MODUL PEMBELAJARAN PPKn
Judul : Bahan ajar PPKn Keberagaman Budaya Kota Bengkulu berbasis
Penyusun Contextual Teaching and Learning (CTL) Untuk Meningkatkan
hasil belajar Siswa Kelas V SD.
: Leni Susianti S.Pd.
Pembimbing : 1. DR. Puspa Djuwita, M.Pd.
2. DR. Osa Juarsa, M,Pd,
Penelaah
1. Bahasa : 1. Dra. Resnani, M.Si.
2. Desain 2. Dian Nila Rama Krisna, M.Pd
3. Materi
Lay out Isi : 1. Dra. Hasnawati, M.Si
2. Verawati, M.T.Pd
: 1. Atika, M.Pd
2. Nini Yuliarni, M.Pd
: Leni Susianti S.Pd.
Desain Cover : Leni Susianti S. Pd.
Disusun Dengan Huruf Time New Roman, Ukuran 12 pt
50+xiii halaman
Kertas A4 Sinar Dunia 70 gsm.
Tahun : 2022
UNIVERSITAS BENGKULU
FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN
PROGRAM STUDI MAGISTER PENDIDIKAN DASAR
i
KATA PENGANTAR
Alhamdulillah. Puji syukur kehadirat Allah SWT, yang telah memberikan
rahmat, hidayah dan karunia-Nya sehingga peneliti dapat menyelesaikan Bahan
Ajar PPKn Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL) Untuk
Meningkatkan hasil belajar Siswa Kelas V SD. Shalawat dan salam semoga
selalu tercurah kepada Nabi Besar Muhammad SAW, serta sahabat dan kaum
muslimin yang selalu menegakkan kebenaran dan mengamalkan ajaran Islam.
Bahan ajar ini bertujuan untuk membantu guru maupun siswa dalam
melaksanakan proses pembelajaran. Bahan ajar ini disajikan dengan gaya bahasa
penyampaian yang sederhana, sistematis, dan menarik sehingga mudah untuk
dipahami siswa keseluruhan serta penjelasan materi disesuaikan dengan pola pikir
siswa dilengkapi dengan gambar - gambar dan soal-soal yang berkaitan dengan
keberagaman budaya daerah sehingga dapat Menanamkan Nilai Karakter Cinta
Tanah Air Siswa.
Semoga bahan ajar PPKn Berbasis Contextual Teaching and Learning (CTL)
untuk Meningkatkan hasil belajar Siswa ini bermanfaat dan menambah motivasi
siswa dalam mempelajari PPKn. Terimakasih kepada semua pihak terkait yang
telah membantu menyelesaikan bahan ajar ini. Sehingga peneliti bisa
menyelesaikan modul ini dengan baik.
Peneliti telah berusaha semaksimal mungkin dalam penyusunan bahan ajar
ini. Namun peneliti menyadari kurang jauh dari kesempurnaan. Untuk itu peneliti
senantiasa mengaharapkan kritik dan saran dari semua pihak dalam perbaikan
dimasa mendatang. Akhirnya dengan kerendahan hati, peneliti berharap semoga
bahan ajar ini dapat bermanfaat bagi semua pihak.
Bengkulu Maret 2022
Pengembang
ii
DAFTAR ISI
HALAMAN SAMPUL
IDENTITAS MODUL ........................................................................................i
KATA PENGANTAR ........................................................................................ii
DAFTAR ISI ......................................................................................................iii
PETUNJUK PENGGUNAAN MODUL ............................................................v
PETUNJUK BAGIAN ISI PADA MODUL ......................................................vi
PENDAHULUAN ..............................................................................................ix
KOMPETENSI INTI .........................................................................................x
KOMPETENSI DASAR, INDIKATOR, TUJUAN PEMBELAJARAN...........xi
PETA KONSEP ..................................................................................................xii
BAB 1 PROVINSI BENGKULU .......................................................................1
A. Profil Provinsi Bengkulu.........................................................................1
B. Lintasan Sejarah Bengkulu .....................................................................3
BAB 2 KEBERAGAMAN BUDAYA PROVINSI BENGKULU .....................5
A. Pengertian Keberagaman Budaya ...........................................................5
B. Keberagaman Budaya Provinsi Bengkulu ..........................................5
Kegiatan mandiri 1..............................................................................................8
Kegiatan Kelompok ............................................................................................9
BAB 3 MACAM-MACAM KEBERAGAMAN BENGKULU .........................10
1. Pakaian Adat ...........................................................................................11
2. Bahasa Daerah.........................................................................................11
3. Tarian Adat..............................................................................................12
4. Senjata Tradisional..................................................................................14
iii
5. Alat Musik Daerah ............................................................................... 16
6. Upacara Adat........................................................................................ 22
7. Rumah Adat ......................................................................................... 27
8. Lagu Daerah ......................................................................................... 29
9. Makanan Khas Daerah ......................................................................... 33
Kegiatan Mandiri 2 .......................................................................................... 38
RANGKUMAN ............................................................................................... 40
EVALUASI ..................................................................................................... 41
GLOSARIUM .................................................................................................. 47
DAFTAR PUSTAKA ...................................................................................... 48
KUNCI JAWABAN ........................................................................................ 49
PROFIL PENGEMBANG ............................................................................... 50
iv
Petunjuk Penggunaan
Modul untuk Siswa
Untuk memperoleh hasil belajar maksimal dalam menggunakan
modul ini, maka diperlukan petunjuk dalam menggunakan modul.
Petunjuk penggunaan modul ini berguna untuk memandu pembaca
mengetahui isi atau komponen dalam modul ini. Petunjuk dalam
menggunakan modul adalah sebagai berikut.
1. Bacalah kata pengantar terlebih dahulu! Kata pengantar akan
mengantarkan kalian untuk mengetahui tujuan umum
pembuatan modul ini!
2. Dengarkan arahan yang diberikan guru sebelum membaca
modul ini!
3. Baca dan pahamilah masing-masing kegiatan belajar yang ada
secara seksama!
4. Kerjakanlah tugas-tugas yang telah disediakan dalam modul
sesuai dengan petunjuk atau bimbingan guru!
5. Pada akhir kegiatan belajar coba buatlah kesimpulan dari apa
yang kalian pelajari!
6. Kerjakanlah soal-soal latihan yang ada pada setiap akhir
kegiatan belajar. Berikan hasil pekerjaan kalian untuk dinilai
oleh gurumu!
v
Petunjuk Bagian Isi Pada Modul
Ada beberapa hal yang harus anak-anak
ketahui dari bagian-bagian pada modul
ini. Untuk lebih jelasnya simaklah uraian
berikut ini!
Daftar Isi, halaman daftar isi ini memuat petunjuk dan
keterangan halaman dari materi pelajaran yang dibahas.
Petunjuk Penggunaan Modul untuk Siswa, berisi
penjelasan tentang bagaimana anak-anak mempelajari
materi yang ada di dalam modul.
Petunjuk Bagian Isi pada Modul, berisi penjelasan bagan-
bagan dalam modul.
Pendahuluan, pengantar sebelum mempelajari materi.
vi
Petunjuk Bagian Isi Pada Modul
Kompetensi Inti, tingkat kemampuan anak-anak untuk
mencapai standar kompetensi lulusan.
Kompetensi Dasar, merumuskan kegiatan pembelajaran
anak-anak sehingga menjadi terarah dan sesuai dengan
tujuan pembelajaran.
Indikator, perilaku yang dapat diukur dan/atau diobservasi
untuk menunjukkan ketercapaian Kompetensi Dasar (KD)
tertentu yang menjadi acuan penilaian mata pelajaran.
Tujuan Pembelajaran, sebagai hasil yang akan anak-anak
capai dalam proses pembelajaran.
Peta Konsep, Pemetaan materi yang akan anak-anak
pelajari secara garis besar.
