The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by smksaintrenalhasan16, 2024-04-30 00:37:08

RPP BULLYING SMK

RPP BULLYING SMK

Keywords: RPP

RENCANA PELAKSANAAN PEMBELAJARAN (RPP) Satuan Pendidikan : SMP Negeri Satu Atap 2 Payung Kelas / Semester : VII / 1 Mata Pelajaran : PPKn Materi Pokok : Norma dan Keadilan Sub Materi : Perilaku Sesuai Norma dalam Kehidupan Sehari-hari Pertemuan ke- : 4 Alokasi Waktu : 1 Pertemuan (2 x 40 Menit) A. KOMPETENSI INTI (KI) KI.1 Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya KI.2 Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggungjawab, peduli (toleransi, gotong royong), santun, percaya diri, dalam berinteraksi secara efektif dengan lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya. KI.3 Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata. KI.4 Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori. B. Kompetensi Dasar dan Indikator Kompetensi Dasar Indikator 1.2 Menanggapi norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat dengan jujur sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. 1.2.1 Bersyukur atas keberadaan norma dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara 2.2 Menghargai norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat., 2.2.2 Terlibat aktif dalam menegakkan tata tertib di sekolah. 3.2 Memahami norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat untuk mewujudkan keadilan. 3.2.7 Menganalisis perilaku sesuai norma dalam kehidupan sehari-hari. 4.2 Melaksanakan perilaku sesuai normanorma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat untuk mewujudkan keadilan. 4.2.5 Menyajikan hasil telaah perilaku menaati norma dalam lingkungan sekolah


C. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Melalui metode tanya jawab dan diskusi peserta didik mampu bersyukur atas keberadaan norma dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara dengan baik 2. Melalui metode tanya jawab dan diskusi peserta didik mampu menunjukkan perilaku aktif dalam menegakkan tata tertib di sekolah dengan baik. 3. Melalui metode tanya jawab dan diskusi peserta didik mampu menganalisis perilaku sesuai norma dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat 4. Melalui pembelajaran model project based learning peserta didik mampu menyajikan hasil telaah perilaku menaati norma dalam lingkungan sekolah dengan baik D. Materi Pembelajaran Perilaku Sesuai Norma dalam Kehidupan Sehari-hari E. Profil Pelajar Pancasila : Beriman bertaqwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa dan beraklak mulia, berkebinekaan global, bergotong royong, mandiri, bernalar kritis, dan kreatif. F. Metode Pembelajaran Model Pembelajaran : Project Based Learning Pendekatan : TPACK Metode : Diskusi, tanya jawab dan presentasi kelompok G. Media Pembelajaran a. Media : Slide, Gambar dan Video b. Alat/Bahan : Papan Tulis, Laptop, Proyektor, Kertas Karton, Spidol, Pulpen warna H. Sumber Belajar a. Bahan Ajar : Kementerian Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia. 2017. Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SMP/MTs kls VII. Jakarta: Kementerian Pendidikan dan kebudayaan Republik Indonesia b. Video : https://youtu.be/K3mAWQti0gU (STOP PERUNDUNGAN!) https://youtu.be/rRFKxtMd--E (Riri Cerita Anak: Perundungan) https://youtu.be/86_uuX77hsc (Berteman dan Bahaya Perundungan (Bullying) I. Langkah-Langkah Pembelajaran Pertemuan (2 x 40 Menit) Kegiatan Pendahuluan (15 Menit) Unsur Inovasi Orientasi


1) Melakukan pembukaan dengan salam pembuka, memanjatkan syukur kepada Tuhan YME dan berdoa untuk memulai pembelajaran 2) Memeriksa kehadiran peserta didik sebagai sikap disiplin 3) Menyiapkan fisik dan psikis peserta didik dalam mengawali kegiatan pembelajaran. Apersepsi 1) Mengaitkan materi/tema/kegiatan pembelajaran yang akan dilakukan dengan pengalaman peserta didik dengan materi/tema/kegiatan sebelumnya 2) Guru memberi motivasi melalui bernyanyi lagu nasional atau daerah, bermain, atau bentuk lain sesuai kondisi sekolah. 3) Guru melakukan apersepsi melalui tanya jawab mengenai Perilaku Sesuai Norma dalam Kehidupan Sehari-hari 4) Guru memberikan apresiasi atas jawaban peserta didik. Motivasi 1) Memberikan gambaran tentang manfaat mempelajari pelajaran yang akan dipelajari dalam kehidupan seharihari. 2) Apabila materi tema/projek ini kerjakan dengan baik dan sungguh-sungguh ini dikuasai dengan baik, maka peserta didik diharapkan dapat menjelaskan tentang materi Perilaku Sesuai Norma dalam Kehidupan Seharihari 3) Menyampaikan tujuan pembelajaran pada pertemuan yang berlangsung 4) Peserta didik mengerjakan pretest Pemberian Acuan Memberitahukan materi pelajaran yang akan dibahas pada pertemuan saat itu. Pembagian kelompok belajar yang terdiri dari 4-5 siswa ke dalam 4 kelompok Menjelaskan mekanisme pelaksanaan pengalaman belajar sesuai dengan langkah-langkah pembelajaran. Religius Nasionalisme 4C (Communication) Collaboration Kegiatan Inti (50 Menit) Sintak Model Pembelajaran Kegiatan Pembelajaran Tahap 1 1) Peserta didik memperhatikan tayangan


