BAB 1
KERAJINAN BERBASIS
MEDIA CAMPURAN
Rosalia Yuly Sriyani, S. Pd
P
E
T
A
M
A
T
E
R
I
1. Siswa-siswi dapat 2. Siswa-siswi dapat
menyatakan pendapat memahami pengertian,
tentang keragaman jenis, sifat dari
karya kerajinan berbasis karakteristik kerajinan
media campuran berbasis media campuran
TUJUAN PEMBELAJARAN
3. Siswa-siswi dapat 4. Siswa-siswi dapat
memahami teknik merancang, membuat,
pengolahan, prinsip menguji dan
perancangan, prosedur mengomunikasikan
pembuatan dan produk kerajinan berbasis
penyajian/kemasan kerajinan media campuran
berbasis media campuran
•
PENGERTIAN
Kerajinan berbasis media campuran
adalah
Kerajinan yang dibuat dengan tujuan merubah
bentuk sebuah benda yang dominan terbuat dari
satu jenis bahan kini dipadukan dengan bahan
lainnya agar menjadi lebih menarik, baik tanpa
menghilangkan fungsi aslinya ataupun mengganti
fungsinya.
Beberapa alasan pembuatan kerajinan
dengan strategi perubahan seperti
menggunakan bahan berbasis media
campuran, yaitu :
1. Adanya kekurangan bahan baku atau
memanfaatkan bahan baku yang tidak
banyak jumlahnya,
2. Menghindari bentuk yang monoton,
3. Meningkatkan estetika pada tampilan
produk,
4. Lebih terlihat modern karena dapat
disukai oleh semua kalangan.
PRINSIP KERAJINAN BERBASIS MEDIA
CAMPURAN
1. Penggabungan dari berbagai bahan yang tidak
memiliki reaksi kimia tertentu ketika dilakukan
penggabungan.
2. Bahan yang digunakan terdiri dari berbagai jenis.
3. Bahan dapat terdiri dari bahan homogen atau
heterogen dan tidak terjadi perubahan fisik pada
salah satu bahan yang digabungkan.
PRINSIP KERAJINAN BERBASIS MEDIA
CAMPURAN
4. Masing-masing bahan memiliki karakteristik
sendiri yang saling mendukung terwujudnya
keindahan (estetika) dari sebuah produk
kerajinan yang dibuat.
5. Penggabungan bahan yang dilakukan harus
dapat menyatu dengan bahan lainnya,
sehingga terjadi kesatuan dan harmonisasi.
1. STILASI 2. DEFORMASI
Menyederhanakan Bentuk Merubah Bentuk Produk
dengan Kerajinan Berbasis Media
Mengurangi/Menambah Campuran
Bentuk Produk Kerajinan
Berbasis Media Campuran
PERANCANGAN
PRODUK
1. STILASI 1) Pesan eksplisit pada produk harus
jelas, apakah sebagai produk
Menyederhanakan bentuk fungsional ataukah sebagai produk
dengan cara mengurangi hias,
atau menambah
bentuk, prinsip yang harus 2) Pesan yang bersifat implisit pun
dilakukan dalam tahap harus diperhatikan, apakah produk
perancangan adalah
sebagai berikut: kerajinan membawa pesan infomatif
atau prestige,
3) Bahan yang tersedia sejak awal
dapat menjadi modal perancangan
produk kerajinan, namun dapat pula
bahan yang dibutuhkan disiapkan
setelah perancangan,
Menyederhanakan bentuk 4) Produk kerajinan sebagai
dengan cara mengurangi materi asal untuk dilakukan
atau menambah penyederhanaan bentuk harus
bentuk, prinsip yang harus disiapkan, apakah bentuknya
dilakukan dalam tahap gambar ataupun bentuk
perancangan adalah langsung,
sebagai berikut:
5) Perhatikan penghematan
bahan, agar produksi dapat
dilakukan sebanyak mungkin
dengan berbagai bentuk
rancangan.