The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rohmad68, 2021-07-27 10:48:52

BAHAN AJAR FIQIH KLS 9 GASAL 21-22

BAHAN AJAR FIQIH KLS 9 GASAL 21-22

Keywords: fiqih

2. Menurut bahasa Jual beli adalah menukar sesuatu dengan sesuatu. Sedangkan
menurut istilah adalah menukar harta dengan harta menurut cara-cara yang telah di
tetapkan-syara’. Hukum jual beli adalah halal atau boleh

3. Qirad adalah kerjasama dalam bentuk pemberian modal dari seseorang kepada
orang lain untuk diperniagaan.

4. Riba adalah tambahan, menurut syara’ ialah kelebihan atau tambahan pembayaran
tanpa ada ganti atau imbalan, yang disyaratkan bagi salah seorang dari dua orang
yang mengadakan akad (transaksi).

5. Hikmah diharamkannya riba selain sebagai menguji keimanan seorang hamba
dengan taat, mengerjakan perintah atau meninggalkannya adalah sebagai berikut:
menjauhi dari sikap serakah atau tamak terhadap harta yang bukan miliknya,
menghindari sikap malas dan menganiaya orang lemah, mengembangkan
perekonominan yang sehat dan menutup sikap permusuhan dengan orang lain

PENDALAMAN KARAKTER
Dengan memahami ajaran Islam mengenai Perekonomian dalam Islam maka
seharusnya kita memiliki sikap sebagai berikut :
1. Membiasakan berperilaku jujur dalam setiap berbelanja atau makan diwarung
2. Bertanggung jawab atas amanah sesuai hasil kesepakatan dalam setiap

kerjasama
3. Bersungguh-sungguh menjalankan tugas yang telah menjadi kesepakatan
4. Mengembangkan ketrampilan berwirausaha untuk modal masa depan
5. Memotivasi untuk menjadi pengusaha yang jujur dan peduli terhadap

masyarakat yang membutukan modal usaha

PENILAIAN HARIAN 4

1. Pilihlah jawaban a, b, c atau d yang paling benar !
1. Riba menurut bahasa berarti ….

a. Kuat b. tambahan c. pengurangan d. melipat ganda

2. Tambahan pembayaran dalam pinjam meminjam atau utang piutang uang atau

barang tanpa ada ganti atau imbalan yang disyaratkan bagi salah satu dari dua orang
yang membuat perjanjian. Pengertian riba menurut …

a. Istilah b. bahasa c. bank d. ulama
3. . . ‫ إِنَ َما ا ْلبَ ْي ُع ِمثْ َل ال ِربَوا َوأَ َح َّل اللَّهُ ا ْلبَ ْي َع َو َح َر َم ال ِربَوا‬ayat ini menyatkan bahwa hokum riba
adalah …

a. Makruh b. haram c. mubah d. sunnah
4. ‫ ُه ْم َس َوا ُء‬:‫لَ َع َن َر ُس ْو ُل اللَّهُ َصلَّى اللَّهُ َع َل ْي ِه َو َسلَّ َم اَ ِك َل ال ِربَا َو َم ْو ِكلَهُ َو َكاتِ َبهُ َو َشا ِه َد ْي ِه َو َقا َل‬
Dari hadits tersebut, yang termasuk orang yang tidak dilaknat oleh Allah adalah ….

a. pemakan riba c. pencatat riba

b. saksi riba d. penghindar riba

5. Dari soal nomor 4 diatas, kata yang bergaris bawah berarti ….

a. pemakan riba c. pencatat riba

Fikih - Kelas 9 51

b. saksi riba d. penghindar riba

6. Pak Fadil menukar uangnya Rp. 100.000 an dengan uang recehan Rp. 5.000 an

dengan pak Farid dengan syarat ada nilai tambah, maka termasuk jenis riba …

a. Nasi’ah b. Yad c. Fadli d. qordhi
7. ً‫أَ َّن النَّ ِب َّي َصلَّى اللَّهُ َعلَ ْي ِه َو َسلَّ َم َن َهى َع ْن َب ْيعِ ا ْل َح َي َوا ِن ِبا ْل َح َي َوا ِن َن ِس ْي َءة‬
Hadits tersebut berkaitan dengan jenis riba ….

