The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by timothy.125, 2022-12-13 01:37:54

Antologi Cerpen

Antologi

Antologi
Cerpen

KELOMPOK 2

TIMOTHY WONGSO, ANDRE N. LIMIN,
KENZIE E. S. GULO, SYAUQI A. BATUBARA

DENDAM KEPADA
PENEMUAN T-14

Timothy Wongso

8-9A

“Selamat malam, kita hadir di sini
untuk merayakan inovasi minuman
yang luar biasa, yang
dipresentasikan oleh ilmuwan Sakil
La Brisa!" kata MC dengan penuh
semangat. Banyak orang berkumpul
untuk merayakan inovasi baru dari
Sakil La Brisa. Ia telah menemukan
inovasi baru melalui eksperimennya
dengan keseimbangan asam dan
basa. Sakil La Brisa telah
menemukan minuman yang dapat
menyeimbangkan asam dan basa
dalam tubuh manusia. Hal ini dapat
menyembuhkan bagian dari tubuh
manusia dengan sangat cepat dan ia
menamakannya T-14.

Suatu hari, di sekolah Nathan dan
Sofia yang sedang belajar bersama
mendengarkan cerita tentang
kesuksesan Sakil La Brisa.

Di sebuah laboratorium yang jauh
dari kota, Jeffrey dan Damar adalah
dua ilmuwan yang sangat iri dan
meniru kesuksesan Sakil La Brisa
dengan invensinya T-14. “Hah!…Ini
keterlaluan, Sakil? semua orang di
kota pasti bercanda” kata Damar.
Dulu, Jeffrey, Damar, dan Sakil
memiliki musuh besar jadi mereka
berdua iri atas kesuksesan Sakil La
Brisa.

Berdua mereka ingin menjatuhkan
reputasi T-14 begitu juga dengan
Sakil La Brisa. Jeffrey dan Damar
mencoba untuk mereplika sebuah
sampel dari minuman yang telah
dibuat oleh Sakil. Pada suatu hari, di
sebuah sekolah seorang murid
bernama Nathan sedang berada di
dalam kelas IPA dan sedang belajar
tentang atom, molekul, dan ion. Ia
dan temannya Sofia melakukan
beberapa eksperimen dengan elemen
kimia yang ada di sekolah. “Wah,
elemen kimia sangat keren saya
dapat mencampur bahan kimia yang
berbeda dan mendapatkan hasil

yang berbeda dan mendapatkan hasil
yang menarik!” kata Sofia dengan
penuh kegembiraan.

Jeffrey dan Damar berencana untuk
mencuri sampel T-14, “Bagaimana
jika kami menggunakan mesin
teleportasi kami untuk mendapatkan
sampel dari T-14?” tanya Damar.
Kemudian Jeffrey dan Damar tiba di
dalam laboratorium Sakil dan
mencuri sampel dari mejanya.
Dengan sampel tersebut, berdua
mereka mengotak-atik dengan
beberapa unsur elemen kimia yang
berbeda.

Tetapi Jeffrey dan Damar tidak
mengerti dengan apa yang dilakukan
Sakil La Brisa sehingga invensi T-14
Sakil ini dapat menyembuhkan
ketidakseimbangan asam-basa dari
tubuh manusia. Keesokan harinya
dalam laboratorium, Jeffrey coba
mengambil beberapa bahan kimia
yang memiliki jumlah atom yang
berbeda. “Jika saya tidak salah, ini
seharusnya menghentikan sampel T-
14 menjadi aktif terhadap zat
apapun.” kata Jeffrey.Dengan bahan-
bahan tersebut, Jeffrey mencoba
untuk mencampur beberapa bahan
kimianya dalam sampel minuman.

Jeffrey dan Damar ingin
menemukan sesuatu yang baru
dengan asam-basa dari sampel T-14,
awalnya terlihat seperti tidak terjadi
apa-apa. Tapi Jeffrey mulai
memperhatikan karen gelas
eksperimen memiliki beberapa
retakan.

Jeffrey langsung mengambil
beberapa bahan kimia secara acak
dan mencampurnya dalam gelas
tersebut. Tapi reaksi dalam gelasnya
bertambah buruk, dan tiba-tiba
reaksinya berhenti. “Baiklah,
sekarang reaksinya telah berhenti.

Saya mungkin harus
meninggalkannya untuk beberapa
hari.” kata Jeffrey.

Beberapa hari kemudian, Jeffrey
memberi tahu Damar apa yang
terjadi dan keduanya langsung tiba
ke laboratorium. Jeffrey memberi
tahu pada Damar, “Oke, jadi
beberapa hari yang lalu saya telah
menambahkan bahan kimia ke
dalam sampel T-14, dan reaksinya
sangat agresif.” Setelah mereka
memeriksa sampel T-14, mereka
berdua terkejut atas beberapa efektif
sampelnya terhadap asam-basa

tubuh manusia mereka telah
menghasilkan sebuah virus.

