The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rohman.hermanto, 2021-07-11 20:00:29

ARTIKEL PRESENTER

ARTIKEL PRESENTER

KKN UNEJ TINGKATKAN PEMBERDAYAAN USAHA DONAT RUMAHAN
DI KELURAHAN TOMPOKERSAN
KABUPATEN LUMAJANG

Ervian Akbarsyah Mahendra

Sistem Informasi, Fakultas Ilmu Komputer, Universitas Jember

Email: [email protected]

Abstract

Community service activities through the Real Work Lecture Program (KKN) in 2020, due to the COVID-
19 pandemic, will be carried out independently and with the theme Back To Village aiming to improve
community knowledge and skills in the area of origin of each student. The 2020 Community Service
Program Back To Village was held in Troupersan Village, Lumajang District, Lumajang Regency for 45
days. The implementation method used to achieve the expected goals of the 2020 KKN Back to Village
program is in accordance with the chosen thematic, namely the Entrepreneurship Empowerment
Program affected by Covid-19. The KKN program's target group is Mrs. Murtini's home-made donut
business, which produces sugar donuts. The training activity begins with the delivery of material,
followed by hands-on practice, and mentoring during the KKN Back To Village program. Training
activities include donut product innovation, branding and promotion, the use of IT in product marketing,
and partnerships and partnerships. The results of community service activities through the KKN Back
To Village Program have been able to improve the knowledge and skills of the home donut business
as the target of KKN in Troupersan Village in processing and developing product innovation and
marketing. This home-made donut business can survive the Covid-19 pandemic by continuing to
innovate and utilize technology.

Keywords : Real Work Lecture, Community Service Back To Village, Entrepreneurship, Home

Donuts, COVID-19

Abstrak

Kegiatan pengabdian pada masyarakat melalui Program Kuliah Kerja Nyata (KKN) di tahun
2020, dikarenakan adanya pandemi COVID-19 ini akan dilakukan secara mandiri dan
mengusung tema Back To Village bertujuan untuk meningkatkan pengetahuan dan
ketrampilan masyarakat di daerah asal mahasiswa masing – masing. Kegiatan KKN Back To
Village 2020 dilaksanakan di Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten
Lumajang selama 45 hari. Metode pelaksanaan yang digunakan untuk mencapai tujuan yang
diharapkan program KKN Back to Village 2020 sesuai tematik yang dipilih yaitu Program
Pemberdayaan Wirausaha terdampak Covid-19. Kelompok sasaran program KKN adalah
usaha donat rumahan milik Ibu Murtini yang memproduksi donat gula. Kegiatan pelatihan
diawali dengan penyampaian materi, dilanjutkan dengan praktek langsung, dan
pendampingan selama program KKN Back To Village berlangsung. Kegiatan pelatihan
meliputi inovasi produk donat, branding dan promosi, pemanfaatan IT dalam pemasaran
produk, dan partnership serta kerjasama mitra. Hasil kegiatan pengabdian masyarakat melalui
Program KKN Back To Village telah dapat meningkatkan pengetahuan dan keterampilan
usaha donat rumahan selaku sasaran KKN di Kelurahan Tompokersan dalam mengolah dan
mengembangan inovasi produk dan pemasarannya. Usaha donat rumahan ini bisa tetap
bertahan di tengah pandemi Covid-19 dengan terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi.

Kata Kunci : Kuliah Kerja Nyata, KKN Back To Village, Wirausaha, Donat Rumahan, COVID-19

PENDAHULUAN

Kelurahan Tompokersan adalah salah satu kelurahan di wilayah Kecamatan
Lumajang Kabupaten Lumajang yang terletak di pusat kota dengan luas administratif
2,75 km2. Keberadaan Kelurahan Tompokersan yang berada di pusat kota Lumajang,
menjadi faktor utama kepadatan penduduk. Jumlah penduduk di Kelurahan
Tompokersan yang berjumlah 15.195 jiwa merupakan yang terbanyak di bandingkan
desa/kelurahan lain yang berada di Kecamatan Lumajang. Mata pencaharian
masyarakat di Kelurahan Tompokersan sangat bervariasi yaitu mulai dari pegawai
negeri, wiraswasta, hingga buruh. Jika dilihat dari kondisi geografis dan jumlah
penduduknya, sektor pertokoan atau usaha menjadi yang paling berpotensi untuk
terus berkembang. Hal ini menjadikan peluang industri atau usaha rumahan, sangat
memiliki peluang untuk mengembangkan usahanya. Kepadatan penduduk di
kelurahan Tompokersan yang cukup didominasi oleh usia produktif, menciptakan
permintaan pasar yang cukup besar.

Covid-19 merupakan salah satu jenis penyakit menular yang disebabkan oleh
sindrom pernapasan akut coronavirus 2 dan pertama kali ditemukan pada Desember
2019 di Wuhan, Ibukota Provinsi Hubei, China [1]. Penyebaran penyakit ini dengan
cepat menyebar secara global yang mengakibatkan pandemic coronavirus 2019-
2020. Wabah penyakit ini menjangkit hampir 200 negara di dunia termasuk Indonesia.
Mewabahnya virus COVID-19, tidak hanya menghantam sektor kesehatan dan
pelayanan publik melainkan juga melumpuhkan berbagai sektor kehidupan
manusia lainnya, termasuk sektor usaha mikro, kecil, dan menengah
(UMKM).UMKM dinilai sebagai sektor yang paling rentan terhadap dampak
krisis ekonomi yang diakibatkan pandemi Covid-19 karena jenis usaha ini
sangat bergantung pada perputaran uang hasil penjualan barang dagangan.

Berbagai upaya dilakukan guna memutus penyebaran virus Covid-19 ini yang
biasa disebut dengan istilah lockdown dan social distancing [2]. Terhitung mulai bulan
Maret 2020 akibat dari kondisi pandemic Covid-19, pemerintah Kabupaten Lumajang
memberlakukan Kawasan tertib Physical Distancing sebagai bentuk upaya
pencegahan penularan Covid-19. Selain itu, di bidang pendidikan juga menerapkan
hal yang sama, kegiatan pembelajaran tatap muka, praktikum hingga Kuliah Kerja
Nyata (KKN) dilakukan secara daring.

Universitas Jember memberlakukan konsep baru dalam pelaksanaan KKN
tahun ini dengan mengusung tema KKN Back To Village. Pelaksaan KKN dilakukan
masing – masing mahasiswa secara mandiri di daerah asalnya masing-masing
dengan tetap menerapkan protokol kesehatan COVID-19. Hal ini dilakukan oleh
Universitas Jember sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam
mengantisipasi penyebaran virus COVID-19 agar tidak menyebar semakin luas,
namun juga memberikan wadah bagi mahasiswa untuk tetap lulus tepat waktu.
Program dan Kegiatan KKN tematik Covid-19 ini difokuskan pada upaya mendukung
penanganan saat wabah virus corona melalui beberapa opsi tematik yang telah
ditentukan, salah satu tematik yang telah ditentukan yaitu Program Pemberdayaan
Wirausaha Masyarakat Terdampak Covid-19 berupa pendampingan kepada
individu/kelompok masyarakat atau UMKM yang terdampak Covid-19 baik melalui
pelatihan wirausaha, maupun pemasaran rencana kerja sama dengan Kementrian
Desa, USAID, KOMPAK, dan Start Up Shopee [4]. Hal ini dilakukan oleh Universitas
Jember tidak hanya sebagai bentuk dukungan terhadap pemerintah dalam
mengantisipasi penyebaran virus COVID-19 agar tidak menyebar semakin luas,
namun juga memberikan wadah bagi mahasiswa untuk tetap bisa menyalurkan ilmu
dan pengetahuannya ke masyarakat serta tetap bisa lulus tepat waktu.

Di Kelurahan Tompokersan terdapat salah satu usaha mikro berbasis rumahan
milik Ibu Murtini yang melakukan produksi dan pembuatan kue donat secara
sederhana. Jenis kue donat yang dibuat hanya jenis donat gula. Proses pembuatan
dan pemasaran kue donat pun masih dilakukan dengan cara konvensional dan skala
yang tergolong kecil yaitu hanya melalui dititipkan ke salah satu warung kopi di sekitar
tempat usaha mikro ini. Pembuatan donat hanya dilakukan untuk memenuhi
kebutuhan warung kopi tersebut. Proses pembuatan dan pemasaran seperti ini sudah
hampir berjalan sekitar 10 tahun. Cita rasa kue donatnya pun sudah berhasil membuat
nyaman lidah pembelinya. Namun, seiring dengan berkembangnya waktu, usaha ini
mengalami kesulitan dalam pertumbuhan perkembangan usahanya, dikarenakan
munculnya jenis kue donat modern dengan berbagai topping dan hiasan menarik yang
sangat digemari masyarakat. Selain itu, tidak adanya pemanfaatan teknologi dalam
pengembangan inovasi produk serta pemasaran yang dilakukan oleh usaha donat
rumahan ini, membuat pelaku usaha ini sulit untuk mengembangkan usahanya.

