The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by kartina pandiangan, 2023-03-03 07:28:59

Modul Ajar Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosial

CGP A7

Keywords: Modul Ajar Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosial

Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosial Mengetahui tidak cukup, kita harus menerapkan. Kemauan saja tidak cukup, kita harus melakukan (Bruce Lee)


Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosial Pembelajaran Sosial dan Emosional pembelajaran yang dilakukan secara kolaboratif oleh seluruh komunitas sekolah. Proses kolaborasi ini memungkinkan anak dan pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah memperoleh dan menerapkan pengetahuan, keterampilan dan sikap positif mengenai aspek sosial dan emosional agar dapat: memahami, menghayati dan mengelola emosi (kesadaran diri) menetapkan dan mencapai tujuan positif (manajemen diri) merasakan dan menunjukkan empati kepada orang lain (kesadaran sosial) membangun dan mempertahankan hubungan yang positif (keterampilan membangun relasi) membuat keputusan yang bertanggung jawab. (pengambilan keputusan yang bertanggung jawab) 1. 2. 3. 4. 5.


Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosial Kompetensi Sosial dan Emosional Kompetensi yang berhubungan dengan pengetahuan, keterampilan, dan sikap mengenai aspek sosial dan emosional. Ada 5 kompetensi sosial dan emosional, yaitu : kesadaran diri, manajemen diri, kesadaran sosial, keterampilan berelasi, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. Kerangka KSE (CASEL)


Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosial Indikator Penerapan Pembelajaran Sosial dan Emosional Kelas Pengajaran eksplisit Pembelajaran akademik yang terintegrasi KSE Pelibatan dan Suara murid Sekolah Iklim kelas dan sekolah yang mendukung Berfokus pada KSE pendidik dan tenaga kependidikan (PTK Kebijakan yang mendukung Dukungan terintegrasi yang berkelanjutan Keluarga dan Komunitas Pelibatan kemitraan dengan orangtua Kemitraan dengan komunitas Terbentuk sistem dalam upaya peningkatan berkelanjutan


Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosial langkah-langkah yang dapat dilakukan untuk memperkuat pembelajaran sosial emosional pendidik dan tenaga kependidikan di sekolah:


Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosial kSE Saya mengimplementasikan ke 5 KSE yaitu: kesadaran diri, manajemen diri, kesadaran sosial, keterampilan berelasi, dan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. , alasan pemilihan KSE tersebut karena saya ingin menciptakan lingkungan belajar yang aman dan nyaman sehingga seluruh individu di sekolah dapat meningkatkan kompetensi akademik dan kesejahteraan psikologis (wellbeing) secara optimal Dengan mengeksplorasi implementasi pembelajaran sosial emosional di kelas dan sekolah melalui 4 indikator, yaitu: pengajaran eksplisit, integrasi dalam praktek mengajar guru dan kurikulum akademik, penciptaan iklim kelas dan budaya sekolah, dan penguatan kompetensi sosial dan emosional pendidik dan tenaga kependidikan (PTK) di sekolah.


Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosial kSE Tujuan Teknik Stop : Melatih memusatkan perhatian (melatih focus) sehingga meningkatkan daya konsentrasi rasa segar, nyaman, dan rileks. Teknik Bernafas Kesadaran Penuh (Mindfullness) Yang dilakukan Guru: Meminta anak berhenti sejenak dari aktivitas.


Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosial kSE Yang Dikatakan oleh Guru: Anak-anak, tolong berhenti sejenak dari aktivitas yang kita lakukan. Sekarang duduk dengan rileks tanpa menyandar pada kursi, badan tegak, bahu kiri sejajar bahu kanan, telapk tangan diletakkan di paha dengan punggung tangan diletakkan di paha dengan punggung tangan menghadap ke atas. Jika sudah merasa nyaman, hirup udara hangat dari hidung, rasakan udara hangat yang keluar dari hidung. Rasakan ketika menghirup udara, perut mengempis, dan perut mengembang ketika membuang nafas. Lakukan berung 3-5 x, sampai merasa segar kembali. Setelah selesai, tubuh dan pikiran kembali segar, lanjutkan kembali aktivitas pembelajaran dari ini.


Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosial kSE Belajar untuk menjadi tenang dan kamu akan selalu bahagia." "Saat Anda memiliki napas, tidak ada yang bisa mencuri kedamaian Anda." "Pikiran tenangmu adalah senjata pamungkas melawan tantanganmu. Jadi, santai saja." "Ketika kamu menyadari tidak ada yang kurang, seluruh dunia adalah milikmu." ..... https://www.pinhome.id/blog/puisi-motivasi/


Modul 2.2 Pembelajaran Sosial dan Emosial kSE Hari ini kau bisa bangga menunjukkan kebodohanmu Percayalah selama mentari memancarkan sinarnya Maka aka nada hari dimana timbulnya puing-puing penyesalan yang muncul dari hatimu Karena dimasa lampau kau tak pernah menunjukkan prestasimu Terus melangkah Kehidupan kita terdiri dari banyak pilihan Ada yang baik ada yang buruk Jangan larut dalam penyesalan Perubahan itu pasti datang pelan-pelan Jangan terlalu memaksa untuk sebuah keadaan Jalani saja dengan penuh kepasrahan Menapaki kehidupan selangkah demi selangkah Sambil bersyukur mengharap sebuah berkah Berhasil dan gagal itu merupakan satu paket Semuanya hanyalah untuk ujian hidup Tetaplah optimis jangan buat hati menjadi redup Hidup ini terlalu singkat untuk sebuah penyesalan Keluarlah dari lembah kebodohan Pompalah kesadaran untuk sebuah perubahan Buktikan diri, tunjukkan potensi Jangan mau terjebak dalam halusinasi


Tabel Pemetaan Kebutuhan Belajar Berdasarkan gaya Belajar VISUAL KINESTETIK Notes AUDITORI Achmad Syahri R Aditiya Pratama Alvan Julfikar Alya Rama Dhani Pasaribu Athilah Dinda Naily Ulfa Fahri Pohan Fitria Natasya Sundari Fitri Sabila Indah Permata Sari Jesi Rahayu N Muhammad PR atasya MN Padil Ronaldi Sasriani Proses bagi murid yang memiliki gaya belajar visual guru meminta murid membaca kembali materi yang telah dibagikan dalam bentuk ebook. Proses bagi murid yang memiliki gaya belajar auditori, guru meminta murid mencari dan menyimak kembali video materi yang telah dibagikan di youtube. Proses bagi murid yang memiliki gaya belajar kinestetik, guru meminta siswa memahami materi dengan cara sambil bergerak mengamati sekitar atau berdiskusi dengan teman, orangtua, ataupun keluarga lain. Dalam hal ini guru memberikan diferensiasi proses pelajaran IPAS berdasarkan gaya belajar murid. Alvan Julfikar Natasya MN Padil Ronaldi Tabel Pemetaan Kebutuhan Belajar Berdasarkan Kesiapan Belajar (Readiness) Secara keseluruhan siswa sudah paham perbedaan keinginan dan kebutuhan priorotas. Dimana berdasarkan waktu dan kebutuhan.


