The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Perpus Kota Semarang, 2018-10-07 23:57:35

AtoM Hypnosis

AtoM Hypnosis

PERSEMBAHAN
E BOOK INI SAYA PERSEMBAHKAN UNTUK ;

Ibunda tercinta
Adikku tersayang

Sahabat-sahabatku

Para Klien yang setia

Para pembimbingku

DAN

TUHAN YANG MAHA ESA

PENDAHULUAN

E-book A to M Hypnosis (Awam to Mahir Hypnosis) merupakan
rangkuman pengetahuan saya dalam mempelajari hypnosis dari berbagai
sumber dan kasus unik di lapangan yang terkadang lebih membutuhkan
kreativitas daripada teori. Sampai saya membuat E-book ini dengan teori
dan teknik yang hampir bisa dikatakan asal baca pasti bisa.

Tujuan E-book ini adalah sebagai alat perkenalan dan pembelajaran
kepada masyarakat luas bahwa hypnosis lebih bisa dikategorikan hal yang
“asyik” daripada “mistik”. Apapun pembelaan saya tentang lurusnya ilmu
hypnosis ini tetapi tetap saja bahwa pada dasarnya semua jenis ilmu
diibaratkan seperti pisau yang tergantung dari keinginan pemegangnya di
tangan dokter pisau bisa digunakan untuk menolong, di tangan koki pisau
digunakan untuk memotong dan ditangan penjahat pisau bisa digunakan
untuk menodong. Tentu saja saya berasumsi bahwa seseorang yang rela
meluangkan waktu untuk mempelajari sebuah ilmu pengetahuan (termasuk
hypnosis) lebih tepat disebut orang hebat daripada penjahat.

Jika anda menginginkan ulasan panjang lebar teoritis yang
membingungkan dan kurang jelas aplikasinya dari E-book ini, maka anda
telah salah memilih E-book. E-book ini hanya berisi hal yang perlu anda
ketahui untuk bisa mempraktikkan hypnosis segera setelah anda selesai
membacanya. Adapun pembahasan pada E-book ini adalah mencakup
pengenalan dan teknik praktik hypnosis, target kemampuan dasar yang
anda peroleh dari E-book ini adalah :

1. Memahami pengertian dasar dan sejarah singkat hypnosis
2. Memahami konsep dasar pikiran
3. Memahami minimal satu teknik induksi yang anda sukai
4. Mampu membawa klien menuju trance (minimal Alpha)
5. Mampu membuat dan memberikan sugesti sederhana
6. Mampu membangunkan klien dari trance

E-book ini membimbing anda untuk memahami teori dan teknik yang
ada sedangkan untuk menjadi mahir tergantung latihan dan pemahaman
masing-masing pribadi yang semakin berkembang saat menemui beragam
klien. Banyak bertanya adalah jalan yang paling aman menuju kesuksesan.
Hypnosis merupakan ilmu logika yang bisa dianalisa faktor penyebab
keberhasilan maupun kegagalannya sehingga selalu bisa dikembangkan pada

berbagai situasi sehingga dengan pemahaman konsep yang benar kita
bahkan bisa menciptakan metode unik kita sendiri.

Saya sangat menantikan pertanyaan, saran, pengalaman praktik
maupun kritikan berkenaan dengan isi E-book ini di [email protected]
Akhirnya semoga E-book ini bermanfaat bagi semua pihak umumnya dan
bagi saya pribadi khususnya agar bisa terus terpacu meningkatkan
pengetahuan dan kualitas saya di masa mendatang.

Yogyakarta, 20 November 2008

Saiful Anam
Chief Editor HypnoThink

SEJARAH HYPNOSIS

Catatan sejarah diberbagai belahan dunia sudah mencatat
penggunaan teknik yang mirip dengan hypnosis pada ratusan bahkan ribuan
tahun yang lalu. Suku-suku primitif pedalaman melakukan proses
penyembuhan dengan membuat ritual-ritual dengan bacaan mantra yang
dipercaya bisa meringankan bahkan menyembuhkan sejumlah penyakit.
Kesembuhan dengan cara ini mereka yakini berasal dari kekuatan dewa
ataupun roh leluhur yang membantu mereka. Sampai pada tahap ini untuk
mempermudah penyebutannya kita sebut sebagai hypnosis primitif.

Awal berkembangnya hypnosis modern adalah saat
seorang murid Paracelsus bernama Franz Anton
Mezmer (1743-1815) memperkenalkan metode
penyembuhannya dengan menggunakan gosokan
sebatang besi. Metode ini berkembang dengan nama
magnetisme. Mezmer meyakini bahwa ada gelombang
magnit universal (fluidum) dari alam semesta yang
bisa disalurkan kedalam tubuh manusia melalui
perantaraan magnet untuk mencapai kesembuhan. Dan hal yang paling
menarik adalah Mezmer tercatat berhasil menyembuhkan ribuan pasiennya
dengan metode ini.

Bahkan untuk mengatasi jumlah pasien yang semakin meningkat,
Mezmer membuat sebuah kolam magnit dimana semua klien saling
berpegangan dalam kolam tersebut dan mereka menerima “penyaluran”
fluidum dari Mezmer secara paralel.

Suatu saat Mezmer mendapatkan seorang pasien sedangkan dia
sedang tidak membawa magnetnya, Mezmer lalu menggosok-gosokkan
telapak tangannya (passes) pada bagian tubuh pasiennya yang terasa sakit
dan ajaibnya pasien tersebut sembuh. Lalu Mezmer mengumumkan metode
barunya yang disebut animal magnetisme. Konsep animal magnetisme
meyakini bahwa kekuatan magnit alam semesta bisa langsung diterima
tubuh manusia dan disalurkan kepada manusia lain tanpa bantuan batang
magnit.

Semua ajaran Mezmer sangat popular dan berkembang dalam
masyarakat dengan sebutan Mezmerisme. Bahkan metode Mezmer juga
bisa menciptakan keadaan mirip tidur pada pasiennya yang disebut dengan
keadaan mesmeric coma.

1

Hypnosis berasal dari kata hypnose dari bahasa Yunani yang berarti
tidur. Kata ini dipopulerkan oleh Dr. James Braid (1795-1860) yang
tertarik terhadap fenomena Mezmerisme. Braid menganalisa fenomena
Mezmerisme dan menyimpulkan bahwa mezmeric coma (trance) semata-
mata berasal dari kepuasan subyek oleh rangsangan pancaindera sehingga
seluruh tenaga syarafnya berkumpul pada satu titik di otak dan jika ini
terjadi maka dengan mudah tenaga syaraf tadi bisa disalurkan ke bagian
tubuh yang lain walaupun hanya dengan sugesti sederhana.

Braid yang sekarang dikenal sebagai Bapak Hypnosis Modern sempat
menyesali penggunaan kata hypnosis saat dia menyadari bahwa mezmeric
coma adalah keadaan yang sangat berbeda dengan tidur. Braid mencoba
menluruskan kesalahannya dalam menanamakan hypnosis dalam masyarakat
dengan memperkenalkan istilah monoideasme sebagai pengganti kata
hypnosis tetapi dia gagal karena hypnosis sudah terlanjur diterima oleh
masyarakat luas.

Penemuan Braid diteruskan oleh banyak sekali tokoh yang
mengembangkan penelitian efek sugesti dan penggunaannya dalam dunia
medis. Bahkan banyak diantaranya tersebut yang berhasil melakukan
berbagai tindakan operasi dengan menggunakan hypnosis sebagai
penghilang rasa sakit.

Kepopuleran hypnosis mulai redup saat Ether (obat bius) pertama
kali diperkenalkan. Ether lebih diterima karena alasan penggunaannya
yang praktis dan waktu yang dibutuhkan untuk bereaksi terbilang cepat.

2

PERTANYAAN SEPUTAR HYPNOSIS

Apakah hypnosis termasuk ilmu gaib?
Hypnosis merupakan cabang ilmu logika yang bisa dipelajari dan
dikembangkan

Bagaimana cara mempelajari hypnosis?
Pahami teorinya, praktikkan tekniknya dan perbanyak latihan

Berapa lama waktu belajar hypnosis?
Untuk tujuan menghypnosis saja, waktu yang anda butuhkan adalah
seberapa cepat anda selesai membaca buku ini dan mulailah
mempraktikkan tekniknya

Cabang hypnosis apa yang diajarkan dalam buku ini?
Ini adalah Dasar Hypnosis yang harus dikuasai sebelum mengembangkan ke
cabang hypnotherapy, forensic hypnosis maupun stage hypnosis

Apakah hypnosis berhubungan dengan kekuatan pikiran?
Ya, tapi lebih tepatnya kemampuan klien untuk fokus terhadap arahan
hypnotist

Bagaimana rasanya di hypnosis?
Hampir setiap hari kita merasakannya, saat melamun hingga mengabaikan
keadaan sekeliling anda, saat asyik membaca buku atau saat turut
merasakan emosi cerita dari sebuah film yang jelas-jelas anda tidak
mengalami cerita tersebut

Apa yang terjadi saat saya di hypnosis?
Anda dalam keadaan tubuh yang sangat rileks dan pikiran anda tetap 100%
aktif tetapi kesadaran anda cenderung terhadap sensasi yang terjadi
didalam tubuh anda

Amankah saya saat saya di hypnosis?
Saya jamin sangat aman. Karena anda tetap sadar jadi kapanpun anda mau
anda bisa kembali ke kesadaran normal anda termasuk merespon keadaan
darurat (kebakaran, gempa dll)

3

Bagaimana jika sugesti yang diberikan merugikan klien?
Klien bisa menolak atau menerima sugesti tetapi tidak direspon oleh
pikiran bawah sadarnya karena hanya sugesti yang bermanfaat bagi klien
dan sejalan dengan norma yang dianut klien yang bisa diterima