Pandemi COVID-19 juga turut memberi dampak buruk terhadap usaha ini,
tercatat semenjak bulan Maret 2020 usaha donat rumahan ini terus mengalami

penurunan penghasilan. Hal ini disebabkan oleh warung kopi yang biasanya menjadi
tempat donat ini di titipkan dan dijual, harus tutup untuk sementara waktu hingga
kondisi normal kembali. Penerapan Physical Distancing di Kabupaten Lumajang, juga
menyebabkan masyarakat jarang keluar rumah, dan hanya keluar apabila memang
keadaan mendesak. Bagi seorang pelaku usaha, hal tersebut sangat berpengaruh
pada penghasilan yang diperoleh, karena penjualannya akan menurun. Hal ini
membuat pelaku usaha harus memutar otak supaya bisnisnya tetap bertahan di
tengah pandemi Covid-19 dengan terus berinovasi dan memanfaatkan teknologi.
Teknologi adalah salah satu aspek yang ditekankan dalam pengembangan atau
kemajuan pasar yang digunakan untuk mengatasi permasalahan-permasalahan yang
terdapat dalam pasar. Menurut Lubis, dkk salah satu faktor kunci penghambat yang
menentukan tingkat pemanfaatan teknologi informasi pada pelaku UMKM yaitu
Rendahnya Pemahaman terhadap Manfaat Teknologi Informasi dalam
Pengembangan Usaha [3].

Ibu Murtini selaku pelaku usaha donat rumahan memerlukan pendampingan
dalam hal melakukan suatu inovasi produk, menentukan strategi penjualan yang baik
untuk meningkatkan mutu dan memperluas pangsa pasar dengan memanfaatkan
teknologi informasi. Strategi ini merupakan salah satu upaya untuk meningkatkan nilai
tambah pada suatu produk di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat dan padat.
UMKM sendiri harus memiliki suatu keunggulan dibandingkan pesaing yang lainnya.
Salah satu strategi penjualan yaitu di bidang pemasaran, suatu UMKM akan sulit
berkembang jika tidak mengetahui bagaimana memasarkan produknya. Digital
marketing merupakan salah satu strategi pemasaran secara online yang cukup efektif
dan banyak digunakan pelaku usaha lainnya. Pendampingan penggunaan media
sosial seperti WhatsApp Business, Instagram, Facebook serta platform lainnya dapat
membantu promosi dan branding produk ke konsumen.Peran partnership dan
kerjasama mitra juga dapat membantu mempercepat pengembangan usaha yang
sedang dilakukan. UMKM akan mendapatkan produk yang lebih unggul dan diminati
masyarakat,pangsa pasar yang lebih luas dan mempunyai peluang untuk
mendapatkan pelanggan baru.

Gambar 1. Diskusi dengan objek sasaran KKN terkait observasi dan analisa usaha

Berdasarkan pernyataan yang telah dijabarkan, penulis akan melakukan
kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Program KKN tematik
Pemberdayaan Wirausaha terdampak Covid-19 dengan fokus pada satu sasaran
yaitu Ibu Murtini selaku pelaku usaha donat rumahan yang akan dilaksanakan di
Kelurahan Kelurahan Tompokersan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten Lumajang.
Tujuan pelaksanaan kegiatan KKN ini antara lain, 1.) Memberikan pendampingan
pembuatan inovasi produk untuk meningkatkan mutu produk donat, 2.) Memberikan
pendampingan dan pengenalan desain grafis dan multimedia untuk membuat media
branding dan promosi produk 3.) Memberikan pendampingan dan pengetahuan
mengenai pemanfaatan IT dalam pemasaran produk melalui digital marketing. 4.)
Membantu memaksimalkan partnership dan kerjasama dalam kegiatan penjualan
untuk meningkatkan pendapatan dan memperluas pangsa pasar.

METODE

Kegiatan pengabdian kepada masyarakat melalui Kuliah Kerja Nyata (KKN)
Back to Village ini dilaksanakan di Tompokersan, Kecamatan Lumajang, Kabupaten
Lumajang, yang dimulai pada tanggal 1 Juli 2020 sampai 14 Agustus 2020. Lokasi ini
dipilih dikarenakan sesuai dengan tempat tinggal saya sebagai peserta KKN Back to
Village 2020 Universitas Jember. Metode pelaksanaan yang digunakan untuk
mencapai tujuan yang diharapkan program KKN Back to Village 2020 sesuai tematik
yang dipilih yaitu Program Pemberdayaan Wirausaha terdampak Covid-19.

Adapun Pemberdayaan Wirausaha yang akan dilakukan dengan mengadakan
beberapa program diantaranya, pada Minggu pertama saya melakukan observasi
usaha dan analisa kondisi sasaran yaitu Ibu Murtini dalam berjualan donat gula,
Minggu kedua program yang dilaksanakan yaitu memberikan inovasi produk untuk
menarik pelanggan dan menambah nilai jual dengan cara memberikan inovasi hiasan
topping donat dengan beragam model dan bentuk. Minggu ketiga saya akan
mendampingi sasaran pelatihan desain grafis sekaligus membuat logo dan label
produk untuk promosi serta memberikan pelatihan multimedia dengan membuat video
animasi promosi singkat untuk menarik perhatian pelanggan. Minggu keempat akan
dilakukan pelatihan mengenai pemanfaatan IT dalam pemasaran produk , khususnya
mengenai digital marketing agar produk agar pemasaran produk bisa dipasarkan lebih
luas. Selanjutnya di Minggu kelima, sasaran didampingi dalam perluasan partnership
dan kerjasama mitra dengan pihak lain untuk keperluan pengembangan usaha,
Minggu keenam, saya melakukan evaluasi terhadap penjualan yang sudah berjalan
dan mengevaluasi kegiatan yang sudah dilakukan di minggu-minggu sebelumnya.
Hal-hal yang masih dirasa kurang atau belum disampaikan di minggu sebelumnya
akan dimaksimalkan di minggu ini. Minggu terakhir yaitu pada Minggu ketujuh, saya
akan melaksanakan penarikan KKN bersama sasaran dan membuat artikel desa,
berita desa dan video kegiatan selama KKN untuk kemudian dijadikan syarat untuk
menyelesaikan KKN Back to Village di Kelurahan Tompokersan, Kecamatan
Lumajang, Kabupaten Lumajang

Gambar 2. Dokumentasi saat pendampingan, pelatihan, dan praktik saat pelaksanaan program kerja
KKN bersama sasaran

HASIL

Berdasarkan metode yang telah direncanakan sebelumnya, kegiatan program
kerja KKN Back to Village tahun 2020 di Kelurahan Tompokersan ini telah berhasil
melaksanakan beberapa kegiatan mulai dari kegiatan pemberian materi, pelatihan,
dilanjutkan dengan praktik langsung, dan pendampingan. Kegiatan pemberian materi
yang diberikan berupa materi analisis SWOT dan Business Model Canvas (BMC),
materi inovasi produk, materi desain grafis, materi multimedia pembuatan video
animasi promosi sederhana, materi digital marketing , materi WhatsApp Business,
materi partnership dan kerjasama mitra dan juga materi endorse dan paid promote.
Selesai pemberian materi dan pelaksanaan pelatihan, mitra atau sasaran akan
melakukan praktik secara langsung didampingi oleh saya selaku mentor.

Setelah serangkaian kegiatan program kerja KKN telah selesai, dilakukan
evaluasi peningkatan guna mengukur berapa persen peningkatan yang didapati
sebelum dan sesudah mengikuti berbagai pemberian materi, pelatihan, serta praktik
dalam pengembangan usaha donat milik sasaran KKN melalui wawancara.
Didapatkan hasil bahwa terdapat beberapa dampak yang dirasakan oleh mitra atau
sasaran selama mengikuti kegiatan program kerja KKN ini. Hasil yang di dapat dari
evaluasi Pengembangan Usaha Donat O Lumajang yang merupakan usaha donat
milik sasaran akan disajikan pada Tabel 1.

Tabel 1. Hasil Evaluasi Kegiatan Pengembangan Usaha Siomay Mang Obet

No Aspek Peningkatan Sebelum Sesudah Proker
Proker
1 Pengetahuan 80%
2 Pelanggan baru 30% 45
5
Jangkauan pemasaran 35
3 1
300
(kelurahan/desa) 100 2.500
4 Produksi/minggu (biji) 1.000 750.000
5 Kenaikan Harga (biji) 100.000
6 Pendapatan/minggu (kotor)

Berdasarkan hasil evaluasi pengembangan usaha Donat O Lumajang pada
Tabel 1 menunjukkan bahwa jangkauan pangsa pasar yang didapatkan mengalami
peningkatan yang signifikan. Kenaikan ini terjadi karena pemanfaatan teknologi
informasi dalam mengembangkan usaha dengan adanya pendampingan secara
intensif dari mahasiswa KKN dan pemberian wawasan dari salah satu pelaku usaha
dan brand consultant di salah satu materi yang disampaikan selama KKN
berlangsung. Sebelumnya jangkauan pangsa pasar hanya di sekitar rumah Ibu
Murtini, setelah memanfaatkan teknologi informasi dapat menjangkau pembeli dari
seluruh kecamatan Lumajang serta beberapa kecamaran di sekitarnya.

PEMBAHASAN

Pelaksanaan Kegiatan Program Kerja KKN Back to Village 2020 dilakukan
secara mandiri oleh saya Ervian Akbarsyah Mahendra, Fakultas Ilmu Komputer selaku
Peserta KKN tahun 2020. Beberapa program yang telah dilaksanakan antara lain
adalah Pendampingan Inovasi Produk, Pendampingan Branding dan Promosi Produk,
Pendampingan Pemanfaatan IT dalam pemasaran produk, dan Pendampingan
Partnership dan Kerjasama Mitra.Program tersebut diterapkan dengan tujuan
mengembangkan wirausaha rumahan agar dapat berinovasi dan memanfaatkan
teknologi informasi.

