The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Buku saku "Tata Tertib Siswa SD Negeri Dlingo" adalah panduan ringkas yang disusun khusus untuk siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri di Dlingo. Buku ini berisi aturan-aturan penting yang harus diikuti oleh siswa, seperti tata krama, perilaku di sekolah, kedisiplinan, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan menjaga lingkungan sekolah yang baik. Buku ini bertujuan untuk membantu siswa memahami tata tertib sekolah dan menjadi panduan dalam menjalani kehidupan sehari-hari di lingkungan pendidikan. Dengan mematuhi aturan yang tercantum dalam buku saku ini, siswa dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif dan produktif.

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by kharismuhdi, 2023-10-14 23:04:24

Buku Saku Tata Tertib Siswa

Buku saku "Tata Tertib Siswa SD Negeri Dlingo" adalah panduan ringkas yang disusun khusus untuk siswa Sekolah Dasar (SD) Negeri di Dlingo. Buku ini berisi aturan-aturan penting yang harus diikuti oleh siswa, seperti tata krama, perilaku di sekolah, kedisiplinan, dan hal-hal lain yang berkaitan dengan menjaga lingkungan sekolah yang baik. Buku ini bertujuan untuk membantu siswa memahami tata tertib sekolah dan menjadi panduan dalam menjalani kehidupan sehari-hari di lingkungan pendidikan. Dengan mematuhi aturan yang tercantum dalam buku saku ini, siswa dapat menciptakan lingkungan belajar yang lebih positif dan produktif.

Tata Tertib SD Negeri Dlingo 1 BUKU SAKU TATA TERTIB SISWA TAHUN PELAJARAN 2023/2024 SD NEGERI DLINGO Alamat : Pokoh 2, Dlingo,Dlingo, Bantul, D.I. Yogyakarta Website : www.sdndlingo.sch.id 2023


Tata Tertib SD Negeri Dlingo 2 PEDOMAN TATA TERTIB SISWA SD NEGERI DLINGO KORWIL KAPANEWON DLINGO TAHUN PELAJARAN 2023/2024 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Tata Tertib Siswa 1) Tata tertib siswa adalah peraturan yang berlaku dan harus ditaati oleh setiap siswa. 2) Tata tertib ini berlaku selama siswa menjadi siswa di SD Negeri Dlingo 3) Penegak tata tertib adalah kepala sekolah, tim tata tertib, guru, dan karyawan SD Negeri Dlingo 4) Kewajiban penegak tata tertib adalah memonitor, mengendalikan, dan menegakkan ketertiban 5) siswa sesuai dengan tata tertib yang ada. BAB II DASAR, RUANG LINGKUP, DAN TUJUAN Pasal 2 Dasar Tata Tertib 1) Undang-undang No. 23 tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2) Inpres No. 14 tahun 1981 tanggal 1 Desember 1981 tentang Penyelenggaraan Pengibaran Bendera Merah Putih. 3) Keputusan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan No. 041/u /1984 tanggal 18 Oktober 1984 tentang Pembinaan Kesiswaan. 4) Rapat koordinasi kepala sekolah, tim tata tertib, guru, dan perwakilan siswa. 5) Visi SD Negeri Dlingo yaitu Terwujudnya generasi pelajar pancasila yang berakhlak mulia, cerdas berkarakter, terampil, berprestasi, dan berwawasan lingkungan melalui gerakan merdeka belajar.


Tata Tertib SD Negeri Dlingo 3 Pasal 3 Ruang Lingkup Tata Tertib Ruang lingkup yang diatur dalam Pedoman Tata Tertib ini meliputi: \ a. Kegiatan Akademik b. Kegiatan Non Akademik c. Pengabdian Sosial d. Pakaian Sekolah dan Atribut e. Bentuk-bentuk Larangan f. Bentuk Pelanggaran dan Sanksi g. Bentuk Penghargaan h. Mekanisme Pembinaan Siswa Pasal 4 Tujuan Tata Tertib 1) Sebagai pedoman bagi siswa dalam bertingkah laku, bertindak, beraktivitas sehari-hari di sekolah dalam rangka mewujudkan visi dan misi SD Negeri Dlingo 2) Menciptakan suasana kultur sekolah yang dapat menunjang kegiatan pembelajaran di SD Negeri Dlingo 3) Mendidik siswa memiliki Imtaq, budi pekerti luhur, keterampilan, kecerdasan (intelektual, emosional, dan spiritual). 4) Mengimplementasiakan nilai-nilai karakter bangsa. 5) Meningkatkan pembinaan siswa dalam rangka menunjang wawasan Wiyata Mandala dan Ketahanan sekolah. 6) Membentuk siswa menjadi disiplin dalam kegiatan akademik maupun non-akademik. BAB III KEGIATAN AKADEMIK Pasal 5 Kegiatan Belajar-Mengajar 1) Kegiatan pembelajaran adalah waktu proses interaksi siswa dan guru di sekolah. 2) Pengaturan waktu kegiatan pembelajaran meliputi: a. Siswa masuk kelas pukul 07.00 WIB b. Siswa membaca asmaul husna, hafalan surat pendek, dan menyanyikan lagu Indonesia Raya Bersama pukul 07.00-07.15 WIB. c. Kegiatan pembelajaran dimulai pukul 07.15 WIB. d. Kegiatan pembelajaran berakhir sesuai jadwal kecuali program tambahan materi pada kelas tertentu. Jadwal jam Pelajaran adalah sebagai berikut :


