The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Kumpulan karya kritik dan esai sastra Indonesia

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Natasha Izza, 2021-12-07 02:55:20

URITA INSAN DARI GEN ALPHA

Kumpulan karya kritik dan esai sastra Indonesia

 Masih ingatkah kau
jalan pulang?

Tak ada jalan
dan tak ada pulang
kita di atap langit
nun di bawah rata belaka
suatu saat biru
di saat lain merah kesumba.

Jadi kau tidak ingat lagi
tak percaya lagi
akan jalan pulang?

Apakah pergi
juga harus pulang?
apakah pergi
harus juga berpikir
untuk pulang?
Apakah pulang hanya ada
kalau kita pergi?
Apakah pulang
dan pergi harus berpasangan?

Masih ingatkah kau
sepasang pergi dan pulang?
Luasan bumi yang menatap langit
bermimpi untuk pulang kembali?

(Sapardi Djoko Damono & Rintik Sedu, 2020:52-53)

Masih ingatkah kau
jalan pulang?

Tidak ada pulang
tidak ada pergi
kita tidak di mana pun
tak ada di kapan pun
terbentang antara awal
dan akhir
antara kini

45 | U r i t a I n s a n d a r i G e n A l p h a

dan nanti
antara jarak
yang tidak pernah kita percaya
antara kau dan aku
antara yang merayap
di bawah kulitmu
dan merasuk
dalam jantungku.
Antara yang kaurasa ada
dan kurasa tak perlu ada.

(Sapardi Djoko Damono & Rintik Sedu, 2020:55)

III. Penutup
 Rangkuman penegasan ulang
Membahas kembali puisi yang dikritik secara garis besar, pemaparan kesimpulan
dan amanat yang dapat kita ambil dari puisi Masih Ingatkah Kau Jalan Pulang.

 Pernyatan motivasional
Pembaca diharapkan menikmati kolaborasi lintas generasi yang menciptakan
esensi baru dalam dunia sastra. Diharapkan dapat mengambil nilai positif dari
puisi ini tentang perbedaan ekspresi di lintas generasi yang apabila dipadu
padankan menjadi hal baru yang banyak diminati.

46 | U r i t a I n s a n d a r i G e n A l p h a

Kerangka Esai Prosa Fiksi
REPRESENTASI DISKRIMINASI TERHADAP PEREMPUAN DALAM NOVEL

IMPERFECT KARYA MEIRA ANASTASIA
Natasha Izzatul Ismi
200211605209
Offering B

[email protected]
I. Pembuka

 Kesan umum dan pandangan umum
A. Buku ini seolah bercerita tentang banyaknya luka yang diterima oleh seorang
perempuan.
B. Buku ini sangat menginspirasi para perempuan untuk terus bangkit dengan
segala kekurangan yang ada.
C. Buku ini juga berhasil ditayangkan melalui film dan juga sebuah series yang
diangkat dari kisah-kisah di dalamnya.

 Fokus masalah
A. Karya sastra menceritakan berbagai masalah khususnya yang dialami
perempuan di kehidupan sehari-hari.
B. Masalah tersebut cenderung mendiskriminasi perempuan di beberapa lapisan
kehidupan.
C. Diskriminasi ini justru menghambat peran perempuan dalam menggapai
tujuannya maupun mengekspresikan dirinya.

 Pendekatan, metode, teknik
A. Teori mimetik
B. Pendekatan mimetik
C. Metode struktural
D. Kriteria mimetik

II. Inti
 Analisis masalah dengan kutipan
Setelah aku berani untuk mengakuinya, ketidaksempurnaanku akhirnya menjadi
sempurna. (hlm. 128)

47 | U r i t a I n s a n d a r i G e n A l p h a

Kutipan tersebut memperlihatkan bahwa perempuan akan menjadi sempurna
apabila mereka menerima segala ketidaksempurnaannya. Dari banyaknya
komentar negatif tentang diri perempuan, justru tak membatasi perempuan dalam
berprestasi mengekspresikan dirinya. Bahkan, meski banyak kekurangannya
perempuan selalu berhasil jika fokus dengan tujuannya.
III. Penutup
 Karya sastra bukan hasil buah imajinasi saja. Akan tetapi, merupakan cerminan
dari kehidupan yang kita jalani setiap harinya. Penggunaan teori mimetik dalam
kritik ini mengungkap berbagai macam pengalaman yang merupakan cerminan
adanya deskriminasi kepada perempuan saat ini.
 Buku “Imperfect” karya Meira Anastasia sangatlah menarik untuk dibaca. Penulis
juga membubuhkan nilai-nilai sosial yang bisa dicontoh setiap harinya sehingga
pembaca akan memiliki suatu sudut pandang yang mampu memotivasi pembaca,
khususnya perempuan.

