1
KATA PENGANTAR
Segala puji syukur penyusun panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa atas
segala limpahan rahmat-Nya, sehingga Penyusunan Materi Ajar berbasis PBL
dengan tema modul Akuntansi Perusahaan Dagang ini dapat diselesaikan dengan
lancar. Penulis menyadari tanpa bantuan dari berbagai pihak, modul ini tidak akan
dapat diselesaikan dengan baik. Oleh karena itu pada kesempatan ini, perkenankan
penulis sebagai penyusun modul menyampaikan ucapan terima kasih kepada
seluruh pihak yang telah memberikan sumbangsih tenaga dan pemikiran sehingga
modul ini dapat diselesaikan.
Modul Akuntansi Perusahaan Jasa ini membahas konsep, kegunaan,
penyusunan dan penganalisaan akun-akun yang terkait pada jurnal penutup di
perusahaan jasa. Penulis pun menyadari modul ini masih memiliki kelemahan, oleh
karena itu kritik dan saran dari pengguna modul ini senantiasa penyusun harapkan
dan untuk itu kami mengucapkan banyak terima kasih.
Jakarta, September 2021
Penyusun,
Indri Puspita
2
A. PENDAHULUAN
Setelah penyusunan laporan keuangan, tahap pengikhtisaran usaha
selanjutnya adalah pembuatan jurnal penutupan. Seperti telah dijelaskan bahwa
saldo akhir perkiraan-perkiraan yang bersifat sementara (perkiraan nominal) harus
dipindahkan ke perkiraan tetap. Dengan demikian perkiraan-perkiraan sementara
tersebut dapat dipergunakan untuk mengumpukan data periode berikutnya.
Pemindahan ini dilakukan melalui satu seri ayat jurnal yang disebut ayat jurnal
penutupan / closing entries. Ayat jurnal penutup dibuat untuk menutup perkiraan-
perkiraan pendapatan, beban-beban, saldo laba atau rugi dan prive (perorangan/
persekutuan) atau dividen (perseroan). Dengan demikian perkiraan-perkiraan yang
ditutup adalah perkiraan nominal yaitu perkiraan-perkiraan yang ada di perkiraan
yang dilaporkan pada perhitungan laba rugi.
Modul ini memiliki relevansi untuk mendukung media program pembelajaran
dalam memudahkan peserta didik memahami, menjelaskan, mengonsepkan serta
menganalisa akun-akun yang terkait dalam jurnal penutup dan neraca saldo
penutupan sehingga meningkatkan kemampuan pengetahuan dan keterampilan
khususnya dalam praktik kerja industri maupun akademisi pada materi perusahaan
jasa. Dengan mempelajari modul kegiatan belajar ini diaharapkan peserta didik
menganalisis akun-akun yang terkait dalam jurnal penutup dan neraca saldo
penutupan beserta menyusun jurnal penutup dan neraca saldo penutupan.
Modul 1 Kegiatan Belajar 1 ini dibagi menjadi beberapa materi :
a. Definisi serta kegunaan jurnal penutup dan neraca saldo penutup pada
perusahaan jasa
b. Akun-akun yang terkait dalam penyusunan jurnal penutup dan neraca
saldo penutupan
c. Prosedur penyusunan jurnal penutup dan neraca saldo penutupan pada
perusahaan jasa
Agar peserta didik berhasil menguasai materi-materi akuntansi dasar
khususnya di jurnal penutup dan neraca saldo penutup, ikutilah petunjuk belajar
berikut:
1. Baca kompetensi dasar dan indikator pencapaian kompetensi
pembelajaran dengan cermat sebelum membaca materi kegiatan belajar.
2. Baca materi kegiatan belajar dengan cermat.
3. Kerjakan latihan sesuai petunjuk/rambu-rambu yang diberikan.
3
4. Baca rangkuman, kemudian kerjakan tes formatif secara jujur tanpa
terlebih dahulu melihat materi.
B. INTI
1. Kompetensi Dasar dan Indikator Pencapaian Kompetensi
3.8 Menganalisis akun-akun untuk penyusunan jurnal penutup dan neraca
saldo setelah penutupan untuk perusahaan jasa.
