2) Yang penting tetapi tidak terlalu perlu (should know)
3) Yang baik untuk diketahui tetapi tidak penting (could know)
Setelah dapat menentukan materi apa saja yang akan disampaikan selanjutnya
tentukan urutan logis penyampaiannya.
3.2. Latihan
Jawablah pertanyaan berikut ini dengan ringkas dan tepat!
1. Apa pengertian pengorganisasian?
2. Jelaskan yang dimaksud dengan pengorganisasian dalam kegiatan
penyuluhan!
3. Buatlah Checklist Persiapan dan Pemantauan (Monitoring) dalam suatu
Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan Perpajakan!
4. Buatlah session plan atas kegiatan penyuhan pada soal no.3 di atas!
5. Sebutkan prosedur kerja dalam pengorganisasian kegiatan penyuluhan!
3.3. Rangkuman
Setelah membuat perencanaan, tahap berikutnya dari Manajemen
Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan adalah melakukan pengorganisasian.
Pengorganisasian Kegiatan Penyuluhan adalah tahapan dalam Manajemen
Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan yang meliputi penentuan tempat, waktu,
penyuluh, materi penyuluhan, dan sarana pendukung kegiatan penyuluhan
perpajakan yang dituangkan dalam sebuah kertas kerja (session plan).
3.4. Tes Formatif 3
Jawablah soal di bawah ini dengan melingkari „B‟ jika pernyataan tersebut benar
dan „S” jika pernyataan tersebut salah!
1. B - S Merinci seluruh pekerjaan yang harus dilaksanakan untuk
mencapai tujuan organisasi merupakan langkah-langkah dalam
proses pengorganisasian menurut Stoner.
2. B - S Pengorganisasian (organizing) adalah proses pengaturan
output untuk mencapai tujuan yang diinginkan dengan
40
3. B - S memperhatikan lingkungan yang ada
4. B - S Menurut T Hani Handoko, proses pengorganisasian dapat
ditunjukkan dengan dua langkah prosedur.
5. B - S Mengkombinasi pekerjaan dengan cara yang logis dan efisien
merupakan langkah-langkah dalam proses pengorganisasian
6. B - S menurut Stoner.
7. B - S Pengorganisasian Kegiatan Penyuluhan adalah tahapan dalam
8. B - S Manajemen Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan yang salah
satunya meliputi penentuan tempat.
9. B - S Pengorganisasian Kegiatan Penyuluhan dituangkan dalam
10. B - S sebuah kertas kerja (session plan).
Menyususn session plan berdasarkan lembar AKP bukan
merupakan output dalam pengorganisasian kegiatan penyuluhan.
Terdapat dua tingkatan materi yang diberikan kepada
peserta penyuluhan perpajakan yaitu yang harus diketahui
dan yang seharusnya diketahui.
Pembukaan tidak penting dalam kegiatan penyuluhan.
GLOSS adalah akronim dalam melakukan closing
(penutup).
41
3.5. Umpan Balik dan Tindak Lanjut
Periksalah hasil jawaban Anda dengan kunci jawaban tes formatif yang
terdapat di bagian akhir modul ini. Hitung jumlah jawaban yang benar, kemudian
gunakan rumus di bawah ini untuk mengetahui tingkat pemahaman Anda
terhadap materi kegiatan belajar ini.
Tingkat Jumlah jawaban yang
Pemahaman
= benar x 100
Jumlah keseluruhan soal
Tingkat nilai adalah sebagai berikut:
100 Sangat baik
80-90 Baik
60-70 Cukup
50 Kurang
0 - 50 Sangat kurang
Penjelasan: Selamat! Saudara telah memahami materi kegiatan belajar ini
dengan baik. silahkan lanjutkan ke kegiatan belajar berikutnya
= atau
> 80
< 80 Saudara perlu mengulang mempelajari kegiatan belajar ini
terutama pada bagian yang belum Saudara kuasai
42
Kegiatan Belajar 4
4 PELAKSANAAN KEGIATAN PENYULUHAN
Indikator Keberhasilan:
a. Peserta mampu menjelaskan prosedur pelaksanaan
kegiatan
b. Peserta mampu menjelaskan output pelaksanaan
kegiatan
4.1. Uraian dan Contoh
4.1.1. Prosedur Pelaksanaan Kegiatan
Pelaksanaan kegiatan adalah kegiatan pada saat penyuluhan
perpajakan dilaksanakan. Prosedur Kerja Pelaksanaan Kegiatan meliputi:
1) Melaksanakan pre-test
Secara garis besar, proses evaluasi terbagi menjadi di awal (pre test)
dan di akhir (post test). Pretest merupakan sebuah evaluasi yang
diadakan untuk menguji konsep dan eksekusi yang direncanakan.
Pretest adalah suatu test yang dilaksanakan oleh penyuluh
perpajakan terhadap peserta
penyuluhan sebelum seluruh rangkaian penyuluhan dimulai.
Tujuannya adalah untuk mengetahui tingkat penyerapan informasi dari
peserta penyuluhan selama proses penyuluhan.
2) menyampaikan materi penyuluhan
Materi penyuluhan disampaikan sesuai dengan session plan yang
telah disusun pada saat pengorganisasian kegiatan yaitu:
Materi yang disampaikan sesuai dengan materi yang telah
ditetapkan dengan alokasi dan durasi yang sesuai;
Penyampaian materi menggunakan metode sesuai yang telah
direncanakan dengan menggunakan bahan dan tools yang telah
dipersiapkan;
43
Penyampaian materi dilakukan sesuai dengan orang-orang yang
telah ditunjuk;
3) melaksanakan post-test
Post test adalah test yang dilakukan di akhir kegiaan penyuluhan
Sedangkan, post-test merupakan evaluasi yang diadakan untuk
melihat tercapainya tujuan dan dijadikan sebagai masukan untuk
analisis situasi berikutnya. Daftar pertanyaan yang diberikan pada
saat post test adalah sama dengan yang diberikan pada saat pre test.
4) membagikan kuesioner kepada peserta untuk memperoleh masukan
dari peserta terkait pelaksanaan kegiatan penyuluhan perpajakan.