a. Nasi’ah b. Yad c. Fadil d. qordhi

8. Di bawah ini yang bukan termasuk jenis riba adalah ….

a. Nasi’ah b. Yad c. Fadil d. qordhi

9. Seorang yang menyimpan uang di bank akan memperoleh uang yang disebut bunga

bank, sebaliknya orang yang meminjam uang di bank juga akan dikenakan bunga,
untuk menghindari agar tidak riba dalam transaksi di bank, maka kita ,memilih bank…

a. konfensianal c. perkreditan

b. muamalah d. bank central

10. Tono meminjam uang kepada Budi sebesar Rp. 50.000,00 dan Toni mengharuskan
membayar sebesar Rp. 55.000,00. Perbuatan inin termsuk jenis riba …

a. Nasi’ah b. Yad c. Fadil d. qordhi

11. Jual beli yang pembayarannya disyaratkan lebih oleh penjual dengan dilambatkan.

termasuk jenis riba …

a. Nasi’ah b. Yad c. Fadil d. qordhi

12. Dan masalah hukum Bunga Bank dianggap sebagai masalah ijtihadiah karena tidak

ada nash baik Al-Qur'an maupun al- Hadits. Hukum bunga bank dibagi menjadi 3,
dibawah ini yang bukan termasuk diantaranya adalah …

a. Haram b. subhat c. halal d. sunnah

13. Berkaitan dengan bunga bank yang ada di Indonesia, ada pendapat ulama yang
menyatakan bahwa bunga bank bukan riba dan halal, hal ini dikemukakan oleh …

a.Mahmud saltuth dan Ahmad Hasan c. Abu Hasan dan Abu Mansur
b. Musthafa Zarga dan Abu Zahrah d. Abu Hurairah dan Abu Na’im

14. Untuk menghindari polemik hukum bunga bank MUI (Majelis Ulama Indonesia)

beserta para tokoh ulama dan para tokoh cendikiawan muslim Indonesia, telah

melahirkan sesuatu yang memberi jasa pelayanan keuangan sesuai dengan aturan
syariat Islam. Sesuatu yang di maksud adalah …

a. Bank Muamalah b. bank konvensional c. penggadaian d.koprasi

15. Di bawah ini yang bukan termasuk cara menghindari riba adalah …

a. Biasakan selalu hidup sederhana c. Bekerjalah dengan sungguh-sungguh

7. Menghindari kebiasaan berhutang d. sering menggadaikan barangnya

II.Jawablah pertanyaan di bawah ini !

1. Jelaskan pengertian riba menurut bahasa dan istilah !
2. Sebut dan Jelaskan jenis – jenis riba !
3. Tuliskan ayat al qur’an yang menyatakan bahwa riba hukumnya haram !

4. Contohkan jenis riba qordhi !

5. Jelaskan tata cara menghindari perbuatab riba !

52 Fikih - Kelas 9

KOMPETENSI INTI

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi,

gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya
3. Memahami dan menerapkan pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural)
berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya
terkait fenomena dan kejadian tampak mata
4. Mengolah, menyaji dan menalar dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori
Tujuan pembelajaran
Setelah siswa mempelajari dan memahami materi tentang Ariyah (Pinjam
meminjam ) dan Wadi’ah ( Menitipkan ) maka diharapkan siswa mampu :
1. Menghayati hikmah ketentuan pinjam meminjam dan Wadi’ah
2. Membiasakan sikap peduli sebagai implementasi dari pemahaman tentang

ketentuan pinjam meminjam dan Wadi’ah
3. Memahami ketentuan pinjam meminjam dan Wadi’ah
4. Mendemonstrasikan pelaksanaan pinjam meminjam dan Wadi’ah

A. ‘ARIYAH

Agama Islam diturunkan Allah Swt. ke dunia adalah sebagai penyempurna agama –
agama samawi, yang datang sebelum agama Islam. Agama Islam sebagai
penyempurna agam – agama terdahulu mengatur segala hal dalam kehidupan
manusia, baik dari ibadah yang berhubungan langsung dengan Allah Swt. sampai
ibadah yang terkait dengan kehidupan sehari – hari antar sesama. Muamalah
adalah hubungan timbal balik antara satu dan yang lainnya, yang bertujuan untuk
saling membantu agar dalam kehidupan bermasyarakat mencapai ketenangan dan
ketentraman. Berikut ini akan kita bahas aturan – aturan agama Islam yang
berhubungan dengan masalah pinjam meminjam ( ‫)عارية‬, utang – piutang ( ‫) دين‬,
gadai ( ‫ ) رهن‬dan upah ( ‫) اجرة‬

1. Pengertian Ariyah
Pinjam meminjam dalam bahasa Arab disebut ‘Ariyah (ُ‫ ) َعا ِريَة‬yang bermakna pijaman
tak berbunga. Sedangkan menurut istilah syara’ pinjam meminjam (ُ‫ ) َعا ِريَة‬adalah
aqad untuk memberikan manfaat dari suatu benda halal milik seseorang kepada

Fikih - Kelas 9 53

orang lain tanpa ada imbalan tertentu dan tidak mengurangi atau merusak zat benda
itu dan dikembalikan setelah diambil manfaanya. Pinjam meminjam (ُ‫) َعا ِريَة‬
merupakan salah satu bentuk tolong menolong dari seseorang kepada orang lain.

2. Hukum Pinjam Meminjam
Pada dasarnya hukum Pinjam meminjam adalah boleh ( mubah ) bagi peminjam
dan sunah bagi pemberi pinjaman karena ada unsur tolong menolong.

