KATA PENGANTAR Bismillahirrahmanirrahim Alhamdulillah, Puji syukur penulis panjatkan kepada Allah SWT atas rahmat, hidayah, dan karunia-Nya sehingga e- modul ini dapat terselesaikan sesuai rencana. E-modul ini berpedoman pada Kurikulum 2013 dengan menggunakan Edupreneurship sebagai basisnya. Edupreneurship merupakan ilmu yang menghasilkan siswa yang kreatif dan imajinatif, yang mampu menciptakan kemungkinan-kemungkinan yang dapat diandalkan dan yang memiliki keberanian untuk berdiri dan menghadapi rintangan hidup yang dihadapi. Selain itu, dengan e-modul ini diharapkan siswa tidak hanya mendapatkan pengetahuan tentang materi Aritmatika Sosial, melainkan juga mengembangkan diri seperti berpikir kritis, bernalar, dan berkomunikasi melalui kegiatan dalam proses pembelajaran. Dalam penyusunan e-modul ini, penulis menyadari bahwa masih terdapat kekurangan. Oleh sebab itu, kritik dan saran yang bersifat membangun sangat diperlukan oleh penulis sebagai bahan evaluasi. Semoga e-modul ini dapat bermanfaat bagi semua pihak. Kudus, Februari 2024 Penulis ii
KATA PENGANTAR......................................ii DAFTAR ISI..................................................iii PENDAHULUAN...........................................1 Deskripsi E-Modul...................................1 KI & KD.....................................................2 Tujuan Pembelajaran.............................3 Panduan Penggunaan E-Modul.............4 INFO TENTANG EDUPRENEURSHIP...........5 THE HISTORY OF A MATHEMATICAL F.......7 PETA KONSEP...............................................8 ARITMATIKA SOSIAL....................................9 KEGIATAN PEMBELAJARAN 1....................11 KEGIATAN PEMBELAJARAN 2....................15 KEGIATAN PEMBELAJARAN 3....................23 KEGIATAN PEMBELAJARAN 4....................29 RANGKUMAN.............................................36 PENUTUP....................................................38 DAFTAR PUSTAKA......................................39 DAFTAR ISI iii
PENDAHULUAN E -modul matematika berbasis edupreneurship ini disusun dengan harapan dapat memberikan penjelasan mengenai aritmatika sosial secara keseluruhan kepada peserta didik SMP/MTS kelas VII. Tujuan penyusunan e modul matematika berbasis edupreneurship pada materi aritmatika sosial ini dapat memfasilitasi peserta didik dalam memahami materi pembelajaran dengan baik, antusias, dan mandiri. Dalam setiap materi akan dilengkapi contoh soal sebagai penjelasan mengenai materi yang sudah disampaikan kepada peserta didik. Dalam modul ini juga disertai dengan latihan soal sebagai evaluasi yang harus diisi oleh peserta didik. Deskripsi E-Modul 1
KI (Kompetensi Inti) KD (Kompetensi Dasar) 3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan kejadian tampak mata 3.9 Mengenal dan menganaisis berbagai situasi terkait aritmatika sosial (penjualan, pembelian, potongan, keuntungan, kerugian, bunga tunggal, presentase, bruto, netto, dan tara) 4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai, merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca, menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari disekolah dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori 4.9 Menyelesaikan masalah berkaitan dengan aritmatika sosial (penjualan, pembelian, potongan, keuntungan, kerugian,bunga tunggal, presentase, bruto, netto, dan tara) KI & KD 2
Setelah mempelajari e-modul ini diterapkan peserta didik dapat : 1. menjelaskan dan menentukan nilai keseluruhan, nilai per unit, nilai sebagian, dan banyaknya unit 2. Menggunakan rumus untung dan rugi untuk memecahkan masalah sehari-hari 3. Menggunakan rumus presentase untung atau rugi untuk memecahkan masalah sehari-hari 4. Menentukan besarnya rabat/diskon, netto, bruto, dan tara 5. Menggunakan rumus bunga tunggal dan majemuk untuk memecahkan masalah sehari-hari Tujuan Pembelajaran 3
Panduan Penggunaan E-Modul 4 1. Bacalah daftar isi 2. Baca dan pelajari indikator 3. Pahami materi dan rumus 4. Pahami model edupreneurship 5. Kerjakan latihan soal 6. Jika ada kesulitan tanyakan!