Isi kuesioner sekurang-kurangnya memuat penilaian atas:
a) fasilitator yaitu meliputi:
penguasaan atas materi materi yang diberikan dalam kegiatan
penyuluhan;
teknik yang digunakan dalam penyampaian atau penyajian
materi penyuluhan;
pemberikan ilustrasi dan contoh yang dapat membantu
peserta penyuluhan untuk lebih mudah memahami materi
yang disampaikan
pemberian motivasi kepada peserta penyuluhan
kedisiplinan waktu, dan
penampilan dari fasilitator yang rapih dan sopan
b) materi penyuluhan, yaitu meliputi:
kesesuaian materi penyuluhan dengan tujuan diadakannya
penyuluhan;
ketepatan sistematika (tata urutan) penyampaian materi dalam
penyuluhan;
kesesuaian antara materi dengan alokasi waktu agar materi
dapat tersampaikan dengan baik;
44
kemampuan peserta untuk dapat mengaplikasikan materi
yang diberikan saat penyuluhan pada saat setelah selesainya
pelaksanaan penyuluhan;
c) metode penyuluhan
Penyuluhan dilaksanakan dengan menggunakan metode
penyuluhan sehingga peserta dapat bersemangat mengikutinya
dan dapat dengan mudah memahami materi penyuluhan yang
disampaikan. Misalnya dengan menggunakan permainan, metode
yang melibatkan peserta, serta diselingi dengan ice breaking yang
menarik.
d) waktu dan tempat pelaksanaan
Diadakan pada waktu yang tepat sehingga tidak mengganggu
kegiatan utama peserta penyuluhan dan lama pelaksanaan
penyuluhan cukup (tidak terlalu lalma sehingga menyita waktu
peserta tetapi juga tidak terlalu singkat sehingga materi dapat
tersampaikan dengan baik kepada peserta;
e) sarana pendukung penyuluhan, yaitu meliputi:
kelengkapan dan kualitas fasilitas pelatihan seperti:modul,
seminar kit, bahan simulasi dll)
kelengkapan dan kualitas fasilitas pendukung seperti:air
conditioning (pendingin ruangan), meja, kursi, LCD, pengeras
suara dan lain-lain;
kenyamanan tempat diselenggarakannya penyuluhan;
4.1.2. Output Pelaksanaan Kegiatan
Output kegiatan ini berupa pelaksanaan kegiatan penyuluhan perpajakan
yang efektif. Penyuluhan perpajakan yang efektif adalah penyuluhan
Kegiatan dihadiri sebagian besar peserta yang diundang. Materi yang
diberikan pada saat penyuluhan dapat dipahami dengan baik oleh peserta
penyuluhan. Hal ini dapat terjadi apabila penyuluhan perpajakan yang
45
dilakukan efektif adalah yang memenuhi harapan peserta. Jadi sebelum
melakukan penyuluhan perpajakan penting untuk mengetahui apa
kebutuhan peserta atau dalam konteks penyuluhan perpajakan seperti
yang telah dibahas di Kegiatan Belajar sebelumnya.
4.2. Latihan
Jawablah pertanyaan berikut ini dengan ringkas daxn tepat!
1. Apakah yang dimaksud dengan pelaksanaan kegiatan dalam
penyuluhan perpajakan?
2. Jelaskan mengenai pretest!
3. Jelaskan mengenai post-test!
4. Buatlah pretest/post-test suatu penyuluhan perpajakan!
5. Apakah yang dimaksud dengan pelaksanaan kegiatan berjalan
dengan efektif?
4.3. Rangkuman
Pelaksanaan kegiatan adalah kegiatan pada saat penyuluhan
perpajakan dilaksanakan. Prosedur Kerja Pelaksanaan Kegitan
meliputi:melaksanakan pretest, menyampaikan materi, melaksanakan
post-test dan menyampaiakn kuesioner. Output dari pelaksanaan kegiatan
penyuluhan adalah penyuluhan yang efektif.
4.4. Tes Formatif 3
Jawablah soal di bawah ini dengan melingkari „B‟ jika pernyataan tersebut benar
dan „S” jika pernyataan tersebut salah!
1. B - S Pelaksanaan kegiatan adalah tahap ke tiga dalam
manajemen pelaksanaan kegiatan penyuluhan perpajakan.
2. B - S Pertanyaan dalam pretest dan post-test terdapat perbedaan.
3. B - S Pretest adalah evaluasi yang dilakukan di awal kegiatan
penyuluhan.
46
4. B - S Materi penyuluhan yang disampaikan sesuai dengan berdasarkan
5. B - S session plan yang dibuat.
6. B - S Post test adalah test yang dilakukan pada saat pelaporan.
Kuesioner mengenai kesesuaian materi penyuluhan dengan
7. B - S tujuan diadakannya penyuluhan adalah untuk mendapatkan
8. B - S masukan mengenai fasilitator.
9. B - S Metode penyuluhan tidak termasuk dalam kuesioner
10. B - S Kuesioner dibagikan kepada peserta penyuluhan untuk
mendapatkan masukan.
Kenyamanan tempat penyelenggaraan penyuluhan tidak
perlu diperhatikan.
Output dari kegiatan penyuluhan adalah terselenggaranya
kegiatan penyuluhan
4.5. Umpan Balik dan Tindak Lanjut
Periksalah hasil jawaban Anda dengan kunci jawaban tes formatif yang
terdapat di bagian akhir modul ini. Hitung jumlah jawaban yang benar, kemudian
gunakan rumus di bawah ini untuk mengetahui tingkat pemahaman Anda
terhadap materi kegiatan belajar ini.
Tingkat Jumlah jawaban yang
Pemahaman
= benar x 100
Jumlah keseluruhan soal
Tingkat nilai adalah sebagai berikut:
100 Sangat baik
80-90 Baik
60-70 Cukup
50 Kurang
0 – 50 Sangat kurang
47
jelasan: Selamat! Saudara telah memahami materi kegiatan belajar ini
dengan baik. silahkan lanjutkan ke kegiatan belajar berikutnya
= atau
> 80
< 80 Saudara perlu mengulang mempelajari kegiatan belajar ini
terutama pada bagian yang belum Saudara kuasai
Kegiatan Kegiatan Belajar 5
PEMANTAUAN, EVALUASI DAN PELAPORAN
5 PORA KEGIATAN PENYULUHAN
Indikator Keberhasilan:
a. Peserta mampu menjelaskan prosedur pemantauan, evaluasi dan
pelaporan
b. Peserta mampu menjelaskan output pemantauan, evaluasi dan
pelaporan
5.1. Uraian dan Contoh
5.1.1. Prosedur Pemantauan (monitoring), Evaluasi dan Pelaporan
Pelaksanaan Kegiatan
Pemantauan, Evaluasi dan Pelaporan Pelaksanaan Kegiatan
merupakan tahap akhir dalam manejemen pelaksanaan kegiatan
penyuluhan perpajakan. Monitoring dan evaluasi berdasarkan pengertian
memilki perbedaan.Monitoring adalah proses rutin pengumpulan data dan
pengukuran kemajuan atas objektif program. Memantau perubahan yang
fokus pada proses dan keluaran.
