-BIOGRAFIMOELKY FURQON
Tidak ada impian yang tidak bisa terwujud jika diiringi dengan usaha yang gigih dan doa yang tulus. Setiap langkah kita adalah sebuah perjalanan menuju kesuksesan, dan setiap cobaan adalah ujian dari Allah yang akan menguatkan kita. Ahmad Moelky
Puji syukur kami panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa atas rahmat-Nya, sehingga kami dapat menyelesaikan penyusunan biografi ini. Kami juga mengucapkan terima kasih kepada semua pihak yang telah memberikan dukungan dan bantuan selama proses penulisan. Tulisan ini merupakan hasil dari wawancara yang kami lakukan untuk menggali informasi lebih dalam terkait “Kisah Hidup Moelky Furqon”. Melalui biografi ini, kami berharap dapat memberikan inspirasi yang bermanfaat bagi pembaca. Terima kasih kepada Ibu Girindrawardhani Daysi Ayu selaku guru Bahasa Indonesia yang telah memberikan bimbingan dan arahan pada tugas biografi kali ini dan narasumber Ahmad Moelky Furqon yang telah berkenan untuk kami wawancarai serta teman-teman yang telah membantu penulisan dalam menyusun tugas biografi ini. Dalam buku biografi ini kami membahas tentang pengalamanpengalaman hidup seseorang. Selain itu, buku ini juga memberikan motivasi kepada pembaca untuk tetap semangat dalam meraih cita-cita. Kami menyadari bahwa masih banyak kekurangan dalam penulisan ini, sehingga kami sangat mengharapkan saran dan kritik yang bersifat membangun untuk perbaikan di masa mendatang. KATA PENGANTAR i
KATA PENGANTAR ………….…………………….....………. i DAFTAR ISI ……………………………………………………. ii BAB I Ahmad Moelky Furqon ………………….........…………………………………………. 1 BAB II Masa Kecil ………………….........…………………………………………. 4 BAB III Perjuangan Hidup ………………….........…………………………………………. 8 BAB IV Kisah Cinta dan Keluarga ………………….........…………………………………………. 20 BAB V Pencapaian Yang Diraih ………………….........…………………………………………. 26 BAB VI Motivasi Hidup ………………….........…………………………………………. 29 DAFTAR ISI ii
Ahmad Moelky Furqon, dikenal sebagai Moelky, adalah seorang sosok yang lahir di Kota Ponorogo, Jawa Timur, pada tanggal 18 Oktober 1971. Sebagai anak kedua dari tiga bersaudara, Moelky tumbuh dalam lingkungan keluarga yang penuh dengan kasih sayang dan nilai-nilai yang kuat. Orang tua Moelky, Almarhum Drs. H. Syamsul Arifin dan Almarhumah Hj. Imroatus Solihah, tidak hanya memberikan cinta dan perhatian, tetapi juga memberikan teladan yang menginspirasi dalam menjalani kehidupan. Kebersamaan dan solidaritas keluarga yang erat telah membantu Moelky dalam melalui berbagai fase kehidupannya. Ia menikah dengan Asri Wulandari, seorang wanita tangguh yang menjadi pendamping setianya dalam meniti perjalanan hidup. Pernikahan mereka diberkahi dengan empat anak yang menjadi kebanggaan dan kebahagiaan bagi keluarga mereka. Dukungan dan cinta yang terus mengalir dari keluarga ini membangun fondasi yang kokoh bagi Moelky dalam menjalani perjalanan hidupnya, baikdalam aspek pribadi maupun profesional. 01 BAB Ahmad Moelky Furqon 1
Pendidikan menjadi tonggak penting dalam perjalanan Moelky. Ia menamatkan pendidikan Sarjana Teknik Elektro di Universitas Brawijaya, Brawijaya Malang. Semangat belajar dan tekadnya untuk meraih kesuksesan membawanya meraih gelar Magister Manajemen di Prasetiya Mulya. Kombinasi antara kecerdasan intelektual dan keuletan dalam mengejar impian menjadikan Moelky sebagai contoh inspiratif bagi banyak orang, khususnya generasi muda. Dedikasi Moelky tidak hanya terfokus pada pengembangan dirinya secara akademis, tetapi juga dalam bidang profesionalnya. Sebagai seorang ahli di bidang jaringan telekomunikasi, Moelky telah memperoleh pengakuan yang luas atas keahliannya. Pengalaman belajarnya yang luas di berbagai negara telah memperkaya wawasannya, memperluas cakrawala pemikirannya, dan membentuk pandangan hidup yang seimbang dan terbuka. Sementara di luar pekerjaannya, Moelky menemukan kebahagiaan dalam berbagai aktivitas fisik, seperti bersepeda dan berlari. Hobinya yang aktif yaitu bersepeda dan berlari mencerminkan semangat dan energi yang selalu menyala di dalam dirinya, serta kemauannya yang kuat untuk menjelajahi dunia dan menaklukkan tantangan baru. Keberanian dan keteguhan hatinya di dunia luar 2
mencerminkan keberaniannya dalam mengejar impian dan menghadapi rintangan dalam kehidupan. Melalui perjalanan hidupnya yang penuh warna, Moelky menunjukkan bahwa keseimbangan antara kehidupan keluarga, karier profesional, dan kegiatan pribadi adalah kunci keberhasilan dan kebahagiaan sejati. Semangatnya yang tak pernah padam, dedikasinya yang tanpa henti, dan cinta yang diberikan kepada keluarga, menjadikan Moelky sebagai contoh teladan bagi banyak orang. Dengan cara ini, ia telah menjadi sumber inspirasi yang tak tergantikan, mendorong orang lain untuk juga meraih potensi maksimal dalam hidup mereka.
