Lokakarya 3
SELKOILAKS PRAOGKRAAM RYA 3:
Visi dan Aksi
Sekolah Berpihak
pada Murid
126
Lokakarya 3: Visi dan Aksi Sekolah Berpihak pada Murid
SEKILAS PROGRAM
TOPIK PEMBELAJARAN MODUL
Visi Guru Penggerak
PEMAHAMAN BERMAKNA
Tahapan menyusun visi, misi dan program sekolah yang berdampak kepada murid
PERTANYAAN UTAMA
Apa langkah-langkah dalam menyusun visi, misi dan program sekolah yang berdampak kepada murid?
PRODUK
1. Dokumen awal dari visi, misi dan program sekolah berdampak kepada murid
2. Dokumen rencana aksi jangka pendek oleh Calon Guru Penggerak dan Kepala Sekolah
TUJUAN BELAJAR
1. Peserta saling berbagi dan mampu menganalisis hasil pembelajaran dan harapan warga sekolah
terhadap pembelajaran yang berdampak kepada murid
2. Peserta mampu merumuskan dokumen awal visi, misi dan program sekolah yang berdampak
kepada murid
3. Peserta mampu menyepakati rencana aksi janji jangka pendek untuk dilaksanakan di sekolah
INDIKATOR KEBERHASILAN
▪ CGP dan kepala sekolah menghasilkan dokumen awal untuk pengembangan visi, misi, dan program
sekolah yang berdampak kepada murid
▪ CGP dan kepala sekolah menyepakati aksi bersama jangka pendek untuk dilaksanakan di sekolah
AGENDA
1. Pembukan dan kesepakatan belajar
2. Ambil pelajaran dan gali mimpi
3. Visi, misi, dan program sekolah berpihak kepada murid
4. Menyepakati aksi jangka pendek
5. Penutup dan tindak lanjut
TARGET PESERTA
Lokakarya Luring:
1. 10 Kepala Sekolah
2. 10 Calon Guru Penggerak
3. 2-3 orang Pengawas (dapat merujuk setiap jenjang sekolah, atau berdasarkan pengawas masing-
masing sekolah).
Catatan: Jika tempat pelatihan cukup kecil dan sulit untuk menjaga jarak, maka 1 kelas latih dapat
terdiri dari 5 kepala sekolah, 5 Calon Guru Penggerak dan 2-3 orang pengawas.
Lokakarya Daring (satu room kelas daring) terdiri dari:
1. 5 Kepala Sekolah
2. 5 Calon Guru Penggerak
127
3. 2-3 orang pengawas (dapat merujuk setiap jenjang sekolah, atau berdasarkan pengawas masing-
masing sekolah).
Catatan: Jika lokasi pelatihan berada di zona merah, sebaiknya dilakukan secara luring.
PERAN TERLIBAT
1. 2 Pengajar Praktik untuk memimpin seluruh sesi pertemuan
2. P4TK sebagai penyelenggara
3. Dinas Pendidikan masing-masing kabupaten/kota
KETERANGAN TAMBAHAN
1. Pengajar Praktik mengingatkan CGP membawa Laporan Penugasan Mandiri Untuk Lokakarya 3 yaitu
Diskusi dengan Warga Sekolah terkait Ambil Pelajaran dan Gali Mimpi.
2. Pengajar Praktik mengingatkan CGP Laporan Penugasan diunggah di dalam LMS Pembelajaran
BENTUK KELAS/RUANG
Kelas Luring:
▪ Bentuk U untuk kelas besar
▪ Lingkaran atau U lebih kecil saat pembagian kelas berdasarkan kelompok Pengajar Praktik
▪ Kelompok kecil dalam lingkaran saat tugas kelompok
Detail bentuk kelas rujuk gambar pada bagian lampiran.
Kelas Daring:
▪ Setiap Pengajar Praktik menggunakan 1 room gmeet/zoom
▪ Pada sesi kerja kelompok, maka menggunakan breakout room
CATATAN PENTING
▪ Keluaran dan Langkah-langkah lokakarya baik luring maupun daring adalah sama. Hanya pada
lokakarya luring membutuhkan bantuan teknologi dan dukungan konektivitas.
▪ Di dalam lokakarya tiga juga disajikan beberapa catatan penting yang perlu diperhatikan saat
melakukan lokakarya daring (berwarna biru).
128
RANGKUMAN SESI
NO JUDUL SESI AKTIVITAS BENTUK DURASI JUMLAH PERLENGKAPAN
SESI JP
1 Pengantar ▪ Pembukaan Pleno 15 menit ▪ 1 JP ▪ Video
Lokakarya ▪ Arahan Dinas Pleno 10 Menit ▪ Kertas A4
▪ Pengantar dan ▪ Spidol kecil
Pleno 20 Menit ▪ Proyektor dan
Kesepakatan
Belajar sound system
▪ Berbagi mimpi untuk video
menjadi Jika Daring: Kertas
pendidik dan Spidol akan
digantikan Tools:
Jamboard
2 Ambil ▪ Paparan BAGJA Pleno 15 Menit ▪ 2 JP ▪ Paparan BAGJA
Pelajaran dan ▪ Proyektor
Gali Mimpi ▪ Berbagi Hasil Aktivitas 75 Menit ▪ Plano diskusi
Tugas kelompok ▪ Spidol
▪ Post it/metaplan
bersama ▪ Selotip kertas
Pengajar Jika Daring: Kertas
Praktik dan Spidol akan
digantikan Tools:
Jamboard
3 Visi, Misi, dan ▪ Pengantar Kerja Pleno 15 Menit ▪ 3 JP ▪ Pengantar dan
Program yang Kelompok Lembar Kerja 2.
Berdampak ▪ Alat Tulis
pada Murid ▪ Kerja Kelompok Aktivitas 75 Menit
kelompok ▪ Proyektor dan
Sound system
bersama untuk video
Pengajar Jika Daring: Pengajar
Praktik
Praktik dapat
▪ Berbagi Hasil Aktivitas 45 Menit menggunakan tools
kelompok interaktif online
bersama
Pengajar
Praktik
4 Aksi Jangka ▪ Pengantar Kerja Pleno 15 Menit ▪ 1 JP ▪ Pengantar dan
Pendek CGP Kelompok 30 Menit Lembar Kerja 2.
dan Kepala Aksi Janji Jangka
Sekolah ▪ Kerja Kelompok Aktivitas Pendek
kelompok
bersama ▪ Alat Tulis
Pengajar Jika Daring: Pengajar
Praktik Praktik dapat
129
NO JUDUL SESI AKTIVITAS BENTUK DURASI JUMLAH PERLENGKAPAN
SESI JP
menggunakan tools
interaktif online
5 Penutup dan ▪ Saling Pleno 15 ▪ 1 JP ▪ Plano untuk
15 memetik
Tindak Lanjut memberikan pembelajaran
15
umpan balik ▪ Plano untuk
evaluasi
▪ Memetik Pleno
pembelajaran ▪ Spidol kecil
▪ Selotip Kertas.
▪ Evaluasi
Lokakarya Jika Daring: Kertas
dan Spidol akan
digantikan Tools:
▪ Kesimpulan dan Pleno Jamboard
Penutup
130
GAMBARAN DETAIL SESI
NAMA SESI: Pengantar Lokakarya DURASI: 30 MENIT
TUJUAN SESI:
▪ Peserta memahami tujuan dari lokakarya
▪ Peserta membuat kesepakatan agar lokakarya partisipatif dan saling belajar.