Jeffrey dan Damar merasa bahwa

mereka telah sukses dengan

penemuan mereka. Setelah mereka

berdua menghasilkan sebuah virus

asam-basa, Damar ingin

menginfeksi virus tersebut pada

masyarakat di kota. Mereka berdua

kemudian menyebarkan virus kimia

ke publik dengan cara menggunakan

drone elektronik untuk mengirimkan

awan dan asap virus ke orang-orang.

Banyak orang di kota terinfeksi oleh

virus Jeffrey dan Damar,

atom dan molekul masyarakat mulai
berubah dan kadar asam-basa dalam
tubuh mereka mulai menjadi tidak
seimbang dan orang-orang mulai
jatuh sakit.

Saat infeksi virus terjadi, orang tua
Nathan meninggal karena efek yang
sangat kritis bagi asam-basa tubuh
manusia. Nathan dan Sofia, setelah
menyaksikan kematian orang tuanya
ingin melakukan sesuatu tentang hal
itu ia ingin membantu
menyembuhkan ketidakseimbangan
asam basa dalam tubuh manusia
untuk dapat membantu orang lain
dengan penyakit tersebut.

Kota ditutup total dan dikarantina,
tetapi Nathan dan Sofia akan
membantu menciptakan obat untuk
ketidakseimbangan asam-basa ke
kota. Sakil La Brisa telah mendengar
tentang berita tentang wabah virus,
tetapi dia memutuskan untuk
bersembunyi.

Sementara, Nathan dengan Sofia
menyelinap ke dalam laboratorium
sekolah dan mengambil beberapa
elemen kimia yang mengandung
elektron dan proton yang berbeda.
Sofia mulai menghasilkan berbagai
obat-obat berbeda,

mencampur unsur kimia yang
mereka temukan di sekolah. Sofia
telah mencoba beberapa kali, tetapi
obat tersebut tidak pernah sukses.
Sofia mulai kehilangan harapan dan
obat yang dibuat akan gagal total.
Tetapi Nathan meyakinkannya
bahwa jika mereka berusaha lebih
keras dan berkontribusi
menggunakan bahan yang tepat,
mereka akhirnya akan menemukan
obatnya. Akhirnya, keduanya harus
berhenti membuat obat karena
kurangnya kepercayaan diri dan
kelelahan.

Suatu hari, Nathan mendengarkan

beberapa burung di jendelanya

berbicara tentang T-14 dari Sakil La

Brisa. Burung-burung tersebut

bercerita tentang mengatur molekul

dan atom dalam minuman T-14 dan

mengubahnya menjadi obat untuk

virus ketidakseimbangan asam-basa.

Dari percakapan itu, Nathan

memiliki ide, jika mereka mencari

dan meyakinkan Sakil La Brisa

untuk membantu menghasilkan

sebuah obat atom/molekul manusia,

mereka dapat menyembuhkan

masyarakat di kota. Dengan ide itu,

Sofia langsung mencoba

menemukan lokasi Sakil La Brisa

dengan perangkatnya, dan akhirnya
mereka menemukannya. Pada
awalnya Sakil tidak menyukai ide
dari Nathan dan Sofia, jadi Nathan
terus mencoba untuk meyakinkan
Sakil, “Pak Sakil, orang tua saya
telah meninggal karena virus ini dan
hanya kami yang memiliki
keberanian untuk mencegah virus
tersebut dari kota ini.”
Sakil La Brisa menjawab, “Saya
tahu siapa sebenarnya di balik semua
ini, dua orang teman lama saya pada
masa kuliah... kami bertiga memiliki
sejarah yang panjang bersama.”

Sakil mulai menggunakan sampel T-
14, Sakil mulai bekerja dengan Sofia
sementara Nathan menyiapkan
perlengkapan dan bahan yang
dibutuhkan. Setelah beberapa hari,
obat penyeimbang asam-basa sudah
selesai dan sangat efektif. Saat diuji
dalam sistem tubuh manusia obat
tersebut terbuat dari bunga ungu
kuno. Dengan obat ini, kemudian
bersama-sama mereka memikirkan
cara untuk menyebarkan obatnya ke
kota. Bertiga, mereka membuat alat
yang mengirimkan partikel obat
asam-basa.

Sementara itu di lantai kota, Jeffrey
dan Damar sedang meluncur dengan
mengenakan alat pelindung
memperbudak orang untuk bekerja
untuk mereka.

