The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Majalah Pendidikan

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by MAJALAH DIGITAL SD NEGERI 2 KEMIRI, 2023-11-27 00:47:14

Esphero

Majalah Pendidikan

SMP NEGERI 2 BANJARNEGARA


MAJALAH DIGITAL ESPHERO Ajang Kreativas Peserta Didik SMPN 2 Banjarnergara Mewujudkan Profil Pelajar Pancasila. MAJALAH DIGITAL ESPHERO Alamat Redaksi SMPN 2 Banjarnegara JL. Tentara Pelajar no. 31 Telp. (0286)591327 Banjarnegara Website: smpn2bara.sch.id Kepala SMP N 2 Banjarnegara Joko Catur Subiyanto, S.Pd., M.Pd. Maulida Asih A., M.Pd Heri Sulastri, S.Pd.SD Sunarti, S.Pd. Sunarti, S.Pd. Maulida Asih A., M.Pd Sunarti, S.Pd. Heri Sulastri, S.Pd.SD Tim Dokumentasi Tim Layout Penanggung jawab Pemimpin Redaksi Wakil Redaktur Pelaksana Editor Bahasa Reporter Fotografer Artistik ( Layout ) : : : : : : : :


SEKAPUR SIRIH PEMIMPIN REDAKSI Salam Esphero Salam Literasi Rasa syukur kita panjatkan kepada Tuhan yang Maha Kuasa, karena limpahan rahmat-Nya Majalah Digital Esphero, SMP Negeri 2 Banjarnegara kembali hadir Majalah Digital Esphero lebih kaya akan informasi dan lebih menarik untuk dibaca karena merupakan karya dari peserta didik ESPHERO dan para guru. Kali ini menampilkan berbagai kegiatan peserta didik ESPHERO khususnya liputan bertema: Merdeka Belajar, Merdeka Berinovasi, dan Tetap Berkarakter. Majalah yang diterbitkan setiap semester ini, merupakan wadah dan ajang kreativitas di bidang jurnalistik dan juga merupakan media yang menjembatani penyaluran informasi antara sekolah, guru, orang tua, dan juga murid. Menampilkan rubrik Liputan Utama, Pendidikan Karakter, Liputan Khusus, Info Esphero, Opini, Siswa Berprestasi, Religius, Iptek, Pojok Sastra, dan Bingkai Lensa, yang dikemas secara menarik. Semua ini tentu saja dari dukungan berbagai pihak, antara lain: Kepala Sekolah, segenap guru dan karyawan SMP Negeri 2 Banjarnegara, dan wali murid. Oleh karena itu kami ucapkan terima kasih. Demi kemajuan Majalah Digital Esphero, kami mohon kritik dan saran yang membangun dari para pembaca. Semoga majalah digital Esphero tetap eksis dalam berkreativitas, berkarakter, dan semakin mengukir prestasi di bidang Akademis dan Non Akademis Pemimpin Redaksi Maulida Asih An'Umawati, M.Pd


DAFTAR ISI 4 5 6 7 8 10 11 12 13 14 15 Kata Pengantar Kepala Sekolah Profil Esphero Kurikulum Baru Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM) Angan Toba Sewa Kura (Hari Pertama) OJK Goes To School Esphero UpacaracPenanaman Karakter Disiplin English Festival Project Pembuatan Dawet Ayu Keripik Olahan 16 18 19 20 24 28 29 30 Prestasi Siswa Jumpa Pakar : Meneladani Sifat Nabi Muhammad Pemanfaatan Teknologi Dalam Pendidikan Pojok Sastra Liontin Ajaib Milik Ibu Pantun Narkoba Jangan Buat Hancur Bangsaku Bidik Lensa Angan Toba Sewa Kura (Hari Kedua)


KATA PENGANTAR KEPALA SEKOLAH Joko Catur Subiyanto, S.Pd., M.Pd Kepala Sekolah SMP Negeri 2 Banjarnegara As salamualai kum warahmatul lohi wabarrokatuh, Puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan limpahan rahmat dan hidayahNya sehingga kami dapat mempublikasikan Majalah Digital SMP Negeri 2 Banjarnegara. Salawat serta salam tidak lupa mari kita curahkan kepada baginda Rasul kita, Rasululloh Muhammad SAW, yang kita tunggu safaatnya di yaumul akhir kelak. Di era digitalisasi saat ini kami sangat mengerti akan kebutuhan informasi yang lebih cepat dan memudahkan akses peserta didik ataupun masyarakat, maka dari itu kami mencoba memberikan layanan informasi sebaik dan secepat mungkin melalui Majalah Digital dengan berbagai rubrik antara lain : Sekapur Sirih, Kata Pengantar, Profil Esphero, Liputan Utama, Pendidikan Karakter, Liputan Khusus, Info Esphero, Opini, Siswa Berprestasi, Religius, Iptek, Pojok Sastra, dan Bingkai lensa. Kami berharap Majalah Digital Esphero ini dapat membatu peserta didik, masyarakat sekolah, orang tua dan masyarakat luas dalam menerima informasi di bidang pendidikan khususnya, seperti kegiatan seputar SMP Negeri 2 Banjarnegara baik kegiatan Peserta Didik, Guru, dan Karyawan. Kami menyadari jika Majalah Digital kami masih memiliki banyak kekurangan, maka kami berharap adanya kritik dan saran agar Majalah Digital Esphero kami lebih berkembang dan bermanfaat, tiada gading yang tak retak. Semoga Majalah Digital Esphero kami dapat membantu dan ikut berperan aktif memajukan pendidikan di Banjarnegara khususnya dan di Indonesia pada umumnya, dapat menjalin silaturahmi yang baik dengan masyarakat. Selamat Membaca dan Salam Literasi. Terima kasih kami ucapkan atas kerja sama semua pihak yang membantu, maju terus SMP Negeri 2 Banjarnegara. Esphero Ever Onward Wassalamualaikum warahmatullohi wabarrokatuh. 4


Profil Esphero SMP Negeri 2 Banjarnegara yang dikenal oleh masyarakat luas dengan sebutan ESPHERO ( Esempe Loro ), SMPyang menerapkan dan menjunjung tinggi nilai – nilai ketertiban dan kedisiplinan yang beralamatkan di Jl. Tentara Pelajar No 31 Telp ( 0286 ) 591327, semula bernama SMP Jalan Raya , yang kemudian melalui surat keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Nomor : 0264/0/1977 Tanggal 1 April 1977 resmi menjadi SMP Negeri 2 Banjarnegara. Dalam perjalanan lebih kurang 32 tahun telah mengibarkan eksistensinya sebagai salah satu sekolah yang sarat dengan prestasi akademis dan non akademis, kemudian SMP Negeri 2 Banjarnegara ditetapkan sebagai Sekolah Standar Nasional ( SSN ) oleh Dirjendikdasmen Nomor : 1147 A/C3/SK/2004 dan mulai tahun Pelajaran 2009/ 2010 ditetapkan Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Tengah untuk menyelenggarakan kelas Imersi sebagai embrio atau persiapan menuju Rintisan Sekolah Bertaraf Internasional ( RSBI ) SMP Negeri 2 Banjarnegara memiliki predikat sebagai : Sekolah Rujukan Sekolah Sehat ke-4 se Indonesia Sekolah Konservasi Sekolah Berkarakter Kebangsaan Sekolah Adiwiyata Sekolah Literasi 5


