The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by panada, 2023-08-22 23:25:39

PROFESI DAN KEWIRAUSAHAAN (JOB-PROFILE DAN TECHNOPRENEUR) DI BIDANG TEKNIK JARINGAN

modul elemen 3

Keywords: profesi,kewirausahan,technopreneur

DASAR-DASAR TEKNIK JARINGAN KOMPUTER DAN TELEKOMUNIKASI SMK NEGERI 2 LUBUK BASUNG KELAS X FASE E DISUSUN OLEH RATNA MARISA NIM. 20100074 MODUL AJAR


TUJUAN PEMBELAJARAN Peserta Didik Diharapkan Mampu : 1. Memahami Jenis-jenis profesi kewirausaan dibidang TJKT 2. Memahami Job profile di bidang teknik jaringan komputer dan telekomunikasi 3. Menganalisis Technopreneur dan perkembangannya 4. Memahami Personal branding serta peluang usaha di bidang Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi 5. Mengimplementasikan dan Menganalisis Pembelajaran berbasis proyek nyata sebagai Simulasi Proyek kewirausahaan MATERI A. JENIS-JENIS PROFESI KEWIRAUSAAN DIBIDANG TJKT 1. Pengertian Kewirausahaan Wirausaha adalah gabungan dari 2 kata, yaitu wira dan usaha. Makna dari Kata wirausaha adalah seseorang yang melakukan aktivitas dengan segala kemampuan yang dimiliki untuk mencapai maksud dan tujuan tertentu. Sedangkan makna dari Kewirausahaan yaitu suatu usaha yang memiliki tujuan untuk menentukan, mengembangkan dan menggabungkan inovasi, kesempatan serta cara yang lebih baik lagi, agar memiliki nilai yang lebih dalam kehidupan. Menurut Richard Cantillon (1775) Kewirausahaan sebagai pekerjaan itu sendiri (wirausaha). Seorang pengusaha membeli barang saat ini pada harga tertentu dan menjualnya pada masa yang akan datang dengan harga tidak menentu. Jadi definisi ini lebih menekankan pada bagaimana seseorang beresiko atau ketidakpastian. Sedangkan menurut CEO Neuroflow Christopher Molaro mengatakan, BAB III PROFESI DAN KEWIRAUSAHAAN (JOBPROFILE DAN TECHNOPRENEUR) DI BIDANG TEKNIK JARINGAN KOMPUTER DAN TELEKOMUNIKASI MATERI PEMBELAJARAN


“kewirausahaan berarti menjadi orang yang mau mengambil lompatan, bekerja cukup keras untuk mengorbankan segala sesuatu di sekitar Anda, semua atas nama pemecahan masalah karena tidak ada orang lain yang mampu atau memiliki keinginan.” 2. Ciri-ciri dan karakteristik Kewirausahaan Dalam melakukan kegiatan berwirausaha pasti memiliki ciri-ciri dan karakteristik mengenai Wirausaha itu sendiri, berikut ini adalah beberapa ciri-ciri dan karakteristik dari Wirausaha. a. Wirausaha harus memiliki keberanian, yaitu keberanian dalam mengambil keputusan dan risiko. b. Wirausaha harus memiliki daya kreasi dan inovasi yang baik. c. Wirausaha harus dapat berfikir panjang untuk masa depan dalam melakukan kegiatan wirausahanya. d. Wirausaha harus memiliki jiwa Kepemimpinan e. Wirausaha harus memiliki Semangat dan Kemauan yang Keras dalam usahanya. f. Wirausaha harus dapat menganalisa dengan tepat. g. Memiliki Sifat hemat dan tidak boros. h. Menjadi pemimpin yang baik i. Menjadi optimis j. Menjadi percaya diri k. Menjadi bergairah l. Disiplin m. Menjadi proaktif n. Tetap berpikiran terbuka o. Menjadi kompetitif p. Menjadi baik 3. Konsep Kewirausahaan Dalam berwirausaha pasti memiliki konsep yang berguna supaya dalam berwirausaha dapat memberikan arahan, serta memberikan persiapan yang baik. Berikut ini merupakan konsep dari kewirausahaan. a. Kelincahan (Agility) Kelincahan atau Agility di dalam kewirausahaan ini adalah ketika terjadi perubahan pasar atau seperti pada masa ini, ketika terjadi pandemi covid 19, maka wirausaha harus bisa mengambil keputusan dalam berwirausaha yang dilakukan,


