The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.

E-Book ini berisikan materi pembelajaran Bahasa Indonesia tentang teks persuasi

Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by fairlyfabiola30, 2021-12-18 23:12:05

Teks Persuasi Bahasa Indonesia

E-Book ini berisikan materi pembelajaran Bahasa Indonesia tentang teks persuasi

Keywords: #ebook #bahasaindonesia #tekspersuasi #SMP

BAHASA INDONESIA
TEKS

PERSUASI

SMP/MTs

KELAS
VIII

OLEH:

FAIRLY FABIOLA HENDRIK FERNANDA

BAHAN AJAR/MATERI AJAR

Satuan Pendidikan : SMP Negeri 1 Tasikmadu Karanganyar

Kelas/Semester : VIII/Genap

Pembelajaran Ke- : 2

Muatan Pelajaran : Bahasa Indonesia

Materi Pokok : Teks Persuasi

BAB I

PENDAHULUAN

A. Latar Belakang

Pernahkah kamu berpikir pada suatu saat kamu akan membeli barang setelah
beberapa waktu sebelumnya mengetahui barang tersebut dari iklan di televisi? Pernahkah
kamu menjadi percaya diri, merasa bersalah, bahkan menangis setelah mendapatkan
nasihat atau motivasi dari seseorang? Peristiwa itu sebenarnya merupakan dampak
kekuatan bahasa yang digunakan sehingga mampu mengajak dan memengaruhi orang
lain. Bahasa inilah yang kita kenal dengan teks persuasi. Teks persuasi banyak digunakan
dalam berbagai bidang. Dalam bidang bisnis, kalimat persuasif digunakan untuk
memasarkan berbagai produk, termasuk iklan. Dalam bidang politik, kalimat tersebut
digunakan untuk kampanye. Di bidang keagamaan, digunakan untuk berdakwah, dan lain-
lain. Karena begitu pentingnya teks persuasi dalam kehidupan, sudah sepatutnya kamu
mempelajari teks ini untuk digunakan dalam kehidupanmu kelak.

Didalam modul ini berisikan materi teks eksplanasi pada kelas VIII SMP/MTs
khususnya KD 3.13-4.13 yang akan disampaikan secara lengkap dan mudah dipahami oleh
peserta didik. Melalui modul ini, diharapkan untuk pengajar dan peserta didik bisa
melaksanakan kegiatan belajar mengajar yang efektif dan efisien.

B. Kompetensi Inti

1. Menghargai dan menghayati ajaran agama yang dianutnya.
2. Menghargai dan menghayati perilaku jujur, disiplin, tanggung jawab, peduli (toleransi,

gotong royong), santun, percaya diri dalam berinteraksi secara efektif dengan
lingkungan sosial dan alam dalam jangkauan pergaulan dan keberadaannya.
3. Memahami pengetahuan (faktual, konseptual, dan prosedural) berdasarkan rasa ingin
tahunya tentang ilmu pengetahuan, teknologi, seni, budaya terkait fenomena dan
kejadian tampak mata.
4. Mencoba, mengolah, dan menyaji dalam ranah konkret (menggunakan, mengurai,
merangkai, memodifikasi, dan membuat) dan ranah abstrak (menulis, membaca,
menghitung, menggambar, dan mengarang) sesuai dengan yang dipelajari di sekolah
dan sumber lain yang sama dalam sudut pandang/teori.

C. Kompetensi Dasar dan Indikator

Kompetensi Dasar 3.13-4.13 untuk SMP/MTs ini memiliki indikator pencapaian
kompetensi yaitu sebagai berikut:

Kompetensi Dasar Indikator Pencapaian Kompetensi
3.13 Mengidentifikasi jenis saran, ajakan, 3.13.1 Membaca jenis saran, ajakan,

arahan, dan pertimbangan tentang arahan dari teks persuasi yang
berbagai hal positif atas didengar dan dibaca.
permasalahan aktual dari teks

persuasi (lingkungan hidup, kondisi 3.13.2 Menghafalkan pengertian, ciri-ciri,
sosial, dan/atau keragaman budaya) struktur dan kebahasaan dari teks
yang didengar dan dibaca. persuasi.

3.13.3 Memberi contoh jenis saran,

ajakan, arahan dari teks persuasi.

3.13.4 Menelaah struktur dan kebahasaan

teks persuasi.