Monitoring melibatkan perhitungan atas apa yang kita lakukan
Monitoring melibatkan pengamatan atas kualitas dari layanan yang
kita beriakan
Selain itu monitoring dapat dilakukan untuk mengetahui:
48
Apakah didalam pelaksanaan terjadi hambatan, kerugian,
penyalahgunaan kekuasaan dan wewenang, penyimpangan dan
pemborosan.
Untuk mencegah terjadinya kegagalan, kerugian, penyalahgunaan
kekuasaan dan wewenang penyimpangan, dan pemborosan.
Untuk meningkatkan efisien dan efektifitas kegiatan penyuluhan.
Evaluasi adalah penggunaan metode penelitian sosial untuk secara
sistematis menginvestigasi efektifitas program. Menilai kontribusi program
terhadap perubahan (goal/objektif) dan menilai kebutuhan perbaikan,
kelanjutan atau perluasan program (rekomendasi)
Evaluasi memerlukan desain studi/penelitian
Evaluasi terkadang membutuhkan kelompok kontrol atau kelompok
pembanding
Evaluasi melibatkan pengukuran seiring dengan berjalannya waktu
Evaluasi melibatkan studi/penelitian khusus
Dari penjelasan di atas terlihat bahwa monitoring bersifat spesifik
program, sedangkan evaluasi tidak hanya dipengaruhi oleh program itu
sendiri, melainkan varibel-varibel dari luar. Selain itu tujuan dari evaluasi
adalah evalausi efektifitas dan cost effectiveness. Kaitan antara
Monitoring dan Evaluasi adalah evaluasi memerlukan hasil dari monitoring
dan digunakan untuk kontribusi program. Monitoring menyediakan data
dasar untuk menjawab permasalahan, sedangkan evaluasi adalah
memposisikan data-data tersebut agar dapat digunakan dan diharapkan
memberikan nilai tambah. Evaluasi adalah mempelajari kejadian,
memberikan solusi untuk suatu masalah, rekomendasi yang harus dibuat,
menyarankan perbaikan. Namun tanpa monitoring, evaluasi tidak dapat
dilakukan karena tidak memiliki data dasar untuk dilakukan analisis, dan
dikhawatirkan akan mengakibatkan spekulasi, oleh karena
itu monitoring dan evaluasi harus berjalan seiring. Lebih lanjut berikut
perbandingan monitoring dan evaluasi.
49
Tabel 1 Perbandingan Monitoring dan Evaluasi
MONITORING EVALUASI
Kapan? Terus menerus Akhir setelah program
Apa yang diukur?
Output dan proses, sering Dampak jangka panjang,
Siapa yang terlibat? focus input, kegiatan,
Sumber informasi? kondisi/asumsi kelangsungan
Umumnya orang dalam
Pengguna? Orang luar dan dalam
Pengguna hasil
Sistem rutin, survey kecil, Dokumen eksternal dan internal,
dokumen internal, laporan laporan asesmen dampak, riset
evaluasi
Manajer, staf Manajer, staf, donor, klien,
stakeholder, organisasi lain
Koreksi minor program Koreksi mayor program, perubahan
(feedback) kebijakan/ strategi masa datang,
termasuk penghentian program
(feedback)
Berdasarkan Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-
05/PJ/2013 tanggal 20 Februari 2013 tentang Tata Cara Pelaksanaan
Kegiatan Penyuluhan pengertian dari:
a) Pemantauan (monitoring) Pelaksanaan Kegiatan adalah tahapan
dalam Manajemen Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan Perpajakan
yang dilakukan selama proses pelaksanaan kegiatan penyuluhan
perpajakan untuk memastikan kegiatan penyuluhan perpajakan
dapat berjalan sesuai dengan rencana yang ditetapkan.
b) Evaluasi Pelaksanaan Kegiatan adalah tahapan dalam Manajemen
Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan Perpajakan yang dilakukan
setelah berakhirnya kegiatan penyuluhan perpajakan dalam rangka
mengetahui ketercapaian tujuan kegiatan penyuluhan perpajakan
yang telah ditetapkan.
c) Pelaporan Pelaksanaan Kegiatan adalah tahapan dalam
Manajemen Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan Perpajakan berupa
penuangan hasil kegiatan pemantauan (monitoring) dan evaluasi
pelaksanaan kegiatan penyuluhan perpajakan dalam bentuk
50
laporan hasil evaluasi kegiatan penyuluhanan perpajakan yang
sekurang-kurangnya memuat:
Indikator keberhasilan kegiatan penyuluhan perpajakan
Realisasi (hasil pre-test, post-test dan survey berupa kuesioner)
Kesimpulan dan Rekomendasi
Prosedur kerja Pemantauan (monitoring), evaluasi dan pelaporan
pelaksanaan kegiatan meliputi:
1) Melakukan kompilasi data pemantauan (monitoring), pre-test, post-
test dan survey berupa kuesioner
2) Melakukan analisis atas data pemantauan (monitoring), pre-test,
post-test, dan survey berupa kuesioner
3) Menuangkan hasil analisis dalam laporan hasil evaluasi kegiatan
penyuluhan.
5.1.2. Output Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan
Output kegiatan dari pemantauan (monitoring), evaluasi dan
pelaporan pelaksanaan kegiatan adalah berupa Laporan Kegiatan
Penyuluhan /LKP (lihat lampiran 8). LKP tersebut terdiri dari:
1) Halaman sampul / cover memuat:
a) Nomor Laporan
b) Jenis kegiatan penyuluhan
c) Tanggal laporan dibuat
2) Bagian Isi terdiri dari:
a) Kegiatan Penyuluhan Perpajakan
1. Nama Kegiatan
2. Tempat Kegiatan
3.Jumlah Peserta
b) Analisis Kebutuhan Penyuluhan (AKP)
1. Dasar Penyelenggaraan Kegiatan Penyuluhan Perpajakan
Analisis Data
51
Metode Pengambilan Data
2. Target Peserta Kegiatan Penyuluhan Perpajakan
3. Tujuan Kegiatan Penyuluhan Perpajakan, apakah
pengetahuan
(kognitif), keterampilan (psikomotorik) atau sikap (afektif)
c) Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan Perpajakan, meliputi:
1. Outline Materi yang digunakan
2. Alat Bantu
3. Teknik dan Metode
4. Hambatan
d) Evaluasi Kegiatan Penyuluhan Perpajakan
1. Metode Evaluasi
2. Kesesuaian Materi
3. Teknik dan Metode
4. Tenaga Penyuluh Perpajakan
e) Kesimpulan Dan Rekomendasi
1. Kesimpulan
2. Rekomendasi
f) Daftar Lampiran
LKP juga harus disertai lampiran yang terdiri dari:session plan,
daftar hadir, surat undangan Peserta, riwayat hidup (curriculum
vitae) tenaga penyuluh perpajakan dan dokumentasi kegiatan
(Foto/Video/Audio.
