The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Poster Belajar Itu Seru Ilustratif Biru dan Jingga (5)

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Neni Nurhayati, 2024-03-10 04:13:34

Poster Belajar Itu Seru Ilustratif Biru dan Jingga (5)

Poster Belajar Itu Seru Ilustratif Biru dan Jingga (5)

MODUL AJAR IPAS KELAS IV Untuk siswa/siswi SD/MI Neni / Nugroho N. A. D., S.Pd., M.Sn / Assoc. Prof. Drs. Sukardi, M.Pd


Beriman,Bertaqwa kepada Tuhan Yang Maha Esa dan berakhlak mulia 1. 2.Gotong royong 3.Mandiri 4.Bernalar 5.Kritis 6.Kreatif Nama Penyusun : Neni Nurhayati Instansi : Universitas PGRI Palembang Mata Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial Kelas/Semester : IV/2 Materi Pokok : Indonesiaku Kaya Budaya IDENTITAS PENULIS PROFIL PELAJAR PANCASILA i


1.Yakin bahwa siswa siap belajar. Berdo’a kepada Tuhan sesuai dengan agama dan kepercayaan masing masing. 2. Pahamilah CP dan ATP modul pembelajaran agar cepat mengetahui apa yang harus siswa pelajari pada modul pembelajaran ini. 3. 4.Bacalah urutan materi secara seksama. 5.Catat dan tandai materi yang belum atau kurang dipahami. Diskusikan materi yang belum dipahami bersama teman,atau guru. 6. Kerjakan soal atau evaluasi dalam modul pembelajaran ini untuk mengukur tingkat penguasaan materi. 7. Modul pembelajaran ini diperuntukkan untuk peserta didik kelas IV. Ikutilah petunjuk belajar ini agar dapat memahammi isi modul dengan baik. CARA MENGGUNAKAN MODUL ii


puji syukur penulis panjatkan kehadirat ALLAH SWT, yang telah memberikan kekuatan, ketekunan dan kesabaran sehigga saya dapat menyelesaikan bahan ajar yaitu Modul Ajar IPAS Materi Indonesiaku Kaya Budaya, untuk siswa kelas IV yang memfokuskan agar siswa dapat belajar mandiri dengna bantuan modul ini. Melaui penggunaan modul ini siswa bisa lebih termotivasi dan semangat daam proses pembelajaran materi keragaman sosial budaya. Penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang sudah membantu dalam proses dalam pembuatan modul ini. Terlepas dari kesempurnaan yang diharapkan, semoga Modul Ajar IPAS Materi Indonesiaku Kaya Budaya Kelas IV bisa bermanfaat dan dapat dijadikan sebagai panduan pembelajaran IPS. Palembang, Maret 2024 KATA PENGANTAR iii Neni Nurhayati


Daftar Isi iv A.Keunikan Kebiasaan Masyarakat di Sekitarku.........……………………….2 B.Kekayaan Budaya Indonesia…………………………..........……………....10 C.Manfaat Keberagaman dan Melestarikan Keberagaman Budaya…......…35 Soal Evaluasi………………………………………………………………..….....39 Daftar Pustaka………………………………………….……………………......40 Identitas Penulis...............................................................................................i Profil Pelajar Pancasila.....................................................................................i Kata Pengantar..............................................................................................iii Daftar Isi........................................................................................................iv Alur Tujuan Pembelajaran...............................................................................v Capaian Pembelajaran.....………………………………………………………..v Bab 6 Indonesiaku Kaya Budaya.....…………………………………………….1 Biodata Penulis...............................................................................................41


1.Mendeskripsikan keragaman budaya di daerahnya masing - masing 2.Menelaah keanekaragaman budaya Indonesia 3.Menyajikan informasi mengenai keragaman budaya di Indonesia 4.Mengidentifikasi manfaat warisa budaya 5.Menerapkan sikap menghargai keberagan di lingkungannya Peserta didik dapat mendeskripsikan keragaman budaya di daerahnya masing - masing 1. 2.Pesrta didik dapat mengetahui cara melestarikan warisan budaya 3.Peserta didik dapat mengetahui manfaat warisan budaya Peserta didik mampu mengidentifikasi keanekaragaman budaya di Indonesia 4. Peserta didik mampu menerapkan sikap menghargai keberagaman di lingkungannya 5. ALUR TUJUAN PEMBELAJARAN CAPAIAN PEMBELAJARAN v