SMP NEGERI 2 BANJARNEGARA ADAKAN WORKSHOP IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA Be r d a s a r k a n Ke p u t u s a n M e n t e ri Pendidikan, Kebudayaan Riset, Dan Teknologi Republik Indonesia Nomor 56/M/2022 tentang Pedoman Penerapan Kurikulum Dalam Rangka Pemulihan pembelajaran. Kurikulum ini berlaku mulai Tahun Pelajaran 2022/2023 yang harus dilaksanakan pada satuan pendidikan atau kelompok satuan pendidikan perlu mengembangkan kurikulum dengan prinsip diversifikasi sesuai dengan kondisi satuan pendidikan, potensi daerah dan peserta didik. Maka dari itu SMP Negeri 2 Banjarnegara mengadakan workshop selama dua hari kedepan sejak Selasa sampai dengan Rabu yakni tanggal 21 sampai 22 Juni 2022 bertempat di luar lingkungan sekolah. Kegiatan tersebut diikuti oleh seluruh guru. Dalam hal ini narasumber yaitu beserta Jika, S.Pd., MM. dengan materi Penhyusunan KOSP Kurikulum Merdeka, serta Doko Harwanto, SE., MM. dengan materi Program Baru Kurikulum Merdeka. Workshop dibuka oleh Joko Catur Subiyanto, S.Pd., M.Pd. selaku Kepala SMP Negeri 2 Banjarnegara " sebab ini regulasi maka kita harus mengikuti, tak ada ilmu yang tidak bermanfaat maka ikuti kegiatan ini dengan baik" ujarnya. Kegiatan diikuti oleh guru dengan hidmat, penuh semangat untuk memahami kurikulum baru yang akan diterapkan pada nantinya Tahun Pelajaran baru pada kelas VII. Tentunya dari hasil workshop harus dirumuskan lagi kembali oleh tim dalam penyusunan kurikulum merdeka yang disesuaikan dengan kondisi sekolah. TIM JURNALISTIK Esphero sekolah konservasi, Esphero Ever Onward, Esphero Siap. KURIKULUM BARU LIPUTAN UTAMA 6


IMPLEMENTASI KURIKULUM MERDEKA (IKM) Implementasi Kurikulum Merdeka merupakan sebuah kurikulum yang diberikan pemerintah kepada satuan pendidikan sebagai opsi tambahan dalam rangka melakukan pemulihan pembelajaran selama 2022 sampai dengan 2024. Merujuk pada kondisi dimana pandemi COVID-19 yang menyebabkan banyaknya kendala dalam proses pembelajaran di satuan Pendidikan yang memberikan dampak yang cukup signifikan. Kurikulum 2013 yang digunakan pada masa sebelum pandemi menjadi satu-satunya kurikulum yang digunakan satuan pendidikan dalam pembelajaran. Masa pandemi 2020 s.d. 2021 Kemendikburistek mengeluarkan kebijakan penggunaan Kurikulum 2013 dan Kurikulum Darurat (Kur-2013 yang disederhanakan) menjadi rujukan kurikulum bagi satuan pendidikan. Masa pandemi 2021 s.d. 2022 Kemendikburistek mengeluarkan kebijakan penggunaan Kurikulum 2013, Kurikulum Darurat, dan Kurikulum Merdeka di Sekolah Penggerak (SP) dan SMK Pusat Keunggulan (PK). Ada tiga opsi implementasi kurikulum merdeka yang bisa dipilih oleh satuan pendidikan: pilihan pertama adalah mandiri belajar, pilihan yang kedua yaitu mandiri berubah, dan pilihan yang ketiga mandiri berbagi. Mandiri belajar merupakan pilihan yang diberikan oleh Kemendikbudristek kepada satuan pendidikan untuk menerapkan beberapa bagian dan prinsip kurikulum merdeka tidak harus mengganti kurikulum satuan pendidikan yang diterapkan pada satuan pendidikan PAUD kelas 1, 4, 7, dan 10. Satuan pendidikan masih tetap menggunakan kurikulum 2013 dengan diperbolehkan mengambil beberapa bagian dari kurikulum merdeka untuk diterapkan. Sedangkan pada pilihan kedua yaitu m a n d iri b e r u b a h . Ke m e n d i k b u d ri s t e k memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan dalam menerapkan kurikulum merdeka dengan menggunakan perangkat ajar yang sudah disediakan pada satuan pendidikan PAUD kelas 1, 4, 7, dan 10. Pada pilihan ini satuan pendidikan menggunakan kurikulum merdeka namun semua perangkat yang digunakan masih menggunakan yang disediakan oleh Kemendikbudristek. Pilihan yang terakhir yaitu mandiri berbagi yaitu memberikan keleluasaan kepada satuan pendidikan dalam menerapkan kurikulum merdeka dengan mengembangkan sendiri berbagai perangkat ajar pada satuan pendidikan PAUD kelas 1, 4, 7, dan 10. Lalu bagaimanakah strategi Implementasi Kurikulum Merdeka (IKM)? Ada beberapa strategi implementasi kurikulum merdeka pada jalur mandiri: pertama rute adopsi kurikulum merdeka secara bertahap, kedua strategi yang menyediakan assessmen dan perangkat ajar atau high tex t, ketiga menyediakan pelatihan mandiri dan sumber b e l a j a r g u r u , k e e m p a t s tr a t e g i y a n g menyediakan narasumber kurikulum merdeka, dan kelima adalah strategi memfasilitasi pengembangan komunitas belajar. Agar implementasi kurikulum merdeka dapat berjalan dengan lancar, satuan pendidikan sudah melakukan gerakan sosialisasi implementasi kurikulum merdeka baik secara daring maupun secara luring yaitu dengan mengadakan bimtek, sehingga implementasi kurikulum merdeka dapat dipahami secara menyeluruh oleh para pihak yang terlibat khususnya para tenaga pendidik di setiap satuan pendidikan. PENDIDIKAN KARAKTER Oleh : Widiarti, S.Pd 7


