Tuliskan perbedaan singkat antara hak cipta, hak paten, dan merek dagang! Sebutkan komponen penting dalam hak cipta! s s Sebutkan perbedaan inventor dan invensi pada hak paten! 1. 1. 2. 1. 2. 3. II. ESAI Jawablah pertanyaan berikut dengan jawaban yang tepat! 41
Sebutkan jenis-jenis merek dagang! Sebutkan undang-undang yang mengatur hak cipta, hak paten, dan merek dagang! s 1. 2. 3. 4. 1. 2. 3. 4. 5. 1. 42
BAB 4 KONSEP DESAIN/PROTOTYPE DAN KEMASAN PRODUK Deskripsi Materi Di masa sekarang banyak dihadirkannya produk dengan desain yang menarik perhatian. Kemasan sendiri tidak akan hadir tanpa adanya penyesuaian prototype. Pada BAB 4 ini peserta didik akan mengetahui hubungan beserta konsep antar prototype dan kemasan produk. Pada bab 4 dalam buku ini, Anda akan mempelajari konsep desain/prototype dan kemaan produk. Tujuan Pembelajaran Menjelaskan konsep prototype Menjelaskan langkahlangkah pembuatan prototype Menjelaskan tujuan dan manfaat prototype Menjelaskan konsep desain produk Menjelaskan tujuan desain produk Menjelaskan jenis-jenis desain produk Menjelaskan jenis-jenis desain produk berdasarkan pengelompokannya Menjelaskan desain kemasan Menjelaskan konsep desain kemasan Petunjuk Penggunaan Bacalah doa sebelum belajar. Posisikan diri agar siap untuk menerima materi pelajaran. Bacalah materi yang ada di dalam modul sesuai dengan waktu kegiatan pembelajaran. Pahami materi yang ada di dalam modul sesuai dengan waktu kegiatan pembelajaran. Apabila terdapat materi yang tidak jelas atau dipahami, siswa dapat menanyakannya kepada guru. Kerjakan setiap tugas yang ada pada materi ini sesuai dengan perintah yang ada. Apabila siswa masih belum memahami materi ini, siswa dapat mengulangi lagi kegiatan pembelajaran secara mandiri atau bertanya kepada guru mata pelajaran yang berkaitan hingga memahami materi ini. 43
A. Prototype 1.7 Prototype sumber ecwid.com: Sebelum memasuki pengartian lebih dalam lagi terkait prototype sebuah produk, haruslah kita mengerti pengartian dasar prototype. Umumnya atau dasarnya prototype ini memiliki pengartian dasar design. Dalam sebuah produk haruslah memiliki design yang menarik, pada materi kali ini akan erat kaitannya dengan kemasan sebuah produk. Kembali pada prototype, sebuah design yang tidak menarik mata akan membuat penurunan dalam pembelian, sehingga prototype ini memiliki peran penting sebagai dasar untuk menarik mata para konsumen atupun pelanggan, dengan kita dapat menarik para pelanggan ataupun konsumen ini akan membuat baik nama baik suatu produk. Baikpun itu nama baik, juga akan menghadirkan kepuasan baik itu untuk produsen ataupun konsumen. Sehingga peran yang dipegang oleh prototype ini menrupakan awal yang besar. Terdengar hampir sama dengan blue print, tetapi kedua ini memiliki pengartian yang berbeda. Perbedaanya terletak pada teknologi yang digunakan, pada prototypes menggunakan sebuah awal rancangan model general dan ternilai original. Sedangkan blueprint merupakan sebuah sketsa yang sudah terbentung dengan adanya berbagai pertimbangan dengan menaruh teknologi di dalamnya berserta menggunakan perhitungan dan gambaran arsitektur dan dijabarkan dalam sebuah kertas biru. Terkait prototype merukapan sebuah gambaran awal atau model awal, maka perlu benyak pertimbangan sebelum meluncurkan sebuah prototype. 1.8 Pertimbangan Prototype Sumber : cmarix.com Beberapa pertimbangan yang perlu diperkirakan sebelum membuat prototype adalah, melihat dari : 44
a) Jenis produk, dengan membuat design yang sesuai dengan produk akan mempermudah konsumen mengenal produk tersebut. b) Zaman, hampir segala jenis pertimbangan kita harus melihat zamannya, dengan kita menghadirkan sebuah design yang sesuai dengan zamannya maka akan menarik perhatian para konsumen. Ini sangat berpotensi dalam menaikkan produk tersebut. Tak dipungkiri juga bahwa sebuah design itu selalu mengikut zaman yag ada. c) Pemasaran, sebelum kita mempertimbangkan sebuah design, kitapun haruslah melihat kepada siapa produk itu akan kita pasarkan, apakah produk itu akan kita pasarkan pada kalangan apa? Tidaklah kita akan memasarkan suatu produk anakanak, tetapi dari dinilai dari segi design tidak memiliki kesinambungan dengan anak-anak. Maka perlunya kita cermat akan pemasaran. Maka, dapat kita menarik kesimpulan bahwa prototype merupakan sebuah rencana awal langkah inovasi atau design yang akan kita hantarkan kepada konsumen, yang mana diharapkan akan menjadi penarik konsumen terkait keunggulan beserta kemajuan yang akan menyangkut produk itu. 1.Langkah-Langkah Prototype a) Pendefinisian produk, pendefinisian ini berkaitan dengan kita mengenal suatu produk tersebut, karena baik dari secara keseluruhan perlu diperhatikan keamanan pada perancangan design ini. Karena suatu prototype yang baik pasti mengenal produknya dan memperhatikan keamanan konsumennya. b) Working model, pada langkah ini akan adanya pemaparan design yang mana pada saat pemaparan dilakukan kita akan mengidentifikasikan design tersebut, 1.9 Langkah-Langkah Prototype Sumber : lancangkuning.com Setelah kita mengenal apa itu prototype, prototype ini memiliki langahlangkah dalam pembuatannya tidak dilakuakn secara asal, adapun itu langkahlangkah prototype ialah : 45
