The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Modul ajar P5 dengan Tema : Kearifan Lokal, Topik: Membatik Ecoprint. Berisi tentang langkah kegiatan pembelajaan P5

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by fasebkelas4, 2023-05-07 06:51:35

MODUL AJAR P5 KEARIFAN LOKAL

Modul ajar P5 dengan Tema : Kearifan Lokal, Topik: Membatik Ecoprint. Berisi tentang langkah kegiatan pembelajaan P5

Keywords: Batik ecoprint,ecoprint,Batik Indonesia,Batik Nusantara,Batik budaya Indonesia

MODUL PROJEK PENGUATAN PROFIL PELAJAR PANCASILA Fase B (Kelas 4) Tema : “Kearifan Lokal” Topik : “Asyiknya Membatik Ecoprint Alami” UPT SD NEGERI TANGKIL 01 DINAS PENDIDIKAN KABUPATEN BLITAR Tahun Ajaran 2022/ 2023


Tim Projek Fase B_Upt Sd Negeri Tangkil 01 Kata Pengantar Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat, hidayah, dan karunia-Nya, sehingga Modul Projek Pengautan Profil Pelajar Pancasila yang bertema “Kearifan Lokal” dengan topik "Asyiknya Membatik Ecoprint Alami" ini dapat terselesaikan dengan baik. Pada penulisan modul projek penguatan profil pelajar pancasila ini, penulis mengucapkan terimakasih kepada semua pihak yang telah membantu menyelesaikan Modul Projek Pengauatan Profil Pelajar Pancasila Fase B (Kelas 4). Semoga segala bantuan dan kebaikan tersebut mendapat balasan dari Allah SWT. Penulis menyadari bahwa modul projek penguatan profil pelajar pancasila masih banyak kekurangan, oleh karena itu apabila ada kesalahan dalam penulisan modul kegiatan projek penguatan profil pelajar pancasila mohon dimaafkan. Penulis berharap semoga modul kegiatan projek penguatan profil pelajar pancasila ini dapat bermanfaat. Wlingi, Januari 2023 Penulis


Tim Projek Fase B_Upt Sd Negeri Tangkil 01 Batik adalah warisan budaya asli Indonesia yang telah memiliki identitas tersendiri secara mendunia. UNESCO menetapkan kain batik sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan tak benda pada 2 Oktober 2009. Pemerintah Indonesia menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai HARI BATIK NASIONAL. Di Indonesia batik memiliki berbagai macam motif, seperti Batik motif pekalongan, batik motif kawung, batik motif parang, batik motif mega mendung dan masih banyak lagi. Motif batik yang dituangkan diatas kain memiliki makna yang berbeda-beda dan memiliki kekhasan tersendiri sesuai dengan kearifan lokal setiap daerah masing-masing. Salah satunya daerah kabupaten Blitar yang memiliki motif batik yang khas, dikenal dengan nama batik cakrapalah. Motif cakrapalah sendiri diambil dari salah satu bentuk candi yang berada di kompleks candi penataran di kabupaten Blitar yaitu candi palah. Batik motif cakrapalah saat ini mulai dikenalkan oleh pemerintah kabupaten Blitar kepada masyarakat umum secara luas. Berangkat dari hal tersebut untuk mendukung kegiatan pemerintah terkait dengan penggenalan batik dan menumbuhkan kecintaan masyarakat terkait batik yang merupakan warisan dunia, maka kami berinisiatif membuat sebuah batik yang ramah lingkungan. Batik ramah lingkungan yang dimaksud yaitu batik Ecoprint. Dimana bahan yang digunakan untuk membuat motif batik ecoprint memanfaatkan sumber daya alam yang ada di lingkungan sekitar seperti dedaunan dan bunga-bunga. Dengan mengetahui motif batik ecoprint yang menggunakan bahan alami yaitu dedaunan dan bunga bunga dan melihat potensi lingkungan sekolah yang memiliki beraneka macam dedaunan dan bunga yang apabila dedaunan tersebut telah mengguning dan gugur akan menjadi sampah. Oleh sebab itu, kami berinisiatif memanfaatkan dedaunan yang ada disekitar sekolah untuk dapat digunakan untuk memotif batik ecoprint. Dimana dalam proses membatik ecoprint selain menggenalkan tentang batik, juga menggenalkan berbagai macam jenis dedaunan dan bunga kepada anak-anak. Deskripsi Projek