Pendampingan Inovasi Produk Donat bertujuan untuk memberikan inovasi
baru mengenai varian rasa maupun olahan untuk donat, serta dapat menarik minat
pelanggan untuk membeli donat yang dipasarkan. Bentuk kegiatan yang dilakukan
yaitu berupa ide dan pelatihan terkait inovasi yang diberikan oleh peserta KKN. Inovasi
tersebut yaitu varian topping donat dengan menggunakan coklat batangan ataupun
glaze dengan berbagai rasa seperti keju, greentea, banana, tiramisu, cappuccino,
strawberry, alpukat, kacag, melon, blueberry dan nanas. Pelaksanaan kegiatan ini
diawali dengan memilih beberapa resep dan cara pembuatan inovasi produk yang
telah disediakan sebelumnya, lalu membeli beberapa keperluan untuk membuat
inovasi produk tersebut, setelah itu dilanjutkan dengan praktik pembuatan inovasi
produk donat. Percobaan pembuatan inovasi produk dilakukan sebanyak dua kali dan
diakhir praktik pembuatan inovasi produk akan dilakukan evaluasi dengan tujuan
perbaikan hasil inovasi produk tersebut. Selain itu, juga dilakukan pendampingan dan
perhitungan analisa BEP atau Break Even Point usaha yang dijalankan. Hasil dari

kegiatan program kerja ini yaitu sasaran dapat menerapkan inovasi produk donat yang
inovatif untuk menarik minat pembeli dan dengan analisa BEP tersebut dapat
membantu pelaku usaha untuk memperkirakan waktu balik modal usahanya apabila
menerapkan inovasi produk tersebut.

Pendampingan Branding dan Promosi Produk merupakan kegiatan
mengedukasi sasaran yang bertujuan untuk mengembangkan usaha agar lebih
dikenal oleh masyarakat dan produk bisa dipasarkan lebih luas lagi. Bentuk kegiatan
program kerja ini berupa penentuan nama merk, pelatihan desain grafis dan
multimedia untuk kebutuhan branding dan promosi. Nama merk produk usaha
disepakati oleh sasaran KKN bernama Donat O Lumajang. Sosialisasi dan pelatihan
desain grafis dilakukan dengan menggunakan aplikasi Inkscape untuk pembuatan
logo, stiker label dan desain packaging produk usaha donat yang berguna sebagai
media branding dan promosi sebuah produk. Sosialisasi dan pelatihan multimedia
dilakukan dengan memanfaatkan media Ms. Powerpoint untuk membuat video
animasi yang nantinya akan menghasilkan video animasi promosi produk yang
interaktif dan menarik minat konsumen. Diakhir pendampingan dilakukan evaluasi
hasil dari pembuatan logo, stiker, dan desain packaging yang telah dibuat sekaligus
dilakukan survei harga cetak kotak kemasan packaging produk dan proses
pencetakan stiker produk. Berdasarkan hasil survey harga, harga cetak kotak
kemasan terlampau mahal, maka pencetakan kotak kemasan akan digunakan
sebagai rencana jangka panjang dan sementara ini proses pengemasan produk
dilakukan dengan mika serta diberi label stiker. Hasil dari kegiatan ini, sasaran dapat
memahami dan mempelajari desain grafis serta multimedia sekaligus membuat media
branding dan promosi produk dengan mudah. Sebelumnya, sasaran belum memiliki
logo, stiker label dan desain packaging dan sekarang hasil dari media branding dan
promosi yang dibuat bisa dimanfaatkan untuk pengembangan usaha yang dijalankan.

Pendampingan Pemanfaatan IT dalam pemasaran produk merupakan kegiatan
edukasi serta pelatihan mengenai startegi pemasaran dengan memanfaatkan
teknologi informasi. Pelatihan ini bertujuan untuk memberikan wawasan tentang
digital marketing untuk pengembangan usaha donat rumahan. Bentuk kegiatan
program kerja ini berupa pemberian materi dan pelatihan pemasaran melalui digital
marketing melalui social media seperti Instagram dan Facebook. Pelaksanaan diawali
dengan penyampaian materi yang disampaikan langsung oleh Mas Ahaerul Anam

selaku salah satu Brand Consultant sekaligus pelaku usaha di Kabupaten Jember
melalui Webinar via Google Meet tentang Pelatihan Branding dan Marketing Produk
UMKM melalui Digital Marketing Setelah penyampaian materi, dilanjutkan pembuatan
akun email, instagram dan facebook..

Akun Instagram dan Facebook dengan username “donatolumajang”
dipercantik dengan bio yang berisi informasi produk serta caption yang menarik.
Tampilan akun Instagram juga dipercantik dengan feed yang rapi, serta gambar
produk dari Donat O Lumajang. Terhitung per tanggal 20 Agustus 2020, jumlah
pengikut di akun Instagram resmi usaha donat rumahan sebanyak 197 pengikut.
Selain itu juga dilakukan pendampingan dan pelatihan penggunaan WhatsApp
Business untuk keperluan promosi dan pemasaran usaha donat. Hasil dari kegiatan
ini, sasaran dapat memahami dan mempelajari cara memasarkan produk
menggunakan digital marketing. Selain itu, dengan telah diberikannya pendampingan
mendesain feed Instagram ataupun media lainnya untuk konten sosial media milik
Donat O Lumajang, pemilik usaha dapat mengupdate isi konten dari masing – masing
sosial media yang dimiliki.

Pendampingan Partnership dan Kerjasama Mitra bertujuan untuk memberikan
pengetahuan tambahan bagi sasaran mengenai cara menjalin kerjasama bisnis dan
promosi dengan pihak lain serta keuntungan yang didapat dari hasil kerjasama
tersebut. Bentuk kegiatan yang dilakukan yaitu pendampingan pendaftaran
GrabFood, kerjasama promosi dengan ojek online lokal, pendataan UMKM ke Dinas
Koperasi dan Usaha Mikro Kabupaten Lumajang dan pendampingan mengenai
Endorse dan Paid Promote. Dilakukan pemilihan beberapa partner endorsement dan
paid promote untuk mempromosikan produk usaha donat yang dihasilkan. Hasil dari
kegiatan ini, sasaran dapat memahami dan mempelajari bentuk – bentuk kerjasama
dalam bisnis dan usaha beserta cara pengajuan kerjasamanya. Selain itu, dengan
telah diberikannya pendampingan endorsement dan paid promote, pemilik usaha
dapat secara berkala dan sesuai kebutuhan melakukan endorsement dan paid
promote produk untuk pemasaran produk.

Selain beberapa kegiatan yang telah dijelaskan, ada beberapa pendampingan
yang dilakukan setelah dilakukannya proses evaluasi kegiatan yaitu pendampingan
cara penulisan caption dan penentuan hastag Instagram, pembuatan banner usaha,

pemanfaatan linktree dan google bisnisku, serta mendaftarkan tempat usaha ke
Google Maps. Selain itu, juga dilakukan edukasi kepada sasaran terkait alur perijinan
usaha kepada pemerintah yang meliputi cara pendaftaran merk, pengajuan izin usaha
mikro kecil, dan Surat Pernyataan Kesanggupan Pengelolaan dan Pemantauan
Lingkungan Hidup (SPPL). Dilakukan juga pendampingan foto produk dan
mempromosikan produk dan usaha melalui kegiatan ibu – ibu Pemberdayaan
Kesejahteraan Keluarga (PKK) RW 03 Kelurahan Tompokersan.

Gambar 3. Beberapa hasil program KKN Back To Village Universitas Jember dengan tematik
Pemberdayaan Wirausaha Terdampak COVID-19 bersama sasaran.

SIMPULAN

Pelaksanaan kegiatan Pemberdayaan Usaha Donat Rumahan di Kelurahan
Tompokersan dengan tematik Program Pembeerdayaan Kewirausahaan Terdampak
Covid-19 menghasilkan beberapa hasil akhir dari kegiatan KKN, antara lain :

1. Sasaran telah diberikan wawasan mengenai inovasi produk donat untuk
menarik minat pelanggan dengan beberapa pilihan hiasan topping donat.

2. Telah ditentukan bahwa usaha donat rumahan diberi nama Donat O
Lumajang

3. Telah diberikan wawasan mengenai desain grafis dan multimedia untuk
membuat media branding dan promosi seperti logo, label, desain packaging
dan video promosi

4. Telah mengimplementasikan pemasaran secara online melalui digital
marketing menggunakan beberapa sosial media seperti Instagram,
Facebook dan WhatsApp Business

5. Telah diberikan wawasan mengenai partnership dan kerjasama
usaha/bisnis dengan berbagai pihak untuk pengembangan usaha baik dari
sisi penjualan ataupun promosi produk

6. Telah melakukan publikasi dan promosi usaha dan kegiatan program KKN
melalui media online maupun offline

7. Terdapat peningkatan penjualan produk Donat O Lumajang dengan
memanfaatkan pemasaran secara online melalui digital marketing sebagai
sarana untuk memasarkan produk serta mencapai pangsa pasar yang lebih
luas.