LIPUTAN KHUSUS ANGAN TOBA SEWA KURA MEWUJUDKAN ESPHERO BERKARAKTER PANCASILA Oleh: Yusiyanti , S.Pd Kepala SMP Negeri 2 Banjarnegara Joko Catur Subiyanto, S.Pd., M.Pd. Kegiatan Gelar Kar ya P5 SMP Negeri 2 Banjarnegara, memberiikan inspirasi bagi siswa kelas 8 dan 9 karena memiliki kurikulum yang berbeda yaitu Kurikulum 13, sedangkan kelas 7 menggunakan Implementasi Kurikulum Merdeka. Kegiatan ini dilaksanakan pada tanggal 23 dan 24 September 2022 bertempat di Indoor Graha Adiwiyata. Kegiatan spektakuler ini mengusung judul “Angan Toba Sewa Kura” mengandung makna yaitu perundungan tolak narkoba sehat jiwa kuat raga. Angan Toba Sewa Kura ini mempunyai tujuan mewujudkan Esphero Berkarakter Pancasila. Menurut pendapat koordinator lapangan Kristiana Wiji Rahayu, S.Pd., kegiatan ini mengusung tema “Bangunlah Jiwa dan Raganya” untuk memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang apa itu perundungan, kemudian narkoba sehingga mereka bisa bersikap atau mengantisipasi bagaimana cara menghindari perundungan dan narkoba. Selain itu untuk melatih kemandirian anak-anak, serta bernalar kritis agar mereka bisa menciptakan suasana sekolah anti perundungan dan bebas penyalahgunaan narkoba. Sedangkan menurut kooordinator P5 Adji Sugiharto, S.Pd., kegiatan ini melatih kemandirian, rasa percaya diri, dan juga membuat anak kreatif. 8


pendidikan, tidak merasa terperintah, tidak merasa tertekan untuk hadir ke sekolah belajar dengan senang maka dia akan mudah mengembangkan bakat, minat, dan potensi. Harapan beliau kegiatan ini membentuk Pelajar Pancasila yaitu pelajar yang beriman dan bertakwa pada Tuhan Yang Maha Esa, belajar bergotong-royong, belajar berkebhinekaan, belajar bernalar kritis, belajar kreatif, serta mandiri, lalu siswa belajar tidak harus di dalam ruangan. Banyak taktik dan projek yang dilaksanakan di luar kelas. Agar anak senang mengikuti pendidikan, harus dibuat senang terlebih dahulu, maka dia akan mudah mengembangkan bakat minat potensinya.” tegas Jika, S.Pd.,M.M. Bangga dan Haru terhadap Siswa SMP Negeri 2 Banjarnegara Kepala SMP Negeri 2 Banjarnegara Joko Catur Subiyanto, S.Pd., M.Pd., beliau merasa bangga dan haru karena anak-anak SMP Negeri 2 Banjarnegara begitu hebat bisa mengapresiasikan karakter dan kreativitasnya. Beliau tidak menyangka tentang kreativitas anak-anak yang menyentuh hati adalah ada kata mutiara hasil karya siswi Esphero yaitu “Bagaimana anak yang kamu rundung di sekolah kelak menjadi satu-satunya dokter yang bisa menyelamatkan hidupmu” kata mutiara tersebut maknanya tersirat begitu menyentuh hati saya. Suatu saat ini akan menjadi sebuah asa untuk meraih kesuksesan. Anak-anak begitu gigih untuk mengekspresikan kreativitas dan ide-ide mereka dengan luar biasa. Dengan adanya P5 ini karakter anak-anak Esphero akan berkembang lebih baik. Harapan beliau kegiatan ini harus terus berlanjut, karena ini merupakan sebagai pembelajaran sepanjang hayat, akan dipakai dalam kehidupan di masa depan. Menurut Caya Aisha Ahnaf sebagai ketua OSIS Esphero, gelar karya ini sebagai wahana untuk memfasilitasi anak dalam gelar karya ini adik- adik bisa mewadahi kreativitas mereka, suatu saat bisa terjun ke dunia nyata dengan baik, juga bapak ibu guru serta pengurus OSIS mempunyai harapan yang sangat besar akan keberhasilan di masa depan. Kegiatan ini sebagai wujud Implementasi Kurikulum Merdeka pada satuan pendidikan SMP Negeri 2 Banjarnegara mewujudkan Esphero berkarakter Pancasila. Tim Jurnalistik Esphero. #Esphero Sekolah Sehat Nasional #Esphero Sekolah Konservasi #Esphero Sekolah Adiwiyata #Esphero Sekolah Literasi LIPUTAN KHUSUS Selain itu melatih pembelajaran yang berdiferensiasi dengan berbagai perbedaan yang dimiliki sesuai bakat, minat, dan potensi yang mereka miliki, karena masing- masing anak memiliki kodrat alam dan kodrat zaman. Kegiatan hari ini nantinya akan memberikan pemahaman kepada anak-anak tentang apa itu perundungan dan narkoba. Siswa dapat menghindari perundungan, melatih kemandirian anak agar berpikir kritis menghindari narkoba. Satu momen arti penting ini dalam kegiatan tema anti perundungan dan mewujudkan Esphero berkarakter Pancasila tegas ketua Tim P5 Sukirno, S.Pd. Gelar karya merupakan bentuk asessmen dari tema pertama Bangun Jiwa dan Raga. Gelar karya ini merupakan gelar karya yang kedua, gelar karya yang pertama fokus kegiatan tentang jasmani yaitu PBB dan senam sedangkan Angan Toba Sewa Kura merupakan gelar karya yang kedua yang fokus kegiatannya adalah sekolah anti perundungan dan narkoba. Dari kegiatan hari ini P5 tentang projek penguatan profil pelajar Pancasila gelar karya tema bangun jiwa dan raga apa kesannya Saya sangat senang karena saya bisa belajar banyak hal dan juga saya bisa mandiri, kreatif serta melatih rasa percaya diri. Menurut Novalidha kelas 7F selaku siswa kegiatan ini juga melatih kemandirian rasa percaya diri dan juga membuat anak kreatif, melatih pembelajaran yang berdiferensiasi karena mereka juga menampilkan bakat minat potensi yang mereka alami sebagai anak yang memiliki kodrat alam dan juga mengikuti kodrat budaya. Arina Manasikana kelas 7D berpendapat, “Gelar Karya dengan Tema Bangun Jiwa dan Raganya menurutnya gelar karya profil penguatan pelajaran sangat menyenangkan, meningkatkan kreativitas siswa “. Arni Refita 9B memberikan pendapat, adik-adik kelas 7 sangat kreatif, menarik, percaya diri dan kegiatan ini bisa menyadarkan teman-teman semua akan pentingnya menjauhi narkoba dan tidak melakukan perundungan. Pengawas SMP yang hadir pada kegiatan ini memberikan apresiasi yang sangat mendukung belajar yang berkebhinekaan, belajar bernalar kritis, belajar yang kreatif dan belajar secara mandiri kemudian belajarnya tidak harus di dalam ruangan atau kelas banyak taktik dan proyek yang dilaksanakan di luar kelas anak senang mengikuti9


