E-MODUL REAKSI KIMIA E-MODUL REAKSI KIMIA Disusun oleh Aisyah NAMA: Kelas:
Puji syukur penulis panjakan kehadirat Tuhan yang Maha Esa telah melimpahkan rahmat dan karunia-Nya sehingga penulis dapat menyusun e-Modul pada Materi Reaksi Kimia , yang dirancang sesuai standar isi untuk materi kelas x sehingga dapat diselesaikan dengan baik. Melalui e-modul pada materi kimia diharapkan peserta didik menambah pengetahuan dan keterampilan berpikir kritis serta meningkatkan kemampuan literasi dan numerasii yang dimiliki peserta didik e-modul ini menuntun peserta didik dalam melakukan diskusi yang didasarkan pada permasalahan yang disajikan penulis. Penulis menyadari bahwa dalam penyusunan e-modul ini masih banyak kekurangan. Oleh karena itu, untuk melengkapi e-modul ini, penulis mengharap[kan saran yang membangun dalam mengembangkan emodul ini, agar kedepannya menjadi lebih baik. Semoga e-modul ini bermanfaat untuk semua pihak baik penulis, peserta didik, guru, dan sekolah. e-Modul Reaksi Kimia KATA PENGANTAR Tanjungpinang, juli 2023 Aisyah i
DAFTAR ISI Kata Pengantar............................................................................... i Daftar Isi .................................................................................................ii Peta Konsep ..........................................................................................1 Pengertian Reaksi Kimia ......................................................................2 Ciri-ciri Reaksi Kimia.............................................................................4 Jenis-Jenis Reaksi Kimia .......................................................................6 Persamaan Reaksi Kimia .....................................................................7 Penyetaraan Reaksi Kimia ..................................................................9 Rangkuman .........................................................................................12 Evaluasi ................................................................................................13 Daftar Pustaka ....................................................................................15 e-Modul Reaksi Kimia ii
Reaksi Kimia Peta Konsep Tujuan Pembelajaran: Peserta didik mampu memahami makna dari reaksi kimia Peserta didik mampu menganalisis ciri-ciri dari raeksi kimia peserta didik mampu jenis-jenis reaksi kimia peserta didik mampu menuliskan persamaan reaksi kimia peserta didik mampu menyetarakan persamaan reaksi kimia yang diberikan. 1. 2. 3. 4. 5. e-Modul Reaksi Kimia 1
Fenomena Ayo perhatikan video berikut ini! Wah seru bukan setelah melihat percobaan yang ditampilkan dalam video tersebut. Percobaan yang ditampilkan dalam video merupakan salah satu contoh reaksi kimia. Reaksi kimia banyak sekali terjadi dalam kehidupan kita sehari-hari. Namun, mayoritas dari kita tidak mengetahui bahwa fenomena tersebut merupakan sebuah reaksi kimia. Berdasarkan video yang telah ditampilkan, apa saja informasi yang kamu dapatkan? Apakah kamu sudah memahami konsep terkait reaksi kimia? Pada bab ini kita akan mengenal lebih jauh terkait konsep reaksi kimia. Mulai dari definisi reaksi kimia hingga peran reaksi kimia dalam kehidupan sehari-hari. URAIAN MATERI Scan Me e-Modul Reaksi Kimia Pengertia Reaksi Kimia Reaksi kimia adalah peristiwa perubahan kimia dari zat-zat yang bereaksi (reaktan) menjadi zat-zat hasil reaksi (produk). Pada reaksi kimia selalu dihasilkan zat-zat yang baru dengan sifat-sifat yang baru. Reaksi kimia dituliskan dengan menggunakan lambang unsur. Perhatikan reaksi merkuri oksida yang menghasilkan merkuri dan oksigen berikut HgO → Hg + O2 2