INFO TENTANG EDUPRENEURSHIP Edupreneurship merupakan gabungan dari dua kata dalam bahasa inggris yaitu education dan entrepreneurship. Dua kata ini memiliki makna satu kesatuan yang baru. Adapun harfiah dalam English-Indonesia Dictionary karya John M. Echols dan Hassan Shadaly, makna dari education adalah pendidikan. Sedangkan enterpreneurship secara harfiah memiliki makna kewirausahaan. Secara etimologis edupreneurship merupakan pendidikan kewirausahaan, yan berarti proses pembelajaran yang berfokus pada kegiatan berwirausaha yang baik secara teori atau praktik. Penegasan mengenai teori atau praktik disini idak lain kaena kewiausahaan adalah realistic atau construct yang dapat dipelajari melalui proses pembelajaran, pelatihan, simulasi, dan magang secara intens. Jadi, makna enterpreneurship disini terdapat tiga hal penting yang dapat diketahui, yaitu creativity innovation yakni pembaharuan daya cipta, opportunity creation yakni kesempatan berkreasi, dan calculated risk talking yakni perhitungan resiko yang diambil. Edupreneurship dalam bahasa prancis merupakan pendidikan kewirausahaan, maka edupreneurship merupakan pendidikan yang menciptakan peserta didik yang inovatif, kreatif, dan mampu menciptakan peluang serta berani melangkah guna menghadapi tantangan hidup. Manfaat edupreneurship bagi peserta didik dapat meningkatkan dan membangun jiwa kewirausahaan, mengasah skill, terciptanya generasi terampil dan berkompetensi tinggi. 5
Edupreneurship adalah inovasi yang dikembangkan dalam bidang pendidikan untuk menciptakan lulusan yang berkualitas, bermutu, memiliki daya saing yang tinggi, dan bermanfaat bagi masyarakat sekitar.Dengan adanya edupreneurship dapat menumuhkan sikap kreatif, percaya diri, dan tanggung jawab bagi peserta didik pada bidang pendidikan seperti aktif dalam menyelesaikan analisis masalah, membuat alat peraga, dan aktivitas lainnya yang dapat menunjang nilai ekonomi. Tingkat perkembangan peserta didik dalam edupreneurship Inovasi Proaktif Realistis Karakter wirausaha Wirausaha Manfaat wirausaha Menumbuhkan jiwa edupreneur 6 Komitmen tinggi Otonomi
Al-Khawarizmi memiliki nama lengkap Muhammad ibn Musa Al Khwarizmi, sedangkan di negara-negara barat Al Khawarizmi dikenal dengan sebutan Al Goritmi, Al Gorismi, Al Cowarizmi, dan sebutan dengan ejaan yang lainnya. Al Khawarizmi lahir sekitar tahun 780 M di Khawarizm jika sekarang tempat kelahirannya dikenal dengan kota Khiva di Uzbekistan. Keluarga beliau merupakan turunan Persia yang telah menetap di Khawarizm, namun dari beberapa catatan sejarah diketahui bahwa beliau ketika kecil pindah bersama keluarganya ke selatan kota Baghdad, sehingga di sinilah beliau meniti karirnya sebagai seorang matematikawan. Al Khawarizmi diperkirakan wafat pada tahun 850 M dan semasa hidupnya karyanya tidak seputar bidang matematika saja, namun banyak bidang dari ilmu pengetahuan yang ikut terpengaruh dari hasil pemikirannya tersebut. Seperti pada THE HISTORY OF A MATHEMATICAL FIGURE Al-Khawarizmi bidang hasil pemikirannya tersebut geografi beliau menyempurnakan peta Ptolemeus dalam karya yang berjudul Kitāb ṣūrat al-Arḍ dan menurut Paul Gallez, hal ini sangat bermanfaat untuk menentukan posisi dalam kondisi yang buruk. 7
PETA KONSEP Aritmatika Sosial Keuntungan Kerugian Bruto, Neto, dan Tara Bunga Pajak Diskon 8