Berdasarkan beberapa hasil yang didapatkan, dampak utama yang dirasakan
oleh mitra atau sasaran KKN saya yaitu Dampak Ekonomi berupa peningkatan
penjualan dari sebelum diadakan serangkaian program kerja dan setelah
diadakannya program kerja. Peningkatan penjualan ini terjadi dikarenakan perluasan
pangsa pasar yang bisa didapatkan melalui inovasi produk dan pemasaran
menggunakan cara digital marketing. Perluasan pangsa pasar ini diharapkan dapat
dipertahankan dengan baik melalui bantuan pelatihan dan pendampingan untuk
mengembangkan usaha yang telah diberikan selama KKN Back to Village ini
berlangsung.

UCAPAN TERIMA KASIH

Selama program ini berjalan, kami mendapatkan banyak bimbingan dari berbagai
pihak. Oleh karena itu, terima kasih pun tak luput kami ucapkan kepada : 1)
Universitas Jember melalui LP2M yang telah memberikan kesempatan untuk
melaksanakan KKN Back To Village 2020, 2) Bapak Anang Andrianto S.T., M.T selaku
Dosen Pembimbing Lapangan yang telah memberikan bimbingannya selama program
KKN berlangsung, 3) Kelurahan Tompokersan yang telah memberikan kesempatan
untuk melaksanakan KKN Back To Village 2020, 4) Ibu Murtini selaku sasaran
program KKN Back To Village yang telah bersedia meluangkan waktunya. 5) Keluarga
tercinta, yang selalu memberikan doa dan dukungan, 6) Seluruh pihak terkait yang
tidak dapat disebutkan satu per satu yang telah membantu dalam pelaksanaan
program KKN Back To Village ini.

DAFTAR PUSTAKA

[1] Amri, A. (2020). Dampak COVID-19 Terhadap UMKM di Indonesia. JURNAL
BRAND, Vol. 2 No. 1: 123-130.

[2] Contributors, W. (2020, Agustus 10). Coronavirus disease 2019. Retrieved
from Wikipedia: https://en.wikipedia.org/wiki/Coronavirus_disease_2019

[3] Lubis, T. A., & Junaidi. (2016). Pemanfaatan Teknologi Informasi pada Usaha
Mikro Kecil Menengah di Kota Jambi. Jurnal Perspektif Pembiayaan dan
Pembangunan Daerah , Vol. 3 No. 3: 163-174.

[4] Maharani, E. (2020, April 12). Universitas Jember Gagas KKN Tematik Covid-
19. Retrieved from Republika:
https://republika.co.id/berita/q96dga335/universitas-jember-gagas-kkn-
tematik-covid19

LINK VIDEO :

Minggu ke-1 : bit.ly/VideoMingguke1KKNBackToVillageErvian
Minggu ke-2 : bit.ly/VideoMingguke2KKNBackToVillageErvian
Minggu ke-3 : bit.ly/VideoMingguke3KKNBackToVillageErvian
Minggu ke-4 : bit.ly/VideoMingguke4KKNBackToVillageErvian
Minggu ke-5 : bit.ly/VideoMingguke5KKNBackToVillageErvian
Video Akhir : bit.ly/VideoAkhirKKNBackToVillageErvian

KKN UNEJ DIGITAL MARKETING SOLUSI
EKONOMI DI TENGAH PANDEMI

Hasni Ashfin Nurmahrami
Universitas Jember

ABSTRACT

The aim of this study is to improve knowledge and skill about digital marketing,
especially social media,for Small and Medium-sized Enterprises (SMEs) business
maker to enhance their sales and profit. Attended by 13 women SMEs participants, the
method used in this activity is; first, explanation using power point slides and LCD
projector; second, experience sharing and discussion; and last, direct practice of
creating social media (Facebook and Instagram) account and how to make it
attractive for buyers (the pictures, the wording, the story, etc). Held on May 7, 2017,
the community service is funded by DIPA BLU Faculty of Economics, Universitas
Negeri Jakarta. The result shows that only few who actively use social media as their
promotion tools and they have not separated their online shop account with their
personal account, several others use it occasionally, and the rest participants have
never used social media marketing for being lack of technological skill. All
participants show great interest to use social media marketing continuously.

Key Words: digital marketing, UMKM, social media

PENDAHULUAN

Desa Jajag merupakan salah satu desa yang letak wilayahnya berada di Kabupaten
Banyuwangi bagian selatan, secara administratif Desa Jajag termasuk dalam lingkup
Kecamatan Gambiran. Desa Jajag merupakan salah satu pusat perekonomian besar, baik
untuk masyarakat Desa Jajag sendiri ataupun desa-desa disekitarnya. Perputaran
perokonomian Desa Jajag jugaditunjang dengan adanya pusat-pusat pertokoan yang
menyediakan beraneka macam kebutuhan sehari-hari, juga terdapat banyak arena hiburan
atau rekreasi yang tersedia. Desa Jajag tidak dapat dikatan sebagai desa agraris meskipun
terdapat arena persawahan milik masyarakat desa, masyarakat Desa Jajag memilki profesi
yang heterogen, terdapat berbagai macam profesi digeluti oleh masyarakat untuk
memenuhi kebutuhan dan keinginan hidupnya.

Wabah Covid-19 yang saat ini tengah melanda wilayah dihampir seluruh dunia
dan berhasil memporak-porandakan berbagai sektor kehidupan masyarakat dunia juga
dirasakan oleh masyarakat Desa Jajag, Wabah Covid-19 membuat perputaran roda
ekonomi terhambat, dengan terhambatnya perputaran ekonom inimembuat banyak
masyarakat kehilangan mata pencahariannya. Kebijakan-kebijakan yang dikeluarkan oleh
pemerintah guna memutus rantai persebaran wabah juga berdampak signifikan terhadap
perekonomian. Pemilik modal ataupun yang bekerja sebagai karyawan juga terdampak.
Terdapat beberapa masyarakat yang masih memiliki pekerjaan tetapi income yang didapat
berkurang dari sebelum wabah, terdapat pula masyarakat yang benar-benar kehilangan
pekerjaan.

Berkurang atau hilangnya pendapatan dan tuntutan pemenuhan kebutuhan hidup
yang tidak dapat ditunda mengharuskan masyarakat memiliki jalan keluar agar kehidupan
terus dapat berlanjut dan keadaan ekonomi dapat diperbaiki. KKN tematik yang pada
tahun ini di gelar oleh Universitas Jember menjadi salah satu harapan bagi masyarakat
untuk dapat membantu ditengah wabah Covid-19. Diterjukannya para mahasiswa-
mahasiswa dalam KKN Back To Village juga menjadikan mahasiswa lebih mengenali
desa dan lebih memasyarakat terhadap tanah kelahirannya. Tema Kewirausahaan yang
menjadi salah satu pilihan dari 4 tema yang disediakan oleh Universitas Jember
memberikan kesempatan bagi para mahasiswa yang memilih tema tersebut untuk
melakukan pendampingan terhadap masyarakat yang terdampak wabah Covid-19 dalam
sektor ekonomi. Gagasan serta inovasi yang dimiliki oleh mahasiswa dapat menjadi jalan
keluar problem ekonomi yang dialami oleh masyarakat.

Kemajuan teknologi telah membawa manusia dalam peradaban yang
serba modern, semua sektor kehidupan dimasuki oleh kemajuan teknologi tdak
terkecuali dalam dunia bisnis. Dalam dunia bisnis dikenal istilah digital
marketing, digtal marketing adalah pemanfaatan internet dalam usaha/bisnis.
Aktivitas sosial yang terjadi dalam dunia internet dimanfaatkan sebagai peluang
oleh para pengusaha untuk menjalankan bisnis/usahanya. Untuk bisnis/usaha
mikro pemanfaatan digital marketing merupakan solusi yang tepat guna mulai
merintis atau membangun usaha.

Dalam menjalan dunia usaha pemasaran menggunakan metode 4P yaitu product,
price, place dan promotion, yang akan membantu kelancaran dalam melakukan
monitorin pemasaran. Konsep pemasaran yang akan digunakan untuk memasarkan
produk kue ini adalah dengan bauran pemasaran (marketing mix). Pemasan merupakan
suatau kunci dalam dunia wirausaha atau interprener yaitu 4P product, price, promotion
dan place (distribution) (McCarthy, 1968). Dalam hal pemasaran yang mampu
menentukan arus pemasaran yang baik yaitu menggunakan targer masyarakat atau
pasar yang jelas.

