LAPORAN
PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN
PENDIDIKAN PROFESI GURU (PPG)
SDN NEGERI RAWAMANGUN 05 JAKARTA
Dosen Pembimbing : Dr. Edwita, M.Pd.
Disusun oleh : RB201700236
1. Ruli Nur Alfian Zaki RB201707351
2. Runiyanti RB201712551
3. Sarah Fauzia RB201715539
4. Septiana Rahmawati RB201705197
5. Shinta Dewi Diah Pitaloka
PROGRAM PENDIDIKAN PROFESI GURU
PENDIDIKAN GURU SEKOLAH DASAR
UNIVERSITAS NEGERI JAKARTA
2018
ABSTRAK
PRAKTIK PENGALAMAN LAPANGAN PENDIDIKAN PROFESI GURU
PPG SDN RAWAMANGUN 05 JAKARTA
JAKARTA TIMUR
Ruli Nur Alfian Zaki
Runiyanti
Sarah Fauzia
Septiana Rahmawati
Shinta Dewi Diah Pitaloka
Program Pendidikan Profesi Guru, Prodi PGSD, Universitas Negeri Jakarta
Dalam kaitannya dengan tujuan pendidikan nasional diperlukan tenaga pendidik
yang memiliki pengetahuan, keterampilan, dan profesionalisme sebagai pelaksana
dan penanggung jawab pendidikan. Menurut Peraturan Menteri Pendidikan
Nasional Republik Indonesia Nomor 16 Tahun 2007 tentang standar kualifikasi
akademik dan kompetensi guru, ada empat macam kompetensi yang harus
dimiliki oleh seorang guru antara lain kompetensi pedagogik, kepribadian,
profesional, dan sosial yang diperoleh melalui Pendidikan Profesi Guru (PPG).
Salah satu cara untuk mengembangkan keempat kompetensi di atas bagi calon
guru dapat dilakukan melalui kegiatan Praktik Pengalaman Lapangan (PPL)
Kegiatan PPL tidak hanya melakukan praktek mengajar melainkan mencakup
semua tugas kependidikan di sekolah. Berdasarkan pengalaman seluruh
mahasiswa PPL selama mengikuti Program Pengalaman Lapangan (PPL) di SDN
Rawamangun 05 Jakarta, dapat ditarik kesimpulan sebagal berikut: Banyak
belajar mengenai kehidupan sekolah, baik mengenal guru, murid maupun
ingkungan sekolah. Seluruh mahasiswa PPL dapat bersosialisasi dengan
lingkungan sekolah sehingga mahasiswa PPL mudah berbaur dengan lingkungan
sekolah. Kegiatan sekolah dapat diikuti seluruhnya. Baik kegiatan mengajar
maupun kegiatan non-mengajar. Dengan mengikuti PPL ini, sangat membantu
mahasiswa PPL dalam melaksanakan kurikulum 2013. Mahasiswa PPL dapat
mengimplementasikan kurikulum 2013 yang telah dipelajari selama workshop
satu semester lamanya. Pengalamarn dalam mengajar di kota besar, akan menjadi
perbandingan sekolah saat menjalani tugas mengajar di daerah masing-masing.
Sehingga mengetahui permasalahan pendidikan lebih luas dan kompleks.
i
LEMBAR PENGESAHAN
Laporan Pelaksanaan Praktik Lapangan Pendidikan Profesi Guru (PPG)
Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) di SDN Rawamangun 05 Jakarta tahun
ajaran 2018/ 2019 telah dibaca, dikoreksi serta disahkan oleh Kepala Sekolah
SDN Rawamangun 05 Jakarta, Guru Pamong dan Dosen Pembimbing PPL PPG
Prajabatan Bersubsidi II.
Jakarta, 12 November 2018
Koordinator Guru Pamong Dosen Pembimbing
Hj. Tini Sumartini, S.Pd Dr. Edwita, M.Pd.
NIP 196207161982012007 NIP 195706071982032001
Mengetahui,
Kepala SDN Rawamangun 05 Jakarta
Fatmawaty Siahaan, M.Pd.
NIP 196303181985032006
i
PERNYATAAN ORISINALITAS
Kami yang bertanda tangan di bawah ini :
Nama : 1. Ruli Nur Alfian Zaki
2. Runiyanti
3. Sarah Fauzia
4. Septiana Rahmawati
5. Shinta Dewi Diah Pitaloka
Prodi : Pendidikan Profesi Guru PGSD
Menyatakan dengan sebenarnya bahwa Laporan Praktik Pengalaman Lapangan
yang kami buat ini benar-benar merupakan hasil karya sendiri, bukan
merupakan pengambil alihan tulisan atau pikiran orang lain kecuali sebagai
acuan atau kutipan dengan mengikuti tata penulisan yang telah lazim.
Apabila pada kemudian hari terbukti atau dibuktikan penelitian tindakan kelas
ini hasil jiplakan, maka kami bersedia menerima sanksi atas perbuatan tersebut.
Jakarta, 20 November 2018
Yang membuat pernyataan
Ruli Nur Alfian Zaki
ii
KATA PENGANTAR
Puji serta syukur kami panjatkan atas kehadirat Tuhan YME, yang telah
melimpahkan rahmat dan karunia – Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan
laporan penelitian dengan tepat waktu.
Tugas ini kami sajikan dalam bentuk laporan yang sederhana, dengan
tujuan agar mempermudah dalam pembelajaran. Selain itu, sebagai salah satu
syarat penilaian pada PPL.
Penyusunan laporan tidak lepas dari bimbingan, dan arahan dari berbagai
pihak. Oleh karena itu, kami ingin menyampaikan terima kasih kepada pihak yang
terkait sebagai berikut:
1. Kepala Sekolah SDN Rawamangun 05 Jakarta yang telah memberikan izin
untuk melaksanakan PPL PPG Prajabatan di sekolah tersebut.
2. Dr. Edwita, M. Pd. selaku dosen pembimbing yang telah memberikan
bimbingan dalam menyusun laporan ini.
3. Bapak/ Ibu guru SDN Rawamangun 05 yang telah memberi arahan selama
PPL dan membantu dalam pelaksanakan penelitian.
Penulis membuka diri terhadap kritik dan saran yang membangun demi
perbaikan dan kesempurnaan laporan. Semoga laporan ini dapat bermanfaat bagi
pengembangan dunia pendidikan bagi penyusun khususnya dan bagi pembaca
pada umumnya.