▪ Peserta berbagi mimpi sebagai pendidik
PERLENGKAPAN YANG DIBUTUHKAN:
▪ Video
▪ Sound system
▪ Proyektor
1. PEMBUKAAN DAN KESEPAKATAN BELAJAR (25 Menit):
PERSIAPAN
▪ Pastikan sound system dan proyektor tersedia dan berfungsi dengan baik untuk pemutaran video.
▪ Siapkan plano untuk mencatat kesepakatan kelas selama lokakarya.
▪ Jika sesi dilakukan daring:
▪ Pastikan koneksi setiap peserta dan Pengajar Praktik stabil baik untuk suara dan video.
▪ Pengajar Praktik perlu menguasai tools fasilitasi online seperti jamboard, mentimeter, kahoot
dan lainnya.
PELAKSANAAN
▪ Pembukaan dapat dilakukan oleh Dinas Pendidikan atau Kemdikbud. Pastikan waktu pembukaan tidak
lebih dari 15 menit.
▪ Pengajar Praktik membuka forum dengan sapaan yang hangat dan semangat kepada calon guru
penggerak dan mitra kerja (kepala sekolah dan pengawas).
▪ Pengajar Praktik memberikan pengantar untuk membuka lokakarya ke-3 yaitu:
”Bapak dan Ibu, pada lokakarya ke-3 ini, kita akan sama-sama belajar tahapan dan mencoba
menyusun visi, misi dan program sekolah yang berdampak kepada murid. Harapannya hasil
kegiatan ini dapat dibawa ke sekolah dan menjadi modal awal untuk mewujudkan pembelajaran
yang lebih berdampak kepada murid”.
“Bapak dan Ibu, mari kita saksikan video singkat berikut ini”
(Putar video di dalam link ini: https://www.youtube.com/watch?v=lwJkP4AyqvI)
“Bapak/Ibu, adakah yang mau berbagi kepada saya, apa pembelajaran yang didapatkan setelah
menyaksikan video ini?”
(tunjuk satu atau dua orang peserta untuk bercerita), lanjutkan dengan penjelasan Pengajar
Praktik.
“Terimakasih Bapak dan Ibu. Gotong royong, kolaborasi, atau bekerja sama untuk mencapai tujuan
bersama adalah kunci untuk membuat murid semakin baik belajarnya. Sekolah adalah rumah bagi
murid untuk mengembangkan pengetahuan, sikap dan keterampilan. Sehingga menjadi tanggung
jawab semua pihak untuk mewujudkannya”
“Ingat semangat gotong royong dan kolaborasi ini, akan terus kita bawa dalam setiap kegiatan di
lokakarya ini”
131
▪ Pengajar Praktik melanjutkan kegiatan dengan menyampaikan agenda lokakarya yaitu:
a. Pembukaan dan kesepakatan belajar
b. Ambil pelajaran dan gali mimpi
c. Visi, misi dan program sekolah yang berdampak kepada murid
d. Menyepakati aksi jangka pendek CGP dan kepala sekolah
e. Penutup dan tindak lanjut
▪ Pengajar Praktik melanjutkan sesi dengan membuat kesepakatan kelas:
“Bapak dan Ibu, sebelum kita memulai perjalanan lokakarya hari ini, mari kita membuat
kesepakatan kelas agar kegiatan kita hari ini lancar, semua orang bisa terlibat dan saling belajar
serta keluaran yang diharapkan dapat tercapai dengan baik. Contohnya, saya usulkan agar kita
semua selalu hadir tepat waktu setelah istirahat-istirahat. Sepakat?”
“Sekarang, giliran Bapak dan Ibu, silahkan Bapak dan Ibu menyebutkan hal-hal yang membuat kita
nyaman melakukan lokakarya bersama… (Pengajar Praktik menuliskan kesepakatan yang
disebutkan para peserta).
Kesepakatan yang didorong
▪ Hadir tepat waktu
▪ Berpartisipasi aktif dalam diskusi
▪ Menghargai pendapat peserta lain (semua pendapat dan pertanyaan berharga)
▪ Penggunaan telepon genggam hanya saat di luar kelas - aktifkan mode diam (silent mode)
▪ Menjaga kebersihan ruang kelas dan lingkungan sekitar tempat lokakarya
▪ Mengembalikan perlengkapan yang disediakan ke tempat perlengkapan
▪ Pengajar Praktik menawarkan peserta untuk menjadi pengingat waktu dan tim kebersihan:
“Bapak dan Ibu, siapa yang bersedia menjadi sukarelawan untuk menjadi:
1. Pengingat waktu yang bertugas memastikan peserta lain hadir di ruangan tepat waktu
2. Penjaga kebersihan dan kerapihan kelas: Memastikan seluruh peserta menjaga kebersihan
ruangan dan mengembalikan seluruh perlengkapan belajar ke tempatnya.”
Catatan Sesi Jika dilakukan Daring: Share link ke
pada peserta
Gunakan jamboard untuk memandu kesepakatan belajar dengan cara:
▪ Minta peserta membuka link jamboard yang disiapkan Pengajar Praktik dan pastikan
▪ Minta setiap peserta menuliskan nama, dan ide kesepakatan belajar di kelas daring.
▪ Pengajar Praktik mengelompokan kesepakatan sesuai dengan temanya. dapat di edit
▪ Pemdaping menyimpulkan kesepakatan kelas yang akan digunakan dalam lokakarya.
132
2. BERBAGI IMPIAN PENDIDIK (20 MENIT)
PERSIAPAN
▪ Siapkan kertas A4 kosong untuk setiap peserta
▪ Bagikan 2 spidol kecil (dengan warna berbeda) untuk setiap peserta
▪ Pastikan setiap peserta telah mendapatkan kertas A4 kosong dan 2 spidol warna sebelum Pengajar
Praktik memberikan instruksi.
▪ Jika dilakukan daring, maka gunakan Jamboard.
PELAKSANAAN
▪ Pengajar Praktik memberikan instruksi untuk menuliskan impian:
“Bapak dan Ibu, kita akan berjalan dengan mesin waktu ke masa depan. Tiba masanya Bapak dan
Ibu memasuki masa pensiun sebagai seorang pendidik. Di hari terakhir Bapak dan Ibu bekerja di
sekolah nanti.. Bagaimana murid ingin mengenang Bapak dan Ibu?”
“ Saya akan memberikan waktu selama 2 menit. Tuliskan nama Bapak dan Ibu di kertas yang saya
bagikan, kemudian tuliskan kata-kata kunci yang mewakili akan menjadi pendidik yang seperti
apa saat pensiun nanti. Contoh kata kunci adalah ramah, baik, inspirasi, dan lainnya”
▪ Setelah semua peserta selesai menulis. Pengajar Praktik mengajak peserta berbagi impiannya:
“ Bapak dan Ibu, bacakan dengan keras impian yang telah dituliskan, biarkan semua orang di sini
mendoakan harapan Bapak dan Ibu semuanya. Kita akan mulai dari …. (tunjuk salah satu peserta,
lanjutkan sampai semua peserta mendapatkan kesempatan)”
“ Terimakasih atas kesediaan Bapak dan Ibu berbagi impian menjadi pendidik dan yakinlah
bahwa impian tersebut dapat kita wujudkan bersama-sama dan menjadi pengingat untuk
mewujudkan pembelajaran yang berdampak pada perubahan murid yang semakin baik pada
masa yang akan dating.”
