The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Perpus Kota Semarang, 2018-10-07 12:47:54

Kata-kata Bijak Zhuang Zi

Kata-kata Bijak Zhuang Zi

ZHUANG ZI SAYINGS

Ada tiga buku / bagian :
7 bab bagian dalam ditulis oleh Zhuang zi sendiri .

15 bab bagian luar ditulis para murid .
11 bab bagian campuran ditulis para pengikutnya .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Bab 1 : Musik alam .

mbil keuntungan dari orang lain .

Filsafat ZHUANG ZI adalah filsafat kebebasan , tetapi bukan bebas lepas tak terkendali tetapi bebas
dengan ikatan hati nurani / kedewasaan . Filsafat ini merupakan pengalaman yang di batasi waktu dari
tempat , dialami dalam ruang dan waktu yang tak terbatas .Baginya kehidupan dunia adalah keteraturan
tanpa hidup sedangkan yang dikejarnya adalah hidup tanpa keteraturan . Jadi semua itu bukan tak
berbuat apa-apa tetapi berbuat sesuai apa yang dikatakan hati nurani , bukan terus semaunya sendiri
tetapi hidup tanpa ada yang mengatur tetapi menjalani aturan dengan sendirinya .

Ayat 2 : tahun besar dan tahun kecil .

ZHUANG ZI berkata :
Konon Peng Zu hidup selama 800 tahun dan merupakan orang yang hidup paling lama .
Tapi ada ulat kecil bernama Ephemera yang lahir saat fajar dan mati saat senja , ia tak tahu lamanya satu
hari itu .
Ada serangga bernama jengkrik yang lahir di musim semi dan mati di musim panas . ia tak tahu apa -apa
tentang empat musim .
Tapi di laut selatan negara Chu hidup seekor kura-kura besar bernama Ling yang mengalami 500 tahun
musim semi dan 500 tahun musim panas .
Pada jaman pra sejarah , ada pohon bernama Chun yang mengalami 8000 tahun musim semi dan 8000
tahun musim panas .

Ephemera dan jangkerik bisa disebut tahun kecil ,
Sedangkan Kura-kura Ling dan Pohon Chun disebut tahun besar .
Tahun kecil tak pernah mengerti pengalaman Tahun besar .
Bukankah Peng Zu hanya tahun kecil dibandingkan dengan kura-kura Ling dan pohon Chun ?
Bukankah mentedihkan bagi Tahun besar jika orang menganggap Peng Zu berumur panjang ?

Ini semua adalah keadaan umum mausia yang merasa dirinya paling , sehingga ia tak melihat orang lain
yang berada dibelahan dunia lain / dilingkungan lain . Menganggap apa yang dilakukan sebagai
penemuannya dan orang lain tak bisa melakukan dan ia yang pertama kali menciptakannya , itu semua

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

tak ada gunannya sebab sebelum dia mungkin sudah ada yang melakukannya dan sebelum itu mungkin
ada juga yang melakukannya .

Ayat 3 : Kebanggan si pipit kecil .

ZHUANG ZI berkata :
Ketika Peng terbang , ia membumbung tinggi setinggi 90.000 li .
Melihat itu si pipit kecil berkata :
Ha ! Ha ! ha !
Untuk apa si bodoh itu mengeluarkan banyak tenaga untuk terbang begitu tinggi ?
Bagiku , lebih baik terbang ke pucuk pohon untuk bernyanyi / kebumi untuk menangkap cacing
sepuasnya .
Penerbangan , pengetahuan dan pandangan pipit kecil berbeda dengan Peng .
Kita tak perlu meniru si pipit kecil / iri pada Peng besar .

Apapun yang dilakukan orang lain kita tak perlu menirunya , lebih baik menjadi diri sendiri dari pada
meniru / iri pada orang lain , itu semua lebih membanggakan meskipun tak ada yang memuji .

Bab 2 : Berguna dan tak berguna .

Ayat 1 : Labu besar Hui Shi .

Hui Shi berkata :
Raja Wei memberiku bibit labu besar ,
Aku menanamnya dan buahnya tumbuh cukup besar untuk menampung lima hektoliter berasa .
Tetapi kualitas labu ini sangat jelek , sehingga bila diisi air mereka pecah begitu saya angkat .
Dan jika dibelah menjadi dua , mereka terlalu dangkal untuk menampung air .
Labunya memang besar , tapi tak berguna . Jadi kupecahkan saja .

ZHUANG ZI berkata :
Sayang sekali kamu hanya tak tahu bagaimana menggunakan benda besar !
Labu itu sangat besar , mengapa tak membungkusnya dengan jaring .
Lalu kamu bisa mengikatnya di pinggang dan mengapung di air .

Berguna dan tak berguna adalah kualitas yang relatif . Hui Shi pikir air bisa dapat dibawa di dalamnya / di
luarnya juga . Jika satu ide tak berhasil , kamu harus mengubah cara pikirmu dan hasilnya akan
menakjubkan !
Pemikiran begitu disebut menghasilkan kegunana dari yang tak berguna .

Ayat 2 : Ramuan rahasia penduduk Song .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Suatu suku dari negara Song sangat mahir membuat sejenis salep .
Jika dioleskan pada kulit salep itu mencegah berbagai kerusakan kulit .
Karena itu generasi mereka berdagang kain katun celupan .

Suatu hari datang seseorang yang mendengar tentang hal itu dan membelinya seharga 100 teal emas .
Ia menawarkan ramuan rahasia itu kepada raja Wu dan menjelaskan kegunaannya dalam urusan militer
.
Saat itu Wu dan Yue sedang berperang .
Setelah Raja Wu memiliki ramuan rahasia , ia memulai perang di sungai selama musim dingin .
Dengan ramuan rahasia itu , pasukan Wu selamat dari Rasa gatal pada tangan / kaki karena kedinginan .
Sedangkan tentara Yue yang tak memiliki obat untuk melindungi kulit berhasil dikalahkan .
Setelah perang , orang yang menawarkan salep itu diberi tanah luas .
Ia menjadi kaya dan statusnya naik .

Walaupun ramuannya sama , orang yang tak tahu mengunakannya hanya mencelup kain katun
sepanjang waktu , sedangkan orang yang menggunakannya dengan kreatif diberi tanah dan gelar . Itu
cara pandang yang berbeda meskipun bukan hasil penemuannya tetapi ia lebih mendapat keuntungan
yang lebih banyak , sebab ia tahu dimana hal itu dapat digunakan .

Ayat 3 : Pohon yang tak berguna ,

Hua Zi berkata kepada Zhuang Zi ;
Saya tahu sebuah pohon raksasa bernama Chu yang batangnya berliku-liku .
Dan cabangnya begitu berliku , sehingga tak bisa diukur dengan meteran .
Pohon itu ada dipingir jalan tak ada tukang kayu yang melihatnya .
Kata-katamu seperti pohon itu , besar tapi tak praltis . siapa yang akan mempercayaimu ?

Zhuang Zi berkata ;
Pernahkah kau lihat rubah dan kucing liat ?
Untuk menagkap mangsanya , mereka melompat dan berlari dengan tangkas , tapi terjatuh ke dalam
perangkap dan mati .
Sedangkan Yak memiliki tubuh besar sepertu awan , tapi ia tak bisa menangkap tikus .

Daripada meributkan pohon yang tak berguna .
Mengapa kamu tak menanamnya di tempat terbuka untuk berteduh dan beristirahat ?
Karena pohon ini tak berguna , orang takkan datang dan menebangnya , maka tak perlu khawatir .

Pohon besar selamat daro kapak karena tak berguna , bagi pohon itu sendiri kegunaan dari yang tak
berguna adalah keuntungan yang besar . maka dari itu lebih baik menjadi diri sendiri itu lebih
menguntungkan .

Ayat 4 ; Penduduk Yue yang bertato .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Ada penduduk Song membawa topi dan pakaian untuk dijual di Yue selatan agar mendapat keuntungan
yang besar .
Ia sepanjang hari menjual barang danganganya , tetapi tak ada yang membelinya .
Karena penduduk Yue memangkas rambutnya dan bertelanjang dada dengan tubuh penuh tato dan tak
memakai topi .

Apakah sebuah benda berguna / seseorang berguna adalah hal yang relatif yang tak bisa ditetapkan
dengan kaku . Apakah kaisar Yao dan Shun berguna / pakaian dan topi penduduk Song berguna bukan
nilai yang mutlak . Itulah sebabnya lihat dulu kondisi / wilayahnya dan pikirkan apa yang diperlukan
didaerah tersebut .

Bab 3 : Musik bumi .

Ayat 1 ; Musik bumi .

Suatu hari Nan Gou Zi Qi duduk bersandar pada meja teh , kepalanya menengadah .
Kemudian ia mencapai tahap lupa akan keberadaannya .

Zi Yau bertanya :
Tuan , anda tampak berbeda hari ini . Katakanlah , bisakah tubuh manusia menjadi daun kering dan
hatinya menjadi debu ?

Nan Gou Zi Qi berkata :
Pertanyaan yang baik Zi You . Sekarang saya mencapai tahap domana saya melupakan diri .
Tahukah kamu bahwa kamu telah mendengar musik seruling dari manusia , tapi kamu belum
mendengar musik dari bumi .
Dan bahkan bila kamu telah mendengar seruling bumi , kamu belum mendengar musik dari surga .

Musik seruling dari manusia berasal dari seruling logam / bambu .
Sedangkan musik seruling dari bumi adalah suara angin .
Udara yang dipancarkan bumi adalah angin dan ketika angin bertiup .
Semua lubang dan rongga bersuara .
Beberapa lubang di gunung , hutan dan pohon , seperti hidung , mulut dan telinga manusia .
Sebagian seperti lingkaran dan lesung , dan yang lainnya seperti kolam yang dalam dari lunamg yamg
dangkal .

Suara dari lubang ini sangat mirip badai / anak panah / pertengkaran / nafas .
Ia bisa sumbang / merdu , dalam / penting .
Semua lubang menjawab serentak ketika angin kuat berlalu .
Semua lubang tenang kembali , hanya ranting-ranting bergoyang .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Inilah yang ku katakan musik bumi .

Suara ini tak membawa rasa maeah , sedih , gembira / bahagia . Perasaan itu ada bila telinga manusia
mendengar seruling dan tak akan ada ketika mendengarnya darp alam . Karena itu rasa tersebut adalah
buatan manusia bukan alam .

Ayat 2 : Zhao Wen berhenti bermain Gu Zheng .

Zhao Wen adalah seorang pemusik terkenal yang pandai bermain Gu Zheng / harpa .
Tapi akhir-akhir ini ia berhenti bermain .
Karena akhirnya ia sadar bahwa bila ia menekan satu nada untuk bermain musik , suara nada lain hilang
.
Tapi bila alat musik tak dimainkan , kelima nada musik tradisioanl china bisa dipertahankan .

Suara alam adalah satu-satunya suara yang utuh .
Prinsip dibalik bermain musik buatan manusia dan ukiran adalah sama . Bila hasil akhir terbentuk ,
bagian kayu lainnya rusak / hilang dalam proses . Ini juga berlaku pada hubungan manusia harus ada
yang dikorbankan / sifat dan kebebasan yang dibuang dalam berhubungan dengan manusia kalau ingin
abadi , jadi dalam keluarga / organisasi / berteman masing-masing individu harus mengorbankan sifat-
sifat semaunya sendiri / sifat yang negatif / kebebasannya kalau mau menjalankan kebersamaan dan tak
saling memaksakan kehendak dan maunya sendiri / egois .

Ayat 3 : Apakah Wang Ni tahu ?

Ada seorang bertanya kepada Wang Ni : Tahukah kamu tentang standar umum yang bisa diterapkan
untuk memperoleh pengetahuan ? Wang Ni menjawab : Mana kutahu ?

Orang itu berkata : Sangat mengecewakan .
Wang Ni menjawab : Mengapa mengecewakan ?
Bisakah kamu bilang tahu yang kukatakan sebenarnya tak tahu dan tak tahu yang sebenarnya tahu ?
Coba kutanya : Jika orang tidur di tempat basah ia akan terkena artritis , apakah ikan juga /
Jika seseorang ada di atas pohon , ia tkut ketinggian , apakah monyet juga ?
Habitat mabusia , ikan lumpur dan monyet berbeda mana yang kau jadikan standar ?

Orang itu berkata : Kamu benar ! Standar berbeda bagi tiap kelompok !
Wang Ni menjawab : Itu dia !
Orang suka makan daging , Rusa suka makan rumput , kelabang suka makan ular dan gagak suka makan
tikus .
Makanan mereka berbeda , manakah yang bisa menjadi standar makanan ?

Tak ada standar umum yang bisa diterapkan untuk pengetahuan duniawi dan standar buatan manusia
bukanlah standar mutlak . Jika kamu mengira yang relatif itu mutlak , maka kamu semakin jauh dari

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

kebenaran . Ini berlaku dengan sifat dan hubungan manusia kalau semua manusia hanya dibagikan
menjadi beberapa katagori saja maka manusia bukan makhluk yang sempurna dan mudah ditebak , Jadi
bila anda menginginkan hal sama / iri pada orang lain tentang cara ia berhubungan dan harus sesuai
aturan orang tersebut lebih bagi anda merubah pikiran tersebut , sebab manusia tak akan sama satu
dengan yang lain dan ia takkan melakukan / berhubungan dengan cara yang sama untuk orang lain ,
meskipun orang yang melakukan sama . Jadi rasakan dahulu baru kita akan tahu indahnya hubungan
sesama manusia . Kalau tidak kamu takkan dapat membedakan dan merasakan hubungan teman /
hubungan sahabat / hubungan akrap / hubungan cinta / hubungan penuh kepura-puraan / hubungan
saling membutuhkan , itupun takkan sama antara satu dengan yang lain . Cobalah berhubungan dan
berani mendekati baru kamu bisa merasakan , kalau belum apa-apa kamu sudah tidak mau dan langsung
menfonis / keras kepala / menuruti teori yang dipakai orang lain , maka kamu akan tak pernah tahu
antara perbedaan hubungan didunia ini . Ada pepatah yang mengatakan : Tak ada yang sama didunia ini
, tak ada yang hidup didunia ini mengalami hal yang sama , tak ada orang mengalami kebahagian yang
dirasakan orang lain , tak ada orang yang mampu merasakan kesediahan orang lain , tak ada orang
yang dapat menyelesaikan masalah orang lain , Yang ada adalah rasa yang dirasakan oeleh orang
tersebut dan apa yang dirasakan oleh semua orang di dunia itu adalah sama ,

Ayat 4 : Apakah Xi Shi cantik ?

Zhuang Zi Berkata :
Jika dari semula kita menamai surga adalah kuda dan bumi adalah jari .Maka surga dan bumi tak lebih
dari kuda dan jari .
Bagi lelaki Xi Zi cantik , tapi bagi ikan ia mungkin menyelam ke dasar sungai ketika melihat Xi Shi .
Apa yang dianggap orang benar adalah kebenaran dan yang dianggap salah adalah kesalahan , Tapi apa
kritia benar dan salah ?

Jika manusia menciptakan pengetahuan dari pandangannya , ia terperangkap oleh lingkaran
pengetahuan buatannya sendiri . Jika manusia menganggap apa yang diketahui itu benar dan yang ia
lakukan paling benar , maka ia akan menjadi orang yang egois dan tak mau tahu orang lain . Jadi bila kita
hanya hidup dan berpikir menurut pikiran kita sendiri dan tak mau tahu pikiran orang lain serta akan
memaksakan pikiran kita pada orang lain itu sama saja kita mencari teman / sahabat orang-orang yang
jahat dan penuh tipuan , kalau kita mendapat masalah ia tak mau tahu dan menyalahkan kita sendiri ,
Kalau kita berhasil ia mengatakan semua itu adalah ia yang mengajari . Itulah teman-teman yang
mencelakakan dan menyesatkan . Maka dari itu lihatlah diri kita sendiri dan lihatlah orang lain bila kita
ingin menjadi temannya kurangi ego kita dan coba dekati bila ia memaksakan kehendaknya , maka hati-
hatilah buatlah batas sebagai teman . Jangan coba menekan temanmu kalau kamu tak mau ditinggal
pergi / hanya sebatas teman / kenalan saja . Ada pepatah yang mengatakan : Tak ada teman sejati dan
tak ada musuh sejati yang ada adalah kepentingan sejati . Tak ada cinta yang tak egois dan tak ada
cinta yang abadi yang ada cinta yang dipelihara dan dipupuk terus-menerus .

Ayat 5 : Airmata putri Li .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Zhuang Zi berkata ;
Ketika putri Li menikah dengan bangsawan Xian dari negara Jing , ia sangat sedih dan menangis terus
hingga pakaiannya basah .
Setelah beberapa lama tinggal di istana Jing , tidur di kasur empuk dan makan enak ,
Ia menyadari kebodohannya menangis di hari perkawinannya .

Setiap orang takut mati , tapi siapa tahu kita akan menyesali kelahiran kita ? Setiap orang takut
perubahan tetapi siapa tahu perubahan akan membuat kita bahagia . Setiap orang takut karena salah
tetapi siapa tahu kalau kita meminta maaf kita dapat lebih lega . Setiap orang takut kebebasannya
diambil tetapi bila kita mengurangi kebebasan kita mungkin kita lebih bahagia .
Bukankah ini sama dengan perasaan Putri Li sebelum dan sesudah pernikahannya ?

BAB 4 : MIMPI DAN KENYATAAN .

Ayat 1 : Mimpi sang pertapa .

Chang Wu Zi sang petapa kepada Qu Que sang bijak berkata : Pemimpi sering tak sadar ia bermimpi dan
dalam mimpinya itu ia bertanya kepada dewa tentang nasibnya . Ia tahu bahwa ia hanay bermimpi
ketika bangun .