5.2. Latihan
Jawablah pertanyaan berikut ini dengan ringkas dan tepat!
7) Apakah yang dimaksud dengan monitoring?
8) Apakah yang dimaksud dengan evaluasi!
9) Jelaskan perbedaan monitoring dan evaluasi!
10) Buatlah suatu Laporan Kegiatan Penyuluhan lengkap!
52
11) Apakah output dari Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan?
5.3. Rangkuman
Prosedur kerja Pemantauan (monitoring), evaluasi dan pelaporan
pelaksanaan kegiatan meliputi:kompilasi data pemantauan (monitoring),
pre-test, post-test dan survey berupa kuesioner, melakukan analisis atas
data pemantauan (monitoring), pre-test, post-test, dan survey berupa
kuesioner dan menuangkan hasil analisis dalam laporan hasil evaluasi
kegiatan penyuluhan. Output kegiatan dari pemantauan (monitoring),
evaluasi dan pelaporan pelaksanaan kegiatan adalah berupa Laporan
Kegiatan Penyuluhan (LKP).
5.4. Tes Formatif 5
Jawablah soal di bawah ini dengan melingkari „B‟ jika pernyataan tersebut
benar dan „S” jika pernyataan tersebut salah!
1. B - S Evaluasi melakukan pemantauan perubahan yang fokus
pada proses dan keluaran
2. B - S Monitoring bersifat spesifik program, sedangkan evaluasi
tidak hanya dipengaruhi oleh program itu sendiri, melainkan
varibel-varibel dari luar.
3. B - S Tujuan dari evaluasi adalah evalausi efektifitas dan cost
effectiveness.
4. B - S Monitoring dan evaluasi tidak harus berjalan seiring.
5. B - S Evaluasi diukur setelah akhir program
6. B - S Melakukan analisis atas data pemantauan (monitoring), pre-
test, post-test, dan survey berupa kuesioner adalah salah
satu prosedur dalam Monitoring, Evaluasi dan Pelaporan.
7. B - S Yang terlibat dalam melakukan evaluasi adalah orang dari
internal maupun eksternal.
8. B - S Session plan harus dilampirkan dalam Laporan Kegiatan
53
9. B - S Penyuluhan
10. B - S Metode evaluasi dalam Laporan Kegiatan Penyuluhan
terdapat dalam Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan
Perpajakan.
Output dari monitoring, evaluasi dan pelaporan adalah
Laporan Kegiatan Penyuluhan.
5.5. Umpan Balik dan Tindak Lanjut
Periksalah hasil jawaban Anda dengan kunci jawaban tes formatif
yang terdapat di bagian akhir modul ini. Hitung jumlah jawaban yang
benar, kemudian gunakan rumus di bawah ini untuk mengetahui tingkat
pemahaman Anda terhadap materi kegiatan belajar ini.
Tingkat Jumlah jawaban yang
Pemahaman
= benar x 100
Jumlah keseluruhan soal
Tingkat nilai adalah sebagai berikut:
100 Sangat baik
80-90 Baik
60-70 Cukup
50 Kurang
0 - 50 Sangat kurang
Penjelasan: Selamat! Saudara telah memahami materi kegiatan belajar ini
dengan baik. silahkan lanjutkan ke kegiatan belajar berikutnya
= atau
> 80
< 80 Saudara perlu mengulang mempelajari kegiatan belajar ini
terutama pada bagian yang belum Saudara kuasai
54
PENUTUP
Dengan menyelesaikan modul Manajemen Pelaksanaan Kegiatan
Penyuluhan Perpajakan, diharapkan Saudara menerapkan Manajemen
Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan Perpajakan pada saat setiap
melakukan penyuluhan perpajakan. Dengan meningkatnya kompetensi
tersebut, diharapkan pelaksanaan kegiatan penyuluhan perpajakan dapat
dilakukan secara terstruktur dan sistematis, sehingga efektivitas dari
penyuluhan perpajakan meningkat. Apabila hal ini dapat terwujud maka
para Wajib Pajak akan memiliki komitmen dan pengetahuan untuk
memenuhi kewajiban perpajakannya, sehingga tingkat kepatuhan Wajib
Pajak menjadi meningkat. Yang pada akhirnya diharapkan penerimaan
negara dari sektor pajak semakin meningkat untuk digunakan bagi
sebesar-besarnya kemakmuran rakyat.
55
TES SUMATIF
Pilihlah jawaban yang paling tepat a, b, c atau d!
1. Wajib Pajak yang harus dilakukan penyuluhan (diseminasi) adalah....
a. Wajib Pajak Tidak Mau Patuh
b. Wajib Pajak Tidak Patuh
c. Wajib Pajak Patuh tapi Tidak Benar
d. Wajib Pajak Patuh
2. Menurut piramida kepatuhan, Wajib Pajak yang jumlahnya paling
sedikit adalah....
a. Wajib Pajak Tidak Mau Patuh
b. Wajib Pajak Tidak Patuh
c. Wajib Pajak Patuh tapi Tidak Benar
d. Wajib Pajak Patuh
3. Peningkatan efektivitas penyuluhan dan pelayanan yang berkualitas
dalam peta strategi DJP termasuk dalam perspektif.....
a. Learning and growth
b. Internal process
c. Stakeholder
d. customer
4. Upaya dalam meningkatkan pengetahuan dan pemahaman
perpajakan kepada masyarakat Wajib Pajak secara terus menerus
adalah melaksanakan fungsi….
a. Manajemen Perpajakan
b. Administrasi Perpajakan
c. Informasi Perpajakan
d. Kewajiban setiap aparatur pajak
56
5. Tidak termasuk alasan dilakukannya peningkatkan pemahaman dan
kesadaran masyarakat tentang hak kewajiban perpajakannya antara
lain….
a. kepatuhan Wajib Pajak terdaftar
b. program ekstensifikasi
c. mengurangi besarnya tax ratio;
d. kebijakan di bidang perpajakan bersifat dinamis.