Penentuan proyek video tentang peristiwa perundungan dan gambar tentang peristiwa perundungan 2) Peserta didik dibimbing guru melakukan brainstorming tentang peritiwa perundungan berdasarkan tayangan video/gambar. Peserta didik secara berkelompok dibimbing guru menentukan tema proyek yaitu “Stop Perundungan berupa poster serta mengampanyekannya di depan kelas. 3) Disamping itu, juga dibahas tentang kriteria penilaian untuk poster dan kampanye(terlampir). Pada tahap ini peserta didik dikenalkan tentang bahaya perundungan. Kemudian guru menambahkan penjelasan sekilas tentang Perilaku Sesuai Norma dalam Kehidupan Seharihari yang terjadi dalam lingkungan peserta didik melalui powerpoint. Critical Thinking Collaboration Creativity Tahap 2 Perancangan langkahlangkah penyelesaian proyek Peserta didik dengan fasilitasi guru menyusun langkah-langkah membuat rancangan proyek yaitu poster ”Stop Perundungan” dan panduan saat mengampanyekan poster. Langkah pembuatan poster : 1) Tentukan Topik & Tujuan 2) Buat Kalimat Singkat dan Bersifat Memberikan Sugesti 3) Gunakan Gambar 4) Gunakan Media yang Tepat Creativity Collaboration Tahap 3 Penyusunan Jadwal Pelaksanaan Peserta didik secara berkelompok menyusun pembagian tugas dalam pengerjaan proyek secara detail. Collaboration Tahap 4 Penyelesaian projek dengan fasilitasi dan Tahapan ini dilakukan dalam dua kegiatan, yaitu: 1) Tahapan pengumpulan data Guru memberikan pembekalan dan pengarahan tentang apa yang harus dilakukan Collaboration


monitoring guru selama mengumpulkan data. Peserta didik mengumpulkan informasi tentang isi poster melalui berbagai sumber. Pada tahap ini guru tetap memberikan pendampingan saat siswa mencari dari sumber internet. 2) Tahapan pengolahan data Peserta didik dibimbing guru melakukan pengolahan data dan bahan. Pada tahapan ini juga dilakukan penguatan konsep-konsep yang sesuai tema. Tahap 5 Penyusunan laporan dan presentasi/pu blikasi hasil projek Setiap kelompok membuat laporan dalam bentuk: 1) Poster mengenai “Stop Perundungan” 2) Setiap kelompok mengampanyekan hasil projeknya di depan kelas Creativity Collaboration Tahap 6 Evaluasi proses dan hasil projek Peserta didik bersama guru melakukan evaluasi terhadap aktivitas dan hasil tugas projek Communication Kegiatan Penutup (15 Menit) ⚫ Guru memfasilitasi peserta didik membuat butir-butir simpulan mengenai materi pembelajaran yang telah dipelajari ⚫ Guru bersama-sama peserta didik melakukan identifikasi kelebihan dan kekurangan kegiatan pembelajaran melalui refleksi ⚫ Guru menyampaikan informasi tentang kegiatan pembelajaran yang akan datang ⚫ Memberitahukan peserta didik untuk mengerjakan kuis melalui google formulir di rumah. ⚫ Guru memberikan salam penutup. Communication J. PENILAIAN a. Penilaian Sikap Teknik Penilaian : Non tes Jenis Penilaian : Observasi Bentuk Penilaian : Skala Penilaian (terlampir) b. Penilaian Pengetahuan Teknik Penilaian : Tes Jenis Penilaian : Tertulis atau online Bentuk Penilaian : Essay