Tim Projek Fase B_Upt Sd Negeri Tangkil 01 Tujuan Projek ini bertujuan untuk mengembangkan kompetensi dan karakter pelajar pancasila melalui kegiatan bertema kearifan lokal. Selain itu sebagai sarana untuk mengajak siswa juga mengenali potensi lokal salah satunya tentang batik dan mengenali berbagai jenis dedaunan yang dapat digunakan untuk membuat motif pada batik ecoprint. Target Projek ini diharapkan dapat mencapai 3 (tiga dimensi) Profil Pelajar Pancasila, yaitu : Berkebhinekaan Global Kreatif Gotong Royong Kebhinekaan Global Dimensi 1 ELEMEN Mengenal dan menghargai budaya SUB ELEMEN Mendalami budaya dan identitas budaya Mengidentifikasi dan mendeskripsikan ide-ide tentang dirinya dan berbagai kelompok di lingkungan sekitarnya, serta cara orang lain berperilaku dan berkomunikasi dengannya. TARGET DIAKHIR FASE B


Tim Projek Fase B_Upt Sd Negeri Tangkil 01 Menumbuhkan rasa menghormati terhadap keanekaragaman budaya Memahami bahwa kemajemukan dapat memberikan kesempatan untuk memperoleh pengalaman dan pemahaman yang baru TARGET DIAKHIR FASE B KREATIF Dimensi 2 ELEMEN Kreatifitas SUB ELEMEN Menghasilkan gagasan yang beragam Memunculkan gagasan imajinatif baru yang bermakna dari beberapa gagasan yang berbeda sebagai ekspresi pikiran dan/ atau perasaannya. TARGET DIAKHIR FASE B Menghasilkan gagasan yang orisinal Mengeksplorasi dan mengekspresikan pikiran dan/atau perasaannya sesuai dengan minat dan kesukaannya dalam bentuk karya dan/ atau tindakan serta mengapresiasi karya dan tindakan yang dihasilkan TARGET DIAKHIR FASE B


Tim Projek Fase B_Upt Sd Negeri Tangkil 01 GOTONG ROYONG Dimensi 3 ELEMEN Kolaborasi dan Berbagi SUB ELEMEN Menyelaraskan tindakan sendiri dengan tindakan orang lain untuk melaksanakan kegiatan Menampilkan tindakan yang sesuai dengan harapan dan tujuan kelompok. TARGET DIAKHIR FASE B Memberi semangat kepada orang lain untuk bekerja secara efektif dan berbagi Memberi dan menerima hal yang dianggap penting dan berharga kepada/dari orangorang di lingkungan sekitar baik yang dikenal maupun tidak dikenal. TARGET DIAKHIR FASE B


Tim Projek Fase B_Upt Sd Negeri Tangkil 01 TAHAPAN PROJEK Mengenalkan peserta didik dan walimurid terhadap rencana kegiatan P5 01 Tahap Pengenalan Mengkomuniksikan halhal yang dapat membantu dalam penyelesaian projek 02 Tahap Kontekstualisasi Bersama-sama mewujudkan pelajaran yang mereka dapat melalui aksi nyata atau Mempraktekkannya 03 Tahap Aksi Menggenapi proses dengan penguatan dari guru, berbagi praktek baik dalam membatik ecoprint, evaluasi dan refleksi, dan menyusun langkahlangkah strategis . 04 Tahap Refleksi dan Tindak Lanjut Pendidik bekerjasama dengan Tim Fasilitator projek profil membuat alur yang berisi kegiatan projek profil, menggunakan struktur aktivitas yang disepakati bersama. Berdasarkan kesepakatan bersama pelaksanaan projek penguatan profil pelajar pancasila dengan tema “kearifan lokal” dan topik “Asyiknya Membatik Ecoprint Alami”. Terdapat 4 (empat) tahapan dalam pelaksanyaannya. Tahap-tahapan tersebut diawali dengan tahap pengenalan, tahap konstualisasi, tahap aksi dan tahap refleksi dan tindak lanjut.


