NERACA LAJUR
PERUSAHAAN
DAGANG
Mata Pelajaran Praktikum Akuntansi Perusahaan Jasa, Dagang dan
Manufaktur
Disusun Untuk Digunakan Oleh Peserta
Didik SMK Muhammadiyah 2 Jakarta
Oleh :
Rachma Anggita, S.Pd
Kompetensi Keahlian Akuntansi Keuangan Lembaga
SMK Muhammadiyah 2 Jakarta
Tahun 2022
ii | N e r a c a L a j u r
KATA PENGANTAR
Puji dan syukur penyusun panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa, atas
segala berkat yang dilimpahkan, sehingga Modul Praktikum Akuntansi Perusahaan
Jasa Dagang dan Manufaktur ini dapat diselesaikan dengan baik. Modul ini memuat
tentang Neraca Lajur (Worksheet) pada Perusahaan Dagang untuk SMK Kelas XI
Kompetensi Keahlian Akuntansi dan Keuangan Lembaga. Bahan ajar ini disusun
dengan tujuan untuk memperkuat kompetensi peserta didik dari sisi pengetahuan
dan keterampilan.
Materi ajar ini disusun berdasarkan Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar
yang terdapat dalam Lampiran Keputusan Direktur Jenderal Pendidikan Dasar dan
Menengah tentang Kompetensi Inti dan Kompetensi Dasar Mata Pelajaran Muatan
Nasional (A), Muatan Kewilayahan (B), Dasar Bidang Keahlian (C1), Dasar
Program Keahlian (C2), dan Kompetensi Keahlian (C3). Buku ini berisi tentang
paparan materi dan Latihan soal.
Penyusun menyadari tanpa bantuan dari berbagai pihak, modul ini tidak
akan dapat diselesaikan dengan baik. Oleh sebab itu, pada kesempatan ini
perkenankan penyusun menyampaikan ucapan terimakasih kepada seluruh pihak
yang telah memberikan bantuan tenaga dan pemikiran. Penyusun juga menyadari
bahwa di dalam penyusunan materi ajar ini masih dimungkinkan terdapat
kekurangan. Untuk itu penyusun mengharapkan saran dan kritik yang membangun
untuk perbaikan. Penyusun berharap modul materi ajar ini dapat memberikan
manfaat kepada peserta didik.
Jakarta, September 2022
Penyusun
iii | N e r a c a L a j u r
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ........................................................................................iii
DAFTAR ISI .......................................................................................................iv
PETA KEDUDUKAN MODUL.........................................................................v
PETA KONSEP ..................................................................................................vi
PENDAHULUAN...............................................................................................1
Petunjuk Penggunaan Modul .......................................................................2
Kompetensi Inti............................................................................................3
Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi ..........................4
Tujuan Pembelajaran....................................................................................4
Alokasi Waktu .............................................................................................5
URAIAN MATERI.............................................................................................6
Pengertian Neraca Lajur (Worksheet)..........................................................6
Tujuan Penyusunan Neraca Lajur (Worksheet) ...........................................7
Bentuk Neraca Lajur 10 Kolom ...................................................................8
Akun Riil dalam Neraca Lajur (Worksheet) ................................................9
Akun Nominal dalam Neraca Lajur (Worksheet) ........................................9
Prosedur Penyelesaian Neraca Lajur (Worksheet).......................................9
PENUTUP...........................................................................................................24
Forum Diskusi..............................................................................................24
Rangkuman ..................................................................................................24
Glosarium.....................................................................................................25
Latihan .........................................................................................................26
Penilaian.......................................................................................................32
Daftar Pustaka..............................................................................................36
iv | N e r a c a L a j u r
PETA KEDUDUKAN MODUL
Dokumen Sumber dan Dokumen
Pendukung
Pencatatan Transaksi ke dalam
Jurnal Khusus
Pencatatan kedalam buku
pembantu Kartu Piutang
Pencatatan transaksi ke dalam
Buku pembantu Kartu Utang
Praktikum Akuntansi Perusahaan Praktikum Akuntansi Perusahaan Pencatatan ke dalam buku
Jasa Dagang dan Manufaktur Jasa pembantu Kartu Persediaan
Praktikum Akuntansi Perusahaan Posting jurnal ke Buku Besar
Dagang
Praktikum Akuntansi Perusahaan Penyusunan Neraca Saldo
Manufaktur
Jurnal Penyesuaian
Penyusunsn Neraca Lajur
Penyusunan Laporan Keuangan
Jurnal penutup, posting jurnal
penutup, dan neraca saldo
setelah penutupan
v|Neraca Lajur
PETA KONSEP
Praktikum Jurnal Pengertian
Perusahaan Penyesuaian Neraca Lajur
dagang Neraca Lajur Tujuan
Penyusunan
Laporan Neraca Lajur
Keuangan
Bentuk Neraca
Lajur 10 Kolom
Akun Riil dalam
Neraca Lajur
Akun Nominal
dalam Neraca
Lajur
Prosedur
Penyelesaian
Neraca Lajur
vi | N e r a c a L a j u r
PENDAHULUAN
Sebagaimana kita ketahui bahwa jenis perusahaan umumnya dapat
dibedakan atas perusahaan jasa, perusahaan dagang, perusahaan manufaktur
(Industri). Siklus kegiatan akuntansi mengikuti siklus kegiatan opersional
perushaan tersebut .
Siklus akuntansi perusahaan dagang merupakan suatu urutan langkah –
langkah yang harus dilaksanakan dalam menyelenggarakan kegiatan akuntansi
pada suaatu perusahaan dagang selama satu periode akuntansi yang dimulai dari
langkah pertama sampai langkah akhir dan kembali lagi ke langkah pertama pada
awal periode berikutnya, dan begitu seterusnya.
Contoh dari perusahaan dagang diantaranya : warung, toko kelontong,
indomaret, ramayana dsb.
Sedangkan urutan langkah – langkah dalam siklus akuntansi perusahaan
jasa adalah dimulai dari menganalisis transaksi, membuat jurnal khusus,
memposting ke bukbu besar, menyusun neraca saldo, membuat AJP, membuat
neraca lajur, menyusun laporan keuangan, membuat jurnal penutup dan menyusun
neraca saldo setelah penutupan.
Modul ini dibuat agar siswa mampu mengerjakan siklus akuntansi
perusahaan dagang sebagai dasar untuk mempelajari siklus akuntansi perusahaan
dagang maupun industri, untuk mengerjakan akuntansi pada perusahaan dagang
maka untuk mengerjakan akuntansi pada perusahaan non dagang tidak terlalu sulit
karena dari segi urutan pengerjaannya maupun elemen – elemen sub kompetensinya
sama saja, hanya yang membedakan adalah dalam laporan keuangan, terutama
panda perhitungan laba rugi perusahaan dagang terdapat perkiraan harga pokok
penjualan, dan pada neraca ada perkiraan sediaan barang dagang. Demikian pula
pada perusahaan industri dalam laporan keuangannya terdapat perkiraan –
perkiraan diantarnya : harga pokok produksi, sediaan bahan baku, sediaan barang
setengah jadi, dan sediaan barang jadi.