supaya wirausaha yang dilakukan dapat berjalan baik, maupun secara startegi, hasil dan marketplace. b. Daya Tahan (Eundurance) Dalam berwirausaha, pasti banyak tantangan yang datang kepada kita, oleh karena itu Daya Tahan di dalam melakukan wirausaha harus mantap. Beberapa hal yang harus dihadapi yaitu mulai dari gulung tikar pada saat pandemi, imunitas diri maupun perusahaan dan dampak dari pandemi ini. c. Kecepatan Kecepatan di dalam berwirausaha yaitu bagaimana kita seorang wirausaha melakukan hal-hal yang berkaitan dengan wirausaha dengan berkesinambungan dalam waktu yang singkat. Selain itu wirausaha harus memiliki kecepatan dalam berinovasi untuk menghadapi masa depan yang akan datang dan mampu menjawab permintaan dari pasar. d. Kelenturan Kelenturan dalam berwirausaha yaitu bagaimana seorang wirausaha dapat menyesuaikan bagaimanapun keadaan maupun tempatnya. Seorang wirausahawan harus berusaha untuk bisa memiliki kemampuan adaptasi yang baik, sehingga dapat memaksimalkan dalam berwirausaha dimanapun. e. Kekuatan (Strength) Kekuatan atau Strength dalam berwirausaha yaitu kemampuan kondisi seorang wirausahawan dalam melakukan wirausahanya. Harus dapat merespon kewirausahaan dan dapat meningkatkan fungsi komponen seperti kecepatan, kelincahan dan ketepatan dalam berwirausaha. 4. Tujuan Kewirausahaan Berikut ini merupakan beberapa tujuan dalam kewirausahaan, diantaranya yaitu : a. Mendukung Munculnya Usaha-usaha Kecil b. Mendukung Kesejahteraan Masyarakat c. Menumbuhkan Semangat Inovasi Tujuan Kewirausahaan Menurut Para Ahli a. Tujuan wirausaha adalah mendobrak sistem ekonomi yang ada dengan memperkenalkan barang dan jasa yang baru, dengan menciptakan bentuk organisasi baru atau mengolah bahan baku baru. (Josep Schumpeter)


b. Tujuan wirausaha adalah menjalankan, mengatur, dan berani mengambil resiko bagi pekerjaan yang dijalankannya dalam dunia usaha. (Kathleen) c. Tujuan wirausaha adalah mengelola, mengorganisasikan, dan berani menanggung segala risiko untuk menciptakan peluang usaha dan usaha baru. (Stein dan John F. Burgess) d. Tujuan wirausaha adalah suatu nilai yang diwujudkan dalam perilaku yang dijadikan sumber daya, tenaga penggerak, tujuan, siasat, kiat, proses, dan hasil bisnis. (Ahmad Sanusi) 5. Jenis Wirausaha Berikut ini merupakan jenis dari Wirausaha yang populer di Indonesia dan beberapa contoh yang tersedia. a. Bisnis Ritel Usaha Ritel merupakan bisnis atau usaha yang melibatkan penjualan barang atau jasa pada konsumen, dalam jumlah satuan atau eceran. Usaha ritel yang populer saat ini adalah jaringan minimarket yang berjumlah ribuan, dan tersebar di seluruh Indonesia. b. Startup Bisnis Startup adalah perusahaan rintisan yang belum lama beroperasi. Dengan kata lain, startup artinya perusahaan yang baru masuk atau masih berada pada fase pengembangan atau penelitian untuk terus menemukan pasar meupun mengembangkan produknya. Startup biasanya mengacu pada perusahaanperusahaan yang layanan atau produknya berbasis teknologi. Salah satu pelaku model usaha ini yang telah mendulang kesuksesan di Indonesia adalah usaha yang dirintis oleh menteri pendidikan kita saat ini. Berawal dari sebuah usaha transportasi online, kini usaha tersebut menjelma menjadi platform yang menyediakan banyak layanan bagi masyarakat. Sebagai contohnya, platform GO-JEK yang didirikan pada tahun 2011 oleh Nadiem Makarim memulai usahanya dari pebisnis Start-up hingga saat ini, GO-JEK mampu mencapai level unicorn, serta Nadiem Makarim sendiri yang mampu berkembang dari pemilik bisnis dan sekarang menjadi Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Indonesia. c. Database Administrator System maupun application DBA memiliki tugas harian yang sama. Database administrator bertanggung jawab dalam melindungi data dengan sistem yang


