The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

sebagai panduan penyelengagraan UPK paket A, B dan C

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by skbkotawaringinbarat.2022, 2022-05-19 03:08:03

POS UPK SKB KOBAR 2022

sebagai panduan penyelengagraan UPK paket A, B dan C

DAFTAR ISI

DAFTAR ISI .......................................................................................................................... i
KATA PENGANTAR ........................................................................................................ iii

BAB I • PENGERTIAN ..................................................................................................... 1
BAB II • PESERTA UJIAN PENDIDIKAN KESETARAAN (UPK)A................. 2
Persyaratan Peserta UPK ....................................................................................... 2
B. Hak dan Kewajiban Peserta UPK ........................................................................ 3
C. Pendaftaran Peserta UPK ...................................................................................... 3
D. Karakteristik SPNF/SKB penyelenggara UPK................................................. 3

BAB III • PENYELENGGARAAN UPK ..................................................................... 4
A. Satuan Pendidikan .................................................................................................... 4
B. Panitia Pelaksana UPK ............................................................................................ 4
C. Mengatur Ruang UPK ............................................................................................. 5
D. Pengawas Ruang UPK ............................................................................................. 6
E. Mendesain, Mencetak dan mendistribusikan kartu peserta UPK ...... 6
F. Menyiapkan sarana pendukung UPK ............................................................... 6
G. Menyiapkan administrasi pendukung UPK ................................................... 7

BAB IV • PELAKSANAAN UPK .................................................................................. 8
A. Penyusunan Naskah UPK ...................................................................................... 8
B. Mata Pelajaran, Jumlah Butir Soal, dan Alokasi Waktu ............................ 9
C. Penggandaan Naskah Soal UPK ...................................................................... 11
D. Jadwal UPK ................................................................................................................. 11
E. ModaL Pelaksanaan UPK .................................................................................... 12
F. Tempat Pelaksanaan UPK ................................................................................... 13

BAB V • PENYELENGGARAAN UPK MELALUI SETARA DARING
DAN PENGOLAHAN HASIL UJIAN ...................................................................... 15
A. Gambaran Aplikasi ................................................................................................. 15
B. Penyelenggaraan UPK melalui seTARA Daring ......................................... 15

BAB VI • KRITERIA PENCAPAIAN KOMPETENSI LULUSAN
BERDASARKAN HASIL UPK ................................................................................... 31
A. Kriteria Kelulusan .................................................................................................... 31
B. Penetapan Kelulusan ............................................................................................. 32
C. Pengumuman Kelulusan Satuan Pendidikan ............................................. 33

BAB VII • PEMANTAUAN, EVALUASI, DAN PELAPORAN ....................... 34
BAB VIII • KEJADIAN LUAR BIASA ....................................................................... 35

i

Kata Pengantar

Prosedur Operasional Standar (POS) Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK)
tingkat satuan Pendidikan SPNF/SKB Kotawaringin Barat tahun 2022
disusun dengan mengacu pada POS UPK yang disusun oleh Direktorat
Pendidikan Masyarakat dan Pendidikan Khusus (PMPK).

POS UPK tingkat satuan pendidikan ini berisi tentang persyaratan,
wewenang SPNF/SKB Kotawaringin Barat, hak dan tanggung jawab
Lembaga, tutor dan peserta didik, jadwal Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK),
Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM), serta syarat penetapan kesetaraan.

Akhirnya, Pedoman ini diharapkan dapat membantu SPNF/SKB
Kotawaringin Barat, dalam menyelenggarakan Ujian Pendidikan Kesetaraan
(UPK) tahun 2022 secara lebih profesional sehingga pada akhirnya mutu
pendidikan kesetaraan dapat lebih terjaga dan terus meningkat.

Akhirnya, pengelola berikan apresiasi kepada para pihak atas peran
sertanya dalam menyusun pedoman ini. Besar harapan kami agar POS UPK
ini dapat disalur sesuai dengan karakteristik daerah masing-masing dalam
rangka menjaga kualitas dan integritas lulusan Pendidikan Kesetaraan.

Pangkalan Bun, Maret 2022
Kepala SPNF/SKB,

Drs. SUDI SARAGIH
NIP.

i1ii

IBAB

Pengertian

Dalam Prosedur Operasional Standar ini yang dimaksud dengan:
1. Kementerian adalah Kementerian Pendidikan Kebudayaan Riset dan Teknologi.
2. Dinas adalah Dinas Pendidikan Kota Palangka Raya.
3. Satuan Pendidikan adalah satuan pendidikan nonformal Pusat Kegiatan Belajar

Masyarakat (PKBM) Luthfillah yang menyelenggarakan Program Paket A/Ula, Paket
B/Wustha, dan Program Paket C/Ulya.
4. Ujian Pendidikan Kesetaraan Tingkat Satuan Pendidikan yang selanjutnya disebut
UPK adalah kegiatan pengukuran capaian kompetensi peserta didik yang dilakukan
Satuan Pendidikan dengan mengacu pada Standar Kompetensi Lulusan untuk
memperoleh pengakuan atas prestasi belajar.
5. Ujian susulan adalah ujian pendidikan kesetaraan untuk peserta didik yang
berhalangan mengikuti UPK karena alasan tertentu yang dapat diterima oleh satuan
pendidikan pelaksana UPK dan disertai dengan bukti yang sah.
6. Prosedur Operasional Standar Penyelenggaraan Ujian Pendidikan Kesetaraan
Tingkat Satuan Pendidikan yang selanjutnya disebut POS UPK adalah ketentuan
yang mengatur penyelenggaraan dan teknis pelaksanaan UPK secara luring atau
daring.
7. Standar Nasional Pendidikan yang selanjutnya disebut SNP adalah kriteria minimal
tentang sistem pendidikan di seluruh wilayah hukum Negara Kesatuan Republik
Indonesia.
8. Kisi-kisi UPK adalah acuan untuk mengembangkan dan merakit naskah soal UPK
yang disusun berdasarkan kriteria pencapaian Standar Kompetensi Lulusan, Standar
Isi, Standar Penilaian dan kurikulum yang berlaku.
9. SeTARA daring adalah sebuah aplikasi Learning Management System yang dirancang
untuk pembelajaran jarak jauh pada pendidikan kesetaraan.
10.Tipe soal AKM (Asesmen Kompetensi Minimum) merupakan tipe soal yang memuat
stimulus soal berbentuk pilihan ganda, pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian
singkat dan uraian.