Dalam perjalanan hidupnya yang penuh warna, Moelky telah mengalami berbagai pengalaman yang tidak hanya memperkaya kehidupannya, tetapi juga membentuk dirinya menjadi individu yang tangguh dan berdedikasi. Sejak masa kecilnya, ia telah melalui berbagai momen berharga yang menjadi batu loncatan dalam pembentukan karakternya. Salah satu momen penting yang masih membekas dalam ingatannya adalah ketika ia duduk di kelas lima SD. Pada waktu itu, Moelky memulai petualangan mengemudi bersama Pak Ipin, sopir pribadinya yang setia. Pengalaman ini bukan sekadar tentang bagaimana mengoperasikan mobil, tetapi juga memberikan pemahaman mendalam tentang pentingnya keselamatan di jalan raya. Meskipun awalnya ia merasa gugup dan ragu, Moelky dengan penuh antusiasme menyambut peluang untuk belajar sesuatu yang baru. Namun, tidak semua berjalan mulus dalam petualangan itu. Ada insiden tidak terduga yang menghadang di tengah perjalanan mereka. Saat itu, secara tidak sengaja, Moelky menginjak pedal gas dengan terlalu keras, menyebabkan mobil berakselerasi 02 BAB MASA KECIL 4
dengan cepat dan membuatnya kehilangan kendali sesaat. Meskipun hanya momen singkat, kejadian tersebut mengejutkan dan memberikan pelajaran tentang tanggung jawab dan kehati-hatian di jalan. Dari momen tersebut, Moelky tidak hanya belajar tentang teknik mengemudi yang aman, tetapi juga tentang pentingnya kontrol diri dan kesadaran akan lingkungan sekitar. Pengalaman ini menjadi tonggak awal bagi Moelky dalam memahami arti sebenarnya dari tanggung jawab dan kehati-hatian dalam setiap langkah yang diambilnya. Melalui pengalaman-pengalaman seperti ini, Moelky terus tumbuh dan berkembang menjadi individu yang berdedikasi dan bertanggung jawab, mengambil hikmah dari setiap pengalaman hidupnya untuk terus memperbaiki diri dan menjadi versi terbaik dari dirinya sendiri. Selain dari dunia sekolah yang menjadi landasan utama pembentukan akademisnya, Moelky menemukan dirinya terlibat dalam beragam kegiatan di luar kurikulum formal. Dengan semangat yang tinggi, ia menyempatkan diri untuk mengikuti pelajaran agama di sore hari, menambah kedalaman pemahamannya terhadap 5
ajaran Islam. Dalam momen-momen tersebut, Moelky menunjukkan dedikasi yang kuat terhadap keagamaan dan nilai-nilai spiritual, mengintegrasikan aspek ini dalam kehidupan sehari-harinya, termasuk dalam membaca Al-Qur'an. Namun, hidupnya tidak terbatas pada dunia spiritual semata. Moelky juga sangat menghargai momen kebersamaan dengan keluarga, menjadikannya sebagai prioritas dalam rutinitasnya. Setiap momen berharga bersama keluarga dipandang sebagai kesempatan untuk saling mendukung dan menguatkan ikatan batin yang mengikat mereka. Selain kegiatan keluarga, Moelky memiliki minat besar dalam bersepeda, sebuah aktivitas yang tidak hanya membangkitkan semangat petualangnya, tetapi juga menjaga kesehatan fisiknya. Menjelajahi daerah sekitar rumahnya atau berpetualang ke tempat-tempat wisata yang jauh menjadi bagian tak terpisahkan dari rutinitasnya. Dalam momen-momen seperti ini, Moelky menemukan kedamaian dan kebahagiaan yang melampaui batas-batas kehidupan sehari-hari. Di tengah kesibukan tersebut, Moelky juga terlibat dalam sebuah kelompok bernama 'BASELA' yang memiliki arti 'Batoro Katong Semeru Lawu'. Kelompok ini bukan sekadar tempat untuk belajar bersama dengan teman-temannya, tetapi juga menjadi wadah untuk memperdalam pengetahuan tentang modifikasi dan perbaikan sepeda. Melalui pengalaman ini, Moelky tidak hanya memperoleh pengetahuan teknis, tetapi juga membangun keterampilan sosial, seperti kerjasama, kepemimpinan, dan memperkuat nilai-nilai persahabatan. Namun, salah satu pengalaman yang paling berkesan bagi Moelky adalah ketika ia menghabiskan waktu di Pondok Pesantren Gontor selama bulan Ramadhan. Di sana, ia tidak hanya mendalami ajaran agama, tetapi juga belajar tentang nilai-nilai kehidupan, kemandirian, dan keterampilan sosial. Pengalaman ini membentuk karakternya secara mendalam dan memberinya wawasan yang lebih luas tentang tanggung jawab, ketekunan, dan tekad dalam mencapai impian hidupnya. Dari setiap pengalaman dan tantangan yang diha6
i dapinya, Moelky terus tumbuh dan berkembang sebagai individu yang tangguh dan berwawasan luas. Ia siap menghadapi segala hal yang akan dihadapinya di masa depan dengan penuh semangat dan keyakinan, membawa serta nilai-nilai yang diperolehnya dari setiap perjalanan ke dalam langkah-langkahnya menuju masa depan yang cerah.
Ketika Moelky menapaki perjalanan pendidikannya di tingkat SMP, ia tidak hanya dihadapkan pada tugas-tugas akademis di dalam kelas, tetapi juga menemukan dirinya dalam sebuah perjalanan pribadi yang penuh dengan tantangan dan penemuan identitas. Saat melangkah ke SMPN 2 Ponorogo, ia segera menyadari bahwa lingkungan sekolah ini berbeda dari yang pernah ia alami sebelumnya. Jadwal yang dimulai dari pukul 1 hingga 6 sore mungkin terasa tidak lazim bagi sebagian orang, namun bagi Moelky, hal itu menambah keunikan dan keberagaman pengalaman pendidikannya. Di antara teman-teman sekelasnya, ia merasakan semangat persaingan dan kolaborasi yang membara, karena kelas yang terbatas namun jumlah siswa yang banyak memaksa mereka untuk belajar bersama secara intensif. Setiap hari di SMPN 2 Ponorogo menjadi tantangan baru bagi Moelky. Ia belajar untuk memaksimalkan waktu belajarnya dengan cara yang paling efektif. Pagi-pagi ia sudah sibuk menyelesaikan tugas-tugas sekolah dengan penuh tekun, memastikan bahwa ia siap untuk menanggapi 03 BAB PERJUANGAN HIDUP 8