Qu Que menjawab : Hanya orang yang diterangi yang tahu bahwa hidup adalah mimpi besar dan orang
bodoh mengira mereka diterangi .

Chang Wu Zi berkata ; Kamu dan saya bermimpi , bahkan ucapanku bahwa kau bermimpi adalah dalam
mimpi .

Hanya mereka yang ragu ( bukan bingung ) dapat diterangi , orang bodoh selalu mengira mereka
diterangi , sehingga mereka terkecoh dalam analisis akhir . Orang yang merasa paling adalah seorang
pemimpi dan ia akan bangun tetapi ia sedang bermimpi , ia berada ditengah-tengah orang lain tetapi ia
merasa kesepian , ia tak dapat membedakan khayalan dan kenyataan , serta kenyataan dan khayalan
bila ini terjadi orang tersebut akan berkata ia suka dan mau orang itu tetapi ketika orang yang disukai
datang ia menunjukan sikap tak mau . Jadi tak ada hubungan dikatakan ada hubungan , tak
berhubungan tetapi merasa sudah menjadi miliknya . Ia tak melihat kenyataan bila tak ada kemajuan
tetapi ia sudah berpikir ada kemajuan yang sangat besar . Inilah penyebab penyakit kejiwaan yang
terbanyak .

Ayat 2 : Dialog antara bayangan .

Zhuang Zi berkata ;
Wang Liang adalah bayangan dari bayangan . Suatu hari ia memanggil tuannya .
Kamu selalu berjalan , berhenti , duduk dan berdiri kenapa ?

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Tuannya berkata : Karena aku bergantung pada sesuatu , aku tak bisa apa-apa .
Ular bergantung pada sisiknya untuk meluncur , jangkrik bergantung pada sayapnya untuk terbang .
Tapi begitu mereka mati , mereka tak dapat terbang / meluncur dengan sisiknya dan sayapnya itu .

Hukum alam adalah hukum perubahan tanpa penguasa / rakyat permanen . Untuk menjadi bagian dari
alam , kita tak dapat bergantung pada apap pun . Ini juga berlaku pada manusia bila ia tergantung pada
seseorang dan hanya mempercayai dan tak mempercayai hatinya serta tak mau belajar tentang
kehidupan dan baik-buruk manusia , ia akan hidup merana dan sangat kehilangan bila orang itu tiada .
Umur manusia tak ada yang dapat menduga dan memperkirakannya , bila seseorang hidup hanya
menggantukan hidupnya dan berpikir ia akan dilindungi terus-menerus maka ia takkan dapat dewasa .

Ayat 3 : Mimpi Zhuang Zi tentang kupu-kupu .

Suatu senja Zhuang zi bermimpi menjadi kupu-kupu . Sambil mengepakan sayapnya merasa seperti
kupu-kupu dan sangat senang . Pada saat itu ia lupa sama sekali bahwa ia adalah Zhuang zi .
Sesaat kemudian ia menyadari bahwa kupu-kupu itu adalah dirinya sendiri , jadi apakah Zhuang Zi yang
menjadi kupu-kupu / sebaliknya .

Zuang Zi bisa menjadi kupu-kupu dan kupu-kupu bisa menjadi dirinya . Itu semua terjadi karena pikiran
Zhuang Zi sendiri . Orang bisa merasa dirinya paling hebat dan dibutuhkan , orang bisa merasa dirinya
paling baik dan cantik , tetapi iru semua hanya dalam pikiran orang lain , bila ia tak mau tahu bagaimana
penilaian orang lain dan tak mau mengenal diri sendiri maka ia bagaikan Zhuang Zi yang menjadi kupu-
kupu .

Ayat 4 : Tiga di siang hari dan empat di malam hari .

Seorang pengasuh monyet memberi monyet-monyetnya kacang .
Suatu hari ia berkata pada monyetnya : Misalnya kuberi kalian tiga liter kacang di pagi hari dan empat
liter di malam hari ? Para monyet itu protes dan tak mau .

Pengasuh monyet itu berkata lagi : Kalau begitu akan kuberikan empat liter di pagi hari dan tiga liter di
malam hari . Para monyet itu mau .

Sebenarnya tiga liter kacang di pagi hari dan empat liter di malam hari sama dengan empat liter di pagi
hari dan tiga liter di malam hari . Tapi itu merubah perasaan monyet tersebut . Apakah kita manusia
membuat kesalahan yang sama seperti monyet ? Pikirkanlah baik-baik .

Ayat 5 : Hui Shi bersandar5 pada payung China ?

Hui Shi terkenal dengan kepandaiannya berpindato dan sering terlibat dalam perdebatan sepanjang
hidupnya .
Bila ia merasa lelah setelah berdebat , ia akan bersandar di pohon payung china untuk beristirahat .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Suatu saat ketika bersandar di pohon ia menyadari bahwa perdebatan itu tak penting .
Lalu ia berhenti melakukan kegiatan itu .

Apakah kamu menang dengan mengalahkan lawanmu melalui kepandaian bicara ? Pikiran bahwa kamu
berhasil membuatmu gagal . Jadi sia-sialah orang yang suka berdebat dan berbicara , tetapi sebenarnya
ia tak tahu mana yang benar dan mana yang salah , tetapi apapun yang dikatakan dan dibicarakan tak
akan menang dengan kenyataan yang terjadi . Ada pepatah yang berkata : Lidah tak bertulang ,
Kenyataan tak dapat dipungkiri . Alasan bisa dicari , bukti bisa ditutupi , tetapi kebenaran adalah
kebenaran , kenyataan adalah kenyataan . Dengan bukti dan kenyataan kita dapat menilai seseorang ,
orang yang menyembunyikan dirinya dan membuat kenyataan palsu jangan menyalahkan orang yang
menilainnya .

Bab 5 : Ketrampilan Tao :

Ayat 1 : Jagal memotong sapi .

Ketika tukang daging memotong sapi untuk Raja Wen Hui , gerakan dan suara pisaunya sama indahnya
dengan tarian semak mulberi . Setelah selesai hewan itu tak tahu bahwa ia sudah mati .
Raja Wen Hui berkata : Mengagumkan , kamu sudah mencapai ketrampilan tingkat tinggi .

Tukang daging itu berkata : Terima kasih . Yang kupakai ketika memotong sapi bukan ketrampilan
melainkan Tao .
Ketika pertama kali memotong sapi , aku hanya melihat penampilan luarnya saja . Tapi tiga tahun
kemudian , setelah memotong banyak sapi yang kulihat bukan sapi secara keseluruhan lagi tapi struktur
organnya . Sejak saat itu aku berkerja dengan mata hatiku , bukan dengan mata saja .

Koki ahli hanya menukar pisaunya setahun sekali karena ia memotong tak membacok . Pisau ini sudah
digunakan selama 19 tahun dan masig tajam seperti baru , karena aku tak membacok .
Ketika memotong sapi pisauku berputar di dalam sapi , begitu cepat sehingga ia ytak merasa sakit dan
tak sadar bahwa ia sudah mati .
Raja We Hui berkata : Bagus ! Apa yang baru kau katakan memberiku kunci pemeliharaan hidup .

Kerumitan dunia manusia mirip dengan struktur organ sapi , mereka yang tak memahaminya dan
kesana-kemari dalam hidup akan lelah dalam kesia-siaan .

Ayat 2 : Api yang menyala .

Zhuang Zi berkata ;

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Kayu dibakar dengan minyak dan walaupun minyaknya habis api terus menyala .
Suatu saat tubuh manusia bisa mati tapi jiwanya dan idenya akan diteruskan generasi ke generasi .

Pemeliharaan hidup tak berarti memelihara tubuh , tapi pikiran dan jiwa untuk membuatnya hidup . Bila
manusia hidup tak bisa menembangkan dirinya sendiri ia ibarat robot dan tak mampu bersikap dewasa
dan menganggap apa yang dilakukan sudah benar dan harus dimengerti .

Ayat 3 : Ayam dalam kurungan .

Zhuang Zi berkata ;
Seekor ayam membutuhkan waktu lama mencari cacing digunung dan di hutan dan lebih lama lagi
mencari air , tapi ia tetap tak mau dikurung .
Ayam bisa dijaga dan dipelihara dalam kurungan , tetapi ia kehilangan kebebasannya .

Manusia yang tahu cara memelihara hidup takkan menukar kebebasan dengan materi , tapi dalam
kehidupan nyata , berapa orang yang menikmati pemandangan awan biru di atas mereka . Ada juga
mereka yang hidup dengan menjadi orang yang tak punya perinsip / penjilat . Ada juga orang yang hidup
bagaikan robot yang hanya percaya satu orang saja dan melaksanakan apa yang dikatakan , tanpa
dipikirkan lagi .

Ayat 4 : Belalang menahan roda pedati .

Tan He bertanya kepada Qu Bo Yu : Ada orang yang suka membunuh , jika kamu biarkan , ia akan
membahayakan negara . Jika kamu memintanya berhenti membunuh dan bersikap baik , andalah yang
pertama terluka . Orang itu suka melihat orang lain cacat , tapi bukan dirinya .

Qu Bo Yu berkata : Untuk menghadapinya kamu harus bersiasat , jangan menentangnya , Bila ia
bertindak seperti bayi kamu harus mengikutinya , jika ia bergulung di tanah dengan gembira , lakukanlah
hal sama .Buatlah ia merasa kamu sama dengannya dan pikirkan cara untuk menaklukannya .
Tan He bertanya : Kenapa anda harus mendukung karakter seperti itu ?

Qu Bo Yu berkata ; Pernahkah kau lihat belalang yang marah ? Jika ditantang , ia menganglat kaki
depanya melawan roda pedati yang berputar , seolah -olah tenagannya kuat .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Jika kamu menantangnya melebihi kemampuanmu , kamu berada dalam bahaya seperti belalang .

Jika orang menggunakan metode yang salah untuk meminta seseorang berbuat baik , ia mungkin akan
membawa krisis . Mencoba mengalahkan orang lain dengan menunjukan kekuatan adalah tindakan
berbahaya . Apalagi memaksakan kehendaknya dengan mengancam dan menekan itu semua lebih
berbahaya .

Ayat 5 : Pencinta kuda .

Suatu ketika ada seseorang pencinta kuda .
Ia merawat kudanya dengan penuh kasih sayang .
Menggunakan keranjang bambu untuk menampung kotoran hewan itu dan kulit kerang untuk
menampung air seninnya .
Ketika ia memukul lalat penghisap darah di bokong kudannya , karena kagey kuda itu menendangnya
sampai mati .

Kamu mungkin menyukai seseorang tapi orang itu tak mengerti cintamu padanya .
Kamu mungkin mencintai seseorang tapi oarng yang kamu cintai tak mencintaimu .
Kamu mungkin mencintai seseorang tetapi orang tersebut hanya ingin bermain-main dan tak serius .
Bagaimana pun Kamu berbuat baik dan sayang kepadanya , kamu tak akan mendapat balasan darinya .

Bab 6 ; Pohon dewa bumi .

Ayat 1 : Pohon dewa bumi .

Seorang ahli tukang kayu dan muridnya pergi ke negara Qi untuk membangun rumah .
Dijalan mereka melalui sebuah pohon raksasa di sebelah kuil untuk menghormati dewa bumi yang
puncaknya hampir menyentuh lawan .

Ia melihatnya dan berkata : Aku tak perduli . Para muridnya heran dan bertanya Tuan ! Tuan ! Kami tak
pernah melihat pohon sebesar itu sejak menjadi muridmu . mengapa anda tak berhenti untuk
melihatnya .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Ahli tukang kayu itu berkata : Lupakanlah ! Itu pohon yang tak berguna . Jika kamu membuat tiang ia
akan menghasilkan cacing dan jamur . Pohon ini tak berguna , untuk apa melihatnya ? Bila kamu
membuat perahu dari kayunya , perahu itu akan tengelam , Jika kamu membuat ember , ia takkan kuat .

Malam itu tukang kayu itu bermimpi aneh . Ia didatangi pohon dewa bumi itu dan berkata : Bicaramu
tak masuk akal menyebutku pohon tak berguna ! .
Bukankah orang akan menebangku jika aku berguna / Bagaimana aku bisa bertahan sampai sekarang ?
Dan sudut pandang pohon berguna berarti bencana , Pohon paling pintar ada;ah yang tak berguna .
Sang tukang kayu itu meminta maaf dan berkata Tampaknya anda pohon yang bijak sana .

Maka berguna dan tak berguna tak mempunyai ketentuan yang jelas yang ada dari mana kita
melihatnya , bila berguna dan tak berguna dipertentangkan itu akan menyebabkan masalah yang tak
habis-habisnya . Dari pada begitu lebih baik mengerti dan tak perlu mengurusi hal tersebut . Tetapi bila
ingin menjadi sahabat seumur hidupmu lebih baik mengunakan pikiran yang sama jadi yang dianggap
berguna ia disepakati berguna dan yang tak berguna disepakati tak berguna .

Ayat 2 : Riwayat pohon .

Di wilayah Ling shi di negara Song sangat cocok untuk ditanami bunga terompet , cadar dan mulberi ,
begitu mereka tumbuh sebesar kepalan tangan , mereka dipotong untuk dibuat kandang monyet ,
pohon yang tumbuh lebih besar dipotong untuk membangun rumah .

Sedangkan yang paling besar untuk peti mati orang kaya . Pohon ini tak pernah menikmati umur panjang
dan mati satu per satu di tengah usia .

Dalam upacara memberi tummbal kepada Dewa sungai , sapi dengan tanda putih didahinya , babi
bermoncong tinggi dan orang bertompel tak pernah dijadikan sebagai persembahan karena di anggap
sial .

Beberapa orang yang mampu beradaptasi menampilkan diri sebagai orang yang sial dan tak mampu ,
dapat melindungi diri dari bencana dunia .

Yang cantik dan yang jelek memiliki kualitas unik , tak perlu membedakan antara yang baik dan yang
buruk , beruntung / sial . Karena selera orang berbeda-beda dan apa gunannya memaksakan diri dan
berubah menjadi orang lain , dengan menjadi diri sendiri dan tak berbuat aneh-aneh serta tulus kamu
akan menjadi pilihan bagi yang mau mencari sifat seperti kamu .

Ayat 3 : Sangat aneh .

Ada seorang yang dilahirkan dengan kepala bungkuk dibawah pusar , pundak lebih tinggi dari kepala dan

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

rambutnya berdiri . Kelima organnya miring dan pinggangnya terjepit diantara pahanya . Ia bernama Zhi
Li Shu .

Ia bisa menghidupi dirinya dengan mencuci dan menambal pakaian orang . Dengan meramal ia bisa
memberi makan selusin orang . Ketika semua anak muda dipaksa masuk tentara , ia dapat berjalan
de3ngan langkah besar tanpa ada yang memperdulikannya .

Ketika pejabat pemerintahan membagikan bantuan bagi orang mioskin Zhi Li Shu dianggap pantas
menerima banyak kayu dan beras .

Orang bijak tak perduli pada cacat tubuh dan kejelekan wajahnya . Cacat dan kejelekan wajahnya dapat
menyelamatkan orang dari bencana dan malapetaka .

Ayat 4 : Minyak habis terbakar .

Pohon ditebang untuk dijadikan gagang kapak yang akan digunakan untuk menebang kayu .
Minyak digunakan untuk menyalakan api dan akhirnya habis terbakar .
Pohon kayu manis bisa dimakan , ia ditebang dan dimakan manusia .
Pohon pernis digunakan untuk anti karat dan kulitnya dikerat diambil getahnya .
Banyak orang di dunia tahu untungnya menjadi berguna sedikit yang tahu untungnya menjadi tak
berguna .

Tokoh sejarah seperti Shang Yang , Wu Chi , Su Qin dan Zhang Yi adalah orang pintar , tapi semua mati
mengerikan . Kepintaran kadang-kadang menjadi senjata yang membunuh diri sendiri . Menjadi terkenal
terkadang malah membuat masalah . Berbuat aneh-aneh dan cari perhatian terkadang membawa kita
dalam kesulitan .

Ayat 5 : Penjaga macan .

Menjaga macan adalah hobi yang berbahaya . Penjaga macan yang ahli tak pernah memberinya makan
hewab hidup .
Karena bila macan harus berjuang untuk mendapatkan mangsanya akan merasa sangat tertantang . bila
naluri agresifnya dibiarkan , akibatnya bisa mengerikan .
Karena itu penjaga macan harus peka terhadap temperamen hewan itu agar dapat mengendalikannya .
Dengan kepekaan itu macan bisa menjadi sejinak kucing .

Macan juga memiliki temnperamen dan bila kamu mengikuti kecenderungan ini , binatang itu takkan
galak dan menakutkan sama sekali . Manusia juga mempunyai bermacam-macam temperamen bila
kamu memancing keributan pada orang yang sangat keras maka kamu akan diserang dan dihancurkan ,
tetapi bila kamu bersifat sebaliknya belum tentu kamu disakiti . Jadi selidiki dahulu kehidupannya dan
masa lalunya itu semua akan membangun sifat dasarnya , bila tidak meskipun ia terlihat lembut dan
bodoh tetapi kalau sifat dasarnya sangat keras dan kamu melawan dengan kekerasan maka siap-siaplah

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

untuk dihancurkan olehnya .karena ia sangat ahli dan terbiasa hidup dengan keras .

Ayat 6 : Shu Shan tanpa jempol .

Di negara Lu , hidup seorang lelaki yang tak mempunyai jempol . Setiap orang memanggilnya Shu Shan
tanpa jempol .

Suatu hari ia berjalan dengan tumitnya untuk menemui kong hu cu dan Kong Fu cu menolaknya dan
berkata : Jempolmu dipotong oleh petugas istana karena perbuatan burukmu , percuma menemuiku
sekarang .

