KATA PENGANTAR
Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah STW, yang telah memberikan rahmat dan
karunia-Nya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah Budidaya Tanaman Hortikultura, yang
berjudul “Perbanyakan Tanaman Kaktus”. Dalam penyusunan makalah ini Penulis tidak lepas dari
bimbingan dosen mata kuliah Budidaya Tanaman Hortikultura serta bantuan dari berbagai pihak.
Penulis menyadari bahwa penulisan makalah ini masih jauh dari kata sempurna karena
keterbatasan kemampuan. karna itu penulis mengharapkan kritik serta saran yang bersifat
membangun. Akhir kata semoga makalah ini dapat dijadikan sumber ilmu dan bermanfaat
khususnya bagi penulis dan umumnya bagi pembaca.
i
DAFTAR PUSTAKA
KATA PENGANTAR..............................................................................................................................i
DAFATAR PUSTAKA...........................................................................................................................ii
Latar Belakang..................................................................................................................................1
Pengertian Tanaman Kaktus.......................................................................................................... 2
Sejarah Singkat Tanaman Kaktus.................................................................................................... 2
Persiapan Awal Sebelum Penanaman.............................................................................................. 3
Proses Perawatan Tanaman............................................................................................................6
Tanaman Kaktus Sebagai Sumber Bisnis.............................................................................................7
Hama dan penyakit...................................................................................................................................7
i
PENGERTIAN
Tanaman hias sebagai salah satu produk pertanian merupakan salah satu tanaman rumahan
yang mampu menambah keindahan, juga mampu menambah pendapatan jika dikelola dengan baik
dan benar. Tanaman hias saat ini merupakan produk primadona khususnya bagi masyarakat perkotaan
baik untuk hiasan rumahnya maupun untuk hadiah pada acara tertentu. Tanaman hias umumnya
sengaja ditanam dengan tujuan untuk memberikan kesan indah baik untuk dalam ruangan maupun
untuk di luar ruangan. Tanaman hias tidak hanya memberikan unsur keindahan saja namun juga
memberikan berbagai manfaat bagi pemelihara.
Salah satu jenis tanaman hias yang banyak digemari saat ini adalah tanaman kaktus. Tanaman
kaktus biasa ditemukan di daerah – daerah kering terutama di daerah gurun. Namun, saat ini tanaman
kaktus sudah tersebar di seluruh dunia, khususnya di Indonesia. Tanaman kaktus banyak
dibudidayakan sebagai tanaman hias yang bersifat rumahan maupun yang bersifat profit atau untuk
dijual. Budidaya tanaman kaktus sangat mudah untuk dilaksanakan, tidak memerlukan lahan yang
luas dan tanaman kaktus mudah untuk hidup.
Selain dari teknik budidaya tanaman kaktus yang mudah, perbanyakan tanaman kaktuspun
demikian. Perbanyakan tanaman kaktus bisa dilakukan secara vegetatif maupun generatif.
Perbanyakan vegetatif buatan pada tanaman kaktus yang sedang ramai saat ini adalah perbanyakan
secara sambung atau sering dikenal dengan istilah grafting. Selain secara sambung, perbanyakan
tanaman kaktus bisa dengan biji, stek batang atau cabang dan anakan.
Tanaman kaktus masuk dalam tanaman sukulen, karena bisa menyimpan persediaan
air di batangnya, bentuk batang kaktus bervariasi, kaktus dapat tumbuh dalam waktu yang
lama tanpa air, kaktus juga memiliki daun yang berubah bentuk menjadi duri, sehingga
penguapan air melalui daun dapat dikurangi.
Dari penelitian, kandungan zat mucilago yang terdapat pada kaktus mampu membersihkan air
dari racun jenis arsenik dan dapat membunuh bakteri di dalam air minum. Kandungan
vitamin C yang terdapat pada kaktus mencapai 9,4 mg. Kaktus memiliki kandungan
antioksidan yang tinggi.