Firman Allah : ) : ‫وتَ َعاَونُواْ َعلَى ٱلبِِر َوٱلَتّقَوىۖ َوَل تَ َعاَونُواْ َعلَى ٱ ِلثِم َوٱلُعدَون واتقوا الله ان الله شديد العقاب ( المائده‬
Artinya : dan tolong-menolonglah kamu dalam (mengerjakan) kebajikan
dan takwa, dan jangan tolong-menolong dalam berbuat dosa dan
pelanggaran.. (QS. al-Maidah : 2)

Rasulullah Saw. Bersabda :

‫والله في عون العبد ماكان العبد في عون اخيه‬

Artinya : “Dan Allah menolong hambanya selama hambanya mau menolong
saudaranya”

)‫عن ابي امامة رضي الله عنه عن النبي صلى الله عليه وسلم قال العارية مؤداة والزعيم غارم والدين مقضي (رواه الترمذي‬

Artinya : “Dari Abu Ummah r.a dari Nabi Saw. bersabda : Pinjaman itu harus
dikembalikan, dan yang meminjam dialah yang berhutang, dan hutang itu wajib
dibayar” ( HR.At-Tirmidhi)

Hukum pinjam meminjam dapat berubah sesuai dengan alasan yang melatar
belakanginya, yakni :

1. Mubah, maknanya boleh, sesuai dengan hokum asal dari pinjam – maminjam
2. Sunnah, maknanya ada nilai kebaikan apabila praktek pinjam meminjam

dilakukan. Mislanya meminjami mobil untuk mengantar tetangga yang sedang
sakit ke rumah sakit.
3. Wajib, maknanya ada keharusan dalam pelaksanaan pinjam meminjam misalnya
meminjami pakaian untuk menutup aurat.
4. Haram, maknanya apabila pinjam meminjam bertujuan untuk melakukan
kemaksiatan, contoh meminjami pisau senjata untuk merampok.

3. Rukun dan syarat ‘Ariyah
1. Rukun ‘Ariyah

54 Fikih - Kelas 9

Rukun pinjam meminjam adalah hal – hal yang harus ada dalam pelaksanaan
pinjam meminjam. Apabila tidak terpenuhi salah satu atau beberapa dari
rukunnya maka tidak sah. Rukun pinjam meminjam ada lima yaitu :

1.Orang yang meminjamkan . (‫)معير‬
2.Peminjam, (‫) مستعير‬
3.Barang yang dipinjamkan (‫) مستعار‬
4.Aqad atau Sighat yaitu ucapan dari kedua belah pihak

2. Syarat – syarat ‘Ariyah
Syarat pinjam meminjam yaitu sesuatu yang harus terpenuhi sebelum
melaksakan traksaksi pinjam meminjam. Adapun syarat- syarat tersebut
adalah :

1. Syarat orang yang meminjamkan (‫ )معير‬:
a. Berhak berbuat kebaikan tanpa ada yang menghalangi. Orang yang
dipaksa atau anak kecil tidak sah meminjamkan
b. Benar-benar sebagai pemilik barang yang dipinjamkan.

2. Syarat Peminjam (‫ ) مستعير‬:
a. Mampu berbuat kebaikan
b. Tidak meminjamkan barang kepada orang lain tanpa ijin pemilik.
c. Hanya mengambil manfaat dari barang yang dipinjam

3. Syarat Barang yang dipinjamkan (‫ ) مستعار‬:
a. Ada manfaatnya
b. Diperbolehkan oleh syareat Islam
c. Barang itu kekal/bersifat tetap, tidak habis setelah diambil
manfaatnya.
Oleh karena itu makanan yang setelah dimanfaatkan menjadi habis
atau berkurang zatnya tidak sah dipinjamkan

d. Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pinjam meminjam
 Kewajiban Peminjam
1. Merawat barang pinjaman dengan baik selama dipinjam.
2. Mengembalikan barang kepada pemiliknya jika telah selesai sesuai perjanjian.
3. Mengganti apabila barang hilang atau rusak

 Berakhirnya Masa Pinjaman
Pinjam meminjam berakhir apabila barang yang dipinjam telah diambil
manfaatnya dan harus segera dikembalikan kepada pemiliknya.Pinjam
meminjam juga berakhir apabila satu dari dua belah pihak meninggal dunia atau
gila.Barang yang dipinjam dapat meminta kembali sewaktu-waktu, karena
pinjam meminjam bukan merupakan perjanjian yang tetap.Jika terjadi
perselisihan pendapat antara yang meminjamkan dan yang meminjam barang

Fikih - Kelas 9 55

tentang barang itu sudah dikembalikan atau belum, maka yang dibenarkan
adalah yang meminjamkan dikuatkan dengan sumpah.Hal ini didasarkan pada
hukum asalnya yaitu belum dikembalikan.
 Beberapa hal yang harus diperhatikan dalam pinjam meminjam
Untuk melestarikan hubungan baik antara peminjam dan pemilik barang yang
dipinjamkan, perlu memperhatikan beberapa hal berikut:
a. Pinjam meminjam harus dimanfaatkan untuk hal-hal yang baik dan halal.

