The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

PRESENTASI UUK KELOMPOK 6

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by eloksura17, 2021-03-16 21:22:02

PRESENTASI UKK

PRESENTASI UUK KELOMPOK 6

Keywords: PRESENTASI

Gerakan Membuang
Sampah pada Tempatnya

Kelompok 6

Anggota Kelompok:

Ali Haidar Azizi
Asaddullah Therizino Sukatendel
Muhammad Farrel Fadlillah Umar
Muhammad Najmuts Tsaqib Widagdo
Aurel Fardhan Azhari Krisfianto

01

Pendahuluan

Latar Belakang

Melestarikan lingkungan merupakan kebutuhan yang tidak bisa ditunda lagi dan
bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah melainkan tanggung jawab kita semua.
Setiap orang harus melakukan usaha untuk menyelamatkan lingkungan di sekitarnya sesuai
dengan kapasitasnya masing-masing. Di sekolah, seluruh warganya mulai dari kepala sekolah,
guru, karyawan dan juga siswa harus menjaga kelestarian lingkungan sekolah agar dapat
beraktifitas dengan nyaman. Salah satu cara menjaga kelestarian lingkungan adalah menjaga
kebersihannya.

SD Muhammadiyah 20 tempat kami menuntut ilmu terletak di Jalan Tembok Dukuh
Surabaya yang memiliki beberapa kelas, setiap hari para siswa belajar dari pagi hari mulai pukul
07.30 sampai dengan pukul 15.30. Karena siswa belajar full day sehingga para siswa membawa
bekal dari rumah berupa nasi dan jajanan ringan. Di Sekolah juga ada katering dan kantin bagi
siswa yang tidak membawa bekal dari rumah. Banyak siswa yang setelah jajan dan minum dan
bungkusnya dibuang di halaman Sekolah padahal sudah disediakan tempat sampah dan
akhirnya halaman Sekolah penuh dengan sampah dan apabila hujan turun terjadilah banjir
dikarenakan selokan tersumbat oleh sampah.

TUJUAN

1 Siswa tertarik membuang sampah pada tempatnya karena ada
kalimat himbauan untuk membuang sampah pada tempatnya

2 Lingkungan sekolah yang bersih dan sehat karena terbebas
sampah

3 Pemisahan sampah organik dan anorganik pada pembuangan
sampah akan memudahkan proses pengolahan sampah

Anggaran Kegiatan

01 Pembuatan poster dan Rp 25.000,00
kalimat himbauan

02 Pembelian 2 tong Rp 60.000,00
bekas

03 Pembelian cat Rp 65.000,00

04 Rak sampah Rp 150.000,00

05 Cuter Jumlah Rp 150.000,00
Rp 305.000,00

02

Sumber Informasi

Pentingnya Melestarikan
Lingkungan

Pentingnya melestarikan lingkungan wajib harus kita tanamkan
sejak dini. Penebangan hutan, polusi udara dari limbah industri
dan pertambangan, polusi udara di daerah perkotaan, dan
masalah mengenai rusaknya lingkungan kita, khususnya di
Indonesia bukan masalah yang baru lagi, yang seharusnya
dibenahi sesegera mungkin. Bagaimana tidak, masalah ini tidak
luput dari peran pemerintah dan masyarakat yang harus menjaga
lingkungan kita ini.

Usaha untuk Melestarikan
Lingkungan

Usaha-usaha pelestarian lingkungan hidup
merupakan tanggung jawab kita
bersama. Dalam hal ini, usaha pelestarian
lingkungan hidup tidak hanya merupakan
tanggung jawab pemerintah saja, tanggung
jawab bersama antara pemerintah dengan
masyarakat. Pelaksanaannya, pemerintah telah
mengeluarkan kebijakan yang dapat digunakan
sebagai payung hukum bagi aparat pemerintah
dan masyarakat dalam bertindak untuk
melestarikan lingkungan hidup.

