The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

Pancasila (Periode Pengusulan, Perumusan dan Penetapan Pancasila) Theresia Abigail Andrea Nataya

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by theresia abigail, 2023-10-18 06:01:05

Pancasila (Periode Pengusulan, Perumusan dan Penetapan Pancasila) Theresia Abigail Andrea Nataya

Pancasila (Periode Pengusulan, Perumusan dan Penetapan Pancasila) Theresia Abigail Andrea Nataya

i PERIODE PENGUSULAN, PERUMUSAN DAN PENETAPAN PANCASILA Dosen Pengampu : Drs. Arief Syah Safrianto, MM Disusun Oleh : Theresia Abigail Andrea Nataya NIM : 2334021099


ii KATA PENGANTAR Puji dan syukur saya panjatkan ke hadirat Tuhan Yang Maha Esa karena berkat limpahan rahmat dan karunia-Nya sehingga saya dapat menyelesaikan makalah ini dengan tepat pada waktunya. Dalam kesempatan ini, saya juga ingin mengucapkan terimakasih yang tak terhingga kepada seluruh pihak yang telah membantu saya dalam menyelesaikan makalah ini, semoga Tuhan senantiasa membalas dengan kebaikan yang beripat ganda. Saya menyadari bahwa dalam penyusunan makalah ini masih banyak terdapat kekurangan dan jauh dari kata sempurna, oleh karena itu saya sangat mengharapkan adanya kritik dan saran yang bersifat membangun dari semua pihak guna perbaikan di masa yang akan datang. Harapan saya semoga makalah ini dapat bermanfaat bagi semua pihak. Penulis


iii DAFTAR ISI KATA PENGANTAR..................................................................................................... ii DAFTAR ISI...................................................................................................................iii BAB I................................................................................................................................ 1 PENDAHULUAN............................................................................................................ 1 A. Latar Belakang ........................................................................................................ 1 B. Rumusan Masalah ................................................................................................... 1 C. Tujuan....................................................................................................................... 1 BAB II .............................................................................................................................. 2 PEMBAHASAN .............................................................................................................. 2 A. SEJARAH PENGUSULAN PANCASILA ........................................................ 2 B. SEJARAH PERUMUSAN PANCASILA .......................................................... 3 C. SEJARAH PENETAPAN PANCASILA ........................................................... 4 BAB III............................................................................................................................. 7 PENUTUP........................................................................................................................ 7 A. Kesimpulan ........................................................................................................... 7 B. Pertanyaan dan Jawaban....................................................................................... 7 DAFTAR PUSTAKA...................................................................................................... 9


1 BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Periode pengusulan, perumusan, dan penetapan Pancasila sebagai dasar negara Indonesia dimulai dari pembentukan Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan Indonesia (BPUPKI) oleh Jepang pada 29 April 1945. BPUPKI adalah organisasi yang dibentuk untuk mempersiapkan kemerdekaan Indonesia sekaligus sejumlah syarat yang harus dipenuhinya sebagai negara merdeka. Pancasila dirumuskan dalam sidang pertama BPUPKI yang dilaksanakan pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945. Dalam sidang tersebut, pembahasannya berkaitan dengan dasar negara Indonesia dan terdiri dari sembilan sila. Setelah melalui beberapa proses persidangan, Pancasila akhirnya disahkan pada Sidang PPKI tanggal 18 Agustus 1945 dan dicantumkan dalam Mukadimah Undang-Undang Dasar 1945 sebagai dasar negara Indonesia yang sah. Pancasila memiliki beberapa fungsi, salah satunya adalah sebagai dasar negara yang menjadi acuan utama dalam penyelenggaraan negara. B. Rumusan Masalah 1. Bagaimana sejarah pengusulan pancasila 2. Bagaimana sejarah perumusan pancasila 3. Bagaimana sejarah pengesahan pacasila C. Tujuan 1. Untuk mengetahui konsep sejarah bangsa dalam periode pengusulan pancasila 2. Untuk mengetahui konsep sejarah bangsa dalam periode perumusan pancasila 3. Untuk mengetahui konsep sejarah bangsa dalam periode pengesahan pancasila