Yang tidak bertentangan dengan syari’at Islam.
b. Peminjam hendaknya berhati-hati dalam menggunakan barang pinjaman

agar tidak menimbulkan kerusakan pada barang yang dipinjam
c. Peminjam wajib mengembalikan barang pinjaman sesuai perjanjian yang

telah disepakati dengan pemilik barang
d. Apabila peminjam belum dapat mengembalikan barang pinjaman sesuai

janjinya (bukan karena disengaja), peminjam seharusnya memberitahukan
dan meminta maaf atas keterlambatan pengembalian barang yang dipinjam.
e. Sesuai dengan prinsip gotong royong pemilik barang sebaiknya memberi
kelonggaran kepada peminjam sampai dapat mengembalikan pinjamannya.

Pendalaman Karakter
Dengan memahami ajaran Islam mengenai ketentuan Pinjam Meminjam
maka seharusnya kita memilki sikap sebagai berikut :

1. Membiasakan diri untuk selalu ikhlas dalam setiap perbuatan
2. Menghargai proses dalam bermuamalah secara Islami
3. Saling berbagi dengan cara tolong menolong kepada orang lain
4. Membiasakan diri untuk menolong orang lain dengan meminjami
5. Meningkatkan ketaqwaan kita kepada Allah Swt.

B. ‘WADI’AH

1. Pengertian wadi’ah
Wadi’ah secara bahasa berarti titipan. Kata al Wad’ah berasal dari kata Wada’a –
Yada’u- Wad’an yang berarti membiarkan atau meninggalkan sesuatu. Sehingga
secara sederhana Wadi’ah adalah sesuatu yang dititipkan. Menurut Ulama Syafi’iyyah
dan Malikiyyah , Wadi’ah adalah gambaran penjagaan kepemilikan sesuatu terhadap
barang-barang pribadi yang penting dengan cara tertentu. Sedangkan menurut
Hanafiyah, Wadi’ah adalah mengikutsertakan orang lain dalam men\njaga harta baik
melalui ungkapan yang jelas, melalui tindakan ataupun melalui isyarat.

56 Fikih - Kelas 9

Dari berbagai pendapat tersebut dapat disimpulkan bahwaWadi’ah adalah menitipkan

sesuatu barang kepada orang lain dengan maksud dipelihara dan dirawat

sebagaimana mesinya.

Para ahli Fikih berpendapat bahwa Wadi’ah adalah sebagai salah sat akad dalam

rangka tolong menolong antara sesama manusia ,

2. Dasar Hukum

Al Qur an
Surat an- Nisa’ ayat 58

‫ الله َيﺄ ٌم ُر ُك ْم اَ ْن تُ َؤ ُّدوااﻻْمن ِت اِلي اَ ْه ِلها‬.‫ِا َّن‬

Sesungguhnya Allah menyuruh kamu menyampaikan amanat kepada yang berhak

menerimanya

Hadits Nabi

Hadits Nabi Dan dari Abu Hurairah, diriwayatkan bahwa Rasulullah SAW bersabda :

‫اَ ِداﻻَماَنَ َةاِالي ِم ِن اﺋْتَ َمنَ َك َوﻻَتَ ٌخ ْن ِم ْن خاَنَ َك‬

“Tunaikanlah amanah (titipan) kepada yang berhak menerimanya dan janganlah

membalas khianat kepada orang yang menghianatimu. (H.R Abu Daud dan Tirmidzi)

3. Rukun Wadi’ah

Rukun Wadiah ada 3 yaitu :
1. Orang yang menitipkan ( Al Mudi’ atau Muwaddi’)
2. Orang yang dititip (Al Muda’ atau Mustauda’)

3. Barang Titipan ( Wadiah)

4. Sighat (Ijab Kabul)

4. Syarat –syarat Wadi’ah
1) Orang yang menitipkan ( Muwaddi’) dan orang yang dititipi ( Mustaudi’)
a. Baligh
Tidak sah melakukan akad dengan anak yng belum baligh. Tetapi menurut
ulama Hanafiah diperbolehkan berakad denngan anak yang sudah tamyiz
(Mumayyiz) dengan persetujuan walinya.
b. Berakal
Tidak sah berakad dengan orang gila ataupun sedang kehilangan akal
karena mabuk
2). Syarat barang yang dititipkan
Barang yang diripkan harus berupa harta yang bisa disimpan dan
Mempunyai nilai harga(Qimah) dan dipandang senagi mal (harta)
3). Syarat Sighat (Ijab Kabul)
Ijab harus dinyatakan dengan ucapan dan perrbuatan. Ucapan bisa sharih (jelas)
ataupun Kinayah (sindiran).Menurut ulama mdzhab Maliki . lafadz Kinayah harus
disertai dengan niat.Contoh sighat Sharih : “ saya Titipkan barang ini kepadamu.
Kabul “ saya terima

