The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by muhamad.rifki.r, 2022-04-14 00:05:05

MAJALAH IGYF EDISI 1

INDONESIA GEOPARK YOUTH

MAGAZINE
Titik Temu

Recover Together, Recover Stronger,
Develop Greener

INDONESIA GEOPARK YOUTH

MAGAZTiItikNTeEmu

Editor: Media Publikasi IGYF



REPORTER: Geozine Team
Dhea Natalie
Fauzia Noorchaliza, Batur UGGp
Dian Komalasari, Aspiring Geopark Danau Poso
Destriana Pasaribu Ciletuh Palabuhanratu UGGp
Gunung Sewu UGGp
PENYUNTING:
Dhea Natalie, Batur UGGp
Fauzia Noorchaliza, Aspiring Geopark Danau Poso
Dian Komalasari, Ciletuh Palabuhanratu UGGp
Destriana Pasaribu, Gunung Sewu UGGp
Dhofaeri Wildan Potensi Pulau Bawean

TIM DESAIN PUBLIKASI: Gunung Sewu UGGp
Muhamad Rifki Rafida, Gunung Sewu UGGp
Fabia Hulwa Shelfia Putri, Gunung Sewu UGGp
Dimas Ryan Wicakono
Caldera Toba UGGp
TIM SUPPORT: Caldera Toba UGGp
Wafi Aulia Tsabitah, Rinjani UGGp
Sulistyowati Khairunnisa, GN Karangsambung-
Rini Rahyuni, Karangbolong
Bella Naura Mutia Khansa, GN Karangsambung-
Karangbolongi
Septy Ajeng Maharani, GN Karangsambung-
Karangbolongi
Nabilla Marsha Diva, GN Ngarai Sianok-Maninjau
Ciletuh Palabuhanratu UGGp
Arif Rahmat,
Ben Mochtar Merazeuki

1 | IGYF MAGAZINE #1

Salam Redaksi

Geopark adalah daerah dengan keberagaman geologi, biologi, dan budaya
yang tinggi dan bergerak secara bersamaan. Sinergitas yang terjadi secara alami
antara ketiganya menciptakan pola budaya masyarakat yang lekat dengan alam dan
menghadirkan kearifan lokal berbeda yang menarik dalam tiap ruang masyarakat di
Indonesia.

Tahun 2021 Indonesia resmi menggenapkan total UNESCO Global Geopark
yang dimiliki yaitu Geopark Batur, Geopark Gunung Sewu, Geopark Rinjani-Lombok,
Geopark Ciletuh, Geopark Kaldera Toba, dan Geopark Belitong dan diharapkan
segera bertambah lagi geopark milik Indonesia yang mengglobal.

Tentu saja usaha ini harus bersinergi dengan elemen-elemen lain, salah
satunya adalah pemuda. Melalui Majalah Indonesia Geopark Youth Magazine
diharapkan dapat menjadi bagian dari upaya mengkatalisatori perkembangan
geopark untuk memperkenalkan dan membanggakan kekayaan geologi, biologi,
dan budaya yang dimiliki Indonesia. Majalah ini dimotori oleh Indonesia Geopark
Youth Forum itu sendiri yang saling bekerjasama untuk ikut memajukan geopark di
Indonesia.

Majalah Indonesia Geopark Youth Magazine hadir untuk menjadi ruang
pemuda mengkaji, merefleksi, dan mengulas geopark di Indonesia dengan
mengambil tema Titik Temu untuk edisi pertama. Tema ini dipilih sebagai tanda
pertemuan pertama antara pembaca dengan geopark melalui Majalah Indonesia
Geopark Youth Magazine. Semoga tulisan-tulisan yang disajikan dalam majalah ini
dapat menjadi catatan perjalanan perkembangan geopark di Indonesia.

Tim Redaksi

IGYF MAGAZINE #1 | 2

Daftar Isi

Geozine Team................................................................ 1
Salam Redaksi............................................................... 2
Daftar Isi.......................................................................... 3
Kenal IGYF...................................................................... 4
Person of the Month................................................... 6
News Update................................................................. 8
Liputan Khusus............................................................. 11
Opini................................................................................. 18
Fun Fact About Geopark........................................... 21
Geopark Story................................................................ 25
Tips.................................................................................... 28
Geopark’s Snapshot.................................................... 30
Fakta Unik...................................................................... 37
TTS..................................................................................... 38
Menfess Geopark......................................................... 39

3 | IGYF MAGAZINE #1

Kenal IGYF

Perjalanan Terbentuknya
Indonesia Geopark Youth Forum

Author: Dian Komalasari

I ndonesia Geopark Youth pemuda geopark di tingkat daerah

Forum (IGYF) merupakan forum maupun nasional. Inisiasi tersebut

komunikasi pemuda geopark tingkat diawali dari Kick Off IGYF di Belitong

nasional yang menghubungkan UGGp sebagai tanda dimulainya

Geopark Youth Forum (GYF) di setiap semangat pemuda dalam

daerah di Indonesia. Pembentukan pengembangan geopark melalui

IGYF tidak terlepas dari adanya Geopark Youth Forum (GYF) di

inisiasi dari UNESCO untuk masing-masing daerah di Indonesia.

menyelenggarakan UNESCO Global Sejak saat itu, mulai dari Februari-Mei

Geopark Youth Forum (UGGYF) 2021 terbentuk 17 Geopark Youth

sebagai wadah untuk memberi Forum (GYF) di tiap daerah.

kesempatan kepada para pemuda Pada April 2021, Kementerian

untuk lebih terlibat aktif dan konkret PPN/BAPPENAS, Kementerian ESDM,

dalam pengembangan geopark di dan Komite Nasional Geopark

daerahnya masing-masing. Dalam Indonesia (KNGI) yang berkolaborasi

forum tersebut, UNESCO dengan Maritim Muda Nusantara

memfokuskan rencana pemuda menyelenggarakan seleksi sekaligus

global pada empat aspek penting, di pendidikan dan pelatihan (diklat)

antaranya adalah Heritage Indonesia Geopark Youth Forum.

Protection, Natural Hazard Acara ini sekaligus bertujuan untuk

Mitigation, Climate Change, dan menyeleksi para pemuda Indonesia

Sustainable Development. yang tertarik dalam pengembangan

Menanggapi rencana geopark untuk menjadi delegasi

UNESCO perihal forum pemuda Indonesia pada UNESCO Global

geopark, maka tim Rencana Aksi Geopark Youth Conference. Seleksi

Nasional (RAN) Geopark Indonesia di dimulai dari seleksi administratif,

bawah naungan Kementerian esai, video, dan workshop IGYF secara

Perencanaan Pembangunan online pada Mei 2021, lalu dilanjutkan

Nasional (PPN/BAPPENAS) mulai dengan seleksi wawancara dan diklat

menginisiasi pembentukan forum secara offline di Batur UGGp pada

IGYF MAGAZINE #1 | 4

Juni dan Oktober 2021. Melalui menyanyikan lagu “Jayalah Geopark
Indonesia” ciptaan Praktisi/Pakar
rangkaian seleksi tersebut, pada Geopark Advisory Committee Asia
Pasifik Geopark Network, yaitu Bapak
akhirnya terpilih Immanuel Deo Yunus Kusumahbrata.

Silalahi (Toba-Caldera UGGp) sebagai

wakil Indonesia yang didampingi

oleh empat observers, yaitu Safira

Devi Amorita (G.N. Maros Pangkep),

Tri Wibowo (Belitong UGGp), Obed

Kresna W. (Gunungsewu UGGp), dan

Diemas Sukma Hawkins

(Rinjani-Lombok UGGp).

Setelah terpilih, Immanuel

Deo bersama Kementerian

BAPPENAS mulai mengadakan

rapat-rapat maupun kunjungan ke

berbagai geopark daerah guna

mendapat dukungan dan kerja sama Secara umum, Indonesia

dalam suksesnya Indonesia di UGGYF Geopark Youth Forum memiliki fungsi

Jeju sekaligus mengkomunikasikan sebagai forum komunikasi yang

terkait pembentukan Indonesia bertugas untuk menyediakan ruang

Geopark Youth Forum. Pada tanggal komunikasi antar Geopark Youth

22-23 November 2021 Forum (GYF) di tiap daerah, menjadi

diselenggarakan Indonesia Geopark fasilitator bagi GYF daerah dalam

Summit dan Geopark Investment upaya pengembangan kapasitas

Forum secara hybrid di Toba-Caldera organisasi, menjalankan program

UGGp. Dalam kesempatan ini, para kerja secara nasional dan koordinatif

pemuda turut serta berkontribusi yang dimandatkan kepada IGYF, serta

dengan mendeklarasikan Sumpah menjadi penghubung GYF di daerah

Pemuda Geopark Indonesia untuk dengan stakeholders dan komunitas

berperan aktif dalam aksi nyata nasional maupun internasional. Hal

pengembangan geopark di ini sejalan dengan visi IGYF yaitu

Indonesia. Di samping itu, para mewujudkan pemuda sebagai salah

pemuda juga turut berkontribusi satu aktor penting untuk

sebagai paduan suara yang pengembangan geopark secara lokal,

nasional, maupun global.

5 | IGYF MAGAZINE #1

Person of the Month

Immanuel Deo Ajak Pemuda Indonesia
Lebih Aktif Ciptakan Sistem Perekonomian

Berkelanjutan Melalui Geopark

Author: Dhea Natalie

Immanuel Deo Juvente konsep geopark dapat diadopsi
Hasian Silalahi atau yang akrab dengan baik menurut kapasitas dan
fungsi masing-masing stakeholders,
disapa Deo, adalah seorang sehingga nantinya akan berdampak
pada pelestarian bumi, dan
Chairperson (Ketua Umum) UNESCO kesejahteraan masyarakat.

Global Geopark Youth Forum Berangkat dari Toba
sampai ke Jeju
sekaligus Presiden Indonesia Geopark

Youth Forum (IGYF) yang lahir pada

tanggal 10 Februari di Palembang.

Ketertarikan Deo untuk

berkecimpung dalam bidang

Geopark dan konservasi lingkungan

berawal dari konsep sustainability

development yang tercantum dalam

tiga pilar utama geopark (edukasi,

konservasi, dan pengembangan

masyarakat) melalui warisan geologi,

biologi, dan budaya. “Seperti yang

kita tahu, pembangunan

berkelanjutan adalah konsep utama

yang diusung UNESCO bagi dunia

untuk dapat melestarikan bumi

secara menyeluruh, baik melalui

industri, bisnis, maupun kebiasaan

manusia.” ujar Deo.