mengevaluasinya dari segi design terkait yang kurang atau apakah design tersebut sesuai dengan peletakan fungsinya, sebelum prototype itu dilanjutkan ada langkah selanjutnya. c) Prototype rekayasa (engineering prototype), pada rekayasa ini hampir sama dengan langkah working model karena dibutuhkannya pemaparan, hanya saja pada langkah ini memiliki tingkatkatan yang lebih dari pada working model. d) Prototype rekayasa, langkah ini akan mejalani ke tingkatan dalam pengujian design tersebut akan kenerjanya, baikpun itu kinerjanya secara operasional. e) Prototype produksi, kehadiran bentuk yang telah diproduksi dan juga telah melewati langkah prototype rekayasanya dan telah memenuhi kinerjanya lewat pengujiannya. f) Qualified production item, pada pengujian ini diberlakukannya produksi secara kecil-kecilan terlebih dahulu dan disebarluaskan secara umum untuk melihat apakah sudah memenuhi aspek-aspek yang telah dievalusikan sebelumnya. g) Pematangan produk komersil, setelah dipasarkannya atau disebarluaskan, kini masuk kedalam langkah untuk melihat bahaya atau resiko yang hadir demi peningkatan mutu produk. h) Model, garis besarnya langkah ini akan akan mempublikasikan alat peraga yang memiliki kesamaan atau kemiripan dengan produk dan dengan ini akan menggambarkan produk dari tiap sisi-sisinya. i) Prototype, sudah menjadi bahan fiksasi suatu produk. 2. Tujuan dan Manfaat Prototype berikut merupakan tujuan diberlakukannya prototype : a. Sebagai sarana penyampaian konsep B. Menjadi alat untuk mempererat hubungan dalam suatu tim, berkat kerjasama c. Menghasilkan sebuah feedback untuk kepuasan ataupun keunggulan suatu produk d. Menjadi rancangan kasar sebelum terjun ke publikasi produk e. Memunculakn banyaknya kreativitas dan ide-ide baru sehingga mengembangkan perkembangan produk TES FORMATIF 1. Jeslaskan yang dimaksud dengan prototyope! 2. Jelaskan perbedaan antara prototype dengan blue print! 46
Manfaat adanya prototype : B. Desain Produk Gambar 1.10 Desain Kemasan Produk Desain produk adalah suatu penciptaan produk yang tidak ada sebelumnya dimana hal ini kemudian akan dijualkan kepada suatu entitas bisnis kepada kostumernya. Generasi berserta dnegan pengembangan koefisien yang amat luas berserta dengan berbagai ide efektif dan juga kreatif lewat berbagai proses yang memberikan arah pada produk yang tidak ada sebelumnya (brand new). Sementara itu, menurut Kotler dan juga Amstrong (2016:254) bahwasannya desain produk merupakan suatu konsepsi yang lebih besar dibandingkan gaya. Gaya dalam hal ini hanya untuk memberikan penggambaran atas penampilan produk yang ada. Berdasarkan Kotler (2002) bahwasannya ada enam elemen yang wajib untuk diberikan suatu perhatian saat membuat desain produk yang antara lain adalah ukuran, bentuk, warna, materiil dari bahan, teks, berserta dengan merk. a. Menjadi alat ukur tingkat kepuasan dan keunggulan produk b. Menjadi alat bantu dalam mengenal produk c. Untuk pengujian keamanan dari segi resiko d. Menguji tingkat kualitas produk e. Menjadi salah satu penarik konsumen atau pemasaran Tugas 1! Buatlah sebuah kelompok yang beranggotakan 4 orang! Analisislah makanan/ produk kantin sekolah yang belum tersedia kemasannya! Buatlah inovasi prototype kemasan pada produk yang dipilih! Prototype dikerjakan pada kertas HVS B3 dan dipresentasikan! 1. 2. 3. 4. 47