1 PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK

IIBAB

Peserta UPK

A. PERSYARATAN PESERTA UJIAN PENDIDIKAN KESETARAAN (UPK)

APAKET 1. Telah atau pernah berada di tahun terakhir pada Program Paket A;
2. Memiliki laporan hasil belajar setingkat SD/MI/Sederajat, mulai

kelas IV paket kompetensi (semester) 7 sampai dengan kelas VI
paket kompetensi (semester) 11 untuk peserta didik pada Program
Paket A/Ula.
3. Terdaftar di Tingkatan 2 Kelas VI pada Dapodik per tanggal 31
Desember 2021.
4. Aktif setara daring > 75% dan tatap muka minimal 25%.

BPAKET 1. Telah atau pernah berada di tahun terakhir pada Program Paket B;
2. Memiliki laporan hasil belajar setingkat SMP/MTs/Sederajat, mulai

kelas VII paket kompetensi (semester) 1 sampai dengan kelas IX
paket kompetensi (semester) 5 untuk peserta didik pada Program
Paket B/Wustha.
3. Terdaftar di Tingkatan 4 Kelas IX pada Dapodik per tanggal 31
Desember 2021.
4. Peserta didik yang memiliki ijazah atau surat keterangan lain yang
setara, atau berpenghargaan sama dengan ijazah dari Satuan
Pendidikan yang setingkat lebih rendah dengan minimum usia
ijazah 3 (tiga) tahun.
5. Aktif setara daring > 75% dan tatap muka minimal 25%.

CPAKET 1. Telah atau pernah berada di tahun terakhir pada Program Paket C;
2. Memiliki rapor hasil belajar setingkat SMA/MA/Sederajat, mulai

kelas X paket kompetensi (semester) 1 sampai dengan kelas XII
paket kompetensi (semester) 5 untuk peserta didik pada Program
Paket C/Ulya.
3. Terdaftar di Tingkatan 6 Kelas XII pada Dapodik per tanggal 31
Desember 2021.
4. Peserta didik yang memiliki ijazah atau surat keterangan lain yang

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK 2

setara, atau berpenghargaan sama dengan ijazah dari satuan
pendidikan yang setingkat lebih rendah dengan minimum usia
ijazah 3 (tiga) tahun.
5. Aktif setara daring >75% dan tatap muka minimal 25%.

B. HAK DAN KEWAJIBAN PESERTA UPK HAK PESERTA UPK

1. Setiap peserta didik yang telah memenuhi persyaratan yang terdapat pada poin
A berhak mengikuti UPK.

2. Peserta UPK yang karena alasan tertentu dan disertai bukti yang sah dapat
mengikuti ujian susulan.

Kewajiban Peserta UPK
1. Mengikuti semua mata pelajaran yang diujikan.
2. Mematuhi tata tertib ujian.

C. PENDAFTARAN PESERTA UPK

SPNF/SKB sebagai penyelenggara UPK telah melaksanakan pendataan 1

calon peserta berdasarkan data Dapodik per tanggal 31 Desember 2021.

Panitia UPK Calon peserta UPK diverifikasi 3
oleh Dinas Pendidikan Kota
2 melakukan verifikasi Palangka Raya dan divalidasi.

calon peserta.

4 PKBM Luthfillah sebagai penyelenggara UPK menetapkan peserta UPK.
Panitia UPK menerbitkan kartu peserta UPK.

D. PENETAPAN PESERTA UPK

Peserta UPK ditetapkan dengan SK Kepala SPNF/SKB tentang Penetapan Peserta
Didik Paket A, B dan C sebagai peserta Ujian Pendidikan Kesetaraan tahun 2022.

3 PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK

BIIAIB

Penyelenggaraan UPK

A. SPNF/SKB KOTAWARINGIN BARAT
Karakteristik lembaga Penyelenggara UPK

SPNF/SKB Kotawaringin Barat PKBM Luthfillah
memiliki sarana dan
sudah terakreditasi A untuk
program Paket A, B dan C prasarana untuk
berdasarkan melaksanakan UPK
keputusan dari Badan berbasis teknologi.

Akreditasi Nasional Pendidikan
Anak Usia Dini dan Pendidikan
Nonformal (BAN PAUD-PNF)

tahun 2015 dan 2018.

B. PANITIA PELAKSANA UPK
Panitia pelaksana UPK ditetapkan melalui SK Penetapan yang ditetapkan oleh

Kepala SKB Kotawaringin Barat tentang Penetapan Panitia Pelaksana UPK Paket A, B
dan C tahun 2022 .

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK 4

C. MENGATUR RUANG UPK
Ruang UPK dengan moda luring (terpusat) dan moda daring (tidak terpusat).
Penataan ruang terpusat, yaitu :

OPERATOR

PD 1 PD 2 PD 1 PD 2

PD 1 PD 2 PD 1 PD 2

PD 1 PD 2 PD 1 PD 2

PD 1 PD 2 PD 1 PD 2

PD 1 PD 2 PD 1 PD 2

PD 1 PD 2 PD 1 PD 2

Moda luring (terpusat) dilaksanakan dengan sistem online menggunakan aplikasi
seTARA daring

5 PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK

D. PENGAWAS RUANG UPK
Pengawas UPK ditetapkan melalui SK Penetapan yang ditetapkan oleh Kepala

SPNF/SKB Kotawaringin Barat tentang Penetapan nama – nama pengawas ruang Ujian
Pendidikan Kesetaraan Paket A, B dan C tahun 2022 secara terpusat (luring) dan daring .

E. MENDESAIN, MENCETAK DAN MENDISTRIBUSIKAN KARTU PESERTA UPK
Panitia mendesain, mencetak dan mendistribusikan kartu peserta dan kartu

pengawas UPK 3 (tiga) hari sebelum pelaksanaan UPK.

