The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Langkah Mudah 140 Efek Dengan Adobe Photoshop CS2+cd

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Perpus Kota Semarang, 2018-10-30 08:58:32

Langkah Mudah 140 Efek Dengan Adobe Photoshop CS2+cd

Langkah Mudah 140 Efek Dengan Adobe Photoshop CS2+cd

e ffin

Adobe
\ il tl
tltl1 lr l, -

".a .1.- l, [\--

r.\--,t

Langkah Mudah

efek

dengan

Adobe
Photoshop CS2

lsmadi

Penerbit ANDI Yogyakarta

Langkah Mudah 140 Efek dengan Adobe Photoshop CS2
Oleh: lsmadi

Hak Cipta (f) 2006 pada Penulis

Editor : Renati Winong Rosari

Setting : Alexius Yulianto

Desain Cover: Yossy SP.

Korektor : Suci Nurasih!Aktor Sadewa

Hak Cipta dilindungi undang-undang.
Dilarang memperbanyak atau memindahkan sehagian atau seluruh isi buku
ini da/am bellluk apapun, baik secara elektronis maup1111 mekanis, termasuk
menifotocopy, merekam atau dengan sistem penyimpanan lainnya, tanpa izin
tertulis dari Penulis.

Penerbit:
C. V AND/ OFFSET (Penerbit AND/)
Jl. Beo 38-40, Telp. (0274) 561881 (Hunting). Fax. (0274) 588282
Yogyakarta 55281

Percetakan:
AND/ OFFSET
J/. Beo 38-40, Telp. (0274) 561881 (Hunting), Fax. (0274) 588282
Yogyakarta 55281

Perpustakaan Nasional: Katalog dalam Terbitan

lsmadi

Langkah Mudah 140 Efek dengan Adobe Photoshop cs:: /

lsmadi; - Ed. I. - Yogyakarta: AND/,
09-08-07-

xii + 148 him.; 14 x 21 Cm.
10 9 8 7 6 5 4 3

ISBN: 979-763- 399 - 3
I. Judul
I. Photoshop CS2/Computer

DDC'21 : 006.69

PENGANTAR

·Langkah Mudah 140 Efek dengan PhotoShop CS2 (kompatibel
dengan versi CS dan 7.0) merupakan penjabaran secara
kuantitatif atas kemungkinan-kemungkinan pembuatan efek
yang dapat dilakukan dengan program aplikasi Adobe
PhotoShop CS2. Efek di sini diartikan secara luas, artinya
sebagai bentuk hasil manipulasi objek, manipulasi warna, atau
pengolahan objek dan warna melalui fasilitas yang tersedia di
dalam program Adobe PhotoShop CS2. Fasilitas tersebut dapat
berupa Menu Layer, Menu Filter, Menu Adjustments, Menu
Selection, dan penggunaan beberapa Tool yang tersedia.

Jumlah 140 adalah suatu pilihan. Masih sangat mungkin
terdapat lebih banyak tool untuk membuat efek dengan Adobe
PhotoShop CS2. Hal itu dikarenakan manipulasi atau
pengolahan objek gambar maupun pengolahan warna dengan
Adobe PhotoShop CS2 tergantung pada kemampuan program
aplikasi ini. Ide kreatif dari si pengguna program juga sangat
menentukan seberapa banyak efek yang dapat dihasilkan.
Dalam hal seperti itu akan muncul perbedaan-perbedaan
dalam rangka mengolah suatu gambar untuk diwujudkan
menjadi karya grafis tertentu atau berefek tertentu.
lbaratnya, tujuannya sama tetapi cara dan langkahnya bisa
berbeda-beda. Sebaliknya, munculnya kesamaan antara satu
dengan yang lain merupakan sesuatu yang mungkin terjadi
·dalam rangka membuat efek dengan program aplikasi Adobe
PhotoShop CS2 sehingga bukan mustahil apabila beberapa efek
di dalam buku ini memiliki karakteristik pengolahan yang mirip
dengan efek-efek yang ada di buku sejenis.

Selain dengan Adobe Photoshop versi CS2, langkah-langkah
pembuatan efek di sini juga dapat dijalankan di versi CS
maupun versi 7.0. Hal tersebut tentu saja menunjuk pada
efek-efek yang memungkinkan untuk dapat dijalankan dengan

IV 140 EFEK DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS2

versi CS dan versi 7.0, mengingat bahwa dalam beberapa filter
.versi ini belum selengkap yang dimiliki versi CS.

Buku ini pertama-tama akan membahas secara singkat fasilitas
dasar program PhotoShop yang berkaitan dengan pembuatan
efek. Selanjutnya, ditampilkan langkah-langkah dalam
pembuatan efek. Penyajian dalam bahasan pembuatan efek
merupakan panduan terperinci tahap demi tahap dengan
harapan agar mudah dipahami oleh pembaca. Selain itu,
gambar yang disajikan pada buku ini sengaja hanya dipilih satu
untuk bermacam-macam efek supaya nuansa efek yang
ditimbulkan dapat dibandingkan satu dengan yang lainnya
secara mudah.

Sistem operasi yang digunakan untuk kepentingan panduan
buku ini adalah Windows.

BAGAIMANA MENGGUNAKAN BUKU INI?

Berdasarkan anggapan penulis, buku ini menyajikan tulisan
yang ditujukan kepada semua segmen pembaca, khususnya
pengguna program aplikasi grafis yang sering bermain efek
dengan program Adobe PhotoShop.

Bagi pembaca yang terbiasa menjalankan program aplikasi
PhotoShop, pada satu sisi buku ini dapat dikatakan seb.agai
pengulangan atau pembahasaan ulang dari beberapa
pengalaman praktis ke sebuah format buku. Namun di sisi lain,
buku ini dapat juga dikatakan sebagai alternatif pilihan untuk
membuat efek dengan PhotoShop. Pembaca dapat memilih
bahasan-bahasan tertentu tanpa harus melakukannya tahap
demi tahap.

Bagi pembaca yang belum terbiasa menjalankan program
aplikasi PhotoShop atau masih dalam tahap pemula, langkah-
langkah panduan pembuatan efek yang ada dalam buku ini
bisa berfungsi tidak hanya sebagai panduan praktis semata,
tetapi juga sebagai tahap pengenalan fasilitas dasar dan cara
bekerja dengan program aplikasi PhotoShop. Dengan kata lain,
pembaca dipandu untuk membuat efek dengan PhotoShop

PENGANTAR v

sekaligus juga dipandu untuk memahami fasilitas dasar dan
perintah program aplikasi PhotoShop. Oleh karena itu,
pemahaman secara tahap demi tahap merupakan sebuah
pengetahuan mengenai cara menjalankan program PhotoShop.

Mengingat Adobe Photoshop versi CS2 tidak begitu jauh
meninggalkan versi sebelumnya, khususnya versi CS, maka
beberapa bahasan buku ini juga kompatibel untuk dijalankan
di PhotoShop CS, begitu juga di versi PhotoShop 7.0 (untuk
efek-efek yang masih relevan). Pada akhirnya buku ini bisa
menjadi sebuah bahasan yang fleksibel.

