The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Rencana pemberian layanan BK dengan penerapan layanan berdiferensiasi. dengan tujuan meakomodir keberagaman kebutuhan, potensi, minat peserta didk

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by Dini Hidayati Khaq, 2023-07-31 10:56:07

MODUL LAYANAN BK KEMATANGAN EMOSI SMP KELAS VIII_DINI HIDAYATI KHAQ

Rencana pemberian layanan BK dengan penerapan layanan berdiferensiasi. dengan tujuan meakomodir keberagaman kebutuhan, potensi, minat peserta didk

Keywords: RPP

MODUL PELAKSANAN LAYANAN BIMBINGAN DAN KONSELING Satuan Pendidikan : SMP NEGERI 1 TAMAN Komponen Layanan : Layanan Dasar Bidang Layanan : Pribadi Topik Layanan : Kematangan Emosi Kelas / Semester / Fase : 8 G – 8 H / Ganjil Ganjil / D Tanggal Pelaksanaan : Juli-Agustus 2023 Guru BK : Dini Hidayati Khaq, S.Pd A. Capaian Layanan Bimbingan & Konseling (CLBK) Mengenal gambaran dan mengembangkan sikap tentang kehidupan mandiri secara emosional, sosial dan ekonom B. Tujuan Layanan • Peserta didik dapak belatih pemusatan fikiran untuk memudahkan mencerna informasi • Peserta didik mampu mengontrol dan mengekspresikan emosi secara tepat dengan strategi role play bersama rekan sejawat. • Peserta didik dapat menyebutkan ciri-ciri kematangan emosi berdasarkan hasil diskusi. C. Aspek Perkembangan dalam SKKPD (Standart Kompetensi Kemandirian Pesdik) Kematangan Emosi D. Sumber Materi Layanan • Sumber Teks : https://www.sehatq.com/artikel/pe ntingnya-memiliki-kematanganemosional-bagi-diri-sendiri • Sumber video https://www.youtube.com/watch? v=irY7cA1zpNU https://www.youtube.com/watch? v=ezARHcwfedk E. Peran Guru BK Pengenalan: Mengenal cara-cara mengekspresikan perasaan secara wajar Akomodasi: Memahami keragaman ekspresi perasaan diri dan orang lain Tindakan: Mengekspresikan perasaan atas dasar pertimbangan F. Refleksi 1. Memahami dengan baik tujuan yang diharapkandari materi yang telah disampaikan 2. Memperoleh banyak pengetahuan dan informasidari materi yang disampaikan 3. Menyadari pentingnya materi yang telahdisampaikan bagi kehidupan saya 4. Dapat mengembangkan perilaku yang lebih positifsetelah mendapatkan materi 5. Dapat mengubah perilaku sehingga kehidupansaya menjadi lebih bermakna G. Pelatihan • Peserta didik mengunggah karyanya di media sosial sebagai bentuk Kampanye tentang kematangan emosi • Peserta didik membuat karya sebagai bentuk eksplorasi tentang membangun kematangan emosi baik berupa mind map, artikel, gambar/ poster, komik, video ataupun puisi sesuaiminatnya masing masing.


H. Aktivitas/ Kegiatan Pembelajaran a) Sebelum pelaksanaan layanan dimulai, guru BK sudah melakukan pemetaan kebutuhan belajar berdasarakan profil belajar. Guru BK mengedarkan angket Kebutuhan peserta didik yang bertujuan menggali minat dan kebutuhan akan layanan perserta didik terhadap materi BK. b) Selain angket kebutuhan peseta didik, guru BK juga membuat assessment informal dengan menggali tingkat pemahaman peserta didik dalam menerima instruksi dengan permainan “ Ikuti Apa yang Saya Ucapkan Bukan yang Saya Lakukan” dari permainan ini diperoleh kesimpulan mengenai kesiapan belajar peserta didik diantaranya : Kelompok A : Peserta didik yang memiliki kecepatan menerima instruksi level 1 mereka bisa mengikuti instruksi dengan sekali penyampaian instruksi.dan memiliki kepercayaan diri yang bagus. Kelompok B : Peserta didik yang memiliki kecepatan menerima instruksi level 2, mereka bisa mengikuti instruksi namun harus diulang terlebih dahulu. Kelompok c : Peserta didik yang memiliki kecepatan menerima instruksi level 3, mereka bisa menerima instruksi dengan diulang-ulang dengan durasi yang lebih lama hingga dia faham akan instruksi. c) Guru BK menyiapkan materi yang dapat didengar oleh peserta didik melalui sebuah penjelasan (untuk anak auditori), guru juga menyiapkan gambar tentang ekspresi emosi melalui film pendek (untuk anak yang visual) dan menyiapkan presentasi video melalui screen tentang kematangan emosi (untuk anak yang kinestetik). d) Peserta didik mengulas materi yang disampaikan, baik melalui gambar, audio, maupun video yang baru dilihatnya ataupun didengar yang disesuaikan dengan profil belajar murid peserta didik e) Penilaian : • Untuk murid-murid yang kemampuannya kurang, Menuliskan meteri yang sudah dipelajari dengan menggunakan kalimat sederhana yang mereka fahami.bisa dituliskan di selembar kertas atau di buku tulisnya. • Untuk murid-murid yang kemampuannya sedang, Menuliskan kembali pemahaman mereka dengan kosakata yang lebih bervariasi.dalam bentuk power poin, infografis, mind map, dsb. Peserta didik dapat memilih sesuai kemampuan mereka. • Untuk murid-murid yang kemampuannya tinggi Menuliskan kembali pemahaman mereka didalam bentuk power poin, infografis atau mind map dan selanjutnya mereka membagikan pemahaman yang didapatkan melalui presentasi kepada teman di kelasnya.