Bisakah hypnosis dipksakan kepada klien?
Tidak bisa, karena faktor penentu keberhasilan hypnosis adalah kesediaan
klien menuju trance. Sebagai solusinya gantilah kata hypnosis dengan kata
lain yang lebih familiar dan diterima klien (ltihan konsentrasi, teknik
relaksasi dll)

Kejahatan hypnosis?
Kejahatan di jalanan yang sering muncul di media massa adalah penipuan
yang dilakukan oleh sekelompok orang, tetapi karena minimnya
pengetahuan masyarakat maka hypnosis dikambinghitamkan. Pada bab lain
di buku ini di bahas motif kejahatan tersebut dan tips-tips untuk
mencegahnya terjadi pada diri anda

Bahaya penggunaan hypnosis?
Ketika anda mempelajari hypnosis sesuai dengan konsep yang benar maka
satu-satunya bahaya hypnosis adalah karena hypnosis itu sendiri terlalu
aman saat digunakan

Berapa usia minimal untuk bisa di hypnosis?
Selama sudah bisa diajak komunikasi dua arah dengan lancar maka
seharusnya sudah bisa di hypnosis

Adakah orang yang sulit di hypnosis?
Ada, yaitu orang yang menolak hypnosis, orang tuli, imbisil, orang dengan
gangguan komunikasi dan orang gila

Bagaimana hypnosis dalam pandangan agama?
Jika anda mendapatkan manfaat dari hypnosis dan bahkan bisa membagi
manfaat tersebut untuk orang lain maka yakinlah bahwa agama manapun di
dunia ini mendukung semua hal yang baik. Tetapi jika anda merasa bahwa
hypnosis itu merugikan diri anda maka saya sangat yakin kalau anda belum
sepenuhnya menguasai dan mengaplikasikan konsep hypnosis.

Apakah hypnosis bisa merubah watak seseorang?
Watak manusia tidak bisa di rubah dengan hypnosis karena merupakan
bagian kepribadian sesorang. Yang bisa diubah dengan hypnosis adalah

4

sudut pandang seseorang dalam menghadapi berbagai masalah yang terjadi
dalam hidupnya. Sudut pandang yang berbeda bisa membuat kita
melakukan tindakan yang berbeda pada situasi yang sama, orang awam
ketika melihat ular kemungkinan akan lari atau ketakutan tetapi para
pawang ular menyikapinya seakan melihat rejeki karena akan mendapat
tangkapan baru.

Apakah klien bisa terjamin rahasia pribadinya saat di hypnosis?
Ya, jika klien meniatkan menyimpan sebagian informasi tertentu di dalam
pikirannya maka hypnotist tidak bisa mengaksenya dan klien selalu bisa
mengontrol informasi apapun dari pikirannya yang harus atau tidak harus
diberikan saat terhypnosis.

Menghypnosis lawan jenis?
Tentu saja bisa, tetapi untuk alasan keamanan dan ketenangan klien selama
proses hypnosis adalah bijaksana jika klien diberi pilihan untuk membawa
atau tidak membawa minimal satu orang dari pihaknya untuk mengawasi
proses hypnosis.

Kostum resmi hypnotist?
Tidak ada patokan untuk kostum, tetapi kenakanlah pakaian yang
menimbulkan keyakinan pada diri klien bahwa anda adalah seseorang yang
profesional.

Apakah lokasi dalam proses hypnosis harus sunyi?
Pada tahap dasar ini saya sangat menyarankan untuk memilih tempat yang
jauh dari keramaian, boleh ada tambahan suara atau musik relaksasi.
Tujuannya adalah meminimalkan faktor pengganggu konsentrasi klien agar
hypnosis bisa berjalan dengan lancat. Pada tahap mahir anda bisa
melakukan hypnosis dalam keadaan apapun, kapanpun, dimanapun dengan
posisi klien yang lebih bervariasi.

Usia minimal belajar hypnosis?
Sedini mungkin selama sudah bisa memahami isi buku ini dan bersedia
mempraktikkan tekniknya maka usia bukanlah hambatan.

5

MANFAAT HYPNOSIS

1. Menciptakan ketenangan dan relaksasi
2. Memperkuat motivasi, konsentrasi dan daya ingat
3. Mengatasi stress dan depresi
4. Mengatasi trauma
5. Melepaskan berbagai kecanduan (narkoba, alkohol, judi, rokok dll )
6. Memperkuat rasa percaya diri
7. Mengendalikan bahkan menghilangkan rasa sakit
8. Membantu persalinan alami yang aman dan bebas rasa sakit
9. Menghilangkan phobia
10. Mengatasi insomnia dan hipersomnia
11. Melakukan edukasi ulang terhadap emosi negatif
12. Membantu proses penyembuhan penyakit medis
13. Mengatur berat badan (dengan pola hidup sehat)
14. Menurunkan tekanan darah
15. Mengubah kebiasaan buruk
16. Mengatasi masalah kepribadian
17. Dan mengatasi berbagai masalah fisik yang dipengaruhi faktor

psikis.

6

ISTILAH DALAM HYPNOSIS

1. Hypnosis
Seni komunikasi verbal maupun nonverbal yang bertujuan

membawa gelombang pikiran klien menuju trance

2. Hypnotist
Juru Hypnosis atau pengguna teknik hypnosis.

3. Klien
Orang yang menerima induksi menuju trance.

4. Induksi
Serangkaian proses untuk membawa klien menuju trance.

5. Trance
Kondisi fisik dan pikiran klien saat terhypnosis.

6. Isolasi
Meminimalkan hubungan klien dari lingkungannya agar lebih

terfokus pada proses hypnosis.

7. Rapport
Jalinan komunikasi yang terjalin antara hypnotist dengan

klien selama proses hypnosis.

8. Deepening
Teknik memerdalam tingkat trance yang dialami klien.

9. Sugesti
Ide atau saran yang diberikan kepada klien saat mengalami

trance.

10. Terminasi
Mengakhiri hypnosis dan mengembalikan klien pada kesadaran

normal.

7

RAGAM HYPNOSIS

Pada dasarnya semua hypnosis adalah self hypnosis ( menghypnosis
diri sendiri ) tetapi kadang kita membutuhkan hypnotist untuk menuntun
kita mencapai trance. Hypnosis yang tercapai dengan bantuan hypnotist
disebut hetero hypnosis tetapi peran hypnotist hanya sebatas “penunjuk
jalan” sedangkan kendali penuh untuk mengikuti atau menolak proses
menuju trance tetap ada di tangan klien. Secara umum pengembangan ilmu
hypnosis terbagi menjadi empat bagian, yaitu :

1. CLINICAL HYPNOSIS / HYPNOTHERAPY
Cabang hypnosis yang digunakan untuk tujuan terapi dan

membantu proses penyembuhan masalah mental, pikiran dan berbagai
masalah fisik yang timbul akibat pengaruh faktor psikis.

2. STAGE HYPNOSIS
Cabang hypnosis yang digunakan untuk tujuan hiburan, lebih

dikenal dengan sebutan hypnosis panggung. Biasanya klien yang
dipakai adalah klien yang sudah dilatih untuk menerima sugesti
tertentu atau dari penonton dengan menggunakan teknik seleksi
tertentu.

3. FORENSIC HYPNOSIS
Cabang hypnosis yang digunakan untuk tujuan investigasi,

penyelidikan atau hal lain yang berhubungan dengan eksplorasi ingatan
manusia akan suatu informasi terpendam yang dibutuhkan.

4. METAPHYSICAL HYPNOSIS
Satu-satunya cabang hypnosis yang belum sepenuhnya

terjangkau oleh logika manusia. Kebanyakan masih berupa teori
maupun tindakan eksperimental yang kurang bisa dianalisa faktor
pemicu dan penghambatnya.

Metaphisical hypnosis biasanya masih dikaitkan dengan
kekuatan magis dan hal-hal lain yang berbau mistis.

8

GELOMBANG OTAK

Ada empat gelombang otak yang terdapat pada manusia yaitu Beta,
Alpha, Theta dan Delta. Gelombang-gelombang ini bahkan bisa diukur
dengan sebuah alat bernama EEG (Electro Enchelography). Sebenarnyaa
ke empat gelombang ini muncul dan bekerja secara bersamaan pada
manusia, hanya saja jika salah satu bekerja lebih aktif dan dominan maka
ke tiga gelombang yang lain cenderung menjadi agak pasif.

40 Hz 12 Hz 8 Hz 4 Hz 0,1
Hz
ALPHA THETA DELTA
BETA

SADAR BAWAH SADAR TIDUR

1. Gelombang Beta ( 12 – 40 Hz )

Gelombang otak dengan frekwensi paling tinggi dan paling
sering dipakai oleh manusia. Masyarakat kita menyebut Beta
sebagai “pikiran sadar”. Saat Beta aktif maka pikiran manusia
mempunyai sistem pertahanan berupa penyaring informasi yang
disebut dengan “area kritik”.

2. Gelombang Alpha ( 8 – 12 Hz )

Gelombang Alpha merupakan area sugestif berhubungan
dengan kondisi pikiran yang rileks dan santai. Alpha merupakan
jembatan penghubung menuju alam bawah sadar.

Dalam Alpha, area kritik dari gelombang Beta mulai
melemah sehingga semua informasi bisa masuk kedalam pikiran
manusia tanpa penyaring yang kuat. Kita juga bias mengingat
gambaran mental dalam pikiran dan merasakan sensasi di seluruh
indera kita dengan lebih maksimal.

9

3. Gelombang Theta ( 4 - 8 Hz )
Gelombang Theta sering kita rasakan saat kita tertidur

dan bermimpi. Kadang-kadang mimpi yang kita alami bisa
meninggalkan rasa takut mendalam atau kebahagiaan yang luar
biasa dalam pikiran kita dan bahkan perasaan tersebut bisa
terbawa sampai kita terbangun padahal kita jelas mempunyai
pengetahuan bahwa kita tidak benar-benar mengalaminya.