Indikator Pencapaian Kompetensi Pengetahuan:
3.8.1 Menguraikan definisi serta kegunaan jurnal penutup pada
perusahaan jasa
3.8.2 Memerinci langkah penyusunan jurnal penutup pada perusahaan
jasa
3.8.3 Menganalisis akun-akun untuk jurnal penutup pada perusahaan
jasa
4.8 Menyusun jurnal penutup dan neraca saldo setelah penutupan untuk
perusahaan jasa
Indikator Pencapaian Kompetensi Keterampilan:
4.8.1 Menyajikan jurnal penutup pada perusahaan jasa
2. Tujuan Pembelajaran
Setelah melakukan kegiatan pembelajaran, peserta didik dapat :
a. Menguraikan definisi serta kegunaan jurnal penutup untuk perusahaan
jasa dengan benar
b. Memerinci langkah penyusunan jurnal penutup pada perusahaan jasa
dengan benar dan percaya diri
c. Menganalisis akun-akun untuk jurnal penutup pada perusahaan jasa
dengan benar
4
d. Menyajikan neraca saldo penutupan untuk perusahaan jasa dengan tepat
3. Pokok-Pokok Materi
a. Definisi serta kegunaan jurnal penutup pada perusahaan jasa
b. Akun-akun yang terkait dalam penyusunan jurnal penutup
c. Prosedur penyusunan jurnal penutup pada perusahaan jasa
4. Uraian Materi
a. Definisi serta kegunaan jurnal penutup pada perusahaan jasa
Sumber : https://majoo.id/solusi/detail/jurnal-penutup
Menjalankan bisnis tidak bisa dipisahkan dari akuntansi. Dalam akuntansi,
kamu mungkin sering mendengar istilah jurnal, seperti jurnal umum, jurnal
khusus, serta jurnal penutup. Jurnal sendiri berarti formulir untuk mencatat
setiap jenis transaksi yang dilakukan secara sistematis dan rinci.
Lalu, apa yang dimaksud dengan jurnal penutup?
Jurnal Penutup (Closing Entries) adalah jurnal akuntansi harus dibuat
untuk menjadikan rekening akun akun sementara (temporer) menjadi bersaldo
NOL (0) pada akhir periode atau dalam bahasa yang lebih sederhana, Jurnal
Penutup merupakan ayat jurnal yang perlu dibuat pada akhir periode untuk
menutup rekening akun nominal (sementara).
5
Ayat jurnal penutup dibuat untuk menutup perkiraan-perkiraan
pendapatan, beban-beban, saldo laba atau rugi dan prive (perorangan/
persekutuan) atau dividen (perseroan). Dengan demikian perkiraan-perkiraan
yang ditutup adalah perkiraan nominal yaitu perkiraan-perkiraan yang ada di
perkiraan yang dilaporkan pada perhitungan laba rugi.
Salah satu tujuan utama dari pembuatan closing entries adalah reset
saldo akun sementara menjadi nol di dalam jurnal umum, sistem dokumentasi
untuk keuangan perusahaan. Dalam hal ini, kita perlu memahami perbedaan
antara akun sementara dengan akun permanen. Akun sementara digunakan
untuk merekam aktivitas keuangan selama periode tertentu.
Seluruh akun pendapatan dan beban perlu dibuat menjadi nol karena
pelaporannya hanya berlaku dalam jangka waktu tertentu dan tidak dihitung
untuk periode berikutnya. Sebagai contoh, bisnis memperoleh pendapatan
sebesar Rp350.000.000 tahun ini. Nominal pendapatan tersebut tidak dihitung
sebagai pendapatan tahun depan. Di sisi lain, akun permanen melacak aktivitas
keuangan yang lebih panjang dari sekadar periode akuntansi yang sedang
berjalan. Data ini biasanya ditempatkan di neraca, bagian dari laporan
keuangan yang menjadi acuan investor. Pasalnya, di sana terlihat nilai sebuah
perusahaan, termasuk aset serta kewajibannya.
Setiap akun yang tercantum di dalam neraca, kecuali dividen yang
dibayarkan, merupakan akun permanen. Contohnya, Rp50.000.000 yang
terdapat di kas perusahaan hari ini masih bernilai sama untuk tahun depan, jika
tidak dibelanjakan. Dengan kata lain, akun-akun yang bersifat sementara perlu
ditutup supaya tidak mengganggu perhitungan pada periode akuntansi
berikutnya.