Gabungan lambang yang menunjukkan suatu reaksi kimia dinamakan persamaan kimia. Zat yang bereaksi di sebelah kiri anak panah disebut pereaksi sedangkan zat di sebelah kanan anak panah disebut hasil reaksi. Jadi, HgO pada persamaan kimia di atas adalah pereaksi. Hg dan O2 adalah hasil reaksi. Konsep reaksi kimia ini sama halnya ketika kamu mencampurkan tepung, gula, dan telur maka akan menghasilkan sebuah produk yang bernama roti. Tepung + gula + telur Roti Zat yang bereaksi hasil reaksi Apakah kamu sudah mulai memahami terkait konsep reaksi kimia berdasarkan ilustrasi yang telah diberikan? Berdasarkan hukum konservasi materi menyebutkan bahwa selama terjadinya reaksi kimia tidak ada materi yang berkurang maupun bertambah. Makna dari hukum tersebut menunjukkan bahwa jumlah atom yang direaksikan akan sama dengan jumlah atom hasil reaksi. Mari perhatikan persamaan dibawah ini! 2 HgO → 2 Hg + O e-Modul Reaksi Kimia Dari persamaan tersebut terlihat ada dua atom dua merkuri(Hg) dan satu atom oksigen (O) pada saat sebelum reaksi dan molekul tersebut tetap memiliki jumlah yang sama setelah terjadinya reaksi. Kondisi ini disebut kesetimbangan. Sebuah molekul harus miliki jumlah yang sama pada saat sebelum bereaksi dan sesudah bereaksi (hasil reaksi). 3
Cu(s) + 2 H2SO4 (aq) 4 CuSO4(aq) + 2 H2O(l) + 2 SO2 (g) Perhatikan contoh persamaan reaksi kimia dibawah ini! Dari persamaan ini kita akan mendapatkan informasi tentang zat-zat yang bereaksi yaitu logam tembaga dan asam sulfat, menghasilkan tembaga (II) sulfat, air dan sulfur dioksida. Persamaan ini juga mengindikasikan bentuk-bentuk zat yang bereaksi, padatan dengan notasi (s), terlarut dalam air dengan notasi (aq), (l) cairan dan (g) adalah gas. Selain itu informasi lain juga kita dapatkan seperti perbandingan mol dari zat-zat yang bereaksi maupun hasil reaksi. Reaksi kimia dituliskan ke dalam bentuk persamaan kimia. Suatu persamaan kimia menunjukkan rumus pereaksi, kemudian suatu anak panah, dan lalu rumus hasil reaksi, dengan banyaknya atom tiap unsur di kiri dan di kanan anak panah sama. Suatu pereaksi ialah zat apa saja yang mula-mula ada dan kemudian diubah ketika reaksi kimia berlangsung. Suatu hasil reaksi ialah zat apa saja yang dihasilkan selama reaksi kimia. Ciri-Ciri Reaksi Kimia Ketika terjadi reaksi kimia terdapat perubahan-perubahan yang terjadi. Perubahan-perubahan ini merupakan ciri-ciri dari reaksi kimia. Berikut ciri-ciri dari reaksi kimia. e-Modul Reaksi Kimia 4
Reaksi kimia dapat menimbulkan perubahan warna yang terlihat pada produknya. Misalnya reaksi redoks besi (perkaratan besi) membuat besi yang berwarna silver mengkilat menjadi merah kecoklatan. Reaksi BriggsRauscher yang warnanya berubah dari bening, menjadi kuning, menjadi biru, lalu menjadi kehitaman. Kamu dapat menyaksikan video terkait perubahan warna pada video di samping. 1.Perubahan Warna Scan Me e-Modul Reaksi Kimia 2. Membentuk Endapan Munculnya endapan juga menjadi salah satu ciri reaksi kimia. Suatu reaktan yang direaksikan bisa menghasilkan produk berupa endapan dengan berbagai macam warna sesuai unsur pembentuknya. Reaksi pembentukan endapan digunakan di bidang pengelolaan limbah untuk membersihkan air limbah dari logam berat. Gambar Pembentukan Endapan BaSO4 3. Perubahan Suhu Perubahan suhu yang naik maupun turun bisa menjadi tanda terjadinya perubahan kimia. Misal, ketika kamu memasak makanan, terjadi perubahan suhu yang membuat makananmu itu matang. Scan Me 5