5. Hukum menerima titipan (wadi’ah)

Fikih - Kelas 9 57

Hukum menerima titipan ada 4 macam yaitu :
1. Sunah Bagi orang yang percaya bahwa dirinya mampu dan sanggup menjaga

amanat /benda-benda yynag diditipkan kepadanya
2. Wajib Bagi orang yang percaya bahwa dirinya mampu dan sanggup menjaga

amanat /benda-benda yang diditipkan kepadanya, sementara tidak ada orang lain
yang sanggup dan dapat dipercaya menjada benda-benda titipan
3. Haram bagi orang yang percaya dan yakin dirinya tidak mampumenjaga
amanat/ benda titipan. Memaksa dirinya menerima berarti.
4. Makruh bagi orang yang prrcaya dirinya mamapu menjaga barang titipan tetapi
masih unsur keraguan akan kemampuan itu

6. Macam-macam Wadi’ah
1). Wadiah yad al amanah
Al Wadiah al yad alamanah yaitu titipan barang/harta yang ditipkan oleh piuhak
pertama(penitip) kepada pihak lain (bank) untuyk memelihara (disimpan)
barang/uang tanpa mengelola barang/harta tersebut. Dan pihak lain tidak
dibebankan terhadap kerusakan atau kehilangan pada barang/harta titipan selama
haltersebut.
Harta atau barang yang dititipkan dan tidak boleh dimanfaatkan dan digunakan oleh
penerima titipan hanya berfungsi sebagai penerima amanah yang bertugas dan
berkewajiban untuk menjaga barang yang dititipkan tanpa boleh memanfaatkan.
Sebagai kompensasi penerima tiutipan diperkenankan untuk membebankan biaya
kepada yang menitipkan
2). Wadiah yad al Dhamanah
Wadiah ini merupakan titipan barang /harta yang dititpkan oleh pihak pertama
kepada pihak lain untuyk memelihara harta /barang tersebut dan pihak lain dapat
memanfaatkan dengan seizin pemiliknya dan menjamin untuk mengembalikan
titipan itu secara utuh setiap saat saat pemilik menghendaki. Konsekuensinya jika
uang itu dikelola pihak lain (bank) dan mendapatkan keuntungan , maka seluruh
keuntungan menjadi milik pihak lain ( Yang Dititipi).

7. Jenis Barang Titipan (wadi’ah)
Barang yang dititipkan adalah barang yang
termasuk kategori :
a. Harta benda
b. Uang
c. Dokumen penting ( saham, surat perjanjian, sertifikat dan lain-lain))
d. Barang berharga baginya ( surat wasiat, surat tanah dan lain-lain

8. Mengganti Wadi’ah
Wadi’ah adalah amanat bagi orang yang dititipi, maka ia wajib menjaganya seperti
penjagaan pada umumnya,dan seperti menjaga barangnya sendiri. Orang yang dititipi
(Mustaudi’) wajib mengembalikan barang titipan jika sang pemilik/penitip memintanya.

58 Fikih - Kelas 9

Ia juga tidak wajib mengganti barang titipan jika ada kerusakan, kecuali karena
perilaku gegabah dari mustaudi ‘

I. Pilihlah jawaban yang benar dengan menyilang huruf a, b, c atau d !

1. Hubungan timbal balik antara satu dan yang lainnya, yang bertujuan untuk saling

membantu agar dalam kehidupan bermasyarakat mencapai ketenangan dan
ketentraman disebut…

a. ibadah b. muamalah c. jinazat d. munakahat

2. Untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari, kadang seseorang membutuhkan bantuan

kepada orang lain. Memanfaatkan barang milik orang dengan persetujuan pemiliknya

dalam waktu tertentu tanpa mengurangi atau merusak zat bendanya disebut.......

a.‘Ariyah b. shadaqah c. ghoshob d. dain

3. Hal – hal yang harus ada ketika melakukan kegiatan pinjam meminjam disebut ….

a. ijab b. syarat c. rukun d. dasar hukum

4. Hal-hal yang harus ada sebelum kegiatan pinjam meminjam dilaksanakan disebut….

a. ijab b. syarat c. rukun d. dasar hukum

5. Dibawah ini yang bukan termasuk rukun pinjam meminjam adalah ….

a. mu’ir b. musta’ir c. musta’ar d. sya’ir

6. Peminjam,orang yang memberi pinjaman, barang,aqad. Pernyataan tersebut
termasuk kategori …

a.syarat b. rukun c. Iajab qabul d. Aqad

7. Dasar pelaksanaan aqad pijam meminjam didalam Al-Qur’an terdapat di dalam......
a. QS. al-Nisa ; 2 b.QS.al-Nisa : 5 c. QS.al-Maidah : 2 d. QS.al-Maidah : 3