KEUNIKAN KEBIASAAN MASYARAKAT DISEKITARKU Bab 6 Indonesiaku Kaya Budaya TOPIK A


Ini adalah salah satu kebudayaan yang ada di indonesia yaitu kebudayaan berasal dari provinsi Bali Keunikan Kebiasaan Masyarakat di sekitarku 2


Keunikan Kebiasaan Masyarakat di sekitarku Indonesia merupakan negara dengan berbagai suku bangsa yang mendiami kepulauan. Setiap masyarakat memiliki budaya yang berbeda-beda serta kebiasaan masyarakat yang unik. Kebiasaan,prilaku,dan niali-nilai baik yang diwariskan dari nenek moyang yang masih diterapkan dapat disebut kearifan lokal. Topik A 3


2 Keunikan Kebiasaan Masyarakat disekitarku 1.Kearifan lokal Kearifan lokal dapat diartikan sebagai warisan kebudayaan yang mengandung nilai luhur sehingga bisa digunakan untuk memecahkan permasalahan masyarakat setempat. Budaya daerah memiliki potensi sebagai kearifan lokal karena dapat bertahan sampai sekarang. Berikut beberapa karakteristik atau ciri ciri kearifan lokal: 1.Berkaitan dengan budaya atau masyarakat tertentu. Jangka waktu penciptaan dan pengembangan yang cukup lama, biasa melalui tradisi lisan. 2. 3.Selalu berubah seiring waktu dan perubahan kondisi alam. Berbentuk tertulis maupun tidak tertulis, seperti tutur tata, mitos, dan bentuk lainnya. 4. 5.Disampaikan secara turun-temurun dari generasi ke generasi. Bersifat lokal dan sering kali diungkapkan dalam bahasa setempat. 6. Diciptakan melalui proses yang unik dan kreatif, seperti lahir dari mimpi, kepercayaan, dan akibat bencana alam. 7. Seringkali tidak diketahui pencipta asalnya mampu bertahan dari gempuran budaya luar. 8. 9.bisa mengakomodasi budaya luar dan budaya asli 4


2 Kearifan lokal di Indonesia memiliki bentuk yang beragam. Bentuk-bentuk kearifan lokal dapat berupa nilai, norma, etika, kepercayaan, adat-istiadat, hukum adat, dan aturan-aturan khusus. Sumatera Barat Nanggroe Aceh Darussalam Nusa Tenggara Barat (NTB) Kalimantan Barat contoh kearifan lokal keberagaman budaya keberagaman kepercayan Keunikan Kebiasaan Masyarakat disekitarku 5


2 Kearifan lokal dibedakan menjadi dua yaitu: A. Kearifan lokal yang berwujud nyata (Tangibel) Kearifan lokal ini dapat dilihat melalui panca indra. Adapun bentuk kearifan lokal yang beruwujud nyata sebagai berikut: Keunikan Kebiasaan Masyarakat disekitarku 1). Tekstual, misalnya sistem nilai, tata cara, ketentuan khusus yang dituangkan dalam bentuk catan tertulis, seperti yang ditemui dalam kitab tradisional primbon, kalender, prasi (budaya tulis di atas lembaran daun lantar). 2). Bangunan arsitektural, misalnya candi dan arsitektur rumah tradisional. 3). Benda cagar budaya tradisional (karya seni), misalnya keris dan batik. B. Kearifan lokal yang tidak berwujud (Intangible) Kearifan lokal ini yang tidak berwujud, seperti petuah yang disampaikan secara lisan dan bersifat turun-temurun dari generasi kegenerasi. Kearifan lokal ini disebut tradisi lisan. Budaya tulis di atas daun lontar Bangunan arsitektural candi Cagar budaya tradisional keris dan batik 6


2 Keunikan Kebiasaan Masyarakat disekitarku 2. Keberagaman keragaman lokal atau warisan budaya Indonesia Bangsa Indonesia memiliki beragam kearifan lokal atau warisan budaya yang berkembang dan dipraktikan oleh masyarakat setempat. Melalui kearifan lokal atau warisan budaya mereka mampu membangun hidup harmonis dengan alam. Berikut keberagaman kearifan lokal atau warisan budaya di Indonesia: Tradisi tana’ulen pada masyarakat dayak kenyah, Kalimantan timur. 1. 2.Tradisi tudang sipulung pada masyarakat Sulawesi Selatan. 3.Tradisi huyula dalam masyarakat Gorontalo. Tradisi Merakka bola pada masyarakat Bugis buru provinsi Sulawesi Selatan. 4. Tradisi tana’ulen Tradisi tudang Tradisi huyula 7


