2.3.a.5. Ruang Kolaborasi - Pembentukan Komunitas
Praktisi Untuk Melakukan Praktik Coaching
CGP dapat melatih keterampilan coaching dengan berbagai studi kasus dan membentuk
komunitas praktisi untuk melakukan praktek coaching model TIRTA.
Tujuan Pembelajaran Khusus: CGP dapat melatih keterampilan coaching dengan
berbagai studi kasus dan membentuk komunitas praktisi untuk melakukan
praktek coaching model TIRTA.
Bapak/Ibu Calon Guru Penggerak,
Anda tentunya sudah benar-benar memahami konsep coaching dalam konteks
pendidikan baik melalui pembelajaran mandiri dan diskusi. Sekarang saatnya Anda
berkolaborasi dengan rekan calon guru penggerak lainnya untuk membentuk komunitas
praktisi secara daring. Pada sesi ini, secara berkelompok, Anda akan berlatih
mempraktekkan proses coaching dengan tiga situasi yang akan diberikan dengan model
TIRTA, yaitu:
Kasus 1
Coach: guru, coachee: murid, 1 pengamat
Seorang guru sangat memahami jika Rina, salah satu muridnya berbakat dalam
berpidato dalam Bahasa Inggris. Ia mendorong Rina untuk mengikuti perlombaan pidato
dalam Bahasa Inggris tingkat kabupaten. Namun, nampaknya Rina masih belum percaya
diri. Bagaimanakah cara Anda dalam menanggapi hal ini?
Kasus 2
Coach: guru, coachee: murid. 1 pengamat
Seorang murid bercerita jika dia merasa diperlakukan tidak adil oleh seorang guru. Guru
tersebut membuka les privat, dan sebagian besar murid di kelas mengikuti les privat
tersebut, kecuali murid tersebut. Murid tersebut merasa tidak nyaman ketika guru sering
menyindir murid yang tidak mau ikut les privatnya. Bahkan, murid tersebut juga merasa
bahwa nilai yang diberikan pun tidak adil, para murid yang mengikuti les guru tersebut
mendapatkan nilai yang lebih baik dari murid tersebut. Bagaimanakah cara Anda
menanggapi hal ini?
Kasus 3
Coach: guru, coachee: rekan guru, 1 pengamat
Rekan Anda bercerita jika dia baru saja mendapatkan teguran dari kepala sekolah yang
menerima laporan dari pengawas sekolah yang melakukan supervisi saat ia mengajar.
Pengawas sekolah yang melakukan supervisi tampak keberatan ketika rekan Anda
mengajar tanpa buku teks. Rekan Anda mengajar dengan memanfaatkan sumber-
sumber belajar lainnya. Ketika diingatkan pengawas tersebut, rekan Anda
menyampaikan jika ia tetap mengacu pada kurikulum walaupun tidak menggunakan buku
teks. Pengawas tersebut tampaknya tersinggung dan memberikan laporan tentang hal
itu kepada kepala sekolah. Bagaimana Anda menyikapinya?
Anda akan berlatih mempraktekkan kasus-kasus tersebut dengan ketentuan sebagai
berikut:
o kelompok terdiri dari tiga (3) calon guru penggerak. satu orang akan berperan
sebagai coach, satu orang lainnya akan berperan sebagai coachee, dan satu orang
lainnya akan berperan sebagai pengamat (lihat Gambar 8) yang mengobservasi
proses praktek coaching model TIRTA dengan menggunakan lembar
pengamatan* yang bisa diunduh di LMS. Peran akan bergantian di setiap kasus
(disediakan 3 kasus). Di setiap akhir praktek coaching di satu kasus, pengamat
menyampaikan hasil pengamatannya.
*) Klik untuk mengunduh lembar pengamatan
o Latihan ini bisa Anda lakukan Bersama kelompok anda dengan layanan video
conference, seperti Google Meet, Zoom, WhatsApp video call atau layanan
video conference lainnya.
Bapak, Ibu calon guru penggerak,
Silakan pelajari situasi-situasi yang disediakan dan berlatihlah dalam kelompok Anda
dengan baik. Pada sesi ruang kolaborasi berikutnya Anda akan mempraktekkan situasi
tersebut bersama fasilitator dengan menggunakanrubrik penilaian.
SKENARIO COACHING KASUS 1
Coach : guru, coachee: murid, 1 pengamat
Seorang guru sangat memahami jika Rina, salah satu muridnya berbakat dalam berpidato dalam
Bahasa Inggris. Ia mendorong Rina untuk mengikuti perlombaan pidato dalam Bahasa Inggris
tingkat kabupaten. Namun, nampaknya Rina masih belum percaya diri. Bagaimanakah cara Anda
dalam menanggapi hal ini?
