5 AKU CINTA NABI DAN RASUL
Kompetensi Inti
KI 1 : Menerima, menjalankan dan menghargai ajaran agama yang dianutnya
KI 2 : Menunjukkan perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, santun, peduli, dan percaya diri dalam
berinteraksi dengan keluarga, teman, guru, dan tetangganya serta cinta tanah air.
KI 3 : Memahami pengetahuan faktual dengan cara mengamati dan menanya berdasarkan rasa ingin
tahu tentang dirinya, makhluk ciptaan Tuhan dan kegiatannya, dan benda-benda yang dijumpainya
di rumah, di sekolah dan tempat bermain
KI 4 : Menyajikan pengetahuan faktual dalam bahasa yang jelas, sistematis dan logis, dalam karya
yang estetis, dalam gerakan yang mencerminkan anak sehat, dan dalam tindakan yang
mencerminkan perilaku
Kompetensi Dasar
3.6 Mengetahui kisah keteladan Nabi Ayyub a.s.
3.7 Mengetahui kisah keteladan Nabi Dzulkifli a.s.
3.8 Mengetahui kisah keteladan Nabi Harun a.s.
3.9 Mengetahui kisah keteladan Nabi Musa a.s.
Tujuan Pembelajaran
Setelah mempelajari bab ini diharapkan siswa dapat:
1. Mengetahui kisah keteladan Nabi Ayyub a.s.
2. Mengetahui kisah keteladan Nabi Dzulkifli a.s.
3. Mengetahui kisah keteladan Nabi Harun a.s.
4. Mengetahui kisah keteladan Nabi Musa a.s.
Gerbang Ilmu
Setiap rasul diutus kepada suatu kaum. Mereka
mendapat tugas yang sangat berat. Para rasul harus
menyadarkan kaumnya. Karena mereka telah menempuh
jalan yang sesat. Ada yang menyembah berhala, mengubah
ajaran agama, ada pula yang menganggap dirinya sebagai
Tuhan.
Para rasul mendapat tantangan dan ujian. Mereka
dicaci, diusir, bahkan mereka diancam akan dibunuh.
PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 Semester Gasal 51
Namun, Allah membekali para rasul dengan mukjizat, yang dapat menunjukkan kebesaran Allah swt. Allah
meyakinkan kaumnya, bahwa para rasul memang benar-benar utusan Allah. Mereka diutus untuk
menyampaikan agama tauhid. Perilaku para rasul tersebut perlu kita tiru. Kita amalkan dalam perbuatan
sehari-hari, baik di rumah maupun di sekolah.
Ringkasan Materi
A. Kisah Teladan Nabi Ayyub a.s
Nabi Ayyub adalah salah satu nabi yang perlu kita ketahui. Nabi Ayyub a.s merupakan
seorang hamba Allah yang sabar. Bahkan, beliau merupakan manusia yang paling sabar di
dunia. Dia dianugerahi berbagai kenikmatan oleh Allah. Harta kekayaannya banyak dan
keturunannya juga banyak. Namun, kekayaan itu tidak menjadikan dia lupa kepada Allah.
Nabi Ayyub beribadah dengan tingkat keimanan yang tinggi. Tidak pernah sekali pun dia
terlambat beribadah kepada Allah. Nabi Ayyub selalu memperhatikan para fakir miskin.
Sebagian hartanya ia dermakan untuk mereka. Tingkat keimanan Nabi Ayyub yang tinggi
membuat iri para iblis. Mereka berusaha untuk menggodanya. Berbagai godaan dan tipu
daya iblis datang bertubi-ubi. Apakah keimanan Nabi Ayyub berkurang dengan ujian tersebut?
