara yang gaduh.
− Menahan panas dari barang-barang panas yang diletakan
atas meja tersebut sehingga permukaan meja tidak cepat
rusak.
− Menahan table cloth agar tidak mudah tergelincir atau
bergeser.
− Untuk menyerap cairan yang tumpah sehingga tidak
mengenai tamu.
− Untuk menambah kerapian permukaan meja makan
14
B. Bahan terbuat dari bahan katun yang mudah menyerap
caiaran seperti katun, satin, batik dan sebagainya. Warna
taplak meja bermacam-macam, tergantung selera, warna
cat, karpet ruangan
atau selera
pimpinan. Namun
untuk keperluan
state banquet,
jamuan makan
resmi kenegaraan
harus dipergunakan
taplak meja yang bewarna putih, boleh putih polos atau
putih berkembang-kembang (warna kembangnya harus
putih juga). Bentuk dan ukuran taplak meja harus
disesuaikan dengan bentuk dan ukuran meja makannya.
Ukuran yang serasi antara taplak dan meja makan adalah
apabila taplak tersebut dibentangkan diatas meja, maka
masih akan tersisa 15-40 cm dari permukaan meja makan
atau tepat menyentuh permukaan tempat duduk, taplak ini
harus diusahakan jangan sampai menggantung terlalu lebar
karena hal tersebut akan menganggu kaki para tamu disaat
mereka sedang makan. Pemasangan taplak meja makan
harus simetris, datar dan rapi, tidak boleh ada yang terlipat
ataupun bergelombang
C. Slip cloth Adalah taplak meja penghias. Sering kali diatas
taplak meja dipasang slip cloth sesuai dengan dekorasi
ruangan. Slip cloth
sebaiknya
berwarna,
misalnya kain
batik. Bila ada
makanan yang
jatuh atau tumpah
15
diatas meja, maka slip cloth yang akan kotor, sedangkan
taplak meja tetap bersih sehingga yang perlu diganti
hanyalah slip cloth. Selain itu kegunaan slip cloth adalah
untuk menutup taplak meja yang hanya kotor sedikit.
Ukuran slip cloth adalah 1 x 1 m
D. Table Mat / Doily Mat Adalah alas untuk piring yang
digunakan untuk satu orang / perorangan. Table mat juga
berfungsi sebagai pengganti bila
meja tidak menggunkan table
cloth dan lebih ingin
memperlihatkan keindahan meja
jika meja bermotif atau berukiran.
B ahan bisa berupa kain, kertas,
rotan plastic dll.
E. Napkin Napkin atau serbet makan adalah suatu alat yang
terbuat dari kain katun/damask yang biasanya digunakan
pada saat makan. napkin
sebaiknya menggunakan
bahan dan warna yang
sama dengan taplak meja.
Bentuk serbet adalah bujur
sangkar (segi empat sama
sisi). Arah serat kain satu arah dan bukan serong. Ukuran
napkin yang biasa dipakai di hotel/restoran internasional
adalah 50 x 50 cm. Fungsi napkin:
− Menghias meja makan
− Menutup pangkuan waktu makan
− Membersihkan mulut dari sisa bekas hidangan
16
F. Dust towel Adalah kain khusus untuk membersihkan debu
dan sisa m akanan yang ada
diatas meja atau kursi.
G. Glass towel Berguna untuk membersihkan semua peralatan
restoran yang akan dipergunakan
untuk menata meja makan ma
upun untuk melengkapi
persediaan peralatan di side
board.
H. Arm towel (service cloth,
waiter cloth) Dipakai oleh setiap
waiter sebagai kelengkapan
uniform. Fungsinya adalah untuk
melindungi tangan agar tidak
terkena panas dari piring dan
menahan air yang menetes waktu
menuangkan air ke dalam gelas.
I. Tray cloth Biasanya terbuat dari kain flannel. Fungsinya
untuk menjaga agar tray tidak licin dan menyerap
cairan/minuman yang
tumpah di atas tray.
Bentuk dan ukurannya
bermacam-macam sesuai
dengan bentuk tray.
17
J. Skirting adalah kain satin panjang yang dipergunakan untuk
menutup meja makan
sekeliling, supaya kaki
meja tidak tampak dari
depan. Sering digunakan
pada waktu buffet dan
seminar.
18
4. Other Equipments disamping chinaware, silverware, glassware,
masih terdapat beberapa peralatan pelengkap didalam restoran lainnya:
A. Round Tray : baki yang berbentuk bulat, ada beberapa ukuran
umumnya untuk menyajikan
minuman, hidangan pembuka, sup,
salad dan hidangan penutup, snack,
untuk membawa gelas, cutleries,
dan lain-lain.
B. Bill tray : baki kecil khusus untuk meletakkan dan membawa
nota pembayaran pada pelayanan. 27
C. Rectangular tray : baki yang berbentuk persegi panjang besar
umumnya untuk membawa
hidangan utama dari dapur
ke sidestand.
D. Flower vase : vas/jambangan bunga
19
E. Table number : digunakan untuk mengetahui nomer berapa
meja tamu sehingga memudahkan pelayan
untuk menghafal meja tamu nya
F. Chaving dish : alat pemanas makanan dengan bahan bakar lilin
atau spiritus, dapat berbentuk bulat,
persegi empat dalam berbagai ukuran
G. Gueridon/Troli : kereta dorong yang dipakai untuk
mempersiapkan makanan di restoran
H. Candle labra : tempat lilin yang dipasang pada meja buffet
I. Menu card/Tend Card : Kartu yang berisi macam macam menu
yang disediakan oleh
restaurant yang diletakkan
disetiap meja makan
20
DAFTAR PUSTAKA
Lilik Cahyaningsih.2017. Provide Food and Beverage Service. Makalah
Lilik Cahyaningsih.2017. Restaurant Equipment. Makalah
Tangiah, Diana. Tahapan Pelayanan di Restaurant. http://pariwisata.polimdo.ac.id/wp-
content/uploads/2019/02/MODUL-GABUNG.pdf. (28 Oktober 2020)
21