2 Keunikan Kebiasaan Masyarakat disekitarku Marakka' Bola adalah tradisi memindahkan rumah secara gotong royang masyarakat Bugis Barru Provinsi Sulawesi Selatan, tepatnya di tengah masyarakat Desa Lalabata, Kecamatan Tanete Rilau, Kabupaten Barru. Tradisi ini masih dilaksanakan sampai sekarang. Gambar proses marakka bola Pemilik rumah dibantu oleh warga sekitar untuk memindahkan rumahnya dengan sukarela. Sekitar ratusan orang bahu-membahu mengangkat rumah. Tujuannya memindahkan rumah ini adalah agar terhindar dari bencana dan marabahaya. Ini budaya gotong royang yang masih hidup dan lestari di masyarakat. Bambu-bambu dikat di masing-masing tiang rumah sebagai alat bantu untuk mengangkat rumah, Bambu tersebut dipanggul bersama-sama agar mempermudah pemindahan rumah ini. 8


2 Nama Peran (Teman atau Guru) Kebiasaan lingkungan keluarga yang dilakukan secara turun-temurun Tujuan dilakukan kebiasaan tersebut Putra Guru Minum jamu kunyit asam setiap pagi Agar badan sehat Yoga Teman Berbicara bahasa Melayu di rumah Agar bahasa daerah lestari Mari Mencari Tahu ! Setelah mengenal warisan kebiasan budaya di Indonesia sebaiknya kita mengenal dahulu kebiasaan masyarakat di lingkungan terdekat kalian. Coba tanya kepada teman dan guru kalian kebiasaan yang dilakukan dikeluarganya secara turun temurun lihatlah contoh pada tabel berikut lalu salin di buku kalian! jika kalian sudah mendapatkan informasi minimal dari 6 orang, persentasikan hasil wawancara kalian didepan kelas. 9


TOPIK B KEKAYAAN BUDAYA INDONESIA


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA Fataele adalah tari perang khas Pulau Nias, pulau yang terletak di Provinsi Sumatera Utara. Gerakan dalam tari ini menggambarkan suasana perang saudara. Tari Fataele biasa ditampilkan secara massal oleh puluhan laki-laki, baik tua maupun muda. Tahukah kamu! 11


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA Indonesia merupakan negara yang memiliki beragam suku bangsa. Suku-suku bangsa tersebut tersebar di seluruh wilayah nusantara dari Sabang sampai Merauke. Setiap suku bangsa memiliki kebiasaan unik dan kebudayaan yang berbeda-beda sehingga dapat memperkaya budaya Indonesia. Lantas apa saja keragaman budaya di Indonesia? mengapa budaya Indonesia memiliki kebudayaan yang beragam? agar kamu dapat menjawabnya simaklah materi berikut! Seni pertinjukan Wayang sebagai budaya Indonesia Seni tari kecak dari Bali sebagai budaya Indonesia Rumah gadang, Sumatera Barat 12


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA 1.Berbagai keberagaman budaya di Indonesia Keberagaman budaya Indonesia menjadi kekayaan yang perlu dilestarikan. Masing-masing bangsa yang tersebar di seluruh wilayah Indonesia memiliki kebudayaan yang berbeda-beda bentuk budaya yang terdapat dari setiap suku bangsa sebagai berikut: a. Bahasa Setiap daerah atau suku bangsa memiliki bahasa daerah masing-masing. Bahasa daerah merupakan bahasa yang digunakan dalam pergaulan sehari-hari di suatu daerah. Bahasa daeah digunakan sebagai alat komunikasi atau percakapan sehari-hari. Setiap bahasa daerah memiliki ciri khas yang terlihat pada logat dan dialognya. Meskipun berbeda bahasa daerah, bangsa kita memiliki bahasa persatuan, yaitu bahasa Indonesia. Indonesia memiliki kurang lebih 746 bahasa daerah. Beberapa bahasa daerah diantaranya seperti bahasa Jawa, Sunda, watak, Bugis dan Minang dan selain itu ada pula bahasa nasional yaitu bahasa Indonesia fungsi dari bahasa nasional adalah sebagai bahasa persatuan yang menyatukan bangsa. 13