Menjelaskan Kegunaan Jurnal Penutup
Setelah jurnal penyesuaian diposting ke buku besar, maka data dalam
akun buku besar akan sesuai dengan data yang dilaporkan dalam laporan
keuangan. Saldo akun yang tercantum di neraca akan terus diakumulasikan
dari tahun ke tahun. Karena akun tersebut relatif permanen, maka disebut akun
riil. Sedangkan saldo akun yang ada di laporan laba rugi dan saldo akun
penarikan pemilik dilaporkan pada laporan ekuitas pemilik, tidak
diakumulasikan dari tahun ke tahun. Karena akun-akun ini hanya melaporkan
6
jumlah-jumlah pada satu periode saja, maka hal itu disebut sebagai akun
sementara (temporary account), atau akun nominal (nominal account)
Gambar 1.1 Akun Temporer dan Akun Nominal
.
Gambar 1.1 mengidentifikasikan akun dalam kategori akun riil dan akun
nominal dan menjelaskan jenis akun yang ditutup pada akhir periode akuntansi.
Akun nominal hanya menunjukkan jumlah-jumlah pada satu periode saja, maka
akun ini harus mempunyai saldo nol pada awal periode. Untuk menjadikan
saldo akun nominal menjadi nol maka dibuat jurnal penutup.
Jurnal penutup memiliki kegunaan sebagai berikut:
Menutup saldo akun nominal agar saldonya nol. Dengan demikian pada
periode berikutnya semua akun nominal pada awal periode akan mempunyai
saldo nol. Dengan demikian akan dapat dipisahkan saldo-saldo akun nominal
dari periode ke periode berikutnya. Saldo modal akan nampak sesuai dengan
modal yang ada pada akhir periode sesuai dengan yang dilaporkan di neraca.
Fungsi jurnal penutup yaitu
1. Menyesuaikan saldo akun hingga jumlahnya nol agar tidak
memengaruhi transaksi dalam periode berikutnya.
2. Agar saldo akun modal menunjukkan kondisi yang sebenarnya.
Dengan melakukan penutupan saldo pada akun sementara, saldo
modal perusahaan jumlahnya akan sama dengan neraca akhir
periode. Saldo modal tersebut jadi bisa digunakan sebagai acuan
untuk pembukuan periode berikutnya.
3. Memisahkan akun pendapatan serta beban. Maksudnya, supaya
kedua akun tersebut tidak bercampur dengan saldo pembukuan pada
periode berikutnya. Setelah akun-akun tersebut dipisahkan,
perusahaan dapat menyusun pembukuan untuk periode selanjutnya.
7
4. Membantu memudahkan proses audit. Jadi, pihak pengaudit dapat
memeriksa beberapa transaksi yang berada dalam periode akuntansi
berbeda dengan mudah.
5. Menyajikan laporan keuangan perusahaan secara riil setelah
penutupan pembukuan dalam satu periode. Laporan keuangan yang
dimaksud hanya memuat aset, liabilitas, serta ekuitas perusahaan.
b. Akun-akun yang terkait dalam penyusunan jurnal penutup
Akun – akun yang perlu ditutup adalah akun pendapatan, prive, beban –
beban, dan laba usaha atau rugi usaha. Cara menyusun jurnal penutup
adalah sebagai berikut:
1. Akun Pendapatan Menutup seluruh rekening akun pendapatan
dengan cara memindahkan rekening pendapatan ke rekening ikhtisar
laba-rugi. Pencatatanya sebagai berikut:
2. Akun Beban Menutup seluruh rekening akun beban dengan
memindahkan rekening akun beban ke ikhtisar laba rugi.
Pencatatannya sebagai berikut:
3. Akun Ikhtisar Laba/Rugi atau Saldo Laba/Saldo Rugi Menutup akun
ikhtisar laba rugi dengan cara memindahkan saldo ikhtisar laba rugi ke
akun modal. Pencatatannya sebagai berikut:
Sebaliknya jika memperoleh laba pada sisi debit terdapat akun ikhtisar
L/R dan pada sisi kredit terdapat akun modal sebesar saldo laba.
Pencatatanya sebagai berikut:
8
Modal
4. Akun Prive (bersaldo debet) Menutup Akun Prive (penarikan modal
oleh pemilik, biasanya hanya terjadi pada perusahaan skala kecil)
dengan cara memindahkan akun prive ke rekening akun modal.