1.Tujuan Desain Produk a. b. c. d. 2. Jenis-Jenis Desain Produk Menurut Henry Wu terdapat 3 jenis desain umum dalam hal desain produk diantaranya : • Desain antar muka (interface). • Desain sistem. • Proses desain. 3. Jenis-Jenis Desain Produk Berdasarkan Teknik Apabila diperhatikan dari teknik, desain produk dibagi kembali menjadi dua jenis, dimana dalam hal ini antara lain yaitu: 1. Desain produk baru Pihak yang merancang dalam hal ini akan dirancangkan suatu produk dan juga menciptakan suatu produk yang dalam hal ini amat sungguh baru atau benarbenar belum ada sebelumnya 2. Memodifikasi produk Pihak yang merancang akan memodifikasi produk yang memang sudah ada sebelumnya. 4. Jenis-Jenis Desain Produk Berdasarkan Fungsi Sementara itu, apabila ditinjau dari segi fungsi, maka dapat diketahui berbagai jenis desain produk ini bisa dikembangkan dan dibagi lagi menjadi tiga macam yakni: Sebagai nama atau identitas dari suatu produk Guna membuat suatu produk yang ada dengan biaya minim dan paling optimal dalam memanfaatkan bahan baku beserta dengan berbagai biaya tanpa melakukan penguranagan terhadap nilai jual produk yang ada Menghasilakan produk yang penampilannya bermutu tinggi dan mempunyai nilai jual di atas produk lain Menghasilkan produk yang trend pada zaman sekarang 48
1. Desain sistem Pada bagian ini, pihak yang menciptakan haruslah punya suatu kapabilitas atau kompetensi informasi terkait arsitektur. Hal ini yang dimaksud adalah untuk melakukan pengelolaan atas berbagai informasi guna membentuk serta membuat suatu desain sistem yang mampu membuat pemenuhan atas permintaan dari para usernya. 2. Desain proses Apabila dalam hal ini sistem sudah tercipta, maka yang berikutnya adalah memberikan atensi terhadap proses dari desain atas produk itu sendiri. 3. Desain interface Dimana dalam hal ini user interface yang bersangkutan akan mendapatkan kemudahan dalam menemukan saat menjalankan proses self-checkout. Dalam hal ini lebih tepatnya adalah saat berada pada bagian depan layar, yang kontenya ada berbagai macam product yang bisa dibeli, dan jjga jumlah total atas harga yang perlu untuk dibayarkan. 5. Desain produk kemasan Keberadaan produk kemasan yang amat bervariasi di tengah tengah masyarakat seperti jaman sekarang ini, membuat pihak korporasi atau suatu entitas bisnis harus mempunyai ciri khas yang spesifik pada tiap tiap produknya. Sehingga dengan begitu maka produk yang berusaha ditawarkan kepada konsumen akan lebih mudah untuk dikenali secara luas dan mampu memberikan perhatian lebih dan atraktif untuk para konsumen yang diharapkan nya. Selain itu, meskipun suatu produk yang ditawarkan punya mutu yang baik, tetapi dalam hal ini apabila tidak diimbangi dengan design kemasan yang juga baik, maka dapat dikatakan hal ini tidak akan mampu beroperasi dengan baik. Hal ini disebabkan karena ada banyak sekali konsumen yang mana akan memberikan penilaian produk dari penampilannya atas kemasan terlebih dahulu. Sehingga jika kemasannya atraktif maka banyak customer yang akan memikirkan bahwa sejatinya kemasan ini juga memiliki efek yang baik pula dan juga mempunyai mutu yang amat tinggi. 49
MIXUE Solaria KFC McDonald's OS Windows OS Linux Aplikasi Grab Aplikasi Shopee Aplikasi Gojek A. Contoh desain produk fisik: 1. 2. 3. 4. B. Contoh desain produk digital: 1. 2. 3. 4. 5. C. Kemasan Produk Produksi Fisik. Mengurangi Pencurian. Kenyamanan. Kemasan ialah keseluruhan aktivitas dalam perencaan dan pemproduksian suatu wadah atau bungkus dari suatu product. Kemasan dalam hal ini mencakup tiga elemen yakni , yaitu merk, kemasan itu sendiri, dan label.Kemasan Produk adalah wadah pembungkus yang melindungi produk.Menurut Tjiptono (2012;218) kemasan dapat diartikan : “Kemasan ialah tempat kemas atau pembungkus suatu produk”. 1. Tujuan Kemasan Produk 1. 2. 3. Gambar 1.11 Kemasan Produk 6. Contoh Bentuk Desain Produk 50
4) Pemasaran. 5) Sebagai Perlindung 6) Transmisi Informasi 2. Jenis-Jenis Kemasan Produk 1) Kemasan Kertas 2) Kemasan Gelas 3) Kemasan Logam (exp:Kaleng) 4) Kemasan Plastik 5) Komposit (exp: Plastik/Kertas) 6) Kemasan dapat dikonsumsi (kemasan ini ramah lingkungan karena aman jika termakan) 7) Kemasan Biodegradabale (jenis kemasan yang bisa terdaur ulang secara alami di tanah). 3. Bentuk Kemasan Produk Bentuk pengemasan produk paling umum ada 3 yaitu : 1. Kemasan Primer Ialah merupakan suatu kemasan yang langsung diwadahkan atau mampu membungkus bahan pangan yang ada. Sebagai permisalan adalah plastik permen, botol minum, bungkus roti. 2. Kemasan sekunder Ialah kemasan yang fungsinya melindungi pada kemasan lain. Sebagai contoh adalah kotak karton untuk wadah susu yang terdapat di kaleng, kotak kayu yang difungsikan untuk buah yang dibungkus, dan lain-lain. 3. Kemasar tersier Ialah konsep pengemasan yang ada setelah dikemas primer dan juga sekunder. Kemasan ini dimanfaatkan untuk menjadi suatu pelindung ketika terjadi proses pengangkutan. Sebagai contoh adalah jeruk yang telah dikemas, kemudian dikemas lagi dalam kardus, dan kemudian ditaruh di kotak dan kemudian diletakkan di peti kemas. 51