VI 140 EFEK DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS2

DAFTARISI

PENGANTAR-- III
DAFTAR lSI -- VII
PENDAHULUAN --1

Kebaruan dari Adobe Photoshop CS2 ·· 1
Area Kerja Adobe Photoshop CS2 -- 3
Tool Box (Kotak Alat) -- 4

EFEK DENGAN:MENUFIL1ER -- 9

1. Extract -- 11

FILTER GALLERY-- 14

2. Liquify -- 15
3. Pattern Maker -- 18
4. Vanishing Point -- 19

FILTER ARTISTIC-- 22
5. Colored Pencil -- 22
6. Cutout·· 23
7. Drybrush -- 23
8. Film Grain -- 24

9. Fresco -- 24
10. Neon Glow -- 25
11 . Paint Daubs -- 25
12. Palette Knife -- 26
13. Plastic Wrap -- 26
14. Poster Edges-- 27
15. Rough Pastels -- 27

viii 140 EFEK DENGAN 1\JOBE PHOTOSHOP CS2

16. Smudge Stick -- 28
17. Sponge -- 28
18. Underpainting -- 29
19. Watercolor-- 29

BLUR-- 30

20. Average -- 30
21. Blur dan Blur More-- 30
22. Box Blur -- 31
23. Gaussian Blur -- 32
24. Lens Blur -- 32
25. Motion Blur-- 33
26. Radial blur -- 34
27. Shape Blur -- 35
28. Smart Blur -- 35
29. Surface Blur -- 36

BRUSH STROKE-- 37

30. Accented Edges-- 37
31. Angled Stroke -- 38
32. Crosshatch -- 39
33. Dark Stroke -- 40
34. Ink Outline -- 40
35. Spatter-- 41
36. Spray Stroke -- 41
37. Sumi-e -- 42

DISTORT-- 43

38. Diffuse Glow -- 43
39. Displace -- 43
40. Glass -- 45
41. Lens Correction -- 46
42. Ocean Ripple -- 48
43. Pinch -- 48
44. Polar Coordinates -- 49
45. Ripple -- 49
46. Shear-- 49
47. Spherize -- 50
48. Twirl -- 51

DAFTAR lSI lX

49. Wave-- 51
50. Zigzag -- 52

NOISE-- 52

51. Add Noise -- 52
52. Despeckle -- 53
53. Dust and Scratches -- 54
54. Median -- 54
55. Reduce Noise -- 54

PIXELATE -- 55

56. Color Halftone -- 55
57. Crystallize -- 57
58. Facet -- 57
59. Fragment-- 58
60. Mezzotint -- 58
61. Mosaic -- 58
62. Pointillize -- 59

RENDER-- 59

63. Clouds -- 59
64. Diference Clouds -- 60
65. Fiber -- 61
66. Lens Flare -- 61
67. Lighting Effect-- 62

SHARPEN-- 63

68. Sharpen -- 64
69. Sharpen Edges -- 64
70. Sharpen More -- 64
71. Smart Sharpen -- 65
72. Unsharpen Mask -- 65

SKETQ-I -- 66

73. Bas Relief-- 66
74. Chalk f:t Charcoal -- 66
75. Charcoal -- 67
76. Crome -- 67
77. Conte Crayon -- 68

X 140 EFEK DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS2

78. Graphic Pen -- 69
79. Halftone Pattern -- 69
80. Note Paper -- 70
81. Photocopy -- 70
82. Plaster -- 71
83. Reticulation -- 71
84. Stamp -- 71
85. Torn Edges -- 72
86. Water Paper -- 72

STYLIZE -- 73

87. Diffuse -- 73
88. Emboss -- 74
89. Extrude-- 74
90. Find Edges -- 75
91. Glowing Edges -- 76
92. Solarize -- 76
93. Tiles -- 77
94. Trace Contour -- 77
95. Wind -- 78

TEXTIJRE -- 78

96. Craquelure -- 79
97. Grain -- 79
98. Mosaic Tile -- 80
99. Patchwork -- 80
100. Stained Glass -- 80
101. Texturizer -- 81

VIDEO-- 81

102. De-Interlace-- 81
103. NTSC -- 82

OrnER-- 82

104. Custom -- 82
105. High Pass, Maximum dan minimum -- 83
106. Offset-- 84
107. Efek pada Teks --86

DAFTAR lSI XI

EFEKDENGANMENULAYER-- 89

108. Drop Shadow -- 90
109. Inner Shadow-- 94
110. Outer Glow -- 96
111. Inner Glow -- 98
112. Bevel dan Emboss -- 100
113. Satin-- 102
114. Color Overlay, Gradient Overlay dan

Pattern Overlay -- 103
115. Stroke -- 106

EFEKDENGAN MANIPULASI WARNA-- 109

116. Desaturate -- 109
117.1nvert -- 110
118. Equalize -- 111
119. Threshold-- 112
120. Posterize -- 113
121.GradientMap --114
122. Color Balance-- 117
123. Channel Mixer -- 118
124. Brightness/Contrast-- 121
125. Warna Monotone dan Duotone -- 122

EFEKDENGAN IDE KREATIF -- U7

126. Efek Bingkai Kertas Robek -- 127
127. Efek Kertas Terbakar -- 128
128. Efek Gradient -- 129
129. Efek Kabut Pelangi -- 130
130. Efek Riak Air-- 131
131. Efek Pattern Garis -- 133
132. Efek Paintbrush -- 134
133. Efek Pembiasan -- 136
134. Lukisan Cat Minyak -- 137
135. Lukisan Canvas -- 138
136. Lukisan Pastel -- 139
137. Efek Photography-- 140
138. Lukisan Sapuan Kuas -- 141
139. Lukisan Tracing -- 143

XII 140 EFEK DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS2

140. Satu Gambar Multiwarna - 144

LAMPIRAN -- 147

PENDAHULUAN

KEBARUAN DARI ADoBE PHOTOSHOP

CS2

Program Adobe PhotoShop CS2 merupakan program aplikasi
gratis yang berbasis bitmap atau gambar toto, yang
membedakannya dari program aplikasi gratis yang berbasis
vektor atau gambar garis dan kurva.

Pada versi CS2, tampilan layar monitor yang memungkinkan
adalah dengan setting monitor 1024 x 768 atau lebih. Apabila
seting monitor diambil lebih rendah, maka beberapa kotak
dialog akan tampil tidak utuh atau sebagian tersembunyi
dalam layar monitor. Rekomendasi yang disarankan untuk
kemampuan komputer yang mendukung program ini adalah
operasi Windows 2000 atau Windows XP. Besar minimal RAM
adalah 384 MB dengan prosesor setara Intel Pentium Ill atau
IV.

Perbedaan mendasar dari Adobe Photoshop versi CS2 dengan
versi sebelumnya, terutama versi CS, sebenarnya tidaklah
terlalu drastis. Perbedaan yang ada merupakan
penyempurnaan dan pengembangan lebih lanjut. Fungsi
program aplikasi tersebut tidak hanya bertumpu sebagai
program untuk kepentingan dunia cetak-mencetak semata
melainkan sudah lebih menjangkau tungsi dalam hal editing
totograti maupun editing video dan animasi. Dengan demikian,
tidak hanya para desainer gratis saja yang dimanja oleh versi
CS2 ini, melainkan juga para totograter, dan para protesional
di bidang web dan video.