pelajaran yang akan dihadapinya. Begitu tiba di rumah, ia tidak menghabiskan waktu dengan sia-sia. Sebaliknya, ia langsung membenamkan diri dalam dunia belajar, mempersiapkan diri untuk menghadapi ujian-ujian yang akan datang. Namun, di balik kesibukannya dalam akademis, Moelky juga menemukan momen-momen penting untuk merenung dan memperkuat identitasnya. Ia belajar untuk menerima dirinya apa adanya, dan melalui interaksi dengan teman-teman sekelasnya, ia menemukan bagian-bagian baru dari dirinya yang belum pernah ia sadari sebelumnya. Perjalanan di SMP bukan hanya tentang mencapai nilai-nilai akademis yang tinggi, tetapi juga tentang pertumbuhan pribadi dan kematangan dalam menghadapi berbagai macam situasi. Meskipun kadang-kadang terasa melelahkan, Moelky terus melangkah maju dengan tekad yang kuat. Ia belajar untuk menghargai setiap momen yang ia miliki di sekolah, baik itu dalam pembelajaran formal di kelas maupun dalam interaksi sosial di luar jam pelajaran. Bagi Moelky, SMP bukan hanya tempat untuk belajar, tetapi juga arena untuk menemukan diri dan membangun fondasi untuk masa depannya yang cerah. Tidak hanya di dalam kelas, Moelky menemukan dirinya aktif terlibat dalam beragam kegiatan di luar jam pelajaran yang tidak hanya meningkatkan keterampilan akademisnya tetapi juga memperluas wawasannya dalam hal sosial dan keterampilan kepemimpinan. Salah satu bentuk keterlibatannya adalah melalui bergabung dalam organisasi pemuda FOKUS (Forum Komunikasi Siswa), di mana ia tidak hanya belajar seni drama tetapi juga mengasah kemampuan berkomunikasi dan kepemimpinannya. Melalui partisipasinya dalam FOKUS, Moelky tidak hanya menjadi anggota yang aktif tetapi juga terlibat dalam peran-peran penting dalam berbagai kegiatan organisasi, memberikan kontribusi positif bagi lingkungan sekitarnya. Penampilannya dalam acara-acara besar, seperti peringatan hari kemerdekaan di alun-alun Ponorogo, menjadi bukti konkret dari dedikasinya yang kuat dalam memberikan dampak positif kepada masyarakat sekitar. Namun, keaktifannya 9
tidak hanya terbatas pada kegiatan sosial dan seni budaya. Moelky juga mengeksplorasi minatnya dalam seni bela diri, mencoba mengejar ketertarikan baru yang menarik perhatiannya. Meskipun perjalanannya dalam seni bela diri hanya singkat, pengalaman yang diperolehnya memberikan wawasan baru dan kenangan tak terlupakan dalam perjalanan hidupnya. Namun, seperti yang sering terjadi dalam kehidupan, sebuah insiden tak terduga menimpanya, memaksa Moelky untuk meninjau kembali pilihannya. Meskipun dihadapkan pada tantangan tersebut, Moelky mampu menjalani proses penyesuaian dengan bijak. Ia mengambil keputusan untuk berhenti dari kegiatan seni bela diri tersebut, tetapi dengan kepala tegak dan hati yang terbuka untuk menemukan minat dan bakat baru yang lebih sesuai dengan dirinya. Ketekunan dan kemampuan Moelky dalam menanggapi perubahan adalah cermin dari keteguhan karakternya, yang tidak hanya menginspirasi dirinya sendiri tetapi juga orang-orang di sekitarnya. Dalam setiap langkahnya, Moelky terus menunjukkan sikap yang tidak hanya berfokus pada dirinya sendiri tetapi juga pada kontribusi positif yang dapat diberikannya kepada komunitasnya, mengukir jejak yang berarti dalam perjalanan hidupnya. Di waktu senggangnya, Moelky sering menghabiskan waktu dengan kakaknya untuk merancang dan membuat sepeda roda satu dari nol. Proses tersebut melibatkan pencarian komponen yang tepat, perakitan dengan teliti, serta uji coba untuk memastikan kualitas dan keamanannya. Mereka tidak hanya menyatukan keahlian teknis mereka, tetapi juga saling menginspirasi dan mendukung satu sama lain selama proses tersebut. Setelah selesai, mereka merasa bangga dengan hasil karya mereka yang merupakan bukti nyata dari kerja keras dan kolaborasi mereka. Tidak hanya itu, Moelky juga menghabiskan waktu untuk mengasah keterampilannya dalam mengendarai sepeda roda satu tersebut dengan mahir dan percaya diri. Hal ini menjadi salah satu kegiatan yang tidak hanya menghibur, tetapi juga memperkuat ikatan antara Moelky dan kakaknya serta mengembangkan keterampilan teknisnya dalam 10
dunia permesinan dan teknik. Melangkah ke kelas 9, Moelky menyadari bahwa persiapan untuk ujian EBTANAS (Evaluasi Belajar Tahap Akhir Nasional) adalah langkah penting dalam meraih cita-citanya. Dengan kesadaran akan pentingnya prestasi akademis, Moelky memilih untuk bergabung dalam bimbingan belajar, yang memberinya wadah untuk memperdalam pemahaman materi dan mempersiapkan dirinya dengan baik untuk menghadapi ujian tersebut. Meskipun perjalanan itu tidak selalu mudah, dengan ketekunan dan dedikasi yang tak kenal lelah, ia berhasil meraih nilai yang memuaskan, mewujudkan impian untuk diterima di SMA favoritnya, SMAN 1 Ponorogo. Tiba di SMA, Moelky tidak hanya fokus pada pencapaian akademisnya, tetapi juga terlibat dalam berbagai kegiatan ekstrakurikuler yang menarik minatnya. Aktif di OSIS, ia tidak hanya menjadi suara bagi siswa tetapi juga memainkan peran penting dalam mengorganisir berbagai kegiatan sekolah. Dalam kelompok teman-temannya, Moelky selalu menjadi sosok yang penuh semangat, mencari petualangan baru dan cara kreatif untuk menghabiskan waktu di lingkungan sekolah. Mereka sering terlibat dalam proyek-proyek sosial dan kegiatan yang bertujuan untuk meningkatkan kualitas kehidupan di sekolah dan di sekitarnya. Dalam hal ini, Moelky tidak hanya menjadi pelajar yang cerdas, tetapi juga pemimpin yang inspiratif dan penggerak perubahan yang positif. Namun, di balik kesibukannya dalam kegiatan sekolah, Moelky tetap memahami pentingnya menjaga keseimbangan antara akademis dan kehidupan sosialnya. Ia tetap berkomitmen untuk memberikan yang terbaik dalam setiap aspek kehidupannya, baik itu dalam kelas maupun di luar kelas. Dalam prosesnya, ia terus menemukan arti sebenarnya dari kehidupan remaja, di mana belajar, berteman, dan berkembang menjadi bagian tak terpisahkan satu sama lain. Dengan semangat yang menggebu-gebu, Moelky terus melangkah maju, siap menghadapi setiap tantangan yang mungkin menghadang di 11