Tim Projek Fase B_Upt Sd Negeri Tangkil 01 LINIMASA Januari Minggu ke-3 5 JP Januari Minggu ke-4 3 JP Februari Minggu ke-1 3 JP Aksi Nyata 2 Refleksi Pra Kegiatan Sosialisasi “Batik Nusantara” Sosialisasi “Batik Ecoprint” Aksi Nyata 1 Februari Minggu ke-2 6 JP Februari Minggu ke- 4 6 JP Maret minggu ke - 1 2 JP Total Jp 25


Tim Projek Fase B_Upt Sd Negeri Tangkil 01 AKTIVITAS Pra Kegiatan AKTIVITAS 1 Orang tua siswa (wali murid) mengikuti pertemuan yang diadakan oleh pihak sekolah. Pertemuan ini dilakukan untuk menginformasikan projek yang berkaitan dengan profil pelajar pancasila yang akan dilaksanakan, menggali aspirasi orang tua siswa dan dukungan yang dapat diberikan orang tua siswa dalam pelaksanaan projek Aktivitas Study Lapangan AKTIVITAS 2 Guru beserta perwakilan orang tua siswa melakukan study lapangan membatik di daerah Wonorejo,Kecamatan Talun. Guru beserta perwakilan orang tua siswa mengamati dan berlatih secara langsung membatik . Setelah mengetahui proses membatik. Guru beserta perwakilan orang tua berdisikusi menentukan batik yang akan dilaksanakan dalam projek penguatan profil pelajar pancasila. Aktivitas Langkah Kegiatan Guru beserta perwakilan orang tua siswa mendengarkan penyampaian materi oleh instruktur batik Guru beserta perwakilan wali murid memulai untuk berlatih membatik dengan pendampingan instruktur batik. Guru dan perwakilan orang tua siswa mengamati dan mengikuti secara rinci setiap proses dalam membatik. Guru dan perwakilan orang tua siswa berdiskusi untuk menentukan batik yang sesuai untuk projek yang akan dilaksanakan. 5 JP TAHAP PENGGENALAN


Tim Projek Fase B_Upt Sd Negeri Tangkil 01 Sosialissi P5 “Batik Nusantara” AKTIVITAS 1 Siswa diberi wawasan tentang batik dan macam-macam motif batik yang ada di Indonesia. Aktivitas Langkah Kegiatan Guru memotivasi siswa untuk siap mengikuti kegaitan sosialisasi. Guru melakukan tanya jawab untuk menggali pengetahuan awal peserta didik tentang batik. Guru menyampaikan materi tentang batik dan macam-macam motif batik Indonesia melalui ppt (power point) Guru menayangkan vidio motif-motif batik yang ada di Indonesia. Siswa mencatat hal-hal baru yang didapat dari materi yang disampaikan. 3 JP Asesmen Formatif 1 TARGET YANG INGIN DICAPAI Sudah pahamkan kalian tentang batik dan macam-macam motif batik? Ayo, agar kita mudah memahaminya, buatlah rangkuman materi tentang batik beserta motif-motinya di kolom bawah ini ! Rangkuman TAHAP Kontekstual


