Karangan
Oleh :
Afifah Nur Rohmannisa
Nim 12070322527
5H - Akuntansi
Dosen Pengampu :
Charlina, M. Hum, Dr.
Pengertian Karangan
Karangan merupakan suatu proses menyusun, mencatat,
dan mengkomunikasikan makna dalam tataran ganda,
bersifat interaktif dan diarahkan untuk mencapai tujuan
tertentu dengan menggunakan suatu sistem tanda
konvensional yang dapat dilihat. Karangan terdiri dari
paragraf – paragraf yang mencerminkan kesatyan makna
yang utuh. Menurut Keraf (1994:2) karangan adalah bahasa
tulis yang merupakan rangkaian kata demi kata sehingga
menjadi sebuah kalimat, paragraf, dan akhirnya menjadi
sebuah wacana yang dibaca dan dipahami.
Pengertian menurut para ahli :
• Menurut Widyamartaya mengatakan bahwa mengarang
dapat dipahami sebagai keseluruhan rangkaian kegiatan
seseorang dalam mengungkapkan gagasan dan
menyampaikannya melalui bahasa tulis kepads pembaca
untuk dipahami dengan tepat seperti yang dimaksud oleh
pengarang(1990).
• Menurut Sirait karangan merupakan setiap tulisan yang
di organisasikan yang mengandung isi dan tulis untuk
suatu tujuan tertentu biasanya berupa tugas di
kelas(1985:1).
• Menurut Keraf (1994:2) karangan merupakan bahasa
tulis yang merupakan rangkaian kata demi kata sehingga
menjadi sebuah kalimat, paragraf, dan akhirnya menjadi
sebuah wacana yang dibaca dan dipahami.
Jenis karangan berdasarkan
sifatnya
Fiksi Nonfiksi
● Karangan ini ● Merupakan
Merupakan suatu karangan
suatu karangan yang ditulis
yang ditulis dengan
dengan berdasarkan
berdasarkan sisi fakta atau
imajinatif kejadian yang
pengarang. benar – benar
terjadi.
Jenis Karangan
berdasarkan bentuk dan
tujuan
Karangan dapat dibedakan
menjadi empat jenis, yaitu
narasi, deskripsi, eksposisi,
dan argumentasi. Menurut
Hastuti, dkk(1993 : 107)
karangan dibedakan
menjadi lima jenis yaitu
narasi, deskripsi, eksposisi,
argumentasi, dan persuasi.
Jenis Karangan berdasarkan
Bentuk dan Tujuan
1. Narasi Ciri ciri karangan
(Pengisahan) Narasi
Karangan narasi ini ● Adanya pelaku pada
merupakan jenis
karangan yang peristiwa atau kejadian
menceritakan tersebut.
kejadian atau
● Disajikan dengan
peristiwa, sehingga
pembaca itu seolah – urutan waktu dari awal
hingga akhir.
olah mengalami
peristiwa /kejadian ● Berisi rangkaian
tersebut. kejadian.
Contoh jenis karangan ini adalah biografi,
kisah, roman, novel dan cerpen.
Jenis Karangan berdasarkan
Bentuk dan Tujuan
2. Deskripsi Ciri ciri karangan
(Pelukisan) deskripsi
Deskripsi adalah ● Menggambarkan
suatu karangan atau
uraian yang berusaha sesuatu.
menggambarkan ● Memberikan kesan
suatu masalah yang
seolah-olah masalah pada pembaca tentang
sesuatu yang di
tersebut Didepan deskripsikan.
mata pembaca
secara konkret. ● Penulisnya bersifat
objektif.
Contoh karangan jenis ini adalah karangan tentang
peristiwa runtuhnya gedung, yang dilengkapi dengan
gambaran lahiriah gedung itu, sebab – sebab keruntuhan,
letak gedung, arsitekturnya, bagian mana yang runtuh dan
sebagainya.
Jenis Karangan berdasarkan
Bentuk dan Tujuan
3. Eksposisi Ciri ciri karangan
(pemaparan) eksposisi
Karangan ini merupakan jenis ● Memberikan Dan
karangan yang Memberikan
menjelaskan informasi
penjelasan atau juga agar pembaca Bisa
memaparkan sejumlah mengetahui dan
pengetahuan ataupun informasi memahaminya.
itu dengan lebih jelas serta lebih
rinci. Dalam karangan ini Juga ● Memberikan sesuatu
terdapat fakta serta data yang
mendukung, sehingga hal kepada pembaca sesuai
tersebut Akan semakin fakta.
memperjelas informasi tersebut.
● Memberikan analisis
secara objektif terhadap
fakta.
● Menunjukkan proses
Dari peristiwa yang
terjadi.
Contoh karangan jenis ini adalah artikel – artikel Dalam
surat kabar atau majalah dan tulisan – tulisan ilmiah.