Nathan, Sofia, dan Sakil menyalakan
perangkat dan obatnya mulai
menyebar ke seluruh kota,
membunuh virus tersebut dan secara
langsung menyeimbangkan asam-
basa dalam sistem tubuh masyarakat
yang ada di kota.Lama-kelamaan,
semua orang di kota mulai sembuh
dan asam-basa menjadi seimbang
kembali.

Jeffrey dan Damar mulai menyadari
hal ini dan bingung dengan apa yang
terjadi. Pelan-pelan polisi dan
aparat datang menangkap Jeffrey
dan Damar, mereka berusaha
melarikan diri namun terjebak oleh
perangkap polisi. Pada akhirnya,
Jeffrey dengan Damar ditangkap dan
dimasukkan ke dalam penjara.

DENDAM KEPADA
PENEMUAN T-14

Sakil adalah ilmuwan yang yang dikenal
karena karyanya pada T-14. Namun, karena
reputasinya, 2 teman Sakil dari masa kulia
berusaha merusak reputasi dan ciptaannya
sekaligus. Menggunakan kekuatan teknologi,
mereka akan menciptakan sebuah virus
untuk meracuni kota melalui replika T-14.
Karena itu, 2 remaja dibantu oleh Sakil untuk
menghentikan virus tersebut. Apakah
mereka bertiga dapat menghentikan teman
lama Sakil dari misi mereka untuk
menginfeksi seluruh kota? Siapakah 2
teman Sakil ini? Apa manfaat dari T-14?

TERIMA KASIH
Timothy Wongso



“Anak-anak, saya pulang!” teriak Albert
dengan penuh semangat. Dia baru saja
pulang dengan invensi barunya, shrink
ray. Albert adalah ilmuwan jenius yang
merupakan penemu pertama dari shrink
ray, suatu invensi yang bisa mengecilkan
benda apa pun. “Ayolah pergi ke loteng,
ayah memiliki hadiah untuk kalian.” Avyn
dan Kris, yang sedang belajar biologi,
segera mengikut Rifqi ke loteng.

“Apa hadiahnya ayah?” tanya Avyn.
Ternyata, Albert ingin anak-anaknya
untuk mencoba invensinya. “HAHHHHH”
teriak Avyn dan Kris. Mereka sangat
semangat, karena mereka telah meminta
selama beberapa bulan untuk shrink ray
dari ayahnya. “Apakah kami akan
mencobanya ayah?” tanya Kris. “Iya nak,
ayolah kita mencoba mesinnya.” kata
Albert. Albert menghidupkan mesinnya,
dan mereka menjadi kecil.

“Apa yang terjadi? Kenapa kita bisa
menjadi kecil?” tanya Avyn. Ternyata
Albert tidak sengaja menekan tombol
pergantian atom. Oleh karena itu, Albert
dan anak-anaknya menjadi atom.
Datanglah mereka ke dunia atom.
Sekarang, karena mereka adalah atom,
mereka perlu beberapa hari, hanya untuk
kembali ke mesin tersebut.

Mulailah perjalanan mereka kepada mesin
shrink ray. Dalam perjalanannya, mereka
dapat mengamati dunia atom dalam
berbagai tempat, seperti kota-kota,
hutan, pegunungan, dll. Mereka tidak
menyangka bahwa terdapat dunia atom
yang persis seperti dunia kita. Pada
malam hari, mereka pergi ke kota, untuk
mencari tempat tidur. “Halo, apakah
kalian memiliki tempat tidur?” tanya
Albert. Tetapi, tidak ada jawaban. Pada
semua rumah yang mereka mengunjungi,
semua mengabaikan mereka.

Jadi, mereka terpaksa untuk tidur di
pinggir jalan yang kotor dan berdebu.
Tiba-tiba, ketika mereka tidur, terdapat
kecoa raksasa. “AHHHHHHHHHH KECOA
RAKSASA” teriak Avyn. Kecoanya sangat
lapar, karena tidak bisa mencari makanan.
Mereka lari, dan kecoa pun ikut mengejar
mereka. Mereka lari berjam-jam, sampai
mereka tidak sanggup lari lagi. Tiba-tiba,
Kris ingat, dari pelajaran biologi, mereka
pernah belajar bahwa cara membunuh
kecoa adalah dari kepalanya. Jadi,
mereka mengumpulkan debu sekitarnya,
dan melemparkannya kepada kecoa.
Kecoanya pun lari karena ketakutan dan
mereka aman.

Untungnya, ketika kecoanya mengejar
mereka, mereka menuju kepada
mesinnya. Oleh karena itu, sekarang
mereka telah sampai kepada mesin.

Mereka memanjat, dan akhirnya, mereka
berada di ruang kendali mesin tersebut.
Mereka menghidupkan mesinnya, dan
akhirnya, mereka kembali menjadi
kebesaran normal lagi.