ARITMATIKA SOSIAL Kamu pergi ke pasar atau supermarket atau tempat belanja di manapun pasti menerapkan materi aritmatika sosial. Ketika kamu berkunjung ke supermarket kamu akan melihat harga barang, harga diskon, membeli barang dengan pajak. Tersebut merupakan penerapan materi aritmatika sosial yang ada dalam kehidupan sehari-hari. Aritmatika sosial merupakan materi yang dapat membantu dalam memecahkan masalah yang ada di sekitarmu. Kegiatan jual beli adalah suatu kegiatan di mana adanya penjual dan pembeli dalam suatu kondisi di mana penjual mendapatkan untung berupa uang sedangkan pembeli mendapatkan barang yang diinginkan untuk kegunaan tertentu. Dalam perdagangan seorang pedagang harus bisa mempertimbangkan barang agar mendapatkan keuntungan. Misalnya untuk mendapatkan keuntungan yang wajar seorang pedagang harus menetapkan berapa harga jual barang pada barang dagangan sehingga harga jual tersebut tidak terlalu tinggi (agar dapat bersaing) dan juga tidak terlalu rendah (agar tidak rugi). Hal tersebut tentunya membutuhkan perhitungan tertentu yang dibahas dalam ilmu matematika khususnya pada materi aritmatika sosial. 9
, apa sebenarnya yang dimaksud dengan aritmatika sosial? Etika sosial merupakan materi pembelajaran yang sering dijumpai dalam kehidupan sehari-hari berkaitan dengan harga penjualan, harga pembelian, untung, rugi, bunga, diskon, pajak, bruto, netto, dan tara. Materi aritmatika sosial yang digunakan untuk mengidentifikasi tingkat berpikir kritis peserta didik dan menentukan solusi dalam menyelesaikan masalah matematika. Untuk mempermudah mempelajari aritmatika sosial, kamu bisa melanjutkan membaca e model ini sampai benar-benar paham. Tahukah kamu 10
Kegiatan Pembelajaran 1 Nilai Keseluruhan, Nilai Per Unit, Keuntungan, Kerugian Pada kegiatan belajar ini diharapkan siswa dapat memahami menjelaskan dan menentukan nilai keseluruhan, per unit, dan banyaknya unit barang. Tujuan Dalam kehidupan sehari-hari adakalanya kita mengalami hal berikut ini: misalnya Bu Ani ingin membeli apel kepada penjual, ternyata penjual tersebut menjual apelnya dalam bentuk pack. Di mana satu pak tersebut berisi 4 buah apel seberat 1 kg dengan harga Rp 24.000,00. Kemudian kita pasti akan bertanya berapa harga apel itu jika hanya dibeli satu buah. Kita dapat mengetahui harganya dengan cara membagi harga 1kg apel yaitu Rp. 24.000,00 dengan banyaknya apel dalam satu pack tersebut yaitu 4 buah apel. Maka harga satu buah apel tersebut adalah ( Rp 24.000,00)/4 = Rp 6.000,00 Jadi, Bu Ani harus membayar Rp. 6.000,00 untuk 1 buah apel Harga 1 buah apel tersebut merupakan harga satuan atau harga per unit 11
Rumus perhitungan nilai keseluruhan nilai per unit dan banyaknya unit Nilai keseluruhan = Banyak unit × Nilai per unit Banyak unit = Nilai per unit = Ayo Kita Pahami Contoh 1 Jika satu kardus susu yang berisi 25 buah harganya Rp 750.000,00, tentukan nilai per unit susu tersebut! Penyelesaian: Harga per unit susu (nilai per unit) Rp 750.000,00 25 Rp 30.000,00 Contoh 2 Rina membeli 1 lusin buku dengan harga Rp 48.000,00, ternyata 1 lusin berisi 12 buku. Berapakah harga : a. Untuk setiap buku b. Untuk 4 buku Penyelesaian : a. Harga setiap buku (nilai per unit) b Harga 4 batang (nilai sebagian) = 4 x Rp 4.000,00 = Rp 16.000,00 = Rp 48.000,00 12 =Rp 4.000,00 = = = 12
Diskusikan bersama temanmu untuk membuat 1 contoh dalam kehidupan sehari-hari terkait topik harga per unit dan harga keseluruhan ! Yuk Diskusi ! Silahkan ajukan pertanyaan terkait topik yang dipelajari ! Setelah memahami apa itu harga per unit dan harga keseluruhan, kita sering mendengar istilah untung dan rugi, lalu bagaimana penjelasan mengenai untung dan rugi ? 13 Inovasi peserta didik harus bisa kreatif dalam mengemukakan gagasan berupa pernyataan seputar aritmatika sosial secara realistis sesuai kehidupan sehari-hari dan berkomitmen tinggi dengan mampu berinteraksi dengan teman sekelas dalam memecahkan masalah sehingga terjadi koordinasi yang baik.