4. Standart Kemasan Produk Standart Desain Kemasan Produk Standar Nasional Indonesia (SNI) merupakan standar yang berlaku dengan serentak di nasional Indonesia. Yang meresmikan SNI ini adalah BSN atau Badan Standarisasi Nasional. SNI ini akan berlaku di seluruh kawasan selama kawasan tersebut di NKRI. SNI memiliki sifat sukarela untuk pemakaian dan ditetapkan oleh pengusaha dimana hal ini bersesuaian dengan PP No. 102 tahun 2000. Standart Kemasan Produk diantaranya: 1. Nama Produk Pada konteks ini, adalah nama dari creative product yang akan mengalami pengemasan dan dijual dipasaran. 2. Merk Dagang Suatu entitas bisnis supaya memiliki kekhasan harus memiliki brand atau merk(merek dagang)yang uni. 3. Bahan baku yang digunakan Bahan dari bahan baku yang digunakan sangat penting dijelaskan dalam label produk. 4. Netto atau Volume bersih Definisi dari netto ini ialah bobot bersih atau volume dari produk . 5. Nama produsen Merupakan nama entitas bisnis yang berkaitan dalam penciptaan ataupun pengelolaan produk kreatif yang ada. 6.Nama distributor Pada konteks ini yang dimaksudkan adalah nama berbagai pihak yang secara spesifik terlihat dalam suatu proses distribusi produk kreatif. 7. Nomor registrasi / Izin Dinas Kesehatan Suatu nomor ialah bukti secara otentik bahwasanya produk yang berkaitan telah lewat uji dan telah diklaim aman untuk dikonsumsi atau digunakan (BPOM). 52
8. Logo halal Sebuah logo yang mencantumkan pernyataan halal sehingga boleh digunakan oleh konsumen. 9. Kode produksi Ialah kode produksi dari produk kreatif. Yang tanggal produksi berupa angka atau kode huruf yang menerangkan tanggal produksi produk kreatif. 10. Waktu kadaluarsa Hal ini sejatinya merupakan suatu keterangan terkait layak tidaknya suatu produk untuk digunakan atau dikonsumsi. Best before date dalam hal ini memiliki makna bahwasannya produk yang ada dalam suatu kondisi yang baik, sehingga masih dapat dikonsumsi serta tidak ada kecacatan apapun ketika lewat tanggal yang telah tercantum. 11. Penggunaan berdasarkan tanggal Memiliki makna bahwasannya produk tidak lagi dapat dikonsumsi jika melewati tanggal yang telah di cantumkan pada kemasan tersebut. 53
Uji Kompetensi A. Pilihlah jawaban di bawah ini dan berilah tanda silang (x) pada jawaban yang menurut anda benar! 1. Gambaran awal yang akan kita hantarkan kepada konsumen dengan harapan akan menjadi penarik konsumen, merupakan pengertian dari… a. Blue print b. Design c. Prototype d. Produk e. Ide 2. Hal yang perlu diperhatikan atau diperkirakan sebelum akan membuat prototype adalah… a. Jenis produk, zaman, pemasaran b. Jenis produk, alat pembuatan produk, bahan pembuatan produk c. Jenis produk, zaman, harga produk d. Harga produk, zaman, pembeli e. Alat pembelian produk, bahan pembuatan produk, pembeli 3. Kelompok dinar sedang melakukan observasi terkait pelaksanaan prototype mereka, pada saat melakukan observasi mereka melakukan pengenalan produk dan keamanan produk tersebut. Pada langkah di atas merupakan langkah…. a. Working model b. Engineering prototype c. Qualified production d. Model e. Pendefinisian produk 4. Pada saat melakukan presentasi kelompok doni menunjukan langsung bukti fisik dari konsep perancanaan produk mereka. Langkah tersebut merupakan langkah…. I. PILIHAN GANDA Pilihlah jawaban di bawah ini dan berilah tanda silang (x) pada jawaban yang menurut anda benar! 54
a. Prototype rekayasa b. Prototype produksi c. Pematangan produk d. Model e. Pendefinisian produk 5. Pada langkah pematangan produk komersil, apa hal yang akan menjadi titik fokusnya pada pemasaran…. a. Peningkatan mutu produksi b. Peningkatan pembeli produksi c. Peningkatan feedback produksi d. Peningkatan sponsor produksi e. Peningkatan pegujian produksi 6. Pengertian dari kemasan produk adalah … a. b. c. d. Alat peraga yang mirip produk yang akan dibangun (look–like–models) e. 7.Fungsi dari bagian standar dan spesifikasi desain adalah.. 55 Desain kreatif yang mengaitkan bentuk, struktur, material, warna,citra, tipografi dan elemen-elemen desain dengan informasi produk agar produk dapat dipasarkan Desain kreatif yang mengaitkan bentuk, struktur, material, warna, citra, tipografi dan elemen-elemen desain dengan informasi produk agar produk yang tidak dapat dipasarkan Bentuk efektif dalam mengkomunikasikan konsep produk namun jangan sampai menyerupai bentuk produk sebenarnya karena mengandung resiko responden akan menyamakannya dengan produk akhir Penerjemahan konsep teknikal yang berhubungan dengan kebutuhan dan perilaku konsumen kedalam bentuk perancangan termasuk aspek hukum produk dan aspek hukum yang melibatkan keamanan dan perlindungan terhadap konsumen.