Achmad Syahri Rhomadhon Aditiya Pratama Alvan Julfikar Alya Rama Dhani Pasaribu Tabel Pemetaan Kebutuhan Belajar Berdasarkan Lingkungan Belajar Individu Berkelompok Achmad Syahri R Aditiya Pratama Alya Rama Dhani Pasaribu Athilah Dinda Naily Ulfa Fahri Pohan Fitri Sabila Fitria Natasya Sundari Indah Permata Sari Jesi Rahayu Muhammad PR Natasya MN Padil Sasriani Alvan Julfikar Padil Ronaldi Tabel Pemetaan Kebutuhan Belajar Berdasarkan Kecerdasan Majemuk Logic -matematika, intrapersonal Naturalis, Bodily Kinestetik Logic -matematika, Interpersonal, Visual-Spasial Visual-Spasial, Naturalis Athilah Visual – spasial, Naturalis, Interpersonal Dinda Naily Ulfa Logic -matematika, Musical, Interpersonal, VerbalLiguistik Fahri Pohan Logic -matematika, Visual Spasial, Interpersonal Fitri Sabila Naturalis, musical Fitria Natasya Sundari Naturalis, Visual- Spasial, intrapersonal Indah Permata Sari Visual-Spasial, Naturalis Jesi Rahayu Musical, Verbal liguistik, interpersoanal, Muhammad Pahri Ritonga Bodily-Kinestetik, Natural, Interpersonal Natasya Maghfiroh Nasution Musical, Vebal-liguistik, Interpersoanal, Naturalis Padil Ronaldi Sasriani Bodily-Kinestetik, Musical Musical, Body-Kinestetik Musical, Naturalis, Interpersoanal


Teknik Kompetensi Sosial dan Emosional yang dipergunakan kSE Teknik Sebelum memulai pelajaran guru menanyakan apa ada murid yang tidak di kelas? (Absensi kelas) Apabila ada murid yang sakit, maka guru mengajak murid untuk mendoakannya. Yang dikatakan guru pada murid: "Anak-anak apa ada teman kalian yang tidak masuk hari ini? jika ada yang izin sakit, maka sepantasnya kita mendoakannya agar lekas sembuh dan esok bisa belajar bersama kita di sini." Ruang Tujuan Lingkup Kesadar an Sosial Rutin Menimbulka n rasa empati dan peduli kepada orang lain.


Teknik Kompetensi Sosial dan Emosional yang dipergunakan kSE Teknik Ruang Lingkup Kesadar an diri Rutin Guru menanyakan bagaimana keadaan emosi mereka saat ini dengan memilih gambar emosion yang ditunjukankan murid /STOP. Guru berkata: "Anak-anak kalain memilih emosi yang berbeda saat ini, ibu meminta kalian untuk menenangkan pikiran kalian dengan menutup mata dan mendengarkan instrumen musik". Tujuan Murid memiliki pikiran yang tenang, nyaman, rileks dan siap untuk belajar hari ini.


kSE Teknik Guru melanjutkan pembelajaran dengan menanyakan tentang hasil wawancara mereka dengan keluarga. Guru berkata: "Anak-anak kalian kan sudah melakukan wawancara dengan keluarga di rumah, Siapa yang boleh bercerita hasil wawancaranya?" Tujuan Teknik Kompetensi Sosial dan Emosional yang dipergunakan Ruang Lingkup kesadar an diri, manaje men diri (mengel ola stress untuk berpend apat), dan kesadar an sosial. Keteram pilan berelasi Terintegrasi dalam pembelajaran Menumbuhk an sikap saling menghargai sesama dengan mendengark an pendapat temannya. Guru minta mereka bekerja dalam kelompok untuk berbagi mengerjakan LKPD sesuai kelompok , berdiskusi dan menuliskan jawabannya Menumbuhk an sikap saling menghargai dan menjalin hubungan yang baik dengan lingkungan sekitar.


kSE Teknik Tujuan Teknik Kompetensi Sosial dan Emosional yang dipergunakan Ruang Lingkup Pengelol aan diri dan bertang gungjaw ab Meminta murid untuk mereflesikan pembelajaran yang telah di peroleh. Guru berkata: "Bagaimana cara mengatur uang yang baik?" Murid memahami manfaat dari pembelajara n hari ini dan diimplement asikan dalam kehidupan sehari-hari. Terintegrasi dalam pembelajaran


Modul Ajar Penyusun : Kartina Pandiangan, S.Pd. Instansi : SDN 344 Bintungan Bejangkar (Mandaling Natal) Muatan Pelajaran : Ilmu Pengetahuan Alam dan Sosial (IPAS) Fase/ Kelas : B/IV Semester : 2 (Genap) Bab : 7 Bagaimana Mendapatkan Semua Keperluan Kita? Tahapan Pengajaran : A. Aku dan Kebutuhan – ku B. Bagaimana Aku memenuhi Kebutuhanku? C. Kegiatan Jual Beli Sebagai Salah Satu Pemenuhan Kebutuhan Materi pokok : Aku dan Kebutuhan – ku Alokasi Waktu : 3 JP Date: 6 Maret 2023 IDENTITAS MODUL Moda Belajar Tatap Muka (Luring)