Nabi Ayyub a.s ditakdirkan oleh Allah swt menerima ujian yang bertubi-tubi. Ujian tersebut
diawali dari kedengkian Iblis. Ia tidak suka melihat hamba Allah swt yang ikhlas dalam
menjalankan ibadah. Iblis menggunakan tipu daya dan senjatanya yang ampuh. Ada beberapa
sikap terpuji yang patut kita teladani dari Nabi Ayyub a.s, yaitu:
1. Taat dan Tekun Beribadah kepada Allah swt.
Sejak kecil, Nabi Ayyub a.s. memiliki sifat tekun. Tekun beribadah kepada Allah swt..
Dia meniru ketekunan ayahnya, yaitu Nabi Ishak a.s.. Setiap pagi, siang, sore, dan malam
senantiasa bertasbih. Mendekatkan diri kepada Alllah dengan penuh ikhlas. Nabi Ayyub
a.s. tumbuh menjadi orang yang kaya raya. Dia membangun tempat ibadah untuk
kaumnya. Membuat lembaga sosial yang mengurusi orang-orang tidak mampu. Nabi
Ayyub banyak belajar dan mengamalkan syariat. Nabi Ayyub mengajarkan ajaran agama
itu kepada kaumnya.
2. Mempunyai keimanan yang teguh
Nabi Ayyub a.s dikaruniai harta yang banyak serta anak-anak yang saleh. Karena itu,
Ayyub amat mensyukuri karunia yang telah diperolehnya. Ia menjadi sosok yang sangat
taat dalam beribadah. Keadaan itu membuat setan iri. Setan membuat tipu daya untuk
menggoda Nabi Ayyub. Setan menyebar fitnah, sehingga Nabi Ayyub kehilangan harta
benda. Ia juga kehilangan anak-anak yang dicintainya. Namun, cobaan itu tdak
membuatnya luntur. Ia justru makin taat kepada Allah.
52 PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 Semester Gasal
3. Tabah dalam Menerima Cobaan dari Allah
Nabi Ayyub seorang nabi yang kaya raya. Istananya megah, rezekinya berlimpah, dan
tanahnya luas. Istri dan anaknya sehat wal afiat. Nabi Ayyub tetap menjadi seorang hamba
Allah. Hamba yang saleh dan kuat ibadahnya. Kekayaan tidak menjadikan Nabi Ayyub lalai.
Dia semakin tekun dengan bersujud dan berbakti. Iblis menghancurkan segala milik Ayyub
a.s.. Ayyub a.s. hanya memandangnya dengan meneteskan air mata. Dari mulutnya keluar
ucapan tawakal dan pasrah diri. Iblis menularkan penyakit pada sekujur tubuh Ayyub a.s..
Nabi Ayyub masih tetap tabah. Dia hanya menyerahkan nasib kepada Allah.
4. Menghargai pengorbanan orang lain
Nabi Ayyub dalam pengasingannya pernah tidak makan beberapa hari. Namun, berkat
pengorbanan istrinya ia dapat sepotong roti. Ternyata, roti itu hasil menukar dengan rambut
istrinya. Ayyub sangat bersedih. Istrinya rela mengorbankan sesuatu yang berharga demi
Ayyub.
5. Dermawan
Nabi Ayyub kaya raya dan tidak sombong. Dia seorang dermawan dan pemurah. Banyak
bersedekah dan suka menolong. Setiap tahun Nabi Ayyub menyembelih banyak ternak.
Dagingnya dibagikan kepada orang-orang di sekitarnya.
6. Tidak mementingkan diri sendiri
Selama sakit ia selalu ditemani istrinya. Bertahun-tahun ia berada di tempat terpencil.
Suatu saat istri Ayyub merasakan kegundahan. Istrinya rindu dengan kehidupannya yang
dulu. Mereka berbahagia tidak kekurangan sesuatu apa pun. Maka Ayyub pun merelakan
istrinya untuk kembali ke kampung halamannya. Ayyub rela ditinggal sendiri.
7. Menepati janji
Nabi Ayyub pernah berkata, bahwa jika sembuh ia hendak meranjam istrinya. Ini terjadi
karena istri Ayyub merasa kesal. Penyakit Ayyub tidak kunjung sembuh. Ayyub tidak lupa
janjinya. Ia pun meranjam istrinya.
