The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by enreheinzcello, 2017-09-13 02:16:06

wbc_juli

wbc_juli

OPINI

MANFAAT ILMU STATISTIK
DALAM AUDIT KEPABEANAN
DAN CUKAI

AA. Latar Belakang
udit kepabeanan dan cukai merupakan audit kepatuhan yang bertujuan menguji tingkat ke-
patuhan auditee terhadap prosedur dan peraturan yang ditetapkan oleh Direktorat Jenderal
Bea dan Cukai (DJBC) dan instansi terkait lainnya. Dasar pelaksanaan audit ada dalam pasal 86
Undang-Undang Nomor 10 Tahun 1995 tentang Kepabeanan sebagaimana telah diubah dengan
Undang-Undang Nomor 17 Tahun 2006 dan Pasal 39 Undang-Undang Nomor 11 Tahun 1995
tentang Cukai sebagaimana telah diubah dengan Undang-Undang Nomor 39 Tahun 2007. Dalam pelaksa-
naannya semua berkaitan dari pengumpulan data baik berupa dokumen,catatan tertulis, grafik, dan angka.
Hal-hal tersebut tidak terlepas dari disiplin ilmu statistik.

Statistik adalah ilmu yang mempelajari bagaimana merencanakan, mengumpulkan, menganalisis, mengin-
terpretasi, dan mempresentasikan data. Dari kumpulan data, statistik dapat digunakan untuk menyimpulkan
atau mendeskripsikan data dan dapat pula digunakan dalam keperluan kegiatan sampling.

Disini dapat tergambar keunggulan dari kegiatan audit terkait dengan data dibanding kegiatan pemeriksaan/
pengawasan lainnya dimana auditor lebih mampu mengumpulkan data lebih lengkap, lebih komprehensif,
dan data tersebut dapat diuji dahulu akurasi dan validitasnya.

Selanjutnya menurut Fauzy (2008:2), Statistik adalah kumpulan keterangan yang disusun atau disajikan
dalam daftar atau gambar yang melukiskan atau menggambarkan sesuatu. Selain itu merupakan prosedur-
prosedur yang berhubungan dengan cara-cara pengumpulan, pengolahan, analisis dan penyajian data serta
menarik suatu kesimpulan berdasarkan analisis yang dilakukan.

Oleh karena itu timbul berbagai sebutan statistik, misalnya :

a. Statistik produksi. Data yang tersaji menggambarkan banyaknya produksi dari berbagai jenis barang
yang dihasilkan

b. Statistik ekspor impor. Data yang tersaji menggambarkan banyaknya ekspor dan impor yang dilakukan
c. Statistik penerimaan dan pengeluaran uang . Data yang tersaji menggambarkan banyaknya penerimaan

dan pengeluaran uang dari suatu perusahaan
d. Statistik perdagangan. Data yang tersaji memberikan informasi tentang jenis dan volume perdagangan

yang dijalankan

Bagian dari statistik yang sederhana berupa grafik-grafik dapat dipakai sebagai bahan analisis dengan mem-
bandingkan pola berbagai kegiatan pemasukan , pengeluaran, pengolahan, dan lain sebagainya. Hasil dari
analisis tersebut berupa indikasi-indikasi titik-titik resiko. Indikasi dilanjutkan dengan pendalaman dan peng-
olahan data. Untuk kepentingan pelaporan, grafik-grafik mewakili bentuk presentasi yang dapat jauh lebih
mudah untuk dipahami/diterima oleh stakeholder.

Statistik dalam audit kepabeanan dan cukai tidak terbatas hanya untuk kepentingan pengambilan sample
dan metode sampling. Jauh lebih penting dari itu adalah statistik dapat digunakan untuk menganalisis pola
menurut proses bisnis Auditee kepada titik-titik dan indikasi-indikasi yang menggambarkan tingkat resiko
tertentu. Dengan analisis yang kuantitatif dan presentatif, dipadukan dengan menajemen resiko, kegiatan
audit dapat lebih fokus, lebih tepat sasaran, lebih dapat dipertanggungjawabkan, dan lebih efisien. Dengan
tools statistik tersebut, hasil dari audit kepabeanan dan cukai diharapkan lebih berkualitas.

Audit kepabeanan dan cukai merupakan audit kepatuhan (compliance) kepada perusahaan-perusahaan
yang melakukan kegiatan impor dan/atau ekspor barang ke dan dari Indonesia serta kegiatan cukai. Berbeda
dengan audit operasional, audit kepatuhan dilakukan untuk menentukan apakah pihak-pihak yang diau-
dit (Auditee) mematuhi prosedur tertentu atau peraturan-peraturan khusus yang ditetapkan oleh suatu

Volume 49, Nomor 7, JULI 2017 • Warta Bea Cukai 49

OPINI

otoritas yang lebih tinggi, mengukur cukai tetapi juga prosedur dan pera- keakurasian data, dan kevalidan data
sejauh mana prosedur dan peraturan turan instansi lain yang ‘dititipkan’ sangat penting untuk dapat menghasil-
sudah benar-benar diterapkan dalam berkaitan dengan kegiatan impor/ kan output yang berkualitas dan tepat.
bisnis. Selain itu kelebihan dari audit ekspor. ‘Kelebihan’ tersebut menjadi Hasil dari audit kepbeanan dan cukai
kepabeanan dan cukai adalah tidak ‘beban’ bagi auditor Bea dan Cukai pun dapat menjadi acuan, informasi,
hanya mengukur kepatuhan atas per- untuk mampu melakukan audit seca- dan rekomendasi bagi pihak internal
aturan dan prosedur kepabeanan dan ra komprehensif. Kelengkapan data, DJBC dan pihak lain yang terkait.