F. MENYIAPKAN SARANA PENDUKUNG UPK

Luthfillah menyiapkan sarana pendukung yaitu komputer sebanyak 25 (dua puluh
lima) buah untuk peserta ujian secara terpusat dengan pengaturan sesi . Sedangkan
moda daring (bukan terpusat) peserta didik menyiapkan sendiri perangkat ujiannya dan
mengikuti dengan pola telekonfrensi melalui virtual zoom meeting. Selain itu karena
masih dalam kondisi pandemi sarana pendukung lainnya adalah alat prokes untuk
menjamin keamanan terselenggaranya UPK (terpusat).

G. MENYIAPKAN ADMINISTRASI PENDUKUNG UPK

Untuk penyelenggaraan UPK yang professional berikut beberapa adminitrasi pendukung yang
disiapkan adalah:
1. Berita Acara kehadiran Peserta UPK
2. Daftar hadir Peserta UPK dan Pengawas
3. Denah ruangan
4. Tata tertib UPK

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK 6

7 PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK

IVBAB

Pelaksanaan UPK

A. PENYUSUNAN NASKAH UPK

1. Penyusunan Kisi-Kisi UPK
a. Kisi-kisi UPK disusun oleh tutor PKBM Luthfillah terdapat pada lampiran POS
UPK Tingkat satuan.
b. Kisi-kisi disusun berdasarkan kriteria pencapaian Standar Kompetensi
Lulusan, Standar Isi, dan Kurikulum 2013 Pendidikan Kesetaraan.

2. Penyusunan Soal UPK
a. Soal disusun berdasarkan kisi-kisi UPK yang telah disusun oleh tim penyusun
kisi – kisi soal .

b. Bentuk soal UPK ditetapkan oleh Lembaga.
c. Bentuk Soal UPK menggunakan soal tipe AKM dalam bentuk :

• Pilihan ganda
• Pilihan ganda kompleks
• Menjodohkan
• Isian singkat dan/atau uraian yang didahului stimulus soal.
d. Naskah soal UPK dirakit tim penyusun soal .
e. Naskah soal yang dibuat minimal 2 (dua) paket terdiri atas 1 (satu) paket soal
ujian dan 1 (satu) paket soal ujian susulan yang ditentukan untuk masing-
masing mata pelajaran.

3. Dalam hal penyusunan Kisi-kisi dan Naskah Soal UPK disusun oleh Tutor PKBM
Luthfillah tentang penetapan penyusun kisi – kisi soal dan perakit soal UPK
Paket A,B dan C tahun 2022.

4. UPK pada mata pelajaran kelompok khusus yaitu:
• Mata Pelajaran Pemberdayaan dalam bentuk unjuk proyek
Paket A: Membuat yel – yel anti narkoba dan membuat video kemudian di
upload di media sosial.
Paket B: Membuat iklan tentang bahaya narkoba dan membuat video kemudian
di upload di media social.
Paket C: Melakukan sosilisasi anti narkoba kepada peserta didik paket B dan
Paket A.
• Keterampilan Pilihan dalam bentuk ujian praktek.

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK 8

Paket A Mata Pelajaran Keterangan
Seni Budaya Praktek
No Olah Raga Praktek
1 Praktek
2 Aksesoris Flanel
3 Keterangan
Mata Pelajaran Praktek
Paket B Seni Budaya Praktek
Olah Raga Praktek
No
1 Membuat Moci Keterangan
2 Praktek
3 Mata Pelajaran Praktek
Seni Budaya Praktek
Paket C Olah Raga

No Aplikasi Perkantoran
1
2
3

B. MATA PELAJARAN, JUMLAH BUTIR SOAL, DAN ALOKASI WAKTU

1. Mata pelajaran yang diujikan dalam UPK meliputi mata pelajaran sebagaimana
tertuang pada struktur kurikulum Pendidikan Kesetaraan yang meliputi mata
pelajaran kelompok umum (termasuk peminatan pada Paket C) dan mata
pelajaran kelompok khusus.

2. Daftar mata pelajaran, jumlah soal dan alokasi waktu dalam pelaksanaan UPK
adalah sebagai berikut.

Jumlah butir soal, dan alokasi waktu mata pelajaran yang diujikan mengacu pada
ketentuan sebagai berikut.

Program Paket A Jumlah Alokasi
Butir Soal Waktu
No Mata Pelajaran
30 90
Kelompok Umum 30 90
1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 30 90
2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 25 90
3 Bahasa Indonesia 25 90
4 Matematika 30 90
5 Ilmu Pengetahuan Alam
6 Ilmu Pengetahuan Sosial Proyek 4 minggu
Praktek 1 kali
Kelompok Khusus *) Praktek 1 kali
7 Pemberdayaan
8 Keterampilan Wajib
9 Keterampilan Pilihan

9 PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK

Program Paket B Jumlah Alokasi
Butir Soal Waktu
No Mata Pelajaran
40 120
Kelompok Umum 40 120
1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 40 120
2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 40 120
3 Bahasa Indonesia 35 120
4 Bahasa Inggris 35 120
5 Matematika 40 120
6 Ilmu Pengetahuan Alam
7 Ilmu Pengetahuan Sosial Proyek 4 minggu
Praktek 1 kali
Kelompok Khusus *) Praktek 1 kali
8 Pemberdayaan
9 Keterampilan Wajib Jumlah Alokasi
10 Keterampilan Pilihan Soal Waktu

Program Paket C IPS 40 120
40 120
No Mata Pelajaran 40 120
40 120
Kelompok Umum 35 120
1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 40 120
2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
3 Bahasa Indonesia 40 120
4 Bahasa Inggris 40 120
5 Matematika 40 120
6 Sejarah Indonesia 40 120

Peminatan Proyek 4 minggu
7 Geografi Praktek 1 kali
8 Sejarah Praktek 1 kali
9 Sosiologi
10 Ekonomi

Kelompok Khusus *)
11 Pemberdayaan
12 Keterampilan Wajib
13 Keterampilan Pilihan

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK 10

C. PENGGANDAAN NASKAH SOAL UPK

Penggandaan naskah soal UPK adalah melalui penginputan online pada aplikasi
seTARA daring beserta kelengkapannya dilakukan oleh PKBM Luthfillah.