Coach Coachee Pengamat
Nur Rohmad Safarudin Taufiq Sutanto Sumariyah
No. Aktor Percakapan
1 Coachee Assalamualaikum
2 Coach Waalaikumsalam
3 Coachee Iya Pak ada apa yang memanggil saya
4 Coach Iya maaf ya ganggu waktunya
5 Coachee Iya pak tidak apa-apa ada apa ya pak
6 Coach Iya hari ini kita ngobrol ya sedikit lama waktunya tidak apa-apa ya
7 Coachee Iya pak… boleh pak silakan pak
Akhir-akhir ini Bapak perhatikan kamu tampak murung dan tidak
8 Coach semangat. Bapak tahu kamu kan perwakilan ikut lomba bahasa
Inggris ya. Tapi bapak melihat tampaknya Kamu ini kurang
percaya diri ya
9 Coachee iya pak
10 Coach Oke Hari ini kamu saya panggil untuk kita buat sepakatan. Nah kita
setujui kesepakatan akhir pada pertemuan kita hari ini.
11 Coachee iya pak
12 Coach apa itu kalau dari kamu Rina?
13 Coachee rina maunya pada akhir kesepakatan pertemuan dengan bapak,
dapat menyelesaikan permasalahan saya pak.
iya … saya perhatikan memang kamu tidak bersemangat. Saya rasa
14 Coach kamu kurang percaya diri. Nah kamu kurang percaya diri
sebenarnya ada apa?
Iya pak saya sebenarnya tidak terlalu percaya diri atau kurang PD
Bu Untuk menghadapi lomba tersebut. Karena saya melihat Bu
masih ada ada kawan saya yang yang lebih baik daripada saya
15 Coachee untuk lomba tingkat kabupaten ini pak. . Yang saya lihat itu ada
yang lebih berkualitas asalkan ada Andra ada Michelle, Ada
Husein, dan ada ada Yusuf juga bagus Bu. Jadi saya lebih Ih apa
ya …..lebih agak minder Bu.
Nak kira-kira nih misalkan Bapak memberikan pertanyaan kamu,
kamu jawab ya. ya dalam pemahaman Rina misalkan untuk pada
16 Coach kondisi hari ini saat ini dari skala 1 sampai 10 kemampuan Rina
dalam mengukur diri dalam berbahasa Inggris kemampuan Rina
dinilai berapa?
17 Coachee Maksudnya pak?
Maksudnya Ketika saya menyampaikan pertanyaan terhadap Rina
18 Coach terkait potensi diri Rina yang yang dimiliki terkait kemampuan
kamu berbahasa Inggris Nah kira-kira Rina berada di poin berapa ?
Kalau saya Pak Saya rasa saya bisa Pak kalau dalam berbahasa
Inggris Ya saya pikir saya mampu Pak berada di poin 8 Tetapi saya
melihat ada kawan Rina yang lebih bagus untuk menjadi
19 Coachee perwakilan sekolah kita di lomba pidato bahasa Inggris tingkat
kabupaten Pak saya takut mengecewakan dia sekolah seumpama
saya nanti gagal berprestasi di lomba tersebut.
Nah kamu sudah bisa mendeskripsikan diri kamu pertanyaan
20 Coach berikutnya kira-kira apa nih kekuatan kamu yang bisa membantu
kamu untuk mencapai tujuan dimana kamu terpilih dan bisa
mewakili sekolah kita mengikuti lomba Pidato bahasa Inggris.
Iya Pak saya kalau untuk teksnya sendiri yang sudah saya pelajari
21 Coachee saya sudah sedikit hafal ya kira-kira membutuhkan dua hari lagi
saya bisa menghafal semuanya Tapi saya sering merasakan masih
sering gugup Pak.
Nah kamu sudah tahu. kemudian kira-kira kalau kamu sudah
22 Coach mengetahui ini peluang Apa sih yang bisa kamu ambil dengan
kondisi kamu seperti ini?
Kemungkinan pak kalau untuk masalah gugup, Bisa saya berlatih
Pak kemudian saya bisa berusaha dengan memanfaatkan cermin
23 Coachee atau kaca untuk latihan saya. Atau mengajak kawan untuk bisa
membantu saya misalkan saya latih kawan saya sebagai juri supaya
saya terbiasa tampil di hadapan orang lain.
Nak Saya tegaskan lagi kira-kira apa hambatan yang kamu alami
24 Coach selama ini Rin ketika kamu ingin mencapai tujuan kamu Yaitu
mengikuti lomba Pidato bahasa Inggris?
Gangguannya Pak masih saya merasakan rasa gugup yang berlebih
25 Coachee sehingga menghilangkan konsentrasi saya ya dalam berpidato. Jadi
hilang apa yang selama ini yang sudah saya hafalkan.
Oke kalau dari Rina sendiri sudah tahu dong kondisi diri kamu
26 Coach maka gambaran kamu kira-kira solusi apa yang bisa kamu lakukan
selain berlatih tadi .