1. Product (Produk) Produk merupakan suatu titik tumpu dalam sektor
pemasaran. Dalam produk pembuatan kue mempunyai nilai yang sangat penting
bagi wirausaha untuk memenuhi kebutuhan dan keinginan

konsumen. Menurut Sumarni dan Soeprihanto (2010), produk adalah setiap apa
saja yang bisa ditawarkan di pasar untuk mendapatkan perhatian, permintaan,
pemakaian atau konsumsi yang dapat memenuhi keinginan atau kebutuhan.
Dalam aktifitas pemasaran produk yang dibuat harus mampu bersaing dalam
pasaran untuk memenuhi kebutuhan konsumen maupun toko. Faktor-fakor yang
mampu membuat produk bersaing di pasaran:

a. Pelayanan

Dalam hal ini pelayanan yang dilakukan oleh Gerai Madani adalah melewati
media digital, promo produk hingga masukan konsumen telah disediakan
secara digital.
b. Kualitas

Kualitas dalam hal ini adalah kualitas pelayanan dan kualitas produk, kualitas
pelayanan adalah bagaimana cara memperlakukan pelanggan dengan baik
sedangkan kualitas produk adalah bagaimana bahan-bahan produksi dan hasl
produksi dalam kondisi yang baik dan segar, serta memiliki cita rasa yang
sesua dengan pelanggan secara universal.
c. Jangkauan produk

Jangkauan produk dalam hal ini adalah pasar yang dituju. Karena
menggunakan digtal marketing maka jangkauan promo produk akan sangat
luas.

e. Keunggulan

Keunggulan dari Gerai Madani adalah pengalaman owner yang merupakan
seseorang yang sudah mahir dalam hal kuliner dan ditambah dengan
penggunaan bahan produki yang berkualitas serta keberanian owner untuk
menerima kritik serta masukan dari konsumen menjadikan Gerai Madani terus
berevaluas terkait dengan produk.
2. Price (Harga), harga adalah jumlah uang (ditambah beberapa produk kalau
mungkin) untuk yang dibutuhkan untuk mendapatkan sejumlah kombinasi dari
barang beserta pelayanannya. Setelah produk sudah di produksi dan siap untuk di
pasarkan maka wirausahawan harus mampu menentukan harga dari bahan seperti
harga donat yang dari harga 2,000- 2,500 dalam farian berbagai rasa dan toping,
kue Sos 2,500, Lapes 2,000 dan lain-lain. Produk yang di buat dikarnakan harga
mempu membuat keberhasilan dalam sektor pemasaran harga yang ditentukan
harus terpaku pada kualitas bahan maupun cita rasa agar harga dan bahan yang di
produksi bisa pas dalan persaingan di sektor pasar. Harga
3. Promotion (Promosi) Menurut Tjiptono (2008) pada hakikatnya promosi
adalah suatu bentuk komunikasi pemasaran. Dalam pemasaran produk kita harus
mampu membuat trobosan promosi agar masyarakat setempat bisa tertarin unutuk
memesan produk yang di buat. Dalam hal ini harus ada suatu produk yang bisa
menarik perhatian dengan menggunak yang

baik dan bagus, sehingga mampu memuaskan konsumen dengan menggunakan
teknik promosi yang bagus, hal-hal yang mampu meningkatkan promosi yaitu:
a) Personal selling, yaitu penyajian yang harus dalam bentuk rapi dan bagus.
Produk yang Gerai Madani menggunakan sajian yang rapi dengan kemasan yang
baru dan berlebel
b) Promosi penjualan atau sales promotion, yaitu menawarkan barang baru dari
hasil produk yang sudah dibuat kepada pembeli dengan harapan pembeli atau
konsumen tertarik dengan barang yang kita tawarkan dengan iming-imingan
bonus atau ada pemotongan harga setiap. Dalam hal ini Gerai Madani sudah
banyak melakukan promosi di kalngan masyarakat dengan media toko online
4. Publikasi, bertujuan untuk memberi informasi untuk masyarakat agar
mendapat pandangan psitih terhadap produk yang sudah di buat dan memberikan
kesan yang bagus. Gerai Madani sudah melakukan promosi di sektor masyarakat
dan toko berupa lebel kemasan yang barus.
5. Place (Tempat) dalam bauran pemasaran biasa disebut dengan saluran
distribusi, saluran dimana produk tersebut sampai kepada konsumen. Menurut
Sumarni dan Soeprihanto (2010), saluran distribusi adalah saluran yang digunakan
oleh produsen untuk menyalurkan produk tersebut dari produsen sampai ke
konsumen atau industri pemakai. Sebelum produk di buat dan di pasarkan, pihak
pembuat kue sudah ada

perencanaan untuk pemasaran baik itu melalui masyarakat atau toko-toko yang
sudah bekerja sama untuk pemasaran dalam sekala beasar. Dalam hal ini sangat
penting sekali perantara dan pemilihan saluran distribusinya. Perantara ini sangat
penting karena dalam segala hal mereka selalu berhubungan dengan konsumen.
METODE

Penelitian ini menggunakan metode kualitatif, melakukan observasi
lapangan langsung ke lokasi penelitian yaitu toko-toko atau masyarakat. Untuk
memperoleh data primer, penulis secara langsung wirausahawanmendatangi
langsung rumah rumah masyarakat untuk mendapatkan testimoni, sedangkan
untuk memperoleh data sekunder, penulis melakukan studi literatur. Teknik
pengumpulan data dilakukan dengan observasi lapangan dan wawancara dengam
masyarakat, pemilik toko dan lain-lain. Analisis untuk data kualitatif ini
menggunakan pendekatan analisis deskriptif. Selain itu, dilakukan pula pemaparan
materi strategi pemasaran.
HASIL DAN PEMBAHASAN

Gerai Madani adalah usaha rumahan hasil dari snergi antara mahasiswa
KKN UNEJ 2020 dengan masyarakat yang secaraekonomi terdampak adanya
wabah Covid-19 Dalam hal imi strategi pemasaran yang akan digunakan dalam
memasarkan kue dengan menggunakan konsep Segmenting, Targeting dan
Positioning (STP) yang kemudian akan dilanjutkan dengan 4P yaitu Product,
Price, Place dan Promotion.
1. Segmentation, Segmentation atau segmentasi yaitu upaya

menggolangkan atau menyamakan konsumen. Agar mampu membuka lua
pemasaran ke kelas menengah ke atas agar menambahkan posisi tingkat dalam
pemasaran
2. Targeting, Targeting yaitu memilih dan menetapkan toko ayang sudah di pilih
dan ditetapkan sebagai tempat pemasaran produksi kue. Untuk targer konsumen
masyarakat makan akan melakukan penyebaran pamflet atau popter merek usaha
kue
3. Positioning yaitu memberikan penjelasan kepada konsumen tentang produk
yang telah di produksi baik dari struktur bahan maupun rasa agar menciptakan
kesan dan citra yang bagus.
Setelah mengidentifikasi customer value melalui konsep Segmenting, Targeting
dan Positioning, selanjutnya akan dilanjutkan dengan konsep marketing mix atau
bauran pemasaran 4P yaitu Product, Price, Place, dan Promotion.
1. Produk (product) Produk adalah berbagai jenis kue basah dan berbagai macam

masakan yang di minta oleh konsumen

a. Menjaga kepercayaan konsumen dengan tetap menggunakan bahan baku yang
berkualitas dan baik sehingga menghasilkan produk yang berkualitas pula.
mampu bersai dengan produk lain di pasaran masyarakat maupun toko-toko.
b. Produk memiliiki ciri khas dari egkemasan, hal ini juga menjadi promo secara
tidak langsung kepada para pelanggan.
2. Harga (price) Harga merupakan angka yang di cantumkan dan harus di bayar
dengan untuk mndapatkan produk atau kue yang di inginkan. Untuk menentukan
harga pasar masyarakat atau toko, yang harus kita lakukan adalah melihat harga-
harga pasaran umumnya agar harga yang di patok oleh Gerai Madani tetap mampu
bersain di pasaran. Dan yang harus kita liat terlebih dahulu sebelum menetukan
harga di pasaran kita harus melihat bahan yang digunakan sebagai produksi baik
itu kualitas standart maupun kualitas tinggi
3. Tempat (place) Tempat dalam bauran pemasaran merupakan saluran distribusi.

4. Promosi (promotion) Pada hakikatnya promosi merupakan suatu bentuk
komunikasi pemasaran (Tjiptono, 2008). Ada bebrapa trik promosi yang bisa
dilakukan

a) Advertising atau iklan, yaitu memasang ikla atau berita atau ilas di media
sosial baik itu FB, IG WA, SHOPEE tantang produk kue yang di pasarkan atau di
prosuksi dan lain-lain. Tentunya hal ini mampu meningkatkan pemasaran Produk
Gerai Madani
b) Promosi penjualan atau sales promotion, itu sendiri hanya agar menarik
perhatian pelanggan atau konsumen agar tetap membeli produk .
KESIMPULAN

Dalam hal ini Gerai Madani melakukan pemasarannya dengan strategi
digital marketing, dengan strategi ini Gerai Madani mendapat peluang untuk
dikenal masyarakat secara lebih luas, Digital Marketing adalah salah satu solusi
Ekonomi yang tepat diterapkan pada usaha mikro. Kemudahan, kemurahan serta
jangkauan yang luas menjadi pertimbangan untuk dapat merintis sebuah usaha.

Gambar

Gambar ini merupakan salah satu hasil produksi Gerai Madani

Gambar 1. Lambang Brand
Gambar 2. Kemasan dan produk



DAFTAR PUSTAKA
Alma, B. (2005). Manajemen Pemasaran dan Pemasaran Jasa.

Bandung: Alfabeta.
Kotler, P., & Amstrong, Gary. (1997). Dasar-Dasar Pemasaran. Jilid 1. Alih

bahasa: Alexander Sindoro. Jakarta: Prenhallindo.
McCarthy, J. E. (1968). Basic Marketing. A Managerial Approach.