terstruktur, mengembalikan data yang hilang, membuat izin pengguna baru, menggabungkan database lama, menguji modifikasi, serta memonitor sistem database untuk menjamin efektivitasnya. Keahlian yang harus dimiliki Database Administrator yaitu, selain memenuhi kualifikasi pendidikan, seorang DBA juga wajib memiliki pengetahuan bahasa pemrograman database. Kamu pun perlu membekali diri dengan serangkaian soft skill seperti, Berorientasi pada pola pikir logis dan metodis, mampu memperhatikan detail, memiliki kemampuan organisasi yang efektif dan dapat memecahkan masalah, mampu menganalisis data dengan akurat, dan dapat bekerja sama dengan tim. B. JOB PROFILE DI BIDANG TEKNIK JARINGAN KOMPUTER DAN TELEKOMUNIKASI 1. Game Developer Game Developer merupakan pekerjaan yang menciptakan video game, nantinya anda akan membuat rancangan dasar, mendesain level dan juga mengaplikasikan sistem tertentu kedalam video game yang akan dibuat. Game Developer mencangkup pekerjaan antara lain pembuatan audio game, desain grafis game, seni visual, dan juga produksi aplikasinya. Kemudian terdapat fitur-fitur dasar pada game seperti membuat karakter dan alur cerita dari game, tak hanya itu game developer memiliki tugas untuk menyusun desain dan mekanisme permainan serta mendokumentasikan proses desain permainan yang akan dimainkan oleh user. 2. Programmer Istilah programmer adalah hal yang tidak asing lagi, Programmer merupakan jenis profesi yang bertujuan untuk membuat sebuah sistem menggunakan bahasa pemrograman. Seorang programmer harus memiliki skill menulis kode dan merancang sistem, beberapa bahasa pemrograman yang dimaksud adalah Java, Python, Javascript, PHP dan lainya. Tugas Seorang programmer antara lain : a. Menganalisis Kebutuhan b. Merancang dan memodelkan sistem seperti UML, Flowchart, ERD dan lainya. c. Menulis kode program (HTML, CSS, Javascript dan lainya) d. Melakukan Debugging Program e. Menguji dan testing program Jika teman-teman ingin menjadi programmer ada beberapa jenis yaitu : a. Programmer Web


b. Programmer Aplikasi c. Programmer Embedded System 3. Network Administrator Network Administrator atau Administrasi Jaringan merupakan seorang professional yang bertanggung jawab dalam maintenance atau pemeliharaan perangkat keras komputer atau perangkat lunak yang terdiri dari jaringan komputer. Administrator bertanggung jawab atas keamanan dari jaringan dan untuk menetapkan alamat IP ke perangkat yang terhubung ke jaringan. Menetapkan dan memberikan alamat subnet IP untuk mengontrol administrator atas personil yang terhubung ke subnet. Hal ini juga membantu untuk memastikan bahwa administrator mengetahui setiap sistem yang terhubung dan yang secara pribadi bertanggung jawab untuk sistem. Network Administrator biasanya berada di tingkat teknis atau staf jaringan dalam sebuah organisasi dan jarang terlibat dengan direct support. Network Administrator akan berkonsentrasi pada integritas keseluruhan jaringan, server penyebaran, keamanan, dan memastikan bahwa seluruh jaringan konektivitas atau infrastruktur LAN WAN sebuah perusahaan setara dengan pertimbangan teknis di tingkat jaringan hirarki organisasi. 4. Developer Software Merupakan job profesi yang bertugas untuk merancang software aplikasi komputer, dan kemudian akan melakukan pengujian dari software yang sudah selesai. Setelah itu juga akan melakukan maintenance. 5. Analisis Sistem Komputer Bertugas dalam menganalisis software, hardware, maupun system informasi, agar sesuai dengan kebutuhan bisnis perusahaan atau klien. Memberikan Analisa dan rekomendasi perbaikan system, serta merancang, menerapkan, serta mengevaluasi system adalah hal-hal yang harus dilakukan orang yang menekuni profesi ini. 6. Data Scientist Pastinya, kerjaan data scientist tidak jauh dari soal data. Sehari-hari, tugas mereka adalah mengumpulkan dan menganilisis data. Selesai menganalisa, data scientist mengkomunikasikan hasil temuan dan kesimpulannya, kesimpulan ini dapat digunakan untuk pengambilan keputusan strategi perusahaan atau suatu kebijakan pemerintah. 7. Analis Keamanan Informasi


