[DATE]
[COMPANY NAME]
[Company address]
KATA PENGANTAR
Puji serta syukur kehadirat Allah SWT yang telah
memberikan rahmat dan hidayahnya-Nya sehingga saya dapat
menyelasaikan tugas E-Book yang berjudul Vitamin Larut air
dan Vitamin Larut Lemak ini tepat waktu.
Adapun tujuan dari penulisan E-Book ini adalah untuk
memenuhi tugas pada Mata Kuliah Ilmu Gizi yang diampu oleh
Ibu Dr.Dra. Mazarina Devi, M.Si. selain itu E-Book ini
bertujuan untuk menambah wawasan tentang topik Vitamin
Larut Air dan Vitamin Larut Lemak bagi para pembaca dan
juga penulis.
Saya mengucapkan terimakasih kepada semua pihak
yang telah membagi sebagian ilmunya hingga saya dapat
menyelesaikan tugas E-Book ini.
Mojokerto, 7 November 2020
Cherisky Putri Sonya Yanuasasi
1
DAFTAR ISI
KATA PENGANTAR ........................................................ 1
VITAMIN LARUT DALAM AIR ..................................... 3
- Karakteristik Vitamin Larut Air:................................ 4
- Kebutuhan, Manfaat, dan kekurangan Vitamin Larut
Air: .................................................................................. 4
a. Tiamin ..................................................................... 4
b. Riboflavin................................................................ 5
d. Vitamin B6 .............................................................. 6
e. Vitamin B12............................................................. 7
f. Asam Pantotenat...................................................... 8
i. Folat ....................................................................... 10
VITAMIN LARUT DALAM LEMAK ............................ 11
Vitamin A.................................................................. 12
VITAMIN D.............................................................. 15
VITAMIN E .............................................................. 18
VITAMIN K.............................................................. 20
2
VITAMIN LARUT DALAM AIR
Vitamin larut dalam air adalah vitamin yang hanya
dapat disimpan dalam jumlah sedikit dan biasanya akan
segera hilang bersama aliran makanan. Vitamin larut air
→ bergerak bebas (badan, darah, limpa) Mudah rusak
dalam pengolahan, mudah hilang karena tercuci atau
terlarut oleh air, keluar dari bahan
Sebagian besar vitamin larut air merupakan
komponen sistem enzim yang banyak terlibat dalam
membantu metabolisme energi. Vitamin larut air
biasanya tidak disimpan dalam tubuh dan dikeluarkan
melalui urine dalam jumlah kecil. Oleh sebab itu vitamin
larut air perlu dikonsumsi setiap hari untuk mencegah
kekurangan yang dapat mengganggu fungsi tubuh
normal.
Contoh Vitamin Larut Air adalah Vitamin B1 (tiamin),
Vitamin B2 (riboflavin), Vitamin B3 (niacin), Vitamin
B5 (asam pantotanat), Vitamin B6, Vitamin B7 (biotin),
Vitamin B9, Vitamin B12 (cobalamin), Vitamin C.
Vitamin Larut Dalam Air juga memiliki beberapa
karakteristik lho, apa saja itu ? berikut beberapa
karakteristik vitamin larut air.
3
- Karakteristik Vitamin Larut Air:
(1) Tidak Hanya Tersusun Atas Unsur-unsur Karbon,
Hidrogen Dan Oksigen
(2) Tidak Memiliki Provitamin
(3) Terdapat Di Semua Jaringan
(4) Sebagai Prekusor Enzim-enzim
(5) Diserap Dengan Proses Difusi Biasa
(6) Tidak Disimpan Secara Khusus Dalam Tubuh
(7) Diekskresi Melalui Urin
(8) Relatif Lebih Stabil, Namun Pada Temperatur
Berlebihan Menimbulkan Kelabilan
- Kebutuhan, Manfaat, dan kekurangan Vitamin
Larut Air:
a. Tiamin
- RDL Tiamin adalah 0,5 mg/1000 kkal perhari.
Diperkirakan rata-rata kkal perorang adalah 2000
kkal, jadi jumlah kebutuhan tiamin seseorang
adalah 1 mg perhari.
- Manfaat dari tiamin adalah sebagai metabolisme
energi. Kekurangan tiamin dapat menyebabkan
penyakit beri-beri.
- Sumber dari tiamin adalah daging babi, ragi, hati,
dan biji bunga matahari.
4
b. Riboflavin
- RDA untuk riboflavin adalah 0,6 mg/1000 kkal.
- Kekurangan riboflavin dapat menyebabkan
iritasi, kulit merah, keretakan kulit, dan lainnya.
Manfaat riboflavin sebagai pembantu enzim dala,
menghasilkan energi dan nutrisi penting untuk
tubuh manusia.