Kegiatan Mandiri, berupa soal-soal untuk menguji
pemahamanmu dan kemampuan terhadap materi yang
dijelaskan.
vii
Petunjuk Bagian Isi Pada Modul
Scan, penjelasan video pembelajaran dalam bentuk digital
agar anak-anak dapat lebih memahami penjelasan materi
Langkah-langkah : 1. Unduh Qr Code Reader 2. Unduh
Firefox atau UC Browser 3. Scan Qr Code yang tersaji di
modul dengan Qr Code Reader 4.Buka link dengan Firefox
atau UC Browser 5. Play online atau download.
Rangkuman, berupa kumpulan garis-garis besar materi.
Glosarium, berisi pengertian, istilah-istilah yang
memudahkan anak-anak dalam memahami istilah dalam
modul ini.
Evaluasi, ulangan akhir untuk mengevaluasi pemahaman
anak-anak setelah mempelajari materi ini.
viii
PENDAHULUAN
Hai Teman Pintar!
Dalam modul ini dibahas tentang keberagaman budaya
Bengkulu. Dengan modul ini kita akan mengetahui apa saja
keberagaman budaya yang ada di Provinsi Bengkulu. Nah,
pengetahuan yang sudah kamu miliki sangat berguna untuk
mempelajari modul ini.
Supaya kamu lebih mudah memahami pelajaran di dalam
modul ini, sebaiknya kamu membaca “Petunjuk Penggunaan Modul
untuk Siswa”. Tujuannya agar kamu mudah belajar dengan
menggunakan modul ini. Agar dapat mengetahui seberapa besar
kamu sudah memahami materi yang ada di dalam modul ini, kamu
harus mengerjakan tugas yang ada di dalam setiap akhir kegiatan
dan tes akhir modul.
Nah, teman. Sekarang pusatkan perhatianmu pada modul ini,
segeralah mempelajari setiap kegiatan belajar secara berurutan.
Jangan segan untuk bertanya kepada siapapun!
__Selamat belajar ya!__
ix
KOMPETENSI INTI:
KI 1. Menerima, menjalankan, dan menghargai ajaran agama
KI 2. yang dianutnya.
KI 3. Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab,
santun, peduli, dan percaya diri dalam berinteraksi dengan
KI 4. keluarga, teman, guru, tetangga dan negara.
Memahami pengetahuan faktual, konseptual, prosedural,
dan metakognitif pada tingkat dasar dengan cara
mengamati, menanya, dan mencoba berdasarkan rasa ingin
tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan
kegiatannya, serta benda-benda yang dijumpainya di
rumah, di sekolah dan tempat bermain.
Menunjukkan keterampilan berpikir dan bertindak kreatif,
produktif, kritis, mandiri, kolaboratif, dan komunikatif.
Dalam bahasa yang jelas, sistematis, logis dan kritis, dalam
karya yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak
sehat, dan tindakan yang mencerminkan perilaku anak
sesuai dengan tahap perkembangannya.
x
KOMPETENSI DASAR:
KD 1.3 Mensyukuri keberagaman sosial budaya masyarakat sebagai
anugerah Tuhan Yang Maha Esa dalam konteks Bhineka
Tunggal Ika.
KD 2.3 Bersikap toleran dalam keberagaman sosial budaya
masyarakat dalam konteks Bhineka Tunggal Ika.
KD 3.3 Menelaah keberagaman sosial budaya masyarakat.
KD 4.3 Meneyelenggarakan masyarakat kegiatan yang mendukung
keberagaman sosial budaya masyarakat.
INDIKATOR
1. Menjelaskan pengertian keberagaman budaya.
2. Mengidetifikasi berbagai keberagaman yang ada di KotaBengkulu.
3. Mengenali identitas keberagaman yang ada di Kota Bengkulu.
TUJUAN PEMBELAJARAN
1. Siswa dapat Menjelaskan pegertian keberagaman budaya melalui
kegiatan membaca e-modul dengan percaya diri.
2. Siswa dapat mengidentifikasi 7 keberagaman budaya yang ada di
Kota Bengkulu melalui kerja kelompokdengan percaya diri.
3. Siswa dapat Memeberi 7 contoh keberagaman yang ada di Kota
Bengkulu melalui kegiatan membaca e-modul dengan teliti.
xi
Peta Konsep
Keberagaman Budaya Bengkulu
Pakaian Adat Makanan Khas
Bahasa Daerah Lagu Daerah
Tarian Adat Rumah Adat
Senjata Upacara Adat
Tradisional
Alat Musik
xii
PROVINSI BENGKULU BAB I
A. Profil Provinsi Bengkulu
Tahukah kamu, kapan berdirinya provinsi Bengkulu? Daerah mana saja yang
termasuk wilayah Bengkulu? Mari kita simak penjelasan seputar Provinsi
Bengkulu berikut ini dengan seksama. Provinsi Bengkulu berdiri pada tanggal 18
November 1968 berdasarkan Undang-undang nomor 9/1967 junto Peraturan
Pemerintah Nomor : 20 Tahun 1967. Pada awal berdirinya provinsi Bengkulu,
terdiri dari 2 kabupaten dan 1 kotamadya, yaitu kabupaten Bengkulu Utara,
kabupaten Bengkulu Selatan, kabupaten Rejang Lebong dan kota Bengkulu.
Dalam era otonomi daerag dimekarkan menjadi 9 kabupaten dan 1 kota dengan
110 kecamatan dan 1.355 kelurahan/desa. Gubernur yang pernah memrintah
Bengkulu: Ali Amin, Abdul Khalik, Drs. Suprapto, Drs. Razie Yahya, Dra. Adjis
Ahmad, Hasan Zen, SH, Agusrin M Najamudin, St, H, Junaidi Hamsyah, M.Pd,
Dr. Drs. H. Ridwan Mukti, SH, MH, Dr. Drh. Rohidin Mersyah, M.MA.
Tabel 1.1 Pembagian Wilayah Provinsi Bengkulu
No Daerah kabupaten Daerah Kota
1 Bengkulu Selatan Kota Bengkulu
2 Muko muko
3 Lebong (sumber: Katalog Pameran Tetap)
4 Kepahiang
5 Rejang Lebong
6 Bengkulu Utara
7 Seluma
8 Kaur
9 Bengkulu Tengah
Sebelumnya kita menyimak penjelasan profil Provinsi Bengkulu dan
pembagian wilayahnya. Sekarang, apakah kamu tahu lokasi Provinsi Bengkulu
terletak di mana ? Ya, betul sekali. Provinsi Bengkulu merupakan salah satu
1
provinsi yang terdapat di pulau Sumatera bagian barat yang memiliki luas wilayah
sebesar 19.788.70 2 mengikuti garis pantai pesisir barat pulau Sumatera bagian
Selatan sepanjang kurang lebih 525 km. Proinsi Bengkulu terletak pada 101 ̊01’ –
103 ̊46’ BT dan 2 1̊ 6’ – 5 3̊ 1’ LS. Provinsi Bengkulu memiliki batas wilayah di
antaranya yaitu:
sebelah utara : Provinsi Sumatera Barat
sebelah timur : Provinsi Jambi dan Provinsi Sumatera Selatan
sebelah selatan : Provinsi Lampung
Sebelah Barat : Samudera Indonesia
( sumber: https://images.app.goo.gl/tQbtCaStNo7wbch88 )
Gambar 1.1 Peta Provinsi Bengkulu
2
B.Lintasan Sejarah Bengkulu
Pernahkah kamu mendengar sejarah Bengkulu? Apa saja peninggalan –
peninggalan sejarah yang ada di Bengkulu? Mari kita ingat sejarah Bengkulu
bersama-sama. Tinggalan budaya Megalitikum di Bengkulu berupa Menhir,
dolmen, tempayan kubur, belincung, beliung persegi, pecahan cepuk, nekara dan
juga keramik dinasti Yuan, Sung dan Ming menunjukkan bahwa kebudayaan
Bengkulu telah berkembang sejak masa megalitikum. Sekitar abad ke 15 Islam
masuk di Bengkulu, kemudian kerajaan Islam baru muncul pada abad ke 17.
Kebudayaan yang tumbuh dan berkembang di Provinsi Bengkulu tentu saja tidak
dapat dipisahkan dari sejarah berdirinya provinsi Bengkulu.