8. ‫ العارية مؤداة والزعيم غارم والدين مقض‬hadits tersebut berisi tentang perintah….

a. kewajiban memberi pinjaman b. kewajiban berhutang jika terpaksa

c. kewajiban merawat barang pinjaman d. kewajiban mengembalikan pinjaman

9. Hukum asal meminjam adalah mubah, tetapi bagi pemberi pinjaman hukumnya
adalah….

a. Sunah b. haram c. makruh d. Wajib

10. Memberikan pinjaman kepada orang untuk kemaksiatan hukumnya …

a. sunnah b. makruh c. haram d. mubah

Fikih - Kelas 9 59

11. Pak Ibrohim keluarganya ada yang sakit. Dia meminjam mobil kepada pak Daud

untuk mengantar keluarganya kerumah sakit, maka hukum meminjam mobil bagi pak

Daud adalah

a. mubah b. sunnah c. makruh d. wajib

12. Pak Syariq berprofesi sebagai perampok, suatu ketika dia meminjam mobil kepada

pak khafid untuk merampok, hukum meminjami mobil untuk merampok adalah......

a. wajib b. sunnah c.mubah d.haram

14. Dalam melakukan aqad pinjam meminjam harus memenuhi rukunnya. Dibawah ini

yang bukan termasuk rukun pinjam meminjam adalah......

a. Mu’ir b. Musta’ir c.Musta’ar d.mustamir

15. Yang bukan termasuk syarat dari barang yang dipinjam adalah …

a. suci b. ada manfaat c. dibatasi waktu d. tidak hilang

15. Dibawah ini yang bukan termasuk syarat orang yang meminjam adalah ….

a. Mampu berbuat kebaikan

b.Tidak meminjamkan barang kepada orang lain tanpa ijin pemilik.

c. Hanya mengambil manfaat dari barang yang dipinjam

d. membiarkan barang pinjaman setelah mengambil manfaatnya

16.Agar aqad pinjam meminjam sah,maka peminjam harus memenuhi syarat diantaranya

adalah ......

a. Mampu menjaga barang yang dipinjam c. Ada manfaatnya

b. Barangnya milik sendiri d. Aqadnya jelas

17.Hal – hal yang harus ada dalam pelaksanaan pinjam meminjam dan jika tidak ada

maka menjadi tidak sah disebut ..

a. syarat b. rukun c.aqad d.ijab qobul

18.Dibawah ini yang bukan termasuk kewajiban bagi peminjam adalah …

a. Merawat barang pinjaman dengan baik.

b. Mengembalikan barang kepada pemiliknya jika telah selesai.

c. Mengganti apabila barang hilang atau rusak.

d. Meminjamkan lagi kepada orang lain

19.Dibawah ini yang bukan termasuk hal-hal yang harus diperhatikan untuk menjaga

hubungan baik antara peminjam dengan orang yang memberi pinjaman, adalah......

a. Mengambil manfaat dari barang yang dipinjam dengan sebaik-baiknya

b. Merawat barang pinjaman dengan sebaik-baiknya

c.Peminjam tidak melampaui batas kewajaran dalam penggunaan barang pinjaman

d.Mengembalikan barang pinjaman secara diam-diam, karena adanya kerusakan

pada barang pijaman.

20.Dibawah ini yang bukan masa berakhirnya aqad pinjam meminjam adalah......

a. Telah diambil manfaatnya c. Berakhirnya perjanjian

b. Salah satu pihak meninggal dunia d. Barang tersebut hilang atau rusak

II. Jawablah pertanyaan di bawah ini dengan benar!
1. Jelaskan pengertian pinjam meminjam menurut bahasa dan istilah !
2. Tuliskan dasar hukum pelaksanaan pinjam meminjam beserta artinya !
3. Sebutkan rukun dan syarat pinjam meminjam !

60 Fikih - Kelas 9

4. Jelaskan kewajiban – kewajiban bagi peminjam !
5. Bagaimana menurut pendapat kalian, bolehkan seseorang meminjam uang ?

Jelaskan !

PENILAIAN AKHIR SEMESTER

A. Berilah tanda silang (X) pada salah satu huruf a,b,c atau d pada jawaban yang

benar!