1|Neraca Lajur
PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL
A. Untuk Pesera Didik
Agar peserta didik berhasil menguasai materi, maka ikutilah petunjuk berikut:
1. Modul ini akan digunakan untuk 4 x 45 menit (2 kali pertemuan)
2. Perhatikan peta konsep dengan benar sebagai landasan materi pembelajaran.
3. Pahami kompetensi dan tujuan yang diharapkan dapat dicapai dalam modul
ini.
4. Pelajari materi dengan baik, cermat dan sistematis atau secara berurutan.
5. Peserta didik dapat menggunakan sumber belajar lain untuk menambah
pemahaman.
6. Baca dan pahami rangkuman dengan baik.
7. Jika petunjuk diatas dilakukan dengan baik, maka peserta didik akan dapat
memahami materi dengan lebih mudah.
B. Peranan Guru/Instruktur
1. Bantulan peserta didik dalam menyusun rencana kegiatan belajar dalam
rangka mempelajari modul ini. Berikan perhatian khusus pada perencanaan
jenis kegiatan, tempat kegiatan belajar dan waktu penyelesaian akhir
pemelajaran, agar mereka dapat belajar efektif dan efisien untuk mencapai
sub-kompetensi standar.
2. Mengidentifikasi dan menganalisis sarana-prasarana kegiatan belajar yang
ada di SMK dan industri untuk mengoptimalkan kegiatan pemelajaran.
3. Berikan motivasi, bimbingan dan pendampingan pada peserta didik agar
semangat belajarnya meningkat.
2|Neraca Lajur
Kompetensi Inti
KOMPETENSI INTI 3 KOMPETENSI INTI 4
(PENGETAHUAN) (KETERAMPILAN)
3. Memahami, menerapkan, 4. Melaksanakan tugas spesifik
menganalisis, dan mengevaluasi dengan menggunakan alat,
tentang pengetahuan faktual, informasi, dan prosedur kerja
konseptual, operasional dasar, dan yang lazim dilakukan serta
metakognitif sesuai dengan bidang memecahkan masalah sesuai
dan lingkup kerja Akuntansi dan dengan bidang Akuntansi dan
Keuangan Lembaga pada tingkat Keuangan Lembaga.
teknis, spesifik, detil, dan kompleks, Menampilkan kinerja di bawah
berkenaan dengan ilmu pengetahuan bimbingan dengan mutu dan
teknologi, seni, budaya, dan kuantitas yang terukur sesuai
humaniora dalam konteks dengan standar kompetensi kerja.
pengembangan potensi diri sebagai Menunjukkan keterampilan
bagian dari keluarga, sekolah, dunia menalar, mengolah, dan menyaji
kerja, warga masyarakat nasional, secara efektif, kreatif, produktif,
regional, dan internasional. kritis, mandiri, kolaboratif,
komunikatif, dan solutif dalam
ranah abstrak terkait dengan
pengembangan dari yang
dipelajarinya di sekolah, serta
mampu melaksanakan tugas
spesifik di bawah pengawasan
langsung.
3|Neraca Lajur
Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian
Kopetensi
Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
Pengetahuan
3.17.1 Menjelaskan pengertian neraca
3.17 Menganalisis akun-akun lajur.
dalam penyusunan neraca
lajur (worksheet) pada 3.17.2 Menjelaskan tujuan penyusunan
perusahaan dagang. neraca lajur.
Kompetensi Dasar 3.17.3 Mengidentifikasi bentuk kolom
neraca lajur 10 kolom
Keterampilan
3.17.4 Menganalisis akun-akun nominal
4.17 Menyusun neraca lajur dan riil dalam neraca lajur.
(worksheet) pada Indikator Pencapaian Kompetensi
perusahaan dagang. 4.9.1 Mempersiapkan format neraca lajur.
4.9.2 Menerapkan prosedur penyusunan
neraca lajur.
Tujuan Pembelajaran
Dalam kegiatan pembelajaran ini peserta didik diharapkan dapat :
1. Menjelaskan pengertian neraca lajur dengan benar dan percaya diri.
2. Menjelaskan tujuan Penyusunan Neraca Lajur dengan benar dan percaya diri.
3. Mengidentifikasi bentuk kolom neraca lajur 10 kolom dengan tepat dan
disiplin.
4. Menganalisis akun-akun dalam penyusunan neraca lajur dengan benar, teliti
dan bertanggung jawab.
5. Mempersiapkan format neraca lajur dengan tepat dan teliti..
6. Menerapkan prosedur penyusunan neraca lajur dengan teliti, tepat dan
percaya diri.
4|Neraca Lajur
Alokasi Waktu
Alokasi waktu untuk modul ini yaitu 6 x 45 menit (2 kali pertemuan):
1. Pertemuan Pertama akan membahas:
a. Pengertian Neraca Lajur
b. Tujuan Penyusunan Neraca Lajur
c. Bentuk Neraca Lajur 10 Kolom
d. Akun Riil dalam Neraca Lajur
e. Akun Nominal dalam Neraca Lajur
2. Pertemuan Kedua akan membahas:
a. Prosedur Penyelesaian Neraca Lajur
5|Neraca Lajur
URAIAN MATERI
Apakah kalian pernah mendengar mengenai neraca lajur? Apa saja manfaat,
cara membuat serta contoh dari neraca lajur khususnya untuk perusahaan dagang?
Neraca lajur merupakan suatu lembaran kertas berlajur atau berkolom yang
digunakan dalam kegiatan akuntansi secara manual.
Perusahaan dagang maupun jasa membutuhkan neraca lajur untuk mengetahui
informasi secara jelas tentang keadaan laporan keuangan yang dibutuhkan untuk
pengambilan keputusan oleh perusahaan. Tanpa laporan ini, data transaksi
keuangan dalam satu periode yang berjumlah ratusan bahkan ribuan akan sulit
dikelola sehingga dapat memperlambat penyusunan laporan keuangan.
A. Pengertian Neraca Lajur
Pengertian neraca lajur adalah sebuah laporan yang berisi semua data
tentang akuntansi yang menjadi suatu landasan yang digunakan untuk
memeriksa dengan sebuah rekening buku besar yang telah disesuaikan untuk
memudahkan ketika hendak membuat laporan keuangan.
Perusahaan yang berskala kecil dan tidak memiliki akun buku besar yang
terlalu banyak, biasanya tidak terlalu dibutuhkan karena bisa langsung
disesuaikan dengan neraca saldo yang telah ada.
Namun, bagi perusahaan yang memiliki skala besar, neraca lajur
memberikan kemudahan seperti contoh dalam melakukan rekap data keuangan
sebelum dibuatnya penyesuaian.