c. Penilaian Ketrampilan Teknik Penilaian : Non tes Jenis Penilaian : Rubrik Penilaian Bentuk : Portofolio (Lembar kinerja) K. Instrumen Penilaian Terlampir L. Lampiran a. Materi/ Bahan ajar b. Media Pembelajaran c. LKPD d. Kisi-kisi, Instrumen dan Rubrik Penilaian M. Rencana tindak lanjut Pembelajaran Remedial dan Pengayaan a. Remedial Apabila terdapat >50% sisa belum memahami materi yang diajarkan, maka diadakan remedial secara klasikal sehingga guru mengulang materi yang diajarkan Apabila terdapat <50% siswa belum memahami materi yang diajarkan, maka diadakan remedial secara individual sehingga dibuatkan soal-soal mengenai materi yang belum dipahami b. Pengayaan Jika terdapat siswa yang sudah tuntas dalam memahami materi, guru memberikan materi tambahan Guru memberikan pengayaan untuk siswa yang telah tuntas pada evaluasi sebelumnya Mengetahui Dosen Pembimbing , Karo, 22 November 2022 Guru Mata Pelajaran PPKn, (Rahel N. Sari Nainggolan, S.Pd. ) NIP. 19941115 202012 2 004


BAHAN AJAR Perilaku Sesuai Norma dalam Kehidupan Sehari-hari


Perilaku Sesuai Norma dalam Kehidupan Sehari-hari Norma kesusilaan, noma kesopanan, dan norma hukum akan selaras apabila pelaksanaannya dilandasi dengan nilai-nilai Ketuhanan Yang Maha Esa. Kehidupan dalam masyarakat tidak akan berjalan secara laras dan harmonis apabila masyarakat tidak mematuhi norma-norma yang berlaku. Manusia sebagai makhluk sosial, hidup dan berada di tengah-tengah masyarakat sekaligus menjadi warga dan anggota masyarakat yang bersangkutan. Sudah merupakan kelaziman bahwa dalam suatu masyarakat ada norma dan aturan yang berlaku. Norma, dan aturan tersebut wajib ditaati oleh semua anggota masyarakat. Ketaatan adalah sikap patuh pada aturan yang berlaku. Kepatuhan harus muncul dari dorongan tanggung jawab sebagai warga negara yang baik. Bukan disebabkan oleh adanya sanksi atau hadirnya aparat negara. Sikap taat akan muncul pertama kali dalam diri sendiri apabila sudah menjadi kebiasaan. Di mana pun berada, tentunya akan selalu menaati norma yang berlaku. Sikap patuh terhadap norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa dan bernegara bukan lahir karena keadaan terpaksa, takut dikenakan sanksi atau karena kehadiran aparat penegak hukum. Kepatuhan harus muncul dari dorongan tanggung jawab kalian sebagai warga negara yang baik. Sikap patuh akan muncul pertama kali dalam diri sendiri apabila sudah menjadi kesadaran.Kesadarandiri akan arti penting,tujuan dan fungsi norma dalam kehidupan akan mendorong seseorang terbiasa untuk mematuhi norma-norma yang berlaku. Munculnya kesadaran diri untuk patuh pada norma-norma dalam kehidupan bermasyarakat harus dibiasakan sejak dini. Oleh karena itu, alangkah baiknya jika kalian membina sikap dan budaya sebagai berikut. a. Budaya malu, yaitu sikap malu jika melanggar aturan. Misalnya, malu datang terlambat hadir di sekolah. b. Budaya tertib, yaitu membiasakan bersikap tertib di mana pun kalian berada. Misalnya, mengikuti antrian sesuai dengan nomor antrian. c. Budaya bersih, yaitu sikap untuk berkata dan berperilaku jujur dan bersih dari tindakan-tindakan kotor. Misalnya tidak menyontek ketika ulangan atau ujian. Buatlah slogan tentang tiga budaya di atas pada kertas karton dan tempelkan di dinding sekolah kalian. Mintalah teman-teman yang mau mengikutinya untuk menandatangani di bawah slogan tersebut. Dalam kehidupan sehari-hari masih banyak ditemukan perilaku tidak patuh terhadap norma.Adabeberapa penyebab kesadaranterhadapkepatuhan pada norma-norma dalam kehidupan masih rendah, yaitu sebagai berikut. a. Faktor pribadi, yaitu berkaitan atau sifat dan karakter dalam diri sendiri yang belum memiliki kesadaran berlaku taat aturan.