TERIMA KASIH
Andre Nathaniel Limin

Medan Tempur
yang penuh
Eksperimen

Syauqi Aufa Batubara

Invandi, sebuah negeri yang sangat indah,
memiliki kekayaan alam, satwa, flora dan fauna
yang sangat amat berlimpah. Kata orang negeri
itu bak sebuah negeri dongeng tapi ada juga yang
mengatakan bahwa negeri ini mirip seperti
Atlantis, sebuah kota legenda nan misterius yang
diceritakan salah satu filsuf terkemuka yang lahir
sebelum masehi Plato. Tentunya negeri yang
indah itu pastinya akan menjadi rebutan. Di
negeri itu berdirilah dua kerajaan besar bernama
Kerajaan Jawerhayam dan Kerajaan Arkasana
yang dipimpin dua pangeran muda yang sangat
tampan. Pangeran tersebut bernama Pangeran
Boy yang memimpin Kerajaan Arkasana dan
Pangeran Erland yang memimpin Kerajaan
Jawerhayam. Pangeran Boy adalah seorang
pangeran yang baik hati, humoris, demokratis
serta memiliki sifat yang romantis, tak heran
banyak rakyat yang jatuh cinta padanya. Sifat
Pangeran Boy sangat bertolak belakang dengan
Pangeran Erland, sifatnya kejam, tidak punya
etika, bahkan ia sangat jarang tersenyum. Sifat ini
hanya muncul ketika ia bertemu dengan orang
yang tidak ia kenal. Pangeran Erland memiliki sifat
yang sangat baik, penyabar, dan lembut ketika

Pangeran Erlan dan Pangeran Boy bertemu 5
tahun yang lalu saat perang. Ayah mereka yaitu
Raja Wirawan dan Raja Arvian membawa mereka
ke medan perang agar mereka terbiasa
menghadapi pertempuran. Pertempuran tersebut
terjadi di Banda, mereka perang menggunakan
senjata dengan bahan kimia yang dibuat sendiri.
Bahan kimia yang mereka gunakan adalah sarin,
gas klorin, risin, gas mustard.

“Erland sebelum kita saling baku hantam aku ingin
menyampaikan sebuah wacana perdamaian
bahwa negeri ini harus dibagi dua.” seru Pangeran
Boy.

“Kau pikir aku akan mengikuti perkataanmu, tidak
usah terlalu percaya diri deh peperangan ini akan
terus berlanjut sampai kerjaanku menang.” balas
Pangeran Erland.
Perang pun terus berlanjut dan dimenangkan
oleh Kerajaan Arkasana namun, banyak pasukan
Arkasana yang tewas karena senjata phosgene.

Setelah lama anteng ayem rupanya Kerajaan
Arkasana bersama Ilmuwan Mondy sudah
menyiapkan sebuah teori bernama Teori Atom.
Dia langsung mengungkapkan teorinya ke raja
Wirawan.

“Raja, saya telah menemukan sebuah teori baru
mengenai atom bahwa Atom adalah bagian
terkecil dari suatu unsur-unsur dan tidak dapat
dibagi lagi”
raja pun berkata “wow aku suka lanjutkan
pembuatan bom atom dan bom itu akan kita
gunakan untuk menghancurkan wilayah kerajaan
Jawerhayam."

Sampai Ilmuan Mondy mendapatkan teori atom
yang sempruna dimana dia berkata “ elektron
dapat ditemukan berada pada orbital, namun
posisinya tidak dapat ditemukan dengan pasti.”
Suatu hari yang dikatakan sebagai malam lautan
api dimana rakyat Jwerhayam yang sedang
istirahat di malam hari dikejutkan dengan
kerajaan arkasana melancarkan serangan bom
atom yang seketika langsung menghancurkan
hampir semua bagian kerajaan Jawerhyam.

Pangeran Boy yang sedang menjalin asmara
diam-diam dengan adik Erland bernama Putri Vika
tak bisa berbuat banyak ketika pihak kerajaanya
membuat rencana meluncurkan bom atom ke
wilayah Jawerhayam. Putri vika adalah seorang
putri yang romabtis, baik, lembut, dan
penyayang. Setelah bom atom jatuh hampir
semua wilayah Kerajaan Jawerhayam hancur dan
mereka menyerah tanpa perlawanan, pangeran
erland pun menyatakan kerajaan Jawerhayam
menyerah dan wilayah kerajaan Jawerhayam
dikuasai kerajaan Arkasana.

Suatu hari terjadi
peperangan antara dua
Kerajaan yaitu Arkasana

dan Jawerhayam,
peperangan mereka
banyak mengunakan
senjata kimia. Siapakah
yang akan menang?

TERIMA KASIH
Syauqi Aufa Batubara


Click to View FlipBook Version