The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by rohmadsafarudinningrat, 2022-03-24 23:49:35

2.3.a.5. Ruang Kolaborasi - Pembentukan Komunitas Praktisi Untuk Melakukan Praktik Coaching

Guru Penggerak, PPGP

Keywords: Modul 2.3

2.3.a.5. Ruang Kolaborasi - Pembentukan Komunitas
Praktisi Untuk Melakukan Praktik Coaching

CGP dapat melatih keterampilan coaching dengan berbagai studi kasus dan membentuk
komunitas praktisi untuk melakukan praktek coaching model TIRTA.

Tujuan Pembelajaran Khusus: CGP dapat melatih keterampilan coaching dengan
berbagai studi kasus dan membentuk komunitas praktisi untuk melakukan
praktek coaching model TIRTA.

Bapak/Ibu Calon Guru Penggerak,

Anda tentunya sudah benar-benar memahami konsep coaching dalam konteks
pendidikan baik melalui pembelajaran mandiri dan diskusi. Sekarang saatnya Anda
berkolaborasi dengan rekan calon guru penggerak lainnya untuk membentuk komunitas
praktisi secara daring. Pada sesi ini, secara berkelompok, Anda akan berlatih
mempraktekkan proses coaching dengan tiga situasi yang akan diberikan dengan model
TIRTA, yaitu:

Kasus 1

Coach: guru, coachee: murid, 1 pengamat

Seorang guru sangat memahami jika Rina, salah satu muridnya berbakat dalam
berpidato dalam Bahasa Inggris. Ia mendorong Rina untuk mengikuti perlombaan pidato
dalam Bahasa Inggris tingkat kabupaten. Namun, nampaknya Rina masih belum percaya
diri. Bagaimanakah cara Anda dalam menanggapi hal ini?

Kasus 2

Coach: guru, coachee: murid. 1 pengamat

Seorang murid bercerita jika dia merasa diperlakukan tidak adil oleh seorang guru. Guru
tersebut membuka les privat, dan sebagian besar murid di kelas mengikuti les privat
tersebut, kecuali murid tersebut. Murid tersebut merasa tidak nyaman ketika guru sering
menyindir murid yang tidak mau ikut les privatnya. Bahkan, murid tersebut juga merasa
bahwa nilai yang diberikan pun tidak adil, para murid yang mengikuti les guru tersebut
mendapatkan nilai yang lebih baik dari murid tersebut. Bagaimanakah cara Anda
menanggapi hal ini?

Kasus 3

Coach: guru, coachee: rekan guru, 1 pengamat

Rekan Anda bercerita jika dia baru saja mendapatkan teguran dari kepala sekolah yang
menerima laporan dari pengawas sekolah yang melakukan supervisi saat ia mengajar.
Pengawas sekolah yang melakukan supervisi tampak keberatan ketika rekan Anda
mengajar tanpa buku teks. Rekan Anda mengajar dengan memanfaatkan sumber-
sumber belajar lainnya. Ketika diingatkan pengawas tersebut, rekan Anda
menyampaikan jika ia tetap mengacu pada kurikulum walaupun tidak menggunakan buku
teks. Pengawas tersebut tampaknya tersinggung dan memberikan laporan tentang hal
itu kepada kepala sekolah. Bagaimana Anda menyikapinya?

Anda akan berlatih mempraktekkan kasus-kasus tersebut dengan ketentuan sebagai
berikut:

o kelompok terdiri dari tiga (3) calon guru penggerak. satu orang akan berperan
sebagai coach, satu orang lainnya akan berperan sebagai coachee, dan satu orang
lainnya akan berperan sebagai pengamat (lihat Gambar 8) yang mengobservasi
proses praktek coaching model TIRTA dengan menggunakan lembar
pengamatan* yang bisa diunduh di LMS. Peran akan bergantian di setiap kasus
(disediakan 3 kasus). Di setiap akhir praktek coaching di satu kasus, pengamat
menyampaikan hasil pengamatannya.

*) Klik untuk mengunduh lembar pengamatan

o Latihan ini bisa Anda lakukan Bersama kelompok anda dengan layanan video
conference, seperti Google Meet, Zoom, WhatsApp video call atau layanan
video conference lainnya.

Bapak, Ibu calon guru penggerak,

Silakan pelajari situasi-situasi yang disediakan dan berlatihlah dalam kelompok Anda
dengan baik. Pada sesi ruang kolaborasi berikutnya Anda akan mempraktekkan situasi
tersebut bersama fasilitator dengan menggunakanrubrik penilaian.

SKENARIO COACHING KASUS 1

Coach : guru, coachee: murid, 1 pengamat

Seorang guru sangat memahami jika Rina, salah satu muridnya berbakat dalam berpidato dalam
Bahasa Inggris. Ia mendorong Rina untuk mengikuti perlombaan pidato dalam Bahasa Inggris
tingkat kabupaten. Namun, nampaknya Rina masih belum percaya diri. Bagaimanakah cara Anda
dalam menanggapi hal ini?