4.13 Menyimpulkan isi saran, ajakan, 4.13.1 Menuliskan langkah-langkah
arahan, pertimbangan tentang dalam menyimpulkan teks
berbagai hal positif permasalahan persuasi.
aktual dari teks persuasi (lingkungan
hidup, kondisi sosial, dan/atau 4.13.2 Menuliskan langkah-langkah
keragaman budaya) yang didengar dalam membuat teks persuasi
dan dibaca.
4.13.3 Memberikan simpulan dari

contoh teks persuasi yang

didengar dan dibaca.

4.13.4 Membuat teks persuasi secara

individu atau kelompok.

D. Tujuan Pembelajaran

Kompetensi Dasar 3.13-4.13 untuk SMP/MTs ini memiliki tujuan dalam
pembelajaran yaitu sebagai berikut:

1. Setelah membaca buku paket kelas VIII dan referensi dari internet, peserta didik
dapat Mengidentifikasi jenis saran, ajakan, arahan, dan pertimbangan tentang
berbagai hal positif atas permasalahan aktual dari teks persuasi (lingkungan hidup,
kondisi sosial, dan/atau keragaman budaya).

2. Setelah membaca buku paket kelas VIII dan referensi dari internet, peserta didik
dapat menghafalkan pengertian, ciri-ciri, struktur dan kebahasaan dari teks
persuasi.

3. Setelah membaca buku paket kelas VIII dan referensi dari internet, peserta didik
dapat memberi contoh jenis saran, ajakan, arahan dari teks persuasi.

4. Setelah membaca buku paket kelas VIII dan referensi dari internet, peserta didik
dapat menelaah struktur dan kebahasaan teks persuasi.

5. Peserta didik mampu menuliskan langkah-langkah dalam menyimpulkan teks
persuasi setelah membaca buku paket kelas VIII dan referensi dari internet.

6. Peserta didik mampu menuliskan langkah-langkah dalam membuat teks persuasi
setelah membaca buku paket kelas VIII dan referensi dari internet.

7. Peserta didik mampu memberikan kesimpulan dari contoh teks persuasi setelah
membaca buku paket kelas VIII dan referensi dari internet.

8. Peserta didik mampu membuat teks persuasi secara individu maupun kelompok
setelah membaca buku paket kelas VIII dan referensi dari internet.

E. Petunjuk Penggunaan Modul

Berikut beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam penggunaan modul ini, yaitu
sebagai berikut:

Petunjuk Bagi Peserta Didik

Untuk memperoleh prestasi belajar secara maksimal, maka Langkah-langkah yang
perlu dilaksanakan dalam modul ini antara lain:

1. Baca dan pahami materi yang ada pada setiap kegiatan belajar. Bila ada materi yang
belum jelas, peserta didik dapat bertanya pada guru.

2. Kerjakan setiap tugas diskusi terhadap materi-materi yang dibahas dalam setiap
kegiatan belajar.

3. Jika belum menguasai level materi yang diharapkan, ulangi lagi pada kegiatan belajar
sebelumnya atau bertanyalah.

Petunjuk Bagi Guru

Dalam setiap kegiatan pembelajaran, guru berperan untuk:
1. Membantu peserta didik dalam merencanakan proses belajar.
2. Membimbing peserta didik dalam memahami konsep, analisa, dan menjawab

pertanyaan peserta didik mengenai proses belajar.
3. Mengorganisasikan kegiatan belajar kelompok.

BAB II
MATERI TEKS PERSUASI
PENGERTIAN TEKS PERSUASI

CIRI-CIRI TEKS PERSUASI

STRUKTUR TEKS PERSUASI

KEBAHASAAN TEKS PERSUASI

LANGKAH-LANGKAH MENYIMPULKAN TEKS PERSUASI

LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT TEKS PERSUASI

LATIHAN SOAL

A. PENGERTIAN TEKS PERSUASI
Teks persuasi menurut Kamus Bahasa Indonesia adalah ajakan kepada
seseorang dengan cara memberikan alasan dan prospek baik yang meyakinkan.