b. Faktor lingkungan, yaitu pengaruh lingkungan kehidupan baik keluarga maupun masyarakat yang belum memberikan daya dukung terhadap pembentukan watak patuh pada aturan. Misalnya, karena kurangnya perhatian dari orangtua, pergaulan dengan teman sebaya yang tingkah lakunya kurang baik, atau tinggal di lingkungan yang kurang teratur dan kumuh. Dalam kehidupan di masyarakat, penetapan norma ada yang ditentukan oleh Ketua Adat (tokoh yang berpengaruh dalam masyarakat itu), ada pula yang ditentukan berdasarkan kesepakatan bersama (konsensus), baik melalui musyawarah maupun melalui pemungutan suara. Kenyataan seperti itu banyak terjadi dalam kehidupan masyarakat, termasuk dalam lingkup pergaulan di sekolah, organisasi, atau negara. 6XPEHU : VHSXWDUfiOVDIDW.EORJVSRW.FRP Gambar 2.10 Masyarakat adat Badui tetap memegang teguh tradisi yang merupakan kearifan lokal Suatu norma dalam masyarakat untuk menjadi aturan yang nyata berlaku perlu melalui proses sosialisasi. Pertama, aturan harus diketahui oleh anggota masyarakat, melalui pemberitahuan di media massa, penyuluhan, atau penyebaran infomasi. Selanjutnya peraturan akan diakui oleh anggota masyarakat, artinya masyarakat akan merasa memiliki aturan tersebut dan terikat oleh aturan. Tahap selanjutnya aturan akan dihargai oleh masyarakat. Suatu aturan akan dihargai apabila masyarakat memahami tentang tujuan dan manfaat norma. Apabila masyarakat menyadari bahwa aturan tersebut memang diperlukan dan memiliki manfaat bagi semua orang, maka aturan akan lebih mudah akan ditaati. Diskusikanlah dengan teman kalian aturan yang ada di lingkungan masyarakat kalian, apa, mengapa dan bagaimana aturan tersebut berlaku dan dipatuhi oleh masyarakat. Buatlah laporan hasil diskusi dan kumpulkan pada guru kalian. Pada saat sekolah membuat aturan baru, tentunya akan diberitahukan kepada semua peserta didik. Hal itu dapat dilakukan oleh guru saat upacara bendera, dipajang di papan informasi, atau melalui


surat edaran. Setelah itu kalian mengakui bahwa aturan tersebut mengikat seluruh peserta didik dan menyepakati aturan tersebut. Apabila aturan yang dibuat memiliki tujuan dan manfaat yang besar bagi diri sendiri dan orang lain, kalian akan menghargai aturan tersebut. Pada akhirnya kalian akan mentaati aturan tersebut dengan kesadaran tanpa paksaan dari orang lain. Inilah proses bagaimana aturan yang berlaku ditaati oleh semua anggota masyarakat dengan kesadaran.


Perundungan (Bullying) 1. Bullying adalah tindakan penggunaan kekuasaan untuk menyakiti seseorang atau sekelompok orang baik secara verbal, fisik, maupun psikologis sehingga korban merasa tertekan, trauma, dan tak berdaya (Sejiwa, 2008). 2. Jenis Bullying Bullying verbal Bullying jenis ini biasanya terlontar melalui kata-kata yang tidak menyenangkan. Dapat berupa ejekan, umpatan, cacian, makian, celaan, serta fitnah. Semua jenis ungkapan berupa kata-kata yang bersifat menyakiti orang lain, merupakan bentuk bullying verbal. Bullying fisik Berbicara mengenai fisik, hal ini terkait erat dengan fisik atau tubuh seseorang. Bullying fisik merupakan bentuk kekerasan yang terjadi dengan menyakiti fisik seseorang. Bentuk kekerasan ini dapat berupa tendangan, pukulan, tamparan, atau meludahi seseorang. Bullying relasional Di sekolah, bullying relasional terjadi karena muncul kelompok-kelompok tertentu yang berseberangan dengan kelompok atau individu lain, sehingga muncul pengucilan terhadap seseorang yang dianggap berseberangan, selain dikucilkan, seorang siswa yang dianggap “berbeda” dengan kebanyakan siswa di sekolah akan diabaikan, dicibir, dengan segala hal yang dapat membuat siswa tersebut diasingkan dari kelompoknya. 3. Kriteria Teman Yang Baik Saling memberi dan menerima masukan Dapat bekerjasama dengan baik Menerima apa adanya Tidak mudah mengeluarkan kata-kata kasar Jujur 4. Jika kalian dibully Tetap percaya diri dan hadapi tindakan bullying dengan berani. Simpan semua bukti bullying yang bisa kalian laporkan, kepada orang dewasa yang dekat dan kalian percaya, seperti guru, jika guru adalah pelaku, laporkan segera ke orang tua kalian, jika perlu melaporkan ke aparat penegak hukum, dalam hal ini Polisi. Jangan pernah takut untuk berbicara atau melaporkan, meskipun kalian diancam oleh pelaku, karena, mengancam juga merupakan tindakan kriminal. Berbaurlah dengan teman-teman yang membuat kalian percaya diri dan selalu berpikir positif. Tetap berpikir positif. Tidak ada yang salah dengan diri kalian, selama kalian tidak merugikan orang lain. Tetaplah jadi diri kalian sendiri dan lawan rasa takut kalian dengan rasa percaya diri.