Penyusun
iii
DAFTAR ISI
ABSTRAK ........................................................................................................... i
LEMBAR PENGESAHAN................................................................................... i
PERNYATAAN ORISINALITAS....................................................................... ii
KATA PENGANTAR ........................................................................................iii
DAFTAR LAMPIRAN....................................................................................... vi
DAFTAR TABEL ............................................................................................. vii
BAB I PENDAHULUAN .................................................................................... 1
A. Latar Belakang .......................................................................................... 1
B. Tujuan Program Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) .............................. 3
C. Sasaran Program Praktik Pengenalan Lapangan (PPL) .............................. 4
D. Tempat dan Waktu PPL............................................................................. 4
BAB II RANCANGAN KEGIATAN .................................................................. 5
A. Kegiatan yang di Rencanakan.................................................................... 5
B. Teknik Pengumpulan Data ........................................................................ 9
BAB III KONDISI OBJEKTIF SEKOLAH ....................................................... 11
A. Profil Sekolah.......................................................................................... 11
B. Visi dan Misi SDN Rawamangun 05 Jakarta ........................................... 14
C. Kurikulum Sekolah ................................................................................. 17
D. Proses Pembelajaran dan Penilaian (Standar Proses dan Penilaian) .......... 17
1) Kegiatan Belajar Mengajar dan Interaksi Warga Sekołah ........................ 19
2) Kegiatan Mengajar Mandiri..................................................................... 21
3) Pembagian Tugas PPL PPG..................................................................... 23
iv
4) Pembagian Tugas Kegiatan Non Mengajar .............................................. 24
5) Kegiatan Non Mengajar .......................................................................... 24
6) Partisipasi Kegiatan Sekolah ................................................................... 25
7) Faktor Pendukung ................................................................................... 28
8) Faktor Penghambat.................................................................................. 29
9) Upaya Membatasi Hambatan................................................................... 29
E. Pendidik dan Tenaga Kependidikan......................................................... 30
F. Sarana dan Prasarana Sekolah ................................................................. 31
G. Kompetensi Lulusan................................................................................ 35
H. Pengelolaan............................................................................................. 36
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN ............................................................ 37
A. Kesimpulan ............................................................................................. 37
B. Saran....................................................................................................... 37
C. Kesan-kesan ............................................................................................ 38
v
DAFTAR LAMPIRAN
Dokumentasi.......................................................................................................... 40
vi
DAFTAR TABEL
Tabel 2.1................................................................................................................ 8
Tabel 3.1................................................................................................................ 11
Tabel 3.2................................................................................................................ 23
vii
BAB I PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Sekolah Dasar merupakan pendidikan formal yang boleh dikatakan
sebagai fondasi atau gerbang pendidikan menuju jenjang sekolah yang lebih
tinggi. Di Sekolah Dasar inilah dibentuknya pengetahuan siswa mengenai
suatu konsep ilmu dan aplikasinya. Pendidikan dasar memang
diselenggarakan untuk memberikan dasar pengetahuan, sikap dan
keterampilan bagi peserta didik. Pendidikan dasar inilah yang kemudian
dikembangkan untuk meningkatkan kualitas diri peserta didik menjadi pribadi
yang berkarakter dan mandiri.
Cara meningkatkan kualitas diri peserta didik salah satunya dengan
mengoptimalkan potensi guru. Potensi guru yang dimaksud yaitu kualitas
mental dan jasmani yang menjadikan professional. Peran guru dalam
pembentukan karakter peserta didik sangat dibutuhkan karena guru merupakan
syarat utama dan pertama dalam kontribusi perwujudan sebuah pendidikan.
Oleh karena itu, untuk menyiapkan calon guru yang professional dan
mempunyai kompetensi yang dapat diandalkan diadakanlah program PPG.
Salah satu program yang ada di UNJ adalah Pendidikan Profesi Guru
(PPG), yaitu program yang bertujuan mencetak guru professional dalam
bidangnya. Program ini berlangsung selama 1 tahun. Dalam pelaksanaan PPG
guru dituntut untuk mengikuti Workshop selama 1 semester untuk membahas
tentang perangkat pembelajaran dimana perangkat tersebut dapat digunakan
saat terjun ke lapangan. Untuk semester kedua mahasisa PPG dituntut untuk
1
melakukan Praktek Lapangan (PPL). Dalam program ini, dihadapkan pada
situasi dan kondisi di dunia pendidikan yang akan mereka jalani setelah lulus
dan ini merupakan syarat bagi mahasiswa PPG untuk memperoleh sertifikat
pendidik.
Praktek Pengalaman Lapangan (PPL) adalah mata kuliah untuk
menerapkan berbagai pengetahuan yang diperoleh di perkuliahan dalam
rangka mengaplikasikan dasar profesi PPL ini diaplikasikan dalam bentuk
praktik mengajar dan kegiatan edukasional lainnya di lembaga sekolah secara
terbimbing dan terpadu untuk memenuhi persyarata pembentukan profesi
kependidikan. Dalam PPL ini mahasiswa akan dihadapkan pada kondisi nyata
bidang keilmuan seperti kemampuan mengajar, kemampuan bersosialisasi dan
kemampuan manajerial kependidikan lainnya. Selain itu juga menyangkut
kemampuan berpartisipasi dalam kegiatan kependidikan lainnya seperti
ekstrakurikuler, membangun atau mengembangkan potensi pendidikan dimana
ia berlatih.
Dalam melaksanakan tugas keprofesionalannya, seorang uru
berkewajiban untuk: (a) merencanakan pembelajaran, melaksanakan proses
pembelajaran yang bermutu, serta menilai dan mengevaluasi hasil
pembelajaran, (b)meningkatkan dan mengembangkan kualifikasi akademik
dan kompetensi secara berkelanjutan sejalan dengan perkembangan ilmu
pengetahuan, teknologi dan seni (c) bertindak objektif dan tidak diskriminatif
atas dasar pertimbangan jenis kelamin, agama, suku, ras dan kondisi fisik
tertentu atau latar belakang keluarga dan status sosial ekonomi peserta didik
2
dalam pembelajaran dan menjunjung tinggi peraturan perundang-undangan,
hokum, dan kode etik guru serta nilai-nilai agama dan etika: dan (e)
memelihara persatuan dan kesatuan bangsa.
B. Tujuan Program Praktek Pengalaman Lapangan (PPL)
1. Tujuan Umum
Secara umum tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan Praktek
Pengalaman Lapangan (PPL) ini adalah agar mahasiswa menjadi pribadi
calon pendidik yang memiliki seperangkat pengetahuan, keterampilan,
professional serta mempunyai nilai dan sikap yang cakap dan tepat dalam
menyelenggarakan pendidikan dan pengajaran
2. Tujuan khusus
Adapun tujuan khusus dari kegiatan PPL ini adalah:
a. Memberikan wahana aplikasi berbagai kemampuan profesional
keguruan secara utuh dan terpadu dalam situasi dunia nyata.
b. Memberikan pengalaman profesional mahasiswa, baik dalam bidang
mengajar maupun nonmengajar, sehingga benar-benar menjadi
lulusan kependidikan yang siap terjun ke masyarakat khususnya dunia
pendidikan.
c. Agar mahasiswa dapat mengenal secara cermat lingkungan fisik,
administrasi akademik dan sosial psikologis sekolah.
d. Agar mahasiswa dapat menarik kesimpulan nilai edukatif dan
pengalamannya selama praktik melalui refleksi dan menerangkan
hasilnya dalam bentuk laporan.
3
e. Untuk menjalin kerjasama dengan lembaga sekolah sebagai mitra
SDN Rawamangun 05 Jakarta.
C. Sasaran Program Praktik Pengenalan Lapangan (PPL)
Praktik Pengenalan Lapangan (PPL) ditujukan kepada semua calon guru
pada Universitas Negeri Jakarta yang telah memenuhi persyaratan untuk PPG
dalam rangka mengintegrasikan antara teori yang dipelajari di bangku kuliah
dengan kenyataan di lapangan, sehingga nantinya dapat mempersiapkan
lulusan yang mampu memangku profesi keguruan secara utuh
mengembangkan dan memadukan pengetahuan teori dengan keadaan
sebenarnya atau kenyataan.
D. Tempat dan Waktu PPL
Praktik Pengenalan Lapangan (PPL) dilaksanakan di SDN Rawamangun
05 Jakarta selama kurang lebih tiga bulan. Adapun waktu dalam melakukan
observasi dan kegiatan PPL PPG Prajabatan Bersubsidi Gelombang II UNJ
dimulai pada tanggal 01 Agustus 2018 sampai 31 Oktober 2018.