Theta merupakan wujud utuh dari pikiran bawah sadar.
Theta merupakan tempat penyimpanan ingatan jangka panjang
dan jangka pendek berupa inspirasi, kenangan, sensasi dan
perasaan manusia yang kebanyakan terlupakan oleh pikiran sadar.
Dalam Theta, area kritik benar-benar nonaktif sehingga sugesti
yang ditanamkan dalam kondisi Theta bisa langsung diterima dan
dijalankan oleh pikiran manusia.
4. Gelombang Delta ( 0,1 - 4 Hz )

Gelombang otak dengan frekwensi terlemah yang kita
rasakan saat tertidur sempurna tanpa mimpi. Dalam gelombang
Delta, manusia mengalami proses istirahat untuk pemulihan
dirinya. Ini adalah satu-satunya gelombang yang terputus dari
dunia luar sehingga komunikasi maupun rapport tidak bisa dijalin
pada gelombang Delta.

10

FAKTOR PENDUKUNG KEBERHASILAN HYPNOSIS :

1. Kesediaan
Klien bersedia di hypnosis. Kesediaan klien sebaiknya

bukan berdasar pada paksaan dan hindari klien yang
bertujuan menantang kemampuan hypnotist.
2. Pengetahuan

Klien mengetahui manfaat hypnosis bagi dirinya dan
hypnotist seharusnya mempunyai pengetahuan yang cukup dan
kemampuan melakukan proses hypnosis dengan baik.
3. Kepercayaan

Klien percaya pada hypnotist baik dari segi kepribadian
maupun kemampuan dalam menjalankan perannya.
4. Suasana

Suasana lingkungan yang mendukung ( ketenangan, klien
sedang ada waktu luang, aroma, dll ).

5. Timbal balik
Terjalin komunikasi dan respon positif antara klien dan

hypnotist sebelum dan selama proses hypnosis.

11

6. Kejelian
Hypnotist harus menguasai trance level test dengan

sempurna sehingga mampu memberikan sugesti “hanya” dalam
area sugestif klien. Selain itu juga agar hypnotist bisa
menggunakan teknik deepening pada saat klien belum
mencapai tahap trane yang diharapkan selama proses
hypnosis masih berlangsung.
7. Tujuan

Klien dan hypnotist mempunyai tujuan yang sama. Misalkan
ada seorang klien meminta terapi maka berikanlah terapi
karena jika klien meminta terapi dan kita memberikan
“sesuatu” di luar tujuan terapi maka yang mungkin terjadi
adalah klien terlepas dari proses hypnosis dan atau klien
kehilangan kepercayaan terhadap hypnotist.

12

TRANCE LEVEL TEST

Trance level test adalah pengamatan hypnotist untuk mengetahui
gelombang otak yang aktif pada klien saat proses hypnosis sehingga
hypnotist bisa melakukan langkah-langkah yang seharusnya diambil. Trance
level test merupakan bagian sangat penting yang harus dikuasai sebelum
mempelajari urutan proses hypnosis. Dengan penguasaan trance level test
yang baik kita bisa melihat klien saat masih sadar, trance, “pura-pura”
trance, atau bahkan tertidur.

Berikut ini adalah ciri-ciri klien saat mengalami berbagai gelombang
:

1. Gelombang Beta
 Mata mulai tertutup
 Kelopak mata berkedip-kedip
 Klien mengikuti instruksi hypnotist
 Pernapasan dada

2. Gelombang Alpha diberikan
 Kelopak mata tenang ( pedoman pasti )
 Relaksasi persendian tangan, kaki dan leher
 Pernapasan dada ( pelan dan dalam )
 Mampu menerima gambaran mental yang
hypnotist dengan lebih jelas

3. Gelombang Theta
 Pernapasan perut ( pedoman pasti )
 Relaksasi pada rahang ( terbuka )
 Mata dan hidung mengeluarkan cairan bening (jarang
terjadi)
 Terlihat seperti orang tertidur pulas tetapi mampu
merespon kalimat dari hypnotist dengan lebih baik
 Pada Theta yang sangat dalam klien bisa mempertahankan
trance dengan mata terbuka / somnambulisme
 Terjadi kemampuan mengingat yang berkembang sangat
pesat / hipermnesia

13

4. Gelombang Delta
 Rapport terputus
 Tidur sesungguhnya

Seringkali terdapat gejala REM (Rapid Eye Movement) yaitu kelopak
mata klien bergetar dengan sangat cepat. Keadaan REM biasanya terjadi
saat klien berada di perbatasan Beta dan Alpha atau sudah dalam kondisi
trance saat klien mengalami luapan emosi dan gambaran mental yang
sangat kuat, lakukan deepening untuk mengatasinya.

Kesalahan dalam pengamatan trance level test bisa menyebabkan
klien terlepas dari keadaan hypnosis dan tentu saja mengakibatkan
kegagalan dalam pelaksanaan hypnosis.

Trance hypnosis bisa dicapai dengan berbagai cara. Dari Beta
gelombang otak bisa diturunkan menuju Alpha, Theta bahkan Delta maka
sebaliknya dari gelombang Delta kita bisa menaikkan menuju Theta, Alpha
maupun Beta. Teknik dan penjabaran lebih lanjut akan dijelaskan pada bab
khusus pada bagian lain dari E-book ini.

14

TAHAPAN HYPNOSIS

Secara umum tahapan hypnosis adalah sebagai berikut :

1. PRA INDUKSI
2. INDUKSI

a. DEEPENING (opsional)
b. ISOLASI (opsional)
3. SUGESTI
4. TERMINASI

Untuk tujuan latihan dan mengasah kemampuan anda, anda bisa
melewatkan dulu tahapan sugesti karena kalimat sugesti yang salah bisa
berakibat reaksi yang salah pula dari klien. Jika anda sudah mahir
menghipnosis tanpa sugesti anda bisa mulai mencoba meakai sugesti sesuai
konsep yang saya cantumkan di buku ini atau anda bisa mengkreasikan
sugesti anda sendiri sesuai kebutuhan.

 PRA INDUKSI
Pra induksi adalah semua hal dari diri anda yang dirasakan

ataupun dilihat oleh calon klien. Ini merupakan bagian paling
penting yang membuat calon klien menerima atau menolak induksi
dari anda. Pra induksi meliputi penampilan, komunikasi, dan
penanaman image diri anda di mata calom klien agar yakin akan
kemampuan anda di bidang ini. Sebaiknya kuasai dulu pengetahuan
seputar hypnosis sehingga anda bisa “kelihatan” ahli dalam
hypnosis.

 INDUKSI
Teknik komunikasi verbal mauoun nonverbal yang nantinya anda

pakai untuk membawa klien menuju trane. Tujuan pengguanaan
teknik induksi adalah membawa klien langsung menuju trance atau
membuat klien mempercayai bahwa apapun yang terjadi padanya
merupakan akibat dari “kekuatan” kalimat anda.

a. DEEPENING
Teknik memperdalam tingkat trance klien. Untuk tahap

awal ini jika sudah mencapai Alpha sudah terbilang bagus tetapi
jika ingin memperdalam ke Theta anda bisa mulai menggunakan
deepening sederhana di buku ini.

15

b. ISOLASI
Teknik ini digunakan untuk mengurangi pengaruh

lingkungan luar yang mungkin mengganggu klien. Tidak wajib
digunakan tetapi sangat saya anjurkan pemakaian isolasi
sederhana yang ada di buku ini.
 SUGESTI

Sebenarnya tujuan utama proses hypnosis adalah
memasukkan sugesti positif ke pikiran bawah sadar klien Tetapi
sesuai tujuan pembuatan buku ini maka dalam praktik anda
sebaiknya hindari membuat sugesti yang berhubungan dengan
masalah-masalah emosi dan pikiran yang berat. Pada saatnya nanti
anda bisa melakukakan tindakan pertolongan pada berbagai kasus
jika sudah menguasai konsep hypnotherapy. Terkadang bantuan
yang kita berikan dengan cara yang salah justru bisa memperburuk
keadaan. Dalam buku ini ada contoh skrip untuk beberapa masalah
yang bisa dengan mudah dan aman anda pakai.
 TERMINASI

Ini adalah proses mengakhiri hypnosis dengan membawa klien
kembali pada kesadaran normalnya.

16

17

PRA INDUKSI

Pra induksi merupakan tahap pertama dalam proses hypnosis dan
merupakan faktor penentu keberhasilan hypnosis yang sangat penting. Pra
induksi menyangkut kesan pertama yang kita tampilkan pada calon klien.
Kesan yang kita tampilkan pada “pandangan pertama” harus memberikan
kesan bahwa kita adalah seseorang dengan kemampuan yang cukup
mumpuni agar bisa dipercaya sebagai sebagai juru hypnosis.

Beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menjalani pra induksi
antara lain :

 Cara berpakaian dan berperilaku
 Keahlian mengomunikasikan pendapat
 Cara bicara dan gerakan yang alami dan luwes
 Berikan pengetahuan hypnosis yang cukup pada klien
 Hindari gerakan atau tindakan yang berlebihan

Kegagalan dalan menjalankan proses pra induksi sangat merugikan
hypnotist karena kepercayaan calon klien di bentuk pada tahap ini. Jika
calon klien tidak memberikan perhatian dan kepercayaannya pada
hypnotist maka tahap selanjutnya (induksi) tidak akan berjalan lancar
sebagaimana mestinya. Pra induksi merupakan tahapan yang sangat alami
sehingga senyuman atau bahkan gerakan tubuh yang tidak kita sadari
sekalipun bisa memunculkan citra tertentu di benak calon klien.

Dalam pra induksi, kita bisa menerapkan prinsip yang disebut 5 YES.
Prinsip 5 YES sangat penting untuk menguji apakah calon klien benar-
benar bersedia untuk masuk dalam proses hypnosis yang lebih lanjut.
Prinsip 5 YES dikatakan berhasil saat calon klien memberikan lima respon
positif berturut-turut atau bahkan lebih terhadap hypnotist.