Dapat pula diartikan sebagai ajakan halus. Dalam kasus lain, persuasi juga bisa berbentuk
karangan yang bertujuan membuktikan pendapat. Jadi teks persuasi sendiri ialah teks yang
berisikan ajakan, saran, bujukan yang sifatnya mempengaruhi karena didasari dengan fakta
yang ada.
B. CIRI-CIRI TEKS PERSUASI

Teks persuasi bersifat mempengaruhi orang lain, penulis menyampaikan gagasan
menggunakan bahasa yang jelas dan lugas. Untuk ciri-ciri teks persuasi yaitu sebagai
berikut:
1. Bertujuan mengajak orang untuk melakukan sesuatu.
2. Memiliki data berupa fakta, contoh, dan bukti yang digunakan untuk memperkuat

alasan yang disampaikan oleh penulis berkaitan dengan tujuannya.
3. Mengandung kata-kata ajakan, seperti ayo, marilah, laksanakanlah, dan lain

sebagainya.

BACALAH TEKS PERSUASI DIBAWAH INI!

Yuk, Hilangkan Stres dengan Membaca

Stres merupakan kekacauan mental dan emosional yang disebabkan oleh suatu hal di luar diri seseorang,
seperti rasa tertekan dan terhimpit oleh keadaan tertentu. Stres menyebabkan ketegangan psikis dan fisik.
Seseorang yang stres akan diliputi kecemasan, bahkan pada sesuatu yang belum terjadi. Hal ini sebaiknya
tidak terjadi secara berlarut-larut karena akan semakin menggangu kesehatan.
Banyak cara yang dapat dilakukan untuk mengurangi atau mengatasi stres. Salah satu cara tersebut adalah
membaca. Membaca dapat mengalihkan perhatian seseorang dari penyebab stres. Hal ini disebabkan
kegiatan membuat seseorang fokus pada sesuatu yang dibacanya. Secara tidak làngsung, seseorang akan
terhanyut dalam gagasan atau imajinasi penulis dan melupakan sejenak beban yang membuatnya stres. Hal
tersebut telah terbukti dalam penelitian yang dilakukan oleh pada ilmuwan Universitas Sussex pada tahun
2009.

Dengan demikian, jika kita mengalami stres sebaiknya luangkanlah waktu untuk membaca buku kesukaan.
Begitu pula dengan orang lain yang juga rengalami stres, sarankan kepada orang tersebut untuk
mengurangi stres dengan membaca.

Marilah kita analisis ciri-ciri teks persuasi dengan menggunakan contoh teks diatas yang berjudul
“Yuk, Hilangkan Stres dengan Membaca” sebagai berikut:

“Yuk, Hilangkan Stres dengan Membaca”

Tujuan Fakta Kata Ajakan

Mengajak orang untuk Penelitian yang dilakukan oleh Yuk, hilangkan, luangkanlah,
mengurangi stres dengan ilmuwan Universitas Sussex sarankan

membaca

C. STRUKTUR TEKS PERSUASI

Seperti halnya teks lainnya, teks pesuasi juga memiliki struktur tertentu. Teks
persuasi dibangun oleh struktur yang memiliki bagian-bagian berikut:

Pembukaan

1

Rekomendasi Teks Tesis
Persuasi

Argumen

1. Pembukaan

Pembukaan memuat pandangan awal penulis yang menempatkan topik pada
suatu rangkaian kalimat yang relevan. Pembukaan mengawali pembahasan topik
permasalahan yang diangkat, biasanya memuat anggapan umum masyarakat.
Bagian ini bersifat opsional, artinya manasuka atau boleh ada, boleh juga tidak.

2. Tesis

Tesis berisi gagasan umum penulis 'dari topik yang diangkat. Gagasan
umum tersebut dapat didukung dengan teori atau pengetahuan penulis sendiri.
Pada bagian ini, penulis dapat menentukan arah topik permasalahan berdasarkan
sudut pandang penulis itu sendiri.

3. Argumen

Argumen memuat alasan berupa bukti yang dapat mendukung tesis.
Argumen berisi pendapat penulis yang menjelaskan secara lebih mendalam tentang
tesis yang diyakini kebenarannya melalui pengungkapan fakta-fakta.

4. Rekomendasi

Rekomendasi merupakan bagian penutup dari teks persuasi. Bagian
penutup ini berisi ajakan, saran, atau pertimbangan positif agar pembaca mengikuti
atau melakukan hal yang telah disampaikan pada tesis dan diperkuat dengan
argumen berisi fakta-fakta oleh penulis.

Untuk mendapatkan pemahaman yang lebih jelas, cermatilah struktur teks persuasi dibawah ini!