Coach Coachee Pengamat
Nur Rohmad Safarudin Taufiq Sutanto Sumariyah

No. Aktor Percakapan

1 Coachee Assalamualaikum

2 Coach Waalaikumsalam

3 Coachee Iya Pak ada apa yang memanggil saya

4 Coach Iya maaf ya ganggu waktunya

5 Coachee Iya pak tidak apa-apa ada apa ya pak

6 Coach Iya hari ini kita ngobrol ya sedikit lama waktunya tidak apa-apa ya

7 Coachee Iya pak… boleh pak silakan pak

Akhir-akhir ini Bapak perhatikan kamu tampak murung dan tidak

8 Coach semangat. Bapak tahu kamu kan perwakilan ikut lomba bahasa
Inggris ya. Tapi bapak melihat tampaknya Kamu ini kurang

percaya diri ya

9 Coachee iya pak

10 Coach Oke Hari ini kamu saya panggil untuk kita buat sepakatan. Nah kita
setujui kesepakatan akhir pada pertemuan kita hari ini.

11 Coachee iya pak

12 Coach apa itu kalau dari kamu Rina?

13 Coachee rina maunya pada akhir kesepakatan pertemuan dengan bapak,
dapat menyelesaikan permasalahan saya pak.

iya … saya perhatikan memang kamu tidak bersemangat. Saya rasa

14 Coach kamu kurang percaya diri. Nah kamu kurang percaya diri

sebenarnya ada apa?

Iya pak saya sebenarnya tidak terlalu percaya diri atau kurang PD

Bu Untuk menghadapi lomba tersebut. Karena saya melihat Bu

masih ada ada kawan saya yang yang lebih baik daripada saya

15 Coachee untuk lomba tingkat kabupaten ini pak. . Yang saya lihat itu ada
yang lebih berkualitas asalkan ada Andra ada Michelle, Ada

Husein, dan ada ada Yusuf juga bagus Bu. Jadi saya lebih Ih apa
ya …..lebih agak minder Bu.

Nak kira-kira nih misalkan Bapak memberikan pertanyaan kamu,

kamu jawab ya. ya dalam pemahaman Rina misalkan untuk pada

16 Coach kondisi hari ini saat ini dari skala 1 sampai 10 kemampuan Rina

dalam mengukur diri dalam berbahasa Inggris kemampuan Rina

dinilai berapa?

17 Coachee Maksudnya pak?

Maksudnya Ketika saya menyampaikan pertanyaan terhadap Rina

18 Coach terkait potensi diri Rina yang yang dimiliki terkait kemampuan

kamu berbahasa Inggris Nah kira-kira Rina berada di poin berapa ?

Kalau saya Pak Saya rasa saya bisa Pak kalau dalam berbahasa

Inggris Ya saya pikir saya mampu Pak berada di poin 8 Tetapi saya

melihat ada kawan Rina yang lebih bagus untuk menjadi

19 Coachee perwakilan sekolah kita di lomba pidato bahasa Inggris tingkat

kabupaten Pak saya takut mengecewakan dia sekolah seumpama

saya nanti gagal berprestasi di lomba tersebut.

Nah kamu sudah bisa mendeskripsikan diri kamu pertanyaan

20 Coach berikutnya kira-kira apa nih kekuatan kamu yang bisa membantu
kamu untuk mencapai tujuan dimana kamu terpilih dan bisa

mewakili sekolah kita mengikuti lomba Pidato bahasa Inggris.

Iya Pak saya kalau untuk teksnya sendiri yang sudah saya pelajari

21 Coachee saya sudah sedikit hafal ya kira-kira membutuhkan dua hari lagi
saya bisa menghafal semuanya Tapi saya sering merasakan masih

sering gugup Pak.

Nah kamu sudah tahu. kemudian kira-kira kalau kamu sudah

22 Coach mengetahui ini peluang Apa sih yang bisa kamu ambil dengan

kondisi kamu seperti ini?

Kemungkinan pak kalau untuk masalah gugup, Bisa saya berlatih

Pak kemudian saya bisa berusaha dengan memanfaatkan cermin

23 Coachee atau kaca untuk latihan saya. Atau mengajak kawan untuk bisa

membantu saya misalkan saya latih kawan saya sebagai juri supaya

saya terbiasa tampil di hadapan orang lain.

Nak Saya tegaskan lagi kira-kira apa hambatan yang kamu alami

24 Coach selama ini Rin ketika kamu ingin mencapai tujuan kamu Yaitu

mengikuti lomba Pidato bahasa Inggris?

Gangguannya Pak masih saya merasakan rasa gugup yang berlebih

25 Coachee sehingga menghilangkan konsentrasi saya ya dalam berpidato. Jadi

hilang apa yang selama ini yang sudah saya hafalkan.