Tabel 1.2 Kerajaan yang ada di Provinsi Bengkulu
No Kerajaan yang ada di Provinsi Lokasi
Bengkulu pada zaman dahulu Selebar
1 Kerajaan Selebar
2 Kerajaan Sungai Serut Bengkulu
3 Kerajaan Sungai Lemau Pondok Kelapa
4 Kerajaan Manjuto Mukomuko
5 Kerajaan Pinang Berlampis Ketahun
6 Kerajaan Serdang Lais
7 Kerajaan Rejang Empat Petulai Manna
8 Kerajaan Bintuhan Bengkulu Selatan
(sumber: Katalog Pameran Tetap)
Sebenarnya pada zaman prasejarah, Bengkulu sudah dihuni oleh manusia.
Pendatang dari Asia berbaur dengan manusia purba sekitar 4000 – 2000 SM.
Sebagian penduduknya masuk ke pedalaman, dan sebagian yang lain menetap di
daerah pantai. Peristiwa inilah yang mengakibatkan munculnya cikal bakal suku
Bangsa Neo-Malayan. Suku bangsa Neo-Malayan tersebut antara lain: Rejang
(Rejang Lebong dan Bengkulu Utara), Serawai/Pasemah (Bengkulu Selatan),
Kaur ( Bintuhan), Lembak (Kota Bengkulu dan sekitar curup), Bengkulu (Kota
Bengkulu) dan Ketahun (Muko-Muko).
Setelah kamu menyimak penjabaran sejarah Bengkulu serta peninggalannya.
Tahukah kamu, kebudayaan apa yang masih dipertahankan oleh suku bangsa asli
3
yang bermukim di Bengkulu? Beberapa suku bangsa asli yang bermukim di
Bengkulu masih memelihara kebudayaan antara lain: Kebudayaan Rejang,
Pasemah, Kaur, Serawai, Semendo, Melayu, Pesisir dan pendatang. Kedatangan
Inggris 24 Juli 1865 merubah perjalanan sejarah Bengkulu. Dalam perjalanan
sejarah Indonesia, Bengkulu merupakan salah satu tempat yang menarik perhatian
bangsa Barat. Mengapa begitu? karena Bengkulu memiliki hasil bumi yang
melimpah. Oleh karena itu, bangsa Barat berbondong-bondong untuk menguasai
Bengkulu. Tahun 1685, Inggris datang ke Bengkulu dengan alasan perluasan
kebun Lada. Saat itulah rakyat Bengkulu mulai menderita dengan jajahan Bangsa
Barat, yaitu adanya tanam paksa lada terhadap rakyat. pada tahun 1701 Inggris
membangun fort York (benteng pertama) di tepi sungai Bengkulu. Tahun 1714 –
1718 gubernur Josep Collet membangun Fort Marborough pada tanggal 6 April
1825. Penderitaan rakyat Bengkulu terus berlanjut hingga Bengkulu diserahkan
kepada Belanda sebagai realisasi Traktat Kondon 1824. Kemudian puncak
kekejaman penjajah terjadi pada tahun 1942 saat Bengkulu dikuasai oleh tentara
pendudukan Jepang. Pada tanggal 23 Februari 1942, Jepang masuk ke kota Curup
kemudian ke Bengkulu tanggal 24 Februari 1942 dan banyak membantai rakyat.
Setelah merdeka Bengkulu menjadi bagian dari Provinsi Sumatera Selatan,
berdasarkan UU Nomor 9/1967 Junto Peraturan Pemerintah No 20 tanggal 18
November 1968, Bengkulu resmi menjadi Provinsi ke 26. Bengkulu juga
merupakan suatu tempat yang selalu dicatat dalam sejarah. Tahukah kamu, apa
alasannya? Karena Bengkulu merupakan tempat di mana presiden pertama
Indonesia yaitu Ir. Soekarno diasingkan oleh para golongan muda. Selain itu,
Bengkulu juga merupakan tempat tinggal seorang putri yang membuat hati Ir.
Soekarno terpikat, yaitu Fatmawati. Fatmawati dilahirkan di Desa Malabero, Kota
Bengkulu pada tanggal 5 Februari 1923. Ir. Soekarno menikah dengan Fatmawati
pada tahun 1963. Ketika Ir. Soekarno menjadi presiden Republik Indonesia,
Fatmawati menjadi ibu negara dan menjahit bendera merah putih yang dikibarkan
pada 17 Agustus 1945 untuk pertama kalinya.
4
KEBERAGAMAN BUDAYA BAB II
PROVINSI BENGKULU
A. Pengertian Keberagaman Budaya
Apa itu keberagaman budaya? Keberagaman budaya adalah keunikan yang
ada dalam suku bangsa yang merupakan hasil karya masyarakat. Keberagaman
budaya yang berbeda-beda dari setiap daerah dapat melahirkan bentuk
keberagaman seperti rumah adat, pakiaan adat, bahasa daerah, tarian adat, alat
musik dan lagu daerah, senjata tradisional bahkan makanan khas pada suatu
daerah tersebut. Keberagaman
Seperti yang kita ketahui bersama Budaya Bengkulu
bahwa di Provinsi Bengkulu terdapat 9
kabupaten dan 1 kota. Tentu saja dari
beberapa kabupaten dan 1 kota
tersebut memiliki ciri khas masing-
masing yang melahirkan suatu
keberagaman budaya provinsi
Bengkulu. https://youtu.be/MihlQxipfFc
Kebudayaan adalah hasil dari
pemikiran masyarakat yang mempunyai kesamaan dalam cara pandang terhadap
kehidupan, adat istiadat dan bahasa. Kebudayaan tidak lepas dari faktor agama,
kepercayaan dan kebiasaan sehari-hari akan tercermin pada budaya yang
dihasilkan. budaya dalam bentuknya yang nyata berupa rumah sebagai tempat
tinggal, pakaian, senjata, tarian, nyanyian serta alat musik.
B. Keberagaman Budaya Kota Bengkulu
Bengkulu terletak di bagian selatan pesisir barat pulau sumatera memiliki 9
suku yang merupakan penduduk asli, yaitu Mukomuko, Pekal, Rejang, Pasmah,
Melayu Bnegkulu, Serawai, Kaur dan Enggano. Penduduk asli ini berbaur dengan
pendatang dari Aceh, Batak, Minangkabau, Sunda, Jawa, Bugis, India, Cina, dll
yang menyebut diri mereka sebagai orang Bengkulu. Hal ini melahirkan Bengkulu
5
sebagai satu komunitas budaya yang menyebabkan Bengkulu memiliki pakaian
adat, tarian adat, rumah adat, senjata tradisional, dan budaya khas Bengkulu yang
menjadi ciri khas dari Bengkulu.
Pakaian adat Alat musik
Rumah adat Tarian adat
( sumber: dokumen pribadi )
Gambar 2.1 Keberagaman Kota Bengkulu
Setelah menyimak penjelasan dan melihat gambar di atas apakah kamu
pernah menyaksikan keanekaragaman Bengkulu secara langsung? Apa yang
terjadi dengan adanya keanekaragaman suku di Bengkulu? Keanekaragaman suku
melahirkan kekayaan budaya yang menjadi ciri khas masing-masing sebagai aset
daerah yang perlu ditumbuh kembangkan. ciri yang tampak dipermukaan antara
lain adalah adat istiadat beserta atributnya seperti pakaian adat yang merupakan
cerminan dari identitas kolektif. pada pakaian adat tradisional tersebut terdapat
motif-motif yang mencerminkan adat istiadat yang dijunjung tinggi oleh
masyarakat pendukungnya. Motif-motif itu juga merupakan simbol-simbol yang
dapat mengatur pola hidup sehingga komunikasi antar individu maupun kelompok
akan terjalin serasi. Ada kalanya simbol-simbol tersebut mengandung nilai sakral
yang berkaitan dengan religi.