masa depan, sambil tetap mempertahankan integritas dan nilai-nilai yang telah ia anut sejak awal. Dengan berbagai kenangan manis dan cerita lucu dari masa SMP-nya, Moelky terus melangkah maju dalam perjalanan hidupnya dengan semangat yang membara, tekad yang kuat, dan impian yang jelas. Semua pengalaman dan tantangan yang ia hadapi di masa lalu membentuk dirinya menjadi individu yang tangguh dan penuh harapan untuk masa depan yang gemilang. Pada masa kelas 11, Moelky merasakan getaran petualangan yang luar biasa saat ia dan empat sahabatnya memulai perjalanan yang penuh semangat dengan menaiki sepeda motor dari Ponorogo menuju Bali. Perjalanan epik mereka dimulai dari kota Ponorogo, dengan berhenti sejenak di Malang untuk menginap di rumah saudara seorang temannya. Namun, semangat petualangan mereka tak pernah padam. Hari berikutnya, mereka melanjutkan perjalanan ke arah timur menuju Banyuwangi, menyeberangi Selat Bali dengan feri, dan turun di pelabuhan Gilimanuk untuk kemudian melanjutkan perjalanan menuju Denpasar. Di sepanjang perjalanan ke Denpasar, mereka tak melewatkan kesempatan untuk singgah di beberapa tempat wisata yang mereka temui, memperkaya pengalaman mereka dengan keindahan alam dan kekayaan budaya yang mereka jumpai. Tiba di Denpasar, mereka menemukan persinggahan yaitu di rumah seorang guru yang dulu pernah mengajar mereka di sekolah dasar, yang kemudian mereka jadikan markas untuk beberapa hari ke depan. Selama petualangan yang menyenangkan ini, mereka selalu membawa sajadah dan sarung, memahami bahwa ketaatan dan ibadah dapat dilaksanakan di mana pun, meskipun di tempat-tempat sederhana yang mereka singgahi di sepanjang perjalanan. Dengan tekun mereka mencari makanan halal yang terjangkau, karena mereka perlu menghemat uang dan menyadari bahwa makanan halal tidak selalu mudah ditemukan di tempat wisata. Tidak lupa, mereka juga mengumpulkan beberapa souvenir sebagai kenang-kenangan untuk dibawa pulang bagi keluarga dan teman-teman di rumah. Setelah melewati lima hari yang penuh 12
makna, mereka memulai perjalanan kembali, melewati kota Singaraja dan menginap semalam di sebuah masjid sebelum akhirnya melanjutkan perjalanan ke Jember untuk menginap di rumah saudara Moelky, sebelum akhirnya kembali ke kota asal mereka, Ponorogo, pada hari berikutnya. Petualangan itu tidak hanya meninggalkan jejak kenangan yang tak terlupakan, tetapi juga menjadi sebuah pelajaran berharga tentang kebersamaan, ketekunan, dan semangat petualangan yang tak kenal lelah. Ketika Moelky memasuki tahun terakhir di bangku SMA, perjalanan pendidikannya menjadi lebih menantang dan menarik. Fokusnya pada saat itu tercermin dalam persiapan matangnya untuk menghadapi Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri (UMPTN). Dengan tekad yang kokoh, ia memutuskan untuk bergabung dengan program intensif di Primagama, sebuah lembaga bimbingan belajar di kota Madiun, walaupun perlu menempuh perjalanan sejauh 30 kilometer dengan bis setiap harinya. Untuk menghemat biaya transportasi, ia dengan gigih menggunakan seragam sekolahnya untuk mendapatkan tarif khusus pelajar. Setiap Senin, Rabu, dan Jumat, setelah pulang sekolah, Moelky menjalankan rutinitasnya dengan disiplin yang tinggi, langsung menuju bimbingan belajar sebagai bagian dari persiapannya menghadapi ujian UMPTN (Ujian Masuk Perguruan Tinggi Negeri). Dia memanfaatkan waktu sebaik mungkin untuk menambah pengetahuannya, memahami bahwa persiapan yang matang akan membantunya meraih impian masa depannya. Dalam menghadapi ujian UMPTN, ia dihadapkan pada pilihan yang beragam untuk jurusan yang ingin ia tekuni di perguruan tinggi. Moelky mempertimbangkan dengan cermat opsi-opsi yang ada, antara lain jurusan Teknik Mesin di Universitas Indonesia (UI), Teknik Elektro di Institut Teknologi Bandung (ITB), dan jurusan Hukum di Universitas Brawijaya (UB) sebagai pilihan ketiga. Meskipun diterima di jurusan Hukum UB, Moelky menyadari bahwa minat dan bakatnya lebih cocok untuk bidang teknik. Dengan keberanian untuk mengikuti panggilan hatinya, ia memutuskan untuk 13
mengikuti bimbingan belajar IPIM di Surabaya, suatu keputusan yang menandai komitmennya untuk mengejar karir di bidang teknik. Namun, perjalanan Moelky tidak hanya tentang belajar dan persiapan akademis semata. Menetap di Surabaya bersama seorang sahabat, Moelky tidak hanya fokus pada bimbingan belajar. Di waktu luang, mereka sering menjelajahi sepeda motor melalui lintasan alami, mengejar hobi mereka dan menemukan keindahan alam yang belum pernah mereka eksplorasi sebelumnya. Namun, takdir membawa Moelky ke jalan yang tak terduga ketika ia mengalami kecelakaan kecil saat sedang berlatih di lintasan off-road. Meskipun mengalami cedera ringan, kejadian tersebut mengharuskannya untuk mendapatkan perawatan medis di rumah sakit. Meskipun begitu, kejadian ini tidak menghentikan semangat dan tekadnya. Moelky memilih untuk melihatnya sebagai tantangan tambahan yang harus dihadapi dalam perjalanan hidupnya. Menghadapi ujian UMPTN untuk kedua kalinya, Moelky memilih universitas ITB untuk pilihan pertama dan Universitas Brawijaya sebagai yang kedua. Saat mengikuti ujian UMPTN tersebut, ia didampingi oleh ibunya, yang memberinya dukungan moral dan motivasi tambahan. Dalam setiap langkahnya, Moelky menunjukkan ketekunan dan tekad yang luar biasa untuk mengejar cita-citanya, mengatasi rintangan dan tantangan dengan kepala tegak dan semangat yang tak pernah padam. Ini adalah bagian tak terpisahkan dari perjalanan hidupnya yang dipenuhi dengan pengorbanan, dedikasi, dan ketekunan yang mengilhami banyak orang di sekitarnya. Akhirnya, setelah proses yang panjang dan penuh perjuangan, Moelky diterima di jurusan Teknik Elektro di Universitas Brawijaya, sebuah pencapaian yang sesuai dengan minat dan bakatnya yang sejati. Namun, keberuntungan tak selalu berpihak pada mereka, karena setelah menyelesaikan ujian, Moelky dan temannya mengalami kecelakaan mobil yang mengakibatkan mobil mereka terbalik. Di tengah keterbatasan dan krisis yang muncul, Moelky terpaksa menghubungi teman-temannya di Malang untuk 14
mendapatkan bantuan, karena tidak memiliki kerabat di sana. Ia harus menempuh hari-hari sulit di Malang, mencari tempat tinggal sementara, namun dengan ketekunan dan ketabahan yang melekat padanya, ia berhasil menemukan sebuah rumah kos yang cocok untuk sementara waktu. Setelah mengikuti Orientasi Studi dan Pengenalan Kampus (OSPEK) yang melelahkan, Moelky kembali ke Ponorogo untuk mengambil perlengkapan lainnya sebelum memulai kehidupan barunya di Malang. Pada semester berikutnya, dengan tekad yang tak pernah padam, ia memutuskan untuk pindah ke sebuah kos yang lebih besar dan nyaman, memberinya ruang yang lebih baik untuk berkembang selama dua tahun masa studinya di Universitas Brawijaya. Keberhasilan Moelky dalam mengatasi rintangan dan kesulitan yang ia hadapi adalah cermin dari keteguhan dan ketabahan dirinya, yang terus menerus menginspirasi orang-orang di sekitarnya untuk tidak pernah menyerah dalam menghadapi cobaan hidup. Pada tahun berikutnya, setelah menetap di Malang, Moelky memutuskan untuk mencari kos yang lebih dekat dengan kampus, mengingat hal itu akan memudahkan aksesnya dalam mengejar pendidikan dan memperjuangkan karier yang diinginkannya. Dengan tekad yang sama kuatnya seperti sebelumnya, ia melanjutkan perjalanannya di ranah akademis sambil terus mengembangkan minatnya dalam berbagai kegiatan di luar akademis. Selama masa tersebut, ia tidak hanya menekuni dunia akademis, tetapi juga menemukan peran serta yang aktif dalam organisasi kemahasiswaan. Aktivitas di organisasi kemahasiswaan memberinya wawasan dan pengalaman berharga yang mendalam, yang pada akhirnya berkontribusi besar dalam pembentukan kepribadiannya yang tangguh dan berwawasan luas. Moelky menyelesaikan perjalanan kuliahnya selama lima tahun dan berhasil meraih gelar pada tahun 1996. Namun, perjuangan Moelky belum berakhir di sana. Setelah menyelesaikan studinya, ia memasuki babak baru dalam hidupnya yaitu memulai karir 15