Iya pak mungkin bisa saya praktekan nanti ketika menjadi petugas
27 Coachee upacara di dalam pidato upacara dari siswa Selain itu mungkin saya
perlu berlatih untuk sering menggunakan teknik pernafasan.
Oke bagus dan itu sudah sangat Brilian menurut saya. Oke Selain
28 Coach itu apa yang bisa kamu lakukan untuk mencapai tujuan selain
menjadi petugas upacara dan menggunakan teknik pernafasan?
29 Coachee saya akan berlatih sungguh sungguh dan mungkin menyendiri
terlebih dahulu supaya saya bisa mudah berkonsentrasi.
30 Coach Kira-kira strateginya apa yang akan kamu lakukan Rin?
Mungkin selain menyendiri terlebih dahulu saya juga akan
31 Coachee memakai strategi dalam memanfaatkan Google Translate untuk
terbiasa mendengarkan percakapan bahasa Inggris dan dan akan
saya terus ulang ulangi
32 Coach Oke bagus ya Nah kira-kira untuk melakukan itu semua dibutuhkan
waktu berapa lama dari kamu Rin?
Naik mungkin pelatihan akan saya lakukan setiap harinya Pak dan
33 Coachee saya targetkan dalam jangka waktu 3 hari sudah bisa Pak saya
melakukan ini semua.
34 Coach Nak bagus sekali dari kamu Rin. Nah Kira-kira apa ukuran
keberhasilan dari apa yang kamu lakukan?
35 Coachee Kalau sudah seperti ini saya bisa mengikuti lomba dan saya bisa
juara Pak.
Nah gitu dong kan bisa juara pasti membanggakan kan untuk
36 Coach sekolah kita kan. Nah kira-kira bagaimana nanti untuk
mengantisipasi adanya gangguan?
Biasanya gangguannya berupa rasa malas pak itu yang mungkin
37 Coachee bisa muncul pada suatu saat nanti. Nah itu nanti saya antisipasi
mungkin dengan memotivasi diri Pak.
Baik artinya sudah ada bentuk antisipasi yang bisa kamu terapkan.
Nah saya hanya menggaris bawah Bawa kalau sudah terpilih dari
sekolahan untuk mewakili lomba Berarti kamu memiliki potensi
38 Coach yang sangat besar untuk mengikuti lomba tersebut. Nah mudah-
mudahan kamu bisa mempertahankan Dan meningkatkan rasa
percaya diri kamu karena diberi amanah itu adalah suatu tanggung
jawab yang sangat besar. Nah kira-kira apa komitmen terhadap
rencana semua ini.
39 Coachee Untuk komitmen yang bisa saya lakukan Insya Allah saya akan
terus berlatih hingga sampai pada hari perlombaan.
40 Coach Oke kalau sudah seperti itu kira-kira apa dan siapa yang bisa
menjaga komitmen kamu?
Mungkin nanti saya minta bantuan oleh mister Brandon Selaku
guru bahasa Inggris dan pembimbing yang mungkin bisa
41 Coachee membantu saya untuk terus mengingatkan kan dan bisa
memotivasi saya. Dan mungkin bisa my bestie
pak. Richard dan Cintia.
42 Coach Wah sangat berpengaruh ya seorang teman ya dalam membantu
kamu ?
43 Coachee Sangat berpengaruh sekali pak apalagi besti pak hee
44 Coach Baik Kalau sudah seperti ini Apa nih tindak lanjut dari Sesi
coaching ini ?
45 Coachee Baik pak mungkin yang akan saya lakukan adalah apa yang sudah
tadi saya rencanakan Serta membuat suatu refleksi diri.
46 Coach Baik bagus. Nah kira-kira Kapan kita akan melakukan tindak lanjut
dari sesi coaching ini?
47 Coachee Kalau bisa 2 hari dari sekarang bisa ya Pak ya atau tiga hari dari
sekarang pak!
48 Coach Baik Insya Allah bapak bisa meluangkan waktu untukTindak lanjut
sesi coaching ini.
49 Coachee Baik Pak terima kasih.
Baik melihat pertemuan kita hari ini nampaknya sudah ada solusi
50 Coach ya. Dan Insyaallah kamu semakin percaya diri ya harapannya di
dalam diri kamu mulai hari ini sudah tumbuh rasa percaya diri
kamu.
51 Coachee iya pak tinggal rasa gugup nya pak.
Baik kalau nanti sudah kamu terbiasa maka rasa gugup itu akan
hilang. Sebenarnya itu adalah permasalahan yang biasa Karena
seluruh peserta lomba pasti akan merasa kan rasa gugup yang sama.
52 Coach Kalau saran saya Jadikan hal tersebut menjadi pembiasan kamu
dengan menganggap dewan juri atau pun yang melihat pidato
bahasa Inggris Kamu adalah dianggap yang tidak ada sehingga
akan memudahkan mindset kamu menghindari rasa gugup
tersebut.