Oke kalau dari Rina sendiri sudah tahu dong kondisi diri kamu

26 Coach maka gambaran kamu kira-kira solusi apa yang bisa kamu lakukan

selain berlatih tadi .

Iya pak mungkin bisa saya praktekan nanti ketika menjadi petugas

27 Coachee upacara di dalam pidato upacara dari siswa Selain itu mungkin saya

perlu berlatih untuk sering menggunakan teknik pernafasan.

Oke bagus dan itu sudah sangat Brilian menurut saya. Oke Selain

28 Coach itu apa yang bisa kamu lakukan untuk mencapai tujuan selain

menjadi petugas upacara dan menggunakan teknik pernafasan?

29 Coachee saya akan berlatih sungguh sungguh dan mungkin menyendiri
terlebih dahulu supaya saya bisa mudah berkonsentrasi.

30 Coach Kira-kira strateginya apa yang akan kamu lakukan Rin?

Mungkin selain menyendiri terlebih dahulu saya juga akan

31 Coachee memakai strategi dalam memanfaatkan Google Translate untuk
terbiasa mendengarkan percakapan bahasa Inggris dan dan akan

saya terus ulang ulangi

32 Coach Oke bagus ya Nah kira-kira untuk melakukan itu semua dibutuhkan
waktu berapa lama dari kamu Rin?

Naik mungkin pelatihan akan saya lakukan setiap harinya Pak dan

33 Coachee saya targetkan dalam jangka waktu 3 hari sudah bisa Pak saya

melakukan ini semua.

34 Coach Nak bagus sekali dari kamu Rin. Nah Kira-kira apa ukuran
keberhasilan dari apa yang kamu lakukan?

35 Coachee Kalau sudah seperti ini saya bisa mengikuti lomba dan saya bisa
juara Pak.

Nah gitu dong kan bisa juara pasti membanggakan kan untuk

36 Coach sekolah kita kan. Nah kira-kira bagaimana nanti untuk

mengantisipasi adanya gangguan?

Biasanya gangguannya berupa rasa malas pak itu yang mungkin

37 Coachee bisa muncul pada suatu saat nanti. Nah itu nanti saya antisipasi

mungkin dengan memotivasi diri Pak.

Baik artinya sudah ada bentuk antisipasi yang bisa kamu terapkan.

Nah saya hanya menggaris bawah Bawa kalau sudah terpilih dari

sekolahan untuk mewakili lomba Berarti kamu memiliki potensi

38 Coach yang sangat besar untuk mengikuti lomba tersebut. Nah mudah-
mudahan kamu bisa mempertahankan Dan meningkatkan rasa

percaya diri kamu karena diberi amanah itu adalah suatu tanggung

jawab yang sangat besar. Nah kira-kira apa komitmen terhadap

rencana semua ini.

39 Coachee Untuk komitmen yang bisa saya lakukan Insya Allah saya akan
terus berlatih hingga sampai pada hari perlombaan.

40 Coach Oke kalau sudah seperti itu kira-kira apa dan siapa yang bisa
menjaga komitmen kamu?

Mungkin nanti saya minta bantuan oleh mister Brandon Selaku

guru bahasa Inggris dan pembimbing yang mungkin bisa

41 Coachee membantu saya untuk terus mengingatkan kan dan bisa
memotivasi saya. Dan mungkin bisa my bestie

pak. Richard dan Cintia.

42 Coach Wah sangat berpengaruh ya seorang teman ya dalam membantu
kamu ?

43 Coachee Sangat berpengaruh sekali pak apalagi besti pak hee

44 Coach Baik Kalau sudah seperti ini Apa nih tindak lanjut dari Sesi
coaching ini ?

45 Coachee Baik pak mungkin yang akan saya lakukan adalah apa yang sudah
tadi saya rencanakan Serta membuat suatu refleksi diri.

46 Coach Baik bagus. Nah kira-kira Kapan kita akan melakukan tindak lanjut
dari sesi coaching ini?

47 Coachee Kalau bisa 2 hari dari sekarang bisa ya Pak ya atau tiga hari dari
sekarang pak!

48 Coach Baik Insya Allah bapak bisa meluangkan waktu untukTindak lanjut
sesi coaching ini.

49 Coachee Baik Pak terima kasih.

Baik melihat pertemuan kita hari ini nampaknya sudah ada solusi

50 Coach ya. Dan Insyaallah kamu semakin percaya diri ya harapannya di
dalam diri kamu mulai hari ini sudah tumbuh rasa percaya diri

kamu.

51 Coachee iya pak tinggal rasa gugup nya pak.

Baik kalau nanti sudah kamu terbiasa maka rasa gugup itu akan

hilang. Sebenarnya itu adalah permasalahan yang biasa Karena

seluruh peserta lomba pasti akan merasa kan rasa gugup yang sama.