Fasilitas-tasilitas baru sebagai tambahan dari tasilitas-tasilitas
sebelumnya secara mudah dapat ditemukan melalui menu-
menunya yang baru. Fasilitas-tasilitas baru tersebut dapat
diaktitkan melalui setting tampilan window dari Adobe

2 140 EFEK DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS2

Photoshop CS2. Cara menampilkannya adalah dengan memilih
menu Window - Workspace - What's New in CS2. Pilihan area
·kerja tersebut memungkinkan dimunculkannya beberapa
fasilitas menu yang baru, seperti contoh gambar di bawah.
Perhatikan blok-blok berwarna gelap (Adjustments, Pixel
Aspect Ratio, Variables, Apply Data Set, dan 32 Bits/Channel)
yang menandakan adanya fasilitas baru di dalamnya. Pada
gambar di bawah, fasilitas menu 32 Bits/Channel merupakan
fasilitas baru yang berada·di bawah sub-Menu Mode.

Duplicate ••• Indexed Color ...
Apply Image.. . _, RGB Color
Calculations.. .
CMYK Color

Image Size... Alt+Ctri+I Lab Color

Canvas Size... Alt+CtrHC Mu~ichamel .

jif\il~:~~ · •:., aBits/Channel

Rotate Canvas • • 16 Bits/Channel

.Selain dapat diketahui beberapa fasilitas baru di bawah sub
Menu, ada hal yang perlu dicermati dalam beberapa kotak
dialog. Beberapa tampilan dan karakteristik baru dapat
ditemukan pada versi CS2, misalnya tampilan galeri efek pada
menu filter. Pada galeri efek, versi CS2 tidak jauh berbeda
dengan versi CS meskipun sangat berlainan karakteristiknya
bila dibandingkan dengan versi 7.0 dan sebelumnya.
Kenyataan tersebut jelas memudahkan pengguna program
Adobe Photoshop CS2 untuk mewujudkan ide-ide kreatifnya.
Filter-filter baru seperti, Vanishing Point, Box Blur, Shape
Blur, Surface Blur, Lens Correction, Reduce Noise, dan Smart
Sharpen juga melengkapi hal baru yang terdapat pada Adobe
Photoshop CS2.

PENDAHULUAN

Pada Tool Box, ada fasilitas Spot Healing Brush dan Red Eye
Correction. Hanya dengan sekali tekan (one click), kedua tool
tersebut akan bekarja secara optimal. Selanjutnya, pada
tampilan option bar terdapat tampilan ikon Go to Bridge,
yaitu browser untuk menampitkan file yang ingin dicari
sehingga pengguna Adobe Photshop CS2 dapat secara efisien
mencari sekaligus menampilkan dan mengatur file-file yang
akan dimanfaatkan.

AREA KERJAADOBE PHOTOSHOP CS2

Program PhotoShop . memiliki area kerja yang sederhana,
tetapi mampu memfasilitasi ide-ide kreatif bagi penggunanya.
Secara mendasar, area kerja program Adobe PhotoShop CS2
memiliki beberapa bagian, yaitu Menu Bar, Option Bar, Status
Bar, Tool Box, Palette, dan Active Image Area atau area
gambar yang sedang aktif, seperti tampak pada gambar
berikut.

1
2

3 .4___

5

6

TOOLBOX STATUS BAR PALETTE

4 140 EFEK DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS2

TOOL Box(KOTAKALAT)

Hal yang perlu diperhatikan pada tool box adalah terdapatnya
simbol segitiga di bagian bawah pada beberapa tool. Simbol
segitiga tersebut menandakan bahwa alat pada bagian itu
memiliki beberapa varian bentuk atau fungsi. Untuk
mengetahui detail isi masing-masing alat, drag simbol segitiga
yang ada di bawahnya.

Tool box dapat dikelompokkan menjadi beberapa bagian,
yaitu:

1. Bagian untuk seleksi meliputi:

>- Alat seleksi berbentuk segiempat (Rectangular

Marquee)

>- Alat seleksi berbentuk elips (Elliptical Marquee)
>- Alat seleksi berbentuk kolom tunggal (Single Colomn

Marquee)

>- Alat untuk memindah (Move)
>- Alat seleksi berbentuk jerat tali (Lasso)
> Alat seleksi berbentuk jerat poligon (Polygonal Lasso)
>- Alat seleksi berbentuk jerat magnetik (Magnetik

Lasso)

>- Alat seleksi berbentuk tongkat sulap (Magic Wand)

2. Bagian untuk memotong atau mengiris meliputi:

> Alat untuk croping (Crop)
>- Alat untuk mengiris (Slice)
>- Alat seleksi irisan (Slice Select)

3. Bagian untuk memperbaiki gambar meliputi:

>- Kuas untuk membersihkan noda atau gambar berkabut

(Spot Healing Brush)

>- Kuas untuk membersihkan gambar berkabut (Healing

Brush)

>- Alat untuk menambal atau memotong (Patch)

PENDAHULUAN 5

~ Alat untuk membersihkan efek mata merah (Red Eye)
~ Alat berbentuk stempel untuk menduplikasi (Clone

Stamp)
~ Alat berbentuk stempel untuk membuat pola atau

patern (Pattern Stamp)
~ Alat penghapus (Eraser)

~ Alat penghapus latarbelakang (Background Eraser)
~ Alat penghapus berbentuk sulap untuk menghapus

warna- warna solid (Magic Eraser)
~ Alat untuk membuat gambar menjadi kabur (Blur)
~ Alat untuk membuat gambar lebih tajam (Sharpen)
~ Alat untuk menggosok-gosok gambar sehingga memiliki

efek berkabut (Smudge)

~ Alat untuk memberi kesan bernuansa lebih cerah
(Dodge)

~ Alat untuk memberi kesan bernuansa lebih gelap
(Burn)

~ Alat untuk memberi kesan lebih kontras (Sponge)

4. Bagian untuk mengecat atau mengulas meliputi:

~ Alat berupa kuas (Brush)

~ Alat berupa pensil (Pencil)

~ Alat untuk mengganti warna atau menempatkan warna
(Color Replacement)

~ Alat berupa kuas untuk menampilkan kembali sebuah
gambar sebelum diberi efek (History Brush).

~ Alat berupa kuas yang memiliki fungsi sama dengan
History Brush, tetapi hasil yang ditampilkan lebih
artistic (Art History Brush).