Homewood, IL: Irwin
Majid, M. (2019). Marketing Mix: Pengertian, Tujuan, dan Konsep Bauran

Pemasaran.
Retrieved from https://www.maxmanroe.com/usaha-makanan.html
Sumarni, M., & Soeprihanto, J. (2010). Pengantar Bisnis (Dasar-Dasar

Ekonomi Perusahaan). Edisi ke 5. Yogyakarta: Liberty
Yogyakarta.
Tjiptono, F. (2008). Strategi Pemasaran. Edisi ke 3. Yogyakarta: Andi

KKN 19 BTV II UNEJ: REKONDISI DAN PENGEMBANGAN TOKO
KAOS POLOS LOKATARA STORE PADA MASA PANDEMI
COVID-19

Siti Maimunah1) dan Anang Andrianto2)

1) Mahasiswa Kelompok KKN 19 Back To Village II
2) Dosen Pembimbing Lapangan Kelompok KKN 19
Email: [email protected] dan [email protected]

ABSTRAK

Pada masa pandemi Covid-19 saat ini upaya dan strategi dalam melakukan promosi, baik
online maupun offline, merupakan salah satu cara untuk meningkatkan penjualan produk
yang tepat. Strategi ini dikembangkan kepada salah satu masyarakat Tegal Besar, yakni
pemilik toko kaos polos Lokatara Store yang beralamat di Jalan Moh. Yamin, Kecamatan
Kaliwates, Kabupaten Jember. Melalui kegiatan KKN Back to Village ini, mahasiswa
Universitas Jember berupaya untuk membantu dalam memberikan pengembangan edukasi
kepada pelaku usaha terkait rekondisi toko dan pengembangan usahanya. Terkait rekondisi
toko, mahasiswa KKN melakukan beberapa perubahan pada toko, seperti perubahan letak rak
baju dan penempatan hiasan guna mempercantik toko. Kegiatan yang dilakukan dalam
pemasaran online berupa promosi produk melalui aplikasi sosial media WhatsApp, Facebook,
Shopee, Tokopedia, Bukalapak, dan platform penjualan online lainnya. Kegiatan pemasaran
online ini pastinya terdapat persaingan antar pelaku usaha yang serupa. Hal tersebut juga
harus digunakan oleh pelaku usaha untuk lebih giat melakukan inovasi pada produk yang
mereka pasarkan. KKN ini membantu untuk berinovasi pada produk milik pelaku usaha.
Selain membantu meningkatkan pendapatan, kegiatan KKN ini bertujuan untuk menaikkan
pendapatan pelaku usaha akibat pandemi Covid-19. Namun, dalam kegiatan ini, baik pelaku
usaha maupun mahasiswa KKN tetap mentaati protokol kesehatan yang dianjurkan oleh
pemerintah. Sasaran dari pelaksanaan program merupakan pemilik usaha produksi kaos Polos
Lokatara di lokasi KKN dimulai dari 16 Januari sampai 11 Maret 2021. Dampak dari
diterapkannya program, yaitu adanya peningkatan pendapatan berdasarkan variasi metode
penjualan yang memiliki 2 model, yaitu offline (datang ke toko) dan online (media online
atau marketplace). Melalui kegiatan KKN ini, diharapkan bermanfaat tidak hanya saat

pandemi covid-19, namun juga kedepannya.

Kata Kunci : Rekondisi Toko, Pengembangan Usaha, Inovasi Produk, Covid-19, KKN
Back to Village

ABSTRACT

During Covid-19 pandemic, efforts and strategies in conducting promotions, both
online and offline, are one way to increase sales of the right product. This strategy was
developed for one of the people of Tegal Besar, namely the owner of the plain t-shirt shop,
Lokatara Store, which is located at Moh. Yamin street, Kaliwates district, Jember Regency.
Through this KKN Back To Village activity, Jember University students strive to assist in
providing educational development to business actors related to store reconditioning and
business development. Regarding on shop reconditioning, KKN students made several
changes to the shop, such as changing the location of the clothes rack and placing decorations
at store to beutify the store. Activities carried out in online marketing include product
promotion through the social media application, such as WhatsApp and Facebook, and also
through marketplace platform such as Shopee, tokopedia, bukalapak, and so on. Marketing
activities has a competition between similar business actors. This must also be used by
business actors to be more active in innovating the products they sell. This must also be used
by business actors to be more active in innovating the products they market. This KKN helps
to innovate on products owned by business actors. Apart from helping to increase income,
this KKN activity aims to increase the income of business actors due to the Covid-19
pandemic. However, in this activity, both business actors and KKN students still adhere to
the health protocol recommended by the government. The target of the program
implementation is the owner of the Polos Lokatara t-shirt production business at the KKN
location starting from January 16 to March 11, 2021. The impact of implementing the
program is an increase in income based on a variety of sales methods that have 2 models,
namely offline (coming to the store) and online. (online media or marketplace). Through this
KKN activity, it is hoped that it will be useful not only during the Covid-19 pandemic, but
also in the future.

Keyword : Store Reconditioning, Business Development, Product Innovation , Covid-19,
KKN Back To Village

PENDAHULUAN Penyakit Covid-19 merupakan
jenis penyakit baru yang belum pernah
KKN BTV II atau Kuliah Kerja terdeteksi pada manusia sebelumnya.
Nyata Back to Village II adalah kegiatan Penyebab Covid-19 ini adalah Sars-Cov-2.
pembelajaran oleh mahasiswa yang Virus Corona ini dapat menyebar ke
dilaksanakan dalam bentuk pengabdian berbagai makhluk hidup, mulai dari
langsung kepada masyarakat. Kegiatan ini manusia dan hewan. Bahkan, virus ini
dirancang oleh Perguruan Tinggi Negeri dapat menyebar melalui hewan ke
Universitas Jember, khususnya dibawah manusia. Penyakit ini memiliki tanda dan
naungan LPPM (Lembaga Penelitian dan gejala umum infeksi seperti gangguan
Pengbdian Masyarakat) sebagai tugas dan pernapasan akut, termasuk demam, batuk,
fungsi yang harus dilakukan. Program dan sesak napas. Pada akhir tahun 2019,
KKN ini merupakan agenda rutin setiap dokter di Wuhan China melaporkan
tahunnya dengan menggunakan sistem dan penemuan Pneumonia kepada WHO dan
mekanisme yang berbeda, mengikuti mengidentifikasi jenis baru Virus Corona
kondisi yang sedang terjadi di masyarakat. pada 26 Januari 2020. Kemudian, 2 Maret
Kegiatan KKN saat ini sedang berlangsung 2020, berdasarkan informasi resmi yang
sesuai dengan situasi dan kondisi pandemi diumumkan oleh presiden menyatakan
Covid-19. Oleh karena itu, kampus kemunculan positif Covid-19 pertamanya
Universitas Jember yang dibimbing di Indonesia. Pada 11 Maret 2020, WHO
langsung oleh LPPM telah merubah atau World Health Organization
kegiatan KKN yang semula dilangsungkan mengumumkan bahwa virus Corona telah
dengan skema berkelompok dan menjadi pandemi. Pandemi adalah
ditempatkan di desa pilihan, saat ini penyakit yang dikategorikan berdasarkan
berubah menjadi sistem KKN online atau penyebarannya. Pandemi yang dimaksud
mandiri bertema “KKN Back to Village”. adalah wabah yang telah menyebar ke
Mahasiswa dapat melakukan kegiatan banyak negara dan benua di dunia, dengan
KKN di desanya masing-masing, dengan jumlah penularan yang cukup besar.
menerapkan protokol kesehatan sesuai
dengan anjuran pemerintah. Model ini Penyebaran virus yang cepat
dilaksanakan dengan tujuan agar dapat membuat banyak negara memberikan
mencegah atau memutus rantai penularan kebijakan pembatasan seperti Physical
Covid-19. Distancing (Jaga Jarak) maupun kebijakan
untuk mengatur pola interaksi atau

aktivitas dengan Work From Home (WFH) visa dari perwakilan Indonesia.
yang memungkinkan masyarakat untuk
beraktivitas (pendidikan, perkantoran, dll) Saat mengajukan visa, dengan
di rumah. Pada fase awal terdapat
beberapa poin kebijakan yang diterapkan melampirkan sertifikat
dalam rangka pembatasan di Indonesia,
meliputi: kesehatan yang dikeluarkan

oleh otoritas kesehatan masing-

masing negara

1. Pemerintah terus mengamati Selain dari kelima kebijakan
tersebut, dikeluarkan juga
laporan dari organisasi kebijakan khusus terkait beberapa
negara, yaitu:
kesehatan dunia terkait

penyebaran Covid -19.

2. Banyaknya penyebaran virus 1. Kebijakan terhadap

tersebut, pemerintah Republik Rakyat Tiongkok

menghimbau masyarakat untuk (RRT) masih berlaku sesuai

membatasi aktivitas di luar dengan instruksi Menlu

rumah. Nomor 7 tanggal 2 Februari

3. Himbauan untuk Warga Negara 2020.

Indonesia yang berada di luar 2. Kebijakan terhadap Korea

negeri agar segera kembali Selatan untuk Kota Daegu

untuk mencegah kemungkinan dan Propinsi

kesulitan penerbangan. Gyeongsangbuk-do masih

4. Terkait kedatangan wisatawan sama dengan pernyataan

asing dari seluruh negara, Menlu tanggal 5 Maret

pemerintah Indonesia telah 2020.

memutuskan untuk 3. Imigran / pelancong yang

menangguhkan kebijakan free mengunjungi negara /

visitor visa (BVK), entry visa, wilayah berikut dalam 14

dan free diplomatic / service hari terakhir, tidak

visa selama 1 bulan. diperbolehkan masuk/

5. Oleh karena itu, sesuai maksud transit di Indonesia.

dan tujuan kunjungan, setiap Negara-negara tersebut

WNA yang akan berkunjung ke adalah: Iran, Italia, Takhta

Indonesia wajib mendapatkan Suci, Spanyol, Prancis,

Jerman, Swiss, dan Inggris. 7. Sesuai dengan

4. Seluruh kedatangan / Permenkumham Nomor 7

penumpang wajib mengisi Tahun 2020 maka

dan menyerahkan health perpanjangan izin tinggal

alert card ke kantor pendatang / pelancong

kesehatan pelabuhan asing yang saat ini berada

sebelum tiba di pintu masuk di Indonesia telah habis

bandara Internasional masa berlakunya.