▪ Minta peserta menempelkan impiannya di ruangan kelas:
“ Tempelkan mimpi bapak dan ibu di dalam ruangan kelas ini, agar dapat menjadi penyemangat
setiap sesi di dalam lokakarya ini”
▪ Pengajar Praktik menjelaskan kegiatan berikutnya:
“Kegiatan berikutnya adalah adalah Ambil Pelajaran dan Gali Mimpi, kegiatan ini dimulai
dengan paparan di kelas besar kemudian dilanjutkan diskusi di dalam kelompok berdasarkan
Pengajar Praktik”
Catatan Sesi Jika dilakukan
Daring:
Gunakan jamboard untuk
memandu sesi berbagi mimpi:
▪ Berikan waktu kepada
peserta menuliskan nama dan
mimpi mereka sebagai
pendidik pada link jamboard
yang dibagikan oleh Pengajar
Praktik.
▪ Minta peserta bergantian
membacakan/menceritakan
mimpi mereka sebagai
pendidikan kepada peserta
lainnya.
133
NAMA SESI: Ambil Pelajaran dan Gali Mimpi DURASI: 90 MENIT
TUJUAN SESI:
▪ Peserta dapat mengambil pelajaran terhadap proses belajar mengajar di sekolah
selama ini
▪ Peserta dapat memahami harapan semua warga sekolah terhadap pembelajaran di
sekolah yang berdampak kepada murid
PERLENGKAPAN YANG DIBUTUHKAN:
▪ Slide BAGJA
▪ Plano untuk mencatat hasil diskusi
▪ Selotip kertas
▪ Metaplan/post it
1. PAPARAN KONSEP BAGJA (15 MENIT)
PERSIAPAN
▪ Pastikan video BAGJA dan proyektor telah tersedia dan siap digunakan sebelum sesi dimulai.
▪ Jika sesi daring, maka gunakan tools Jamboard pada sesi berbagi mimpi untuk memandu diskusi dan
mencatat kesimpulan.
PELAKSANAAN
▪ Pengajar Praktik menjelaskan tujuan sesi Ambil Pelajaran dan Gali mimpi kepada peserta:
“ Bapak dan Ibu, sesi ini mempunyai 2 (dua) kata kunci, pertama “Ambil Pelajaran” yaitu
memetik pelajaran terkait proses belajar dan mengajar di sekolah selama ini sekolah dan kedua “
Gali Mimpi” yaitu harapan dan cita-cita bersama terhadap sekolah yang berdampak pada murid”
“ Ambil Pelajaran dan Gali Mimpi adalah proses penting agar kita semua dapat merencanakan
visi, misi dan program sekolah yang lebih berdampak kepada murid”
▪ Pengajar Praktik menyampaikan paparan slide tentang 5 Tahapan Inkuiri Apresiatif yang dikenal
dengan konsep “BAGJA”
“ Bapak dan Ibu, saya akan memutarkan video 5 tahapan inkuiri apresiatif agar memberikan
gambaran kepada kita semua terkait langkah/tahapan yang dibutuhkan untuk merumuskan visi,
misi dan program yang berdampak kepada murid”
(Paparkan Video yang tersedia pada link ini: BAGJA)
▪ Pengajar Praktik membagi kelas menjadi dua kelompok berdasarkan kelompok Pengajar Praktik.
Setiap kelompok terdiri dari 5 (lima) kepala sekolah dan 5 (lima) CGP, sementara pengawas dapat
bergabung pada kelompok sesuai dengan dampingan sekolahnya.
2. BERBAGI HASIL TUGAS MANDIRI (75 Menit)
PERSIAPAN
▪ Pastikan peserta telah berada di dalam kelompok sesuai Pengajar Praktik sebelum kegiatan
dilanjutkan.
▪ Setiap kelompok didampingi oleh satu Pengajar Praktik.
▪ Sebelum sesi dimulai, Pengajar Praktik mengingatkan CGP untuk mempersiapkan tugas mandiri pada
lokakarya 2.
▪ Siapkan plano untuk diskusi yang berisi tabel di dalam langkah-langkah pelaksanaan dan tempelkan di
tempat yang mudah dilihat peserta.
134
PELAKSANAAN
▪ Pengajar Praktik menjelaskan tujuan dari kegiatan berbagi hasil tugas yang dilakukan oleh CGP:
“Bapak dan Ibu, pada paparan tadi kita sudah belajar kembali tentang Inkuiri Apresiasi yang
dikenal dengan konsep BAGJA. Bapak dan Ibu CGP telah memulai proses ini dengan
menggali/berdiskusi dengan warga sekolah masing-masing dalam penugasan mandiri dan akan
membagikan di dalam lokakarya ini”
“Tujuan akhir tugas yang telah diselesaikan oleh CGP adalah agar di dalam lokakarya ini, kita
semua bisa menjawab pertanyaan utama:
“Apa cita-cita bersama atau tujuan besar yang ingin dicapai dalam
pembelajaran pada sekolah yang berdampak pada murid? Apa bentuk
Buat Pertanyaan aksi nyatanya?
Utama?
Dengan kata lainnya: Apa yang akan menjadi visi, misi, dan program
sekolah yang berdampak pada murid? “
“Untuk sampai pada lokakarya ini, setiap CGP bertugas untuk melakukan diskusi dengan warga
sekolah yaitu murid, orang tua/komite sekolah, dan guru/kepala sekolah untuk (a) mengambil
pelajaran terhadap proses belajar dan mengajar selama ini di sekolah; (b) menggali harapan semua
pihak agar pembelajaran di sekolah lebih berdampak pada murid”
“ Di dalam konsep BAGJA, proses yang dilakukan oleh Bapak dan Ibu CGP ini dikenal dengan “
Ambil Pelajaran” dan “Gali Mimpi”
“Selanjutnya saya meminta Bapak/Ibu CPG […] untuk berbagi cerita, apa saja metode/langkah-
langkah yang dilakukan di sekolah untuk bisa menyelesaikan penugasan mandiri” (tunjuk
perwakilan CGP lainnya)
▪ Setelah perwakilan peserta bercerita singkat, Pengajar Praktik memandu langkah diskusi berbagi hasil
tugas terkait “Ambil Pelajaran”, yaitu:
1. Setiap CGP bercerita pembelajaran dari proses belajar dan mengajar di sekolahnya. Apa saja yang
sudah baik, dan apa saja yang perlu ditingkatkan?
“ Saya akan meminta setiap CGP untuk bercerita apa saja pembelajaran dari proses belajar
dan mengajar di sekolahnya. Dimulai dari CGP […]
(Pengajar Praktik bisa melanjutkan ke CGP lainnya, atau bisa saja meminta kepala sekolah
menanggapi terlebih dahulu. Proses diskusi tergantung kondisi masing-masing kelompok)
2. Beri kesempatan kepala sekolah dan pengawas untuk menanggapi cerita pembelajaran dari
setiap CGP.
“ Apa tanggapan dari kepala sekolah atas cerita pembelajaran yang didapatkan dari
perwakilan murid, guru dan orang tua terhadap proses pembelajaran di sekolah selama ini?”
3. Setelah CGP dan kepala sekolah saling bercerita dan menanggapi. Ajak peserta membuat pesan
kunci kesimpulan dari proses pembelajaran selama ini dan tuliskan di dalam plano.
“Apa saja kesimpulan dari pelaksanaan proses belajar dan mengajar di sekolah selama ini?”
