KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT KEPATUHAN INTERN
PANDUAN
TATA CARA
Evaluasi Penerapan Manajemen Risiko
di Direktorat Jenderal Cipta Karya
Direktorat Kepatuhan Intern
Kata Pengantar
Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT
atas limpahan karunia-Nya sehingga penulis dapat
menyelesaikan penyusunan hasil kegiatan Aktualisasi
CPNS 2022 dengan judul “Panduan Tata Cara Evaluasi
Penerapan Manajemen RIsiko di Direktorat Jenderal
Cipta Karya”.
Panduan ini berisi standar-standar dan tata cara
evaluasi penerapan manajemen risiko dan
diharapkan dapat bermanfaat dan juga digunakan
dalam peningkatan kinerja Unit Kepatuhan Internal
(UKI) dari tingkat Satuan Kerja, Balai, Unit Kerja, Unit
Organisasi di lingkungan Direktorat Jenderal Cipta
Karya, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan
Rakyat.
Penulis menyadari bahwa penyusunan panduan
ini masih jauh dari kata sempurna. Untuk itu, penulis
mengharapkan kritik dan saran yang bersifat
membangun untuk menyempurnakan panduan ini.
Demikian, semoga panduan ini dapat bermanfaat.
Terima kasih.
Jakarta, Oktober 2022
Penulis
Panduan Tata cara Evaluasi Penerapan Manajemen i
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
Daftar Isi
Kata Pengantar i
Daftar Isi ii
I Pendahuluan 1
II Terminologi dalam Evaluasi Penerapan MR 4
III Tata Cara Evaluasi Penerapaan MR 9
Evaluasi Penyusunan Komitmen MR 10
Evaluasi Implementasi setiap Triwulan 23
Evaluasi Penerapan MR 28
IV Penutup 31
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen ii
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
CIPTA KARYA
PENDBAAHBUILUAN
Evaluasi penerapan manajemen risiko 1
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
Pendahuluan
Panduan Tata Cara
Evaluasi Penerapan MR
Maksud
Dimaksudkan untuk memberikan panduan dan
standar kepada evaluator (UKI maupun UPR) dalam
melakukan evaluasi penerapan manajemen risiko
UPR di Direktorat Jenderal Cipta Karya maksimal
pada bulan Februari setiap tahunnya untuk evaluasi
penyusunan komitmen, setiap triwulan untuk
evaluasi implementasi MR dan setiap akhir tahun
untuk evaluasi penerapan MR.
Tujuan 2
Memberikan kepastian terukur kepada unit
yang dievaluasi bahwa pelaksanaan
evaluasi penerapan manajemen risiko di
Direktorat Jenderal Cipta Karya telah
berjalan objektif
Meningkatkan penilaian tingkat efektivitas
penerapan manajemen risiko di Direktorat
Jenderal Cipta Karya
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
Dasar Hukum
Dasar hukum penyusunan panduan tata cara
evaluasi penerapan manajemen risiko :
SE Menteri PUPR No.04 Tahun 2021 tentang
pedoman penerapan manajemen risiko
SE Itjen No.5 Tahun 2021 tentang pedoman
evaluasi tingkat efektivitas penerapan
manajemen risiko
Pemantauan dan evaluasi atas
penerapan MR di tingkat unit
organisasi dan/atau UPT terdiri atas:
1.Evaluasi Penyusunan Komitmen
Manajemen Risiko
2.Evaluasi Implementasi Setiap
Triwulan
3.Evaluasi Penerapan Manajemen
Risiko
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 3
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
Direktorat Kepatuhan Intern
CIPTA KARYA
TERBMAIBNOIILOGI
Evaluasi penerapan manajemen risiko 4
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
Terminologi
dalam Evaluasi Penerapan Manajemen
Risiko
Unit Kepatuhan Intern (UKI)
Manajemen Risiko (MR) Unit kerja struktural yang
mempunyai tugas melaksanakan
Proses mengidentifikasi, penyusunan, kebijakan teknis
menilai, mengelola dan kerangka kerja, pembinaan,
mengendalikan peristiwa atau pengendalian, pemantauan,
situasi potensial untuk evaluasi dan pelaporan
memberikan keyakinan kepatuhan intern dan
memadai tentang pencapaian manajemen risiko pada masing-
tujuan organisasi masing uint organisasi
Proses MR Unit Pemilik Risiko (UPR)
Penerapan kebijakan, Unit yang bertanggung jawab
prosedur dan praktik dalam pelaksanaan manajemen
manajemen yang bersifat risiko
sistematis atas aktivitas
penetapan konteks,
identifikasi risiko, analisis
risiko, evaluasi risiko, respons
risiko, pemantauan, serta