No Jenis Durian Harga Satuan Banyaknya Unit Harga Keseluruhan 1 Durian Mothong Rp 75.000,00 10 ... 2 Durian Musang king Rp 125.000,00 ... Rp 375.000,00 3 Durian Bokor ... 5 Rp 400.000,00 4 Durian Petruk Rp 55.000,00 ... Rp 440.000,00 5 Durian Merah ... 10 Rp 600.000,00 Yuk Berlatih ! Kerjakan soal-soal berikut ini dengan benar ! Pak Bambang menjual berbagai macam durian dari kebunnya. Berikut adalah daftar jenis dan harga barang yang pak Bambang jual. Lengkapi tabel berikut ini : 14 Setelah mengerjakan soal di atas kita bisa mengambil kesimpulan bahwa adanya edupreneur yang baik secara proaktif oleh peserta didik dalam menghadapi masalah di atas. Belajar adalah kunci dari pengetahuan
Pada kegiatan belajar ini diharapkan siswa dapat memahami menjelaskan dan menentukan harga penjualan, harga pembelian, keuntungan, dan kerugian Tujuan Kegiatan Pembelajaran 2 Keuntungan, Kerugian Harga yang telah ditetapkan berdasarkan jumlah uang yang diberikan pada saat pembeli melakukan pembelian suatu barang disebut harga pembelian. Harga pembelian disebut juga dengan modal. Dalam kondisi tertentu suatu harga pembelian ( modal ) ditambah dengan biaya pengangkutan, tranportasi, ongkos, ata biaya lainnya. Harga yang ditetapkan berdasarkan jumlah uang yang diterima pada saat menjual suatu barang disebut harga penjualan. Pada kondisi perdagangan adakalanya pedagang mengalami untung atau rugi. Apabila harga jual lebih besar dari harga beli disebut untung. Apabila harga jual lebih kecil dari harg beli disebut rugi. Namun, apabila harga jual sama dengan harga beli, maka disebut impas 15
Masalah 1 Masalah 2 Lahan sawah dengan harga Rp 100.000.000,00, kemudian karena ada suatu keperluan. Pemilik lahan sawah menjual kembali dengan harga Rp 110.500.000,00. Ternyata harga penjualan lebih besar dibanding harga pembelian, berarti perusahaan tersebut mendapat untung. Selisih harga penjualan dengan harga pembelian adalah Jawaban : Rp 110.500.000,00-100.000.00,00 = 10.500.000,00. Jadi, penjualan mendapatkan untung sebesar. Rp 10.500.000,00 Seorang pedagang sayur menjual 1 kg wortel dengan harga Rp 35.000,00. Oleh karena wortel tersebut mulai tidak segar lagi, maka ia menjual dengan harga Rp 25.000,00 per kg 1. Apakah pedagang untung atau rugi? 2. Dapatkah kamu menentukan besar keuntungan atau kerugiannya jawaban : 1. Pedagang mengalami kerugian karena harga jual lebih kecil dari harga beli. 2. Besar kerugian, Rugi = harga beli-harga jual = Rp 35.000,00- Rp 25.000,00 = Rp 10.000,00 Jadi, pedagang itu memperoleh kerugian Rp 10.000,00 16