~ Alat untuk membuat gradasi atau tingkatan warna
(Gradient)

~ Alat untuk membuat tumpahan warna (Paint Bucket)

6 140 EFEK DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS2

5. Bagian untuk menggambar atau untuk membuat teks
meliputi:
~ Alat untuk membuat garis seleksi (Path Selection)
~ Alat untuk membuat seleksi secara langsung (Direct
Selection)
~ Alat berupa pena (Pen)
~ Alat berupa pena untuk membuat goresan bebas
(Freeform Pen)
~ Alat untuk menambah titik edit pada garis path (Add
Ancho Point)
~ Alat untuk mengurangi atau menghapus titik edit pada
garis path (Delete Anchor Point)
~ Alat untuk mengubah garis path (Convert Anchor
Point)
~ Alat untuk membuat teks dengan posisi horizontal
(Horizontal Type)
~ Alat untuk membuat teks dengan posisi vertical
(Vertical Type)
~ Alat untuk membuat teks berbentuk mask (batas area
seleksi)
dengan posisi horizontal (Horizontal Type Mask)

);:> - Alat untuk membuat teks berbentuk mask dengan
posisi vertikal Vertical Type Mask)

~ Alat untuk membuat gambar berbentuk kotak
(Rectangle)

~ Alat untuk membuat gambar berbentuk kotak bersudut
lengkung (Rounded Rectangle)

~ Alat untuk membuat gambar berbentuk elips (Ellipse)
~ Alat untuk membuat gambar poligon (Polygon)

~ Alat untuk membuat garis (Line)
~ Alat untuk membuat gambar dengan beragam bentuk

sesuai daftar acuan bentuk (Custom Shape)

PENDAHULUAN 7

6. Bagian yang berkaitan dengan catatan atau keterangan,
ukuran dan navigasi sebuah gam bar, meliputi:

? Alat untuk memberi catatan pada sebuah gambar
(Notes)

? Alat untuk memberi catatan keterangan berupa suara
(AudioAnnotation)

? Alat untuk menunjuk warna tertentu pada sebuah
gambar sehingga menjadi warna latar depan atau
foreground (Eyedropper).

? Alat untuk mengambil sampel warna pada sebuah
gambar Color Sampler)

? Alat untuk mengukur bidang atau objek sebuah
gambar Measure).

? Alat untuk navigasi atau menggerak-gerakkan tampilan
gambar bila sebuah gambar tidak dapat ditampilkan
secara utuh pada layar monitor (Hand).

? Alat untuk memperbesar tampilan sebuah gambar
(Zoom).

Pengenalan sekilas tentang program Adobe Photoshop CS2 di
atas dapat dijadikan minimal sebagai tahap untuk melangkah
ke tahap pembuatan efek dengan program ini.

8 140 EFEK DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS2

EFEKDENGAN MENU FILTER

Pembuatan efek dengan memanfaatkan fasilitas menu filter
pada dasarnya sangat mudah dilakukan. Namun, jika dipelajari
lebih dalam lagi, tanpa dibarengi dengan ide-ide kreatif,
kemudahan dalam memanfaatkan fasilitas tersebut dapat
melewatkan kekayaan pengetahuan dalam penciptaan efek-
efek yang lebih kreatif. Dengan kata lain, karena terlalu
mudah digunakan, sedangkan kebutuhan tidak memaksakan
untuk menciptakan efek-efek yang lebih kreatif, fasilitas menu
filter seakan-akan sudah mencukupi seperti apa adanya.
Dengan memerhatikan gambar seperti di bawah ini, menu
filter yang terdapat di dalam program PhotoShop dapat
dibedakan dalam tiga bagian, yakni bagian 1 (bagian paling
atas), bagian 2 (bagian tengah), dan bagian 3 (bagian paling
bawah).

BAGIAN 1

BAGIAN 3

10 140 EFEK DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS2

Bagian pertama terdiri dari beberapa fasilitas bawaan program
PhotoShop yang mendukung dalam pembuatan efek berbasis
filter. Fasilitas tersebut biasanya merupakan fasilitas-fasilitas
baru. Untuk itu, versi satu dengan versi yang lain atau versi
terdahulu dengan versi terbaru belum tentu menyediakan
fasilitas yang sama. Bagian kedua adalah filter utama atau
filter dasar bawaan program PhotoShop yang memiliki
konsistensi antara versi terdahulu dengan versi terbaru.
Perbedaan biasanya muncul sebagai penyempurnaan dari versi
yang terdahulu. Bagian ketiga merupakan filter tambahan. Ada
fasilitas yang biasanya terdapat pada bagian ketiga ini, yaitu
Digimac. Filter digimac merupakan filter yang sudah ada tanpa
harus menginstalnya lagi sebagai filter tambahan. Dari
·keterangan itu jelaslah bahwa penambahan filter efek
dilakukan ke dalam program PhotoShop. Kemunculannya
sebagai filter akan tampil di bagian ketiga.

Pada bahasan pembuatan efek dengan menu filter, panduan
akan difokuskan pada filter utama atau filter dasar bawaan
program PhotoShop, yaitu filter bagian pertama dan kedua.
Langkah tersebut ditempuh dengan anggapan bahwa
pemahaman terhadap filter dasar akan berpengaruh terhadap
pemahaman filter tambahan. Artinya, adanya filter tambahan
disebabkan penguasaan terhadap penggunaan filter dasar
sudah mencukupi sehingga diperlukan adanya filter tambahan.
Alasan itu juga menguatkan untuk memahami terlebih dahulu
filter-filter dasar dari program PhotoShop.

Sebelum membuat efek dengan fasilitas menu filter, perlu
diperhatikan hal-hal sebagai berikut:

1. Gunakan mode image RGB atau 8 Bits/Channel untuk
setiap pembuatan efek dengan menu filter karena tidak
setiap mode image dapat diberi efek dengan fasilitas
menu filter. Mode RGB atau 8 Bits/Channel merupakan
mode image yang paling kompatibel dibandingkan dengan
mode yang lain (CMYK, Grayscale, dan Black and White)
dalam pembuatan efek dengan menu filter.

·2. Pembuatan image dengan ukuran besar akan memakan
memori dan waktu yang lama jika kemampuan komputer

EFEK DENGAN MENU FILTER 11

tidak mencukupi. Oleh karena itu, sebagai uji coba,
gunakan image atau file dengan ukuran yang lebih kecil.

3. Tidak semua filter memiliki fasilitas kotak dialog. Hanya
filter yang nama filternya diikuti tanda titik-titik di
belakangnya (...) yang memiliki fasilitas kotak dialog.
Kotak dialog ini memungkinkan pengguna program dapat
menentukan atau memilih bentuk-bentuk secara bebas
sehingga dari sini kreativitas dapat dikembangkan.

1. EXTRACT

Filter extract merupakan filter yang dapat dikatakan baru
dalam program PhotoShop. Hal itu disebabkan karena pada
versi awal atau versi sebelum versi CS, fasilitas filter itu
belum ada. Filter extract pada dasarnya berfungsi
memisahkan gambar sebagai latar depan (foreground) dengan
gambar sebagai latar belakang (background). Fungsi tersebut
berguna untuk membuat croping atau potongan secara halus,
tetapi dapat dikerjakan dengan lebih mudah dan lebih cepat.

Selain berfungsi untuk croping, filter extract juga dapat
digunakan untuk membuat efek pengaburan gambar. Hasil
pengaburan akan membentuk satu gambar yang bernuansa
warna tone.

Langkah membuat efek extract adalah:

1. Buka file foto atau bitmap yang tersedia.

2. Pilih Menu Filter - Extract hingga tampil kotak dialog
seperti di bawah ini.

12 140 EFEK DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS2

3. Tentukan Tool Option di sebelah kanan; ukuran Brush,
warna Highlight, dan warna Fill sesuai bidang gambar.
Pastikan pada pilihan Smart Higlighting. Gunakan Edge
Highlighter Tool (tool aktif paling atas yang terdapat di
sebelah kiri atas) untuk membuat batas antara bagian
gambar yang akan di-croping dengan bagian gambar yang
akan dihilangkan. Pada contoh, garis batas dibuat dengan
mengikuti alur tepi luar gambar buah.