Bagi Deo, geopark adalah

sebuah konsep evolusioner yang Jalan yang ditempuh Deo

mampu membawa masyarakat yang ternyata tidak sampai disitu saja,

tinggal di warisan geologi untuk pada bulan November 2021 lalu,

melestarikan keanekaragaman bertepatan dengan diadakannya

geologi, hayati dan budaya secara Geopark Indonesia Summit dan

terstruktur dan merangkul seluruh Geopark Investment Forum di

elemen masyarakat. Selain itu, dirinya Toba-Caldera UGGp. Ketua Umum

menilai bahwa geopark dapat UGGYF ini juga turut hadir sebagai

menciptakan jaringan komunikasi perwakilan pemuda geopark

dua arah antara pentahelix Indonesia dan mendeklarasikan

stakeholders, seperti akademisi, sumpah Pemuda Geopark Indonesia

pemerintah, pengusaha, masyarakat untuk berperan aktif dalam

komunitas lokal, dan media. Dengan mengembangkan geopark di

adanya jejaring ini, diharapkan bahwa

IGYF MAGAZINE #1 | 6

Indonesia. Selama menjadi bagian

dari geopark, Deo menilai perubahan

mindset masyarakat baik dalam

berpikir, bertindak, dan bekerja

secara berkelanjutan menjadi salah

satu urgensi yang harus diatasi di

Indonesia. Oleh karena itu, hadirnya

geopark akan menjadi salah satu

solusi utama bagi para pemangku

kepentingan untuk dapat mengubah

mindset masyarakat agar dapat

secara menyeluruh melestarikan

bumi dengan aksi-aksi yang hijau

dan biru (Green and blue economy),

serta mampu menyentuh seluruh

lapisan masyarakat dengan konsep

pembangunan masyarakatnya, yaitu

komunitas dengan komunitas.

Deo juga berharap nantinya

Geopark dapat menjadi salah satu

tools yang mampu menggerakkan

masyarakat untuk melestarikan

bumi dan menumbuhkan rasa

cintanya akan Bumi yang ia tinggali

dengan skillset dan kemampuannya.

Jaringan, peran aktif, dan kolaborasi

adalah kunci agar geopark dapat

berkembang menyeluruh di

kehidupan masyarakat. Ia juga

mengajak peran anak muda di

Indonesia untuk dapat

mengalokasikan waktu dan

menciptakan sistem ekonomi

masyarakat yang lebih tertata rapi,

serta mampu menciptakan lapangan

pekerjaan yang mendorong

kreativitas, inovasi, dan menstimulasi

pemuda lain untuk menciptakan

lapangan pekerjaan lain, dengan

konsep berkelanjutan dan ekonomi

sirkular.

7 | IGYF MAGAZINE #1

News Update

Immanuel Deo Terpilih Sebagai Chairman
Pertama di UNESCO Global Geopark Youth

Forum Mewakili Indonesia

Author : Sekretariat RAN Pengembangan Geopark

Kementerian PPN/Bappenas

I Editor : Dhea Natalie
mmanuel Deo Juvente menurut kapasitas dan fungsi

Hasian Silalahi atau yang akrab masing-masing stakeholders,

disapa Deo, adalah seorang sehingga nantinya akan berdampak
Chairperson (Ketua Umum) UNESCO
Global Geopark Youth Forum sekaligus pada pelestarian bumi, dan

kesejahteraan masyarakat.

Presiden Indonesia Geopark Youth

Forum (IGYF) yang lahir pada tanggal Menurut Deo, “Youth secara

10 Februari di Palembang. Ketertarikan Nasional dan Global memiliki

Deo untuk berkecimpung dalam kekuatan tak terbatas untuk

bidang Geopark dan konservasi menyebarluaskan dan meningkatkan

lingkungan berawal dari konsep edukasi tentang Geopark ke

sustainability development yang masyarakat umum, oleh karena itu,

tercantum dalam tiga pilar utama forum ini menjadi wadah yang tepat

geopark (edukasi, konservasi, dan bagi pemuda untuk mengutarakan

pengembangan masyarakat) melalui ide dan saran terkait geopark secara

warisan geologi, biologi, dan budaya. berkelanjutan”. Lebih lanjut ia juga

“Seperti yang kita tahu, pembangunan menuturkan berbagai macam inovasi

berkelanjutan adalah konsep utama program kerja untuk UNESCO Global

yang diusung UNESCO bagi dunia Geopark Youth Forum kedepannya

untuk dapat melestarikan bumi secara yang terdiri dari Geoparks Youth

menyeluruh, baik melalui industri, Platform Hub dan 1st UNESCO Global

Geopark Youth Forum yang

Bagi Deo, geopark adalah rencananya akan dilaksanakan di Bali
dan terintegrasi dengan G20 Indonesia
sebuah konsep evolusioner yang pada 2022 mendatang. Konsep yang ia
gunakan dalam program kerjanya
mampu membawa masyarakat yang terdiri dari Network, Engagement, dan
Collaboration. Dengan adanya konsep
tinggal di warisan geologi untuk yang terintegrasi tersebut, kemudian
mampu mengantarkan Deo untuk
melestarikan keanekaragaman menjadi Chairman pertama di
UNESCO Global Geopark Youth Forum.
geologi, hayati dan budaya secara

terstruktur dan merangkul seluruh

elemen masyarakat. Selain itu, dirinya

menilai bahwa geopark dapat

menciptakan jaringan komunikasi dua

arah antara pentahelix stakeholders,

seperti akademisi, pemerintah, Sontak program yang diinisiasi

pengusaha, masyarakat komunitas Deo ini sebagai wakil Indonesia

lokal, dan media. Dengan adanya mendapatkan respon yang baik dari

jejaring ini, diharapkan bahwa konsep Kristof Vandenberghe, selaku

geopark dapat diadopsi dengan baik Secretary of the International

IGYF MAGAZINE #1 | 8

Geoscience and Geoparks Programme diadopsi untuk seluruh anggota
(IGGP) di UNESCO. Ia merespon bahwa
program kerja yang dibawa oleh Deo dengan tujuan menciptakan
ini sangat baik untuk
menghubungkan Geopark-Geopark inklusivitas dari perkembangan
yang ada di dunia, Ia juga menilai
dengan adanya program tersebut Geopark di masing-masing area.
maka efektivitas dan efisiensi dari
penyebaran informasi sekaligus Diskusi ini terbagi menjadi tiga
peningkatan pengetahuan publik
mengenai Geopark akan lebih mudah pembahasan yang terdiri dari edukasi,
direalisasikan melampaui batas-batas
negara. Pada kesempatan ini Deo konservasi, dan pembangunan
tidak berjuang sendirian, ia ditemani
oleh empat delegasi Indonesia lainnya berkelanjutan sesuai dengan tiga pilar
yang tergabung dalam tim punggawa
Indonesia Garuda Geopark Youth utama pembangunan Geopark. Lagi
Forum yaitu Obed Kresna W (Gunung
Sewu UGGp), Diemas Sukma Hawkins dan lagi, semua delegasi dari
(Rinjani-Lombok UGGp), Tri Wibowo
(Belitong UGGp) dan Safira Devi Indonesia pun terlibat langsung dalam
Amorita (GN Maros-Pangkep).
perancangan draft kerja UNESCO

Global Geopark Youth Conference

yang nanti harapannya bisa

diterapkan di seluruh negara yang

terlibat. Dari diskusi yang telah

dilaksanakan, didapatkan hasil bahwa

Pemuda geopark haruslah berperan

sebagai Agen Perubahan, Kolaborator,

dan Inovator secara lokal dan global

untuk mengembangkan edukasi,

konservasi, dan pengembangan

Setelah dilaksanakannya masyarakat dalam konteks

pemilihan Chairman untuk UNESCO keberagaman geologi, biologi, dan

Global Geopark Youth Forum, seluruh budaya untuk Geopark berkelanjutan.

peserta yang tergabung dalam Pemilihan Deo dan tim
punggawa bermula dari seleksi yang
konferensi ini aktif terlibat dalam dilakukan Kementerian Perencanaan
Pembangunan Nasional/ Bappenas
menyampaikan permasalahan, solusi, bersama dengan Dewan Juri terdiri

serta berbagai macam framework

masa depan yang nantinya bisa

9 | IGYF MAGAZINE #1

dari unsur Praktisi/Pakar Geopark Langkah Deo merupakan

Advisory Committee Asia Pasifik sebuah pembuktian awal dari hal-hal

Geopark Network: Yunus yang dipesankan oleh Menteri PPN /

Kusumahbrata; Praktisi/Pegiat Kepala Bappenas dalam acara

Indonesia: Mirawati Sudjono; pembukaan Workshop Nasional

Perencana Ahli Utama Bappenas: Indonesia Geopark Youth Forum 2021

Hanan Nugroho; Koordinator Strategis pada Mei 2021 lalu, “Saya berharap

Pengembangan Geopark Bappenas: pemuda memberikan suara serta aksi

Togu Pardede; dan organisasi Pemuda konkrit dalam pengembangan

Maritim: Kaisar Akhir. Seleksi dan Geopark di seluruh nusantara dan

pembinaan dilakukan melalui dunia, semangat bangkit

rangkaian agenda Indonesia Geopark berkontribusi menyebarkan energi

Youth Forum (IGYF) 2021, diawali positif untuk mendorong pemulihan

Kick-off pembentukan IGYF pada ekonomi dan pembangunan yang

tanggal 13 Februari 2021 di Geosite berkelanjutan yang salah satunya

Batu Bedil Geopark Belitong, melalui pengembangan Geopark.

dilanjutkan perekrutan secara online Kepada para pemuda yang tergabung

dan bulan Mei 2021 dilakukan dalam Indonesia Geopark Youth

pembekalan Workshop Nasional Forum yang saya banggakan, jadilah

secara online pada 148 peserta yang representasi Geopark Indonesia yang

dibuka oleh Bapak Menteri harumkan nama bangsa dan negara

PPN/Bappenas, kemudian dilanjutkan Indonesia yang kita cintai”, ujar

pelaksanaan workshop secara offline Suharso Monoarfa (Menteri PPN/

yang dilaksanakan di Batur UNESCO Kepala Bappenas).

Global Geopark dalam 2 batch

bekerjasama dengan BPSDM

Kementerian ESDM yang diikuti 46

peserta yang terseleksi pada tahap

IGYF MAGAZINE #1 | 10

Liputan Khusus:

Jelajah Pesisir Bayah Dome

Author: Fhirdha Rizqi

Awal : Lebak yang Dulu Bertolak ke Bayah
Bukanlah yang Sekarang
Berjarak tidak terlalu jauh dari
Dalam sebuah novel satire Ibu Kota Jakarta, ± 150 km, menjadikan
tahun 1860 berjudul Max Havelaar, lokasi-lokasi geosite Bayah Dome
yang ditulis seorang pecatan cukup mudah diakses. Kami mulai
ambtenaar Hindia Belanda bernama perjalanan dari Jakarta menuju Lebak
pena Multatuli, Lebak adalah setting menggunakan commuter line dengan
lokasi utama. Di Lebak, si tokoh rute Tangerang – Rangkasbitung. Kala
Havelaar mencoba melawan praktik itu, tim kami start dari Stasiun Tanah
penindasan dan eksploitasi (re: tanam Abang. Sampai di Stasiun
paksa) yang dilakukan pemerintah Rangkasbitung, kami dijemput
kolonial kepada masyarakat lokal. menggunakan mobil Dinas Pariwisata
Novel itu gempar di mana-mana, tidak Kabupaten Lebak dan mengantarkan
hanya di Belanda. Lebak yang kami ke Kecamatan Bayah. Perjalanan
tersungkur dan menderita jadi juga bisa dicapai dengan bus selama 3
mahsyur ke seluruh penjuru eropa dan jam ke Terminal Bayah. Dari titik
dunia. Dua abad berselang, sejarah terakhir itu, ada beberapa pilihan
Lebak yang kelam sudah tenggelam. transportasi yang bisa digunakan
Lebak terus berbenah dengan bekal seperti ojek atau mobil sewaan.
susunan alamnya yang indah.
Pembangunan berbasis potensi lokal
dilakukan, salah satunya dengan
mengembangkan Geopark Bayah
Dome yang mencakup 32 lokasi situs
warisan geologi.