Shu Shan berdiri sambil berkata : Jempolku memang dipotong , tapi aku punya sisi lain yang lebih
berharga daripada jempol dan aku menemuimu untuk menjaga yang berharga itu .
Kong fu cu sadar oleh sikapnya dan ia berkata : Maafkan saya ! Mari bimbinglah muridku !
Tanpa berkata , Shu Shan tanpa jempol berbalik dan pergi .

Karena Shu Shan tanpa jempol adalah orang bijak , kong hu cu tak mengabaikannya . Cacat fisik tak
berarti membuat orang menjadi tak mampu . Buruk dimasa lalu tak berarti ia tak bijak . Hidup yang
miskin tak berarti ia telah melakukan kesalahan masa lalu . Orang yang belum apa-apa menghina dan
meremehkan serta memandang rendah orang lain meskipun orang itu telah merendah ia takkan
mendapat kebaikan orang tersebut .

Bab 7 : Alam ini bagaikan hercules .

Ayat 1 : Alam ini bagaikan hercules .

Alam ini bagaikan hercules , berkerja tanpa henti .
Alam memberiku tubuh , ia memperkerjakanku untuk mempertahankan hidupku ,
ia membawaku pada ketuaan dengan waktu , ia memberikan istirahat yang kekal dengan kematian .

Alam bisa berubah , bila manusia menyesuaikan dengan perubahan itu , ia bisa terbebas dari
kegembiraan dan ketakutan dan tak melihat perbedaan antara hidup dan mati .

Ayat 2 Tao yang dilupakan .

Zi Gong bertanya kepada Kong Hu cu : Guru , mengapa anda berkeliling negeri serta membuatmu terikat
dengan praktik ritual dan pendidikan ?
Kong hu cu berkata : Kita bisa menarik diri dari dunia ini sementara waktu ! Zi Gong bertanya : Carannya
?

Kong hu cu berkata :

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Ikan berada dalam unsurnya di air , manusia berada dalam unsurnya dengan praktek Tao .
Ikan yang berenang dengan bebas di sungai lupa bahwa ia hidup di air , selama hidup di alam , manusia
yang melaksanakan Tao amat bahagia dan senang hingga melupakan keberadaan Tao .
Ikan bertanya dimana air itu , manusia bertanya dimanakah Tao itu .

Manusia bukan unsurnya jika hatinya dipenuhi segala pengetahuan yang berkotak-kotak , menembus
pengetahuan dan melewatinnya itu penting . maka dari itu pengertian segala ilmu pengetahuan itu
adalah sama yaitu membuat manusia lebih mengenal dirinya sendiri , lingkungan dan orang lain .

Ayat 3 : Nyanyian Zi Sang tentang kemiskinan .

Zi Yu dan Zi Seng bersahabat karib . Suatu hari setelah hujan selama berbulan-bulan . Zi Yu mengunjungi
Zi Shang untuk memberi beras .
Waktu itu Zi Sang lagi mengeluh dan berkata : Oh Ayahku ! Oh ibuku ! Surga ! Manusia !
Zi Yu bertanya : Apa yang terjadi . Zi Sang berkata : Aku sakit berhari-hari aku berpikir siapakah yang
membuatku miskin ? Orangtuakukah ? surga dan bumikah ? Orang tuaku tak menentangku , juga surga
dan bumi . Kemiskinan ini pasti memang nasibku .

Semua di luar jangkauan manusia disebut nasib . Apakah kamu dilahirkan sebagai pengemis / pangeran
? itu diluar jangkauan kehendakmu . Manusia harus menerima nasib dan hidup sesuai dengan Tao yang
terus berubah .

Ayat 4 : Menggali sungai dibawah laut .

Jian Wu menemui Jie Yu dan bertanya : apa yang Ri Zhong Shi katakan padamu ?
Jie Yu berkata : ia bilang penguasa harus memerintah sesuai dengan hukum dan norma yang
diterapkannya agar rakyat rela .Itu kekeliruan , bukan kebenaran . Memerintah dengan cara itu seperti
menggali sungai di bawah laut / menyuruh nyamuk memikul gunung .

Hukum buatan manusia hanya sementara saja / transisi saja . Untuk mencapai perdamaian , manusia
harus menjalankan hukum alam ( Tao Agung ) .

Ayat 5 : Apakah kaki bebek terlalu tinggi .

Apa yang panjang secara alami tak akan terlalu panjang , sebaliknya apa yang pendek secara alami tak
akan terlalu pendek .
Kaki bebek tampak sangat pendek , tapi kamu tak bisa memperpanjangnya , kalau dipaksa bebeknya
menderita .
Kaki bangau tampak amat panjang tapi kamu tak bisa memperpendeknya , kalau dipaksa bangaunya
menderita .
Bebek berkaki pendek mempunyai paruh pendek . Bangau berkaki panjang memiliki leher panjang , yang
satu melengkapi yang lain .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Jangan mengukur panjang dengan standar manusia . Perghatikan penggunaan alami , maka kamu akan
tahu bahwa yang panjang tak terlalu panjang yang pendek tak terlalu pendek . Jangan mengukur /
berperinsip dengan prinsip mu saja bila mau berteman itu akan tak mempunyai teman baik .

Ayat 6 : Gembala kehilangan dombannya .

Zhang dan Gu menggembala dombanya bersama-sama . tetapi keduanya kehilangan dombanya .
Zhang berkata : Dombaku pasti hilang waktu aku membaca di rumput . Gu berkata : Dombaku pasti
hilang waktu aku berjudi . Apa yang dilakukan Zhang dan Gu tak sama , tapi keduanya kehilangan domba
.

Di dunia ini orang pandai kehilangan hidupnya , karena mengejar ketenaran dan orang picik kehilangan
hidupnya karena memburu harta .
Pejabat senior mengorbankan hidupnya untuk menyelamatkan dunia , orang bijak kehilangan hidupnya
untuk memelihara dunia . alasan mereka berbeda tapi mereka kehilangan hidupnya .

Ayat 7 : Ada tao dalam perampok .

Dao Zhi adalah pencuri terkenal dijaman dahulu .
Suatu kali anak buahnya bertanya : Yang mulia , apakah pencuri seperti kita ini juga melakukan Tao ?
Dao Zhi menjawab : Tentu saja .
Pemimpin bisa meramalkan dimana barang berharga disembunyikan . Kita menyebutkannya Kebajikan .
Ia memimpin pembongkaran rumah , kita menyebutnya keberanian .
Ketika selesai berkerja , ia yang terakhir meninggalkan tempat , kita menyebutnya kesetiakawanan .
Ia mempertimbangkan situasinya dengan hati-hati sebelum bertindak , kita menyebutkan akal .
Ia membagi hasil curian dengan adil , kita menyebutnya kebajikan .
Tak seorangpun cocok menjadi pemimpin tanpa melakukan lima stika ini !

Orang bijak tak bisa melakukan kebaikan jika ia belum mendapatkan kebajikan orang bijak .
Orang jahat mengunakan etika orang bijak sebagai jimat . Mereka tak bisa sukses menjadi penjahat
tanpa meminjam etika tersebut .

Tapi orang jahat lebih banyak dari orang bijak , jadi Tao orang bijak lebih membahayakan daripada
menguntungkan bagi orang banyak .

Jadi orang jahat juga tak bisa berbuat kejahatan bila tak memiliki kebajikan orang bjak , jadi berhati-
hatilah kebajikan orang bijak juga dapat disalah gunakan oleh orang jahat . Jadi tidak ada ilmu yang baik
dan yang jahat yang ada hanya orang yang menyalah gunakan ilmu tersebut .

Ayat 8 : Anggur yang baik dari negeri Zhou .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Raja Chu membuat pesta untuk para raja dan tuan tanah dari seluruh negeri . Negara Lu dan Zhao
menawarkan anggur terbaiknya .
Ada petugas anggur yang ingin mencicipinya lalu berkata : Anggur dari Zhao enak , boleh saya
mencicipinya . Petugas penjaga anggur berkata : tidak .
Petugas anggur tersinggung dan marah ia menukar anggur dari Lu dan Zhao , dan ia melapor kepada
tuannya dan berkata : Yang mulia negara Zhao sengaja mengirim anggur jelek . Sang raja terpengaruh
dan marah .
Ketika raja Chu kembali ke negaranya , ia mengepung Han dun ibu kota Zhao .

Walaupun anggur bisa menyenangkan orang ia bisa membawa bencana . Berbuat baik memang baik
tetapi kadang dianggap ancaman dan malah membuat bencana .

Bab 8 : Mencari Tao .

Ayat 1 : Kaisar kuning berkonsultasi kepada Guang Cheng Zi tentang Tao .

Selama 10 tahun Huang Ti membimbing rakyatnya . Ketika didengarnya Guang Cheng Zi telah mencapai
Tao agung , ia mengunbjunginya di gunung .

Huang Ti Bertanya kepada Guang Cheng Zi : Aku ingin menggunakan inti surga dan bumi untuk
menyelaraskan Yin dan Yang guna mematangkan tanaman dan membentuk watak rakyatku .

Guang Cheng Zi berkata : Keinginanmu mematangkan tanaman dengan Tao bisa menghancurkan ,
tahukah kau bahwa kebijakan manusia untuk mengubah sesuatu bagaikan menarik tunas untuk
mempercepat tumbuhnya ?

Mendengar ini hati huang ti hancur , ia turun takhta dan menjadi pertapa di tempat terpencil .
Ia berpikir dalam hati : Bagaimana aku menjaga jiwaku untuk hidup lama ? Tao agung dari alam
kekacauan , tak terang / gelap . Jangan mrlihat dengan matamu , jangan mendengar dengan telingamu /
berpikir dengan hatimu . Satukan tubuh dan pikiran , capai tahap mati raga , ikuti jalan alam dan
menyatulah dengannya .

Inilah inti Tao yang tertinggi yang tak dapat dicapai oleh sembarang orang .

Ayat 2 ; Teman alam .

Zhuang Zi berkata ;
Inti manusia sempurna yang mengikuti kebijaksanaan alam bagaikan hubungan antara tubuh dan
bayangannya Dan hubungan antara suara dan gema bagikan pertanyaan yang dijawab dan perasaan
yang ditanggapi .

Karena tubuh dan alam adalah satu , ketika berhenti ia tak bersuara . Ketika bergerak ia tak berjejak .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Namun demikian ia mampu membawa dunia yang berada dalam kebingungan kembali ke Tao agung .

Mereka yang percaya pada keberadaan diri adalah orang yang hidup dari tiga dinasti ke depan , Mereka
yang tak percaya adalah teman alam .

Sikap tak mementingkan diri sendiri sesuai dengan Tao alam . Tubuh manusia merupakan perubahan
alam . Jika kamu mencoba memilikinya , berarti mementingkan diri sendiri dan sangat pribadi .

Ayat 3 : Orang tua yang membuat roda .

Dulu ketika adipati Huan sedang membaca di aula , Pian si pembuat roda membuat roda di halaman .

Setelah tugasnya selesai Pian mendekati Adipati Huan dan bertanya : Boleh kutahu buku apa yang anda
baca ? Adipati Huan berkata : Aku membaca kata-kata orang bijak .
Poan bertanya lagi : Masih hidupkah mereka ? Adipati Huan Berkata : tidak .

Pian berkata sambil tertawa : Ha1 Ha! Ha1 Jadi yang anda baca adalah buangan orang meninggal . Sang
adipati itu marah dan berkata : Apa katamu ? Katakan alasanmu kalau tidak kamu akan kuhukum mati .

Pian berkata : Jangan marah yang mulia . Saya seorang pembuat roda dan mengunakan proses
pembuatan roda sebagai kiasan . Ketika saya memahat roda dengan cepat , saya menghemat tenaga
tapi rodanya tak bundar . Kalau lambat saya menggunakan lebih banyak tenaga tapi rodannya bundar .
Keahlian membuat roda terbaik bukan cepat / lambatnya , tapi dengan kekuatan yang benar . Tapi saya
tak bisa menurunkan keahlian ini pada putraku , karena itu saya masih membuat roda di usia 70 tahun .
Jadi kebijakan orang bijak tak bisa diturunkan , karena itu bukankah buku yang anda baca merupakan
buangan dari yang mati ?

Seniman hanya bisa mengajarkan anturan dasar , bukan rahasia suksesnya .
Ahli pedang hanya mengajarkan gaya dasar bukan keahliannya .
Orang pandai selalu menilai kata-kata dalam buku dan tak mengetahui bahwa yang tersirat lebih
berharga ,
Itulah sebabnya orang yang mengingat cerita bukanlah pembaca yang baik .
Jadi guru dan kitap hanya sebuah teori dasar sebagai arahan , tetapi inti dan kebenaran serta
keahliannya harus dipelajari dan ditemukan serta dibuktikan sendiri . Tak ada Guru / kitap yang
meskipun dikatakan bisa menjadikan orang menjadi dewa , tak akan bisa . karena itu semua teori dan
dasarnya saja , yang bisa adalah dirimu sendiri . Ada pepatah yang menyatakan : Orang yang
mempelajari bentuk dan kulitnya saja ia takkan tahu rasa dan intinya , ia akan berkata-kata meniru
orang lain tanpa tahu bagaimana sebenarnya . Seperti anak gadis yang memeganggi jeruk dan tak
pernah mau mencicipinya , kalau ia bertanya bagaimana rasa jeruk itu ia akan berkata saeperti
pedangang jeruk itu dan tak pernah sekalipun mencicipinya . jadi guru yang baik adalah guru yang
membiarkan para muridnya mencari sendiri kebenaran dari ajarannya , bukan memaksa muridnya
mempercayai apa yang dikatakan tanpa mencari kebenarannya .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Ayat 4 : Langit dan Bumi , matahari dan bulan .

Zhuang Zi berkata ;
Apakah langit bergerak ? Apakah bumi diam ? Apakah matahari dan bulan bergantian bersinar ? Apa
yang mengatur langit dan bumi ? Matahari dan bulan ? Apakah awan untuk membuat hujan ? Atau
sebaliknya ? Semua itu alami .

Alam bergerak alami dan tak pernah berpura-pura itulah Tao alam yang sebenarnya .

Ayat 5 : Burung Camar dan burung gagak .

Kong hu cu mengunjungi Lao Zi untuk berduskusi tentang kebaikan dan kebenaran .
Kong hu cu bertanya kepada Lao zi tentang konsep kebaikan dan kebenaran .

Lao Zi berkata : Putihnya burung camar bukan karena ia mandi setiap hari . Hitamnya burung gagak
bukan karena ia dicelup setiap hari . Hitam dan putih adalah alami , kamu tak bisa mengatakan ini bagus
dan itu tidak bagus . Kamu membedakan baik dan buruk dengan konsep kebenaran . Bagi manusia yang
mengerti Tao , kamu membuat kesalahan seperti burung gagak dan burung camar .

Jadi bila kamu mengunakan pikiranmy sebagai konsep dasar mencari teman dan tak mau tahu dengan
pikiran orang lain , maka kamu harus mencari orang yang sama dengan cara berpikirmu , jangan coba-
coba memaksakan pikiranmu kepada orang yang tak berpikiran sama ini akan membuatmu dianggap
egois dan selalu memaksakan kehendak , meskipun kamu dan orang itu saling mencintai bila tak ada
persamaan pikiran dan saling memahami ini tak akan berlangsung lama dan tak lama lagi terjadi saling
memaksa dan terjadi perpisahan .

Ayat 6 : Kong hu cu melihat naga .

Setelah bertemu Lao Zi , Kong hu cu tetap tinggal selama tiga hari .
Para muridnya bertanya kepada Kong hu cu : Guru , apa yang anda ajarkan kepada Lao Zi ?
Kong hu cu berkata : Aku melihat naga , ia mengikuti arah Yin dan Yang dan tak pernah berubah . Aku
terpesona , bagaimana aku bisa mengajarnya .

Bagi Kong hu cu , Lao zi telah mencapai Tao alam dan memiliki kapasitas tak terbatas untuk berubahan .
Kata-kata menjadi tak berarti bila berhadapan dengan orang Tao , karen Orang Tao tak melakukan
perbuatan yang tak benar dan ia hanya mengikuti alam yang sebenarnya . Itu sebabnya ada pepatah
yang mengatakan : Orang Tao tak dapat dikalahkan dan tak pernah menang , ia dapat kelihatan mudah
terkalahkan tetapi sangat sulit dikalahkan . Yang berusaha mengalahkan akan kalah , yang berusaha
memaksakan kehendaknya malah mengikuti . bagaikan berhadapan dengan bayangan diri sendiri ,
Merasa kenal dengan baik ternyata yang dilawan adalah bayangan dari dirinya sendiri . Merasa sangat
dekat tetapi bila diserang merasa sangat jauh . Inilah ajaran Tao yang seperti bulan memantulkan

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

cahaya matahari . ia tak menambah dan mengurangi cahaya pantulan matahari kepadannya .

Ayat 7 : Jangan mencocok hidung sapi jantan .

Zhuang Zi berkata ;
Dewa sungai kuning bertanya kepada dewa laut utara : Apakah alam ? apakah perbuatan manusia ?
Dewa laut utara berkata : Sapi jantan dan kuda memiliki empat kaki , Ini alam . Kuda diberi pelana , tali
kekang dicocokan ke hidung sapi jantan , itu perbuatan manusia .

Pengetahuan , etika dan hukum buatan manusia bertentangan dengan alam . sama dengan mencocok
hidung sapi jantan dan mempelanai kuda . Manusia aslinya dapat tahu kalau perbuatannya salah tetapi
harus dengan pengalaman pahit dulu ia baru sadar , maka dibuatlah etika , pengetahuan dan hukum
agar manusia tak perlu mengalami hal tersebut .