LIPUTAN KHUSUS ANGAN TOBA SEWA KURA HARI KE DUA ( ANTI PERUNDUNGAN, ANTI NARKOBA, SEHAT JIWA DAN KUAT RAGANYA) Oleh : Maulida Asih .A,M.Pd Komite SMP Negeri 2 Banjarnegara ( Tabah Setyanto, S.Sos.) Anti perundungan, anti narkoba, sehat jiwa, dan kuat raganya merupakan tema yang sedang diangkat pada Implementasi Kurikulum Merdeka di SMP Negeri 2 Banjarnegara. Gelar Karya hari ke dua masih menampilkan bakat dan minat peserta didik dalam bidang pantomim, baca puisi, pantun, yel- yel, menyanyi anti perundungan dan anti narkoba. Pada sambutan Kepala SMP Negeri 2 Banjarnegara, Joko Catur Subiyanto, S.Pd., M.Pd., beliau merasa bangga dan haru ternyata anak-anak Esphero begitu hebat ketika dikasih waktu untuk mengapresiasikan karakternya ternyata sangat luar biasa. Tidak menyangka spektakuler seperti ini, dan merasa tersentuh lagi dengan kalimat yang dituliskan oleh kelas 7E dengan kata- kata “Bagaimana jika anak yang kamu rundung di sekolah tumbuh dan menjadi satu-satunya dokter yang bisa menyelamatkan hidupmu” maknanya begitu dalam. Sesuai dengan pendapat Kepala Sekolah, Ketua Komite Tabah Setyanto, S.Sos., yang hadir pada hari ini sangant mengapresiasi kegiatan P5 di SMP Negeri 2 Banjarnegara. Beliau menyampaikan kegiatan Gelar Karya kelas 7 bagus sekali dengan pembelajaran sekarang menggunakan Kurikulum Merdeka, diharapkan memang anak-anak bisa tampil maksimal di bawah bimbingan Kepala Sekolah, para guru, dan pembina P5. Merdeka bukan berarti semaunya sendiri tetapi merdeka mengapresiasi karya seni, pembelajaran yang diberikan para guru dan pembimbing untuk bisa diterapkan di kehidupan sehari-hari dalam pendidikan Selanjutnya harapan beliau, dengan kurikulum Merdeka ini anak- anak lebih bisa berkreatif, inovatif, mampu memahami dan dapat dipraktikan sebagai bekal di masa depan. Menurut Diana Marta Ayu kelas 7A, menyenangkan, menambah kekompakan kelas dengan berlatih selama dua minggu. Menurut Hugis Kirna Bianda Mardani kelas 7H, bahagia dan sangat antusias dekali karena pertama kali, belum pernah melakukan kegiatan seperti ini. Abyan Kenzie Kayana kelas 7B mengatakan sangat senang ketika melihat pantomime sangat lucu, persiapan yang dilakukan yaitu latihan selama tiga minggu. Gelar Karya Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila ( P5) Tema Bagun Jiwa dan Raganya di SMP Negeri 2 Banjarnegara menjadi wahana anakanak sebagai ajang kreativitas, berinovasi, berkebhinekaan, tanggung jawab, kemadirian mengembangkat bakat minat yang mereka miliki dengan menerapkan pembelajaran berdiferesiansi dalam Implementasi Kurikulum Merdeka. Tim Jurnalistik Esphero. #Esphero Sekolah Sehat Nasional #Esphero Sekolah Konservasi #Esphero Sekolah Adiwiyata #Esphero Sekolah Literasi 10


LIPUTAN KHUSUS OJK Goes to School Esphero Oleh: Yusiyanti , S.Pd Dalam sambutan Drs. Indarto, M.Si, selaku Sekretaris Daerah Kabupaten Banjarnegara menyampaikan bahwa pemerintah kabupaten Banjarnegara sangat mengapresiasi dan mendukung program “OJK Goes to School KREASIMUDA 2022” dengan menerbitkan Surat Edaran Bupati Banjarnegara bagi sekolah dan siswa, dan penyelenggara Lomba Cepat Tepat Kreasimuda tingkat SMP dan penyerahan bantuan beasiswa atau bantuan biaya pendidikan dari perbankan di daerah. Banjarnegara – Dengan adanya pandemi Covid19 yang membawa dampak sangat signifikan pada kehidupan bangsa, salah satunya penyelenggara pendidikan. Maka sesuai dengan Keputusan Presiden Nomor 26 Tahun 2019 tentang Hari Indonesia Menabung dan dalam rangka awareness masyarakat terhadap Program Satu Rekening Satu Pelajar (KEJAR) maka salah satu rangkaian kegiatan Hari Indonesia Menabung tahun 2022 adalah penyelenggaraan kegiatan KEJAR Prestasi Generasi Muda Indonesia (KREASIMUDA) tahun 2022 melalui kegiatan “OJK Goes to School KREASIMUDA2022” yang meliputi Bank Goes to School (pembukaan rekening Simpanan Pelajar/Simpel), Lomba Cepat Tepat Kreasimuda tingkat SMP/sederajat yang terdiri dari 44 siswa meliputi kelas 8 berjumlah 22 siswa dan kelas 9 berjumlah 22 siswa yang berkolaborasi menjadi 22 tim LCC. Sehingga Esphero mengirimkan 22 tim atau 50 persen dari seluruh peserta di tingkat SMP. Dari 22 tim LCC OJK dari Esphero atas nama Diana Fariskianingsih(9D) dan Naila Raya Valentina (8G) melanjutkan ke tingkat Karsidenan Banyumas. Drs. Indarto, M.Si menyampaikan sambutan 11


INFO ESPHERO UPACARA SEBAGAI BAGIAN PENTING PENANAMAN KARAKTER DISIPLIN Senin, 23 Mei 2022. Cukup mendung bahkan ketika upacara telah dimulai hujan mulai jatuh rintik- rintik. Namun tidak sampai kejadian sedang upacara turun hujan, Alhamdulillah hanya rintikrintik lalu perlahan hilang. Sampai upacara berakhir cuaca cukup mendukung, tidak panas dan juga tidak hujan. Regenerasi Petugas Upacara Kelas 9 masih menularkan keterampilan PBB nya kepada adik kelas yaitu kelas 8, dan mereka bertugas hari ini, cukup deg- degan sebab baru kali pertama tampil bertugas di lapangan. Segalanya perlu proses, meski sempat tersendatsendat sering tidak upacara, jiwa disiplin mereka tetap membara di dada. Sebagai pembina Upacara Kepala SMPN 2 Banjarnegara yaitu Joko Catur Subiyanto, S.Pd., M.Pd mengingatkan agar siswa tetap menjaga kesehatan untuk persiapan menghadapi PAT. Tim Jurnalistik 12