a. Memiliki ciri khas pada produk b. c. d. e. Menjadi bagian dari sebuah mutu yang baik 8. Kemasan yang fungsi utamanya melindungi kelompok kemasan lainnya, seperti misalnya kotak karton untuk wadah kaleng susu, kotak kayu untuk wadah buah-buahan yang dibungkus dan sebagainya, merupakan pengertian dari kemasan …. a. Primer b. Sekunder c. Tersier d. Kuarter e. Social 9. Dalam proses desain produk adalah membuat desain produk yang bermanfaat, istilah tersebut lebih dikenal dengan …. a. Estetic b. Unobtrusive c. Makes a product usefull d. Long lasting e. Anvironmentally friendly 10. Berikut ini faktor-faktor yang mempengaruhi desain produk adalah.. a. Fungsi produk b. Tanggungjawab produk c. Standard dan spesifikasi produk d. Harga dan volume e. Benar semua Menyesuaikan ukuran keserasian desain disambung dengan bagian lainnya, sehingga menjadi satu kesatuan yang kuat Fokus terhadap keindahan suatu bentuk produk menurut fungsi dan kegunaannya Bagian dari rencana bagimana menyambung bagian-bagian supaya tidak terlihat ada bagian yang kosong 56
1. Mengapa perlu diperhatikannya pemasaran produk sebelum menjadi sebuah prototype? 2. Tuliskan menurut anda, apa yang akan terjadi jikalau kita langsung mempublikasi suatu kemasan produk tanpa melakukan prototype! 3. Jelaskan menurut anda yang dimaksud dengan keamanan produk terhadap konsumen! 57 II. ESAI Jawablah pertanyaan berikut dengan jawaban yang tepat!
4. Fungsi dari bagian standar dan spesifikasi desain adalah. 5. Pendektan bisnis yang digunakan oleh prototype dan pengembangannya agar efektif adalah.. 58
59 BAB 5 PROSES KERJA PEMBUATAN PROTOTYPE PRODUK BARANG/JASA Deskripsi Materi Kegiatan produksi merupakan kegiatan menciptakan nilai guna suatu barang untuk memenuhi kebutuhannya. Kegiatan ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan manusia dalam mencapai kemakmuran. Pada BAB 5 ini kalian akan mempelajari mengenai proses kerja pembuatan prototype produk barang/jasa. Pada prosesnya sendiri pembuatan ini bermuat alur sehingga agar pembuatannya tetap pada jalannya. Tujuan Pembelajaran Menjelaskan tahapan produksi barang atau jasa sampel (Prototype) Menjelaskan manfaat dan kelemahan metode prototype Menjelaskan skema alur kerja Prototype Petunjuk Penggunaan Bacalah doa sebelum belajar. Posisikan diri agar siap untuk menerima materi pelajaran. Bacalah materi yang ada di dalam modul sesuai dengan waktu kegiatan pembelajaran. Pahami materi yang ada di dalam modul sesuai dengan waktu kegiatan pembelajaran. Apabila terdapat materi yang tidak jelas atau dipahami, siswa dapat menanyakannya kepada guru. Kerjakan setiap tugas yang ada pada materi ini sesuai dengan perintah yang ada. Apabila siswa masih belum memahami materi ini, siswa dapat mengulangi lagi kegiatan pembelajaran secara mandiri atau bertanya kepada guru mata pelajaran yang berkaitan hingga memahami materi ini.
A. Tahapan Proses Produksi Barang Salah satu teknik pengembangan perangkat lunak yang populer adalah prototipe. Dengan bantuan teknik pembuatan prototipe ini, perancang sistem dan klien dapat berkomunikasi satu sama lain. Seringkali, pelanggan akan menjelaskan persyaratannya secara umum tanpa membahas secara spesifik mengenai output, pemrosesan, dan data yang diperlukan. Efektivitas algoritma, kemampuan sistem operasi, dan antarmuka pengguna yang berinteraksi dengan komputer, di sisi lain, kurang penting bagi pengembang. Keduanya harus bekerja sama dengan baik agar pengembang dapat memahami keinginan pelanggan secara akurat sambil tidak mengecualikan pertimbangan teknis dan pelanggan untuk mengetahui prosedur untuk mengganggu sistem yang diinginkan untuk mengatasi ketidakcocokan antara pelanggan dan pengembang. Alhasil, sistem akan diproduksi sesuai dengan jadwal penyelesaian yang telah ditetapkan. Rahasia model prototipe yang sukses adalah menetapkan aturan dasar di depan, yang berarti bahwa klien dan pengembang harus setuju bahwa prototipe dibuat untuk menggambarkan tuntutan. Program yang sebenarnya akan dikembangkan dengan kualitas dan implementasi yang telah ditentukan, dengan prototipe dikurangi atau dihapus seluruhnya. 1. Tahapan Prototyping a. Daftar persyaratan. b.Membangun prototipe. c. Penilaian pembuatan prototipe Bersama-sama, pengguna dan pengembang membangun struktur seluruh perangkat lunak, menentukan semua persyaratan, dan membuat sketsa sistem yang akan dibangun. Bangun prototipe dengan membuat desain sementara yang berpusat pada pelanggan (misalnya dengan membuat format input dan output). Pelanggan membuat penilaian ini apakah prototipe yang telah dikembangkan mematuhi persyaratan mereka. Langkah selanjutnya, 4, akan diambil jika sesuai. Jika tidak, langkah 1, 2, dan 3 diulang untuk merevisi prototipe. atau Jasa Sampel (PROTOTYPE) 60
d. Membuat sistem aman. e. Jalankan tes sistem. f. Penilaian sistem g. Menerapkan program Pembuatan prototipe yang disepakati diubah menjadi bahasa pemrograman yang sesuai pada saat ini. Sistem harus diuji sebelum digunakan setelah perangkat lunak siap digunakan. Kotak putih, kotak hitam, jalur dasar, pengujian arsitektur, dan metode pengujian lainnya digunakan untuk pengujian ini. Klien menilai apakah sistem yang telah selesai memenuhi harapannya. Jika demikian, langkah 7 telah selesai; Jika tidak, ulangi langkah 4 dan 5. B. Manfaat dan Kelemahan Proses pembuatan sistem prototipe memiliki sejumlah manfaat, seperti: Pro dan kontra dari metode prototipe a. Manfaat Metode Prototipe 1. 2. 3. 4. 5. 6. 7. Mengurangi biaya dan waktu pengembangan Pemilik sistem harus dilibatkan agar kesalahan sistem dapat dikurangi sejak awal proses. Memfasilitasi komunikasi tim yang baik. Klien puas dengan haknya sendiri karena sudah memiliki konsep untuk sistem yang akan dikembangkan. Implementasi atau penggunaan sistem lebih sederhana karena klien sudah terbiasa dengan keadaan sistem sebelumnya. Kemudian memperkirakan perkembangan sistem yang akan datang. Mengizinkan klien untuk merancang perangkat lunak khusus untuk sistem baru. 61 b. Kelemahan Metode Prototipe Jika klien tidak langsung senang, metode prototipe membutuhkan banyak waktu. Pelanggan terus meningkatkan kebutuhan sistem karena mereka ingin memastikan bahwa itu terlihat persis seperti yang mereka inginkan, yang membuat pembuatan sistem lebih sulit. Jika komunikasi kedua belah pihak tidak berfungsi dengan baik, sistem akan terhambat. 1. 2. 3.