53 Coachee Iya Pak mohon Pak bantuan terima kasih
baik cukup yaa…demikianlah kesepakatan kita dan
54 Coach tindaklanjutnya terkait permasalahan Rina hari ini.
Assalamualikum wr wb
55 Coachee Walaikumsalam wr wb
Lembar Observasi Proses Praktek Coaching Model Tirta (untuk Pengamat)
Langkah dalam model Komentar
No
TIRTA
1. Tujuan: Menyampaikan Untuk Kasus 1 berarti Rina telah mendapatkan solusinya
tujuan coaching Atas permasalahan yang Rina dihadapi. Dalam
pelaksanaan coaching tadi Coach sudah menyampaikan
Pembukaan dengan baik Terdapat stimulan untuk
memandu coachee, dan sudah menyampaikan tujuan yang
hendak dicapai dalam kegiatan coachee tadi ya.. dengan
pertanyaan pertanyaan yang memancing coachee untuk
mengeluarkan segala permasalahan dalam mengarahkan
untuk mencapai tujuan coaching ini.
2. Identifikasi:Memberikan Coachee sudah berhasil melalui langkah pertama yaitu
pertanyaan-pertanyaan dalam konsep coaching tirta sudah dilalui dengan baik.
dan umpan balik yang Pada identifikasi terdapat pertanyaan yang bersifat terbuka,
mengarah pada dan bersifat menggali potensi coachee untuk mengeluarkan
identifikasi potensi berbagai masalah dengan caranya sendiri. Jadi tadi
coachee ditampilkan dengan jawaban jawaban atas pertanyaan dari
coachee itu mampu membuka potensi dirinya. Berfikir
untuk memecahkan masalah mencari solusi sendiri
sekaligus dengan cara yang pro aktif. Jadi disini coach
sudah memberikan pertanyaan umpan balik cukup
memadai dalam kegiatan coaching ini.
3. Rencana Aksi: Kemudian dalam hal rencana aksi ditunjukkan dengan
Memberikan pertanyaan- munculnya pertanyaan terbuka dan reflektif yang artinya
pertanyaan dan umpan pertanyaan itu dijawab dengan mengarah kepada
balik mengenai rencana pengambilan keputusan sendiri oleh coachee. Dan dengan
aksi coachee dalam akurasi jawaban yang sangat baik dan spesifik dengan
menyelesaikan adanya kata kata untuk menyelesaikan masalah.
permasalahannya
4. Tanggung jawab: Kemudian dalam hal coach tanggung jawab, coach sudah
memberikan pertanyaan- bertanya mengarahkan coachee untuk pengambilan
pertanyaan dan umpan komitmen untuk menyelesaikan masalah nya sendiri
balik mengenai kemudian komitmen berbasis tirta ini dengan menanyakan
komitmen coachee siapa yang bertanggung jawab dan terdapat jangka waktu
dalam menjalankan pencapaian, target didalamnya itu sudah mengarah pada
rencana aksinya pelaksanaan tahap bertanggung jawab yang baik
SKENARIO COACHING KASUS 2
Coach : guru, coachee: murid, 1 pengamat
Seorang murid bercerita jika dia merasa diperlakukan tidak adil oleh seorang guru. Guru
tersebut membuka les privat, dan sebagian besar murid di kelas mengikuti les privat
tersebut, kecuali murid tersebut. Murid tersebut merasa tidak nyaman ketika guru sering
menyindir murid yang tidak mau ikut les privatnya. Bahkan, murid tersebut juga merasa
bahwa nilai yang diberikan pun tidak adil, para murid yang mengikuti les guru tersebut
mendapatkan nilai yang lebih baik dari murid tersebut. Bagaimanakah cara Anda
menanggapi hal ini?
Coach Coachee Pengamat
Taufiq Sutanto Sumariyah Nur Rohmad Safarudin
No. Aktor Percakapan
Assalamu’alaikum pak Taufiq.. bisa saya minta
1 Coachee waktunya sebentar, saya ingin mengobrol dengan
bapak, apa boleh pak..?
Wa’alaikumussalam nak, waahhhhh…. dengan
2 Coach senang hati, mari- mari sini nak, apa yang mau
diceritakan pada bapak?
Begini pak, belakangan ini… saya merasa tidak
3 Coachee nyaman dalam suatu mata pelajaran. Hal tersebut
sangat mengganggu pikiran saya pak..
4 Coach Kira-kira apa yang bisa bapak bantu? dan apa
yang kamu ingin capai di akhir diskusi kita?
5 Coachee Saya hanya ingin mendapat solusi dari masalah saya
pak..