2 BAB II PEMBAHASAN A. Sejarah Pengusulan Pancasila Munculnya ideologi bangsa diawali dengan lahirnya rasa nasionalisme yang menjadi awal kemerdekaan Indonesia. Dan rasa nasionalisme mulai tertanam kuat dalam gerakan Perhimpoenan Indonesia yang sangat menekankan solidaritas dan kesatuan bangsa. Perhimpoenan Indonesia bertujuan untuk mempersatukan bangsa Indonesia dengan kokoh dalam menghadapi penjajahan. Gerakan nasional lainnya, Soempah Pemoeda, 28 Oktober 1928 merupakan momen perumusan diri bangsa Indonesia. Perumusan awal Pancasila dilakukan pada sidang pertama BPUPKI yang dilaksanakan pada tanggal 29 Mei sampai dengan 1 Juni 1945. BPUPKI dibentuk oleh Pemerintah Pendudukan Jepang pada tanggal 29 April 1945 dengan jumlah anggota 60 orang, antara lain: 1 Ketua : Dr. Radjiman Wedyodiningrat 2 Ketua Muda : Raden Panji Soeroso 3 Ketua Muda : Ichibangase (Anggota Luar Biasa Jepang) 4 Anggota : 60 orang (tidak termasuk ketua dan ketua muda) BPUPKI dilantik oleh Letjen Kumakichi Harada, Panglima Angkatan Darat Jepang ke-16 di Jakarta, pada tanggal 28 Mei 1945. Tepatnya pada tanggal 29 Mei 1945, diadakan sidang pertama dengan topik utama pembahasan calon-calon negara, sidang tersebut menghadirkan beberapa pembicara, yaitu : 1 Mr. Muh Yamin 2 Ir. Soekarno 3 Ki Bagus Hadikusumo 4 Mr. Soepomo. Keempat tokoh tersebut menyampaikan pendapat dan usulan mengenai dasar negara.


3 B. Sejarah Perumusan Pancasila Pancasila dirumuskan dalam sidang pertama oleh Badan Penyelidik Usaha-Usaha Persiapan Kemerdekaan (BPUPKI) yang dilaksanakan pada 29 Mei hingga 1 Juni 1945. Dalam sidang tersebut, pembahasannya berkaitan dengan dasar negara Indonesia. Tiga tokoh pun menyampaikan beberapa usulan mengenai falsafah atau dasar negara Indonesia. Mereka adalah Soepomo, Moh. Yamin, dan Soekarno. Penyampaian tersebut didasarkan pada arahan Ketua BPUPKI Radjiman Wedyodinigrat. Pada pembukaan sidang, ia mengatakan bahwa mendirikan negara yang merdeka, membutuhkan suatu dasar negara. Berikut ini usulan rumusan dasar negara dari para tokoh. 1. Moh. Yamin Moh. Yamin mengusulkan dasar negara Indonesia secara tertulis dan lisan. Usulan tersebut disampaikan pada 29 Mei 1945. Berikut ini usulan dasar negara menurut Moh. Yamin. Usulan lisan: 1 Peri Kebangsaan 2 Peri Kemanusiaan 3 Peri Ketuhanan 4 Peri Kerakyatan 5 Kesejahteraan Rakyat Usulan tertulis: 1 Ketuhanan yang Maha Esa 2 Kebangsaan persatuan Indonesia 3 Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab 4 Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan 5 Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia


4 2. Soepomo Pada 31 Mei 1945, Soepomo menyampaikan usulannya. Menurutnya Indonesia merdeka adalah negara yang dapat mempersatukan semua golongan dan paham perseorangan, serta mempersatukan diri dengan berbagai lapisan rakyat. Berikut ini usulan dasar negara menurut Soepomo. 1 Persatuan (Unitarisme) 2 Kekeluargaan 3 Keseimbangan lahir dan batin 4 Musyawarah 5 Keadilan rakyat 3. Ir. Soekarno Pada 1 Juni 1945, Soekarno memberikan usulan yang berbentuk Philosophische Grondslag atau Weltanschauung, yakni fundamen, filsafat, pikiran, jiwa, hasrat yang sedalam-dalamnya. Soekarno mengusulkan dasar negara dengan sebutan Panca Dharma, kemudian dengan anjuran para ahli bahasa, rumusan dasar negara dinamakan Pancasila. Berikut usulan dasar negara dari Ir. Soekarno. 1 Kebangsaan Indonesia 2 International atau Perikemanusiaan 3 Mufakat atau Demokrasi 4 Kesejahteraan Sosial 5 Ketuhanan yang Maha Esa C. Sejarah Penetapan Pancasila Kekalahan Jepang dalam Perang Dunia II membuka kesempatan bagi bangsa Indonesia untuk mempersiapkan kemerdekaan atas dasar prakarsa sendiri. Setelah menyelesaikan tugas BPUPKI dibubarkan, dan sebagai gantinya pada tanggal 7 Agustus 1945 Jepang mengumumkan pembentukan Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia (PPKI) atau Dokuritsu Zyunbi Iinkai.


5 Untuk keperluan membentuk PPKI tersebut, pada tanggal 8 Agustus 1945 tiga orang tokoh pendiri negara, yaitu Ir. Soekarno, Mohammad Hatta dan Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat berangkat menemui Jenderal Besar Terauchi, Saiko Sikikan di Saigon. PPKI beranggotakan 21 orang termasuk Ketua dan Wakil Ketua. Setelah kembali ke tanah air, pada tanggal 14 Agustus 1945 Ir. Soekarno mengumumkan bahwa Indonesia akan merdeka secepat mungkin dan bukan merupakan pemberian dari Jepang melainkan hasil perjuangan bangsa Indonesia sendiri. Sebagai buktinya, atas kehendak bangsa Indonesia sendiri, anggota PPKI ditambah menjadi enam orang sehingga anggota seluruhnya menjadi 27 orang. Dalam pertemuan tersebut, Ir. Soekarno diangkat sebagai Ketua PPKI dan Mohammad Hatta sebagai wakilnya. Keesokan harinya, pada tanggal 18 Agustus 1945 PPKI melaksanakan sidang dan menghasilkan keputusan sebagai berikut. 1 Menetapkan UUD 1945. 2 Memilih Presiden dan Wakil Presiden, yaitu Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta. 3 Membentuk Komite Nasional Indonesia Pusat. Salah satu keputusan sidang PPKI adalah mengesahkan Undang-Undang Dasar 1945. Dalam Pembukaan UUD 1945 alinea keempat tercantum rumusan sila-sila Pancasila sebagai dasar negara. Di dalam naskah Piagam Jakarta, tepatnya pada alinea keempat tercantum rumusan Pancasila. Berikut rumusan Pancasila dalam naskah Piagam Jakarta: 1 Ketuhanan dengan kewajiban menjalankan syariat Islam bagi pemeluk-pemeluknya. 2 Kemanusiaan yang adil dan beradab. 3 Persatuan Indonesia. 4 Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan. 5 Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia.


6 Namun, beberapa tokoh perwakilan dari Indonesia Timur menyatakan keberatan dengan sila pertama dalam rumusan tersebut. Pasalnya, rakyat Indonesia tidak hanya berasal dari kalangan muslim. Hal itu menjadi salah satu latar belakang perubahan sila pertama Pancasila menjadi 'Ketuhanan yang Maha Esa'. Pancasila ditetapkan sebagai dasar negara pada 18 Agustus 1945 oleh PPKI pada sidang pengesahan UUD 1945. Dalam sidang tersebut, PPKI mengesahkan UUD 1945 yang di mana terdapat rumusan Pancasila sebagai dasar negara pada alinea keempat pembukaan UUD 1945. Berikut bunyi Pancasila sebagaimana disahkan dalam konstitusi: 1 Ketuhanan yang Maha Esa 2 Kemanusiaan yang adil dan beradab 3 Persatuan Indonesia 4 Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan 5 Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia


7 BAB III PENUTUP A. Kesimpulan Ideologi diawali dengan lahirnya rasa nasionalisme Kemerdekaan Indonesia, dengan itu pemuda bergerak untuk mempersatukan bangsa Indonesia dalam menghadapi penjajahan. Momen perumusan diri Bangsa Indonesia di tetapkan pada 28 Oktober 1928 yang bernama Soempah Pemoeda, dan awal perumusan Pancasila dilakukan dalam sidang pertama BPUPKI yang dibentuk oleh Pemerintah Penduduk Jepang. Pada Perumusan Pancasila terdapat tiga tokoh yang menyampaikan beberapa usulan pendapatnya mengenai falsafat atau dasar negara, mereka ialah Moh.Yamin, Soepomo, dan Soekarno. Penyampaian tersebut didasari arahan Ketua BPUPKI yaitu Radjiman Wedyodinigrat. Setelah menyelesaikan tugas BPUPKI dibubarkan dan sebagai gantinya pada 7 Agustus 1945 Jepang mengumumkan pembentukan PPKI (Dokuritsu Zyunbi IInkai), PPKI menetapkan Pancasila sebagai dasar negara pada 18 Agustus 1945 pada sidang pengesahan UUD 1945. Pancasila sebagai dasar negara mencerminkan peran krusial yang memandu pembangunan Indonesia, sekaligus mencerminkan semangat perjuangan dan persatuan dalam sejarah kemerdekaan. B. Pertanyaan dan Jawaban 1. Siapa saja yang menyampaikan usulan Dasar Negara? Jawaban: Moh. Yamin, Soepomo, dan Soekarno. 2. Apa yang disampaikan Moh.Yamin saat usulan Dasar Negara? Jawaban: Usulan lisan: 1 Peri Kebangsaan 2 Peri Kemanusiaan 3 Peri Ketuhanan 4 Peri Kerakyatan 5 Kesejahteraan Rakyat


8 Usulan tertulis: 1 Ketuhanan yang Maha Esa 2 Kebangsaan persatuan Indonesia 3 Rasa kemanusiaan yang adil dan beradab 4 Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan/perwakilan 5 Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia 3. Apa hasil dari sidang PPKI pada tanggal 18 Agustus 1945? Jawaban: 1 Menetapkan UUD 1945. 2 Memilih Presiden dan Wakil Presiden, yaitu Ir. Soekarno dan Mohammad Hatta. 3 Membentuk Komite Nasional Indonesia Pusat. 4. Mengapa tokoh perwakilan dari Indonesia menyatakan keberatan dengan sila pertama sebelum di tetapkan? Jawaban: Karena Rakyat Indonesia tidak hanya berasal dari kalangan muslim. 5. Siapa yang ditemui Ir. Soekarno, Mohammad Hatta dan Dr. K.R.T. Radjiman Wedyodiningrat untuk keperluan membentuk PPKI pada tanggal 8 Agustus 1945 Jawaban: Berangkat menemui Jenderal Besar Terauchi, Saiko Sikikan di Saigon.


9 DAFTAR PUSTAKA Nataya, T. A. (n.d.). Hari Lahir Pancasila Sejarah dan Maknanya. Retrieved from https://www.djkn.kemenkeu.go.id/kpknl-lampung/baca-artikel/15075/Hari-LahirPancasila-Sejarah-dan-Maknanya.html Nataya, T. A. (n.d.). Sejarah Penetapan Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia. Retrieved from https://www.tribunnews.com/pendidikan/2021/07/27/sejarah-penetapan-pancasilasebagai-dasar-negara-indonesia?page=2 Nataya, T. A. (n.d.). Sejarah perumusan Pancasila latar belakang terbentuknya Dasar Negara. Retrieved from https://kumparan.com/berita-hari-ini/sejarah-perumusan-pancasila-latarbelakang-terbentuknya-dasar-negara-1ugj3aHm7G5 Nataya, T. A. (n.d.). Sejarah Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara hingga penetapannya. Retrieved from https://www.detik.com/edu/detikpedia/d-5734304/sejarah-perumusanpancasila-sebagai-dasar-negara-hingga-penetapannya Nataya, T. A. (n.d.). Sejarah Perumusan Pancasila sebagai Dasar Negara Indonesia. Retrieved from https://www.cnnindonesia.com/edukasi/20230220112500-569-915287/sejarahperumusan-pancasila-sebagai-dasar-negara-indonesia


Click to View FlipBook Version