52 Coach Kalau saran saya Jadikan hal tersebut menjadi pembiasan kamu
dengan menganggap dewan juri atau pun yang melihat pidato

bahasa Inggris Kamu adalah dianggap yang tidak ada sehingga

akan memudahkan mindset kamu menghindari rasa gugup

tersebut.

53 Coachee Iya Pak mohon Pak bantuan terima kasih

baik cukup yaa…demikianlah kesepakatan kita dan

54 Coach tindaklanjutnya terkait permasalahan Rina hari ini.

Assalamualikum wr wb

55 Coachee Walaikumsalam wr wb

Lembar Observasi Proses Praktek Coaching Model Tirta (untuk Pengamat)

Langkah dalam model Komentar
No

TIRTA

1. Tujuan: Menyampaikan Untuk Kasus 1 berarti Rina telah mendapatkan solusinya

tujuan coaching Atas permasalahan yang Rina dihadapi. Dalam

pelaksanaan coaching tadi Coach sudah menyampaikan

Pembukaan dengan baik Terdapat stimulan untuk

memandu coachee, dan sudah menyampaikan tujuan yang

hendak dicapai dalam kegiatan coachee tadi ya.. dengan

pertanyaan pertanyaan yang memancing coachee untuk

mengeluarkan segala permasalahan dalam mengarahkan

untuk mencapai tujuan coaching ini.

2. Identifikasi:Memberikan Coachee sudah berhasil melalui langkah pertama yaitu

pertanyaan-pertanyaan dalam konsep coaching tirta sudah dilalui dengan baik.

dan umpan balik yang Pada identifikasi terdapat pertanyaan yang bersifat terbuka,

mengarah pada dan bersifat menggali potensi coachee untuk mengeluarkan

identifikasi potensi berbagai masalah dengan caranya sendiri. Jadi tadi

coachee ditampilkan dengan jawaban jawaban atas pertanyaan dari

coachee itu mampu membuka potensi dirinya. Berfikir

untuk memecahkan masalah mencari solusi sendiri

sekaligus dengan cara yang pro aktif. Jadi disini coach

sudah memberikan pertanyaan umpan balik cukup
memadai dalam kegiatan coaching ini.

3. Rencana Aksi: Kemudian dalam hal rencana aksi ditunjukkan dengan

Memberikan pertanyaan- munculnya pertanyaan terbuka dan reflektif yang artinya

pertanyaan dan umpan pertanyaan itu dijawab dengan mengarah kepada

balik mengenai rencana pengambilan keputusan sendiri oleh coachee. Dan dengan

aksi coachee dalam akurasi jawaban yang sangat baik dan spesifik dengan

menyelesaikan adanya kata kata untuk menyelesaikan masalah.

permasalahannya

4. Tanggung jawab: Kemudian dalam hal coach tanggung jawab, coach sudah

memberikan pertanyaan- bertanya mengarahkan coachee untuk pengambilan

pertanyaan dan umpan komitmen untuk menyelesaikan masalah nya sendiri

balik mengenai kemudian komitmen berbasis tirta ini dengan menanyakan

komitmen coachee siapa yang bertanggung jawab dan terdapat jangka waktu

dalam menjalankan pencapaian, target didalamnya itu sudah mengarah pada

rencana aksinya pelaksanaan tahap bertanggung jawab yang baik

SKENARIO COACHING KASUS 2

Coach : guru, coachee: murid, 1 pengamat

Seorang murid bercerita jika dia merasa diperlakukan tidak adil oleh seorang guru. Guru
tersebut membuka les privat, dan sebagian besar murid di kelas mengikuti les privat
tersebut, kecuali murid tersebut. Murid tersebut merasa tidak nyaman ketika guru sering
menyindir murid yang tidak mau ikut les privatnya. Bahkan, murid tersebut juga merasa
bahwa nilai yang diberikan pun tidak adil, para murid yang mengikuti les guru tersebut
mendapatkan nilai yang lebih baik dari murid tersebut. Bagaimanakah cara Anda
menanggapi hal ini?

Coach Coachee Pengamat
Taufiq Sutanto Sumariyah Nur Rohmad Safarudin

No. Aktor Percakapan

Assalamu’alaikum pak Taufiq.. bisa saya minta

1 Coachee waktunya sebentar, saya ingin mengobrol dengan

bapak, apa boleh pak..?

Wa’alaikumussalam nak, waahhhhh…. dengan

2 Coach senang hati, mari- mari sini nak, apa yang mau

diceritakan pada bapak?

Begini pak, belakangan ini… saya merasa tidak

3 Coachee nyaman dalam suatu mata pelajaran. Hal tersebut

sangat mengganggu pikiran saya pak..