C. Skema Alur Kerja Bagan proses produksi Sebelum memulai proses produksi, diagram alur proses ini harus dibuat dengan tepat. Untuk apa diberlakukannya skema alur kerja itu ? Meningkatkan pendapatan sekaligus mengurangi pengeluaran Tujuan organisasi adalah untuk menghasilkan keuntungan karena merasa sulit untuk tumbuh tanpanya. Demi keberlangsungan bisnis, perusahaan akan berupaya memaksimalkan keuntungan. Menurut manajemen keuangan, memaksimalkan kekayaan atau nilai pemegang saham daripada pendapatan adalah tujuan sebenarnya. Alasan untuk ini adalah bahwa arus kas perusahaan tidak tercermin dalam labanya. Keuntungan seperti itu tidak konsisten dengan arus masuk dan keluar kas bisnis. Maksimalkan proses produksi. Jaga perubahan nilai produksi seminimal mungkin. Jaga pergeseran tarif tenaga kerja seminimal mungkin Gunakan pabrik dan peralatan secara maksimal. 1. 2. 3. 4. 5. Gambar 1.12 Skema Alur Kerja 62
D. Lembar Rencana/gambar Kerja Saat menempatkan pikiran ke dalam bentuk nyata, lembar kerja atau gambar kerja digunakan sebagai gambar referensi. Setiap anggota tim yang terlibat dalam proses perlu memahami gambaran kerja. berkembang secara fisik. Berbagai elemen yang menyampaikan detail tentang ukuran, bahan, dan warna juga termasuk dalam gambar kerja. Pengusaha akan membutuhkan gambar kerja untuk memungkinkan dia memberikan ide bentuk konkret. Seorang wirausahawan dapat menghindari menghabiskan terlalu banyak waktu dan sumber daya untuk memantau setiap aspek dari setiap elemen pengembangan dengan menggunakan gambar kerja. Akibatnya, pelaksana harus mampu membaca dan memahami gambaran kerja. Gambar telah digunakan untuk menyampaikan ide di antara orang-orang untuk waktu yang sangat lama, dan mereka masih digunakan sekarang. Faktanya, metode berkomunikasi dengan gambar ini telah menjadi cara umum bagi orang untuk berinteraksi. Gambar kerja juga dapat digambarkan sebagai disiplin ilmu yang menentukan bentuk produk yang diproduksi, memproses bentuk agar sesuai dengan kemampuan proses produksi di industri yang memproduksinya. Desain produk juga dikenal sebagai desain produk industri dalam jargon ilmiah. 63
Uji Kompetensi Dasar dari sebuah produk merupakan tahapan yang sangat penting dalam rencana pembuatan produk karena menyangkut keunggulan produk yang akan menentukan kemajuan suatu usaha di masa mendatang merupakan pengertian dari …. a. Working model b. Prototype produk c. Produk kemasan d. Model e. Costumers Berikut ini yang bukan tahapan prototype adalah …. a. Pendefinisian produk b. Prototipe produksi c. Working model d. Pemodelan industry e. Prototipe rekayasa Merupakan alat peraga yang mirip produk yang akan dibangun (look– like–models) merupakan pengertian dari …. a. Model b. Prototipe c. Arsitektur d. Industri e. Perancangan Simamora (2007) mengemukakan pengemasan mempunyai dua fungsi yaitu, kecuali…. a. Fungsi inovatif dan fungsi promosional b. Fungsi promosioal dan fungsi promosional c. Fungsi protektif dan fungsi anggaran d. Fungsi produk dan fungsi promosional e. Fungsi protektif dan fungsi promosional 1. 2. 3. 4. I. PILIHAN GANDA Pilihlah jawaban di bawah ini dan berilah tanda silang (x) pada jawaban yang menurut anda benar! 64
Berkenaan dengan proteksi produk, perbedaan iklim, prasarana transportasi, dan saluran distribusi yang semua berimbas pada pengemasan. Dengan pengemasan protektif, para konsumen tidak perlu harus menanggung risiko pembelian produk rusak atau cacat. Merupakan pengertian dari fungsi pengemasan apa …. a. Fungsi promosial b. Fungsi protektif c. Fungsi anggaran d. Fungsi produk e. Fungsi inovasi Kemasan dan pelabelan kemasan mempunyai beberapa tujuan, yaitu kecuali …. a. Physical production b. Reducing theft . c. Barrier protection d. Session production e. Information transmission Melindungi objek dari suhu, getaran, guncangan, tekanan dan sebagainya merupakan pengertian dari tujuan kemasan dari…. a. Barrier protection b. Reducing theft. c. Physical production d. Session production e. Information transmission Kemasan yang langsung dibuang setelah satu kali pakai. Contohnya bungkus plastik, bungkus permen, bungkus daun, karton dus, makanan kaleng meruapakan pemakaian beberapa kali …. a. Kemasan sekali pakai (disposable) b. Kemasan dipakai berulang kali c. Kemaasan siap pakai d. Kemasan tidak bias dipakai e. Kemasan steril 5. 6. 7. 8. 65