5. Jika kalian melihat bullying Jangan diam! Berusahalah mendamaikan! Dukunglah korban bullying agar dapat memulihkan rasa percaya dirinya kembali dan mendampinginya agar tetap bertindak positif Bicaralah dengan orang terdekat pelaku bullying agar dapat memberikan perhatian dan masukan kepada pelaku! Laporkan kepada pihak yang bisa menjadi penegak hukum di lingkungan terjadinya bullying, seperti kepala sekolah & guru, jika guru atau kepala sekolah yang menjadi pelaku, seperti tokoh masyarakat, atau aparat penegak hukum!


DAFTAR PUSTAKA Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. 2017. Buku Guru Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SMP Kelas 7. Jakarta: Kemdikbud RI Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI. 2017. Buku Siswa Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan SMP Kelas 7. Jakarta: Kemdikbud RI Bullying Di sekolah, Kenali Dan Cegah Sejak Dini https://www.gramedia.com/bestseller/bullying-di-sekolah/#Bentuk_bullying_yang_terjadi_di_sekolah (Diakses tanggal 01-10-2022)


MEDIA A1. KOMPETENSI DASAR DAN INDIKATOR Kompetensi Dasar 1.2 Menanggapi norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat dengan jujur sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. 1.22.2 Menghargai norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat. 2.3.3 Memahami norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat untuk mewujudkan keadilan. 3.24.2 Melaksanakan perilaku sesuai norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat untuk mewujudkan keadilan. 4.22. TUJUAN PEMBELAJARAN 1. Melalui power point, gambar dan video pembelajaran dan gamampu bersyukur atas keberadaan norma dalam kehidupan be2. Melalui power point, gambar dan video pembelajaran dan gamampu menunjukkan perilaku aktif dalam menegakkan tata ter3. Melalui power point, gambar dan video pembelajaran dan gmampu menganalisis perilaku sesuai norma dalam kehidupan se4. Melalui power point, gambar dan video pembelajaran dan gmampu menyajikan hasil telaah perilaku menaati norma dalam l


AJAR Indikator 2.1 Bersyukur atas keberadaan norma dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara .2.2 Terlibat aktif dalam menegakkan tata tertib di sekolah. 2.7 Menganalisis perilaku sesuai norma dalam kehidupan seharihari. 2.5 Menyajikan hasil telaah perilaku menaati norma dalam lingkungan sekolah ambar tentang peritiwa perundungan peserta didik diharapkan ermasyarakat berbangsa dan bernegara dengan baik ambar tentang peritiwa perundungan peserta didik diharapkan rtib di sekolah dengan baik. gambar tentang peritiwa perundungan peserta didik diharapkan ehari-hari dengan tepat gambar tentang peritiwa perundungan peserta didik diharapkan ingkungan sekolah dengan baik


a. Media Berbasis TIK Gambar dan tayangan Slide 1) Gambar


2) Slide Powerpoint



3) Tayangan Video https://youtu.be/rRFKxtMd--E (Riri Cerita Anak: Perundungan)


https://youtu.be/86_uuX77hsc (Berteman dan Bahaya Perundungan (Bullying)


https://youtu.be/K3mAWQti0gU


U (STOP PERUNDUNGAN!)


LEMBAR KERJA PESERTA DIDIK (LKPD) LKPD KEGIATAN DISKUSI KELOMPOK Kompetensi Dasar Indikator 1.2 Menanggapi norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat dengan jujur sebagai anugerah Tuhan Yang Maha Esa. 1.2.1 Bersyukur atas keberadaan norma dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara 2.2 Menghargai norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat., 2.2.2 Terlibat aktif dalam menegakkan tata tertib di sekolah. 3.4 Memahami norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat untuk mewujudkan keadilan. 3.2.7 Menganalisis perilaku sesuai norma dalam kehidupan sehari-hari. 4.2 Melaksanakan perilaku sesuai normanorma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat untuk mewujudkan keadilan. 4.2.5 Menyajikan hasil telaah perilaku menaati norma dalam lingkungan sekolah Tujuan Pembelajaran : 1. Melalui metode tanya jawab dan diskusi peserta didik mampu bersyukur atas keberadaan norma dalam kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara dengan baik 2. Melalui metode tanya jawab dan diskusi menunjukkan perilaku aktif dalam menegakkan tata tertib di sekolah dengan baik. 3. Melalui metode tanya jawab dan diskusi peserta didik mampu menganalisis perilaku sesuai norma dalam kehidupan sehari-hari dengan tepat 4. Melalui pembelajaran model project based learning peserta didik mampu menyajikan hasil telaah perilaku menaati norma dalam lingkungan sekolah dengan baik


