The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by idariyanti.08.02, 2022-02-04 00:49:15

PARTIKEL PENYUSUN BENDA DAN MAKHLUK HIDUP

KATA PENGANTAR






Bersyukur ke hadiarat Allah Subhanahu Wata’ala
karena E-Module terintegrasi Augmented Reality pokok


bahasan Partikel Penyusun Benda dan Makhluk Hidup

dapat kami selesaikan. Modul ini bertujuan untuk

membantu peserta didik tingkat SMP dalam meningkatkan

pemahaman terhadap konsep-konsep IPA serta menambah

motivasi dalam belajar.

E-Module ini berisi tentang uraian materi

pembelajaran yang berkaitan dengan Partikel penyusun

benda dan makhluk hidup, ikatan kimia dan kovalen,

ion dalam bahan makanan serta sifat fisika dan kimia
zat. Selain itu untuk menambah pemahaman konsep
peserta didik, kami lengkapi juga dengan rangkuman,


augmented reality, gambar, video pembelajaran serta info-

info tentang tokoh sains yang berkaitan dengan materi.

Ucapan terimakasih kami sampaikan kepada semua

pihak yang telah membantu dalam penyusunan E-Module

ini. Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan

dalam penyusunan E-Module ini. Maka dari itu kritik dan

saran bagi kesempurnaan E-Module ini sangat kami harapkan.


Pekanbaru, 2022


Penulis

DAFTAR ISI












i
PENDAHULUAN




PERTEMUAN 1
1
Partikel Dalam Benda dan Makhluk Hidup


PERTEMUAN 2



Atom dan Partikel Penyusunnya 18


PERTEMUAN 3



Prinsip Pembentukan Ion dan Molekul 38



PERTEMUAN 4



Sifat Zat dan Hubungannya dengan Partikel Penyusunnya 55



PENUTUP 70



GLOSARIUM 80



DAFTAR PUSTAKA 81

PETUNJUK PENGGUNAAN





PETUNJUK BAGI SISWA


1. Pelajari daftar isi dengan cermat, untuk mengetahui letak

materi pembelajaran pada halaman e-module ini.


2. Baca dan pahamilah dengan benar tujuan yang akan

dicapai setelah mempelajari e- module ini

3. Baca dan pahamilah dengan baik uraian materi

pembelajaran dan ilustrasi dalam bentuk augmented reality
dengan cara scan QR code atau klik link disetiap gambar yang

diberikan dalam e-module ini.


4. Berkonsultasilah pada guru dan berdiskusilah dengan

teman-teman jika mendapat kesulitan dalam memahami
materi belajar


5. Pahami dan kerjakan soal latihannya yang ada pada

akhir pertemuan, komunikasikan dengan guru jika ada
kesulitan.


6. Setelah kamu paham konsep Partikel Penyusun Benda dan

Makhluk Hidup, kerjakan soal evaluasi yang terdapat pada
akhir e-module ini


7. Cocokkan jawabanmu dengan kunci jawaban kemudian

hitung ketuntasan belajarmu pada bagian umpan balik.

PETUNJUK BAGI GURU


1. Bacalah e-module ini dengan seksama!


2. Bimbinglah peserta didik agar tidak mendapat kesulitan

dalam mempelajari e-module ini!

3. Berilah kesempatan pada peserta peserta didik untuk

bertanya dan menyampaikan pendapat!


4. Bimbinglah peserta didik agar dapat menguasai seluruh
indikator pencapaian kompetensi yang ada dalam e-

module ini!

5. Berilah penjelasan mengenai materi dalam e-module ini,

serta isi dari fitur-fitur yang ada dalam e-modul ini:


a. Apersepsi: berguna untuk membangun kesiapan peserta
didik mengikuti kegiatan pembelajaran.


b. Materi Pembelajaran: berisi uraian materi pembelajaran

c. Ayo kita cari tahu: berisi tentang pengetahuan

tambahan terkait materi bersumber dari jurnal atau

internet.

d. Aktivitas: berisi LKPD atau acuan untuk pelaksanaan

praktikum, diskusi atau literasi.


e. Ayo Kita Berdiskusi: berisi pertanyaan sebagai bahan
diskusi kelompok.


f. Tokoh Sains: berisi informasi ilmuwan yang berperan
penting dalam perkembangan Sains


g. Ayo Kita Berlatih: berisi latihan soal setiap selesai satu

pertemuan.

h. Umpan Balik: berisi acuan untuk menilai ketuntasan

belajar dalam satu pertemuan.