Fakta lainnya kaktus seperti halnya tanaman sansivera yaitu merupakan tanaman
terbaik untuk mengurangi efek radiasi terlalu besar di udara, jadi tanaman kaktus sangat
cocok ditempatkan di dalam ruangan, bisa di ruangan kerja atau di dalam rumah dekat alat
elektronik seperti komputer, televisi dan lain-lain. Karena pada malam hari kaktus justru
menghasilkan oksigen sehingga adanya kaktus di dalam ruangan sangat membantu dalam
menambah kuantitas oksigen, kaktus juga dipercaya berperan membersihkan bakteri di udara.
Jika anda tertarik untuk membudidayakannya berikut ini ulasan mengenai budidaya kaktus
untuk pemula.
12
Persiapan Awal Sebelum Penanaman
Petani kaktus juga harus memperhatikan teknik budidaya yang harus diaplikasikan
disini, mulai dari cara penanaman, cara perawatan, hingga cara untuk memelihara tanaman
kaktus tersebut agar bisa tumbuh dengan baik dan cepat. Biji yang rencananya akan ditanam
harus direndam dengan air hangat terlebih dahulu dan dikeringkan, kemudian baru bisa kalian
semai atau sebarkan ke media yang akan digunakan untuk menanam.
SYARAT TUMBUH
Syarat tumbuh tanaman kaktus antara lain : berada pada ketinggian 1200 m dpl, suhu
udara berkisar antara 160–340C. Untuk perkecambahan biji (benih), membutuhkan suhu
antara 260-350C.
Khusus untuk kaktus hibrida hasil penempelan, dapat tumbuh di daerah pegunungan
bersuhu 160-240C. Dapat pula hidup di dataran rendah bersuhu panas, tetapi menyebabkan
warna batang cenderung kusam. Kelembaban udara (rH) berkisar antara 30%-90%. Curah
hujan rendah, 60 mm/bulan. Intensitas penyinaran 505-80%.
PERBANYAKAN TANAMAN
Tanaman kaktus dapat diperbanyak dengan menggunakan dua cara, antara lain :
1. Perbanyakan Generatif
Perkembangbiakan generatif pada tumbuhan kaktus
yaitu dengan cara biji. Sedangkan perkembangbiakan vegetatif
pada tumbuhan kaktus yaitu dengan stek batang, stek anakan
dan yang paling populer dengan penyambungan atau lebih
dikenal dengan istilah grafting
Kaktus dapat diperbanyak secara generatif dengan
menggunakan biji yang telah diseleksi terlebih dahulu. Biji
kaktus bisa diperoleh dari tanaman kaktus yang telah kita
miliki atau import dari nursery di luar negeri.
2. Perbanyakan Vegetatif
Perbanyakan vegetatif kaktus dapat dilakukan dengan beberapa cara, yaitu:
a. Stek batang atau cabang
Perbanyakan ini bertujuan untuk memproduksi batang bawah yang nantinya akan
ditempel dengan entres.
b. Anakan
Jenis kaktus yang dapat diperbanyak dengan cara ini adalah kaktus yang berukuran
bulat dan pendek.
3
c. Penyambungan (Grafting, Enting)
Prinsip penyambungan adalah menggabungkan dua jenis kaktus untuk memperoleh
tanaman baru yang berkualitas baik dan memiliki harga jual yang tinggi.
Adapun metode penyambungan yang dilakukan antara lain:
- Metode sambung rata (Flat Grafting)
- Metode sambungan celah atau belah (Split Garafting)
- Metode sambungan serong (Side Graftinng)
MEDIA TANAM
Media tanam yang dapat digunakan untuk tanaman kaktus dapat dikombinasikan dengan
bahan-bahan yang tersedia.
