The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Perpus Kota Semarang, 2018-10-30 08:56:21

7 Jurus Jitu Menulis Buku Best Seller

7 Jurus Jitu Menulis Buku Best Seller

.,

PENERBIT ANDIIIJ

iurus iitu ~

menulis buku

best seller

Jurus Jitu
Menu lis
Buku
Bes Seller

dra. Eni Setiati

Penerbit ANDI Yogyakarta

7 Jurus Jitu Menu lis Buku Best Seller
Oleh: Eni Setiati

Hak Cipta © 2008 pada Penulis

Editor : Renoti Winong Rosori

Selling : Sri Sulistiyoni

Desa in Cover : Bowo

Korektor : Wiiwin Dl/ Alek

Hok Cipto dilindungi undong-undong.
Dilarang memperbonyak otou memindohkon sebogion atau seluruh isi buku ini dalam bentuk
opapun, boik secora elektronis maupun mekonis, termosuk memfotocopy, merekam atau
dengan sistem penyimponon lainnyo, tonpo izin tertulis dari Penulis.

Penerbit: C.V ANDI OFFSET (Penerbit ANDI}
Jl. Beo 38-40, Telp. (0274} 561881 (Hunting), Fox. (0274} 588282 Yogyakorto 55281

Percetakon: AND I OFFSET
Jl. Beo 38-40, Telp. (0274} 561881 (Hunting}, Fox. (0274} 588282 Yogyakorta 55281

Perpustokaan Nasional: Katalog dalam Terbitan (KDT)

Setiati, Eni

7Jurus Jitu Menu lis Buku Best Seller I Eni Setioti;

- Ed. I . - Yogyokarto: ANDI,

17-16-15-14-13-12-11-10-09-08 2

viii + 120 him.; 12 x 19 Cm.

10 9 8 7 6 s 4 3

ISBN: 978- 979- 29 - 0293- 8

Judul

I. Hobbies

DDC'21 : 306.487

Kata Pengantar

"Semua Orang Bisa Menjadi Penulis Bestseller "

B uku ini sengaja saya tulis dan persembahkan untuk
semua rekan, sahabat, keluarga, dan kedua orangtua ...
terutama bagi pembaca yang telah lama "memendam"
keinginan untuk menjadi penulis buku bestseller.

Saya berharap 7 jurus jitu yang saya sampaikan dalam
buku ini bisa menjadi wacana bagi Anda semua. Satu kata
kunci yang penting dan perlu Anda ingat bahwa "Semua
orang bisa menjadi penulis buku bestseller". Jadi, jangan
ragu lagi! Inilah saat membuktikannya. Just do it! Jangan
merasa "diri" tidak mampu. Coba gali kemampuan diri
Anda, jangan pernah menengok ke belakang saat Anda
tengah mengasah kemampuan diri - karena itu hanya akan
mematahkan semangat Anda untuk maju. Motivasi diri
Anda dengan berkata:

"Kalau mereka bisa ... Aku juga bisa jadi penulis buku
bestseller"

Saya mulai te~jun sebagai penulis di awal tahun 2002.
Ketika itu, saya menulis sebagai langkah agar bisa pensiun
dini dari dunia kewartawanan dan mencari lahan baru
sebagai langkah hidup saya selanjutnya. Akhirnya, saya pun
memutuskan untuk pensiun dini sebagai wartawan di usia
35 tahun dan memutuskan te1jun total sebagai penulis buku.

Alhamdullillah, langkah saya untuk pensiun di usia 35
tahun sebagai reporter bukanlah langkah yang salah. Saya
justru masuk dalam dunia buku yang mengasyikan, selagi
mengasuh dan mendampingi tumbuh kembangnya putera

iv 7Jurus Jitu

semata wayang, Rizki Lucky Satria Putera, yang kini
bemsia 11 tahun.

Akhimya, berbekal pengalaman menulis yang sudah
saya minati sejak kelas 3 SD ini, saya tem10tivasi untuk
menjadi penulis buku. Sejak SD saya sudah mengasah
kemampuan menulis, mulai dari membuat cerpen remaja
hingga referensi buku- yang akhirnya mengantar saya ke
Fakultas Ilmu Jumalistik. Dengan begitu, kian mencuatlah
bakat dan kemampuan saya dengan bertambahnya ilmu
"merangkai kata" di dunia kewartawanan. Selanjutnya, saya
meniti karier di dunia jumalistik yang diawali dengan
menjadi reporter, redaktur pada berbagai media massa,
hingga di pertengahan hidup saya sampai pada karier se-
bagai penulis buku. Hingga kini, sudah lahir berbagai karya
buku pribadi maupun karya bersama beberapa mitra kerja.

Awal perkenalan saya menjadi penulis buku adalah saat
saya bergabung dalam tim riset, penulis skrip, dan editing
dengan beberapa orang rekan. Awalnya, kemampuan saya
dalam merangkai kata hingga menjadi sebuah buku diman-
faatkan oleh teman dan beberapa mitra kerja - sampai
akhimya saya tergoda untuk mandiri dan melahirkan karya
buku sendiri sesuai ide dan ketertarikan saya akan sesuatu
hal.

Keberanian untuk tampil dan melahirkan karya-karya
sendiri telah membawa saya ke titik membandingkan diri
melalui 'personal branding'; menghasilkan karya buku
sesuai suasana hati (mood) dan tema apa saja yang saya
inginkan, tanpa 'didikte' orang lain.

Itulah enaknya menjadi seorang penulis buku, bisa
bebas merdeka sebagai seorang konduktor (penata hati)
yang paling baik dan paling hebat bagi diri sendiri. Sebagai
penulis buku, Anda bebas menata hati, pikiran, dan wawas-
an yang dimiliki untuk kemudian merangkumnya dalam
sebuah buku hebat sebagaimana yang Anda inginkan.

Koto Pengontor v

Menjadi penulis buku membuat saya merasa sangat
enjoy. Dunia buku ini sangat berbeda dengan ketika saya
masih menj~di 'kuli tinta- reporter'. Saat itu, menuliskan
sebuah tema saja hams berdasarkan hasil rapat tim redaksi
dan TOR (term ofreference). Menjadi seorang penulis buku
membebaskan saya untuk mengaspirasikan 'kata hati,
wawasan, dan kemampuan merangkai kata, yang sudah saya
miliki sejak kecil. Menghasilkan sebuah buku yang berman-
faat dan bisa dibaca oleh semua orang. Betapa bahagianya
saya saat menyaksikan jari tangan menari dengan luwesnya
di atas keyboard komputer, merangkai kata yang ada dalam
kalbu dan pikiran saya menjadi satu kesatuan kalimat yang
menarik hingga terwujud sebuah buku.

Kini, banyak penulis pendatang baru lahir dari beragam
dunia. Ada penulis yang muncul secara tidak sengaja,
diawali dengan keahliannya sebagai seorang 'motivator'
yang kerap memberikan trainer/pelatihan atau sebagai
pembicara tema bisnis yang sukses. Ada juga penulis baru
yang lahir dari generasi muda; remaja-remaja belia yang
tergelitik hatinya untuk mencurahkan isi kalbu dalam
sebuah karya fiksi yang patut diacungi jempol. Ada penulis
yang lahir sebagai seorang ustad yang sukses sehingga
melahirkan multibisnis. Ada juga penulis yang berasal dari
kalangan ibu rumah tangga, mencurahkan isi hatinya seputar
kekerasan dalam rumah tangga atau berkeluh kesah tentang
tingkah laku suami, yang berhasil digaungkan oleh Asma
Nadia. Ia sukses menggiring para ibu rumah tangga untuk
curhat, dan kemudian merangkumnya menjadi sebuah buku
unik berisi keluh kesah perempuan dalam kehidupan rumah
tangga. Ahh ... siapapun Anda bisa menjadi penulis buku
bestseller. Yakinlah akan hal itu. Mulailah terjun dengan
sepenuh hati sebagai seorang penulis buku yang bisa
mengungkapkan isi hati dan pikiran hebat Anda dalam
sebuah buku yang diminati banyak orang.

Dunia penerbitan buku kini tumbuh menjadi sebuah
industri yang menarik banyak perhatian dan minat sebagian

vi 7Jurus Jitu

besar masyarakat Indonesia. Kita patut berbangga hati
karena industri perbukuan kini berkembang pesat, tidak
sepetti tiga puluh tahun yang lalu - kita tentu bisa menyebut
beberapa nama penulis buku kaliber yang sukses mencetak
hasil karyanya. Sebut saja nama Mira W yang menekuni
dunia fiksi atau mereka yang berkecimpung di dunia
penulisan buku populer seperti Rosihan Anwar, Djafar
Assegaf, dan JS. Badudu yang kondang dengan Kamus
Besar Bahasa Indonesia-nya.

Di era setelah refom1asi, lahir beratus-ratus penulis baru
yang mewamai dunia perbukuan. Hal itu dikarenakan
besamya minat masyarakat terhadap dunia buku. Selain itu,
gairah masyarakat untuk membaca dan membeli buku juga
turut mendukung. Pesatnya beragam infom1asi, keahlian,
keterampilan, dan semua aspek yang mendukung memun-
culkan nama-nama penulis baru yang meramaikan khasanah
perbukuan. Tentu saja hal itu sangat membanggakan meski-
pun gairah masyarakat kita untuk ter:jun sebagai penulis
buku bisa dikatakan cukup rendah. Bahkan masih banyak
pensiunan dosen yang belum pemah menulis sebuah buku!

Seandainya di negara kita ini maha-siswa dan dosen
diwajibkan menulis sebuah buku. Pastilah sudah berjuta-juta
judul buku lahir dari tangan putera-puteri Indonesia dan
tentunya wawasan dan kecerdasan bangsa akan semakin
bertambah. Buku adalah gudang ilmu yang tidak pemah
susut dimakan waktu.

Jadi, tunggu apa lagi... mulailah menjadi seorang
penulis buku hebat.. ..dengan satu misi: berbagi ilmu seluas-
luasnya agar bem1anfaat bagi masyarakat dan anak-anak,
generasi penerus kita kelak.