D. JADWAL UPK

1. Pelaksanaan UPK
Program Paket C Jurusan IPS

No Mata Pelajaran Hari/ Tanggal
Kelompok Umum
01 Maret – 31 Maret 2022
1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti Minggu 1 April 2022
2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan Minggu 2 April 2022
3 Bahasa Indonesia
4 Bahasa Inggris
5 Matematika
6 Sejarah Indonesia
Peminatan
7 Geografi
8 Sejarah
9 Sosiologi
10 Ekonomi
Kelompok Khusus *)
11 Pemberdayaan
12 Keterampilan Wajib
13 Keterampilan Pilihan

Program Paket B Hari/ Tanggal

No Mata Pelajaran 01 Maret – 31 April 2022
Kelompok Umum Minggu 1 Mei 2022
Minggu 2 Mei 2022
1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
3 Bahasa Indonesia
4 Bahasa Inggris
5 Matematika
6 Ilmu Pengetahuan Alam
7 Ilmu Pengetahuan Sosial
Kelompok Khusus *)
8 Pemberdayaan
9 Keterampilan Wajib
10 Keterampilan Pilihan

11 PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK PKBM LUTHFILLAH

Program Paket A Hari/Tanggal

No Mata Pelajaran 01 Maret – 31 April 2022
Kelompok Umum Minggu 3 Mei 2022
Minggu 4 Mei 2022
1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti
2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan
3 Bahasa Indonesia
4 Matematika
5 Ilmu Pengetahuan Alam
6 Ilmu Pengetahuan Sosial
Kelompok Khusus *)
7 Pemberdayaan
8 Keterampilan Wajib
9 Keterampilan Pilihan

E. MODA PELAKSANAAN UPK

UPK mendapatkan izin menyelenggarakan dengan dua moda yaitu Luring (Terpusat)
dan Daring online (tidak terpusat).
1. Luring (Terpusat)

Peserta didik di wilayah Kota Palangka Raya sehingga dilaksanakan terpusat dengan
sistem tatap muka dengan sistem pembagaian sesi dan tetap menggunakan aplikasi
setara daring.
2. Daring (Tidak Terpusat)
Peserta didik yang bekerja, kesulitan dalam mendapat ijin mengikuti ujian secara
tatap muka dan perberlakuan daerah kerja lockdown. Sistem pelaksanaan berbasis
berbasis online dengan menggunakan aplikasi seTARA daring melalui laman www.
setaradaring.kemdikbud.go.id. Adapun sistem pelaksanaan dengan menggunakan
aplikasi seTARA daring.
a. Gambaran Aplikasi

LMS seTARA daring memiliki tiga fungsi sebagaimana ditunjukkan oleh Gambar
1 dimana salah satu fungsinya adalah untuk melakukan kegiatan penilaian. Fungsi
tersebut dapat digunakan oleh satuan pendidikan dalam menyelenggarakan
Ujian Pendidikan Kesetaraan (UPK) tingkat satuan pendidikan berbasis daring.

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK PKBM LUTHFILLAH 12

b. Alur Penyelenggaraan UPK dengan seTARA daring
Penyelenggaraan UPK di dalam LMS seTARA daring dilakukan oleh user Tutor (tutor
yang ditunjuk oleh satuan pendidikan sebagai administrator) melalui menu penilaian.
1) Pembuatan kelas khusus untuk pelaksanaan UPK
PKBM Luthfillah membuat kelas khusus untuk pelaksanaan UPK agar terpisah
dari kelas yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. Kelas tersebut dibuat
berdasarkan program pendidikan yang diselenggarakan. Sebagai contoh,
kelas UPK untuk Paket A, kelas UPK untuk Paket B dan kelas UPK untuk Paket
C. Pembuatan kelas tersebut dilakukan oleh Koodinator Ujian Pendidikan

Kesetaraan (UPK) yang telah ditetapkan oleh Kepala Lembaga.
2) Penentuan bobot komponen

Penentuan bobot komponen digunakan oleh sistem untuk mengolah nilai
hasil ujian setelah pelaksanaan ujian berlangsung sehingga hasil UPK real
time dan transparan.
3) Akses masuk Peserta dan Pengawas UPK
Masing – masing peserta dan pengawas mendapatkan akun ujian yang
digunakan untuk mengikuti ujian. Peserta didik juga mendapatkan token
ujian, sehingga secara langsung peserta didik masuk pada menu ujian sesuai
jadwal yang diberikan.
4) Prosedur Pengerjaan Soal
a) Peserta UPK yang telah tergabung ke dalam kelas UPK dan telah

meginputkan kode ujian yang benar, maka akan masuk ke dalam halaman
depan ruang uji. Di dalam halaman tersebut, terdapat informasi tentang
petunjuk pengerjaan, periode pelaksanaan ujian, durasi pengerjaan ujian
dan jumlah soal yang diujikan.
b) Untuk memulai pengerjaan soal ujian dilakukan melalui fitur Mulai Ujian.
Fitur Mulai Ujian hanya tersedia ketika peserta UPK belum mengerjakan
ujian dan belum melebihi tengat waktu periode pengerjaan ujian.
c) Peserta UPK mengerjakan soal ujian di dalam halaman ruang uji sesuai
dengan bentuk soal yang diujikan. Di dalam halaman tersebut, peserta
UPK juga dapat mengetahui informasi sisa waktu pengerjaan ujian dan
status jaringan internet.
d) Peserta UPK yang telah mengisi semua soal ujian, dapat mengakhiri ujian
melalui fitur Kumpulkan. Fitur tersebut hanya aktif pada saat peserta UPK
berada pada halaman pengerjaan soal yang terakhir.

F. TEMPAT PELAKSANAAN UPK

Pelaksanaan UPK di PKBM Luthfillah dengan menggunakan aplikasi seTARA daring
dengan sistem blended yaitu tatap muka dan daring.
1. Tatap Muka (Terpusat)

Tempat pelaksanaan UPK tatap muka di Lab Komputer di SPNF/SKB Kotawaringin

Barat.
2. Daring (Tidak Terpusat)

Titik lokus UPK ditempat peserta didik dan SKB Kotawaringin Barat telah menyediakan

aplikasi virtual meeting untuk tatap muka maya.