4 Coach Kira-kira apa yang bisa bapak bantu? dan apa
yang kamu ingin capai di akhir diskusi kita?

5 Coachee Saya hanya ingin mendapat solusi dari masalah saya
pak..

6 Coach Terus ada lagi?

Kiranya saya ingin memperbaiki cara belajar saya
7 Coachee pak agar mendapatkan nilai yang optimal dan

merasa nyaman ketika belajar

Baiklah, sebelumnya bisa kamu ceritakan hal

8 Coach apa yang membuatmu merasa tidak nyaman

dalam suatu mata pelajaran?

Saya bingung pak, saya merasa belakangan ini saya

9 Coachee diperlakukan tidak adil oleh seorang guru pak.. dalam

hal pemberian nilai ulangan

10 Coach Apa yang membuatmu merasa tidak adil dari guru
tersebut?

Begini pak, Guru tersebut membuka les privat, dan

11 Coachee sebagian besar murid di kelas mengikuti les privat

tersebut, kecuali saya.

Hemmmm bisa dijelaskan lebih lanjut apa yang

12 Coach membuatmu merasa tidak adil dengan gurumu

membuka les privat tersebut?

Saya merasa bahwa nilai yang diberikan tidak adil,

13 Coachee para murid yang mengikuti les guru tersebut

mendapatkan nilai yang lebih baik dari pada saya..
Oh… begitu rupanya. Baik, bapak mulai memahami

mengapa Andi dan Serly selalu bisa mengerjakan

14 Coach soal dengan baik selama ini. Selain nilai yang kamu

dapatkan dari ulangan hal apalagi yang membuatmu

merasa tidak nyaman?

Saya juga merasa tidak nyaman ketika

15 Coachee g uru t e r s e b u t sering menyindir murid yang tidak

mau ikut les privatnya.

16 Coach Boleh bapak tahu seperti apa bentuk sindiran tersebut?

17 Coachee Beliau berkata “Anak-anak dapat mengikuti les privat
apabila memang memiliki kesulitan dalam belajar”

18 Coach Apa yang membebani pikiranmu setelah guru tersebut
berkata demikian?

19 Coachee Saya jadi merasa guru tersebut menyindir saya pak
karena tidak mengikuti les privatnya

20 Coach Oo.. seperti itu rupanya..

Iya pak, saya merasa tidak nyaman. Saya menjadi

21 Coachee berfikir kalau teman-teman saya mendapatkan nilai

yang lebih baik karena mengikuti les privat tersebut.

Selama ini langkah-langkah apa yang telah kamu

22 Coach lakukan untuk mengobati rasa ingin tahumu tentang hal

itu?

23 Coachee Saya menanyakan kepada teman-teman yang
mengikuti les privat tersebut pak..

24 Coach Apa yang kamu tanyakan pada temanmu?

Saya bertanya pemahaman Andi dan Serly tentang

25 Coachee materi yang disampaikan setelah mengikuti les privat

tersebut

26 Coach Lalu apa kata temanmu?

Andi dan Serly bilang lebih paham pak dengan
27 Coachee penyelesaian soal-soalnya. Andi dan Serly dilatih

dengan berbagai jenis soal. Dan Andi dan Serly

belajar lagi ketika di rumah dengan contoh soal

lainnya

28 Coach Kalau dari kamu sendiri kiranya apa yang ingin kamu
lakukan?

Begini pak sebenarnya saya berencana untuk

29 Coachee menemui guru tersebut untuk mengkonfirmasi dugaan

saya

30 Coach terus kenapa tidak kamu lakukan?

31 Coachee Saya masih ragu pak, saya takut dimarahi

32 Coach Apakah sebelumnya kamu pernah dimarahi beliau?

33 Coachee Tidak sih pak

34 Coach Kenapa tidak kamu coba?

35 Coachee Benar pak harusnya saya mencoba menemui guru
tersebut ya pak..

36 Coach Bagus, setelah kamu bertemu dengan guru tersebut,
kira-kira apa yang ingin kamu sampaikan?

Saya ingin menyampaikan bahwa saya tidak ikut les

37 Coachee dan bertanya apakah itu mempengaruhi nilai saya di
kelas? Selain itu, saya ingin mengkonfirmasi alasan

saya mendapat nilai kecil.

Bagus, ayo lakukan itu. Selain itu, apa kekuatan yang

38 Coach kamu miliki sehingga kamu merasa yakin mendapat

nilai tinggi walaupun tidak ikut les?

Saya suka belajar pak, setiap sore saya selalu

mengulang pembelajaran hari tersebut dan latihan

soal. Selain itu saya selalu membuat catatan yang rapi.

Saya juga suka menonton video tutorial dari youtube

39 Coachee jika tidak ada yang saya pahami. Tetapi akhir-akhir ini

semenjak pandemi, orang tua saya kehilangan

pekerjaan dan beralih berjualan jajan, saya terpaksa

membantu orang tua saya berjualan jajan pada sore

hari.

40 Coach Apakah hal tersebut mempengaruhi belajarmu?

41 Coachee Saya rasa berpengaruh pak, karena waktu belajar
saya berkurang

Nah coba kamu pikirkan kembali tentang nilaimu?