Lenteng Agung, Juli 2007

(dra. Eni Setiati)

Daftar lsi

Kata Pengantar .......................................................... iii

Daftar lsi..................................................................... vii

Jurus 1: Ingin Menjadi Penulis Buku ..................... 2

Jurus 2: Tekun Berlatih ........................................... 17
Menulis itu Mudah....................................... 18
Menulis dengan hati, Mengungkapkan
Pikiran.......................................................... 19
Keterampilan Dasar Menulis .... ................... 20
Membangki tkan Intuisi ...................... .... ...... 21
Berani Memublikasikan Tulisan .................. 21

Jurus 3: Mulailah Menulis! ...................................... 23
Mulailah Menulis!........................................ 25
9 Kata Jangan yang Hams Dihindari Penulis 31
Pengertian Menulis ...................................... 33
Menu! is; Bicara dengan Hati dan Pikiran .... 33
Langkah-langkah untuk Mulai Menulis....... 34
Menulis Lebih Hebat Daripada Berkotbah.. 38

Jurus 4: Motivasi Diri untuk Menulis..................... 39

Jurus 5: Pahami Teknik Penulisan Buku ............... 45
5 Tahap Menulis Buku................................. 45
Menu lis Fiksi atau Nonfiksi ...................... ... 48
Teknik Menu! is Buku dengan Feature......... 53

Jurus 6: Kenali Bahasa Penulisan Buku................. 55
Ciri-ciri Penulisan Buku .............................. 55
Penggunaan Bahasa Tulisan ........................ 56
Teknik Penulisan Feature untuk Buku......... 59
Jenis-jenis Penulisan Feature....................... 60

viii 7Jurus Jitu

Hal yang Harus Diperhatikan dalam 61
Pembuatan Feature....................................... 62
Syarat-syarat Penulisan Feature...................

Jurus 7: Lakukan Riset Menyeluruh ...................... 67
Syarat-syarat Menulis Buku Bestseller........ 68
5 Tip Agar Tulisan Laku di Pasaran ............ 75

5 Trik Penulisan Buku ............................................... 79

Trik 1 Penulisan Feature....................................... 80

Trik 2 Penulisan Buku Teknologi lnformasi....... 85

Trik 3 Penulisan Buku Fiksi ................................. 87
Langkah-langkah Menulis Novel atau Cerpen 89
Tiga Tahapan Menulis Fiksi ........................ 92

Trik 4 Penulisan Buku Biografi............................ 99

Trik 5 Penulisan Cerita Anak............................... 103

Daftar Pustaka ........................................................... 105

Lampiran 1: Bagaimana Membukukan Karya
Anda..................................................... 108

Lampiran 2: Cara Mendapatkan Hak Cipta.......... 111

7 Jurus Jitu

Menulis Buku Bestseller

2 7Jurus Jitu

Jurus 1
Keinginan yang Kuat

S eberapa besar keinginan Anda menjadi penulis buku?.
Banyak penulis baru yang terjun met!jadi penulis
buku dengan latar belakang berbagai faktor: ada yang
metijadi penulis buku berbekal pengalaman sebagai
wartawan, ada juga yang me1ljadi penulis 'dadakan 'karena
personal branding yang sudah dikenal banyak orang, dan
ada juga yang 'nyasar' setelah sebelumnya merijadi seorang
moti-vator yang kerap mem-berikan berbagai pelatihan di
bidang leadership, motivasi, atau bisnis.

Untuk itu, jawab pertanyaan berikut dengan jujur. Apa
alasan Anda untuk menjadi penulis buku'? Agar tidak 'salah
langkah', coba gali sekali lagi alasan yang mendorong Anda
untuk menjadi penulis buku.

./ Ingin jadi penulis agar punya "nama terkenal" seperti
Robert Kiyosaki'?

./ Ingin jadi penulis agar bisa berbagi ilmu pengetahuan
yang selama ini sudah Anda dapatkan, baik di bangku
kuliah atau pekerjaan Anda'?

./ Ingin jadi penulis agar cepat kaya dengan passive
income royalti buku?

./ Ingin jadi penulis karena menyukai dunia tulis-menulis'?

./ Ingin jadi penulis karena Anda seorang pendidik
sehingga ingin mengaplikasikan ilmu yang dimiliki?

./ Ingin jadi penulis karena ingin coba-coba pengalaman/
sesuatu yang baru di dunia perbukuan'?

Keinginon yang Kuot 3

Jika Anda sudah YAKIN dan sudah menemukan
ALASAN TEPAT yang melatarbelakangi keinginan Anda
untuk menjadi seorang penulis buku, maka Anda bisa
meneruskan membaca buku ini hingga tuntas. Bukalah satu
per satu halaman buku ini hingga Anda merasa fi·esh
setelah memperoleh wacana mengenai 7 jurus jitu menjadi
penulis bestseller.

Selamat datang di dunia penulisan buku!

Sekarang coba bayangkan Anda berada di dalam sebuah
kelas pelatihan penulisan buku - di mana Anda bersama
rekan-rekan lain, mencoba menggali potensi sebagai
seorang penulis. Selanjutnya, yakinkanlah diri Anda bahwa
keputus-an Anda untuk "terjun" menjadi seorang penulis
buku adalah pilihan yang tepat. Rasakanlah betapa "hebat
dan merdekanya" dunia yang satu ini. Anda akan merasa
lebih rileks dan enjoy saat mengekpresikan bahasa kalbu
dan pikiran Anda- tanpa aturan atau perintah orang lain.

Dunia penulis memang bisa membuat enjoy. Terjun
menjadi penulis buku tidak harus dengan bakat besar. Kunci
sukses untuk menjadi penulis buku adalah besamya minat
Anda terhadap duni<~ tulis-menulis dan perbukuan. Mengapa
saya katakan bahwa bakat bukanlah faktor wajib bagi
seseorang yang hendak terjun sebagai penulis buku'? Saya
yakin siapa saja bisa menjadi penulis buku. Intinya,

" Siapa pun Anda bisa menjadi penulis buku hebat!"

Jangan berkecil hati meskipun Anda bukan seorang
wartawan, atau sama sekali buta akan dunia tulis-menulis -
Yakinkan diri Anda bahwa Anda pun mampu menghasilkan
karya yang hebat. Seorang wartawan hebat belum tentu
memiliki minat besar untuk menjadi seorang penulis buku
meskipun ia memiliki bakat di bidang tulis-menulis. Hal

4 7Jurus Jitu

tersebut saya alami sendiri. Dari sekian banyak teman
wartawan - sulit sekali mengajak beberapa dari mereka
untuk teljun menjadi seorang penulis buku. Saya sendiri
heran dengan rendahnya minat rekan wartawan di sekitar
saya yang kerap berkata

"Ahh ... kayak gimana sib nulis buku itu? Pasti sulit...
buat apa susah-susah" atau "Malas ahh.... enakan jadi
wartawan bisa ke sana-sini, gajinya juga tetap!!!"

Sebagai mantan wartawan saya sedih mendengar
celoteh teman seprofesi yang enggan menggali ilmu baru di
bidang penulisan buku. Sesungguhnya, mereka sudah
memiliki tiket untuk menghasilkan karya buku. Mungkin
wartawan zaman sekarang sudah merasa enak karena
dimanja oleh fasiltas dan kemudahan sehingga enggan untuk
repot-repot mengasah ihnu baru di bidang penulisan buku.

Menakjubkan sekali saat mengetahui bahwa para
penulis bam yang benmmculan belakangan ini bukan
berasal dari kalangan pers atau wartawan. Kebanyakan
mereka adalah para pemerhati berbagai kegiatan; ada
penulis yang Jatar belakangnya seorang pebisnis, ada yang
seorang instmktur trainer pelatihan motivasi dan leadership,
ada yang ibu mmah tangga, bahkan yang masih berstatus
pelajar SMP dan SMA. Entah ke mana larinya para km pers
ketika mereka sudah tidak lagi memegang jabatan sebagai
peredaksi. Sedih rasanya saat mengetahui bahwa sebagian
besar awak pers itu malah menganggur. Bal1kan ada teman
saya yang puas dengan hanya menjadi ibu mmah tangga dan
membiarkan kemampuan menulisnya luntur dimakan waktu.
Ada pula mantan wartawan yang asyik berbisnis menjadi
calo ini dan itu.

Keinginon yang Kuot I 5

Sungguh saya sedih dengan rendahnya minat mantan
wartawan untuk menjadi penulis buku, padahal mereka
memiliki kemampuan untuk menulis jauh lebih baik dari
para penulis dadakan yang kini mewamai dunia perbukuan.
Akibatnya, banyak buku kurang berkualitas diterbitkan. Ada
buku yang hanya menimbulkan best seller tetapi isinya jauh
lebih buruk. Misalnya, karya sukses novel islami Sajadah
Cinta yang mengilhami banyak judul serupa: zikir-zikir
Cinta, Tasbih Cinta, dan lain-lain.

Kini saatnya Anda mengenali kekuatan yang ada dalam
diri:

"Sudah mantapkah keputusan Anda menjadi penulis
buku?"

Ingat-ingatlah sejak kapan minat atau keinginan untuk
menjadi penulis buku itu tumbuh dalam lubuk hati Anda?
Apakah tahun lalu? Atau sudah ada sejak kecil? Apakah
sebelumnya Anda memang tertarik kepada dunia tulis-
menulis? Misalnya, pemahkah Anda ketika masih menjadi
pelajar SD, SMP, atau SMA mengikuti Iomba atau pelatihan
penulisan buku yang diselenggarakan di sekolah? Penga-
laman apa yang membekas dan pertama kali mengantarkan
minat Anda ke dunia tulis-menulis? Apakah saat SD, SMP,
atau SMA Anda pemah menghasil-kan sebuah karya? Puisi?
Cerpen? Esai? Atau karya tulis ilmiah?

Coba Anda ingat-ingat siapakah yang sangat ber-
pengaruh dalam membentuk minat Anda untuk terjun dalam
dunia tulis-menulis? Apakah ayah? lbu? Sahabat? Atau gum
di sekolah? Pada umumnya, pengalaman masa kecil akan
menjadi jejak menarik yang bisa mencambuk kembali
semangat Anda sehingga Anda tem1otivasi untuk menjadi

6 7Jurus Jitu

seorang penulis buku seperti sekarang ini. Jadi, mantapkan
niat Anda begitu Anda memutuskan untuk menj'adi penulis
buku sehebat Robe11 Kiyosaki yang banyak melahirkan teori
fantastis di dunia bisnis. Pembaca di selumh dunia seakan
terhipnostis oleh temuan teori cashjlow-nya yang mengajar-
kan orang untuk menjadi kaya lewat jalur bisnis dan
membius generasi muda sekarang agar tidak memilih untuk
menjadi karyawan seumur hidup.