I. Penutup • Guru BK mengajak peserta didik membuat kesimpulan dan merefleksikan yang terkait Kematangan emosi • Guru BK memberikan apresiasi atas partisipasi aktif peserta didik dalam proses layanan • Guru BK menyampaikan materi layanan yang akan datang • Guru BK mengakhiri kegiatan dengan berdoa dan salam J. Evaluasi a) Evaluasi Proses Memperhatikan proses layanan terutama keaktifan dan sikap peserta didik dalam mengikuti kegiatan layanan b) Evaluasi Hasil : Evaluasi dengan instrumen yang sudah disiapkan, antara lain mencakup : ❖ (Understanding) pemahaman peserta didik terhadap materi Kematangan emosi ❖ (Comfortable) sikap/perasaan yang dialami peserta didik setelah menerima layanan informasi tentang Kematangan emosi ❖ (Action) rencana Tindakan yang akan diambil peserta didik setelah menerima layanan informasi dalam bentuk karya terkait dengan materi Kematangan emosi Sidoarjo, 17 Juli 2023 Mengetahui Kepala SMP Negeri 1 Taman Guru BK Dra. Masroh Hidajati, M.Pd Dini Hidayati Khaq, S.Pd NIP. 196706011990032013 NIP. 1985071720100120


Pentingnya Memiliki Kematangan Emosional bagi Diri Sendiri https://www.sehatq.com/artikel/pentingnya-memiliki-kematangan-emosional-bagi-diri-sendiri Kedewasaan secara fisik mudah dilihat pada seluruh makhluk hidup. Pada manusia, tanda kedewasaan secara fisik dapat dilihat berdasarkan jenis kelaminnya. Jika laki-laki, dilihat dari pertumbuhan jakun, kumis, atau perubahan suaranya. Sedangkan pada wanita, kedewasaan dapat berdasarkan menstruasi dan tumbuhnya payudara. Namun, kematangan secara emosional tidak kasat mata dan hanya dapat dirasakan melalui sikap serta perilakunya. Apa itu kematangan emosional? American Psychological Association mendefinisikan kematangan emosional sebagai kemampuan mengontrol dan mengekspresikan emosi dengan tepat. Sedangkan ketidakdewasaan emosional adalah kecenderungan untuk mengekspresikan emosi tanpa menahan diri atau tidak proporsional dengan situasi. Dengan kata lain, perilaku emosional yang tidak terkendali dan tidak sesuai dianggap belum matang. Hal ini bisa dilihat dari anak-anak yang cenderung mengekspresikan emosi mereka tanpa memerhatikan lingkungan sekitar. Misalnya, menangis meraung-raung di minimarket saat keinginannya membeli mainan tidak dipenuhi. Ciri-ciri kematangan emosional Jika Anda ingin melihat kematangan emosional dari seseorang, Anda dapat melihat ciri-cirinya sebagai berikut: 1. Bertanggung jawab Orang dengan kedewasaan emosional menyadari hak istimewa mereka di dunia dan mencoba mengambil langkah untuk mengendalikan perilaku mereka. Individu yang bertanggung jawab memiliki kerendahan hati alih-alih mengeluh tentang keadaan. Hal ini bisa berujung pada sebuah tindakan yang dimulai dari pertanyaan: “Apa yang dapat dilakukan untuk memperbaiki situasi ini?” Memiliki kematangan emosional berarti tidak menyalahkan orang lain (maupun diri sendiri) ketika berhadapan dengan suatu masalah. Orang yang dewasa secara emosional akan mencari solusi terhadap permasalahan tersebut. 2. Empati Menunjukkan empati merupakan tanda kedewasaan emosional. Individu ini tahu bagaimana menempatkan diri pada posisi orang lain. Artinya, ia peduli pada orang lain dan mencoba mencari tahu cara membantu. 3. Menyadari kesalahan diri Seseorang yang memiliki kedewasaan emosional tahu cara meminta maaf ketika melakukan kesalahan. Ia mengakui kesalahan yang ia lakukan dan mencoba menemukan cara untuk memperbaiki situasi. Individu yang memiliki kematangan emosional juga tidak selalu merasa benar. Sebaliknya, ia akan mengakui bahwa ia tidak sempurna dan tidak memiliki jawaban atas semua pertanyaan. 4. Mengakui kelemahan Manusia tidak akan lepas dari kekurangan dan kelemahan. Orang yang memiliki kematangan