42 Coach Apakah disebabkan kamu tidak ikut les atau karena

kurang belajar?

43 Coachee Waaahhh mungkin juga ya bu….

44 Coach Menurutmu apa yang bisa kamu lakukan?

Untuk ikut les saya tidak mungkin, karena saya tidak

memiliki uang untuk bayar les. Tapi saya akan meminta

45 Coachee bantuan Andi dan Serly teman saya pak.. Dia ikut les

dan biasanya dia mau menjelaskan ke saya apa yang

belum saya pahami.

46 Coach jadi apa rencana kamu dalam mencapai tujuan
tersebut?

1. saya akan menemui guru mata pelajaran tersebut

dan menyampaikan ke guru bahwa saya tidak ikut

les dan bertanya apakah itu mempengaruhi nilai

saya di kelas?

47 Coachee 2. Selain itu, saya mengkonfirmasi jawaban tes yang
diberikan

3. Saya akan belajar lebih giat lagi sehingga saya

mendapatkan nilai yang tinggi walaupun saya tidak

ikut les, jika saya menemui kendala saya akan

meminta bantuan Andi dan Serly

Bagus, Bapak sangat suka rencana itu, Lalu

48 Coach komitmen apa yang kamu lakukan untuk menjalankan

rencanamu ini?

saya besok pagi akan menemui guru tersebut di

49 Coachee sekolah pak.. selain itu, saya akan belajar dengan lebih

giat lagi

50 Coach Siapa yang akan kamu mintai bantuan menjalankan
komitmen ini?

51 Coachee Saya akan meminta bantuan Andi dan Serly untuk
mengingatkan saya dan membantu saya belajar

52 Coach Nah itu baik untuk kamu lakukan..

53 Coachee Terima kasih pak.. sudah meluangkan waktu untuk
mendengarkan cerita saya

54 Coach Iya, sama-sama nak..

Lembar Observasi Proses Praktek Coaching Model Tirta
(untuk Pengamat)

Kasus 1

No Langkah dalam model TIRTA Komentar

1. Tujuan: Menyampaikan tujuan Coach sudah baik menyampaikan
coaching
pembuka. Contohnya :
2. Identifikasi:Memberikan
pertanyaan-pertanyaan dan  Wa’alaikumussalam nak,
umpan balik yang mengarah
pada identifikasi potensi waahhhhh…. Dengan senang hati,
coachee
mari- mari sini nak, apa yang mau

diceritakan pada bapak?,

Coachee dapat menyampaikan

tujuan yang hendak dicapai dengan jelas.

 Begini pak, belakangan ini… saya

merasa tidak nyaman dalam suatu

mata pelajaran. Hal tersebut

sangat mengganggu pikiran saya

pak.

Pertanyaan coach sudah bersifat terbuka
dan mampu mengeksplorasi coachee
memberikan respon dengan lancar.
Potensi dan alternatif solusi tergali. Coach
aktif memberikan tanggapan dan umpan
balik. Contohnya :

Bagus, ayo lakukan itu. Selain itu,
apa kekuatan yang kamu miliki
sehingga kamu merasa yakin
mendapat nilai tinggi walaupun tidak
ikut les?

Saya suka belajar pak, setiap sore
saya selalu mengulang pembelajaran
hari tersebut dan latihan soal. Selain
itu saya selalu membuat catatan yang
rapi. Saya juga suka menonton video
tutorial dari youtube jika tidak ada yang

saya pahami. Tetapi akhir-akhir ini
semenjak pandemi, orang tua saya
kehilangan pekerjaan dan beralih
berjualan jajan, saya terpaksa
membantu orang tua saya berjualan
jajan pada sore hari.

Apakah hal tersebut mempengaruhi
belajarmu?

Saya rasa berpengaruh pak, karena
waktu belajar saya berkurang

3. Rencana Aksi: Memberikan Coach sudah mampu memberikan
pertanyaan-pertanyaan dan Pertanyaan pengambilan keputusan
umpan balik mengenai rencana mandiri oleh coachee. Coach membuat
aksi coachee dalam coachee mengeksplorasi jawaban
menyelesaikan sehingga menjadi jawaban yang lebih
permasalahannya spesifik

Menurutmu apa yang bisa kamu
lakukan?
Untuk ikut les saya tidak mungkin,
karena saya tidak memiliki uang untuk
bayar les. Tapi saya akan meminta
bantuan Andi dan Serly teman saya
pak.. Dia ikut les dan biasanya dia
mau menjelaskan ke saya apa yang
belum saya pahami.

jadi apa rencana kamu dalam

mencapai tujuan tersebut?

1. saya akan menemui guru mata

pelajaran tersebut dan

menyampaikan ke guru bahwa

saya tidak ikut les dan bertanya

apakah itu mempengaruhi nilai

saya di kelas?