- Sumber utama riboflafin berasal dari produk
susu, keju, sayuran hijau, dan lainnya.
5
c. Niacin
- RDA untuk niacin adalah 6,6 mg/1000 kkal
perhari.
- Kekurangan niacin dapat menyebabkan penyakit
bernama Pelagra, dapat juga menimbulkan diare,
dan kehilangan nafsu makan.
- Begitu juga jika kebanyakan niacin akan
berdampak pada menurunnya tekanan darah.
Manfaat dari Niacin adalah membantu kesehatan
kulit, sistem syaraf, pernapasan, dan sistem
pencernaan.
- Sumber utama niacin berasal dari daging, unggas,
dan ikan
d. Vitamin B6
- RDA untuk B6 adalah 0,16 mg/1000 kkal
perhari.
6
- Jika kekurangan vitamin B6 maka akan
mengakibatkan tubuh mudah lemas, mudah
marah, susah tidur, mengalami kegagalan
pertumbuhan.
- Manfaat Vitamin B6 adalah berperan pada
metabolisme dan asam amino.
- Daging ikan dan unggas merupakan sumber
utama dari vitamin B6
e. Vitamin B12
- RDA untuk B12 adalah 2 mikro-gram perhari.
- Kekurangan B12 dapat membuat tubuh kekurangan
darah atau anemia.
- Manfaat B12 adalah berperan penting pada saat
pembelahan sel berlangsung, dan juga dapat membantu
pembentukan sel-sel darah merah.
- Daging, ikan dan unggas merupakan sumber utama dari
vitamin B12.
7
f. Asam Pantotenat
- RDA untuk Asam Pantotenat adalah 7 mg perhari.
- Jika kekurangan Asam Pantotenat dapat menyebabkan
muntah, susah tidur, dan kelelahan.
- Manfaat Pantotenat berpetran sebgai bagian dari koenzim A
yang berperan dalam pemecahan glukosa, asam lemak, dan
metabolisme energi. g. RDA untuk Biotin adalah 30-100
mikrogram perhari.
- Manfaat Biotin adalah memainkan peranan penting dalam
metabolisme karbohidrat, lemak, dan protein.
- Kekurangan biotin dapat menyebabkan kekurangan nafsu
makan, mual, depresi, dan kelelahan.
- Dagnig, ikan, unggas, sayuran, biji-bijian merupakan sumber
utama dari Asam Pantotenat.
8
h. Vitamin C
- RDA untuk vitamin C adalah 20 – 120mg perhari.
- Vitamin c memiliki banyak sekali manfaat salah satunya
sebagai menjaga daya tahan tubuh, melawan sel kanker, dan
memperbaiki jaringan sel kulit.
- Kekurangan vitamin C dapat menyebabkan lelah, lemah,
kurang nafsu makan, rambut rontok, dan lainnya.
- Vitamin C dapat diprolleh dari buah-buahan seperti jeruk,
tomat, kiwi, strawberry, dan lainnya.
9
i. Folat
- RDA untuk folat adalah 3 mg/kg berat badan perhari.
- Manfaat dari folat adalah bagian yang penting dalam sintesa
sel-sel baru.
- Kekurangan folat dapat menyebabkan kekurangan darah dan
menyebabkan rasa panas pada jantung, kelelahan, pingsan,
dan depresi.
- Sumber terbaik folat adalah dari sayuran hijau, daging dan
produk susu.
10
VITAMIN LARUT DALAM LEMAK
Vitamin yang larut dalam lemak merupakan
molekul hidrofobik, yang semuanya adalah derivat
isoprene. Molekul-molekul ini tidak disintesis tubuh
dalam jumlah yang memadai sehingga harus disuplai dari
makanan. Pemasokan vitamin- vitamin yang larut dalam
lemak ini memerlukan absorbsi lemak yang normal agar
vitamin tersebut dapat diabsorbsi secara efisien.
Gangguan absorbsi lemak yang disebabkan oleh
gangguan sistim empedu akan menyababkan gangguan
absorbsi vitamin–vitamin yang larut lemak. Setelah
diabsorbsi, vitamin ini dibawa ke hepar dalam bentuk
kilomikron dan disimpan di hepar atau dalam jaringan
lemak. Di dalam darah, vitamin larut lemak diangkut oleh
lipoprotein atau protein pengikat spesifik (Spesific
Binding Protein), dan karena tidal larut dalam air, maka
ekskresinya lewat empedu, yang dikeluarkan bersama-
sama feses.
Yang termasuk vitamin larut dalam lemak:
1. Vitamin A
2. Vitamin D
3. Vitamin E
4. Vitamin K
11
Vitamin A
- Pengertian Vitamin A
Vitamin A adalah nama vitamin larut dalam lemak yang
pertama kali ditemukan yang berperan penting dalam
pembentukan sistem penglihatan.