8. Mempunyai semangat hidup yang tinggi
Kehidupan Nabi Ayyub a.s pernah terpuruk. Ia kehilangan harta, anak-anak, dan
kehidupan sosialnya. Keadaan itu tidak membuatnya patah semangat. Setelah sembuh
dari penyakit, Ayyub berusaha keras. Ia berusaha dari awal lagi. Berkat ketekunannya Ayyub
berhasil meraih kehidupannya kembali. Ia menjadi kaya dan dianugerahi keturunan yang
banyak.
PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 Semester Gasal 53
Kita harus sabar saat diberi cobaan oleh
Kalian pun harus mencontoh perilaku Nabi Ayyub a.s. Kalian harus mempunyai
sikap yang sabar, teguh iman, pandai menghargai orang lain, dan tidak mementingkan
diri sendiri. Kita pun harus menepati janji sekalipun terhadap hal-hal kecil.
9. Pemaaf dan Kasih Sayang
Rahmah, istri Nabi Ayyub yang sangat sabar. Suatu hari, Rahmah meninggalkan
Nabi Ayyub. Saat itu, Nabi Ayyub sangat marah. Dia berjanji akan memukul istrinya
saat pulang. Ketika Rahmah kembali, Nabi Ayyub memaafkannya. Nabi Ayyub a.s.
melaksanakan nazarnya untuk memukul istrinya seratus kali. Caranya dengan
mengumpulkan seratus lidi. Dijadikan satu ikatan, kemudian dipukulkan sekali. Nabi
Ayyub menyadari bahwa istrinya adalah wanita saleh. Ketabahan, kesabaran, dan
ketaatan Ayyub a.s. kepada Allah perlu kita contoh dan teladani.
Tugas Individu
Carilah kisah yang menceritakan kisah seseorang yang mirip dengan kisah Nabi Ayyub a.s.
Kisah seseorang yang tetap beribadah kepada Allah meskipun ia diuji dengan kekayaan,
kemiskinan, dan berbagai musibah lainnya!
Tugas Kelompok
Diskusikan secara berkelompok. Diskusikan cerita singkat kehidupan Nabi Ayyub a.s..
Diskusikan pula hal yang dapat sebagai teladan!
54 PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 Semester Gasal
B. Kisah Teladan Nabi Musa a.s.
Nabi Musa lahir di negeri Mesir. Beliau adalah salah satu rasul Allah yang mendapat gelar
ulul azmi. Beliau salah satu rasul yang menerima kitab suci Allah, yaitu kitab Taurat. Nabi
Musa diperintahkan menyebarkan ajaran kepada Kaum Bani Israil. Namun, banyak yang kufur,
sehingga Allah membinasakannya. Sebagaimana firman Allah swt:
Artinya:
Dan sungguh, telah kami berikan kepada Musa (Taurat) setelah Kami binasakan umat-
umat terdahulu ....” (Q.S. Al-Qasas (28) : 43)
Nabi Musa keturunan Bani Israel, namun lahir di Mesir. Ia pernah dipelihara oleh keluarga
Fir‘aun hingga remaja. Ia memilih meninggalkan istana karena keselamatannya terancam.
Ada beberapa perilaku teladanan dari Nabi Musa a.s, yaitu:
1. Mempunyai rasa setia kawan
Nabi Musa pernah menolong seseorang. Ketika itu seorang Bani Israel bertengkar
dengan orang Qitbi (Mesir). Bani Israel adalah leluhurnya. Maka Nabi Musa merasa
terpanggil untuk menolong orang Israel tersebut. Ditinjunya orang Qitbi hingga mati,
meskipun Nabi Musa tidak bermaksud sejauh itu.