(contoh pesan kunci yaitu: kerja sama untuk perbaikan, kelas yang harus ramah anak, dan
lainnya. Pesan kunci seharusnya positif yang mencerminkan pembelajaran)
4. Ajukan pertanyaan untuk perbaikan dimasa yang akan datang, tulis pesan kunci perbaikan di
dalam plano.
135
“ apa yang terus bisa dipertahankan dari cerita pembelajaran tadi? Apa yang bisa ditingkatkan
di masa yang akan datang?
Yang kami pelajari dari proses belajar Perbaikan yang akan terus dilakukan pada
dan mengajar di sekolah selama ini masa yang akan datang
yaitu…
▪ Setelah kegiatan berbagi pembelajaran selesai, Pengajar Praktik melanjutkan diskusi dengan
meminta CGP untuk berbagi hasil tugas terkait “Gali Mimpi” dengan langkah, yaitu:
1. Minta setiap CGP bercerita mimpi/harapan warga sekolah terhadap proses pembelajaran yang
lebih berdampak pada murid.
“ Bapak dan Ibu CGP, coba ceritakan dengan singkat harapan/mimpi warga sekolah yaitu
murid, orang tua dan guru/kepala sekolah agar pembelajaran semakin berdampak pada
murid?
(Saat CGP bercerita, Pengajar Praktik dapat menuliskan pesan kunci harapan di dalam plano.
Contoh pesan kunci yaitu pembelajaran yang menyenangkan, sekolah bersih dan rapi, guru yang
rajin mengajar, dan lainnya)
2. Beri kesempatan kepala sekolah dan pengawas untuk menanggapi harapan/mimpi warga
sekolah terhadap pembelajaran yang lebih berdampak pada murid.
“ Apa tanggapan Bapak dan Ibu kepala sekolah serta pengawas terhadap harapan warga
sekolah agar pembelajaran lebih berdampak kepada murid?
3. Ajak peserta berdiskusi untuk membahas upaya mewujudkan harapan semua warga sekolah
terkait proses pembelajaran. Salin hasil diskusi di dalam plano.
“Mari kita bahas pesan kunci harapan yang sudah saya tuliskan di plano ini, menurut Bapak
dan Ibu, apa yang bisa kita lakukan bersama untuk mencapainya?”
Harapan/mimpi agar pembelajaran di Upaya yang dapat dilakukan untuk
Sekolah yang berdampak pada murid mewujudkannya
▪ Pengajar Praktik menyimpulkan keseluruhan sesi berbagi tugas mandiri CGP:
“ Bapak dan Ibu, ada beberapa kesimpulan yang ingin saya sampaikan dalam sesi ini, yaitu:
1. Menarik pembelajaran dari pelaksanaan proses belajar dan mengajar selama ini penting
dilakukan agar kita mengetahui apa yang sudah baik dan apa yang masih menjadi tantangan.
Sehingga pada masa depan upaya perbaikan terus bisa dilakukan agar pembelajaran semakin
berdampak pada murid.
2. Mendengarkan dan menggali harapan warga sekolah yaitu orang tua, guru/kepala sekolah
dan murid sangat penting agar pembelajaran yang berdampak pada murid sesuai dengan
kebutuhan dan cita-cita bersama. Sehingga kolaborasi dan gotong royong dapat terus
ditingkatkan.
136
3. Kita semua perlu mengingat bahwa kolaborasi dan gotong royong adalah kunci untuk
mewujudkan pembelajaran yang berdampak pada murid.
▪ Pengajar Praktik menjelaskan kegiatan sesi berikutnya akan dimulai dengan menonton video dan
paparan pada kelas besar, kemudian dilanjutkan di dalam kelompok Pengajar Praktik.
Jika dilakukan daring, langkah untuk memandu sesi adalah sama dengan luring. Hanya saja
Pengajar Praktik menggunakan perangkat fasilitasi online untuk memandu diskusi dan
mencatat kesimpulan yang harus dilakukan di dalam plano.
Pastikan pertanyaan kunci ditulis terlebih dahulu di link jamboard sebelum link dibagikan
kepada peserta.
Contoh seperti di bawah ini:
Pengajar Praktik
menulis terlebih
dahulu di link
jamboard
Tayangkan slide dan
saat peserta
bercerita, Pengajar
Praktik mencatat
kesimpulan di
jamboard
Alternatif untuk mencatat kesimpulan dapat dilakukan di power point.
137
NAMA SESI: DURASI: 135 MENIT
Merumuskan Cita-Cita (Visi), Misi dan Program
Sekolah yang Berdampak kepada Murid
▪ Peserta merumuskan visi, misi dan program sekolah yang berdampak pada murid
PERLENGKAPAN YANG DIBUTUHKAN:
▪ Pengantar dan Lembar Kerja 1 Visi, Misi, dan Program Sekolah yang berdampak
kepada murid
▪ Alat tulis
1. PENGANTAR VISI, MISI, DAN PROGRAM SEKOLAH YANG BERDAMPAK KEPADA
MURID (15 Menit)
Persiapan
▪ Pengantar sesi dilaksanakan di kelas besar. Pastikan semua peserta telah siap mendengarkan sebelum
sesi dimulai. Jika peserta tampak lelah, maka Pengajar Praktik bisa saja memberikan ice breaking. Pilih
salah satu permainan di bagian lampiran.
▪ Jika dilakukan di dalam kelas daring, maka kerja kelompok sekolah dilakukan di dalam ruang-ruang
kecil (breakout room). Jika Pengajar Praktik kesulitan membuat breakout room. Minta CGP membuat
link Gmeet masing-masing untuk mengerjakan tugas kelompok sesuai dengan waktu yang ditetapkan.
Pelaksanaan
▪ Pengajar Praktik menjelaskan tujuan dari kegiatan Visi, Misi, dan Program Sekolah yang Berdampak
kepada Murid dan mengajak peserta menyaksikan video:
“Bapak dan Ibu, pada sesi sebelumnya kita telah mengambil pelajaran dan menggali apa harapan
semua pihak agar proses pembelajaran semakin berdampak kepada murid. Pada sesi ini, kita
akan membuat rencana untuk bersama-sama mewujudkannya. Dalam hal ini mewujudkannnya
ke dalam bentuk visi, misi, dan program sekolah yang berdampak kepada murid”
“Bapak dan Ibu, tentu saja membuat visi, misi, dan program sekolah yang berdampak kepada
murid tidak bisa diselesaikan dalam lokakarya ini. Namun, pembelajaran di lokakarya ini
diharapkan sebagai modal Bapak dan Ibu untuk melihat kembali dan merumuskan visi, misi, dan
program sekolah yang memiliki dampak kepada murid bersama warga sekolah lainnya”
“Bapak dan ibu, sebelum melanjutkan kegiatan, saya akan mengajak bapak dan ibu menonton
video bersama-sama”
(Putar video di dalam link ini: https://www.youtube.com/watch?v=1GmblyVUxhE)
▪ Pengajar Praktik bertanya dan menekankan pesan kunci tayangan video:
“ Bapak dan Ibu, apa yang dapat dipelajari dari video SMPN 3 Wangi-wangi Kabupaten Wakatobi?”