Jika 5 YES terpenuhi maka proses selanjutnya berupa pemberian
induksi bisa segera diberikan pada calon klien.

18

19

INDUKSI VERBAL

Induksi merupakan serangkaian proses yang digunakan hypnotist
untuk membantu klien mencapai trance. Pada setiap kalimat yang dipakai
dalam induksi, hypnotist harus memastikan bahwa klien sudah memahami
maksud dari induksi tersebut. Untuk memastikan klien dalam keadaan
memahami kalimat induksi mapun hal-hal lain dalam induksi maka hypnotis
harus selalui menanyakan kepada klien apakah klien sudah paham ataukah
belum. Hypnotis harus menentukan respon klien untuk jawaban ya dan
tidak ( anggukan, gelengan kepala, gerakan jari tertentu dll) sehingga
tidak mengganggu trance klien.

Induksi verbal adalah modal dasar bagi anda untuk menguasai semua
cabang hypnosis. Bahkan induksi verbal ini sering bisa dijadikan “senjata
pamungkas” pada klien yang sangat sulit menerima jenis induksi yang lain.
Dengan kemampuan induksi verbal yang baik maka kualitas anda sebagai
praktisi hypnosis sudah semakin maju.

Induksi verbal membutuhkan kesabaran dalam pemakaiannya tetapi
meninggalkan rasa nyaman yang mendalam bagi klien. Klien yang terbiasa
menerima induksi verbal bahkan lebih mudah melakukan Self Hypnosis
(hypnosis pribadi) tanpa bantuan orang lain.

Berikut ini adalah contoh skrip Relaksasi Penuh, anda bisa
memakainya sebagai sarana latihan sebelum anda mahir membuat skrip
sendiri. Selalu sisipkan pertanyaan kepada klien untuk mengetahui
pemahaman klien terhadap kalimat induksi, mintalah klien untuk menjawab
dengan respon yang sudah anda tentukan.

20

RELAKSASI PENUH

Penggunaan teknik Relaksasi Penuh paling bisa diterima oleh hampir
semua orang karena menimbulkan efek relaksasi yang paling lazim dan
umum dipakai dalam kehidupan sehari-hari. Sebaiknya klien memakai
pakaian yang longgar dan tidak terlalu ketat.

 Posisi klien berbaring atau duduk bersandar (harus ada sandaran
leher yang nyaman)

 Klien menutup mata

Tutup mata anda
Saya bantu anda memasuki alam istirahat yang sangat nyaman
Tarik napas dengan lembut dan dalam
Niatkan bahwa anda measukkan kedamaian dalam diri nda
Tahan napas anda sekuat tenaga
Lalu perlahan-lahan hembuskan napas anda lewat mulut
Buang semua kelelahan keluar dari tubuh dan pikiran anda

(Ulangi penggunaan paragraf ini 6 x)

Sekarang bernapaslah dengan biasa
Karena saat ini anda sudah jauh lebih santai dari sebelumnya
Bernapaslah dengan lembut dan dalam
Setiap tarikan napas anda membuat pikiran anda dipenuhi dengan
kedamaian
Dan setiap hembusan napas anda membuat seluruh tubuh anda menjadi
sangat santai, sangat kendor, sangat rileks.

(ulangi penggunaan paragraf ini 3 x)

Saya bantu anda untuk masuk ke alam istirahat yang lebih nyaman,
lebih nyenyak
Sekarang pusatkan diri anda untuk merasakan sensasi nyaman pada
kedua bola mata anda
Bayangkan seolah-olah anda bernapas melalui kedua bola mata anda
Rasakan tekanan yang sangat nyaman pada kedua bola mata anda saat
menarik napas

21

Tekanan tersebut membantu mengistirahatkan semua otot dan syaraf
mata anda secara sempurna
Mata anda menjadi semakin berat, terkunci rapat
Setiap tarikan napas anda membuat semua otot dan syaraf di kedua
bola mata anda menjadi sangat santai, sangat kendor
Sangat santai, sangat kendor
Lebih berat terkunci rapat
Sangat santai, sangat kendor
Lebih berat terkunci rapat
Rasakan perasaan nyaman menyelimuti kedua bola mata anda
Mata anda menjadi semakin nyaman dan tertutup rapat
Setiap tarikan napas anda membuat semua otot dan syaraf di kedua
bola mata anda menjadi sangat santai, sangat kendor
Sangat santai, sangat kendor
Sangat santai, sangat kendor
Sekarang mulailah menyebarkan rasa nyaman dari kedua vola mata anda
ke seluruh tubuh anda
Sebarkan rasa nyana ke tangan kanan dan kirai anda samapi ke jari-jari
tangan anda
Salurkan relaksasi ke bgian dada anda, anda bernapas lebih lembut dn
dalam
Sebarkan rasa nyaman tersebut pada setiap hembusan napas anda
Mengalir ke seluruh organ anda, otot anda, syaraf anda
Alirkan jug rasa nyaman ke punggung tas anda, ke punggung bawah anda
Sebarkan rasa nyaman tersebut pada setiap hembusan napas anda
Mengalir ke seluruh organ anda, otot anda, syaraf anda
Rasakan perut anda dialiri oleh rewlksasi yang sangat nyaman, semua
organ dalam perut anda menjadi jauh lebih nyaman, lebih kendor
Biarkan semua otot dan syaraf dalam tubuh anda mengendor dan
semakin santai
Sekarang alirkan relaksasi ke seluruh tubuh anda sampai ke ujung kaki
anda
Saat anda sudah mengendorkan seluruh bagian tubuh anda maka anda
sudah memasuki alam istirahat yang lebih dalam, lebih lelap
Lebih dalam, lebih lelap
Seluruh tubuh anda menjadi berat dan kendor
Lebih dalam, lebih lelap
Pergunakanlah kesempatan kali ini untuk memulihkan seluruh tubuh
anda
Anda bahkan boleh tertidur lelap dengan tetap merespon kata-kata
saya

22

Kata-kata saya mengirim pikiran dan jiwa anda masuk ke alam tidur
yang lebih lelap
Semakin lelap anda tidur, maka respon terhadap suara saya menjadi
semakin meningkat
Abaikan suara apapun selain suara saya
Suara lain selain suara saya hanya menambah ketenangan istirahat anda
Kata-kata saya mengirim pikiran dan jiwa anda masuk ke alam tidur
yang lebih lelap
Semakin lelap anda tertidur maka respon terhadap suara saya menjadi
semakin meningkat
Sekarang mulailah tidur sangat lelap dengan tetap memperhatikan
kata-kata saya

23

INDUKSI CAMPURAN

TEKNIK PANDANGAN

Teknik ini merupakan teknik yang paling banyak dipakai pada awal
perkembangan hypnosis modern. Karena trance merupakan keadaan antara
sadar dan tidur maka tujuan teknik ini melelahkan mata klien. Asumsinya
mata yang lelah akan cenderung menutup, sedangkan mata lelah dan
tertutup lebih condong kepada keadaan menuju tidur.

Berikut ini adalah jenis-jenis teknik pandang, anda boleh memilih
manapun yang anda suka karena pada dasarnya menggunakan konsep yang
sama.

 ADU PANDANG
 PENDULUM
 FOKUS JARI
 MATA BERPUTAR KE ATAS

Berikut adalah penjavaran teknik tersebut satu persatu tetapi
karena kalimat induksi yang digunakan hampir sama maka saya jadikan satu
pada akhir pembahasan agar lebih mudah di pahami.

ADU PANDANG

Teknik ini dahulu banyak di pakai dan sangat populer sehingga
hampir setiap orang pasti tahu kalau ini adalah teknik hypnosis. Teknik ini
merupakan adu kekuatan antara hypnotist dan klien dengan saling
memandang mata. Sekarang teknik ini mulai ditinggalkan karena terkesan
kurang sopan untuk dipakai pada kebudayaan kita. Kelemahan teknik ini
adalah hypnotist harus melatih otot matanya terlebih dahulu agar menjadi
kuat dalam berpandangan dan klien merasa kenyamanannya terganggu
dengan pandangan ini.

24

Penggunaan teknik adu pandang adalah sebagai berikut :

 Posisi hypnotist dan klien sama-sama berdiri

 Letakkan kedua tangan anda pada bahu klien

 Katakan kepada klien “TATAP MATA SAYA”

 Pandang titik tengah antara kedua mata klien / pangkal hidung

atas klien, tujuannya adalah menimbulkan kesan pandangan tajam

dan membantu mata anda bertahan lebih lama.

 Sambil berpandangan ucapkanlah kalimat-kalimat induksi terus

menerus (bagian yang kosong diisi kata “mata saya”)

 Saat mata klien sudah terlihat sangat lelah segeralah gunakan

induksi penutup

 Tepat (sangat penting) saat klien menutup mata katakanlah

“TIDUR” lalu lanjutkan dengan deepening seperlunya

PENDULUM

Teknik ini juga sama populernya dengan metode adu
pandang yang sangat identik dengan hypnosis. Bahan
pendulum bisa berupa jam saku, kalung liontin atau bahkan
kunci yang diberi tali. Jadi sebenarnya kita bisa memakai
alat seadanya yang tersedia disekitar kita. Sebaiknya alat
yang anda pilih sebagai pendulum adalah benda yang berkilat (memudahkan
pemusatan perhatian), ukurannya terbilang kecil dan kontras dengan warna
ruangan.