Indonesia. 8. Pemegang izin tinggal atau

5. Jika terdapat riwayat dinas di luar negeri dan izin

perjalanan menunjukkan masuk negara RI akan

bahwa orang yang segera berakhir. Kebijakan

bersangkutan telah dikembalikan sesuai dengan

mengunjungi ke-14 negara Permenkumham Nomor 7

tersebut dalam 14 hari Tahun 2020.

terakhir, orang tersebut

dapat ditolak masuk ke Penerapan kebijakan pembatasan
tersebut bersifat sementara sampai dengan
Indonesia. dikeluarkannya kebbijakan baru sebagai
evaluasi pembatasan yang berlangsung.
6. Bagi WNI yang melakukan

perjalanan ke Negara /

wilayah tersebut di atas, Penerapan kebijakan diatas
berdampak di berbagai sektor, salah
Dinas Kesehatan Pelabuhan satunya ekonomi mikro. Sektor ekonomi
mikro setingkat umkm merasakan dampak
akan melakukan dari adanya pandemi yang
berkepanjangan. Berdasarkan survey
pemeriksaan tambahan pada badan pusat statistik yang dimuat dalam
berita online media Indonesia menyatakan
saat kedatangan jika terdapat penurunan pendapatan yang
signifikan dialami oleh para pelaku usaha
ditemukan gejala awal mikro. Survey yang berlangsung tanggal
10 sampai 26 Juli tersebut menunjukkan
Covid-19 pada pemeriksaan menurunnya pendapatan pelaku usaha

ulang, maka akan diamati di

instansi pemerintah selama

14 hari. Jika gejala awal

tidak ditemukan, personel

terkait sangat disarankan

untuk melakukan karantina

mandiri selama 14 hari.

mikro disebabkan adanya pembatasan wilayah yang padat penduduk. Menurut
akibat dari pandemi Covid-19 ini. Hal wikipedia terdapat kurang lebih 20
tersebut menjadi latar belakang penerapan perumahan yang hingga saat ini terus ada
KKN BTV II 2021 ini untuk saya pembangunan perumahan baru. Meskipun
mengambil program Pemberdayaan padat penduduk, semua aktivitas jual-
Wirausaha Masyarakat Terdampak Covid- belidi wilayah tersebut tidak begitu ramai.
19. Hal tersebut dikarenakan oleh beberapa hal
yaitu mayoritas penduduk di wilayah
Pelakasanaan KKN BTV II sendiri tersebut adalah pekerja kantor, sehingga
masih sama dengan periode sebelumnya, jam sibuk di wilayah tersebut hanya pagi
sebab berada dalam situasi dan kondisi dan sore hari. Hal lain yang menyebabkan
serupa. KKN dilaksanakan dengan aktivitas jual-beli di wilayah tersebut tidak
mekanisme yang menyesuaikan dengan ramai karena para pelaku usaha tidak
keadaan dan situasi dan pandemi Covid- pandai dalam melakukan promosi secara
19. Dengan kondisi tersebut, KKN diubah offline maupun online pada toko atau
menjadi KKN Back To village. KKN yang tempat berjualan sehingga tidak menarik
dilaksanakan oleh mahasiswa UNEJ ini perhatian para calon pengunjung.
berlokasi di Kelurahan Tegal Besar.
Lokasi tersebut merupakan Kelurahan Adanya pandemi covid-19 ini
yang terdapat di Kecamatan Kaliwates, menyebabkan wilayah tersebut semakin
Kabupaten Jember. Kegiatan KKN yang tidak ramai. Banyak usaha yang
dilakukan yaitu dengan target rekondisi mengalami kebangkrutan, hal tersebut
toko dan pengembangan ekonomi pelaku dapat dilihat dari sepanjang jalan di daerah
usaha kaos polos Lokatara. tersebut banyak toko yang dijual maupun
disewakan karena pemilik usaha tidak
METODE mampu melanjutkan biaya sewa tempat
maupun gaji para karyawannya. Oleh
Waktu dan Lokasi sebab itu, KKN ini dilakukan guna
mencari dan menerapkan solusi terbaik
KKN ini berlangsung selama 45 untuk diterapkan kepada masyarakat atau
hari dimulai dari tanggal 26 Januari sampai pelaku usaha mikro agar dapat bertahan
tanggal 11 Maret 2021. Berlokasi di dan tetap mendapat pemasukan meskipun
tengah kota Kabupaten Jember, yaitu di dalam kondisi pandemi.
Kelurahan Tegal Besar, Kecamatan
Kaliwates, wilayah ini termasuk dalam

(gambar 1. road maps ) mempromosikan produk yang
menarik secara offline (di toko)
Pada masa pandemi covid-19 ini maupun online (di media sosial dan
upaya pemasaran yang dilakukan oleh marketplace)
pelaku usaha masih dengan cara offline. 3. Kurangnya efektivitas dalam
Beberapa pelaku usaha ada yang telah melayani pembeli.
melakukuan promosi secara online namun
dalam pelaksanaannya belum maksimal, Penggunaan metode perlu dalam
salah satunya adalah pemilik usaha toko pelaksanaan kegiatan KKN ini sebab
kaos polos Lokatara. dengan digunakannya metode
penerapan, program dapat terwujud
Mahasiswa KKN Unej ini tertarik dengan efisien. Metode merupakan
melakukan KKN di toko kaos polos cara untuk mengaplikasikan suatu
Lokatara karena toko ini belum bisa program agar dapat dilakukan. Dalam
melakukan promosi secara maksimal. KKN ini digunakan beberapa metode
Toko kaos polos Lokatara store ini yang masing-masing telah melalui
mengalami bebrapa kendala antara lain; telaah secara mendalam sebelum
diterapkan pada pelaku usaha dan
1. Kurangnya kemampuan mengatur usahanya. Dalam kegiatan KKN Back
tatanan toko yang menarik. To Village ini metode yang digunakan
adalah sebagai berikuy;
2. Kurangnya kreativitas untuk
a. Perencanaan
Pada tahap ini digunakan observasi
kepada pelaku usaha di keluraha
Tegal Besar untuk mengidentifikasi
mengenai permasalahan apa yang
dihadapi. Pada proses ini
mahasiswa meminta izin kepada
sasaran KKN untuk membantu
menyelesaikan permasalahan dan
memberikan ide terkait
permasalahan tersebut.

b. Pendampingan

Ditahap kedua sudah memulai pada terkait pentingnya melakukan
eksekusi terhadap program kerja rekondisi dan pengembangan toko.
yang diambil. Seperti kegiatan
memberikan edukasi tentang tata HASIL DAN PEMBAHASAN
letak produk, menghias toko agar
terlihat menarik perhatian, Berdasarkan metode yang dirancang, maka
mencetak banner promosi di diperlukan solusi untuk mengatasi
halaman toko, menggunakan permasalahan yang dialami oleh pelaku
speaker atau alat pengeras suara usaha mikro guna menaikkan pendapatan
untuk mempromosikan produk dari usahanya dengan beberapa langkah
yang dapat digunakan sebagai atau program kerja yang tepat agar usaha
promosi secara offline. Untuk toko kaos polos Lokatara ini dapat
promosi secara online dilakukan menaikkan pendapatan secara efektif.
dengan memperkenalkan aplikasi
sosial media berupa Whatsapp, Sasaran yang akan menerima
Facebook dan Instagram, dan pendampingan dan pengembangan
aplikasi marketplace nasional program KKN ini adalah pelaku usaha
seperti Shopee, bukalapak, kaos polos. Pemilik dari usaha ini bernama
tokopedia, dan lazada. Mahasiswa Sella Rimba, salah satu warga dari
KKN juga memperkenalkan kelurahan tempat KKN dilaksanakan.
aplikasi marketplace internasional Berdasarkan kesediaan untuk dilakukan
yaitu e-bay yang mencakup seluruh penerapan program kerja KKN ini, maka
dunia agar produknya dapat telah ditemukan beberapa permasalahan
diekspor ke luar negri (ekspor) dan yang secara umum banyak terjadi di
menambah pendapat visa negara. kalangan pelaku usaha pada masa pandemi
c. Pengembangan usaha Covid-19 yaitu, adanya penurunan jumlah
Pada tahap yang terakhir ini, pengunjung yang berdampak pada
mahasiswa KKN membantu dalam menurunnya pendapatan per bulan sasaran
proses penjualan yang telah selama kurun waktu 1 tahun ini. Observasi
diimplementasikan dari program tersebut dilakukan untuk menentukan
kerja yang sudah diajarkan kepada program yang tepat dan sesuai dengan
sasaran. Terdapat juga beberapa permasalahan yang dialami oleh sasaran
pelatihan guna memberikan sehingga dapat dijalankan dengan efektif
pemahaman terhadap sasaran dan efisien. Maka, berdasarkan
permasalahan yang dialami sasaran terkait

pendapatan maupun pemasaran, dirancang 19, merapikan stok kaos sesuai
suatu program guna meningkatkan warna agar dapat menarik
pendapatan melalui penerapan pemasaran pengunjung serta mencetak foto
secara online atau disebut juga dengan tempat produksi di dalam toko.
digital marketing. Dengan menggunakan Selanjutnya dilakukan pembelian
iklan atau promosi untuk kaos polos secara rak untuk membedakan jenis kaos
online, sasaran dapat memasarkan dengan bahan combed 30s dan 24s
produknya secara online tanpa harus agar pembeli lebih mudah memilih
membebankan biaya pada promosi secara kaos yang diinginkan. Keesokan
langsung. Hal tersebut dapat memangkas harinya, mahasiswa KKN
pengeluaran untuk promosi iklan yang mencetak harga untuk diletakkan di
menggunakan properti cetak berubah rak kaos dan di bagian kasir agar
menggunakan media online. Selain itu, terwujudnya transparansi harga
potensi pasar online yang luas, membuka kepada pengunjung
kesempatan untuk berbagai umkm
bersaing di pasaran. Luasnya pasar dapat (gambar 2. Proses pembuatan
berpengaruh pada potensi permintaan harga)
terhadap produk apabilka beberapa
variabel pemasaran yang baik dan menarik (gambar 3. Hasil pembuatan harga)
dapat dicapai. 2. Minggu kedua KKN, mahasiswa

