“Aku Bukan Retakmu”50 | PUISIWaktu berjalan seperti biasa,katamuTapi tidak bagikuIa melambat di sendi-sendiMengental di tiap langkahkuLalu berhentidi tempat-tempatyang tak menyediakan ruang untukkuDi lekuk tubuh yang kau sebut cacatAku menanam semesta yang tak kau bacaUrat-uratnya berdenyut seperti katayang tak pernah selesai diucapkanAku bukanlah retak pada cerminmuBukan kisah pilu yang bisa kau petikUntuk menebalkan rasa syukurmuUntuk kau jadikan cermin keangkuhanmuIlustrator: Az-Zahra Aqilah Y.MPenulis: Andini Daniswari W| APRIL 2026Aku adalah bahasa yang kau abaikanAksara yang sengaja kau tinggalkanDi pinggir halaman yang usangKeadilan bukanlah tangan yang terulurBukan pula belas kasihanBukan pula suara lembutYang datang saat rasa iba bergetarKeadilan bukan sekadar landai pada tanggaBukan kursi yang kau sisakan dengan raguIa adalah ruang yang tak lagi menghakimiSiapapun yang berjalandengan langkah yang berbeda
| APRIL 2026 51 | KOMIKKepleset
| APRIL 2026 52 | KOMIK
| APRIL 2026 53 | KOMIKKomikus: Unaisah
maucamping DO RentbingungKamulagi Tapinyewaperalatandimana?solusinya!| APRIL 2026 54 | ADVERTORIAL