Penggunaan teknik pendulum adalah sebagai berikut :

 Posisi (boleh di depan atau belakang klien)
 Posisi pendulum HARUS lebih tinggi dari mata klien sehingga

klien agak melirik ke atas atau dibawah hidung klien agar mata
klien melirik ke bawah.
 Katakanlah “IKUTILAH GERAKAN PENDULUM INI DENGAN
PANDANGAN ANDA”
 Mulailah menggerakkan bandul ke kanan dan ke kiri secara
konstan
 Mulailah mengucapkan kalimat induksi (bagian yang kosong diisi
kata “pendulum ini”)

25

 Semakin lama gerakan pendulum boleh anda percepat
 Pastikan bahwa klien hanya mengikuti gerakan pendulum dengan

matanya karena terkadang ada klien yang menggerakkan
kepalanya juga. Jika hal ini terjadi tegaskan kembali pada klien
agar mengikuti pendulum hanya dengan matanya.
 Saat mata klien terlihat sudah sangat lelah ucapkanlah induksi
penutup
 Tepat saat klien menutup mata katakanlah ‘TIDUR” sambil
menekan lembut kedua mata klien masing-masing dengan satu
jari.
 Lakukan deepening sambil tetap menekan mata klien. Efek
tekanan ini adalah membuat otot-otot mata klien menjadi lebih
kendor ketika nanti tekanan dilepaskan.
 Setelah kurang lebih satu menit, anda lepaskan tekanan jari anda
dari mata klien

Teknik pendulum juga mempunyai beberapa variasi. Teknik lain
dengan pendulum adalah dengan membuat pendulum berputar di satu titik
di atas pangkal hidung klien dengan lebih tinggi dari mata klien.

FOKUS JARI

Teknik Fokus Jari bisa digunakan secara aman untuk klien dengan
penglihatan yang normal tetapi tetap saja penggunaan yang berlebihan dan
telalu sering bisa merugikan kesehatan mata klien. Teknik Fokus Jari
bertujuan untuk melelahkan pandangan mata klien dengan cara
menggerakkan jari kita mendekat kearah mata klien secara perlahan-lahan
dari arah atas menuju ke arah mata klien. Jari kita berhenti bergerak
kurang lebih saat berada pada jarak 2 Cm dari mata klien.

Teknik ini tidak membutuhkan latihan yang sulit hanya berupa teori
sederhana tetapi menghasilkan tingkat keberhasilan yang tinggi. Kita
mempergunakan tangan kosong tanpa bantuan alat apapun, teknik ini juga

26

mempunyai berbagai variasi. Untuk mempermudah pemahaman sebaiknya
anda ikuti contoh gambar pada setiap variasi.

Penggunaan teknik Fokus Jari adalah sebagai berikut :

 Posisi duduk atau boleh berbaring
 Gerakan jari mendekat dari posisi yang berada diatas kepala

klien dan bergerak turun mendekat ke arah mata klien dengan
gerakan yang agak lambat
 Biarkan jari anda berhenti pada satu titik (lihat gambar) sampai
mata klien terlihat sangat lelah.
 Tutup mata klien dengan jari anda sambil katakan “TIDUR
SEKARANG!”
 Lakukan deepening secukupnya.

STARE TECHNIC

Berdirilah tegak dengan ke dua kaki rapat
Berdirilah sesantai mungkin.
Sekarang tatap mata saya.
Bayangkan ada cahaya yang menghubungkan mata kita dan anda nerasa diri
anda mulai terdorong mendekat ke arah saya. Sebuah dorongan yang
sangat kuat ke arah saya.
Anda sulit mempertahankan keseimbangan anda, semakin tertarik kearah
saya. Pada hitungan ke 3 anda tutup mata anda.
Bagus 1….2….3….
Biarkan mata anda tertutup rapat, dan kepala anda terdorong ke depan.
Kepala anda menjadi sangat berat, sangat berat sehingga semakin
bergerak ke depan.
Anda menjadi semakin santai, semakin santai.
Semakin bergerak turun.
Kepala anda terasa semakin berat, semakin berat.
Semakin berat, semakin berat.
Kepala anda menjadi semakin berat dan membawa anda masuk ke alam
relaksasi yang jauh lebih dalam, lebih dalam.
Kepala anda semakin mendekat le arah saya.
Bagus itu adalah tanda bahwa anda semakin merasakan relaksasi yang lebih
dalam.

27

Sekarang, pada hitungan ke 3, angkat dan rentangkan kedua tangan anda.
1….2….3…. kaku dan keras seperti baja.
Semakin kaku.
Semakin kaku tangan anda maka relaksasi yang anda capai semakin dalam.
Kaku dan keras.
Seperti baja, seperti baja.

Pegang kedua bahu klien dan perlahan-lahan goyangkan hingga tubuh
klien membentuk putaran-putaran kecil. Tujuannya untuk melakukan
deepening.

Dan anda masuk ke alam relaksasi yang jauh lebih dalam saat anda
merasakan berputar di udara, dan putarannya menjadi semakin lebar,
semakin luas pada tiap putaran.
Anda semakin berputar, semakin berputar.
Semakin lebar putarannya anda masuki alam tidur yang lebih dalam.
Pada hitungan ke 3 biarkan kedua tangan anda jatuh terkulai lemas ke
bawah. 1…2…3… tidur sangat dalam, sangat dalam.

MATA BERPUTAR KE ATAS

Teknik ini bisa digunakan sebagai teknik tersendiri atau sebagai
lanjutan dari teknik Fokus Jari (digunakan sebelum klien menutup mata).
Teknik ini membuat klien menutup mata dengan tetap mempertahankan
posisi retina mengarah ke atas. Dengan posisi ini klien menjadi sangat
kesulitan membuka mata dan menganggap bahwa matanya tidak bisa
terbuka karena pengaruh kalimat hypnotist.

Sebenarnya dengan usaha keras mata klien bisa “sedikit” membuka
tetapi karena posisi retina tidak berada pada bagian yang terbuka maka
klien tetap melihat “kegelapan” dan merasa gagal membuka mata.

Jika di gunakan sebagai teknik tersendiri maka mintalah klien untuk
mengrahkan pandangannya pada kedua alisnya atau garis rambutnya.

Sedangkan jika digunakan sebagai teknik lanjutan maka posisi dan
prosesnya sama dengan metode Fokus Jari tetapi saat mata klien terlihat
sangat lelah katakanlah :

28

Saat ini mata anda semakin terasa lelah
Semakin berat, semakin lelah, semakin berat
Dengan tetap mempertahankan arah pandangan mata anda, anda
boleh menutup mata anda sekarang
Anda boleh menutup mata anda dengan tetap memandang ke arah
atas

(ulangi terus sampai klien menutup mata)

Sekarang putar bola mata anda ke atas
Arahkan pandangan anda pada ubun-ubun anda
Pertahankan terus posisi pandangan anda
Rasakan mata anda menjadi terasa semakin berat dan lelah
Semakin berat, terkunci rapat
Lebih berat terkunci rapat
Dengan bola mata tetap berputar ke atas anda bahkan merasa
sangat kesulitan membuka mata anda
Sekarang dengan bola mata tetap berputar ke atas silakan anda
membuka mata anda
Semakin kuat anda mencoba membuka mata maka mata anda
semakin berat dan terkunci rapat
Anda tetap mempertahankan arah pandangan anda
Dengan tetap memandang ke arah atas silakan anda coba untuk
membuka mata anda
Semakin kuat anda mencoba membuka mata maka mata anda
semakin berat dan terkunci rapat

Jika klien tidak bisa membuka matanya maka katakanlah untuk
berhenti mencoba membukanya dan lakukanlah deepening. Tetapi jika klien
bisa membuka matanya (jarang terjadi) tetaplah tenang dan katakanlah :

Bagus, anda sudah membuktikan bahwa anda dalam kesadaran penuh
dan mampu mengendalikan mata anda dengan sempurna
Sekarang kita lanjutkan lagi menuju alam relaksasi
Tutup mata anda sekarang

Tutup dan tekan lembut kedua mata klien dengan jari anda lalu
lanjutkan dengan deepening.

Tujuan kalimat ini adalah untuk memupuk kembali kepercayaan klien
terhadap kemampuan kita karena kita membuat kemampuan klien membuka
mata seolah-olah menjadi hal yang “seharusnya” terjadi.

29

SKRIP TEKNIK PANDANGAN

Skrip ini hanyalah contoh dan bisa anda kembangkan sendiri sesuai
kreativitas anda. Isilah bagian yang kosong dengan obyek yang harus di
pandang klien (mata, pendulum, jari dll). Ulangi terus skrip dibawah ini
samapi mata klien terlihat sangat lelah, berkedip, semakin menutup,
berwarna kemerahan atau bahkan mulai berair. Cara membacanya dengan
jelas, perlahan dan nada suara yang monoton. Tujuan suara monoton adalah
membuat otak sadar menjadi bosan dan lelah sehingga ada celah menuju
pikiran bawah sadar.

Pandang dan perhatikan (…)
Semakin anda memandangnya, maka seluruh tubuh anda menjadi
sangat santai, sangat kendor
Anda boleh memikirkan apapun tetapi anda tetap fokus pada (…)
Semakin anda memandangnya, anda rasakan mata anda menjadi
sngat lelah, sangat berat
Mata anda mulai terasa lelah dan berat ketika andasemakin
memperhatikan (…)
Mata anda semakin lelah, semakin berat
Perhatikan (…) dengan seluruh pandangan, pikiran dan kesadaran
anda
Semakin anda memandangnya, anda rasakan mata anda menjadi
sngat lelah, sangat berat

30

Perhatikan terus mata klien, jika mulai merasa lelah biasanya
matanya akan berkedip. Saat mata klien mulai berkedip-kedip katakanlah :

Mata anda mulai berkedip
Kedipan anda semakin bertambah seiring kelelahan pada mata anda
Semakin lama anda rasakan mata anda semakin lelah, semakin berat
Anda sangat ingin menutup mata anda
Mata anda terasa semakin berat dan semakin berkedip

Saat mata klien sudah terlihat sangat lelah, katakanlah :

Pada hitungan ke tiga anda tutup mata anda dan masuki alam tidur
yang sangat lelap
Satu, mata anda semakin lelah, semakin berat
Dua, tepat pada hitungan berikutnya anda tutup mata anda
TIGA, TIDUR SEKARANG!!