6 Coach Terus ada lagi?
Kiranya saya ingin memperbaiki cara belajar saya
7 Coachee pak agar mendapatkan nilai yang optimal dan
merasa nyaman ketika belajar
Baiklah, sebelumnya bisa kamu ceritakan hal
8 Coach apa yang membuatmu merasa tidak nyaman
dalam suatu mata pelajaran?
Saya bingung pak, saya merasa belakangan ini saya
9 Coachee diperlakukan tidak adil oleh seorang guru pak.. dalam
hal pemberian nilai ulangan
10 Coach Apa yang membuatmu merasa tidak adil dari guru
tersebut?
Begini pak, Guru tersebut membuka les privat, dan
11 Coachee sebagian besar murid di kelas mengikuti les privat
tersebut, kecuali saya.
Hemmmm bisa dijelaskan lebih lanjut apa yang
12 Coach membuatmu merasa tidak adil dengan gurumu
membuka les privat tersebut?
Saya merasa bahwa nilai yang diberikan tidak adil,
13 Coachee para murid yang mengikuti les guru tersebut
mendapatkan nilai yang lebih baik dari pada saya..
Oh… begitu rupanya. Baik, bapak mulai memahami
mengapa Andi dan Serly selalu bisa mengerjakan
14 Coach soal dengan baik selama ini. Selain nilai yang kamu
dapatkan dari ulangan hal apalagi yang membuatmu
merasa tidak nyaman?
Saya juga merasa tidak nyaman ketika
15 Coachee g uru t e r s e b u t sering menyindir murid yang tidak
mau ikut les privatnya.
16 Coach Boleh bapak tahu seperti apa bentuk sindiran tersebut?
17 Coachee Beliau berkata “Anak-anak dapat mengikuti les privat
apabila memang memiliki kesulitan dalam belajar”
18 Coach Apa yang membebani pikiranmu setelah guru tersebut
berkata demikian?
19 Coachee Saya jadi merasa guru tersebut menyindir saya pak
karena tidak mengikuti les privatnya
20 Coach Oo.. seperti itu rupanya..
Iya pak, saya merasa tidak nyaman. Saya menjadi
21 Coachee berfikir kalau teman-teman saya mendapatkan nilai
yang lebih baik karena mengikuti les privat tersebut.
Selama ini langkah-langkah apa yang telah kamu
22 Coach lakukan untuk mengobati rasa ingin tahumu tentang hal
itu?
23 Coachee Saya menanyakan kepada teman-teman yang
mengikuti les privat tersebut pak..
24 Coach Apa yang kamu tanyakan pada temanmu?
Saya bertanya pemahaman Andi dan Serly tentang
25 Coachee materi yang disampaikan setelah mengikuti les privat
tersebut
26 Coach Lalu apa kata temanmu?
Andi dan Serly bilang lebih paham pak dengan
27 Coachee penyelesaian soal-soalnya. Andi dan Serly dilatih
dengan berbagai jenis soal. Dan Andi dan Serly
belajar lagi ketika di rumah dengan contoh soal
lainnya
28 Coach Kalau dari kamu sendiri kiranya apa yang ingin kamu
lakukan?
Begini pak sebenarnya saya berencana untuk
29 Coachee menemui guru tersebut untuk mengkonfirmasi dugaan
saya
30 Coach terus kenapa tidak kamu lakukan?
31 Coachee Saya masih ragu pak, saya takut dimarahi
32 Coach Apakah sebelumnya kamu pernah dimarahi beliau?
33 Coachee Tidak sih pak
34 Coach Kenapa tidak kamu coba?
35 Coachee Benar pak harusnya saya mencoba menemui guru
tersebut ya pak..
36 Coach Bagus, setelah kamu bertemu dengan guru tersebut,
kira-kira apa yang ingin kamu sampaikan?
Saya ingin menyampaikan bahwa saya tidak ikut les
37 Coachee dan bertanya apakah itu mempengaruhi nilai saya di
kelas? Selain itu, saya ingin mengkonfirmasi alasan
saya mendapat nilai kecil.
Bagus, ayo lakukan itu. Selain itu, apa kekuatan yang
38 Coach kamu miliki sehingga kamu merasa yakin mendapat
nilai tinggi walaupun tidak ikut les?
Saya suka belajar pak, setiap sore saya selalu
mengulang pembelajaran hari tersebut dan latihan
soal. Selain itu saya selalu membuat catatan yang rapi.
Saya juga suka menonton video tutorial dari youtube
39 Coachee jika tidak ada yang saya pahami. Tetapi akhir-akhir ini
semenjak pandemi, orang tua saya kehilangan
pekerjaan dan beralih berjualan jajan, saya terpaksa
membantu orang tua saya berjualan jajan pada sore
hari.
40 Coach Apakah hal tersebut mempengaruhi belajarmu?
41 Coachee Saya rasa berpengaruh pak, karena waktu belajar
saya berkurang
Nah coba kamu pikirkan kembali tentang nilaimu?
42 Coach Apakah disebabkan kamu tidak ikut les atau karena
kurang belajar?