PIB, PEB, Dokumen Cukai, Benar? Laporan Bea dan Cukai
Laporan Keuangan, Degree of cor- Hasil Audit Interested
Intenal Data Auditee, respondence users
Persediaan Barang (LHA)

Undang-Undang
Kepabeanan dan Cukai
PMK / PER DIRJEN
Peraturan Terkait Lainnya

Gambar Model Audit Kepatuhan Kepabeanan dan Cukai

Di balik kelebihan tersebut, terdapat profil, informasi data, informasi ling- B. Audit Sampling
keterbatasan yang dimiliki oleh Audit kungan auditee, tingkat kehandalan
kepabeanan dan cukai dibanding jenis data, sampai dengan penilaian resiko Sampling adalah salah satu metode
kegiatan pemeriksaan lainnya. Audit diperoleh dari SPI. Akan tetapi sering- yang digunakan menarik kesimpulan
terbatas pada data yang tercatat/ter- kali data dan informasi yang diperoleh terhadap populasi yang diteliti dida-
tulis dan dipubllikasikan oleh auditee. dari eksplorasi SPI auditee tidak cukup sarkan pada hasil pengujian terhadap
untuk menentukan titik kritis dan pola sampel. Populasi adalah kumpulan
Dalam kondisi auditee melakukan pen- yang beresiko pada ketidakpatuhan yang lengkap dari kelompok data yang
catatan/pembukuan/pengelolaan do- yang disengaja dan ditutupi oleh au- menjadi objek penelitian. Sampel ada-
kumen yang disembunyikan (dengan ditee. Banyak auditor menggunakan lah bagian dari populasi, yang di pilih
alasan apapun) dan tidak dapat dite- knowledge, experience, dan intuisi se- untuk diteliti, berfungsi sebagai per-
mukan, auditor Bea dan Cukai tidak da- bagai modal penentuan sasaran audit. wakilan dari seluruh anggota populasi.
pat secara utuh memberikan gambaran Khususnya intuisi yang bersifat kualita-
kepatuhan dan potensi sebenarnya dari tif dan mungkin juga trial-error sehing- Pada proses audit kepabeanan dan cu-
auditee. Keterbatasan lainnya adalah ga sering sulit untuk menjelaskan ke- kai pun diakomodir dengan Peraturan
target waktu penyelesaian, biaya, dan pada pimpinan dan stakeholder audit Direktur Jenderal Bea dan Cukai Nomor
banyaknya informasi awal mengenai peristiwa apa yang sebenarnya terjadi Per-9/BC/2012 tentang Tata laksana
profil auditee, selain dari jumlah sum- pada auditee, maka diperlukan tools/ Audit Kepabeanan dan Cukai Pasal
ber daya auditor. Segala keterbatasan keilmuan yang mampu mendefinisikan 1 huruf 40 berbunyi : “ Teknik Audit
tersebut menjadi tantangan besar bagi resiko dalam bentuk kuantitatif. Sampling adalah teknik pengujian sub-
auditor untuk mengatur alokasi sumber stantif yang dilakukan dengan tingkat
dayanya dan metode auditing terutama Kembali kepada nature dari kegiatan kurang dari 100% (seratus persen).”
menentukan sasaran dan focusing me- audit adalah berdasarkan pada data
nurut manajemen resiko. Sedari awal dan bukti yang tertulis, maka tools Lebih lanjut pada pada peraturan
tim audit harus mampu meng-capture yang diperlukan adalah suatu disiplin Direktur Jenderal yang sama pasal 39
dan menentukan titik-titik kritis dan ilmu yang dapat mengolah data terse- ayat (1) dan ayat (2) berbunyi :
pola-pola dalam bisnis auditee yang but menjadi informasi kuantitatif yang
berpotensi besar ‘tidak patuh’ sehingga mampu menggambarkan pola bisnis 1. Berdasarkan data dan informasi
audit dapat efektif, efisien, dan membe- auditee yaitu ilmu statistik sehingga yang diterima dari Auditee, Tim
rikan output dan outcome yang optimal. layak menjadi bahan analisis bagi tim Audit melakukan pengujian berda-
audit dalam penentuan titik-titik kritis sarkan Program Audit yang disu-
Mempelajari Sistem Pengendalian mana yang perlu didalami dan diperlu- sun sebagaimana dimaksud dalam
Internal (SPI) auditee merupakan as pemeriksaannya. Pasal 27 ayat (1).
langkah awal dari audit. Proses bisnis,
2. Pengujian sebagaimana dimak-
sud pada ayat (1) dapat dilakukan

50 Warta Bea Cukai • Volume 49, Nomor 7, juli 2017

OPINI

dengan menggunakan Teknik 4. Data/informasi yang diperoleh le- audit syarat pengkategorian tipe-tipe
Audit Sampling. bih teliti dan mendalam tersebut.