4
BAB II RANCANGAN KEGIATAN
A. Kegiatan yang di Rencanakan
Pelaksanaan program PPL di sekolah dilaksanakan pada tanggal 1
Agustus sampai 5 November 2018. Adapun beberapa kegiatan PPL yang
dirancangkan adalah sebagai berikut:
1. Observasi dan Orientasi Lapangan
a) Mahasiswa dan dosen pembimbing mengaadakan pertemuan dan
meminta izin kepada kepala sekolah SDN Rawamangun 05 Jakarta
untuk melakukan PPL di sekolah.
b) Pelaksanaan observasi diawali dengan serah terima dengan dosen
pembimbing PPL dan diterima langsung oleh kepala sekolah SDN
Rawamangun 05 Jakarta
c) Kepala sekolah memperkenalkan mahasiswa PPL kepada seluruh
guru dan siswa/siswi SDN Rawamangun 05 Jakarta.
d) Kemudian melakukan observasi tentang kondisi fisik dan akademik
SDN Rawamangun 05 Jakarta.
e) Mahasiswa PPL membuat jadwal pertemuan dengan pihak sekolah
SDN Rawamangun 05 Jakarta, untuk meminta semua informasi yang
diperlukan untuk observasi.
f) Setelah itu, kegiatan dilanjutkan dengan melakukan observasi kelas.
Dalam hal ini mahasiswa PPL diperkenankan untuk dapat memasuki
kelas yang telah dutentukan oleh guru pamong.
5
g) Mahasiswa mencatat arsip-arsip yang telah diberikan sekolah dan
melengkapi kekurangan data yang diperlukan dalam observasi
dengan melakukan pengamatan.
Berikut gambaran semua keadaan dan kondisi sekolah tempat PPL
yang akan diobservasi
Kondisi fisik sekolah
Potensi siswa
Potensi guru
Potensi karyawan
Fasilitas KBM, media
Perpustakaan
Laboratorium
Bimbingan belajar
Ekstrakurikuler
Organisasi sekolah
Organisasi dan Fasilitas UKS
Administrasi
Tempat ibadah
Kesehatan lingkungan
2. Observasi di Kelas dan Persiapan Perangkat Pembelajaran
Pada kegiatan observasi di kelas, mahasiswa PPL memasuki
kelas dimana guru pamong sedang melakukan kegiatan belajar
mengajar. Hal ini ditujukan agar mahasiswa PPL mendapat pengalaman
6
dan pengetahuan serta bekal cukup mengenai bagaimana menangani
kelas yang sebenarnya, sehingga nantinya pada saat mengajar,
mahasiswa PPL mengerti apa yang seharusnya dilakukan. Kegiatan
observasi ini diikuti dengan diskusi antar mahasiswa PPL dan guru
pamong.
Adapun hal-hal yang diobservasi adalah:
Perangkat Pembelajaran
Proses Pembelajaran
Membuka pelajaran
Penyajian materi
Metode pembelajaran
Penggunaan Bahasa
Penggunaan waktu
Cara memotivasi siswa
Teknik bertanya
Teknik penguasaan kelas
Penggunaan media
Bentuk dan cara evaluasi
Menutup pelajaran
Perilaku siswa (di dalam kelas dan di luar kelas).
7
3. Pelaksanaan praktik mengajar mandiri.
Pelakanaan praktik mengajar mandiri adalah kegiatan mengajar
di kelas sebenernya, pelakasaan praktik mengajar mandiri ini dilakukan
sebanyak 5 kali oleh masing-masing mahasiswa PPL. Adapun
pembagian jadwal mengajar sebagai berikut:
Tabel 2.1 September
Jadwal Praktik Mengajar Mahasiswa PPL
Agustus
Nama Minggu I Minggu III Minggu IV Minggu I Minggu II
Ruli Nur Alfian Z II C III B IV C V B IA
Runiyanti
Saraf Fauzia IV A VB IA II C III B
Septiana R
Shinta Dewi Diah I A II C III B IV C V B
V B I A II C III B IV C
III B IV C V B IA II C
4. Pembuatan Perangkat Persiapan Mengajar
Sebelum melaksanakan praktik mengajar, mahasiswa membuat
persiapan yang mempersiapkan perangkat pembelajaran yang terdiri
atas :
Rencana Pelaksaan Pembelajaran (RPP)
Lembar Kerja Peserta Didik (LKPD)
Bahan Ajar
Media
Evaluasi
Penilaian
8
5. Ujian Praktik Pengalaman Lapangan
Dalam tahap praktik ujian mengajar mahasiswa PPL dapat
dilaksanakan jika antara guru pamong (sebagai pembimbing di sekolah)
dan dosen pembimbing menganggap bahwa kegiatan praktik mengajar
mandiri telah selesai melaksanaan kegiatan praktik mengajar mandiri
dan mahasiswa PPL yang bersangkutan sudah siap mengikuti ujian.
Mahasiswa PPL yang akan mengikuti ujian perlu membuat persiapan
mengajar dan menyediakan media yang diperlukan dengan
memperhatikan prosedur pelaksanaan ujian PPL, diantaranya:
Sudah disetujui oleh guru pamong dan dosen pembimbing PPL
untuk melakukan ujian.
Meminta bahan (materi) ujian pada guru pamong dan
dikonsultasikan apabila sudah dirancang.
6. Penyusunan Laporan Akhir
Tahap akhir seluruh kegiatan PPL yang harus dilakukan oleh
peserta PPL adalah menyusun laporan. Laporan dibuat secara kelompok
dan laporan tersebut sebagai bahan penilaian dari seluruh kegiatan PPL
yang dilaksanakan mahasiswa PPL.
B. Teknik Pengumpulan Data
Dalam pengumpulan data, mahasiswa PPL menggunakan metode sebagai
berikut:
9
Observasi langung, yaitu pengamatan langsung di lapangan dengan
memperhatikan dan meneliti semua objek yang dijadikan bahan
observasi.
Wawancara, yaitu bertanya kepada orang-orang yang mengetahui
tentang hal-hal atau informasi yang dibutuhkan seperti pihak tata usaha,
perpustakaan, karyawan, penjaga sekolah serta guru-guru di SDN
Rawamangun 05 Jakarta.
Meminta arsip dalam bentuk hardcopy kepada TU sekolah.
Melakukan pengamatan sendiri dengan cara (wawancara, pelaksanaan
KBM, bersosialisasi, dan sebagainya
10
BAB III
BAB III KONDISI OBJEKTIF SEKOLAH
Kegiatan PPL dilaksanakan dari tanggal 01 Agustus 2018 sampai 5
November 2018. Salah satu penujang kelancaran dan kesuksesan pelaksanaan
PPL, mahasiswa PPL melaksanakan observasi sekolah. Observasi merupakan
suatu metode pengumpulan data dengan cara pengamatan terhadap berbagai
situasi dan aspek yang berkaitan dengan sekolah tempat PPL.
A. Profil Sekolah
SDN Rawamangun 05 Jakarta berdiri pada tahun ajaran 2015/2016
yang merupakan gabungan dari dua sekolah (regrouping) antara SDN
Rawamangun 05 Pagi dengan SDN Rawamangun 07 Petang. Gedung sekolah
SDN Rawamangun 05 Jakarta beralamat di Jalan Haji Ten IV nomor 4
Kelurahan Rawamangun Kecamatan Pulogadung Jakarta Timur. Bangunan
yang digunakan SDN Rawamangun 05 Jakarta sekarang merupakan gedung
baru yang mulai digunakan pada tanggal 26 Maret 2018.