informasi dan komunikasi
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 5
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
Terminologi
dalam Evaluasi Penerapan Manajemen
Risiko
Pemilik Risiko Evaluasi penerapan MR
Pimpinan tertinggi pada tingkat Rangkaian kegiatan
kementerian/unit membandingkan hasil/prestasi
organisasi/unit kerja/unit suatu kegiatan dengan standar,
pelaksana teknis/satuan kerja rencana atau norma yang telah
sebagai pihak yang dianggap ditetapkan dan menentukan
memiliki tingkat akuntabilitas faktor-faktor yang
dan kewenangan yang cukup mempengaruhi keberhasilan
dalam mengelola risiko atau kegagalan suatu kegiatan
dalam mencapai tujuan
Pengelola Risiko
Evaluator
Pejabat setingkat di bawwah
pemilik risiko, yang bertanggung Pihak yang melakukan evaluasi
jawab dan membantu pemilik terhadap penerapan manajemen
risiko dalam mengkoordinasikan risiko sesuai dengan lingkup
pengelolaan MR, serta tanggung jawabnya
memastikan adanya komunikasi
dalam pengelolaan MR kepada Komponen Evaluasi
seluruh pegawai di unit pemilik
risiko dan memastikan Budaya sadar risiko
pengelolaan MR dijalankan Struktur manajemen risiko
dengan benar Proses manajemen risiko
Hasiil penerapan manajemen
risiko
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 6
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
Terminologi
dalam Evaluasi Penerapan Manajemen
Risiko
Efektivitas Penerapan MR Teknik Evaluasi
Penilaian atas tingkatan suatu Reviu Dokumen
organisasi memahami dan Survei
mengelola risiko
Rapat Penutupan (Exit
Pelaksanaan Evaluasi Meeting)
Dilakukan setelah berakhirnya
Perencanaan pelaksanaan evaluasi agar
Susunan Tim pimpinan UPR mendapat
Kompetensi gambaran tentang hasil
Program Kerja Evaluasi evaluasi dan menyusun
Ruang Lingkup Evaluasi rencana tindak lanjut
Rapat Pembukaan (Entry Pelaporan
Meeting) Memuat dasar penugasan,
Dilakukan sebelum tujuan evaluasi, ruang lingkup
dimulainya pelaksanaan evaluasi, struktur MR, hasil
evaluasi yang diikuti oleh tim evaluasi, kesimpulan tingkat
evaluasi dan pimpinan UPR efektivitas penerapan MR dan
agar mendapat gambaran rekomendasi
tentang evaluasi yang akan
dilakukan dan manfaat yang
akan diperoleh
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 7
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
Terminologi
dalam Evaluasi Penerapan Manajemen
Risiko
LR Repeatable
Level Risiko UPR sudah memiliki sistem
LK pengendalian yang cukup namun
Level Kemungkinan belum seluruhnya dapat dikaitkan
dengan risiko-risiko yang
LD mempengaruhi kegiatan organisasi
Level Dampak
Defined
UPR sudah mampu mengidentifikasi
dan menetapkan risiko-risiko kunci,
semakukan reviu secara berkala,
dan menempatkan langkah
penanganan atas risiko-risiko kunci
dalam organisasi
LED Managed
UPR sudah mampu mengidentifikasi
Loss event database adalah dan menetapkan keseluruhan risiko,
dokumen yang berisi catatan melakukan reviu secara berkala,dan
kejadian kerugian yang menempatkan langkah penanganan
pernah terjadi baik pada atas keseluruhan risiko
tahun berjalan maupun pada
tahun selanjutnya Optimized
UPR sudah mampu mengidentifikasi
Tingkat Efektivitas dan menetapkan keseluruhan risiko,
melakikan reviu secara berkala,dan
Initial menempatkan langkah penanganan
UPR memiliki sistem atas keseluruhan risiko, serta
pengendalian yang terbatas melakukan pemantauan atas
langkah penanganan risiko
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 8
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
Direktorat Kepatuhan Intern
CIPTA KARYA
PETENABVTEAAARBLACUIPIAAIARSNAI MR
Evaluasi penerapan manajemen risiko 9
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
TATA CARA EVALUASI
PENYUSUNAN KOMITMEN
1.Evaluasi Penyusunan Komitmen MR
Melakukan verifikasi terhadap usulan UPR atas risiko baru
atau masalah yang belum teridentifikasi di dalam register
risiko. Verifikasi dilakukan pada saat UPR menyelesaikan
draft profil risiko dan telah diupload pada aplikasi Si-RICO
biasanya maksimal pada bulan Februari setiap tahunnya.
