Tujuan Pembelajaran Khusus:
CGP dapat menganalisis sejauh mana suara, pilihan dan kepemilikan murid dipertimbangkan
dalam sebuah contoh program/kegiatan intrakurikuler, kokurikuler, atau ekstrakurikuler sekolah
Pertanyaan Pemantik
1. Apa hal yang paling penting untuk dipertimbangkan dalam menyusun program/kegiatan
yang berdampak pada murid?
2. Seperti apakah gambaran program/kegiatan yang dapat mempromosikan suara, pilihan,
dan kepemilikan murid?
3. Lingkungan seperti apa yang menurut Bapak/Ibu dapat menumbuhkembangkan
kepemimpinan murid?
4. Apa yang dapat kita lakukan untuk dapat menciptakan lingkungan belajar yang
menumbuhkembangkan kepemimpinan murid? Siapa saja yang perlu dilibatkan?
5. Bagaimana keterlibatan komunitas dapat membantu menumbuhkembangkan
kepemimpinan murid?
Selamat datang di tahapan pembelajaran 3 dari rangkaian pembelajaran di modul 3.3 ini. Dalam
tahapan ini, Bapak/Ibu akan lebih memperdalam pemahaman tentang konsep kepemimpinan
murid lewat forum diskusi dengan CGP lain.
Setelah membaca karakteristik lingkungan yang menumbuhkembangkan kepemimpinan murid
dan mempelajari peran dari keterlibatan komunitas dalam proses menumbuhkan kepemimpinan
murid, coba baca kembali contoh-contoh situasi pembelajaran yang diberikan di tahapan
pembelajaran sebelumnya kemudian cobalah jawablah pertanyaan ini:
1. Menurut Bapak/Ibu. karakteristik lingkungan belajar mana yang dibangun oleh guru dalam
setiap situasi pembelajaran tersebut?
2. Pengetahuan, keterampilan, dan sikap apa yang dikembangkan di dalam lingkungan belajar
seperti itu?
3. Kaitkan pengetahuan, keterampilan, dan sikap-sikap yang dikembangkan tersebut
dengan profil pelajar Pancasila di dalam diri siswa?
Catatan: Bapak/Ibu tidak perlu mengunggah jawaban Ibu/Bapak untuk pertanyaan-
pertanyaan di atas, Ini lebih kepada refleksi pribadi Ibu/Bapak setelah membaca materi di
eksplorasi konsep kedua ini.
Sekarang, saatnya Bapak/Ibu masuk dalam forum diskusi. Melalui forum diskusi ini, kami ingin
Bapak/Ibu mulai dapat membuat koneksi antara praktik-praktik yang Bapak/Ibu lakukan saat ini
dengan materi-materi yang telah dipelajari sejauh ini.
Di dalam forum diskusi ini, Bapak/Ibu akan mendiskusikan sebuah kegiatan atau program
sekolah. Namun, agar lebih jelas prosesnya, mohon perhatikan tahapan-tahapan berikut ini:
1. Setiap kelompok hanya akan mendiskusikan sebuah kegiatan/program sekolah.
2. Kegiatan/program sekolah yang akan didiskusikan dapat berupa kegiatan/program sekolah
yang sudah/sedang dijalankan oleh salah satu anggota kelompok di sekolahnya.
3. Silahkan menentukan siapa anggota kelompok yang bersedia kegiatan/program sekolahnya
didiskusikan.
4. Anggota kelompok yang bersedia tersebut kemudian harus memposting di LMS nama
kegiatan/program yang akan didiskusikan. Postingan inilah yang harus dikomentari dan
didiskusikan oleh anggota kelompok lainnya.
5. Saat thread diskusi dimulai, anggota kelompok yang kegiatan/program sekolahnya
didiskusikan tersebut harus menanggapi pertanyaan-pertanyaan awal yang diajukan oleh
rekan-rekan sekelompoknya (karena dialah yang mengetahui kegiatan/program tersebut).