(minta pendapat 1 atau 2 orang peserta terkait video yang ditayangkan)
“Terimakasih atas pendapat Bapak dan Ibu. Pesan kunci yang sangat jelas dari SMPN 3
Wangiwangi adalah bagaimana visi, misi, dan program di sekolah disusun dengan tujuan besar
untuk meningkatkan kemampuan dan bakat murid serta serta mengoptimalkan sumber daya yang
ada pada guru dan lingkungan sekolah. Dari sekolah ini, kita belajar bahwa visi dan misi tidak
hanya sekedar kata yang ada di profil sekolah, tetapi dibangun bersama-sama dan diwujudkan
dalam bentuk aksi nyata”
138
“ Dari SMP3 Wangiwangi kita juga belajar bahwa perubahan itu tidak harus dimulai dari yang
besar, tetapi harus dimulai dari hal kecil dan dilakukan bersama-sama agar sekolah yang
merupakan rumah untuk belajar menjadi benar-benar berdampak kepada murid”
2. Kerja Kelompok: Merumuskan “VISI, MISI, DAN PROGRAM SEKOLAH BERDAMPAK
PADA MURID? (75 MENIT)
Persiapan
▪ Bagi kembali peserta ke dalam kelompok Pengajar Praktik sebelum sesi dilanjutkan
▪ Bagikan Pengantar dan Lembar Kerja 1 kepada masing-masing sekolah.
Pelaksanaan
▪ Pengajar Praktik kemudian meminta CGP dan kepala sekolah duduk berdekatan atau berpasangan.
Pengawas dapat memilih salah satu sekolah atau bergantian mendampingi kerja kelompok sekolah
dampingannya. (Pastikan protokol kesehatan diperhatikan, dan setiap peserta tetap menggunakan
masker)
▪ Setelah peserta siap, Pengajar Praktik memberikan pengantar:
“ Bapak dan Ibu, seperti yang telah saya jelaskan tadi… untuk menghasilkan visi, misi dan program
sekolah yang berdampak pada murid pasti tidak akan cukup diselesaikan pada lokakarya ini.
Namun, saya berharap Bapak dan Ibu CGP dan kepala sekolah dapat memulainya sekarang, dan
saat kembali ke sekolah dapat dilanjutkan dengan melibatkan seluruh warga sekolah”.
▪ Pengajar Praktik menjelaskan bagian pengantar dari lembar kerja terkait Visi, Misi, dan Program yang
berdampak kepada murid.
“ Bapak dan Ibu, mari kita bersama-sama mencermati materi pengantar yang saya bagikan terkait
visi, misi dan program yang berdampak pada murid.
(bacakan atau jelaskan bagian pengantar lembar kerja)
▪ Pengajar Praktik memberikan instruksi untuk melaksanakan tugas kelompok sekolah yaitu:
“Bapak dan Ibu, kita telah bersama-sama memahami definisi visi, misi, dan program yang
berdampak pada murid. Selanjutnya, 75 menit ke depan, Bapak dan Ibu CGP, kepala sekolah dan
pengawas akan melaksanakan tugas kelompok dengan langkah-langkah di bawah ini:
1. Diskusikan dan rumuskan visi sekolah khususnya dalam proses pembelajaran yang berdampak
pada murid?
2. Lanjutkan merumuskan misi sekolah yang berdampak pada murid
3. Rumuskan satu program pembelajaran untuk mewujudkan visi dan misi sekolah yang
berdampak pada murid?
4. Catat hasil diskusi pada lembar kerja yang disediakan “
▪ Setelah semua peserta selesai, Pengajar Praktik menjelaskan kegiatan berikutnya:
“kegiatan selanjutnya berbagi visi, misi dan program sekolah yang berdampak pada murid yang
akan dilakukan di kelompok Pengajar Praktik”
3. Berbagi Hasil: Visi, Misi dan Program yang Berdampak pada Murid (45 Menit)
Persiapan
▪ Pastikan semua peserta telah menyelesaikan tugas kelompok sekolahnya sebelum sesi dilanjutkan. Jika
peserta tampak lelah, lakukan ice breaking. (Gunakan permainan yang terdapat di lampiran, ataupun jenis
permainan lainnya).
139
Pelaksanaan
▪ Pengajar Praktik melanjutkan kegiatan dengan berbagi visi, misi dan program yang berdampak pada
murid. Pengajar Praktik memberikan instruksi:
“ Bapak dan Ibu, setiap kelompok sekolah telah merumuskan visi, misi dan program sekolah yang
berdampak pada murid. Sekarang, saya akan meminta setiap kelas membacakan hasil kerja
kelompok sekolahnya, agar kita bisa sama-sama saling menyemangati perubahan yang berdampak
pada murid di sekolah”
“ Kita akan mulai dari sekolah [….] untuk berbagi visi, misi dan program di sekolahnya”
(Pengajar Praktik meminta setiap sekolah berbagi hasil tugas kelompok)
▪ Pengajar Praktik membuat kesimpulan dari keseluruhan sesi:
“ Bapak dan Ibu, tadi kita sama-sama mendengar dari setiap sekolah cita-cita untuk diwujudkan agar
sekolah lebih berdampak pada murid. Jika kita ingat konsep BAGJA yang sudah kita pelajari, ini adalah
bagian dari “J” yaitu Jabarkan rencana, dengan membuat rencana yang detail terkait apa yang kita
lakukan maka ini adalah langkah awal untuk melakukan perubahan”
“ Bapak dan Ibu, saya ingin menyimpulkan beberapa pesan penting dari sesi ini yaitu:
1. Ingat, visi adalah cita-cita dan tujuan besar bersama yang sungguh-sungguh ingin dicapai
dimasa depan. Cita-cita ini hanya bisa dicapai dengan gotong royong dan kesukarelaan untuk
kepentingan terbaik anak dimasa depannya.
2. Wujud dari cita-cita bersama ini harus ditunjukan dengan aksi nyata yaitu program-program
sekolah yang jalankan dengan semangat gotong royong untuk kepentingan terbaik anak.
3. Kita semua yang hadir di sini harus percaya bahwa perubahan-perubahan kecil yang kita
lakukan akan membawa dampak besar bagi masa depan anak nantinya.
▪ Pengajar Praktik menjelaskan kegiatan berikutnya:
“ kegiatan selanjutnya adalah menyusun aksi jangka pendek CGP dan kepala sekolah. Kegiatan ini
diawali dengan penjelasan oleh Pengajar Praktik kemudian dilanjutkan dengan kerja kelompok
sekolah.”
Jika sesi dilakukan daring langkah untuk memandu sesi adalah sama dengan luring. Hanya dalam
kerja kelompok, Pengajar Praktik perlu membagi peserta ke dalam ruang-ruang kecil (breakout
room) atau minta peserta membuat link Gmeet sendiri. Pengajar Praktik kemudian secara
bergantian dapat masuk ke kelas-kelas kecil selamat tugas kelompok.
▪ Pastikan koneksi Pengajar Praktik dan peserta stabil dalam sesi ini.
▪ Minta CGP mencatat hasil diskusi mereka ke dalam lembar kerja yang telah disediakan.
▪ Saat berbagi hasil, setiap CGP dan kepala sekolah dapat mempresentasikan kepada peserta
lainnya.
140
Pengantar:
Visi, Misi dan Program Sekolah yang Berdampak kepada Murid
A. Apa itu Visi, Misi, dan Program Sekolah Berdampak pada Murid
▪ Visi sekolah yang berdampak kepada murid adalah tujuan, harapan besar, cita-cita bersama yang sungguh-
sungguh ingin dicapai dengan segenap usaha dan sumber daya. Visi adalah gambaran ideal sekolah,
inspirasi bersama yang ingin diwujudkan, dan mendorong semua orang bergerak mencapai tujuan. Visi
menggambarkan tujuan besar sekolah jangka panjang (misalnya 5- 10 tahun)
▪ Misi sekolah berdampak kepada murid adalah pernyataan tentang apa yang harus dilakukan untuk
mencapai visi.