13 PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK

3. Tata Tertib Pengawas Ujian Terpusat dan Tidak Terpusat
a. Pengawas ujian berkoordinasi dengan peserta ujian untuk melaksanakan ujian
sesuai jadwal ujian.
b. Pengawas ujian menghimbau peserta ujian untuk bergabung pada aplikasi video
conference yang telah ditetapkan (zoom/google meet/webex/aplikasi lainnya) 15
menit sebelum ujian dimulai.
c. Pengawas ujian memastikan peserta ujian mengaktifkan fitur microphone dan
video camera pada aplikasi video conference yang ditetapkan.
d. Pengawas ujian memeriksa kartu peserta ujian setiap peserta untuk memastikan
peserta ujian telah bergabung pada aplikasi video conference yang ditetapkan.
e. Pengawas ujian mengintruksikan peserta ujian untuk memulai mengerjakan soal
ujian.
f. Selama ujian berlangsung pengawas wajib secara aktif memantau pelaksanaan ujian.
g. Pengawas ujian dapat berinteraksi jika ada peserta ujian yang mengalami kesulitan.

4. Sanksi
Peserta ujian yang melanggar ketentuan tata tertib dapat dikenakan sanksi:
a. Mendapat teguran dari pengawas ujian;
b. Dibatalkan hasil ujian peserta ujian dan mendapat nilai 0 (Nol) pada mata pelajaran
bersangkutan;
c. Mendapat nilai 0 (Nol) untuk semua mata pelajaran.

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK 14

VBAB

Penyelenggaraan UPK
Melalui Setara Daring dan
Pengolahan Hasil Ujian

A. GAMBARAN APLIKASI
LMS seTARA daring memiliki tiga fungsi sebagaimana ditunjukkan oleh Gambar 1

dimana salah satu fungsinya adalah untuk melakukan kegiatan penilaian. Fungsi tersebut
dapat digunakan oleh satuan pendidikan dalam menyelenggarakan Ujian Pendidikan
Kesetaraan (UPK) tingkat satuan pendidikan berbasis daring.

Gambar 1

B. PENYELENGGARAAN UPK MELALUI SETARA DARING
Penyelenggaraan UPK di dalam LMS seTARA daring dilakukan oleh user Tutor

(tutor yang ditunjuk oleh satuan pendidikan sebagai administrator) melalui menu
penugasan dan menu penilaian sebagaimana ditunjukkan oleh Gambar 2.

Gambar 2

15 PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK

Menu penugasan digunakan untuk pelaksanaan UPK dengan bentuk soal uraian,
isian singkat, menjodohkan dan pilihan ganda kompleks, sedangkan menu penilaian
digunakan untuk pelaksanaan UPK dengan bentuk soal pilihan ganda.
1. Pembuatan kelas khusus untuk pelaksanaan UPK

Satuan pendidikan perlu membuat kelas khusus untuk pelaksanaan UPK agar
terpisah dari kelas yang digunakan untuk kegiatan pembelajaran. Kelas tersebut
dibuat berdasarkan program pendidikan yang diselenggarakan. Sebagai contoh,
kelas UPK untuk Paket A, kelas UPK untuk Paket B dan kelas UPK untuk Paket C
sebagaimana ditunjukkan oleh Gambar 3. Pembuatan kelas tersebut dilakukan oleh
user Tutor sebagaimana membuat kelas untuk kegiatan pembelajaran.

Gambar 3

Di dalam kelas tersebut satuan pendidikan perlu menambahkan mata pelajaran yang
akan diujikan sebagaimana ditunjukkan Gambar 4.

Gambar 4 16

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK

Catatan penting:
Satuan pendidikan harus memastikan setiap warga belajar yang berhak mengikuti
UPK untuk bergabung ke dalam kelas yang akan digunakan untuk pelaksanaan UPK
melalui kode kelas yang diberikan oleh user tutor.

2. Penentuan bobot komponen
Penentuan bobot komponen digunakan oleh sistem untuk mengolah nilai hasil
ujian setelah pelaksanaan ujian berlangsung. Satuan pendidikan menentukan
bobot komponen tersebut pada saat menambahkan modul di dalam halaman mata
pelajaran yang akan diujikan sebagaimana ditunjukkan Gambar 5 dimana total
bobot materi, bobot penugasan dan bobot penilaian harus berjumlah seratus (100).

Gambar 5

Pada penyelenggaraan UPK, kolom bobot materi dan kolom nilai minimal dapat
diabaikan dengan diisi angka nol (0). Kolom bobot penugasan diisi jika terdapat
bentuk soal uraian di dalam mata pelajaran yang diujikan tersebut dan kolom bobot
penilaian diisi jika terdapat bentuk soal pilihan ganda di dalam mata pelajaran yang
diujikan tersebut. Tabel 1 menunjukan ilustrasi penentuan bobot komponen ketika
mata pelajaran yang diujikan terdiri dari bentuk soal uraian dan pilihan ganda.

Komponen Tabel 1 Nilai Hasil Ujian Nilai Hasil Olah
Bobot penugasan 50 30
Bobot penilaian Persentase 100 40
60% 70
Nilai Akhir: 40%

Jika pada mata pelajaran yang diujikan hanya terdapat bentuk soal uraian saja, maka
kolom bobot penugasan diisi dengan nilai seratus (100) dan kolom bobot penilaian
diisi dengan angka nol (0). Namun jika pada mata pelajaran yang diujikan hanya
terdapat bentuk soal pilihan ganda, maka kolom bobot penilaian diisi dengan nilai
seratus (100) dan kolom bobot penugasan diisi dengan angka nol (0).

17 PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK

3. Penyajian Tipe Soal AKM di seTARA daring
Tipe soal AKM di dalam seTARA daring disajikan melalui menu penugasan dan
menu penilaian dengan ketentuan sebagaimana ditunjukkan Tabel 2.