Masalah 1 Ayo kita Dari uraian dan masalah diatas pahami dapat disimpulkan bahwa : Untung = Harga Jual - Harga Beli Rugi = Harga Beli - Harga Jual Impas = Harga Beli = Harga Jual Naila membeli buku warna dengan harga Rp 3000,00, karena Dina teman Naila ingin membeli buku warnanya, maka Naila menjual buku warna tersebut kepada Dina dengan harga yang sama Rp 3000,00. Dengan demikian maka Naila tidak mendapat keuntungan ataupun kerugian karena harga jual buka warna sama dengan harga belinya. Hai Aku Naila Hai Aku Dina 17
Silahkan ajukan pertanyaan terkait topik yang dipelajari ! Setelah memahami keuntungan dan kerugian penjualan, lalu bagaimana cara menentukan besar persentasenya ? Yuk Berlatih ! Pak Gama pedagang sapi membeli sapi sebanyak 30 dengan harga Rp 12.000.000,00. Terdapat sapi yang sakit tidak bisa dijual sebanyak 5. 10 sapi laku dijual dengan harga Rp 20.000.000,00. Sisanya dijual dengan harga Rp 17.000.000,00. berapakah besarnya keuntungan atau kerugian yang didapat Pak Gama ? 18
Persentase Keuntungan dan Kerugian Dalam kegiatan perdagangan kamu sering menjumpai konsep persentase. Keuntungan dan kerugian dapat dinyatakan dalam persentase. Persentase keuntungan atau kerugian disini diperhitungkan terhadap harga beli. Dalam matematika, persentase atau perseratus adalah sebuah angka atau perbandingan (rasio) untuk menyatakan pecahan dari seratus. Persentase sering ditujukkan dengan simbol "%". 19
Rumus Pesentase Untung dan Rugi Apabila mengalami keuntungan, sebagai berikut : Apabila mengalami kerugian, sebagai berikut : Jika diketahui persentase untung dan ruginya, sebagai berikut : U : Untung HB : Harga Beli %U : Persentase Untung R : Rugi HJ : Harga Jual %R : Persentase Rugi Keterangan 20
Masalah 1 Masalah 2 Selusin buku dibeli dengan harga Rp 42.000,00 dan dijual dengan harga Rp 46.200,00. Berapa persen keuntungannya? Penyelesaian : Harga pembelian : Rp 42.000,00 Harga penjualan : Rp 46.200,00 Besar keuntungan : Rp 42.000,00 - Rp 45.700,00 = Rp 4.200,00 % Untung = Sepeda motor dibeli dengan harga Rp 15.000.000,00, kemudian dijual kembali dengan keuntungan 5%. a. Berapa rupiah keuntungannya? b. Berapakah harga jualnya ? Penyelesaian : Harga pembelian : Rp 15.000.000,00 a. Besar keuntungan : b. Harga Penjualan : Rp 4.200,00 Rp 42.000,00 x 100% = 10 % 5 100 x Rp 15.000.000,00 = Rp 750.000,00 Rp 15.000.000,00 + Rp 750.000,00= Rp 15.750.000,00 21
Yuk Diskusi ! Diskusikan bersama temanmu dan buatlah satu soal/permasalahan beserta penyelesaiannya berdasarkan materi yang dipelajari sesuai dengan kemampuan dan pemahaman kalian ! Silahkan bertanya untuk hal-hal yang belum kalian pahami ! 22 Peserta didik berinovasi dan proaktif dalam menghadapi masalah-masalah di atas dan berkomitmen tinggi dengan mampu berinteraksi dengan teman sekelas dalam memecahkan masalah sehingga terjadi koordinasi yang baik.