Adapun identitas sekolah yang didapatkan melalui observasi dan
wawancara, yaitu:
Tabel 3.1 Identitas Sekolah
No. Identitas Sekolah
1. Nama Sekolah SDN Rawamangun 05 Jakarta
2. Nomor Induk Sekolah
11
3. NPSN 20103351
4. NPWP
5. Provinsi DKI Jakarta
6. Kota Administrasi Jakarta Timur
7. Kecamatan Pulogadung
8. Kelurahan Rawamangun
9. Jalan dan Nomor Jl. Haji Ten IV No.4
10. Telepon/ Fax
11. Kode Pos 13220
12. Email
13. Status Sekolah Negeri
14. Kelompok Sekolah Binaan 02
15. Akreditasi B
16. Tahun Berdiri 2015/2016
17. Kegiatan Belajar Mengajar Pagi (Senin - Jumat)
18. Status Tanah/ Bangunan Milik Pemda
19. Kurikulum yang digunakan Kurikulum 2013
20. Luas Tanah
21. Luas Bangunan Pemukiman Perkotaan
22. Lokasi Sekolah 4 km
23. Jarak Ke Pusat Kecamatan 12 km
24. Jarak Ke Pusat Kota 10
Administrasi
25. Jumlah Anggota Binaan
12
1. Batas Wilayah SDN Rawamangun 05 Jakarta
SDN Rawamangun 05 Jakarta terletak di Jl. Haji Ten IV No. 4 dengan
batas wilayah sebagai berikut:
Sebelah Utara : Jalan Raya Haji Ten
Sebelah Selatan : Perumahan Warga
Sebelah Barat : Perumahan Warga
Sebelah Timur : SDN Rawamangun 03
2. Keadaan Gedung SDN Rawamangun 05 Jakarta
Perincian bangunan SDN Rawamangun 05 adalah:
Luas tanah :
Tipe bangunan : 4 lantai
Jumlah ruang belajar : 11 ruang kelas
3. Bangunan yang ada:
Ruang Guru :1
Ruang Kepala Sekolah :1
Ruang Tata Usaha :1
Ruang Wakil kepala sekolah: 1
UKS :1
Toilet Guru : 4 (tiap lantai 1)
Toilet Siswa Perempuan : 12 (tiap lantai 3)
Toilet Siswa Laki-laki : 12 (tiap lantai 3)
13
Mushalla : 1 (lantai 2)
Lab IPA : 1 (lantai 2)
Perpustakaan : 1 (lantai 2)
Ruang Agama Kristen : 1 (lantai 3)
Gudang : 2 (lantai 3 dan 4)
Lab. Komputer : 1 (lantai 4) :
4. Situasi Lingkungan Sekolah
Gedung SDN Rawamangun 05 Jakarta dalam keadaan sangat baik. Halaman
sekolah cukup luas dan hijau dengan ditumbuhi berbagai macam tanaman
diantaranya tanaman berbagai bunga dan obat-obat keluarga. Selain itu tanaman
bunga yang dimiliki ditata rapih pada sisi-sisi lapangan. Tanaman obat berada di
belakang sekolah. Terdapat penampungan air yang berada di belakang sekolah.
Pintu gerbang sekolah terbuat dari besi dan tingginya kurang lebih 2m. Makanan
dan minuman yang dijual di kantin sekolah merupakan makanan sehat yang
sudah dibuktikan dengan adanya tes dari pihak puskesmas kecamatan pulogadung
dan sudah memiliki bar code e-jass.
B. Visi dan Misi SDN Rawamangun 05 Jakarta
1. Visi
“Terwujudnya peserta didik yang beriman, cerdas, terampil, mandiri dan
berwawasan global.”
2. Misi Sekolah
a. Menanamkan keyakinan melalui kegiatan keagamaan
b. Meningkatkan aktivitas akademis dan nonakademis
14
c. Mengembangkan keterampilan di bidang IPTEK, bahasa, olahraga dan
seni budaya
d. Membina kemandirian siswa melalui kegiatan pembiasaan dan
pengembangan diri yang terencana dan berkesinambungan
e. Mengembangkan kegiatan yang menumbuhkan kesadaran warga sekolah
sebagai bagian masyarakat global.
3. Tata Tertib Sekolah
SDN Rawamangun 05 Jakarta memiliki tata tertib sebagai berikut:
a. Peserta didik hadir minimal 15 menit sebelum pukul 06.30 WIB.
b. Peserta didik yang terlambat datang akan dikenakan sanksi.
c. Sebelum masuk kelas, berbaris dengan rapi dan tertib dilapangan untuk
melakukan pembiasaan berdoa dan menyanyikan lagu wajib nasional.
d. Setiap hari senin wajib mengikuti upacara bendera
e. Setiap hari jumat, mengikuti kegiatan senam atau shalat dhuha bersama
yang dilakukan bergantian tiap minggunya.
f. Bila tidak masuk sekolah harus ada surat keterangan dari orang tua.
g. Setiap peserta didik harus:
1) Menaati peraturan tata tertib sekolah
2) Menjaga kebersihan sekolah
3) Patuh dan hormat pada guru dan kepala sekolah
4) Dapat menjaga nama baik sekolah dimanapun berada
5) Menjadi anggota pramuka sekolah
15
h. Setiap peserta didik wajib berpakaian rapi, bersih dengan ketentuan
sebagai berikut:
1) Hari senin : Kemeja putih, rok/ celana merah, topi, dasi ikat pinggang,
kaos kaki putih dan sepatu hitam
2) Hari Selasa : Seragam kemeja putih, rok/ celana merah, kaos kaki putih,
dan sepatu hitam
3) Hari rabu : seragam pramuka lengkap, sepatu hitam dan kaos kaki hitam
logo tunas kelapa
4) Hari kamis : batik, rok/ celana putih, sepatu hitam dan kaos kaki putih
5) Hari jumat : baju muslim/ muslimah, kaos kaki putih, sepatu hitam dan
non muslim menyesuaikan bebas rapi dan sopan.
i. Larangan bagi peserta didik antara lain:
1) Menggunakan HP waktu belajar (HP waktu belajar dinonaktifkan dan
disimpan dilemari guru).
2) Pulang waktu belajar tanpa izin dari guru kelas, guru piket atau kepala
sekolah.
3) Rambut laki-laki panjang, kuku panjang, kotor, dan dicat
4) Mencoret-coret tembok, meja, kursi dan pintu sekolah
5) Membuang sampah sambarangan
6) Memakai perhiasan atau sejenisnya berlebihan
16
C. Kurikulum Sekolah
Kurikulum sekolah di SD Negeri Rawamangun 05 Jakarta menggunakan
kurikulum 2013 dari kelas 1 sampai kelas 6. Untuk kelas 1 dan 4 sudah
menerapkan kurikulum selama 2 tahun, sedangkan kelas 2 dan 5 sudah
menerapkan selama 1 tahun. Sedangkan untuk kelas 3 dan 6 tahun ini adalah
tahun pertama mereka menerapkan kurikulum 2013.
D. Proses Pembelajaran dan Penilaian (Standar Proses dan Penilaian)
1. Perencanaan Proses Pembelajaran
Guru menyiapkan perencanaan proses pembelajaran meliputi silabus dan
rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang memuat identitas mata
pelajaran, kompetensi Inti (KI), Kompetensi Dasar (KD), indikator
pencapaian kompetensi, tujuan pembelajaran, materi ajar, alokasi waktu,
metode pembelajaran, kegiatan pembelajaran, penilaian hasil belajar, dan
sumber belajar.
2. Pelaksanaan Proses Pembelajaran
a. Rombongan belajar tahun 2018/2019
Banyak rombel : 17 kelas
Kelas I s.d VI : 30 - 38 siswa
Jumlah siswa : 537 siswa
b. Beban kerja minimal guru minimal 24 jam/ minggu
c. Buku teks pelajaran disediakan oleh sekolah
d. Pengelolaan kelas secara klasikal dan kelompok
17
e. Pelaksanaan pembelajaran dengan pendekatan saintifik pakem yang
mengacu pada student center.