“Semua melalui proses latihan, apabila siswa tidak latihan maka hasil yang di raih tidak sesuai harapan. Dan anak-anak sudah berusaha maksimal” kata Aulia selaku pembimbing English festival. Selalu semangat anak- anak untuk latihan, tahun depan kalian akan mampu mempersembahkan yang lebih baik dari tahun ini” tegas Joko Catur Subiyanto, S.Pd., M.Pd. Selamat kepada juara dan pembimbingnya, semoga kedepan akan lebih berprestasi memajukan SMP Negeri 2 Banjarnegara. (TIM JURNALISTIK) Kamis, 31 Maret 2022 sebagai penutup bulan yang sempurna, sebab sehari itu festival di gelar oleh Dinas Pendidikan Kepermudaan dan Olahraga di SMP Negeri 2 Banjarnegara, cabang english festival antara lain Story Telling, News Reading, dan English Lympic. Kompetisi tersebut diikuti oleh oleh siswa jenjang SMP. Dari ketiga cabang siswa SMP Negeri 2 Banjarnegara yang dibimbing oleh tim English yaitu Auliya Kartika, S.Pd., Erida Rahmawati, S.Pd., dan Novinda Dian Puspito, S.Pd. yang akhirnya meraih kejuaraan antara lain Juara 2 English Lympic atas nama Muhammad Gilberto Geofani kelas 8D, Sri Endang Puspa kelas 8D, Anggita Nove kelas 7F. Juara 3 English reading yaitu Banyu Syandana Jasin kelas 8C, serta story telling meraih juara harapan 2 atas nama Nadine Sekar kelas 8H. INFO ESPHERO ENGLISH FESTIVAL 13


OPINI HANYA DENGAN MODAL RP. 90.000,00,- BISNISNYA DAPAT BERKEMBANG PESAT HINGGA NEGARA TETANGGA Assalamu'alaikum Guys, kami tim jurnalistik esphero mempunyai opini tentang “Projek Pembuatan Dawet Ayu” Tema : Kearifan Lokal Dimensi 1 : Kebhinekaan Global Elemen : Mengenal dan Menghargai Budaya Sub Elemen : Mendalami budaya dan identitas bangsa Akhir Fase D : Memahami perubahan budaya seiring waktu dan sesuai konteks, baik dalam skala lokal, regional, dan nasional. Menjelaskan identitas yang terbentuk dari budaya bangsa Dimensi 2 : Bernalar Kritis Elemen : Memperoleh dan memproses informasi dan gagasan Sub Elemen : Menganalisis dan mengevaluasi penalaran dan Prosedurnya Akhir Fase D : Menalar dengan berbagai argument dalam mengambil suatu simpulan dan keputusan. Mengidentifikasi, mengklarifikasi, dan menganalisis informasi yang relevan serta memprioritaskan beberapa gagasan tertent Untuk melaksanakan tema Kearifan lokal tersebut, pada hari Sabtu, 14 Oktober 2022 para siswa-siswi kelas VII E, F, G, dan H dari SMP Negeri 2 Banjarnegara berkunjung ke Desa Kalisemi dalam rangka kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Pendidikan Karakter. Di Kalisemi, siswa-siswi kelas VII mengunjungi dapur pembuatan Dawet Ayu Banjarnegara milik Bapak Syamsi. Usaha Dawet Ayu Banjarnegara milik Pak Syamsi ini berawal dari beliau yang ikut berjualan Dawet Ayu Banjarnegara bersama temannya di Jakarta. Awalnya, beliau tidak dibayar sama sekali selama satu bulan. Beliau hanya ikut makan disana. Se k i ta r ta h u n 2 0 0 6 , h a rg a Dawe t Ayu Banjarnegara di Jakarta adalah Rp. 500,00. Tetapi, dengan berjualan Dawet Ayu Banjarnegara, teman Pak Syamsi memiliki penghasilan yang cukup besar. Penghasilan tersebut bisa untuk mencukupi kebutuhan hidup beliau bahkan lebih, serta bisa untuk membeli rumah, dan lain sebagainya. Ketika melihat bisnis temannya yang sukses itu, Pak Syamsi pun ter-motivasi untuk mencoba berjualan Dawet Ayu Banjarnegara juga. Untuk melaksanakan tema Kearifan lokal tersebut, pada hari Sabtu, 14 Oktober 2022 para siswa-siswi kelas VII E, F, G, dan H dari SMP Negeri 2 Banjarnegara berkunjung ke Desa Kalisemi dalam rangka kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Pendidikan Karakter. Di Kalisemi, siswa-siswi kelas VII mengunjungi dapur pembuatan Dawet Ayu Banjarnegara milik Bapak Syamsi. Pada awalnya, Pak Syamsi berjualan Dawet Ayu Banjarnegara pertama termotivasi dari pendiri Dawet Ayu “Ibu Munarjo dari Desa Rejasa” yang berhasil membuat usaha lokal minuman dawet yang terkenal dimana-mana. Pada awal usaha Pak Syamsi hanya dengan modal Rp. 90.000,00,-. Seluruh peralatan seperti gerobag, keranjang, patung Semar dan Gareng, serta peralatan yang lainnya beliau buat sendiri. Pak Syamsi sudah memulai usahanya sejak 15 tahun lalu, yaitu sekitar tahun 2006-2007. Sejauh ini, dalam menjalani bisnisnya, Pak Syamsi belum pernah mengalami kerugian yang cukup besar. Sesekali mengalami kerugian, tapi kerugian tersebut tak terlalu besar. Kini, beliau dapat menjual sek itar 150 por s i Dawet Ayu Banjarnegara sehari. Tim Jurnalistik. 14