Laporan ini berisi semua informasi untuk laporan keuangan seperti saldo-
saldo perkiraan sebelum membuat jurnal penyesuaian, perkiraan-perkiraan
jurnal penyesuaian, dan saldo-saldo perkiraan setelah jurnal penyesuaian.
Jadi dapat disimpulkan bahwa Neraca Lajur (Work Sheet) ialah suatu
daftar tempat mencatat menyesuaikan dan menggolong golongkan saldo
perkiraan-perkiraan buku besar.
6|Neraca Lajur
B. Tujuan Penyusunan Neraca Lajur
Tujuan penyusunan neraca lajur adalah untuk mempermudahpenyusunan
laporan keuangan pada akhir periode akuntansi, seperti:
1. Meringkas Data Keuangan
Fungsi pertama dari pembuatan neraca lajur adalah untuk meringkas
data keuangan perusahaan mulai dari jurnal hingga saldo yang sudah
diposting buku besar.
Data yang ada di dalam buku besar terdiri dari banyak kolom,
ditambah lagi karena disana ada terlalu banyak lembaran sehingga cukup
menyulitkan untuk dijadikan sebagai patokan pembuatan laporan
keuangan.
Hal ini bisa diatasi dengan ringkasan data yang ada di dalam neraca
lajur sudah cukup mewakili bagaimana kondisi keuangan perusahaan
dalam satu periode.
2. Evaluasi terhadap Transaksi Keuangan
Cara mengevaluasi transaksi melalui neraca lajur adalah dengan
melihat perubahan saldo pada setiap akun agar pemeriksaan lebih efisien.
3. Membantu dalam Penyusunan Laporan Keuangan
Memudahkan pembuatan laporan keuangan agar data yang akan
digunakan sudah tersusun secara sistematis. Laporan ini menggolongkan
data yang berasal dari buku besar, sehingga tampilannya lebih ringkas
tanpa harus mengumpulkan kembali data pembukuan perusahaan dari
awal. Selain itu, laporan ini juga akan membantu memudahkan proses
auditing.
4. Meminimalisir Kesalahan
Format neraca lajur yang ringkas memudahkan para penggunanya
untuk memahami data di dalamnya sehingga dapat meminimalisir adanya
kesalahan laporan ke depannya. Di samping itu, susunan laporan yang
sederhana juga akan membantu perusahaan menemukan data dengan
cepat.
7|Neraca Lajur
C. Bentuk Neraca Lajur 10 Kolom
Bentuk (kolom-kolom) dalam neraca lajur pada umumnya adalah 10
kolom, yaitu sebagai berikut :
Tabel 1. Keterangan Kolom dalam Neraca Lajur 10 Kolom
Kolom Neraca Keterangan
No.
Lajur
1 No. Akun (Kode) Diisi sesuai dengan nomer akun
2 Nama Akun Nama akun dalam buku besar
3 Neraca Saldo Diisi dengan saldo yang ada di Neraca Saldo
4 Penyesuaian Diisi dengan saldo akun sebelum disesuaikan.
(dalam Jurnal Penyesuaian)
5 Neraca Saldo Diisi berdasarkan Neraca Saldo dan
Disesuaikan Penyesuaian. (Adjusted Trial Balance)
6 Rugi Laba (Profit Diisi dengan akun-akun nominal.
and Loss)
7 Neraca (Balance Diisi dengan akun-akun riil.
Sheet)
Berikut adalah contoh bentuk neraca lajur 10 kolom.
Tabel 2. Contoh Bentuk Neraca Lajur 10 Kolom
UD. BUANA
NERACA LAJUR
31 Desember 2018
NAMA NERACA AJP NSD RUGI NERACA
KODE SALDO DK DK LABA DK
DK DK
AKUN
8|Neraca Lajur
D. Akun Riil dalam Neraca Lajur
Akun riil adalah akun - akun yang terdiri dari kelompok akun aset, akun
kewajiban , dan akun ekuitas. Dalam proses penyusunan neraca lajur,
kelompok akun ini berada pada kolom neraca. Kelompok akun aset berada
pada sisi sebelah debet, sedangkan kelompok akun kewajiban dan ekuitas
berada pada sisi sebelah kredit. Kelompok akun ini nantinya menjadi dasar
penyusunan laporan keuangan yaitu neraca
E. Akun Nominal dalam Neraca Lajur
Akun nominal adalah akun - akun yang terdiri dari kelompok akun
pendapatan dan beban. Dalam proses penyusunan neraca lajur, kelompok akun
ini berada pada kolom laba rugi. Kelompok akun pendapatan berada pada sisi
sebelah kreditt, sedangkan kelompok akun beban berada pada sisi sebelah debit.
Selisih antara kedua kelompok akun ini merupakan saldo laba atau rugi.
Kelompok akun ini nantinya menjadi dasar penyusunan laporan keuangan yaitu
laporan laba rugi
F. Prosedur Penyelesaian Neraca Lajur
Contoh :
Susunlah berdasarkan Neraca Saldo dan keterangan-keterangan dibawah ini
Neraca Lajur untuk “UD Buana” dalam bentuk 10 kolom.