Hasil verifikasi disampaikan kepada pimpinan UPR
diatasnya untuk ditetapkan dan dimasukan di dalam
register risiko UPR.
2
13
Pengecekan
DPPeanetangegUcismeiEkaunavmnaluasiSStParsaeatneragynisusunanKPPeeepnDmeganaefttcniaengrkgkaaunn
7 Komitmen MR 4
Pengecekan 6 Pengecekan Tujuan
Penyusunan Pelaksanaan MR
Jadwal 5
Pelaksanaan
Pengecekan Pengecekan
Peta risiko Penyusunan
Profil risiko
Note: untuk penjelasan lebih detail terkait
evaluasi penyusunan komitmen MR
dijelaskan pada halaman berikutnya
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 10
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
TATA CARA EVALUASI
PENYUSUNAN KOMITMEN
Langkah Langkah verifikasi:
1. Data Umum
Tim evaluator melakukan pemeriksaan terhadap pengisian
data unit organisasi, unit pemilik risiko, pemilik risiko dan
pengelola risiko sesuai dengan perjanjian kinerja (PK).
2. Sasaran strategis/program unit pemilik risiko
Tim evaluator melakukan pemeriksaan terhadap sasaran
strategis/program UPR mulai dari sasaran, indikator sasaran,
kegiatan utama, tujuan kegiatan utama, serta anggaran.
Penilaian dilakukan sesuai dengan pernyataan, penyebab
dan dampak .
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 11
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
TATA CARA EVALUASI
PENYUSUNAN KOMITMEN
3. Daftar pemangku kepentingan
Tim evaluator melakukan pengecekan terhadap
kelengkapan daftar pemangku kepentingan internal
maupun eksternal dan diminta untuk dapat mengelaborasi
pemangku-pemangku kepentingan dalam hubungannya
dengan pencapaian sasaran unit pemilik risiko.
4. Tujuan pelaksanaan manajemen risiko
Tim evaluator melakukan pemeriksaan terhadap tujuan
pelaksanaan manajemen risiko apakah dapat
meningkatkan kinerja mendorong inovasi dan mendukung
pencapaian sasaran.
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 12
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
TATA CARA EVALUASI
PENYUSUNAN KOMITMEN
5. Profil Risiko
PROSES MANAJEMEN RISIKO
Identifikasi AKRnOiasilNkisoiss ultasi Evaluasi
Risiko
KomunikasiRisiko
Tinjauan PeRRmeisspiakoonntauan
Pencatatan dan Pelaporan
Risiko
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 13
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
TATA CARA EVALUASI
PENYUSUNAN KOMITMEN
a. Identifikasi Risiko
Pernyataan, penyebab dan dampak
Tim evaluator melakukan pengecekan sinkronisasi antara
pernyataan risiko, penyebab dan dampak dirumuskan
dengan "Jika (penyebab risiko), Maka (pernyataan risiko)
Sehingga (dampak risiko). Jika dari pernyataan, penyebab
dan dampak sudah ada keterkaitan maka identifikasi sudah
oke.
Kategori Risiko
Tim evaluator melakukan pengecekan kesesuaian
antara kategori risiko dengan kemungkinan dan
dampak. syarat jumlah kategori risiko yang
diidentifikasi UPR-T2 dan UPR-T3 minimal 3
kategori risiko.
b. Analisis Risiko
Nilai Risiko yang Melekat
Tim evaluator melakukan evaluasi terhadap nilai risiko yang
melekat berpedoman kepada LED atau professional
judgement. Pengecekan terhadap kesesuaian penentuan
LK/LD dengan kriteria kemungkinan/dampak dan penjelasan
tiap level kemungkinan/dampak. kesesuaian penentuan
besaran risiko dan level risiko dengan matriks analisis risiko
otomatis sesuai ketentuan pada peta risiko.
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 14
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
TATA CARA EVALUASI
PENYUSUNAN KOMITMEN
c. Evaluasi Risiko
Pengendalian yang ada
Tim evaluator melakukan evaluasi terhadap
pengendalian. Apakah pengendalian yang
direncanakan akan dapat mengurangi dampak
ataupun mengurangi kemungkinan risiko.