Tunjukkan rasa setia kawan dalam kebaikan
2. Menyesali perbuatan dosa
Nabi Musa merasa berdosa telah berbuat kejam pada orang Qitbi. Ia memohon ampun
kepada Allah atas perbuatannya. Ia menyesal, berjanji tidak akan mengulanginya.
PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 Semester Gasal 55
3. Suka menolong kaum yang lemah
Nabi Musa peduli terhadap sesama. Terutama terhadap kaum yang lemah. Maka
ketika melihat orang lain kesusahan, ia menolongnya tanpa pamrih. Ia melakukannya
dengan iklas. Hanya Allah-lah yang akan membalas kebaikannya.
4. Mempunyai kesabaran yang tinggi
Dalam pengembaraannya, Nabi Musa mengalami berbagai penderitaan. Ia berjalan
tanpa tujuan, menahan lapar dan haus. Padahal sebelumnya ia tidak pernah kekurangan.
Namun, Nabi Musa menerima semua itu sebagai ujian dari Allah. Ia terus mengembara
hingga bertemu dengan keluarga Nabi Syu‘aib a.s.
5. Memiliki rasa tanggung jawab yang tinggi
Nabi Musa a.s. bekerja di keluarga Nabi Syuaib selama delapan tahun. Dia menjalani
dengan rasa tanggung jawab. Dia memimpin istri dan keluarga dengan penuh tanggung
jawab. Musa a.s. meminta izin untuk kembali ke Mesir bersama istrinya. Hal itu dilakukan
karena rasa tanggung jawabnya. Tanggung jawab terhadap nasib kaumnya. Kaum Bani
Israil yang dijajah oleh Raja Firaun. Musa merasa terpanggil jiwanya untuk melepaskan
kaumnya. Selama bertahun-tahun kaum Bani Israil menjadi budak. Mereka melayani
kerakusan pemerintah Mesir pimpinan Firaun.
6. Berani menegakkan kebenaran
Nabi Musa berdakwah dan mengajak umatnya untuk menyembah Allah swt.. Nabi
Musa ditemani Harun menyampaikan dakwahnya kepada Raja Firaun. Tidak ada satu
pun yang berani melawan Firaun. Nabi Musa a.s. dan Harun memberanikan diri untuk
menentang kekafiran Raja Firaun. Firaun mengobarkan perang melawan Musa. Dia
memimpin langsung ribuan tentara. Tentara yang lengkap dengan senjata mengejar
Musa dan pengikutnya. Nabi Musa a.s. tidak pernah takut.
7. Perilaku Ketekunan Nabi Musa a.s.
Nabi Musa a.s. hidup bersama Nabi Syuaib a.s.. Dia sangat tekun beribadah kepada
Allah. Nabi Musa belajar agama kepada Nabi Syuaib. Dia menimba berbagai macam
ilmu dari Nabi Syuaib a.s.. Nabi Musa juga tekun mengajarkan agama kepada umatnya.
Siang malam berpuasa dan bersembahyang. Sebagai pemimpin umat, Nabi Musa a.s.
sangat tekun. Tekun membina kaumnya untuk menyembah kepada Allah.
Apakah kalian memiliki sikap terpuji seperti Nabi Musa? Kalian dapat memupuknya dari
sekarang. Kita harus setia terhadap kawan. Namun, rasa setia kawannya harus dalam
kebenaran. Bukan untuk tujuan tidak baik, seperti mengajak membolos atau mengeroyok
seseorang. Kita pun harus sabar, bertanggung jawab, dan berani mengemukakan kebenaran.
56 PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 Semester Gasal
Tugas Individu
Carilah kisah Nabi Musa dalam kegigihannya melawan Fir’aun! Tuliskan dalam buku tulismu,
kemudian kumpulkan hasilnya kepada guru!
Tugas Kelompok
Diskusikan bersama kelompok belajarmu. Diskusi mengenai tongkat atau mukjizat Nabi Musa
a.s..