Tabel 3. Neraca Saldo UD Buana Per 31 Desember 2018
UD. BUANA
TRIAL BALANCE, PER 31 DESEMBER 2018
KODE NAMA AKUN DEBET KREDIT
Rp 200.770.000
1-1100 Cash in Bank
1-1200 Petty Cash Rp 5.350.000
1-1300 Accounts Receivable Rp 709.500.000
1-1400 Allowance for Doubtful Debt Rp 19.000.000
1-1500 Merchandise Inventory Rp 595.550.000
1-1600 Store Supplies Rp 10.800.000
1-1700 Prepaid Insurance Rp 15.300.000
1-1800 Prepaid Rent Rp 21.300.000
1-1900 Prepaid Tax Rp 15.000.000
9|Neraca Lajur
1-2100 Equipment at Cost Rp 63.300.000 Rp 16.500.000
1-2110 Equipment Accum Dep Rp 806.080.000
2-1100 Accounts Payable Rp 99.280.000 Rp
2-1200 Expense Payable Rp 500.000
2-1300 Income Tax Payable Rp 26.200.000 Rp -
2-1400 PPN Payable 50.000.000 Rp -
2-1500 PPN Outcome Rp 1.231.350.000 Rp
2-1600 PPN Income Rp Rp 104.800.000
2-2100 Bank Permata Loan Rp 8.800.000 Rp -
3-1100 Raka Capital Rp 4.950.000
3-1200 Raka, Drawing Rp 8.700.000 Rp 285.000.000
4-1100 Sales 366.500.000
4-1200 Sales Return Rp 4.750.000 Rp 1.601.300.000
5-1100 Cost of goods Sold Rp 15.100.000 Rp
5-1200 Freight Paid Rp 16.500.000 6.100.000
6-1000 Advertising Expenses Rp 14.300.000
6-1100 Telephone & Electricity Rp 23.300.000 3.205.780.000
expenses Rp 36.300.000
6-1200 Store Supplies Expenses Rp 10.300.000
6-1300 Bad Debt Expense
6-1400 Depreciation Expense Rp 12.480.000
6-1500 Insurance Expense Rp 6.600.000
6-1600 Rent Expense Rp
6-1700 Wages & Salaries Expense Rp -
6-1800 Other Operating Expense 3.205.780.000
8-1100 Interest Revenue
9-1100 Interest Expense
9-1200 Bank Service Charge
9-1300 Income Tax Expense
10 | N e r a c a L a j u r
Tabel 4. Ayat Jurnal Penyesuaian Per 31 Desember 2018
UD Buana
Ayat Jurnal Penyesuaian
31 Desember 2018
TGL NAMA AKUN REF DEBET CREDIT
5.320.000
2018 5.070.000
Des 31 Cash in Bank 250.000
Bank Service Charge
Interest Renue
31 Store Supplies Expense
Store Supplies 5.950.000
5.950.000
Rent Expense
2.500.000
Prepaid Rent 2.500.000
Insurance Expense 1.250.000
1.250.000
Prepaid Insurance
16.475.000
Bad Debt 16.475.000
Expense
Allowance for
Doubtful Debt
31 Depraciation Expense 1.250.000
Accum. 1.250.000
Depretiation
Equitment 3.500.000 3.500.000
Wages & Salaries Expense 2.000.000 2.000.000
Expense Payable
Telephone & Electricity expenses
Expense Payable
11 | N e r a c a L a j u r
31 PPN Outcome
PPN Income 104.800.000
PPN Payable 99.280.000
5.520.000
31 Income Tax Expense
53.526.200
Income Tax 38.526.200
Payable 15.000.000
Prepaid Tax
196.571.200 196.571.200
Total
Berikut ini adalah 5 langkah yang harus dilakukan dalam membuat atau
menyusun neraca lajur perusahaan dagang ataupun jasa, yaitu:
1. Menyiapkan Format yang Berisi Jumlah Kolom yang sesuai.
Biasanya format laporan ini terdiri dari beberapa kolom, di mana
masing-masing dari kolom terbagi menjadi penempatan debit kredit pada
transaksi atau akun yang ada:
a. Kolom Nomor dan Nama Akun
Berisi nama seluruh kode akun perkiraan yang telah disusun
sebelumnya, dari nama rekening perkiraan ini juga akan ditentukan,
apakah sebuah akun bernilai debet atau kredit pada setiap lajur kolom.
b. Kolom Neraca Saldo
Informasi-informasi yang tercantum pada lajur neraca saldo adalah
sama persis dengan yang tercantum pada jurnal laporan neraca saldo.
Sehingga jika perusahaan menggunakannya, neraca saldo dapat
langsung dibuat didalamnya, tidak perlu dibuat secara terpisah.
c. Kolom Penyesuaian
Jurnal-jurnal penyesuaian yang telah dibuat akan menyesuaikan
perkiraan-perkiraan neraca saldo yang sudah ada di mana jika ada
perkiraan baru yang timbul maka akan dituliskan di bawah perkiraan-
perkiraan neraca saldo tersebut.
12 | N e r a c a L a j u r
d. Kolom Neraca Saldo Setelah Penyesuaian
Setelah dilakukan jurnal penyesuaian, neraca saldo akan
memperkirakan semua perkiraan dan saldo-saldo yang terdapat dalam
lajur ini, yang nantinya akan terlihat pada laporan keuangan.
Untuk perkiraan-perkiraan neraca saldo yang tidak dipengaruhi oleh
jurnal penyesuaian, langsung dipindah ke lajur ini, tetapi bagi perkiraan
yang dipengaruhi oleh jurnal penyesuaian, harus dihitung saldo
perkiraan yang bersangkutan dan kemudian dipindahkan ke lajur ini.
Lajur ini pada akhirnya harus dijumlahkan kedua sisinya. Sehingga
kebenaran dan ketelitian dalam lajur ini dapat terjamin.
e. Kolom Neraca
Berisi semua perkiraan riil yang merupakan perkiraan dari akun
sebelumnya. Kolom neraca ini berfungsi untuk melihat jika masih ada
kesalahan atau ketidaksesuaian saat menyusun neraca saldo setelah
penyesuaian dan memeriksa ketepatan perhitungan yang dilakukan.
f. Kolom Rugi Laba
Berisi semua perkiraan nominal yang merupakan perkiraan yang akan
dikelompokan atau dimasukkan dalam laporan perhitungan rugi-laba.
Dalam kolom ini, debit dan kredit dalam lajur rugi-laba dijumlahkan.
Bila sisi kredit lebih besar sisi debitnya, maka perusahaan akan
mendapat laba.
Sebaliknya, bila sisi debit yang lebih besar dari sisi kredit, maka
perusahaan menderita kerugian.
Gambar Ilustrasi 1. Form. Neraca Lajur
13 | N e r a c a L a j u r
2. Melakukan Input Nomor dan Nama Akun
Langkah selanjutnya dalam membuat neraca lajur adalah meng-input
nomor dan nama akun dalam kolom yang tersedia. Masukkan saldo akun
dari buku besar ke dalam kolom daftar saldo yang ada di dalam lembar
kerja yang tersedia. Lalu, tambahkan jumlah neraca saldo yang ada pada
laporan sebelumnya.