Jenis Karangan berdasarkan
Bentuk dan Tujuan
4.Argumentasi Ciri ciri karangan
(Pembahasan) Argumentasi
Argumentasi dalam suatu ● Meyakinkan pembaca
karangan yang berisikan
pendapat atau gagasan mengenai gagasan/pemikiran
sehingga gagasan itu
mengenai suatu hal dipercayai serta diakui
dengan pembuktian – pembaca.
pembuktian untuk ● Dilengkapi fakta, data serta
mempengaruhi pembaca
kelengkapan lainnya untuk
agar mengubah sikap dapat membuktikan gagasan
merekan dan tersebut.
menyesuaikan dengan ● Didalam memberikan
sikap penulis.
gagasan, penulis juga selalu
berusaha untuk mengubah
sikap serta pandangan
pembaca.
Contoh karangan jenis ini adalah kampanye pemilihan
umum, tulisan – tulisan tentang alasan pengangkatan,
pemberitahuan dan pengangkatan seseorang.
Jenis Karangan berdasarkan
Bentuk dan Tujuan
5.Persuasi Ciri ciri karangan
(Pengajakan) Persuasi
Persuasi adalah jenis ● Berisi bujukan dan
karangan yang isinya
bertujuan membujuk, bersifat mengajak untuk
berbuat sesuai yang
merayu, atau dikatakan penulis pada
mengajak pihak karangannya.
pembaca agar
mengikuti apa yang ● Memiliki data yang
dikehendaki oleh
mendukung kebenaran
pihak penulis. karangan.
● Menarik perhatian
untuk dibaca.
Contoh jenis karangan ini adalah uraian
tentang penawaran jenis obat, kosmetik, atau
jenis produk lain.
Ciri – ciri karangan yang
baik
01 Jelas 02 Kesatuan & organisasi
03
Aspek kejelasan dalam Aspek kesatuan yang baik
suatu karangan sangat tampak pada setiap kalimat
diperlukan agar penjelas yang logis dan
karangan tersebut mendukung ide utama paragraf,
lebih mudah dipahami sedangkan aspek organisasi
dan jelas untuk dibaca yang baik artinya setiap kalimat
oleh pembacanya. tersusun dengan urut dan logis.
Ekonomis 04 Pemakaian bahasa
yang dapat diterima
Ciri ekonomis berkaitan
erat dengan soal Pemakaian bahasa yang
keefesienan, baik waktu diterima akan sangat
maupun tenaga. Kedua mempengaruhi tingkat
keefesienan itu sangat kejelasan karangan.
diperlukan oleh Pemakaian bahasa ini
pembaca di dalam menyangkut banyak aspek.
menangkap isi yang Pemakaian bahasa dalam
terkandung dalam suatu karangan harus
sebuah karangan. mengikut kaidah bahasa yang
ada, baik menyangkut kaidah
pembentukan kalimat
(sintaksis), kaidah
pembentukan kata (morfologi),
kaidah ejaan yang berlaku,
kaidah peristilahan maupun
kaidah kaidah yang lain yang
relevan.
Kerangka Karangan
Kerangka karangan
adalah suatu rencana
kerja yang memuat garis
– garis besar dari suatu
karangan yang akan
digarap (Keraf,1994:149).
Langkah – langkah menyusun
karangan
Menentukan tema dan Mengumpulkan Bahan
judul
Bahan sangat diperlukan
Tema adalah pokok persoalan, yang akan dijadikan bekal
permasalahan, atau pokok
dalam menunjukkan
pembicaraan yabg mendasari eksistensi tulisan seperti
suatu karangan, cakupannya memgumpulkan ide dan
lebih besar dan menyangkut
inovasi. Banyak cara
pada permasalahan yang mengumpulkannya,
diangkat. Sedangkan yang masing masing penulis
dimaksud dengan judul adalah mempunyai cara sesuai
kepala karangan, dan lebih
dengan tujuan
pada penjelasan awal penulisannya.
(penunjuk singkat) isi karangan
yang akan ditulis.
Langkah – langkah menyusun
karangan
Menyeleksi Bahan Membuat kerangka Mengembangkan
karangan kerangka
Setelah ada bahan maka karangan
perlu dipilih bahan – Kerangka karangan
bahan yang sesuai menguraikan tiap topik atau Proses pengembangan karangan
dengan tema masalah menjadi beberapa tergantung pada materi yang
pembahasan. Polanya bahasan yang lebih fokus hendak ditulis. Pengembangan
melalui klarifikasi bahan atau terukur. Kerangka karangan juga jangan
yang telah dikumpulkan karangan belum tentu sama menumpuk dengan pokok
dengan teliti dan dengan daftar isi atau uraian permasalahan yang lain. Untuk
sistematis. per bab. Kerangka ini itu pengembangannya harus
merupakan catatan kecil sistematis, dan terarah. Alur
yang sewaktu – waktu dapat pengembangan juga harus
berubah dengan tujuan disusun secara teliti dan cermat.
untuk mencapai tahap yang
sempurna.
Daftar Pustaka
Link :
● https://www.rumpunnektar.com/2016/07/pengertian-dan-jenis-jenis-
karangan.html?m=1
● https://www.pelajaran.co.id/pengertian-karangan-ciri-unsur-jenis-langkah-
penulisan-dan-contohnya/
● https://eprints.uny.ac.id/8200/3/BAB%202-07205244110.pdf
Thank u,
Semoga
Bermanfaat.
Aamiin Ya
Rabbal Alamin