3. Masukkan bahan makanan kedalam tabung reaksi (dengan ketentuan satu jenis bahan makan di masukkan kedalam tabung reaksi untuk menguji kandungan masing-masing amilum, glukosa dan protein). 4. Uji Amilum a. Masukkan bahan makanan nasi, telur rebus, dan minyak goreng yang sudah ditumbuk atau dihaluskan ke dalam tabung reaksi (satu jenis = satu tabung). b. Tetesi 2 tetes lugol pada setiap tabung reaksi yang akan di uji amilum. c. Amati perubahan warna yang terjadi d. Masukkan data pada tabel pengamatan. Lakukan hal tersebut ke dalam semua bahan makanan tadi 5. Uji Glukosa a. Masukkan bahan makanan nasi, telur rebus, dan minyak goreng yang sudah ditumbuk atau dihaluskan ke dalam tabung reaksi (satu jenis = satu tabung). b. Masukkan fehling A + fehling B (benedict) dengan perbandingan 3 : 1. c. Panaskan tabung reaksi diatas pembakar spiritus d. Masukkan data kedalam tabel. Lakukan hal tersebut ke dalam semua bahan makanan tadi. 6. Uji Protein a. Masukkan bahan makanan nasi, telur rebus, minyak goreng, biji kacang tanah yang sudah ditumbuk /dihaluskan ke dalam tabung reaksi (satu jenis = satu tabung). b. Masukkan beberapa tetes biuret c. Kocok tabung reaksi tersebut sehingga terjadi perubahan warna. d. Masukkan data kedalam tabel. Lakukan hal tersebut ke dalam semua bahan makanan tadi. 7. Uji Lemak a. Siapkan kertas buram b. Usap bahan makanan pada kertas buram c. Tunggu beberapa saat hingga terjadi perubahan d. Masukkan data kedalam tabel. Lakukan hal tersebut ke dalam semua bahan makanan tadi. 8. Uji Vitamin C a. Masing – masing buah dibuat dalam bentuk cair.
b. Isikan 10 ml indofenol biru (betadin) pada masing – masing tabung reaksi yang telah diberi label (Label 1 : Jeruk, Label 2 : Nutrisari, Label 3 : Kentang, Label 3 : Bawang Merah). c. Teteskan masing – masing tabung reaksi dengan bahan yang telah berbentuk cairan dan amatilah perubahan warna yang terjadi. Catatan : Bahan makanan yang mengandung vitamin C akan memperlihatkan warna dari warna indofeno biru (biru) atau betadin (coklat) menjadi tidak berwarna setelah ditetesi bahan. d. Catatlah jumlah tetesan yang diperlukan dan buatlah tabel agar menjadi lebih jelas. e. Diskusikan hasil pengamatan dari data yang telah diperoleh. 9. Catatan : a. Pada uji amilum : Jika bahan makanan tersebut mengandung amilum akan berwarna ungu, biru tua, hijau gelap, dan hitam. Semakin gelap warna yang di hasilkan maka semakin banyak kandungan amilum yang terdapat pada bahan makanan tersebut. b. Pada uji glukosa : jika sebelum dipanaskan berwarna hijau tosak atau biru dan setelah di panaskan berubah menjadi warna merah bata, atau coklat, maka bahan makanan tersebut mengandung glukosa. c. Pada uji protein : jika warna bahan makanan setelah dikocok berubah menjadi hijau toska atau biru muda berarti bahan makanan tersebut mengandung protein. d. Pada uji lemak : jika bahan makanan tersebut telah di gosok ke ke kertas buram dan setelah beberapa detik berubah menjadi transparan berarti bahan makanan tersebut mengandung lemak.
DAFTAR PUSTAKA Irnaningtyas. 2017. Biologi untuk SMA/MA Kelas XI. Jakarta : Erlangga Nurhayati, Nunung dkk. 2014. .Buku Guru Biologi untuk SMA Kelas XI Kurikulum 2013. Bandung: Yrama Widya. Kristiyono. 2014. Bupena Buku Penilaian Autentik Biologi untuk SMA/MA kelas XI Kurikulum 2013. Jakarta: Erlangga