48 | U r i t a I n s a n d a r i G e n A l p h a

Kerangka Esai Puisi
INTEGRITAS NILAI KEMANUSIAAN DALAM PUISI AKU MENYAYANGIMU

KARENA KAU MANUSIA KARYA KH. MUSTOFA BISRI
Natasha Izzatul Ismi
200211605209
Offering B

[email protected]
I. Pembuka

 Kesan umum dan pandangan umum
A. Puisi ini bercerita tentang nilai-nilai kemanusiaan.
B. Puisi ini menyampaikan pesannya lewat lirik lagu yang terkesan menyinggung
perilaku manusia.
C. Puisi ini juga dinyanyikan oleh Iwan Fals.

 Fokus masalah
A. Karya sastra menceritakan berbagai masalah kemanusiaan yang dijumpai pada
kehidupan sehari-hari.
B. Masalah tersebut cenderung menampakkan dua sisi yang ada pada diri seorang
manusia.
C. Pesan kemanusiaan ini hadir dalam karya sastra agar penyampaiannya lebih
menarik perhatian dengan nilai estetikanya.

 Pendekatan, metode, teknik
A. Teori ekspresif
B. Pendekatan ekspresif
C. Metode kualitatif
D. Kriteria ekspresivitas.

II. Inti
 Analisis masalah dengan kutipan

Aku menyayangimu karena kau manusia
Tapi kalau kau sewenang-wenang pada manusia
Aku akan menentangmu, karena aku manusia

49 | U r i t a I n s a n d a r i G e n A l p h a

Aku menyayangimu karena kau manusia
Tapi kalau kau memerangi manusia
aku akan mengutukmu, karena aku manusia
Aku menyayangimu karena kau manusia
Tapi kalau kau menghancurkan kemanusiaan
Aku akan melawanmu, karena aku manusia
Aku akan tetap menyayangimu karena kau manusia
karena kau tetap manusia
Puisi tersebut memperlihatkan bahwa rasa cinta terhadap manusia (philia) juga beriringan
dengan rasa cintanya kepada Sang Ilahi (agape). Gus Mus menyisipkan pesan tentang nilai
kemanusiaan yang kini mulai hilang dari diri manusia. Padahal, nilai kemanusiaan ini
merupakan salah satu ciri yang dimiliki manusia dan tak dimiliki oleh makhluk lain.
Turunnya integritas kemanusiaan di sekitar ini, menjadikan Gus Mus terinspirasi dan
mengangkatnya lewat karya sastra.

III. Penutup
 Karya sastra bukan hasil buah imajinasi saja. Karya sastra merupakan wadah bagi
sang penyair dalam mengekspresikan dirinya. Penggunaan teori ekspresif dalam
kritik ini mengungkapkan keresahan yang dialami oleh Gus Mus terhadap nilai
kemanusiaan yang kini mulai memudar.
 Puisi “Aku Menyayangimu karena Kau Manusia” karya KH. Mustofa Bisri atau
yang kerap kali disapa Gus Mus, sangatlah menarik untuk dibaca. Penulis
juga membubuhkan nilai-nilai sosial berupa nilai cinta, nilai kemanusiaan, dan
nilai ketaatan pada Tuhan di dalam karya ini. Pembaca diharapkan mendapatkan
suatu sudut pandang yang mampu meningkatkan kesadarannya dalam menjalani
hubungan dalam hidup. Baik hubungan antar manusia maupun hubungannya
dengan Tuhan.

50 | U r i t a I n s a n d a r i G e n A l p h a

DAFTAR PUSTAKA

Anastasia, Meira. 2019. Imperfect: A Journey to Self-Acceptance . PT Gramedia.

Ariyati, Risky Ananda, dkk. 2016. Gaya Cinta (Love Style) Mahasiswa. Online.

(http://ejournal.uin-malang.ac.id/index.php/psiko/article/view/6439/6978).