Kegiatan Pembelajaran 3 Rabat (Diskon), Bruto, Netto, dan Tara Pada kegiatan ini diharapkan siswa dapat memahami, menjelaskan, dan menentukan besarnya rabat (diskon), bruto, netto, Tara, dan persentasenya Tujuan Jika kamu pergi ke supermarket, kemudian kamu menjumpai barang dijual dengan harga potongan. Potongan harga ini untuk menarik minat pembeli agar membeli barang tersebut dibawah harga normal. Potongan harga sering dilakukan oleh pedagang pada waktu-waktu tertentu. 23
Rabat Nama lain dari potongan harga itu adalah diskon atau rabat. Biasanya potongan harga atau rabat atau diskon dapat dinyatakan dengan persen. Sehingga besarnya potongan harga atau rabat atau diskon adalah Potongan harga = Harga awal x persentase potongan harga Harga sebelum dipotong diskon disebut harga kotor Harga setelah dipotong disebut harga bersih Harga bersih = Harga kotor - Diskon Contoh Jika Rahma membeli baju dengan harga Rp 234.000,00 dengan diskon 5%. Tentukan uang Rahma yang dibutuhkan ! Penyelesaian : Harga sebelum diskon = Rp 234.000,00 Harga diskon = 15% x Rp 234.000,00 = Rp 11.700,00 Harga setelah diskon = Rp 234.000,00 - Rp 11.700,00 = Rp 222.300,00 Jadi Rahma harus membayar Rp 222.300,00 Atau dengan rumus : Diskon = Besarnya diskon 100 x Harga 24
Bruto, Netto, dan Tara Dalam kehidupan sehari-hari, benda memiliki istilah yang berkaitan dengan berat benda tersebut. Salah satu contohnya adalah pada kemasan makanan atau bendabenda disekitarmu, ada istilah yang akan kamu jumpai, yaitu netto, bruto, dan Tara. Ketiganya akan saling berkaitan satu sama lain. Misalnya pada kantong beras, karung gula, kantong semen, dan kemasan lainnya. Biasanya dalam kemasan mencantumkan bruto, netto, dan tara. Bruto, netto, dan Tara merupakan istilah-istilah yang berkaitan dengan berat barang. Bruto merupakan berat kotor suatu barang yang terdiri dari berat bersih dan berat tempatnya. Netto merupakan berat bersih atau berat sebenarnya dari suatu barang. Sedangkan Tara merupakan potongan berat suatu barat, yaitu kemasan. Perhatikan gambar berikut ! 50 kg = 49,6 kg + 0,5kg Bruto = Netto + Tara 25
Jika kamu menimbang satu karung beras yang beratnya 50 kg, inilah yang dimakan bruto. Berat bruto ini terdiri atas berat karut, yaitu 0,5 kg yang dinamakan Tara, dan berat beras itu sendiri , yaitu 59,6 kg yang dinamakan netto. Dari ilustrasi gambar yang telah kamu amati, maka rumus hubungan antara bruto, netto, dan tara, yaitu : Bruto = Netto + Tara Netto = Bruto - Tara Tara = Bruto - Netto Presentase Netto dan Tara 26
Masalah 1 Masalah 2 Pak Abbas membeli satu karung pupuk urea tertulis bruto 150 kg, tara 2% dengan harga Rp 1.000.000,00. Semua pupuk tersebut dijual dengan harga Rp 11.500,00 per kg. Berapakah keuntungan yang Pak Abbas peroleh ? Penyelesaian : Diketahui : Bruto = 150 kg dan presentase Tara = 2% Oleh karena itu, nilai tara adalah 2% × 150 kg = 3 kg Dengan demikian, netto = 150 kg - 3kg = 147 kg. Harga penjualannya adalah RP 11.500,00 x 147 kg = Rp 1.690.500,00 Pak Karno membeli dua karung pupuk urea dengan beratnya mencapai 150 kg dan tara 2%. Jika 1 kg harga pupuk urea Rp 13.500,00 per kg. Berapa rupiah yang harus dibayar Pak Karno? Penyelesaian : Nilai tara = 2% x 150 kg = 3kg Netto = bruto - Tara = 150 kg - 3kg = 147 kg Jadi, harga yang harus dibayarkan oleh Pak Karno adalah netto × harga dalam satuan massa = 147 kg × Rp 13.500,00 = Rp 1.984.500,00 27
Silahkan bertanya untuk hal-hal yang belum kalian pahami ! Yuk Berlatih ! Selesaikan permasalahan berikut ini ! Bu Arni menjual beras seberat 50 kg dengan tara 2 kg. Berapakah netto dan persentase taranya ? 28