Tata Tertib SD Negeri Dlingo 4 Kelas Senin Selasa Rabu Kamis Jumat I 07.00-13.15 07.00-13.15 07.00-13.15 07.00-11.40 07.00-11.05 2 07.00-13.15 07.00-13.15 07.00-13.15 07.00-11.40 07.00-11.05 3 07.00-13.50 07.00-13.15 07.00-13.15 07.00-13.15 07.00-11.05 4 07.00-14.25 07.00-13.50 07.00-13.50 07.00-13.50 07.00-11.05 5 07.00-14.25 07.00-13.50 07.00-13.50 07.00-13.50 07.00-11.05 6 07.00-13.50 07.00-13.50 07.00-13.50 07.00-13.15 07.00-11.05 e. Siswa yang datang terlambat wajib ijin masuk kelas kepada guru kelas. f. Siswa yang meninggalkan sekolah pada jam tertentu harus seijin guru. g. Apabila ada siswa karena sesuatu hal terpaksa pulang sebelum pelajaran berakhir, harus seizin guru kelas dan/atau kepala sekolah. h. Siswa yang meninggalkan pelajaran karena izin yang sudah direncanakan surat permohonan/ Izin langsung dari orang tua/wali/instansi. i. Masing-masing jam pelajaran terdiri atas 35 menit. j. Waktu istirahat meliputi: istirahat I pada pukul 09.00 - 09.20 WIB dan istirahat II pada pukul 11.40 - 12.40 WIB. 3) Kegiatan di dalam dan di Luar Kelas a. Siswa harus mengikuti pelajaran dengan tertib, tenang, dan bersikap hormat kepada guru. b. Siswa yang meninggalkan kelas, harus seijin guru kelas. c. Ketua kelas bertanggung jawab dalam menjaga ketertiban kelas. d. Semua siswa wajib memelihara lingkungan kelas sehingga tercipta kenyamanan, termasuk menjaga sekolah dari kerusakan dan corat-coret. e. Semua siswa harus menunjukkan sikap sopan santun kepada semua komponen warga sekolah sehingga tercipta suasana kekeluargaan yang hangat. b. Semua siswa harus dapat mewujudkan perilaku sebagai sekolah yang berwawasan kebangsaan dan mewujudkan nilai-nilai karakter bangsa. c. Pada setiap hari akan dimulai kegiatan belajar mengajar, peserta didik diwajibkan menghafal asmaul husna, doa pendek, menyanyikan Lagu Kebangsaan Indonesia Raya dan pada akhir kegiatan belajar mengajar ditutup dengan lagu Wajib Nasional dan Lagu daerah. Pasal 6 Kebijakan Kurikulum 1) Siswa wajib mengikuti asesmen formatif, asesmen sumatif, sumatif akhir semester, perbaikan/pengayaan yang dilakukan oleh sekolah. Apabila dengan sengaja tidak mengikuti salah satu kegiatan tersebut tanpa keterangan yang jelas, akan dikenai sanksi sesuai dengan kesepakatan.