Mata Pelajaran : Kelas/Semester : Kelompok : Anggota : 1. .......................................... 2. .............................................. 3. ............................................... 4. ............................................... Membuat Poster ”Stop Perundungan” Petunjuk : Buatlah poster berupa ajakan ”Stop Perundungan” yang menarik dengan alat dan bahan yang tersedia. Contoh


LKPD Uji Kompetensi 2.2 Jawablah pertanyaan berikut ini dengan benar! 1. Uraikan 3 (tiga) manfaat mentaati norma bagi diri sendiri! 2. Uraikan 3 (tiga) akibat pelanggaran terhadap norma bagi masyarakat! 3. Uraikan pendapatmu mengenai dampak negatif dari perundungan! 4. Perundungan merupakan sikap tidak terpuji yang sering terjadi di sekolah. Jika kamu melihat temanmu sedang mengalami perundungan, apa yang kamu lakukan? 5. Tuliskan dua (2) contoh perilaku sesuai norma dalam kehidupan di sekolah!


INSTRUMEN1. Penilaian Kompetensi Sikap Teknik penilaian kompetensi sikap dapat menggunselama proses pembelajaran. Penilaian menggunakan Jua. Sikap Spiritual Sikap spiritual yang di amati Baik Sekali Bai4 3Berdoa Sebelum dan sesudah melakukan kegiatan Siswa berani memimpin doa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan pembelajaran Siswa serindan berdoa smelakukan kpembelajaraPerilaku syukur Siswa selalu mengucapkan syukur setiap akhir aktifitas belajar ataupun saat mendapat sesuatu Siswa mengucapkasetiap aktifitas belaataupun saasesuatu


N EVALUASI akan observasi. Penilaian dilakukan secara terus menerus urnal Perkembangan Sikap. Kritera ik Cukup Perlu bimbingan 2 1 ng sebelum sesudah kegiatan n Siswa berdoa sebelum atau hanya sesudah melakukan kegiatan pembelajaran Siswa tidak berdoa sebelum dan sesudah melakukan kegiatan pembelajaran sesekali an syukur akhir ajar at mendapat Siswa mengucapkan hanya pada saat akhir pembelajaran Siswa tidak pernah mengucapkan syukur selama proses pembelajaran


Pedoman Pengamatan Sikap Kelas : ...................................................... Hari, Tanggal : ...................................................... Pertemuan Ke- : ...................................................... Materi Pokok : ...................................................... No. Nama Peserta Didik Aspek Penilaian Berdoa Bersyukur 1. Ani 4 4 2. 3. 4. Dst Nilai = Jumlah skor × 100 8 Predikat 75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB) 50,01 – 75,00 = Baik (B) 25,01 – 50,00 = Cukup (C) 00,00 – 25,00 = Kurang (K)


b. Sikap Sosial Pedoman Pengamatan Sikap Teknik penilaian kompetensi sikap untuk pertemuan ketiga menggunakan teknik penilaian sikap dengan observasi. Pada subbab ini, sikap dan keterampilan yang ingin dicapai adalah pembiasaan dalam mematuhi norma. Aspek yang diambil adalah menanamkan sikap mematuhi norma. Petunjuk Lembaran ini diisi oleh guru untuk menilai sikap sosial peserta didik dalam tanggung jawab. Berilah tanda ceklist ()pada kolom skor sesuai sikap tanggung jawab yang ditampilkan oleh peserta didik, dengan kriteria sebagai berikut. Skor 4 apabila selalu melakukan sesuai aspek pengamatan. Skor 3 apabila sering melakukan sesuai aspek pengamatan. Skor 2 apabila kadang-kadang melakukan sesuai aspek pengamatan. Skor 1 apabila tidak pernah melakukan sesuai aspek pengamatan. Nama Peserta Didik : .................................................. Kelas : .................................................. Periode Pengamatan : .................................................. Materi Pokok : .................................................. No. Aspek Pengamatan Skor 1 2 3 4 1 . Selalu datang ke sekolah tepat waktu. 2 . Mengikuti upacara bendera dengan baik. 3 . Berjalan di bahu jalan sebelah kiri. 4 . Selalu mengerjakan pekerjaan rumah. 5 . Melaksanakan piket kelas dengan baik Jumlah Skor Nilai = Jumlah skor × 5 Predikat 75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB) 50,01 – 75,00 = Baik (B) 25,01 – 50,00 = Cukup (C) 00,00 – 25,00 = Kurang (K)