Tabel 2

No Tipe Soal AKM Disajikan Melalui

1. Pilihan Ganda Menu Penugasan Menu Penilaian
2. Pilihan Ganda Kompleks
3. Menjodohkan -√
4. Isian atau Jawaban Singkat
5. Esai atau Uraian √-

√-

√-

√-

Tipe soal pilihan ganda disajikan melalui menu penilaian, sedangkan tipe soal
menjodohkan, isian, uraian dan pilihan ganda kompleks disajikan melalui menu
penugasan sebagaimana ditunjukkan Gambar 6.

Gambar 6

3.1 Tipe Soal Pilihan Ganda
Penyusunan soal dengan tipe pilihan ganda dilakukan di dalam menu
penilaian yang didahului dengan mengisi form pembuatan kegiatan penilaian
sebagaimana ditunjukan Gambar 7.
Pada saat mengisi form tersebut, satuan pendidikan perlu menentukan durasi,
bentuk pengerjaan dan periode pengerjaan dengan keterangan sebagai berikut.
a. Kolom durasi diisi dengan waktu dalam satuan menit yang diberikan kepada
peserta UPK untuk menjawab soal;
b. Kolom periode pengerjaan diisi dengan jadwal pelaksanaan UPK untuk
mata pelajaran tersebut;
c. Kolom bentuk pengerjaan diisi dengan pilihan pengerjaan berbentuk ujian.

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK 18

Gambar 7

Setelah melengkapi form tersebut, dilanjutkan dengan pengunggahan soal
pilihan ganda ke dalam sistem. Terdapat dua (2) cara dalam mengunggah soal
pilihan ganda, yaitu menginputkan soal melalui form tambah soal sebagaimana
ditunjukkan Gambar 8 dan mengunggah soal melalui file excel dengan format
yang sudah ditentukan sebagaimana ditunjukkan Gambar 9.
Di dalam form tambah soal sebagaimana ditunjukkan Gambar 8, terdapat tiga
(3) kolom yaitu kolom pertama diisi dengan soal dan dua (2) kolom sisanya
diisi dengan pilihan jawaban. Jumlah kolom pilihan jawaban dapat disesuaikan
dengan memilih tambah pilihan atau hapus pilihan sebagaimana ditunjukkan
Gambar 8. Setelah mengisi kolom soal beserta kolom pilihan jawaban,
dilanjutkan dengan menentukan pilihan jawaban yang benar. Secara default,
pilihan 1 menjadi pilihan jawaban yang benar.

Gambar 8

19 PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK

Gambar 9

Adapun pengunggahan soal melalui file excel dilakukan dengan mengunduh
format file excel terlebih dahulu melalui tautan yang tersedia di dalam form
impor soal sebagaimana ditunjukan Gambar 9. Kemudian dilanjutkan dengan
penginputan soal ke dalam file excel tersebut sebagaimana ditunjukkan
Gambar 10 dengan ketentuan sebagai berikut.
a. Soal yang diinputkan hanya dapat berupa teks. Jika terdapat soal yang berisi

selain teks, soal tersebut dapat diperbarui setelah terunggah ke dalam sistem;
b. Soal diiinputkan pada kolom B mulai baris ke-2;
c. Pilihan jawaban benar diisi di dalam kolom Jawaban 1.

Gambar 10

Setelah semua soal yang akan diujikan telah diinputkan ke dalam file excel
tersebut, selanjutnya file tersebut diunggah melalui form impor soal
sebagaimana ditunjukkan Gambar 9. Soal yang telah diunggah ke dalam sistem
baik melalui form tambah soal maupun form impor soal, akan muncul di dalam
halaman detail kelola ujian sebagaimana ditunjukkan Gambar 11.

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK 20

Gambar 11

Di dalam halaman detail kelola ujian, satuan pendidikan dapat menentukan
skema penyajian soal kepada peserta UPK. Skema tersebut berupa pengacakan
urutan soal dan urutan pilihan jawaban dengan kombinasi sebagai berikut.
a. Urutan soal dan urutan pilihan jawaban diacak;
b. Urutan soal diacak tetapi urutan pilihan jawaban tidak diacak;
c. Urutan soal tidak diacak tetapi urutan pilihan jawaban diacak;
d. Urutan soal dan urutan pilihan jawaban tidak diacak.

Selain itu, di dalam halaman detail kelola ujian terdapat kode ujian yang di-
generate oleh sistem sebagaimana ditunjukkan Gambar 11. Kode ujian tersebut
diberikan kepada peserta UPK dengan ketentuan peserta UPK tersebut sudah
tergabung ke dalam kelas UPK sebagaimana dijelaskan di dalam Catatan penting.

3.2 Tipe Soal Pilihan Ganda Kompleks, Menjodohkan, Isian dan Uraian
Penyusunan soal dengan tipe pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian dan
uraian dilakukan di dalam menu penugasan dimana soal yang akan diujikan
disajikan secara keseluruhan di dalam kolom isi tugas yang ada pada
form pembuatan tugas sebagaimana ditunjukkan Gambar 12 untuk contoh
penyajian dengan tipe menjodohkan dan Gambar 13 untuk contoh penyajian
dengan tipe isian dan uraian.

21 PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK

Gambar 12

Gambar 13

Selain menyajikan soal yang akan diujikan di dalam form tersebut, satuan
pendidikan perlu menentukan durasi, periode pengerjaan dan bentuk pengerjaan
yang diisi pada masing-masing kolom sebagai berikut.
a. Kolom durasi diisi dengan waktu dalam satuan menit yang diberikan kepada

peserta UPK untuk menjawab soal;
b. Kolom periode pengerjaan diisi dengan jadwal pelaksanaan UPK untuk

mata pelajaran tersebut;
c. Kolom bentuk pengerjaan diisi dengan pilihan pengerjaan berbentuk ujian.

Untuk setiap penugasan yang berbentuk ujian, sistem akan men-generate
kode ujian sebagaimana ditunjukkan Gambar 14. Kode ujian tersebut diberikan
kepada peserta UPK dengan ketentuan peserta UPK tersebut sudah tergabung
ke dalam kelas UPK sebagaimana dijelaskan di dalam Catatan penting.