Program tersebut dilaksanakan KKN melakukan perubahan warna
terhadap kantung kresek
selama masa KKN, dengan agenda

kegiatan yang dilakukan di Kelurahan

Tegal Besar Kabupaten Jember adalah

sebagai berikut:

1. Minggu pertama diawali dengan

mencari permasalahan yang ada di

toko dan ditemukanlah beberapa

permasalahan diantaranya

membersihkan tempat istirahat

pemilik toko, upgrading alat kasir

dan alat kesehatan sesuai protokol

kesehatan di masa pandemi Covid-

pembungkus kaos yang telah dibeli
oleh pengunjung, yang semula
berwarna hitam menjadi bening.

(gambar 4. Perubahan kresek hitam (gambar 5. Merancang hanger tebal
ke bening) yang baru dibeli)
Selanjutnya dilakukan pembuatan
katalog warna kaos yang lebih rapi (gambar 6. Hasil setelah
dan tersistematis sehingga menggunakan hanger tebal )
pengunjung dapat melihat pilihan
warna kaos yang tersedia di toko, 3. Pada minggu ketiga KKN,
serta pembuatan brosur kecil dan
pembuatan katalog di whatsApp dilakukan pencetakan daftar harga
business. Keesokan harinya
dilakukan perapian tatanan rak seluruh ukuran dan jenis kaos yang
kaos yang berantakan yakni dengan
cara pemisahan rak pesanan dan kemudian diletakkan pada bingkai
rak kaos. Kemudian juga dilakukan
penanaman bibit anggur agar dapat foto dan dipajang di kasir, dan
merindangkan halaman depan toko
yang panas. Kemudian dilakukan pembuatan seragam untuk pemilik
pembelian keset untuk diletakkan
di toko, pembelian hanger / usaha agar lebih rapi dan tidak
penggantung baju yang lebih
kokoh dan tebal agar baju yang membingungkan pengunjung.
digantung terlihat lebih menarik
dan berisi.

Kemudian dilakukan juga tiap-tiap produk yang dijual di
pembuatan banner untuk tampilan Shopee dengan desain yang lebih
toko bagian depan, khususnya pada menarik. Kemudian juga dilakukan
pintu seng toko agar lebih menarik pemindahan rak kaos 30s untuk
dilihat dari jalan. ditempatkan sejajar dengan rak
kaos 24s agar pengunjung dapat
(gambar 7. Foto pintu seng setelah mudah memilih kaos. Selanjutnya
ditempel banner) dilakukan pencetakan banner yang
memuat informasi penting berupa
foto tempat produksi, kontak
whatsApp, shopee dan instagram
toko.

(gambar 8. Foto pintu sisi kanan) (gambar 9. Foto bagian dalam toko
Keesokan harinya dilakukan setelah ditempel banner)
penghiasan toko dengan daun 4. Pada minggu keempat KKN,
plastik agar toko terlihat lebih dilakukan pembelian gorden untuk
rindang dan asri, pembelian memisahkan toko dengan ruang
speaker bluetooth untuk media istirahat sekaligus kamar mandi.
promosi secara audio agar Kemudian dilakukan perapian
terdengar oleh para pengendara kabel yang berantakan dan
kendaraan yang lewat di sekitar perubahan plastik OPP (plastik
toko, dan perubahan foto thumbnail kaos) dengan ukuran yang lebih
kecil. Keesokan harinya dilakukan
pembelian papan kecil untuk
mencatat pesanan para pelanggan
toko, serta edukasi cara

menyambut dan melayani pembeli edukasi tentang cara menjawab
dengan teknik marketing dan pertanyaan pengunjung tentang
bahasa yang baik. Kemudian perbedaan kaos dengan bahan
dilakukan pembuatan dan combed 30s dan combed 24s.
penetapan harga grosir dan Kemudian juga dilakukan
mencetak serta memajangnya di pembelian galon dan alat minum
toko. agar mempermudah pemilik toko
Keesokan harinya dilakukan untuk minum.
pembuatan dekorasi toko berbentuk 6. Minggu keenam KKN dilakukan
kaos dari kawat dan daun plastik pembuatan berita desa kedua dan
untuk mempercantik toko. pembuatan artikel serta video
KKN.
(gambar 10. Tampilan meja kasir
dengan harga grosir) KESIMPULAN

(gambar 11. Desaign harga grosir)) Pada pelaksanaan KKN yang
5. Minggu kelima KKN, dilakukan
dilaksanakan di Kelurahan Tegal

Besar tahun ini melaksanakan program

kerja yang merujuk pada tematik
“Program Pemberdayaan Wirausaha
Masyarakat Terdanpak Covid-19”
dengan judul “Rekondisi Dan

Pengembangan Toko Kaos Polos

Lokatara Store Pada Masa Pandemi
Covid-19”. Program kerja yang

dilaksanakan terkait rekondisi toko

dan pengembangan toko dengan cara

promosi penjualan, serta

pengembangan usaha dengan

penggunaan sistem digital marketing

untuk sasaran. Selain hal tersebut,

keberadaan mahasiswa yang

melaksanakan KKN diharapkan dapat

membantu menstabilkan dan sekaligus

menaikkan kondisi ekonomi sasaran. mahasiswa KKN Kelompok 19
mengucapkan terimakasih kepada:
Sasaran yang diberdayakan atas dasar
1. Allah SWT. Atas segala limpahan
kemampuan pelaku usaha dalam karunia serta hidayahnya sehingga
saya dapat menyelesaikan program
menjaga usahanya agar tetap berjalan KKN ini dengan baik.

karena dampak dari adanya pandemi. 2. Bapak Anang Andrianto selaku
Dosen Pembimbin Lapangan yang
Penurunan pendapatan akibat hal telah memberikan bimbingan
selama KKN berlangsung.
tersebut dapat memberikan dampak
3. Kepada Kelurahan Tegal Besar
yang signifikan terhadap dan perangkat desa yang telah
memberikan izin untuk melakukan
perkembangan usaha sasaran sehingga KKN ini.

program ini dicanangkan guna 4. Kepada orangtua saya yang
memberi dukungan dan doa untuk
membanytu sasaran dalam penjualan. saya selama kegiatan KKN
berlangsung.
Selain hal tersebut, mahasiswa sebagai
5. Kepada sasaran saya, yaitu Sella
eksekutor program juga memiliki Rimba yang telah bersedia menjadi
sasaran selama KKN berlangsung.
kegiatan selain menjalankan program
6. Teman-teman KKN yang
yaitu mengerjakan tugas-tugas yang senantiasa memberikan dukungan
untuk berjuang bersama menjalani
diberikan oleh DPL dan LPPM selama kegiatan KKN ini.

masa KKN berlangsung. LINK VIDEO

SARAN Video pertengahan KKN
Youtube:
Penulis berharap program-program https://youtu.be/AckCrBJoLKE
kerja yang dilaksanakan selama KKN Video akhir KKN
berlangsung dapat terus dijalankan Youtube:
kedepannya dengan semakin lebih https://youtu.be/WwKQ2ukclN4
baik serta dipromosikan melalui media
sosial dan platform marketplace
lainnya dalam bentuk diskon sehingga
dapat terus bertahan dan bahkan
mengalami perkembangan pendapatan
yang menguntungkan sasaran.

UCAPAN TERIMAKASIH

Dengan terselesaikannya kegiatan
KKN BTV II 2021 ini, saya selakyu

DAFTAR PUSTAKA

Gugus Tugas Percepatan Penanganan
COVID-19. (2020). Peta Sebaran
COVID-19

Susanti, A., budi I., Muhammad, J.
(2020). Strategi UMKM Pada
Masa Pandemic Covid-
19.Journal Neolectura, 1(2)

Syardiansah. (2017). Peranan Kuliah

Kerja Nyata Sebagai

BagianDari Pengembangan

Kompetensi Mahasiswa. JIMU

UPB, 7(1), 57-59

Khasanah, F.N., Herlawati., Seta, S.,

Rahmadya, T.H., Anita, S.S.G.,

Irwan, R., Maimunah., &

Benraman. (2020).

Pemanfaatan Media Sosial dan

Ecommerce Sebagai Media

Pemasaran Dalam Mendukung

Peluang Usaha Mandiri Pada

Masa Pandemi Covid-19. Jurnal

Teknologi Dalam

Pemberdayaan Masyarakat.

1(1), 2-4


Click to View FlipBook Version