Gambar 1.3 Contoh Jurnal Penutup
c. Prosedur penyusunan jurnal penutup pada perusahaan jasa
Cara membuat ayat jurnal penutup bisa melihat dari neraca lajur yaitu
lajur laba rugi, dimana lajur debit adalah beban-beban dan lajur kredit
adalah pendapatan-pendapatan atau perkiraan-perkiraan laba rugi
(nominal):
9
1. Menutup semua akun pendapatan dengan memindahkan akun
pendapatan ke akun ikhtisar laba rugi (mendebit pendapatan dan
mengkredit ikhtisar laba rugi).
2. Menutup semua akun beban dengan cara memindahkan akun beban
ke ikhtisar laba rugi (mendebit ikhtisar laba rugi dan mengkredit
beban-beban).
3. Menutup akun ikhtisar laba rugi dengan memindahkan saldo akun
tersebut ke akun modal. Ada dua kemungkinan yang terjadi:
a. Jika perusahaan memperoleh laba, maka ikhtisar laba rugi di debit
dan modal di kredit.
b. Jika perusahaan mengalami rugi, maka modal didebit dan ikhtisar
laba rugi di kredit.
4. Menutup akun prive dengan memindahkan saldo akun prive ke akun
modal( mendebit modal dan mengkredit prive).
Proses penutupan pada perusahaan perorangan dijelaskan pada gambar
1.2
Gambar 1.2 Proses Penutupan Pada Perusahaan Perorangan
5. Tugas
1. Apakah yang dimaksud dengan penutupan buku?
2. Apakah tujuan penutupan buku? Jelaskan!
3. Jelaskan 4 (empat) langkah dalam proses penutupan buku pada
perusahaan perorangan!
4. Akun apa sajakah yang harus ditutup dalam perusahaan perorangan?
5. Mengapa akun-akun pendapatan dan beban harus ditutup?
10
6. Forum Diskusi
1. Diskusikan dengan teman kelompok yang terdiri dari tuga orang. Dari
laporan berikut ini maka buatlah laporan jurnal penutupnya!
2. Presentasikan hasil diskusi kalian di depan kelas, dan di akhir pertemuan
laporkan hasil diskusi kepada pendidik.
C. PENUTUP
1. Rangkuman
Jurnal penutup adalah jurnal yang dibuat pada akhir periode untuk
menutup akun nominal. Akun–akun yang ditutup adalah pendapatan, beban,
laba/rugi, dan prive. .
11
Fungsi pembuatan jurnal penutup, sebagai berikut:
a) Menutup saldo yang terdapat pada semua perkiraan sementara, sehingga
perkiraan tersebut menjadi nol.
b) Menyajikan neraca awal periode berikutnya setelah dilakukan penutupan
buku.
c) Mempermudah ketika dilaksanakan pemeriksaan, karena telah dilakukan
pemisahan transaksi yang terjadi antara periode sekarang dengan
transaksi pada periode selanjutnya.
d) Meyajikan informasi keuangan yang sebenarnya (riil) dari suatu
perusahaan setelah dilakukan penutupan buku (jurnal penutup). Akun
yang sesungguhnya terdiri atas harta, utang dan modal.
e) Agar saldo akun modal menunjukkan junlah yang sesuai dengan keadaan
pada akhir periode, sehingga saldo akun modal akan sama dengan jumlah
modal akhir yang dilaporkan di neraca.
f) Memisahkan transaksi akun pendapatan dan beban agar tidak bercampur
dengan jumlah nominal dari pendapatan dan beban pada tahun
selanjutnya.
Akun – akun yang perlu ditutup pada akhir periode:
a) Ikhtisar laba rugi
b) Akun pendapatan
c) Akun prive
d) Akun beban
2. Tes Formatif
1. Pencatatan pemindahan saldo akun nominal (pendapatan dan beban) ke akun
modal melalui akun ikhtisar laba-rugi disebut ...
a. Jurnal Umum
b. Buku besar
c. Jurnal penyesuaian
d. Neraca saldo
e. Jurnal penutup
12
2. Yang termasuk kedalam akun nominal adalah, kecuali ...
a. Prive
b. Pendapatan
c. Ikhtisar laba rugi
d. Laba
e. beban
3. Perhatikan pernyataan dibawah ini:
1) Menguji kebenaran pencatatan dalam kertas kerja;
2) Me-nol-kan saldo akun sementara ke akun modal;
3) Menyesuaikan saldo akun yang sesungguhnya;
4) Memudahkan penyusunan laporan keuangan;
5) Mencatat perubahan harta, utang dan modal secara lebih rinci.