Produk di PT. BAMS ini sudah di distribusikan sampai ke mancanegara, khususnya Jerman. Namun, akhir-akhir ini produk keripik pada PT. BAMS akan di distribusikan pula ke Amerika dan Jepang. Dalam pembuatan keripik, terdapat beberapa tahap, yaitu penimbangan barang (buah dan sayur), pengupasan buah dan sayur, lalu setelah itu di pisahkan antara biji dan kulitnya. Setelah buah dikupas, daging buah dimasukkan kedalam mesin pendingin minimal 12 jam dengan suhu -15°C. Jika sudah beku, akan dilakukan penggorengan daging buah di vakum frying dengan suhu 80°C minimal waktu 1,5 jam. Kemudian dilakukan proses spiner untuk mengurangi kadar minyak yang ada di dalam keripik tersebut. Dalam sehari, keripik yang di produksi oleh PT. BAMS tidak menentu, jumlahnya sesuai dengan pesanan saja. OPINI KERIPIK OLAHAN PT.BAMS KINI SUDAH MERAMBAH KE KANCAH INTERNASIONAL PT. Banjarnegara Agro Mandiri Sejahtera atau lebih dikenal dengan PT. BAMS ini berlokasi di Pagelak, Madukara, Banjarnegara. PT. BAMS berdiri sekitar tahun 2016. Yang di produksi PT. BAMS yaitu keripik buah-buahan, seperi salak, pisang, pepaya, dan nangka. Selain itu, ada juga keripik ubi kuning dan ungu, serta keripik edamame. PT. BAMS juga memproses pengalengan makanan, sayursayuran, kacang-kacangan, buah-buahan. Untuk melaksanakan tema Kearifan lokal tersebut, pada hari Sabtu, 14 Oktober 2022 para siswa-siswi kelas VII E, F, G, dan H dari SMP Negeri 2 Banjarnegara berkunjung ke Desa Kalisemi dalam rangka kegiatan Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dan Pendidikan Karakter. Di Kalisemi, siswa-siswi kelas VII mengunjungi dapur pembuatan Dawet Ayu Banjarnegara milik Bapak Syamsi. Berdasarkan wawancara dengan Bapak Muhammad Harun Rosyid sebagai Quality Control di PT. BAMS, 22/10/2022 15


SISWA BERPRESTASI PRESTASI SISWA 16


SISWA BERPRESTASI 17


RELIGI Kegiatan Religius Meneladani Sifat Nabi Muhammad SAW untuk Meraih Bahagia Dunia dan Akhirat Jumpa Pakar Awal. Ada pun empat sifat Nabi Muhammad yang perlu diteladani umat muslim adalah 1) Siddiq, artinya jujur, 2) Amanah, artinya dapat dipercaya, 3) Tabligh, artinya menyampaikan wahyu, dan 4) Fathonah, artinya cerdas. Mukjizat Nabi Muhammad SAW adalah Al Quran. Mukjizat tersebut adalah mukjizat yang abadi sepanjang zaman. Selanjutnya, beliau menyampaikan bahwa setiap manusia mempunyai dosa. Oleh sebab itu, sudah selayaknya kita segera bertaubat kepada Allah. Meminta ampunan kepada Allah karena Allah Ta'ala Maha Pengampun lagi Maha Penyayang. Ada beberapa akronim terkait hal tersebut. Simpati (Simpanan Amal Sebelum Mati), Indosat (Intensitas Doa Dunia Akhirat), AS (Amal Shalih), dan XL(Xtra Lillah). Ada pun orang yang bertaubat memiliki ciri-ciri; selalu berusaha mencari ilmu, memperbaiki perilaku, dan mau bermaaf-maafan. Oleh sebab itu, mari kita selalu meneladani sifat Nabi Muhammad SAW agar bahagia dunia dan akhirat. Tim Jurnalistik Espherro Banjarnegara – Salah satu penguatan pendidikan karakter peserta didik, SMP Negeri 2 Banjarnegara memperingati menyelenggarakan kegiatan “Jumpa Pakar” (Jumat Pagi Penguatan Karakter). Ada dua puluh karakter yang harus ditanamkan untuk bekal peserta didik dalam menguatkan potensi dan kompetensi pendidikan. Salah satu pendidikan karakter tersebut adalah religius. Dalam meningkatkan pendidikan karakter religius, Esphero mengadakan peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW. Ada pun tema yang diangkat adalah “Meneladani sifat Nabi Muhammad SAW untuk meraih bahagia dunia dan akhirat”. Joko Catur Subiyanto, S.Pd., M.Pd. selaku Ke p a l a S M P N e g e ri 2 Ba n j a r n e g a r a menyampaikan sambutan bahwa siswa Esphero harus belajar untuk meningkatkan pendidikan karakter, salah satunya karakter religius. Karakter tersebut merupakan pondasi penguatan karakter lainnya dalam pendidikan. Dalam kegiatan tersebut, Lukman Fathulloh sebagai pendakwah menyampaikan tausiah tentang makna pentingnya meneladani sifat Nabi Muhammad SAW. Nabi Muhammad SAW lahir di Mekkah pada hari Senin, tanggal 12, bulan Rabiul Jumat, 21 Oktober 2022 18


IPTEK PEMANFAATAN TEKNOLOGI DALAM DUNIA PENDIDIKAN ADALAH SEBUAH KEHARUSAN Inilah yang lantas meningkatkan kompleksitas proses pendidikan--melibatkan pengajaran, bimbingan, dan pengawasan. Itu sebabnya, pada kurikulum 2103 sekarang ini dilakukan Pembelajaran Berpusat Pada Siswa (Student Centered Learning), seperti yang tertuang dalam dalam Peraturan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Permendikbud) no. 81Atentang Implementasi Kurikulum 2013. Permendikbud itu menyebut ada pola-pola pembelajaran yang perlu diubah. Antara lain pola pembelajaran satu arah (interaksi guru-peserta didik) perlu diubah menjadi pembelajaran interaktif, pola pembelajaran terisolasi menjadi pembelajaran secara jejaring, dan pola pembelajaran pasif menjadi pembelajaran aktifmencari. Fernando Uffie, pengamat pendidikan yang kini menjabat sebagai Country Manager Extramarks Education Indonesia menilai, untuk melakukan itu semua pemanfaatan teknologi dalam dunia pendidikan menjadi sebuah keharusan. "Tapi tidak untuk menegasikan, melainkan menguatkan peran guru, sekolah, dan orangtua dalam proses pembelajaran siswa," jelas Uffie dalam pernyataannya, Jumat (18/10/2019). Pelajar generasi Z di era digital. Dok: Extramarks Education Indonesia Liputan6.com, Jakarta - Para pelajar generasi Z yang lahir dan tumbuh di era digital membuat meraka lebih matang dan mandiri dalam hal pemanfaatan teknologi untuk membantu proses belajarnya. Mereka bahkan tahu bagaimana mendidik diri sendiri dan mencari informasi. Penelitian Cambridge International melalui Global Education Census 2018 menunjukan bahwa siswa Indonesia sangat akrab dengan teknologi, bukan hanya dalam berinteraksi di media sosial tapi juga untuk kebutuhan pembelajaran. Hasil penelitian itu bahkan menyebut siswa Indonesia menduduki peringkat tertinggi secara global selaku pengguna ruang IT/komputer di sekolah (40 persen). Lebih dari dua pertiganya (67 persen) menggunakan smartphone di dalam kelas, dan 81 persen untuk mengerjakan perkerjaan rumah (PR). Fakta tersebut memiliki dampak besar pada lingkungan belajar-mengajar dalam dunia pendidikan saat ini, karena siswa (generasi Z) lebih dilengkapi teknologi, daripada umumnya guru (generasi X). 19