6
Kebudayaan Bengkulu yang dipengaruhi oleh agama dan kepercayaan yang
berkembang pesat hingga saat ini terlihat jelas dalam bentuk seni budaya. salah
satu budaya tersebut adalah tradisi Tabot yang merupakan bentuk budaya khas
Provinsi Bengkulu. Sebagian kecil masyarakat di Provinsi Bengkulu, terutama
suku-suku yang berdada di pedalaman masih menganut kepercayaan terhadap
benda-benda mati dan roh halus. Suku bangsa asli Bengkulu memang sudah
memiliki kebudayaan yang berbilai tinggi sejak zaman prasejarah. Hal ini
dibuktikan dengan adanya penemuan-penemuan beberapa peninggalan zaman
prasejarah, misalnya prasasti di wilayah bagian utara Bengkulu dan beberapa
bangunan megalitik yang memiliki tipe Dongsong di wilayah Bengkulu bagian
selatan.
( sumber: dokumen pribadi )
Gambar 2.2 Festival Tabot Bengkulu
Berdasarkan uraian di atas unsur budaya masyarakat Bengkulu menjadikan
keberagaman budaya yang sangat indah. Kebudayaan inilah yang menjadi alasan
mengapa kita harus lebih mencintai bangsa Indonesia. Selain itu, tugas kita
sebagai penerus bangsa adalah melestarikan budaya bangsa agar tidak punah.
Setelah mempelajari tentang keanekaragaman Bengkulu, coba perhatikan
teman-teman sekelasmu. Apakah kalian memiliki suku dan keanekaragaman yang
sama atau berbeda? Namun, sebelum mengidentifikasi teman-temanmu, ayo
tuliskan terlebih dahulu identitasmu melalui kegiatan mandiri 1.
7
Kegiatan Mandiri 1
Ayo, ceritakan kepada guru dan teman-temanmu.
Siapakah kamu?
Termasuk ras apakah kamu?
termasuk suku apakah kamu?
apa bahasa daerah tempat tinggalmu?
sebutkan satu kesenian yang menjadi ciri khas suku bangsamu.
Nama: Suku: Tempat Tinggal:
---------------------------- -------------------------- ---------------------------
---------------------------- -------------------------- ---------------------------
---------------------------- -------------------------- ---------------------------
---------------------------- -------------------------- ---------------------------
---------------------------- ------------------------ ---------------------------
----- ------
Bahasa Daerah: Kesenian yang
------------------------------------- menjadi ciri suku:
-------------------------------------
------------------------------------- ---------------------------
------------------------------------- ---------------------------
------------------------------------- ---------------------------
---------------------------
Foto diri ---------------------------
---------------------------
---------------------------
---------------------------
---------------------------
---------------------------
------
8
Kegiatan Kelompok
1. Melalui kerja kelompok amati berbagai keberagaman yang ada di kelasmu!
Tuliskan hasil pengamatan pada tabel berikut!
No Nama Identitas dan ciri khas
teman
Ciri fisik Suku Agama
Warna Bentuk Ukuran Jenis
Kulit Rambut Tubuh Kelamin
1.
2.
3.
4.
5.
6.
7.
2. Bagaimanakan menciptakan kerukunan dalam kelasmu? Tuliskan pada kolom
berikut!
9
MACAM-MACAM KEBERAGAMAN BAB III
BENGKULU
Halo teman, apa saja yang kamu ketahui tentang keberagaman Bengkulu?
tentu kalian pernah melihat atau mengikuti beberapa kegiatan seputar
keberagaman Bengkulu bukan? Ya, betul sekali. Keberagaman Bengkulu
mencakup pakaian adat, bahasa, rumah tradisional, lagu daerah, alat musik,
makanan khas, senjata tradisonal dan upacara tradisional. Mari kita simak
pembahasan berikut dengan seksama!
1. Pakaian Adat
Pakaian adat merupakan pakaian yang lazim digunakan oleh masyarakat
daerah setempat dan menunjukkan ciri khas daerah tersebut. Biasanya, pakaian
adat digunakan pada acara-acara tertentu seperti upacara adat atau pesta adat,
misalnya upacara perkawinan dan upacara penyambutan tamu agung. Pakaian
adat pada upacara adat setiap suku bangsa di Bengkulu berbeda-beda. Hal ini
karena, setiap suku bnagsa yang ada di Provinsi Bengkulu memiliki kepercayaan
dan ritual yang tidak sama. Pakaian adat Bengkulu yang sering kita temui disebut
dengan pakaian adat Melayu.
Pakaian pengantin Melayu Bengkulu pada pakaian pengantin pria yang
menggunakan baju bertabur, sarung lipat, celana bertabur sampai lutut dan
menggunakan songkok sebagai mahkota serta sunting. Pengantin pria juga
dilengkapi beberapa perhiasan, seperti hiasan dada berupa kalung sribulan dan
emping, hiasan pinggang bentuk pending, gelang dan keris, serta menggunakan
kaos kaki dan sepatu. Sedangkan untuk pakaian pengantin perempuanya
menggunakan kain lecapibenang, kebaya panjang bertabur, kain glamor dan
gelang, serta menggunakan singal atau perhiasan kepala (mahkota). Selain itu
hiasan kalung dan gelang serta sepatu dan kaos kaki sebagai alas kakinya.
10
( sumber : dokumen pribadi )
Gambar 3.1 Pakaian adat Bengkulu
2. Bahasa Daerah Bahasa
Bahasa daerah provinsi Bengkulu Bengkulu
bervariasi, namun pada umumnya
masyarakat Bengkulu menggunakan
bahasa Melayu-Bengkulu yang
memiliki dialeg berakhiran “o”.
Misalnya, dari mano ( dari mana), ke https://youtu.be/Js2XRtPrHMw
mano (ke mana). Bahasa Serawai
digunakan oleh suku Serawai di
lembah dan pesisir Bengkulu bagian selatan hingga Manna, bahasa Pasemah
digunakan oleh suku Pasemah di daerah Padang Guci sampai kaur Utara, bahasa
Kaur digunakan oleh suku Kaur, dan bahasa Enggano digunakan oleh suku
Enggano di Kepulauan Enggano. Bahasa Rejang digunakan oleh suku Rejang
(bahasa Rejang memiliki beberapa dialek, antara lain yaitu Rejang Pesisir, Rejang
Lebong, Rejang Selupu dan Rejang Kepahyang). Berikut adalah contoh aksara
rejang kaganga.
11
Sumber : https://binged.it/3EvQBrT
Gambar 3.2 Contoh bahasa Kaganga ( Rejang Alphabet, Bengkulu)
3. Tarian Adat Tari Tabot
Provinsi Bengkulu memiliki
penduduk yang berasal dari berbagai
suku bangsa sehingga memiliki
beragam jenis budaya salah satunya
adalah tarian adat. Tarian adat
Bengkulu biasanya ditampilkan dalam https://youtu.be/c3LRvpAwF-c
berbagai acara, misalnya pada saat
upacara adat atau penyambutan tamu.
Mari kita simak bersama-sama jenis tarian adat yang dapat ditemui di Bengkulu.
a. Tari Tabot
Tari Tabot adalah tarian yang biasanya ditampilkan pada saat upacara adat
Bengkulu yaitu upacara Tabot. Biasanya diadakan setiap bulan Muharam di Kota
Bengkulu. Upacara Tabot sangat erat hubungannya dengan peringatan wafatnya
cucu Nabi Muhammad saw. yaitu Hussein.
Selain tarian yang sudah dijelaskan di atas, sebenarnya masih ada beberapa
tarian lagi seperti tari piring, tari sapu tangan,tari ganau, tari lalan belek, dll.
Masyarakat Bengkulu juga mengenal jenis kesenian bela diri, yaitu pencak silat.
kesenian ini mulai dipelajari sejak usia akil baliq baik laki laki maupun
12
perempuan. Pelajaran pencak silat didapatkan dari guru mengaji di surau atau
masjid. Pencak silat juga diturunkan oleh orang tua mereka sendiri. Fungsi dari
kesenian pencak sialat adalah sebagai pertahanan diri dan menjaga kesehatan
tubuh.