4. Pilih Fill Tool di sebelah kiri atas baris kedua, lalu
timpakan ke bagian gambar yang akan di-croping. Tekan
Preview di sebelah kanan untuk melihat hasil sementara.

EFEK DENGAN MENU FILTER 13

5. Tekan OK bila sudah sesuai keinginan atau Ctrl + Z bila
ingin diedit ulang.

6. Pilih Menu Layer- Flatten Image.

7. Pilih tool Magic Wand Tool, kemudian tekan pada bagian
kosong.

8. Pilih tool Paint Bucket Toot, pastikan bahwa telah dipilih
warna background yang akan dipakai, kemudian timpakan
ke bagian kosong sehingga warna yang diinginkan dapat
terli hat hasilnya.

9. Pilih Menu Select - Deselect sehingga hasilnya tampak
seperti gambar di bawah.

Untuk mendapatkan gambar bernuansa warna tone:

1. Ulangi perintah nomor 1 sampai dengan nomor 4 di atas.
2. Pastikan bahwa seluruh gambar buah tertutup oleh sapuan

Edge Hightlighter.

14 140 EFEK DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS2

3. Pilih Extraction yang terletak di sebelah kanan bawah
pada pilihan Smooth Channel dengan point sesuai
keinginan.

4. Aktifkan Force Foreground dengan cara memberi tanda
ikon pada kotak dialog.

5. Gunakan Eyedropper Tool untuk memberi warna pada
bidang gambar. Langkahnya adalah dengan cara memutar-
mutarkan Eyedropper Tool ke bidang gambar yang diberi
sapuan Highlighter. Langkah memutar-mutarkan Eyedrop-
per Tool pada bidang gambar adalah untuk mendapatkan
warna yang ada pada gambar. Setelah mendapatkan warna
sesuai keinginan, warna tersebut akan tampil pada kotak
color di bawah Force Foreground.

6. Tekan Preview, kemudian OK bila sudah pasti.

7. Pilih Menu Layer - Flatten Image, hasil akhir dapat dibe-
dakan antara gambar awal dengan gambar bernuansa
warna tone.

FILTER GALLERY

Filter Gallery merupakan fasilitas filter yang memungkinkan
sebagian besar filter dapat tampil menjadi satu keutuhan
dialog box. Fasilitas ini pada dasarnya lebih memudahkan
pengguna Photoshop CS2 dalam memanfaatkan fasilitas filter
terutama filter-filter yang terangkum pada galeri ini karena
terdapat beberapa filter yang secara individu tampil sebagai
kotak dialog yang mandiri.

Pemanfaatan filter gallery bisa dikatakan merupakan pilihan.
Artinya, pemilihan filter ini memungkinkan kotak dialog yang
muncul senantiasa utuh dalam kesatuan dengan filter-filter
yang lain. Hal demikian mengakibatkan tampilan kotak dialog
menjadi besar.

EFEK DENGAN MENU FILTER 15

~· c~·,...-.-J l:t

~Hill Paper"~ ;2S~~
··{:······
PmtDNn Poiobl(ofo ~liMp

lmB!B
Posi«E<itos ~p~ SmudQeStlck

--~--·­lorII."Si . . ~
5plovo ~...

2. LIQUIFY

Kemudahan yang dapat diperoleh dengan adanya filter liquify
adalah membentuk distorsi pada gambar atau foto secara
manual dengan lebih variatif. Selain memungkinkan
tersedianya fasilitas distorsi, Uquify juga sekaligus
menyediakan fasilitas rekonstruksi terhadap objek yang baru
saja di-distorsi.

Langkah-langkah membuat efek liquify adalah:

1. Buka file foto atau bitmap yang tersedia.

2. Pilih Menu Filter - Liquify hingga tampil kotak dialog
seperti di bawah ini.

16 140 EFEK DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS2

Btusfls.:i!"~..-.·_·_~­
Bruih DerJsty: \~~-~.:~:1!.

llnBh"'-tn:("iOO·····-~

Bri.KhRate:f_:;::--·-"···.

ttr!MlriJtter!(~.~---·

Reo:onstru:tModel ~~( ..

f.'.,.oo-•tr·JI:S:Gp:k"" • rt.'

~: ~~~::::::. . . ~

10· C· ~· D· m.

c..~-~--~ -,.,.e;.-Ai·-·1 r-~-AI-1

Vle.,..-:.Dt·o:.n-, i.J~Me5h
[!}9lowllnfJIJII

Perhatikan tool yang ada di sebelah kiri, dari atas ke bawah.
Terdapat lima bagian yang ditandai dengan garis horisontal,
yaitu:
a. Dua bagian pertama yang terdiri atas dua tool (paling

atas) dan enam tool (di bawahnya), yakni tool untuk
mendistorsi sebuah objek. Kecuali tool urutan kedua
(Reconstruct Tool), tool ini justru untuk mengembalikan
image ke bentuk semula
b. Dua tool di bagian ketiga, salah satunya merupakan
fasilitas untuk mem-protect atau mengunci bagian-bagian
tertentu dari sebuah objek (Freeze Mask Ttool),
sedangkan satu yang lain merupakan penghapus protect
yang telah dilakukan (Thaw Mask Tool).
c. Penggunaan ketiga bagian di atas dapat dilakukan seperti
penggunaan brush pada tool box dasar PhotoShop sehingga
pengoperasiannya dilakukan dengan men-drag bagian-
bagian yang ingin didistorsi atau sebaliknya dengan men-
drag bagian-bagian yang ingin direkonstruksi.

EFEK DENGAN MENU FILTER 17

d. Bagian keempat merupakan fasilitas untuk menggeser
tampilan objek (Hand tool) dan untuk memperbesar atau
memperkecil tampilan (loom).
Pada kotak dialog bagian kanan terdapat beberapa dialog
yang terbagi menjadi:

e. Tool Option: berguna untuk mengatur besar kecilnya
ukuran tool, seperti ukuran brush pada tool dasar
PhotoShop, dan untuk mengatur besar kecilnya tekanan
atau ketajaman tool.

f. Reconstruction Option: berguna untuk menggagalkan
distorsi yang telah dilakukan (tombol Reconstruct) atau
mengembalikan wujud gambar ke bentuk semula (tombol
Restore All).

g. Mask Option: berguna untuk mem-protect atau mengunci
bagian·bagian yang tidak didistorsi. None berfungsi
menghapus semua protect yang dilakukan dengan Freeze
Tool. Tombol Mask All berfungsi mengunci semua bidang
gambar sehingga tidak dapat didistorsi, sedangkan tombol
Invert All berfungsi membalikkan bagian yang di-protect
menjadi bagian yang tidak di-protect,.

h. View Option: berguna untuk menampilkan atau tidak
menampilkan gambar (pilihan show image). Dialog ini juga
memberikan fasilitas untuk mewarnai tampilan mesh
(jaring) pada gambar maupun ukuran besar kecilnya mesh.