3. Penilaian
Penilaian dilakukan secara konsisten, sistematik, dan terprogram dengan
menggunakan penilaian autentik untuk kelas I dan VI sebagai penerapan
kurikulum 2013 dengan tes dan nontes dalam bentuk tertulis atau lisan,
pengamatan kinerja, pengukuran sikap, penilaian hasil karya berupa tugas,
proyek dan/ atau produk, protofolio, dan penilaian sikap melalui observasi dalam
jurnal serta bentuknya deskripsi, pengetahuan melalui KD3 berbentuk tes tertulis,
lisan dan penugasan dan keterampilan melalui keterampilan proses KD4
mencakup unjuk kerja, produk, proyek dan portofolio. Penilaian dalam rapor
sikap berbentuk deskripsi, pengetahuan dan keterampilan berbentuk nilai,
predikat dan deskripsi. Predikat dengan rentang sebagai berikut:
A: 91 – 100
B: 81 - 90
C: 71 – 80
D: 70 – 0
18
4. Pelaksanaan Kegiatan PPL
1) Kegiatan Belajar Mengajar dan Interaksi Warga Sekołah
Kegiatan Belajar Mengajar
Proses kegiatan belajar mengajar (KBM) semester ganjil tahun
2018/2019 di SDN Rawamangun 05 Jakarta, berlangsung pada tanggal 01
Agustus – 5 November 2018. Proses KBM berjalan dengan baik, jika ada
guru yang berhalangan mengajar maka akan digantikan oleh guru pengganti.
Peserta PPL mulai melaksanakan kegiatan belajar mengajar setelah
melaksanakan observasi kelas. Setiap peserta PPL akan mendapatkan
bimbingan dan arahan dari guru pamong yang berbeda sesuai dengan
jenjang kelas dari kelas I-V. Peserta PPL terlebih dahulu melakukan
observasi di kelas guru pamong agar mengenal para siswa dan situasi kelas.
Sarana yang dipakai dalam kegiatan ini adalah perangkat pembelajaran yang
didalamnya mencakup program tahunan, program semester, silabus, RPP,
buku pegangan dan alat peraga.
Kegiatan belajar mengajar dilaksanakan dari hari Senin sampai
Jumat. Pada kelas I dan II, kegiatan belajar mengajar dilaksanakan pada
pukul 06.30-09.30 WIB. Untuk kelas V dan VI kegiatan belajar mengajar
dilaksanakan pada pukul 06.30-12.45 WIB. Sedangkan kelas III-VI,
kegiatan belajar mengajar dilaksanakan mulai pukul 09.30-14.30 WIB.
Jumlah Tenaga Kependidikan dan Non Kependidikan yanga ada di SDN
Rawamangun 05 Jakarta semuanya berjumlah 27 orang. Jumlah kelas
sebanyak 17 kelas dengan rata-rata siswa tiap kelasnya sebanyak 30 orang
19
Jumlah siswa seluruhnya sebanyak 537 siswa. Program kegiatan belajar
mengajar dilaksanakan melalui tahap-tahap sebagai berikut:
a. Persiapan tertulis berupa Rencana Pelaksanaan Pembelajaran (RPP)
yang dibuat sesuai dengan sistematika yang telah disepakati dengan
guru pamong agar dalam penyampaian materi pelajaran, kelas dapat
berjalan dengan baik
b. Persiapan mental meliputi penguasaan materi belajar agar mampu
mengantisipasi semua masalah dari siswa dan lebih penting adalah
belajar dari banyak sumber dan arahaan dari guru pamong.
c. Kondisi jiwa yang meliputi kesehatan tubuh, penampilan dalam
berpakaian kesabaran dan kelakuan dalam menghadapi siswa dan
sebagainya.
d. Alat bantu mengajar yaitu alat-alat yang digunakan untuk membantu
kelancaran mengajar, seperti lembar kerja (LKPD), alat peraga, LCD
dan sebagainya
e. Pendekatan dan metode yang sesuai, seorang guru harus dapat memilih
dan menggunakan metode mengajar yang sesuai dengan kondisi
sekolah, materi pelajaran, alokasi waktu serta kemampuan siswa.
Pretest
Merupakan test awal yang diberikan kepada siswa yang bertujuan untuk
mengingatkan kembali pelajaran yang telah diberikan.
Tugas
20
Bertujuan untuk menguatkan dan menyelesaikan materi pembelajaran
yang harus disampaikan karena waktu terbatas.
2) Kegiatan Mengajar Mandiri
Dalam kegiatan mengajar mandiri, peserta PPL dituntut sudah harus
mampu menguasai keterampilan mengajar dan pengolahan kelas Adapun
kelas yang digunakan sebagai tempat praktek mengajar mandiri adalah kelas I
sampai V pada pembelajaran tematik dengan muatan pelajaran yang diajarkan
yaitu Matematika, PKn, IPS, IPA, Bahasa Indonesia dan SBdP. Praktek
kegiatan belajar mengajar mandiri ini menggunakan sistem rolling kelas
sehingga setiap Peserta PPL dapat merasakan mengajar di kelas yang
berbeda-beda.
Sebagai evaluasi dilakukan juga ujian Program Pengalaman Lapangan
(PPL) dan Uji Kinerja yang dilakukan pada bulan Oktober-November. Ujian
ini merupakan klimaks dari kegiatan PPL dan akan menjadi penentu bagi
mahasiswa, mulai dari perencanaan, pelaksanaan dan evaluasi Intinya semua
yang dilakukan selama PPL dievaluasi oleh guru pamong, kepala sekolah,
dan dosen pembimbing. Jadwal ujian praktek dilakukan dengan cara
mengikuti jadwal yang sudah ditentukan oleh guru pamong yang materinya
disetujui guru kelas. Adapun yang dipakai untuk ujian yaitu kelas I A, lI C, III
B, IV A, dan V B. Jadwal ujian diketahui oleh guru pamong dan dosen
pembimbing.
21
1) Uji Kinerja dan Ujian Akhir PPL
Uji kinerja dan ujian akhir PPL adalah ujian yang dilakukan pada
tahap akhir kegiatan PPL sebelum mahasiswa ditarik dari sekolah PPL. Uji
kinerja dan ujian akhir PPL berlangsung pada bulan Oktober-November
2018. Hal yang dinilai dalam uji kinerja dan ujian akhir PPL adalah
bagaimana scorang guru melaksanakan kegiatan pembelajaran dari tahap
awal sampai penutup dan kelengkapan perangkat, media serta alat pengajaran
Uji kinerja dan ujian akhir PPL dinilai oleh Dosen Pembimbing, Guru
Pamong, dan seorang guru Independen.
2) Interaksi Warga Sekolah
Interaksi sosial yang terjalin antar warga sekolah berjalan dengan
sangat baik antara guru dengan guru, guru dengan siswa, maupun siswa
dengan siswa. Hal yang unik dari interaksi yang terjadi di SDN Rawamangun
05 Jakarta adalah setiap betemu guru, siswa selalu bersalaman dan cium
tangan. Menurut pendapat salah satu warga SDN Rawamangun 05 Jakarta,
hal itu ditujukan untuk mengurangi jarak antara guru dengan siswa dan
menumbuhkan nilai sopan santun. Tidak hanya interaksi guru dan siswa yang
terjalin dengan baik, melainkan dengan tata usaha, penjaga sekolah, satpam,
semua penjaga kantin terjalin sebagai ikatan kekeluarga SDN Rawamangun
05 Jakarta.
Dalam proses pembelajaran di kelas secara keseluruhan sudah
berjalan dengan baik dengan di lengkapi dengan sarana prasarana yang
mendukung, dan sudah bisa menyesuaikan dengan kurikulum 2013. Tetapi
22
masih terdapat kekurangan, dengan masih ada beberapa siswa yang perlu
diberi motivasi dalam hal belajar, karena kurangnya perhatian dan respon
yang diberikan mereka pada saat proses pebelajaran. Dalam hal ini tentunya
menjadi tantangan bagi guru untuk menyelesaikan masalah tersebut, dengan
alternatif melakukan pendekatan dan tentunya melaksanakan proses
pembelajaran dengan metode dan media pembelajaran yang bervariasi yang
dapat meningkatkan keaktifan siswa dalam belajar.