emosional selalu bersedia terbuka dan membagikan perjuangan yang tengah dilaluinya sehingga orang lain tidak merasa sendirian. Individu ini juga tidak ingin selalu dilihat sempurna sepanjang waktu, jujur tentang perasaannya, dan membangun kepercayaan dengan orang-orang di sekitarnya. 5. Beradaptasi Pribadi yang memiliki kematangan emosional juga mencoba menyesuaikan harapan dirinya dan tentunya dengan sebuah alasan. Memang ada hal yang tidak dapat diubah, tapi ia tahu cara mengubah sudut pandangnya akan hal tersebut. Biasanya pribadi dengan kematangan emosional dapat mempelajari pola dan menemukan cara untuk mengatasi perilaku bermasalah. 6. Punya batasan realistis Menetapkan batasan adalah bentuk cinta dan hormat pada diri sendiri. Ia tahu bagaimana dan kapan harus menentukan batas dan tidak akan membiarkan orang lain melewatinya. Hubungan usia dan tingkat kematangan emosional Ada banyak faktor yang memengaruhi tingkat kematangan emosional seseorang. Salah satu contohnya mendapatkan pengalaman lebih banyak di usia muda. Bagian otak yaitu korteks prefrontal, yang membantu mengatur perilaku yang berisiko, tidak sepenuhnya berkembang sampai usia 25 tahun. Hal ini menjelaskan mengapa banyak emosi remaja seringkali tampak tidak terduga. Namun, tingkat kedewasaan seseorang lebih berkaitan dengan kecerdasan emosional mereka serta cara memilih untuk menanggapi situasi menantang, daripada usia seorang individu. Bahkan, banyak orang dewasa memiliki tingkat kedewasaan yang rendah. Itu sebabnya Anda mungkin bertemu dengan orang yang jauh lebih muda namun tampak bijaksana daripada usia mereka. Cara meraih kematangan emosional Kematangan emosional berguna untuk diri sendiri dan lingkungan orang-orang sekitar. Orang dengan emosi yang matang tahu cara mengekspresikan diri pada tempatnya. Untuk itu, beberapa cara berikut dapat dilakukan untuk mendapatkan kematangan emosional: • Belajar mengenali emosi Mengenali perasaan secara naluriah sudah dilakukan sejak masih balita. Namun, Anda melakukannya secara tidak sadar. Untuk mendapatkan kematangan emosi, saat Anda merasakan sebuah emosi, kenali dan namai emosi itu. Misalnya Anda sedih, kenali hal itu sebagai perasaan sedih dan cari tahu kenapa Anda bisa sedih. Sebagai latihan, coba tuliskan berapa kali Anda terganggu oleh emosi orang lain dalam jurnal selama seminggu. Kemudian identifikasi emosi yang mendasarinya. Cara ini memberi banyak wawasan tentang bagaimana Anda dapat menanggapi suatu situasi dan apa yang menjadi kebutuhan Anda. • Lepaskan rasa malu Menyadari bahwa Anda sering malu dan merasa buruk terhadap diri sendiri akan membantu Anda untuk melakukan perubahan. Dengan mengakui bahwa Anda memang banyak memiliki kekurangan, Anda bebas untuk mengambil alih hidup Anda dan menjalaninya dengan cara Anda sendiri, daripada hidup dalam harapan orang lain. • Hidup sepenuhnya pada realitas Anda


Lihatlah hidup Anda di titik ini dan ambil tanggung jawab penuh untuk hal baik maupun buruk yang telah terjadi. Anda berhak untuk menentukan hidup Anda sendiri dan ini membantu mengendalikan pilihan Anda. Belajarlah untuk mengakui ketika membuat kesalahan dan mencegah terjadi di masa depan.