Secara luas, vitamin A merupakan nama generic yang
menyatakan semua retinoid dan precursor / provitamin A /
karatenoid yang mempunyai aktivitas biologic sebagai retinol.
-Karakteristik Vitamin A
1. Struktur vitamin A terdiri atas gelang beta-ionon yang
membawa dua satuan isoprena.
2. Vitamin A mempunyai konfigurasi trans.
3. Terdapat sejumlah ikatan organik yang mempunyai
aktivitas vitamin A, yang semuanya mengandung
gelang beta ionon di dalam struktur molekulnya.
4. Ikatan kimia yang mempunyai aktivitas vitamin ini
disebut preformed vitamin A.
5. Sebagai lawannya ialah provitamin A atau prekursor
vitamin A, yang terdiri atas ikatan-ikatan karoten.
-Sifat Vitamin A
1. Stabil terhadap panas, asam, dan alkali.
12
2. Sangat mudah teroksidasi oleh udara
3. Rusak bila dipanaskan pada suhu tinggi bersama
udara, sinar, dan lemak yang sudah tengik.
4. Kristal-kristal vitamin A berbentuk prisma kuning
pucat yang larut di dalam alkohol dan lemak.
-Peran Vitamin A
1. Penglihatan
Di dalam mata, retinol bentuk vitamin A yang didapat dari
darah, dioksidasi menjadi retinal. Retinal kemudian mengikat
protein opsin dan membentuk pigmen visual merah ungu
(visual purple) atau rhodopsin. Bila cahaya mengenai retina,
pigmen visual merah ungu ini berubah menjadi kuning dan
retinal dipisahkan menjadi opsin. Pada saat itu terjadi
rangsangan elektrokimia yang merambat sepanjang mata dan
menyebabkan terjadinya suatu bayangan visual.
2. Deferensiasi Sel
Diferensiasi sel terjadi bila sel-sel tubuh mengalami
perubahan dalam sifat atau fungsi semulanya. Perubahan sifat
dan fungsi sel ini adalah salah satu karakteristik dari vitamin
A yang dapat terjadi pada tiap tahap perkembangan tubuh .
3. Kekebalan Tubuh
Retinol tampaknya berpengaruh terhadap pertumbuhan dan
diferensiasi limfosit b (leukosit yang berperan dalam proses
kekebalan hormonal). Disamping itu kekurangan Vitamin A
menurunkan respons antibody yang bergantung pada sel-T
(Limfosit yang berperan pada kekebalan seluler).
13
4. Pertumbuhan dan Perkembangan
Vitamin A berpengaruh terhadap sintesis protein, dengan
demikian terhadap pertumbuhan sel. Vitamin A dibutuhkan
untuk pertumbuhan tulang dan sel epitel yang membentuk
tubuh.
5. Reproduksi
Vitamin A dalam bentuk retinol dan retinal berperan dalam
reproduksi pada tikus. Pembentukan sperma pada hewan
jantan serta pembentukan sel telur dan perkembangan janin
dalam kandungan membutuhkan vitamin A dalam bentuk
retinol.
-Sumber Vitamin A:
• Berbagai makanan hewani seperti susu, keju, kuning
telur, hati dan berbagai ikan yang tinggi kandungan
lemaknya merupakan sumber utama bagi retinol
Demikian juga beberapa sayuran dan buah-buahan
yang berwarna kuning atau merah, terutama wortel.
14
VITAMIN D
-Pengertian Vitamin D
Vitamin D adalah nama generic dari 2 molekul yaitu
ergokalsiferol (vitamin D2) dan kolekalsiferol
(vitamin D3)
Vitamin D hadir dalam fraksi sterol dalam jaringan
hewan (dibawah kulit) dan tumbuh tumbuhan dalam
bentuk 7-dehidrokolesterol dan ergosterol. Keduanya
membutuhkan radiasi sinar ultraviolet untuk
mengubahnya kedalam bentuk provitamin D3 dan D2
-Fungsi Vitamin
1. Vitamin D adalah nama generic dari 2 molekul yaitu
ergokalsiferol (vitamin D2) dan kolekalsiferol
(vitamin D3)
15
2. Vitamin D hadir dalam fraksi sterol dalam jaringan
hewan (dibawah kulit) dan tumbuh tumbuhan dalam
bentuk 7-dehidrokolesterol dan ergosterol
3. Keduanya membutuhkan radiasi sinar ultraviolet
untuk mengubahnya kedalam bentuk provitamin D3
dan D2
-Sifat Vitamin D
1. Berbentuk kristal putih yang tidak larut dalam air,
tetapi larut di dalam minyak dan zat-zat pelarut
lemak.