Nilai risiko setelah pengendalian
Tim evaluator melakukan pengecekan antara pengendalian
dengan nilai setelah pengendalian. Pengendalian yang
berkaitan dengan kemungkinan dapat menurunkan level
kemungkinan dan pengendalian yang berkaitan dengan
dampak dapat menurunkan level dampak, untuk menentukan
point LK dan LD dapat mengacu pada loss event database
(LED) atau professional judgement pemilik, pengelola dan tim
pengelola risiko.
d. Perlakuan Risiko
Prioritas Risiko
Tim evaluator melakukan pengecekan apakah
prioritas risiko yang dipilih berdasarkan nilai besaran
risiko, area dampak risiko, kategori risiko atau
professional judgement pimpinan UPR. Prioritas risiko
automasi didalam aplikasi Si-Rico.
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 15
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
TATA CARA EVALUASI
PENYUSUNAN KOMITMEN
Respon Risiko dan Inovasi Pengendalian
Tim evaluator melakukan pengecekan kesesuaian antara
respon risiko dengan inovasi pengendalian berdasarkan bukti
inovasi yang telah dilakukan apakah mengurangi
kemungkinan, mengurangi dampak, membagi risiko,
menghindari risiko atau menerima risiko. Jika inovasi
pengendalian sesuai dengan respon risiko maka sudah oke.
Alokasi Sumber Daya
Tim evaluator melakukan pengecekan apakah alokasi sumber
daya dapat mendukung respon risiko berdasarkan bukti
sumber daya (man, money, method, machine, material) yang
digunakan dalam inovasi pengendalian. Dalam satu
pernyataan risiko bisa terdapat lebih dari 1 alokasi sumber
daya.
Nilai risiko yang di respon
Tim evaluator melakukan evaluasi terhadap nilai risiko yang
direspon berdasarkan respon risiko yang dipilih dan inovasi
pengendalian yang telah dilakukan. Inovasi pengendalian yang
berkaitan dengan kemungkinan akan dapat menurunkan level
kemungkinan dan inovasi pengendalian yang berkaitan
dengan dampak dapat menurunkan level dampak.
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 16
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
TATA CARA EVALUASI
PENYUSUNAN KOMITMEN
Penanggung Jawab
Tim evaluator melakukan pengecekan kesesuaian nama
pejabat/pihak yang melaksanakan respon risiko dari inovasi
pengendalian.
Target Waktu
Tim evaluator melakukan pengecekan kesesuaian target
waktu dengan rencana triwulan pelaksaan atas rencana
respon risiko.
Indikator Keluaran
Tim evaluator melakukan pengecekan kesesuaian keluaran
respon risiko dengan bukti berupa dokumen, aplikasi atau
bentuk lainnya.
Tim evaluator melakukan pengecekan untuk keseluruhan
profil risiko harus lengkap dengan tanda tangan pimpinan unit
pemilik risiko (UPR) sesuai dengan format yang diatur pada SE
Menteri PUPR No.04 Tahun 2021. Jika sudah lengkap maka
penilaian untuk profil risiko sudah sesuai dan lengkap.
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 17
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
TATA CARA EVALUASI
PENYUSUNAN KOMITMEN
6. Peta Risiko
Tim evaluator melakukan verifikasi atas penetapan LK,
LD, LR telah dilakukan untuk seluruh risiko.
Pemeriksaan penentuan LK/LD sesuai dengan kriteria
kemungkinan/dampak dan penjelasan LK/LD.
Verifikasi atas LR dan besaran risiko sesuai dengan
analisis risiko. Verifikasi penentuan besaran risiko
memperhatikan sistem pengendalian yang
dilaksanakan.
Verifikasi atas penyusunan peta risiko memperhatikan
LK dan LD. Tim evaluator melakukan pengecekan peta
risiko jika sudah terdapat dalam aplikasi SI-RICO maka
sudah sesuai dan oke.
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 18
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
TATA CARA EVALUASI
PENYUSUNAN KOMITMEN
7. Jadwal Pelaksanaan
Tim evaluator melakukan verifikasi atas:
Jadwal pelaksanaan proses MR sesuai dengan
ketentuan yang telah diatur.
Memastikan memuat realisasi waktu sesuai target
keluaran dan didukung dengan bukti pelaksanaan
proses MR.
Pengecekan atas kelengkapan persetujuan dari
pemilik risiko dalam bentuk tanda tangan pemilik risiko
pada bagian kanan bawah jadwal pelaksanaan.