TOMBOL DAN ELEMEN INTERAKTIF



PADA E-MODUL



TOMBOL


Exit Keluar dari aplikasi


About Tentang penulis

Zoom In Memperbesar tampilan

Zoom Out Memperkecil tampilan


Full Screen Tampilan layar penuh

Mute Mensenyapkan suara


Share Membagikan secara online

Text Select Menandai kalimat


Draw Mencoret dengan pena

Print Mencetak e-module


Table of Contents Melihat daftar isi

Bookmarks Menandai halaman




ELEMEN INTERAKTIF


Hot spot/star Menandai materi yang bersifat penting


Button Tautan menuju halaman tertentu
Zoom text Memperbesar tampilan Text tertentu yg

sudah ditandai

Shape Memberi bingkai berupa bentuk, garis atau
panah pada bagian tertentu





1

2

Apersepsi







Tumbuhan hijau dan segala proses yang berkaitan dengannya

merupakan salah satu ciptaan Tuhan Yang Maha Esa yang berperan

penting dalam menjaga keseimbangan alam. Selain untuk memenuhi
kebutuhan pangan makhluk hidup di bumi, daunnya yang telah gugur

mengalami pembusukan membentuk zat lain yang berperan sebagai

pupuk kompos. Tumbuhan juga mengalami proses fotosintesis yang
berperan dalam mengubah karbondioksida menjadi oksigen untuk

menunjang kehidupan seluruh makhluk di Bumi. Perhatikan

Augmented reality 1.1 berikut ini!


































http://asblr.com/8mfFx scan me


Sumber gambar cover: kibrispdr.org



Augmented Reality 1.1. Peran daur karbon dalam kehidupan





3 3

Materi Pembelajaran








Partikel dalam Benda dan Makhluk Hidup


Pada saat kelas 7, kita sudah mempelajari fotosintesis pada
tumbuhan hijau yang terjadi pada klorofil atau zat hijau daun yang

terdapat pada organel sel daun yang disebut kloroplas. Fotosintesis
memerlukan zat karbondioksida (CO 2) dan air (H 2O) serta energi

cahaya matahari. Karbondioksida dari udara bebas diserap melalui

stomata pada daun sedangkan air diserap oleh akar dan diteruskan
melalui berkas pengangkut menuju daun. Kedua zat tersebut akan

pengalami pemecahan melalui reaksi kimia dan membentuk zat baru

yaitu glukosa (C 6H 12O 6) dan oksigen (O 2). Daun tumbuhan
mengandung klorofil yang tersusun atas atom-atom antara lain karbon

(C), Hidrogen (H), Oksigen (O), Nitrogen (N) dan Magnesium (Mg).

Scan dan perhatikan molekul penyusun daun pada augmented reality
berikut ini untuk memahami tentang partikel, atom dan molekul!


























http://asblr.com/YKSHQ Scan me


Augmented Reality 1.2. Partikel penyusun klorofil pada daun





4
4

1. Pengertian partikel, atom dan molekul


Partikel didefinisikan sebagai bagian terkecil dari suatu

materi yang masih mempunyai sifat yang sama dengan materi
tersebut. Partikel dapat berupa atom, melekul dan ion. Setiap benda

dan makhluk hidup di alam ini tersusun dari milyaran partikel kecil
yang disebut atom. Atom adalah bagian terkecil dari suatu unsur

yang masih memiliki sifat unsur tersebut. Apabila atom berikatan

satu sama lain akan membentuk molekul. Molekul adalah gabungan
antara dua atom atau lebih melalui ikatan kimia tertentu. Molekul

dapat tersusun sedemikian rupa dengan perbandingan tertentu

sehingga membentuk struktur benda tertentu pula. Contohnya
molekul karbondioksida (CO 2), yaitu satu atom C mengikat dua

atom O. Ikatan kimia ini akan dipelajari pada pertemuan

selanjutnya. Perhatikan gambar 1.1 berikut ini!












http://asblr.com/iKa4h Scan me


Augmented reality 1.1 ikatan kimia pada molekul CO 2




2. Sifat Benda Dipengaruhi Oleh Jenis dan Susunan

Molekulnya



Rumus molekul menunjukkan jenis atom yang menyusun
suatu molekul dan perbandingannya. Setiap senyawa yang berbeda

memiliki rumus molekul yang berbeda pula. Sebagai contoh

molekul air (H 2O) terbentuk jika satu atom O mengikat dua atom H.








5

Namun jika dua atom O mengikat dua atom H maka senyawa yang

terbentuk adalah H 2O 2 disebut dengan hidrogen peroksida. Air
dengan rumus H 2O memiliki sifat yang berbeda dengan

hidrogenperoksida (H 2O 2). Peristiwa ini menunjukkan bahwa

perbandingan jumlah dan jenis atom dalam suatu molekul akan
menghasilkan senyawa yang sifat dan jenisnya sangat berbeda.

Berdasarkan penjelasan tersebut, dapat kita pahami bahwa bahan
yang berbeda, tersusun oleh zat-zat yang berbeda. Zat-zat yang

berbeda mempunyai perbedaan jumlah dan jenis atom penyusun.