Ingat, jadilah penulis buku yang andal di bidang yang
Anda kuasai. Jangan hanya menjadi generasi "me too"
(pengikut judul buku sukses penulis lain). Untuk itu, coba
kenali minat yang ada dalam diri Anda.

./ Apakah Anda bem1inat menulis buku tentang masakan?

./ Apakah Anda benninat menulis buku tentang interior
rumah?

./ Apakah Anda bem1inat menulis buku bisnis?

./ Apakah Anda berminat menulis buku leadership?

./ Apakah Anda bem1inat menulis buku agama?

./ Apakah Anda bem1inat menulis buku fiksi?

./ Apakah Anda benninat menulis buku tentang wanita
dan anak-anak?

Galilah minat yang Anda kuasai sehingga Anda tidak
terjebak untuk menulis buku berdasarkan trend. Coba gali
apa minat terbesar yang menjadi perhatian Anda? Sing-
katnya, telusuri latar belakang pendidikan, pengalaman, dan
lingkungan yang sangat berpengaruh terhadap diri Anda.

Adakalanya seseorang enggan mengenali potensi yang
ada dalam dirinya. Padahal potensi yang ada dalam diri kita
sesungguhnya terbentuk sejak kita masih kanak-kanak, yang
didorong ol ~h minat yang dimiliki sejak kecil - meski

Keinginan yang Kuat I 7

banyak orang yang kerapkali tidak sadar telah melakukan
kegiatan tulis-menulis sejak kecil. Mereka baru tahu
kehebatan bakat tulis-menulisnya setelah beranjak dewasa.

"Bagaimana cara mengenali potensi diri?"

Masih banyak orang menanyakan hal itu. Sesungguh-
nya, hanya kita sendiri yang bisa mengenali potensi atau
minat yang ada dalam diri kita. Seseorapg yang gemar
membaca belum tentu ke\ak menjadi penulis buku. Begitu
juga sebaliknya; orang yang enggan menu lis, bisa jadi kelak
bisa menulis buku hebat. Seperti pengalaman saya waktu
kecil. Kata tante saya, waktu kecil saya malas mengikuti
pelajaran Bahasa Indonesia, ehh ... sudah besar kok malah
jadi penulis buku. Mengapa hal itu bisa terjadi? Hal itu
disebabkan saat kecil kita tumbuh apa adanya. Baru setelah
dewasa kita tumbuh dan berkembang dengan pengaruh dari
lingkungan. Banyak hal yang kita pelajari, baik secara
otodidak maupun melalui pendidikan formal. Oleh karena
itu, kenalilah potensi tersembunyi dalam diri Anda mulai
saat ini. Sehebat apapun potensi yang ada dalam diri kita
jika tidak mengasahnya, potensi itu nantinya hanya akan
menjadi besi karatan. Jadi, asahlah potensi yang ada dalam
diri Anda laksana mutiara tersembunyi yang kelak akan
menghasilkan kilau yang berharga bagi kehidupan Anda.

"Tak kenai, maka tak cinta."

Kenalilah terlebih dahulu bidang penulisan buku, amati
bagaimana isi surat kabar atau majalah yang ditulis
wartawan bisa enak dibaca. Semakin Anda menyukai dunia
buku, semakin tumbuh cinta dalam hati Anda. Melalui
proses mengamati, membaca, dan berlatih menulis - kelak
proses itu akan menjadi latihan dasar yang menuntun
langkah Anda untuk mencintai dunia buku. Tengoklah ke
dalam diri Anda, lihat potensi apa yang Anda miliki. Untuk

8 7Jurus Jitu

mengukur sejauh mana ketertarikan minat Anda kepada
bidang penulisan buku, tidak ada salahnya Anda mencoba
melakukan suatu kegiatan yang sebelunmya tidak pemah
Anda lakukan. Siapa tabu ada potensi tersembunyi dalam
diri Anda yang belum terasah. Jika sudah menemukannya,
segera asah kemampuan itu sesering mungkin.

Potensi kuat yang ada dalam diri seseorang untuk
menekuni bidang penulisan buku akan sangat membantu
mengarahkan ke jalan menuju sukses. Semakin banyak
pengalaman dan pengetahuan yang Anda miliki, Anda akan
semakin mudah tergoda untuk menuangkannya ke dalam
sebuah artikel atau buku. Pedoman utama untuk menjadi
penulis buku bisa diperoleh melalui pengalaman dan
pengetahuan yang cukup mengenai bidang yang Anda
kuasai sehingga mudah bagi Anda untuk menuliskannya
menjadi sebuah buku yang menarik, yang belum pemah
dibaca orang lain.

Wawasan dan pengetahuan yang luas sangat men-
dukung kesuksesan seorang penulis. Jadi, galilah sedalam-
dalamnya pengalaman dan berbagai macam ilmu agar Anda
memiliki wawasan yang luas dalam memverbalkan curahan
hati dan pikiran Anda menjadi sebuah buku.

"Banyakjalan menuju Roma"

Demikian pula dengan niat Anda yang ingin menjadi
penulis buku bestseller. Yakinlah bahwa banyak sekali jalan
yang bisa Anda tempuh agar bisa menjadi seorang penulis.

Apa saja jalan untuk mewujudkan cita-cita menjadi
penulis buku hebat?

../ Mengikuti pelatihan penulisan buku - Melalui
training bersama orang yang pakar di bidang ini, Anda
bisa mempraktikkan penulisan buku.

Keinginan yang Kuat 9

Anda bisa mengikuti pelatihan sesuai materi trammg
penulisan yang Anda inginkan. Banyak sekali tawaran
materi training yang diberikan dalam pelatihan
penulisan itu; ada pelatihan penulisan corporate media,
siaran pers, public relations, dan masih banyak lagi.
Jadi, berhati-hatilah memilih materi pelatihan; jangan
sekedar coba-coba atau iseng karena itu akan memgikan
diri sendiri.

./ Melatih diri menulis artikel dan mengirimkannya ke
media massa - Anggap latihan ini sebagai 'wadah
praktik' yang bisa Anda lakukan di sela-sela waktu
kerja dan kesibukan Anda dengan menuangkan ide
Anda menjadi sebuah artikel. Walaupun ditolak- tems
kirim dan kirim tems hingga tulisan Anda berhasil
dimuat di salah satu media massa. Jangan mudah putus
asa!

./ Mengikuti Iomba penulisan buku - dengan tema yang
Anda sukai. Anggap ini sebagai ajang keberanian serta
tempat mengasah skill Anda di bidang tulis-menulis.

./ Mencoba mengirimkan karya Anda ke penerbit -
Anggap ini sebagai latihan untuk mengetahui sejauh
mana seleksi yang dilakukan oleh penerbit terhadap
buah karya yang Anda tulis. Jika ditolak oleh penerbit
- berarti Anda masih hams mengasah skill menulis
Anda hingga suatu saat menjadi sebuah buku yang enak
dibaca dan bem1anfaat isinya bagi pembaca pada
umumnya.

./ Latih skill menulis - latih tems kemampuan menulis,
tulis apa saja yang menarik perhatian Anda dalam
sebuah buku catatan kecil.

l0 7Jurus Jitu

"Bekal apa yang harus kita miliki agar bisa menjadi
penulis hebat?"

Agar bisa menjadi seorang penulis, bekal yang sangat
dibutuhkan adalah skill/ kemampuan dalam mengungkapkan
hati dan pikiran lewat bahasa tulisan. Lewat kemampuan
menulis buku, kita bisa menghasilkan sebuah karya tulis.
Selain itu, kita juga bisa mengembangkan kemampuan
pribadi. Tulisan basil karya kita yang telah dimuat, baik di
media massa ataupun buku, dan dibaca banyak orang akan
memberi sebuah kebanggaan tersendiri.

Lewat menulis kita bisa mengungkapkan banyak
peristiwa dan pribadi kita secara tidak sadar. Lewat coretan
pena, kita bisa mengungkapkan isi hati kita. Puisi atau
cerpen pun bisa membawa kita kepada pemahaman akan
diri kita sendiri. Apa yang kita tulis mencerminkan cara kita
berpikir dan menyikapi suatu keadaan. Kita bisa berbagi
pengalaman atau mengungkapkan perilaku manusia lain
yang menarik perhatian kita. Semua itu bisa terungkap lewat
proses berpikir yang kita tuangkan dalam bentuk tulisan.
Goresan yang kita tuangkan dalam bentuk buku atau artikel
merupakan potret ingatan, pengalaman, dan pengetahuan
yang kita miliki.

Langkah awal yang dibutuhkan untuk menjadi seorang
penulis buku adalah:

1) Mclatih Skill Menulis
Menulis adalah suatu kegiatan yang gampang-gampang
susah. Dikatakan gampang karena setiap hari kita
berbicara dengan bahasa yang bisa juga disalin menjadi
sebuah tulisan. Disebut susah karena tidak semua orang
bisa merangkai kata menjadi sebuah kalimat yang pas
susunannya dan enak dibaca.

Keinginon yang Kuot I ll

2) Melatih Skill Merangkai Kata Menjadi Kalimat
Tidak mudah bagi seseorang untuk mengungkapkan apa
yang ada dalam pikirannya dalam bentuk tulisan.
Mengungkapkan pikiran lewat bahasa tulisan adalah hal
yang sulit, tidak seperti saat kita sedang berbicara.
Deugau mudahnya kita merangkai kata yang mengalir
begitu saja tanpa perlu menyusun kalimat dalam tata
bahasa yang benar. Jadi, ada perbedaan antara meng-
ungkapkan lewat bahasa lisan dengan bahasa tulisan.
Untuk itu, jika Anda ingin menjadi seorang penulis
yang mahir, maka wajib bagi Anda untuk memiliki
kepandaian merangkai kata menjadi kalimat yang enak
dan mudah dimengerti oleh pembaca. Agar bahasa
tulisan Anda mudah dipahami, singkat, dan padat,
penting bagi Anda untuk mengikuti aturan penulisan.