Tim Projek Fase B_Upt Sd Negeri Tangkil 01 Sosialisasi P5 “Batik Ecoprint” AKTIVITAS 2 Siswa dibuka wawasan lebih memdalam terkait dengan batik ecoprint, mulai dari alat, bahan yang dibutuhkan dan proses membatik ecoprint. Aktivitas Langkah Kegiatan Guru memtivasi siswa untuk siap mengikuti kegiatan sosialisasi P5 “membatik ecoprint”. Guru menggali kembali pengetahuan siswa tentang batik dan motif batik yang ada di Indonesia. Siswa menyampaikan rangkuman materi aktivitas sosialisasi “Batik Nusantara”. Guru mengaitkan materi sosialisasi sebelumnya dengan materi tentang batik ecoprint. Guru menyampaikan materi tentang pengertian batik ecoprint, alat, bahan, dan langkah-langkah dalam membuat batik ecoprint. Guru menayangkan vidio tentang proses membuat batik ecoprint. Siswa berdiskusi tentang alat, bahan dan langkah-langkah dalam membuat batik ecoprint. 3 JP Asesmen Formatif 2 TARGET YANG INGIN DICAPAI Setelah kalian mengetahui dan memahmi tentang batik ecoprint. Sekarang coba jawablah pertanyaan dibawah ini dengan tepat! 1. Apa yang kalian ketahui tentang ecoprint? Jawab :…………………………………………………………. 2. Apa saja alat dan bahan yang dibutuhkan dalam membatik ecoprint ? Jawab : …………………………………………………………. 3. Apakah semua daun dapat digunakan untuk membatik ecoprint? Daun apa saja yang dapat digunakan untuk batik ecoprint ? Jawab : …………………………………………………………… 4. Apa tujuan membatik dengan tehnik ecoprint ? Jawab : …………………………………………………………… 5. Apa manfaat membatik dengan tehnik ecoprint ? Jawab : …………………………………………………………….


Tim Projek Fase B_Upt Sd Negeri Tangkil 01 Unjuk Kerja Mandiri AKTIVITAS 1 Siswa melakukan praktik langsung/ unjuk kerja mandiri membatik ecoprint dengan pendampingan guru dan juga orang tua. Aktivitas Langkah Kegiatan Guru menginggatkan kembali langkah-langkah dalam membatik ecoprint. Siswa melalukan unjuk kerja secara mandiri dengan pendampingan guru dan orang tua. Siswa menentukan jenis daun yang akan digunakan untuk membatik ecoprint. Siswa mencuci dan merendam daun dengan larutan tawas selama semalam (12 jam) dan ditiriskan Siswa membentangkan plastic tahan panas (mulsa) Siswa menata baju (kaos) yang sudah dicuci sebelumnya diatas plastik tahan panas dan manta dedaunan didalam baju sesuai dengan kreasi masing-masing. Siswa menggulung dan menali dengan kuat baju (kaos) yang telah di pola. Siswa menggukus gulungan kaos selama kurang lebih 2 jam Siswa membuka gulungan kaos yang telah selesai dikukus. Siswa mengangin-anginkan kaos selama kurang lebih 4 hari Siswa melakukan proses fiksasi dan setrika 6 JP TAHAP AkSI


Tim Projek Fase B_Upt Sd Negeri Tangkil 01 Unjuk Kerja Kelompok AKTIVITAS 2 Siswa melakukan presentasi hasil kerja kelompok terkait tahapan proses membatik Ecoprint. Aktivitas Langkah Kegiatan Guru menginggatkan mengajak siswa untuk menginggat kembali proses membatik ecoprint. Guru memebagi kelas menjadi beberpa kelompok. Guru meminta setiap kelompok melakukan persentasi hasil dari membatik ecoprint. Siswa mempresentasikan hasil aksi nyata membatik di depan kelompok tang lain. Secara berkelompok siswa menganalisis hasil membatik ecoprint dari kelompok lain dengan cara mengisi lembar kerja kelompok. Siswa menarik kesimpulan dari hasil analisis dan di persentasikan di depan temantemannya. 6 JP


Tim Projek Fase B_Upt Sd Negeri Tangkil 01 Evaluasi dan Refleksi Aktivitas Tahap Evaluasi & Refleksi Siswa mengevaluasi hasil kerja kelompok lain dan setiap siswa merefleksikan diri tentang apa yang mereka peroleh dalam proyek Aktivitas Langkah Kegiatan Siswa mempresentasikan hasil kerja mandiri projek di depan kelas Setiap kelompok melakukan presentasi dari hasil proyek mereka di depan kelas. Siswa mengevaluasi hasil kerja kelompok lain melalui lembar evaluasi Siswa melakukan refleksi diri tentang apa yang mereka peroleh selama proyek 2 JP