Kedisiplinan di Sekolah

Seperti yang kita tahu bahwa disiplin adalah taat, patuh, dan ikut terhadap peraturan
yang ada. Kedisiplinan bertujuan membuat semua hal menjadi teratur. Salah satu penerapan
sikap disiplin dapat kita temui dalam kehidupan sehari hari, misalnya di sekolah.
Kedisiplinan di sekolah merupakan sesuatu yang sangat penting karena merupakan salah
satu kunci menuju kesuksesan.

Setiap sekolah mempunyai peraturan. Peraturan sekolah bertujuan membina siswa agar
berdisiplin, berakhlak mulia, adil, rasional, dan bertimbang rasa. Kedisiplinan di sekolah
merupakan usaha yang dilakukan pihak sekolah untuk memelihara perilaku siswa agar tidak
menyimpang dan dapat mendorong siswa untuk berperilaku sesuai dengan norma,
peraturan, dan tata tertib yang berlaku. Jika ada pelanggaran, maka akan diberlakukan sangsi.
Dengan demikian, kedisiplinan dapat mewujudkan suasana sekolah yang harmonis dan
teratur.

Kedisiplinan tidak bisa lepas dari persoalan perilaku negatif siswa. Pelanggaran
terhadap berbagai aturan dan tata tertib sekolah masih sering ditemukan, mulai dari
membolos, berkelahi, menyontek, mencuri, dan bentuk-bentuk penyimpangan perilaku
lainnya. Perilaku menyimpang tersebut tentu membutuhkan upaya pencegahan dan
penanggulangan yang bertanggung jawab dan mendidik dari pihak sekolah. Pemberian
sangsi bagi siswa pelanggar tidak semata-mata dapat hembuat siswa jera, tetapi juga
menumbuhkan tanggung jawab Dagi dirinya sendiri. Di sinilah arti penting dari
kedisiplinan.

Kedisiplinan yang terpelihara akan membawa dampak positif bagi pihak yang
menjalankannya. Dengan disiplin, siswa dapat belajar dengan baik dan teratur untuk
mencapai prestasi. Sekolah pun akan merasa bangga memiliki siswa- siswa yang
berprestasi. Lain halnya dengan siswa-siswa yang kurang disiplin. Siswa-siswa tersebut
cenderung akan merusak nama baik sekolah dengan perilaku mereka yang tidak disiplin.
Dengan demikian, kedisiplinan dapat membiasakan siswa untuk selalu berperilaku
positif dan pandai menyesuaikan diri dengan tuntutan di lingkungannya.

Begitu pentingnya disiplin di sekolah, marilah kita dukung peraturan sekolah.
Marilah kita memulai dari diri sendiri untuk bersikap disiplin agar tercipta sekolah yang
tertib dan nyaman untuk belajar. Dengan demikian, kita dapat menuai hasil yang positif
dari kedisiplinan yang telah kita lakukan.

Setelah membaca dan mencermati teks persuasi yang berjudul “Kedisiplinan di Sekolah”,
kemudian bacalah bagian-bagian strukturnya dibawah ini:

STRUKTUR TEKS PERSUASI URAIAN TEKS PERSUASI
JUDUL
TESIS Kedisiplinan di Sekolah
Seperti yang kita tahu bahwa disiplin adalah taat,

patuh, dan ikut terhadap peraturan yang ada.
Kedisiplinan bertujuan membuat semua hal menjadi
teratur. Salah satu penerapan sikap disiplin dapat kita
temui dalam kehidupan sehari hari, misalnya di sekolah.
Kedisiplinan di sekolah merupakan sesuatu yang sangat
penting karena merupakan salah satu kunci menuju
kesuksesan.

ARGUMEN Setiap sekolah mempunyai peraturan. Peraturan
sekolah bertujuan membina siswa agar berdisiplin,
berakhlak mulia, adil, rasional, dan bertimbang rasa.
Kedisiplinan di sekolah merupakan usaha yang
dilakukan pihak sekolah untuk memelihara perilaku
siswa agar tidak menyimpang dan dapat mendorong
siswa untuk berperilaku sesuai dengan norma, peraturan,

REKOMENDASI dan tata tertib yang berlaku. Jika ada pelanggaran, maka
akan diberlakukan sangsi. Dengan demikian,
kedisiplinan dapat mewujudkan suasana sekolah yang
harmonis dan teratur.