11 | IGYF MAGAZINE #1

Secara umum, akses akomodasi Gua lain yang menarik adalah
di kawasan Geopark Bayah Dome Gua Seribu Candi. Diberi nama
sudah relatif mudah dan murah karena demikian karena di dalamnya
kawasan tersebut sudah dikelola terbentuk banyak stalaktit yang
sebagai destinasi wisata dengan baik. meruncing mirip dengan candi, dan
Dalam catatan perjalanan ini, kami tidak sedikit yang telah menyatu
fokus pada lima geosite di pesisir dengan stalakmit.
Bayah Dome di Kecamatan Bayah.
Kompleks Gua Langir Komplek Gua Langir ini
tersusun atas litologi batu gamping
Kompleks Gua Langir dari anggota batu gamping Formasi
Citarete yang berumur ±20 juta tahun
Destinasi pertama adalah (Miosen). Bentuk gugusan Gua Langir
Kompleks Gua Langir (dalam Bahasa yang unik merupakan akibat aktivitas
Sunda artinya kalajengking) yang patahan sesar dan proses eksogen
terletak di Desa Sawarna, Kecamatan berupa abrasi yang membentuk
Bayah. Kompleks gua ini membentang wave-cut platform atau bagian yang
sepanjang 750 meter menghadap bibir rata pada permukaan batuan akibat
Pantai Sawarna yang indah. Ada gelombang (Hallaf, 2006).
beberapa gua dalam gugusan Goa
Langir ini yang terpisah satu sama lain.
Suara deburan ombak menjadi
pengiring merdu saat kita masuk tiap
mulut gua.

Salah satu gua yang
meninggalkan mitos bagi warga
sekitar adalah Gua Harta Karun. Konon
di dalam Gua tersebut terdapat
peninggalan harta karun. Banyak
orang melakukan pencarian untuk
membuktikan kebenaran cerita
tersebut tapi gagal. “Harta karun” itu
tak pernah terkonfirmasi
keberadaannya.

Menariknya, catatan geologi
menunjukkan bahwa “harta karun
yang berkilau” itu nyata adanya. Tentu
saja bukan berbentuk peti kayu
terbuka yang berisi kepingan emas
seperti banyak cerita kartun di televisi.
Imajinasi soal harta karun berkilauan
itu muncul karena dinding gua
mengandung mineral pyrite yang
memancarkan kilauan cahaya seperti
emas dan perak dalam lingkungan
gelap dan basah.

IGYF MAGAZINE #1 | 12

Pantai Karang Taraje Sawarna

Bergeser sedikit ke arah timur Lalu mengapa struktur batuan
Desa Sawarna, terdapat Pantai Karang yang ada di Karang Taraje ini
Taraje. Dalam Bahasa Sunda Karang berundak-undak? Pola perulangan
Taraje berarti karang bertangga, itulah yang memberikan kesan ilusi
karena struktur batuan di sana mata seakan-seakan undakan batuan
berundak-undak menyerupai tangga. yang menyerupai anak tangga,
Karang Taraje sendiri merupakan padahal proses eksogenik yakni erosi,
batuan yang tersingkap akibat proses dapat mengikis batuan sehingga
endogen, menyebabkan batuan yang secara alami memberikan kesan
awalnya berada di bawah permukaan berundak.
laut menjadi terangkat ke permukaan.
Situs ini termasuk ke dalam Coastal
Geology & Geomorphology.

Batuan yang menyerupai
undakan di Pantai Karang Taraje ini
terjadi karena material sedimen yang
menuruni lereng bawah laut akibat
gravitasi, sehingga terendapkan
sedimen berukuran lebih kasar lalu
diikuti dengan sedimen yang lebih
halus, dan proses tersebut terus
berulang.

Site Tebing Karang Bokor

Karang Bokor merupakan
eksokarst phenomenon, yang disusun
oleh batu gamping dari anggota batu
gamping pada Formasi Citarate yang
berumur ± 20 juta tahun (miosen).
Dulunya wilayah ini merupakan
lingkungan laut yang ditumbuhi
terumbu karang yang terangkat akibat
proses tektonik di bawah permukaan.
Proses erosi membuat sebagian tubuh
batu karang dari daratan terpisah dan
membentuk sea stack seperti yang
kita lihat saat ini.

Jika kita berjalan dari Gua
Langir ke arah barat, maka kita akan
menemukan Tebing Karang Bokor.
Letaknya masih di Desa Sawarna dan
hanya berjarak kurang dari 1 km dari
jalan utama. Di lokasi ini, kita bisa
menikmati hamparan laut luas dan
pemandangan matahari terbit. Sangat
cocok untuk self-healing.

13 | IGYF MAGAZINE #1

Tanjung Layar

Pernah dengar legenda Tempat ini menarik untuk
Sangkuriang yang mengamuk karena
pernikahannya dengan Dayang Sumbi menjadi media belajar tentang proses
ditentang hingga ia menendang
kapalnya? Yang kita tahu, bagian pengendapan batuan melalui
badan kapal itu diyakini menjadi
Gunung Tangkuban Perahu, tapi mekanisme endapan turbidit, karena
kemana layar kapalnya berada?
dijumpai juga struktur sedimen
Masyarakat Desa Sarwana yakin
bahwa dua layar kapal Sangkuriang itu laminasi sejajar dan laminasi
terdampar di desanya dan menjadi dua
buah batu yang menjulang di pesisir bergelombang. Pada bagian atasnya
Tanjung Layar. Inilah destinasi
keempat kita, Geosite Tanjung Layar tersingkap litologi konglomerat
yang terletak di Kampung Leles, Desa
Sawarna. fragmen batu pasir batu lempung

Batu yang memiliki bentuk batu gamping andesit, kemudian
menyerupai layar ini adalah produk
turbidit dari Formasi Cimapag yang proses tektonik juga cukup
terendapkan di lereng bawah laut dan
dipengaruhi oleh gaya gravitasi mengontrol struktur batuan sehingga
sehingga terendapkan material yang
lebih kasar terlebih dahulu hingga terjadi perlipatan dan pensesaran yang
material yang halus dan terus berulang
dan merupakan kenampakan Sea dibuktikan dengan banyaknya
Stack (Thornburry, 1969).
kekar-kekar yang terisi mineral kuarsa.

Nah pertanyaannya, mengapa
batuan tersebut menyerupai bentukan
layar? Itu karena adanya proses
eksogenik berupa erosi yang
diakibatkan oleh air laut dan angin,
dan mampu memahat batuan secara
alami sehingga memiliki bentuk khas
seperti layar pada sebuah kapal.

IGYF MAGAZINE #1 | 14

Legon Seupang

Legon (teluk) Seupang terletak Legon Seupang potensial
di Sawarna Timur, Desa Sawarna menjadi tempat wisata yang hits.
Kecamatan Bayah. Jika kalian Selain view pemandangan yang indah
berkunjung ke tempat ini, siap-siap (geo-sightseeing) seperti sunrise, kita
akan disambut dengan hamparan bisa juga berenang dan susur pantai
pantai membentuk teluk dengan pasir (geo-sport). Akhirnya, perjalanan
putih indah. Pasir tersebut didominasi panjang yang melelahkan ke beberapa
oleh pasir Kuarsa, tersusun atas litologi geosite Bayah Dome di atas bisa
batuan dari Formasi Cimapag berumur terbayar dengan beristirahat di Legon
10-15 juta tahun yang lalu (Sujatmiko & Seupang ini. Sayup-sayup suara
Santosa, 1992). deburan ombak di ujung teluk
mengiringi ketikan terakhir dalam
catatan kali ini. Sampai jumpa di
perjalanan selanjutnya!

15 | IGYF MAGAZINE #1

Surade

Tempat Peristirahatan Megalodon Di Zaman Purba

Author: Dioptri Cahyo Seto

Geopark Ciletuh-Palabuhanratu Pada keanekaragaman geologi,

merupakan satu dari 6 geopark di Geopark Ciletuh-Pelabuhanratu

Indonesia yang telah diakui UNESCO memiliki 3 tema besar yang

sebagai situs geopark dunia. Geopark menyokong cerita dalam

Ciletuh-Palabuhanratu memiliki 3 pilar geokonservasinya: Jejak Fosil

dalam pengembangan konservasinya Subduksi, Pergeseran Jalur Magmatik,

yaitu keanekaragaman geologi, dan Plato Jampang. Masing-masing

keanekaragaman hayati, dan dari tema tersebut memiliki cerita

keanekaragaman budaya. yang unik ditinjau dari sisi sejarah

geologinya. Salah satu yang menarik

dari tema tersebut adalah Plato

Jampang dengan ditemukannya fosil

gigi Hiu Megalodon baru-baru ini.

Fosil gigi Hiu Megalodon yang ditemukan di daerah Gunung
Sungging, Kecamatan Surade, Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat
(Sumber : Tribun Jabar/M Rizal Jalaludin)

IGYF MAGAZINE #1 | 16

Berdasarkan peneliti fosil gigi Fosil Megalodon yang ditemukan di
Hiu Megalodon, lingkungan Indonesia kampung Cilutung (arsip Museum Geologi)
bukan tempat umum untuk dapat
menemukan fosil gigi hiu megalodon ditemukannya gigi Hiu Megalodon
sehingga penemuan ini menjadi hal
yang cukup penting tentang bersamaan dengan ditemukannya
bagaimana sejarah geologi di daerah
tersebut. Awalnya, fosil-fosil tersebut fosil-fosil gigi lain seperti gigi
secara tidak sengaja ditemukan oleh
warga pada saat melakukan lumba-lumba dan Paus Balin kecil.
penggalian untuk membuat sumur
dan sawah mereka. Namun, setelah Kepunahan spesies Hiu Megalodon
mengetahui bahwa yang mereka
temukan adalah fosil gigi Hiu diperkirakan berhubungan dengan
Megalodon yang cukup langka,
masyarakat berbondong-bondong kepunahan paus balin kecil yang juga
untuk berburu fosil sehingga dapat
mengganggu lingkungan dan
menyulitkan para peneliti untuk
mengidentifikasi dan meneliti
fosil-fosil tersebut.

pada kala Pliosen telah

Megalodon (Carcharocles mengakibatkan kepunahan massal

megalodon) merupakan salah satu sekitar 36% semua spesies laut besar,

spesies hiu yang sudah punah. Hewan sejumlah 55% mamalia laut, 35%

ini diperkirakan hidup pada kala burung laut, 9% spesies hiu, dan 43%

Miosen awal hingga Pliosen akhir penyu di dunia. Pendinginan suhu

sekitar 23 hingga 2,6 juta tahun lalu. bumi pada zaman es (pada kala

Hiu ini termasuk ke dalam famili Pliosen) juga mempengaruhi

Lamnidae, dengan panjang mencapai kehidupan Hiu Megalodon karena

18 m dan rata-rata panjangnya sekitar samudera yang terbatas sehingga

10,5 m yang direkonstruksi oleh para mereka kemungkinan mengalami

ilmuan dengan melihat ukuran dari kesulitan mencari makanan.

gigi-gigi mereka.