4. Menghasilkan Gas Di laboratorium untuk membuktikan reaksi kimia yang menimbukan gas dapat direaksikan kalsium karbonat (CaCO3) dengan asam sulfat (H2SO4). Maka dari reaksi tersebut akan dihasilkan gas CO2. Persamaan reaksinya adalah sebagai berikut. H2SO4(l) + CaCO3(s) → CaSO4(s) + H2O(l) + CO2(g) Jenis-jenis Reaksi Kimia Dalam reaksi kimia terdapat empat jenis reaksi dasar yaitu 1.Reaksi sintesis Reaksi sintesis terjadi ketika dua atom atau lebih direaksikan dan membentuk suatu senyawa baru yang lebih kompleks. 2. Reaksi dekomposisi Reaksi dekomposisi merupakan reaksi kebalikan dari reaksi sintesis dimana suatu senyawa kompleks terdekomposisi/ terurai menjadi suatu atom-atom yang sederhana. 3. Reaksi single replacement Dalam reaksi ini, suatu atom menggantikan posisi atom lainnya dalam suatu senyawa tertentu sehingga membentuk suatu senyawa baru 4. Reaksi double replacement Dalam reaksi ini, suatu anion dan kation dari dua senyawa yang berbeda mengalami pertukaran pasangan dan menghasilkan dua senyawa yang lebih baru. e-Modul Reaksi Kimia 6
Wujud zat Subskrip Padat (Solid) s Cair (liquid) l Gas gas) g Larut dalam air (aquades) aq Persamaan Reaksi Kimia Persamaan reaksi adalah persamaan yang menggambarkan hubungan zat-zat kimia yang terlibat sebelum dan sesudah reaksi kimia. Persamaan reaksi dinyatakan dengan rumus kimia zat-zat yang bereaksi dan hasil reaksi, angka koefisien, dan fase/wujud zat. Setiap perubahan kimia yang terjadi, misalnya kertas terbakar, besi berubah menjadi berkarat atau yang lainnya, harus dapat kita tuliskan secara sederhana agar dapat dengan mudah dimengerti. Suatu persamaan reaksi kimia dapat ditulis dengan dua cara, yaitu persamaan perkataan dan persamaan simbol. Persamaan perkataan adalah persamaan kimia yang memberi nama pereaksi-pereaksi dan nama hasil reaksinya juga menyatakan kesetaraan jumlah zat-zat yang bereaksi dengan jumlah zat-zat hasil reaksi. Oleh karena itu dalam menuliskan persamaan reaksi harus memuat rumus kimia zat-zat, koefisien reaksi, dan wujud zat. Tabel Penulisan Wujud zat e-Modul Reaksi Kimia 7
Berikut contoh penulisan persamaan reaksi kimia e-Modul Reaksi Kimia Persamaan reaksi kimia yang dituliskan sudah harus dalam kondisi setara. Berikut syarat-syarat persamaan reaksi setara. a. Jenis unsur-unsur sebelum dan sesudah reaksi selalu sama. b. Jumlah masing-masing atom sebelum dan sesudah reaksi selalu sama (memenuhi hukum kekekalan massa). c. Perbandingan koefisien reaksi menyatakan perbandingan mol (khusus yang berwujud gas perbandingan koefisien juga menyatakan perbandingan volume asalkan suhu dan tekanannya sama). d. Pereaksi dan hasil reaksi dinyatakan dengan rumus kimia yang benar. e. Wujud zat-zat yang terlibat reaksi harus dinyatakan dalam tanda kurung setelah rumus kimia. 8
Dasar untuk penyetaraan reaksi kimia adalah hukum kekekalan massa yang dikemukakan oleh Lavoiser bahwa ”dalam sebuah reaksi, massa zatzat sebelum bereaksi sama dengan massa zat sesudah bereaksi”. Hal ini menunjukkan kepada kita bahwa tidak ada massa yang hilang selama berlangsung reaksi. Dalam persamaan reaksi kimia terdapat dua daerah, daerah dimana zat sebelum bereaksi di sebelah kiri tanda panah dan daerah dimana zat telah bereaksi di sebelah kanan tanda panah. Di kedua daerah tersebut, kita akan mendapatkan informasi bahwa zat sebelum dan sesudah reaksi adalah sama, kesamaan ini dapat ditunjukkan dengan kesetaraan jumlah atom, atau jumlah massa. Penyetaraan persamaan reaksi kimia umumnya dapat dilakukan dengan metode trial and error atau cara langsung. cara ini dapat dilakukan Untuk menulis persamaan reaksi kimia yang setara untuk sebagian besar reaksi, terdapat empat langkah, sebagai berikut: e-Modul Reaksi Kimia Menggambarkan reaksi dalam kata-kata, letakkan pereaksi disisi kiri dan hasil reaksi di sebelah kanan. Tulis persamaan reaksi kimia untuk reaksi tersebut menggunakan rumus dan lambang. Rumus untuk unsur-unsur umumnya hanya lambang. Hitunglah atom dalam persamaan dengan tabel untuk membantu. Tentukan koefisien yang menyetarakan persamaan tersebut. Untuk menyetarakan persamaan jangan mengubah angka pada rumus yang sudah benar 1. 