▪ Menunjukkan secara jelas mengenai apa yang hendak dicapai dan kegiatan utama dari sekolah.
▪ Secara jelas mengandung apa upaya yang harus dilakukan untuk mencapainya dan keluaran utama
(output) dari upaya tersebut.
▪ Program sekolah yang berdampak kepada murid adalah wujud nyata berupa aktivitas/kegiatan untuk
mewujudkan visi dan misi sekolah yang berdampak kepada murid.
▪ Ingat: Aksi atau pelaksanaan dari program sekolah yang berdampak kepada murid tidak dapat dilakukan
sendiri tetapi harus dengan kolaborasi atau gotong royong.
▪ Oleh karena itulah, sebelum merencanakan aksi diperlukan pemetaan potensi sekolah dan aktor yang
terlibat di dalamnya agar semua pihak bisa berkontribusi maksimal untuk perkembangan belajar murid.
B. LANGKAH KERJA KELOMPOK
▪ Bapak dan Ibu peserta akan melakukan kerja kelompok untuk mendiskusikan Visi, Misi, dan Program
Sekolah yang berdampak kepada murid.
▪ Secara berkelompok (GCP, Kepala Sekolah dan Pengawas) lakukan diskusi dan selesaikan tugas yang
diberikan dalam waktu 60 menit.
▪ Catat hasil diskusi pada lembar yang disediakan
141
Lembar Kerja 1. Visi, Misi, Program Sekolah yang Berdampak Pada Murid
1. Visi Sekolah
a. Diskusikan apakah visi sekolah Anda sudah mencerminkan pembelajaran yang
berdampak kepada murid, mengakomodir harapan semua warga sekolah, dan mampu
mengoptimalkan potensi yang dimiliki sekolah dan lingkungan pembelajaran
keseluruhan?
Diskusikan dan coba rumuskan bersama kembali!
b. Tulis visi sekolah Anda pada kolom yang disediakan. Jika keseluruhan kalimat visi
belum dapat dirumuskan, tulis kata-kata kunci dari visi yang ingin capai bersama.
142
2. Misi Sekolah
Rumuskan misi dari sekolah yang berdampak kepada murid. Buatlah kalimat yang jelas
dan mengandung upaya yang harus dilakukan untuk mencapai visi bersama yang telah
dirumuskan. Jika keseluruhan kalimat misi belum bisa dirumuskan, maka tulis kata-kata
kunci yang mencerminkan usaha untuk mencapai misi.
143
3. Program Sekolah
▪ Diskusikan satu rencana program sekolah yang merupakan perwujudan dari visi dan
misi sekolah yang berdampak pada murid.
Program Sekolah Berdampak pada murid yang akan dilakukan di sekolah
yaitu:
Tujuan dan Keluaran yang ingin dicapai dari program yaitu:
144
▪ Diskusikan dan Jabarkan rencana pelaksanaan program dengan mengisi tabel di
bawah ini:
Apa langkah Apa sumber daya Siapa yang dapat Program
kegiatan yang yang dibutuhkan dilibatkan dalam dikatakan
dilakukan untuk untuk melaksanakan berhasil jika?
melaksanakan program (tenaga, pelaksanaan
biaya, keterampilan, program, dan apa
program?
dan lainnya)? peran mereka?
145
NAMA SESI: Aksi Janji Jangka Pendek DURASI: 45 MENIT
TUJUAN SESI:
▪ Peserta merumuskan aksi jangka pendek yang akan dilaksanakan di sekolah masing-
masing.
PERLENGKAPAN YANG DIBUTUHKAN:
▪ Pengantar dan Lembar Kerja 2. Aksi Jangka Pendek CGP dan Kepala Sekolah
▪ Alat tulis
1. PENGANTAR AKSI JANGKA PENDEK (15 Menit)
Persiapan
▪ Bagikan pengantar dan lembar kerja 2. Aksi Jangka Pendek CGP dan Kepala sekolah
▪ Pastikan semua peserta telah siap mendengarkan sebelum sesi dimulai. Jika peserta tampak lelah,
maka Pengajar Praktik bisa saja memberikan ice breaking.
▪ Jika dilakukan di dalam kelas daring, maka kerja kelompok sekolah dilakukan di dalam ruang-ruang
kecil (breakout room). Jika Pengajar Praktik kesulitan membuat breakout room. Minta CGP membuat
link Gmeet masing-masing untuk mengerjakan tugas kelompok sesuai dengan waktu yang ditetapkan.
Pelaksanaan
▪ Pengajar Praktik menjelaskan tujuan kegiatan pada sesi ini yaitu:
“ setelah ini kita akan menyepakati aksi jangka pendek yang akan dilaksanakan 1 (satu) bulan ke
depan di sekolah baik oleh CGP ataupun kepala sekolah. Aksi yang benar-benar bisa kita lakukan
untuk melakukan perubahan. Bisa dimulai dengan menjalankan langkah awal program yang tadi
dirumuskan, atau perubahan-perubahan kecil lainnya. Agar, cita-cita bersama untuk membawa
perubahan untuk murid bisa diwujudkan”
“ Ingat, seribu langkah dimulai dari langkah pertama, dan perubahan besar yang berdampak
dimulai dari perubahan kecil yang dilakukan terus menerus”
▪ Pengajar Praktik melanjutkan penjelasan:
“Sebelum Bapak dan Ibu menyepakati aksi jangka pendek yang akan dilakukan, mari bersama-
sama kita cermati bagian pengantar lembar kerja”
▪ Pengajar Praktik kemudian menjelaskan/membacakan bagian pengantar lembar kerja. Jika ada
pertanyaan dan diskusi maka Pengajar Praktik dapat memfasilitasi peserta.
2. Menyepakati Aksi Jangka Pendek (30 Menit)
▪ Pengajar Praktik kemudian meminta CGP dan kepala sekolah duduk berdekatan atau berpasangan.
Pengawas dapat memilih salah satu sekolah atau secara bergantian melihat kerja kelompok sekolah
dampingannya.
▪ Setelah peserta siap, Pengajar Praktik memberikan instruksi:
“ Sekarang kita akan menyepakati aksi janji jangka pendek (1 bulan) yang akan dilaksanakan oleh
CPG dan kepala sekolah di sekolahnya masing-masing. Aksi ini bisa dikonkritkan dari progam
sekolah yang telah dibuat ataupun aksi lainnya sesuai peran Bapak dan Ibu di sekolah. Ingat tujuan
dari aksi ini adalah untuk memulai perubahan terhadap sekolah yang berdampak pada murid.
Mohon Bapak/Ibu peserta membuka lembar ke-2 dari lembar kerja, diskusikan sepakati dalam
waktu 30 menit
▪ Kegiatan selanjutnya adalah penutup dan tindak lanjut. Kegiatan ini akan dilaksanakan dalam
kelompok besar. Peserta meminta peserta bergabung dengan semua peserta dari kelompok lainnya.
146
Pengantar Aksi
Jangka Pendek CGP dan Kepala Sekolah
1. Aksi adalah kegiatan atau tindakan yang dilakukan untuk melakukan perubahan dan mencapai tujuan
bersama. Dalam hal ini adalah aksi yang dimaksud adalah aksi yang berdampak pada murid.