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA b.Rumah adat Rumah adat adalah rumah yang menjadi ciri khas sekelompok masyarakat di suatu daerah. Bentuk rumah adat disesuaikan dengan kondisi disekitar. Setiap suku memiliki rumah adat yang berbeda-beda titik karakteristik rumah adat biasanya disesuaikan dengan kondisi geografis wilayah. Kini rumah adat di setiap daerah mulai jarang ditemui hal ini terjadi karena perawatan rumah adat yang cukup sulit biaya yang mahal. Berikut ada beberapa nama rumah adat yang terdapat di Indonesia: 1.Rumah adat Krong Bade, Nanggroe Aceh Darussalam Krong bade adalah rumah tradisional Aceh yang lebih dikenal dengan nama rumoh aceh. Dalam susunan bangunan ini rumah krong bade berbentuk persegi panjang yang memanjang dari timur ke barat. 14


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA 2 Rumah adat bubungan limah, Bengkulu Rumah adat Bengkulu dapat disebut juga sebagai rumah adat Bubungan Lima. Nama Bubungan Lima merujuk pada atapnya. Rumah ini dibangun dengan bentuk rumah panggung. Tujuannya adalah untuk melindungi penghuni rumah dari banjir. 3. Rumah adat kasepuhan, Jawa Barat Berdasarkan literatur tradisional daerah Jawa Barat, rumah adat di Jawa Barat yang paling populer adalah Kasepuhan Cirebon. Rumah ini pertama kali dibuat oleh Pangeran Cakrabuana pada tahun 1529. Ia adalah putra dari Prabu Siliwangi. 15


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA 4. Rumah adat rumah panjang, Kalimantan Barat Rumah adat rumah panjang ini adalah karya suku Dayak yang bermukim di pedalaman Kalimantan, yang memiliki konsep hidup dalam kelompok . Rumah adat suku Dayak memiliki panjang sekitar 180 meter, yang terdiri dari 35 pintu di mana setiap gerbang ditempati 1 rumah tangga. 5. Rumah adat baileo, Maluku Rumah Baileo dibangun tanpa paku namun menggunakan kait, ijuk, serta pasak yang terbuat dari kayu. Rumah ini memiliki tangga berukuran 1,5 meter yang mengantar pengunjung masuk ke ruang utama tempat berkumpulnya warga. 16


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA 6. Rumah adat Tongkonan, Sulawesi Barat Rumah Adat Tongkonan memiliki bentuk rumah panggung persegi panjang dengan atap menyerupai perahu menggunakan buritan. Namun, dengan menyamakan atap rumah adat Toraja ini dengan tanduk kerbau. 7. Rumah adat Dulohupa, Gorontalo Rumah adat Dulohupa adalah balai musyawarah dari kerabat kerajaan. Dolohupa dalam bahasa Gorontalo berarti mufakat atau kesepakatan. Rumah adat tersebut berbentuk panggung yang pada bagian badannya terbuat dari papan dan struktur atap khas Gorontalo. 17


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA No. Provinsi Rumah Adat No. Provinsi Rumah Adat 1 Acah Krong Bade 14 Jawa Tengah Joglo 2 Sumatera Uara Bolon 15 DI Yogyakarta Joglo 3 Sumatera Barat Rumah Gadang 16 Jawa Timur Joglo 4 Riau Selaso Jatuh Kembar 17 Bali Natah 5 Jambi Bumbungan Lima 18 Nusa Tenggara Barat Dalam Loka 6 Sumatera Selatan Rumah Limas 19 Nusa Tenggara Timur Saon Ata Mosa Lakitana 7 Bengkulu Rumah Panggung 20 Kalimantan Barat Rumah Panjang 8 Lampung Rumah Panggung 21 Kalimantan Tengah Rumah Betang 9 Kep. Bangka Belitung Rumah Limas Rakit 22 Kalimantan Selatan Rumah Banjar 10 Kep. Riau Rumah Belah Bubung 23 Kalimantan Timur Lamin 11 Banten Kasepuhan 24 Kalimantan Utara Rumah Baloy 12 DKI Jakarta Rumah Kebaya 25 Gorontalo Dulohupa 13 Jawa Barat Kasepuhan 26 Sulawesi Utara Bolaang Mongondo 8. Rumah adat Honai, Papua Honai merupakan rumah mungil yang memiliki bentuk seperti jamur. Dasarnya, berbentuk lingkaran serta atap berbentuk kerucut yang terbuat dari jerami. 18