Usaha untuk Melestarikan Lingkungan

01 Menghambat penggunaan kertas dan pensil

02 Membuang sampah pada tempatnya

03 Memanfaatkan barang – barang hasil daur
ulang

04 Menghemat penggunaan listrik, air, dan BBM,
serta

05 Menanam dan merawat pohon di sekitar
lingkungan rumah tangga

Membuang Sampah pada Tempatnya

Sampah merupakan material sisa yang tidak terpakai lagi dan dilepaskan ke alam dalam bentuk
padatan,cair maupun gas.begitu juga besar dampaknya jika kita membuang sampah sembarangan
seperti di jalanan,di sungai, di selokan dan lain-lain. Untuk itu, perlu adanya kesadaran diri dan rasa
tanggung jawab bagi setiap masyarakat akan pentingnya kebersihan dan kesehatan lingkungan
sekitar. Ini suatu hal yang sangat penting untuk itu pengetahuan tentang arti dari membuang sampah
pada tempatnya itu dapat bermanfaat sehingga masyarakat tahu tentang arti membuang sampah
pada tempatnya.

Manfaat Membuang Sampah Pada Tempatnya

Menjaga Mencegah bau tidak Memudahkan daur ulang
kebersihan sedap sampah

Bersih pangkal sehat, jika Bau tidak sedap dari sampah Sudah banyak yang bisa dihasilkan
menginginkan diri sendiri, dari manfaat sampah yang dipilih
keluarga dan lingkungan sekitar yang dihasilkan sangat dan diolah kembali menjadi produk
untuk sehat, maka kebersihan berguna. Semakin banyak kita
yang harus menjadi awal untuk mengganggu dan peduli akan bermanfaatnya
mencapai tujuan tersebut. membuang sampah pada
mengundang bibit penyakit tempatnya, maka akan membantu
Agar terlihat rapi dan program dan proses daur ulang
indah ke dalam tubuh manusia sampah menjadi baik.

Kerapian dan keindahan dambaan pada khususnya
setiap orang dalam mengelola
lingkungan sekitar. Sampah bisa Mencegah Banjir
merusak pandangan dan membuat
hati menjadi tidak nyaman ketika Banjir merupakan bencana.
sampah bertebaran dimana-mana.
Sampah yang berhamburan bisa

menghambat aliran air dan

resapan air. Perlu diperhatikan

disini, agar setiap keluarga

menyediakan bak sampah, agar

bisa meminimalisir sampah

berhamburan di tempat yang

tidak seharusnya.

Pentingnya Memilah Sampah
Organik dan Anorganik

Masyarakat masih sulit membiasakan diri membuang sampah sesuai jenisnya.
Padahal, memilah sampah penting agar sampah dapat kembali dimanfaatkan
menjadi barang yang bernilai guna. Indonesia tampaknya masih berkutat di fase
“buanglah sampah pada tempatnya”, belum naik level ke fase pemilahan dan
mendaur ulang sampah. Walau begitu, problem ini sebenarnya terjadi secara
global: populasi bumi memproduksi sekitar 300 juta ton plastik tiap tahun, dan
hanya 11 persen yang didaur ulang, sedangkan diindonesia sendiri, dilansir dari
CNNIndonesia data dari Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan mencatat
saat ini jumlah sampah di Indonesia mencapai 64 juta ton per tahun dan sebanyak
64 persen berakhir di TPA.

Pentingnya Memilah Sampah
Organik dan Anorganik

Berdasarkan data BPS, tingkat perilaku tidak memilah sampah sebelum dibuang
masih sangat tinggi yakni 81,16 persen.
Keberhasilan suatu pengelolaan sampah termasuk daur ulang ditentukan Pemilahan
Sampah langsung dari sumbernya. Melakukan kegiatan memilah sampah organik
dan anorganik merupakan kegiatan yang mudah dan tanpa biaya. Selain itu bisa
mendatangkan manfaat bagi kehidupan sendiri dan orang lain

03

Desain Kegiatan

WAKTU DAN TEMPAT PEMBUATAN

01 WAKTU PEMASANGAN BAK
SAMPAH DAN POSTER
PEMBUATAN
POSTER Gerakan membuang sampah
pada tempatnya dimulai
Pembuatan poster gerakan dengan pemasangan postrer
membuang sampah pada dan bak sampah tanggal 9
tempatnya dilaksanakan 18 Maret 2021
Februari 2021
02 TEMPAT
PENGECATAN BAK
SAMPAH Kegiatan dilaksanakan di

Pengecatan bak sampah Sekolah Kreatif SD
organik dan anorganik
dilakuan pada tanggal 26 Muhammadiyah 20 Surabaya
Februari 2021

PROSES PENGUMPULAN BAHAN

a. Poster b. Bak Sampah

• Kertas A3 • Tong bekas cat 2 buah
• Krayon • Cat acrylic warna merah, hijau, dan hitam
• Spidol hitam • Peyangga besi untuk tempat sampah

Bahan pembuatan ini sudah ada Pemilihan bahan tempat sampah menggunkan bahan

di setiap kelompok kami bekas dari bekas cat disamping harganya lebih murah

juga sebagai bentuk mendaur ulang sampah menjadi

barang yang bermanfaat. Tong tempat sampah ini kami

dapatkan dari penjual barang-barang bekas di dekat

Pasar Atom..