C. Kisah Teladan Nabi Harun a.s.
Nabi Harun a.s. adalah kakak kandung Nabi Musa a.s.. Tutur katanya fasih, perilakunya
santun, dan kesetiaannya kepada Nabi Musa a.s. sangat besar. Nabi Harun a.s. selalu
mendampingi Musa a.s. ketika menemui Firaun. Kesetiaan Harun a.s. di abadikan di dalam
al-Qur’an. Bacalah Q.S Taha/20: 47 berikut!
Artinya:
“Maka datanglah kamu berdua kepadanya (Fir’aun) dan katakanlah, “Sungguh, kami berdua
adalah utusan Tuhanmu, maka lepaskanlah Bani Israil bersama kami dan janganlah engkau
menyiksa mereka. Sungguh, kami telah datang kepadamu dengan membawa bukti (atas
kerasulan kami) dari Tuhanmu. Dan keselamatan itu dilimpahkan kepada orang yang
mengikuti petunjuk.”
Nabi Musa a.s. dan Nabi Harun a.s. selalu membela orang yang tertindas. Kaum Bani
Israil yang tertindas berhasil mereka selamatkan. Nabi Musa a.s. meninggalkan Bani Israil
selama 40 hari untuk menemui Tuhan di puncak Gunung Sinai. Nabi Harun a.s. diserahi
menjaga kaumnya. Akan tetapi, setelah Musa a.s. kembali, ia melihat kaumnya menyembah
berhala (patung).
PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 Semester Gasal 57
Musa a.s. pun marah. Ia bergegas menemui kakaknya, Harun a.s.. Ia lalu memegang
dan menarik rambut kepala saudaranya. Harun berkata, “Wahai anak ibuku! Kaum ini
telah menganggapku lemah dan hampir saja mereka membunuhku. Janganlah engkau
permalukan aku di depan orang-orang, dan jangan engkau jadikan aku sebagai orang
yang zalim.” Musa a.s. sadar dan merasa bersalah, lalu berdoa kepada Allah:
Artinya:
“Ya Tuhanku, ampunilah aku dan saudaraku dan masukkanlah kami ke dalam rahmat
Engkau, dan Engkau adalah Maha Penyayang dari semua penyayang.” (Q.S al-A’raf /7:
151)
Tugas Individu
Tulislah mengenai keteladanan Nabi Harun a.s. yang dapat kamu petik! Ceritakan isi tulisanmu
itu di depan teman sekelasmu!
D. Kisah Teladan Zulkifli a.s.
Zulkifli a.s., nama aslinya adalah Basyar. Nama Zulkifli didapatkan ketika seorang raja
bernama Ilyasa (Nabi Ilyasa) mengumpulkan rakyatnya. Raja itu bertanya, “Siapakah yang
sanggup berlaku sabar, jika siang berpuasa dan jika malam beribadah, maka ia akan
diangkat menjadi raja”
Tak seorang pun berani menyatakan kesanggupannya. Akhirnya anak muda bernama
Basyar mengacungkan tangan dan berkata, “Saya sanggup Tuanku.” Sejak saat itulah ia
dipanggil Zulkifli, yang artinya “sanggup”.
Nabi Zulkifli a.s. adalah putra Nabi Ayyub a.s.. Seperti ayahnya, ia juga mempunyai
sifat yang sabar dan teguh, serta taat beribadah.
Nabi Zulkifli a.s. kemudian diangkat menjadi raja. Pada masa kepemimpinannya, ia
berjanji kepada rakyatnya untuk menjadi hakim adil. Di waktu malam, ia beribadah dan di
waktu siang ia berpuasa. Ia melakukan salat seratus kali dalam sehari. Tidurnya di waktu
malam hanya sebentar.
58 PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 Semester Gasal
Firman Allah Swt.
Artinya: “Dan (ingatlah kisah) Ismail, Idris dan Zulkifli. Semua mereka termasuk orang-
orang yang sabar. Kami telah memasukkan mereka ke dalam rahmat Kami.