Modul Ajar Orientasi topik Aktivitas eksplorasi melalui kegiatan wawancara dan pengamatan Diskusi bersama teman Refleksi bersama dengan menggambar peta pikiran Belajar lebih lanjut Memilih tantangan (opsional) Strategi Pengajaran: 1. 2. 3. 4. 5. 6. Grade: IV (Empat) Subject: IPAS Date: 6 Maret 2023 Topic: Aku Membutuhkanmu Pelajaran # Uang Sebagai Alat Tukar, Kegiatan Jual Beli Peserta didik mengetahui nilai dan fungsi uang dalam kegiatan ekonomi manusia. Peserta didik mengetahui jenis uang yang digunakan dalam kegiatan jual beli Kompetensi Awal: Mendeskripsikan keragaman budaya dan kearifan lokal di daerahnya masing-masing. Mengetahui manfaat dan pelestarian keragaman budaya di Indonesia. Tujuan Pembelajaran: 1. 2. Perlengkapan peserta didik: 1. alat tulis; 2. buku tulis; 3. alat mewarnai; 4. kertas HVS. • Persiapan lokasi: pengaturan tempat duduk berkelompok Kesadaran diri Pengelolaan diri Kesadaran sosial Keterampilan berelasi Keterampilan pengambilan keputusan yang bertanggung jawab. KSE yang Dicapai: Kegiatan Pembelajaran Guru membuka pelajaran dengan kegiatan rutin yang ditujukan untuk membangun suasana pembelajaran yang positif dan mempersiapkan murid untuk melakukan kegiatan pembelajaran. Berdoa Bernyanyi bersama-sama/Membacakan cerita pendek (humoris/inspiratif/dll/Latihan bernapas dengan berkesadaran penuh/Mengambil jeda secara fisik dan mental dengan latihan STOP (Stop, Take A Breath, Observe, Proceed)/ Mendongeng. (Mengkondisikan situasi) Pendahuluan - 10 menit 1. kegiatan awal rutin ini diantaranya adalah: DiferensiasiI : Proses dan konten TARGET PESERTA DIDIK Peserta didik reguler/tipikal: umum, tidak ada kesulitan dalam mencerna dan memahami materi ajar. Peserta didik dengan pencapaian tinggi: mencerna dan memahami dengan cepat, mampu mencapai keterampilan berfikir aras tinggi (HOTS), dan memiliki keterampilan memimpin


Memperdengarkan musik instrumental yang membangun ketenangan/ Melakukan kegiatan relaksasi/peregangan otot menggunakan lagu sambil bernyanyi bersama (khususnya setelah duduk dalam waktu yang cukup lama selama pembelajaran daring)/ Menulis jurnal (misalnya: tentang apa yang dirasakan, apa tujuan yang ingin dicapai hari ini, dll)/ Memberikan waktu 2 menit untuk berbincang-bincang dengan teman sebangku atau yang duduk di depan/di sebelah/ Melakukan dialog ringan tentang topik yang sedang hangat atau menarik perhatian murid-murid. 2. Guru meminta peserta didik untuk menyampaikan hasil wawancara yang telah dilakukan kepada keluarganya mengenai jenis uang, contoh, dan ciri-cirinya. Di mana telah disampaikan kegiatan ini di hari sebelumnya. Kegiatan ini memberikan kesempatan yang sama bagi semua murid untuk mendapat giliran bercerita, mendengarkan cerita, memberikan pendapat dan mendengarkan pendapat rekannya (berikan waktu 2-3 menit bagi murid untuk melakukan setiap tahap kegiatan di atas). Guru dapat berjalan untuk mendengarkan dan memotivasi murid yang membutuhkan dukungan. Pertanyaan terbuka tentang apa yang diketahui/dialami murid dan membagikannya dapat membangun emosi positif, kesadaran diri, manajemen diri (mengelola stress untuk berpendapat), dan kesadaran sosial. Modul Ajar Kegiatan Inti Kegiatan 1 - 25 menit Lakukan kegiatan literasi dengan teks “Berkenalan dengan Uang” pada Buku Siswa. Lakukan kegiatan think--write--share Peserta didik akan mengamati uang kertas dan logam. Guru juga sebaiknya menyiapkan pecahan-pecahan uang kecil untuk mereka amati.