profesionalnya. Untuk memulai langkahnya di dunia kerja, Moelky mengirimkan aplikasi pekerjaan ke tidak kurang dari 80 perusahaan, sebuah proses yang memakan waktu hampir satu tahun lamanya. Dari sekian banyak perusahaan yang ia lamar, Moelky hanya diterima di beberapa di antaranya. Namun, semangat dan determinasi yang menghiasi perjalanan hidupnya tak pernah pudar. Awalnya, Moelky memulai karirnya di Keramik Mulia, di mana ia bekerja selama dua bulan sebelum akhirnya menerima tawaran menarik dari LG, sebuah langkah yang menjadi titik balik dalam perjalanannya. Keputusannya untuk berani menghadapi tantangan dan ketidakpastian dalam mencari pekerjaan menjadi bukti kuat akan keteguhan karakternya. Dengan penuh semangat dan dedikasi, Moelky memulai babak baru dalam karirnya, siap menghadapi segala rintangan dan mengejar impian-profesi yang selama ini ia perjuangkan. Namun, perjalanannya tidak berhenti di situ, karena ia kemudian menerima pengumuman bahwa ia diterima di Telkomsel, salah satu perusahaan telekomunikasi terkemuka di Indonesia. Keputusan untuk pindah ke Telkomsel bukanlah sesuatu yang diambil secara sembarangan bagi Moelky. Minatnya yang mendalam dalam bidang teknologi dan komunikasi menjadi pendorong utama baginya untuk mengejar karir di industri ini. Namun, yang lebih penting lagi bagi Moelky adalah keinginannya yang tak terbatas untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi yang berarti. Ia melihat potensi besar dalam industri telekomunikasi seluler untuk menghadirkan inovasi yang dapat mengubah kehidupan masyarakat secara positif. Perjalanan karirnya di Telkomsel bukan sekadar pekerjaan baru, melainkan sebuah perjalanan menuju kesuksesan masa depan yang ia nantikan dengan penuh harapan. Pengalaman pendidikan dan eksplorasi Moelky tidak terbatas pada batas-batas negaranya sendiri. Dengan tekad yang kuat untuk terus berkembang dan belajar, ia memanfaatkan kesempatan untuk mengeksplorasi peluang pendidikan di luar negeri, termasuk di negara-negara seperti Jerman, Perancis, dan berbagai destinasi lainnya. Melalui perjalanan 16
pendidikannya yang melintasi benua dan budaya, Moelky tidak hanya diperkenalkan pada beragam sistem pendidikan dan ilmu pengetahuan, tetapi juga pada keragaman budaya, tradisi, dan perspektif global. Pengalaman ini memperkaya cakrawala pemikirannya, memperdalam pemahamannya tentang kompleksitas dunia, dan membuka pikirannya terhadap perspektif-perspektif yang beragam. Lebih dari sekadar mengumpulkan gelar-gelar akademis, Moelky membawa pulang pemahaman yang lebih luas tentang interkoneksi global, keterbukaan terhadap perbedaan, dan pentingnya dialog lintas budaya dalam memperkaya kehidupan dan memperluas pandangan hidup. Menjadi bagian dari sebuah perusahaan yang memainkan peran kunci dalam industri yang terus berkembang memberinya kesempatan untuk belajar dan tumbuh, serta memberikan dampak 17
yang signifikan dalam masyarakat. Dengan demikian, penerimaan di Telkomsel tidak hanya menjadi titik balik dalam karir Moelky, tetapi juga menjadi landasan yang kokoh untuk meraih impian masa depannya yang gemilang. Di Jakarta, dia menjabat sebagai GM Intelligent Network setelah berhasil menciptakan produk Simpati yang sukses. Empat tahun kemudian, dia dipercaya sebagai GM Operasional Pemantauan Jaringan selama dua tahun, sebelum akhirnya dipindahkan ke Medan sebagai GM Operasional Teknologi Komunikasi Informasi. Setelah sukses di Medan, Moelky kembali ke Jakarta pada tahun 2011 untuk menerima tanggung jawab sebagai GM Markas Besar Operasi Jaringan. Peranannya semakin berkembang, ketika dia kemudian diangkat sebagai GM Teknik Datacom selama dua tahun. Tugasnya pun semakin beragam ketika dia ditugaskan sebagai GM Transportasi dan Teknik Datacom. Puncak karirnya di Telkomsel adalah saat dia diangkat sebagai GM Operasi Teknologi Komunikasi Informasi JABODETABEK, di mana dia berhasil mengadakan banyak acara penting seperti Asian Games 2018, APEC, dan pertemuan dengan VIP Presiden. Dari Agustus 2019 hingga September 2021, Moelky dipromosikan menjadi VP NOQM di area 4 PAMASUKA, sebelum akhirnya menjabat sebagai VP NSM di area 2 (Jabodetabek - Jabar). Dalam menjalani perjalanan karir yang panjang dan penuh dengan tantangan, Moelky telah menghadapi berbagai situasi yang membentuknya menjadi pemimpin yang tangguh dan berpengalaman. Salah satu tantangan terbesar yang pernah dihadapinya adalah ketika industri telekomunikasi mengalami perubahan pasar yang dinamis, dengan persaingan yang semakin ketat dan harapan pelanggan yang semakin tinggi. Di tengah gejolak pasar yang cepat ini, Moelky ditugaskan untuk memberikan arah yang jelas dan inovatif bagi perusahaannya, sebuah tugas yang membutuhkan kecerdasan strategis dan kepemimpinan yang kuat. Untuk menghadapi tantangan ini, Moelky tidak hanya mengandalkan keahliannya dalam merumuskan strategi, tetapi juga 18