3. Gunakan tool yang tersedia di sebelah kiri sesuai
kebutuhan.

4. Tekan OK untuk memastikan hasilnya.

Gambar di bawah sebelah kiri merupakan preview efek dengan
filter liquify. Perhatikan bagian tengah gambar yang memiliki
warna lebih gelap, bagian tersebut merupakan bagian yang di-
protect dengan freeze tool sehingga tidak menampakkan
adanya distorsi. Bandingkan dengan gambar di bawah sebelah
kanan yang merupakan hasil dari preview efek di sebelah
kirinya. Artinya, gambar kiri belum dipastikan hasilnya dengan
tombol OK, sebaliknya gambar kanan merupakan hasil pasti
setelah tombol OK diaktifkan.

18 140 EFEK DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS2

3. PATTERN MAKER

Filter Pattern Maker berfungsi membuat pattern atau pola.

Filter ini akan lebih mudah digunakan untuk membuat pattern

dengan mengambil bagian dari sebuah gambar. Beberapa
langkah untuk membuat pattern adalah:
· 1. Buka file foto atau bitmap yang tersedia.
2. Pilih Menu Filter - Pattern Maker sehingga tampil preview

seperti di bawah ini.

EFEK DENGAN MENU FILTER 19

3. Gunakan seleksi pada bagian yang dikehendaki, kemudian
tekan tombol Generate untuk melihat hasil sementara.

4. Tekan rombol Generate Lagi dan seterusnya hingga bentuk
yang diinginkan dapat tercapai.

5. Pastikan dengan menekan tombol OK untuk melihat hasil
akhir.

Berikut gambar contoh hasil filter Pattern Maker, perhatikan
kotak seleksi pada gambar kiri bawah dan gambar kanan
bawah sebagai hasil akhir.

4. VANISHING POINT

Vanishing point menawarkan pilihan untuk editing bidang-
bidang perspektif sehingga tampilan sudut atau bidang
perspektif suatu objek Lebih akurat atau Lebih terjaga.
Penggunaan filter ini akan Lebih terasa mudah apabila
diterapkan pada bidang-bidang berbentuk kotak atau gambar-
gambar berupa bangunan.

Langkah-Langkah menerapkan filter ini adalah:

1. Buka gambar tekstur atau buatlah pattern sebagai dasar
pembuatan efek vanishing point (Gambar a).

2. Buka file berbentuk bangun persegi atau kotak (contoh,
Gambar b berbentuk bangun persegi dimaksudkan untuk
mempermudah penerapan filter ini, kreativitas selanjut-
nya ditentukan oleh pengguna program).

20 140 EFEK DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS2

Gambar a Gambar b

3. Gunakan tool seleksi untuk menyeleksi gambar kotak.
Seleksi dapat dilakukan dengan pilihan Magic Wand Tool
atau dapat pula dengan Polygonal Lasso Tool.

4. Kemball ke gambar tekstur, pilih menu Sellect - All,
kemudian tekan Ctrl + C pada keyboard untuk melakukan
pengopian.

5. Kembali lagi ke gambar kotak, pilih menu Filter -
Vanishing Point hingga tampil seperti gambar di bawah
ini.

EFEK DENGAN MENU FILTER 21

~.. ~- .w:-.:i?-~
,!!' <W,.,;;w-.-.;·~.;..;. ....,........ ...;.-.;.;N.;;-~7..J/..i~~---....,;i-.jj-;e,i;

6. Pilih Plane tool (tool kedua dari atas pada tool box
vanishing point) untuk membuat bidang pada bagian kotak
satu per satu, yaitu bagian depan, samping, dan atas.
Pada langkah pertama buat bidang di bagian depan
terlebih dahulu (Gambar c).

7. Tekan Ctrl + V pada keyboard untuk menempelkan hasil
kopian tekstur di depan hingga tampak seperti Gambar d.

Gambar c Gambar d

22 140 EFEK DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS2

8. Geser atau lakukan pengecilan gambar tekstur sehingga
tepi luar tekstur tepat berada pada batas tepi bidang yang
diseleksi dengan plane tool. Lakukan langkah 7 dan 8
untuk bidang bagian samping dan atas.

9. Pilih OK untuk mengakhiri. Perhatikan alur tekstur pada
bagian depan, samping, dan atas.

FILTER ARTISTIC

Filter artistic menyediakan beberapa fasilitas untuk membuat
efek-efek bernuansa tradisional dan natural. Terdapat
beberapa bagian dalam filter artistic, yaitu:

5. COLORED PENCIL

Sesuai nama filternya, colored pencil
memberi nuansa warna-warna goresan
pensil pada objek. Beberapa bagian
detail warna gambar akan hilang,
tetapi keutuhan bentuk gambar masih
dapat terlihat. Lakukan hal berikut
untuk mendapatkan efek filter ini.
1. Aktifkan file yang akan diberi efek.
2. Pilih menu Filter - Artistic -

Colored Pencil hingga tampil
kotak dialog seperti di samping.
Pilih modifikasi efek sesuai yang

EFEK DENGAN MENU FILTER 23

dikehendaki dengan menggeser
cursor point yang tersedia.

6. CUTOUT

Filter ini memberi efek menye-
rupai potongan-potongan perca
kertas berwarna-warni sesuai
warna dominan objek. Kebutuh-
an bentuk objek seakan berupa
siluet yang terdiri dari paduan
warna-warna kontras. Seperti
pada langkah-langkah pemberi-
an efek Colored Pencil, peng-
aktifan filter ini juga sama,
yaitu dengan memilih menu

Filter - Artistic - Cutout.

Pilihan modifikasi efek juga
sama, yakni dengan menggeser
cursor point yang tersedia.

7. DRYBRUSH

Efek ini menghasilkan sebuah
kesan adanya sapuan warna-
warna cat minyak dan cat air
yang menyatu ke seluruh
bidang gambar. Warna-warna
objek menjadi seperti sebuah
paduan antara minyak dan air.

24 140 EFEK DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS2

8. FILM GRAIN Apabila sebuah objek akan
9. FRESCO dimodifikasi sedemikian rupa
sehingga memunculkan efek-
efek bayangan berupa titik-
titik (dot) lembut dan gelap,
atau sebaliknya titik-titik
terang, maka filter Film Grain
sangat membantu untuk me-
wujudkan bentuk seperti itu.
Bayangan berupa titik-titik
gelap di seluruh area me-
munculkan sapuan objek yang
menyatu menjadi sebuah
bidang objek. Sebaliknya, pe-
milihan kontras berupa titik-
titik terang memunculkan
sebuah bentuk bidang objek
yang terdiri dari beberapa
bagian.

Efek fresco secara singkat

dapat diterjemahkan sebagai
efek untuk memberi kesan
pada objek sebagai sebuah
hasil yang dibuat secara
tergesa-gesa sehingga hasil-
nya kasar dan sangat seder-
hana.