Tata Tertib SD Negeri Dlingo 5 2) Siswa dapat mengikuti ujian tengah semester atau ulangan umum apabila hadir dalam kegiatan belajar mengajar minimal 95 % dari jumlah total kegiatan tatap muka. BAB IV KEGIATAN NON-AKADEMIK Pasal 7 Ekstrakurikuler 1) Kegiatan ekstrakurikuler merupakan kegiatan belajar yang dilakukan di luar jam pelajaran tatap muka, dilaksanakan di sekolah atau diluar sekolah. 2) Siswa wajib mengikuti ekstrakurikuler dengan ketentuan sebagai berikut : a. Setiap siswa wajib mengikuti kegiatan ekstrakurikuler minimal 1 Ekstrakurikuler Kelas Keterangan Pramuka 3-6 Wajib Karawitan 4-5 Wajib TPA 1-2 Wajib Tahfidz 3-5 Pilihan Pencak Silat 3-5 Pilihan Hadroh 3-5 Pilihan 3) Siswa yang diketahui tidak mengikuti kegiatan ekstrakurikuler wajib sebanyak 3 kali, akan mendapat teguran dan sanksi dari sekolah Pasal 8 Upacara Bendera 1) Upacara bendera dilaksanakan setiap hari Senin dan hari-hari besar nasional, kegiatan ini wajib diikuti oleh seluruh siswa. 2) Siswa wajib mengenakan seragam lengkap sesuai ketentuan yang berlaku. 3) Siswa wajib menaati tata tertib upacara. 4) Siswa yang melanggar ketentuan akan mendapat sanksi sesuai aturan. Pasal 9 Perijinan Akademik dan Non Akademik Pasal 9. A Perijinan Akademik 1) Siswa yang tidak masuk sekolah karena suatu hal (sakit atau hal lain) wajib mengirimkan surat ijin/pemberitahuan/telepon/WA. 2) Siswa yang melakukan ijin lewat telepon/WA hanya berlaku untuk satu hari KBM, sesudahnya harus memberikan surat ijin dari orangtua / wali / dokter. 3) Siswa yang melakukan kegiatan dan melibatkan pihak luar sekolah harus meminta ijin sekolah. 4) Siswa yang mengurus administrasi sekolah pada jam pembelajaran tidak efektif harus mengenakan seragam sekolah dan bersepatu.


Tata Tertib SD Negeri Dlingo 6 Pasal 9. B Perijinan Non-Akademik 1) Peminjaman fasilitas sekolah harus seijin Kepala Sekolah melalui pengelola Sarana dan Prasarana dengan mengisi formulir/membuat surat permohonan. 2) Penggunaan gedung sekolah harus seijin Kepala Sekolah dengan terlebih dahulu mengajukan permohonan tertulis. 3) Apabila fasilitas yang dipinjam hilang / rusak maka yang bersangkutan harus mengganti secara penuh / utuh. 4) Apabila pada saat menggunakan fasilitas gedung atau ruang terjadi kerusakan maka yang bertanggungjawab adalah pengguna dalam penggantian kerusakan. Pasal 10 Kebersihan Kelas 1) Setiap kelas membentuk tim piket kelas secara bergiliran bertugas menjaga kebersihan kelas. 2) Tim piket kelas yang bertugas hendaknya menyiapkan dan memelihara perlengkapan kelas. 3) Siswa wajib menjaga kebersihan dan keindahan kelas, taman, maupun lingkungan sekitarnya. 4) Siswa membiasakan diri membuang sampah pada tempat yang sudah disediakan. 5) Menjaga kebersihan dan kerapian ruang kelasnya Pasal 11 Rambut, Kuku, Make up, dan Aksesoris 1) Siswa Putra a. Rambut dan kuku tidak panjang dan tidak dicat. b. Rambut dipotong pendek, rapi, tidak menyentuh alis mata dan telinga sehingga dahi, mata, telinga terlihat. c. Rambut harus disisir dan tidak dikucir. d. Tidak memakai kalung, gelang, anting-anting atau aksesoris lain kecuali jam tangan. 2) Siswa Putri a. Rambut disisir rapi dan kuku tidak boleh panjang dan tidak dicat (kutek). b. Tidak memakai make up dan perhiasan yang berlebihan. c. Siswa yang mengenakan jilbab warna polos, ujungnya dipanjangkan (tidak diikat pada leher) dan rambut tidak kelihatan. Pasal 13 Pergaulan dan Etika Dalam pergaulan sehari-hari di sekolah siswa hendaknya: 1) Mengucapkan salam dan tersenyum jika bertemu guru, karyawan, dan teman diikuti dengan berjabat tangan.