Untuk formulir lembar kerja evaluasi penyusunan komitmen
manajemen risiko dapat diakses pada tautan berikut:
https://bit.ly/3SPUH5i
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 19
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
TATA CARA EVALUASI
PENYUSUNAN KOMITMEN
Contoh pengisian Form lembar kerja evaluasi
penyusunan komitmen manajemen risiko
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 20
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
TATA CARA EVALUASI
PENYUSUNAN KOMITMEN
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 21
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
TATA CARA EVALUASI
PENYUSUNAN KOMITMEN
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 22
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
TATA CARA EVALUASI
IMPLEMENTASI MR
2. Evaluasi Implementasi Setiap Triwulan
Evaluasi setiap triwulan terhadap efektivitas respon risiko
yang dilaksanakan oleh UPR yang dituangkan di dalam
laporan penerapan MR dan memberikan umpan balik atas
kendala pelaksanaan (hambatan) pelaksanaan respon risiko.
umpan balik berupa usulan dari UKI misalnya
melaksanakan alternatif respon risiko yang lebih mudah,
efisien, dan praktis untuk dijalankan oleh manajemen dan
mampu menurunkan level risiko ketingkat yang dapat
diterima.
Akan ada pengembangan evaluasi implementasi MR dan
dibuatkan format lembar kerja evaluasi implementasi MR
untuk memudahkan tim evaluator dan memberikan
penilaian terukur serta objektif untuk unit yang di evaluasi.
1
Pemantauan Inovasi
Pengendalian
4 EVALUASI 2
IMPLEMENTASI MR
Tinjauan atas
Pelaporan sesuai Risiko Baru
waktu yang
ditentukan
3
Note: untuk penjelasan lebih detail Pencatatan
terkait evaluasi implementasi MR Aktivitas MR
dijelaskan pada halaman berikutnya
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 23
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
TATA CARA EVALUASI
IMPLEMENTASI MR
2.1 Pemantauan dan Tinjauan
Tahapan pemantauan dan tinjauan bertujuan untuk
memastikan implementasi MR berjalan secara efektif
sesuai rencana dan memberikan umpan balik
penyempurnaan proses MR. Aspek penilaian tahap
pemantauan dan peninjauan sebagai berikut:
Pemantauan inovasi pengendalian, level risiko dan
tinjauan risiko baru setiap triwulan
Pemantauan memuat realisasi waktu, hasil dan
hambatan
Realisasi atas inovasi pengendalian sesuai target
keluaran dan didukung dengan bukti
Daftar pemantauan level risiko memuat kejadian,
level aktual, selisih besaran dan hasil pemantauan
Besaran risiko yang direspon dan level risiko
ditentukan dengan tepat
Tinjauan atas risiko baru
Adanya verifikasi UKI terhadap usulan risiko baru
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 24
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
TATA CARA EVALUASI
IMPLEMENTASI MR
2.1.1. Pemantauan Inovasi Pengendalian
Tim evaluator melakukan pengecekan atas inovasi
pengendalian yang sebelumnya direncanakan pada
saat penyusunan komitmen MR, Cek sudah
dilaksanakan inovasi pengendalian sesuai target
waktu dan dibuktikan dengan bukti dukung dokumen
seperti dokumentasi, undangan, daftar hadir, nota
dinas, notulensi, surat tugas. Untuk kolom 1-8 dapat di
link pada form penyusunan komitmen.
Melakukan pengecekan hasil pemantauan apakah
ada hambatan dan kendala dalam pelaksanaan
inovasi pengendalian tersebut, jika ada maka tim UKI
dapat memberikan usulan atau umpan balik untuk
alternatif dalam mengatasi hambatan dan kendala
yang terjadi tersebut.
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 25
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
TATA CARA EVALUASI
IMPLEMENTASI MR
2.1.2. Tinjauan atas risiko baru atau masalah yang
belum teridentifikasi
Tim evaluator melakukan pengecekan tinjauan atas risiko
baru atau masalah yang belum teridentifikasi telah memuat
keterjadian risiko baru maupun masalah yang belum
teridentifikasi dalam profil risiko. UKI melakukan verifikasi
terhadap usulan risiko baru atau masalah yang belum
teridentifikasi.
2.1.3. Pemantauan Level Risiko
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 26
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
TATA CARA EVALUASI
IMPLEMENTASI MR
Tim evaluator melakukan verifikasi atas besaran risiko yang
direspon dan level risiko aktual akhir tahun kemudian tim
evaluator melakukan pengecekan kesesuaian rekomendasi
hasil pemantauan dengan selisih besaran risiko.