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK 22

Gambar 14

4. Pengolahan Nilai Hasil Ujian
Pengolahan nilai hasil ujian dilakukan oleh tutor untuk memperoleh nilai hasil ujian
peserta UPK.
4.1 Pengolahan Nilai Hasil Ujian untuk Tipe Soal Pilihan Ganda
Untuk ujian yang menggunakan tipe soal pilihan ganda, nilai hasil ujian diperoleh
sesaat setelah peserta UPK menyelesaikan ujian dimana lembar jawaban
peserta UPK diperiksa secara otomatis oleh sistem sehingga tutor tidak perlu
memberikan penilaian secara manual. Hasil ujian tersebut dapat dilihat melalui
fitur Lihat Hasil Penilaian sebagaimana ditunjukkan Gambar 15.

Gambar 15

Jika terjadi kekeliruan dalam pengerjaan ujian karena kondisi tertentu, tutor
dapat menggunakan fitur reset sebagaimana ditunjukkan Gambar 16 untuk
memberikan kesempatan ulang kepada peserta UPK untuk mengerjakan
ujiannya.

23 PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK

Gambar 16

4.2 Pengolahan Nilai Hasil Ujian untuk Tipe Soal Pilihan Ganda Kompleks,
Menjodohkan, Isian dan Uraian
Untuk ujian dengan tipe soal pilihan ganda kompleks, menjodohkan, isian dan
uraian, nilai hasil ujian diperoleh setelah tutor memberikan penilaian secara
manual terhadap lembar jawaban peserta UPK di dalam menu penugasan
sebagaimana ditunjukkan Gambar 17.

Gambar 17

Di dalam menu penugasan pada bagian fitur Lihat Tugas Siswa, terdapat empat
(4) status lembar jawaban peserta UPK sebagaimana ditunjukkan Gambar 18
dengan rinican sebagai berikut.
1. Status telah mengumpulkan dan sudah dinilai
2. Status telah mengumpulkan tetapi belum dinilai
3. Belum mengumpulkan
4. Tidak mengumpulkan
Lembar jawaban yang perlu diberikan penilaian adalah lembar jawaban peserta
UPK yang berstatus telah mengumpulkan tetapi belum dinilai. Lembar

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK 24

jawaban peserta UPK dapa dilihat melalui fitur Lihat Detail Tugas sebagaimana
ditunjukkan Gambar 18.

Gambar 18

Gambar 19

Pemberian nilai dilakukan melalui fitur Berikan Penilaian sebagaimana
ditunjukkan Gambar 19 pada form penilaian di dalam kolom nilai yang
ditunjukkan Gambar 20. Nilai tersebut diberikan dalam skala seratus (100).

25 PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK

Gambar 20

5. Pengerjaan Ujian bagi Peserta UPK
Peserta UPK dapat mengikuti ujian di dalam LMS seTARA daring jika telah memiliki
akun dan tergabung ke dalam kelas UPK sebagaimana dijelaskan di dalam Catatan
penting.
5.1 Input Kode Ujian
Sebelum mengerjakan soal ujian, peserta UPK diminta menginputkan kode ujian
yang telah diberikan oleh tutor sebagaimana ditunjukkan Gambar 21.

Gambar 21

Jika kode ujian yang diinputkan benar, maka akan muncul pesan pemberitahuan
bahwa kode ujian ditemukan sebagaimana ditunjukkan Gambar 22. Namun
jika kode ujian yang diinputkan tidak sesuai, maka akan muncul pemberitahuan
bahwa kode ujian tidak ditemukan sebagaimana ditunjukkan Gambar 23.

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK 26

Gambar 22

Gambar 23

Jika peserta UPK menginputkan kode yang benar tetapi belum tergabung ke
dalam kelas UPK sebagaimana dijelaskan di dalam Catatan penting:, maka akan
muncul pemberitahuan bahwa peserta UPK tersebut tidak berhak mengikuti ujian
sebagaimana ditunjukkan Gambar 24.

Gambar 24

27 PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK

5.2 Pengerjaan Soal Ujian
Peserta UPK yang telah tergabung ke dalam kelas UPK dan telah meginputkan
kode ujian yang benar, maka akan masuk ke dalam halaman depan ruang uji
sebagaimana ditunjukkan Gambar 25. Di dalam halaman tersebut, terdapat
informasi tentang petunjuk pengerjaan, periode pelaksanaan ujian, durasi
pengerjaan ujian dan jumlah soal yang diujikan.

Gambar 25

Untuk memulai pengerjaan soal ujian dilakukan melalui fitur Mulai Ujian sebagaimana
ditunjukkan Gambar 25. Fitur Mulai Ujian hanya tersedia ketika peserta UPK belum
mengerjakan ujian dan belum melebihi tengat waktu periode pengerjaan ujian.

Gambar 26

Peserta UPK mengerjakan soal ujian di dalam halaman ruang uji sesuai dengan
bentuk soal yang diujikan. Gambar 26 menunjukkan halaman ruang uji untuk
ujian yang berbentuk soal pilihan ganda dan Gambar 27 menujukkan halaman
ruang uji untuk ujian yang berbentuk soal uraian. Di dalam halaman tersebut,
peserta UPK juga dapat mengetahui informasi sisa waktu pengerjaan ujian dan
status jaringan internet.

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK 28

Gambar 27

Peserta UPK yang telah mengisi semua soal ujian, dapat mengakhiri ujian melalui
fitur Kumpulkan sebagaimana ditunjukkan Gambar 28. Fitur tersebut hanya aktif
pada saat peserta UPK berada pada halaman pengerjaan soal yang terakhir.

Gambar 28

Sebelum peserta UPK akan mengakhiri ujian, akan muncul pesan pemberitahuan
sebagaimana ditunjukkan Gambar 29 untuk memastikan bawa peserta UPK
akan mengakhiri ujian.

Gambar 29

29 PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK

5.3 Hasil Ujian
Peserta UPK dapat melihat hasil ujian baik ujian dengan bentuk soal uraian
ataupun ujian dengan bentuk soal pilihan ganda melalui halaman depan ruang
uji sebagaimana ditunjukkan Gambar 30.