43 Coachee Waaahhh mungkin juga ya bu….
44 Coach Menurutmu apa yang bisa kamu lakukan?
Untuk ikut les saya tidak mungkin, karena saya tidak
memiliki uang untuk bayar les. Tapi saya akan meminta
45 Coachee bantuan Andi dan Serly teman saya pak.. Dia ikut les
dan biasanya dia mau menjelaskan ke saya apa yang
belum saya pahami.
46 Coach jadi apa rencana kamu dalam mencapai tujuan
tersebut?
1. saya akan menemui guru mata pelajaran tersebut
dan menyampaikan ke guru bahwa saya tidak ikut
les dan bertanya apakah itu mempengaruhi nilai
saya di kelas?
47 Coachee 2. Selain itu, saya mengkonfirmasi jawaban tes yang
diberikan
3. Saya akan belajar lebih giat lagi sehingga saya
mendapatkan nilai yang tinggi walaupun saya tidak
ikut les, jika saya menemui kendala saya akan
meminta bantuan Andi dan Serly
Bagus, Bapak sangat suka rencana itu, Lalu
48 Coach komitmen apa yang kamu lakukan untuk menjalankan
rencanamu ini?
saya besok pagi akan menemui guru tersebut di
49 Coachee sekolah pak.. selain itu, saya akan belajar dengan lebih
giat lagi
50 Coach Siapa yang akan kamu mintai bantuan menjalankan
komitmen ini?
51 Coachee Saya akan meminta bantuan Andi dan Serly untuk
mengingatkan saya dan membantu saya belajar
52 Coach Nah itu baik untuk kamu lakukan..
53 Coachee Terima kasih pak.. sudah meluangkan waktu untuk
mendengarkan cerita saya
54 Coach Iya, sama-sama nak..
Lembar Observasi Proses Praktek Coaching Model Tirta
(untuk Pengamat)
Kasus 1
No Langkah dalam model TIRTA Komentar
1. Tujuan: Menyampaikan tujuan Coach sudah baik menyampaikan
coaching
pembuka. Contohnya :
2. Identifikasi:Memberikan
pertanyaan-pertanyaan dan Wa’alaikumussalam nak,
umpan balik yang mengarah
pada identifikasi potensi waahhhhh…. Dengan senang hati,
coachee
mari- mari sini nak, apa yang mau
diceritakan pada bapak?,
Coachee dapat menyampaikan
tujuan yang hendak dicapai dengan jelas.
Begini pak, belakangan ini… saya
merasa tidak nyaman dalam suatu
mata pelajaran. Hal tersebut
sangat mengganggu pikiran saya
pak.
Pertanyaan coach sudah bersifat terbuka
dan mampu mengeksplorasi coachee
memberikan respon dengan lancar.
Potensi dan alternatif solusi tergali. Coach
aktif memberikan tanggapan dan umpan
balik. Contohnya :
Bagus, ayo lakukan itu. Selain itu,
apa kekuatan yang kamu miliki
sehingga kamu merasa yakin
mendapat nilai tinggi walaupun tidak
ikut les?
Saya suka belajar pak, setiap sore
saya selalu mengulang pembelajaran
hari tersebut dan latihan soal. Selain
itu saya selalu membuat catatan yang
rapi. Saya juga suka menonton video
tutorial dari youtube jika tidak ada yang
saya pahami. Tetapi akhir-akhir ini
semenjak pandemi, orang tua saya
kehilangan pekerjaan dan beralih
berjualan jajan, saya terpaksa
membantu orang tua saya berjualan
jajan pada sore hari.
Apakah hal tersebut mempengaruhi
belajarmu?
Saya rasa berpengaruh pak, karena
waktu belajar saya berkurang
3. Rencana Aksi: Memberikan Coach sudah mampu memberikan
pertanyaan-pertanyaan dan Pertanyaan pengambilan keputusan
umpan balik mengenai rencana mandiri oleh coachee. Coach membuat
aksi coachee dalam coachee mengeksplorasi jawaban
menyelesaikan sehingga menjadi jawaban yang lebih
permasalahannya spesifik
Menurutmu apa yang bisa kamu
lakukan?
Untuk ikut les saya tidak mungkin,
karena saya tidak memiliki uang untuk
bayar les. Tapi saya akan meminta
bantuan Andi dan Serly teman saya
pak.. Dia ikut les dan biasanya dia
mau menjelaskan ke saya apa yang
belum saya pahami.
jadi apa rencana kamu dalam
mencapai tujuan tersebut?
1. saya akan menemui guru mata
pelajaran tersebut dan
menyampaikan ke guru bahwa
saya tidak ikut les dan bertanya
apakah itu mempengaruhi nilai
saya di kelas?
