LK 3.1 Menyusun Best Practices
Menyusun Cerita Praktik Baik (Best Practice) Menggunakan Metode Star (Situasi, Tantangan, Aksi,
Refleksi Hasil Dan Dampak)
Terkait Pengalaman Mengatasi Permasalahan Peserta didik Dalam Pembelajaran
Lokasi SDN PUSPIPTEK TANGERANG SELATAN
Lingkup Pendidikan
Tujuan yang ingin dicapai Sekolah Dasar
Penulis Meningkatkan minat membaca peserta didik muatan pelajaran Bahasa
Tanggal Indonesia dan PKn Tema 1 kelas VI di SDN PUSPIPTEK
Situasi: Effi Hoffiyati
Kondisi yang menjadi latar
belakang masalah, 22 September 2022
mengapa praktik ini penting
untuk dibagikan, apa yang Kondisi yang menjadi latar belakang masalah :
menjadi peran dan tanggung Peralihan pembelajaran jarak jauh ke pembelajaran tatap muka
jawab anda dalam praktik membuat motivasi belajar peserta didik menurun. Oleh karena itu, peserta
ini. didik merasa bosan pada saat pembelajaran di kelas karena terbiasa
bermain di rumah. Peserta didik juga kurang berminat membaca karena
apa yang dia ingin tahu tinggal cari di internet, tidak perlu repot-repot
membaca buku. Kondisi seperti ini menyebabkan peserta didik:
1. Malas membaca buku
2. Kurang termotivasi untuk mengetahui berbagai hal pengetahuan melalui
membaca
3. Mengalami masalah dalam memahami, menguasai, meneruskan serta
menggunakan ilmu pengetahuan dan teknologi, wawasannya juga tidak
luas
4. Tidak tertarik untuk mengunjungi perpustakaan
Kondisi ini diperburuk dengan kurangnya motivasi dari guru dan orangtua
untuk gemar membaca, fasilitas buku-buku bacaan yang ada di
perpustakaan kurang memadai, pemanfaatan media ajar dan model
pembelajaran inovatif yang diimplementasikan guru di kelas kurang optimal
Praktik ini penting dibagikan karena :
1. Sebagian besar guru mengalami permasalahan yang sama dengan
permasalahan yang saya hadapi saat ini
2. Praktik ini bisa memotivasi saya dan guru lain dalam mendesain
pembelajaran yang kreatif dan inovatif
3. Bisa menjadi referensi atau inspirasi bagi guru, sehingga berdampak
pada perbaikan pembelajaran dikelas yang dapat meningkatkan hasil
belajar peserta didik.
Peran dan tanggung jawab saya dalam praktik ini adalah
Sebagai guru mempunyai tanggung jawab untuk melakukan proses
pembelajaran secara efektif dengan menggunakan model pembelajaran
yang tepat dan inovatif sehingga tujuan pembelajaran dan hasil belajar
siswa dapat tercapai sesuai yang diharapkan
Tantangan : Tantangan untuk mencapai tujuan
Apa saja yang menjadi Setelah dilakukan identifikasi masalah dengan refleksi diri, wawancara guru
tantangan untuk mencapai kepala sekolah dan Pakar serta orang tua peserta didik,dari tujuan yang
tujuan tersebut? Siapa saja ingin dicapai yaitu ‘Meningkatkan minat baca peserta didik kelas VI SDN
yang terlibat, PUSPIPTEK’ maka beberapa tantangan yang terjadi yaitu
1. Kurangnya penanaman budaya membaca dari sejak dini
2. Kurangnya motivasi yang diberikan orang tua kepada peserta didik
3. Peserta didik merasa membaca bukan hal yang penting
Tantangan dari sisi peserta didiknya berdampak sekali pada proses
pembelajaran di sekolah. ada juga tantangan yang ada di sekolah:
1. Faktor guru dalam pemilihan media ajar
2. Kurangnya pemanfaatan TPACK di kelas
3. Model pembelajaran yang belum relevan dengan kebutuhan peserta
didik
Tantangan itu yang menyebabkan seorang guru harus mampu merancang