POJOK SASTRA 20


POJOK SASTRA 21


POJOK SASTRA 22


POJOK SASTRA 23


POJOK SASTRA Liontin Ajaib Milik Ibu Di suatu perkotaan, hiduplah seorang gadis bernama Liona yang sedang bersedih karena kepergian ibunya yang meninggal karena sakit. Liona adalah seorang gadis kelas 2 SMA berumur 17 tahun dan juga anak dari seorang pembisnis kaya, ayah Liona adalah pemilik perusahaan besar, sementara ibunya adalah ilmuan astronomi terkenal. Tapi kini, Liona hanya tinggal dengan ayah dan kakak laki lakinya yang bernama Mahen. Sebelum ibu Liona meninggal, ia memberikan liontin berbentuk hati yang berwarna ungu, liontin tersebut dinamai “Shyning Orion” oleh ibu Liona. Di hari pemakaman Ibunya..... “Mama... kenapa mama pergi begitu cepat? sekarang dengan siapa aku bisa mencurahkan isi hatiku?” kata Liona sambil terus mengelus makam ibunya dan terisak. “Sekarang hanya kenangan yang tersimpan di hatiku beserta liontin shyning orion ini, apa yang harus kulakukan ma?” Liona berkata sambil melihat liontin yang melingkar di lehernya. Lionapun memutuskan untuk pulang dan mengurung dirinya di kamar. Sejak kepergian ibu Liona, Liona berubah 180 derajat dari biasanya, dulu, Liona adalah gadis yang suka tersenyum, ceria, dan semangat. Sementara sekarang, Liona menjadi gadis yang suka murung, bersedih, dan mengurung dirinya setiap hari di kamar. Di suatu malam, Liona sedang duduk di kursi gantung yang terletak di balkon rumahnya sambil menatap bintang bintang yang bersinar di langit malam. Dan berkata “Ma, apa maksudnya engkau memberikan liontin kesayanganmu untukku?” sambil menatap liontin yang ada di tangannya. “Malam ini anginnya sepoi sepoi.... seolah olah sedang mengajakku bermain agar tak bersedih lagi. Benar kan ma?” kata Liona sambil terus menatap liontinnya dengan sendu. Liona terus menatap liontin kesayangan ibunya dan sesekali menatap langit yang begitu indah dengan dihiasi bintang bintang. Tiba tiba Liona melihat sesuatu di langit yang membuatnya terkejut. 24


POJOK SASTRA “Oh! Lihatlah bintang orion yang bersinar itu!” kata Liona sambil menunjuk bintang orion tersebut. “Itu bintang kesukaan mama! Benar kan ma...?” lanjut Liona sambil berbalik dan baru teringat bahwa ibunya telah meninggalkannya selamanya. “Oh... benar, mama sudah tiada, sekarang hanya tinggal liontin ini dan kenanganku” kata Liona berkaca kaca sambil menghadapkan liontinnya persis di depan cahaya sabuk orion. Tiba tiba cahaya yang bersinar sangat terang keluar dari liontin milik Liona. Dan membuat Liona kesilauan lalu akhirnya terbangun di suatu tempat yang asing bagi Liona. “Dimana aku ya?” kata Liona sambil duduk dan melihat sekeliling yang hanya berwarna putih bercampur ungu yang membuat Liona bingung. Saat Liona sedang melihat sekeliling, tiba tiba Liona melihat sesosok wanita bergaun putih bersih dan menggunakan mahkota bunga berwarna putih diatas kepalanya. Sosok itu terlihat tak asing bagi Liona. “Siapa anda?” kata Liona sambil terbangkit dari duduknya. Lalu mendekati sesosok wanita itu. Liona terus mendekati sesosok wanita itu dan sebaliknya, sosok wanita itu juga terus berjalan mendekati Liona. Setelah beberapa langkah Liona berjalan mendekati sosok wanita tersebut, mata Liona langsung berkaca kaca lalu berlari menuju sesosok wanita tersebut sambil berteriak. “MAMA!!!!” ternyata sesosok wanita tersebut adalah wanita yang selama ini selalu Liona rindukan, yaitu adalah ibunya. Setelah itu ibu Liona merentangkan kedua tangannya, dan Liona pun tejatuh dalam pelukan ibunya dan langsung memeluknya dengan erat. “Apakah ini benar benar mama?” tanya Liona sambil meneteskan air mata. “Tentu saja, ini mama mu Liona, apakah kau sudah lupa pada mama?” jawab ibunya sambil tersenyum, lalu melepaskan pelukannya. “Aku tak akan pernah melupakan wajah mama satu detik pun, aku hanya penasaran, kenapa mama ada di sini? Bukannya mama sudah ada di surga?” tanya Liona penasaran sambil mengelus elus pipi ibu tercintanya. “Akan mama jelaskan sambil berjalan ya?” kata ibunya mencubit pipi Liona dengan pelan. Di tengah perjalanan.... “Jadi? Kenapa mama ada disini?” tanya Liona lagi. “Oh... itu, karena mama tak pernah benar benar pergi darimu, mama selalu ada di sisimu, atau lebih tepatnya di liontin yang kau pakai itu” kata ibu Liona sambil menunjuk liontin yang dipakai Liona. “Ah... jadi begitu...” balas Liona sambil menunduk. “Liona kau kenapa?” kata ibu Liona karena melihat putrinya menunduk kemudian menitikan air mata. “Tak apa ma... aku hanya selama ini selalu berikir bahwa mama sudah pergi jauh meninggalkanku.... hiks...” kata Liona terduduk sambil sedikit terisak. 25