Sementara aturan Menurut Pernyata­ 5. Pekerjaan lapangan lebih mudah Untuk memilih sampel secara random
an Standar Audit (PSA) N0. 26, ada beberapa metode yang bisa digu-
Sampling Audit adalah penerapan Dalam tahapan audit sampling ada nakan :
prosedur audit terhadap kurang dari enam tahapan adalah sebagai berikut :
seratus persen unsur dalam suatu sal- a. Simple Random Sampling. Meng­
do akun atau kelompok transaksi de- 1. Menyusun rencana audit gunakan pemilihan random un-
ngan tujuan untuk menilai beberapa 2. Menetapkan jumlah/unit sampel tuk memastikan bahwa tiap
karakteristik saldo akun atau kelompok 3. Memilih sampel elemen populasi mempunyai pe-
transaksi tertentu. 4. Menguji sampel luang yang sama dalam pemilihan.
5. Mengestimasi keadaan populasi Tabel bilangan acak dapat dipa-
Ada alasan lain bagi auditor untuk 6. Membuat simpulan hasil audit kai untuk mecapai kerandoman
memeriksa kurang dari 100% unsur (randomness).
yang membentuk akun atau kelom- Ada dua pendekatan umum dalam
pok transaksi. Sebagai contoh, auditor sampling audit yaitu non statistik dan b. Stratified Random Sampling.
mungkin hanya memeriksa beberapa statistik. Kedua pendekatan ini me- Membagi populasi dalam kelom-
transaksi dari suatu akun atau kelom- ngahruskan auditor menggunakan pok-kelompok(grup/stratum)
pok untuk memperoleh pemahaman pertimbangannya profesionalnya da- dan kemudian melakukan pemi-
atas sifat operasi entitas atau mem- lam perencanaan , pelaksanaan, dan lihan secara random untuk tiap
perjelas pemahaman atas pengenda- penilaian sample. kelompok. Kelebihan metode ini,
lian intern entitas. pertama, pemilihan sampel bisa
C. Sampling Statistik dihubungkan dengan item kunci,
Audit sampling ini mengharuskan au- serta bisa menggunakan teknik
ditor menggunakan pertimbangan Audit sampling yang menggunakan audit berbeda untuk tiap stratum.
profesionalnya dalam perencanaan, statistk adalah audit yang mengguna- Kedua, stratifikasi meningkatkan
pelaksanaan, dan penilaian sampel, kan matematika sebagai sarana untuk reliabilitas sampel dan mengu-
serta dalam menghubungkan bukti menentukan perencanaan, pemilih- rangi besarnya sampel (sample
audit yang dihasilkan dari sampel de- an dan evaluasi sampel. Dalam hal size) yang dibutuhkan. Jika sam-
ngan bukti audit lain dalam penarikan ini statistik sangat membantu karena pel yang homogen dikelompokkan
kesimpulan atas saldo akun atau ke- statistik menyediakan beberapa meto- maka keefektifan dan keefisienan
lompok transaksi yang berkaitan. de yang dapat digunakan oleh auditor sampel bisa ditingkatkan.
untuk memilih dan mengunakan sam-
Audit sampling dapat diterapkan baik pel-sampel tersebut untuk kemudian c. Systematic Sampling. Mengguna­
untuk melakukan pengujian pengen- membuat kesimpulan yang menyelu- kan random strart point kemu-
dalian, maupun pengujian subtantif. ruh mengenai populasi yang diaudit. dian memilih tiap populasi ke
Audit sampling banyak diterapkan au- n. Kelebihan utama metode ini
ditor dalam prosedur pengujian yang Guy (1981) menyatakan bahwa sam- adalah penggunaannya mudah.
berupa voucing, tracing, dan konfirma- pling statistik adalah penggunaan ren- Namun problem utama adalah ke-
si. Sampling dipergunakan kalau waktu cana sampling (sampling plan) dengan mungkinan masih timbul sampel
dan biaya tidak memungkinkan untuk cara sedemikian rupa sehingga hukum yang bias (Guy, 1981).
memeriksa seluruh transaksi/kejadian probabilitas digunakan untuk membu-
dalam suatu populasi. Populasi adalah at statement tentang suatu populasi. d. Sampling Probability Proportional
seluruh item yang harus diperiksa. Sub Ada dua syarat yang harus dipenuhi to Size (Dollar Unit Sampling).
dari populasi disebut dengan istilah agar suatu prosedur audit bisa dikate- Memilih sampel secara random
sampel. gorikan sebagai sampling statistik. sehingga probabilitas pilihan lang-
sung terkait dengan nilai (size).
Sampling dipergunakan untuk meng- Pertama, sampel harus dipilih secara Dengan metode ini unit yang nilai
inferensi karakteristik dari populasi. random. Random merupakan lawan tercatatnya besar secara propor-
Keuntungan dari sampling itu sendiri arbritrari atau judgemental. Seleksi sional akan memiliki lebih banyak
adalah : random menawarkan kesempatan kesempatan untuk terpilih daripa-
sampel tidak akan bias. da unit yang nilai tercatatnya kecil.
1. Menghemat sumber daya: biaya,
waktu, tenaga Kedua, hasil sampel harus bisa dieva- Lebih lanjut menurut Guy (1981) ada
luasi secara matematis. Jika salah satu empat kelebihan sampling statistik,
2. Kecepatan mendapatkan informa- syarat ini tidak terpenuhi maka tidak yaitu :
si (up date) bisa disebut sebagai sampling statis-
tik. Berikut digambarkan tipe sampling 1. Memungkinkan auditor menghi-
3. Ruang lingkup (cakupan) lebih luas tung reliabilitas sampel dan risiko
berdasarkan sampel.