2. Selain itu, saya mengkonfirmasi

jawaban tes yang diberikan

3. Saya akan belajar lebih giat lagi
sehingga saya mendapatkan nilai
yang tinggi walaupun saya tidak
ikut les, jika saya menemui kendala

saya akan meminta bantuan Andi
dan Serly

4. Tanggung jawab: memberikan Coach mengarahkan coachee
pertanyaan-pertanyaan dan
umpan balik mengenai membangun komitmen . Coachee sendiri
komitmen coachee dalam
menjalankan rencana aksinya telah dapat membuat komitmen secara

mandiri berbasis TIRTA

Bagus, Bapak sangat suka rencana

itu, Lalu komitmen apa yang kamu

lakukan untuk menjalankan

rencanamu ini?

saya besok pagi akan menemui guru
tersebut di sekolah pak.. selain itu,
saya akan belajar dengan lebih giat
lagi

Siapa yang akan kamu mintai
bantuan menjalankan komitmen ini?

Saya akan meminta bantuan Andi dan
Serly untuk mengingatkan saya dan
membantu saya belajar

COACHING MODEL TIRTA

Kasus 3

Coach: SUMARIYAH, coachee: NUR ROHMAD S., Pengamat: TAUFIK SUTANTO

Rekan Anda bercerita jika dia baru saja mendapatkan teguran dari kepala sekolah yang
menerima laporan dari pengawas sekolah yang melakukan supervisi saat ia mengajar.
Pengawas sekolah yang melakukan supervisi tampak keberatan ketika rekan Anda
mengajar tanpa buku teks. Rekan Anda mengajar dengan memanfaatkan sumber-
sumber belajar lainnya. Ketika diingatkan pengawas tersebut, rekan Anda
menyampaikan jika ia tetap mengacu pada kurikulum walaupun tidak menggunakan buku
teks. Pengawas tersebut tampaknya tersinggung dan memberikan laporan tentang hal
itu kepada kepala sekolah. Bagaimana Anda menyikapinya?

Tujuan Utama

COACH COACHEE

Assalamualaikum Pak Rohmad, Waalaikum salam bu

Kemarin Bapak bilang ada hal yang Iya bu, ada yang mau saya ceritakan sama ibu

ingin bapak diskusikan dengan saya

ya?

Iya, ini anak-anak sudah pulang kan, Iya bu, kerjaan saya juga kebetiulan udah

berarti kita bisa ngobrol sekarang, selesai, terimakasih waktunya ya bu.

bapak sibuk nggak?

Oke pak santai saja, nggak masalah, Ini bu, kemaren kan saya di supervisi oleh

sebenarnya apa yang ingin bapak pengawas saat saya mengajar. Terus kayaknya

bicarakan dengan saya? ada yang salah dalam proses itu.

O begitu, berkaitan dengan masalah Ya saya inginnya ketidak nyamanan dihati saya

itu apa yang bapak harapkan dari tentang masalah saya kemaren ada solusinya

diskusi kita hari ini? bu, jadi saya berharap ibu bisa kasih saya

masukan begitu.

Identifikasi Masalah

Emang permasalahannya Itu lo buk, kemaren saya di supervise oleh

bagaimana pak? Sehingga pengawas saat saya mengajar, dan kebetulan

sepertinya Bapak benar-benar saat itu saya mengajarnya tidak menggunakan

gelisah dan merasa tidak nyaman? buku teks tapi saya menggunakan media yang

lain.

Terusbagaimana respon pengawas? Nah itu yang jadi masalahnya bu, beliau

menginginkan guru mengajar harus pakai buku

teks.

o..begitu, kalau saya boleh tau Ya saya kan sudah buat PPT bu, saya mengajar

mengapa bapak mengajarnya tidak juga udah pakai proyektor, alat peraga juga

menggunakan buku teks? saya menyiapkan saya juga mengajarnya tetap

mengacu pada kurikulum, kenapa saya masih

harus pakai buku teks?

Iya…ya, bapak sudah jelaskan Sudah bu, tapi sepertinya beliau tersinggung

alasan itu sama pengawas? dan tidak menerima penjelasan saya. Saya jadi

bingung nih kog beliau ekspresinya langsung

begitu? Saya kan jadi merasa tidak enak begitu

bu. Menurut ibu apa saya salah?
Oke, menurut saya sebenarnya Mungkin juga ya bu…

bapak tidak bersalah, PPT kan

rangkuman materi dari buku teks

juga, tapi mungkin pemahaman

pengawas tentang hal ini tidaak

sama dengan cara berfikir kita.

Sehingga beliau maunya apapun

media dan bahan ajar yang kita pakai

buku teks tetap menjadi acuan,

mungkin seperti itu ya, pemikiran

pengawasnya.

Rencana Aksi

Terus kira-kira solusi apa yang Ya…karena pengawas sepertinya sudah

bapak fikirkan untuk masalah ini? melaporkan juga hal ini kepada sekolah, dan

cepat atau lambat saya pasti juga alakan

dipanggil kepala sekolah, saya harus siapkan

jawaban sesuai kondisi dan alasan saya tadi bu.