3) Melatih Skill Mengembangkan Ide Menjadi Kalimat
Untuk mendapatkan hasil tulisan yang baik, dibutuhkan
latihan terus menems dan tak kenai Ielah. Semakin
keras kita berusaha memperbaiki tulisan, akan semakin
mudah bagi kita untuk mengembangkan ide-ide atau
gagasan yang ada dalam benak kita dan menorehkannya
menjadi sebuah tulisan. Menulis merupakan kegiatan
yang sangat mengesankan dan mengasyikan. Kita bisa
dengan bebas menumpahkan banyak ide serta menjadi-
kannya sebagai sesuatu yang sangat mengesankan
dengan merangkunmya menjadi kalimat-kalimat yang
tersusun sedemikian mpa untuk kemudian disampaikan
kepada pembaca.

4) Melatih Skill Membuat Tulisan yang Mengalir
La ncar
Tidak semua orang memiliki kecerdasan linguistik yang
kuat dalam menghasilkan sebuah tulisan yang enak
dibaca dan mengalir Jancar. Untuk itu, milikilah

12 7JurusJitu

kebiasaan menulis. Lepaskan pikiran dari masalah-
masalah berat dan hilangkan keraguan untuk menulis.
Menulis dan menulis; biarkan goresan Anda mengalir
apa adanya sesuai ide-ide yang juga mengalir dalam
pikiran. Jangan ragu menulis meski hati tidak in the
mood atau otak sedang macet.

5) Melatih Skill Mencatat Hal-hal Menarik Menjadi
Suatu Tulisan
Banyak ide tulisan berawal dari sebuah catatan kecil
yang dianggap tidak penting. Jika kita jeli, catatan kecil
itu bisa menjadi sebuah karya besar. Oleh karena itu,
asah kepekaan Anda terhadap hal-hal menarik di
sekeliling Anda dan catatlah itu ke dalam sebuah buku
kecil. Jika Anda jeli, Anda bisa mengembangkan poin-
poin dalam catatan kecil tersebut menjadi sebuah buku
panduan yang menarik untuk dibaca banyak orang.

" Apakah kiat sukses agar bisa menjadi penulis buku
hebat?"

Agar bisa mewujudkan mimpi menjadi penulis buku
hebat, berikut 10 kiat sukses yang bisa Anda terapkan
sekarang juga.

Berlatih menulis. Awali hari-hari Anda dengan
melatih kemampuan menulis. Biasakan diri untuk
belajar menulis apa saja... menu) is... dan
menulis ... agar tulisan Anda bisa mengalir dan
enak dibaca. Tidak perlu banyak teori - latihlah
kemampuan menulis Anda seperti saat Anda
berbicara.

Suka membaca. Kebiasaan rajin membaca akan
memperluas wawasan Anda. Bukan saja mem-
baca koran, majalah, atau buku, tetapi juga mem-

Keinginan yang Kuat 13

:E"-~1 baca fenomena atau setiap kejadian di sekitar
kita.

Menguasai Tata Bahasa. Menulis berbeda
dengan berbicara. Menulis berarti memvisuali-
sasikan pikiran lewat bahasa tulis. Saat menulis
Anda harus mengetahui cara menggunakan
subjek, predikat, kata kerja, dan kata benda.
Berbeda dengan bahasa lisan yang tidak terikat
oleh aturan - yang penting orang mengerti apa
yang kita ucapkan - bahasa tulisan mengikat kita
dengan aturan atau ejaan yang berlaku. Kesalah-
an menulis titik atau koma saja bisa menjadi
masalah. Jadi, jangan sepelekan aturan pengguna-
an Bahasa Indonesia dan ejaan yang disempur-
nakan (EYD).

Sabar. Menulis adalah proses, dibutuhkan waktu
dan ketekunan. Ada tahapan yang harus dilalui
dan itu membutuhkan perjuangan. Setiap per-
juangan membutuhkan pengorbanan. Pengorban-
an dalam menulis adalah bersikap sabar. Tidak
ada penulis yang Jangsung mentas menjadi
penulis hebat hanya dengan sekali menulis.

Tekun dan berani. Untuk menjadi penulis hebat
dibutuhkan ketekunan dan keberanian. Oleh
karena itu, rajin-rajinlah menulis sebanyak-
banyaknya dan beranikan diri untuk mengirimkan
hasil karya tulis Anda ke penerbit atau ke media
massa sebagai ajang untuk melihat sejauh mana
respons pembaca terhadap tulisan Anda.

Belajar bersama pakarnya. Supaya bisa
menjadi penulis hebat dibutuhkan mentor yang
mampu menggiring langkah Anda. Sehebat apa-

14 7Jurus Jitu

pun jabatan Anda sekarang ini, jangan malu atau
enggan untuk menimba ilmu dari para pakar yang
sudah memiliki jam terbang tinggi dalam hal
tulis-menulis. Tidak ada salahnya bila Anda
mengikuti pelatihan penulisan buku atau work-
shop yang diselenggarakan oleh lembaga guna
menambah wawasan dan pengetahuan Anda.

Sosialisasi dengan lingkungan. Penulis yang
sukses adalah mereka yang mampu mengem-
bangkan dirinya melalui proses sosialisasi dengan
lingkungan dan teman. Ini adalah bekal bagi
Anda untuk mengembangkan potensi diri. Jadi,
Anda tidak perlu jauh-jauh lagi mencari ide di
luar diri Anda. Lihatlah ke dalam diri Anda;
tengoklah kemampuan dan pengetahuan yang
Anda miliki. Jadikanlah itu sebagai modal untuk
menghasilkan sebuah tema tulisan yang menarik.

Berawal dari hobby. Seorang penulis bisa
menghasilkan sebuah tulisan hebat berawal dari
kesenangan atau hobi yang dimilikinya. Ber-
modal hobi yang dimilikinya itu, berkembanglah
sebuah ide atau gagasan yang divisualisasikan ke
dalam bahasa tulisan. Anda pun bisa menjadi
penulis dengan mengawalinya dari hobi yang
disukai. Misalnya, Anda memiliki hobi utak-atik
handphone. Selanjutnya, Anda bisa menulis
sebuah buku panduan mengenai teknik memper-
baiki handphone. Lewat buku itu Anda bisa
mengembangkan pengetahuan tentang hobi Anda
bersama dengan para pembaca. Niscaya, hobi
tersebut bisa mengantar Anda menjadi penulis
hebat.

Keinginan yang Kuot 1S

[email protected])4] Berbagi pengalaman lewat tulisan. Adalah
kegiatan yang sangat menyenangkan bagi kita
untuk berbagi pengalaman dengan orang lain.
Lewat bahasa tulisan yang sederhana, kita bisa
dengan mudah menerangkan sebuah konsep
sehingga pembaca yang mungkin tidak memiliki
latar belakang pendidikan yang sama dengan
Anda bisa mengerti sesuatu dengan lebih baik.

DO<&QD Jangan berhenti menulis. Hal ini penting. Jika
Anda sudah bisa menghasilkan sebuah tulisan
dan membukukannya, jangan berhenti untuk
menulis. Menulislah lebih banyak lagi. Jangan
lupa untuk terus mengasah kejelian serta kemam-
puan untuk mengidentifikasi siapa pembaca buku
Anda.

16 I 7Jurus Jitu

Jurus 2
Tekun Berlatih

" Tak searang pun di dunia ini yang langsung bisa menjadi
penulis hebat begitu dia lahir. Untuk meraih sukses sebagai
penulis hebat, harus ditempulz }alan dengan cara berlatih

meski kerap gaga/ dan merasa kecewa dengan hasilnya -
Anda harus bisa melewati rintangan tersebut dengan penuh

kesabaran. Penulis hebat lahir karena ketangguhannya
menghadapi berbagai kegagalan dalam kehidupan."

Jurus ke-2 ini pemah saya sebut dalam buku saya yang
berjudul "Ragam Jurnalistik Baru dalam Pemberitaan
(Strategi Wartawan Menghadapi Tugas Jumalistik)". Di
sini, saya kembali menekankan bahwa menulis merupakan
sebuah proses. Oleh karena itu, tercapainya hasil maksimal
dan terwujudnya cita-cita Anda menjadi seorang penulis
buku bestseller, tak lepas dari proses mengasah potensi yang
ada dalam diri Anda demi kebanggaan diri Anda, keluarga,
dan rekan terdekat.

Supaya cita-cita Anda menjadi penulis buku bisa
terwujud, asah kemampuan diri Anda dalam menangkap
berbagai ide cemerlang dan menjadikannya sebagai sebuah
buku yang menarik. Untuk itu, latih diri Anda setiap hari
supaya Anda bisa dan mahir merangkai kata menjadi
kalimat yang enak dibaca dan menarik - latih diri Anda
terus-menerus dengan tekun dan gigih.

18 7Jurus Jitu

Supaya kalimat yang Anda tulis itu mengalir dan enak
dibaca, Anda harus rajin membaca, mengamati, dan meng-
analisis berbagai jenis infonnasi yang dimuat di majalah,
surat kabar, atau buku-buku yang ada di sekitar Anda.
Dengan begitu, pikiran Anda menjadi terbuka dan mampu
menangkap tema menarik yang kemudian bisa Anda
tuangkan menjadi sebuah tema buku/judul buku.

Dibutuhkan latihan, kemauan, serta kejelian Anda
dalam menggali ide menjadi sebuah karya tulis. Untuk itu,
diperlukan kesabaran dari dalam diri Anda dengan tems
mencoba menulis dan menulis ide apa saja yang berada
dalam benak Anda. Anda tidak akan bisa menulis dengan
baik bila tidak didukung oleh latihan yang rajin dan tekun
untuk menggali ide yang ada dalam benak Anda.

Latih kepekaan Anda dalam menuliskan apa yang ada
dalam pikiran Anda secara terus-menerus. Jangan biasakan
diri menunggu datangnya mood karena itu adalah tindakan
yang salah. Rajin-rajinlah menggali ide ataupun meng-
analisis hal-halmenarik yang ada di sekeliling Anda.

Menulis Itu Mudah

Menulis berarti berkomunikasi dengan pembaca atau
masyarakat lewat bahasa tulisan. Selain itu, menulis berarti
juga melakukan konsep pemasaran diri melalui karya yang
dihasilkan. Keberanian memasarkan diri lewat buku
mendekatkan kita kepada pembaca/konsumen secara ter-
buka dengan harapan terbelinya gagasan, ide, dan pemikiran
yang tertuang dalam buku. Seperti halnya penyanyi, agar
lagunya didengar masyarakat, mereka merekam lagu
tersebut sehingga banyak orang bisa menikmatinya (lewat
banyak distribution channel).