2. Aksi yang akan disepakati bersama oleh CGP dan kepala sekolah haruslah mencerminkan prinsip SMART
seperti penjelasan di bawah ini:
a. Specific (jelas)
▪ Kegiatan/aksi yang dilakukan perlu jelas “apa dan bagaimana hal tersebut dilakukan!”
▪ Jika melibatkan banyak orang, maka penafsiran aktivitas sama bagi siapapun.
b. Mesurable (dapat diukur)
▪ Semua yang terlibat paham bahwa tujuan telah tercapai atau tidak
▪ Jelas kuantitas, kualitas, frekuensi, waktu, dan lainnya.
c. Achievable (dapat dicapai)
▪ Apakah realistis dilakukan?
▪ Apakah orang-orang yang berkomitmen memiliki pengalaman, pengetahuan, dan kemampuan
untuk melaksanakan target yang dicapai?
d. Relevant (tujuan untuk murid)
▪ Apakah komitmen janji yang akan dilaksanakan sesuai dengan visi besar yang dirumuskan
yakni sekolah yang berpihak kepada murid
e. Time Oriented (target waktu)
▪ Masing-masing pihak yang berkomitmen memiliki target waktu penyelesaian yang jelas.
147
Lembar Kerja 3. Aksi CGP dan Kepala Sekolah
Aktor Untuk melakukan perubahan pembelajaran Langkah-langkah yang saya akan
Calon Guru sekolah yang berdampak pada murid. Dalam lakukan yaitu…
Penggerak satu Bulan ke depan saya akan melakukan…..
Kepala
Sekolah
148
NAMA SESI: Penutup dan Tindak Lanjut DURASI: 45 MENIT
TUJUAN SESI:
▪ Peserta saling memberikan umpan balik pelaksanaan belajar
▪ Peserta mengevaluasi dan memetik pembelajaran dari pelaksanaan lokakarya
▪ Peserta mengetahui tindak lanjut kegiatan yang akan dilakukan.
PERLENGKAPAN YANG DIBUTUHKAN:
▪ Plano evaluasi lokakarya
▪ Spidol
▪ Selotip kertas
▪ Alat tulis
1. UMPAN BALIK PEMBELAJARAN (15 MENIT)
Persiapan
▪ Pastikan semua peserta dari 2 (dua) kelompok Pengajar Praktik telah siap sebelum kegiatan
dilanjutkan. Ingatkan CGP dan kepala sekolah untuk tetep duduk berdekatan. Sementara pengawas
duduk pada salah satu sekolah binaannya.
Pelaksanaan
▪ Pengajar Praktik melanjutkan kegiatan dengan memberikan penjelasan:
“ Kita hampir tiba pada ujung acara, sebelumnya saya ingin meminta satu atau dua sekolah untuk
membacakan rencana aksi jangka pendek yang akan dilaksanakan satu bulan ke depan!”
▪ Pengajar Praktik mempersilahkan perwakilan sekolah membacakan aksi jangka pendeknya.
▪ Selanjutnya, Pengajar Praktik melanjutkan kegiatan untuk saling memberikan umpan balik
pertemuan:
“ Bapak dan Ibu peserta, kegiatan selanjutnya adalah saling memberikan umpan balik proses
belajar dan kerja sama hari ini. Hal ini penting agar ke depan terus bisa dilakukan perbaikan dan
juga dapat diterapkan dalam keseharian di sekolah.
“Dalam waktu 5 menit, Saya meminta kepada Kepala Sekolah, CGP, dan pengawas saling
memberikan masukan terkait apa yang sudah baik dan apa yang perlu diperbaiki dalam proses
kerja sama untuk menyelesaikan tugas di dalam lokakarya. Langkah-langkah yang dilakukan yaitu:
a. Dimulai dari kepala sekolah kepada CGP dan pengawas, katakan di dalam kelompok tentang
apa yang sudah baik dari kerja sama lokakarya hari ini, dan kedepan apa yang dapat
ditingkatkan.
b. CGP dan pengawas secara bergantian melakukan hal yang sama. Sehingga setiap peserta
memberi dan menerima umpan balik di dalam kelompoknya.”
2. MEMETIK PEMBELAJARAN DAN EVALUASI (15 MENIT)
Persiapan
▪ Siapkan plano untuk kata kunci memetik pembelajaran dan plano lembar evaluasi lokakarya
kemudian tempelkan di tempat yang mudah terjangkau.
▪ Siapkan metaplan/post it dan bagikan kepada semua peserta.
▪ Pastikan semua peserta telah selesai memberikan umpan balik kepada rekan satu
sekolahnya/pengawas sebelum memulai kegiatan berikutnya.
149
Pelaksanaan
▪ Pengajar Praktik melanjutkan penjelasan untuk menuliskan kata kunci pembelajaran:
“Semoga kegiatan saling memberikan umpan balik bisa membawa perbaikan kepada kita semua.
Selanjutnya, Bapak dan Ibu peserta diminta untuk menuliskan kata kunci yang mencerminkan
pembelajaran yang didapatkan pada lokakarya hari ini. Contoh kata kunci seperti kerja sama,
komitmen, dan lainnya. Bapak/ Ibu boleh menuliskan kata kunci sebanyak-banyaknya, kemudian
tempelkan di plano/flipchart yang disediakan”
▪ Setelah semua peserta menempelkan pembelajaran yang didapatkannya, Pengajar Praktik kemudian
memberikan instruksi:
“ Saya meminta perwakilan pengawas yaitu [……], kepala sekolah [……] dan CGP [….] untuk
menjelaskan kata kunci yang telah ditempelkan di plano kepada peserta yang lainnya”
▪ Pengajar Praktik kemudian melanjutkan kegiatan dengan evaluasi keseluruhan lokakarya dengan
meminta peserta untuk mengisi plano refleksi:
“ Agar pada lokakarya selanjutnya lebih baik lagi, maka Saya meminta Bapak/Ibu untuk mengisi
plano evaluasi. Caranya adalah dengan memberi centang atau contreng (√) kolom penilaian yang
mencerminkan perasaan Bapak/Ibu pada lokakarya ini.
Aspek yang di evaluasi (senang) (Biasa) ! (Sedih)
Materi Lokakarya
Metode Lokakarya
Pengajar Praktik
Partisipasi Peserta
Logistik dan Tempat Pelatihan
Konsumsi
150
▪ Jika salah satu aspek yang dievaluasi mayoritas peserta mencontreng biasa atau sedih, maka
Pengajar Praktik dapat bertanya:
“apa perbaikan yang bisa dilakukan kedepannya?”.
3. KESIMPULAN DAN TINDAK LANJUT (15 MENIT)
▪ Pastikan semua peserta siap sebelum kesimpulan dan tindak lanjut kegiatan disampaikan.
▪ Pengajar Praktik menyampaikan kesimpulan dari lokakarya ke-3 yakni :
“Saya melihat bahwa semua orang di ruangan ini bangga menjadi pendidik dan terus ingin
melakukan perubahan untuk murid. Kita harus percaya bahwa setiap murid berhak mendapatkan
kesempatan belajar yang lebih baik. Semoga visi, misi, dan program yang dirumuskan bersama
membawa dampak pada murid di masa depan mereka”
▪ Pengajar Praktik dapat juga menambahkan kesimpulan atau pertanyaan yang membantu peserta
untuk lebih termotivasi dalam menerapkan visi, misi dan program sekolah yang berpihak kepada
murid.