Sifat-sifat bahan yang berbeda, dapat disebabkan oleh perbedaan
ikatan atau perbedaan struktur (susunan) molekul-molekul

penyusunnya. Silahkan scan augmented reality 1.3 berikut ini!
















http://asblr.com/5UuZa Scan me


Sumber gambar sampul: wirahadie.com


Augmented reality1.3 Struktur molekul hidogen peroksida



2. Partikel dalam makhluk hidup



Pupuk kompos yang merupakan hasil penguraian sampah
organik (sisa-sisa makhluk hidup yang sudah mati) tersusun dari

molekul mengandung unsur nitrogen (N), kalium (K), fosfor (P),

dan belerang atau sulfur (S). Petani juga sering kali menambahkan
pupuk buatan pabrik yang mengandung unsur N, P, K dan Mg atau

unsur lainnya untuk memenuhi kebutuhan nutrisi tanaman budi






6

daya mereka. Rambut kita tersusun dari molekul yang mengandung

unsur karbon (C), hydrogen (H), nitrogen (N), dan sulfur (S).
Sementara itu tulang tersusun dari kalsium (Ca), fosfor (P), dan

oksigen (O). Silahkan Scan model augmented reality 1.2 berikut!





























http://asblr.com/nyh7s Scan me


Sumber: harapanrakyat.com


Augmented reality 1.4. Molekul penyusun Rambut dan tulang.





3. Partikel dalam benda



Benda-benda di alam seperti kain, kayu dan plastic juga
termasuk zat kimia yang tersusun atas senyawa-senyawa tertentu.

Molekul dalam senyawa tersebut tersusun sedemikian rupa

sehingga memberikan sifat yang khas pada bendanya. Jadi benda
yang tersusun dari molekul berbeda akan memiliki sifat yang

berbeda pula. Sebagai contoh plastik yang mengandung polietilena

memiliki struktur molekul berupa rantai yang panjang dan memiliki








7

rongga antar rantainya sehingga plastik bersifat lentur. Berbeda

dengan kayu yang keras karena tersusun dari senyawa selulosa.


Perbedaan sifat benda selain dipengaruhi oleh perbedaan
molekul juga dipengaruhi oleh perbedaan susunan molekul-molekul

dalam benda tersebut. Contohnya adalah perbedaan susunan
molekul pada kentang dan kayu, kentang mengandung amilum (zat

tepung) sedangkan kayu mengandung selulosa. Keduanya sama-

sama tersusun dari molekul yang lebih sederhana yaitu glukosa
yang saling berikatan membentuk rantai panjang dengan ikatan

glikosida. Tetapi keduanya memiliki sifat yang berbeda, kentang

bersifat lunak dan dapat dimanfaatkan sebagai bahan pangan,
sedangkan kayu bersifat keras dan pemanfaatannya sebagai bahan

bangunan atau industri seperti pembuat pensil. Lalu apa penyebab

perbedaan sifat tersebut?


Penyebabnya adalah jenis ikatan yang menghubungkan antar
molekul glukosanya berbeda. Pada amilum, unit-unit glukosa

dihubungkan melalui ikatan α-1,4 glikosida. Pada selulosa, unit-unit

glukosa dihubungkan melalui ikatan β-1,4 glikosida. Silahkan scan
dan perhatikan augmented reality 1.5 berikut ini!





















http://asblr.com/c5b8i scan me


Sumber gambar sampul: mikirbae.com


Augmented reality 1.5 Perbedaan molekul amilum dan selulosa.




8

Ayo Cari Tahu









Tubuh manusia tersusun dari sekitar 25 unsur utama yang sangat

penting untuk menunjang kehidupannya. Unsur tersebut tercantum

dalam tabel 1.1 berikut ini.

Tabel 1.1 Unsur penyusun tubuh manusia



Unsur Lambang Nomor Persentase dalam

Unsur Atom Tubuh Manusia (%)
Oksigen O 8 65,00
Karbon C 6 18,50 96,3

Hidrogen H 1 9,50
Nitrogen N 7 3,30

Kalsium Ca 20 1,50
Fosfor P 15 1,00
Kalium K 19 0,40
Sulfur S 16 0,30 3,69

Natrium Na 11 0,20
Klor Cl 17 0,19

Magnesium Mg 12 0,10
Boron (B), kromium (Cr), kobalt (Co),
tembaga (Cu), fluor (F), iodin (I), besi

(Fe), mangan (Mn), molibdenum (Mo), 0,01
selenium (Se), silikon (Si), timah (Sn),
vanadium (V), dan seng (Zn) menyusun

kurang dari 0,01% dari tubuh manusia.



Sumber: Dok. Kemendikbud







9 9

10

Aktivitas 1

Praktikum Identifikasi

Zat pada Benda dan

Makhluk Hidup









Mengidentifikasi zat yang terkandung pada suatu benda atau


makhluk hidup secara sederhana melalui uji nyala.