6. Output kegiatan dari pemantauan (monitoring), evaluasi dan
pelaporan pelaksanaan kegiatan adalah ….
a. Laporan Kegiatan Penyuluhan (LKP).
b. kompilasi data pemantauan (monitoring)
c. pre-test,
d. post-test dan survey berupa kuesioner
7. Proses peneliti dalam melihat situasi penelitian disebut.....
a. Kuisioner
b. Wawancara
c. Observasi
d. Literatur
8. Yang tidak termasuk dalam prosedur pelaksanaan kegiatan
penyuluhan perpajakan adalah....
a. Melaksanakan pre test
b. Membuat Laporan
c. Melaksanakan post test
d. Menyampaikan materi penyuluhan
9. Yang dimaksud dengan materi penyuluhan disampaikan sesuai
dengan session plan yang telah disusun pada saat pengorganisasian
kegiatan adalah....
57
a. Materi yang disampaikan sesuai dengan materi yang telah
ditetapkan dengan alokasi dan durasi yang lebih cepat
b. Penyampaian materi menggunakan metode sesuai keinginan
penyuluhan pada saat pelaksanaan penyuluhan
c. Penyampaian materi dilakukan oleh AR
d. Penyampaian materi dilakukan sesuai dengan orang-orang yang
telah ditunjuk
10. Laporan Kegiatan Penyuluhan terdiri dari....
a. Bagian isi
b. Pelaksanaan kegiatan
c. Kesimpulan dan rekomendasi
d. Jawaban semua benar
11. Tahapan dalam Manajemen Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan yang
meliputi penentuan tempat, waktu, penyuluh, materi penyuluhan, dan
sarana pendukung kegiatan penyuluhan perpajakan yang dituangkan
dalam sebuah kertas kerja (session plan) adalah....
a. Pengorganisasian Kegiatan Penyuluhan
b. Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan
c. Perencanaan kegiatan penyuluhan
d. Pengawasan kegiatan penyuluhan
12. Yang bukan merupakan prosedur kerja pengorganisasian kegiatan
meliput …
a. Menentukan penyuluh dan sarana
b. Menyusun target penyuluh
c. Melakukan koordinasi dengan pihak terkait
d. Membuat check list kelengkapan kegiatan
58
13. Suatu cara atau teknik bimbingan yang melibatkan sekelompok orang
dalam interaksi tatap muka, dimana setiap anggota kelompok akan
mendapatkan kesempatan untuk menyumbangkan pikiran masing-
masing serta berbagi pengalaman atau informasi guna pemecahan
masalah atau pengambilan keputusan disebut....
a. Saresehan
b. Penyuluhan
c. Diskusi
d. Wawancara
14. Tiga kegiatan yang dilakukan didalam perencanaan penyuluhan
dengan memperhatikan 5 W dan 1H adalah....
a. Kegiatan pokok apa yang akan dilakukan secara langsung
dikerjakan pada pencapaian tujuan yang akan dicapai.
b. Kegiatan yang menunjang aktivitas yang mendukung tujuan
tersebut.
c. Kegiatan Veterial:kegiatan yang tidak menunjang tetapi tidak
sering dihindarkan.
d. Ketiga jawaban benar semua
15. Suatu sesi penyuluhan biasanya terdiri dari....
a. introduction (pembukaan)
b. body (inti)
c. conclusion (penutup)
d. Semua benar
16. Analisis yang ditujukan untuk menentukan jenis penyuluhan adalah....
a. Analisis perencanaan penyuluhan
b. Analisis kebutuhan penyuluhan
c. Analisis pengorganisasian penyuluhan
d. Analisis pengawasan penyuluhan
59
17. Menurut Fox, kriteria karakteristik pertanyaan yang efektif dalam
wawancara adalah....
a. Bertujuan banyak
b. Tidak ada periode waktu
c. Tidak ada asumsi
d. Bahasanya bebas
18. Yang bukan merupakan langkah-langkah dalam pengorganisasian
adalah....
a. siapa yang menjadi peserta;
b. sasaran kegiatan;
c. pelaksanaan kapan saja
d. tempat kegiatan;
19. Yang bukan merupakan kemampuan seorang fasilitator adalah.....
a. teknik yang digunakan dalam pertanyaan
b. pemberikan ilustrasi dan contoh
c. pemberian motivasi
d. penampilan dari fasilitator yang rapih dan sopan
20. Dokumentasi tentang struktur penyuluhan perpajakan yang akan
dilakukan disebut....
a. Session plan
b. Check list
c. Jadwal
d. Laporan
21. Yang tidak terdapat dalam session plan adalah....
a. Alokasi waktu
b. Durasi
60
c. materi
d. Tujuan
22. Pelaksanaan penyuluhan yang baik adalah....
a. dilaksanakan secara efektif dan efisien.
b. dilakukan oleh para penyuluh perpajakan
c. yang memiliki kompetensi yang baik.
d. Jawaban benar semua
23. Metode penyuluhan yang tidak membuat peserta bersemangat
mengikutinya dan dapat dengan mudah memahami materi penyuluhan
yaitu dengan....
a. menggunakan permainan,
b. melibatkan peserta,
c. diselingi dengan ice breaking
d. banyak melakukan break
24. Yang tidak seharusnya di lampirkan dalam Laporan Kegiatan
Penyuluhan yaitu….