Tata Tertib SD Negeri Dlingo 7 2) Menjaga nilai-nilai kesopanan. 3) Menjaga nama baik diri sendiri, keluarga, sekolah, dan lingkungan dimanapun berada. 4) Berbicara dengan warga sekolah harus sopan dan dilarang menghina orang lain, apabila menghina orang lain wajib minta maaf apabila berlebihan akan dikenai sanksi. 5) Setiap siswa dilarang berkelahi, apabila ada siswa yang berkelahi, teman dan atau ketua kelas wajib melerai. 6) Setiap siswa yang berkelahi akan mendapat peringatan keras dan membuat pernyataan tidak akan mengulangi. BAB V MASA PENGENALAN LINGKUNGAN SEKOLAH (MPLS) & PENGABDIAN MASYARAKAT Pasal 14 Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) 1) MPLS adalah (Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah) yang merupakan serangkaian kegiatan sekolah pada permulaan tahun pelajaran baru dalam rangka membantu siswa baru mengenal dan beradaptasi dengan warga sekolah dan lingkungan sekolah serta mengetahui tanggungjawabnya sebagai bagian dari warga sekolah. 2) MPLS dilaksanakan dengan prinsip mudah, murah, menyenangkan, mengandung unsur pendidikan, berkarakter positif, aman, dan ada kegiatan pemeliharaan lingkungan. 3) Dalam pelaksanaan MPLS dilarang adanya perploncoan dalam bentuk kekerasan fisik atau kegiatan yang tidak ada hubungannya dengan pendidikan berkarakter positif. 4) MPLS bertujuan untuk : a. Mengenali potensi peserta didik baru melalui formulir profil peserta didik yang terdiri dari identitas, riwayat kesehatan, potensi atau bakat, sifat atau perilaku, dan profil orang tua atau wali. b. Menumbuhkan motivasi, semangat, dan cara belajar efektif untuk peserta didik. c. Menumbuhkan perilaku positif, jujur, mandiri, menghargai, menghormati keanekaragaman dan persatuan, disiplin, serta hidup bersih dan sehat. d. Membantu peserta didik beradaptasi dengan aspek keamanan, fasilitas umum, dan sarana prasarana sekolah. e. Mengembangkan interaksi positif antarpeserta didik dan warga sekolah lainnya. 5) MPLS selama 3 (tiga) hari untuk kelas 2-6. Untuk kelas 1 dilaksanakan selama 2 minggu dalam rangka melakukan pengenalan peserta didik dengan lingkungan belajarnya agar peserta didik nyaman berkegiatan di lingkungan sekolah dan mendukung Penguatan transisi PAUD ke SD kelas awal. Pasal 15 Pengabdian Sosial


Tata Tertib SD Negeri Dlingo 8 1) Pengabdian Sosial adalah kegiatan yang dilakukan siswa dalam rangka menumbuhkembangkan kompetensi sosial, ranah afektif, dan psikomotorik untuk mengimplementasikan pengetahuan yang diperoleh pada proses pembelajaran. 2) Pengabdian Sosial dilaksanakan oleh siswa dalam bentuk kegiatan-kegiatan sekolah yang memberikan manfaat bagi masyarakat sekitar lingkungan sekolah seperti : kegiatan keagamaan, pramuka, bakti masyarakat, kepedulian sosial (pemberian zakat), dan atau kegiatan yang terintegrasi dengan mata pelajaran. 3) Pengabdian Sosial sebagaimana pada ayat (1) dilaksanakan siswa sesuai dengan jenjang dan jenis pendidikannya minimal satu kali dalam satu tahun. 4) Pengabdian Sosial sebagaimana dimaksud ayat (1) dapat dilaksanakan secara individual maupun kelompok. 5) Pengabdian Sosial sebagaimana dimaksud ayat (4) dilaksanakan dengan mempertimbangkan situasi, kondisi, dan kemampuan sekolah atau siswa serta masyarakat yang menjadi sasaran kegiatan. 6) Pengaturan lebih lanjut mengenai mekanisme Pengabdian Sosial sebagaimana dimaksud ayat (1) diatur secara khusus oleh sekolah. 7) Siswa wajib mengikuti kegiatan Pengabdian Sosial sebagaimana dimaksud ayat (1) BAB VI PAKAIAN SEKOLAH DAN ATRIBUT SEKOLAH Pasal 18 Pakaian Sekolah 1) Pakaian sekolah adalah pakaian yang dikenakan oleh siswa pada saat mengikuti kegiatan pembelajaran di sekolah yang meliputi: a. Pakaian Seragam Sekolah (Merah Putih) b. Pakaian Batik/Khusus c. Pakaian Pramuka d. Pakaian Olahraga 2) Jadwal penggunaan pakaian sekolah adalah sebagai berikut : Hari Pakaian Senin Merah Putih Selasa Pramuka Rabu Batik Sekolah Kamis Merah Putih Jumat Pramuka