04

Pelaksanaan
Desain Kegiatan

Langkah – Langkah Implementasi Poster
Himbauan

1. Pencarian ide tentang gambar yang sesuai dengan kalimat himbauan
2. Penggambaran kemudian pewarnaan
3. Laminating poster agar tidak rusak

Langkah – Langkah Implementasi Tong Sampah

01 Membeli 3 pilok (warna hijau, merah dan hitam), 2 tempat cat bekas 40
liter, dan wadah untuk tempat cat

02 Membersihkan tempat cat bekas dengan air dan sabun

03 Mengecat tempat cat dengan pilok dengan jarak 30cm dengan warna hijau
untuk untuk sampah organik dan warna merah untuk sampah anorganik,
tunggu hingga kering

04 Menulis kata organic dan anorganik di tempat sampah
tersebut dengan pilok warna hitam

Dokumentasi Pengalaman
Belajar

Pengalaman belajar yang didapatkan pada proses
pembuatan bak sampah yaitu pengecatan. Pada proses
pengecatan seharusnya jarak penyemprotan dengan
media yang akan di cata berjarak 30 cm tetapi masih
sering terlupa akibatnya cat tidak merata. Setelah itu,
dikeringkan terlebih dahulu, baru kemudian
menempelkan tulisan organik dan anorganik tetapi
tulisan tersebut juga kurang rapi karena tidak sabar
ingin menempelkan. Proses selanjutnya adalah
melepas kertas cetakan, ini dilakukan juga menunggu
kering.

Dokumentasi Pengalaman
Belajar

Proses yang terakhir adala proses pemasangan poster
dan peletakan bak sampah organik dan anorganik di
depan mushola baru. Pemilihan tempat ini karena
belum tersedianya tempat sampah di lokasi tersebut.

05

Penutup

Kesimpulan Untuk mendapatkan hasil yang maksimal

Perlu disiapkan sarana dan prasarana pada proses pengecatan tong sampah
untuk melakukan gerakan sampah
pada tempatnya di Sekolah Kreatif SD 02 sebaiknya pada tahap pertama
Muhammadiyah 20 berupa poster
untuk senantiasa membuang sampah pengecatan dilakukan dengan
pada tempatnya dan ketersediaan bak
sampah yang mencukupi. 01 memberikan warna dasar pada seluruh
03
Pembuatan bak sampah dengan permukaan bak sampah atau pada tahap
pemilihan bahan dari bahan bekas
tempat cat sebagai bentuk ini pengecatan dilakukan dengan
kepedulian memanfaatkan barang
bekas menjadi bahan yang meratakan seluruh permukaan bak
bermanfaat.
sampah setelah merata dan kering

dilakukan pengecatan tahap kedua.

04 Penggunaan cat semprot juga perlu

diperhitungkan jarak

penyemprotan, sebaiknya tidak

terlalu dekat karena akan

menyebabkan terjadi penumpukan

warna tidak merata.

SARAN

Gerakan membuang sampah pada tempatnya merupakan tanggung jawab

1 semua pihak, hendaknya setiap warga sekolah saling peduli untuk senantiasa
membuang sampah pada tempatnya.

2 Diperlukan kalimat himbauan untuk senantiasa membuang sampah pada
tempatnya di berbagai tempat di sekolah

Pemanfaatan barang bekas sebagai tempat sampah sebagai bentuk kepedulian

3 terhadap pengolahan barang bekas menjadi barang bermanfaat dan sekaligus

bisa menjadi solusi tercukupinya tempat sampah di sekolah

4 Untuk menghasilkan warna yang bagus ketika proses pengecatan dengan
menggunakan cat semprot sebaiknya di berikan warna dasar dan saat
menyemprotkan cat jarak penyemprotatan minimal 30 cm.

Foto Kegiatan

Memberi tulisan
anorganik pada
tempat sampah

TERIMA
KASIH


Click to View FlipBook Version
Previous Book
RINGKASAN
Next Book
Palmary_60_CH_EN