a. Daftar hadir,
b. Surat undangan Peserta,
c. Surat Tugas tenaga penyuluh
d. Dokumentasi kegiatan
25. Sarana pendukung penyuluhan adalah....
a. Penampilan penyuluh
b. kelengkapan dan kualitas fasilitas pendukung
c. kompetensi penyuluh
d. jabatan penyuluh
KUNCI JAWABAN (TES FORMATIF DAN TES SUMATIF)
61
Jawaban Tes Formatif 1
1. S
2. S
3. S
4. B
5. B
6. S
7. S
8. S
9. B
10. S
Jawaban Tes Formatif 2
1. S
2. B
3. S
4. B
5. B
6. S
7. B
8. S
9. B
10. B
Jawaban Tes Formatif 3:
1. B
2. S
3. S
4. S
5. B
6. B
62
7. S 16. B
8. S
9. S
10. B
Jawaban Tes Formatif 4:
1. B
2. S
3. B
4. B
5. S
6. S
7. S
8. B
9. S
10. B
Jawaban Tes Formatif 5:
1. S
2. B
3. B
4. S
5. B
6. B
7. B
8. B
9. S
10. B
Jawaban Tes Sumatif:
1. C
63
2. A 17. D
3. B 18. C
4. B 19. A
5. C 20. A
6. A 21. D
7. C 22. D
8. B 23. D
9. D 24. C
10. D 25. B
11. A
12. B
13. C
14. D
15. D
DAFTAR PUSTAKA
64
1. Undang-undang Nomor 6 Tahun 1983 tentang Ketentuan Umum dan
Tata Cara Perpajakan s.t.d.t.d Undang-undang Nomor 16 Tahun
2009;
2. Peraturan Direktur Jenderal Pajak Nomor PER-03/PJ/2013 tanggal 20
Februari 2013 tentang Pedoman Penyuluhan Perpajakan;
3. Surat Edaran Direktur Jenderal Pajak Nomor SE-05/PJ/2013 tanggal
20 Februari 2013 tentang Tata Cara Pelaksanaan Kegiatan
Penyuluhan;
4. Keputusan Direktur Jenderal Pajak KEP-334/PJ/2012 tentang
Rencana Strategis Direktorat Jenderal Pajak Tahun 2012-2014;
5. http://eprints.uny.ac.id/7900/3/bab2%20-%2006101244019.pdf,
diunduh tanggal 18 November 2013;
6. learninganddevelopment.swsi.wikispaces.net/.../Se..., diunduh tanggal 18
November 2013,
7. Kamus Besar Bahasa Indonesia
8. http://hafidzf.wordpress.com/2009/06/16/pengertian-monitoring-dan-
evaluasi/, diunduh tanggal 18 November 2013;
9. Alexander Sriewijono, Becky Tumewu, dan Erwin Parengkuan, TALK-
inc. points, Kekuatan Mental, Ketepatan Kata, dan Totalitas Bahasa
Tubuh untuk menjadi Pembicara Profesional, PT Gramedia Pustaka
Utama, Jakarta, 2009,
10. http://www.kabarindonesia.com/berita.php?pil=20&dn=200802260910
28 diunduh tanggal 30 November 2013
LAMPIRAN
Lampiran 1:
65
Alur Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan Perpajaakn Berdasarkan Manajemen
Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan Perpajakan
66
Lampiran 2:Rencana Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan Perpajakan
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
KANTOR………(diisi dengan nama unit kerja)
JALAN ………………….(diisi dengan alamat unit kerja
RENCANA PELAKSANAAN KEGIATAN PENYULUHAN PERPAJAKAN
I. Analisis Kebutuhan Penyuluhan (AKP) Perpajakan
No Uraian Keterangan
1 Tujuan Penyuluhan
2 Tema Penyuluhan
3 Target Penyuluhan
4 Hasil Pemetaan
5 Kesenjangan (gap)
6 Langkah Mengatasi
Kesenjangan (gap)
II. Data Pendukung Analisis Kebutuhan Penyuluhan (AKP) Perpajakan
No Aspek Data Keterangan
1 Jumlah Peserta
2 Usia Peserta
3 Jabatan Peserta
4 Rata-Rata Level Pendidikan
Peserta
5 Pernah Mengikuti Kegiatan
Penyuluhan Perpajakan
6 Jenis Kelamin Peserta
7 Tingkat Kepatuhan Pajak
Peserta
8 Durasi Pelaksanaan
9 Tanggal Pelaksanaan
10 Waktu Pelaksanaan
11 Tempat Pelaksanaan
12 Lainnya
(sesuai dengan kondisi)
…………….., …………... (a)
…………………………… (b)
NIP …………………...…(c)
67
Keterangan:
I. Analisis Kebutuhan Penyuluhan (AKP) Perpajakan
1. Diisi dengan tujuan kegiatan Penyuluhan Perpajakan yang
dilaksanakan
Contoh:Bendahara Pemerintah memahami Pemotongan PPh Pasal
21 dan Pelaporan SPT Masa PPh Pasal 21
2. Diisi dengan tema kegiatan Penyuluhan Perpajakan
Contoh:Hak dan Kewajiban Perpajakan Bendahara Pemerintah
dalam kaitannya dengan Pemotongan PPh Pasal 21
3. Diisi dengan target kegiatan Penyuluhan Perpajakan
Contoh:Bendahara Pemerintah mampu membuat Bukti Pemotongan
PPh Pasal 21 dan SPT Masa PPh Pasal 21
4. Diisi dengan hasil pemetaan
Contoh:Terdapat kesalahan yang dilakukan Bendahara Pemerintah
dalam pengisian Bukti Pemotongan PPh Pasal 21 dan pengisian SPT
Masa PPh Pasal 21
5. Diisi dengan gap antara tujuan yang telah ditetapkan dengan hasil
pemetaan
Contoh:Bendahara Pemerintah belum sepenuhnya memahami
pengisian Bukti Pemotongan PPh Pasal 21 dan Pengisian SPT Masa
PPh Pasal 21
6. Diisi dengan langkah-langkah yang diperlukan untuk mengatasi gap
tersebut
Contoh:Melaksanakan kegiatan Penyuluhan Perpajakan bagi
Bendahara Pemerintah dengan menitikberatkan pada pengisian Bukti
Pemotongan PPh Pasal 21 dan Pengisian SPT Masa PPh Pasal 21
II. Data Pendukung Analisis Kebutuhan Penyuluhan (AKP) Perpajakan
1. Diisi dengan jumlah peserta
2. Diisi dengan rata-rata usia peserta
3. Diisi dengan rata-rata jenjang peserta, contoh:lurah, bendahara
4. Diisi dengan rata-rata jenjang pendidikan peserta, contoh:SD, SMP,
Diploma, S1, S2, S3
5. Diisi dengan informasi keikutsertaan kegiatan Penyuluhan
68
Perpajakan sebelumnya yang pernah diikuti
6. Diisi dengan perbandingan jenis kelamin antara peserta laki-laki dan
perempuan
7. Diisi dengan tingkat kepatuhan perpajakan peserta kegiatan
Penyuluhan Perpajakan
8. Diisi dengan durasi pelaksanaan kegiatan Penyuluhan Perpajakan
9. Diisi dengan tanggal pelaksanaan kegiatan Penyuluhan Perpajakan
10. Diisi dengan waktu pelaksanaan kegiatan Penyuluhan Perpajakan
11. Diisi dengan tempat penyelenggaraan kegiatan Penyuluhan
Perpajakan
12. Diisi dengan item lain yang diperlukan
Kolom keterangan dapat diisi dengan informasi lain untuk melengkapi data
pendukung Analisis Kebutuhan Penyuluhan (AKP) Perpajakan.