Volume 49, Nomor 7, JULI 2017 • Warta Bea Cukai 51

OPINI

2. Mengharuskan auditor merenca- besarnya risiko sampling. Risiko langkah awal perlu tidaknya dilakukan
nakan sampling dengan lebih baik sampling dapat dibedakan atas : Sampling Audit.
(more orderly manner) dibanding-
kan dengan sampling non statistik a. Risiko sampling dalam pengu- Jenis Pengujian Audit yang Mungkin
jian subtantif atas detail atau Memerlukan Sampling
3. Auditor bisa mengoptimalkan rincian. Auditor dalam mem-
sampel size, tidak overstated atau perhatikan dua aspek penting 1. Pengujian pengendalian
understated, dengan risiko yang dari risiko sampling. Yang me- 2. Pengujian substantif atas transaksi
hendak diterima terukur secara liputi : Risiko keliru menerima 3. Pengujian atas rincian saldo
matematis. (risk of incorrect acceptance)
dan Risiko keliru menolak (risk Audit kepabeanan dan cukai belum
4. Berdasarkan sampel, auditor bisa of incorrect rejection) membuat aturan secara teknis me-
membuat statement yang obyektif ngenai kegiatan audit sampling. Hal
mengenai populasi sampel. b. Risiko sampling dalam melak- tersebut perlu menjadi atensi bagi au-
sanakan pengujian pengenda- ditor dalam pelaksanaan audit karena
D. Ketidakpastian da- lian. Auditor memperhatikan tidak terlepas hasil temuan audit ber-
lam Sampling Audit dua aspek penting dalam risiko dampak atau berimplikasi terhadap ke-
sampling, yang meliputi : kurangan atau kelebihan pembayaran
Auditor mengakui adanya faktor-faktor '' Risiko penentuan tingkat bea masuk, bea keluar, cukai, pajak da-
seperti waktu dan biaya yang diperlu- risiko pengendalian yang lam rangka impor, denda administrasi
kan untuk melakukan pemeriksaan terlalu rendah (risk of asse- dan sanksi lainnya terkait dengan per-
baik atas sampel data maupun atas ssing control risk too law). aturan perundangan kepabeanan dan
seluruh data. Semakin banyak sampel '' Risiko penentuan tingkat ri- cukai serta peraturan terkait lainnya.
yang diambil, semakin banyak waktu siko pengendalian yang ter-
dan biaya yang diperlukan. Auditor lalu tinggi (risk of assessing Penulis:
juga mengakui adanya konsekuensi control risk too high).
negatif dari kemungkinan kesalahan Bambang Wicaksono (PBC Madya)
pengambilan keputusan yang didasar- 2. Ketidakpastian yang disebabkan Eko Herlambang P ( PBC Muda)
kan atas kesimpulan hasil audit terha- faktor selain sampling (risiko non
dap data sampel semata. sampling). Risiko non sampling DAFTAR PUSTAKA
meliputi semua aspek risiko audit
Auditor dapat memutuskan untuk me- yang tidak berkaitan dengan sam- Fauzy, Akhmad. 2008. Statistik
nerima beberapa ketidakpastian yang pling. Risiko ini tidak akan pernah Industri. Jakarta: Erlangga
timbul akibat pelaksanaan sampling. dapat diukur secara sistematis.
Ketidakpastian tersebut meliputi : Risiko non sampling timbul karena: Halim, Abdul, 2015. Auditing,
a. Kesalahan manusia seperti ga- Yogyakarta: Sekolah Tinggi Ilmu
1. Ketidakpastian yang disebabkan gal mengakui kesalahan dalam Manajemen YKPI
langsung oleh penggunaan sam- dokumen.
pling (resiko sampling). b. Kesalahan pemilihan maupun Supranto, Johannes, 2008. Sampling
Resiko sampling berkaitan dengan penerapan prosedur audit Audit.Jakarta: Universitas Indonesia.
kemungkinan bahwa sampel yang yang tidak sesuai dengan tuju-
diambil bukanlah sampel yang re- an audit. Undang-Undang Nomor 17 Tahun
presentatif. Risiko sampling timbul c. Salah interpretasi hasil sampel. 2006 Tentang Perubahan Undang-
dari kemungkinan bahwa kesim- Undang Nomor 10 Tahun 1995
pulan auditor bila menggunakan Pemahaman yang baik atas pengenda- tentang Kepabeanan
sampling mungkin menjadi lain lian sistem pengendalian internal (SPI)
dari kesimpulan yang akan dicapai harus diperoleh tim audit pada hari Undang-Undang Nomor 39 Tahun
bila cara pengujian yang sama di- pertama audit lapangan di lokasi au- 2007 Tentng Perubahan Undang-
terapkan tanpa sampling. Tingkat ditee untuk merencanakan audit dan Undang Nomor 11 Tahun 1995
risiko sampling mempunyai hu- menentukan sifat dan lingkup pengu- tentang Cukai
bungan yang terbalik dengan ukur- jian yang akan dilakukan. Perncanaan
an sampel. Semakin kecil ukuran audit dapat dituangkan dalam Rencana Peraturan Menteri Keuangan
sampel, semakin tinggi risiko sam- Kerja Audit (RKA) sedangkan jenis au- Nomor 258/PMK.04/2016 ten-
plingnya. Sebaliknya, semakin be- dit dapat dilakukan dengan menyusun tang Perubahan atas Peraturan
sar ukuran sampel, semakin ren- program audit (PA). RKA dan PA yang Menteri Keuangan Nomor 200/
dah risiko samplingnya. Auditor disusun tersebut sebagai alat ukur pe- PMK.04/2011 tentang Audit
harus menerapkan pertimbangan laksanaan audit dan dapat juga sebagai Kepabeanan dan Audit Cukai.
professional dalam menentukan
Peraturan Direktur Jenderal Bea dan
Cukai Nomor Per-.9/BC/2012
tentang Tata Laksana Audit
Kepabeanan dan Audit Cukai.

52 Warta Bea Cukai • Volume 49, Nomor 7, juli 2017

SEJARAH

Sudah menjadi kewajiban jika seluruh pegawai Bea Kondisi tersebut dapat tercapai dengan mengasrama-
Cukai sebelum terjun kelapangan dan mengikuti kan para siswa, dimana tingkah lakunya dapat dibina.
berbagai diklat yang ada, terlebih dahulu harus Selanjutnya, latihan militer pun diberikan selama empat
mengikuti Diklat Kesamaptaan. Ternyata, kesamap- bulan. Pendidikan dengan falsafah demikian itu mulai dise-
taan ini bukan hanya tertuju pada pegawai saat ini lenggarakan pada kursus penilik pabean tahun 1960 hingga
saja, sejak jaman dahulu pun setelah Indonesia merdeka 1963, atau saat terjadi peristiwa Trikora tahun 1961/1962
diklat kesamaptaan telah diterapkan di Bea Cukai. dikumandangkan.

Hal ini dapat kita ketahui melalui berbagai sumber yang QQ Kebersamaan. Samapta menciptakan ikatan kebersamaan untuk
ada, seperti buku-buku sejarah Bea Cukai dari masa ke jiwa korsa yang tinggi.
masa, atau pun buku yang khusus menceritakan para lulus-
an Puspla (Pusat Pendidikan dan Pelatihan) Pasar Minggu
yang merupakan kumpulan pegawai pertama yang meng­
ikuti kegiatan diklat kesamaptaan. Di dalam buku Bea Cukai
Dari Masa Ke Masa karangan mantan Sekretaris Bea Cukai,
Koesmayadi, menjelaskan kalau sekitar akhir tahun enam
puluhan dilakukan perubahan pada sistem Pendidikan, de-
ngan pertimbangan seluruh pegawai Bea Cukai bukan saja
harus mempunyai pengetahuan tentang peraturan perun-
dang-undangan, tapi juga harus bermental kuat dan sangat
disiplin.