Tekun Berlatih 19

Menulis dengan Hati, Mengungkapkan Pikiran

Sesungguhnya, dengan menulis berarti kita tengah
berbicara dengan hati dan mengungkapkan pikiran kita.
Oleh karena itu, semua orang berpotensi untuk menjadi
seorang penulis. Dalam diri semua orang terdapat kemam-
puan untuk menceritakan kisah yang terekam rapi dalam
hati dan pikiran. Setiap orang memiliki dorongan untuk
menulis, sama besamya seperti dorongan untuk berbicara.
Bedanya, menulis berarti berkomunikasi dengan hati dan
mengungkapkan apa yang ada dalam pikiran kita lewat
bahasa tulisan.

"Bagaimana cara untuk menjadi penulis kreatif?"

Setiap orang pasti ingin menjadi penulis hebat yang bisa
menghasilkan karya yang diminati banyak orang. Hal yang
perlu Anda ketahui untuk menjadi penulis kreatif adalah:

1. Menulis sesuatu yang menggairahkan (passion)
minat pembaca.

2. Menulis tentang sesuatu yang menggerakkan hasrat
(desire) yang mendalam melalui kiat-kiat menarik yang
bisa bem1anfat bagi pembaca.

Emosi pembaca atas pemikiran-pemikiran yang Anda
tulis dalam buku Anda bisa terpancing. Dengan begitu,
secara tidak langsung Anda melibatkan emosi dan rasio
pada saat menuangkan ide atau gagasan ke dalam sebuah
buku. Otak kanan (emosi) dan otak kiri (logika) bekerja
aktif guna mencurahkan apa yang ada dalam rekaman
pikiran, yang tentunya menarik perhatian. Anda bisa meng-
ekspresikan atau memvisualisasikannya menggunakan tata
bahasa tulisan yang enak dibaca.

20 7Juru s Jitu

Namun demikian, menulis bukanlah sekadar menyam-
paikan sesuatu. Anda harus bertanggung jawab penuh pada
apa yang sudah dituliskan tersebut.

Keterampilan Dasar Menulis

Supaya bisa menulis dengan baik, diperlukan keteram-
pilan dasar menulis sebagai berikut.

I. Curahkan gagasan (brainstorming)
Teknik ini merupakan cara yang cukup efektif untuk
mengembangkan gagasan dalam menulis. Sebagai lang-
kah per-tama, tulislah beberapa ide atau gagasan yang
menarik sebagai tema tulisan Anda.

2. Mengembangkan Gagasan
Dari sekian banyak ide atau gagasan yang ada, Anda
bisa melakukan pencarian (searching) untuk mendapat-
kan topik yang tepat. Kemudian, kembangkan topik
tersebut ke dalam peta pemikiran Anda.

Contoh: Anda tertarik untuk menuliskan cara mengolah
tanaman Adenium. Untuk itu, Anda harus mengem-
bangkan topik tersebut dengan mencari asal usul
tanaman tersebut. Kembangkan tema besar itu menjadi
subtopik yang menjelaskan tanaman dengan lebih
detail.

3. Buat Peta Pikiran (mind mapping)
Teknik ini merupakan cara mudah bagi Anda untuk
meringkas satu tema utama menjadi subtema sehingga
Anda bisa mengisi bab per bab dengan tema-tema kecil
yang menjadi satu kesatuan dengan tema pokoknya.

Membuat peta pikiran adalah latihan yang perlu
dilakukan terus menerus. Sama halnya seperti teknik
kontemplasi, kita perlu berlatih menggunakan peta

Tekun Berlatih 21

pikiran untuk mengetahui infonnasi atau menganalisis
masalah.

Membangkitkan Intuisi

Menulis bukan hanya aktivitas menggerakkan pikiran
alam sadar, tetapi juga menggerakkan pikiran bawah sadar,
yaitu intuisi atau curahan dari dalam hati kita. Intuisi atau
alam bawah sadar manusia bergerak tanpa batas. Bahkan,
banyak penulis hebat yang secara tidak sadar berhasil
menerjemahkan alam bawah sadar mereka dengan men-
ciptakan suatu karya tulis hebat. Mereka mampu membang-
kitkan kekuatan besar yang ada dalam dirinya dengan
berbicara kepada alam bawah sadar.

Menuangkan pemikiran bawah sadar dalam bentuk
tulisan akan membantu Anda membuang perasaan tertekan
dan stress sehingga tercipta suasana hati yang tenang dan
damai. Tulisan juga bisa membantu Anda hidup dengan pola
pikir sehat.

Pikiran sadar adalah rekaman peristiwa, pengalaman,
serta pengetahuan yang Anda alami sehari-hari yang hanya
bisa Anda pahami sendiri. Sementara itu, pikiran bawah
sadar adalah suasana hati (senang atau sedih) yang dirasa-
kan sepanjang perjalanan hidup Anda.

Berani Memublikasikan Tulisan

Agar tulisan Anda bisa dibaca dan bem1anfaat bagi
banyak orang, tumbuhkan keberanian dalam diri Anda
untuk memublikasikan tulisan Anda. Dalam hal ini, Anda
harus menghubungi salah satu penerbit yang berada tidak
jauh dari tempat tinggal Anda untuk membantu mencetak,
menerbitkan, dan menyebarluaskan karya Anda.

22 7Jurus Jitu

Tujuan Anda mencetak atau menerbitkan buku adalah
mempromosikan diri, mempromosikan ide/gagasan serta
kreativitas Anda dengan harga yang tepat. Untuk itu,
dibutuhkan kerja sama dengan penerbit buku yang Anda
percaya bisa bertanggung jawab penuh dalam mempromosi-
kan buku Anda.

Selanjutnya, Anda bisa melakukan promosi sendiri atau
bekerjasama dengan penerbit. Langkah promosi yang bisa
Anda lakukan adalah:

1. Mengirimkan sedikitnya satu eksemplar secara gratis
kepada beberapa media massa.

2. Mengiklankan buku Anda di media cetak maupun
elektronik.

3. Aktif mengadakan seminar atau bedah buku di sekolah-
sekolah ataupun perguruan tinggi, serta mengadakan
pertemuan dengan organisasi kemasyarakatan.

Cara seperti itu diharapkan akan mendongkrak angka
penjualan buku Anda sehingga Anda termotivasi untuk
menjadi lebih produktif.

Jurus 3
Mulailah Menulis!

My goal as a writer isn 't to change the world.
I'm content to brighten someone 's weekend. "

(Debbie Macomber)

Semua orang bisa me1!jadi penulis! Coba Anda lihat
buku-buku yang terpajang di toko buku Gramedia dan
Gunung Agung. Banyak bermunculan penulis muda dan
berbakat yang masih berstatus pelajar SMP dan SMA.
Kehadiran penulis berusia remqja yang sukses detigan
karya fiksi dengan bahasa gaul yang fresh menyebabkan
penjualan novel bertema teen/it dan chick/it booming
belakangan ini. Hal itu turut mendorong munculnya minat
generasi muda untuk terjun sebagai penulis bukufiksi.

Tak mau kalah dengan penulis remaja, kalangan
profesional dan eksekutif pun turut meramaikan dunia
perbukuan dan mulai terjun sebagai penulis buku. Tentu saja
hal itu sangat membanggakan. Geliat pasar penjualan buku
pun semakin kentara. Tidak saja penjualan buku yang ikut
terdongkrak, deretan nama penulis baru pun kian hari kian
panjang.

Pada Jurus 1, Anda sudah mengetahui apa yang menye-
babkan seseorang berkeinginan untuk menjadi penulis. Bisa
atau tidaknya seseorang menjadi penulis jawabannya ada
pada diri sendiri.

24 7Jurus Jitu

Kemampuan menulis itu bukan lahir karena bakat,
tetapi karena penciptaan. Maksudnya, tidak ada orang yang
dilahirkan sebagai penulis. Sesungguhnya, ia tercipta
sebagai manusia dan diberikan kelebihan untuk mengem-
bangkan apa yang berada di sekitamya melalui proses
pembelajaran, latihan, dan pengembangan.

Hal yang kerap membuat orang ragu untuk menjadi
penulis adalah ketidaktahuannya mengenai cara mencurah-
kan apa yang ada dalam pikiran atau ide-ide cemerlangnya
menjadi sebuah tulisan. Masih banyak orang yang tidak tahu
dari mana hams mulai menulis padahal mereka punya
banyak ide. Sayangnya, tak satu pun juga yang menjadi
tulisan.

Jika Anda sudah memiliki keinginan kuat untuk men-
jadi seorang penulis, jangan ragu untuk mulai menulis!!!
Itulah kuncinya. Jika Anda menunda-nunda menuliskan ide,
maka ide tersebut bisa terbang dan menguap begitu saja.
Jadi, jika Anda tidak segera mulai menuliskan apa yang ada
dalam kepala Anda, maka ide-ide brilian Anda tidak akan
menjadi apa-apa.

Bukan BAKAT MENULlS yang hams dimiliki, tetapi

./ Minat besar pada dunia tulis-menulis

./ Keinginan kuat untuk menulis

./ Tekun berlatih

./ Waktu luang untuk menulis

./ Berbagai ide atau gagasan yang bam dan segar

./ Sabar

Mulailah Menulis! 25

Mulailah Menulis!

Menulis'? Harus mulai dari mana? Pertanyaan itu sangat
sederhana, tetapi sulit dijawab, terutama bagi mereka yang
belum pemah menulis artikel atau yang lainnya. Herannya,
pertanyaan sederhana seperti itu kerap saya dengar dari
seorang dosen. Ironis sekali, seorang dosen yang sudah
meraih gelar S2 saja belum tahu cara menulis sebuah buku.
Angan-angan besar untuk menulis buku dan menjadi penulis
terkenal muncul setelah ia meraih gelar S2! Lho ... dosen
apa ini? Kok menulis buku saja tidak bisa? Lalu bagaimana
ia bisa menyusun thesis sebelum meraih gelar kesarjanaan
S2-nya itu'?