Diunduh pada 19 Oktober 2021.

Bisri, KH. Mustofa. 2016. Aku Manusia. PT Mata Air Publishing.

Damono, Sapardi Djoko dan Rintik Sedu. 2020. Masih Ingatkah Kau Jalan Pulang. PT

Gramedia Pustaka Utama Jakarta.

Ensiklopedia. 2021. Sapardi Djoko Damono. Online.

(http://ensiklopedia.kemdikbud.go.id/sastra/artikel/Sapardi_Djoko_Damono).

Diakses pada 19 Oktober 2021.

Gunawan, LAS. 2018. Problematika Jatuh Cinta. Dalam Jurnal Filsafat-Teologi, Vol. 15, No.

2. Online. (https://media.neliti.com/media/publications/282704-problematika-

jatuh-cinta-sebuah-tinjuan-977e2f9d.pdf). Diunduh pada 18 Oktober 2021.

Karomi, Ahmad. 2018. Gus Mus, Karena Aku Manusia. Online. (https://duta.co/gus-mus-

karena-aku-manusia). Diakses pada 28 November 2021.

Mulyana, Yoga. 2021. Profil dan Biodata Meira Anastasia, Istri Ernest Prakasa yang

Dibully Netizen Online. (https://jurnalsoreang.pikiran-rakyat.com/hiburan/pr-

1012612457/profil-dan-biodata-meira-anastasia-istri-ernest-prakasa-yang-dibully-

netizen?page=2). Diakses pada 14 November 2021.

Nugraha, Putri Larasati, dkk. 2020. Online.
(https://www.google.com/url?sa=t&rct=j&q=&esrc=s&source=web&cd=&cad=rj
a&uact=8&ved=2ahUKEwi5y4aklpr0AhUMT30KHdxADSMQFnoECAIQAQ&
url=https%3A%2F%2Fojs.unud.ac.id%2Findex.php%2Fkomunikasi%2Farticle%
2Fdownload%2F73906%2F39781%2F&usg=AOvVaw3tp7WGfIJRi92lbqy_RN
Mp). Diunduh pada 12 November 2021.

Pringadi. 2020. Sebuah Review Atas Masih Ingatkah Kau Jalan Pulang. Online.
(https://catatanpringadi.com/sebuah-review-atas-masih-ingatkah-kau-jalan-
pulang/). Diakses pada 19 Oktober 2021.

Putri, Amalia. 2020. Studi Sampul Buku Rintik Sedu. Online.
(http://repository.upi.edu/52764/2/S_PSPI_1607960_Chapter1.pdf). Diunduh
pada 20 Oktober 2021.

51 | U r i t a I n s a n d a r i G e n A l p h a

Ramadlon, Tegar, dkk. Sumber Kebahagiaan dan Kesedihan di Era Milenial. Online.
(http://journal.uml.ac.id/PSN/article/download/43/pdf). Diunduh pada 19 Oktober
2021.

Samudra, Lulus Gita. 2021. Sapardi dan Puisinya.. Online. (https://akumassa.org/id/sapardi-
dan-puisinya/). Diakses pada 20 Oktober 2021.

Suwignyo, Heri. 2013. KRITIK SASTRA INDONESIA MODERN: Pengantar Pemahaman
Teori dan Penerapannya. Malang: A3 (Asih Asah Asuh).

Suwignyo, Heri. 2019. Pengantar Teori Kritik Sastra. Malang: A3 (Asih Asah Asuh).
Syahrin, Alvi. 2018. Jika Kita Tak Pernah Jatuh Cinta. PT Gagas Media Jakarta.
Wiratama, Iko Dian. 2017. Menangkal Krisis Kemanusiaan Melalui Mawas Diri.

Online. (https://www.qureta.com/post/menangkal-krisis-kemanusiaan-melalui-
mawas-diri). Diakses pada 28 November 2021.

52 | U r i t a I n s a n d a r i G e n A l p h a

53 | U r i t a I n s a n d a r i G e n A l p h a

URITA INSAN
DARI GEN ALPHA

Antologi ini berisi kumpulan karya
kritik dan esai sastra Indonesia. Karya-
karya yang dituangkan bertujuan untuk
memperluas wawasan serta wujud
ekspresi penulis yang senang
mengamati manusia-manusia di
sekitarnya.

Natasha Izzatul Ismi


Click to View FlipBook Version