Volume 49, Nomor 7, JULI 2017 • Warta Bea Cukai 53

SEJARAH

Adapun latihan militer yang dilakukan pada saat itu, QQ Berani dan Tangguh. Dengan Samapta maka menyiapkan pegawai
adalah baris berbaris (PBB), menembak dengan peluru yang tangguh dan profesional dalam menjalankan tugas.
tajam, latihan tempur, dan sebagainya. Selama mengikuti
latihan, ketentuan disiplin diterapkan tanpa terkecuali, tanpa jeda, mulai 1 Mei 1966 hingga 31 Agustus 1966. Di
karena sikap disiplin ini menjadi syarat mutlat saat me- akhir latihan dasar militer ini, semua siswa didik melakukan
reka diterjunkan dalam rangka pelaksanaan Trikora dan perjalanan kaki (longmarch) dari tempat latihan di Ciputat
Dwikora dikumandangkan. ke kampus Pasar Minggu, dengan pakaian ala perang, men-
coreng muka dengan arang, menghiasi pakaian dan topi
Namun demikian, di akhir tahun 1959 dikeluarkan un- baja dengan dedaunan, dan bersenjata laras panjang.
dang-undang wajib militer, dimana seluruh pegawai Bea
Cukai juga diwajibkan untuk mengikuti latihan ini sela- Setelah empat bulan berturut-turut mengikuti latihan da-
ma enam bulan. Untuk latihan dasar militer dilakukan di sar militer, baru para siswa diberikan diklat lainnya seba-
Tanjung Priok, sedangkan pendidikan militernya dilaku- gai calon pengatur pabean. Dengan diklat tersebut, maka
kan di Kesatuan Pendidikan Korps Komando Gubeng di keseluruhan diklat yang diselenggarakan oleh Puspla Pasar
Surabaya. Minggu, khususnya angkatan pertama, berlangsung selama
20 bulan atau hampir 2 tahun. Puspla pada waktu itu diha-
Sementara itu, dalam buku Merajut Kenangan 50 rapkan menghasilkan calon-calon pegawai yang setia dan
Tahun Puspla DDBT pasar Minggu, yang ditulis oleh Aris taat kepada Pancasila dan UUD 45, negara, dan pemerin-
Suryantini, dikatakan tepatnya pada 1 Mei 1966 pimpinan tah RI. Pertimbangan tersebut diperlukan mengingat ketika
Bea Cukai saat itu membuat sejarah baru dengan mem- itu banyak orang-orang dari Belanda, sehingga pendidikan
bentuk sebuah Pusat Pendidikan dan Pelatihan yang pada mengenai Pancasila dan UUD 45 tersebut memang harus
waktu itu disingkat PUSPLA DDBT (Pusat Pendidikan dan ada. Bahkan salah satu mantan siswa Puspla Pasar Minggu,
Latihan Direktorat Djenderal Bea dan Tjukai-dengan eja- Kusmayadi mengakui kalau keberadaan dan peranan Puspla
an lama) yang berlokasi di Pasar Minggu Jakarta Selatan Pasar Minggu telah membentuk para petugas DJBC saat itu
tepatnya di perumahan dinas milik Kantor Besar DDBT menjadi pegawai yang memiliki jiwa korsa yang tinggi.
yang peresmiannya dilakukan oleh Kapolri yang saat itu
dijabat oleh Hoegeng Iman Santoso.

Saat diklat dilakukan oleh Puspla Pasar Minggu, latihan
dasar militer menjadi hal yang mutlak dilakukan bagi pe-
gawai, baik yang baru masuk maupun yang sudah men-
jadi pegawai, dan ini menjadi diklat pertama sebelum
mereka mengikuti diklat lainnya. Latihan dasar militer
dilaksanakan selama empat bulan penuh terus-menerus

54 Warta Bea Cukai • Volume 49, Nomor 7, juli 2017

SEJARAH

QQ Mental Yang Kuat. DJBC membutuhkan pegawai bermental kuat
untuk menjalankan tugas

Untuk kegiatan Puspla Pasar Minggu berakhir hingga tahun setiap pegawai Bea Cukai harus memiliki tingkat disiplin dan
1968, karena sejak tahun tersebut pimpinan Bea Cukai ke- loyalitas yang tinggi.
tika itu, Padang Soedirjo mendirikan Pusat Pendidikan dan
Latihan di Rawamangun. Di sini kegiatan diklat tidak jauh Bahkan di jajaran Kementerian Keuangan hanya Bea Cukai
berbeda dengan di Pasar Minggu, latihan dasar militer tetap yang dipersenjatai, oleh sebab itu latihan dasar kemiliteran
menjadi diklat dasar untuk seluruh pegawai yang akan masuk atau yang kini disebut dengan samapta harus terus dijalan-
menjadi pegawai Bea Cukai, dan ini berlaku hingga saat ini. kan agar para pegawai memiliki loyalitas, disiplin, dan jiwa
korsa yang tinggi. “Jadi samapta itu wajib dijalani oleh se-
Bahkan sejak tahun 1968 dan juga tengah terjadi peristi- luruh pegawai yang baru masuk ke Bea Cukai agar mereka
wa Timor-Timor, yang mana pegawai Bea Cukai turut serta memiliki kedisiplinan yang tinggi, dan yang lebih utama lagi
membantu khususnya dengan kapal patroli yang sudah di- mereka mempunyai rasa keberanian untuk melakukan ber-
milikinya kala itu. Sejak itu, ada ikatan emosional antara Bea bagai tugas khususnya tugas menghadapi penyelundup baik
Cukai dengan Koprs Baret Merah atau Kopassus (Komando di laut maupun di pelabuhan,” ungkap Agus.
Pasukan Khusus) yang mana setiap pelaksanaan diklat ke-
militeran selalu dilaksanaan bersama-sama. Lebih lanjut dijelaskan Agus, kini ada peraturan baru yang
menjelaskan kalau pegawai yang ingin mengikuti diklat yang
Menurut Kepala Pusat Pendidikan dan Pelatihan Bea Cukai, diselenggarakan baik oleh Bea Cukai maupun Kementerian,
Agus Hermawan sejak awal pegawai Bea Cukai itu memakai terlebih dahulu harus lulus dari diklat Kesamaptaan, dan ini
seragam, dan semua yang memakai seragam itu harus di- bukan menjadi hal yang sangat mengerikan karena sejak
siplin. Selain itu, tugas Bea Cukai dahulu adalah melakukan jaman dahulupun juga demikian karena latihan dasar kemi-
pengawasan, khususnya bidang ekonomi oleh karenanya literan sudah menjadi hal yang diwajibkan oleh Bea Cukai.