Ayat 8 ; Angin dan ular .

Zhuang Zi berkata ;
Nao adalah makhluk berkaki satu dan Xian mempunyai seratus kaki . Nao bertemu Xian dan berkata :
Aku lebih cocok berjalan dengan satu kaki , bagaimana caranya mengatur kaki yang banyak itu ? Xian
berkata sambil pergi : Aku meluncur dengan bantuan alam , mudah saja .

Ketika itu Xian bertemu ular dan bertanya : Aku bergerak dengan banyak kaki , tapi masih tertinggal oleh
kamu yang tak berkaki , mengapa ? Ular itu menjawab : Aku bekerja sesuai cara alam , aku tak perlu kaki
. Angin tak berbentuk , tapi datang dan pergi seenaknya , hebat bukan ?

Angin itu berkata : Ya , aku bergerak cepat dengan cepat , tapi mata lebih hebat dariku . Mereka hanya
melihat dan sampai ketujuan . Tapi hati lebih hebat , hanya berpikir dan sampai ketujuan , tapi aku bisa
merobohkan pohon dan rumah , inilah aku .

Alam mempunyai kegunaan yang berbeda bagi kita , tak ada yang lebih besar / lebih kecil . Dari alam kita
dapat mendapatkan sesuatu yang tak ada dimanapun yaitu kebersamaan dan keteraturan .

Bab 9 : Pengetahuan orang bijak .

Ayat 1 : Keberanian orang bijak .

Ketika kong hu cu tiba didaerah Kuang di negara Wen , penduduk di sana ia menyangka ia penjahat Yang
Hui dan mulai megepungnya .
Kong Hu Cu berkata kepada para muridnya : Jangan panik , diamlah dan dengarkan kata-kataku .
Seorang murid bernama Zhou You bertanya : Kenapa kamu tak takut , guru ? Kong hu cu berkata : akan
kukatakan , Zhou You .
Tak takut pada naga air adalah keberanian nelayan , pemburu tak takut pada macan , Prajurit tak takut

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

pada senjata . Mengetahui naik turunya nasib dan menghadapi bencana tanpa takut adalah keberanian
orang bijak .
Sesaat kemudian , pemimpinnya minta maaf dan kerumunan itu bubar .

ada naik dan turun dalam hidup manusia , jika sedang surut , orang harus mengamati dengan bijaksana
dan menanti perubahan dengan tenang . Jika tidak ia akan menjadi stres dan berbuat salah yang kedua
kalinya .

Ayat 2 ; Katak dalam sumur .

Seekor penyu berkulit lunak dari laut timur melewati sumur .
Sekor katak di dalam sumur berkata : Hai ! Kamu mau turun ?
Penyu itu berkata : Kamu senang tinggal disitu ?
Katak itu dengan sombongnya berkata :
Tentu , kenapa tisak ? Aku memiliki seluruh sumur ini sendirian , aku seperti raja .
Ketika aku lompat , airnya menyangga bahuku dan aku mengapung dengan pipi diatas ,
Ketika aku menyelam ke dasar lumpur memijat kakiku .
Pada malam hari setelah lelah berenang , aku melompat keluar sumur dan tidur di tepi sumur dan
bermimpi hal yang aneh .
Waktu fajar menyingsing aku berjalan mengelilingi sumur , aku gembira seperti ini setiap hari .
Tapi kepiting dan kecebong kecil yang tinggal di sumur tak sesenang aku , maukah kau datang dan
melihatnya ?

Katak itu berkata : Tidakkah kamu ingin masuk ?
Penyu itu berusaha masuk tetapi ia ak bisa masuk dan berkata : Tapi sumurmu terlalu kecil , aku tak bisa
masuk .
Katak itu berkata : Sumur begini besar ! Bagaimana bisa terlalu kecil ?

Penyu itu lalu berkata : Bicara tentang besarnya laut timur memang benar-benar besar .
Katak itu bertanya : Apakah lebih besar dari sumurku ?
Penyu itu berkata : Laut timur begitu besar dan dalam hingga 1000 li tak cukup untuk menutupi luasnya
dan 8000 kaki tak cukup untuk mengukur dalamnya .
Di masa raja Yu terjadi banjir selama sembilan dari sepuluh tahun , tapi isi air laut tak bertambah .
Di masa raja Tang dan dinasti Zhang terjadi kemarau selama tujuh dari delapan tahun , tapi airnya tak
berkurang .
Laut timur adalah sesuatu yang nyata . Sumurmu tak berarti dibandingkan dengannya .
Katak itu berkata dengan marah : dasar penipu .

Sumur membatasi katak , pengetahuan membatasi manusia . Pengetahuan membuatmu besar , tapi
juga membuatmu kecil . Jadi kamu harus melebihi pengetahuan .
Pengalaman seseorang mungkin dianggap kecil oleh orang lain , tetapi pengalaman orang yang belajar
tentang kebajikan tak akan dianggap besar bagi orang yang tak punya pengalaman apa-apa . Ada

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

pepatah yang mengatakan : Orang kaya tak akan tahu bagaimana rasanya miskin bila ia dilahirkan
serba kecukupan , orang miskin tak akan tahu bagaimana rasanya kaya bila ia tak pernah kaya . Orang
kaya tak bisa membedakan mana yang baik dan mana yang jahat bila ia tak pernah jatuh miskin , Orang
miskin tahu mana yang jahat dan mana yang baik karena ia sering dijahati orang lain . Itu sebabnya
dalam keadaan susah kita akan tahu bagaimana sifat orang lain dan dalam keadaan senang kita akan
terlena dan tak bisa melihat kebenaran sejati . Teman sejati akan muncul dan ada bila kita dalam
keadanan susah dan kalau kita senang orang-orang disekitar kita akan seperti teman sejati . Umur
bukanlah patokan yang sebenarnya , pengalaman adalah guru sebenarnya . Semakin kita sering
mengalami kesusahan kita semakin dewasa dan membuat kita semakin tahu arti hidup yang sebenarnya
. Tak mudah menyerah dan tak merubah prinsip itulah inti dari Tao yang sejati .

Ayat 3 : Belajar gaya Handan .

Zhuang Zi berkata ;
Ada seorang anak dari negeri Yan pergi ke Handan ibu kota negara Zhao untuk belajar berjalan gaya
penduduk Han dan . Sayangnya , selain ia gagal meniru gaya berjalan Han Dan ia bahkan lupa gaya
berjalannya sendiri . Ia pusing dan berpikir : Aduh , sekarang aku tak bisa berjalan !
Akhirnya ia tak punya pilihan lain selain merangkak pulang .

Mulanya orang membaca untuk mengejar Tao agung dan mendapat intinya . Tetapi kemudian ia
tersesat di kota buku dan tak bisa keluar serta semakin jauh dari inti Tao yang sebenarnya .
Orang mungkin mencari sesuatu didalam buku-buku / belajar dari orang lain , tetapi ia tak
menyesuaikan dengan dirinya sendiri dan meniru keseluruhannya , sehingga bukan ia menemukan jati
dirinya sendiri malah ia menjadi binggung dan tak sempurna dalam meniru gurunya , sehingga ia berada
ditengah-tengah sifat yang bertentangan dan terjadilah perang dengan hatinya sendiri . Ia takkan sadar
apa yang dilakukan dan merasa ia tak melakukannya , meskipun dengan bukti dan kenyataan ia tetap
menyangkal dan menyalahkan orang lain . Orang seperti ini takkan bisa bahagia meskipun ia berada
dalam kebahagiaan .
Itu sebabnya ketika kita membaca / belajar pada seseorang belajarlah intinya , bukan meniru apa yang
diajarkan , Ini akan membuat kita memahami apa yang tersirat dan dengan begitu kita dapat
menemukan jati diri sendiri dan tak terjebak dalam dua sifat yang bertentangan .
Ada pepatah yang mengatakan : Kitap / guru hanya mengajarkan teori dan dasar , tulisan dan ajaran
hanya cara membuka pintu pengenalan diri , Apa yang ditulis dan apa yang diajarkan tak bisa membuat
seseorang ahli dan mengenal diri sendiri . Yang dapat membuat orang mengenal diri sendiri dan
mempunyai keahlian adalah latihan dan praktek . Itulah sebabnya semua buku dan kitap hanya
berintikan kenali , kendalikan , koreksi dan perbaruhi dirimu .

Bab 10 ; Kemulian orang Tao .

Ayat 1 : Burung Gagak makan tikus busuk .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Hui Zi menjadi perdana menteri Raja Hui dari Liang dan Zhuang Zi mengunjunginya .
Seorang pansehat Hui Zi berkata : Zhuang Zi datang untuk berkunjung kehormatan , tapi ia mengejar
posisimu .

Ketika Hui Zi bertemu Zhuang Zi .
Hui Zi bertanya dengan sinis kepada Zhuang Zi : Apa tujuanmu mengunjungiku ?
Zhuang Zi berkata : Burung legenda Wan Chu hidup di selatan dan ketika ia terbang dari selatan ke utara
, ia tak pernah beristirahat di pohon lain selain pohon payung China . Tak makan apa pun selain tunas
bambu . Tak minum air selain dari mata air .

Suatu hari ia melewati seekor burung gagak yang sedang menarik tikus busuk . Karena takut Wan Chu
mengambil makanannya , burung gagak itu berteriak ! Zhuang Zi bertanya : Apakah kamu akan berteriak
juga ?

Bagi orang biasa ketenaran dan posisi patut direncanakan . Tapi bagi orang bijak ketenaran dan posisi
seperti losmen dan tak patut didambakan . Hanya orang yang bodoh yang mempercayai hasutan orang
lain tanpa menyelidiki dahulu , ia akan seperti burung gagak yang menyeret tikus busuk karena takut
direbut Wan Chu , padahal itu bukan makanannya .

Ayat 2 : Kegembiraan ikan .

Hui Zi dan Zuang Zi berjalan diatas jembatan , melihat ikan dikolam berenang sambil melompat .
Zhuang Zi berkata : Ikan-ikan itu sedang bersenang-senang di sana , alangkah gembirannya mereka !

Hui Zi bertanya : Kamu bukan ikan , bagaimana kamu tahu mereka sedang gembira ?
Zhuang Zi berkata : Kamu bukan saya bagaimana kamu tahu saya tak tahu ikan itu senang ?

Hui zi berkata : Tentu saja , saya tahu perasaanmu karena saya bukan kamu , tapi sama saja kamu bukan
ikan dan kamu tak tahu apakah ikan itu senang , begitulah .
Zhuang Zi berkata : Waktu kamu bertanya : Bagaimana kamu tahu ikan itu senang , kamu sudah tahu
bahwa aku tahu ikan itu senang !

Pendapat Hui Zi berdasarkan logika , tetapi bila ia menggunakan pengetahuannya dalam bernalar , ia
mengabaikan hal lain . Ini yang dikatakan kalau dua orang yang berpikiran tak satu jalan mereka
mungkin bersahabat tetapi tak mungkin hidup bersama .

Bab 11 : Kebebasan Tao .

Ayat 1 ; Mimpi Zuang Zi Tentang tengkorak .

Zhuang Zi melihat tengkorak dalam perjalannnya ke negeri Chu .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Ia berhenti dan berkata : Apakah Kamu mati karena serakah ? Apakah kamu dipancung waktu negaramu
jatuh ? Apakah kamu bunuh diri untuk memberatkan orang tuamu ? Apakah kamu mati karena lapar ,
dingin / mati wajar ?

Karena mulai gelap Zhuang Zi bersandarkan pada tengkorak dan tertidur . Dalam mimpinnya ia bertemu
dengan tengkorak itu dan berkata :
Dari apa kau katakan tadi kamu seperti ahli pindato .
Pertanyaan yang kau tanyakan adalah beban orang hidup , takkan ada bila ia meninggal .
Jika orang mati tak ada penguasa , rakyat dan ia menyatu dengan alam .
Bagiku , umur surga dan bumi adalah juga umurku dan juga menyenangkan ada diluar umur raja-raja .

Zhuang Zi bertanya : Maukah kamu bangkit lagi ? Akan kuminta dewa nasib untuk membangkitkanmu .
Mengembalikan orang tua dan istrimu padamu dan membawamu pulang , bagaimana ? Tengkorak itu
lari dan berkata : Tidak ! Jangan lakukan itu .

Kematian adalah gejala alam . Apa yang terjadi setelah mati harus dipandang dari sudut alam dan kita
tak perlu cemas dengan kematian asalkan kita sesuai dengan Tao .

Ayat 2 : Burung laut tak suka musik .

Yuan Ju adalah burung laut raksasa berukuran delapan kaki , ia berbulu indah dan mirip seekor phoenik .
Suatu ketika ia terluka dan mendarat di pinggir ibu kota kerajaan .
Para penjaga melaporkan melaporkan pada penguasa negara itu dan berkata : Yuan Ju telah mendarat di
pinggir kota .

Sang penguasa itu berkata : Kirim orang untuk membawanya ke kuil kuno kaisar . Untuk menyambutnya
kita harus main musik kuno dan memberikan makanan dan arak terbaik .
Setelah Yuan Ju dibawa keistana , sang penguasa berkata : Ini musik terbaik negara kami , indah bukan ?

Sang pengusa itu membawannya dan menghidangkan makanan terbaiknya dan berkata : Silakan
makanlah daging terbaik di negara kami . dan menyulanginya arak terbaiknya .
Tetapi Yuan Ju menolak makan dan minum , tiga hari kemudian ia mati .
Sang penguasa bingung dan berkata : Yang kulakukan adalah yang terbaik , mengapa kamu tak mau
makan ?

Musik dan makanan yang dianggap baik oleh manusia bukanlah kualitas yang mutlak . Kita harus
memberi makan burung dengan papa yang diinginkannya dan bukan yang kita inginkan . Memaksakan
kegemaran kita kepada orang lain sering kali tak berhasil . Jadi pahami apa yang diinginkan bukan
memaksakan kehendakmu sendiri tanpa perduli apa yang diinginkan .

Ayat 3 : Pemabuk jatuh dari kereta .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Seorang p[emabuk yang jatuh dari kereta terluka parah tapi tak mati . Karena saat itu ia tak sadar
sedang duduk di kereta lalu jatuh . Ketakutan akan luka dan kematian tak ada di hatinya sehingga ia
takkan mati .

Pemabuk seperti orang yang lupa jati dirinya . Orang yang melupakan jati dirinya dilindungi alam dan ia
tak akan sadar bila ia melakukan hal-hal yang salah serta ia akan membuang waktu dengan percuma
tanpa tahu apa yang dilakukan . Ada beberapa jenis yang bisa dianggap pemabuk : Yang pertama kaerna
ia terlalu banyak minum-minuman keras , ia lagi jatuh cinta , Ia penuh dendam yang terus membakar
dirinya , Ia kurang waras dan ia dalam posisi tertekan sehingga nekat berbuat diluar kewajaran .

Bab 12 : Tao Alam .

Ayat 1 : Tentang awan Tao .

Ketika berjalan di gunung Zhuang Zi melihat pohon besar bedaun lebat yang tak ditebang oleh tukang
kayu . Zhuang Zi bertanya kepada si tukang kayu : Mengapa ini tak ditebang ?
Si tukang kayu itu berkata : Mereka dapat tumbuh tinggi karena tak berguna .

Kemudian Zhuang Zi menuruni gunung itu dan mampir kerumah temannya . Teman Zhuang Zi berkata
kepada pegawainnya : Potong angsa dan ambil anggur .
Sang pegawainnya bertanya : Dari kedua angsa kita , satu berkotek dan yang lain tidak . Yang mana yang
harus dipotong .

Teman Zhuang Zi berkata ; Potong yang tak berkotek . dalam perjalanan pulang murid Zhuang Zi
bertanya kepada Zhuang Zi : Kenapa ? Aku tak mengerti . Kemarin , pohon di gunung selamat karena tak
berguna . Sekarang angsa dipotong karena tak berguna . Bagaimana kita harus menempatkan diri di
dunia ini , guru ?

Zhuang Zi berkata ; Tampaknya aku terjebak antara berguna dan tak berguna . Hal itu membebaniku .
Jadi beradaptasilah dengan perubahan dan abaikan berguna dan tak berguna . Ikutilah awan Tao alam
dan kamu akan bebas dari kesulitan .

Semua standar moral dunia adalah standar relatif . Jadi berguna dan tak berguna adalah konsep relatif .
Orang bijak akan melihat di luar standar moral yang relatif dalam menghadapi masalah .

Ayat 2 : Mata air kering lebih dahulu .

Ketika Kong hu cu berkotbah keliling negeri , ia dikepung diperbatasan negara Chen dan Cai serta tak
punya makanan untuk 70 hari . Ia dikunjungi Tuan Ren dan akhirnay dibebaskan .

Tuan Ren berkata kepada Kong hu cu : Kali ini hampir tamat riwayatmu . Kong hu cu menjawab : Benar .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Tuan ren berkata : Bukankah sudah kukatakan kepadamu untuk menghindari kesulita ?
Seekor burung bernama Yi Dai hidup di laut timur , ia tampaknya tak mempunyai kemampuan . Ketika
terbang ia mengikuti yang lain . Waktu istirahat ia bergabung dengan kawanan burung itu . Waktu
makan ia tak pernah berebut , jadi tak dilukai oleh yang lain . Dan mata air diminum lebih dulu .
Perbuatanmu bagikan obor kebijaksanaan menerangi kejahatan orang lain . Bagaimana mereka dapat
mentolerirmu ?

Setelah mendapatkan penjelasan itu Kong hu cu meninggalkan teman dan muridnya untuk
mengembangkan jiwanya di gunung .