Namun demikian, setelah diskusi mulai berjalan dan ide-ide baru mulai terbentuk, anggota
kelompok yang lain dapat ikut menanggapi, menjawab pertanyaan yang diajukan
selanjutnya.
6. Poin-poin yang harus didiskusikan diantaranya adalah sebagai berikut:
● Jenis program atau kegiatannya. Apakah program/kegiatan intrakurikuler,
kokurikuler, atau ekstrakurikuler.
● Karakteristik lingkungan yang dikembangkan oleh guru/sekolah di dalam
kegiatan/program tersebut. (dengan mengacu kepada 7 karakteristik lingkungan yang
telah dipelajari sebelumnya)
● Sejauh mana aspek suara, pilihan, dan kepemilikan (Voice/Choice/Ownership)
dipromosikan atau didorong dalam kegiatan atau program tersebut.
7. Karena diskusi ini bertujuan untuk mengembangkan ide dan pemahaman bersama, maka
setiap orang diharapkan dapat fokus pada percakapan yang terjadi dalam thread diskusi
daring ini. Jangan hanya sekali memberikan komentar lalu sudah. Setiap orang perlu
berasumsi bahwa mereka akan mempelajari sesuatu dalam setiap percakapan tertulis yang
ada di LMS tersebut. Oleh karena itu, setiap orang:
- perlu memberikan pertanyaan. Saat bertanya, hindari pertanyaan yang bisa dijawab
dengan ya atau tidak tanpa perlu menjelaskan jawaban secara rinci.
- perlu memperhatikan komentar/pertanyaan yang ditulis oleh anggota kelompok
mereka. Hal ini dapat dilakukan dengan cara menanggapi komentar, memberikan
pertanyaan lanjutan, menyampaikan gagasan, dsb.
Setelah selesai melakukan diskusi kelompok, lakukanlah refleksi pribadi dengan menjawab
pertanyaan-pertanyaan berikut ini. Refleksi ini dapat menjadi pemenuhan tagihan jurnal refleksi
mingguan Anda.
Apa yang telah Bapak/Ibu pahami tentang konsep kepemimpinan murid (student agency?)
Bagaimana Bapak/Ibu dapat mendorong dan mempromosikan suara, pilihan, dan
kepemilikan murid di kelas Bapak/Ibu?
Hal konkret apa yang akan Bapak/Ibu lakukan, sesuai dengan konteks keadaan nyata yang
dihadapi (aset-kekuatan), untuk mewujudkan 7 karakteristik lingkungan yang
menumbuhkembangkan kepemimpinan murid di sekolah Bapak/Ibu?
JAWABAN :
No Nama Jenis Karakteristik lingkungan yang Aspek Voice, Choise , owenership
Program program / dikembangkan
Kegiatan
/
Kegiatan
Lingkungan yang menyediakan Membuat daftar rutinitas bersama murid.
kesempatan untuk murid Murid memberikan masukan serta pilihan
menggunakan pola pikir positif dan dalam menjalankan berbagai program di
merasakan emosi yang positif. dalam adiwiyata, misalkan dalam
Sebagai contoh pembuatan mading pembuatan kompos, piket kebersihan
terkait lingkungan hidup sebagi hasil lingkungan, terkait penanaman pohon,
kreatifitas siswa dalam menyikapi selanjutnya piket greenhouse dan bank
program adiwiyata. sampah.