Volume 49, Nomor 7, JULI 2017 • Warta Bea Cukai 55

SEJARAH

QQ Disiplin Dalam Tugas. Disiplin adalah hasil utama pelaksanaan diklat
kesamaptaan

Namun demikian, pelaksaan diklat Kesamaptaan kini jauh rawamanguns sendiri hanya mampu menampung bebera-
berkurang waktunya ketimbang yang dulu, kalau sebe- pa puluh siswa saja, sedangkan peserta diklat samapta tiap
lumnya samapta dapat dilakukan tiga hingga empat bulan, tahuannya terus meningkat.
kini samapta hanya dilaksanakan selama lima minggu saja.
Tetapi untuk materi tetap sama bobot sehingga kedisiplinan Jadi mengapa pegawai Bea Cukai seluruhnya harus meng-
pegawai tetap tinggi walaupun jumlah jam diklat dikurangi. ikuti diklat Kesampataan? Hal ini tidak lain untuk menum-
buhkan kedisiplinan, loyalitas, dan jiwa korsa yang tinggi
Bahkan, sekarang pelaksanaan diklat kesamaptaan tidak dari setiap pegawai, sehingga dalam menjalankan tugas me-
hanya dilakukan oleh Pusdiklat Jakarta, tapi juga disebar reka dapat lebih profesional dan memiliki wawasan yang
kebeberapa daerah seperti, Yogyakarta, Malang, Medan, luas karena telah ditunjang oleh jiwa yang tangguh dan tidak
Makassar, dan Manado. Hal ini tidak lain untuk merata- gentar di setiap penempatannya.
kan pelaksanaan diklat mengingat kapasitas di Pusdiklat
(Supriyadi)

56 Warta Bea Cukai • Volume 49, Nomor 7, juli 2017

BEA CUKAI
MENJAWAB

Kenali Ciri-Ciri Penipuan
Impor Barang Kiriman

Pertanyaan: impor yang harus diselesaikan. Pembayaran bea ma-
suk dan pajak dalam rangka impor atas barang kirim-
Perkenalkan nama saya Bunga. Beberapa bulan yang lalu an tidak dilakukan melalui nomor rekening pribadi
saya berkenalan dengan Gen David Mark seorang pria atau perorangan, melainkan melalui kuasa penerima
yang mengaku sebagai pengusaha keturunan Indonesia barang (melalui perusahaan jasa titipan bersangkut-
Amerika lewat facebook. Singkat cerita, setelah perkenal- an, baik melalui rekening atau melalui kantor perusa-
an kami dan jalinan komunikasi yang intens, Gen berkata haan jasa titipan bersangkutan) khusus untuk barang
bahwa ia ingin mengirimkan uang sebanyak $5000 untuk kiriman melalui perusahaan jasa titipan, atau melalui
saya dan keluarganya di Indonesia. Ia meminta alamat loket kantor pos khusus untuk barang kiriman mela-
dan nomor telepon saya. Lima hari kemudian, pukul lui pos atau EMS.
08.30 WIB saya ditelepon Erik yang mengaku sebagai
petugas Bea Cukai Soekarno Hatta. 2. Pembayaran bea masuk dan pajak dalam rangka im-
por dilakukan di:
Erik memberitahukan bahwa barang kiriman Gen sudah a. Bank Devisa Persepsi atau Kantor Pos Persepsi
sampai di bandara dan dikenakan bea masuk dan pajak khusus untuk barang kiriman melalui perusa-
dalam rangka impor sebesar Rp20 juta. Saya diminta haan jasa titipan, dan
transfer ke rekening atas nama Jessica Angeline agar b. Kantor Pos khusus untuk barang kiriman me-
barangnya bisa keluar. Saya diberi kesempatan sampai lalui pos atau EMS.
pukul 15.00 WIB untuk mentransfer ke rekening tersebut,
jika tidak barang tersebut akan ditahan oleh Bea Cukai. 3. Pembayaran penerimaan negara dalam rangka im-
por dilakukan menggunakan SSPCP (Surat Setoran
Tepat pukul 12.00 WIB, Gen melalui chat facebook me- Pabean, Cukai, dan Pajak dalam Rangka Impor) yang
minta saya untuk menuruti saja permintaan Erik, dan ia dilampiri dengan Pemberitahuan Pabean Impor
berjanji akan mengganti semua biaya yang diminta pe- (dalam hal ini adalah Pemberitahuan Impor Barang
tugas Bea Cukai. Khusus/BC 2.1 khusus untuk barang kiriman me-
lalui perusahaan jasa titipan atau Pencacahan dan
Pertanyaan saya, apakah kejadian yang saya alami peni- Pembeaan Kiriman Pos/PPKP khusus untuk barang
puan atau bukan? kiriman melalui pos atau EMS).