2.2 Pencatatan dan pelaporan
Tahapan pencatatan dan pelaporan bertujuan untuk
mendokumentasikan aktivitas MR dan hasil keluaran MR,
serta memberikan informasi dalam pengambilan
keputusan dimasa depan. Untuk tahapan pencatatan
dan pelaporan masuk kepada ketaatan MR. Aspek
penilaian tahap pencatatan dan pelaporan sebagai
berikut:
Komitmen MR disusun tepat waktu dan di TTD oleh
pimpinan UPR beserta bukti dukung
Komitmen MR telah memuat 6 form Konteks
Laporan penerapan MR di TTD oleh pimpinan UPR dan
telah memuat 3 form pemantauan dan tinjauan
Laporan penerapan MR disampaikan paling lambat 30
hari pada setiap akhir periode pelaporan
Laporan pemantauan dan evaluasi penerapan MR telah
disampaikan kepada unit organisasi
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 27
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
TATA CARA EVALUASI
PENERAPAN MR
3. Evaluasi Penerapan MR
Penilaian terhadap hasil penerapan MR dilakukan dengan
tujuan untuk mengukur efektivitas penerapan MR dalam
mendukung organisasi mencapai tujuannya. Evaluasi
penerapan MR dilakukan pada akhir tahun. evaluasi
penerapan MR akan dikembangkan untuk membuat
format evaluasi penerapan MR dan penjelasan detail point-
point evaluasi penerapan MR.
Pengukuran dan Penilaian
Risiko Aktual - Respon Risiko
Sesuai
Pengukuran dan EVALUASI Pengukuran dan
Penilaian Target PENERAPAN MR penilaian Semua
Kinerja Tercapai
Risiko
Teridentifikasi
Pengukuran dan
Penilaian Inovasi
pengendalian Sukses
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 28
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
TATA CARA EVALUASI
PENERAPAN MR
Aspek penilaian terkait efektivitas penerapan MR sebagai
berikut:
Besaran/level risiko aktual sesuai dengan
besaran/level risiko yang direspon
Risiko baru maupun masalah yang belum
teridentifikasi dalam profil risiko tahun
sebelumnya telah diidentifikasi dalam profil
risiko UPR
Seluruh target kinerja telah tercapai
Inovasi pengendalian yang berhasil pada
periode penerapan tahun sebelumnya telah
masuk dalam sistem pengendalian
Form kuisioner survei persepsi penerapan MR dan form
penilaian tingkat efektivitas penerapan MR dapat di akses
pada tautan berikut: https://bit.ly/3V7BTA7
Untuk form kuisioner survei persepsi diisi oleh seluruh
pegawai pada Unit pemilik risiko.
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 29
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
Direktorat Kepatuhan Intern
CIPTA KARYA
PBEANBUTIVUP
Evaluasi penerapan manajemen risiko 30
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
PENUTUP
Rencana pengembangan jangka pendek
Membuat format lembar kerja
evaluasi implementasi MR agar
UPR dapat memahami
kekurangan implementasi baik
dokumen, pengendalian yang
tidak sesuai, serta hal lainnya
yang menyebabkan level risiko
tidak menurun.
Membuat format lembar kerja
evaluasi penerapan MR secara
detail agar UPR memahami
penerapan MR mulai dari
penyusunan komitmen,
implementasi dan penilaian
efektivitas.
Rencana pengembangan jangka panjang
Pelaporan evaluasi penerapan MR dapat tersusun
dengan baik dan memiliki format baku sehingga
dapat mencapai tingkat efektivitas penerapan MR di
level optimized pada tahun 2024.
Evaluasi penerapan MR dapat diintegrasikan pada
aplikasi SI-RICO sehingga memudahkan tim evaluator
dalam melakukan verifikasi dengan lebih efisien,
cepat dan tepat. Serta meningkatkan kinerja seluruh
pegawai Direktorat Jenderal Cipta Karya.
Panduan Tata Cara Evaluasi Penerapan Manajemen 31
Risiko di Direktorat Jenderal Cipta Karya
Direktorat Kepatuhan Intern
KEMENTERIAN PEKERJAAN UMUM DAN PERUMAHAN RAKYAT
DIREKTORAT JENDERAL CIPTA KARYA
DIREKTORAT KEPATUHAN INTERN
Jln. Pattimura No.20, Kebayoran Baru - Jakarta Selatan
http://kepatuhanintern.ciptakarya.pu.go.id