Saat ini, Pemerintah setempat

bekerja sama dengan Museum

Geologi yang berada di Bandung

untuk melakukan penelitian sekaligus

sosialisasi kepada masyarakat. hal ini

dilakukan untuk mengedukasi serta

memberi pemahaman tentang

keberadaan fosil gigi Hiu Megalodon

yang dapat memberikan potensi

konservasi geologi di wilayah tersebut.

Pemerintah berharap, masyarakat ikut

menjaga dan melestarikan

Ilustrasi Hiu Megalodon (sumber : wikimedia) keberadaan fosil gigi Hiu Megalodon

Dari sisi sejarah geologi, tetap berada di tempatnya, agar dapat
megalodon kemungkinan berdampak
kepada kehidupan laut kala itu. diteliti sekaligus mendatangkan
Berdasarkan rekaman fosilnya,
ekonomi dari sektor wisata di daerah

tersebut agar terus berkelanjutan

tanpa harus merusak lingkungan.

15 | IGYF MAGAZINE #1

Opini

Geopark Bukan Hanya Milik Ahli Geologi

Author: Agustina Puspa

Geopark Karangsambung-Karangbolong

Geopark merupakan singkatan Selanjutnya, Biosite merupakan
dari Geological park atau dalam bahasa situs yang memiliki kekayaan akan
Indonesia disebut juga sebagai Taman flora dan fauna yang memiliki
Bumi atau Taman Geologi. Melansir hubungan erat dengan proses Geologi
dari UNESCO, Geopark adalah sebuah yang ada. Sementara itu, Culturesite
kawasan yang memiliki unsur-unsur adalah situs yang terbentuk oleh
geologi terkemuka (outstanding) peradaban manusia baik benda
termasuk nilai arkeologi, ekologi dan maupun tak benda yang memiliki
budaya yang ada di dalamnya di mana hubungan erat dengan keragaman
masyarakat setempat diajak berperan biologi dan geologi yang ada.
serta untuk melindungi dan
meningkatkan fungsi warisan alam. GNKK memiliki dua kawasan
Lantas apakah Geopark hanya
berpusat pada nilai geologi atau wilayah yakni, Kawasan Geoheritage
batuan saja?
Karangsambung di bagian Utara dan

Jawabannya tidak. Seperti Kawasan Geoheritage Bentang Alam

dijelaskan oleh UNESCO, Geopark Karst di bagian Selatan. Penyebutan

memiliki unsur-unsur warisan alam Karangsambung, menandakan bahwa

dan budaya. Contohnya saja Geopark kawasan ini terdapat karang/batuan

Nasional Karangsambung - yang menyambung, sesuai dengan

Karangbolong (GNKK) yang kondisi geologinya yang merupakan

diresmikan pada 29 November 2018 tempat penyambungan/pertemuan

oleh Komite Nasional Geopark antara lempeng samudera Hindia

Indonesia. GNKK memiliki unsur Australia dengan lempeng benua

geosite, biosite, serta culturesite yang Eurasia. Lain hal nya dengan daerah

lengkap. Karangbolong, disebut demikian

karena menggambarkan adanya

karang/batuan yang berlubang (dalam

Geosite, menurut National Bahasa Jawa: bolong). Batuan yang

Geographic, adalah tempat yang banyak membentuk lubang adalah

memiliki jejak rekaman penting kelompok batu gamping akibat proses

tentang sejarah bumi, biasanya berupa karstifikasi sehingga membentuk

batu cadas dan pasir yang bisa lubang-lubang kecil di permukaan

menjelaskan perkembangan batuan hingga membentuk

kebumian (geologi), alam, makhluk lubang-lubang bawah tanah dalam

hidup, serta budaya dari zaman purba bentuk gua dan sungai.

hingga sekarang. Singkatnya geosite

merupakan situs geologi atau

bebatuan di kawasan taman bumi.

IGYF MAGAZINE #1 | 18

Geopark Karangsambung - Geopark Nasional
Karangbolong mendapatkan julukan
The Best Evidence of Plate Tectonic Karangsambung –Karangbolong
Theory and Conical Karst Landscape
(Bukti Terbaik Teori Tektonik Lempeng secara administrasi berada di
dan Lanskap Karst Kerucut). Mengapa
demikian? Kabupaten Kebumen, Provinsi Jawa

Tengah. GNKK meliputi kawasan

seluas 543.599 Km2 yang mencakup 12

Kecamatan dengan 117 Desa

mempunyai morfologi (roman atau

bentuk muka bumi) yang bervariasi

Hal ini karena Geopark Nasional mulai dari perbukitan, lembah,

Karangsambung-Karangbolong pedataran sampai pantai.

menggambarkan komplitnya

bukti-bukti dan kebenaran teori Keberadaan GNKK ini

tektonik lempeng yang dapat dilihat mendatangkan banyak manfaat bagi

secara langsung di bagian utara masyarakat dan pemerintah. Hal

kawasan serta adanya bentang alam terbesar yang dirasakan masyarakat

karst di bagian selatan. Maka tak adalah keberadaan GNKK menjadi

heran, dengan bukti teori tektonik objek wisata yang digemari, bukan

lempeng yang lengkap, tempat ini bisa hanya oleh masyarakat lokal

dipilih sebagai tempat pendidikan Kebumen, tetapi juga masyarakat luar

lapangan bagi calon-calon ahli ilmu daerah. Salah satunya yakni Pantai

kebumian di Indonesia sejak tahun Menganti.

1964.

19 | IGYF MAGAZINE #1

Pantai Menganti ini berlokasi di Pantai yang mendapatkan
julukan New Zealand-nya Indonesia ini,
Desa Karangduwur, Kecamatan Ayah, juga memiliki sisi budaya yang
menarik. Ada cerita rakyat yang
Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah. berkembang di masyarakat bahwa
penamaan Pantai Menganti ini
Pantai ini berjarak kurang lebih 35 km berkaitan dengan kisah asmara yang
menyedihkan. Konon, Pantai Menganti
dari kota Gombong dan 42 km dari pernah menjadi tempat melarikan diri
oleh seorang panglima perang
pusat kota Kebumen. Ketika sampai di kerajaan Majapahit karena hubungan
dengan kekasihnya tidak direstui oleh
pantai ini, mata pengunjung akan orang orang tuanya.

dimanjakan dengan indahnya Pasangan itu kemudian berjanji
untuk bertemu di tepi samudera
panorama yang ada. Pantai ini berpasir putih. Sepanjang hari sang
panglima menunggu kekasihnya di
menyimpan pengetahuan geologi yang atas bukit kapur, sayangnya sang
kekasih tidak kunjung datang. Dari
cukup menarik, khususnya di sekitar situlah kemudian pantai tersebut kini
dinamakan Menganti yang berasal dari
Tanjung Karangboto dijumpai tubuh kata "menanti/ penantian".

batuan beku menyerupai tatanan Tak hanya itu, ada juga mitos
warga lokal yang melarang
paving blok, merupakan bekas aliran pengunjung memakai baju berwarna
hijau gadung (hijau muda yang
lava darat yang mengalami gaya warnanya seperti daun gadung)
karena hal ini kental kaitannya dengan
kontraksi dan membentuk retakan Nyi Roro Kidul. Konon, warna hijau ini
disenangi oleh Nyai Roro Kidul yang
tiang (Columnar Joint) pada saat merupakan penguasa Pantai Selatan.
Menurut mitos tersebut, bagi yang
pembekuannya. Retakan berbentuk melanggar aturan bisa terkena
kesialan. Harus dipahami bahwa
poligonal segi lima jika dilihat pada sebuah tempat atau daerah memang
lazim memiliki adat istiadat dan aturan
permukaannya. Pasir putih yang turun-temurun yang harus dihormati.

terhampar merupakan sedimen hasil Dari studi kasus salah satu
geosite di GNKK tersebut, dapat kita
rombakan batugamping di utaranya simpulkan bahwa pemahaman
geopark seharusnya tidak berhenti
yang terbawa aliran sungai dan pada kajian ilmu geologi saja. Geopark
harus dibahas dan dipahami secara
disebarkan oleh ombak sehingga lintas keilmuan karena selain
geoheritage, terdapat juga biosite
menambah keindahan Pantai (kajian biologi) dan culture site baik
yang bersifat tangible dan
Menganti. non-tangible yang erat dengan kajian
ilmu sosial humaniora.
Adapun dari sisi potensi
wilayahnya, Pantai Menganti memiliki
keanekaragaman terumbu karang
yang tumbuh subur. Oleh karena itu,
kawasan masuk dalam zona kawasan
konservasi. Pemberlakuan zona
kawasan ini bertujuan untuk
melindungi biota laut dari kepunahan,
dan diharapkan akan adanya cadangan
produksi biota laut untuk masa yang
akan datang.

Selain potensi terumbu

karangnya yang menawan, Pantai

Menganti juga menjadi pantai yang

diminati peselancar. Tipe ombak di

Pantai Menganti tidak seganas ombak

pantai selatan pada umumnya karena

lokasi pantai yang dikelilingi gunung

karang dan kapur (Inikebumen.net,

2019). Pada tahun 2011, Pantai Menganti

menjadi lokasi Lomba Selancar

Nasional.

IGYF MAGAZINE #1 | 20

Fun Fact
About Geopark

6 Fakta Menarik dari UNESCO Global Geopark
di Indonesia

Author: Fauzia Noorchaliza

Masuknya Geopark Belitong dalam daftar UNESCO Global Geopark, menggenapkan
jumlah global geopark yang dimiliki Indonesia. Masing-masing memiliki keunikan dan
keindahan alam yang khas dan patut untuk dibanggakan. Berikut 6 fakta menarik dari 6
UGGp yang ada di Indonesia.

Geopark Pertama Geopark Terluas

Geopark Batur adalah geopark Geopark dengan wilayah
pertama di Indonesia yang diakui oleh
UNESCO dan akhirnya menyandang administratif terluas di Indonesia
status UNESCO Global Geopark pada
2012. Warisan geologi utama yang adalah Gunung Sewu karena
dimiliki adalah gunung, kaldera, dan
danau yang menjadi destinasi wajib kawasannya membentang di tiga
untuk dikunjungi oleh wisatawan.
kabupaten yaitu Gunungkidul,
Danau Terbesar
Wonogiri, dan Pacitan. Di Geopark
Danau terbesar di Indonesia
adalah Danau Toba yang ada di dalam Gunung Sewu, kamu bisa melihat
kawasan Geopark Kaldera Toba di
Sumatera Utara dan danau tersebut sisa-sisa kehidupan manusia
terbentuk dari ledakan super vulkanik
74.000 tahun yang lalu. Letusan pra-sejarah pada masa paleolitikum -
gunung tersebut menjadi salah satu
letusan gunung berapi paling besar di neolitikum dengan Budaya Pacitanian
dunia yang diperkirakan hampir
memusnahkan manusia karena terjadi loh.
penurunan populasi manusia yang
cukup drastis.