1. Perintah berQurban erat kaitannya dengan sejarah perintah Qurban dari Allah

kepada Nabi Ibrahim, didalam Al Qur’an peristiwa itu dilaksanakan di dalam …

a. QS.Al Kautsar 1 – 3 c. QS. As Shaffat 102 – 107

b. QS. Al Baqarah 5 – 11 d. QS. Ibrahim 1 – 5

2. Putra nabi Ibrahim a.s, yang hendak disembelih Karena perintah Allah yaitu …

a. Isa as b.Ismail as c. Musa as d. Yahya as

3. Waktu penyembelih binatang Qurban yaitu …

a. Sebelum shalat idul Adha c. 1 hari Sesudah shalat idul Adha

b. Sesudah shalat idul Adha d. Bertepatan dengan shalat idul Adha

4. Domba yang disembelih untuk Qurban berumur satu tahun atau telah musinnah .
musinnah berarti …

a. Sehat badannya c. Telah berganti giginya

b. Belum tumbuh gigi d. Telah tumbuh bulunya

5. Jual beli yang dilakukan anak kecil tidak sah, karena …

a. Dikawatirkan terjadi penipuan c. Dikhawatirkan tidak membayar

b. Belum dapat memilih barang d. Tidak punya uang

6. Menjual mangga yang masih muda dan masih dibatangnya ilarang oleh agama,
karena …

a. Harganya menjadi mahal c. Belum tahu hasilnya

b. Menguntungkan pihak lain d. Merugikan salah satu pihak

7. Jual beli dengan cara tukar menukar barang yang senilai (barter) dalam bahasa

muamalah disebut …

a. Bai’ muqqayadah c. Bai’sarrafah

b. Bai’ salam d. Bai’ mutlaq

8. Berikut ini merupakan jual beli terlarang adalah…

a. Jual beli sistem ijon

b. Jual beli dengan harga yang lebih mahal

c. Jual beli dengan cara menghambat

d. Jual beli dengan cara menimbun barang
9. Khiyar yang terjadi di tempat akad jual beli disebut …

a. Syarat b. Mutlaq c. Aib d. Majelis

10. Hak untuk memilih antara neruskan atau membatalkan jual beli dinamakan …

a. Khiyar b. Hiwalah c. Qirad d. Luqathah

11. Yang bukan termasuk muamalah yaitu …

a. Utang piutang c. Sewa menyewa

b. Idadah haji d. Jual beli

Fikih - Kelas 9 61

12. Agar kedua belah pihak dapat mempertimbangkan sebaik-baiknya terhadap barang
yang diperjual belikan sehingga tidak ada penyesalan termasuk tujuan …

a. Khiyar b. Majelis c. Qirad d. Syarat

13. Kata jual beli berasal dari bahasa Arab Al Bai’u yang artinya …

a. Melepas barang c. Menyerahkan barang

b. Tukar menukar barang d. Mendapat barang

14. Setiap muslim diperbolehkan mencari nafkah dengan cara jual beli atau berdagang
atau boleh juga dengan cara yang lain, berarti hukum asal jual beli yaitu …

a. Haram b. Mubah c. Makruh d. Wajib

15. Barang yang diperjual belikan harus memenuhi syarat – syarat kecuali …

a. Milik sendiri b. Mahal c. Bermanfaat d. Suci

16. Di bawah ini tidak termasuk syarat barang yang diperjual belikan adalah …

a. Barang tersebut milik orang lain c. Barang tersebut diketahui keduanya

b. Barang tersebut tidak najis d. Barang tersebut bermanfaat

17. Jika dalam jual beli itu untuk mempertahankan hidup, maka hukum jual beli tersebut
ialah …

a. Mubah b. Sunah c. Wajib d. Makruh

18. Qiradl merupakan sistem muamalah Islam yang hukumnya adalah …

a. Makruh b. Sunah c. Mubah d. Wajib

19. Riba terbagi menjadi dua macam, yaitu …

a. Nasiah dan jual beli c. Fadli dan jual beli

b. Nasiah dan fadli d. Fadli dan utang piutang

20. Bentuk qirad yang pernah dilakukan oleh Rasulullah saw sampai sekarang yaitu …

a. Qirad dalam bentuk sederhana c. Qirad menengah

b. Qirad modern d. Qirad besar

21. Menyembelih binatang ternak yang telah memenuhi syarat dengan niat

mendekatkan diri pada allah swt, yang dilakukan pada hari raya Idul Adha
dinamakan …

a. Penyembelihan b. Qurban c. Aqiqah d. Syukuran

22.

‫ َو َط َعا ُم الَّ ِذي َن أُوتُوا ا ْل ِكتَا َب ِح ٌّل َل ُك ْم َو َط َعا ُم ُك ْم ِح ٌّل َلـ ُهـم‬.32