Dizaman serba digital, keamanan tidak sekedar aman secara fisik saja tapi juga kemanan informasi. Hacker yang bermunculan bisa sangat meresahkan keamanan data dan informasi yang ada disuatu perusahaan/institusi. Disinilah peran seorang analis keamanan informasi sangat dibutuhkan. Yaitu, untuk memastikan kerahasiaan 8. Web Developer Seorang web developer bertugas dalam membuat dan mengelola suatu situs. Apalagi, sekarang ini hampir semua instansi dan perusahaan punya website, dari departemen pemeritah, perusahaan consumer goods, hingga tempat cukur rambut pun punya situs sendiri. Selain informasi dan membentuk image perusahaan, website perusahaan juga berfungsi sebagai sarana komunikasi. Oleh karena itu, web developer menjadi profesi yang sangat dibutuhkan. C. TECHNOPRENEUR DAN PERKEMBANGANNYA Technopreneur merupakan sebutan untuk seseorang yang memanfaatkan perkembangan teknologi mutakhir untuk dioptimalkan sebagai basis dalam mengembangkan pengembangan usaha. Sederhananya, technopreneur adalah seseorang yang mengelola usaha menggunakan basis teknologi. Kemunculan technopreneur tak lepas dari pergeseran lanskap perekonomian dari resource based menjadi knowledge based. Teknopreneruship merupakanbagian dari suatu proses kegiatan bisnis yang didalamnya berisikan berbasis teknologi, dengan memiliki tujuan dan harapan agar dapat mengembangkan dan menumbuhkan jiwa kewirausahaan dikalangan muda saat kondisi sekarang ini. Teknopreneruship memiliki beberapa definisi diantaranya sebagai berikut : 1. Depositario et al (2011), Technopreneurship berasal dari gabungan kata “technology” dan “entrepreneurship”. 2. Technopreneurship merupakan proses sinergi dari kemampuan yang kuat pada penguasaan teknologi serta pemahaman menyeluruh tentang konsep kewirausahaan (Sosrowinarsidiono, 2010). 3. Sudarsih (2013) mengemukakan bahwa technopreneurship adalah proses dan pembentukan usaha baru yang melibatkan teknologi sebagai basisnya dengan harapan bahwa penciptaan strategi dan inovasi yang tepat kelak bisa menempatkan teknologi sebagai salah satu faktor untuk pengembangan ekonomi nasional. 4. Okorie (2014), menyebutkan bahwa technopreneurship adalah proses dalam sebuah organisasi yang mengutamakan inovasi dan secara terus menerus menemukan problem utama organisasi, memecahkan permasalahannya, dan


mengimplementasikan cara-cara pemecahan masalah dalam rangka meningkatakan daya saing di pasar global. Perkembangan bisnis dalam bidang teknologi di Indonesia diawali dari sebuah ideide kreatif di beberapa pusat penelitian yang mampu dikembangkan sehingga memiliki nilai jual pasar. Pada saat ini perkembangan bisnis dalam bidang teknologi, sebagain besar dihasilkan dari sinergi dari teknopreneur yang umumnya berpatisipasi dalam pusat riset dengan penyediaan modal yang akan digunakan dalam berbisnis. Jika kita melihat bagi negara kita saat ini telah banyak sekali penemuan baru yang diciptakan oleh teknopreneur, bahkan sekarang banyak enterpreneur yang akan lahir dalam mengembangkan Indonesia. Perkembangan teknopreneruship di Indonesia lahir dari penemuan – penemuan baru yang dilakukan enterprenuer yang akan mencipatkan inovasi dari sebuah produk yang dihasilkan. Disisi lain bahwa kurikulum Pendidikan TI berbasis Technopreneurship yang diberikan di perguruan tinggi memiliki tujuan sebagai berikut : 1. Memberikan kontribusi kongkret dalam mensiasati masalah pengangguran intelektual di Indonesia. 2. Mengembangkan spirit kewirausahaan di dunia perguruan tinggi. 3. Meminimalisir gap antara pemahaman teori dan realita praktek dalam pengelolaan bisnis. Manfaat bagi Siswa pada penerapan based kurikulum : 1. Memperoleh pencerahan mengenai alternatif profesi sebagai wirausaha selain sebagai ekonomi, manajer atau akuntan atau profesi lainnya. 2. Memiliki skill-based yang memadai dalam bidang Teknologi Informasi. 3. Mendapatkan pengetahuan dasar dalam bentuk teori maupun praktek magang dalam mengelola suatu bisnis. 4. Memperoleh akses untuk membangun networking dunia bisnis. Peran Technopreneurship dalam menghadapi tantangan global adalah : 1. Ikut serta dalam menggerakkan perekonomian di Indonesia, baik ekonomi makro, mikro dan skala yang lebih besar. 2. Memiliki wawasan global dan berorientasi internasional, memiliki daya saing global yang berdampak pada jalannya roda perekonomian di Indonesia. 3. Tidak terpaku pada lapangan kerja yang ada, sehingga berani untuk membuka lapangan kerja baru.