EFEK DENGAN MENU FILTER 25

10. NEON GLOW Apabila sebuah objek ingin
11. PAINT DAUBS diberi nuansa cahaya
dengan efek warna-warna
lembut, maka efek neon
glow ini adalah pilihan yang
paling mendekati. Hal itu
dikarenakan efek neon glow
memberi vanas1 warna-
warna dominan tertentu
sesuai pilihan warna yang
ada pada kotak dialog. Per-
hatikan kotak dialog pada
bagian Glow Color di
bawah. Pilihan tersebut
memungkinkan pengguna
PhotoShop memilih warna-
warna yang diinginkan

Sesuai namanya, efek ini akan
memberikan nuansa sebagai
gambar hasil sapuan cat.
Penggeseran kursor untuk
menaikkan atau menurunkan
nilai ukuran kuas atau ukuran
ketajaman pada kotak dialog
filter ini (Brush Size dan
Sharpness) akan mendapatkan
hasil yang mengagumkan
karena banyaknya variasi yang
dihasilkan. Pada kotak dialog
bagian Brush Type tersedia
pilihan jenis-jenis sapuan
yang akan memper-kaya efek
ini.

26 140 EFEK DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS2

12. P ALLE TE KNIFE

Hasil penggunaan efek ini
dapat diibaratkan sebagai
sebuah gambar yang diker-
jakan dengan kuas ukuran
besar, padahal bidang gambar
yang ada tidak terlalu luas.
Dengan demikian, hasilnya
akan terlihat sebagai sebuah
gambar yang tidak memiliki
detail secara sempurna dan
tidak mencerminkan sebagai
gambar yang dikerjakan
dengan rapi

13. PLASTIC WRAP

Hasil penggunaan efek plastic
wrap akan memberi kesan
bahwa objek gambar yang ada
seolah-olah ditutupi plastik
dengan kilau-kilaunya. Pada
contoh gambar di bawah,
dengan nilai "Highlight
Strength = 14, sudah tampak
kilau-kilau efek plastiknya

EFEK DENGAN MENU FILTER 27

14. POSTER EDGES

Pada gambar di samping,

sangat jelas adanya kontras

warna-warna gambar yang

cukup dominan. Garis hitam

pada tepi luar masing-masing

objek gambar juga

mendominasi. Dengan

demikian, dapat dijelaskan

bahwa efek Poster Edges

menghasilkan warna-warna

keras dan ketajaman batas-

batas objek pada gambar.

·15. ROUGH PASTELS

Efek rough pastels adalah
efek dengan nuansa pastel
sehingga sebuah image atau
gambar yang diberi filter akan
memperlihatkan sebuah karya
yang dikerjakan dengan
pastel pada sebuah media
bertekstur. Pada kotak dialog
seperti di bawah, terdapat
beragam pilihan nilai yang
akan digunakan sehingga
hasilnya akan semakin
beragam

28 140 EFEK DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS2

16. SMUDGE STICK Efek Smudge Stick akan
17. SPONGE sangat terlihat apabila nilai
highlight dan intensity benar-
benar diperhatikan. Pada
contoh di sini, nilai highlight
= 15 dan intensity = 5. Efek
yang dihasilkan terlihat
dengan adanya warna terang
yang mengelilingi tepi objek.
Selanjutnya, jika nilai Stroke
Length diperhatikan, maka
detail objek akan terlihat jelas
atau sebaliknya menjadi kabur.
Penjelasan ini menerangkan
bahwa efek smudge stick
menghasilkan variasi kontras,
gelap-terangnya objek gambar,
dan tajam-kaburnya detail
objek sebuah gambar

Sesuai namanya, yakni sponge
atau span, efek ini memberi
kesan sebagai sebuah gambar
yang dihasilkan dengan
menggunakan alat span. Pa-
duan pilihan nilai pada kotak
dialog tetap saja akan meng-
hasilkan efek gambar yang
terlihat kurang rapi, sapuan
yang tidak halus, atau sapuan
seperti bercak-bercak bekas
sentuhan-sentuhan span.

EFEK DENGAN MENU FILTER 29

18. UNDERPAINTING

Berbeda dengan efek sponge,
efek underpainting menye-
diakan berbagai vanas1.
Seperti sebuah karya lukis,
tekstur media atau back-
ground yang akan dipakai
dapat dipilih. Selain itu,
besar kecilnya kuas yang akan
digunakan, penerapan titik
cahaya yang diinginkan,
semuanya terdapat pada fasi-
litas efek ini. Pilihan nilai ma-
sing-masing item pada kotak
dialog sangat memungkinkan
untuk mendapatkan efek-efek
yang lebih bervariasi.

19. WATERCOLOR

Efek terakhir pada kelompok
efek artistic adalah watercolor.
Sarna halnya dengan efek
sponge, efek watercolor tidak
banyak memberikan vanas1.
Artinya, paduan pemilihan nilai-
nilai item pada kotak dialog efek
watercolor tetap saja mengha-
silkan gambar yang memiliki
kesan sebagai gambar yang
kurang halus pada bagian tepi
objek dengan detail yang se-
derhana, seperti layaknya sebuah
lukisan yang menggunakan cat air.

30 140 EFEK DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS2

BLUR

Filter Blur, sesuai arti katanya remang-remang atau kabur,
pada dasarnya adalah untuk menyempurnakan gambar dengan
cara mengaburkan tampilannya. Pengaburan tersebut dapat
berupa penghalusan bagian-bagian yang kasar atau gambar
yang pecah, dapat juga berupa penghapusan bagian-bagian
yang tidak perlu. Berikut beberapa filter yang termasuk
kategori blur.

20. AVERAGE

Filter ini berfungsi menampilkan
corak warna agar kelihatan lebih
merata. Dalam pengertian bahwa
pemerataan warna yang ada
diambil dari warna yang paling
dominan, misalnya gambar sayur-
sayuran hijau, maka efek yang
dihasilkan oleh filter average
adalah warna kehijauan. Dengan
demikian, efek yang dihasilkan
cenderung berupa bidang warna polos. Sebagai contoh pada
efek di bawah ini, yang tampil sebagai efek average adalah
bidang warna gambar menjadi sejajar atau merata (polos).

21. BLUR DAN BLUR MORE

Apabila diterapkan pada bidang yang tidak memiliki banyak
detail, hasil efek blur dan blur more tidak akan begitu
kelihatan. Hal itu disebabkan terlalu halusnya efek yang
ditimbullkan oleh efek blur dan blur more, yaitu
membersihkan noise pada gambar dan meratakan piksel-piksel
yang terdekat menjadi lebih halus. Perbedaan blur dan blur
more adalah bahwa blur more memiliki tingkat kualitas
produksi lebih tinggi hingga tiga sampai empat kali daripada
efek blur. Untuk penglihatan secara awam, dapat dikatakan
tidak ada perubahan yang begitu berarti setelah efek ini

EFEK DENGAN MENU FILTER 31

diterapkan. Perhatikan gambar sebelah kiri yang belum diberi
efek, dan gambar sebelah kanan yang telah diberi efek blur
more.

22. Box BLUR

Box blur sangat berguna untuk membuat efek khusus di mana
pengguna program Photoshop dapat mengukur kisaran area
yang akan diberi efek blur. Hal itu memungkinkan efek blur
yang diterapkan dapat memberikan kesan tampilan yang lebih
besar atau gambar bisa menyebar ke segala arah.