Gambar 30

Nilai hasil ujian dengan bentuk soal pilihan ganda diperoleh sesaat setelah
peserta UPK menyelesaikan ujian. Sedangkan nilai hasil ujian dengan bentuk
soal uraian, diperoleh setelah tutor memeriksa lembar jawaban peserta UPK
dan memberikannya penilaian.

Gambar 31

Jika lembar jawaban tersebut belum diperiksa dan diberikan penilaian, peserta
UPK akan mendapat pemberitahuan di dalam halaman depan ruang uji
bahwa nilai hasil ujian masih dalam proses penilaian sebagaimana ditunjukkan
Gambar 31.

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK 30

VIBAB

Kriteria Pencapaian Kompetensi
Lulusan Berdasarkan Hasil UPK

A. KRITERIA KELULUSAN

Kriteria kelulusan dari satuan pendidikan minimal mempertimbangkan hal-hal berikut:
1. Menyelesaikan program pembelajaran yang dibuktikan dengan rapor tiap semester;
2. Memperoleh nilai sikap atau perilaku minimal baik; dan
3. Mengikuti ujian pendidikan kesetaraan yang diselenggarakan oleh satuan pendidikan.

Adapun kriteria kelulusan dokonversi melalui nilai di bawah ini :

Program Paket C Jurusan IPS Nilai

No Mata Pelajaran 75
75
Kelompok Umum 70
1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 70
2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 65
3 Bahasa Indonesia 70
4 Bahasa Inggris
5 Matematika 70
6 Sejarah Indonesia 70
70
Peminatan 68
7 Geografi
8 Sejarah 75
9 Sosiologi 75
10 Ekonomi 75

Kelompok Khusus *)
11 Pemberdayaan
12 Keterampilan Wajib
13 Keterampilan Pilihan

31 PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK PKBM LUTHFILLAH

Program Paket B Jumlah Butir Soal

No Mata Pelajaran 75
Kelompok Umum 75
70
1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 70
2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 65
3 Bahasa Indonesia 70
4 Bahasa Inggris 70
5 Matematika
6 Ilmu Pengetahuan Alam 75
7 Ilmu Pengetahuan Sosial 75
Kelompok Khusus *) 75
8 Pemberdayaan
9 Keterampilan Wajib
10 Keterampilan Pilihan

Program Paket A

No Mata Pelajaran Jumlah Butir Soal
Kelompok Umum
75
1 Pendidikan Agama dan Budi Pekerti 75
2 Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan 70
3 Bahasa Indonesia 65
4 Matematika 70
5 Ilmu Pengetahuan Alam 70
6 Ilmu Pengetahuan Sosial
Kelompok Khusus *) 75
7 Pemberdayaan 75
8 Keterampilan Wajib 75
9 Keterampilan Pilihan

Catatan: Kriteria di atas adalah hasil dari pengolahan Rapor 6 semester sebanyak
65% dan hasil UPK sebayak 35% sehingga diperoleh nilai akhir yang harus
melampaui keriteria ketuntasan minimal kelulusan dalam setiap mata
pelajaran.

B. PENETAPAN KELULUSAN

Kelulusan peserta didik PKBM Luthfillah ditetapkan melalui rapat dewan tutor
dan hasil UPK wajib dimasukkan ke Dapodik sebagai syarat memperoleh ijazah.
Adapun jadwal penetapan kelulusan adalah sebagai berikut:

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK 32

No Program Jadwal Pelaksana
1 Paket C 30 April 2022 Panitia UPK
2 Paket B 30 Mei 2022 Panitia UPK
3 Paket A 10 Jui 2022 Panitia UPK

C. PENGUMUMAN KELULUSAN SATUAN PENDIDIKAN

Pengumuman kelulusan peserta didik dari satuan pendidikan dilakukan oleh
masing-masing satuan pendidikan mengikuti ketentuan Peraturan Sekretaris Jenderal
tentang Ijazah tahun 2022. Yaitu :

No Program Jadwal
1 Paket C
2 Paket B
3 Paket A

Hasil pengumuman kelulusan yang diterima oleh Peserta didik yang dinyatakan
lulus adalah Surat Keterangan Lulus (SKL) yang ditanda tangani oleh Ketua PKBM
Luthfillah.

33 PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK

VBAIBI

Pemantauan, Evaluasi,
dan Pelaporan

1. Pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan UPK dilakukan oleh Kementerian
pendidikan, kebudayaan, riset dan teknologi dan dinas sesuai tugas dan
kewenangannya.

2. Laporan hasil pemantauan dan evaluasi penyelenggaraan UPK dimanfaatkan untuk
pemetaan mutu pendidikan di tingkat nasional, provinsi, dan kabupaten/kota, serta
bahan pembinaan dan pemberian bantuan kepada satuan pendidikan.

3. SPNF/ SKB penyelenggara UPK menyusun laporan penyelenggaraan UPK dan
mengirimkannya kepada dinas.

PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK 34

VBAIBII

Kejadian Luar Biasa

1. Jika terjadi peristiwa luar biasa yang berpotensi gagalnya pelaksanaan UPK, panitia
penyelenggara satuan pendidikan melaporkan kepada Kepala Dinas untuk dinyatakan
sebagai kondisi darurat atau krisis.

2. Peristiwa luar biasa yang dimaksud pada butir nomor 1 di atas meliputi kebakaran,
bencana alam, huru-hara, dan peristiwa lain di luar kendali penyelenggara UPK.

3. Peserta UPK yang mendapat tugas dari pemerintah, pemerintah daerah provinsi
atau kabupaten/kota yang tidak dapat ditinggalkan termasuk dalam kondisi luar
biasa individual.

4. Dalam hal kejadian luar biasa, Satuan Pendidikan dapat menyelenggarakan UPK atau
peserta didik dapat mengikuti UPK sesuai dengan jadwal yang ditetapkan kemudian
oleh satuan pendidikan dengan persetujuan dinas sesuai kewenangannya.

Palangka Raya, 03 Februari 2022
Kepala SPNF/SKB Kotawaringin Barat,

Drs. Sudi Marulitua Saragih

35 PROSEDUR OPERASIONAL STANDAR UPK


Click to View FlipBook Version