2. Penilaian Kompetensi Pengetahuan Teknik penilaian kompetensi pengetahuan pada dmemahamai perilaku sesuai norma dalam bermasyarakat. Penilaian pengetahuan peserta didik dilakukan dalam bentumaksimal 100. Adapun kriteria skor diantaranya sebagai berikuNilai = JumlaTeknik : Tes tertulis Bentuk instrumen : Pilihan ganda Kisi-Kisi PenSatuan Pendidikan : SMP Negeri Satu Atap 2 PayungKelas/ Semester : VII/ Ganjil Materi Pokok : Norma dan Keadilan Sub Materi : Perilaku Sesuai Norma dalam No Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi 1 2 3 1. 3.2 Memahami normanorma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat untuk mewujudkan keadilan. 3.2.7 Menganalisis perilaku sesuai norma dalam kehidupan seharihari. 1. DisajikmanfaPesertmengmenaa2. DisajikakibatPesertmengmelan


dengan mengobservasi kemampuan peserta didik dalam uk menilai jawaban. Penskoran jawaban diberi skor 20, dan nilai ut. h benar × 20 nulisan Soal g Kehidupan Sehari-hari Indikator Soal Level Kognitif Bentuk Soal No Soal 4 5 6 7 kan uraian mengenai aat menaati norma. ta didik mampu analisis manfaat ati norma L4 (C4) Essay 1 kan uraian mengenai t pelanggaran norma. ta didik mampu analisis akibat nggar norma L4 (C4) Essay 2


3. DisajikakibatPesertmengmelan4. Disajikperilak(perundidik upayapelang(perun5. DisajikperilakdalamPesertmengnormasekola


kan uraian mengenai t melanggar norma . ta didik mampu analisis akibat nggar norma. L4 (C4) Essay 3 kan uraian mengenai ku melanggar norma ndungan). Peserta mampu menganalisis a untuk mencegah ggaran norma ndungan). L4 (C4) Essay 4 kan uraian mengenai ku sesuai norma m kehidupan sekolah. ta didik mampu analisis perilaku sesuai a dalam kehidupan ah L4 (C4) Essay 5


KARTU SOAL DAN KUNCI JAWABAN KARTU SOAL NOMOR 1(PILIHAN GANDA) MataPelajaran : PPKn Kelas/Semester : VII/Ganjil Kompetensi Dasar 3.2 Memahami norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat untuk mewujudkan keadilan. Materi Perilaku Sesuai Norma dalam Kehidupan Sehari-hari Indikator Soal Disajikan uraian mengenai manfaat menaati norma. Peserta didik mampu menganalisis manfaat menaati norma Level Kognitif C4 Soal no 1 Uraikan 3 (tiga) manfaat mentaati norma bagi diri sendiri! No Soal Kunci Jawaban Skor 1 a. Membuat hidup menjadi tenang b. Membuat pergaulan menjadi rukun, tertib dan damai. c. Mengendalikan tingkah laku agar sesuai dengan norma 20


KARTU SOAL NOMOR 2 (PILIHAN GANDA) MataPelajaran : PPKn Kelas/Semester : VII/Ganjil Kompetensi Dasar 3.2 Memahami norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat untuk mewujudkan keadilan. Materi Perilaku Sesuai Norma dalam Kehidupan Sehari-hari Indikator Soal Disajikan uraian mengenai akibat pelanggaran norma. Peserta didik mampu menganalisis akibat melanggar norma Level Kognitif C4 Soal no 2 Uraikan 3 (tiga) akibat pelanggaran terhadap norma bagi masyarakat! No Soal Kunci Jawaban Skor 2 a. Mengakibatkan perselisihan, pertengkaran atau kekacauan. b. Melanggar hak-hak orang lain. c. Merugikan hak atau kepentingan orang lain. 20


KARTU SOAL NOMOR 3 (PILIHAN GANDA) MataPelajaran : PPKn Kelas/Semester :VII/Ganjil Kompetensi Dasar 3.2 Memahami norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat untuk mewujudkan keadilan. Materi Perilaku Sesuai Norma dalam Kehidupan Sehari-hari Indikator Soal Disajikan uraian mengenai akibat melanggar norma . Peserta didik mampu menganalisis akibat melanggar norma. Level Kognitif C4 Soal no 3 Uraikan pendapatmu dampak negatif dari perundungan! No Soal Kunci Jawaban Skor 3 Siswa menguraikan pendapatnya tentang dampak negatif dari perundungan 20


KARTU SOAL NOMOR 4 (PILIHAN GANDA) MataPelajaran : PPKn Kelas/Semester : VII/Ganjil Kompetensi Dasar 3.2 Memahami norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat untuk mewujudkan keadilan. Materi Perilaku Sesuai Norma dalam Kehidupan Sehari-hari Indikator Soal Disajikan uraian mengenai perilaku melanggar norma (perundungan). Peserta didik mampu menganalisis upaya untuk mencegah pelanggaran norma (perundungan). Level Kognitif C4 Soal no 4 Perundungan merupakan sikap tidak terpuji yang sering terjadi di sekolah. Jika kamu melihat temanmu sedang mengalami perundungan, apa yang kamu lakukan? No Soal Kunci Jawaban Skor 4 Siswa menguraikan pendapatnya tentang upaya mencegah pelanggaran norma 20