EJPrevleW

8 too% G

32 140 EFEK DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS2

23. GAUSSIAN BLUR

Efek gaussian blur memiliki kualitas produksi yang Lebih
maksimal dibandingkan efek blur more karena efek ini
memungkinkan pengguna Photoshop untuk dapat mengukur
besar-kecilnya tingkat kekaburan gambar. Kotak dialog
gaussian blur menyediakan fasilitas untuk mengubah-ubah
nilai radius pengaburan. Dari titik terendah 0,1 hingga
tertinggi 250 yang berarti gambar menjadi sangat kabur.
Bandingkan gambar sebelah kiri dengan sebelah kanan,
. perhatikan juga tingkat pengaburannya.

24. LENS BLUR

Lens blur memiliki fasilitas yang beragam sehingga pengguna
PhotoShop dapat memanfaatkannya untuk memaksimalkan
efek yang dikehendaki. Efek yang ditampilkan filter lens blur
berupa pengaburan, seperti efek filter b!ur yang lain.
Meskipun demikian, pengaburan pada lens blur diatur dengan
depth map, yaitu untuk mengatur posisi piksel-piksel pada
·gambar. Sementara itu, iris digunakan untuk mengatur bentuk
maupun jumlah lapisan pengaburan pada gambar. Selain itu,
fasilitas tingkat kecerahan (brightness) dan tingkat
penyebaran titik-titik piksel gambar (noise) juga tersedia
dalam filter ini.

EFEK DENGAN MENU FILTER 33

OUirib.atk!n
; 0LWU'11
,· O&'M·l·.Y·

-..: ]c..-.l!Xb~

25. MOTION BLUR

Motion Blur merupakan efek blur yang lebih kaya
dibandingkan efek blur sebelumnya karena fasilitas yang
tersedia pada kotak dialog memungkinkan pengguna
Photoshop untuk mengarahkan pengaburan seperti yang
diinginkan (dari -360 derajat sampai dengan 360 derajat).
Pengarahan itu sendiri menghasilkan satu efek seperti
perpindahan sebuah objek dari satu arah ke arah yang lain
. dengan membentuk bayangan berderet.

Pada contoh di bawah terdapat dua gambar, yang pertama
adalah gambar seleksi menggunakan Rectangular Marquee
Tool, sedangkan gambar kedua merupakan hasil preview dari
kotak dialog efek motion blur. Pada gambar kedua terlihat
sebuah bentuk gambar yang terdiri dari dua bagian, yakni
bagian gambar yang tidak diberi efek (yang tidak diseleksi)
dan bagian gambar yang diberi efek (yang diseleksi).

34 140 EFEK DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS2

26. RADIAL BLUR

Dimilikinya dua bentuk yang berbeda memungkinkan radial

blur menyediakan fasilitas yang lebih variatif. Dua bentuk

tersebut, yakni spin dan zoom, memungkinkan efek ini

menghasilkan manipulasi bentuk pengaburan menjadi

berbentuk seperti putaran air pada satu titik pusat (pilihan

spin) dan seperti bidikan kamera menggunakan lensa zoom

(bentuk zoom). Pada gambar contoh di bawah, perhatikan

nilai amount kedua gambar tersebut. Nilainya sama, tetapi

membentuk efek yang berbeda.

R.ulial Blur ~

Amount OK

==c; Cancel
Blur Center
, Blur Method:

0Spi'l

0Zoom

EFEK DENGAN MENU FILTER 35

Al110l.<lt 29 OK

==t:'l Cancel

Blur ~-lethod' Blur Center
QSpin
~'-~\~\\Jill/~1//;
G) zoom
.'.............. , ,' , , , 1I 1 1 1/ / / / / . ~
Quality; -'
(!Draft
(f) Good - - ' / / / / / I l l \ , , , , ,..........
0Best I \ '~ /
I' ..._

'~///1I //J t\\~\\'\.~

27. SHAPE BLUR Pilihan radius akan menentu-
kan besar kecilnya efek blur
0PreView yang ingin ditampilkan, se-
dangkan pemilihan shape atau
G '""' G bentuk akan memengaruhi
pola efek ini. Gunakan pilihan
Y.\:=~~,. •'"~ j \K .. ' yang lebih banyak lagi dengan
+·"--••'t membuka tanda panah di
panel daftar pilihan (shape
:~ library).

g?1>[;8J·:..c iii • ·:·

•. 0 .

iC D©®™

28. SMART BLUR

-Smart blur memberikan efek pengaburan dengan titik tekan
pada ketepatan yang lebih akurat dalam perhitungan
manipulasi piksel sebuah gambar. Hal tersebut dikarenakan
efek ini memperhitungkan seberapa jauh filter ini mampu
mencari ketidaksamaan piksel dalam sebuah gambar untuk
dikaburkan (fasilitas radius). Selain itu, juga diperhitungkan
nilai perbedaan piksel dalam sebuah gambar sebelum

36 140 EFEK DENGAN ADOBE PHOTOSHOP CS2
dipisahkan dari piksel yang akan dikaburkan (fasilitas
threshold).
Contoh di bawah dibuat dengan pilihan mode yang berbeda.
.Mode pertama dipilih normal, sedangkan mode kedua dipilih
Edge Only. Terdapat satu pilihan mode lagi, yaitu Edge
Overlay. Mode Edge Only menghasilkan kontras warna pada
bagian tepi dan bagian dalam sebuah gambar dengan nuansa
warna putih dan hitam, sedangkan mode Overlay Edge
menghasilkan kontras warna pada bagian tepi dengan warna
putih.

29. SURFACE BLUR

Efek surface blur memiliki keunikan tersendiri karena adanya
dua fasilitas, yaitu radius dan threshold yang berimbang. Hal
itu berarti bahwa apabila kedua fasilitas tersebut ditentukan
pilihan dengan nilai tengah (50 piksel untuk radius dan 227
level untuk threshold) atau nilai paling tinggi untuk keduanya

EFEK DENGAN MENU FILTER 37

(100 piksel dan 255 level), maka hasilnya merupakan sebuah
transparansi. Kekuatan blur akan terlihat apabila pilihan
radius ada pada piksel yang rendah, sedangkan pilihan
threshold ada pada level yang tinggi.

Langkah menjalankan efek
surface blur:

1. Buka file bitmap

2. Pilih menu Filter - Blur -
Surface Blur.

3. Tentukan besaran radius
dan threshold.

4. Tekan OK.

ThrllShold: 127 ie><el<

BRUSH STROKE

Filter ini memiliki penekanan pada efek-efek yang
memperlihatkan kesan guratan-guratan kuas dan campuran
warna-warna cat sehingga nuansa seni lukis dan seni murni
lebih banyak didominasi oleh filter brush stroke. Berikut ini
filter yang termasuk dalam kategori filter brush stroke.

30. ACCENTED EDGES

Filter accented edges memberi tekanan pada tepi gambar
sebuah objek. Hasil dari efek ini akan memberi nuansa seperti
sebuah lukisan di atas kanvas.

Terdapat dua hal yang perlu diketahui, yaitu batas tepian
objek dengan warna gelap atau hitam dan batas tepian objek
dengan warna terang atau putih. Cara pertama dilakukan
dengan merendahkan nilai edge brigthness yang terdapat pada
kotak dialog filter accented edges, sedangkan cara kedua


Click to View FlipBook Version
Previous Book
AG leadership Flyer
Next Book
Case for support