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA 27 Sulawesi Tengah Souraja 31 Maluku Baileo 28 Sulawesi Selatan Tongkonan 32 Maluku Utara Baileo 29 Sulawesi Tenggara Laikas 33 Papua Kariwari, Honai 30 Sulawesi Barat Tongkonan 34 Papua Barat Honai Pakaian adat merupakan pakaian yang digunakan oleh masyarakat daerah tertentu titik pakaian adat mempunyai corak dan model yang merekam serta dilengkapi perhiasan titik pakaian adat sering digunakan dalam upacara perkawinan atau upacara penting lainnya setiap daerah mempunyai pakaian adat yang memiliki ciri khas dan model yang berbeda serta memiliki nama masing-masing berikut beberapa nama pakaian adat yang ada di Indonesia: c. Pakaian Adat Bulang Burai King, Kalimantan Timur 1. Bulang Burai King merupakan pakaian wajib yang dikenakan di setiap acara-acara adat. Selain itu, pakaian ini juga menandakan status sosial seseorang. Pakaian adat Bulang Burai King 19


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA 2. Paksian, Kep. Bangka Belitung Pakaian ini merupakan wujud beberapa akulturasi dari kebudayaan arab, tionghoa, dan melayu . Nama pakaian adat bangka belitung ini akrab disebut Baju Seting dan Pakaian adat Paksian juga Kain Cual. 3. Ulos, Sumatera Utara Pakaian adat ulos adalah bagian tak terpisahkan dari budaya suku Batak di Sumatera Utara, Indonesia. Ulos adalah kain tenun yang dibuat dari bahan kapas atau sutera. Kain ulos juga menjadi cerminan budaya yang kaya dan identitas suku Batak yang penuh kebanggaan. Pakaian adat Ulos 20


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA No. Provinsi Pakaian Adat No. Provinsi Pakaian Adat 1 Aceh Ulee Balang 18 Kalimantan Timur Kustin 2 Sumatera Utara Ulos 19 Kalimantan Selatan Babaju Kun Galung Pacinan 3 Sumatera Barat Bundo Kanduang 20 Kalimantan Tengah Sangkarut 4 Riau Teluk Belanga 21 Kalimantan Utara ta’a 5 Kepulauan Riau Teluk Belanga 22 Gorontalo Biliyu 6 Bengkulu Rejang Lebong 23 Sulawesi Barat Pattuqduq Tawaine 7 Jambi Hurung Tanggung 24 Sulawesi Tengah Baju Gembe 8 Lampung Tulang Bawang 25 Sulawesi Utara Lakutepu 9 Sumatera Selatan Aesan Gede 26 Sulawesi Tenggara kinawo 10 Bangka Belitung Paksian 27 Sulawesi Selatan Baju Bodo 11 Banten Baju Pangsi 28 Bali Payas Ageng 12 DKI Jakarta Kebaya Encim 29 NTT Suku Sabu 13 Jawa Barat Kebaya Sunda 30 NTB Lambung 14 Jawa Tengah Kebaya Jawa 31 Maluku Baju Cele 15 DI Yogyakarta Kebaya Kesatrian 32 Maluku Utara Manteren Lamo 16 Jawa Timur Pesa’an 33 Papua Koteka 17 Kalimantan Barat Kimbaba 34 Papua Barat Holim Pakaian Adat 21


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA d. Senjata Tradisional Setiap daerah memiliki senjata tradisional yang berciri khas. Keunikan senjata tersebutdapat dilihat dari bahan yang digunakan pembuatan, hiasan, ataupun filosofi yang terkandung dalam senjata tersebut. Adapun beberapa contoh senjata tradisional yang ada di Indonesia diantaranya golok atau parang dari DKI Jakarta, kujang Jawa barat, keris jawa tengah dan di Yogyakarta, celurit Jawa timur, piso surit Sumatera Utara, rencong Aceh, Mandau Kalimantan barat, badi Sulawesi Selatan, jenawi Riau, trisula Sumatera Selatan, karih Sumatera barat. Mandau,Kalimantan Karambit, Sumatera Barat Rencong, Aceh 22