Kedisiplinan tidak bisa lepas dari persoalan
perilaku negatif siswa. Pelanggaran terhadap berbagai
aturan dan tata tertib sekolah masih sering ditemukan,
mulai dari membolos, berkelahi, menyontek, mencuri,
dan bentuk-bentuk penyimpangan perilaku lainnya.
Perilaku menyimpang tersebut tentu membutuhkan
upaya pencegahan dan penanggulangan yang
bertanggung jawab dan mendidik dari pihak sekolah.
Pemberian sangsi bagi siswa pelanggar tidak semata-
mata dapat hembuat siswa jera, tetapi juga
menumbuhkan tanggung jawab Dagi dirinya sendiri. Di
sinilah arti penting dari kedisiplinan.

Kedisiplinan yang terpelihara akan membawa
dampak positif bagi pihak yang menjalankannya. Dengan
disiplin, siswa dapat belajar dengan baik dan teratur
untuk mencapai prestasi. Sekolah pun akan merasa
bangga memiliki siswa- siswa yang berprestasi. Lain
halnya dengan siswa-siswa yang kurang disiplin. Siswa-
siswa tersebut cenderung akan merusak nama baik
sekolah dengan perilaku mereka yang tidak disiplin.
Dengan demikian, kedisiplinan dapat membiasakan
siswa untuk selalu berperilaku positif dan pandai
menyesuaikan diri dengan tuntutan di lingkungannya.

Begitu pentingnya disiplin di sekolah, marilah kita
dukung peraturan sekolah. Marilah kita memulai dari diri
sendiri untuk bersikap disiplin agar tercipta sekolah yang
tertib dan nyaman untuk belajar. Dengan demikian, kita
dapat menuai hasil yang positif dari kedisiplinan yang
telah kita lakukan.

D. KEBAHASAAN TEKS PERSUASI

Ada beberapa unsur kebahasaan yang sering digunakan dalam penulisan teks
persuasi. Unsur kebahasaan tersebut terdapat pada bagian-bagian struktur teks persuasi
yang menjadi ciri bagian tersebut. Beberapa unsur kebahasaan yang sering digunakan
adalah sebagai berikut.

1. Kata kerja yang menyatakan penjelasan

Kata kerja ini banyak digunakan pada bagian pembukaan dan penyampaian tesis.
Contoh kata kerja yang menyatakan penjelasan adalah merupakan, ialah, dan
adalah.

2. Konjungsi yang menyatakan tujuan dan penjelasan

Konjungsi ini sering digunakan pada bagian tesis. Konjungsi tujuan contohnya
adalah agar, supaya, dan untuk. Adapun contoh konjungsi penjelasan adalah
bahwa.

3. Konjungsi sebab akibat (kausal)

Konjungsi ini sering digunakan pada bagian argumen. Contoh Konjungsi sebab
adalah sebab, karena, dan oleh karena. Adapun contoh konjungsi akibat adalah
hingga, maka, sehingga, sämpai, dan sampai-sampai.

4. Kata tugas yang menyatakan ajakan atau larangan

Kata tugas yang menyatakan ajakan digunakan pada bagian rekomendasi. Contoh
kata tugas ini adalah ayo, hendaknya, dan mari. Adapun contoh kata tugas yang
menyatakan larangan adalah jangan, dilarang, dan hindari.

5. Penggunaan partikel lah dan kah

Selain kata tugas, partikel lah dan kah juga sering digunakan bagian rekomendasi
untuk mempertegas saran, ajakan, atau larangan yang disampaikan penulis.

Untuk memperjelas penerapan unsur kebahasaan teks persuasi, cermatilah contoh telaah unsur
kebahasaan berikut.

Pendidikan merupakan salah satu hal utama yang diperlukan dalam hidup ini, baik
pendidikan formal atau informal. Dengan pendidikan, kita dapat memperoleh ilmu
pengetahuan dan mewujudkan cita-cita. Pendidikan juga dapat mengarahkan kita ke
kehidupan yang lebih baik. Pendidikan dapat kita raih dengan belajar giat di sekolah, di
rumah, maupun di tempat-tempat lain. Jika kita tidak belajar dengan serius dan giat, tentunya
hal yang kita lakukan hanyalah sia-sia karena tidak ada yang bisa dicapai dengan perbuatan
yang tidak sungguh-sungguh. Akibatnya, kita hanya akan menjadi beban orang lain. Oleh
karena itu, marilah belajar dengan giat dan sungguh-sungguh agar kita dapat mencapai cita-
cita dan menjadi bermanfaat untuk orang lain.