Pernyataan di atas yang merupakan fungsi jurnal penutup adalah nomor ...
a. 1
b. 4
c. 2
d. 5
e. 3
4. Perhatikan akun – akun dibawah ini:
1) Akun pendapatan;
2) Akun prive;
3) Akun beban;
4) Akun ikhtisar laba/rugi
Berdasarkan data di atas, akun yang perlu ditutup di akhir periode adalah …
a. 1, 2
b. 2, 3, dan 4
c. 2, 3
d. 1, 2, 3, dan 4
e. 1, 2, dan 3
5. Jurnal penutup untuk menutup akun prive adalah ...
a. (D) Modal, (K) Prive
b. (D) Kas, (K) Prive
c. (K) Prive, (D) Modal
d. (D) Kas, (K) Modal
13
e. (D) Prive, (K) Kas
6. Jurnal penutup dibuat pada akhir periode akuntansi sebagai dasar pembuatan
neraca saldo awal periode berikutnya. Berikut ini akun yang harus dibuat
jurnal penutup adalah...
a. Akun asset
b. Akun Riil
c. Akun Pendapatan
d. Akun Ekuitas
e. Akun Nominal
7. Di bawah ini yang merupakan fungsi jurnal penutup adalah...
a. Menutup akun tertentu karena sudah tidak digunakan lagi
b. Me-nol-kan saldo akun sementara ke akun ekuitas.
c. Menyesuaikan jumlah saldo akun yang sesungguhnya.
d. Memudahkan dalam menyusun laporan keuangan.
e. Mencatat setiap perubahan aset, utang dan modal secara lebih rinci.
8. Salon makmur mempunyai akun pendapatan jasa dengan saldo
Rp.800.000,00. Jurnal penutup yang di perlukan Salon makmur untuk
menutup akun tersebut adalah ...
a. Pendapatan jasa (D) Rp. 800.000
Ikhtisar laba rugi (K) Rp. 800.000
b. Ikhtisar laba rugi (D) Rp. 800.000
Pendapatan jasa (K) Rp. 800.000
c. Modal (D) Rp. 800.000
Pendapatan jasa (K) Rp. 800.000
d. Pendapatan jasa (D) Rp. 800.000
Modal (K) Rp. 800.000
e. Pendapatan jasa (D) Rp. 800.000
Prive (K) Rp. 800.000
9. Berdasarkan data laporan keuangan Rindu Barbershop diketahui terdapat
laba Rp.1.500.000,00. Jurnal penutup yang paling tepat dari data tersebut
adalah ...
a. Laba (D) Rp. 1.500.000
Ikhtisar laba rugi (K) Rp. 1.500.000
b. Ikhtisar laba rugi (D) Rp. 1.500.000
14
Modal (K) Rp. 1.500.000
c. Modal (D). Rp. 1.500.000
Ikhtisar laba rugi (K) Rp. 1.500.000
d. Ikhtisar Laba Rugi (D) Rp. 1.500.000
Laba (K). Rp. 1.500.000
e. Pendapatan (D) Rp. 1.500.000
Ikhtisar laba rugi (K) Rp. 1.500.000
10. Dokumen yang digunakan sebagai dasar menyusun jurnal penutup adalah …
a. Laporan laba rugi dan perubahan modal
b. Laporan arus kas
c. Catatan dan laporan keuangan
d. Memo dan manajemen
e. Neraca dan catatan laporan keuangan
15
DAFTAR PUSTAKA
Faidhoh, dkk. 2019. Praktikum Akuntansi Jasa dan Dagang. Jakarta : Direktorat
Pembinaan SMK Kementrian Pendidikan Kebudayaan Republik Indonesia
Harti, D. 2017. Akuntansi Dasar untuk SMK/MAK. Jakarta: Erlangga.
Shinta, Diana, dkk. 2016. Guru Pembelajar Modul Paket Keahlian Akuntansi Sekolah
Menengah Kejuruan (SMK)-Kompetensi Profesional : Pencatatan Transaksi
Perusahaan Dagang. Jakarta
https://www.dosenpendidikan.co.id/jurnal-penutup/
https://www.youtube.com/watch?v=V2t-LFk3fnE
16