3) Pembagian Tugas PPL PPG
1. Pembagian Tugas Kegiatan Mengajar
Peserta PPL dibagi kedalam beberapa kelas sesuai dengan kelas yang
diampu oleh guru pamong, tetapi dalam pelaksanaan mengajar tetap
menggunakan sistem rolling sehingga tidak terfokus pada satu kelas saja.
Tabel 32 Pembagian Kelas
No Nama Mahasiswa Kelas Guru Pamong
1 Ruli Nur Alfian Zaki II C Ramma Simanjuntak, S.Pd
2 Runiyanti IV A Renta Tuti Maida, S.Pd
3 Sarah Fauzia I A Hj. Tini Sumartini, S.Pd
4 Septiana Rahmawati V B Suparti, S.Pd
5 Shinta Dewi Diah Pitaloka III B Drs. Rukin
23
4) Pembagian Tugas Kegiatan Non Mengajar
Kegiatan non mengajar yang dikuti oleh peserta PPL adalah pramuka,
senam rutin, upacara bendera dan upacara hari nasional, kegiatan kerohanian,
kegiatan lomba hari kemerdekaan 17 Agustus, kegiatan lomba antar sekolah
(Dokter Kecil, Cerdas cermat) dan kegiatan-kegiatan sekolah lainnya. Pada
kegiatan pramuka, peserta PPL ikut mendampingi anak melakukan latihan
rutin pramuka siaga maupun penggalang. Pada kegiatan senam rutin, peserta
PPL melakukan kegiatan secara bersama-sama dan bergiliran Pada kegiatan
lomba hari kemerdekaan 17 Agustus, guru dan peserta PPL bekerjasama
dalam melaksanakan kegiatan lomba. Beberapa guru bertugas sebagai pantia,
guru lain dan peserta PPL menjadi juri dan mengawasi siswa selama lomba
berlangsung Lomba terdiri dari lomba memindahkan bola menggunakan
paralon yang sudah dibelah dua, memindahkan balok titian, mengenali bumbu
masak, yel-yel pramuka, baris-berbaris dan lomba kreasi tumpeng tiap kelas
yang diikuti oleh wali murid. Pada lomba antar sekolah, peserta PPL bertugas
sebagai pendamping kegiatan siswa.
5) Kegiatan Non Mengajar
1. Upacara Hari Nasional
a. Hari Kemerdekaan Indonesia
Hari Jumat tanggal 17 Agustus 2018, peserta PPL mengikuti
kegiatan yang di adakan oleh sekolah yaitu upacara hari kemerdekaan
yang rutin dilaksanakan pada hari kemerdekan pada tanggal 17 Agustus di
lapangan SDN Rawamangun 05 Jakarta. Acara ini dikuti oleh seluruh
24
guru, staf dan siswa dari kelas llI sampai kelas VI SDN Rawamangun 05
Jakarta
b. Hari Kesaktian Pancasila
Pada hari Senin tanggal 1 Oktober 2018 melakukan upacara
bendera dalam rangka memperingati Hari Kesaktian Pancasila" di
lapangan upacara SDN Rawamangun 05 Jakarta. Acara ini diikuti oleh
seluruh guru, staf dan siswa SDN Rawamangun 05 Jakarta.
c. Upacara Bendera
Di SDN Rawamangun 05 Jakarta, upacara bendera dilakukan
secara rutin setiap hari Senin. Pelaksanaan upacara bendera di lakukan
bergiliran setiap kelas pada setiap minggunya. Upacara bendera diikuti
olch seluruh guru, staf, dan siswa SDN Rawamangun 05 Jakarta.
6) Partisipasi Kegiatan Sekolah
a. Lomba 17 Agustus dan Pengukuhan Gudep
Pada hari Rabu tanggal 15 Agustus 2019 SDN Rawamangun 05
mengadakan pelantikan Penggalang (Kelas 4,5,6) dan Siaga (1,2,3).
Dalam acara ini juga terdapat demo kegiatan penggalang seperti
membuat tandu, membuat tenda, semaphore. Pengukuhan gudep
dimeriahkan dengan berbagai lomba karena bertepatan dengan hari
kemerdekaan Indonesia. Adapun lomba tersebut diantaranya lomba
PBB, kedisplinan, penciuman, penglihatan, yel yel, estafet bola
menggunakan pralon dan titian kardus. Lomba ini juga diikuti wali
murid yaitu seperti lomba tumpeng.
25
b. Pelantikan Dokter Kecil
Pada hari Senin tanggal 29 Oktober 2018 SDN Rawamangun 05
mengadakan pelantikan Dokter Kecil dengan peserta sebanyak 60
siswa. Acara ini diikuti oleh seluruh guru, staf dan siswa SDN
Rawamangun 05 Jakarta dan dihadiri tamu undangan lainnya seperti
komite sekolah, dokter dari Puskesmas Pulogadung, Lurah
Rawamangun, Camat Pulogadung, Kepala Suku Dinas Rawamangun.
Dalam acara ini juga terdapat penampilan terbaik dari siswa-siswa
SDN Rawamangun 05 seperti tarian, senam DANCOW, vokal grup
dan marawis.
2. Ekstrakurikuler dan Kegiatan Rutin Sekolah
Program ekstrakurikuler adalah program yang dilaksanakan di luar
jam pelajaran yang dimaksud untuk memperluas pengetahuan murid,
menambah keterampilan, menyalurkan bakat dan minat Kegiatan
ekstrakurikuler di SDN Rawamangun 05 Jakarta cukup banyak
diantaranya kepramukaan, kerohanian, melukis, seni musik (angklung,
pianika) marawis, dan tari
a. Kegiatan Pramuka
Kegiatan ini dilakukan agar siswa memiliki moral, mental, dan budi
pekerti yang tinggi dan taat beribadah, mempunyai pengetahuaan luas serta
dapat berjiwa sebagai pemimpin. Peserta PPL mengikuti ekstrakurikuler
kepramukaan karena sesuai dengan kemampuan yang sudah diperoleh pada
26
saat workshop yaitu pembinaan KMD oleh Univeritas Negeri Jakarta.
Kepramukaan ini dilaksanakan setiap hari Rabu.
b. Kerohanian
Bagi warga sekolah yang beragama muslim, setiap hari senin sampan
umat SDN Rawamangun 05 Jakarta melaksanakan kegiatan kerohanian, yaitu
solat dzuhur berjama'ah dan sholat dhuha berjamaah, serta melaksanakan
kegiatian mengaji secara bergiliran (sistem rolling kelas) Siswa juga
mendengarkan Tausiyah yang di sampaikan oleh guru, kepala sekolah dan
ustad yang diundang oleh sekolah, kegiatan ini di laksanakan di lapangan
sekolah.
c. Senam Rutin
Kegiatan ini dilakukan agar siswa memiliki kebiasaan baik untuk
dapat melakukan olahraga sehingga dapat membuat tubuh menjadi bugar
Kegiatan senam rutin ini dilakukan secara bersama guru, kepala sekolah, staf,
karyawan serta siswa dari kelas I sampai kelas VI dilapangan SDN
Rawamangun 05 Jakarta.
3. Melakukan Penelitian Tindakan Kelas
Selama melaksanakan PPL, peserta PPL juga diharapkan mampu
membuat sebuah Penelitian Tindakan Kelas (PTK) disekolahnya masing-
masing dengan permasalahan yang muncul ketika melaksakan kegiatan
belajar mengajar tersebut akan diseminarkan pada saat peserta PPL ditarik
kembali dari sekolahnya. Dari jadwal yang telah dibuat PTK akan kumpulkan
pada awal bulan November 2018.