Tabel 5. Contoh Pengisian Kode, Nama Akun dan Neraca Saldo
NERACA SALDO
KODE NAMA AKUN DEBET KREDIT
Cash in Bank
1-1100 Petty Cash Rp 200.770.000 Rp -
1-1200 Accounts Receivable
1-1300 Allowance for Doubtful Debt Rp 5.350.000 Rp -
1-1400 Merchandise Inventory
1-1500 Store Supplies Rp 709.500.000 Rp -
1-1600 Prepaid Insurance
1-1700 Prepaid Rent Rp - Rp 19.000.000
1-1800 Prepaid Tax
1-1900 Equipment at Cost Rp 650.400.000 Rp -
1-2100 Equipment Accum Dep
1-2110 Accounts Payable Rp 10.800.000 Rp -
2-1100 Expense Payable
2-1200 Income Tax Payable Rp 15.300.000 Rp -
2-1300 PPN Payable
2-1400 PPN Outcome Rp 21.300.000 Rp -
2-1500 PPN Income
2-1600 Bank Permata Loan Rp 15.000.000 Rp -
2-2100 Raka Capital
3-1100 Raka, Drawing Rp 63.300.000 Rp -
3-1200 Sales
4-1100 Sales Return Rp - Rp 16.500.000
4-1200 Cost of goods Sold
5-1100 Freight Paid Rp - Rp 806.080.000
5-1200 Advertising Expenses
6-1000 Telephone & Electricity Rp - Rp 500.000
6-1100 expenses
Store Supplies Expenses Rp - Rp -
6-1200
Rp - Rp -
Rp - Rp 104.800.000
Rp 99.280.000 Rp -
Rp - Rp 285.000.000
Rp - Rp 366.500.000
Rp 26.400.000 Rp -
Rp - Rp 1.601.300.000
Rp 50.000.000 Rp -
Rp 1.176.500.000 Rp -
Rp 8.800.000 Rp -
Rp 4.950.000 Rp -
Rp 8.700.000 Rp -
Rp 4.750.000 Rp -
14 | N e r a c a L a j u r
6-1300 Bad Debt Expense Rp 15.100.000 Rp -
6-1400 Depreciation Expense Rp 16.500.000 Rp -
6-1500 Insurance Expense Rp 14.300.000 Rp -
6-1600 Rent Expense Rp 23.300.000 Rp -
6-1700 Wages & Salaries Expense Rp 36.300.000 Rp -
6-1800 Other Operating Expense Rp 10.100.000 Rp -
8-1100 Interest Revenue Rp - Rp 6.100.000
9-1100 Interest Expense Rp 12.480.000 Rp -
9-1200 Bank Service Charge Rp 6.600.000 Rp -
9-1300 Income Tax Expense Rp - Rp -
3.205.780.000
3.205.780.000
3. Masukkan Ayat Jurnal Penyesuaian pada Kolom Penyesuaian
Isilah kolom ini dengan nominal yang telah dibuat dalam laporan ayat
jurnal penyesuaian sebelumnya, kemudian pindahkan saldo ke daftar yang
sudah disesuaikan antara debit dan kredit.
Data yang dibutuhkan untuk memasukkan data jurnal penyesuaian
biasanya diperoleh dari data perusahaan yang mengalami penyusutan
seperti pemakaian peralatan untuk operasional (komputer, mesin, dll).
15 | N e r a c a L a j u r
KODE NAMA AKUN Tabel 6. Contoh Pe
1-1100 Cash in Bank NERAC
DEBET
1-1200 Petty Cash Rp 200.770.000
Rp 5.350.000
1-1300 Accounts Receivable Rp 709.500.000
Rp -
1-1400 Allowance for Doubtful Debt Rp 650.400.000
Rp 10.800.000
1-1500 Merchandise Inventory Rp 15.300.000
Rp 21.300.000
1-1600 Store Supplies Rp 15.000.000
Rp 63.300.000
1-1700 Prepaid Insurance Rp -
Rp -
1-1800 Prepaid Rent Rp -
Rp -
1-1900 Prepaid Tax Rp -
Rp -
1-2100 Equipment at Cost Rp 99.280.000
Rp -
1-2110 Equipment Accum Dep Rp -
2-1100 Accounts Payable
2-1200 Expense Payable
2-1300 Income Tax Payable
2-1400 PPN Payable
2-1500 PPN Outcome
2-1600 PPN Income
2-2100 Bank Permata Loan
3-1100 Raka Capital
engisian Kolom Penyesuaian
CA SALDO AJP
KREDIT
DEBET KREDIT
Rp - 5.070.000 16.475.000
0 Rp - 5.950.000
1.250.000
Rp - 2.500.000
15.000.000
- Rp 19.000.000
1.250.000
Rp -
5.500.000
0 Rp - 38.526.200
5.520.000
0 Rp -
99.280.000
0 Rp -
0 Rp -
0 Rp -
- Rp 16.500.000
- Rp 806.080.000
- Rp 500.000
- Rp -
- Rp -
- Rp 104.800.000 104.800.000
0 Rp -
- Rp 285.000.000
- Rp 366.500.000
16 | N e r a c a L a j u r
3-1200 Raka, Drawing Rp 26.400.000
4-1100 Sales Rp -
4-1200 Sales Return Rp 50.000.000
5-1100 Cost of goods Sold Rp 1.176.500.000
5-1200 Freight Paid Rp 8.800.000
6-1000 Advertising Expenses Rp 4.950.000
6-1100 Telephone & Electricity expenses Rp 8.700.000
6-1200 Store Supplies Expenses Rp 4.750.000
6-1300 Bad Debt Expense Rp 15.100.000
6-1400 Depreciation Expense Rp 16.500.000
6-1500 Insurance Expense Rp 14.300.000
6-1600 Rent Expense Rp 23.300.000
6-1700 Wages & Salaries Expense Rp 36.300.000
6-1800 Other Operating Expense Rp 10.100.000
8-1100 Interest Revenue Rp -
9-1100 Interest Expense Rp 12.480.000
9-1200 Bank Service Charge Rp 6.600.000
9-1300 Income Tax Expense Rp -
3.205.780.000
0 Rp -
- Rp 1.601.300.000
0 Rp -
Rp -
0 Rp -
0 Rp -
0 Rp - 2.000.000
5.950.000
0 Rp - 16.475.000
1.250.000
0 Rp - 1.250.000
2.500.000
0 Rp - 3.500.000
0 Rp - 250.000
53.526.200
0 Rp - 196.571.200
0 Rp -
0 Rp -
- Rp 6.100.000 5.320.000
196.571.200
0 Rp -
0 Rp -
- Rp -
3.205.780.000
17 | N e r a c a L a j u r
4. Menambahkan Nominal pada Neraca Saldo Setelah Penyesuaian
Ketika telah ditemukan nominal atau saldo antara neraca saldo dan
juga jurnal penyesuaian, langkah selanjutnya menjumlahkan atau
mengurangi antar keduannya dan tulis pada kolom neraca saldo setelah
penyesuaian.
Jika pada kolom terdapat persamaan debit maupun kredit maka cara
menghitungnya dengan cara ditambah, begitu pula sebaliknya.