Jangan biarkan kebijaksanaanmu terlihat , orang akan takut / iri padamu . Jangan berusaha mengajari
orang yang tak mau menerima pendapatmu dan tak satu jalan pikiran denganmu kamu akan terbebas
dari masalah . jangan berbuat yang tak perlu kamu perbuat ikuti saja apa mau orang lain , asal kamu tak
merasa rugi dan tertekan . Jangan bersikap sok dan egois serta mau menasehati orang lain yang tak mau
dinasehati ini akan membuatmu mendapat masalah . Jangan sok pintar dan berusaha memaksakan
dirimu untuk membuat orang lain takluk itu sangat berbahaya . Ada pepatah yang mengatakan : Di atas
langit ada langit , gunung yang tinggi ada yang lebih tinggi , Dalamnya laut masih ada yang lebih dalam
. Manusia yang merasa dirinya hebat akan bertemu musuh yang lebih hebat darinya . Yang merasa
dirinya paling dan berusaha memaksakan pendapatnya ia akan mengikuti pendapat dan pikiran
musuhnya , Setelah mengalami kekalahan ia akan ingin membalas dendam dan mulai berpikir cara lain
untuk mengalahkannya , tetapi ia kalah lagi ia akan mencari kelemahan musuhnya , dengan cara ia
akan memahami musuhnya , tetapi bila ia kalah lagi , ia akan penasaran dan akhirnya ia akan
terpengaruh musuhmu . Akhirnya musuhmu akan menguasai dirimu tanpa kamu sadari . Yang awalnya
ingin mengalahkan akan terkalahkan . Maka dari itu jangan sering menantang / mengalahkan orang
lain bila kamu tak ingin kalah .

Ayat 4 : Lin Hui mengabaikan giok yang sangat berharga .

Waktu itu negara Jia jatuh . Mendengar hal itu Lin Hui pulang kerumah dan berkata : Lari ! Lari ! Negara
kita hancur ! . Anak dan istrinya mau membereskan perihasannya , tetapi Liu hui menarik mereka dan
berkata : Tinggalkan ! Ayo cepat !
Liu Hui meninggalkan sebuah giok berharga warisan keluargannya dan lari bersama istri dan anaknya .

Apapun yang dibatasi kepentingan akan diatur oleh kepentingan lainnya . Membawa harta selama
perang bisa berbahaya , sedangkan cinta keluarga itu alami . Oleh karena itu pilihannya jatuh pada
anaknya .
Jika sesuati yang berbahaya manusia bijak akan mengambil pilihan yamg paling berharga dari harta
benda ia akan menyelamatkan orang yang dicintainya meskipun ia akan meninggalkan semua harta
bendanya . Ada pepatah yang mengatakan : Harta benda dapat dicari , tetapi nyawa manusia tak ada
gantinya .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Ayat 5 : Burung Walet bersarang di atap .

Kong hu cu berkata : Betapa bijaksananya burung walet ! Ia tak pergi ketempat yang tak aman . Bila
buah yang dibawanya jatuh , ia meninggalkannya . Sebenarnya ia takut pada manusia , tapi ia dibiarkan
bersarang di atap . Ini ada hubunganya dengan cara manusia menjalani hidup .

Burung yang takut kepada manusia bersarang di antara gunung dan pohon tinggi . Burung walet
berbeda ia malah tinggal di atap . Orang bertanya-tanya apa rahasianya menghindari kesulitan ?
Manusia hidup dengan toleransi sesamanya akan membuat tak terjadinya masalah , meskipun ia
berbeda tetapi saling mengerti , itulah rahasia menghindari masalah .

Ayat 5 : Burung Walet bersarang di atap .

Kong hu cu berkata : Betapa bijaksananya burung walet ! Ia tak pergi ke tempat yang tak aman . Bila
buah yang dibawahnya jatuh . Ia meninggalkannya . Sebenarnya ia takut pada manusia tapi ia dibiarkan
bersarang di atap . Ini ada hubungannya dengan cara manusia menjalani hidup .

Burung yang takut pada manusia bersarang di antara gunung dan pohon tinggi . Burung walet berbeda ia
malah tinggal di atap . Orang bertanya-tanya apa rahasia menghindari kesulitan ? Hubungan antara
manusia harusnya saling menghargai dan mengerti sehingga terjadi hubungan yang harmonis . Inilah
rahasia menghindari masalah .

Bab 13 ; Kelengahan .

Ayat 1 : Belalang sembah memangsa jangkrik .
Murid Zhuang Zi bertanya ; Guru , mengapa anda begitu sedih ? Zhuang Zi berkata ;
Bila orang tertarik keuntungan mereka cenderung mengabaikan bahaya .
Murid Zhuang Zi bertanya : Mengapa demikian .

Zhuang Zi berkata ;
Kemarin aku berjalan-jalan ke kebun Chesnut dan ketika itu ada burung pipit menaberakku , aku marah
dan mengambil ketapel , Ku lihat ada seekor jangkerik di atas pohon bernyanyi dengan keras .
Tampaknya ia merasa sangat aman . Ia tak tahu ada seekor belalang sembah akan memangsannya .
Karena ingin mendapatkan jangkerik itu tak menyadari ada seekor burung pipit akan memangsannya !
Burung pipit itu juga tak sadar kalau aku akan mengetapelnya . Waktu melihat burung pipit itu aku lupa
keselamatanku dan akhirnya dikira pencuri , sungguh memalukan !

Dalam memburu materi orang sering melihat keuntungan di depannya tapi tak melihat bahaya yang
tersembunyi di belakangnya .
Dalam menguasai orang lain , orang selalu menekan dengan kerasnya dan membuat orang lain
tertunduk dengan terpaksa , dan tak memikirkan pembalasan dendam di waktu mendatang .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Ayat 2 : Negara Fan tak pernah hancur .

Adipati Fan dan Raja Chu sedang bercakap-cakap .
Ada beberapa pegawainya melapaor dan berkata : Negara Fan sudah hancur ! Adipati Fan berkata : Oh
ya ? Pergilah sekarang .

Raja Chu bertanya : Tidakkah anda merasa cemas ?
Adipati Fang berkata : Untuk apa ? Keberadaan Fan tak menjamin diri saya dan kejatuhannya tak
mematikan keberadaannya juga dan sama juga dengan negara Chu , jadi kita mungkin melihatnya begini
:
Negara Fan tak pernah jatuh dan negara Chu tak pernah ada .

Yang paling penting adalah diri sendiri . Mengapa harus memikirkan perubahan dan kehilangan dunia
luar ? Bukan egois tetapi bila kita tak mengurusi urusan yang tak ada hubungannya dengan kita , kita
akan dapat mengurusi urusan kita yang belum tentu beres . Ada pepatah yang mengatakan : Matahari
terbit tiap hari , Gunung tetap berdiri kokoh ditempatnya , pasang surut air akan terjadi tiap hari , Hidup
matinya manusia sudah ditentukan , Apa yang dilakukan orang lain yang tak berhubungan dengan kita
mengapa kita harus mengurusinya , meskipun kita mengurusinya kita belum tentu dianggap baik , terus
mengapa kita sok pahlawan , apa yang dilakukan oleh orang tersebut akan ditanggung oleh orang
tersebut juga . Kalau ada masalah apa orang lain mau membantu , maka dari itu urusi dirimu sendiri dan
urusi urusanmu sendiri . jangan coba-coba mengurusi urusan orang lain , apalagi ia tak mau diurusi .

Bab 14 : Mencari Tao .

Ayat 1 : Pengetahuan dari Tao .

Si pengetahuan berjalan ke utara dan bertemu Si tak berbuat apa=apa tak berbicara apa-apa dan ia
bertanya : Bagaimana caranya memahami Tao ? Bagaimana bertindak sesuai Tao ? Kebijaksanaan untuk
mencapai Tao ? Si tak berbuat apa=apa tak berbicara apa=apa berkata : Tidak berbuat apa-apa ! Tidak
berbivcara apa-apa !

Gagal mendapat jawaban Si pengetahuan pergi ke selatan sungai putih dan bertemu Si teledor dan ia
bertanya : Aku ingin mengajukan tiga pertanyaan , Bagaimana caranya memahami Tao ? Bagaimana
bertindak sesuai Tao ? Kebijaksanaan untuk mencapai Tao ? Si teledor berkata : Ingin kukatakan
kepadamu , tapi aku lupa apa yang akan kukatakan .

Masih tak mendapat jawaban Si pengetahuan menemui Huang Ti dan bertanya : Bagaimana caranya
memahami Tao ? Bagaimana bertindak sesuai Tao ? Kebijaksanaan untuk mencapai Tao ?Huang Ti
berkata : Kamu dapat memahami Tao bila kamu berhenti berpikir keras . Kamu dapat puas dengan Tao
bila kamu berhenti berbuat . Kamu dapat mencapai Tao bila kamu berhenti berpegang pada hukum

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

dengan kaku .

Si pengetahuan berkata : Anda dan saya tahu Tao tapi Si tak berbuat apa-apa tak bicara apa-apa dan Si
teledor tidak . Huang Ti berkata : Kamu salah ! Si tak berbuat apa-apa tak bicara apa-apa sesuai dengan
Tao . Si teledor hampir mendekati . Sedangkan kamu dan saya terlalu jauh darinya . Si pengetahuan
mewakili kata-kata .

Si teledor mewakili kata-kata yang tak diucapkan . Si tak berbuat apa-apa tak berbicara apa-apa
mewakili tahap tak dipikirkan dan tak dikatakan . Tao tak dapat diukur dengan cara bicara dan apa yang
dikatakan . Ada pepatah yang mengatakan : Apa yang dikatakan , apa yang ditulis bukan Tao .

Ayat 2 : Geng Seng Chu menghindari kemasyuran .

Geng Seng Chu salah satu murid Lao Zi , telah berhasil mencapai Tao dari Lao Zi . Geng Seng Chu Tinggal
di gunung Wei Lei dan orang gunung menikmati panen yang baik . Mereka merasa sangat berterima
kasih dan mulai memujanya .

Waktu Geng Seng Chu mendengar hal itu , ia berkata kepada murid-muridnya : Dimusim semi rumput
tumbuh . Di musim gugur semuannya berbuah . Ini karena alam . Tapi karena aku tinggal disini rakyat
memujiku karena berkat dari alam dan menganggapku orang bijak . Aku tak mau menjadi teladan
mereka , lalu ia pindah ke hutan .

Orang bijak tak mau dikatakan bijak dan tak mau dipuji-puji , ia akan terlihat seperti orang biasa . Orang
yang menggangap dirinya bijak akan semakin jauh dari kebijakan .

Ayat 3 : Kaisar kuning menayakan arah kepada gembala .

Huang Ti dan enam orang bijak ( Feng Ming , Chang Yu , Zhang Ruo dan Guo Ji mengendarai kereta kuda
menuju gunung Ju Di untuk mengunjungi Da Kui . Ketujuh orang itu tersesat .

Mereka bertemu seorang pengembala sapi dan Huang Ti bertanya : Tahukah kamu di mana Gunung Ju Ci
? Si pengembala sapi itu berkata : Ya . Huang Ti bertanya kembali : Tahukah kamu di mana Da Kui ? Si
pengem,bala sapi itu berkata : Ya .

Huang Ti bertanya : Mengagumkan ! Kamu tak hanya tahu gunung Ju Ci , Tapi juga rumah Da Kui .
Bisakah kamu memerintah rakyat ?
Si pengembala sapi itu berkata : Bisa , memerintah rakyat seperti mengurus kuda . Hanya menyingkirkan
hal yang berbahaya bagi kuda dan anda akan baik .Huang Ti berkata : Terima Kasih , kamu benar-benar
tuan kami .

Ketujuh orang bijak memang tersesat , mereka tak tahu sudah berada digunung Ju Ci dan Hunang Ti
mendapat nasehat dari seorang gembala . Lalu siapa itu gembalanya ?

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Bab 15 : Teman sejati .

Ayat 1 : Tukang batu dan penduduk Ying .

Setelah Hui Zi meninggal Zhuang Zi sangat kehilangan dia . Murid Zhuang Zi bertanya kenapa Zhuang Zi
merasa sangat kehilangan .
Zhuang Zi berkata kepada muridnya : Ketika seorang penduduk Ying mengapur tembok , setetes cairan
kapur jatuh di hidungnya dan tampak setipis sayap lalat .
Ia berkata kepada temannya Si tukang batu : Tolong hilangkan kapur yang menempel di hidungku . Si
tukang batu datang sambil mengayunkan kampak dihidung penduduk Ying tersebut . Orang Yin itu
berdiri diam dan tak ada luka sedikit pun di hidungnya .
Tuan Song Yuan menjadi penasaran ketika mendengar cerita itu dan ia menyuruh memangil si tukang
batu tersebut .

Ketika Si Tukang batu itu datang Tuan Song Yuan bertanya : Bisahkah kau menghilangkan kapur yang
akan kuteteskan di hidungku ? Sang tukang batu itu berkata : Aku telah melakukannya , tapi sainganku
sudah lama mati , maaf Aku tak bisa .Zhuang Zi berkata : Hui Zi telah meninggal sainganku mati dan aku
tak punya teman bicara .

Saingan ada untuk menantang dan bersaing denganku . Tapi tanpa saingan hidup bisa sepi dan sedih .
Saingan bukan musuh / teman tetapi orang yang membuat kita selalu merasa tertantang dan berbeda
pendapat , ia akan selalu menantang kita dan kita selalu menantang dia , biasanya saingan adalah
manusia yang jenisnya sama dan bukan lain jenis sebab saingan tak bisa hidup bersama tetapi saling
berjauhan dan bila bertemu saling berdebat tiada henti , Keduanya sama-sama mempunyai keahlian
yang pada taraf yang sama sehingga tak bisa saling menundukan . Ada pepatah yang mengatakan bahwa
: Yin dan Yang adalah dua naga yang bertarung , yang satu sang naga hitam dan yang lain sang naga
putih , mereka bertarung setiap 10000 tahun sekali dan hasilnya pasti seri . Setelah pertarungan mereka
meningkatkan kekuatannya dan berlatih terus-menerus sampai pertarungan berikutnya . Ini terus
berlanjut selama jutaan tahun dan tak ada yang pernah menang dan kalah , meskipun keduanya tahu
kalau hasilnya pasti seri tetapi mengapa mereka tetap berlatih inilah yang disebut saingan yang abadi .

Ayat 2 : Dua negara di tanduk keong .

Raja Hui dari negara Wei bersekutu dengan Raja Wei dari negara Qi . Tak lama kemudian , Raja dari Qi
memutuskan persekutuan dan menantang Raja dari Wei .

Seorang menterinya memberi nasehat : Yang mulia , mohon dengarkan saya . Anda tahu binatang kecil
bernama keong bukan ? Raja Qi berkata : Ya .
Sang menteri berkata : Seorang bernama Chu membangun negara di tanduk kiri keong dan seorang
bernama Man membangun negara di tanduk kanan keong . Kedua negara selalu berperang

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

memperebutkan tanah di mana ribuan orang terluka / tewas .
Raja Qi berkata : Bohong ! mana mungkin bisa terjadi ?

Sang menteri berkata : Yang mulia adakah batas dunia ? Raja Wei menjawab : Tak ada .
Sang menteri berkata : Dipusat dunia ada negara Wei . Di dalam negara Wei ada kota Da Liang . Di kota
ada istana raja . Adakah perbedaan antara raja dan negara Man dan Chu ?

Di mata manusia Tao , mereka yang berebut tanah dan keuntungan seperti dua negara bertikai di ujung
tanduk keong .

Ayat 3 : Zhuang Zi meminta pinjaman .

Zhuang Zi adalah orang miskin , suatu hari ia pergi menemui tuan Jian He untuk meminjam uang dan
berkata : Tolong saya dipinjami 30 tael emas .
Tuan Jian He berkata : Tentu , tapi aku tak punya uang sekarang , akan kupinjamikan 30 tael emas
padamu setelah aku menarik pajak .

Zhuang Zi berkata : Dalam perjalananku di sini kemari , aku mendengar suara memanggil . aku melihat
seekor ikan yang hampir mati kehausan . Dan ia berkata : Tolong berikan aku air .
Aku berkata ; Tentu , tapi sekarang tak ada air dan kamu harus tunggu sampai aku mengunjumgi Raja
Yue dari negara Wu di selatan dan meminta saluran air dari sungai barat untuk menyelamatkanmu . Dan
ikan itu berkata : Kalau begitu kamu akan melihatku di toko ikan asin besok !

Bersikap pantas adalah menyesuaikan dengan keadaan , berlebihan tanpa sebab tak membantu sama
sekali . Orang yang mau membantu orang lain tetapi dengan syarat yang sangat tak masuk akal sama
saja dengan membunuh orang tersebut . Orang yang mau membantu orang lain tetapi ia harus tunduk
dibawahnya dan hanya mendapat janji-janji manis saja itu sama saja tak ada niat . Hati- hatilah dengan
orang yang seperti ini meskipun kamu membuang harga dirimu / dirimu sekalipun ia akan menuntut
lebih dan hanya memberi impian yang indah bagi kita , tetapi kita tak perlu jengkel / marah biarkan saja
dia melakukan itu mungkin ia akan mendapatkan orang yang mau diperlakukan seperti itu . Tetapi tak
ada orang yang mau diperlakukan seperti itu kecuali ia mempunyai rencana lain .

Bab 16 : Melupakan Teori .

Ayat 1 : Penyu putih untuk meramal .