21 | IGYF MAGAZINE #1

Puncak Tertinggi

Puncak Rinjani memiliki
ketinggian 3.726 yang membuatnya
masuk dalam 7 Summit Indonesia atau
tujuh puncak tertinggi di Indonesia
yang menjadi magnet bagi para
pendaki dari berbagai negara. Luas
kawasan Geopark Rinjani mencakup
separuh Pulau Lombok dan
menyajikan pemandangan cantik hasil

dari sejarah pembentukan bumi.

Primata Langka

Geosite Bukit Peramun di
Geopark Belitong memiliki 147 jenis
pohon, 8 jenis anggrek, 30 jenis lumut,
dan hutan di Bukit Peramun ini adalah
rumah bagi monyet kecil, Tarsius. Bukit
Peramun juga menyediakan spot
untuk melihat tarsius. Namun ada
beberapa hal yang tidak boleh
dilakukan kepada tarsius seperti
menyalakan flash dan dilarang
memberikan makanan.

Surga Paralayang

Geopark Ciletuh -

Palabuhanratu memiliki lokasi wisata

paralayang di Bukit Paralayang,

Kecamatan Ciemas dan mendarat di

Pantai Palangpang yang banyak

dikunjungi oleh para pemburu sunset.

Kondisi angin yang stabil membuat

pecinta paralayang berdatangan

untuk mencoba sensasi terbang

dengan pemandangan pantai yang

cantik.

Itulah 6 fakta menarik yang pasti membuatmu semakin tidak sabar untuk
berkunjung dan belajar mengenai geopark di Indonesia. Mau datang kemana dulu

nih?

IGYF MAGAZINE #1 | 22

7 Tempat yang Wajib Kamu Datangi saat
Berkunjung ke Danau Poso

Author: Fauzia Noorchaliza

Danau Poso yang sedang dalam tahap persiapan untuk bergabung dalam daftar
geopark yang di Indonesia memiliki banyak destinasi menarik yang sayang jika tak
dikunjungi. Menyajikan keindahan alam yang luar biasa, keunikan fauna-fauna endemik, dan
keramahan penduduk lokal, sayang jika terlewatkan saat kunjungan. Berikut beberapa
destinasi yang bisa kamu datangi saat berada di kawasan Danau Poso.

Danau Poso Pada Marari

Danau Poso adalah danau Pada Marari adalah perbukitan
purba yang usianya diperkirakan lebih yang membentang di sebelah barat
dari dua juta tahun dan memiliki Danau Poso. Saat berada di puncak
sejarah pembentukan yang unik. bukit dan memandang ke arah utara,
Danau terbesar ketiga di Indonesia ini perbukitan ini akan terlihat seperti
menjadi rumah dari beragam biota kura-kura yang berjalan ke arah danau.
endemik dan sebagai habitat Dalam bahasa Pamona, Pada Marari
pembesaran ikan sidat yang paling sendiri berarti Padang Rusa karena
terkenal berjenis Anguilla marmorata dahulu sering ditemukan kawanan
yang disebut oleh masyarakat rusa yang mencari makan.
setempat sebagai masapi. Pantai dari
Danau Poso dinamai Pantai Siuri
dengan pasir yang berwarna kuning
dan berkilauan saat memantulkan
cahaya matahari.

Air Terjun Saluopa

Air terjun Saluopa Poso
merupakan salah satu obyek wisata
andalan yang letaknya berada di Desa
Tonusu, Kecamatan Pamona Utara,
Kabupaten Poso. Memiliki 12 tingkat air
terjun, pengunjung dapat dengan
mudah menikmati keindahan alamnya
karena telah difasilitasi dengan anak
tangga. Wisatawan dapat menyusuri
air terjun dengan bertelanjang kaki
untuk menikmati kesegaran air dan
merasakan ikan-ikan kecil berenang di
sekitar kaki jika beruntung.

23 | IGYF MAGAZINE #1

Desa Bancea Lembah Bada

Bagi pecinta kopi, Desa Bancea Lembah Bada adalah situs
adalah tempat yang wajib untuk megalitik tertua di Indonesia. Di sini,
dikunjungi. Desa Bancea adalah desa kamu dapat menyaksikan sisa-sisa
penghasil kopi jenis robusta yang sejarah kebudayaan manusia masa
ditanam tanpa menggunakan pupuk lampau seperti patung purba yang
dan bahan kimia seperti pestisida. bernama Suso, Kokodesi, Palindo yang
Masyarakat menyebutnya dengan dalam bahasa setempat berarti
nama kopi kojo yang dalam bahasa penghibur karena wajahnya nampak
suku Pamona berarti asli. seperti tertawa, dan dapat melihat
kalamba yakni benda dari zaman
Taman Nasional Lore Lindu megalitik yang berbentuk silinder dan
memiliki tutup.. Uniknya, bahan baku
Untuk yang berjiwa petualang pembuatan patung di Lembah Bada
dan mencintai alam, kamu dapat tidak ditemukan di sekitar wilayah
mengunjungi Taman Nasional Lore tersebut.
Lindu untuk menikmati sajian alam
dengan beragam flora dan fauna yang Goa Tangkaboba
memikat. Jika beruntung, kamu dapat
melihat secara langsung hewan Jika kamu ingin menikmati
endemik Sulawesi seperti rusa, babi alam sekaligus melihat manusia masa
rusa, kuskus, anoa, dan musang lalu, Goa Tangkaboba akan cocok
Sulawesi. untukmu. Merinding hingga takjub
akan kamu rasakan saat menyusuri
goa ini. Pada tepi dinding goa terdapat
tumpukan peti jenazah dan kerangka
manusia. Goa ini digunakan untuk
menyimpan peti jenazah dari keluarga
bangsawan suku Pamona.

Itulah 7 destinasi yang wajib untuk menjadi kunjungan dalam liburanmu. Selain
dapat foto-foto yang cantik, pengalamanmu akan jadi lebih berharga dengan
pengetahuan yang kamu dapatkan sepanjang perjalanan. Selamat menentukan

tanggal liburan!

IGYF MAGAZINE #1 | 24

Geopark Story

Danau Toba Warisan Dunia

Author: Afif Rantisi Hasibuan

“Hore...akhirnya libur Akhirnya pembicaraan

semester tiba” sorakan gembira dari dilanjutkan hingga terpilih dua calon

semua orang. Sorakan yang paling tempat yang akan dikunjungi yaitu

meriah dan yang pasti hari yang Pendakian Gunung Sibayak atau

paling di tunggu anak SMA seperti Danau Toba. Melihat situasi ini, aku

kami.“Huh, seperti nya aku harus mencoba memberikan sedikit

merencanakan jadwal selama libur” argumen supaya rencanaku tidak

ucap diriku sambil merentangkan gagal di sini. “Mending kita ke Danau

kedua tangan. Ini adalah hari terakhir Toba saja, danau itu sudah UNESCO

kami kumpul di tahun ini, maksudnya Global Geopark loh jadi aku yakin

bukanlah perkumpulan anak nakal kalian gak akan menyesal” ucapku

atau geng buruk atau sejenisnya berusaha meyakinkan mereka. “Ayolah

tetapi yang aku maksud adalah klub di sana bosan, kita-kita udah sering ke

pecinta alam dari sekolahku. “Oke, sana, masa iya kita hanya melihat

saatnya kesempatan” ucap diriku yang danau yang kosong selama 3 hari 2

semangat sambil memikirkan rencana malam” ucap Rizky membantah

licik. Aku berlari keluar ruang kelas

karena pembelajaran sudah selesai. Lalu dengan penuh keyakinan
Sesampainya di sana semua sudah aku membalas. “Tidak, kalian tidak
berkumpul, yah aku memang orang tahu begitu banyak tempat wisata di
yang suka telat kalau disuruh kumpul sana bukan hanya Pulau Samosir,
mendadak seperti ini, tetapi aku tetapi juga ada bukit dan gunung yang
sebenarnya adalah orang yang pandai mengitari danau dan bisa jadi tempat
mengatur waktu pendakian yang bagus loh, mungkin

“Oii... Zuka duduk sini!” seru kalian juga belum tahu bahwa ada
Kesya yang tidak sabar menungguku. Hutan Ginjang yang menjadi spot
“Iya-iya aku tahu, sebentar aku terbaik untuk melihat Danau Toba dan
letakkan tas dahulu” jawabku. bukan itu saja, malam di sana begitu
Pembicaraan akhir tahun klub pecinta indah, apabila cuaca cerah dan tidak
alam dimulai. Diawali dengan berkabut kalian bisa melihat
pembicaraan buku tahunan, rencana bintang-bintang yang tidak bisa kita
klub untuk tahun depan, hingga lihat di perkotaan” ucapku dengan
pembicaraan tentang perjalanan menerangkan sedikit dari banyaknya
selama 3 hari 2 malam untuk kegiatan keindahan Danau Toba. “Oke-oke,
akhir tahun. “Bagaimana ada yang perkataanmu membuat kami menjadi
mau memberikan saran?” ucap Tasya penasaran dan sepertinya kau begitu
sebagai ketua angkatan 38. Sontak bersikeras untuk mengajak kita ke
aku mengatakan dengan keras sana” ucap Tasya sambil tertawa dan
pendapatku, “Aku beri saran ke Danau tersenyum kecil. Sama halnya dengan
Toba pada tanggal 25 Desember 2022.” Tasya, yang lain pada akhirnya merasa
Aku tidak tahu pendapat mereka saat tertarik dan setuju juga sehingga
itu tapi dari raut wajahnya sepertinya liburan akhir tahun klub pecinta alam
hanya sedikit yang ingin pergi ke sana diputuskan untuk tur ke Danau Toba.

padahal aku ingin memberikan

mereka kejutan yang mungkin tak

terlupakan.