Terima kasih atas jawabannya. 4. Apabila terdapat pihak-pihak yang menginformasikan
bahwa terdapat barang kiriman yang ditahan atau di-
Jawaban: tegah oleh Bea Cukai, maka informasi tersebut harus
dapat dibuktikan dengan Surat Bukti Penindakan.
Terima kasih atas pertanyaan Sdri Bunga. Banyak seka- Kebenaran dan validitas Surat Bukti Penindakan ter-
li modus penipuan terkait impor barang kiriman yang sebut dapat ditanyakan/ dikonfirmasikan melalui
mengatasnamakan Bea Cukai. Kenali beberapa ciri peni- Seksi Penyuluhan dan Layanan Informasi KPPBC Tipe
puan yang mengatasnamakan Bea Cukai: Madya Pabean Soekarno-Hatta atau Kantor Pabean
yang menangani dengan menginformasikan nomor
1. Apabila terdapat seseorang yang menghubungi Anda dan tanggal Surat Bukti Penindakan beserta nama
kemudian menyampaikan permintaan untuk men- petugas Bea dan Cukai yang menandatangani Surat
transfer sejumlah uang ke rekening pribadi tertentu Bukti Penindakan tersebut.
yang mengatasnamakan pungutan negara di bidang
impor (bea masuk, cukai, dan pajak dalam rangka im- Demikian disampaikan untuk informasi lebih lanjut sege-
por), mohon agar waspada pada informasi tersebut. ra hubungi kami di BRAVO BEA CUKAI 1500225.
Pejabat atau petugas Bea dan Cukai tidak menghu-
bungi wajib bayar melalui telepon untuk menginfor- Salam,
masikan jumlah bea masuk dan pajak dalam rangka Subdit Komunikasi dan Publikasi, Dit. KIAL

Volume 49, Nomor 7, JULI 2017 • Warta Bea Cukai 57

INFO
GRAFIS

58 Warta Bea Cukai • Volume 49, Nomor 7, juli 2017

INFO
GRAFIS

Volume 49, Nomor 7, JULI 2017 • Warta Bea Cukai 59

GALERI
FOTO

Foto dengan tema Human Interest menangkap keseharian manusia dan interaksinya dengan lingkungannya.
Foto-foto dengan tema ini bisa dilakukan dengan mudah dimana saja selama ada aktivitas kehidupan manu-
sia sebagai elemen terpentingnya. Untuk menciptakan foto yang menarik dan bercerita, dibutuhkan kesabar-
an dan kejelian dalam mengamati dan merekam momen dari  keseharian manusia dan interaksinya tersebut.
Foto oleh: Juan Girsang, KPUBC Tipe C Soekarno-Hatta

60 Warta Bea Cukai • Volume 49, Nomor 7, juli 2017

GALERI
FOTO

Volume 49, Nomor 7, JULI 2017 • Warta Bea Cukai 61

GALERI
FOTO

62 Warta Bea Cukai • Volume 49, Nomor 7, juli 2017

GALERI
FOTO

Volume 49, Nomor 7, JULI 2017 • Warta Bea Cukai 63

GALERI
FOTO

64 Warta Bea Cukai • Volume 49, Nomor 7, juli 2017

GALERI
FOTO

Volume 49, Nomor 7, JULI 2017 • Warta Bea Cukai 65

TRAVEL
NOTES

Menikmati Di ujung Ramadhan tahun ini tibalah waktunya kami
Kampung untuk mengunjungi sebuah pulau wisata spiritual yak-
Para Raja ni Penyengat. Melalui perairan Batam menuju Bintan
akhirnya kami tiba di pulau mungil itu. Terhitung dua
kali jalur laut mesti kami tempuh sebelum akhirnya tiba
di Penyengat. Dari Dermaga Panjang dan Pelabuhan Sri Bintan Pura
Kota Tanjungpinang, bangunan Masjid Raya Sultan Riau yang ber-
warna kuning cerah terlihat mencolok di antara bangunan-bangun-
an lainnya di Pulau Penyengat.

Selama 15 menit saja kami menggunakan perahu bot pompon dari
Tanjungpinang menuju Penyengat. Pagi itu suasana pulau tampak
sepi, begitu juga di Masjid Raya Sultan Riau atau yang lebih kon-
dang dengan sebutan Masjid Penyengat. “Nanti hari raya pasti ra-
mai, pak,” ujar Zakariya seorang warga setempat, pengemudi becak
motor yang ketika itu mengantarkan kami dari dermaga menuju
beberapa situs sejarah di pulau itu.

Menurut Zakariya, mobilitas penduduk dari dan menuju Penyengat
cukup ramai. Hal ini mengingat mayoritas warga Penyengat be-
kerja di Tanjungpinang. Mereka berangkat pada saat pagi menu-
ju Tanjungpinang dan kembali lagi ke Penyengat pada sore hari.