Suatu malam Tuan Song Yuan bermimpi tentang laki-laki dengan rambut terurai mengintipnya dari atap
. Setelah bangun ia bertanya kepada tukang ramal , dan tukang ramal itu berkata : Pengintipnya seekor
penyu surgawi .
Tak lama kemudian ada seorang nelayan bernama Yu Qie menangkap penyu putih berukuran lima kaki
dan diserahkan kepada Tuan Song Yuan .
Tuan Song yuan berpikir mau diapakan penyu tersebut dan ia menayakan tukang ramal . Sang tukang

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

ramal itu berkata : Akan baik bagimu memotong dan menggunakan cangkangnya untuk meramal .
Lalu Tuan Song Yuan memotong penyu putih dan mengunakan cangkangnya untuk meramal 72 kali ,
setiap kali hasilnya tepat .

Kong hu cu berkata : Penyu surgawi bisa menyampaikan nasibnya pada tuan Song Yuan , tapi tak bisa
menghindari jaring nelayan dan walaupun kebijakannya telihat melalui 72 ramalan , ia gagal
menghindari kematiannya . Ini akal kecil , bukan kebijaksananan besar .

Ada hal tertentu yang dapat dilihat dan hal lain yang tak dapat dilihat orang dengan sedikit
kebijaksanaan karena ia dibutakan oleh penipuan , kebijaksanaan yang agung meliputi semua
kebijaksanaan yang berarti dapat menembus ke semua hal . Jadi jangan seperti penyu itu yang hanya
ingin menolong Tuan Song Yuan ia mengorbankan dirinya dan hanya dimaaftkan untuk meramal /
kepentingan yang berguna saja dan bila tak berguna akan dibuang / di sia-siakan .

Ayat 2 ; Kegunaan alami .

Zhuang Zi memeneri Hui zi banyak pelajaran . Tetapi Hui Zi tak mempercayai dan terus menentangnya
dan selalu berkata : Apa yang kau katakan tak ada gunannya !
Zhuang Zi berkata : Aku bisa bicara tentang Guna bila kamu tahu arti tak berguna , misalnya bumi yang
kau gunakan hanya ruang kecil tempat berpijak , jika kamu menggali semua tanah di sekeliling
tempatmu berpijak apakah pijakkanmu masih berguna ?

Jadi kegunaan ditemukan di atas ketakbergunaan . Tak ada yang berguna tanpa ada yang tak berguna .
Jadi berguna akan ditemukan bila ada yang tak berguna . Bila kamu tak menemukan hal yang tak
berguna mana kamu tahu tentang berguna .

Ayat 3 : Melupakan jebakan bambu setelah menangkap ikan .

Zhuang Zi berkata :
Quan digunakan untuk menangkap ikan , setelah berhasil menangkap , kamu membuang keranjang itu .
Jebakan digunakan untuk menangkap kelinci dan setelah mendapat kelinci kamu bisa membuang
jebakannya .
Bahasa dan tulisan digunakan untuk menyampaikan pikiran , Setelah dibaca dan dimengerti isinya
bahasa dan tulisan bisa dibuang .

Tao yang bisa diungkapkan bukan Tao abadi , nama yang bisa diterangkan bukan nama yang tak berubah
, Bahasa dan tulisan adalah proses bukan akhir . Orang yang terlalu terpaku dan mengejar pengetahuan
dari buku seumur hidupnya sama dengan mereka yang memperhatikan yang sepele dan mengabaikan
intinya .
Orang yang berhasil mendapatkan sesuatu dan masih berusaha menjebak lagi ia adalah orang yang
paling bodoh , Bila apa yang dicari telah diperoleh tetapi masih mencari hal yang lain dan berusaha
menjebak lagi ia bisa dianggap kurang waras .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Bab 17 : Mempelajari Tao .

Ayat 1 : Yang Zhu mempelajari Tao .

Yang Zhu ingin belajar Tao dari Lao Zi . Ia mendatangi Lao Zi dan bertanya : Guru , bisakah anda datang
dan tinggal denganku di hotel untuk megajariku .
Lao Zi berkata : Percuma ! Sikapmu yang selalu ingin menguasai itu mematikan orang ! Bagaimana kamu
dapat memelihara Tao ?
Yang Zhu berkata : Aku akan mendengar nasehatmu .
Lao zi berkata : Ketika baru datang di hotel semua takut padanya dan tak ada yang berani duduk
dengannya , tapi ketika ia mau meninggalkan hotel , sikapnya berubah banyak . Orang sangat akrab
dengannya hingga beberapa di antarannya berani mengambil kursinya .

Orang yang ingin memelihara Tao harus mengatasi kesombongannya dulu . Bagaimana orang bisa
menerima Tao bila hatinya dipenuhi kepuasan diri / egonya sendiri ? Orang yang mengatakan bahwa ia
telah mencapai tinggkat Tao yang tertinggi tetapi ia tak bisa mengendalikan dirinya sendiri orang itu
hanyalah seorang penipu .

Ayat 2 : Baju putih salju Zi Gong .

Yuan Xian dan Zi Gong adalah murid Kong Hu cu .
Yuan Xian sangat miskin . Atap rumahnya sering bocor , bahkan pintu rumahnya pun berlubang . Tapi ia
tak memperdulikannya .
Zi Gong pintar membual dan ia dapat berjalan dengan bangga sebagai pejabat tinggi . Suatu hari ia
mengunjungi Yuan Xian .
Penggawalnya berkata : Gangnya terlalu sempit , kereta ini tak bisa masuk . Zi Gong berjalan kaki sampai
kerumah Yuan Xian dan berkata : Kamu masih miskin begini ? Yuan Xian berkata : Ya .
Zi Gong bertanya : Bagiamana kesehatanmu ? Yuan Xian berkata : Baik , Tentu saja menyedihkan
menjadi orang miskin . Tapi jika aku menuruti keinginan orang dan mengabaikan cita-citaku , Dengan
berbuat kejahatan atas nama kebaikan dan kejujuran , maka lebih baik aku tetap miskin daripada
berpakaian seputih salju .

Orang yang berpakaian seputih salju belum tentu bersih hatinya . Lebih baik tetap miskin daripada
menjadi kaya karena berbuat jahat .

Ayat 3 : Argumen besar seorang perampok .

Liu Xia Ji adalah teman kong hu cu, ia punya adik bernama Zhi , seorang perampok , Zhi memimpin 9000
orang untuk menjarah negeri , merampok dan membunuh rakyat .
Kong Hu cu berkata : Orang tua harus mendisiplinkan anaknya dan kakak sulung harus mendisiplinkan

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

adiknya . Sekarang adikmu menjadi perampok dan membunuh rakyat . Bisakah kamu mencoba
mengatasinya ?
Liu Xia Ji berkata : Tapi banyak orang tak mau mendengarkan kakanya , kalau sudah demikian tak ada
yang bisa dilakukan .
Kong hu cu berkata : Biarkan aku pergi dan memperingatinya .
Liu Xia Ji berkata : Adiku orang kasar , ia akan marah jika anda menentangnya . Lebih baik jangan
menasehatinya .
Kong Hu cu mengabaikan perinagtan itu lalu pergi ke gunung bersama muridnya Zi gong dan Yan Hui
mengunjungi perampok besar itu .

Seorang anak buah perampok itu melapor : Jenderal , Kong hu cu datang .
Sang kepala perampok itu marah dan berkata : Pergi dan katakan kepadanya untuk berhenti bercerita
yang menyesatkan raja-raja atas nama Raja Wen dan Raja Wu . Katakan juga agar berhenti
menggunakan kepatuhan anak untuk menipu para serjana mendapatkan kekayaan dan kebangsawanan
, Ia amat berdosa lebih baik dipukul mundur / akan kumakan jantungnya siang ini juga .
Anak buah perampok itu menemui kong hu cu dan berkata : Jenderal tak mau menemuimu .
Kong Hu cu memaksa dan berkata : Maaf , tolong sampaikan permintaanku sekali lagi dan katakan aku
teman baik Liu Xia Ji , aku telah mendengar perbuatan baikmu dan kesini untuk mengunjungimu .

Kepala perampok itu mau menemuhi Kong Hu cu karena menghargai kakaknya dan berkata : Cepat
katakan apa yang kau mau Qiu , jika kata-katamu tak benar , jangan harap bisa pergi dari sini dalam
keadaan hidup .
Kong Hu Cu berkata : Tenanglah dulu jenderal . Di dunia ini ada tiga hal yang diinginkan lelaki . Pertama
tubuh tinggi dan besar tanpa tanding . Kedua : Kebijaksanaan dan ketiga keberanian dan ketanguhan
pemimpin untuk menyatukan dukungan .
Sekarang jelas kamu memiliki ketiganya , tapi kamu menjadi perampok , Bukankah menyedihkan ?
Jika kamu mendengarkan nasehatku ? Aku akan membujuk pemimpin negara untuk membangun kota
besar dan menjadikanmu bangsawan , sehingga kamu tak perlu merampok lagi .

Mendengar hal itu si kepala perampok itu tertawa dan berkata : Mereka yang bisa terpikat dan
menyetujui dengan uang dan keuntungan adalah orang biasa . Beraninya kau menggodaku dengan
kekayaan !
Pasti kamu kira aku tak tahu bahwa kekayaan hanyalah keuntungan sesaat ? dan kota pa yang lebih
besar dari dunia ? kaisar Yao dan Shun pernah memiliki dunia , tapi mana keturunan mereka sekarang ?
Juga Kaisar Tang dari Wu mana keturunan mereka sekarang ?
Walaupun aku perampok , ada batasan jumlah orang yang dapat kubunuh . Tapi bila menjadi bangsawan
dan membunuh atas nama kebaikan dan kebenaran , maka tak ada akhir dari bencana .
Nasehatmu yang kau bawa adalah kemustahilan yang sudah kubuang . Tak ada satu pun yang dekat
dengan Tao .

Kong Hu cu lari dan pergi ketempat Liu Xia Ji . Liu Xia Ji bertanya : Apakah adikku menyerangmu ? Kong
hu cu Berkata : Aku terburu-buru menarik sungut macan dan hampir dimakan .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Perbuatan baik dan benar Kong Hu cu bukan tipuan . Tapi kita bertanya-tanay berapa banyak kejahatan
yang dilakukan atas nama kebaikan dan kebenaran ? Ada juga yang berbuat baik tetapi menyimpan
maksud tersembunyi , maka dari itu jangan melakukan hal yang tak disukai orang tersebut bila kamu
mau mengajarkan kebaikan / malah sengaja berbuat yang tak disukai orang tersebut . Ini akan yterjadi
hal yang tak terduga dan berakibat buruk .

Bab 18 : Tiga pedang Zhuang Zi .

Raja Wen dari negara Zhao gemar bermani pedang . Tiga ribu jago pedang dari berbagai tempat
berkumpul di istana Zhao . Mereka saling bertanding atas perintah raja , siang dan malam . Dalam waktu
tiga tahun banyak diantaranya yang mati , tetapi hal itu tak menghalangi hobi raja .

Setelah melihat obsesi rajanya terhadap permainan pedang , kaum bangsawan ingin memberontak dan
menguasai tanah Zhao . Pangeran cemas ketika mengetahui persekongkolan itu . Seorang pembantunya
berkata : Ada satu orang yang bisa menghentikan raja mengadakan pertandingan ini . Sang pangeran
berkata : Siapa ? Pambantunya berkata : Zhuang Zi .

Zhuang Zi bertemu pangeran dan berkata : Aku dengar kamu merasa tertekan karena kesenangan raja
pada permainan pedang ? Sang pangeran itu berkata : Memang benar ?
Zhuang Zi berkata : Ijinkan saya melihat Raja . Sang pangeran itu berkata : Itu saran yang baik tapi aku
takut ia tak mau melihat siapa pun selain jago pedang .
Zhuang Zi berkata : Tak ada masalah keahlianku berpedang luar biasa . Sang pageran berkata : Jago
pedang yang disukai raja adalah yang berambut gondrong dengan mata melotot seperti ikan matidan
berbicara keras . Sedangkan anda tak demikian .
Zhaung Zi berkata : Buatkan aku pakaian jago pedang .

Pada hari yang ditentukan Zhuang Zi bertemu raja Wen dan raja wen bertanya : Apakah permainan
pedangmu bagus ? Mengapa harus ada rekomondasi dari pangeran ?
Zhuang Zi berkata : Permainanku tak tertandingi dalam jarak 1000 Li . Seseorang yang berdiri dalam 10
langkah akan terbunuh .
Raja Wen berkata : Tampaknya kamu jago pedang yang tak tertandingi di dunia .

Zhuang Zi berkata : Seorang jago pedang harus menunjukan kelemahannya untuk memancing musuhnya
. Jadi begitu musuh menyerang , aku sudah memikirkan sebelum membalas . Pedang dan tubuhku
adalah satu dan sama . Senjataku akan terbang seperti angin , begitu cepat hingga musuh tak bisa
mengelak . Biarkan aku coba agar yang mulia mengerti maksudku .
Raja Wen berkata : Jangan ! Anda terlalu baik akan kukirim undangan resmi untuk bertanding akbar
tujuh hari lagi .

Setelah itu raja terus memilih jago pedang terbaik melalui duel . Selama tujuh hari 70 jiwa melayang .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Akhirnya ia memilih lima / enam jago pedang terbaik untuk melawan Zhuang zi .

Setelah hari yang ditentukan Zhuang Zi menghadap raja Wen dan raja Wen bertanya : Berapa panjang
pedangmu ?
Zhuang Zi berkata : Pesangku bisa panjang / pendek , tapi mereka dapat dibedakan menjadi tiga macam
. Pilihlah salah satu diantara tiga pedang yaitu pedang untuk Raja / pedang untuk bangsawan / pedang
untuk rakyat .

Raja Wen bertanya : Pedang untuk raja seperti apa ?
Zhuang Zi berkata : Pedang untuk raja . Ujungnya terbuat dari Yan Zi dan Shi Cheng . Gunung Tai dari
negara Qi pada tepinya . Negara Jin dan Wei pada punggungnya . Tanah Zhou sebagai cincinnya . Negara
Han dan Wei menjadi pegangannya . Laut Bo adalah pangkalnya dan suku sekitarnya sebagai sarungnya .
Bila pedang ini diangkat ia bisa membelah awan . Bila ia dihujamkan , ia bisa membelah dasar bumi dan
menaklukan semua serta mengeringkan lautan . Inilah pedang uantuk raja .

Raja Wen bertanya : Pedang untuk bangsawan ?
Zhuang Zi berkata : Pedang untuk bangsawan . Kegagahan sebagai pegangannya . Kesetiaan sebagai
cincinya . Kejujuran sebagai tepinya . Kemampuan dan Kebaikan adalah punggungnya dan Keberanian
menjadi ujungnya .
Bila pedang dihunus , ia mengalahkan semua disekitarnya dan kekuatannya yang luar biasa
mengagumkan dunia . Inilah pedang bangsawan .

Raja Wen bertanya : Pedang untuk rakyat ?
Zhuang Zi berkata : Bentuknya seperti orang berambut gonderong dan suara kasar , yang helemnya
rendah dan matanya seperti ikan mati dalam duel .
Ketika dihunus , ia memotong kepala musuh dan menusuk jantung musuh . Sama seperti mengadu ayam
. Begitu nyawanya hilang ia tak berguna lagi bagi negara . Yang mulia seperti pedang rakyat .

Raja Wen terkejut dan merenung dan kemudian ia berkata : Duel dibatalkan , kalian boleh pergi !
Setelah itu Raja Wen mondar-mandir sehingga Zhuang Zi berkata : Yang mulia , tenang dan duduklah .
Aku telah mengatakan semuanya tentang permainan pedang dan sekarang aku permisi pulang .
Raja Wen berkata : Baiklah , terima kasih anda telah menunjukan kel;alaianku .

Sejak saat itu Raja Wen berhenti bicara tentang permainan pedang dan tak beranjak dari istananya
selama tiga bulan . Para jago pedang marah karena ia mengabaikan mereka , lalu satu per satu bunuh
diri .

Banyak senjata yang membahayakan diri sendiri . antara lain anggur , seks , ketenaran , keuntungan dan
kekuasaan . Permainan pedang termasuk salah satunya . Keterampilan kecil itu membahayakan dan tak
bisa ditipu . Bagi orang yang suka bermain-main dan tak memikirkan masa depan , ia kesana-kemari
untuk mencari kesenangan dengan alasan mencari jati diri dan pengalaman itu sama saja ia membuang-
buang waktunya dan tak berguna .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Bab 19 : Perbuatan sia-sia .

Ayat 1 : Perjalanan Kong Hu cu di hutan lebat .

Kong Hu cu berada di hutan lebat . Murid-muridnya membaca di sampingnya , sementara ia duduk di
batu besar sambil bernyanyi dan bermain musik .
Ada Seorang nelayan lewat dan bertanya kepada murid Kong Hu cu : Siapa yang bernyanyi di sana ? Sang
murid kong hu cu berkata : Ia seorang laki-laki dari negara Lu .
Nelayan itu bertanya : Dari keluarga apa dia ? Sang murid Kong hu cu berkata : Ia berasal dari keluarga
Kong .
Nelayan itu bertanya : Apa pekerjaannya ? Sang murid Kong hu cu berkata : Ia seorang yang
menegakkan kebaikan dan kebenaran , membawa damai dunia dengan praktik kesetiaan pada raja dan
pengaruh baik pada rakyatnya .
Nelayan itu bertanya : Jadi ia orang yang dianugerahi tanah ? Sang murid Kong Hu cu Berkata : Bukan .
Nelayan itu bertanya Atau menteri negara ? Sang murid berkata : Bukan .
Nelayan itu berkata : Menyedihkan melihatnya hidup susah seperti itu ! Jika ia terus melakukannya aku
takut ia akan lebih jauh dari Tao Agung .

Setelah mengatakan hal itu si nelayan otu pergi . Mendengar hal itu Kong Hu cu berkata : Nelayan itu
orang bijaksana . dan mengejar sang nelayan itu . Kong Hu cu memanggil nelayan itu dan nelayan itu
berhenti dan bertanya : Apa yang dapat kulakukan ?