25 | IGYF MAGAZINE #1

Hari keberangkatan telah tiba, Sambil menarik napas dan
merentangkan tangan, aku merasakan
kami bersama pelatih berangkat angin lembut yang melewati sela-sela
baju dan tanganku. Udara yang dingin
menggunakan mobil dengan dan pemandangan luar biasa
membuat mata menjadi rileks
membawa barang secukupnya di seketika, tetapi kenikmatan itu tidak
bisa kami rasakan begitu lama karena
bagasi. Perjalanan dan waktu tempuh waktu sudah sore dan kami harus
mencari tempat berkemah. Sesuai
dari Medan menuju Kaldera-Toba dengan survei sebelumnya, kami
berkemah di Bumi Perkemahan
UNESCO Global Geopark sekitar 5 jam Silalahi karena setiap pagi di tempat ini,
kami akan disuguhi matahari terbit di
dan 37 menit apabila dilihat melalui balik bukit-bukit dan pantulan air yang
jernih dengan suasana yang hangat
Google Map. Di tengah perjalanan, tentunya. Malam pun tiba dan ini
malam pertama kami di Danau Toba,
kebiasaan buruk-ku kumat, kalian seperti biasa kemah tanpa api unggun
akan terasa kurang, tentunya tanpa
mungkin bisa menebak apa yang makanan juga, namun kali ini malam
begitu indah karena langit di atas kami
terjadi di dalam mobil yang sering dipenuhi bintang dan diterangi
rembulan malam. “Sungguh besar
berguncang dan berbelok lika-liku. kuasa Tuhan” ucapku saat itu yang
sangat merasa terpukau.
“Aku akan muntah” ucapku dengan
Pagi tiba dan kami
gelisah. Sontak yang lain kaget menghabiskan waktu di hari kedua
dengan pergi wisata menaiki kapal
mendengar hal tersebut sehingga motor ke Pulau Samosir. Kami juga
membeli banyak aksesori menarik
mobil berhenti sebentar untuk buatan warga lokal. Tidak hanya itu,
kami juga berkesempatan untuk
menikmati udara segar dan menonton tarian khas Batak Toba yaitu
Tari Tortor lalu membaca cerita rakyat
mengistirahatkan diriku yang tentang danau yang yang dipenuhi
banyak cerita dan edukasi tentunya. “
mual-mual. Itu saja fakta menariknya Danau Toba
yang merupakan danau terbesar dan
Setelah dirasa cukup, perjalanan terdalam ke-15 di dunia dengan
dilanjutkan dan kami sampai di lokasi kedalaman 505 meter” ucap ku kepada
pada siang hari, lalu kami berhenti teman-temanku. “Wah mantap
sejenak untuk makan siang di rumah ternyata wawasanmu bagus juga”
makan lokal dan melanjutkan ucap Rizky sambil menepuk bahuku.
perjalanan menuju Hutan Ginjang. “Padahal aku baca di Google barusan
Untuk menuju kesana kita harus hehe...” ucapku dengan sedikit berbisik
melewati jalan Hutang Ginjang dan dan tertawa kecil. Setelah perjalanan
dilanjutkan berjalan kaki hingga seru hari itu saatnya untuk berkemah
puncak. Puncak Hutan Ginjang lagi. “Oke semua saatnya balik ke
merupakan tempat yang bagus untuk kemah, ini sudah sore dan saatnya
melihat keindahan Danau Toba. Jika menikmati malam terakhir kita di
beruntung, kita juga bisa melihat danau ini” ucapku dengan semangat.
Danau Toba dengan jelas apabila kabut
tidak begitu tebal. “Wah...., lihat laut di
sana” kagum Kesya terhadap
keindahan Danau Toba. “Gimana cocok
gak saranku?” tanyaku. “Iya cocok”
ucap semua dengan kompak. Pada
akhirnya kami terlarut dalam pesona
indah Danau Toba, mungkin jika saya
menggambar dengan kata kata akan
sangat sulit karena lebih baik
merasakan dan menikmatinya secara
langsung.

IGYF MAGAZINE #1 | 26

Malam hari tiba dan waktu
menunjukkan pukul 9 malam, suasana
mulai terasa sangat dingin tetapi kaki
dan tangan kami terasa lebih hangat di
atas api unggun yang kecil dan
secangkir kopi dan teh yang
menghangatkan tubuh kami. “Sudah
siap gais?” tanyaku dengan keras. “Hah
siap untuk apa?” tanya semua
orang.“Siap dong” ucap Rafi sambil
menyiapkan kamera di tengahnya.
“Sepertinya hanya Rafi yang paham
maksudku untuk datang kemari” ucap
ku dengan wajah yang sombong. “Oke
sudah waktunya kalian melihatnya,
sekarang lihat ke arah langit di atas
danau” ujarku melanjutkan.

Seketika semua orang yang
berada di area perkemahan
terkagum-kagum melihat hujan
meteor yang terjadi pada malam itu.
Langit pun dipenuhi cahaya-cahaya
meteor yang habis terbakar di
atmosfer. “Pemandangan yang
mungkin hanya bisa kita lihat sekali
seumur hidup” ucap diriku yang
terkagum. Kami menghabiskan malam
terakhir dengan melihat pesona yang
hanya mungkin sekali seumur hidup
kami melihatnya. Itu adalah
pemandangan indah di tanah leluhur
kami, yaitu di Danau Toba yang kini
menjadi warisan dunia.

27 | IGYF MAGAZINE #1

Tips

5 Gerakan Simpel tapi Keren, Ketika Kamu
Mengunjungi Rinjani-Lombok UGGp

Author: Ardan Chrisyufa

Halo sobat, siapa yang sudah 1. Membeli Kerajinan Khas Daerah

pernah berkunjung ke geopark?. Kalau kamu berkunjung ke
UGGp Rinjani-Lombok, jangan lupa
Geopark merupakan daerah yang support pengrajin yang ada di sana ya
sobat. Aksi ini simpel banget
memiliki keanekaragaman geologi, sebenarnya, tapi dengan kamu
membeli oleh-oleh khas di sana, kamu
biologi, dan budaya yang bernilai tinggi bisa membantu perekonomian para
pengrajin dan pelaku usaha lokal dan
dan menarik untuk dikunjungi karena secara langsung kamu sudah unjuk diri
untuk ikut mendukung gerakan
elemen-elemen didalamnya. Salah satu mencintai produk lokal.

geopark yang spesial di Indonesia 2. Berinteraksi dengan Penduduk

adalah UNESCO Global Geopark

Rinjani-Lombok yang luasnya

mencakup 5 kabupaten dan kota di

Pulau Lombok.

Geopark Rinjani-Lombok cocok

menjadi pilihan destinasi karena ada

banyak sekali acara besar diadakan di Masih ingat dengan pembalap

wilayah tersebut seperti event balap MotoGP yang foto bareng penduduk

dunia terbesar saat ini, yakni MotoGP, lokal buat beli simcard? atau Marc

Festival Geopark Rinjani, hingga Rinjani Marquez yang mengabadikan

Orienteering Competition 2021. Nah kali momennya ketika sudah tiba di

ini, bakal ada tips buat kamu mengenai Lombok? Kalau kamu berkunjung ke

gerakan simpel tapi keren yang bisa wilayah UGGp jangan lupa abadikan

kamu terapkan saat berkunjung ke momen bersama penduduk lokal dan

Rinjani-Lombok UGGp. Sebuah unggah pada sosial media kalian untuk

gerakan kecil itu ternyata punya mempromosikan UGGp ke temanmu

multiple impact loh kalau kamu lakuin! agar mereka bisa tahu dan menjadi

tertarik untuk ikut berkunjung kesana.

(Sumber : propertyobserver.id)

IGYF MAGAZINE #1 | 28

3. Membuang Sampah pada
Tempatnya

Salah satu tantangan yang Gimana sobat? Pasti kamu
sudah tidak sabar untuk segera
dihadapi UGGp sekelas Rinjani-Lombok berkunjung ke Rinjani-Lombok UGGp
untuk mempraktekannya bukan?
adalah isu lingkungan yang Tanpa sadar, aktivitas sederhana di atas
berdampak besar karena kita ikut
ditimbulkan dari banyaknya mendukung poin-poin SDGs seperti isu
lingkungan, isu kesenjangan sosial dan
pengunjung. Maka dari itu, langkah lainnya. Ditunggu kunjungannya, Sob!

keren yang kamu bisa terapkan adalah

dengan membuang sampah pada

tempatnya ya sobat. Kalau saat itu

kamu tidak menemukan tempat

sampah, kamu bisa membawa

sampahnya hingga kamu menemukan

tempat pembuangan. Meski langkah ini

sederhana, kalau dilakukan

bersama-sama bisa membantu

mengatasi persoalan lingkungan.

4. Temukan Sisi Menarik dari
Daerah Kunjunganmu

Karena Rinjani-Lombok UGGp
merupakan bagian dari Unesco
Geopark, pastinya ada banyak hal yang
bisa kamu pelajari disana. Kamu dapat
mempelajari konservasi di bidang
geologi, biologi, dan sisi menarik dari
budaya lokal. Rinjani-Lombok UGGp
menawarkan berbagai pengetahuan
baru untukmu, salah satunya aktivitas
geotrail yang asyik untuk diikuti dan
dipelajari sebagai bagian dari trip
edukasimu.

5. Mengikuti Kegiatan Lokal

Saat kamu berkunjung ke
Rinjani-Lombok UGGp, ada beberapa
aktivitas yang bisa kalian ikuti untuk
menambah wawasan dan menambah
rasa kepedulian terhadap daerah
tersebut. Kamu bisa mencari tahu
jadwal festival atau event terdekat yang
sesuai dengan tanggal kunjunganmu,
seperti ikut geotrail dengan berbagai
moda transportasi dan pengalaman
ikut memproduksi kerajinan khas
Rinjani-Lombok UGGp yang menjadi
aktivitas unggulan.

29 | IGYF MAGAZINE #1

Geopark’s Snapshote

Rapat Kerja Indonesia Geopark Youth Forum

Autor: Dian Komalasari

Dokumentasi Foto Bersama dalam Renstra IGYF 2022

Pada 20 Januari 2022, pengu- Renstra diawali dengan sambu-

rus Indonesia Geopark Youth Forum tan dari Plt. Direktur Sumber Daya
mengadakan Rapat Rencana Strategis
(Renstra) bersama Dewan Pakar Energi, Mineral, dan Pertambangan,
Komite Nasional Geopark Indonesia
(KNGI) dan Kementerian PPN/BAPPE- Sekretariat BAPPENAS-KNGI, yaitu
NAS secara hybrid di Novotel Golf Club
and Resort, Bogor. Rapat tersebut di- Bapak Yahya Rachmana Hidayat seka-
hadiri oleh 20 tamu undangan yang
meliputi tim RAN Geopark Kementeri- ligus membuka rapat secara resmi.
an PPN/BAPPENAS, Dewan Pakar
KNGI, Asisten Deputi Pengembangan Dalam sambutannya, Pak Yahya men-
Pariwisata Berkelanjutan Kemen-
komarves, Ketua Pusat Studi Geopark yarankan agar IGYF menjadi lembaga
Universitas Bakrie, Ketua Umum Mari-
tim Muda Nusantara, Pengurus Inti yang independen guna memudahkan
beserta para Kepala Departemen Indo-
nesia Geopark Youth Forum. Renstra dalam hal menjalin kemitraan, pen-
tersebut membahas mengenai arah,
ruang lingkup, dan landasan hukum danaan, dan pengambilan kebijakan,
IGYF beserta program-program yang
akan dijalankan selama masa kepen- namun nantinya akan didiskusikan
gurusan.
kembali apakah IGYF akan berada di

bawah naungan Kementerian

PPN/BAPPENAS atau KNGI. Setelah

dibuka secara resmi, Renstra dimulai

dengan diskusi mengenai arahan

umum dan strategis dari para Dewan

Pakar KNGI untuk IGYF yang dimoder-

atori oleh Bapak Togu Pardede selaku

Koordinator Kegiatan Strategis RAN

Geopark Bappenas.