(harus tepat saat klien menutup mata)

TEKNIK VISUALISASI

Teknik visualisasi lebih digunakan untuk klien dengan gaya
komunikasi visual tetapi tidak menutup kemungkinan klien dengan gaya
komunikasi yang lain bisa menerima teknik ini dengan baik. Teknik-teknik
visualisasi membutuhkan keahlian hypnotist untuk membuat klien “melihat”
semua kalimat yang ditujukan kepada klien sejelas mungkin dengan detail
yang sangat terperinci. Ini merupakan teknik yang membutuhkan
kesabaran tetapi bisa dipakai terhadap klien dalam jumlah besar pada satu
waktu dan tempat yang sama (hypnosis massal).

Hypnotist bermain dengan ilusi dan gambaran pikiran klien, pada
umumnya semua orang suka berkhayal atau membayangkan sesuatu
sehingga teknik-teknik ini relatif berhasil dipakai kepada hampir semua
orang atau bahkan anak-anak sekalipun.

31

BALON BEBAN

Teknik Balon Beban sering dipakai dalam hypnosis panggung untuk
melihat tingkat kepekaan klien menerima induksi. Klien dengan respon yang
maksimal bisa dipilih sebagai “sukarelawan” dalam hypnosis panggung.
Secara umum, anak-anak dan remaja lebih mudah menerima induksi dengan
teknik Balon Beban karena daya imajinasi mereka relatif kuat.

Ide dari teknik ini adalah membuat pendengaran dan pikiran
(ideosensory) klien sibuk serta meinta klien melakukan respon gerakan
(ideomotorik) sehingga pikiran dan tubuh klien kelelahan dan
mempermudah akses ke pikiran bawah sadar karena kritikan sudah
diminimalkan.

Sekarang kita akan melakukan ujian kecil untuk konsentrasi anda
Semakin anda mampu mengikuti dan merasakan arahan dari saya
berarti tingkat konsentrasi anda semakin bagus
Sekarang rentangkan kedua tangan anda sejajar ke arah depan
Telapak tangan kanan teerbuka menghadap ke atas dan telapak
tangan kiri terbuka menghadap ke bawah
Nanti pada hitungan ke TIGA anda bayangkan bahwa saya
meletakkan sebuah beban yang sangat berat di tangan kanan anda
Bentuk, warna dan ukuran beban tersebut sesuai keinginan anda,
bayangkan, perhatikan dan rasakan bahwa beban tersebut benar-
benar ada di tangan kanan anda
Dan pada hitungan yang bersamaan, bayangkan tangan kiri anda
terikat oleh benang dari ratusan balon gas yang melayang tinggi di
udara
Anda mengerti?

32

(tunggu respon dari klien dan jawablah jika ada pertanyaan)

Sekarang tutup mata anda
Satu…Dua…Tiga…
Saat ini saya meletakkan beban yang sangat berat pada tangan
kanan anda
Sementara tangan kiri anda terasa semakin ringan, semakin
terangkat oleh ratusan balon gas yang melayang tinggi di udara
Semakin lama anda bisa semakin merasakan dan melihat beban
ditangan kanan anda semakin nyata dan semakin berat membebani
tangan kanan anda
Tangan anda semakin lelah, semakin lelah dan mulai bergerak turun
ke bawah
Semakin mudah untuk menurunkan tangan kanan anda dan sangat
sulit untuk mempertahankan tangan kanan anda
Tangan kanan anda terasa semakin lelah, terbebani, semakin lelah
Setiap kali tangan kanan anda bergerak turun, maka pikiran anda
menjadi jauh lebih tenang, lebih damai
Semakin tenang, semakin damai pada setiap kali tangan kanan
bergerak turun ke bawah
Saat tangan anda sudah menyentuh pangkuan anda, anda lepaskan
beban di tangan kanan anda dan lemaskan seluruh otot di tubuh
anda
Sekarang tangan kiri anda tersa semakin ringan, semakin ringan,
semakin terangkat ke atas
Lihat dan perhatikan warna balon gasnya
Berwarna-warni dan melayang semakin tinggi di angkasa
Biarkan tangan kiri anda terangkat oleh ratusan balon gas yang
mengikatnya
Biarkan terbang dan melayang ke angkasa
Setiap kali tangan anda bergerak naik maka anda niatkan untuk
membebaskan pikiran dan tubuh anda memasuki alam relaksasi yang
sangat nyaman
Semakin nyaman pada setiap bergerak naik

Sampai pada tahap ini biasanya klien sudah mulai memasuki Alpha
(gunakan trance level test) lakukan deepening dengan cara berikut :

Sekarang anda sudah sangat tenang dan santai
Saya bantu anda memasuki alam istirahat yang jauh lebih nyaman

33

Perhatikan bahwa saat ini satu-persatu ikatan di tangan kiri anda
mulai terlepas
Perlahan-lahan anda turunkan kembali tangan anda
Setiap kali tangan anda bergerak turun maka pikiran dan tubuh
anda memasuki alam relaksasi yang jauh lebih nyaman
Semakin nyaman pada setiap gerakan turun
Turunkan tangan kiri anda dengan lembut dan perlahan
Nikmatilah proses memasuki alam istirahat yang sangat nyaman
Nanti tepat ketika tangan kiri anda kembali menyentuh pangkuan
anda
Anda langsung memasuki alam tidur yang sangat lelap
Anda mulai tertidur lelap dengan tetap merespon kalimat saya

Klien merupakan individu yang berbeda satu sama lain. Begitu juga
tingkat kepekaan terhadap suatu kalimat induksi tentunya juga mempunyai
tingkat yang berbeda. Sangat mungkin hypnotist menemui respon yng
berbeda dari setiap klien yang menerima induksi ini, perbedaan respon
tersebut biasanya lebih kepada tingkat pemahaman klien terhadap
kejelasan kalimat induksi, keepatan respon alamiah, dan penggunaan gaya
komunikasi yang berbeda. Ada beberapa kemungkinan respon gerakan klien
yang anda temui dalam penggunaan teknik ini :

- Tangan kanan bergerak turun, tangan kiri terangkat
- Salah satu tangan yang merespon dan yang lain tidak bergerak
- Kedua tangan tidak bergerak

Respon maksimal klien terhadap induksi ini terlihat pada klien
dengan rentang jarak tangan yang terjauh. Jika hanya salah satu tangan
yang merespon atau sama sekali tanpa respon dari kedua tangan maka
sebaiknya perjelas kalimat induksi anda dan gunakan waktu yang cukup
untuk menunggu respon dari klien atau minta klien untuk kembali
meletakkan kedua tangannya di pangkuan lalu teruskan dengan Relaksasi
Penuh atau teknik lainnya.

TANGAN BAJA

Teknik Tangan Baja merupakan teknik yang banyak dipakai dalam
hypnosis panggung. Sebenarnya teknik ini merupakan tetknik yang mudah
sekali dipahami dengan logika sehingga kalimat induksi yang anda ucapkan

34

kepada klien harus jelas, tegas dan beruntun. Induksi yang beruntun atau
tanpa jeda dimaksudkan agar klien terlalu sibuk mendengarkan dan
mengikuti induksi tanpa ada kesempatan untuk menganalisa kejadian yang
sedang dialami.

Jika berhasil secara sempurna maka teknik ini bisa membuat tangan
klien kaku dan sangat keras sehingga klien kesulitan untuk melipat,
mengangkat maupun menurunkan kedua tangannya.

Hilangnya kemampuan klien untuk melipat, menaikkan maupun
menurunkan kedua tangannya adalah akibat dari tangan klien yang terus
menerus dikencangkan sehingga memang menyulitkan klien untuk
melakukan gerakan tersebut. Tangan manusia hanya bisa dilipat dan
digerakkan dengan leluasa saat dalam keadaan santai.

Posisinya sama dengan Balon Beban tetapi kedua tangan dikepalkan
dan dikencangkan sekuat tenaga. Bacalah skrip ini dengan nada yang keras,
jelas dan cepat. Contoh ini klien dalam keadaan mata terbuka tetapi jika
anda menginginkan klien dalam keadaan menutup mata maka anda tinggal
melakukan penyesuaian kecil dalam akhir skrip ini.

Manusia mampu mengendalikan seluruh tubuhnya sesuai kehendak
pikiran
Anda juga bisa berlatih mengendalikan bagian tubuh anda
Anda saya latih untuk mebut kedua tangan anda menjadi kaku dan
keras seperti sebatang baja
Sekarang rentangkan kedua tangan anda sejajar ke arah depan
Kepalkan kedua tangan anda membentuk tinju yang semakin keras
Niatkan untuk semakin mengencangkan kedua tangan anda pada
setiap tarikan napas anda

35

Semakin lama semakin kaku, semakin keras seperti sebatang baja
Apapun yang terjadi anda tetap membuat kedua tangan anda
semakin kaku, semakin keras seperti sebatang baja
Jika anda meniatkannya, maka kedua tangan anda bisa menjadi
sangat keras, semakin keras seperti sebatang baja
Apapun yang terjadi anda tetap membuat kedua tangan anda
semakin kaku, semakin keras seperti sebatang baja
Niatkan untuk semakin mengencangkan kedua tangan anda pada
setiap tarikan napas anda
Sekarang ini tangan anda sudah sangat kaku, sangat keras seperti
sebatang baja
Dengan tangan anda sekarang yang tetap kaku dan keras seperti
baja, anda bahkan kesulitan untuk melipat kedua tangan anda
Dengan tangan yang tetap kaku dan keras seperti baja, silakan anda
melipat kedua tangan anda
Semakin kuat anda coba melipatnya maka kedua tangan anda
semakin kaku dan keras seperti baja
Semakin keras anda mencobanya maka anda pasti sangat kesulitan
melipat kedua tangan anda yang semakin keras dan kaku seperti
baja