pembelajaran yang inovatif dengan menerapkan media pembelajaran yang
sesuai dengan gaya belajar peserta didik serta model pembelajaran yang
yang mampu membangkitkan minat membaca peserta didik
Yang terlibat dalam tantangan ini yaitu:
1. Peserta didik
2. Guru
3. Kepala sekolah
4. Teman sejawat
5. Orang tua peserta didik
Aksi : Langkah-langkah yang dilakukan untuk menghadapi tantangan
Langkah-langkah apa yang tersebut
dilakukan untuk menghadapi Tantangan yang ada di atas harus segera diselesaikan dengan baik oleh
tantangan tersebut/ strategi seorang guru profesional, diantaranya yaitu:
apa yang digunakan/ 1. Merancang pembelajaran dan mengembangkan RPP dengan kegiatan
bagaimana prosesnya,
yang berpusat pada peserta didik. Dimulai dengan kegiatan
siapa saja yang terlibat /
Apa saja sumber daya atau Pendahuluan, dengan menyuruh siswa menceritakan isi buku yang
materi yang diperlukan sudah dibacanya., kemudian kegiatan inti dan penutup
untuk melaksanakan strategi 2. Bahan ajar dan LKPD disusun secara logis, sistematis dan menarik
ini sehingga tujuan pembelajaran tercapai
3. Model pembelajaran
Guru menerapkan model pembelajaran Problem based learning. Model
pembelajaran berbasis masalah merupakan pembelajaran yang
menggunakan berbagai kemampuan berpikir dari peserta didik secara
individu maupun kelompok serta lingkungan nyata untuk mengatasi
permasalahan sehingga bermakna, relevan, dan kontekstual
Sintak model Problem-based Learning menurut Arends (2012) sebagai
berikut:
a. Orientasi peserta didik pada masalah
Melibatkan peserta didik mencari informasi tentang cara membuat
kesimpulan yang baik, menyimak video pembelajaran dan ppt
b. Mengorganisasikan peserta didik untuk belajar
Peserta didik membaca teks yang ada pada buku pelajaran,
kemudian mereka sharing dengan kelompoknya sebagai sumber
untuk mengerjakan LKPD
c. Membimbing penyelidikan individu maupun kelompok
Guru memberikan pembimbingan kelompok dengan menjelaskan
langkah –langkah dalam membuat kesimpulan,juga memberikan
apresiasi dan motivasi kepada kelompok yang mengerjakan LKPD
dengan benar
d. Mengembangkan dan menyajikan hasil karya
Peserta didik menilai kesimpulan teman. Setelah itu, mereka saling
mendiskusikan penilaian
e. Menganalisis dan mengevaluasi proses pemecahan masalah
Peserta didik mengerjakan evaluasi dan menarik kesimpulan dan
komentar terhadap kesimpulan teman disampaikan kepada guru.
4. Berkaitan dengan media ajar.
Penggunaan media ajar berbasis TPACK untuk memudahkan guru
mentransformasi ilmu pengetahuan dan juga membangkitkan motivasi
belajar peserta didik. Guru menggunakan video pembelajaran yang
menarik dan disajikan lewat proyektor.
5. Berkaitan dengan penilaian
Seorang guru juga dituntut untuk menilai secara keseluruhan dari ranah
kognitif, afektif dan psikomotorik. Tentunya dalam instrumen yang
lengkap mulai dari kisi-kisi, indikator ketercapaian setiap ranah, dan
rubrik penilaian untuk melengkapi penilaian akhir pembelajaran.
6. Berkaitan dengan kondisi ruangan
Guru mendesign ruangan dengan baik mulai dari kebersihan,
kerapihan, dan keindahan dan kelengkapan untuk menunjang proses
pembelajaran, seperti adanya pojok baca dan papan pajangan untuk
hasil karya peserta didik, sehingga peserta didik memiliki motivasi
belajar dan minat membaca yang baik serta pembelajaran yang
nyaman.