18 | N e r a c a L a j u r
Tabel 7. Contoh Pengisian
NERACA SALDO
KODE NAMA AKUN DEBET KREDIT
1-1100 200.770.000 -
1-1200 Cash in Bank -
1-1300 Petty Cash 5.350.000 -
1-1400 Accounts Receivable 709.500.000
Allowance for Doubtful 19.000.000
1-1500 -
1-1600 Debt
1-1700 Merchandise Inventory 650.400.000 -
1-1800 10.800.000 -
1-1900 Store Supplies 15.300.000 -
1-2100 Prepaid Insurance 21.300.000 -
1-2110 15.000.000 -
2-1100 Prepaid Rent 63.300.000 -
2-1200 Prepaid Tax 16.500.000
2-1300 Equipment at Cost - 806.080.000
2-1400 Equipment Accum Dep - 500.000
2-1500 Accounts Payable - -
2-1600 Expense Payable - -
2-2100 Income Tax Payable - 104.800.000
3-1100 PPN Payable -
3-1200 PPN Outcome -
4-1100 PPN Income 99.280.000 285.000.000
4-1200 Bank Permata Loan - 366.500.000
Raka Capital -
Raka, Drawing -
26.400.000 1.601.300.000
Sales -
Sales Return -
50.000.000
Neraca Saldo Disesuaikan NSD
AJP
DEBET KREDIT DEBET KREDIT
5.070.000 16.475.000 205.840.000 35.475.000
5.350.000
709.500.000
-
5.950.000 650.400.000 -
1.250.000 4.850.000 -
2.500.000 14.050.000 -
15.000.000 18.800.000 -
- -
1.250.000 63.300.000 -
- 17.750.000
104.800.000 5.500.000 - 806.080.000
38.526.200 - 6.000.000
5.520.000 - 38.526.200
- 5.520.000
99.280.000 - -
- -
- 285.000.000
- 366.500.000
26.400.000
- -
50.000.000 1.601.300.000
-
19 | N e r a c a L a j u r
5-1100 Cost of goods Sold 1.176.500.000 -
5-1200 Freight Paid 8.800.000 -
6-1000 4.950.000 -
6-1100 Advertising Expenses 8.700.000 -
Telephone & Electricity
6-1200 4.750.000 -
6-1300 expenses 15.100.000 -
6-1400 16.500.000 -
6-1500 Store Supplies Expenses 14.300.000 -
6-1600 Bad Debt Expense 23.300.000 -
6-1700 36.300.000 -
6-1800 Depreciation Expense 10.100.000 -
8-1100 Insurance Expense 6.100.000
9-1100 Rent Expense - -
9-1200 12.480.000 -
9-1300 Wages & Salaries Expense 6.600.000 -
Other Operating Expense 3.205.780.000
-
Interest Revenue 3.205.780.000
Interest Expense
Bank Service Charge
Income Tax Expense
2.000.000 1.176.500.000 -
8.800.000 -
4.950.000 -
10.700.000 -
5.950.000 5.320.000 10.700.000 -
16.475.000 196.571.200 31.575.000 -
1.250.000 17.750.000 -
1.250.000 15.550.000 -
2.500.000 25.800.000 -
3.500.000 39.800.000 -
10.100.000 -
250.000 11.420.000
53.526.200 12.480.000 -
196.571.200 6.850.000 -
53.526.200 -
3.173.571.200 3.173.571.200
20 | N e r a c a L a j u r
5. Mengisi Kolom Neraca dan Laba Rugi
Selanjutnya, pindahkan jumlah-jumlah di dalam kolom daftar
saldo, lalu sesuaikan ke dalam kolom laba rugi.
Anda bisa menjumlahkan kolom-kolom laba-rugi dan kolom-
kolom laporan posisi keuangan serta memasukkan angka laba
bersih/rugi bersih sebagai angka pengumbang ke dalam kedua pasang
kolom di atas dan sekali lagi menjumlahkan kolom tersebut
21 | N e r a c a L a j u r
Tabel 8. Contoh Pengisian K
KODE NAMA AKUN NERACA SALDO AJP
DEBET
1-1100 Cash in Bank DEBET KREDIT KREDIT
1-1200 Petty Cash 5.070.000
1-1300 Accounts Receivable Rp 200.770.000 Rp -
1-1400 Allowance for Doubtful Debt
1-1500 Merchandise Inventory Rp 5.350.000 Rp -
1-1600 Store Supplies
1-1700 Prepaid Insurance Rp 709.500.000 Rp -
1-1800 Prepaid Rent
1-1900 Prepaid Tax Rp - Rp 19.000.000 16.475.
1-2100 Equipment at Cost
1-2110 Equipment Accum Dep Rp 650.400.000 Rp - 5.950.
2-1100 Accounts Payable 1.250.
2-1200 Expense Payable Rp 10.800.000 Rp - 2.500.
2-1300 Income Tax Payable 15.000.
2-1400 PPN Payable Rp 15.300.000 Rp -
2-1500 PPN Outcome 1.250.
2-1600 PPN Income Rp 21.300.000 Rp -
2-2100 Bank Permata Loan 5.500.
3-1100 Raka Capital Rp 15.000.000 Rp - 38.526.
3-1200 Raka, Drawing 5.520.
Rp 63.300.000 Rp -
99.280.
Rp - Rp 16.500.000
Rp - Rp 806.080.000
Rp - Rp 500.000
Rp - Rp -
Rp - Rp -
Rp - Rp 104.800.000 104.800.000
Rp 99.280.000 Rp -
Rp - Rp 285.000.000
Rp - Rp 366.500.000
Rp 26.400.000 Rp -
Kolom Rugi Laba dan Neraca
NSD RUGI LABA NERACA
DEBET KREDIT DEBET KREDIT DEBET KREDIT
205.840.000 205.840.000
5.350.000 5.350.000
709.500.000 709.500.000
.000 - 35.475.000 - 35.475.000
650.400.000 - 650.400.000 -
.000 4.850.000 - 4.850.000 -
.000 14.050.000 - 14.050.000 -
.000 18.800.000 - 18.800.000 -
.000 - - --
63.300.000 - 63.300.000 -
.000 - 17.750.000 - 17.750.000
- 806.080.000 - 806.080.000
.000 - 6.000.000 - 6.000.000
.200 - 38.526.200 - 38.526.200
.000 - 5.520.000 - 5.520.000
-- --
.000 - - --
- 285.000.000 - 285.000.000
- 366.500.000 - 366.500.000
26.400.000 - 26.400.000 -
22 | N e r a c a L a j u r
4-1100 Sales Rp - Rp 1.601.300.000
4-1200 Sales Return Rp 50.000.000 Rp -
5-1100 Cost of goods Sold Rp 1.176.500.000 Rp -
5-1200 Freight Paid Rp 8.800.000 Rp -
6-1000 Advertising Expenses Rp 4.950.000 Rp -
6-1100 Telephone & Electricity expenses Rp 8.700.000 Rp - 2.000.000
5.950.000
6-1200 Store Supplies Expenses Rp 4.750.000 Rp - 16.475.000
1.250.000
6-1300 Bad Debt Expense Rp 15.100.000 Rp - 1.250.000
2.500.000
6-1400 Depreciation Expense Rp 16.500.000 Rp - 3.500.000
6-1500 Insurance Expense Rp 14.300.000 Rp - 250.000
53.526.200
6-1600 Rent Expense Rp 23.300.000 Rp - 196.571.200
6-1700 Wages & Salaries Expense Rp 36.300.000 Rp -
6-1800 Other Operating Expense Rp 10.100.000 Rp -
8-1100 Interest Revenue Rp - Rp 6.100.000 5.320.
196.571.