Kong hu cu berkata : Kamu belum menyelesaikan kata-katamu . Aku lalai mohon beri aku penjelasan lagi
.
Nelayan itu berkata : Ada delapan kelemahan dan empat kekurangan yang harus kamu waspadai .
Melakukan sesuatu yang tak seharusnya disebut Ikut campur .
Melantur hingga saranmu ditolak disebut Memancing .
Mengetahui pikiran orang dan menyenangkan mereka dengan kata-kata manis disebut Menjilat .
Menyetujui tanpa mempertimbangkan disebut Merayu .
Mengritik keburukan orang dibelakangnya disebut Menfitnah .
Memutuskan persahabatan antara dua orang disebut Pembuat onar .
Memuji yang jahat dan menyingkirkan orang yang tak disukai disebut Memperdayai .
Dan tak mengatakan yang baik dari yang jahat ketika senang disebut Licin .
Di satu sisi delapan kelemahan ini menyebabkan kesulitan orang lain dan disisi lain mereka dapat
merusak diri sendiri . Orang bijak mengerti akan hal itu .

Kong Hu cu bertanya : Lalu empat kekurangannya ?
Nelayan itu berkata :
Kegemaran mengambil pekerjaan besar untuk mendapatkan pujian dan ketenaran disebut Ambisius .
Menganggap diri sendiri benar dan penting disebut Congkak .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Mempertahankan kesalahan dan menolak nasehat orang lain disebut Keras kepala .
Dan akhirnya mendukung orang berpendapat sama dengan kita dan mengutuk mereka yang
pendapatnya berbeda disebut Fanatik .

Nelayan itu berkata : Sulit bagi kita membicarakan kebaikan Tao dengan orang yang memiliki empat
kekurangan ini .
Wajah Kong Hu cu berubah warna mendengarnya .

Untuk menanamkan Tao , orang harus mengalami delapan kelemahan dan empat kekurangan .
Ini adalah sangat wajar bagi manusia di dunia ini . maka dari itu kita harus waspada dan berhati-hati
dalam bergaul .

Ayat 2 ; Orang yang membenci jejak kakinya .

Zhuang Zi berkata :
Ada seorang yang membenci jejak kakinya , ia mulai berjalan lebih cepat agar bebas dari jejak kakinya .
Tapi lebih cepat ia berjalan . Lebih banyak jejak kakinya dan akhirnya ia mati kecapaian .

Ia termasuk orang bodoh . Ini sama halnya ia membenci apa yang ada pada dirinya / masa lalunya . Ia
akan berpikir dan tak memecahkan masalah didepannya .

Ayat 3 ; Orang yang membenci Bayangannya .

Ada seseorang yang membenci bayangannya . Ketika melihat bayangnnya tetap berada di tumitnya ia
mulai berjalan lebih cepat , Tapi bila ia bergegas , bayangannya juga ikut bergegas Ia mulai berlari hingga
akhirnya ia mati .

Perilaku orang yang tak mengerti Tao mirip dengan pembenci bayangan . Sederhana saja mengatasi
bayangan . Beristirahatlah dalam naungan dan bayangan itu akan hilang . Manusia di dunia semua
berlari tanpa beristirahat , mengapa begitu ?

Ayat 4 : Perahu yang tak terlambat .

Zhuang Zi berkata :
Perkerja ahli terus berkerja . Pemikir yang cerdas terus berpikir .
Yang tak punya kemampuan tak mencari apapun dan berkeliling-keliling bila perutnya kenyang . Seperti
perauh yang lepas talinya dan bergoyang perlahan di atas air .

Kecerdasan dan keahlian sering membawa beban tanpa akhir yang tak disadari manusia di dunia dan
membuat orang lupa dan sombong .

Ayat 5 : Teknik pembunuh naga .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Zhu Peng Man gemar bermain pedang , ia belajar teknik membunuh naga dari Zhi Li Yi .
Tiga tahun dan seribu tael eamas kemudian , ia menyelesaikan pelajarannya dan pulang ke rumah .
Ia mencari naga untuk menguji ketrampilannya berpedang . Ia bertanya kesana kemari dan berkeliling
dunia , tapi gagal menemukan naga .

Zhu Peng man adalah pemimpi , orang yang tak praktis . Siapa yang tahu apakah keahlian berpedangnya
cukup baik untuk membunuh naga / anjing ? Ini semua contoh dimana apa yang kita pelajari yang
seharusnya berguna bagi kehidupan kita . Semua ilmu berintikan digunakan dalam kehidupan
bermasyarakat .

Bab 20 : Tak mengorbankan diri sendiri .

Ayat 1 : Membanting mutiara naga .

Seseorang telah berhasil menyakinkan Raja Song dengan idenya Dan ia diberi 10 kereta kuda .
Orang itu memamerkannya pada Zhuang Zi dan berkata : Lihat apa yang kuperoleh .
Zhuang Zi berkata :
Satu keluarga miskin tinggal di tepi sungai kuning . Suatu hari anaknya menyelam di laut dalam
menemukan mutiara naga . Mutiara itu diberikan kepada ayahnya , tapi ayahnya berkata : Aku tak mau
mutiara ini dan ia membantingnya . Si anak itu bertanya : Ayah , mengapa mutiara itu dibanting ? Sang
ayah berkata : Mutiara ini hanya ditemukan di laut dalam di mana naga hitam tinggal . Kamu bisa
mengambilnya karena naga hitam tertidur . Jika ia bangun bisakah kau selamat ?
Sama juga istana Song seperti laut dalam , kekasaran Raja Song sama seperti naga hitam . Kamu
mendapat kereta karena raja tertidur . Jika ia bangun kamu akan terpotong-potong .

manusia di dunia sering melupakan bahaya untuk mencari benda langka . Ini sejenis obsesi . tak patut
kehilangan nyawa hanya demi sebuah obsesi . Kita sering melupakan hal lain dan berbuat sesuka hati
tanpa memikirkan hari esok yang kelam .

Ayat 2 : Aku tak Mau mengorbankan diriku .

Ada seorang utusan kerajaan mengundang Zhuang Zi dan berkata : Raja mengundangmu ke istana .
Zhuang Zi berkata : Lihatlah sapi korban itu , ia makan rumput yang bagus dan kedelai tiap hari serta
diselimuti kain bersulam . Apabila tiba waktunya dibawa ke kuil leluhur untuk persembahan , ia tak
punya kesempatan kembali ke alam bebas .

Jadi kita tak perlu mengorbankan diri kita bagi orang yang tak mau di nasehati , di sayang , di hormati
dan di ajak bicara , semua itu akan membuat kita terbeban dan malah membuat kita sakit hati , lebih
baik biarkan saja semaunnya sendiri ia akan sadar bila mengalami hal yang tak menyenangkan .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Ayat 3 ; Zhuang Zi sekarat .

Di ranjang Zhuang Zi , murid-muridnya berkumpul untuk merencanakan upacara penguburan yang
meriah untuknya .
Zhuang Zi berkata : Untuk apa ? Bila aku mati , aku ingin surga dan bumi sebagai peti matiku , matahari
dan bulan sebagai giok upacara , bintang sebagai mutiaraku dan semua berada di bawah matahari
sebagai hadiahku . Adakah yang lebih baik ?

Seorang muridnya berkata : tapi guru , Anda akan dimakan oleh gagak dan elang .
Zhuang Zi berkata : Di bumi aku akan di makan elang , Di dalam tanah aku akan dimakan jangkerik dan
semut . Mengapa mengambil makanan dari gagak dan elang untuk jangkerik dan semut ?

Kematian adalah gejala alam . Kehilangan dan perubahan tubuh manusia lebih baik diserahkan kepada
alam . Jadi apa yang akan kita perbuat sekarang berbuatlah bila tidak akan menyesal .

Bab 21 : Pengembaraan yang menggembirakan .

Ayat 1 : Burung yang tak punya batas .

Zhuang Zi berkata :
Di lautan utara ada seekor ikan yang disebut Kun yang panjangnya beberapa ribu Li .
Pada suatu hari ia mengubah dirinya menjadi seekor burung yang disebut Peng , yang rentang sayapnya
beberapa ribu li .
Peng membentangkan sayapnya dan terbang setinggi 90.000 Li keangkasa .
Dari ketinggian Peng melihat kebawah dan semua benda kelihatannya tak jelas ,
Bukit-bukit , sungai-sungai dan kota-kota malah tak lagi kelihatan .
Peng menatap ke muka dan melihat suatu pemandangan yang tak terbatas , ia menjadi satu dengan
langit dan bumi .

Pemikiran yang luas harus tak terbatas agar tak berakar dalam keduniaan . Orang tak boleh melihat
benda dari segi waktu dan ruang saja , agar ada kesatuan dalam semua benda . Orang tak boleh hanya
memikirkan dirinya saja dan tak memikirkan orang lain , bukan mengikuti apa kata orang lain tetapi
berusaha menyesuaikan dengan orang lain .

Ayat 2 ; Lie Zi mengendarai angin .

Zhuang Zi berkata :
Lie Zi mampu mengendarai angin dan bergerak tanpa suara . Ini memang pemandangan yang indah .
Ia mengendarai angin selama 15 hari sebelum pulang . Kesaktian seperti itu jarang terjadi .
Tetapi dari sudut pandangan manusia Tao . lie Zi tak benar-benar tak terbatas , walaupun ia tak perlu
berjalan , tapi ia masih tergantung pada angin untuk mengangkat dirinya . Karena itu ia bukan orang

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

yang benar-benar dapat bergerak bebas .

Lie Zi mengendarai angin , karena itu ia tak dapat bekerja tanpa angin . Hanya menyatu dengan hukum
alam dapat dikatakan sebagai orang yang dengan mudah pergi kemana saja yang ia inginkan dan tak
tergantung terhadap apapun secara psikologis . Ini bukan berbuat sesuka hati tetapi hidup tanpa
tergantung oleh kemauan orang lain .

Ayat 3 : Xu You menolak sebuah kerajaan .

Kaisar Yao bermaksud menyerahkan kerajaannya kepada Xu Yiu dan berkata :
Bila matahari dan bulan bersinar , masih bergunakah obor kecil seperti saya ?
Bila turun hujan perluhkah saya menyirami ladang ?
Tuan lebih mulia daripada saya , karena itu ijinkan saya menyerahkan kerajaan ini kepada tuan .

Xu Yiu berkata : Lupakanlah ! Burung yang bersarang di hutan , tak memerlukan lebih dari satu ranting .
Tikus yang minum dari sungai tak memerlukan air lebih banyak dari isi perutnya .
Bila tuan memberikan kerajaan ini kepada saya , apakah yang harus saya lakukan untuk itu ?
Lebih-lebih kerajaan ini telah aman dibawah kekuasaan tuan . Tuan ingin menyerahkan kedudukan
dengan nama baik ? Untuk apa sebuah nama yang kosong bagiku ?

Nama hanaylah bayangan . Orang sering mempersulit hidupnya dengan mencari kedudukan dan
keuntungan . Hanya dengan mengabaikan hal itu orang akan menemukan hidup yang sebenarnya .

Bab 22 : Persamaan semua benda .

Ayat 1 : Siapakah majikan yang sebenarnya ?

Zhuang Zi berkata : Tubuh manusia mempunyai tungkai , sendi , mulut dan organ tubuh bagian dalam .
Bagaimana mengoordinasiakan fungsi mereka ? Bukankah mereka seperti pelayan ? Dapatkah mereka
menerima perintah dari mereka sendiri ? Apakah mereka bergantian menjadi majikan dan pelayan ?
Atau adakah majikan yang sebenarnya bagi mereka ? Memang ada sesuatu yang merupakan inti dari
bentuk . Inti inilah majikan sejati dari semua benda .

Manusia merupakan sebuah bentuk alam yang asli . Alam asli ini adalah lambang Tao . Bila seseorang
bertindak berdasarkan alam asli ini , ia tak akan terpisahkan dengan Tao .

Ayat 2 : Apakah Zhuang Zi berbicara / tidak ?

Zhuang Zi berkata : Aku banyak berbicara selama hidupku , tapi dalam kenyataannya aku tak berkata
satu patah kata pun .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Bila tubuh dan pikiran bersatu , tak ada diri sendiri . Maka tindakan dan inti menjadi satu . Katika
berkerja , walaupun orang mengerjakan banyak pekerjaan , seolah-olah tak satu pun dikerjakanj . Ketika
bicara walaupun orang berkata banyak , seolah-olah tak satu pun diucapkan . Manusia Tao lebih suka
memberi bukti daripada janji , ia lebih baik menunjukan bukti dari pada berkata-kata yang tak ada
buktinya .

Ayat 3 ; Pertanyaan Yao .

Kaisar Tao berkata kepada Shun : Aku tak suka penguasa Cong , Kuai dan Xu Ao . Aku tak bisa tak
memikirkan mereka , mengapa begitu ?
Shun berkata : Mereka menduduki posisi yang tak berarti . Mengapa memusingkan diri terhadap mereka
? Dahulu 10 matahari terbit bersama-sama dan menyinari jutaan benda . Pasti seorang yang memiliki
kekuatan kebaikan yang sempurna bisa menerangi semua orang , apalagi tiga raja picik .

Karena pemikiran diri sendiri inilah manusia dipenuhi angan-angan . Pemikiran mengenai identitas yang
berbeda akan membangkitkan sikap perlawanan pada diri pribadi dan orang lain . Walaupun tiap benda
berbeda-beda , mereka saling melengkapi dan bisa berfungsi tanpa saling mengganggu .Dengan rasa ego
yang tinggi maka seseorang akan merasa lebih tinggi dan tak akan mau minta maaf bila ia salah , ia
merasa paling dan benar sendiri dengan segala alasan ia menutupi egonya dan harga dirinya yang tinggi
. orang seperti ini biasnya tak akan mempunyai teman yang baik karena ia minta menang sendiri dan tak
mau disalahkan .

Bab 23 : Inti sari makanan .

Ayat 1 : Makanan bagi semuanya .

Zhuang Zi berkata :
Kehidupan manusia mempunyai batas , tapi ilmu pengetahuan tanpa batas .
Menggunakan kehudupan yang terbatas untuk mengejar ilmu pengetahuan yang tak terbatas , adalah
perkerjaan yang berbahaya .
Mengetahui hal ini tapi terus mengejar ilmu dengan harapan akan memperbaiki kehidupan , bahkan
lebih berbahaya lagi .

Orang harus hidup diluar ilmu , tak perlu mengejar-ngejarnya sehingga menjadi budak ilmu . Peran ilmu
hanyalah untuk memberi tahu tentang hidup dalam keuntungan . Setelah mempelajari hal ini barulah
kita dapat bertindak . Tak ada gunanya mengejar ilmu pengetahuan yang kosong / tak berguna .

Ayat 2 : Manusia berkaki satu .

Ketika Gong Wen Xian pertama kali melihat panglima Tentara hanya mengunakan satu kaki , ia sangat
terkejut .
Setelah merenungkannya , akhirnya Gong mengerti . dan berkata : Karena kehendak alam , ia lahir

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

dengan satu kaki bukan karena dipotong . ini merupakan gejala alam yang wajar .

Bila semua orang berkaki satu , orang yang berkaki dua akan menjadi aneh . Kenyataannya selama suatu
benda dijelmakan oleh alam , apakah ia berkaki satu / berkaki banyak seperti kelabang , tetap
merupakan hal yang wajar .
Bentuk apapun yang kuterima dari alam , akan kugunakan bentuk itu untuk berfungsi . Bila aku datang
dari air aku akan tinggal dalam air . Bila datang dari panas aku akan hidup . Bila orang dapat hidup dalam
air dan tak merasa kedingin / hidup dalam panas tak merasa panas , Artinya manusia dapat tinggal di
mana saja tanpa halangan .

Ayat 3 : Ratapan Qin Sin .

Ketika Lao Zi meninggal, Qin Shi datang pada waktu penguburannya , ia mengucapkan tiga seruan ,
kemudian berlalu . Murid Lao Zi bertanya : Bukankah tuan teman Guru ? Pantaskah tuan meratapinya
seperti itu .

Qin Shi berkata : Bagi saya cukup meratapinya sedikit saja . Lao Zi datang karena memang waktunya ia
berbuat demikian , ia pergi karena ia mengikuti kehendak alam . Hidup pada waktunya dan pergi dengan
kehendaknya . Jadi saya tak perlu berduka cita karena itu .
Ketika pengikut Lao Zi mendengar ini , mereka menghentikan ratapannya .

Ketika Lao Zi meninggal hanya jasadnya yang hilang , bukan inti kehidupannya . Qin Shi mengerti akan
hal ini sehingga tak merasakan duka cita .

Bab 24 ; Urusan manusia .

Ayat 1 : Yan Hui berpuasa dari berpikir .

Penguasa muda Wen sangat lalim , karena itu Yan Hui memohon kepada Kong Hu cu dan berkata : Guru
, ijinkan saya pergi mengubah pikiran Raja Wen .
Kong Hu Cu berkata : Kau bolrh pergi . Tapi bila engkau bermaksud akan merubah kelakuannya , aku
khawatir kau akan mendapatkan kesulitan . Pertama-tama kau harus berpuasa selama beberapa hari .

Yan Hui bertanya : Saya tak minum anggur dan makanan mewah sama sekali dapatkah hal ini dianggap
sebagai puasa ?
Kong Hu cu berkata : Itu puasa untuk pengorbanan , bukan puasa pikiran .