Perhatikan jika klien kesulitan melipat tangannya lanjutkanlah
dengan :

Dengan tangan anda sekarang yang tetap kaku dan keras seperti
baja, anda juga pasti kesulitan untuk mengangkat kedua tangan anda
Dengan tangan yang tetap kaku dan keras seperti baja, silakan anda
mengangkat kedua tangan anda
Semakin kuat anda coba mengangkat keduanya maka kedua tangan
anda semakin kaku dan keras seperti baja
Semakin keras anda mencobanya maka anda pasti sangat kesulitan
mengangkat kedua tangan anda yang semakin keras dan kaku seperti
baja

Perhatikan jika klien kesulitan mengangkat tangannya lanjutkanlah
dengan :

tangan anda sekarang yang tetap kaku dan keras seperti baja, anda
juga pasti kesulitan untuk menurunkan kedua tangan anda
Dengan tangan yang tetap kaku dan keras seperti baja, silakan anda
menurunkan kedua tangan anda

36

Semakin kuat anda coba menurunkan keduanya maka kedua tangan
anda semakin kaku dan keras seperti baja
Semakin keras anda mencobanya maka anda pasti sangat kesulitan
menurunkan kedua tangan anda yang semakin keras dan kaku seperti
baja
Sekarang berhentilah mencoba menurunkan tangan anda
Apapun yang terjadi anda tetap membuat kedua tangan anda
semakin kaku, semakin keras seperti sebatang baja
Niatkan untuk semakin mengencangkan kedua tangan anda pada
setiap tarikan napas anda
Nanti pada hitungan ketiga saya tutup mata anda dengan telapak
tangan saya
Secara bersamaan kedua tangan anda kembali menjadi normal dan
lemas tanpa tenaga
Satu, Dua, Tiga

(Tutup mata klien dengan telapak tangan anda dan katakan
“TIDURLAH”)

Lakukan deepening dengan tetap menempelkan telapak tangan anda
secara lembut di mata klien.

Jika mulai awal klien sudah bisa melipat tangannya sebaiknya minta
klien mengakhiri teknik ini. Apabila klien minta penjelasan katakanlah
bahwa klien sudah melakukan latihan ini dengan baik tetapi pada
kesempatan berikutnya klien pasti bisa memberikan respon yang lebih
maksimal untuk tetap mengencangkan kedua tangannya sampai anda
mengakhiri induksi. Tindakan ini lebih bijaksana dan meninggalkan kesan
yang baik pada diri klien.

TANGAN LENGKET

Teknik Tangan Lengket bisa digunakan dalam hypnosis massal.
Hampir sama dengan teknik Tangan Baja, teknik ini menyibukkan pikiran
dan fisik klien sehingga tidak sempat menganalisa kejadian yang sedang
dialami.

Teknik ini membuat tangan klien berada pada posisi yang memang
kurang nyaman untuk melakukan gerakan apapun.

37

Anda bisa menggunakan contoh induksi berikut.

Bayangkan saat ini kedua telapak tangan anda saya beri lem super
kuat

(bergeraklah seakan-akan anda menuang lem pada telapak tangan
klien)

Kemudian kedua tangan anda saya ikat dengan sebuah tali yang
sangat kuat

(bergeraklah seakan-akan sedang mengikat kuat tangan klien dengan
tali)

Semakin lama tali yang mengikat tangan anda menjadi semakin kuat
ikatannya
Sekarang tutup mata anda
Jika anda berusaha memisahkan kedua tangan anda maka ikatan tali
tersebut jauh lebih kuat dari anda
Saya hitung sampai tiga
Pada tiap hitungan kedua tangan anda menjadi semakin lengket dan
bersatu karena lem super dan ikatan di tangan anda
Satu, semakin lengket, erat dan menyatu
Dua, lebih lengket, erat, kuat dan menyatu
Tiga, kedua tangan anda sudah menyatu dan sangat erat
Kedua tangan anda menempel sangat kuat satu sama lain
Sekarang dengan kedua tangan yang menempel kuat satu sama lain
anda bahkan sangat kesulitan untuk memisahkan kedua tangan anda

38

Semakin keras anda mencoba memisahkannya maka ikatan tangan
anda semakin kuat dan semakin kencang dari sebelumnya
Silakan anda mencoba melepaskan tangan anda
Semakin kuat anda mencoba memisahkannya, maka kedua tangan
anda menempel semakin kuat semakin erat
Semakin kuat anda mencoba memisahkannya, maka kedua tangan
anda menempel semakin kuat semakin erat
Rahasia teknik ini adalah posisi tangan yang memang sulit serta
pengulAngan kata erat dan kuat. Tanpa sadar klien malah menuruti kata
lengket dan kuat ini pada kedua tangannya.
Kegagalan penggunaan teknik ini biasanya karena hypnotist ragu-
ragu dalam mengucapkan induksi sehingga klien punya kesempatan untuk
menganalisa keadaan tangannya.

TANGAN MAGNET
Teknik Tangan Magnet merupakan alat yang sangat ampuh untuk
menghadapi klien yang sulit sekalipun. Teknik ini menggunakan gejala
alamiah fisik maniusia dan dihubungkan dengan induksi sehingga klien
mertasa gerakan tubuhnya merupakan akibat dari kalimat dari hypnotist.

Atau pada posisi duduk, siku klien harus menempel di permukaan
meja. Jari klien semuanya menempel ke permukaan meja. Pandangan mata
klien terpusat pada ujung jari tengah tangannya

39

Bayangkan saat ini ada medan magnet tarik menarik sangat kuat
antara wajah dan telapak tangan anda
Perhatikan ujung jari tengah anda
Semakin anda memperhatikannya, perlahan-lahan jari-jari anda
semakin santai dan mulai terngkat ke arah wajah anda
Jari-jari anda menjadi semakin ringan dan bergerak naik kearah
wajah anda
Semakin anda memperhatikan ujung jari tengah anda, perlahan-
lahan kepala anda menjadi semakin berat, semakin berat, semakin
berat
Medan magnet di wajah dan tangan anda tarik menarik semakin kuat
Sekarang tekanlah siku anda kepermukaan meja dan rasakan tarikan
itu menjadi semakin kuat
Tangan anda semakin bergerak naik mendekati wajah anda
Anda mulai merasa sangat santai dan lemas
Nanti tepat saat tangan anda menyentuh wajah anda, anda tutup
mata anda dan tudurlah sangat lelap

Anda bisa meneruskan atau mengulang-ulang skrip diatas dan tepat
saat tangan klien menyentuh wajahnya katakanlah dengan sangat tegas
“TIDUR SEKARANG” lalu lanjutkan dengan :

Tidurlah sangat lelap, sangat lelap
Perlahan-lahan turunkan kembali tangan anda ke meja
Turunkan dengan sangat lembut dan perlahan
Setaiap lkali tangan anda bergerak turun, maka anda masuki alam
tidur yang semakin lelap, semakin lelap
Anda semakin terlelap setiap kali tangan anda bergerak turun ke
bawah
Tepat saat tangan anda kembali menempel permukaan meja anda
istirahatkan seluruh otot dan pikiran anda
Tidurlah angat nyenyak dengan tetap merespon kata-kata saya

Ini adalah teknik yang sangat efektif dipakai bahkan untuk klien
dengan visualisasi buruk sekalipun. Rahasia teknik ini adalah gerakan jari
manusia pada keadaan normal memang cenderung melipat ke dalam, jadi
jari-jari tersebut terangkat naik bukan karena “medan magnet” tetapi
memang kondisinya saat rileks memang pada posisi seperti itu. Sedangkan
siku tangan yang ikut terlipat sebenarnya merupakan gerakan biologis
manusia juga, siku menjadi kurang nyamam jika ditekan dalam keadaan

40

setengah terlipat sehingga menciptakan gerakan lipatan penuh untuk
menjadi lebih nyaman pada posisi ditekan.

Anda juga bisa membuktikan sendiri teori ini dengan menekan kuat
siku anda ke permukaan meja, otomatis tangan anda pasti terangkat ke
atas membentuk lipatan penuh untuk menyesuaikan posisi yang nyaman.

TEKNIK GABUNGAN

Teknik gabungan merupakan teknik yng menggunakan respon indera
klien sebanyak mungkin. Semakin sibuk tubuh dan pikiran klien maka
semakin mudah menuju trance. Dalam praktik, teknik gabungan lebih
mempunyai tingkat keberhasilan yang tinggi ketika dipakai pada klien
dengan berbagai gaya komunikasi yang berbeda.

TEKNIK TEKANAN

Letakkan kedua tangan anda di pangkuan.
Pandang dan perhatikan jari-jari anda yang sudah anda letakkan di
pangkuan anda.
Mulailah untuk menekan kedua tangan anda pada pangkuan anda ke arah
bawah dengan sangat kuat.
Jika anda bersedia, tekan saja tangan anda dengan sangat kuat, sekuat
tenaga semampu anda untuk menekan pangkuan anda.
Anda menekan kuat paha dan kaki anda ke lantai.
Tentu saja, sangat tidak mungkin untuk terrus menerus menekan lantai di
bawah anda.
Mungkin anda bisa terus menekan lantai dengan kaki anda semakin keras
dan semakin keras.
Dan ketika anda menekan lantai dengan sekuat tenaga anda, rasakan bahwa
anda telah menciptakan sejumlah tekanan besar pada jari-jari tangan dan
kaki anda.
Perhatikan bahwa tekanan yang timbul di jari-jari anda ketika anda
menekan semakin keras, semakin keras.
Tetaplah mencoba menekan dengan lebih keras, sangat keras.
Rasakan peningkatan sensitivitas pada ujung jari-jari anda.
Perhatikan, jika anda menginginkannya, anda bisa merasakan tekstur
celana anda.