9-1100 Interest Expense Rp 12.480.000 Rp -
9-1200 Bank Service Charge Rp 6.600.000 Rp -
9-1300 Income Tax Expense Rp - Rp -
3.205.780.000 3.205.780.000
- 1.601.300.000 1.601.300.000 --
50.000.000 - 50.000.000 -- -
1.176.500.000 - 1.176.500.000 -- -
8.800.000 - 8.800.000 -- -
4.950.000 - 4.950.000 -- -
10.700.000 - 10.700.000 -- -
10.700.000 - 10.700.000 -- -
31.575.000 - 31.575.000 -- -
17.750.000 - 17.750.000 -- -
15.550.000 - 15.550.000 -- -
25.800.000 - 25.800.000 -- -
39.800.000 - 39.800.000 -- -
10.100.000 - 10.100.000 -- -
.000 11.420.000 - 11.420.000 - -
12.480.000 - 12.480.000 -- -
6.850.000 - 6.850.000 -- -
53.526.200 - 53.526.200 -- -
.200 3.173.571.200 3.173.571.200 1.475.081.200 1.612.720.000 1.698.490.000 1.560.851.200
137.638.800 137.638.800
1.612.720.000 1.612.720.000 1.698.490.000 1.698.490.000
23 | N e r a c a L a j u r
G. Forum Diskusi
Amati video berikut ini: https://www.youtube.com/watch?v=18FG4_QuPc8
1. Video ini berisi tentang prosedur penyelesaian neraca lajur pada
perusahaan dagang.
2. Tanyakan kepada guru apabila ada hal yang kurang dipahami
H. Rangkuman
1. Neraca Lajur (Work Sheet) ialah suatu daftar tempat mencatat,
menyesuaikan dan menggolong golongkan saldo perkiraan- perkiraan
buku besar.
2. Tujuan penyusunan neraca lajur adalah untuk mempermudah
penyusunan laporan keuangan pada akhir periode akuntansi.
3. Bentuk (kolom-kolom) dalam neraca lajur pada umumnya adalah 10
kolom, yaitu sebagai berikut :
a. Nomer Akun : Diisi sesuai dengan nomer akun.
b. Nama Akun : Nama akun dalam buku besar
c. Penyesuaian : Diisi dengan saldo akun sebelum
disesuaikan (Jurnal Penyesuaian)
d. Neraca Saldo Disesuaikan : Diisi berdasarkan Neraca Saldo
dan
Penyesuaian. (Adjusted Trial
Balance)
e. Rugi Laba (Profit and Loss) : Diisi dengan akun-akun nominal.
f. Neraca (Balance Sheet) : Diisi dengan akun-akun
riil.
4. Akun riil adalah akun - akun yang terdiri dari kelompok akun aset, akun
kewajiban , dan akun ekuitas.
5. Akun nominal adalah akun - akun yang terdiri dari kelompok akun
pendapatan dan beban.
6. Prosedur Penyelesaian Neraca Lajur
a. Menyiapkan Format yang Berisi Jumlah Kolom yang sesuai.
b. Melakukan Input Nomor dan Nama Akun
24 | N e r a c a L a j u r
c. Masukkan Ayat Jurnal Penyesuaian pada Kolom Penyesuaian
d. Menambahkan Nominal pada Neraca Saldo Setelah Penyesuaian
e. Mengisi Kolom Neraca dan Laba Rugi
25 | N e r a c a L a j u r
GLOSARIUM
Adjusted Trial Neraca saldo yang dibuat setelah menyelesaikan
Balance Jurnal Penyesuaian
Akun Nominal Akun - akun yang terdiri dari kelompok akun
Akun Riil pendapatan dan beban.
Balance Sheet Akun - akun yang terdiri dari kelompok akun aset,
Daftar Saldo akun kewajiban , dan akun ekuitas.
Laporan yang wajib disusun oleh suatu entitas
bisnis/perusahaan untuk menggambarkan kekayaan,
kewajiban, serta modal di akhir periode akuntansi
perusahaan yang sebenarnya.
Daftar yang berisi saldo (selisih antara total debet dan
total kredit) setiap akun yang terdapat di buku besar
utama (general ledger) pada tanggal tertentu.
Debit Pencatatan akuntansi dimana asset serta biaya
mengalami peningkatan.
Kredit Pencatatan akuntansi untuk akun hutang dan ekuitas
yang mengalami peningkatan.
Profit and Loss Jenis laporan keuangan yang berisi mengenai
informasi pendapatan dan pengeluaran suatu badan
usaha.
Worksheet Lembar yang memuat data akuntansi perusahaan
selama satu periode.
26 | N e r a c a L a j u r
LATIHAN PENGETAHUAN
I. Pilihan Ganda
Pilihlah jawaban yang tepat untuk soal – soal teori di bawah ini!
1. Jurnal penyesuaian harus di posting atau pemindah bukuan kedalam…..
a. Neraca saldo
b. Neraca
c. Rugi/laba
d. Buku besar
e. Neraca lajur
2. Jurnal Penutup dibuat pada akhir periode setelah…
a. Jurnal umum diposting ke buku besar
b. Pencatatan transaksi dalam jurnal umum
c. Setelah jurnal penyesuaian di posting ke buku besar
d. Setelah buku besar diposting
e. Semuanya salah
3. Yang dimaksud dengan transaksi perusahaan adalah……..
a. Seluruh kejadian di perusahaan
b. Seluruh kejadian dengan pihak ke tiga
c. Seluruh kejadian yang berpengauh pada pendapatan
d. Seluruh kejadian yang berpengaruh pada aktivaperusahaan
e. Seluruh kejadian yang dapat diukur dengan satuan uang
4. Akun di bawah ini yang memiliki saldo dalam neraca saldo setelah
penutupan…
a. Ikhtisar laba rugi
b. Penjualan
c. Pembelian
d. HPP
e. Kas bank
5. Pernyataan yang tepat dibawah ini ….
a. Kas mempunyai saldo normal debt
b. Piutang mempunyai saldo normal kredit
27 | N e r a c a L a j u r
c. Peralatan mempunyai saldo normal kredit
d. Kendaraan mempunyai saldo normal kredit
e. Utang mempunyai saldo normal Debet
6. Berikut ini merupakan urutan langkah-langkah dalam penyusunan neraca
lajur 10 kolom yang benar adalah ...
a. Penyesuaian , Neraca , Lap Laba/Rugi, Neraca Saldo , Neraca Saldo
di sesuaikan
b. Neraca , Penyesuaian , Lap Laba/Rugi, Neraca Saldo , Neraca Saldo
di sesuaikan
c. Neraca saldo di sesuaikan , Neraca , Penyesuaian , Lap Laba/Rugi,
Neraca Saldo
d. Neraca Saldo, Penyesuaian, Neraca saldo di sesuaikan , Lap
Laba/Rugi, Neraca
e. Penyesuaian, Neraca, Neraca Saldo disesuaikan, Lap Laba/Rugi,
Neraca Saldo
7. Berikut tujuan dari penyusunan neraca lajur perusahaan dagang.
i. Untuk menggolongkan dan meringkas informasi dari neraca saldo dan
penyesuaian.
ii. Untuk mempersulit pencatatan keuangan perusahaan.