Kemasan yang fungsi utamanya melindungi kelompok kemasan lainnya, seperti misalnya kotak karton untuk wadah kaleng susu, kotak kayu untuk wadah buah-buahan yang dibungkus dan sebagainya, merupakan pengertian dari kemasan …. a. Primer b. Sekunder c. Tersier d. Kuarter e. Social Bahan kemas yang siap untuk diisi dengan bentuk yang telah sempurna sejak keluar dari pabrik. Contohnya adalah wadah botol, wadah kaleng, dan sebagainya merupakan pengertian dari kemasan …. a. Tidak siap pakai b. Siap pakai c. Siap dirakit d. Siap dibuang e. Siap dibongkar. 9. 10. 1. Apa saja tahapan dalam membuat prototipe produk? . 2. Jelaskan pengertian kemasan produk ,menurut bahasa kalian sendiri! II. ESAI Jawablah pertanyaan berikut dengan jawaban yang tepat! 66
3. Jelaskan hubungan yang berkaitan yang di maksud dari fitur pemasaran dalam distribusi pada kemasan produk ! 4. Berikan contoh kemasan dari primer hingga tersier kemudian jelaskan masing - masing ! 67
5. Apa yang dimaksud dengan prototype?,jelaskan menurut bahasa kalian sendiri! 68
69 Disain kerangka bentuk; rancangan Ekonomi Ilmu tentang asas-asas produksi, distribusi, dan pemakaian barang-barang serta kekayaan (seperti hal keuangan, perindustrian, dan perdagangan). Eksternal menyangkut bagian luar (tubuh, diri, mobil, dan sebagainya) Gagasan Hasil pemikiran; ide Ide Rancangan yang tersusun di dalam pikiran; gagasan; citacita. Individu Organisme yang hidupnya berdiri sendiri, secara fisiologis ia bersifat bebas (tidak mempunyai hubungan organik dengan sesamanya). Inovasi Penemuan baru yang berbeda dari yang sudah ada atau yang sudah dikenal sebelumnya (gagasan, metode, atau alat). Inovatif Bersifat memperkenalkan sesuatu yang baru; bersifat pembaruan (kreasi baru). Internal menyangkut bagian dalam (tubuh, diri, mobil,dsb); dalam (negeri); sebelah dalam; di kalangan sendiri; dalam lingkungan sendiri Karakter Sifat-sifat kejiwaan, akhlak atau budi pekerti yang membedakan seseorang dari yang lain; tabiat; watak Karakteristik Tanda, ciri, atau fitur yang dapat digunakan sebagai identifikasi; kekhasan atau kualitas yang membedakan. Kemasan hasil mengemas; bungkus pelindung barang dagangan (niaga) Kreatif Memiliki daya cipta; memiliki kemampuan untuk menciptakan. GLOSARIUM
Nasib Sesuatu yang sudah ditentukan oleh Tuhan atas diri seseorang; takdir. Optimis Orang yang selalu berpengharapan (berpandangan) baik dalam menghadapi segala hal. Orientasi Pandangan yang mendasari pikiran, perhatian atau kecenderungan. Orisinal Asli; tulen. Peluang Ruang gerak, baik yang konkret maupun yang abstrak, yang memberikan kemungkinan bagi suatu kegiatan untuk memanfaatkannya dalam usaha mencapai tujuan; kesempatan. Peluang Usaha Peluang atau kesempatan tertentu yang dapat dimanfaatkan seseorang untuk melakukan atau membangun usaha. Pionir Penganjur; pelopor; perintis jalan; pembuka jalan. Produksi proses mengeluarkan hasil; penghasilan: hasil; pembuatan Prototipe model yang mula-mula (model asli) yang menjadi contoh; contoh baku; contoh khas Usaha Kegiatan dengan mengerahkan tenaga, pikiran, atau badan untuk mencapai suatu maksud; pekerjaan (perbuatan, prakarsa, ikhtiar, daya upaya) untuk mencapai sesuatu. Risiko Akibat yang kurang menyenangkan (merugikan, membahayakan) dari suatu perbuatan atau tindakan. Wirausaha Orang yang pandai atau berbakat mengenali produk baru, menentukan cara produksi baru, menyusun operasi untuk pengadaan produk baru, memasarkannya, serta mengatur permodalan operasinya. GLOSARIUM 70