2. Tahan terhadap panas dan oksidasi.
3. Penyinaran ultraviolet mula-mula menimbulkan
aktivitas vitamin D, tetapi bila terlalu kuat dan terlalu
lama terjadi pengrusakan dari zat-zat yang aktif
tersebut.
4. Mekanisme aktivitas esensialnya menyerupai hormon
tiroid.
-Sumber Vitamin D
1. Vitamin D di peroleh tubuh melalui sinar matahari
dan makanan
16
2. Sumber vitamin D di peroleh dari makanan hewani
merupakan sumber utama vitamin D dalam bentuk
kolekalsiferol yaitu kuning telur, hati, mentega, dan
minyak hati ikan.
17
VITAMIN E
-Pengertian Vitamin E
1. Merupakan salah satu faktor yang larut dalam lemak
dan diperlukan dalam proses reproduksi, karena itu
vitamin E disebut suatu senyawa antisterilitas.
2. Terdapat sekelompok ikatan organik yang mempuyai
aktivitas vitamin E.
3. Secara garis besar terdapat 8 buah ikatan yang dapat
dikelompokkan menjadi dua: kelompok tocopherol
dan kelompok tocotrienol.
-Fungsi Vitamin E
1. Peranan vitamin E terutama sebagai zat antioksidan.
2. Dalam jaringan, vitamin E menekan terjadinya
oksidasi asam lemak tidak jenuh, dengan demikian
membantu mempertahankan fungsi membran sel.
3. Vitamin E juga terlibat dalam proses sintesis,
khususnya dalam proses pemasangan pirimidina ke
dalam asam nukleat, serta pembentukan sel darah
merah dan sumsum tulang.
4. Vitamin E juga diperlukan dalam sintesis koenzim A.
-Sifat Vitamin E
1. Tahan terhadap suhu tinggi serta asam, karena bersifat
antioksidan
18
2. Vitamin E mudah teroksidasi terutama bila pada
lemak yang tengik, timah, garam besi
3. Mudah rusak oleh sinar UV.
4. Semua bentuk vitamin E berupa minyak dan tidak
dapat dikristalkan.
5. Keaktifan vitamin E pada beberapa senyawa tokoferol
berbeda-beda. Dikenal α-, ß-, dan ɤ- tokoferol. α-
tokoferol menunjukkan keaktifan vitamin E yang
paling tinggi.
-Sumber Vitamin E
1. Minyak hati ikan
2. Minyak yang dihasilkan dari biji-bijian. Seperti;
minyak kacang, minyak kulit gandum,minyak jagung
dan minyak biji bunga matahari.
3. Sayuran hijau
4. Sereal
5. Hati
6. Kuning telur
7. Lemak susu
8. Kacang-kacangan
9. Kiwi
19
VITAMIN K
-Sejarah Vitamin K
Di awali dari penelitian yang dilakukan oleh Henrik Dam
(1929) yang menyelidiki peran kolesterol pada ayam. Hasil
penelitian menunjukkan adanya senyawa yang mirip dengan
kolesterol yang bertindak sebagai koagulator. Selanjutnya
senyawa tersebut disebut dengan koagutionvitamin.
Kemudian senyawa ini dinamakan vitamin K. Koagulasi
adalah proses perubahan yang dialami oleh cairan yang ada
didalam darah menjadi gumpalan-gumpalan yang lunak
sehingga akan terbentuk padatan yang lunak seperti gel.
-Penjelasan Vitamin K
Vitamin K adalah koenzim dalam pembentukan β-
karboksiglutamat dalam enzim pembekuan darah dan
matriks tulang.
Vitamin K secara alami berbentuk vitamin
K1(Filokuinon) dari sayuran hijau dan vitamin K2
(menakuinon) yang diproduksi oleh bakteri dalam
usus.
-Fungsi Vitamin K
1. Memelihara kadar normal faktor-faktor pembeku
darah.
2. Membantu mengontrol aliran darah.
20
3. Berperan penting dalam pembentukan tulang dan
pemeliharaan ginjal.
4. Membantu metabolisme di dalam tubuh terkait
dengan resistensi senyawa insulin.
5. Menekan proses pendarahan di hati.
6. Memperlambat proses pembentukan sel kanker di hati
dan paru-paru.
7. Meningkatkan kepadatan tulang.
-Sifat Vitamin K
1. Larut dalam lemak dan tahan panas.
2. Mudah rusak oleh radiasi, asam, dan alkali.
3. Tidak stabil dalam suasana alkalis atau adanya sinar.
-Sumber Vitamin K
Sumber utama vitamin K adalah hati dan sayuran seperti
bayam, kubis, dan bunga kol.
21
22