iii. Untuk mempermudah menemukan kesalahan yang mungkin
dilakukan dalam pembuatan jurnal penyesuaian.
iv. Untuk mencatat permasalahan keuangan perusahaan
Berdasarkan pernyataan diatas, yang termasuk tujuan dari penyusunan
neraca lajur perusahaan dagang adalah ...
a. i dan ii
b. i dan iii
c. ii dan iii
d. ii dan iv
e. iii dan ii
8. Yang bukan termasuk manfaat neraca lajur adalah sebagai berikut ...
a. Dapat mempersulit pencatatan keuangan
b. Dapat digunakan untuk memeriksa data-data ( akun dan jumlah saldo)
28 | N e r a c a L a j u r
yang akan disajikan dalam laporan keuangan.
c. Dapat menunjukkan bahwa prosedur-prosedur yang perlu dilakukan
untuk menyusun laporan keuangan telah dilaksanakan
d. Dapat mempermudah untuk menemukan kesalahan-kesalahan yang
mungkin dilakukan.
e. Dapat mempermudah pencatatan keuangan.
9. Di dalam siklus akuntansi, neraca lajur dibuat pada saat ...
a. Setelah penyusunan laporan keuangan
b. Sebelum penyusunan laporan keuangan
c. Setelah membuat ayat penyesuaian
d. Setelah membukukan ayat penyesuaian ke dalam buku besar
e. Setelah menyusun laporan keuangan
10. Laba Rugi adalah kolom yang berisikan angka-angka yang
termasuk akun nominal. Berikut yang termasuk akun nominal
dalam neraca lajur adalah ...
a. Modal dan kewajiban dari neraca saldo
b. Pendapatan dan beban dari neraca saldo
c. Aktiva dari neraca saldo
d. Kewajiban dari neraca saldo
e. Hutang dari neraca saldo
29 | N e r a c a L a j u r
LATIHAN KETERAMPILAN
Perhatikan Soal dibawah ini
Buatlah Neraca Lajur dari data di bawah ini!
Kerjakan tugas ini dalam LKPD yang telah diberikan
a. Neraca Saldo UD BAHAGIA per 31 Desember 2018
UD. BAHAGIA
TRIAL BALANCE, PER 31 DESEMBER 2018
KODE NAMA AKUN DEBET KREDIT
1-1100 Cash in Bank Rp 200.770.000
1-1200 Petty Cash Rp 5.350.000
1-1300 Accounts Receivable Rp 709.500.000
1-1400 Allowance for Doubtful Debt Rp 19.000.000
1-1500 Merchandise Inventory Rp 595.550.000
1-1600 Store Supplies Rp 10.800.000
1-1700 Prepaid Insurance Rp 15.300.000
1-1800 Prepaid Rent Rp 21.300.000
1-1900 Prepaid Tax Rp 15.000.000
1-2100 Equipment at Cost Rp 63.300.000
1-2110 Equipment Accum Dep Rp 16.500.000
2-1100 Accounts Payable Rp 806.080.000
2-1200 Expense Payable Rp 500.000
2-1300 Income Tax Payable Rp -
2-1400 PPN Payable Rp -
2-1500 PPN Outcome Rp 104.800.000
2-1600 PPN Income Rp 99.280.000 Rp -
2-2100 Bank Permata Loan Rp 285.000.000
3-1100 Raka Capital Rp 366.500.000
3-1200 Raka, Drawing Rp 26.200.000
4-1100 Sales Rp 1.601.300.000
4-1200 Sales Return Rp 50.000.000
5-1100 Cost of goods Sold Rp 1.231.350.000
5-1200 Freight Paid Rp 8.800.000
6-1000 Advertising Expenses Rp 4.950.000
30 | N e r a c a L a j u r
6-1100 Telephone & Electricity expenses Rp 8.700.000 Rp 6.100.000
6-1200 Store Supplies Expenses Rp 4.750.000 Rp 3.205.780.000
6-1300 Bad Debt Expense Rp 15.100.000
6-1400 Depreciation Expense Rp 16.500.000
6-1500 Insurance Expense Rp 14.300.000
6-1600 Rent Expense Rp 23.300.000
6-1700 Wages & Salaries Expense Rp 36.300.000
6-1800 Other Operating Expense Rp 10.300.000
8-1100 Interest Revenue
9-1100 Interest Expense Rp 12.480.000
9-1200 Bank Service Charge Rp 6.600.000
9-1300 Income Tax Expense Rp -
Rp 3.205.780.000
b. Ayat Jurnal Penyesuaian UD BAHAGIA per 31 Desember 2018
UD. BAHAGIA
JURNAL PENYESUAIAN
BULAN DESEMBER 2018
TGL NAMA AKUN REF DEBET CREDIT
2018
Des 31 Cash in Bank 5.070.000
250.000
Bank Service Charge
Interest Renue
5.320.000
31 Store Supplies Expense 5.950.000 5.950.000
Store Supplies 2.500.000 2.500.000
1.250.000
Rent Expense
Prepaid Rent
Insurance Expense
31 | N e r a c a L a j u r
Bad Debt Prepaid Insurance 1.250.000
Expense 16.475.000
Allowance for
Doubtful Debt 16.475.000
31 Depraciation Expense 1.250.000 1.250.000
3.500.000 3.500.000
Accum. Depretiation 2.000.000 2.000.000
Equitment
Wages & Salaries Expense
Expense Payable
Telephone & Electricity expenses
Expense Payable
31 PPN Outcome
PPN Income 104.800.000
PPN Payable 99.280.000
5.520.000
31 Income Tax Expense 38.112.200
Income Tax Payable 23.112.200
Prepaid Tax 15.000.000
32 | N e r a c a L a j u r
DAFTAR PUSTAKA
Harti, Dwi. 2019. Praktikum Akuntansi Perusahaan Jasa dan Dagang. Jakarta:
Erlangga
Somantri, Hendi. 2015. Akuntansi Perusahaan Dagang. Armico.
Widiyanti, Ika. 2019. Praktikum Akuntansi Perusahaan Jasa, Dagang dan
Manufaktur. Bogor: Kresna.
Jurnal Entrepreneur. https://www.jurnal.id/id/blog/neraca-lajur-beserta-
contohnya/#Apa_yang_Dimaksud_dengan_Neraca_Lajur. Jakarta:
Jurnal Mekari. Diakses tanggal 20 September 2022 Pukul 20.30 WIB.
Tim Pengembang Model Kursus Teknisi Akuntansi Dasar Moda Daring. 2018.
http://direktori.pauddikmasjabar.kemdikbud.go.id/MODEL/TAHUN%2
02018/11%20model%20kursus%20akuntansi/modul5%20neraca%20jal
ur.PDF. Jawa Barat: Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik
Indonesia. Diakses tanggal 20 September 2022 Pukul 20.00 WIB.
33 | N e r a c a L a j u r