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA e. Kesenian Daerah Kesenian tradisional merupakan kesenian yang diwariskan secara turun temurun setiap daerah memiliki kesenian yang berbeda-beda mereka bentuk kesenian daerah antara lain tradisional, alat musik seni pertunjukan dan lagu daerah. 1. Tarian daerah Tiap daerah di Indonesia mempunyai tarian yang khas tarian daerah biasanya dipentaskan dalam berbagai acara contohnya seperti ada di Riau saudati Saman dan meusakata Riau zapin tanda joget lembak Sumatera barat piring dan payung. 2. Alat musik Alat musik biasanya digunakan untuk mengiringi lagu atau seni pertunjukan. Beberapa contoh alat musik dari berbagai daerah antara lain angklung berasal dari Jawa barat, gerdek dari Kalimantan, saluang dari Sumatera barat, aramba dari Sumatera Utara, dan bande dari Lampung. 23


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA 3. Seni pertunjukan Salah satu kekayaan seni budaya warisan leluhur adalah keberadaan seni pertunjukan titik berikut beberapa contoh seni pertunjukan dari berbagai daerah a. Lenong adalah teater tradisional dan asal Jakarta b. Ludruk merupakan seni pertunjukan yang berasal dari Jawa timur biasanya ludruk diawali dengan tarian Remo c. Makyong merupakan kesenian Melayu yaitu kepulauan Riau yang menggabungkan unsur-unsur ritual, tari, nyanyi dan musik dalam pementasannya. Alat musik angklung, Jawa Barat Tari Seudati Saman, Riau Seni Pertunjukan Lenong, DKI Jakarta 24


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA 4. Lagu daerah Lagu daerah adalah lagu khas suatu daerah. lagu daerahh biasanya menggunakan bahasa dan dialeg daerah setempat. Lagu daerah dinyanyikan saat pementasan tari tradisiona, permainan tradisional, pesta rakyat, atau pertunjukan daerah .Lagu-lagu daerah umumnya menjadi pengiring seni tari berikut beberapa contoh lagu daerah yang terdapat di Indonesia: a) Aceh bungong jeumpa lembah alas, pisau surit. b) Sumatera Utara butet, sing-sing so, anju ahu. c) Sumatera barat kampung nan jauh di Mato. d) DKI Jakarta jali-jali, kicir-kicir, keroncong Kemayoran. e) Jawa barat bubuy bulan manuk dadali es lilin. 25


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA 26


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA 27


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA 28


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA f. Upacara Adat Upacara adat adalah upacara yang berhubungan dengan alat dan tradisi masyarakat titik upacara adat berkaitan erat dengan kepercayaan suatu masyarakat upacara adat dapat dilakukan secara sederhana, namun ada pula yang dilakukan secara mewah dengan biaya yang sangat besar. Contoh upacara adat sebagai berikut: Upacara Peusijuk merupakan sebuah upacara adat dalam budaya masyarakat Aceh, upacara adat ini biasanya dilakukan pada saat acara pernikahan syukuran rumah baru, naik haji, hingga kelahiran. 1. Upacara adat ngebabali merupakan upacara yang diadakan masyarakat Lampung saat membuka lahan baru untuk berladang dan membuka rumah baru. 2. Upacara Adat Peusijuk, Aceh Upacara Adat Ngebabali, Lampung 29


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA g. Makanan tradisional Indonesia dikenal sebagai bangsa yang memiliki makanan atau kuliner yang lezat dan beragam. Berikut ragam kuliner Nusantara. Satai padang berasal dari Padang, Sumatera barat. Ciri khas dari satai padang adalah menggunakan saus kuah kental. 1. 2. Kerak telur merupakan makanan tradisional suku Betawi, Jakarta. kerak telur dibuat dari bahan dasar telur bebek atau ayam. 3. Pempek berasal dari Palembang, Sumatera Selatan titik pempek berbahan dasar ikan atau tepung yang disajikan dengan kuah cuka yang khas. 4. Kue lontar berasal dari Papua titik penamaan kue lontar berasal dari bahasa Belanda londtart yang artinya kue bundar. 30