Sesungguhnya mereka termasuk orangorang yang salih.” (Q.S al-Anbiya’/21: 85-86).
Tugas Individu
Tulislah kisah kesabaran Nabi Zulkifli a.s.! Kemudian ceritakan isi tulisanmu di depan teman
sekelasmu!
Tugas Kelompok
Catatlah sikap-sikap nabi Zulkifli a.s. yang dapat kamu teladani! Diskusikan dengan teman
kelompokmu!
Uji Kompetensi 5
A. Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang benar!
1. Nabi Ayyub a.s. diuji oleh Allah swt. 2. Harta Nabi Ayyub melimpah. Sifat Nabi
dengan penyakit kusta. Beliau Ayyub a.s. dengan hartanya adalah ....
menderita penyakit kusta selama ….
a. dermawan
a. 6 tahun, 6 bulan, 6 hari, dan 6 malam
b. bersenang-senang
b. 7 tahun, 7 bulan, 7 hari, dan 7 malam
c. suka meminta-minta
c. 8 tahun, 8 bulan, 8 hari, dan 8 malam
d. bangga
d. 9 tahun, 9 bulan, 9 hari, dan 9 malam
PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 Semester Gasal 59
3. Nabi Ayyub a.s. diangkat oleh Allah swt. c. kepandaiannya
menjadi seorang rasul di negeri …. d. kegagahannya
a. Batsinah 9. Di bawah ini merupakan mukjizat Nabi
b. Palestina Musa a.s. adalah ….
c. Jerusalem a. dapat bicara pada waktu masih bayi
d. Mesir b. dapat menurunkan makanan dari
4. Kedengkian iblis kepada Ayyub langit
a.s.disebabkan karena ….
c. dapat merubah tongkat menjadi ular
a. Nabi Ayyub a.s. tidak suka menolong
d. dapat menyembuhkan penyakit buta
b. Nabi Ayyub a.s. tekun beribadah dan
dan lepra
berzikir
10. Kisah Nabi Musa a.s. menjadi teladan
c. Nabi Ayyub a.s. menyayangi
bagi kita supaya ….
keluarga
a. memberi hanya kepada orang yang
d. Nabi Ayyub a.s. tinggi hati dan kikir
dicintai
5. Selalu mensyukuri nikmat Allah,
b. menolong orang lain asal ada
merupakan perilaku ... yang perlu kita
imbalannya
teladani.
c. takut berbuat kebenaran
a. Nabi Ayyub a.s
d. berani melawan kemungkaran
b. Nabi Musa a.s
c. Nabi Harun a.s 11. Saat Nabi Musa a.s. tidak sengaja
d. Nabi Muhammad saw. membunuh orang Qibti, ia segera ...
6. Musuh besar Nabi Musa a.s. adalah kepada Allah swt.
seorang raja. Raja yang tidak lain adalah a. menerima hukuman
ayah angkatnya yang bernama .... b. memohon ampunan
a. Namrud c. menjauhkan dirinya
b. Firaun d. membenci diri sendiri
c. Abrahah 12. Nabi Musa a.s. dinikahkan dengan salah
d. Tartar satu putri dari ….
7. Nabi Musa a.s. menyadari a. Nabi Ibrahim a.s.
kekurangannya setelah bertemu …. b. Nabi Ismail a.s.
a. Raja Firaun c. Nabi Ya’kub a.s.
b. Nabi Syuaib d. Nabi Syu’aib a.s.
c. Khidir
13. Saudara Nabi Musa a.s. yang juga
d. Harun
diangkat menjadi nabi adalah . . . .