Lampiran 2. Instrumen Penilian INSTRUMEN PENILAIAN PROSES (Mengacu Pada Laporan Pelaksanaan) NO PROSES YANG DINILAI HASIL PENGAMATAN KET YA TIDAK A Keterlaksanaan program 1. Program layanan terlaksana sesuai dengan Modul Layanan 2. Waktu pelaksanaan sesuai dengan MODUL LAYANAN 3. Metode yang digunakan variatif dan menarik 4. Menggunakan media layanan BK 5. MODUL LAYANAN minimal terdiri dari Tujuan, Materi Layanan, Kegiatan, Sumber, Bahan dan Alat, Penilaian B Perolehan Siswa Pasca Layanan 1. Peserta didik memperoleh pemahaman baru 2. Peserta didik mempunyai perasaan positif 3. Peserta didik berkurang masalahnya 4. Peserta didik terentaskan masalahannya 5. Berkembangnya PTSDL C Perhatian Peserta Didik 1. Peserta didik antusias mengikuti materi layanan BK 2. Peserta didik aktif bertanya 3. Peserta didik aktif menjawab 4. Peserta didik mengerjakan tugas yang diberikan konselor 5. Peserta didik hadir semua D Kesesuaiaan Program 1. Program disusun sesuai dengan kebutuhan peserta didik 2. Materi layanan sesuai kebutuhan peserta didik 3. Materi layanan sesuai tugas perkembangan peserta didik 4. Materi layanan mengacu pada sumber yang jelas 5. Program dilaksanakan sesuai waktu yang telah ditentukan Sidoarjo, 31 Mei 2023 Mengetahui Kepala SMP Negeri 1Taman Guru BK Dra. Masroh Hidajati, M.Pd Dini Hidayati Khaq, S.Pd NIP. 196706011990032013 NIP. 198507172010012028


Lembar Refleksi Kegiatan Bimbingan Klasikal Petunjuk : Bacalah pernyataan di bawah ini dan berilah tanda centang (√) pada kolom skor sesuai dengan apa yang terjadi dalam kegiatan bimbingan klasikal yang dilakukan! SKOR N o PERNYATAAN 1 2 3 4 1 Materi yang disampaikan dalam bimbingan klasikal apakah peserta didik butuhkan? 2 Peserta didik terlibat aktif dalam kegiatan layanan 3 Peserta didik tertarik dengan media yang digunakan 4 Peserta didik senang mengikuti kegiatan bimbingan klasikal yang dilakukan 5 Kegiatan bimbingan klasikal memberikan manfaat bagi anda 6 Alokasi waktu dalam pelaksanaan bimbingan klasikal apakah sudah mencukupi. CATATAN ................................................................................................................................................... ................................................................................................................................................... .................................................................................................................................................. Keterangan : 4 = Sangat Baik 3 = Baik 2 = Cukup 1 = Kurang


INSTRUMEN PENILAIAN HASIL A. UNDERSTANDING 1. Apa definisi kematangan emosi menurut Anda, jelaskan ! 2. Sebutkan ciri-ciri pribadi yang memiliki kematangan emosi, jelaskan! 3. Sebutkan 3 (tiga) cara menjaga membangun kematangan emosi, jelaskan? 4. Bagaimana perasaan anda saat mengikuti materi layanan hari ini? 5. Jelaskan manfaat layanan yang telah anda terima? 6. Apa yang akan anda lakukan untuk bisa mengontrol/mengendalikan emosi anda? B. COMFORTABLE Berilah tanda cek (V) pada kolom S (setuju) jika pernyataan sesuai dengan kondisi Anda dan berilah tanda cek (V) pada kolom TS (tidak setuju) jika pernyataan tidak sesuai deng an kondisi Anda NO PERNYATAAN SETUJU TIDAK SETUJU 1. Setelah menerima layanan informasi BK, saya tau cara mengendalikan emosi 2. Setelah menerima layanan informasi BK, saya menjadi memahami ciri-ciri kematangan emosi 3. Untuk mendapatkan kematangan emosi, saat Anda merasakan sebuah emosi, kenali dan namai emosi itu 4. Memiliki kematangan emosional berarti tidak menyalahkan orang lain (maupun diri sendiri) ketika berhadapan dengan suatu masalah. Orang yang dewasa secara emosional akan mencari solusi terhadap permasalahan tersebut. 5. Remaja tidak bisa mengontrol diri adalah hal yang wajar saja


Keterangan: 1. Skor minimal yang dicapai adalah 1x5= 5, dan skor tertinggi adalah 2x5= 10 2. Kategori hasil : - Sangat baik = 10 - Cukup = 6 - Baik = 8 - Kurang = 4-2 C. ACTION Setelah mendapatkan layanan BK tentang KEMATANGAN EMOSI, silahkan kalian menuliskan refleksi terkait materi yang sudah disampaikan, tugas dapat dikerjakan dalam bentuk infigrafis, poster, video atau karikatur/gambar dan lain sebagainya. Selamat berkreasi. Pertanyaan pemantik sebagai Refleksi materi Kematangan emosi Sidoarjo, Juli 2023 Mengetahui Kepala SMP Negeri 1Taman Guru BK Dra. Masroh Hidajati, M.Pd Dini Hidayati Khaq, S.Pd NIP. 196706011990032013 NIP. 198507172010012028


Click to View FlipBook Version