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA 2. Faktor Yang Menyebabkan Keberagaman Budaya Indonesia Bangsa Indonesia memiliki kekayaan budaya, misalnya beragam bahasa daerah rumah adat, kesenian daerah, makanan tradisional dan pakaian adat. Keberagaman budaya masyarakat Indonesia dipengaruhi oleh beberapa faktor. Secara umum keberagaman budaya Indonesia ini dapat disebabkan oleh beberapa faktor berikut: a. Letak strategis wilayah Indonesia Letak Indonesia yang strategis yaitu diantara samudra Pasifik dan samudra Indonesia serta Antara benua Asia dan benua Australia. Hal ini mengakibatkan wilayah Indonesia menjadi jalur perdagangan internasional. Lalu lintas perdagangan tidak hanya membawa komoditas dagang namun juga berpengaruh kebudayaan para pendatang terhadap budaya Indonesia kedatangan bangsa Asia yang berbeda ras kemudian menetap di Indonesia mengakibatkan kemajemukan ras agama. 31


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA b. Kondisi negara kepulauan Negara Indonesia terdiri atas beribu-ribu pulau yang secara fisik berpisah-pisah titik keadaan ini menghambat hubungan antara masyarakat dari pulau yang berbeda-beda setiap masyarakat dari kepulauan mengembangkan budaya masing-masing sesuai tingkat kemajuan dan lingkungan maka masing-masing hal ini mengakibatkan perbedaan suku bangsa bahasa budaya serta peran laki-laki dan perempuan. c. Perbedaan kondisi alam Kondisi alam yang berbeda-beda mengakibatkan perbedaan masyarakat. Kondisi ini juga mengakibatkan kekayaan alam tanaman yang dapat ditumbuhi dan hewan yang hidup di sekitarnya. Masyarakat di daerah pantai berbeda dengan masyarakat pegunungan misalnya perbedaan bentuk rumah mata pencaharian makanan pokok pakaian kesenian. Pulau Sumatera Pulau Kalimantan Dataran Rendah Dataran Tinggi Dataran Pesisir 32


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA d. Keadaan transportasi dan komunikasi Kemajuan sarana transportasi dan komunikasi mempengaruhi perbedaan masyarakat Indonesia. Kemudian sarana ini membawa masyarakat mudah berhubungan dengan masyarakat lain meskipun jarak dan kondisi alam yang sulit sebaliknya sarana yang terbatas menjadi penyebab keberagaman masyarakat Indonesia penerimaan masyarakat terhadap perubahan. Sikap masyarakat terhadap sesuatu yang baru baik yang datang dari dalam maupun dari luar masyarakat akan membawa pengaruh terhadap perbedaan masyarakat Indonesia adapun masyarakat yang mudah menerima orang asing atau budaya lain seperti masyarakat perkotaan namun hal ini ada juga sebagai masyarakat yang tetap bertahan pada budaya sendiri sehingga tidak mau menerima budaya luar. Keadaan Transportasi Keadaan Alat Komunikasi 33


2 KEKAYAAN INDONESIA BUDAYA 3. Keberagaman suku bangsa dan ras di Indonesia Indonesia memiliki wilayah yang sangat luas membentang dari Sabang sampai Merauke wilayah tersebut dialami oleh beberapa suku bangsa dengan keanekaragaman budaya yang menjadi kekayaan bangsa. Setiap suku bangsa dan budaya jika disatukan akan menjadi kekuatan yang sangat besar. Tiap suku bangsa mempunyai ciri khas yang berbeda-beda ciri khas suku bangsa yang didasari atas ciri fisik disebut dengan ras berdasarkan perbedaan fisik atau ras yang di Indonesia terdapat golongan-golongan fisik penduduk. Golongan orang Papua melanosoid atau golongan penduduk bermukim di pulau Papua kei dan Aru mereka mempunyai ciri fisik seperti rambut keriting bibir tebal dan kulit hitam. a. b. Golongan orang mongoloid golongan ini berdiam di sebagian kepulauan Indonesia khususnya di kepulauan Sunda besar kawasan Indonesia barat dengan ciri rambut ikal dan lurus muka agak bulat dan kulit putih sampai sawo matang. c. Golongan vedoid antara lain suku kubu Sakai Mentawai dan tomura ciri golongan ini antara berbentuk relatif kecil sawo matang dan rambut beromba. Orang Papua Melanosoid Orang Mongoloid Orang veddoid 34