Sesungguhnya, menulis sebuah buku tidaklah sulit. Hal
yang dibutuhkan untuk serius menjadi seorang penulis buku
adalah minat besar terhadap dunia buku dan tulis-menulis.
Menghasilkan sebuah buku memang tidaklah semudah yang
kita bayangkan karena dibutuhkan waktu lama disertai
ketekunan, keuletan, serta latihan terus menerus untuk
mengasah kemampuan merangkai kata menjadi kalimat
yang enak dibaca.

Seorang penulis sukses pun tidak pemah berhenti
menemukan cara baru untuk mengungkapkan ide/gagasan
ataupun menyajikan bukunya. Masih banyak penulis hebat
yang belum puas dengan basil bukunya yang telah
diterbitkan. Mereka masih tetap merasa bahwa mereka hams
menciptakan buku yang lebih baik daripada yang sudah
dibuatnya. Saya pun mengalami hal itu hingga suatu hari
pemah terlintas rasa kesal ketika sebuah buku saya yang
berjudul "Hitam Putih Poligami" ditiru oleh penulis lain
(kebetulan buku saya itu terbit dan beredar lebih dulu -
tentu saja secara tidak langsung penjualan buku saya jadi
tersodok oleh penulis lain dan itu membuat saya merasa
sangat kecewa).

26 7Jurus Jitu

Lalu, dari manakah kita memulai karier sebagai seorang
penulis? Berikut beberapa tip yang perlu diperhatikan oleh
penulis pemula.

1. Tekadkan diri Anda jika sudah mantap ingin menjadi
penulis. It's a must!

2. Harus ada minat. Hams ada keinginan yang kuat
untuk menjadi seorang penulis. Ada gairah yang meng-
gebu-gebu untuk menulis. Gairah itu akan mengantar-
kan kita kepada semangat ·saya pasti bisa jadi penulis'.
Tanpa motivasi itu. nantinya hanya akan terlahir
seorang penulis iseng yang ala kadarnya saja.

3. Rajin membaca. Membaca merupakan kegiatan yang
mengasyikkan. Selain bisa menambah wawasan akan
banyak hal, kita juga bisa membuat tulisan yang lebih
hebat dari yang pemah dibaca. Membaca yang dimak-
sud di sini adalah benar-benar mengerti, memahami dan
menikmati isi buku. Jika Anda ingin menjadi seorang
noveli.s atau cerpenis, banyak-banyaklah membaca
novel dan cerpen yang bisa membuka wawasan berpikir
Anda sehingga Anda bisa mencerna, menikmati, dan
memahami isinya. Hanya saja perlu dicatat untuk mulai
membaca sesuatu yang mudah dimengerti dan yang
sesuai dengan jenis tulisan yang ingin Anda tekuni.
Misalnya, Anda ingin menjadi seorang cerpenis remaja.
Untuk itu, banyak-banyaklah membaca cerpen remaja
di majalah remaja maupun dalam buku kumpulan
cerpen. Perhatikan cara penulisannya dari awal hingga
akhir dan bagaimana konflik dikelola sehingga menjadi
cerita yang menarik. Karya orang lain penting untuk
dijadikan referensi bagi seorang pemula.

4. Pilih jalur penulisan yang Anda kuasai: menulis
nonfiksi (buku agama, ekonomi, budaya, manajemen,

Mulailah Menulis! 27

dan lain-lain) atau fiksi (cerpen atau novel- teen/it,
chick/it, metropop, preteen, roman, horor, dan lain-lain).

5. Latihan dengan metode "plagiat". Cara ini dilakukan
dengan menulis ulang karya orang Lain. Ingat, ini
hanya untuk latihan saja. Sebaiknya latihan ini tidak
dipraktikkan untuk keperluan yang lain. Pertama-tama,
pilih tulisan orang lain yang Anda anggap menarik.
Kemudian, coba tulis ulang karya itu det1gan ketentuan:
bebas mengedit dan memodifikasi naskah sesuai
kehendak Anda.

6. Menulis kilat dengan metode merekam. Banyak
penulis pemula yang masih kesulitan dalam menuliskan
artikel. Menulis sebuah artikel memang agak sulit.
Namun, cara tennudah agar bisa menghasilkan tulisan
yang enak dibaca adalah dengan merekam wawancara
dengan nara sumber mengenai materi tulisan. Bagi
Anda yang daya ingatnya kuat, coba buat tulisan
berdasarkan rekaman daya ingat Anda.

7. Cari tempat dan alat yang nyaman untuk menulis.
Anda bisa menulis dengan komputer. Bagi yang belum
memilikinya, menulis bisa dilakukan di tempat penye-
waan komputer.

8. Pelajari penggunaan Bahasa Indonesia berdasarkan
EYD. Untuk menghasilkan tulisan yang baik, penting
bagi Anda untuk mempelajari penggunaan Ejaan
Bahasa yang Disempumakan (EYD). Pemahaman Anda
akan pemakaian Bahasa Indonesia yang baik dan benar
akan membantu Anda menjadi seorang penulis. Saat
menulis, biasakanlah menggunakan Bahasa Indonesia
yang baik dan benar, terutama dalam penulisan artikel.

9. Biasakan memiliki catatan kecil. Penting bagi penulis
pemula untuk memiliki catatan kecil yang bisa dibawa

28 7Jurus Jitu

ke mana saja. Seringkali ide dan inspirasi datang pada
waktu yang tidak terduga dan jika kita tidak mencatat-
nya, bisa saja kita lupa padahal ide itu belum tentu
datang lagi. Saya menyarankan Anda untuk membiasa-
kan diri membawa buku kecil ke mana pun Anda pergi.
Bisa juga ide yang datang tiba-tiba itu dicatat dalam
ponsel Anda.

10. Mempelajari bagaimana sebuah buku bisa diterbit-
kan. Coba Anda perhatikan sebuah buku dengan
seksama dan bayangkan bagaimana buku itu dibuat,
mulai dari cover depan hingga cover belakang. Bagai-
manakan proses mulai dari buku itu ditulis hingga
sampai di tangan pembaca? Coba perhatikan halaman
buku tersebut, cara penulis menyajikan isi buku, gaya
bahasa, dan penyampaian isi buku.

11. Mengamati cara membuat judul dan isi buku.
Penting bagi Anda untuk menyimak apa dan bagaimana
sebuah buku ditulis dengan pilihan judul yang menarik
perhatian pembaca. Bagaimana penulis mengenali
selera pembaca sehingga dipilih judul tersebut'? Seorang
penulis hebat pasti akan melakukan riset pasar terlebih
dahulu sebelum melempar judul bukunya ke pasaran.
Jika Anda merasa belum mampu menulis apa yang
diinginkan pembaca, sebaiknya Anda menulis apa yang
Anda anggap menarik dan jangan terlalu terpaku pada
teknik penulisan karena itu akan menghambat langkah
Anda. Jadi, tulis apa saja yang Anda anggap menarik
untuk ditulis. Jangan malu jika tulisan Anda masih
ditolak oleh penerbit. Berlatihlah tents sampai Anda
bisa menghasilkan sebuah buku yang menarik untuk
dibaca dan diketahui oleh pembaca.

12. Berlatih mencari ide untuk tulisan Anda. Bagi
penulis pemula, mencari ide untuk sebuah tulisan sulit

Muloiloh Menulis! 29

dilakukan. Namun, jangan putus asa dan hanya menanti
datangnya ide baru. Kalau hanya menunggu-nunggu
datangnya ide, kapan Anda bisa mulai menulis? Keburu
buyar keinginan Anda untuk menulis buku jika begitu.
Jangan menunggu datangnya mood baru Anda mulai
menulis. Perhatikan sekeliling Anda karena banyak
sekali bertebaran ide atau gagasan menarik yang bisa
Anda jadikan tema tuisan Anda. Anda harus jeli dengan
mengenali ide di sekeliling Anda - tidak perlu lama-
lama menunggu datangnya ide.

Ingin mulai menulis, tetapi tidak tahu bagaimana
memulainya? Banyak orang bertanya harus mulai menulis
dari mana. Anda bisa memilih terlebih dahulu jenis tulisan
apa yang kehendaki. Ada dua dua jenis penulisan buku,
yaitu:

o4J Tulisan fiksi (novel, cerpen)

~4:1 Tulisan nonfiksi (berupa buku umum: biografi, esai,
agama, ekonomi, teknologi, budaya, dan lain-lain)

Setelah menentukan jenis tulisan Anda bisa mulai
berkarya.

Menulis sebuah buku memang tidaklah mudah karena
banyak proses yang harus dilalui, mulai dari proses audit,
editing, menerbitkan buku, sampai akhimya berujung pada
proses mempresentasikan isi buku kepada pembaca atau
masyarakat (bedah buku).

Jadi, jika Anda sudah bennimpi ingin menjadi penulis,
segera saja belajar menulis. Mulailah menulis dari yang
ringan-ringan dulu, seperti menulis surat cinta, diary, artikel,
atau cerpen. Jangan terlalu berambisi menulis yang hebat-
hebat. Jika pikiran kita terlalu berambisi untuk menulis yang
hebat-hebat, bisa-bisa kita malah enggak menulis satu
kalimat pun.

30 7Jurus Jitu

Kebiasaan menulis akan sangat besar pengaruhnya
dalam meningkatkan kemampuan menulis. Mengapa saya
katakan bahwa untuk menjadi seorang penulis buku faktor
bakat tidak memengaruhi? Perlu Anda ketahui bahwa
kemampuan menulis adalah sesuatu yang bisa dilatih dan
diasah. Jadi, apabila Anda memiliki sebuah ide atau gagasan
menarik, segeralah menerjemahkannya ke dalam bahasa
tulisan. Untuk mewujudkan ide tersebut menjadi sebuah
tulisan, jangan terbelenggu oleh teknik menulis. Jangan
terlalu memikirkan hal itu.

Kemampuan teknik menulis bisa Anda pelajari sambil
jalan. Hal yang paling penting, Anda menuliskan apa yang
ada dalam pikiran Anda terlebih dahulu. Jangan menunggu
hingga ide itu hilang dari pikiran Anda. Ingatlah bahwa
menulis merupakan kegiatan yang sangat mengasyikan.
Jadi, tunggu apa lagi. Ayo, segera tulis apa yang ada dalam
pikiran Anda!