66 Warta Bea Cukai • Volume 49, Nomor 7, juli 2017

TRAVEL
NOTES

Kunjungan menuju ke Penyengat pada buah kitab kuno. Pada empat bagian benda-benda lain dari tanah Arab.
pagi hari biasanya lebih didominasi sisi masjid juga terdapat menara tinggi Pasir Mekah ini dibawa oleh Raja
para wisatawan yang ingin melihat pe- menjulang yang berwarna kuning. Ahmad Engku Haji Tua, yang merupa-
ninggalan sejarah Kesultanan Melayu kan bangsawan Riau-Lingga pertama
Riau yang ada di pulau tersebut. Salah satu keistimewaan masjid ber- yang menunaikan ibadah haji ke tanah
warna kuning ini adalah dipajangnya Mekah pada tahun 1820 M.
Sejarah Pulau Penyengat sebagai pusat mushaf Al-Qur’an tulisan tangan oleh
peradaban Melayu diawali pada abad Abdurrahman Stambul, putera Riau Selain komplek Masjid Penyengat atau
18, yakni pada saat Sultan Riau-Lingga asli Pulau Penyengat yang diutus oleh Masjid Raya Sultan Riau atau Masjid
membangun sebuah bangunan ben- Sultan Riau untuk belajar di Turki Pulau Para Raja atau Masjid Putih
teng di pulau itu. Kemudian dibangun- pada tahun 1867 M. Selain itu, ada Telur, terdapat pula komplek makam
nya masjid yang merupakan saksi ke- juga mushaf Al-Qur’an tulisan tangan para raja dan kerabatnya. Ketika itu,
besaran dari Kesultanan Riau. Masjid yang disimpan karena usianya lebih kami berkesempatan berziarah ke
yang konon dibangun dengan putih tua dari yang dipajang tersebut, yaitu makam Raja Hamidah atau biasa dise-
telur ini sebagai peninggalan Sultan yang ditulis oleh Abdullah Al-Bugisi but Engku Puteri, seorang permaisuri
Mahmud yang dibangun pada 1803 pada tahun 1752 M. Mushaf ini dileng- Sultan Mahmud Shah III. Kemudian,
dan rampung pada tahun 1844 M. kapi dengan tafsir dari ayat Al-Qur’an makam Raja Abdurrahman merupa-
yang tidak diketahui siapa penulisnya. kan Raja Riau VII yang mangkat pada
Masjid kebanggaan warga Kepulauan Beberapa sumber menyebutkan, mus- tahun 1844 M. Kami harus menyusuri
Riau ini tampak megah dengan warna haf ini tersimpan bersama sekitar 300 jalan perkampungan yang kecil untuk
kuning yang merupakan warna kebe- buah kitab lain yang tidak dipertunjuk- sampai di makam para karuhun itu.
saran bangsa Melayu. Warna tersebut kan kepada pengunjung.
menutupi hampir seluruh bagian luar, Bukit Pasir Busung
hingga ke bagian dalam bangunan Keistimewaan lain adalah mimbar di
masjid. Diselingi dengan warna hijau dalam masjid di pulau para raja ini, Setelah puas menyusuri perkampung-
di beberapa ornamen untuk estetika. yang terbuat dari kayu jati yang di- an Pulau Peyengat kami melanjutkan
Pada sisi kiri gerbang mesjid berdiri pesan khusus dari Jepara. Di samping perjalanan menuju sebuah obyek wi-
sebuah perpustakaan sebagai tem- mimbar terdapat piring berisi pasir sata yang terbilang baru, yakni bukit
pat menyimpan kitab suci Al-Quran yang konon dibawa dari pasir tanah pasir di Desa Busung Pulau Bintan,
dari mulai abad ke-17 dan beberapa Makkah al-Mukarramah bersama atau biasa disebut Bukit Pasir Busung.

Volume 49, Nomor 7, JULI 2017 • Warta Bea Cukai 67

TRAVEL
NOTES

Obyek ini bisa ditemukan pelancong saja sempat ada penjualan pasir un- sepertinya tidak asing dengan tem-
yang melewati Desa Busung di jalan tuk diangkut dan dibawa ke Singapura. pat itu, terutama muda-mudinya yang
lintas Tanjungpinang-Bintan. Posisinya Tapi sekarang pemerintah daerahnya tampak berdatangan duduk-duduk,
berada di sebelah kiri jalan menuju melarang,” ujar Agus. berfoto, dan bercengkrama di tem-
Bintan. Belum ada nama khusus untuk pat itu. Kami menjadikan Bukit Pasir
bukit pasir tersebut. Hanya saja, war- Kini, hamparan padang pasir yang luas Busung sebagai tempat ngabuburit,
ga setempat menyebutnya Bukit Pasir itu dibiarkan begitu saja. Karena tem- menunggu waktu Maghrib di bulan
Desa Busung. Menurut Agus, salah patnya terbuka dan berada di ping- puasa kala itu.
seorang pengelola tempat itu, Bukit gir jalan raya, banyak orang singgah
Pasir Busung tidak terbentuk karena sekadar melihat dan berfoto di sana. Tempat yang semula biasa ini, bisa jadi
faktor alam. Sebenarnya bukit ini ada- Namun, memang tempat eksotis ini luar biasa ketika gambarnya bermun-
lah bekas galian tambang pasir yang belum dimanfaatkan secara baik se- culan di berbagai media sosial seperti
sudah dihentikan. “Beberapa tahun bagai tempat wisata andalan. Kendati instagram dan facebook. Cukup lama
demikian, warga Bintan juga Batam kami berfoto di sana. Saat itu matahari

68 Warta Bea Cukai • Volume 49, Nomor 7, juli 2017

TRAVEL
NOTES

sangat terik kami rasakan. Beberapa saat terik, warna pasirnya lebih mero- ke Bukit Pasir Busung bisa ditempuh
buah kelapa muda yang dijajakan di na. Tak jarang ada yang betah sekadar hanya menggunakan kendaraan priba-
pinggir jalan cukup menggoda iman duduk-duduk saja di gundukan terse- di. Belum ada transportasi umum ke
kami. Namun indahnya rona pasir yang but atau memainkan kamera untuk sini. Walaupun sebenarnya tidak sulit
tersapu terik matahari saat itu seolah swafoto dan memotret pemandangan menemukan lokasinya karena berada
menjadi penawar dahaga kami. sekitar. persis di pinggir jalan raya. Dari kota
Tanjungpinang sekitar 47 kilometer,
Meskipun terbentuk dari hasil tam- Sejatinya, bukit pasir ini dikelilingi atau kurang lebih 40-60 menit un-
bang, hamparan pasir ini masih ter- pepohonan dan semak yang tidak be- tuk menuju tempat unik ini. (pomo/
kesan alami. Dari kejauhan memang gitu tinggi. Di beberapa tempat juga cholis/putri)
terlihat seperti gundukan bukit pasir tampak tumbuh rerumputan seper-
halus. Namun, bila lebih mendekat ti ilalang kering. Berada di lokasi itu
ternyata kerikil-kerikil terlihat sedikit cukup nyaman, meskipun anginnya
kasar. Warnanya menguning. Pada tidak begitu kencang. Untuk datang

Volume 49, Nomor 7, JULI 2017 • Warta Bea Cukai 69

RAGAM

70 Warta Bea Cukai • Volume 49, Nomor 7, juli 2017

RAGAM

Volume 49, Nomor 7, JULI 2017 • Warta Bea Cukai 71

KICAUAN

72 Warta Bea Cukai • Volume 49, Nomor 7, juli 2017




Click to View FlipBook Version