Huruf (a) : diisi dengan tempat dan tanggal pembuatan Analisis Kebutuhan
Penyuluhan (AKP) Perpajakan
Huruf (b) : diisi dengan nama ketua Tim Penyuluhan Perpajakan
Huruf (c) : diisi dengan NIP ketua Tim Penyuluhan Perpajakan
69
Lampiran 3:Checklist Persiapan dan Pemantauan (Monitoring) Pelaksanaan
Kegiatan
Penyuluhan Perpajakan
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
KANTOR………(diisi dengan nama unit kerja)
JALAN ………………….(diisi dengan alamat unit kerja)
Checklist Persiapan dan Pemantauan (Monitoring)
Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan Perpajakan
No. Keterangan Tersedia Kondisi
(1) (2) (3) (4)
Sarana Pendukung
Seminar/Workshop/Sosialisasi
1. Ruangan termasuk layout 1. Buruk 2. Sedang 3. Baik
2. Sound system a. ya b. tidak 1. Buruk 2. Sedang 3. Baik
3. Pendingin ruangan (kegiatan dalam ruangan) a. ya b. tidak 1. Buruk 2. Sedang 3. Baik
4. Proyektor dan Screen a. ya b. tidak 1. Buruk 2. Sedang 3. Baik
5. Laptop / PC a. ya b. tidak 1. Buruk 2. Sedang 3. Baik
6. Laser Pointer a. ya b. tidak 1. Buruk 2. Sedang 3. Baik
7. Materi power point a. ya b. tidak
8. Handout dan formulir pendukung a. ya b. tidak
9. Konsumsi a. ya b. tidak
10. Souvenir/gimmick a. ya b. tidak
11. Sertifikat bagi peserta a. ya b. tidak
12. Daftar hadir a. ya b. tidak
13. Leaflet/booklet a. ya b. tidak
14. Kamera/Video Camera a. ya b. tidak
15. Lembar pre-test, post-test, kuesioner a. ya b. tidak
16. Pasokan listrik a. ya b. tidak
17. Toolkits a. ya b. tidak
18. Publikasi a. ya b. tidak
19. Undangan a. ya b. tidak
20. Konfirmasi kehadiran peserta a. ya b. tidak
Sumber Daya Manusia
1. Tenaga Penyuluh Perpajakan a. ya b. tidak ( ) buruk ( ) sedang ( ) baik
2. MC dan/atau moderator a. ya b. tidak ( ) buruk ( ) sedang ( ) baik
3. Petugas konsumsi a. ya b. tidak ( ) buruk ( ) sedang ( ) baik
4. Petugas presensi a. ya b. tidak ( ) buruk ( ) sedang ( ) baik
…………………..,
……………………... (5
…….……………... (6)
NIP..…………….. (7)
70
Keterangan pengisian adalah sebagai berikut:
Angka (1) : diisi dengan nomor urut
Angka (2) : diisi dengan sarana pendukung kegiatan
penyuluhan perpajakan, item dalam kolom ini dapat disesuaikan sesuai
dengan kondisi.
Angka (3) : diisi pada saat persiapan pelaksanaan kegiatan
Penyuluhan perpajakan sebagai check list
pengawasan.
Angka (4) : diisi saat pelaksanaan kegiatan penyuluhan
perpajakan sebagai bentuk monitoring, item pada
formulir ini dapat disesuaikan dengan sumber daya
dari masing-masing unit kerja.
Angka (5) :diisi dengan tempat dan tanggal pembuatan Checklist
Persiapan dan Pemantauan (Monitoring)
Pelaksanaan Kegiatan Penyuluhan Perpajakan.
Angka (6) :diisi dengan nama ketua Tim Penyuluhan Perpajakan.
Angka (7) :diisi dengan NIP Ketua Tim Penyuluhan Perpajakan.
71
Lampiran 4:Formulir Session Plan
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
KANTOR………(diisi dengan nama unit kerja)
JALAN ………………….(diisi dengan alamat unit kerja)
Session Plan__________________________________(a)
Topik :__________________________________(b)
Output :__________________________________(c)
Outcomes :__________________________________(d)
Waktu :__________________________________(e)
Alokasi Materi Bahan
Waktu (Key
No Durasi Points) Metode & PIC Output Outcomes
(4)
Tools
(1) (2) (3) (5) (6) (7) (8) (9)
…………………., ………………. (f)
………………… (g)
NIP……………. (h)
Keterangan:
Huruf (a) : diisi dengan nama kegiatan penyuluhan.
Huruf (b) : diisi dengan topik dari kegiatan penyuluhan.
Huruf (c) : diisi dengan output yang akan dicapai dari kegiatan penyuluhan.
Huruf (d) : diisi dengan outcomes yang akan dicapai dari kegiatan
penyuluhan.
Huruf (e) : diisi dengan jumlah waktu yang dibutuhkan (jam/hari).
Huruf (f) : diisi dengan tempat dan tanggal pembuatan session plan.
Huruf (g) : diisi dengan nama ketua Tim Penyuluhan Perpajakan.
Huruf (h) : diisi dengan NIP ketua Tim Penyuluhan Perpajakan.
72
Angka (1) : diisi dengan nomor urut.
Angka (2) : diisi dengan alokasi waktu yang disediakan.
Angka (3) : diisi dengan durasi waktu yang dibutuhkan.
Angka (4) : diisi dengan pokok-pokok materi yang akan disampaikan.
Angka (5) : diisi dengan metode penyampaian materi (ceramah, diskusi,
presentasi, dan sebagainya).
Angka (6) : diisi dengan bahan atau sarana pendukung yang dibutuhkan
(contoh:lembar kasus, kertas kerja, lembar permainan, post-it,
video).
Angka (7) : diisi dengan pegawai/narasumber yang bertanggung jawab
(person in charge).
Angka (8) : diisi dengan output yang ingin dicapai dari sesi tersebut.
Angka (9) : diisi dengan outcomes yang ingin dicapai dengan sesi tersebut.