( sumber : https://binged.it/3xbOdUn )
Gambar 3.8 Tari Tabot
b. Tari Beruji Dol
Tari beruji dol adalah tarian yang berasal dari Bengkulu dilakukan oleh 5
hingga 8 orang wanita. Para penari menggunakan pakaian adat Bengkulu yang
sudah dimodifikasi pada beberapa Tari Beruji Dol
bagian. Busana penari juga dilengkapi
kain songket warna cerah di bagian
bawah. Tari beruji dol ditampilkan
sebagai penyambutan tamu dan acara
gelaran budaya yang lain.
https://youtu.be/ar3Q_xYU1RY
13
( sumber : https://binged.it/2ZmJlzu )
Gambar 3.6 Tari Beruji Dol
4. Senjata Tradisional
Senjata tradisional merupakan produk budaya yang telah melekat dalam
kehidupan masyarakat suatu daerah. Senjata tradisional digunakan untuk
melindungi diri dari serangan musuh, sebagai alat untuk kegiatan berladang dan
berburu. Senjata tradisional juga merupakan identitas suku bangsa yang
memperkaya budaya nusantara.
a. Panah
( Sumber : https://binged.it/3oJ4kFg )
Gambar 3.10 Senjata Tradisional Panah
Panah adalah alat yang terbuat dari kayu atau rotan, peregangnya
menggunakan tali atau karet. Bahan anak panah terbuat dari kayu atau bambu.
14
Biasanya bagian anak panah sering dilumuri racun yang berasal dari bisa
binatang. Hal ini mengakibatkan senjata ini cukup berbahaya dan mematikan.
b. Rudus
( sumber: https://binged.it/3ChCDIz )
Gambar 3.11 Senjata Tradisional Radus
Rudus merupakan senjata tradisional Bengkulu yang termasuk jenis pedang.
Rudus digunakan sebagai pelengkap dalam upacara adat, misalnya upacara
penobatan kepala adat (datuk). Senjata tradisional Bengkulu yang bentuknya
sejenis dengan Rudus antara lain adalah nibung, kerambit, dan mandau.
c. Siwar
Siwar adalah alat yag digunakan sebagai pemotong dan penusuk yang terbuat
dari besi dan bertangkai kayu. Bagian pada ujung siwar berbentuk melengkung.
( sumber : https://binged.it/30qtQqt )
Gambar 3.12 Senjata Tradisional Siwar
15
d. Keris
(Sumber: https://bit.ly/3Fhsw8w)
Gambar 3.9 Sejata Tradisional Keris
Senjata tradisional keris terbuat dari logam besi yang ditempa. Gagang dari
keris ini biasanya terbuat dari kayu yang diukir. Badan keris bermacam-macam,
ada yang bagian ujungnya berbentuk lurus dan ada juga yang berlekuk-lekuk.
Masyarakat Bengkulu menganggap senjata keris adalah benda keramat. Seorang
hulubalang atau kepala adat sering menyandang keris. Keris digunakan sebagai
senjata perang atau perlengkapan adat.
Ada juga sebagian masyarakat yang menyebut keris dengan nama lain yaitu
kuduk. Bentuknya berlekuk dengan punggung yang agak tebal. Jenis keris yang
berbentuk lurus disebut dengan Badik. Badik biasa digunakan untuk berburu dan
sebagai perlengkapan acara adat.
5. Alat Musik Atraksi 500 Dol
Alat musik tradisional adalah tahun 2019
suatu alat atau benda yang digunakan https://youtu.be/D_6bUUCBxPE
untuk menciptakan suatu bunyi yang
bernada sesuai dengan tujuan yang
diinginkan. Hal tersebut termasuk
dalam sarana keagamaan, upacara
kebudayaan atau ritual, sarana hiburan,
sarana ekspresi diri, sarana
16
komunikasi, pengiring tarian daerah, ataupun sarana ekonomi. Keberadaan alat
musik dari waktu ke waktu, menyebabkan alat musik tersebut menjadi identitas
suatu daerah. Alat musik tradisional Bengkulu yang paling terkenal adalah Dol.
Berikut ini adalah penjelasan mengenai alat musik tradisional yang ada di Provinsi
Bengkulu
a. Dol
Setiap daerah pada umumnya memiliki alat musik daerah yang sering disebut
dengan alat musik tradisional. Alat musik yang berada di daerah satu dengan
daerah yang lain tentu saja berbeda-beda. Biasanya alat musik daerah digunakan
sebagai alat pengiring kesenian daerah tersebut. Salah satu alat musik yang paling
terkenal hingga manca negara dari Provinsi Bengkulu adalah Dol. Dol adalah alat
musik khas Bengkulu yang berbentuk mirip gendang dan cara memainkannya
adalah dengan cara dirabuh atau dipukul. Alat musik Dol ini dibuat dari batang
pohon rambutan, nangka, cempedak, atau bonggol pohon kelapa. Kemudian,
ditutup dengan menggunakan kulit sapi atau kulit kambing. Ukuran dari alat
musik Dol ini bervariasi. Ukuran diameter alat musik Dol yang terbesar adalah 70
cm dengan tinggi 80 cm. Masyarakat Bengkulu dari anak-anak hingga orang
dewasa, biasanya memainkan alat musik dol ini secara berkelompok di rumah-
rumah atau sanggar kesenian. Alat musik dol ini pertama kali dibawa oleh
pedangan dari India.
( sumber : dokumen pribadi )
Gambar 3.13 Alat musik tradisional Dol
17
Pada awal mulanya, alat musik dol hanya boleh dimainkan setahun sekali
yaitu pada saat upacara tabot. Namun, seiring perkembangan zaman yang semakin
maju alat musik dol sekarang boleh dipertunjukkan di dalam berbagai acara resmi
bahkan sudah sering diadakan perlombaan alat musik dol.
b. Kulintang
Kulintang merupakan salah satu alat musik tradisional Bengkulu yang
berbentuk barisan gong kecil tersusun rapi mendatar dalam wadah yang terbuat
dari kayu. Kulintang dimainkan dengan cara dipukul dengan menggunakan alat
pemukul khusus. Kulintang ada yang dibuat dari bahan logam dan ada yang
dibuat dari kayu. Kulintang dari bahan logam biasanya akan menghasilkan suara
yang lebih nyaring dan kuat.
( sumber : https://binged.it/3FYmppW ( sumber : https://binged.it/3rkFi1Z )
) (b) Kulintang dari bahan logam
(a) Kulintang dari bahan kayu
Gambar 3.14 Alat musik tradisional Kulintang
c. Redap
Redap merupakan alat musik pukul seperti kendang. Pada bagian dalam
redam dilapisi kulit binatang seperti kambing atau sapi dipadukan dengan rotan.
Jika dilihat secara sekilas redap hampir mirip dengan rebana. Biasanya redap
dimainkan dengan padukan alat musik lain seperti serunai, gendang panjang, dll.
18
Kulintang
dan Redap
https://youtu.be/vgIizGsa0R8
( sumber : https://binged.it/3D42N1F )
Gambar 3.18 Alat musik tradisional Redap
d. Tasa
Tasa adalah alat musik tradisional Bengkulu yang sering disebut juga dengan
sebutan Gendang Tasa yang memiliki bentuk seperti rebana. Tasa terbuat dari
tembaga, besi plat atau aluminium dan juga bisa dari kuali yang permukaannya
ditutup dengan kulit kambing yang telah dikeringkan. Tasa sering dimainkan
bersama dengan Dol. Tasa ditemukan dalam kebudayaan Muko-muko di
Bengkulu selatan pada tanggal 5 Maret 1998.