2. 3. 4. Penyetaraan Reaksi Kimia 9
Setarakan dulu unsur dimulai dari selain hidrogren dan oksigen, yaitu unsur C (1) CH8 + O2 4CO + H2O (Belum setara) CH8 + O2 CO + H2O (Belum setara) (2) CH8 + 4O2 4CO + 4H2O (setara) Kemudian setarakan unsur H & O Kini persamaan telah setara Contoh persamaan reaksi kimia yang belum setara. Penyetaraan reaksi kimia dapat dilakukan dengan cara yang lebih sistematis dengan menyusun dan menyelesaikan persamaan matematika. Berikut langkah-langkah dalam menyetarakan persamaan reaksi dengan menyusun persamaan matematika. Memberikan koefisien reaksi yang dinyatakan dengan variabel (misalnya a, b, c dan d) pada setiap zat. Menyusun persamaan matematika berdasarkan kesamaan jumlah atom unsur yang sama diruas kiri kanan, dimana jumlah atom = koefisien x indeks 1. 2. e-Modul Reaksi Kimia 10
Atom Ruas kiri Ruas kanan S 4 b = 4 (angka 4 berasal dari ruas kiri) O a = 10/ 2 = 5 2 + 8 + 10 1.Berikan koefisien reaksi pada setiap zat dalam variabel 2 FeS2 + a O2 → 2 FeO +b SO2 Berikut contoh persamaan reaksi belum setara 2 FeS2 + O2 → 2 FeO + SO2 2. Persamaan matematis berdasarkan kesamaan jumlah atom unsur yang sama Maka hasil persamaan reaksinya adalah 2 FeS2 + 5O2 → 2 FeO + 4SO2 e-Modul Reaksi Kimia 11
Rangkuman Reaksi kimia adalah peristiwa perubahan kimia dari zat-zat yang bereaksi (reaktan) menjadi zat-zat hasil reaksi (produk) Reaksi kimia memiliki beberapa ciri-ciri yaitu terdapat perubahan warna, perubahan suhu, terbentuk endapan dan menghasilkan gas Reaksi kimia memiliki beberapa jenis kimia dasar yaitu reaksi sintesis, dekomposisi, single replacement, dan double replacement. Penulisan reaksi kimia harus dalam kedaan setara Dalam penulisan reaksi kimia harus menuliskan rumus zat-zat, koefisien reaksi, dan wujud zat. Penyetaraan persamaan reaksi kimia dapat dilakukan melalui dua cara yaitu secara langsung dan matematis. e-Modul Reaksi Kimia 12
Evaluasi 1.Setarakan persamaan reaksi berikut ini. (a) Fe2O3 (s) + HCl (aq) → FeCl3 (aq) + H2O (l) 2. Tuliskan persamaan reaksi setara untuk senyawa dibawah ini e-Modul Reaksi Kimia a. Logam besi direaksikan dengan larutan asam sulfat menghasilkan larutan besi (II) sulfar dan gas hidrogen (b) MnO2 (s) + HCl (aq) → MnCl2 (aq) + H2O (l) + Cl2 (g) 13
e-Modul Reaksi Kimia c. Kalsium karbonat padat direaksikan dengan larutan asam klorida menghasilkan larutan kalsium klorida, uap air, dan gas karbondioksida d. Reaksi logam alumunium direaksikan dengan larutan asam klorida menghasilkan larutan alumunium klorida dan gas hidrogen b. Natrium karbonat padat direaksikan dengan larutan asam sulfat menghasilkan larutan natrium sulfat, gas karbon dioksida, dan uap air 14
Daftar Pustaka Sudarmo, Unggul. 2013. Kimia Untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga . Purba, Michael. 2006. Kimia Untuk SMA/MA Kelas X. Jakarta: Erlangga . West, Krista (2003). Jenis-jenis reaksi kimia dan laju reaksi. Bandung: Pakar Raya Putri, P. (2016) Modul Paket Keahlian Kimia Kesehatan Sekolah Menengah Kejuruan (SMK). JAKARTA: Kemendikbud. e-Modul Reaksi Kimia