Ayat diatas menunjukkan bahwa mengonsumsi binatang sembelihan ahli kitab
hukumnya…

a. Boleh b Makruh c. Haram d. Halal

23. Di bawah ini yang tidak termasuk qirad adalah …

a. Seseorang yang berusaha menjalankan sendiri

b. Seseorang yang berusaha menjalankan modal lain

c. Kelompok usaha yang mendapatkan modal dari kelompok lain

d. Seseorang yang menjalankan modal kelompok lain
24. Binatang yang kita sembelih harus dalam keadaan hidup merupakan … binatang

yang akan disembelih …

a. Rukun b. Pengertian c. syarat d. Sunah

25. Yang bukan merupakan sunah – sunah dalam penyembelihan binatang adalah …

62 Fikih - Kelas 9

a. Membaca shalawat c. menghadap kiblat

b. menajamkan alat yang akan digunakan d. Memotong hingga leher terputus

26. . ‫فَ َص ِل ِل َربِ َك َوا ْن َح ْر‬
Terjemahan ayat diatas adalah …

a. Sesungguhnya Kami telah memberikan kepadamu nikmat yang banyak

b. Maka dirikanlah shalat karena Tuhanmu; dan berkorbanlah,

c. Sesungguhnya orang-orang yang membenci kamu dialah yang terputus

d. aku diperintahkan menyembelih Qurban dan Qurban itu sunah bagimu
27. Melakukan dan memakan harta riba hukumnya adalah …

a. Haram b. Mubah c. Syubhat d. Makruh

28. Berikut ini yang bukan merupakan kewajiban orang tua terhadap anak yang baru lahir

a. Memberi nama yang baik

b. mengumandangkan adzan pada bayi yang barju lahir

c. melaksanakan Aqiqoh

d. Membuatkan pesta atas kelahiran anak tersebut

29. Ahmad Pujiono batal membeli sepeda motor karena terdapat kecacatan pada barang
tersebut , hal itu termasuk contoh dari khiyar …

a. Gaib c. Aib

b. Majelis d. Syarat

30.Menurut syariat Islam menyembelih binatang harus dengan menyebut …

a. Asma Allah c. Asma Rasulullah

b. Nama binatang tersebut d. Diam saja

31. Binatang kerbau halal secara zatnya dapat berubah menjadi haram, apabila …

a. Disembelih dengan cara yang salah c. Untuk dicampur masakan lain

b. Dibuat dendeng d. Dimasak opor
32. Binatang anjingharam dimakan karena …

a. Zatnya c. Cara memperolehnya

b. Prosesnya d. Cara penyajiannya

33. Ayam bakar yang dibeli dari uang hasil curian tidak boleh dimakan karena haram

secara

a. Zatnya c. Sajiannya

b. Prosesnya d. Cara memperolehnya

34. Berikut ini merupakan binatang yang halal secara zatnya, kecuali …

a. Ayam c. Kambing

b. Unta d. Babi

35. Aqiqah untuk bayi kembar dua laki – laki yaitu …

a. 2 Kambing c. 3 Kambing

b. 4 Kambing d. 5 kambing

35. Berikut tidak termasuk cara membagikan binatang Qurban …

a. 1/3 Untuk orang yang berQurban

b. 1/3 bagian untuk fakir miskin

c. 1/3 bagian untuk kerabat dan tetangga

d. 1/3 bagian untuk orang yang lain agama
36. Berikut merupakan perbedaan antara Qurban dan Aqiqah kecuali …

Fikih - Kelas 9 63

a. Waktu pelaksanaannya c. Jumlah binatangnya

b. Niat ikhlas karena Allah d. Penyebabnya

37. Berikut ini hikmah dari kita melaksanakan Aqiqah, kecuali …

a. Rasa syukur kepada Allah swt c. sebagai penyambutan dan doa

b. Kebanggaan orang tua. D. tanggung jawab orang tua

38. Syarat binatang yang disembelih ialah binatang …

a. Halal c. Haram

b. Darat. d. Laut

39. Berikut ini adalah alat yang tidak boleh dipakai untuk menyembelih binatang kecuali

a. Kaca c. gigi

b. Tulang d. Pisau

40. Hari – hari yang diperbolehkan untuk menyembelih binatang Qurban yaitu …

a. Tanggal 10 – 11 Dzulhijah c. Tanggal 9 dzulhijah

b. Tanggal 10,11,12 dan 13 dzulhijah d. Tanggal 8 dzulhijah

B. Jawablah pertanyaan – pertanyaan dibawah ini denngan benar!

1. Apa saja rukun jaal beli ? sebutkan !
2. Sebutkan syarat binatang Qurban ?
3. Jelaskan mengapa riba itu diharamkan !
4. Jelaskan pengertian penyembelihan !
5. Sebutkan manfaat diharamkannya riba ?

DAFTAR PUSTAKA

T.Ibrahim-H. 2008. Darsono Penerapan Fikih 3, Amir Abyan, Ma, Drs. 1995. Fiqih Untuk Madrasah
Tsanawiyah Kelas 3 . Semarang: CV. Toha Putra.
Departemen Agama RI. 1993. Al-Qur’an dan Terjemahnya. Bandung: CV. Gema Risalah Press.
Departemen Agama RI. 2003. Kurikulum Berbasis Kompetensi, Fiqih, Madrasah Tsanawiyah.
Jakarta: Direktorat Jendral Kelembagaan Agama Islam.
Sulaiman Rosyid .H. 2001. Fiqih Islam .Sinar Baru Elginsindo.

64 Fikih - Kelas 9


Click to View FlipBook Version