( sumber : https://binged.it/3rnVaAW )
Gambar 3.15 Alat musik tradisional Bengkulu Tasa
19
e. Akordion
( sumber : https://bit.ly/3CY1WQ4 )
Gambar 3.16 Alat musik tradisional Akordion
Akordion adalah alat musik Bengkulu yang terbuat dari kayu, kertas
aluminium dan besi yang berbentuk persegi panjang. Akordion di temukan di
daerah Pal VII Kabupaten Rejang Lebong pada bulan Maret 1998.
f. Hermanium
Hermanium juga alat musik tradisional yang Bengkulu yang berbentuk
persegi, bahannya terbuat dari kayu, besi, kertas dan plastik. Hermanium dihiasi
dengan ornamen flora. Alat musik Hermanium ditemukan pada bulan Maret 1983
di Kota Bengkulu.
g. Serunai
( sumber : https://binged.it/3xybUqn )
Gambar 3.17 Alat musik tradisional Serunai
20
Serunai merupakan alat musik tiup Serunai
yang berasal dari Bengkulu. Serunai
terdapat 2 jenis yaitu, pertama terbuat
dari kayu dan yang kedua terbuat dari
kuningan. Kedua jenis serunai tersebut
memiliki fungsi, bentuk, dan juga cara
memainkan yang sama. Serunai https://youtu.be/dAQQVMtR4QQ
dilengkapi 6 (enam) buah lubang nada
dan corongnya yang terbuat dari batok kelapa. Biasanya, serunai digunakan
sebagai alat musik pengiring alat musik lainnya yang berasal dari Bengkulu.
Kebanyakan masyarakat Bengkulu yang tinggal di daerah perantauan, ketika
mendengar suara serunai seketika muncul kerinduan. Namun, tidak semua orang
bisa memainkan alat musik ini, karena selain harus bisa, pemusik juga harus
memiliki napas panjang untuk meniup dengan baik dan muncul alunan khas
serunai. Kelompok pemusik serunai yang masih tersebar di daerah-daerah
mayoritas penduduk asli Bengkulu, antara lain : Pasar Bengkulu, Penurunan,
Pasar Melintang dan Berkas. Biasanya mereka menurunkan kepada anak cucu
mereka agar kesenian asli Bengkulu tidak pernah hilang seiring dengan
perkembangan teknologi yang semaki canggih.
h. Gendang Panjang
Sesuai dengan namanya Gendang Gendang Panjang
panjang memiliki ukurang yang lebih https://youtu.be/5CUKvv7iLuA
panjang dari gendang biasa. Biasanya
dimainkan pada acara pernikahan,
upacara adat atau penyambutan tamu
penting. Gendang panjang dimainkan
dengan memadukan alat musik
tradisional lain. Gendang panjang
21
memiliki bentuk silidris dengan bagian kepala dua (bagian yang dipukul). Cara
memainkan gendang panjang tidak jauh berbeda dengan gendang biasa, yaitu
dengan cara dipukul sesuai irama.
( sumber : https://binged.it/3lllKHc )
Gambar 3.19 Alat musik tradisional Gendang Panjang
6. Upacara Adat
Upacara adat dilakukan menurut adat istiadat yang berlaku pada daerah
setempat. Upacara adat yang dilaksanakan di Provinsi Bengkulu tidak dapat
dipisahkan dari agama dan kepercayaan yang dianut oleh masyarakat. Upacara
adat Bnegkulu dibagi menjadi dua yaitu upacara adat yang berkaitan dengan daur
hidup dan upacara adat yang berkaitan dengan aktivitas masyarakat. Uapacara
adat tersebut juga merupakan warisan dari nenek moyang berdasarkan
kepercayaan mereka. Namun, dalam pelaksanaannya sekarang sudah
dikombinasikan dengan ajaran agama Islam karena sudah banyak masyarakat
Bengkulu yang menganut agama Islam.
Upacara adat Bengkulu yang berhubungan dengan daur hidup ada empat
masa, yaitu masa kelahiran, masa dewasa, mas perkawinan, dan masa kematian.
22
a. Masa Kelahiran
Saat seorang perempuan hamil, harus melakukan berbagai macam pantangan
antara lain yaitu: tidak boleh makan makanan tertentu (pisang emas, pisang
kembar, kepiting), dilarang berdiri di depan pintu, dilarang membunuh ular, dan
dilarang mencela orang cacat. Prosesi upacara masa kelahiran ini yaitu pertama
upacara menduduk dukun atau memegang dukun yaitu upacara saat kehamilan
berusia 7 bulan.
( sumber : https://binged.it/3cBXvQk )
Gambar 3.20 Upacara Buang Cumang (salah satu upacara kelahiran)
Tujuannya adalah untuk mengharap bantuan dukun serta lindungan dan
berkah dari Tuhan yang Maha Esa. Kedua, memberi nama dilakukan setelah tiga
hari kelahiran. Pada saat upacara memberi nama ini, orang tua si bayi menulis di
secarik kertas sebanyak tiga atau lima nama kemudian diletakkan di bawah bantal
si bayi. Kemudian, nama tersebut akan diberikan pada si bayi. Upacara ini
bersamaan dengan upacara tanggal puse (tanggal pusat). Selanjutnya adalah
upacara buang cumang yaitu mencukur rambut si bayi. Upacara ini dilakukan
ketika bayi berumur tiga hari. Upacara ini dilakukan di wilayah Kabupaten Rejang
Lebong dan Lebong dinamakan dengan potong gombbak (potong rambut). Setelah
bayi berusia 40 hari akan diadakan upacara turun tanah yaitu si bayi pertama
kalinya keluar rumah dan bayi dibawa ke sugai untuk dimandikan oleh ibu, dukun
dan penduduk kampung lainnya.
23
b. Masa Remaja
Saat anak laki-laki berusia 10-12 tahun harus dikhitan. Sebelum dikhitan,
anak harus berendam dalam sebuah wadah sampai menggigil kemudian baru
dikhitan. Selesai dikhitan, anak dirawat dan menjalankan beberapa pantangan.
Biasanya saat anak laki-laki dikhitan diarak dengan naik kuda. Sedangkan anak
perempuan yang menjelang dewasa, daun telinganya dilubangi (ditindik) dan
giginya diratakan (berdabung).
Dalam waktu yang bersamaan pada masa khitan, anak yang menjelang
remaja diserahkan kepada guru ngaji untuk belajat Alquran. Bila masa telah
selesai (tamat) akan diadakan uapacara khataman Alquran. Saat upacara ini, anak
yang sudah khatam Alquran didudukkan di kereta hias dan diarak berkeliling
kampung dengan iringan musik rebana dan kesenian berzanji.
c. Masa Perkawinan
Sebelum upacara perkawinan diadakan upacara memadu rasan (berasan)
adalah menanyakan kepada pihak mempelai perempuan tentang cocok atau
tidaknya dengan mempelai laki-laki. Upacara ini dilakukan oleh pihak calon
mempelai laki-laki mendatangi rumah kediaman calon mempelai perempuan.
Kemudian upacara mengantar uang yaitu upacara di mana pihak laki-laki
menyerahkan uang kepada piihak perempuan. Selanjutnya adalah upacara
bertunangan yang merupakan tanda ikatan bahwa sepsang muda-mudi sudah
sepakat untuk hidup bersama.
Pada masa perkawinan terdapat rangkaian upacara perkawinan yang terdiri
dari beberapa tahap, yaitu pertama, berdabung (upacara kikir gigi mempelai
perempuan sebelum dipertemukan dengan calon mempelai laki-laki). Kedua,
bimbang gedang yaitu acara berhias pengantin dan segala hal keperluan pengantin
seperti kamar pengantin dan pelaminan. Ketiga, Khatam Quran, yaitu upacara
yang harus dilakukan oleh mempelai perempuan sebelum dinikahkan. Kemepat,
Akad nikah yang dilaksanakan di depan penghulu. Kelima, besanding yaitu
upacara di mana kedua mempelai duduk di atas pelaminan dan dihibur dengan
24
berbagai macam tarian. Setelah semua rangkaian upacara selesai, kedua mempelai
melaksanakan Mandi Rendai.
( sumber :dokumen pribadi )
Gambar 3.21 Pengantin yang menggunakan adat Bengkulu
d. Masa Kematian
Upacara adat yang sering dilakukan oleh masyarakat Provinsi Bengkulu
berhubungan dengan aktivitas hidup dan lingkungan antara lain adalah sebagai
berikut:
1). Upacara Tabot
( Sumber : https://binged.it/30Q50AO )
25
Gambar 3.23 Upacara Tabot
Tebuang Festival Tabot
Upacara Tabot adalah upacara yang
sering dilakukan oleh masyarakat
Bengkulu. Upacara ini dikenal sebagai
upacara peringatan wafatnya cucu nabi
Muhammad saw. Biasanya upacara tabot
dilaksanakan setiap tanggal 1-10
Muharam. Saat upacara tabot, masyarakat https://youtu.be/eLAjgS9G7mc
Bengkulu membuat Gerga atau bangunan
kecil yang menyerupai bentuk rumah atau stupa yang terbuat dari kayu atau
kertas. Fungsi gerga dalam upacara ini adalah untuk tempat upacara.