Media tanam alternatif dan komposisi campurannya, antara lain :
a. Pupuk kandang, sekam padi dan pasir dengan perbandingan (3:2:1)
b. Pasir, humus, pakis halus (2:1:1)
c. Kompos dan pasir (2:1)
d. Tanah, pupuk organik, pasir (4:1:1)
e. Tanah, pupuk kandang atau kompos dan pasir (1:1:1)
PENANAMAN
Penanaman kaktus dimaksudkan untuk
memindahtanamkan bibit kaktus dari persemaian
atau dari pot kecil ke pot besar untuk tujuan
pemeliharaan secara permanen.
PEMELIHARAAN
Pemeliharaan tanaman meliputi :
1. Penempatan pot tanaman
2. Penyiraman
3. Pemupukan
4. Sanitasi dan Repotting
4
TEMPAT TANAM
Tempat yang digunakan untuk tanaman adalah pot. Pot yang digunakan pda umumnya
adalah pot plastik, tetapi bisa juga tanah liat, plastik, semen, metal keramik, dan lain-lain.
Tetapi ada juga yang dimasukan ke dalam gelas kaca/aquarium mini yang dikenal dengan
nama terarium.
TAHAP PEMBIBITAN
Kaktus dapat dikembang biakkan dengan berbagai cara baik itu generatif maupun
vegetatif. Perbanyakan kaktus melalui biji (generatif) cukup rumit dan membutuhkan waktu
lebih dari 1 tahun, dimana kaktus memiliki panjang 4-5 cm dan barulah kaktus bisa
dipindahkan ke media tanam.
Cara perbanyakan kaktus dengan resiko paling rendah kegagalannya adalah secara
vegetatif berupa stek batang (stek sambung), teknik menyambung kaktus ini disebut grafting.
Stek sambung adalah menggabungkan batang bawah dan batang atas dari dua jenis kaktus
berlainan, untuk menciptakan serta menghasilkan tanaman kaktus baru yang unik seperti
bentuk, ukuran serta warna sehingga lebih mempercantik penampilan dan menambah nilai
estetika tanaman diikuti bertambahnya nilai jual kaktus tersebut.
Terdapat dua macam sambung kaktus yaitu metode okulasi sambung rata dan
sambung serong, sedangkan yang banyak diterapkan oleh para pembudidaya kaktus adalah
sambung serong.
Berikut ini cara menyambung kaktus.
Siapkan alat-alat yang dibutuhkan
1. Pisau atau cutter yang telah disterilkan
2. Alkohol 70% untuk membersihkan alat pemotong
3. Pinset atau penjepit untuk menaruh batang atas pada batang bawah
4. Sarung tangan karet atau bisa juga menggunakan koran untuk memegang batangnya
yang berduri
5. Tusuk gigi atau lidi, benang, selotip/lakban, atau karet gelang untuk mengikat dan
menguatkan sambungan
Penanaman awal dimulai dari pot yang berukuran kecil, kemudian isi pot dengan
media tanam. Komposisi media tanam terdiri dari sekam, pasir malang, pupuk
kandang atau printil kambing dengan perbandingan 1:1:1.
Siapkan batang induk atau batang bawah sebagai sambungan, kaktus yang digunakan
khusus okulasi sebagai batang bawah adalah tanaman kaktus sangkal putung atau
jenis cereas spesianus atau opuntia ficus-indica, kaktus jenis tersebut yang baik
digunakan karena kuat perakarannya.
Potong secara horizontal kaktus batang bawah dengan cutter atau pisau tajam yang
bersih dan steril, pada sisi lancip samping batang bawah dipangkas miring sekitar 45
derajat agar permukaan bidang sayatan lebih sempit.
5
Potong bahan batang atas dari induknya.
Tanam batang bawah dalam pot dengan posisi letak tepat ditengah
Olesi penampang potongan dengan getah dari potongannya
Tempelkan batang atas pada batang bawah
Perkuat sambungan dengan benang, selotip, atau karet gelang dengan cara
mengikatnya dengan pot.