Kegiatan Pembelajaran 4 Bunga Tunggal, Pajak Pada kegiatan belajar ini diharapkan siswa dapat memahami, menjelaskan, dan menentukan besarnya bunga tunggal dan pajak. Tujuan Pernahkah kamu penasaran ketika menyimpan uang di bank, seiring berjalannya waktu jumlah uang kamu akan bertambah. Hal itu terjadi karena kamu mendapatkan bunga dari bank. Bunga adalah jasa berbentuk uang yang diberikan oleh pihak peminjam kepada pihak yang meminjamkan modal dengan persetujuan bersama. Bunga tunggal memiliki arti bunga yang hanya terdapat pada hanya modalnya saja, sedangkan suku bunga tunggal adalah suku bunga yang besarnya tetap dari waktu ke waktu. 29
Rumus Perhitungan Bunga Tunggal Apabila uang yang kamu miliki disimpan di bank, maka makin lama menyimpan uang dengan sendirinya akan bertambah banyak karena tiap bulannya akan bertambah dengan bunga. Apabila Bungan yang kamu peroleh tiap bulan besarnya tetap, maka dinamakan dengan bunga tunggal. Bunga tunggal adalah bunga yang diperoleh pada setiap akhir jangka waktu tertentu yang tidak mempengaruhi besarnya modal yang dipinjam. Perhitungan Bunga Harian Perhitungan Bunga Bulanan Perhitungan Bunga Tahunan 30
15 x 6 x Rp 3.500.000,00 Bunga = Contoh Soal 1 Contoh Soal 2 Marsa merupakan nasabah disebuah bank yang memberikan bunga sebesar 20%. Jika dalam 30 hari marsa memperoleh bunga Rp 75.000,00. Maka berapa besar tabungan yang dimiliki Marsa? Fahri menyimpan uang di bank sebesar Rp 3.500.000,00. Dengan bunga 15% tiap tahunnya. Maka berapa bunga yang diperoleh Fahri selama 6 bulan ? Penyelesaian : Gunakan rumus perhitungan bunga harian untuk menyelesaikan soal diatas : Modal = 360 x 100 x Rp 75.000,00 20 x 30 = 12 x 5x Rp 75.000,00 = 60 x Rp 75.000,00 = Rp 4.500.000,00 Penyelesaian : Gunakan rumus perhitungan bunga bulanan untuk menyelesaikan soal diatas : 12 x 100 = 15 x Rp 17.500,00 = Rp 262.000,00 31
Yuk Berlatih ! Doa tanpa usaha itu bohong, dan usaha tanpa doa itu sombong. Yuk seimbangkan keduanya! Modal sebesar Rp 7.500.000,00 disimpan dengan bunga 10 % per tahun. Berapakah besar tabungan akhir setelah 3 tahun? 32
Pajak Pernahkah kamu membayar pajak? Atau pernahkah kamu mendengar tentang pajak? Sebagai seorang warga yang taat terhadap aturan membayar pajak, karena pajak merupakan salah satu sumber dana penerimaan negara yang digunakan untuk biaya penyelenggaraan negara dan pembangunan nasional. Tahukah kamu apa yang dimaksud dengan pajak? Pajak merupakan nilai suatu barang atau jasa yang harus dibayarkan oleh masyarakat kepada pemerintah. Besarnya pajak diatur oleh peraturan perundangundangan sesuai dengan jenis pajak. Dalam transaksi jual beli terdapat jenis pajak yang harus dibayar oleh pembeli, yaitu Pajak Pertambahan Nilai (PPN ). PPN adalah pajak yang harus dibayarkan oleh pembeli kepada penjual atas konsumsi /pembelian barang atau jasa. Besarnya PPN adalah 10% dari harga jual. Semangat belajarnya ya ! 33
Rumus Perhitungan Pajak Contoh soal Brita membeli sebuah barang dengan harga Rp 4.500.000,00. Atas pembelian barang tersebut dikenakan pajak sebesar 10%. Berapakah uang yang harus dibayarkan Brita untuk membeli barang tersebut? Penyelesaian : Harga barang : Rp 4.500.000,00 Besarnya pajak = 10% x Rp 4.500.000,00 = Rp 450.000,00 Jadi, Brita harus membayar Rp 4.950.000,00 pph = Besar pajak % x Besar penghasilan Penghasilan Bersih = Nominal awal - pph pph = Gaji awal - gaji yang diterima PPN = Besar pajak % x Harga awal Harga akhir = Harga awal + PPN PPN = Harga beli konsumen - harga awal Pajak Penghasilan (pph) Pajak Pertambahan Nilai (PPN) 34