Ajukan pertanyaan pada peserta didik untuk mengetahui pemahaman mereka tentang uang. Lakukan diskusi sampai mengarah pada kebutuhan tersebut dipenuhi dengan menukarnya dengan uang. Pandu peserta didik untuk berkegiatan wawancara sesuai dengan panduan di Buku Siswa. Berikan waktu sekitar 30 menit untuk kegiatan wawancara ini Pastikan guru memberikan waktu untuk mereka berpikir (WAIT TIME. Dengan memberikan waktu untuk berpikir, menulis, dan menyampaikan hasil pemikirannya, murid berkesempatan untuk membangun fokus terhadap materi pembelajaran, yang ditujukan untuk pengelolaan diri). Pada saat tersebut, murid melakukan review atas apa yang telah mereka pelajari di jenjang kelas sebelumnya Setelah itu, minta mereka bekerja dalam kelompok untuk berbagi mengerjakan LKPD sesuai kelompok , berdiskusi dan menuliskan jawabannya (kesadaran sosial, keterampilan berelasi). Sebelumnya, ajari murid tentang pembagian peran ketua, penulis, pencatat waktu, dan penyaji. Berikan apresiasi dan penguatan bagi proses kerja sama a. Pernahkah kalian jajan? Bagaimana kalian bisa mendapatkan jajanan kalian itu? Kalian tukar dengan apa jajanan kalian dari penjualnya? b. Pernahkah kalian ikut dengan orang tua berbelanja kebutuhan kalian? c. Coba ingat saat kalian mendapatkan buku tulis baru dari orang tua kalian ketika berbelanja. Meskipun kalian sudah punya buku tulis lain di rumah, apakah buku tulis lama itu yang kalian tukarkan dengan buku tulis yang baru? Atau bagaimana cara orang tua kalian mendapatkan buku tulis baru itu? Modul Ajar Kegiatan 2 Berkumpullah bersama kelompok yang sudah ditentukan. Siapkan hasil wawancara yang sudah kalian lakukan sebelumnya. Berdiskusilah tentang hasil wawancara kalian tersebut. Lakukan pengamatan pada beberapa uang logam dan uang kertas yang kelompok kalian miliki. Salin tabel berikut di buku tugas untuk mengisi hasil pengamatan