Lingkungan yang Melakukan kegiatan pembelajaran berbasis
mengembangkan keterampilan proyek. Murid diberikan kesempatan dan
berinteraksi sosial secara positif, arif bentuk kerjasama berkenaan hasil produksi
dan bijaksana. Sebagai contoh siswa dari program adiwiyata salah satunya
telah melakukan kerjasama dengan pembuatan inovasi pangan hasil kebun
pihak ke 3 yaitu pengepul rongsokan sekolah yang merupakan salah satu produk
dalam kegiatan bank sampah. program adiwiyata
Lingkungan yang Memberikan kesempatan pada murid untuk
melatih keterampilan yang memilih peran yang dapat mereka ambil
dibutuhkan murid dalam dalam sebuah kegiatan/program. Sebagai
proses pencapaian tujuan akademik Contoh siswa aktif berperan sebagai
1 Program Ko maupun non-akademiknya. Sebagi pengurus 9K, 7S, dan piket green hause,
Sekolah Kurikuler contoh murid dilibatkan dalam hidroponik, kebun sekolah dan bank sanpah.
Adiwiyata pembelajaran lingkungan hidup dan Murid berperan aktif dan memahami
terdapat lomba cerdas cermat PKLH perannya dalam kegiatan sekolah adiwiyata.
serta kegiatan kepencintaalaman
dengan adanya sispala.
Lingkungan yang melatih murid Memberikan kesempatan pada murid untuk
untuk menerima dan memahami mempresentasikan hasil kerja/proyek sesuai
kekuatan diri, sesama, serta dengan gaya , minat dan bakat mereka.
masyarakat dan lingkungan di Sebagai contoh dari produk adiwiyata juga
sekitarnya. Sebagai contoh murid terdapat hasil turunan yaitu inovasi karya
terlibat dalam aksi hari bumi atau hari ilmiah sebagai contoh pemanfaatan ikan
lingkungan hidup dalam bentuk aksi gabus sebagai dodol yang kaya akan
sosialisasi dan demonstrasi tritikal kalsium.
akan ancaman global.
Lingkungan yang membuka wawasan Menciptakan lingkungan belajar di mana
murid agar dapat menentukan dan murid dapat menetapkan tujuan belajar dan
menindaklanjuti tujuan, harapan atau kriteria keberhasilan mereka sendiri, dan
mimpi yang manfaat dan memantau dan menyesuaikan pembelajaran
kebaikannya melampaui pemenuhan mereka. Sebagai contoh murid dengan
kepentingan individu, kelompok, koordinasi wali kelas membuat layout kelas
maupun golongan. Sebagai Contoh senyaman mungkin dengan menampilkan
terdapat program greenhouse yang kelas dan hasil kegiatan sehingga membuat
suasana belajar nyaman.
memberikan semangat akan
Memosting ide siswa (dengan seizin murid
konservasi sumber daya alam sebagai bagian dari menghargai dan
menghormati kepemilikan murid ). Sebagai
tumbuhan di lingkungan sekolah dan contoh melalui akun media sosial sekolah
baik berupa film ataupun video pendek kita
dapat memetik hasilnya untuk anggota shere hasil ide gagasan anak dalam setiap
kegiatan adiwiyata.
kelas dan warga sekolah.
Mengkondisikan lingkungan fisik yang
Lingkungan tersebut berkomitmen mendukung kepemilikan. Misalnya
membuat papan buletin, yang dapat
untuk menempatkan murid digunakan murid untuk menampilkan
informasi tentang pekerjaan mereka,
sedemikian rupa sehingga aktif kesuksesan mereka, dsb
menentukan proses belajarnya sendiri.
Sebagi contoh murid yang sudah
memilki tugas dan peran nya sendiri
dalam program adiwiyata akan sangat
aktif katera belajar berdasarkan
pilihannya baik kelaompok ataupun
satuan tugas.
Lingkungan tersebut menumbuhkan
daya lenting dan sikap tangguh murid
untuk terus bangkit di tengah
kesempitan dan kesulitan. Sebagai
contoh: Terdapat kekurangan dana
dalam pengadaan program adiwiyata
maka murid kita ajak untuk bekerja
sama dengan pihak DLH atau dinas
pertanian untuk pengadaaan bibit
tanaman yang bisa kita manfaatkan di
dalam lingkungan sekolah.