2. Selain itu, saya mengkonfirmasi
jawaban tes yang diberikan
3. Saya akan belajar lebih giat lagi
sehingga saya mendapatkan nilai
yang tinggi walaupun saya tidak
ikut les, jika saya menemui kendala
saya akan meminta bantuan Andi
dan Serly
4. Tanggung jawab: memberikan Coach mengarahkan coachee
pertanyaan-pertanyaan dan
umpan balik mengenai membangun komitmen . Coachee sendiri
komitmen coachee dalam
menjalankan rencana aksinya telah dapat membuat komitmen secara
mandiri berbasis TIRTA
Bagus, Bapak sangat suka rencana
itu, Lalu komitmen apa yang kamu
lakukan untuk menjalankan
rencanamu ini?
saya besok pagi akan menemui guru
tersebut di sekolah pak.. selain itu,
saya akan belajar dengan lebih giat
lagi
Siapa yang akan kamu mintai
bantuan menjalankan komitmen ini?
Saya akan meminta bantuan Andi dan
Serly untuk mengingatkan saya dan
membantu saya belajar
COACHING MODEL TIRTA
Kasus 3
Coach: SUMARIYAH, coachee: NUR ROHMAD S., Pengamat: TAUFIK SUTANTO
Rekan Anda bercerita jika dia baru saja mendapatkan teguran dari kepala sekolah yang
menerima laporan dari pengawas sekolah yang melakukan supervisi saat ia mengajar.
Pengawas sekolah yang melakukan supervisi tampak keberatan ketika rekan Anda
mengajar tanpa buku teks. Rekan Anda mengajar dengan memanfaatkan sumber-
sumber belajar lainnya. Ketika diingatkan pengawas tersebut, rekan Anda
menyampaikan jika ia tetap mengacu pada kurikulum walaupun tidak menggunakan buku
teks. Pengawas tersebut tampaknya tersinggung dan memberikan laporan tentang hal
itu kepada kepala sekolah. Bagaimana Anda menyikapinya?
Tujuan Utama
COACH COACHEE
Assalamualaikum Pak Rohmad, Waalaikum salam bu
Kemarin Bapak bilang ada hal yang Iya bu, ada yang mau saya ceritakan sama ibu
ingin bapak diskusikan dengan saya
ya?
Iya, ini anak-anak sudah pulang kan, Iya bu, kerjaan saya juga kebetiulan udah
berarti kita bisa ngobrol sekarang, selesai, terimakasih waktunya ya bu.
bapak sibuk nggak?
Oke pak santai saja, nggak masalah, Ini bu, kemaren kan saya di supervisi oleh
sebenarnya apa yang ingin bapak pengawas saat saya mengajar. Terus kayaknya
bicarakan dengan saya? ada yang salah dalam proses itu.
O begitu, berkaitan dengan masalah Ya saya inginnya ketidak nyamanan dihati saya
itu apa yang bapak harapkan dari tentang masalah saya kemaren ada solusinya
diskusi kita hari ini? bu, jadi saya berharap ibu bisa kasih saya
masukan begitu.
Identifikasi Masalah
Emang permasalahannya Itu lo buk, kemaren saya di supervise oleh
bagaimana pak? Sehingga pengawas saat saya mengajar, dan kebetulan
sepertinya Bapak benar-benar saat itu saya mengajarnya tidak menggunakan
gelisah dan merasa tidak nyaman? buku teks tapi saya menggunakan media yang
lain.
Terusbagaimana respon pengawas? Nah itu yang jadi masalahnya bu, beliau
menginginkan guru mengajar harus pakai buku
teks.
o..begitu, kalau saya boleh tau Ya saya kan sudah buat PPT bu, saya mengajar
mengapa bapak mengajarnya tidak juga udah pakai proyektor, alat peraga juga
menggunakan buku teks? saya menyiapkan saya juga mengajarnya tetap
mengacu pada kurikulum, kenapa saya masih
harus pakai buku teks?
Iya…ya, bapak sudah jelaskan Sudah bu, tapi sepertinya beliau tersinggung
alasan itu sama pengawas? dan tidak menerima penjelasan saya. Saya jadi
bingung nih kog beliau ekspresinya langsung
begitu? Saya kan jadi merasa tidak enak begitu
bu. Menurut ibu apa saya salah?
Oke, menurut saya sebenarnya Mungkin juga ya bu…
bapak tidak bersalah, PPT kan
rangkuman materi dari buku teks
juga, tapi mungkin pemahaman
pengawas tentang hal ini tidaak
sama dengan cara berfikir kita.
Sehingga beliau maunya apapun
media dan bahan ajar yang kita pakai
buku teks tetap menjadi acuan,
mungkin seperti itu ya, pemikiran
pengawasnya.
Rencana Aksi
Terus kira-kira solusi apa yang Ya…karena pengawas sepertinya sudah
bapak fikirkan untuk masalah ini? melaporkan juga hal ini kepada sekolah, dan
cepat atau lambat saya pasti juga alakan
dipanggil kepala sekolah, saya harus siapkan
jawaban sesuai kondisi dan alasan saya tadi bu.