Setelah mengisi tabel tersebut, Guru meminta siswa untuk mendiskusikan dengan teman kelompok pertanyaan berikut. Catat hasil diskusi pada buku tugas kalian Dalam proses berdiskusi, guru dapat menyesuaikan atmosfer ruangan sehingga nyaman dan kondusif bagi siswa untuk berdiskusi. Penyesuaian ini dapat dilakukan dengan memainkan musik instrumen yang tenang dan mengatur pencahayaan ruangan. Setelah berdiskusi, siswa menuliskan kembali hasil diskusi sesuai dengan pemahamannya. (Kegiatan ini dapat mengembangkan kelima KSE), Murid dapat menggunakan media yang disukai, seperti komik, power point, atau rekaman monolog, live, konten ataupun hal lain yang sesuai minta minat murid. Lakukan kegiatan diskusi untuk membahas hasil tabel dan pertanyaan di atas. Guru dapat melakukan tanya jawab pada akhir kegiatan sebagai diskusi lebih lanjut bagi peserta didik: a. Apa fungsi uang? b. Apakah hanya uang logam dan kertas yang dapat dijadikan alat pembayaran? c. Apakah ada alat pembayaran lain yang kalian ketahui? Sebutkan! a. Perhatikan bahan pembuat uang pada tabel kalian. Menurut kalian apa alasan pemilihan bahan-bahan pembuat uang tersebut? b. Apa saja hal yang harus dilakukan agar uang tidak dapat ditiru? c. Apa kalian pernah membayar barang atau kebutuhan selain menggunakan uang? Sebutkan! Bervariasi. d. Bila kalian memiliki uang banyak, apa yang akan kalian lakukan? Modul Ajar Penutup - 5 menit Sebagai penutup pembelajaran, minta murid melakukan refleksi singkat. Berikan apresiasi atas semua usaha murid sepanjang mempelajari materi ini. Diakhiri dengan doa penutup Pertanyaan pemandu berikut dapat digunakan untuk memandu proses refleksi murid. 1. Apakah bagian yang paling menarik dari pembelajaran hari ini? Mengapa? (Kesadaran diri) 2. Apa pelajaran penting yang kamu dapatkan dari proses pembelajaran hari ini? (Kesadaran diri) 3. Tantangan apa yang masih kamu temui dalam mempelajari materi ini? Bagaimana kamu akan berlatih untuk mengatasi tantangan tersebut? (Pengelolaan diri) 4. Menurut kalian, apa sebenernya fungsi uang? (Kesadaran diri) 5. Apa jenis uang yang beredar di sekitar kalian? (Kesadaran diri) 6. Apa saja yang biasanya kamu lakukan dengan uangmu? (Pengelolaan diri) 7. Mengapa kita harus berhati-hati dalam menerima dan mengeluarkan uang? (Managemen diri) 8. Bagaimana cara mengatur uang yang baik? (Pengelolaan diri dan bertanggungjawab) Materi dan media pembelajaran terlampir pada link di bawah ini: https://anyflip.com/owzvu/dffk/ https://youtu.be/3EzhsL1t4n8


Guru membaca catatan murid dari hasil karya yang dikerjakan terlebih dahulu sebagai dasar sebelum melakukan refleksi. Sediakan waktu 2-5 menit untuk hening sejenak, mengenali emosi, pikiran, dan perasaan Siapkan sebuah jurnal/buku tulis untuk menuangkan hasil refleks pertanyaan panduan refleksi: Refleksi Guru: Modul Ajar Apa emosi yang saat ini dirasakan? Mengapa emosi tersebut? Emosi apa yang dialami saat kegiatan belajar bersama murid? Situasi/kejadian apa yang memunculkan emosi tersebut? Apakah ada perbedaan secara emosional sebelum, sementara, dan setelah kegiatan belajar? elaborasikan 1. 2. 3. 4. 5. Assesmen: Penilaian Sikap Penilaian Pengetahuan Penilaian Keterampilan 1. 2. 3.


Modul Ajar


Modul Ajar Kunci Jawaban:


Modul Ajar Kunci Jawaban: Batahan, 03 Maret 2023 Guru Kelas IV, Kartina Pandiangan, S.Pd Kepala Sekolah, M. Maramis S Lubis, S.Pd NIP. 19750320 200003 1 001