Berikut adalah rangkaian dari upacara tabot. Pertama, mengambik tanah
yang dilaksanakan pada tanggal 1 Muharram. Kedua, duduk penja atau mencuci
benda berbentuk telapak tangan manusia dilaksanakan pada tanggal 4 Muharram.
Ketiga, menjara atau saling berkunjung pada malam hari sebagai tanda persiapan
perang dilaksanakan pada tanggal 6 dan 7 Muharram. Keempat, arak gedang yaitu
membawa tabot ke tanah lapang dilaksanakan pada tanggal 9 Muharram. Kelima,
tabot tebuang atau sering dikenal dengan arak-arakan tabot menuju tempat
pembuangan dilaksanakan pada tanggal 10 Muharram. Kegiatan tabot tebuang ini
merupakan rangkaian terakhir pada upacara tabot Bengkulu.
2). Sedekah Rame
( sumber : https://bit.ly/3xBQDfo )
26
Gambar 3.25 Upacara adat Bengkulu Sedekah Rame
Sedekah Rame adalah upacara adat Bengkulu yang dilakukan dalam kegiatan
pertanian. Upacara Sedekah Rame antara lain adalah menyiangi sawah (nyawat),
pembibitan (nguni) dan menanam hingga panen.
3). Buang Jung
( sumber : https://bit.ly/3I5HFM3 )
Gambar 3.26 Upacara adat Bengkulu Buang Jung
Buang Jung adalah upacara adat Bengkulu yaitu dengan membuang perahu
kecil atau sering disebut jung ke tengah laut. Upacara ini diadakan dalam
kegiatan penangkapan ikan di laut. Adapun tujuan dari upacara buang jung
adalah untuk memohon perlindungan dari Tuhan YME agar diberi hasil yang
melimpah dan dihindarkan dari hal-hal buruk atau malapetaka.
4). Bayar Sat
Bayar Sat adalah upacara yang dilakukan sebagai ucapan rasa syukur atas
terkabulnya permintaan atau keinginan seseorang.
7. Rumah Adat
Rumah adat penduduk Bengkulu ada beberapa macam bentuknya, pada
daerah satu dengan daerah lainnya terkadang berbeda. Perbedaan itu bisa dalam
bentuk serambi rumahnya, atapnya, tataruangnya ataupun ornamen hiasannya.
27
Rumah adat Bengkulu yang paling terkenal adalah Rumah Bubungan Lima.
Fungsi rumah ini bukanlah seperti rumah pada umumnya sebagai tempat tinggal
melainkan rumah Bubungan Lima ini digunakan untuk upacara adat dan acara
kemasyarakatan lainnya.
( sumber : dokumen pribadi )
Gambar 3.27 Rumah adat Bubungan Lima, Bengkulu
Model rumah Bubungan Lima berupa panggung depan lantai dipikul oleh
beberapa tiang penyangga. Rumah tersebut terbagi menjadi 3 bagian yaitu rumah
bagian tengah, dan rumah bagian bawah.
Rumah adat Bengkulu memiliki materi Rumah Adat
dasar berupa kayu yang kuat dan tahan Bengkulu
lama. Rumah ini dirancang dengan
bentuk panggung yang cukup tinggi
untuk menghindari banjir dan binatang
buas. Jumlah anak tangga dari tanah
untuk bisa sampai ke lantai rumah
biasanya berjumlah ganjil, sesuai
dengan kepercayaan masyarakat. https://youtube.com/shorts/fM
Struktur rumah adat Bengku terdiri dari 6Nwm3ybkg?feature=share
penigo, pendhuhuak, dapur, andie-
28
andie, dan gang. Penigo atau beranda digunakan sebagai tempat menerima tamu
biasa. Pendhuhuak digunakan sebagai tempat penyimpanan barang dan pakaian.
Dapur digunakan sebagai tempat untuk memasak dan berdiang. Andie-andie
digunakan sebagai tempat mencuci kaki sebelum masuk ke dalam rumah.
Selain bagian-bagian yang disebutkan di atas, masih ada beberapa bagian
rumah yang lain seperti hal atau dihal, bilik, dan garang. Hal atau dihal digunakan
sebagai ruangan untuk menerima tamu laki-laki yang dihormati. Hal tengah
(ruang tengah) digunakan sebagai tempat duduk para perempuan. Hal belakang
digunakan sebagai ruang makan tempat istirahat. Bilik (kamar tidur) terdiri dari
beberapa kamar yang digunakan untuk tempat tidur keluarga. Garang yang
terbuat dari kayu atau bambu digunakan sebagai tempat mencuci pakaian rumah
tangga.
Atap rumah adat Bengkulu terbuat dari daun-daunan, ijuk, bambu, atau kayu
durian. Dinding rumah terbuat dari papan atai kulit kayu yang kuat. Lantai yang
terdiri dari beberapa susunan papan atau bambu diikat menggunakan akar, ijuk,
atau rotan. Paku kayu atau pasak digunakan untuk menghubungkan rangka rumah.
Tangga rumah adat Bengkulu yang terbuat dari kayu biasanya berjumlah
ganjil. pada tangga terdapat ukiran yang disebut dengan ujung kungkung. Bentuk
bubungannya bermacam-macam, seperti bubungan panjang, bubungan melintang,
bubungan limas, bubungan trapesium atau bubungan sembilan. Motif yang
terdapat pada ukiran tersebut adalah ragam hias tebeng layar.
8. Lagu Daerah
Hai teman, apakah kamu suka bernyanyi? lagu daerah Bengkulu juga
termasuk keanekaragaman budaya lho. Apakah kamu tahu apa saja lagu daerah
Bengkulu? Lagu daerah Bengkulu sangatlah banyak dan beragam. Ada lagu yang
dilantunkan saat bermain, ketika upacara adat, atau untuk mengiringi suatu
kesenian. Syair dan irama lagu disesuaikan dengan asal lagu tersebut. Ada lagu
yang bercorak bahasa Rejang, Pasemah, Melayu Bengkulu atau bahasa-bahasa
daerah Bengkulu lainnya. Lagu daerah provinsi Bengkulu antara lain adalah
sebagai berikut.
29
a. Pantai Panjang
Lagu daerah Bengkulu yang berjudul Pantai Panjang menceritakan tengtang
keindahan, keelokan dan eksotisme Pantai Panjang yang ada di Provinsi
Bengkulu. Pantai ini menjadi ikon Bengkulu dan menjadi tempat wisata yang
selalu ramai dikunjungi oleh wisatawan. Berikut ini adalah lirik lagu Pantai
Panjang.
Pantai Panjang Pantai Bengkulu
Pantai Nan Elok Untuk Tamasya
Sejak Dahulu Pantai Bengkulu
Di Hari Minggu Orang Kesitu
Dari Tengah Ketepi
Ombak Datang Menepi
Dipantai Derai Bederai (2X)
Pantai Panjang Dahulu Kalo.
b. Ikan Pais
Lagu ikan pais menceritakan tentang kelezatan makanan khas Bengkulu
yaitu ikan pais untuk dimakan hingga mengeluarkan keringat. Berikut ini adalah
lirik lagu ikan pais.
Ikan Pais
https://youtu.be/2j95HQiL5uQ
30
Ikan pais..
kelaponyo mudo
dibungkus daun talas rapih-
rapih
diikek tali meisyang…
ikan pais..
enak rasonyo..
makan kek nasi putih pane
pane
ulam kek jering mudo.
Rasonyo oii lemak nian
makan sebungkus samo samo
nasi sepiring sudah habis
raso nak nambuh.