71 DAFTAR PUSTAKA Sagoro, E. M. WIRAUSAHA DAN WIRAUSAHAWAN SUKSES. http://staff.uny.ac.id/sites/default/files/pengabdian/endra-murti-sagoro-semsc/wirausaha-dan-wirausahawan-sukses.pdf Sunarya, P. A., & Saefullah, A. (2011). Kewirausahaan. Penerbit Andi. https://books.google.co.id/books? hl=id&lr=&id=C5pyDwAAQBAJ&oi=fnd&pg=PA1&dq=pengertian+kewirausahaan&ot s=ZMFoHPKdiE&sig=W8K7oYZ5M_NjD_5sq5L2V86rfDU&redir_esc=y#v=onepage&q &f=true Bygrave, W. D. and Zacharakis, A. (2010) The Portable MBA In Entrepreneurship. Saryanto, S. P. T (2021). Produk Kreatif dan Kewirausahaan Teknik Kendaraan Ringan SMK/MAK Kelas XI. Gramedia Widiasarana Indonesia. Firmansyah, M. A. and Roosmawarni, A. (2019) Kewirausahaan (Dasar dan Konsep). Perundang-undangan, W. (no date) Instruksi Presiden Republik Indonesia. Fauzia, E. et al. (2017) ‘Modul Produk Kreatif dan Kewirausahaan SMK Kelas XI’ , p. 5. Available,at:file:///C:/Users/RTP/Downloads/MODUL_PKK_KLS_XII_SEMESTER_GAN JIL.pdf. Joko Pramono, “Produk Kreatif Dan Kewirausahaan, ” p. 182, 2019, [Online]. Available: https://anyflip.com/raayd/xgyf/basic https://www.academia.edu/40644173/Materi_Peluang_Usaha | Ribowo Abdullathif https://id.scribd.com/document/517495870/MODUL-PELUANG-USAHA | pedli resydi miflah | judul : kel. 2 identifikasi peluang usaha https://id.scribd.com/document/473417495/MODUL-2-ANALISIS-PELUANGUSAHA-8a795f044a3449a9fd4159968bfb857b-pdf | arby | judul : modul 2 analisis peluang usaha_8a795f044a3449a9fd4159968bfb57b.pdf https://www.smkmutumalang.sch.id/wpcontent/uploads/2020/03/MODUL_PKK_SMK-KELAS-XI_SEMESTER-GANJIL-1- Anny-Pradhana-combined.pdf | elya fauzia, S.Sos M.Pd | Surabaya, 9 juni 2019, judul : modul produk kreatif & kewirausahaan SMK kelas XI semester ganjil https://pdfcoffee.com/modul-kewirausahaan-ide-dan-peluang-usaha-pdffree.html https://wokaproject.id/smkn2/modul-245.html Winardi entrepreneur & entrepreneurship, prenada media, Jakarta timur, 2003, hlm 160 Kasmir, kewirausahaan, Pt. Raja grafindo persada, jakarta, 2013, hlm 38 Widodo, A.S. ( 2012 ). KEWIRAUSAHAAN. Yogyakarta : jaring inspiratif Dody Kumana. 2019. Produk Kreatif dan Kewirausahaan. Bogor: PT. Yudhistira Assauri, Sofjan. 1987. Manajemen Pemasaran. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada Djaslim Saladin. 2004. Manajemen Pemasaran. Bandung: Linda Karya Machfoedz, Mahmud dan Mas'udMahfoedz. 2004. Kewirausahaan. Yogyakarta: UPP AMP YKPN
DAFTAR PUSTAKA Machfoedz, Mahmud. 2007. Pengantar Bisnis Modern. Yogyakarta: Andi Offset Rangkuti, Fredy. 2001.Teknik Mengukurdan Strategi Meningkatkan Kepuasan Pelanggan Dan Analisis Kasus PLN-JP. Jakarta: PT.Gramedia Pustaka Utama Swastha Basu,Irawan. 1994. Manajemen Pemasaran. Jakarta: Salemba Empat Sofyan, Syafri Harahap. 2008. Analisa Kritisatas Laporan Keuangan. Jakarta: PT. Raja Grafindo Persada Tjiptono, Fandy. 2000. Manajemen Jasa. Edisi Kedua. Jakarta: Andy Offset Perreult, William Jr. 1993. Dasar- Dasar Pemasaran, Edisi ke-5 ( Penterjemah: Ir. Agus Maulana MSM). Jakarta: Erlangga Modul ajar Smk N 3 Pacitan, Produk Kreatif dan Kewirausahaan, Kd 3.2 Peluang Usaha, 2021. http://donyahmad28.blogspot.co.id/2011/12/pengertian-identifikasi-peluangusaha.html diakses pada hari Senin. http://pajarilahi94.blogspot.co.id/2012/03/menganalisis-peluang-usaha.html, diakses pada hari Senin Husni mubarok, Pengantar Bisnis, Nora Media Enterprise, Kudus, 2010, hlm. 98-99 Ibid. Kasmir, hlm. 44-47 http://monaliasakwati.blogspot.co.id/2011/12/identifikasi-peluang-dalamwirausaha.html, diakses pada hari Senin Firmansyah, M. A. (2019). KEWIRAUSAHAAN (Dasar dan Konsep). Surabaya: Qiara Media. Mariotti, S. (2013). Entrepeneurship, Owning Your Future. USA: Pearson Education. Suharno, B. (2008). Langkah Jitu Memulai Bisnis dari Nol. Jakarta: Penebar Swadaya. https://id.scribd.com/document/361268125/identifikasi-peluang-usaha repository.unej.ac.id PERKEMBANGAN HAK KEKAYAAN INTELEKTUAL INDONESIA" , Jurnal Hukum Mimbar Justitia, 2017 elandaharviyata.wordpress.com Fazal Akmal Musyarri. "Konsepsi Hak Cipta Ditinjau dari Distribusi Kekayaan Menurut Teori Hukum Ekonomi Syariah" , Jurnal Hukum Lex Generalis, 2022 72