KARTU SOAL NOMOR 5 (PILIHAN GANDA) MataPelajaran : PPKn Kelas/Semester : VII/Ganjil Kompetensi Dasar 3.2 Memahami norma-norma yang berlaku dalam kehidupan bermasyarakat untuk mewujudkan keadilan. Materi Perilaku Sesuai Norma dalam Kehidupan Sehari-hari Indikator Soal Disajikan uraian mengenai perilaku sesuai norma dalam kehidupan sekolah. Peserta didik mampu menganalisis perilaku sesuai norma dalam kehidupan sekolah Level Kognitif C4 Soal no 5 Sebutkan dua contoh perilaku sesuai norma dalam kehidupan di sekolah! No Soal Kunci Jawaban Skor 5 a. Menggunakan pakaian seragam sekolah sesuai dengan aturan yang berlaku b. Berkata sopan kepada guru dan warga sekolah 20


3. Penilaian Kompetensi Keterampilan Penilaian kompetensi keterampilan menggunakan teknik penilaian penilaian kinerja untuk menilai aktivitas diskusi dan presentasi yang dilakukan oleh peserta didik. Penilaian kinerja dilakukan untuk melihat kemampuan peserta didik dalam menyusun rencana dan melaksanakan proyek belajar kewarganegaraan. Lembar penilaian penyajian dan laporan hasil telaah dapat menggunakan format di bawah ini, dengan ketentuan aspek penilaian dan rubriknya dapat disesuaikan dengan situasi dan kondisi serta keperluan guru. Rubrik Penilaian Proyek Kliping No. Aspek yang dinilai Skor 1 2 3 4 A. Persiapan 1 Membuat jadwal kegiatan 2 Membuat pembagian tugas kelompok B. Pelaksanaan Pengumpulan Data 1 Isi / teks Isi teks singkat, padat akan informasi, jelas keterbacaannya 2 Desain Warna menarik, ukuran elemen penyusun proporsional, pesan yang ingin disampaikan menjadi pusat perhatian (ketiga kriteria terpenuhi) 3 Gambar Gambar menarik, bermakna sebagai penyampai pesan, dan orisinil (ketiga kriteria terpenuhi) 4 Ketersampaian Pesan Pesan sangat mudah ditangkap pembaca C. Pelaporan/Kampanye 1 Penampilan kampanye 2 Penguasaan bahan Total skor perolehan Nilai = x 100 Total skor maksimum Keterangan : Diisi dengan tanda ceklist () Kategori Penilaian : 4 = sangat baik, 3 = baik, 2 = cukup, 1 = kurang Predikat 75,01 – 100,00 = Sangat Baik (SB) 50,01 – 75,00 = Baik (B) 25,01 – 50,00 = Cukup (C) 00,00 – 25,00 = Kurang (K)


Kriteria No Aspek yang dinilai Kriteria Penilaian Skor 1 Isi/teks Isi teks singkat Padat akan informasi Jelas keterbacaannya 4 Hanya menunjukkan 2 kriteria 3 Hanya menunjukkan 1 kriteria 2 Tidak menunjukkan kriteria manapun 1 2 Desain Warna menarik Kesesuaian tata letak Gambar yang menarik Pesan yang ingin disampaikan menjadi pusat perhatian 4 Hanya menunjukkan 2 kriteria 3 Hanya menunjukkan 1 kriteria 2 Tidak menunjukkan kriteria manapun 1 3 Ketersampaian pesan Pesan sangat mudah ditangkap pembaca 4 Pesan cukup mudah ditangkap pembaca 3 Pesan sulit ditangkap pembaca 2 Pesan tidak ditangkap pembaca 1


REKAP PENILNo Nama AspeBerdoa sebelum dan setelah memulai pelajaran Bersyukur Disiplin1. 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27


LAIAN SIKAP ek yang dinilai Skor Rata-rata n Toleransi Tanggung Jawab Bekerja sama Percaya diri


REKAP PENILAIANo Nama NoS1 (20) 2 (20) 1. 23456789 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25


N PENGETAHUAN omor Soal NILAI 3 (20) 4 (20) 5 (20) TOTAL SKOR


REKAPITULASI PENILA MataPelajaran : PPKn Kelas : VII No Nama Persiapan Pe1. 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25


Click to View FlipBook Version