Rasonyo oii lemak nian
badan keringek rintik rintik
sambalnyo pede nambuh lagi
habis segalo…
c. Bekatak Kurak Kariak
Lagu Bekatak Kurak kariak menceritakan tentang seorang kakak mengajak
pulang adiknya yang sedang mendengar katak agar segera pulang. Namun, sang
adik belum mau pulang karena dia ingin mendengar suara yang lain. Berikut ini
adalah lirik lagu Bekatak Kurak Kariak salah satu lagu daerah Bengkulu yang
banyak dicover dan dinyanyikan ulang oleh musisi-musisi tanah air.
Bekatak
Kurak Kariak
https://youtu.be/-C-bb_KD814
31
Bekatak Kurak Kariak
Bekatak kurak kariak
nyemuni di ghupun seghai
katau kakak ai mela baliak
katau ading kelau kudai
bekatak kurak kariak
melumpat ke dalam payau
ulam pepat kakak ngajak baliak
tapi ading lum nyerilau
kurak kariak, kurak kariak
luluak itu muni bekatak
mela baliak, mela baliak
tapi ading lum kila galak
d. Yo Botoi-Botoi
Lagu ini menceritakan tentang seorang atau sekelompok nelayan yang sedang
menangkap ikan di laut menggunakan pukek yaitu alat penangkap ikan yang telah
berumur lama. Nah, dibawah lirik lagu Yo Botoi-Botoi asal Bengkulu:
Yo Botoi-Botoi
https://youtu.be/csVgje2a0es
32
Yo Botoi-Botoi
Yo botoi-botoi yo tarik tali
Elok-elok pukek besamo
Pukeklah mendarek
Marolah kito seiyo.
Yo botoi-botoi yo tarik tali
Elok-elok pukek besamo
Selengek yang di dapek
Banyaknyo bakerang-kerang..
Uncu leha…(Uncu Leha)
Menunggu pak uncu di rumah…. (di rumah)
Air kopi kek juada lah lamo lah tesedio
ho..ho… Uncu leha…(Uncu Leha)
Menunggu pak uncu di rumah…. (di rumah)
Air kopi kek juada lah lamo lah tesedio.
9. Makanan Khas
Hay teman, apakah kalian suka makan? Siapa sih yang gak suka makan? Kita
semua pasti suka ya kan? Nah, Bengkulu juga punya makanan khas lho. Apakah
kamu tahu apa saja makana khas Bengkulu? Mari kita simak penjelasan berikut.
Provinsi Bengkulu memiliki kuliner khas daerah yaitu makanan dan minuman
khas yang dibuat dari bahan-bahan hasil sumber daya alam wilayah Bengkulu.
Bahan dasar kuliner khas tersebut dapat berasal dari hasil pertanian, perkebunan,
perikanan, atau kehutanan. Bahan-bahan dasar ini diolah dengan resep yang
berbeda dengan daerah luar provinsi 15 Makanan Khas
Bengkulu. Mari kita simak uraian Bengkulu
makanan dan minuman khas yang
dapat dijumpai di Bengkulu.
https://youtu.be/V5mfOK6haUo
33
a. Ikan Pais
( sumber: https://binged.it/30UvDnF )
Gambar 3.31 Makanan Khas Bengkulu Ikan Pais
Ikan pais adalah ikan tebu dan ikan buli yang di pepes. Bahan yang perlu
disiapkan untuk membuat ikan pais adalah ikan sebagai bahan utama dan bahan
tambahan seperti kelapa dan daun keladi. Cara membuatnya yaitu pertama, parut
kelapa matang lalu digongseng dan dihaluskan. Kedua, parut kelapa tua (1/2
matang) lalu dihaluskan. Ketiga, campur kelapa matang dan tua yang sudah
diparut. Keempat, haluskan cabe, bawang merah, bawang putih, lengkuas, jahe
dan kunyit. Kelima, campur adonan kelapa dengan air asam jawa secukupnya.
Keenam, campur bumbu dan beri air asam jawa secukupnya. Ketujuh, masukkan
ikan kedalam bumbu yang sudah disiapkan. Kedelapan, bungkus ikan dan bumbu
kedalam daun keladi. Kesembilan, rebus bungkusan ikan dengan air rebusan yang
melebihi bungkusan ikan dan dicampur Cara Membuat
air asam jawa. Kesepuluh, tunggu hingga
matang. Rebung Asam
b. Rebung Asam
Rebung asam adalah makanan khas https://youtu.be/zFbtcZ2qLjo
Bengkulu yang berbahan dasar rebung.
Memasak rebung asam membutuhkan
waktu yang agak lama karena rebung
harus direndam dengan air cucian beras
selama beberapa hari hingga rasa asam
pada rebung dapat keluar. Biasanya
rebung asam dimasak dengan bumbu asam
pedas.
34
( sumber : https://binged.it/3l4A3zH )
Gambar 3.32 Makanan khas Bengkulu Rebung asam
c. Pendap
Pendap adalah salah satu makanan Cara Membuat
khas dari Kabupaten Bengkulu Selatan Pendap
yang memiliki rasa pedas dan gurih.
Proses memasak pendap cukup lama
karena agar bumbu benar-benar menyerap
dan daun talas yang digunakan untuk
membungkus tidak menyebabkan rasa
gatal pada kulit.
https://youtu.be/KYa0dG3XG4s
( sumber : dokumen pribadi )
Gambar 3.33 makanan khas Bengkulu Pendap
Ikan yang biasa untuk diolah menjadi pendap adalah ikan kakap, gemuru,
terusan atau kembung. Bumbu yang harus disiapkan ketika akan membuat pendap
adalah bawang putih, bawang merah, ketumbar, cabai, lengkuas, jahe, merica,
35
kencur, garam dan penyedap rasa. Bumbu-bumbu tersebut kemudian dihaluskan
dan dicampur dengan parutan kelapa muda. Sebagian bumbu ditumis dan
dicampur dengan santan lalu dimasak hingga matang. Sebagian bumbu yang tidak
ditumis, dilumurkan merata pada ikan kemudian dibungkus menggunakan daun
talas. Pada bagian luarnya dibungkus lagi menggunakan daun pisang dan diikat
menggunakan daun pandan.
e. Kue Tat
Kue tat menjadi salah satu makanan khas Bengkulu yang memiliki bentuk
mirip pie. Kue tat sering menjadi salah satu cemilan yang dijadikan buah tangan.
Kue ini dibuat dengan berbahan dasar tepung, berbentuk kotak dan memiliki rasa
yang manis, gurih dan empuk. Kue Tat tergolong makanan mewah, karena pada
zaman dahulu hanya disajikan untuk raja dan kalangan ningrat. Namun, seiring
berkembangnya zaman, kue Tat sudah ada di toko-toko kue. Sehingga, bisa
dijadikan oleh-oleh, sebagai hidangan spesial saat idul fitri dan bisa dimakan oleh
masyarakat diberbagai kalangan. Cara Membuat
Kue Tat
https://youtu.be/TR8Kgv8tImk
( Sumber : dokumentasi pribadi )
Gambar 3.34 Makana Khas Bengkulu Kue Tat
36
e. Lepek Binti
Kue lepek binti adalah makanan khas Bengkulu yang dibuat dari bahan
tepung ketan dicampur dengan santan, garam, daun salam, dan lengkuas.
Kemudian diberi isian daging gilung yang sudah dibumbui rempah-rempah. Kue
lepek binti dibungkus dengan daun pisang muda dan diikat lalu dikukus hingga
matang. Rasa dari kue lepek binti adalah gurih, asin dan teksturnya kenyal dan
legit.
( sumber : https://binged.it/3IfML8S )
Gambar 3.28 Makanan Khas Bengkulu Kue Lepek Binti
f. Perut Punai
Perut Punai adalah makanan yang terbuat dari tepung beras ketan dan gula
merah. Cara membuatnya yaitu dengan mencapur tepung beras jetan dan gula
merah lalu digoreng. Bentuknya bulat pipih, rasanya keras dan manis.
Cara membuat
Perut Punai
( sumber : https://binged.it/3G04fnO )
Gambar 3.30 Makanan khas
Bengkulu Perut Punai
https://youtu.be/DZRBqYQ38jc
37