▪ Pengajar Praktik kemudian menyampaikan tindak lanjut untuk lokakarya ke-4 yaitu:
“Pada lokakarya 4, akan dibahas lebih lanjut tentang guru yang berpihak kepada murid. Oleh
karena itu, pastikan CGP membawa hasil RPP yang dibuat untuk memenuhi tugas pembelajaran
pada modul CGP ke-2 terkait pembelajaran diferensiasi”
▪ Sebelum menutup pertemuan, Pengajar Praktik tidak lupa memberikan semangat kepada peserta
untuk melakukan yang terbaik bagi sekolahnya masing-masing.
Jika sesi dilakukan daring maka langkah-langkah untuk memandu sesi adalah sama dengan luring.
Namun pada sesi evaluasi pelatihan, Pengajar Praktik cukup meminta pendapat beberapa peserta
terkait aspek pelatihan yang perlu diperbaiki kedepannya seperti materi, metode, Pengajar
Praktik, logistik dan lainnya. Ajukan contoh pertanyaan seperti di bawah ini:
- Bagaimana materi lokakarya hari ini? Apakah dapat dipahami dan menyenangkan?
- Bagaimana saya sebagai Pengajar Praktik membawakan materi? Apakah ada yang bisa saya
perbaiki?
- Bagaimana dengan metodenya? Apakah ada yang bisa diperbaiki?
- Dan lainnya
151
DAFTAR ISTILAH
Kesediaan seseorang untuk melakukan perubahan atau
tindakan untuk mencapai tujuan bersama
Aksi
BAGJA Model manajemen perubahan sebagai bagian dari inkuiri
apresiatif, yang merupakan akronim dari:
▪ Buat pertanyaan utama;
▪ Ambil pelajaran
▪ Gali mimpi;
▪ Jabarkan rencana;
▪ Atur eksekusi
Misi Pernyataan tentang apa yang harus dilakukan untuk
mencapai visi.
SMART Singkatan dari: Specific (jelas), Measurable (dapat diukur),
Achievable (dapat dicapai), Relevant (sesuai/terkait), Time
Oriented (tenggat waktu yang jelas)
VISI Tujuan, harapan besar, cita-cita bersama yang sungguh-
sungguh ingin dicapai dengan segenap usaha dan sumber
daya.
152
CONTOH KEGIATAN ICE BREAKING & ENERGIZER
Gunakan saat peserta terlihat lelah dan gunakan yang sesuai kondisi peserta.
Pemdamping dapat mengembankan ice breaking lainnya di dalam lokakarya”
Nama Kegiatan Cara Membawakan
Adu Panjang ▪ Bagilah peserta menjadi 3 atau 4 kelompok dengan jumlah yang sama.
▪ Setiap orang berbaris dalam masing-masing kelompok, berderet satu baris
dari depan ke belakang.
▪ Lalu instruksikan pada semua peserta untuk berlomba untuk membentuk
barisan yang paling panjang. Barisan
tidak boleh terputus, satu sama lain
harus saling berhubungan.
▪ Kuncinya adalah peserta boleh
menggunakan apa saja, khususnya
barang-barang yang melekat di
badannya untuk membentuk barisan
yang terpanjang. Tapi kunci ini jangan
diungkapkan ke peserta.
▪ Cukup instruksikan: “Berlombalah
untuk membuat barisan terpanjang“.
Biarkan para peserta berkreativitas
sendiri.
▪ Kemudian, ajak peserta untuk
berdiskusi apa yang terjadi saat
proses beradu panjang berlangsung,
kenapa hal itu terjadi.
Persiapan:
▪ Siapkan potongan kertas di bawah ini:
Menyambung Kata ▪ Siapkan 8 potongan kertas sejumlah kelompok kelas.
Pelaksanaan
▪ Bagi kelompok, setiap kelompok terdiri dari 8 peserta.
▪ Jelaskan “kita akan menyambung kata menjadi kalimat penyemangat di
dalam lokakarya ini”
▪ Bagikan potongan kertas secara acak kepada setiap kelompok. Bisa saja
pada setiap kelompok mendapatkan potongan kertas yang sama,
sehingga jika ingin menyambungkan menjadi kalimat, harus bekerja
sama dengan kelompok lainnya.
▪ Berikan instruksi “tanpa suara, setiap kelompok perlu membuat susunan
kalimat yang berbunyi : Gotong royong untuk pendidikan adalah
kesediaan semua pihak untuk saling membantu, saling menopang,
saling berkorban, untuk mencapai tujuan bersama masa depan
anak yang lebih baik”
153
Cara Membawakan
▪ Lanjutkan instruksi “Setiap kelompok perlu menyusun kalimat tersebut,
Nama Kegiatan jika potongan kertas di kelompoknya tidak lengkap atau berlebih, cari ke
kelompok lainnya. Ingat, tanpa suara”
▪ Setelah selesai permainan, ajak peserta menyimpulkan makna
permainan dan tekankan pentingnya kerja sama dan komunikasi.
154
Jumlah
DAFTAR PERIKSA PERLENGKAPAN
No List Perlengkapan
List Perlengkapan oleh Peserta (dibawah oleh peserta)
1 Tugas Lokakarya 2 tentang Diskusi Ambil Pelajaran 1
dan Gali Mimpi kepada warga sekolah
2 Alat tulis 1 paket
3 Tumbler (botol minum) 1
List Perlengkapan Panitia Jika Luring 30 lembar
1 Plano Sejumlah peserta
2 Spidol kecil dua warna Sesuai kebutuhan
3 Spidol sedang Sesuai kebutuhan
4 Spidol besar 50 lembar per-warna
5 Metaplan/post it(minimal 2 warna) 1 Paket
5 Sound system 1 Paket
6 In focus 3 Buah
7 Selotip Kertas Sesuai Pengajar Praktik
8 Flipchart
List Perlengkapan Panitia Jika Daring Sesuai Pengajar Praktik
1 Ruang online untuk lokakarya
List Dokumen dan Materi (Dicek oleh Panitia dan Pengajar Praktik)
7 Video 1 untuk sesi pembukaan 1 Video
https://www.youtube.com/watch?v=lwJkP4AyqvI
155
No
List Perlengkapan Jumlah
Video 2 untuk sesi Ambil Pelajaran dan Gali Mimpi: 1 Video
8 https://drive.google.com/file/d/1pp2iRDcCW-
HdoraaEbtOkfYiSpPwNenO/view?usp=sharing
9 Video 2. Untuk sesi visi, misi, dan program sekolah 1 Video
https://www.youtube.com/watch?v=1GmblyVUxhE)
10 Dokumen Materi dan Lembar Kerja 1 (Visi, Misi, dan Sejumlah Peserta
Aksi Sekolah Berdampak Pada Murid)
11 Dokumen Materi dan Lembar Kerja 2 (Aksi Jangka Sejumlah Peserta
Pendek CGP dan Kepala Sekolah)
12 Daftar Hadir 1 paket
156
PENJELASAN PERLENGKAPAN LURING
Plano dan Flipchart
Selotip kertas
Post-its (pilih ukuran
paling besar)
Kertas warna-warni
yang dapat menempel
tidak permanen
Metaplan
Kertas warna-warni,
jika ditempel
menggunakan selotip
kertas
157
Spidol Kecil
Spidol sedang
Spidol besar
Paket Infocus
proyektor dan layar
158
BENTUK KELAS
Untuk Kelas Besar (Bentuk U)
Untuk Diskusi Kelompok Pengajar Praktik (U atau Lingkaran yang lebih kecil)
159