Tim Projek Fase B_Upt Sd Negeri Tangkil 01 Lembar Evaluasi Kelompok Kelompok : Nama anggota : 1. .......................................... 2. ………………………….. 3. ………………………….. 4. …………………………… Petunjuk : 1. Dengarkan dan cermati persentasi setiap kelompok . 2. Identifikasi bahan-bahan yang digunakan setiap kelompok dengan memberikan centang (√) pada kolom yang sesuai. 3. Tuliskan kesimpulan dari persentasi kelompok. No Jenis Identifikasi Jenis Bahan Kelompok 1 2 3 4 5 1 Bahan mordanting a. Tawas & Soda Ash b. Tawas & Cuka c. Tawas 2 Pemilihan daun a. Daun Jati b. …….. c. …….. d. …….. e. …….. f. …….. 3. Pengikatan a. Kuat b. Kurang kuat 4. Fiksasi a. Tawas b. Tunjung c. Tawas &Tunjung Kesimpulan :


Tim Projek Fase B_Upt Sd Negeri Tangkil 01 Lembar Refleksi Nama : …………………………….. Kelas : …………………………….. Tuliskan pada masing-masing kotak di bawah ini hal-hal yang telah kalian dapatkan selama aktivitas projek! Sekarang aku jadi tahu tentang apa? Sekarang aku jadi bisa melakukan apa? Dari projek ini aku paling suka pada bagian apa? Pengalaman baru apa yang aku dapatkan?


Tim Projek Fase B_Upt Sd Negeri Tangkil 01 Materi Sosialisasi 1 Penggenalan Batik Indonesia Batik adalah warisan budaya asli Indonesia yang telah memiliki identitas tersendiri secara mendunia. UNESCO menetapkan kain batik sebagai warisan kemanusiaan untuk budaya lisan dan tak benda pada 2 Oktober 2009. Pemerintah Indonesia menetapkan tanggal 2 Oktober sebagai HARI BATIK NASIONAL. Batik adalah kain yang dilukis dengan cairan lilin malam menggunakan alat bernama canting. Dalam perkembangannya, terdapat 4 jenis batik dilihat dari segi pembuatannya yaitu : 1. Batik Cap/ cetak 2. Batik Tulis tradisional 3. Batik Printing 4. Batik Ecoprint No Nama Batik Gambar Keterangan 1. Batik Pekalongan Desain batik berkembang dengan balutan kain hitam yang mewah serta motif flora dan fauna khas pesisiran 2. Batik Kawung Salah satu motif batik yang terkenal di Yogyakarta adalah motif batik Kawung. Ciri khas dari motof batik Kawung adalah bentuk bulatbulatan yang menyerupai buah kawung atau buah aren yang disusun secara geometris. Motif ini dikenal sebagai simbol keperkasaan dan keadilan. Mengenal Batik Nusantara MOTIF BATIK DI INDONESIA


Tim Projek Fase B_Upt Sd Negeri Tangkil 01 No Nama Batik Gambar Keterangan 3. Batik Parang Batik asli dari kota gede Yogyakarta. Batik Parang berasal dari kata “Pereng” yang artinya lereng atau tebing, sehingga ciri khas motifnyapun berbentuk pola lereng yang geometris seperti belah ketupat. Makna dari batik parang adalah jangan menyerah dalam melalui berbagai rintangan kehidupan dalam upaya memperbaiki kwalitas hidup seseorang 4. Batik truntum Batik asli dari surakarta Truntum sendiri berasal dari Bahsa jawa “Taruntum” yang artinya tumbuh atau bersemi kembali . Karakteristik dan motif truntum adalah kembang kuntum dilangit yang digambarkan menyerupai kembang tanjung 5. Batik Megamendung Motif bati mengamendung memiliki karakteristik tersendiri dari segi corak yaitu gambar yang menyerupai awan denganwarna-warna tegas seperti merah dan biru. Motif mega mendung identik sebagai icon batik pesisiran Cirebon . Makna yang tersiman dalam motif bati ini adalah setiap orang harus bisa menahan amarah saat kondidi terpuruk, tertekan, atau sedih 6. Batik Ecoprint Motif batik ecoprint berasal dari bahan alam yaitu daundaunan yang ditempel pada kain, kemudian digulung dan dimasukkan kedalam steam (kukus)