Yan Hui bertanya : Apakah sih puasa pikiran itu ?
Kong Hu cu berkata : Pertama-tama biarkan pikiranmu tenang agar tak ada pikiran timbul . Kekosongan
adalah puasa pikiran . Bila kau membuka diri terhadap segala yang terlihat dan terdengar , bahkan
dewa-dewa dan roh-roh akan datang kepadamu , apalagi manusia .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Bila ada maksud perasaan tentang untung rugi muncul . Bila orang bertindak bukan karena nama , jasa /
maksud tertentu barulah ia akan dapat merubah cara berpikir orang lain .

Ayat 2 ; Orang yang pikirannya terganggu .

Zi Gao kepala daerah She , mengikuti suatu misi ke negara Qi dan bertemu dengan Kong Hu cu , lalau
bertanya : Misi saya ini sangat berat . Bila tak berhasil majikan saya akan marah . Bila berhasil saya tetap
akan gelisah . Berhasil / tidak , saya tetap menderita akibatnya . Apa yang harus saya lakukan ?

Kong Hu cu berkata : Bagaimana perasaan tuan sekarang ? Zi Gao berkata : Hati saya terbakar dan saya
ingin menelan es untuk memadamkannya .

Kong Hu cu berkata : Tenangkan pikiranmu . Dalam urusan dunia . Ada dua perinsip yang harus
diperhatikan . Pertama nasib dan yang lainnya tugas . Ketaatan seorang anak kepada orang tuanya
adalah nasib . Ketaatan seorang abdi kepada majikannya adalah tugas .
Peganglah kedua prinsip ini , bila keadaan yang nyata , lupakan keadaan dirimu sendiri dan semuannya
akan menjadi baik .

Janganlah mencoba mengubah keadaan / tujuan untuk mendapatkan hasil tertentu . Bertindaklah sesuai
dengan situasi yang ada . itu sudah cukup dan menyelesaikan masalah .

Ayat 3 : Orang gila dari Chu .

Orang gila dari Chu , Jie Yu bertemu dengan Kong Hu cu di negara Chu . Melihat usaha Kong Hu cu yang
sia-sia memperbaiki masyarakat ia berkata :

Oh , Phoenix ! Oh , Phoanik . Mengapa kau jatuh ! Bila Tao ada di dunia ini , kebajiakan akan
memberinya hasil yang sempurna . Bila Tao tak ada , kebijakan akan melindungi dirinya sendiri dan
menunggu waktunya . Pada waktu seperti ini lebih baik menghindari kesulitan .
Lupakanlah ! Lupakanlah ! Pada waktu seperti itu jangan mencoba mengusir kegelapan dari pikiran
orang dengan kebajikanmu yang cermerlang .
Duri ! Duri ! Jangan lukai aku bila aku berjalan aku mencari jalan baru .

Orang bijak tahu kapan harus maju dan kapan harus mundur . Orang harus mengerti kebutuhan dari
suatu keadaan . Jangan terlalu memaksakan pendapatmu kepada orang lain / merasa dirimu yang paling
baik / benar dan orang lain salah itu akan membawa bencana , Biarkan saja apa maunya dan tak perlu
dituruti apa yang tak pantas . hindarilah secepat mungkin sebelum menjadi masalah bagimu sendiri .

Ayat 4 : Bentuk dan jiwa .

Kong Hu cu berkata kepada adipati Ai dari Lu :

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Ketika saya mengikuti misi ke negeri Chu , saya melihat beberapa anak babi sedang menyusu kepada
induknya . Tiba-tiba induk babi itu berguling dan mati , anak-anak babi itu meninggalkan induknya dan
lari berserabutan .
Yang dicintai anak babi pada induknya , bukanlah bentuknya , tapi kehidupan yang dapat menggerakkan
bentuknya .

Hidup / mati tak mengubah bentuk induk babi itu , tapi ada perbedaan dalam kegunaannya . karena itu
yang menjadi ciri seseorang , bukanlah bentuknya tapi isi hatinya . Tetapi ada orang yang seharusnya
memperlihatkan hatinya malah menyembunyikan hatinya , demi egonya dan teman-temannya ia akan
tak mau menunjukan isi hatinya , maka orang macam apa yang melakukan hal seperti itu ? Yang tak
dapat dimengerti / tak mau dimegerti ?

Ayat 5 : Dapatkah Manusia hidup tanpa keingginan ?

Hui Zi bertanya kepada Zhuang zi : Dapatkah seseorang benar-benar hidup tanpa keinginan ? Tapi bila
orang tak mempunyai keinginan , bagaimana ia dapat disebut manusia ?
Zhuang Zi berkata : Tao memberikan penampilan kepadannya dan langit memberinya tubuh . Mengapa
ia tak dapat di sebut sebagai manusia ?

Hui Zi bertanya : Karena ia disebut manusia , bagimana mungkin ia tak mempunyai keinginan ?
Zhuang zi berkata : Bukan itu yang saya maksudkan dengan keinginan . Yang saya maksudkan dengan tak
mempunyai keinginan adalah tak mempunyai kesukaan dan kebencian yang meresahkan dirinya . Patuh
pada yang alami dan tak menggunakan kecerdasan manusia untuk mengubah benda .

Dalam dunia manusia terdapat perasaan suka dan benci . tapi dalam dunia alami , perasaan itu tak ada ,
Yang alami adalah umum dan yang umum itu abadi .

Bab 25 : Guru yang menjadi lelujur pertama .

Ayat 1 ; Manusia sejati .

Zhuang Zi berkata :
Hanya bila ada manusia sejati , ada kebijaksanaan sejati . Pada jaman dahulu , inilah sifat-sifat manusia
sejati . Bila gagal ia tak putus asa . Bila berhasil ia tak sombong . Ia tak melakukan apa-apa . Tidak , ia
telah meninggalkannya .
Ia tak menyesali diri bila gagal mencapai sasaran / berpuas diri bila berhasil . ia mengukur ketinggian
tanpa menggigil . Masuk ke dalam air tanpa menjadi basah . masuk ke dalam api tanpa terbakar .
Hanya orang yang kebijaksanaannya menyatu dengan Tao mampu mengenal tingkat kehidupan
demikian .

Manusia sejati takkan menggunakan keinginan / tindakannya dalam sikap yang dibuat-buat , sebab hal
ini tak wajar dan bertentangan dengan tao .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Ayat 2 ; Kemulian Tao .

Zhuang Zi berkata :
Hidup dan mati tak ubahnya dengan lewatnya siang dan malam . keduanya di luar nalar manusia ,
sehingga manusia tak perlu kehilangan waktu tidurnya untuk memukurkan hal ini .
Manusia percaya bahwa langit memberinya kehidupan , sehingga mereka menghargai langit .
Bagimana manusia harus menghormati Tao dari langit ?
Banyak orang yang beranggapan bahwa penguasa tingkatnya lebih tinggi dari padanya dan mereka
bersedia mati untuk penguasa itu .
Bagaimana mereka harus memuja Tao yang lebih mulia dari para penguasa ?

Manusia sejati tak mengeluh kekurangan , tak menuntut kepercayaan dan tak mencari reputasi yang
baik . Ia menganggap Tao sebagai majikan dan tunduk kepadanya .

Ayat 3 : Ikan tanpa air .

Zhuang Zi berkata :
Ketika mata air yang mengaliri danau mengering , ikan-ikan terdampar di darat . Di atas tanah kering
mereka saling melumuri tubuhnya dengan lendir dan saling memutahkan air liur . Tetapi bukankah lebih
baik untuk semuannya , bila air danau penuh ? Ikan-ikan itu tak perlu melakukan tindakan drastis untuk
menyelamatkan diri mereka .

Cinta dan perhatian manusia terbatas . Bila keadaan membutuhkan hal ini , dunia akan menyedihkan .
Tapi cinta alam tak terbatas dan kita dapat mempelajari contoh tentang cinta seperti ikan yang hidup di
danau , yang hidup rukun tanpa identitas yang terpisah . Cinta dan perhatian manusia tak bisa seperti
alam , Tak ada orang yang mencintai orang tanpa dapat balasan , alam nerneda dengan manusia
meskipun ia tak terbalas ia tetap mencintai manusia dan makhluk hidup . manusia mencintai manusia
harus ada timbal balik kalau tidak tak akan abadi , sedangkan alam tak perlu timbal balik yang ada hanya
proses . Ada pepatah yang mengatakan : Bahwa matahari akan setiap hari terbit dan menyinari
siapapun dialam ini , sedangkan manusia akan mencintai orang yang juga mencintai dirinya . Jadi bila
kamu mencintai alam gunakan cara alam dan kalau mencintai manusia gunakan cara manusia . Di dunia
ini tak ada manusia yang mau disia-siakan dan dibuat permainan , yang ada hanya orang yang tak suka
/ tak mencintai .

Ayat 4 : Menyembunyikan jagat raya dalam jagat raya .

Zhuang Zi berkata :
Alam mengalami perubahan terus-menerus . Mereka yang berpegang teguh pada kehidupan dan takut
mati takkan mengerti prinsip alam ini . Orang yang demikian adalah seperti orang yang
menyembunyikan kapal di bawah gundukan tanah / menaruh kereta perang di sebuah pulau kecil ,
karena menganggapnya aman .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Tengah malam datang seorang kuat yang mengambil gundukan tanah itu , sementara pemilik kapal
terus bermimpi bahwa kapalnya masih ada di tempat persembunyiannya .

Serahkan masalah hidup dan mati pada alam . Menyembunyikan jagat raya dalam jagat raya merupakan
prinsip leluhur alam yang utama .

Ayat 5 : Pola yang Wajar .

Yi Er Zi berkata kepada Xu You : Mengapa tuan menyukai hidup di hutan belantara ? Yao mengatakan
agar saya mencurahkan perhatian untuk melaksanakan kebajikan dan kebenaran dan membedakan yang
baik dan yang buruk .
Xu You berkata : Kalau begitu Yao telah memberikan ciri kebajikan dan kebenaran pada wajahmu dan
memotong hidungmu dengan rasa benar dan salah . Tak bisahkah tuan belajar sendiri ? Bagaimana tuan
mampu bergerak bebas pada jalan yang wajar ?

Yi Er Zi bertanya : Tolong terangkan ! Kepada saya , agar saya dapat menempuh jalan yang wajar . Xu
You berkata : Bila pandangan mata tuan tak sempurna , bagaimana tuan melihat wanita ?

Yi Er Zi berkata : Wu Chuang kehilangan kecantikannya . Chu Liang mengabaikan kekuatannya dan kaisar
kuning membuang pengetahuannya . Semua ini merupakan bagian dariproses pembersihan dan
pemurnian . Bagaimana tuan tahu bahwa sang pencipta tak akan mengganti hidung saya dan membuat
saya utuh kembali ?
Xu You berkata : Oh alam , leluhur termulia ! Ia memberi kepada semua benda sifat campuran dan tak
menganggapnya sebagai kebenaran , Kebaiakn hatinya menurun kepada semua generasi dan tak
menganggapnya sebagai kebijakan , ia memberikan wujud kepada semua bentuk dan tak menganggap
dirinya sebagai ahli . Yi Er Zi , bila tuan ingin mengikuti cara alami , perhatikan apa yang kukatakan .

Perubahan di alam tak tergantung pada pertimbangan . Dalam kenyataannya , apa yang disebut hidup
dan mati itu , secara alami , bukanlah awal / akhir sesuatu . tapi hanyalah suatu proses alam yang abadi .

Ayat 6 ; Semedi Yan Hui .

Yan Hui berkata kepada Kong Hu cu : Saya membuat kemajuan . Kong Hu Cu bertanya : Kemajuan
macam apa ?
Yan Hui Berkata : Saya tak lagi memikirkan pesta dan musik . Kong Hu cu Berkata : Bagus , tapi itu belum
cukup ?

Beberapa hari kemudia Yan Hui menemui Kong Hu Cu dan berkata : Guru ! Saya membuat kemajuan lagi
. Kong Hu Cu bertanya : Kemajuan macam apa lagi ?
Yan Hui berkata : Saya berhenti memikirkan kebenaran dan kebijakan . Kong Hu Cu berkata : Baik , tapi
itu juga belum cukup .

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

Satu bulan kemudian Yan Hui menemui Kong Hu cu dan berkata : Guru , saya telah maju lebih jauh lagi .
Kong Hu Cu bertanya : Bagaimana kemajuanmu ?
Yan Hui berkata : Saya duduk saja dan tak memikirkan diri sendiri . Kong Hu Cu bertanya : Apa yang kau
maksudkan ?

Yan Hui berkata : Saya tak terikat pada tubuhku dan tak lagi merasakan sesuatu melalui panca indraku .
saya tak memikirkan apa-apa yang ada hanyalah ketiadaan . benda-benda itu hanya datang dan pergi ?
Kong Hu Cu berkata : Luar biasa ! kalau begitu ijinkan saya belajar darimu .

Abaikan hal-hal yang didambakan manusia seperti upacara dan musik , kebenaran dan kebijakan dan
jangan memikirkan diri . Bila tak memikirkan diri seseorang akan menyatu dengan segala yang ada
dalam hidup .

Ayat 7 : Pikiran orang yang sempurna .

Zhuang Zi berkata :
Berhentilah mencari ketenaran , Berhentilah membuat rencana , Berhentilah terlibat dalam kegiatan .
Hentikan gagasan yang kamu ketahui .
Waspadalah terhadap segala hal dan tetaplah dalam keterbatasan . Pergilah ketempat yang tak ada
jalan . Terimalah apa yang diberikan oleh surga , tapi berbuatlah seperti tak menerima apapun . Jangan
menjadi apa-apa itu cukup .
Bila manusia sempurna melaksanakan pikirannya ia seperti cermin .
Ia tak mengawasi dan meramalkan apa pun , ia hanay memantulkan benda dihadapannya dan tak
menyimpan apa-apa . Jadi ia dapat berfungsi tanpa usaha dan menggunakan benda-benda tanpa
tercemar oleh mereka .

Pikiran orang sempurna adalah seperti cermin yang memantulkan benda dihadapannya dan bila benda
itu telah pergi , ia kembali ketiadaan . Kemurniannya akan terjaga sepanjang masa .

Ayat 8 : Kematian watak yang asli .

Kaisar laut selatan adalah Si kejam . kaisar laut utara adalah Si pemarah . kaisar kerajaan tengah adalah
Si watak asli .
Dari waktu ke waktu , Si kejam dan Si pemarah mengunjungi kerajaan tengah dan disambut baik oleh Si
watak asli . Mereka ingin membalas kebaikannya . Si kejam berkata kepada Si pemarah : Setiap orang
mempunyai tujuh lubang , hanya dia sendiri yang tidak . Marilah kita mencoba membuat untuknya .
Si kejam dan Si pemarah membuat sebuah lubang untuknya tiap hari . Mereka terus melakukannya tiap
hari . Pada hari ke tujuh Si watak asli mati .

Sifat asli dari tak mementingkan diri sudah sempurna dengan sendirinya . Bila orang mencoba menjadi
sangat pandai dan mencoba menambahnya dengan sifat-sifat yang tak diperlukan , sifat itu akan
tercemar dan rusak . Sifat asli manusia yang aslinya baik dan sudah disukai tetapi terkadang orang

Free Download eBook/Audiobook: http://myebookyourebook.blogspot.com/

menambahnya dengan sifat orang lain untuk mencari perhatian orang lain , celakanya sifat itu tak
disukai orang tersebut , itulah yang dikatakan orang yang belum dewasa dan mencari masalah sendiri .

Ayat 9 ; Tangan berjari enam .

Zhuang Zi berkata :
Ada orang yang dilahirkan dengan enam jari kai . Ada pula yang lahir dengan enam jari tangan .
Orang yang berjari tangan enam / berjari kaki enam , bila ia dilahirkan demikian . ini merupakan hal yang
wajar .
Ada orang yang berkata : Aku pun mau berjari tangga / berjari kaki enam . Zhuang Zi berkata : Sungguh
kamu minta terlalu banyak .

Dilahirkan dengan enam jari merupakan hal yang wajar , Tidak terlalu banyak / terlalu sedikit . Tapi
orang yang ingin berjari eanam merupakan tanda ketamakan dan ini tak wajar .

Ayat 10 : Kahyalan terbesar .

Zhuang Zi berkata :
Khayalan kecil dapat menyebabkan orang kehilangan arah . Khayalan besar dapat menyebabkan
kehilangan sifat aslinya . sejak jaman tiga dinasti orang-orang telah kehilangan sifat aslinya karena
benda-benda dunia ini .
Pencuri mengorbankan dirinya demi keuntungan .Orang terpelajar mengobankan dirinya demi nama
baik . Orang terhormat mengorbankan diri demi keluarga . Orang bijak mengorbankan dirinya untuk
dunia .

Berbagai jenis manusia yang pekerjaan dan reputasinya berbeda ini , memiliki khayalan serupa dalam
melukai wataknya dan mengorbankan dirinya .

Ayat 11 : Dosa Bo Le .

Zhuang Zi berkata :
Kuda dengan kukunya dapat menginjak embun dan salju dan dengan surainnya . Ia makan rumput dan
minum air . ia melompat dan meloncat tinggi . Ini adalah hal yang wajar bagi seekor kuda . Walaupun
orang membuatnya sebuah ruangan besar dan serambi mewah untuk kuda itu , tak ada faedahnya sama
sekali .

Tapi sejak muncul Bo Le kehidupan kuda jadi berubah . Ia mencap mereka , memotong surainnya ,
memotong kukunya , mengikat lehernya dan mengekang dan mengikat kakinya . Ketika diperlakukan
seperti itu 2 / 3 dari tiap sepuluh ekor kuda akan mati .
Untuk menguji daya tagannya , kuda-kuda itu dibiarkannya kelaparan dan kehausan . Dipaksakannya
mereka menderap dan mencongklang dalam formasi berjejer , menyiksa dengan tali kekang di depan


Click to View FlipBook Version
Previous Book
Terapi Bagi Penderita Kanker Payudara
Next Book
demio 2