Selain belajar menulis, yang perlu Anda lakukan adalah
rajin membaca. Tanpa rajin membaca, tak mungkin sese-
orang bisa menulis karya yang spektakuler. Jadi, tak ada
penulis yang sukses menulis buku, tetapi tak gemar
membaca. Saya nggak percaya ada orang yang suka nulis,
tetapi nggak gemar membaca. Itu nggak mungkin!!! lbarat
orang yang suka nyanyi, ia pasti suka mendengarkan musik.

Dengan menulis, Anda bisa menyihir pembaca - seperti
JK Rowling yang sukses menyihir pembaca melalui novel
HalTy Porter-nya. Buku yang ditulisnya mengantarkannya
menjadi orang terkaya di dunia. Semua itu hanya gara-gara
kehebatarmya dalammenulis buku Hany Potter.

Mulailah Menulis! 31

9 Kata JANGAN yang Harus Dihindari Penulis

Berikut 9 kata JANGAN yang sehamsnya dihindari
penulis:

I. Jangan memikirkan teori menulis. Mulailah menuliskan
apa saja yang terpikir sesuai dengan yang Anda sukai.

2. Jangan menulis sesuatu yang tidak Anda kuasai. Atau
menulis sesuatu yang referensinya tak · ada atau sulit
dicari.

3. Jangan terlalu memikirkan gaya (style) menulis. Jika
perlu, contek saja gaya penulis yang paling disenangi.
Gaya menulis akan muncul seiring matangnya
kemampuan menulis.

4. Jangan menulis buku tanpa melengkapi bagian-bagian
buku, seperti prakata, daftar pustaka, indeks, glosarium.
Kata pengantar/prakata penting untuk membantu
pembaca meraba apa yang bisa didapatkan dari buku
Anda. Daftar pustaka, indeks, dan glosarium juga
sangat membantu pembaca agar lebih cepat mendapat-
kan apa yang dicarinya. Tak jarang seorang pembaca
memeriksa daftar pustaka, indeks, maupun glosarium
sebelum memutuskan apakah buku tersebut sesuai
dengan yang diinginkannya. Daftar nama, istilah,
peristiwa, tanggal penting dalam sebuah indeks atau
daftar definisi dalam sebuah glosarium sangat disukai,
temtama oleh mereka yang sedang mencari bahan
referensi.

5. Jangan mengirim naskah tanpa pengantar atau proposal.
Penulis yang baik adalah yang menghommti rekan
sejawatnya. Jika Anda lupa dari mana Anda mendapat-
kan kutipan tersebut, lebih baik urungkan niat Anda
untuk mencantumkan kutipan itu. Jika temyata hanya

32 7Jurus Jitu

mampu mengingat sebagian infonnasi (nama atau judul
buku) dari sumber kutipan yang sangat penting, dengan
terpaksa pakailah kalimat tak langsung atau akui saja
dalam tulisan Anda bahwa Anda memang Iupa. Penulis
yang baik bukanlah yang menulis dengan tujuan untuk
mencari nama, popularitas, pujian, maupun kekayaan
belaka. Penulis yang baik adalah mereka yang dengan
keikhlasan hati menulis buku untuk memberikan
sumbangan pikiran dan membagi wawasan yang
dimilikinya kepada khalayak pembaca.

6. Jangan menulis tanpa berempati terhadap pembaca.
Dalam dunia dagang dikenal 'pembeli adalah raja'. Hal
yang sama juga terjadi di dunia penulisan. Pembaca
adalah dewa karena hidup mati seorang penulis ber-
gantung pada pembaca. Di dunia penulisan buku,
pembaca bisa memberikan komentar atau kritik
terhadap sebuah tulisan. Oleh karena itu, jangan sekali-
kali mengabaikan pembaca, mereka bisa sewaktu-waktu
bertukar posisi dengan Anda.

7. Jangan menulis tanpa referensi yang memadai. Untuk
menulis sebuah buku, referensi adalah jantung yang
mutlak harus Anda miliki.

8. Jangan asal menulis. lngat, jangan asal menulis meski
Anda harus segera menuliskan ide yang muncul. Lebih
baik, gunakan tulisan awal itu sebagai brainstorming
terlebih dahulu. Setelah itu, tentukan teknik menulis
terbaik yang hendak Anda gunakan. Tak jarang teknik
atau cara menulis dengan teknik bercerita lebih
diutamakan daripada isi cerita itu sendiri. Rencanakan
segala sesuatunya dengan matang. Inilah perlunya
outline atau kerangka karangan. Tak ketinggalan juga,
karakter juga berperan penting. Ada pembaca yang
tertarik untuk mengikuti sebuah cerita karena penasaran /

Muloiloh Menulis! 33

atau jatuh cinta dengan karaktemya. Rencanakan, dan
setelah itu, jangan lupa juga untuk segera menuang-
kannya dalam tulisan.

9. Jangan menolak bila editor hendak menyunting naskah
Anda. Anda jangan menganggap peran editor tidak
diperlukan. Tanpa editor, tulisan Anda bisa terjebak
dalam subjektivitas. Agar naskah enak dibaca dan
mengalir baik, biarkan editor membantu merapikan
tatanan kalimat, paragraf, serta cara penyajian isi buku
Anda.

Pengertian Menulis

Menulis (writing) adalah bagian dari kegiatan yang
sering kita lakukan setiap hari. Selain itu, menulis adalah
bagian dari kegiatan komunikasi yang dilakukan mengguna-
kan bahasa tulisan (H;riting), selain mendengar (listenillg),
membaca (reading), dan berbicara (speaking).

Jadi, menulis pada hakikatnya adalah kegiatan ber-
komunikasi dalam bahasa tulisan. Pesan yang disampaikan
bisa berupa infonnasi, gagasan, pemikiran, ajakan, dan
sebagainya. Istilah menulis yang kita bahas dalam buku ini
menyangkut kegiatan penulisan untuk dibukukan. Jika Anda
sudah memiliki keinginan untuk menjadi penulis dan menu-
lis sebuah buku, jangan membayangkan bahwa menulis itu
susah. Menulis sebenamya mudah, asal disertai dengan
semangat dan kemauan untuk berlatih menulis sehingga
kelak Anda bisa menjadi seorang penulis buku hebat.

Menulis; Bicara dengan Hati dan Pikiran

Untuk memudahkan Anda dalam menerjemahkan apa
yang ada dalam hati dan pikiran Anda, anggaplah Anda
sedang berbicara dengan hati dan pikiran dalam bentuk

34 7Jurus Jitu

tulisan. Anggaplah Anda tengah menyampaikan sebuah
pesan, yang bisa berupa informasi, pemikiran, ajakan, atau
uneg-uneg, dalam bentuk tulisan.

Langkah-Iangkah untuk Mulai Menulis

Bagi Anda yang ingin menjadi penulis buku, entah
sebagai hobi, karier, atau sekedar mengisi waktu luang -
berikut beberapa langkah yang bisa Anda lakukan sebagai
pedoman untuk mulai menulis.

1. Biasakan mencatat semua rencana atau ide yang ada
dalam kepala Anda sepanjang waktu (H'I"iting in their
heads). Kemudian, pilihlah satu dari sekian banyak
rencana penulisan tema buku yang Anda inginkan
dengan menelusuri literatur atau mendiskusikannya
dengan teman atau orang terdekat yang mengenal teknik
penulisan buku. Dengan begitu, pikiran Anda bisa
terfokus dan Anda bisa mendapatkan pengarahan serta
infonnasi berguna lainnya.

2. Tetapkanlah suatu ide dasar atau tema tulisan Anda.
Kembangkan ide tersebut dalam suatu kerangka
pemikiran atau kerangka tulisan. Buatlah kerangka ide
tersebut dalam bentuk paradigma ide, yaitu semacam
skema atau alur tulisan.

3. Sebelum menuliskan sesuatu ide, penting bagi Anda
untuk memilih satu tema yang Anda anggap layak
untuk dijadikan sebuah tulisan.

4. Setelah memilih tema, lakukan riset kecil. Riset bisa
dilakukan dengan mengumpulkan literatur dari intemet,
majalah, buku-buku, ataupun artikel di surat kabar.
Riset tersebut bisa didukung oleh infom1asi dari
narasumber, yaitu orang yang berkompeten di bidang
kajian yang akan menjadi bahan penulisan Anda.

Mulailah Menulis! 35

Pemilihan responden bisa dilakukan secara acak.
Selanjutnya, responden tersebut diwawancarai dan
dimintai pendapatnya tentang topik yang akan menjadi
bahan tulisan Anda.

5. Jika Anda sudah memiliki tema penulisan buku,
ambillah secarik kertas kosong dan cobalah untuk
menuliskan garis besar ide yang hendak Anda sampai-
kan dalam buku Anda (kumpulan garis besar ide itu
disebut outline - yang berguna untuk menuntun
langkah Anda dalam mengatur poin-poin penting dari
satu bab kebab berikutnya).

6. Setelah tema utama dipilih, Anda bisa memilah materi
isi buku ke dalam skema tubuh buku dengan membuat
outline, yang memudahkan Anda untuk membahas isi
buku sesuai pecahan topik dari bab ke bab. Pada saat
membuat outline bayangkan Anda sedang membuat
boneka. Buat goresan untuk wajahnya, setelah itu leher,
telinga, pemt, tangan, dan kakinya. Dengan begitu,
Anda bisa menjabarkan isi tulisan dari satu bab ke bab
terakhir dengan pembahasan yang nyambung dan
temrut baik, yang berakhir pada suatu bab kesimpulan
di akhir buku.

7. Setelah membuat kerangka outline, buat tulisan secara
runtut dari bab pertama hingga bab terakhir. Ceritakan
di awal bab Jatar belakang tema yang hendak Anda
bahas, lalu gabungkan pada bab kedua, ketiga, keempat,
dan setemsnya hingga menghasilkan alur tulisan yang
bemrutan dari awal sampai akhir.

8. Untuk memudahkan Anda dalam merangkai kata
menjadi kalimat yang enak, mengalir, dan mudah
dipahami oleh pembaca - gunakan bahasa yang seder-
hana, yang mudah dipahami oleh orang yang mem-

36 7Jurus Jitu

bacanya. Pilih gaya penulisan bercerita atau bertutur.
Hindari pemakaian bahasa asing atau istilah-istilah yang
tidak dimengerti, gunakan Bahasa Indonesia yang
mudah dimengerti.

9. Untuk penyajiannya, buatlah gaya penyajian seseder-
hana mungkin dari satu bab ke bab berikutnya.
Pembahasan jangan terlalu berbelit, dan gunakan
perumpamaan-perumpamaan yang mudah dipahami
pembaca.