27
4. Penyusunan Laporan Akhir
Laporan akhir adalah laporan yang memuat semua kegiatan baik
kegiatan mengajar dan non mengajar yang telah dilakukan mahasiswa PPL
selama melakukan PPL SDN Rawamangun 05 Jakarta.
7) Faktor Pendukung
Rasa syukur yang tiada hentinya kami ungkapkan kepada Allah SWT
atas kelancaran pelaksanaan kegiatan Program Pengalaman Lapangan di SDN
Rawamangun 05 Jakarta. Kelancaran pelaksanaan PPL ini juga tidak lepas
dari beberapa faktor pendukung, antara lain:
1. Ilmu-ilmu yang telah kami peroleh dibangku kuliah selama S-1 menjadi
bekal kami dalam pelaksanaan kegiatan PPL PPG di SDN Rawamangun
05 Jakarta.
2. Ibu kepala sekolah, koordinator peserta PPL, bapak dan ibu guru, guru
pamong, serta dosen pembimbing yang selalu memberikan bimbingan
kepada kami agar dapat menjadi guru yang profesional dan berahlak mulia
serta tersedianya fasilitas yang cukup lengkap baik sumber belajar, media
dan lainnya.
3. Keantusiasan siswa yang diajar oleh peserta PPL menjadi motivasi belajar
siswa serta masyarakat disekitar lingkungan sekolah. dan hubungan yang
harmonis antara peserta PPL dengan para siswa serta masyarakat di
lingkungan sekolah.
28
8) Faktor Penghambat
Setiap kegiatan yang dilakukan tentu tidak akan pernah luput dari
hambatan dan rintangan Demikian halnya dengan kegialan Program
Pengalaman Lapangan (PPL) yang kami lakukan ini juga terdapat beberapa
faktor penghambat antara lain:
1. Perbedaan antara ilmu-ilmu atau teori-teori yang didapatkan dibangku
kuliah dengan masalah yang ditemukan di sekolah
2. Terdapat beberapa siswa yang terlampau aktif dan sering mengganggu
temannya sehingga mengganggu kegiatan belajar mengajar maupun
kegiatan non mengajar
9) Upaya Membatasi Hambatan
Untuk mengatasi semua hambatan-hambatan yang ada, maka upaya
yang dilakukan oleh praktikan adalah:
1. Meminta bantuan kepada guru kelas yang bersangkutan
2. Konsultasi terhadap kepala sekolah dan guru-guru
3. Bekerja sama dengan bpk/ibu guru.
29
E. Pendidik dan Tenaga Kependidikan
a. Tenaga Pendidikan
1. Pegawai Negeri
Kepala Sekolah : 1 orang
Guru Kelas : 11 orang
Guru Olah Raga : 1 orang
Guru Agama : 1 orang
2. Pegawai Honorer
Guru Kelas : 6 orang
Guru Agama : 1 orang
Guru Olahraga : 1 orang
b. Tenaga Kependidikan
Tenaga Administrasi : 2 orang
Penjaga : 4 orang
c. Pendidikan
S2 :3
S1 : 19
DII :1
SMA/ SMK :4
SMP :1
30
F. Sarana dan Prasarana Sekolah
1. Sarana
a. Ruang Kantor
Ruang kantor di SDN Rawamangun 05 Jakarta Pusat terdiri dari ruang
kepala sekolah, ruang operator, ruang guru, ruang Wakasek dan ruang
tamu.
b. Ruang Kepala Sekolah
Di ruang ini, kepala sekolah melakukan kegiatan-kegiatan kependidikan.
Ruang kepala sekolah dilengkapi dengan fasilitas memadai seperti kursi
tamu, meja kerja, AC, lemari berkas-berkas sekolah.
c. Ruang Guru
Ruang guru memilki ruang yang paling luas diantara ruang lainnya
karena jumlah guru yang cukup banyak yaitu 23 guru. Ruang guru
dilengkapi dengan meja dan kursi yang melingkars, lemari dan terdapat
semua alat peraga untuk pembelajaran. Selain itu, terdapat buku-buku
dan alat mengajar lainnya. Di ruang guru juga terdapat AC, kulkas dan
dispenser untuk kepentingan konsumsi guru. Ruang guru juga tempat
melakukan rapat dan brifing setiap pagi. Selain itu tempat kegiatan
kependidikan di ruangan ini yang tidak dapat dilakukan di dalam kelas
misalnya mengevaluasi hasil ulangan siswa, berdiskusi dengan sesame
guru dan melakukan persiapan sebelum mengajar.
31
d. Ruang Administrasi atau Tata Usaha
Ruang tata usaha ini dilengkapi dengan seperangkat kursi dan meja serta
perangkat komputer sebanyak dua set yang dilengkapi dengan sebuah
printer. Terdapat lemari yang digunakan untuk menyimpan arsip-arsip
sekolah dan tiga buah infokus.
e. Ruang Wakil Kepala Sekolah
Ruang Wakil Kepala Sekolah terletak di sebelah Ruang Kepala Sekolah.
Ruang ini terdapat meja, kursi, lemari dan buku tamu.
f. Ruang UKS
Ruang UKS terletak di sebelah kiri tangga lantai dua. Ruang ini berisi
kasur, bantal, alat ukur berat dan tinggi badan serta kotak P3K yang
berisi obat-obatan.
g. Ruang Kelas
Ruang kelas yang ada sebanyak 11 ruangan dengan kondisi dan
bangunan permanen. Dalam tiap-tiap ruang kelas terdapat 1 buah papan
tulis (whiteboard), kursi guru, meja guru, kursi siswa, meja siswa, foto
presiden dan wakil presiden, jam dinding, lemari buku, alat/ media
gambar lain yang membantuk siswa memahami materi tertentu. Ruang
kelas makin menarik karena dihiasi dengan karya-karya terbaik dari
siswa. Ruang kelas mampu menampung sekitar 32 siswa. Untuk 6 ruang
kelas tertentu digunakan secara paralel (dua kelas secara bergantian).
h. Ruang Perpustakaan
32
Ruang perpustakaan digunakan sebagai salah satu unit kerja yang berupa
tempat untuk mengumpulkan, menyimpan, mengelola dan mengatur
koleksi bahan pustaka secara sistematis agar bisa digunakan siswa atau
guru sebagai sumber informasi sekaligus sarana belajar yang
menyenangkan. Di SDN Rawamangun 05 memiliki perpustakaan yang
cukup luas yang terdiri dari 4 rak besar dan 20 meja baca. Terdapat pula
lemari untuk menyimpan buku tamu. Perpustakaan juga dilengkapi
dengan fasilitas AC yang berjumlah dua buah.
i. Ruang Laboratorium
Laboratorium (disingkat lab) adalah tempat riset ilmiah, eksperimen,
pengukuran ataupun pelatihan ilmiah dilakukan. Laboratorium biasanya
dibuat untuk memungkinkan dilakukannya kegiatan eksperimen siswa
secara terkendali. Laboratorium SDN Rawamangun 05 Jakarta memiliki
ruangan cukup luas dan terdapat 4 wastafel untuk cuci tangan yang
berguna menjaga kesterilan benda serta beberapa loker untuk menyimpan
peralatan eksperimen. Di laboratorium ini bukan hanya untuk mata
pelajaran IPA, melainkan juga pelajaran lain hal ini terbukti adanya
beberapa peta dan 4 globe di dalamnya.
j. Ruang Musik
Ruang musik berisi alat-alat musik seperti peralatan marawis, papan tulis,
bangku dan angklung.
k. Fasilitas lainnya
33
Selain dari pada fasilitas sebagai sarana penunjang pendidikan, SDN
Rawamangun 05 dilengkapi beberapa fasilitas lainnya seperti:
1) Lapangan upacara ini tepat di tengah-tengah area sekolah yang
berukuran cukup luas, bahkan bisa dibagi untuk lapangan lapangan
bulu tangkis dan lapangan futsal. Lapangan ini juga dihias dengan
tanaman berbunga sehingga menambah keindahan sekolah.