IGYF MAGAZINE #1 | 30

Dalam pemberian arahan Dari berbagai pemaparan tersebut
terdapat beberapa program kerja
tersebut, para Dewan Pakar unggulan dan prioritas di antaranya
adalah UGGYF Conference, promosi
mengharapkan bahwa pemuda dapat geopark pada Y20 di Rinjani UGGp dan
Aspiring Geopark Raja Ampat, event
menjadi garda terdepan, inovator, geopark dan volunteer yang sejalan
dengan rangkaian G20 di Belitong
mitra strategis, dan memajukan UGGp, dan IGYF Summit.

Indonesia melalui pengembangan

geopark yang berkelanjutan.

Diharapkan IGYF dapat menjadi forum

pemuda geopark yang bisa menjadi

contoh yang baik bagi negara-negara

Dokumentasi Pengurus Inti IGYF

lain sehingga IGYF perlu untuk terus Menanggapi pemaparan dari para
pengurus IGYF, para Dewan Pakar
dikembangkan dan diberikan ruang, sangat mengapresiasi langkah-langkah
serta rencana strategis yang telah
oleh karena itu saat ini, IGYF menjadi disusun oleh IGYF, namun Dewan Pakar
senantiasa mengingatkan agar tetap
salah satu bahasan dalam rapat KNGI hati-hati mengingat program kerja
yang cukup banyak. Pelaksanaan teknis
yang dilakukan secara periodik. Selain regenerasi serta berbagai program
kerja lainnya juga diharapkan dapat
itu, para Dewan Pakar juga dibuat lebih mudah dan terkontrol
dengan baik. Dewan Pakar juga
mengingatkan terkait kaderisasi IGYF menyarankan untuk tahun ini
diharapkan dapat lebih fokus terlebih
demi keberlanjutan organisasi dan dahulu pada agenda-agenda G20,
UGGYF Conference, dan IGYF Summit.
program kerja yang mulai dirintis. Pada intinya, IGYF diharapkan tidak
keluar dari konteks dan tujuannya
Selain diskusi dan arahan dari sehingga diperlukan lagi kejelasan,
kapasitas, kolaborasi, dan komitmen
para Dewan Pakar, pengurus IGYF dari para anggotanya. Semua itu
ditujukan agar IGYF dapat terus
yang dipimpin oleh Immanuel Deo J. berjalan dengan baik serta
mengembangkan geopark-geopark di
Silalahi selaku Presiden IGYF Indonesia secara berkelanjutan.

melakukan pemaparan terkait desain

organisasi, struktur kepengurusan,

serta program kerja yang akan

dijalankan. Setiap departemen melalui

masing-masing koordinator

memaparkan program kerjanya,

dimulai dari Departemen

Perencanaan Acara, Departemen

Pengembangan Sumber Daya

Manusia, Departemen Kediplomatan,

Departemen Humas dan Publikasi,

dan Departemen Penelitian dan

31 | IGYF MAGAZINE #1

Educamp Series 1 Ciletuh-Palabuhanratu
UNESCO Global Geopark Youth Forum

Autor: Dian Komalasari

C iletuh-Palabuhanratu antaranya adalah materi Mitigasi Ben-
cana dari DanPos TNI-AL, materi Peran
UNESCO Global Geopark Youth Forum Pemuda dalam 3 Pilar Geopark untuk
(CPUGGpYF) menyelenggarakan acara Mewujudkan SDGs dari Bapak Mu-
Educational Camp (Educamp) Series 1 hammad Teguh selaku BP CPUGGp,
pada 29-30 Januari 2021 di Geosite dan materi Peran Pemuda dalam
Pantai Palangpang, Ciwaru, Sukabumi, Pengembangan Ekonomi Kreatif yang
Jawa Barat. Kegiatan ini bertujuan disampaikan oleh Bapak Asep Hidayat
untuk memberikan edukasi kepada selaku BP CPUGGp.
pemuda yang berada di kawasan

Ciletuh-Palabuhanratu UGGp menge-

nai keberadaan warisan geologi,

keanekaragaman hayati, dan budaya

di kawasan geopark yang harus dijaga,

dilestarikan, serta dimanfaatkan

dengan sebaik-baiknya melalui 3 pilar

geopark, yaitu edukasi, konservasi, dan

ekonomi masyarakat yang berkelanju-

tan. Bentuk kegiatan yang dilakukan

berupa edukasi mengenai geopark,

pemuda dan penerapan SDGs, pem-

bentukan character building dan per-

sonal branding, field trip ke geosite, Pembukaan Educamp Series 1
serta penanaman pohon sebagai CPUGGpYF
upaya konservasi lingkungan.

Acara dihadiri oleh beberapa Selain pemberian materi, ter-
dapat juga sesi sharing session men-
tamu undangan di antaranya adalah genai Peran Pemuda dalam Pengem-
bangan Geopark yang disampaikan
Badan Pengelola (BP) Ciletuh-Palabu- oleh Bapak Dedi Suhendra, S.Kom.
Selaku BP CPUGGp dan Immanuel
hanratu UGGp, Dinas Pariwisata dan Deo Juvente Silalahi, Presiden
UNESCO Global Geopark Youth Forum
Budaya Kabupaten Sukabumi, (UGGYF,). Kegiatan educamp hari per-
tama ditutup dengan kegiatan malam
Geopark Ujung Kulon, Geopark Ka- api unggun beserta sharing session
bersama Ketua Merangin Geopark
rangsambung-Karangbolong Youth Youth Forum, Sigit Kren Fino W.S. dan
Ketua Geopark Karangsambung-Ka-
Forum, dan Ketua Merangin Geopark rangbolong Youth Forum, Riza Ristiani.

Youth Forum. Kegiatan educamp Hari kedua Educamp Series 1
merupakan rangkaian kegiatan yang
dibuka dengan sambutan dari Ketua sangat ditunggu-tunggu oleh peserta
karena terdapat agenda field trip ke
Umum Ciletuh-Palabuhanratu salah satu geosite dan penanaman
pohon. Namun sebelum itu, di hari
UNESCO Global Geopark Youth Forum, kedua peserta mendapatkan materi

Abdul Syahid Musqitul Fajar, lalu dilan-

jutkan dengan sambutan General

Manager CPUGGp, Bapak Dody A. So-

mantri, S.H., M.Si. sekaligus membuka

acara secara resmi. Setelah membuka

acara, Bapak Dody juga memberikan

materi terkait Pengenalan Ciletuh-Pal-

abuhanratu UGGp kepada para peser-

ta dan tamu undangan. Setelah itu,

acara pada hari pertama dilanjutkan

dengan pemberian berbagai materi di

IGYF MAGAZINE #1 | 32

mengenai Edutourism dari Dosen Pen- bisa berkolaborasi dan menjadi agen
didikan Pariwisata UPI, Riko Ar-Rasyid, perubahan untuk mengembangkan
S.Pd., M.Pd. Setelah pemberian materi, kegiatan-kegiatan edukasi, konservasi,
peserta langsung berkunjung ke geo- dan pengembangan ekonomi mas-
site di Pulau Kunti, Sukabumi untuk yarakat yang lebih luas lagi di kawasan
mempelajari dan melihat berbagai CPUGGp.
warisan geologi yang membentuk ka-
wasan CPUGGp. Kegiatan field trip
geosite ini bertujuan untuk memberi-
kan pemahaman kepada peserta edu-
camp mengenai sejarah geologi ka-
wasan CPUGGp agar nantinya mereka
dapat memahami dan lebih peduli se-
hingga dapat memanfaatkan potensi
serta melakukan mitigasi terhadap an-
caman dari keberadaan geosite terse-
but.

Kegiatan Penanaman Pohon di Seki-
tar Pantai Palangpang

Kegiatan Field Trip Pengenalan Wari-
san Geologi di Geosite Pulau Kunti

Setelah kegiatan field trip, pe-
serta langsung melakukan kegiatan
konservasi berupa penanaman pohon
di sekitar Pantai Palangpang sebelum
akhirnya acara Educamp Series 1 ini di-
tutup secara resmi di hari yang sama
oleh Bapak Asep Hidayat yang me-
wakili Badan Pengelola CPUGGp.
Acara Educamp Series 1 CPUGpYF
merupakan langkah awal gerakan
pemuda CPUGGp untuk berkontribusi
dalam mengembangkan kawasan
CPUGGp dengan prinsip-prinsip pem-
bangunan berkelanjutan serta penera-
pan 3 pilar geopark. Melalui acara ini
diharapkan para pemuda di kawasan
CPUGGp dapat lebih peduli dan me-
mahami kawasan CPUGGp sehingga

33 | IGYF MAGAZINE #1

Pelantikan Geopark
Karangsambung-Karangbolong Youth Forum

Author: Dewi Ontro

Dokumentasi dan Pembacaan Deklarasi Pelantikan oleh Pengurus Geopark
Karangsambung-Karangbolong Youth Forum

Pelantikan Pengurus Geopark Harian Indonesia Geopark Youth
Karangsambung Karangbolong Youth Forum, serta beberapa pengurus
Forum (GKKYF) Periode Tahun GKKYF lainnya yang tidak dapat hadir
2021-2023 digelar secara hybrid pada secara offline.
Kamis (03/02). Kegiatan ini dilakukan
di Pendopo Kabupaten Kebumen Acara diawali dengan menyan-
dengan dihadiri oleh Sekretaris yikan lagu Indonesia Raya serta pemb-
Daerah sebagai wakil dari Bupati Ka- acaan doa, kemudian dilanjutkan
bupaten Kebumen, Kepala Dinas Pari- dengan penyampaian laporan Badan
wisata Kabupaten Kebumen, Kepala Pengelola Geopark Nasional Karang-
Bappeda Kabupaten Kebumen seka- sambung-Karangbolong oleh Ir. Djo-
ligus Ketua Badan Pengelola Geopark enedi Fatchurahman, M.Si., selaku
Nasional Karangsambung-Karang- Ketua Harian BP GNKK. Puncak rang-
bolong (BP GNKK), Ketua Harian BP kaian kegiatan yaitu pelantikan pen-
GNKK, 34 orang pengurus GKKYF, gurus GKKYF secara simbolis dan
serta beberapa perwakilan dari di- penyerahan surat keputusan (SK) oleh
nas-dinas di Kabupaten Kebumen. Kepala BP GNKK yang diwakili oleh
Selain itu turut hadir secara daring, Muhammad Arifin, S.Si., M.T. selaku
Koordinator Kegiatan Strategis Kepala Dinas Pariwisata dan Kebu-
Pengembangan Geopark Kementeri- dayaan. Setelah itu terdapat pemba-
an PPN/Bappenas, Presiden UNESCO caan deklarasi Geopark Karangsam-
Global Geopark Youth Forum, Ketua bung-Karangbolong Youth Forum
Jaringan Geopark Indonesia, Ketua oleh Riza Ristiani selaku ketua GKKYF
periode 2021-2023.