Siram dengan sedikit air
Letakkan di tempat yang teduh
Proses penyambungan kaktus harus dilakukan dengan cepat sebelum potongan mengering
agar sambungan sempurna
Setelah satu minggu atau saat sambungan terlihat berhasil, barulah karet atau pengikat
bisa dilepaskan. Sambungan yang berhasil dapat dilihat dari sambungan sudah kuat, tanaman
terlihat segar dan terjadi pertumbuhan pada batang atas. Sedangkan tanda-tanda sambungan
yang gagal adalah batang atas mengkerut, layu dan tidak menyatu dengan batang bawah.
Tanaman kaktus yang berhasil di okulasi akan tumbuh dan kelihatan besar setelah sekitar 6
bulan.
Proses Perawatan Tanaman
Proses perawatan yang dilakukan dalam budidaya kaktus dapat dilakukan dengan
penyiraman walaupun pada tumbuhan kaktus tidak menyukai air dan pergantian pot. Pada
proses penyiraman dilakukan dengan intensitas waktu penyiraman setiap seminggu sekali
atau pembudidaya dapat menyesuaikan dengan tingkat kekeringan media tanam kaktus serta
tambahkan vitamin B1 atau larutan penyubur tanaman dan larutkan pada air untuk menyiram
dengan dosis sesuai takaran yaitu satu tutup botol untuk 2 liter air. Pada usia 2 minggu
tanaman kaktus dapat dipindahkan ketempat yang sesuai.
Tanaman kaktus dapat diletakkan sesuai dengn jenis kaktus yanng dibudidayakan. Akan
tetapi, pada tumbuhan kaktus yang cukup menyukai matahari setelah dilakukannya proses
penanaman tidak boleh langsung diletakan dibawah sinar matahari, lakukanlah penempatan
dibawah matahari setelah tanaman berusia 2 minggu setelah masa tanam.
Pada proses pergantian pot dan media tanam serta penempatan, lakukanlah pula proses
pemangkasan tumbuhan. Hal ini bertujuan agagr tumbuhan kaktus terlindungi dari hama dan
penyakit seperti: keong tanah, tungau dan juga cendawan. Akan tetapi, jika tanaman kakktus
terserang hama lakukanlah penanganan dengan cara dilakukannya penyemprotan dengan
menggunakan pestisida.
Pada proses pemupukan rutin sebulan sekali, dan agar kaktus cepat berbunga lakukan
pemupukan menjadi 2 minggu sekali dengan kandungan fosfor dan kalium tinggi, pemberian
6
pupuk dilakukan sesuai takaran petunjuk. Biasanya sebulan kemudian kuntum bunga kaktus
mulai bermunculan.
Menanam kaktus untuk daerah perkotaan dimana orang-orang dengan aktivitas tinggi
serta lahan yang terbatas dan tingkat pencemaran udara tinggi namun ingin menikmati
lingkungan sehat nan hijau, harapan tersebut ada pada tanaman kaktus.
Tanaman Kaktus Sebagai Sumber Bisnis
Tanaman ini juga bisa dijadikan sebagai sumber bisnis kalian, tentunya dengan
perawatan yang benar-benar baik akan membuat tanaman ini bisa menjadi cantik dan menarik
untuk dijual. Ditambah lagi kaktus juga bisa memberikan buah yang sehat untuk dimakan.
Nama buahnya ialah buah naga yang memiliki rasa manis dan sehat untuk dikonsumsi.
Buah dari kaktus ini mengandung vitamin C beta karoten dan juga kalsium yang
sangat baik untuk metabolisme tubuh yang kalian miliki. Ditambah lagi buah ini juga banyak
dimanfaatkan untuk membuat obat herbal bagi kesehatan. Kalian pun juga bisa melakukan
budidaya kaktus mini yang mana memiliki ketinggian tanaman 6 sampai dengan 7 cm
Hama Dan Penyakit
Terdapat beberapa sejumlah hama dan penyakit tanaman kaktus yang perlu diwaspadai
Hama yang sering yang sering menyerang tanaman kaktus adalah :
1. Kutu sisik (Pseudococcus s.)
2. Kutu batok (Aspidiotus sp.)
3.Kutu wol (Dactylopius tomentosus)..
7