10. Gunakan kalimat pendek tapi memadai Sebaiknya,
jangan terlalu kaku dalam hal pemilihan kosakata.
Menulislah dengan gaya sesuai kepribadian Anda.
Tampilkan ciri khas Anda sebagai trade mark
penulisan. Seperti halnya dalam dunia musik, di mana
setiap penyanyi memiliki style atau gaya penam-pilan
sendiri.

11. Temukan tema menarik untuk tulisan Anda. Tenang
saja, Anda tidak perlu bingung. Sebaiknya, Anda mulai
saja menuliskan sesuatu yang sederhana yang berada di
sekeliling Anda. Anda bisa memilih topik mengenai
pengetahuan ilrniah, pengetahuan umum, hobi, keagac
maan, pengalaman hidup, atau tip-tip serta berbagai
macam humor seputar kehidupan diri sendiri, teman,
atau orang lain. Sebaiknya, tema yang Anda pilih
mampu mengungkapkan hasrat Anda serta mampu
mengajak pembaca untuk berkomunikasi dan berinte-
raksi.

12. Jangan terlalu tegang atau takut salah saat menulis.
Menulislah dengan santai. Agar potongan-potongan ide
atau referensi yang Anda temukan tidak terpencar,
biasakan untuk menuliskmmya ke dalam buku catatan
kecil. Anda tidak pemah tahu kapan menemukan hal-

Mulailah Menulis! 37

hal menarik yang bisa menjadi ide untuk bahan tulisan.
Mencatatnya dalam buku kecil memudahkan kita untuk
membuat poin-poin penting.

14. Gunakan kata-kata atau kalimat sederhana dan mudah
dipahami atau KISS (keep it simple and short).

15. Gunakan istilah atau ungkapan umum yang mudah
dipahami pembaca.

16. Dari penelusuran riset atau data yang sudah dikum-
pulkan, cobalah melatih diri untuk menjadi juru masak
yang profesional. Rangkai kata-kata menjadi kalimat
yang menarik.

17. Jangan pemah membatasi jumlah halaman tulisan Anda.
Fokuskan diri Anda untuk menulis sebanyak-banyaknya
dengan mengungkapkan isi semenarik mungkin meski-
pun tulisan itu biasanya akan diedit oleh penerbit.

18. Setelah selesai menuliskan semuanya, coba baca sekali
lagi dan lakukan proses penyuntingan awal untuk
melihat keterkaitan antarkalimat, paragraf, subtema, dan
bagian-bagian di dalam tulisan tersebut. Pastikan bahwa
naskah yang Anda tulis itu mengalir dengan lancar,
enak dibaca, dan mudah dipahami serta dimengerti
isinya oleh pembaca.

19. Jangan pemah mematok harga mati honor buku karena
biasanya penerbit memberikan royalti (hak cipta)
dengan besar nominal 6% - 10% dari total penjualan
atau jumlah cetakan. Biasanya, royalti dibayarkan
setelah buku laku tet.:jual - setiap 4 atau 6 bulan sekali.
Ada penerbit yang langsung berani mencetak ratusan
buku atau bahkan ada yang sampai 1000 buku atau
lebih. Semua tergantung pada kebijaksanaan masing-
masing penerbit. Untuk berkomunikasi dengan penerbit,
kita bisa menggunakan telepon atau datang langsung ke

38 7Jurus Jitu

kantor penerbit. Semen-tara untuk mengirimkan naskah,
kita bisa menggunakan jasa pos, e-mail, atau diserahkan
langsung ke penerbit. Ada penerbit yang hanya
meminta versi digital (disket atau CD) ataupun dalam
bentuk cetakan di atas kertas folio atau A4. Semuanya
tergantung pada kebijaksanaan masing-masing penerbit.
Sebaiknya Anda melakukan konfirmasi dan negosiasi
terlebih dahulu dengan penerbit tentang bentuk dan
fom1at naskah serta cara pengirimannya.

Menulis Lebih Hebat Daripada Berkotbah

Percaya atau tidak, menulis sebuah buku bisa membuat
Anda lebih hebat dari seorang pengkotbah. Hal itu
dikarenakan pesan yang Anda sampaikan dalam bentuk
tulisan bisa dibaca oleh semua orang. Hebat bukan? Anda
tentu bangga jika buku yang Anda tulis bisa dibaca oleh
semua orang, baik di Indonesia maupun luar negeri.

Tentu saja pengaruhnya akan berbeda dengan seorang
pengkotbah, yang jumlah pendengamya hanya segelintir
orang saja. Jadi, menulis buku membuat Anda tampil lebih
hebat dari seorang pengkotbah. Buang keraguan dalam diri
Anda, dan mulailah menyulap ide menjadi buku hebat.
Tunggu apalagi? Ayo, cobalah untuk menulis sebuah buku
agar Anda orang lain bisa merasakan manfaatnya.

Jurus 4
Memotivasi Diri

A pa motivasi Anda menjadi penulis? Apa yang men-
dorong Anda untuk menu/is buku? Untuk apa Anda
menu/is? Pertanyaan-pertanyaan tersebut merupakan kunci
yang memotivasi seseorang untuk menjadi penulis.

Di usia 9 tahun saya sudah tertarik untuk mencoret-
coret selembar kertas dengan potongan-potongan kisah
sesuai bahasa penuturan kanak-kanak. Saya merasa tangan
saya saat itu mengalir begitu saja, menggoreskan apa yang
ada dalam hati dan pikiran saya. Di usia yang masih sangat
muda, saya sudah menyukai dongeng. Dari kegemaran
membaca buku cerita dongeng, saya tertarik untuk
menuangkan isi hati dan pikiran saya menjadi sebuah
rangkaian kalimat yang manis dan lugu.

Kegemaran menulis itu berlanjut hingga SMA. Dengan
penuh keberanian, saya mengikuti berbagai lomba penulisan
cerita pendek, esai, dan referensi buku. Ada luapan kebang-
gaan dalam hati saya karena bisa menghasilkan berbagai
cerpen yang dimuat di sebuah majalah remaja. Hingga tamat
SMA kegemaran menulis tersebut menjadi pusat perhatian
kedua orangtua saya, terutama ibu, yang semakin kuat
mendorong saya agar memilih jurusan jumalistik guna
mengasah kemampuan saya di bidang tulis-menulis.

40 7Jurus Jitu

Akhimya, saya mendaftarkan diri ke sebuah perguman
tinggi swasta atas doa dan restu kedua orangtua - di fakultas
ilmu komunikasi jumalistik inilah saya menemukan identi-
tas diri saya dan keasyikan yang tidak dapat saya ungkapkan
dengan kata-kata. Di kampus ini, saya menjadi semakin
tem1otivasi sehingga kelak bisa menghasilkan karya abadi
lewat buku. Dorongan itu benm!la dari ucapan rektor saya
yang kerap mengatakan bahwa ijazah tertinggi seorang
jumalis sejati adalah buku. Ucapan itu tems mengusik
munp1 saya.

"Kapankah saya bisa mewujudkan mimpi menjadi
seorang penulis buku?"

Waktu kecil, saya tidak tahu bila buku harian bisa
membantu kita untuk mulai membuat sebuah buku, yang
kelak bisa disebarluaskan dan dibaca orang lain. Kegemaran
saya menulis sejak kecil lewat goresan di buku harian
hanyalah untuk dibaca sendiri dengan motivasi ingin
menjadi penulis terkenal.

Sebetulnya, dipelajari atau tidak, aktivitas menulis itu
dilakukan setiap hari dan sudah menjadi kebutuhan, baik
untuk kepentingan resmi, seperti mengerjakan tugas
sekolah, kuliah, kantor, ataupun untuk keperluan yang lebih
bersifat privasi, seperti menulis surat cinta, menulis sms,
atau mencurahan isi hati dalam buku harian. Sesuai jenis
tulisannya, aktivitas menulis memiliki tingkat kesulitan
yang berbeda.

Menulis laporan penelitian tidak sama dengan menulis
novel. Demikian juga dengan menulis a1iikel yang berbeda
dengan menulis cerpen. Oleh karena itu, menulis amat
penting untuk dipelajari dan dipraktikkan. Seperti orang
yang belajar berenang, kalau ia tidak belajar teori berenang,
ia tidak akan pemah bisa berenang. Begitu juga jika Anda

Memotivcsi Diri 41

ingin menjadi penulis buku hebat, Anda harus mempelajari
teori dan mempraktikkannya.

Bagaimana memotivasi diri?

Mulailah dengan mencari manfaat dari kegiatan menulis
tersebut. Apakah Anda sudah mengetahui faedah apa yang
Anda peroleh dengan menjadi seorang penulis buku?
Bagaiman mengetahui manfaatnya, akan menjadi motivasi
yang kuat bagi diri kita untuk mulai dan terns menulis.

Berikut beberapa manfaat dari menulis buku, yaitu:

I) Self Expression. Menulis memungkinkan kita untuk
bisa mengekspresikan perasaan (hati), pikiran, dan
keinginan. Dengan begitu, kita bisa mengeluarkan
uneg-uneg secara bebas.

2) Self Image or Personal Branding. Dengan menulis,
Anda juga bisa membangun citra diri (self image)
sebagai orang yang berwawasan, memiliki intelektuali-
tas, dan berkualitas. Secara tidak langsung, tulisan yang
Anda buat adalah iklan tentang diri Anda kepada orang
lain (personal branding). Melalui tulisan, Anda bisa
memiliki banyak relasi yang berasal dari masyarakat
pembaca buku/artikel Anda. Dengan begitu, Anda akan
menjadi populer dan dikenal banyak orang.

3) Self Confident. Semakin baik Anda membuat tulisan,
dengan sendirinya Anda telah membangun citra diri
sebagai seorang penulis yang berkualitas - yang
kemudian akan membantu Anda membangun keper-
cayaan diri (se(l confident). Orang yang suka menulis
akan senantiasa menjadi perhatian dan lebih menonjol
dibandingkan yang lain. Jika orang memuji tulisan
Anda, yakinlah bahwa kepercayaan diri Anda akan


Click to View FlipBook Version
Previous Book
4M Memilih Memakai Merawat Dan Memperbaiki Netbook
Next Book
36 IDE TOKCER BISNIS DAN INVESTASI meta