8. Dalam melawan kekejaman Firaun, sifat a. Nabi Isa
yang harus diteladani dari Nabi Musa
b. Nabi Hidir
adalah . . . .
c. Nabi Harun
a. kesabarannya
d. Nabi Ibrahim
b. keberaniannya
60 PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 Semester Gasal
14. Nama keturunan Nabi Ayub a.s yang juga 15. Zulkifli artinya ….
menjadi nabi dan rasul Allah adalah .... a. bisa
a. Nabi Sulaiman a.s b. sanggup
b. Nabi Syu’aib a.s c. mampu
c. Nabi Yakub a.s d. boleh
d. Nabi Zulkifli a.s
B. Isilah titik titik di bawah ini dengan jawaban yang benar!
1. Nabi Ayub a.s. dikenal sebagai nabi yang ....
2. Hukuman bagi istri Nabi Ayub a.s. karena telah meninggalkannya adalah ....
3. Pada waktu masih kecil Nabi Musa a.s. hidup di lingkungan ....
4. Nabi Musa a.s. dinikahkan dengan putri Nabi Syu’aib yang bernama ....
5. Ibu Nabi Musa a.s. bernama ....
6. Raja Firaun dan tentaranya tenggelam di ....
7. Saat diberi kenikmatan oleh Allah swt. seharusnya kita ....
8. Nabi Harun a.s. adalah … Nabi Musa a.s
9. Kesetiaan Harun a.s. di abadikan di dalam al-Qur’an surah….
10. Nabi Zulkifli melakukan salat sebanyak … dalam sehari
C. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!
1. Apa buktinya kalian cinta kepada nabi dan rasul? Jelaskan!
2. Sebutkan tiga fungsi cobaan atau musibah yang menimpa seseorang!
3. Mengapa Fir’aun memerintahkan untuk membunuh semua bayi laki-laki yang lahir?
4. Apa yang dapat diteladani dari Nabi Zulkifli a.s.? Jelaskan!
5. Orang beriman selalu mendapat ujian Allah. Apakah kamu pernah mengalami? Jelaskan!
D. Perbaikan
Isilah titik-titik berikut dengan jawaban yang benar!
1. Allah swt. memberikan ujian kepada Nabi Ayub a.s. berupa penyakit ....
2. Istri Nabi Ayyub yang sangat setia dan salihah bernama . . .
3. Nabi Harun a.s. diserahi menjaga kaumnya oleh Nabi Musa, namun setelah Nabi Musa
kembali kaumnya menyembah ….
4. Nama asli Nabi Zulkifli adalah ….
5. Nabi Zulkifli a.s. adalah putra Nabi ….
PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 Semester Gasal 61
E. Pengayaan
Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!
1. Bagaimana akhir hidup Fir’aun dan tentaranya? Jelaskan!
2. Apa saja mukjizat Nabi Musa a.s.? Jelaskan!
3. Apakah perintah Allah terhadap Nabi Ayyub agar sakitnya segera sembuh?
4. Apa yang dapat diteladani dari Nabi Harun a.s.? Jelaskan!
5. Mengapa disebut dengan nama Zulkifli kepada Nabi Zulkifli a.s.? Jelaskan!
Uji Kompetensi Akhir Semester
A. Berilah tanda silang (x) pada huruf a, b, c, atau d di depan jawaban yang benar!
1. Ayat ketiga surah al-falaq diakhiri 5. Iman artinya ....
dengan kata …. a. selamat
a. Khalaq b. percaya
b. Waqab c. ketetapan
c. ‘uqad d. ketentuan
d. hasad 6. Allah tidak memerlukan bantuan karena
2. Berikut yang bukan kejahatan yang Allah mempunyai sifat ....
terdapat dalam surah al Falaq adalah a. Al-Azim
…. b. Al-Sami
a. kejahatan makhluk c. Al-’Adlu
b. kejahatan malam apabila gelap d. Al-Basir
gulita 7. Salah satu contoh orang yang akan
c. kejahatan tukang sihir menerima pahala adalah ….