Tim Projek Fase B_Upt Sd Negeri Tangkil 01 Link :https://www.youtube.com/watch?v=xeFVH5W5SJQ&t=14s Motif Batik di Indonesia Lainnya Motif Tujuh Rupa Motif Parang kusumo Motif Sidomukti Motif Lasem Motif Singa Barong Motif Sekar Jagad Motif Pringsedapur Motif Sidoluhur Motif Priyangan Motif Tambal Yoga Motif Dedaunan Macam-macam batik Indonesia


Tim Projek Fase B_Upt Sd Negeri Tangkil 01 Materi Sosialisasi 2 Penggenalan Batik Ecoprint Ecoprint merupakan sebuah tehnik cetak yang menggunakan pewarna alami, tehnik sederhana, tanpa menggunakan mesin dan cairan kimia. Ecoprint di sebut juga karya yang unik, bahan yang di gunakan sebagai motif dan pewarna berasal dari bunga dan daun, oleh karena itu semua motif dan pewarna yang di hasilkan tidak dapat di ulang atau setiap potong kain batik ecoprint yg sudah jadi akan memiliki ciri khas tersendiri. Apa itu Ecoprint ??? Pengertian Alat dan Bahan Pembuatan Batik Ecoprint ALAT Gunting Ember/ Baskom Sendok Plastik Tahan Panas Panci kukusan Kompor Tali Rafia BAHAN Kain (Serat Alami) Tawas Daun-daunan Air Tawar Air Cuka Pewarna Alami


Tim Projek Fase B_Upt Sd Negeri Tangkil 01 PEWARNA KUNYIT AKAR MENGKUDU DAUN KETAPANG BUNGA TELANG DAUN PANDAN DAUN SECANG DAUN YANG DAPAT DIGUNAKAN UNTUK ECOPRINT Daun Jati Daun Lanang Daun Jarak Daun Kenikir Daun Jambu


Tim Projek Fase B_Upt Sd Negeri Tangkil 01 1. MORDANTING Cara ini yaitu cara awal dengan pembersiahan kain dengan merendam kain dengan air tawas. Cara ini dilakukan agar warna dari daun yang akan digunakan lebih mudah menempel. Penggunaannya cukup dengan mencampurkan 1 liter air dengan 3 gram tawas lalu rendam kain (serat alami) tersebut pada air campuran tawas selama 1 jam. Setelah itu jemur kain tanpa memerasnya tunggu sampai kain mengering dan selanjutnya kain dapat digunakan untuk mencetak batik dari daun. 2. TRETMEN HERBAL atau DAUN Cara tersebut dilakukan untuk mengeluarkan warna-warna dari daun yang akan digunakan supaya warnanya lebih pekat dan jelas. Caranya yaitu dengan merendam daun-daun yang sudah dipilih dengan 1 liter air dicampur dengan air cuka 3 sdm selama 2 jam sampai 1 hari. 3. PERCETAKAN DAUN DIATAS KAIN SESUAI DENGAN BENTUK DAUN YANG DIGUNAKAN Daun yang sudah ditata pada salah satu sisi kain tersebut ditutup menggunakan satu sisi kain yang lain. Usahakan daun tetap pada posisinya. Tutup kain denan menggunakan plastik tahan panas lalu gulung kain tersebut beserta plastiknya dan ikat kuat kain tadi menggunakan karet mentah atau tali rafia sekuat mungkin. 4. STEMER atau PENGUKUSAN Kain yang sudah digulung tadi dikukus selama 1 – 2 jam. Pangukusan ini dilakukan agar warna dari daun lebih pekat dan terlihat dan warnanya lebih tahan lama. Setelah dikukus buka kain tersebut dari plastik tadi, bersihkan sisa-sisa daun yang masih menempel lalu angin-anginkan sampai dingin seperti semula lagi. 5. FIKSASI Cara ini digunakan untuk mengunci warna dari yang dikeluarkan oleh daun-daun tadi. Caranya yaitu dengan merendam kain tersebut dengan menggunakan 3 liter air yang sudah dicampur dengan 1 sdm tawas. Diamkan selama 1 – 2 jam dan keringkan tanpa memerasnya. Dan Batik Ecoprintpun sudah jadi. Link : https://www.youtube.com/watch?v=g8gXfi940ec CARA PEMBUATAN Membatik Ecoprint


Click to View FlipBook Version