mengedepankan kebijaksanaannya dalam memimpin tim. Dia harus mampu beradaptasi dengan cepat, berinovasi secara kreatif, dan memotivasi timnya untuk memberikan yang terbaik. Keberhasilannya dalam memimpin tim melalui masa-masa sulit ini membuktikan kualitas kepemimpinannya yang luar biasa dan kemampuannya untuk mengambil keputusan yang tepat di saat yang tepat. Namun, tantangan tidak hanya terbatas pada ranah profesional. Moelky juga harus menjaga keseimbangan antara kehidupan pribadi dan profesionalnya. Dia belajar untuk mengatur waktu dengan bijaksana, memberikan prioritas yang tepat, dan menyadari pentingnya merawat diri sendiri. Melibatkan keluarga dalam setiap langkahnya juga membantu menjaga keseimbangan dalam hidupnya, memberinya dukungan moral dan semangat tambahan dalam menghadapi tantangan. Tidak jarang Moelky mengalami kegagalan dalam perjalanannya, yang menjadi pelajaran berharga bagi perkembangannya sebagai pemimpin. Salah satu kegagalan yang paling berkesan baginya adalah ketika sebuah proyek besar yang dipimpinnya tidak mencapai target yang diharapkan. Meskipun awalnya mengecewakan, Moelky mampu melihat kegagalan itu sebagai kesempatan untuk belajar dan tumbuh. Dia belajar tentang pentingnya evaluasi diri, kesabaran, dan ketekunan dalam menghadapi kegagalan, serta pentingnya memberikan teladan yang baik bagi timnya untuk tetap tegar dan terus berusaha. Namun, tidak semua momen dalam karirnya diwarnai oleh kegagalan. Ada juga momen-momen penting yang mengubah arah dan membuka pintu peluang baru. Salah satunya adalah ketika Moelky dipercaya untuk memimpin sebuah proyek inovatif yang berhasil mengubah paradigma dalam industri telekomunikasi. Pengalaman ini tidak hanya membuka jalan bagi kesuksesan karirnya, tetapi juga memperluas cakrawala dan pemahamannya tentang potensi yang ada dalam industri tersebut, membuktikan bahwa kesabaran dan ketekunan selalu berbuah manis dalam perjalanan menuju kesuksesan. 19
Asri dan Moelky memiliki kisah cinta yang unik yang dimulai dari hubungan sebagai adik kelas di kampus. Meskipun mereka berasal dari lingkungan yang sama, pertemuan mereka yang tak terduga saat mengikuti kegiatan orientasi mahasiswa (OSPEK) menjadi awal dari perjalanan cinta yang luar biasa. Pada tahun kedua kuliah, Moelky, seorang mahasiswa yang penuh semangat dan bersemangat untuk mengenal orang baru, bertemu dengan Asri saat kegiatan OSPEK sedang berlangsung. Seperti yang sering terjadi dalam kegiatan semacam itu, mahasiswa baru diberi tugas untuk meminta tanda tangan dari dosen-dosen senior. Namun, yang membedakan kali ini adalah ketika Moelky, dengan keberaniannya yang khas, meminta Asri, yang saat itu merupakan adik kelasnya, untuk menghampirinya dan memberinya tanda tangan. Tidak hanya itu, ketertarikan Moelky pada Asri semakin bertambah saat ia mendengar bahwa Asri adalah adik kandung dari salah satu dosen kuliahnya. Hal ini mendorongnya untuk mencari tahu lebih banyak tentang Asri. Namun, tidak hanya Moelky yang tertarik kepada 04 BAB Kisah Cinta dan Keluarga 20
Asri, karena sahabatnya, Udin, juga merasakan ketertarikan yang sama pada Asri. Mereka berdua, Moelky dan Udin, dengan tekad yang sama, berusaha untuk mendekati Asri. Namun, tantangan muncul ketika mereka mencoba mencari alamat rumah Asri. Karena rumah itu juga merupakan kediaman seorang dosen mereka, mereka tidak berani untuk masuk ke dalam rumah tersebut, dan akhirnya mereka kebingungan hingga akhirnya mereka menyadari bahwa mereka salah mendatangi rumah. Namun, Moelky tidak putus asa. Ia terus berusaha dengan segala cara untuk mendapatkan perhatian Asri. Bahkan, ketika kakak Asri, yang juga merupakan salah satu dosen Moelky, menikah, Moelky datang dengan sebuah kamera video dan meliput acara pernikahan tersebut, meskipun ia sebenarnya tidak diundang. Tindakan ini menunjukkan kegigihan Moelky dalam mengejar cintanya. Perjuangan dan usaha awal yang dilakukan oleh Moelky akhirnya membuahkan hasil. Lambat laun, Asri mulai memperhatikan keberadaan Moelky, dan hubungan mereka pun mulai tumbuh dan berkembang. Ini adalah awal dari sebuah kisah cinta yang penuh warna dan penuh dengan lika-liku. Moelky memperlihatkan dedikasi yang luar biasa dalam mempertahankan hubungan dengan Asri selama masa Kuliah Kerja Nyata (KKN). Pada masa itu, komunikasi menjadi tantangan karena 21
jarak geografis yang memisahkan mereka. Namun, Moelky tidak membiarkan jarak menjadi penghalang. Pada saat itu telepon umum hanya bisa menggunakan koin dan kartu, koin untuk telepon lokal, dan kartu untuk telepon antarkota. Ia memberikan solusi agar tetap terhubung dengan Asri. Moelky memberikan kartu telepon kepada Asri agar keduanya masih bisa berkomunikasi, meskipun berada di tempat yang berjauhan. Selain itu, ia juga menunjukkan komitmen yang luar biasa dengan merencanakan kunjungan ke tempat KKN Asri di Jember pada hari ulang tahunnya. Kejutan yang ia persiapkan tidak hanya berupa kehadiran dirinya, tetapi juga kehadiran tantenya, yang menjadi momen istimewa bagi Asri. Kemudian tantenya mengajak Asri untuk singgah ke rumahnya. Ternyata pada saat Asri sampai dirumahnya, ia sudah diberikan banyak sekali hidangan. Kehadiran nya disambut dengan hangat, dan hal ini membuat ibu Asri semakin menghargai dan menyukai Moelky. Melalui upaya-upaya kecil ini, Moelky berhasil memperkuat hubungan dan ikatan emosional dengan Asri serta keluarganya. Bahkan setelah KKN berakhir, Moelky terus menunjukkan perhatian dan kasih sayangnya dengan memberikan donat setiap kali lebaran sebagai tanda kebersamaan dan hubungan yang terjaga baik. Kesetiaan dan ketulusan Moelky dalam menjaga hubungan ini tidak hanya mencerminkan cinta yang mendalam, tetapi juga komitmen yang kuat dalam memelihara ikatan emosional dan persahabatan yang berharga. Setelah menyelesaikan ujian kelulusan mereka, perbedaan dalam perjalanan karier membawa Asri untuk mencapai kesuksesan lebih dulu. Ia memperoleh pekerjaan di Jakarta sebelum Moelky. Situasi ini memaksa mereka untuk menjalani hubungan jarak jauh (LDR), di mana Asri harus segera berangkat ke Jakarta untuk memulai karir barunya. Meskipun dihadapkan pada tantangan jarak, mereka berdua bersikeras untuk mempertahankan hubungan mereka yang telah terjalin erat selama ini. Namun, di balik jarak yang memisahkan, cinta dan kesetiaan mereka tetap berkobar. Mereka melewati momen-momen sulit dengan komunikasi yang intens dan 22
dukungan satu sama lain. Bahkan ketika Asri merayakan kesuksesannya dengan memasuki dunia kerja, Moelky selalu ada di sana untuk memberikan dukungan moral dan motivasi. Meskipun terpisah oleh jarak geografis, ikatan emosional mereka tetap kuat dan tidak tergoyahkan. Momen istimewa seperti wisuda, mereka tetap memastikan bahwa tidak ada yang terlewatkan. Moelky dengan sabar menunggu Asri sehingga mereka dapat merayakan pencapaian tersebut bersama-sama. Keduanya terus memupuk hubungan mereka dengan komitmen, kepercayaan, dan harapan akan masa depan yang lebih baik bersama-sama. 23