POJOK SASTRA ”Itu tidak benar Liona, selama ini, mama terus ada di sisimu. Jadi jangan bersedih ya... putriku” kata ibu Liona sambil mengusap air mata putrinya dengan kasih sayang. “Hei.. lagipula katanya kau merindukan mama? Kan mama sekarang sudah ada di depanmu... Bagaimana kalau sekarang kita bersenang senang dan melakukan hal yang ingin kau lakukan bersama mama?” tanya ibu Liona sambil beranjak berdiri lalu mengulurkan tangannya. “Hmmm” jawab Liona menggandeng tangan ibunya. Akhirnya mereka bersenang senang berdua, seperti bermain petak umpet, batu kertas gunting, jalan jalan sambil bercerita satu sama lain. Mereka tertawa bahagia karena senang bisa menghabiskan waktu satu sama lain. Tanpa terasa, sudah waktunya untuk mereka berdua untuk berpisah. Mereka sedang berbaring menghadap ke langit yang dihiasi oleh bintang di malam hari. Lalu ibu Liona terbangun dan beranjak duduk sambil berkata. “Liona, ini sudah waktunya mama untuk pergi ke surga, karna tugas mama untuk menenenangkanmu sudah selesai” kata ibu Liona memeluk Liona dengan erat. “Tapi mama, Liona masih ingin menghabiskan waktu sama mama... hiks..” balas Liona sembil terisak. “Mama juga masih ingin bersama Liona, tapi mama tidak bisa, karena mama sudah tiada Liona” ibu Liona berkata sambil menenangkan putrinya itu. “Tapi Liona tak bisa semangat kalau tak ada mama...” kata Liona. “Tidak mungkin, Liona, kau adalah putri kesayangan mama, kau adalah gadis yang tangguh, mama tau itu. Jadi jangan selalu bersedih ketika mama tak ada, kau selalu bisa bercerita pada mama jika bintang orion bersinar di malam hari arahkan liontinmu ke sabuk orionnya, mama akan selalu mendengarkan ceritamu dan juga megawasimu dari atas. Jadi jangan bersedih terus ya putriku, mama ingin kau bahagia walaupun mama sudah pergi” kata ibu Liona melepas pelukan lalu mengelus lembut kepala Liona. 26


POJOK SASTRA “Baik ma, aku tak akan bersedih lagi” kata Liona mengusap air matanya. “Itu baru putri mama, mulai sekarang, jangan sedih lagi, dan jaga kakak dan ayahmu, oke?” kata ibu Liona yang tiba tiba memudar menjadi serpihan debu kuning yang ditiup angin. Liona pun tebangun di balkon rumahnya. Dia sudah kembali di dunianya. Lalu segera beranjak bangun dan mengambil liontin ungunya dan segera pergi ke kamar untuk tidur. Mulai keesokan harinya, Liona menjadi gadis yang seperti dulu, selalu ceria, semangat dan suka tersenyum. Dan kembali untuk bersekolah kembali. Liona telah menyadari bahwa ibunya ingin melihat Liona menjadi gadis yang seperti dulu, selalu semangat, ceria dan suka tersenyum. Bukan menjadi gadis yang selalu murung dan sedih, karena Liona juga tidak ingin ibunya merasa sedih di surga karena putrinya yang ditinggalkan. Profil Penulis Hallo teman teman, perkenalkan, nama saya Khalaida Azra Karamina, biasa dipanggil Ara. Saya bersekolah di SMPN 2 BANJARNEGARA kelas 7, aku lahir tanggal 6 Juni 2010. Hobiku adalah menulis jurnal, membuat cerpen dan mendengakan musik. Cita citaku adalah menjadi Relawan PMI yang selalu membantu orang dimanapun dan kapanpun!. 27


POJOK SASTRA Karya : Devista viola P. W. Queensa nathania E. Pantun perkenalan Jalan-jalan ke taman bunga Bunganya mekar berseri -seri Perkenalkan nama saya Devista Anak cantik muridnya bu Lestari Pergi ke taman bersama Alif Di taman tertusuk duri Saya Thania dari kelas 7F Gadis cantik muridnya bu Lestari Jalan-jalan ke rumah Jiro Pulangnya bersama Baba Kenalin anak Esphero Anti perundungan tolak narkoba Tamasya ke Danau Toba Pulangnya bersama Aat Buat apa pakai narkoba Kalau melihat kamu menjadi sesaat Pulang dari Danau Toba bersama Aat Pulangnya mampir beli boba Aku tak mau menjadi sesaat Pakai narkoba tiada guna Di Telaga Sarangan makan sate kelinci Makanya yambil minum boba Sayangi dan cintai putra putri Agar tidak kena pengaruh narkoba Makan sate kelinci bersama Bayu Makanya di Telaga Sarangan Jagalah jiwa dan ragamu Hindari narkoba agar tetap aman Makan tahu makan tomat Sekian dulu sudah tamat. PANTUN NARKOBA 28


POJOK SASTRA Pergaulan bebas membuat mata kita tertutup Pergaulan bebas merusak masa depan kita Masa muda yang seharusnya berbahagia,kini gelap gulita Tak ada lagi cahaya yang menyikapi Perundunga membuat kita menderita Banyak orang tertindas,bahkan bunuh diri Itu semua karena ketidakadilan Apakah kalian tidak memikirkan perasaan mereka? Lisan banyak berbicara Hati gelap gulita Tutur kata yang menyakiti hati Dan kekerasan dimana mana Ketidakadilan membuat kau semena mena Kau membuat mental mereka rusak Kau membuat dunia mereka hancur Tidak ada lagi semangat di hidup mereka Hey para pelaku perundungan Apakah kalian tidak sadar Perilaku kalian membuat massa depan bangsa hancur Sebab masa depan bangsa ada ditangan kita Tingkah dan perilaku sangat keterlaluan perilaku berdampak besar lagi korban pergilah kau dari kehidupan jika perilakumu keterlaluan Kawan.. Masa depan masih panjang Buka mata,buka telinga,buka pikiran Untuk meraih cita dan harapan Jiwa yang sehat raga yang kuat Dialah unsur terpenting bagi kehidupan Jaga,pelihara jiwa kita,raga akan bersinar Kenali diri kita dan kenali sang pencipta JANGAN BUAT HANCUR BANGSAKU Karya: Novalidha dan Salfa 29


BINGKAI LENSA KEGIATAN P5 ANGAN TOBA SEWA KURA (Anti Perundungan Tolak Narkoba Sehat Jiwa dan Kuat Raga) Gelar Karya P5 Siswa Berdeferinsiasi membuat karya sesuai bakat minat yang mereka miliki (Cipta yel-yel, pantun, puisi, syair, cerpen, poster, tarian, lagu dll) Tim Jurnalistik Beraksi Wawancara Narasumber BIDIK LENSA 30


BINGKAI LENSA Pembelajaran Berdeferensiasi di kelas melilih tema cerpen, menganalisis dan presentasi sesuai masing-masing kelompok belajar’ Serba-serbi kegiatan merdeka belajar, merdeka berinovasi, dan berkarakter mewujudkan prestasi akademik maupun non akademik Pembiasaan Budaya Literasi membaca buku bacaan dan tadarus Pembentukan karakter dan pencarian bakat prestasi pada lomba pasca PTS 31


SMP NEGERI 2 BANJARNEGARA MAJALAH DIGITAL ESPHERO Alamat Redaksi SMPN 2 Banjarnegara JL. Tentara Pelajar no. 31 Telp. (0286)591327 Banjarnegara Website: smpn2bara.sch.id


Click to View FlipBook Version