4. Mengembangkan penerapan teknologi dalam bidang ekonomi, sehingga tercipta inovasi-inovasi yang out of the box. 5. Mengembangkan sayap bisnis berskala Internasional dalam menghadapi tantangan global D. PERSONAL BRANDING SERTA PELUANG USAHA DI BIDANG TEKNIK JARINGAN KOMPUTER DAN TELEKOMUNIKASI Personal branding adalah praktik memasarkan orang dan karier mereka sebagai merek. Ini adalah proses berkelanjutan untuk mengembangkan dan mempertahankan reputasi dan kesan individu, kelompok, atau organisasi. Sedangkan beberapa praktik berfokus pada peningkatan diri, personal branding mendefinisikan kesuksesan sebagai bentuk pengemasan diri. Teknologi yang kian maju bukan merupakan hal yang baru. Dengan pesatnya teknologi informasi, semakin banyak pula peluang untuk bekerja di bidang IT. Perusahaan mulai mencari kandidat yang bisa membuat, mendesain, meneliti, dan mengembangkan perangkat keras dan lunak untuk mempermudah pekerjaan, meningkatkan efisiensi serta produktifitas. Berikut peluang usaha di bidang teknik jaringan komputer dan telekomunikasi, diantaranya: Mendirikan internet service provider (ISP); Web Developer; Teknisi jaringan; Teknisi smartphone; Teknisi laptop. Sedangkan profesi dan wirausaha yang bisa juga dikembangkan, diantaranya: Youtuber, Freelancer; Influencer; Gamer; Blogger; Fotographer; Tiktoker; Content creator. 1. Blogger Blogger sudah bukan lagi profesi yang asing khususnya di mata anak-anak muda generasi Y dan Z. Banyak pengusaha mengundang blogger untuk mengulas usahanya. Memang dibutuhkan keahlian khusus dalam mengelola blog ini, supaya jumlah pengunjungnya banyak dan keuntungannya melimpah. Bagi para anak-anak muda yang berbakat di bidang digital ini, bisa mencoba usaha blogger dengan keuntungan yang cukup menjanjikan. Gambar 3.1 Aktifitas blogger Sumber : Ari handoyo. 2020


2. Menjadi Freelancer Bisnis atau usaha lainnya yang juga bisa dicoba dan diminati oleh anak muda adalah freelance. Modal di awal untuk pekerjaan ini juga cukup minim tetapi jumlah keuntungannya menggiurkan. Menjadi Freelancer ini biasanya digeluti oleh mahasiswa yang ingin menghasilkan uang selama liburan, seperti membuka jasa desain, jasa pemrograman, dan lain sebagainya. Gambar 3.2 IIustrasi conten creator Sumber : Tsalis Annisa. 2022 E. PEMBELAJARAN BERBASIS PROYEK NYATA SEBAGAI SIMULASI PROYEK KEWIRAUSAHAAN Siswa di bagi perkelompok untuk dan diminta untuk terjun ke lapangan mencari informasi mengenai job profile dan job description pada usaha di bidang TJKT. Siswa melakukan observasi atau wawancara, kemudian menuliskan hasilnya pada lembar kerja yang telah dibuat. Setelah melakukan kegiatan tersebut siswa diminta untuk mebuat suatu promosi sesuai usaha yang diobservasi. Berikut contoh format lembar kerja siswa mengenai observasi/wawancara pada usaha dibidang TJKT.


Click to View FlipBook Version