IGYF MAGAZINE #1 | 34

Acara dilanjutkan dengan sam- sumber daya manusia yang menyebab-
kan kegiatan kurang efektif. Oleh
butan dan pengarahan dari Bupati Ke- karena itu, pada Desember 2021 dilaku-
kan kajian kelembagaan yang meng-
bumen yang diwakili oleh Sekretaris hasilkan restrukturisasi guna mengata-
si permasalahan internal GKKYF. Sele-
Daerah, H. Ahmad Ujang Sugiono, S.H., sai dilakukan restrukturisasi, pengurus
mengajukan adanya pelantikan secara
yang mana dalam sambutannya beliau resmi untuk melegalkan GKKYF yang
pada akhirnya terlaksana pada 3 Febru-
menyampaikan harapan besar agar ari 2022.

Kabupaten Kebumen bisa lebih maju Riza Ristiani
Dengan adanya pelantikan ini,
melalui konsep geopark. “Saya optimis Riza Ristiani selaku ketua GKKYF ber-
harap hal ini dapat menjadi titik awal
bahwa Geopark Karangsambung-Ka- semangat baru dan menumbuhkan
komitmen untuk pergerakan pemu-
rangbolong ke depan lebih berkem- da-pemudi GKKYF dalam aksi nyata
kontribusi pengembangan Geopark
bang dan maju untuk lebih lestari Nasional Karangsambung-Karang-
bolong (GNKK). “Sebagai Pemuda
dalam mensejahterakan masyarakat”, sudah sepatutnya kita mengambil
bagian dalam pembangunan berke-
tuturnya. Ucapan terima kasih juga lanjutan melalui pilar geopark yaitu
konservasi, edukasi, dan pember-
beliau sampaikan kepada kawula dayaan ekonomi masyarakat”, pungkas
Riza.
muda yang terlibat dalam GKKYF se-

bagai penggerak utama yang berke-

lanjutan dalam upaya memperkuat

pemahaman, kesadaran, dan

kepedulian masyarakat dengan

lingkungan.

Pada rangkaian acara, terdapat

sesi paparan rencana kegiatan GKKYF

selama satu periode mendatang yang

disampaikan oleh Riza Ristiani dan

Ulya Zaen, selaku ketua dan wakil

ketua GKKYF. Pada sesi ini dipaparkan

juga 7 bidang yang terdapat di dalam

GKKYF, yaitu Edukasi, Konservasi, Ke-

bencanaan, Pemberdayaan Ekonomi

Masyarakat, PSDM, Promosi, dan Kemi-

traan, yang mana dari semua bidang

tersebut saling bersinergi dan berko-

laborasi untuk bersama-sama men-

jalankan dan menyukseskan kegiatan

yang telah direncanakan.

Pada akhir acara, para pengurus

GKKYF mendapat tanggapan terkait

program kerja GKKYF yang telah dipa-

parkan sebelumnya oleh Togu Pard-

ede, S.T., MIDS, selaku Koordinator Ke-

giatan Strategis Pengembangan

Geopark Kementerian PPN/Bappenas

serta suntikan semangat dari Ketua Ja-

ringan Geopark Indonesia, Ir. Budi Mar-

tono, M.Si. dan Presiden UNESCO

Global Geopark Youth Forum, Immanu-
Geopark
el Deo Juvente Silalahi.
Karangsambung-Karangbolong Youth

Forum pada dasarnya telah dibentuk

oleh Badan Pengelola Pada 30 Juni

tahun lalu. Namun, setelah pembentu-

kan, GKKYF mengalami dinamika

35 | IGYF MAGAZINE #1

Sinergitas Konservasi di Lebak Melalui
Pengembangan Geopark

(Sumber: Ka. Balai TNGHS, Ahmad Munawir)

Author: Yogan Daru Prabowo

(a) Kepala Balai TNGHS, Ahmad Munawir, saat membuka acara Environmental Campaign di Biodiver-
sity Hutan Pinus Wates, Sobang, Lebak; (b) Diskusi antara Kepala Balai TNGHS dengan pemuda
Geopark Bayah Dome terkait rencana kolaborasi berikutnya di sela acara

Pengembangan geopark di Kabupaten Lebak merupakan program yang

sinergi dengan upaya konservasi Taman Nasional Gunung Halimun Salak (TNGHS),
sebab geopark adalah bagian dari konsep melestarikan alam tetapi juga ada
pemanfaatan tanpa merubah fungsi di dalamnya. Yang terpenting adalah fungsi
koordinasi dan mari kita kelola bersama agar site-site yang ada bisa terkoneksi
dalam pengembangan dan pengelolaannya sehingga Lebak akan lebih maju terkait
konteks pembangunan wisata yang berkelanjutan. Melalui pengembangan Geopark
Bayah Dome ini, pada akhirnya bisa menyatukan berbagai unsur untuk bersinergi
dalam setiap program pembangunannya. Semoga masyarakat khususnya kaum
muda bisa ikut berkontribusi dalam pencegahan pemburuan satwa liar atau
penembakan burung, penanaman hutan kembali, dan lain sebagainya sehingga
konservasi di Lebak akan lebih baik lagi kedepannya.

IGYF MAGAZINE #1 | 36

Fakta Unik

Banyak yang mengira pulau kecil Lombok ini diartikan sebagai Cabai sesuai

dengan tuturan Bahasa Jawa. Namun anggapan ini salah, Lombok sebenarnya
berasal dari Bahasa sasak yang disebut “Lomboq” dimana artinya Lurus. Konon
nama ini diberikan untuk memperingati perjalanan panjang leluhur masyarakat
Lombok saat menemukan pulau ini. Seiring berjalannya waktu, kata “Lomboq”
diubah menjadi Lombok. Hingga sampai saat ini kata tersebut lebih populer dan
dikenal oleh banyak orang.

Penduduk asli Pulau Lombok adalah suku Sasak yang mayoritasnya
menganut agama Islam. Selain suku sasak yang populasinya mencapai 80%, Pulau
Lombok juga terdiri dari beragam etnis seperti imigran pulau Jawa, Etnis Tionghoa,
dll. Pakaian adat suku sasak dibagi menjadi dua, untuk Wanita dan Pria. Sebutannya
juga berbeda, pakaian adat suku sasak wanita Lambung dan Pria Pegon. Biasanya
pakaian adat suku sasak digunakan untuk acara adat seperti Mendakin atau
Nyongkol. Selain itu, masyarakat suku sasak juga suka menggunakan pakaian adat
ini untuk menyambut kedatangan tamu ke daerahnya.

Pakaian Adat Suku Sasak
(sumber: Google)

Fenomena Topi Awan
(sumber: google)

Gunung Rinjani menjadi salah satu Gunung berapi tertinggi yang ada di
Lombok. Fenomena ‘Topi Awan’ kerap terjadi di puncak Gunung Rinjani. Fenomena
ini terjadi seolah-olah terdapat sekumpulan awan yang melingkari puncak gunung
dan menjadi daya tarik tersendiri bagi para wisatawan dan warga sekitar.

Lombok memiliki kawasan bebas kendaraan bermotor, seperti di Gili
Trawangan, Lombok Utara, Nusa Tenggara Barat. Peraturan adat menekankan
bahwasanya disana tidak boleh terdapat kendaraan bermotor, kemudian peraturan
tersebut diadopsi oleh pemerintah setempat sehingga penduduk setempat harus
berjalan kaki atau menggunakan sepeda untuk beraktivitas di sehari-hari.

37 | IGYF MAGAZINE #1

TTS

6.

2.
7.
4.

8. 1.
3. 9.

Menurun :

1. Kependekan Indonesia Geopark Youth Forum adalah?
6. Salah satu danau terbesar di Indonesia yang terdapat di Pulau Sumatera adalah?
7. Raja Ampat adalah salah satu tempat menyelam terbaik yang terdapat di Provinsi?
8. Gunung berapi aktif yang terdapat di Provinsi Bali bernama Gunung?

Mendatar :

2. Chairmanperson UGGYF sekaligus President IGYF bernama?
3. Gunung Rinjani Terdapat di Provinsi?
4. Penduduk asli pulau Lombok adalah suku?
5. Arti nama “Lombok” dalam bahasa Sasak adalah?
8. Pulau Dewata merupakan istilah dari pulau?
9. Forum Geopark diinisiasi oleh para pemuda, Bahasa Inggris “Pemuda” adalah?

IGYF MAGAZINE #1 | 38

Menfess Geopark

Pesan Pemuda Geopark untuk Pemuda Geopark Lainnya

U" ntuk teman-teman GYF di luar sana, khususnya di berbagai daerah

Indonesia, ayo kita habiskan waktu muda kita untuk membangun negeri tercinta ini
dengan bersama-sama berkontribusi melalui geopark. Di mana sekarang ini kita
menjadi tuan rumah sebagai presiden forum pemuda se-Dunia, kita semua
memiliki dukungan yang penuh dari banyak kementerian Indonesia untuk
mengembangkan geopark. Untuk itu kita sebagai pemuda Indonesia harus bangga
for this golden opportunity dan turut serta di dalamnya. Ayo bersama-sama
melestarikan alam dan mensejahterakan masyarakat”.

Arip (GYFNSM)

“Geopark benar-benar membuka dunia baru untukku, sangat banyak pengalaman

yang menyenangkan, orang-orang baru yang sangat menginspirasi dan tentunya

asik juga, after i got home from our extended trip, I think to myself "I think i just

made lifelong friends" Thank you Geoparks!! I'm glad I dove into this world head

first” Ceca

“Cuma mau berharap semoga bisa jalan-jalan keliling geopark di Indonesia. Baik

UGGp, Geopark Nasional ataupun Aspiring. Sama mau titip pesan buat kamu yang

lagi jadi pemuda-pemudi kontributor pembangunan berkelanjutan di Indonesia.

Tetap semangat yahh! :D” Wafi-TCGY

“Pemuda Geopark semakin mempengaruhi pemuda lain untuk menjadi pecinta

geopark” Immanuel Deo

“Jangan jadikan pandemi sebagai alasan yang membuatmu berhenti untuk

berinovasi” Khairul Hamzah

“Jangan lupa jaga alam, yang lebih dahulu ada daripada kamu dan lebih dahulu

menjaga daripada dirimu” Rosa Hutasoit

“Geopark membuatku semakin bersyukur, mencintai bumi dan ilmu pengetahuan.

Terima kasih untuk teman-temanku para pemuda geopark, semoga pertemanan

kita abadi sepanjang masa. Semangat berkontribusi untuk bangsa dan bumi ini,

awali dari hal kecil, semoga setiap hal yang kita lakukan menjadi sumber

kebahagiaan bagi kita semua” Dian

“Harusnya setiap GYF yang ada benar-benar berjalan sesuai fungsinya. Bukan hanya
untuk tempat sebagai jawaban antara ada atau tidak. Keberadaanmu akan
dianggap apabila kamu sudah mampu serta bisa menampakkan kegiatanmu”

Putra

39 | IGYF MAGAZINE #1


Click to View FlipBook Version