Yuk Refleksi ! Horee, kamu telah selesai mempelajari, memahami, dan menentukan materi aritmatika sosial. Setelah mempelajari materi ini, sebagai evaluasi diri dengan menjawab pertanyaan-pertanyaan berikut. a. Apa kamu senang mempelajari materi ini? b. Ada kendala yang kamu temui dalam mempelajari materi ini? c. Manfaat apa saja yang dapat kamu ambil setelah mempelajari materi ini? 35 Dengan adanya jiwa edupreneurship proaktif oleh peserta didik mengemukakan gagasan berupa pernyataanpernyataan seputar aritmatika. Sikap otonomi diperlukan dalam memulai bisnis dalam mengembangkan bisnis untuk menyelesaikan problem dan bisnis lebih maju . Semakin kamu belajar, semakin banyak yang kamu dapatkan -Warren Buffett-
RANGKUMAN Harga yang telah ditetapkan berdasarkan jumlah uang yang diberikan pada saat pembeli melakukan pembelian suatu barang disebut harga pembelian Harga penjualan adalah harga yang ditetapkan berdasarkan jumlah uang yang diterima pada saat menjual suatu barang harga jual > harga beli = untung harga jual < harga beli = rugi harga jual = harga beli = impas Persentase untung dan rugi Potongan harga merupakan diskon atau rabat Potongan Harga = Harga awal x persentase potongan harga Harga sebelum dipotong disebut harga kotor. Adapun harga setelah dipotong disebut harga bersih Harga bersih = Harga kotor - Diskon Bruto adalah berat kotor suatu barang terdiri dari berat bersih dan berat tempatnya. Netto adalah berat bersih atau berat sebenarnya dari suatu barang. Sedangkan Tara adalah potongan berat suatu barang, yaitu berat kemasan. 36
Hubungan bruto, netto, dan tara Bruto = netto + tara Netto = bruto - tara Tara = bruto - netto Bunga tunggal adalah bunga yang diperoleh pada setiap akhir jangka waktu tertentu yang tidak mempengaruhi besarnya modal yang dipinjam. Pajak merupakan nilai suatu barang atau jasa yang harus dibayar oleh masyarakat kepada pemerintah. pph = Gaji awal - gaji yang diterima PPN = Harga beli konsumen - harga awal 37
PENUTUP E-Modul ini berisi materi kelas VII SMP/MTS yaitu tentang materi aritmatika sosial yang berbasis edupreneurship. Dengan adanya e-modul ini diharapkan peserta didik dapat terbantu dalam proses pembelajaran matematika. E-Modul ini diharapkan dapat digunakan dengan efektif baik secara mandiri maupun dengan bimbingan guru. Demikian e-modul ini dibuat semoga kedepannya akan kembali hadir e-modul yang lebih baik lagi dan emodul ini dapat berguna sebagai salah satu acuan pembuatan nya. 38
DAFTAR PUSTAKA Abdur Rahman As'ari dkk, 2017. MATEMATIKA SMP/MTS KELAS VII. Jakarta: Pusat Kurikulum dan Perbukuan, Balitbang. Kemendikbud. Ponidi, Nugroho M. 2020. Modul 6 Aritmatika Sosial kelas VII. Jakarta: Direktorat Sekolah Menengah Pertama, Kemendikbud. Kurniawan. 2008. Mandiri Matematika SMP Kelas VII. Jakarta: Erlangga. Astuti Wulandary, Modul Pengayaan Matematika (Untuk SMP/MTs Kelas VII),(Jakarta Selatan: CV Graha Pustaka, 2021), 17. Emilia Dewiwati and Anna Marganingsih, “ Pengaruh edupreneurship dan Praktek Kerja Terhadap Kemampuan Life Skill Mahasiswa,” Jurkami: Jurnal Pendidikan Ekonomi 4, no. 1 (2019): 21. Tayyibi, M. I.,and Subiyantoro, “Konsep Edupreuneurship dan Urgensinya Bagi Lulusan Perguruan Tinggi,”Jurnal Eduscience 9, no.1 (2022):77–91. Fira Nisa Rahmawati, Subiyantoro, “Analisis Strategi Pembelajaran Dalam Penanaman Edupreneurship Bagi Mahasiswa”, JPEK : Jurnal Pendidikan Ekonomi dan Kewirausahaan 6, no.2 (2022) : 422. 39