2) Terdapat mushola yang cukup luas, digunakan untuk tempat ibadah
bagi yang beragama Islam. Di dalam mushola terdapat beberapa
mukena dan sarung untuk sholat, serta Alquran dan buku keagamaan
lslam untuk menunjang kegiatan keagamaan. Di samping mushola
terdapat beberapa keran untuk tempat wudhu, dimana laki-laki dan
perempuan dipisah.
2. Prasarana
Berikut prasarana yang terdapat di SDN Rawamangun 05 Jakarta
a. Buku Acuan Belajar Mengajar (ABM) dan BUPENNA
b. Buku Siswa dan Buku Guru tiap tema
c. Alat bantu pembelajaran yang terdiri atas peta, kit IPA, kit matematika,
globe, alat olahraga serta buku fiksi dan nonfiksi yang terdapat di
perpustakaan.
d. Perlengkapan ekstrakurikuler seperti alat marawis dan tape untuk music
menari dan lain sebagainya.
34
G. Kompetensi Lulusan
Standar Kompetensi Lulusan Satuan Pendidikan (SKL-SP)
dikembangkan berdasarkan tujuan setiap satuan pendidikan, yakni pendidikan
Dasar yang meliputi Sekolah Dasar bertujuan meletakan dasar kecerdasan,
pengetahuan, kepribadian, akhlak mulia, serta keterampilan untuk hidup
mandiri dan mengikuti pendidikan lebih lanjut. Adapun Standar Kompetensi
Lulusan Satuan Pendidikan (SKL-SP) selengkapnya adalah:
1. Menjalankan ajaran agama yang dianut sesuai dengan tahap
perkembangan anak
2. Mengenal kekurangan dan kelebihan diri sendiri
3. Mematuhi aturan-aturan sosial yang berlaku dalam lingkungannya
4. Menghargai keberagaman agama, budaya, suku, ras, dan golongan sosial
ekonomi di lingkungan sekitarnya
5. Menggunakan informasi tentang lingkungan sekitar secara logis, kritis,
dan kreatif
6. Menunjukkan kemampuan berpikir logis, kritis, dan kreatif, dengan
bimbingan guru/pendidik
7. Menunjukkan rasa keingintahuan yang tinggi dan menyadari potensinya
8. Menunjukkan kemampuan memecahkan masalah sederhana dalam
kehidupan sehari-hari
9. Menunjukkan kemampuan mengenali gejala alam dan sosial di
lingkungan sekitar
10. Menunjukkan kecintaan dan kepedulian terhadap lingkungan
35
11. Menunjukkan kecintaan dan kebanggaan terhadap bangsa, negara, dan
tanah air Indonesia
12. Menunjukkan kemampuan untuk melakukan kegiatan seni dan budaya
lokal
13. Menunjukkan kebiasaan hidup bersih, sehat, bugar, aman, dan
memanfaatkan waktu luang
14. Berkomunikasi secara jelas dan santun
15. Bekerja sama dalam kelompok, tolong-menolong, dan menjaga diri
sendiri dalam lingkungan keluarga dan teman sebaya
16. Menunjukkan kegemaran membaca dan menulis
17. Menunjukkan keterampilan menyimak, berbicara, membaca, menulis,
dan berhitung
H. Pengelolaan
1. Bentuk pengelolalaan
Program jangka pendek 1 tahun berupa RKAS
Program jangka menengah 4 bulan
2. Kegiatan pengembangan manajemen sekolah berbasis MBS
3. Kegiatan Pengelolaan Perkantoran Berbasis IT
4. Kegiatan Supervisi, Monitoring dan Evaluasi
5. Kegiatan hubungan masyarakat menjalin kerjasama dengan komite
sekolah.
36
BAB IV KESIMPULAN DAN SARAN
A. Kesimpulan
Berdasarkan pengalaman seluruh mahasiswa PPL selama mengikuti Program
Pengalaman Lapangan (PPL) di SDN Rawamangun 05 Jakarta dapat ditarik
kesimpulan sebagai berikut:
1. Banyak belajar mengenai kehidupan sekolah, baik mengenal guru,
murid maupun lingkungan sekolah.
2. Seluruh mahasiswa PPL dapat bersosialisasi dengan lingkungan
sekolah sehingga mahasiswa PPL mudah berbaur dengan lingkungan
sekolah
3. Kegiatan sekolah dapat diikuti seluruhnya. Baik kegiatan mengajar
maupun non-mengajar
4. Dengan mengikuti PPL ini , sangat membantu mahasiswa PPL untuk
menerapkan kurikulum 2013
5. Pengalaman mengajar yang di dapat di tempat PPL, akan menjadi
perbandingan dan bekal di sekolah-sekolah tempat mahasiswa PPL
bertugas nantinya.
B. Saran
Adapun masukan dari mahasiswa PPL untuk keseluruhan aspek program
pengalaman lapangan (PPL), mulai dari penyelenggara PPL, tempat
pelaksanaan PPL dan pihak yang terlibat dalam kegiatan baik secara langsung
maupun tidak langsung adalah sebagai berikut :
37
1. Bagi pihak sekolah
Tetap melanjutkan kolaborasi yang sudah terjalin dengan mahasiswa PPL
dalam setiap kegiatan.
2. Bagi pihak penyelenggara PPL dalam hal ini UPT PPL UNJ, untuk
informasi terkait penjadwalan PPL baik masa ujian PPL ataupun Uji
Kinerja serta masa penarikan mahasiswa di tempat PPL agar lebih jelas
dan terstruktur serta tidak selalu mendadak.
3. Bagi pihak penyelenggara PPG, agar meninjau kembali kurikulum PPG
terutama untuk kegiatan PPL yang di bebankan pada praktikan dengan
tuntutan laporan, portofolio pembelajaran serta penelitian tindakan kelas
(PTK) . Hal ini menjadikan praktikan tidak fokus pada beberapa kegiatan
atau produk yang harus dikumpulkan. Karena dikhawatirkan adanya
peserta atau mahasiswa PPL yang mengabaikan aktivitas mengajarnya
menjelang penarikan kegiatan PPL oleh sebab lebih fokus atau terlalu
sibuk dengan produk PPL yang harus dikumpulkan, atau bisa jadi
sebaliknya justru produknya yang di kumpulkan menjadi tidak maksimal
dikarenakan waktu yang terbatas dan banyak nya tugas non-mengajar yang
di berikan oleh sekolah kepada mahasiswa PPL.
C. Kesan-kesan
38
Puji syukur kehadirat Allah, Tuhan yang Maha Esa yang telah
memberikan kami nikmat kesehatan sehingga dapat melaksanakan kegiatan
PPL ini dengan lancar.
Ucapan terimakasih yang tak terhingga kepada Ibu kepala sekolah
SDN Rawamangun 05 Jakarta Ibu Fatmawaty Siahaan serta keluarga besar
SDN Rawamangun 05 Jakarta yang telah memberikan banyak kesempatan
untuk kami dapat memperoleh ilmu mengajar yang kebih baik serta
memberikan kami kesempatan untuk dapat mengamalkan ilmu yang telah
kami dapatkan kepada siswa-siswi SDN Rawamangun 05 Jakasrta. Tentunya
pengalaman sperti ini sangat menyenangkan dan berharga bagi kami untuk
mempersiapkan diri kedepannya.
39
Dokumentasi
40