Serdadu Soviet mengibarkan bendera kemenangan di Stalingrad
Stalingrad, sebuah kota di daratan Rusia, akhirnya menjadi awal dari akhir
para pasukan Nazi, yang dengan tak sengaja telah mengukir batu nisannya sendiri.
Pertempuran itu adalah kekalahan pertama Jerman, sekaligus patokan dari kekalahan-
kekalahan Jerman pada pertempuran berikutnya.
Operation Vulcan yang dilancarkan Sekutu pada 7 Mei 1943 berhasil
menyelesaikan Front Timur Tengah. Mereka menyerbu masuk ke dalam Tunisia, satu-
satunya wilayah kekuasaan Poros yang tersisa di Afrika Utara. Bantuan tak bisa
lagi dikirim, karena Laut Mediterania yang tadinya diberikan pada Italia, justru
jatuh ke tangan Inggris, Australia, dan Selandia Baru.
Rommel hanya tinggal menanti kekalahannya yang pertama. Meski begitu, Nazi
Jerman tetap mati-matian mempertahankan Tunisia dengan percuma. Pertempuran besar
terjadi di Sfax, Sidi Bouzid, Terbourba, dan Djedeida. Garis Mareth berhasil
dikuasai Sekutu terlebih dahulu pada 23 Maret 1943.
Akhirnya Amerika Serikat dapat melaju kembali ke Tunisia, setelah mendapat
kebuntuan di Terbourba, setelah Inggris berhasil menerobos pertahanan timur dan
selatan Jerman di Tunisia.
Pada 7 Mei 1943, pasukan Inggris memasuki ibukota Tunis, Amerika Serikat
mengambil kendali atas kota Bizerte, dan Rommel dievakuasi kembali ke negaranya.
Sisa-sisa serdadu Jerman dan Italia menyerah di Tunis, Tunisia, pada 13 Mei 1943.
Front Afrika dan Timur Tengahpun berakhir di sini.
Serdadu Jerman dan Italia yang ditawan
setelah jatuhnya Tunis, Tunisia
Jatuhnya Tunis dan kekalahan Poros di
Afrika Utara dan Stalingrad, adalah
awal dari kekalahan beruntun Italia dan
Jerman, sementara kekalahan Jepang atas
Midway adalah titik balik yang
signifikan.
Setelah kekalahan Poros di Afrika Utara, Uni Soviet dan Amerika Serikat
mulai mengambil andil dalam pembebasan Asia dan Eropa. Pakta Non-Agresi telah
gagal disepakati dan Soviet kini mulai tergiur melihat Jerman yang sudah lemah,
setelah kegagalan atas Stalingrad.
Read more: http://siradel.blogspot.com/2012/09/sejarah-perang-dunia-ii-versi-
lengkap.html#ixzz3Q1fpXueZ