d. kejahatan orang sombong a. Memberi sedekah
3. Firman Allah dinamakan dalam istilah b. Berkelahi
lain adalah … c. Mencuri
a. wangsit d. Menganiyaya orang
b. ilham 8. Seorang laki-laki yang menerima
c. mimpi wahyu dari Allah untuk dirinya sendiri
d. wahyu dan diwajibkan untuk menyampaikan
4. Huruf hijaiyah ditulis dari .... kepada umatnya dinamakan ….
a. kiri ke kanan a. nabi
b. kanan ke kiri b. rasul
c. atas ke bawah c. ustaz
d. bawah ke atas d. mubalig
62 PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 Semester Gasal
9. Fatimah sedang menonton televisi. 15. Sesuai gambar Fauzi sedang ... .
ibunya menyuruh mengerjakan PR. a berkumur
Sikap Fatimah sebaiknya .... b membasuh muka
a. mengabaikan c membasuh tangan
b. membantah d mengusap kepala
c. menurut
d. menyepelekan
16. Pengganti wudu bila tidak ada air ialah
10. Jika guru sakit maka kamu ….
...
a. mengejeknya
a mandi
b. memusuhinya
b cuci muka
c. menertawainya
c istinjak
d. menjenguknya
d tayamum
11. Saat temanmu memenangkan lomba
17. Ujian Ayyub a.s.yang terakhir adalah ….
azan tingkat kabupaten, sebaiknya
a. Hewan ternaknya mati
kamu …. b. Penyakit kulit
a. pura-pura tidak tahu c. Ladangnya diserang hama
b. mengucapkan selamat d. Diusir dari kampungnya
c. bersikap iri hati 18. Nabi Ayyub a.s. sangat sabar dan
d. tidak peduli tabah. Hal ini dapat dilihat saat dia
12. Bertobat artinya ... perbuatan yang menghadapi ....
dilakukannya. a. cobaan dan ujian
a. mengulangi b. teman-temannya
b. membiarkan c. musuhnya
c. menyesali d. iblis dan setan
d. membanggakan 19. Apabila cobaan atau musibah terjadi
pada orang yang baik dansuka
13. Tempat keluarnya air besar disebut ….
beribadah, maka hal itu ....
a mulut
a. sebagai ujian dari Allah
b dubur
b. sebagai peringatan
c kubul
c. sebagai siksa Allah baginya
d. hidung
d. sebagai bukti cinta Allah
14. Setelah buang air besar hendaklah …. 20. Nabi Musa dan Nabi Harun a.s selalu
a. istinjak membela kaum….
b. mandi a. Bani Israil
c. wudu b. Bani Quraisy
d. cuci muka c. Bani Khuza’ah
d. Bani Hasyim
PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 Semester Gasal 63
B. Isilah titik titik di bawah ini dengan jawaban yang benar!
1. Al-Falaq artinya ….
2. Rasulullah sering membaca surah al-Falaq agar terhindar dari ….
3. Melalui rasul-Nya, Allah memberikan … kepada manusia
4. Allah Maha Adil karena Allah …
5. Muhammad saw. mendapat gelar … karena beliau benar-benar bisa dipercaya
6. Apabila berbuat salah kepada teman, sebaiknya kamu ….
7. Istinja dapat dilakukan dengan ...dan ....
8. Menghilangkan hadas kecil dengan ….
9. Setelah dicoba dengan kemiskinan, Nabi Ayub AS dicoba Allah SWT. dengan ....
10. Raja Firaun adalah orang yang sombong, ia mengaku sebagai ....
C. Jawablah pertanyaan-pertanyaan berikut!
1. Tuliskan surah al-Falaq ayat 5!
2. Apa yang kamu ketahui tentang sifat Allah al-‘Azim?
3. Bagaimana contoh perilaku hormat dan patuh kepada orangtua? Jelaskan!
4. Jelaskan perbedaan hadas besar dan hadas kecil itu! Berikan contohnya!
5. Bagaimana sikap Nabi Ayub a.s. saat diberi ujian oleh Allah swt.?
64 PAI dan Budi Pekerti Kelas 4 Semester Gasal