Bener sih pak, sepertinya kepala Maksud saya juga begitu bu.
sekolah juga harus tau alasan bapak
dalam hal ini, biar tidak hanya
menelaah laporan dari satu pihak.
Apakah bapak punya gambaran Bagaimana ya Bu? Apa saya harus meminta
solusi lain, sekiranya alas an itu nanti maaf pada pengawas dan membuat
todak diterima oleh Kepala sekolah? perlengkapan mengajar sesuai yang beliau
inginkan?
Nah itu maksud saya pak, bapak Iya bu, tapi saya tetap akan pada rencana
harus siapkan solusi alternative pertama dulu, sekiranya itu tidak berhasil dan
sekiranya alas an pertama tidak tidak menyelesaikan masalah yang ada
dditerima dan bisa jadi malah diantara saya dan pengawas atau bapak kepala
memperuncing suasana ya. sekolah tidak terima, maka saya akan pakai
cara yang kedua, begitu saja ya bu?
Tepat sekali pak, sebab menurut Iya bum saya juga tidak ingin masalah ini
saya ini memang harus diselesaikan, berlarut larut dan membebani saya.
sehingga bapak bisa kembali
merasa nyaman dalam bekerja
Tanggung Jawab
Nah, sekarang, kita susun komitmen Saya nunggu dipanggil kepala sekolah bu
nih, kira kira kapan bapak akan
menindaklanjuti masalah ini?
Menurut saya sebaiknya bapak tidak Iya sih, berarti baiknya saya menghadap ke
usah menunggu dipanggil kepala kepala sekolah saja ya bu nggak usah nunggu
sekolah supaya ketidaknyamanan di panggil
bapak tidak berlarut-larut.
Mungkin sebaiknya begitu pak Berarti saya akan menghadap kepala sekolah,
menceritakan kronologi persoalan yang ada
antara saya dengan bapak pengawas, saya
juga akan bercerita alsan saya tidak memakai
buku teks.
Nanti kalau bapak kepala sekolah juga tidak
menerima alas an saya dan menilai yang saya
lakukan memang salah ya…artinya saya yang
harus meminta maaf dan merubah gaya
mengajar saya, karena kalau kepala sekolah
juga menganggap ini sebagai satu kesalahan
mungkin saya memang salah jadi saya yang
harus memperbaiki diri
iya betul sekali pak, terkadang Kapan ya menurut ibu?
memang suatu yang menurut kita
tepat belum tentu baik menurut
ukuran orang lain. Bapak bijaksana
sekali, jadi kapan bapak akan
menghadap kepala sekolah?
Secepatnya pak, supaya bapak Iya bu, mungkin sebaiknya memang demikian,
segera tenang dan masalah besok selesai mengajar saya akan menghadap
terselesaikan kepala sekolah untuk menyelesaikan masalah
ini. Terimakasih sarannya ya bu
Iya pak, sama-sama, semoga Oke bu, kalau begitu saya permisi.
masalah ini segera terselesaikan
dan bapak kembali nyaman bekerja.
Iya pak, sukses selalu untuk bapak.
Lembar Observasi Proses Praktek Coaching Model Tirta (untuk Pengamat)
No Langkah dalam model TIRTA Komentar
1. Tujuan: Menyampaikan tujuan Tujuan sudah terpenuhi yaitu coachee
coaching memiliki permasalahan yang harus
dibicaraka dengan coach supaya
tercapai jalan keluar. Permasalahn
tersebut adalah berkaitan dengan kritik
pengawas saat supervise coachee
mengajar tidak menggunakan buku teks
namun memakai media lain
2. Identifikasi:Memberikan Umpan balik yang diberikan coach
pertanyaan-pertanyaan dan umpan sudah sesuai dengan tujuan dan
balik yang mengarah pada mengena pada indentifikasi masalah,
identifikasi potensi coachee cotohnya tentang pertanyaan
permasalahan apa yang dihadapi oleh
coachee dan pertanyaan pemantik
untuk mengarahkan coachee menggali
potensi diri untuk menentukan solusi
3. Rencana Aksi: Memberikan Pertanyaan menuju aksi sudah sesuai
pertanyaan-pertanyaan dan umpan terbukti dengan coachee menemukan
balik mengenai rencana aksi jalandan strategi tindakan untuk
coachee dalam menyelesaikan menentukan jalan keluar masalahnya
permasalahannya sendiri
4. Tanggung jawab: memberikan Pertanyaan sudah mengarah pada
pertanyaan-pertanyaan dan umpan komitmen sehingga tercapai jadwal
balik mengenai komitmen coachee menghadap kepala sekolah dan
dalam menjalankan rencana alternative solusi untuk permasalahan
aksinya