41

Semakin anda menekannya, anda juga bisa mulai merasalkan hangatnya
suhu tubuh anda bagaikan muncul dari celana yang anda tekan.
Tetaplah menekan sekuat tenaga anda.
Tentu saja anda tahu bahwa lawan dari tekanan adalah relaksasi.
Jadi kapanpun anda ingin merasakan relaksasi, sangat mudah, anda mulai
melemaskan kedua tangan anda dan anda rasakan salah satu jari tangan
anda mungkin jari tangan kanan atau jari tangan kiri anda terasa lebih
ringan dari yang lainnya dan perlahan-lahan mulai terangkat ke atas.
Tentukan dan rasakan jari anda yang mulai terasa ringan dan bergerak
naik. Jari tangan pilihan anda menjadi semakin terangkat naik, semakin
ringan pada setiap tarikan napas anda.
Anda bayangkan bahwa jari yang anda pilih terikat pada puluhan balon gas
yang mengangkatnya tinggi di udara.
Rasakan pergerakan jari anda diikuti tangan yang anda pilih mulai
terangkat ke atas.
Semakin ringan, semakin terangkat terbawa balon gas yang mengikatnya ke
udara.
Setiap kali tangan anda bergerak naik maka anda rasakan relaksasi
menyebar keseluruh tubuh anda.
Semakin terangkat, semakin ringan.
Semakin terangkat, semakin ringan.
Saat tangan anda terangkat maksimal, biarkan balon-balon udara itu tetap
membuat tangan anda melayang.
Nikmati ketenangan dan relaksasi pada seluruh tubuh anda.
Sekarang perlahan-lahan anda biarkan tangan anda mulai bergerak turun.
Bayangkan bahwa satu persatu balon yang mengikat tangan anda mulai
terlepas dan perlahan-lahan anda turunkan tangan anda kembali ke
pangkuan anda. Setiap kali tangan anda bergerak turun, anda masuki alam
relaksasi yang jauh lebih dalam, jauh lebih lelap dari sebelumnya.
Semakin bergerak turun semakin santai dan masukilah alam relaksasi yang
jauh lebih dalam dan lebih lelap dari sebelumnya.
Nanti tepat saat tangan anda kembali menempel ke pangkuan anda, anda
kirimkan relaksasi ke seluruh tubuh anda dan anda masuki alam tidur yang
sangat dalam.
Tidur yang sangat dalam, sangat lelap.

42

POSTURAL SWAY TECHNIC

Berdirilah tegak dengan kedua kaki rapat satu sama lain.
Tutup mata anda dan bernapaslah dengan lembut dan dalam.
Saya hitung mundur dari 10 hingga 1.
Mungkin nanti anda merasa kehilangan keseimbangan tetapi saya ada di
belakang anda, saya pegang anda jika anda akan terjatuh.
Saya mulai hitung,
10… Bernapaslah dengan lembut dan dalam. Rasakan pada setiap tarikan
napas anda anda merasakan dorongn ringan ke belakang.
9…. Semakin santai, semakin santai. Anda rasakan tubuh anda seperti
melayang di udara. Perlahan-lahan anda mulai merasakan tubuh anda
bergerak ke depan dan ke belakang.
8…. Masuki alam relaksasi yang sangat tenang, sangat relaks. Semua otot
dan syaraf tubuh anda menjadi semakin relaks pada tiap tarikan napas
anda.
7…. Dorongan yang anda rasakan menjadi semakin kuat. Ke depan, ke
belakang. Ke depan, ke belakang. Perlahan-lahan anda mulai kehilangan
keseimbangan anda.
6…. Semakin santai, semakin tenang. Dorongan yang anda rasakan menjadi
semakin kuat dan semakin kuat pada tiap hitungan mundur. Ke depan ke
belakang. Ke depan, ke belakang. Anda semakin kehilangan keseimbangan
anda.
5…. Semakin relaks, semakin dalam.
4…. Ke depan, ke belakang. Ke depan, ke belakang.
3…. Semakin relaks, semakin hilang keseimbangan.
Pertahankan keseimbangan anda. Nanti pada hitungan terakhir anda
biarkan tubuh anda terdorong ke belakang sepenuhnya. Lemas tanpa
tenaga. Saya ada di belakang anda. Saya pasti memegang anda saat anda
terjatuh nanti.
2…. KE DEPAN, KE BELAKANG. KE DEPAN, KE BELAKANG. Tepat pada
hitungan berikutnya anda biarka tubuh anda terdorong ke belakang dan
TIDURLAH dengan sangat lelap.
SATU, TIDUR SEKARANG. Lebih lelap, lebih lelap

43

Teknik ini juga membutuhkan kejelian dan kesabaran dari hypnotist.
Kata “ke depan” dan “ke belakang” menyesuaikan gerakan tubuh klien. Beri
jeda sekitar 10 detik untuk tiap hitungan mundur, agar klien dapat lebih
merespon induksi kita ketika merasakan perubahan pada posisi tubuhnya.
Kegagalan dalam pengamatan dan penggunaan induksi bisa membuat klien
terlepas dari induksi.

Klien tidak akan menyadari bahwa memang secara normal tubuh
manusia akan cenderung tertarik kebelakang saat menarik napas dan
terdorong ke depan saat menghembuskan napas. Klien hanya dibuat agar
meyakini seolah-olah apa yang terjadi padanya adalah akibat keampuhan
kata-kata hypnotist.

TEKNIK JARUM JAM

Teknik jarum jam berfungsi untuk melelahkan mata klien dan
menghilangkan keseimbangannya secara bersamaan. Saat klien terdorong
ke belakang tanpa perlawanan maka trance lebih mudah tercapai.

Posisi klien berdiri tegak dengan kedua kaki rapat (keseimbangan
minimal). Minta klien untuk memandang gerakan jarum detik (jarum
berwarna merah) pada sebuah jam dinding yang posisinya berada lebih
tinggi dari mata klien. Berdirilah di belakang klien pegang pundak klien
sebentar untuk meyakinkan keberadaan anda.

Mulailah mengatakan :

Berdiri tegap dengan seluruh tubuh yang sangat santai
Saya ada di belakang anda, apapun yang terjadi nanti saya siap
membantu anda

44

Perhatikan gerakan jarum detik pada jam di hadapan anda
Semakin anda memandangnya, perlahan–lahan tubuh anda mulai
merasakan dorongan yang lembut ke belakang pada setiap tarikan
napas anda
Semakin lama dorongan yang anda rasakan menjadi semakin kuat,
semakin kuat
Biarkan tubuh anda menerima dorongan tersebut apa adanya dan
anda semakin terdorong ke belakang
Setiap tarikan napas anda membuat dorongan ke belakang yang anda
rasakan semakin kuat
Anda semakin kehilangan keseimbangan anda

Ulangi terus induksi diatas sambil memerhatikan gerakan tubuh
klien, biasanya tubuh klien mulai bergerak ke belakang setiap kali menarik
napas dan bergerak kembali ke depan saat membuang napas. Untuk lebih
membuat klien meyakini induksi anda maka setiap kali klien membuang
napas (terdorong ke depan) katakanlah “Ke belakang”.

Kata “ke belakang” digunakan karena setelah membuang napas
tentunya klien akan menarik napas yang menyebabkan tubuhnya sedikit
terdorong ke belakang. Saat induksi anda mendahului gerakan klien maka
klien merasa yang doirongan ke belakang yang terjadi pada dirinya
disebabkan oleh kalimat anda.

Ulangi terus kata “ke belakang” sampai klien terlihat semakin
kehilangan keseimbangan. Saat klien sudah terlihat sulit mempertahankan
posis tubuhnya, lanjutkanlah dengan :

Nanti tepat ketika jarum detik mencapai angka 12, anda tutup mata
anda dan biarkan tubuh anda jatuh terdorong ke belakang
Saya ada di belakang anda

Saat jarum mencapai angka 12 biasanya klien terdorong ke
belakang, jika ini terjadi segeralah tangkap tubuh klien dan kembalikan
pada posisi berdiri tegak. Katakanlah :

TIDUR SEKARANG
Tidur lebih lelap, lebih nyenyak
Kaki anda menopang tubuh anda dengan sangat kuat, anda bahkan
mampu tertidur pulas sambil berdiri tegak
Tidur lebih lelap, lebih nyenyak

45

Kaki anda menopang tubuh anda dengan sangat kuat, anda bahkan
mampu tertidur pulas sambil berdiri tegak
Teruskan proses ini dengan deepening Jika klien sudah mulai mampu
menjaga keseimbangan anda lepaskan tangan anda perlahan-lahan.
Jika klien menggunakan salah satu kakinya untuk menopang
tubuhnya saat terjatuh berarti masih ada kekhawatiran pada diri klien.
Ulangi terus latihan ini sampai klien jatuh dalam trance atau anda boleh
menggunakan teknik lain terhadap klien.

TEKNIK KEJUTAN
Pernahkah anda membayangkan mempunyai sebuah teknik yang
mampu membuat klien mencapai trance dalam hitungan detik? Jika belum
maka teknik ini adalah jawabannya. Ini adalah teknik paling cepat, mudah
dan efektif sepanjang pengalaman saya pribadi.

Hindari menggunakan teknik ini jika anda belum merasa cukup berani
menggunakannya karena keberhasilan teknik ini ada pada ketegasan suara
dan keyakinan diri yang tinggi.

Posisi klien berdiri tegak kedua kaki rapat. Hypnotist berdiri tepat
dihadapan klien (lihat gambar). Tangan kanan hypnotist menjabat tangan
kanan klien dan menggoyangkannya santai ke kanan dan kiri terus menerus.
Tangan kiri hypnotist menyangga leher belakang klien dengan posisi agak
menekan. Klien dan hypnotist saling beradu pandang, hypnotist memandang
titik pangkal hidung klien.

46


Click to View FlipBook Version
Previous Book
Kamus Populer Keuangan dan Ekonomi Syariah
Next Book
Misteri Bulan dan UFO