Ketika Moelky diterima bekerja di Telkomsel, ia tidak hanya mendapatkan kesempatan untuk membangun karirnya, tetapi juga menemukan cinta sejatinya. Dalam perjalanan kariernya, Moelky tidak ragu untuk melangkah lebih jauh dengan memperjuangkan hubungan dengan Asri, wanita yang membuat hatinya berdebar. Setelah beberapa tahun bekerja keras dan melewati berbagai dinamika kehidupan, pada tahun 1998, Moelky dan Asri memutuskan untuk mengikatkan diri dalam ikatan suci pernikahan. Awal pernikahan mereka tidaklah mudah. Dengan tugas Moelky yang memerlukan keberadaannya di Jakarta, mereka harus berpisah jarak dari kota asal mereka. Asri, yang pada waktu itu menjabat sebagai seorang dosen di Fakultas Teknik Universitas Brawijaya Malang, juga harus menyesuaikan diri dengan situasi baru ini. Namun, cinta dan tekad mereka untuk bersama mampu mengatasi semua rintangan. Di tengah-tengah kesibukan dan tantangan, Asri juga memutuskan untuk melanjutkan pendidikannya dengan mengambil gelar magister di Universitas Indonesia, Jakarta. Langkah ini diambil untuk tetap dekat dengan Moelky dan untuk memperluas wawasan akademisnya. Meskipun terpisah oleh jarak, tekad dan cinta mereka terhadap satu sama lain tetap kuat. Hubungan mereka menjadi bukti bahwa cinta sejati mampu mengatasi segala rintangan. Kebersamaan, pengorbanan, dan dukungan satu sama lain membentuk fondasi yang kokoh bagi pernikahan mereka. Setelah menikah, Moelky terus meniti karirnya di Telkomsel dengan penuh semangat dan dedikasi. Menjabat sebagai staf, ia turut memberikan tanggung jawabnya dalam kelahiran Simpati, salah satu produk unggulan Telkomsel dalam layanan prabayar. Dua tahun berikutnya, ia dipromosikan menjadi supervisor dan dipindahkan tugasnya ke Surabaya, meninggalkan istrinya sendirian di Jakarta. Meskipun terpisah jarak, cinta dan komitmen mereka terhadap satu sama lain tetap kuat. Namun mereka tidak langsung dikaruniai anak, mereka harus melalui ujian yaitu menunggu tujuh tahun untuk menyambut kehadiran putri pertama nya. 24
Akhirnya putri pertama mereka, Elaf Shabrien Aflahia lahir pada tahun 2005. Satu tahun kemudian, keluarga mereka diberkati dengan kehadiran seorang putra bernama Ahmad Keiyan Rafqi Alfairuz. Pada tahun 2008, kebahagiaan mereka semakin lengkap dengan kelahiran putri kedua mereka, Ghizla Falieh Shabria. Dan empat tahun setelahnya, pada tahun 2012, keceriaan mereka bertambah dengan kelahiran putra ketiga mereka, Ahmad Yuzra Razana Syamil. Kehadiran anak-anak menjadi sumber kebahagiaan tak terhingga bagi keluarga Moelky dan Asri, mewarnai setiap langkah mereka dengan kehangatan dan kebersamaan yang tiada tara. Meskipun terpisah oleh tugas pekerjaan, Moelky selalu berusaha keras untuk menjaga keintiman dan ikatan keluarga mereka, mengutamakan kualitas waktu bersama meskipun dalam kesibukan sehari-hari. Dalam setiap langkah keluarga mereka, cinta dan kebersamaan selalu menjadi fondasi yang menguatkan, menjadikan mereka satu kesatuan yang harmonis dan penuh berkah. 25
Perjalanan pencapaian Moelky dimulai dari langkah pertama yang besar saat ia berhasil meraih beasiswa di Prasetiya Mulya dengan jurusan Bisnis Manajemen. Di institusi tersebut, ia tidak hanya menimba ilmu, tetapi juga memperoleh pengalaman berharga yang membentuk dasar keahliannya dalam bidang manajemen. Dengan semangat dan dedikasi yang tinggi, ia terus mengembangkan diri, mengasah kemampuan, dan mengejar peluang-peluang baru yang muncul di sepanjang perjalanan karirnya. Setiap tantangan dihadapinya dengan tekad yang kuat dan kerja keras yang tak kenal lelah. Namun, kesuksesannya tidak berhenti di situ. Moelky melanjutkan perjalanan kariernya dengan berbagai pencapaian gemilang. Salah satu momen penting yang patut disorot adalah ketika ia berhasil mencapai posisi General Manager (GM) di Telkomsel, sebuah pencapaian yang mengukuhkan namanya dalam dunia industri telekomunikasi. Dalam peran tersebut, ia tidak hanya menjalankan tugasnya dengan cemerlang, tetapi juga menjadi teladan bagi rekan-rekannya dan menjadi 05 BAB Pencapaian Yang Diraih 26
pemimpin yang dihormati dalam industri tersebut. Dengan dedikasi, ketekunan, dan visi yang jelas, Moelky berhasil meraih predikat sebagai GM terbaik, sebuah penghargaan yang menjadi bukti atas prestasi luar biasanya dalam mengelola dan memimpin sebuah divisi perusahaan yang besar dan kompleks. Di samping berbagai pencapaian yang telah diraihnya, ada satu pencapaian yang ia anggap sebagai yang terbesar dalam hidupnya yaitu mencapai posisi Vice President Arson BOD - 1 di Telkomsel. Baginya, pencapaian ini bukan hanya sekadar prestasi, melainkan hasil dari perjuangan dan pengorbanan yang besar. Moelky mengakui bahwa perjalanan menuju titik ini tidaklah mudah. Ia harus melewati berbagai rintangan dan tantangan, termasuk persaingan sengit dalam industri yang terus berubah dan berkembang. Namun, apa yang membedakan Moelky adalah dedikasi yang kuat, kerja keras tanpa kenal lelah, dan komitmen yang tak tergoyahkan untuk terus belajar dan berkembang. Ia sadar bahwa kesuksesan tidak datang dengan mudah, dan setiap langkah yang diambilnya membutuhkan pengorbanan dan ketekunan yang besar. Dalam menghadapi setiap rintangan, Moelky tidak pernah menyerah. Sebaliknya, ia melihatnya sebagai peluang untuk tumbuh dan berkembang sebagai seorang pemimpin yang lebih baik. Selama perjalanan kariernya, Moelky terus menunjukkan keunggulan dalam kepemimpinan dan kemampuan strategisnya. Ia mampu mengambil keputusan yang tepat di saat yang tepat, serta memberikan arah yang jelas bagi timnya. Keberhasilannya mencapai posisi Vice President Arson BOD - 1 di Telkomsel menjadi bukti nyata akan ketekunan dan ketabahannya dalam mengejar impian dan meraih kesuksesan. Namun, bagi Moelky, pencapaian ini hanyalah awal dari babak baru dalam perjalanan hidupnya. Ia terus menantang dirinya sendiri untuk mencapai lebih banyak lagi, tidak hanya untuk dirinya sendiri, tetapi juga untuk orang-orang di sekitarnya. Pencapaian terbesarnya menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang yang melihatnya, membuktikan bahwa dengan kerja keras, dedikasi, dan 27