Sumber daya atau materi yang diperlukan untuk melaksanakan
strategi ini
1. Buku Guru kelas 6 Tema 1
2. Buku siswa kelas 6 tema 1
3. Video pembelajaran https://youtu.be/EpBlMUz33vY
Refleksi Hasil dan Dampak dari aksi dan langkah-langkah yang dilakukan
dampak 1. Peserta didik terlibat aktif dalam proses belajar, terlihat pada proses
Bagaimana dampak dari diskusi dan presentasi pada pembelajaran
aksi dari Langkah-langkah
yang dilakukan? Apakah
hasilnya efektif? Atau tidak
efektif? Mengapa?
Bagaimana respon orang
lain terkait dengan strategi
yang dilakukan, Apa yang
menjadi faktor keberhasilan
atau ketidakberhasilan dari
strategi yang dilakukan?
Apa pembelajaran dari
keseluruhan proses
tersebut
2. Penggunaan media audio visual membuat peserta didik menjadi lebih
fokus memperhatikan penjelasan yang ada di video PPT berbasis
TPACK , dibuktikan dengan hasil evaluasi pembelajaran siswa diatas
KKM
3. Minat membaca peserta didik meningkat dibuktikan dengan penilaian
observasi berdasarkan pengamatan sikap dan keterampilan peserta
didik selama pembelajaran berlangsung
4. Dampak dari penerapan model pembelajaran Problem Based Learning
membuat peserta didik lebih bersemangat dan tidak bosan karena
desain kegiatan yang berpusat pada peserta didik dan meningkatkan
keaktifan peserta didik dalam pembelajaran, karena pada saat
pembelajaran peserta didik dibagi ke dalam beberapa kelompok dan
secara berkelompok peserta didik mengerjakan tugas yang diberikan
guru
Dengan model pembelajaran Problem Based Learning ini peserta didik
lebih termotivasi terlihat dari indikator keaktifan naik dari sebelum
menggunakan model pembelajaran Problem based learning. Secara
berkesinambungan minat membaca peserta didik meningkat maka
hasil belajar peserta didik turut meningkat.
Efektif dan tidak efektifnya hasil dari langkah-langkah yang sudah
dilakukan
Hasil dari kegiatan pembelajaran ini efektif, terlihat dari tahapan kegiatan
yang dilalui berjalan lancar, dan peserta didik terlihat antusias dalam
mengikuti proes pembelajaran. Dari hasil evaluasi penilaian ada
peningkatan dibanding hasil evaluasi sebelumnya.
Respon orang lain terkait dengan strategi yang dilakukan
Setelah dilakukan wawancara dengan kepala sekolah dan observasi dari
teman sejawat dan peserta didik, diperoleh kesimpulan
1. Dari peserta didik mereka merasa senang dengan proses
pembelajaran karena mereka terlibat langsung
2. Dari teman sejawat merasa terinspirasi dengan model pembelajaran
yang digunakan
3. Dari kepala sekolah menanggapi dengan positif , karena kualitas guru
meningkat dan guru terlihat kreatif dan inovatif dalam pelaksanaan
pembelajaran
4. Guru pamong dan Dosen Pembimbing menanggapi dengan positif,
siswa aktif, proses pembelajaran tertib
Faktor keberhasilan atau ketidakberhasilan dari strategi yang
dilakukan
Faktor keberhasilan ini ditentukan oleh guru sebagai fasilitator mulai dari
penggunaan media pembelajaran, model pembelajaran, langkah-langkah
pada RPP, dan penyusunan instrumen penilaian
Pembelajaran dari keseluruhan proses tersebut
1. Peserta didik akan termotivasi untuk meningkatkan minat mereka
dalam membaca ketika pembelajaran tersebut menyenangkan bagi
mereka
2. Guru harus memberikan kepercayaan terhadap kemampuan peserta
didik
3. Guru harus mampu menjadi fasilitator terbaik untuk peserta didik
dalam proses belajar mengajar di kelas