Tata Tertib SD Negeri Dlingo 9 3) Pakaian Sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memenuhi norma kesusilaan, kesopanan, dan kesederhanaan. 4) Pengenaan Pakaian Sekolah sebagaimana dimaksud pada ayat (1) dalam rangka menumbuhkan rasa kebersamaan, tenggang rasa, persatuan dan nasionalisme serta cinta terhadap budaya daerah. 5) Pakaian sekolah harus dilengkapi atribut, ikat pinggang, kaos kaki, dan sepatu. 6) Atribut adalah tanda kelengkapan yang berupa badge dan tanda lokasi. 7) Ketika upacara menggunakan topi 8) Seragam Olahraga digunakan saat jadwal olahraga Pasal 19 Model Pakaian Sekolah Hari Senin dan Kamis 1) Pakaian berwarna putih (atas) dan merah hati (bawah). Untuk siswa putri (rok) yang bukan muslimah panjang rok minimal 15 cm di bawah lutut. Rok untuk muslimah tidak melebihi panjang kaki dan tidak berbentuk rempel. 2) Pakaian untuk siswa putra untuk celana dengan ukuran standar, panjangnya sampai dengan di 3) atas lutut atau celana panjang standar. 4) Pakaian kemeja lengan pendek panjangnya maksimal 3 cm di atas siku. 5) Kerudung untuk muslimah berwarna putih polos dan bukan berbahan kaos. 6) Desain topi pet adalah warna topi merah hati, berlogo Depdiknas (Tut Wuri Handayani dengan huruf warna kuning). 7) Ikat pinggang berwarna hitam. 8) Sepatu tertutup berwarna hitam, kaos kaki putih dengan panjang setengah betis. 9) Badge merah putih dikenakan di dada sebelah kiri, diatas saku dengan ukuran 2x3 cm. 10) Tanda lokasi dikenakan pada lengan blus / kemeja kanan. Pasal 20 Model Pakaian Sekolah Hari Selasa dan Jumat 1) Pakaian berwarna coklat muda (atas) dan coklat tua (bawah). Untuk siswa putri (rok) yang bukan muslimah panjang rok minimal 15 cm di bawah lutut. Rok untuk muslimah tidak melebihi panjang kaki dan tidak berbentuk rempel. 2) Pakaian siswa putra untuk celana dengan ukuran standar, panjangnya sampai dengan di atas lutut atau celana panjang standar. 3) Pakaian kemeja lengan pendek panjangnya maksimal 3 cm di atas siku atau lengan panjang standar. 4) Kerudung untuk muslimah berwarna coklat muda polos dan bukan berbahan kaos. 5) Desain topi pet adalah warna topi coklat, berlogo tunas kelapa. 6) Ikat pinggang berwarna hitam.


Tata Tertib SD Negeri Dlingo 10 7) Sepatu tertutup berwarna hitam, kaos kaki berwarna coklat dengan panjang setengah betis. 8) Badge dikenakan di dada sebelah kiri. 9) Tanda lokasi dikenakan pada lengan blus / kemeja kanan. Pasal 21 Model Pakaian Sekolah Hari Rabu 1) Pakaian bercorak batik warna hijau kombinasi putih (atas) dan warna hijau (bawah). Untuk siswa putri (rok) yang bukan muslimah panjang rok minimal 15 cm di bawah lutut. Rok untuk muslimah tidak melebihi panjang kaki dan tidak berbentuk rempel. 2) Pakaian untuk siswa putra bercorak batik warna hijau kombinasi putih (atas) dan warna hijau (bawah) celana dengan ukuran panjangnya sampai dengan di atas lutut dan sampai mata kaki yang berbentuk pakaian muslim, bagi non muslim menyusuaikan. 3) Pakaian kemeja lengan pendek, panjangnya maksimal 3 cm di atas siku. 4) Kerudung untuk muslimah berwarna putih polos dan bukan berbahan kaos. Pasal 22 Model Pakaian Olah Raga 1) Kaos lengan panjang dengan bertuliskan SD Negeri Dlingo Merah (atas) dan warna hitam bertuliskan SD Negeri Dlingo (bawah). 2) Siswa muslimah mengenakan kerudung warna hitam 3) Tidak memakai ikat pinggang. 4) Sepatu warna hitam. 5) Kaos kaki warna hitam. Komite Sekolah Haryono Dlingo, 12 Juli 2023 Kepala Sekolah Kharis Muhdi, S.Pd.SD NIP. 198807092011011002


Click to View FlipBook Version