73
Lampiran 5:Lembaran Pre-Test/Post-Test
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
KANTOR………(diisi dengan nama unit kerja)
JALAN ………………….(diisi dengan alamat unit kerja)
Lembar Pre-Test/Post- Test
1. Pajak adalah kontribusi wajib kepada negara yang bersifat...
a). sukarela
b). memaksa
2. Setiap Wajib Pajak yang mendaftarkan diri ke KPP atau KP2KP akan
diberikan....
a). NPWP
b). KTP
3. Sarana untuk membayar pajak adalah …
a) Kwitansi
b) SSP
4. Tempat Wajib Pajak membayar pajak adalah …
a) Kantor Pelayanan Pajak
b) Bank
5. Sarana untuk melaporkan pajak yang terutang adalah …
a) Laporan Keuangan
b) SPT
6. PPN (Pajak Pertambahan Nilai) dan PPh (Pajak Penghasilan) adalah...
a) Pajak Daerah
b) Pajak Pusat
7. Sanksi administrasi berupa denda bagi Wajib Pajak Orang Pribadi yang
tidak menyampaikan SPT Tahunan adalah
a). Rp100.000,00
b). Rp1.000.000,00
8. Biaya untuk memperoleh NPWP sebesar...
a). Rp100.000,00
b). Gratis
9. Setiap Wajib Pajak wajib menyampaikan SPT Masa dan SPT Tahunan
ke...
a). Kantor Kelurahan
b). Kantor Pelayanan Pajak
10. Batas waktu penyampaian SPT Tahunan Pajak Penghasilan Wajib Pajak
Orang Pribadi adalah paling lama.... setelah akhir Tahun Pajak.
a). 3 (tiga) bulan
b). 4 (empat) bulan
74
Lampiran 6:Kuesioner Kegiatan Penyuluhan
Kuisioner Kegiatan Penyuluhan Lampiran
Peserta yang terhormat,
Layanan terbaik kami tidak akan pernah terwujud tanpa Anda. Masukan Anda akan menentukan perbaikan berkelanjutan
bagi kegiatan edukasi dan komunikasi yang kami lakukan. Data dan informasi Bapak/Ibu akan terjamin dengan aman.
Nama Kegiatan :
Materi :
Fasilitator :
Identitas Peserta *)
1. Jenis Kelamin : a. Laki-Laki b. Perempuan
2. Usia : a. < 26 Tahun b. 26-30 Tahun c. 31-40 Tahun d. 41-50 Tahun e. > 50 Tahun
3. Masa Kerja : a. < 5 Tahun b. 5-10 Tahun c. 11-20 Tahun d. >20 Tahun
4. Pendidikan Terakhir : a. < Diploma III b. Diploma III c. S1/Diploma IV d. S2 e. S3
5. Jabatan: a. Pelaksana b. Eselon IV c. Eselon III d. Eselon II e. Lainnya:
7. Pernah mendapatkan pelatihan/sosialisasi/workshop sejenis: …...………………..
a. tidak pernah b. 1-8 Jam c. >8 Jam 7:Laporan Kegiatan
Penyuluhan
Setelah mengikuti pelatihan/sosialisasi/workshop berikan penilaian atas:
No Materi Baik Sekali Baik Kurang Baik Tidak Baik Sangat Tidak
Baik
1 Kesesuaian materi dengan tujuan
pelatihan/sosialisasi/ workshop
2 Ketepatan sistematika (urutan) materi
3 Kesesuaian materi dengan alokasi waktu
4 Kemampuan mengaplikasikan materi
setelah menyelesaikan penyuluhan
No Kualitas Fasilitator Baik Sekali Baik Kurang Baik Tidak Baik Sangat Tidak
Baik
1 Penguasaan materi
2 Teknik penyajian materi
3 Pemberian ilustrasi dan contoh yang dapat
membantu memahami materi
4 Pemberian motivasi kepada peserta
5 Kedisiplinan waktu
6 Penampilan
No Fasilitas Pelatihan Baik Sekali Baik Kurang Baik Tidak Baik Sangat Tidak
Baik
1 Kelengkapan fasilitas
pelatihan/sosialisasi/workshop (contoh:
modul, seminar kit, bahan simulasi, dll.)
2 Kelengkapan fasilitas pendukung
pelatihan/sosialisasi/ workshop (contoh:
meja, kursi, AC, LCD, pengeras suara, dll)
3 Kenyamanan tempat pelatihan/sosialisasi/
workshop
No Manfaat Pelatihan Baik Sekali Baik Kurang Baik Tidak Baik Sangat Tidak
1 Upaya membantu meningkatkan Baik
pengetahuan tentang perpajakan
2 Upaya membantu meningkatkan
pemahaman hak perpajakan
3 Upaya membantu meningkatkan kesadaran
melaksanakan kewajiban perpajakan
Saran/Komentar/Masukan:
75
-- Terima kasih atas partisipasi Anda --
KEMENTERIAN KEUANGAN REPUBLIK INDONESIA
DIREKTORAT JENDERAL PAJAK
KANTOR............................(1)
LAPORAN KEGIATAN PENYULUHAN PERPAJAKAN
Nomor : …………………………………………(2)
: …………………………………………(3)
Jenis Kegiatan
Penyuluhan : …………………………………………(4)
Perpajakan
Tanggal
A. KEGIATAN PENYULUHAN PERPAJAKAN
1. Nama Kegiatan : ………………………………………....(5)
2. Tempat Kegiatan : ……………………………………........(6)
3. Jumlah Peserta : ………………………………………….(7)
B. ANALISIS KEBUTUHAN PENYULUHAN (AKP)
1. Dasar Penyelenggaraan Kegiatan Penyuluhan Perpajakan
a. Analisis Data ................................................................................. (8)
b. Metode Pengambilan Data ............................................................ (9)
2. Target Peserta Kegiatan Penyuluhan Perpajakan
(10)
3. Tujuan Kegiatan Penyuluhan Perpajakan ........................................... (11)
Pengetahuan (kognitif)
Keterampilan (psikomotorik)
Sikap (afektif)
C. PELAKSANAAN KEGIATAN PENYULUHAN PERPAJAKAN
76
1) Outline Materi yang digunakan
...........................................................................................................
(12)
2) Alat Bantu
...........................................................................................................
(13)
3) Teknik dan Metode
...........................................................................................................
(14)
4) Hambatan
...........................................................................................................
(15)
D. EVALUASI KEGIATAN PENYULUHAN PERPAJAKAN
1) Metode Evaluasi ................................................................................ (16)
2) Kesesuaian Materi ............................................................................. (17)
3) Teknik dan Metode ............................................................................ (18)
4) Tenaga Penyuluh Perpajakan ............................................................ (19)
E. KESIMPULAN DAN REKOMENDASI
1. Kesimpulan
............................................................................................................
(20)
2. Rekomendasi
............................................................................................................
(21)
F. DAFTAR LAMPIRAN
1) Session Plan
2) Daftar Hadir
3) Surat Undangan Peserta
4) CV Tenaga Penyuluh Perpajakan
5) Dokumentasi Kegiatan (Foto/Video/Audio)
……………….(22) .......................,
77
Tenaga Penyuluh Perpajakan, Mengetahui,
..…………………………………(23)
...............................................(24) ..................................................(24)
NIP ……………………………(25) NIP………………………………..(25)
78