Manfaat Keberagaman Melestarikan Keberagaman Budaya


2 Manfaat Keberagaman Melestarikan Keberagaman Budaya & Lihat mereka kompak sekali menarikan tarian saman Iya, Tarian merupakan salah satu kekayaan budaya bangsa Kita harus melestarikan kebudayaan bangsa Indonesia aga tetap terjaga dan lestari 36


2 Bagi Masyarakat Indonesia Bagi Negara Indonesia Sebagai Negara Kesatuan Mempererat persaudaraan dengan saling mengenal budaya satu sama lain. Menjadi ciri khas negara Indonesia dimata dunia Menjadi sumber pengetahuan dan media hiburan yang mendidik. Menjadi ciri khas pariwisata yang dapat menarik wisatawan untuk berkunjung ke Indonesia Menumbuhkan rasa nasionalisme, rasa memiliki, dan menghargai. Menjadi aset wisata yang menambah pendapatan negara dan menciptakan lapangan pekerjaan bagi masyarakat Manfaat Keberagaman Melestarikan Keberagaman Budaya & Manfaat melestarikan budaya 37


2 Manfaat Keberagaman Melestarikan Keberagaman Budaya & Cara Melestarikan Budaya Sikap Terhadap Keragaman Budaya Bersikapp adil dan tidak membeda-bedakan budaya satusama lain 1. 2.berusaha mengenal dan belajar budaya daerah lain 3.menghormati adat kebiasaan suku bangsa lain 4.tidak memandang rendah suku/budaya nbangsa lain Tidak menganggap kebudayaaannya paling tinggi dan paling baik 5. 1.Mengajarkan budaya sendiri kepada orang lain. 2.Mengikuti festival kebudayaan. Mempelajari budaya bangsa Indonesia sesuai minat dan kesenangannya, seperti seni tari, seni musik, dan seni pertunjukan. 3. 38


2 Soal Evaluasi 1.Tulislah ciri khas yang dimiliki oleh suku di suatu daerah! 2.Tuliskan 5 suku yang berasal dari pulau jawa! 3.Sebutkan manfaat melestarikan budaya! 4.Sebutkan berbagai macam agama yang ada di Indonesia! 5.Perhatikan adat istiadat pada gambar berikut! a. Apa nama adat istiadat pada gambar? b. Apa suku yang melakukan adat istiadat tersebut? 6. Perhatikan gambar berikut! Berasal dari manakah makanan tradisional tersebut? 7. Bagaimanakah sikap kita sebagai masyarakat Indonesia apabila kita menemukan teman kita yang berbeda suku dan budaya? 8. Sebutkan senjata tradissional yang berasal dari Kalimantan Barat? 9. Mengapa setiap daerah memili rumah adat yang berbeda? 10. Sebutkan 3 senjata tradisional yang ada di Indonesia! 39


2 DaftarPustaka Civardi, & Anne. (2009). Ensiklopedia Mini Edisi Lengkap. Jakarta: Erlangga. Nani; Khritiyono; Irene. (2022). ESPS Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS). Risky, & Wibisono. (2012). Mengenal Seni Dan Budaya Indonesia. Bogor: CIF (Penebar Swadaya Grup). Rosdjati, & Nani. (2017). ESPS Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS) untuk SD/MI kelas V. Jakarta : Erlangga. jakarta: Erlangga. 40


412 BiodataPenulis Neni Nurhayati, lahir di Banyuasin pada 08 Juli 2002 dan sekarang menetap di Palembang. Menyelesaikan pendidikan dasar di SDN 3 Makarti Jaya dan melanjutkan pendidikan SMP di SMPN 4 Makarti Jaya dan melanjutkan pendidikan SMA di SMAN 1 Makarti Jaya. Sekarang, tengah menempuh studi strata 1 semester 8 di Universitar PGRI Palembang dan mengambil konsentrasi pada bidang pendidikan guru sekolah dasar.


Modul Ajar IPAS Pendidikan selayaknya berperan dalam membekali kalian dalam peranannya di masa yang akan datang. Untuk itu Proses pembelajaran perlu dirancang aga mengasah kemampuan dan potensi dari segi akademik maupun non akademik. Adanya modul ini diharapkan meningkatkan kemampuan belajar siswa dan semangat merdeka belajar bagi guru dan siswa.


Click to View FlipBook Version