Modul Ajar Lampiran Sumber informasi Guru: Ada dua jenis fungsi uang 1. Fungsi asli ● Uang sebagai nilai tukar & digunakan sebagai nilai yang dapat ditukarkan untuk mendapat suatu barang atau kebutuhan. ● Uang sebagai alat ukur & digunakan sebagai nilai hitung besaran suatu barang atau kebutuhan. Contoh Anton ingin membeli sebuah tas senilai Rp50.000,00, ini menunjukkan Anton cukup membayar uang sejumlah Rp50.000,00 untuk sebuah tas. 2. Fungsi turunan ● Uang sebagai alat pembayaran & untuk membayar tanpa ditukar dengan benda, jasa, atau barang apa pun. Contohnya membayar pajak kendaraan bermotor, pajak bumi dan bangunan. ● Uang sebagai penunjuk harga & menunjukkan harga/nilai dari suatu barang. Contoh ketika di supermarket bisa kita lihat harga 1 kg mangga adalah Rp11.500,00, harga pensil adalah Rp5.600,00. ● Uang sebagai alat pembayaran hutang. ● Uang sebagai alat penimbun kekayaan. Contoh seperti menabung yang dapat digunakan saat ada keperluan mendesak. Jenis uang Berdasarkan pengelompokannya, jenis uang dibagi menjadi 4 yaitu: 1. Berdasarkan bahan pembuatnya ● Uang logam terbuat dari logam, emas, atau perak dan nominalnya kecil seperti Rp100,00, Rp200,00, Rp500,00, dan Rp1.000,00 ● Uang kertas dibuat agar tidak mudah robek, luntur, dan tahan terhadap air. Nominalnya besar contohnya Rp10.000,00, Rp20.000,00, atau Rp100.000,00 2. Berdasarkan nilai ● Full bodied money (bernilai penuh) merupakan uang yang nilai intrinsiknya sama dengan nilai nominal, misalnya nilai emas pada uang logam Rp500 bernilai sama dengan nominalnya. ● Representative full bodied money (tidak bersifat penuh) yaitu nilai intrinsik lebih kecil dari nilai nominal. Biasanya terdapat pada jenis uang kertas. 3. Berdasarkan lembaga yang menerbitkan ● Uang kartal diterbitkan oleh Bank Sentral yaitu Bank Indonesia serta digunakan oleh seluruh masyarakat dalam bentuk logam dan kertas. ● Uang giral diterbitkan oleh bank umum dalam bentuk cek atau bilyet giro


4. Berdasarkan kawasan ● Uang lokal hanya berlaku disuatu negara tertentu, misalnya mata uang peso hanya dapat digunakan di negara Filipina. ● Uang regional berlaku di suatu kawasan yang lebih luas daripada uang lokal, misalnya mata uang euro dapat digunakan untuk beberapa negara yang ada di benua Eropa seperti Jerman, Spanyol, Austria, Spanyol, dan lain-lain. ● Uang internasional berlaku di seluruh dunia sebagai standar pembayaran, contohnya US dollar. Syarat uang Uang yang telah disepakati oleh masyarakat harus memenuhi 7 syarat sebagai berikut. a. Diterima secara umum (acceptability) yakni kegunaannya harus diterima sebagai alat tukar, penimbun kekayaan, atau pembayar utang. b. Ada jaminan artinya harus dijamin pemerintah sehingga penggunaannya untuk berbagai keperluan dapat dipercaya oleh masyarakat. c. Nilainya stabil (stability of value) artinya tidak naik-turun (fluktuatif) agar orang bersedia menjadikannya alat tukar. d. Mudah disimpan (storable), yaitu bentuk fisik uang tidak terlalu besar atau membutuhkan tempat penyimpanan yang besar. e. Mudah dibawa (portability), yaitu uang mudah dipindah alihkan dan tidak menyulitkan pengguna untuk membawanya bepergian. f. Tidak mudah rusak (durability) agar dapat digunakan atau tahan untuk jangka waktu yang lama. g. Mudah dibagi (divisibility), yaitu memiliki pecahan nominal yang senilai dan dapat dibagi. Contohnya uang Rp100.000,00 dapat dipecah menjadi 2 lembar uang Rp50.000,00 atau 1 lembar uang Rp50.000,00, 2 lembar uang Rp20.000,00 dan 1 lembar uang Rp10.000,00. Fungsi pecahan nominal ini untuk memudahkan pengembalian uang dalam suatu transaksi. Modul Ajar Lampiran Sumber informasi Guru:


Modul Ajar Lampiran Buku Murid


Modul Ajar Lampiran Buku Murid


Modul Ajar Lampiran Buku Murid


Modul Ajar Lampiran Buku Murid


Click to View FlipBook Version