tekad yang kuat, segala hal yang diimpikan dapat terwujud. Moelky mempersembahkan pencapaian-pencapaian ini sebagai inspirasi bagi generasi masa depan, mendorong mereka untuk bermimpi besar, bekerja keras, dan tidak pernah menyerah dalam mengejar impian mereka. 28
Tokoh yang paling berpengaruh dalam hidup Moelky adalah mentor yang luar biasa di Telkomsel, seorang figur yang tidak hanya menjadi pemandu karirnya, tetapi juga menjadi sumber inspirasi yang tak ternilai dalam mengembangkan pemahaman Moelky tentang kepemimpinan, integritas, dan etika kerja. Mentor tersebut, dengan pengalaman luas dan pengetahuan mendalam, tidak hanya membimbing Moelky menuju kesuksesan profesional, tetapi juga membentuk karakternya sebagai pemimpin yang etis dan berpengaruh. Dukungan, bimbingan, dan arahan yang diberikan oleh mentor tersebut telah mempercepat pertumbuhan karir Moelky, memberikan wawasan penting tentang bagaimana mengelola tim, menghadapi tantangan, dan membuat keputusan strategis dalam lingkungan kerja yang dinamis. Selain pengaruh yang luar biasa dari mentor, peran keluarga juga memainkan peran krusial dalam membentuk Moelky menjadi individu yang dia kenal saat ini. Keluarga memberikan pondasi yang kokoh dalam kehidupannya, mendorongnya untuk menerapkan 06 BAB MOTIVASI HIDUP 29
nilai-nilai seperti integritas, kerja keras, tanggung jawab, dan kerjasama. Dukungan moral, emosional, dan finansial yang berkelanjutan dari orang tua dan pasangan hidupnya memberikan kekuatan tambahan bagi Moelky dalam menghadapi tantangan dan meraih impian. Mereka adalah sumber inspirasi yang tak tergantikan, memberikan dorongan dan motivasi yang diperlukan untuk terus maju dan berkembang di dunia yang kompetitif. Lebih dari sekadar pengalaman karir dan dukungan keluarga, Moelky juga telah belajar melalui perjalanan hidupnya yang luas. Pengalaman belajarnya di luar negeri, termasuk di Jerman dan Prancis, telah memperkaya wawasannya, memperluas cakrawala pemikirannya, dan membentuk pandangan hidupnya yang seimbang dan terbuka. Ia telah belajar untuk menghargai keragaman budaya dan menggabungkan berbagai perspektif dalam pendekatannya terhadap tantangan yang dihadapinya. Dalam perjalanan hidup yang penuh dengan liku-liku dan pencapaian gemilang, Moelky bermimpi menjadi lebih dari sekadar seorang yang sukses, ia ingin menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang. Baginya, kesuksesan bukanlah hasil dari kebetulan semata, melainkan merupakan buah dari perjuangan yang tak kenal lelah dan ketekunan yang luar biasa. Melalui kisah hidupnya, ia ingin menegaskan kepada dunia bahwa setiap orang memiliki potensi untuk meraih kesuksesan, asalkan memiliki tekad yang kuat dan komitmen yang teguh untuk mengejar impian mereka. Dalam perjuangannya, Moelky mengalami banyak rintangan dan tantangan yang menguji keberaniannya. Namun, ia tidak pernah menyerah pada kegagalan, sebaliknya, ia melihatnya sebagai pelajaran berharga untuk tumbuh dan berkembang. Ia yakin bahwa setiap kegagalan adalah langkah menuju kesuksesan yang lebih besar, asalkan seseorang memiliki keberanian untuk bangkit dan belajar dari kesalahannya. Dengan keyakinan yang kuat dalam nilai-nilai integritas dan kerja sama, Moelky menganggap bahwa belajar dari setiap pengalaman, baik sukses maupun kegagalan, adalah kunci 30
nilai-nilai seperti integritas, kerja keras, tanggung jawab, dan kerjasama. Dukungan moral, emosional, dan finansial yang berkelanjutan dari orang tua dan pasangan hidupnya memberikan kekuatan tambahan bagi Moelky dalam menghadapi tantangan dan meraih impian. Mereka adalah sumber inspirasi yang tak tergantikan, memberikan dorongan dan motivasi yang diperlukan untuk terus maju dan berkembang di dunia yang kompetitif. Lebih dari sekadar pengalaman karir dan dukungan keluarga, Moelky juga telah belajar melalui perjalanan hidupnya yang luas. Pengalaman belajarnya di luar negeri, termasuk di Jerman dan Prancis, telah memperkaya wawasannya, memperluas cakrawala pemikirannya, dan membentuk pandangan hidupnya yang seimbang dan terbuka. Ia telah belajar untuk menghargai keragaman budaya dan menggabungkan berbagai perspektif dalam pendekatannya terhadap tantangan yang dihadapinya. Dalam perjalanan hidup yang penuh dengan liku-liku dan pencapaian gemilang, Moelky bermimpi menjadi lebih dari sekadar seorang yang sukses, ia ingin menjadi sumber inspirasi bagi banyak orang. Baginya, kesuksesan bukanlah hasil dari kebetulan semata, melainkan merupakan buah dari perjuangan yang tak kenal lelah dan ketekunan yang luar biasa. Melalui kisah hidupnya, ia ingin menegaskan kepada dunia bahwa setiap orang memiliki potensi untuk meraih kesuksesan, asalkan memiliki tekad yang kuat dan komitmen yang teguh untuk mengejar impian mereka. Dalam perjuangannya, Moelky mengalami banyak rintangan dan tantangan yang menguji keberaniannya. Namun, ia tidak pernah menyerah pada kegagalan, sebaliknya, ia melihatnya sebagai pelajaran berharga untuk tumbuh dan berkembang. Ia yakin bahwa setiap kegagalan adalah langkah menuju kesuksesan yang lebih besar, asalkan seseorang memiliki keberanian untuk bangkit dan belajar dari kesalahannya. Dengan keyakinan yang kuat dalam nilai-nilai integritas dan kerja sama, Moelky menganggap bahwa belajar dari setiap pengalaman, baik sukses maupun kegagalan, adalah kunci 30
untuk tumbuh dan berkembang. Dalam pesannya kepada generasi mendatang, ia menegaskan pentingnya menjaga semangat belajar sepanjang hidup, baginya, pendidikan bukanlah hanya tentang pengetahuan yang didapat di sekolah atau universitas, tetapi juga tentang pembelajaran yang terus-menerus dari pengalaman hidup. Kita juga harus memiliki keberanian untuk mengambil risiko, dan menjalani hidup tanpa rasa takut akan kegagalan. Moelky meyakini bahwa dengan tekad yang teguh dan komitmen yang kuat, setiap individu mampu mencapai impian mereka dan memberikan kontribusi positif bagi masyarakat serta dunia di sekitarnya. Dengan sikap dan perjuangan yang gigih, ia berharap dapat menginspirasi orang lain untuk mengejar mimpi mereka dengan semangat yang sama, mendorong mereka untuk mencapai potensi terbaik mereka dalam kehidupan. 31
Biografi Mulky Furqon @2024