➢ Alat


• Pinset atau penjepit kayu

• Gunting atau pisau


• Pembakar spiritus

➢ Bahan


• Bulu unggas • Kertas

• Beberapa helai rambut • Daun


• Sepotong daging • Kain perca jenis katun

• Plastik • Karet ban atau bahan lain


• Kayu












11
11

1. Bentuk kelompok 4-5 orang sesuai dengan arahan guru.

2. Potonglah kain perca yang bersih dan kering dengan ukuran


4×4 cm.

3. Jepit salah satu ujung kain tersebut dengan pinset.


4. Ciumlah bau atau aroma kain tersebut.

5. Nyalakan pembakar spiritus.


6. Bakarlah ujung kain dengan hati-hati.

Berhati-hatilah dalam menggunakan pembakar spiritus!



Jangan sampai tubuh dan pakaianmu terbakar!



7. Setelah ujung kain terbakar, segera matikan api pada ujung

kain yang terbakar.

8. Ciumlah kembali bau kain sudah terbakar.


Hati-hati! Jangan mencium baunya terlalu lama dan
jangan terlalu dekat dengan hidung! Identifikasilah bau
secara tidak langsung yaitu dengan mengibaskan


tangan di atas bahan ke arah hidung!



9. Lakukan hal yang sama dengan hati-hati pada bahan-bahan

lain yang kamu sediakan. Gunakan bahan dalam potongan


kecil,






12 12

ciumlah bau bahan sebelum dan sesudah terbakar. Catatlah


hasil pengamatanmu pada tabel 1.2 !

10. Carilah unsur-unsur penyusun bahan yang sudah kamu

siapkan di buku-buku yang terdapat di perpustakaan sekolah

atau melalui internet.





Tabel 1.2 Data Hasil Pengamatan Uji Nyala


No Nama Bahan Deskripsi Bau Dugaan Zat


Sebelum Sesudah yang

dibakar dibakar Terkandung

1


2


3

4

5


6


7

8


9

10







13 13

Ayo Diskusi






Diskusikan dalam kelompokmu pertanyaan berikut!


1. Apakah tiap-tiap benda jika dibakar menghasilkan bau yang


berbeda-beda? Jika ya, jelaskan mengapa hal tersebut dapat

terjadi?

2. Apakah bau rambut dan bau bulu unggas yang telah dibakar


sama? Mengapa demikian?

3. Apakah bau kertas dan bau kayu yang telah dibakar sama?


Apa unsur yang terkandung dalam bahan tersebut?

4. Apakah bau plastik dan bau daun yang telah dibakar sama?


Apakah zat yang terkandung pada kedua bahan tersebut?

5. Apa kesimpulanmu tentang kandungan zat dalam benda dan


makhluk hidup!






















14
14

Tokoh Sains




























































15
15

Ayo Berlatih






1. Setiap benda di alam ini tersusun dari partikel-partikel kecil


yang disebut dengan atom. Atom-atom tersebut dapat berikatan

membentuk molekul. Jelaskan, apa yang dimaksud dengan atom

dan molekul?


2. Pada fotosintesis CO 2 dan H 2O bereaksi dalam klorofil dengan

bantuan energi sinar matahari. Bagaimana kedua zat tersebut


setelah fotosintesis dapat berubah menjadi glukosa (C6H12O6)?

3. Bagaimana cara mengetahui kandungan pada suatu benda atau


bagian tubuh makhluk hidup seperti rambut dan daging?

Mengapa cara tersebut dapat digunakan untuk mengetahui


kandungan zat benda? Jelaskan!

4. Perhatikan gambar berikut!









Amilum pada kentang dan selulosa pada kayu sama-sama

memiliki unsur C, H dan O. Jelaskan mengapa keduanya

memiliki sifat yang berbeda ( kentang lunak dan kayu keras)?


5. Benda yang berbeda mengandung senyawa yang terbentuk dari

unsur-unsur tertentu dengan struktur tertentu. Unsur apa


sajakah yang terkandung dalam rambut dan tulang manusia?







16 16

Umpan Balik











Setelah menyelesaikan soal latihan, kamu dapat mem-

perkirakan tingkat keberhasilanmu dengan melihat kunci/


rambu-rambu jawaban yang terdapat pada bagian akhir

E-module ini.


Jika kamu memperkirakan bahwa


pencapaianmu sudah melebihi 75%, silahkan

lanjutkan mempelajari Kegiatan Pembelajaran


berikutnya.





Namun jika kamu menganggap pencapaianmu


masih kurang dari 75%, sebaiknya kamu

ulangi kembali mempelajari kegiatan

Pembelajaran 1.

















17
17


Click to View FlipBook Version