Bener sih pak, sepertinya kepala Maksud saya juga begitu bu.

sekolah juga harus tau alasan bapak

dalam hal ini, biar tidak hanya

menelaah laporan dari satu pihak.

Apakah bapak punya gambaran Bagaimana ya Bu? Apa saya harus meminta

solusi lain, sekiranya alas an itu nanti maaf pada pengawas dan membuat

todak diterima oleh Kepala sekolah? perlengkapan mengajar sesuai yang beliau

inginkan?

Nah itu maksud saya pak, bapak Iya bu, tapi saya tetap akan pada rencana

harus siapkan solusi alternative pertama dulu, sekiranya itu tidak berhasil dan

sekiranya alas an pertama tidak tidak menyelesaikan masalah yang ada

dditerima dan bisa jadi malah diantara saya dan pengawas atau bapak kepala

memperuncing suasana ya. sekolah tidak terima, maka saya akan pakai

cara yang kedua, begitu saja ya bu?

Tepat sekali pak, sebab menurut Iya bum saya juga tidak ingin masalah ini

saya ini memang harus diselesaikan, berlarut larut dan membebani saya.

sehingga bapak bisa kembali

merasa nyaman dalam bekerja

Tanggung Jawab

Nah, sekarang, kita susun komitmen Saya nunggu dipanggil kepala sekolah bu

nih, kira kira kapan bapak akan

menindaklanjuti masalah ini?

Menurut saya sebaiknya bapak tidak Iya sih, berarti baiknya saya menghadap ke

usah menunggu dipanggil kepala kepala sekolah saja ya bu nggak usah nunggu

sekolah supaya ketidaknyamanan di panggil

bapak tidak berlarut-larut.

Mungkin sebaiknya begitu pak Berarti saya akan menghadap kepala sekolah,
menceritakan kronologi persoalan yang ada
antara saya dengan bapak pengawas, saya
juga akan bercerita alsan saya tidak memakai
buku teks.

Nanti kalau bapak kepala sekolah juga tidak

menerima alas an saya dan menilai yang saya
lakukan memang salah ya…artinya saya yang

harus meminta maaf dan merubah gaya

mengajar saya, karena kalau kepala sekolah

juga menganggap ini sebagai satu kesalahan

mungkin saya memang salah jadi saya yang

harus memperbaiki diri

iya betul sekali pak, terkadang Kapan ya menurut ibu?

memang suatu yang menurut kita

tepat belum tentu baik menurut

ukuran orang lain. Bapak bijaksana

sekali, jadi kapan bapak akan

menghadap kepala sekolah?

Secepatnya pak, supaya bapak Iya bu, mungkin sebaiknya memang demikian,

segera tenang dan masalah besok selesai mengajar saya akan menghadap

terselesaikan kepala sekolah untuk menyelesaikan masalah

ini. Terimakasih sarannya ya bu

Iya pak, sama-sama, semoga Oke bu, kalau begitu saya permisi.

masalah ini segera terselesaikan

dan bapak kembali nyaman bekerja.

Iya pak, sukses selalu untuk bapak.

Lembar Observasi Proses Praktek Coaching Model Tirta (untuk Pengamat)

No Langkah dalam model TIRTA Komentar

1. Tujuan: Menyampaikan tujuan Tujuan sudah terpenuhi yaitu coachee

coaching memiliki permasalahan yang harus

dibicaraka dengan coach supaya

tercapai jalan keluar. Permasalahn

tersebut adalah berkaitan dengan kritik

pengawas saat supervise coachee

mengajar tidak menggunakan buku teks

namun memakai media lain

2. Identifikasi:Memberikan Umpan balik yang diberikan coach

pertanyaan-pertanyaan dan umpan sudah sesuai dengan tujuan dan

balik yang mengarah pada mengena pada indentifikasi masalah,

identifikasi potensi coachee cotohnya tentang pertanyaan

permasalahan apa yang dihadapi oleh

coachee dan pertanyaan pemantik

untuk mengarahkan coachee menggali

potensi diri untuk menentukan solusi

3. Rencana Aksi: Memberikan Pertanyaan menuju aksi sudah sesuai

pertanyaan-pertanyaan dan umpan terbukti dengan coachee menemukan

balik mengenai rencana aksi jalandan strategi tindakan untuk

coachee dalam menyelesaikan menentukan jalan keluar masalahnya

permasalahannya sendiri

4. Tanggung jawab: memberikan Pertanyaan sudah mengarah pada
pertanyaan-pertanyaan dan umpan komitmen sehingga tercapai jadwal

balik mengenai komitmen coachee menghadap kepala sekolah dan
dalam menjalankan rencana alternative solusi untuk permasalahan
aksinya


Click to View FlipBook Version