Kata yang bercetak tebal dalam teks tersebut merupakan unsur kebahasaan yang
menandai teks persuasi. Kata kerja adalah di atas menandakan penjelasan, konjungsi karena
menyatakan penyebaban, konjungsi akibatnya menanadakan keterangan akibat, dan kata tugas
marilah menandakan ajakan.

E. LANGKAH-LANGKAH MENYIMPULKAN TEKS PERSUASI

Informasi massa saat ini terus berkembang dan bertambah setiap hari. Berbagai teks
persuasi bermunculan di media massa, baik cetak maupun elektronik, termasuk media
dalam jaringan (daring). Sebagai pembaca atau pendengar, kamu hendaknya selektif
terhadap berbagai ajakan atau tawaran dari pihak yang memuat suatu informasi. Hal ini
penting dilakukan karena bisa saja ajakan tersebut menyesatkan atau menawarkan hal
yang penuh kebohongan. Untuk itu, kamu harus mampu menjadi pembaca atau pendengar
yang cerdas untuk memilih dan memilah informasi yang bermanfaat. Pahami dahulu isi
dari informasi tersebut, kemudian simpulkan untuk dijadikan bahan pertimbangan
sebelum mengambil keputusan.

Menyimpulkan berarti memberikan pendapat terakhir berdasarkan fakta-fakta yang
ada. Untuk menyimpulkan sebuah teks, langkah yang perlu dilakukan adalah
mengidentifikasi fakta-fakta yang ada dalam teks. Kemudian, data tersebut dianalisis dan
dikomentari sebagai wujud simpulan berupa pernyataan. Dalam pembelajaran ini, kamu
akan berlatih menyimpulkan isi saran atau ajakan dalam teks persuasi. Terlebih dahulu,
bacalah teks berikut dengan saksama.

Ayo, Hidup Sehat!

Kondisi fisik manusia bergantung pada hal yang dilakukan oleh manusia itu
sendiri. Jika kita tidak menjaga kondisi tubuh dengan baik, kemungkinan tubuh
kita akan mudah terjangkit berbagai macam penyakit. Apalagi saat ini banyak
bermunculan penyakit-penyakit baru. Kondisi tubuh yang mudah dijangkiti
penyakit biasanya mengalami penurunan sistem imun. Hal ini dapat disebabkan
oleh asupan makanan yang kita konsumsi. Makanan tersebut memiliki kandungan
vitamin dan mineral yang kurang, terlebih jika kita suka mengonsumsi makanan
cepat saji. Untuk menjaga sistem imun tubuh agar tetap fit, kita aus mengonsumsi
makanan yang bergizi, serta meluangkan waktu untuk berolahraga.

Berdasarkan teks persuasi yang berjudul “Ayo, Hidup Sehat” diatas, dapat
diidentifikasi fakta-fakta sebagai berikut.

1. Kondisi fisik bergantung pada aktivitas manusianya.

2. Tubuh mudah terjangkit penyakit, jika tidak dijaga.

3. Banyaknya penyakit baru yang bermunculan.

4. Penurunan sistem imun dalam tubuh menyebabkan terjangkit penyakit.

5. Makanan yang dikonsumsi tidak mengandung vitamin dan mineral yang cukup.

6. Mengonsumsi makanan bergizi dan berolahraga adalah cara menjaga kesehatan
tubuh.

Simpulan:

Pola hidup yang kurang sehat, seperti mengonsumsi makanan yang kurang sehat
dan kurang berolahraga menyebabkan sistem imun tubuh melemah sehingga mudah
terserang penyakit.

Kalimat Persuasif:

Marilah kita menerapkan pola hidup sehat agar tidak mudah sakit dengan cara
mengonsumsi makanan bergizi dan berolahraga rutin.
F. LANGKAH-LANGKAH MEMBUAT TEKS PERSUASI

Tentukan Tema - Bujukan utama

- Bujukan utama - Ajakan-ajakan

Susunan Perincian - Rangkaian - Penegasan kembali

Pengumpulan Bahan - Pendapat
Pengembangan Teks - Fakta

- Memperhatikan
struktur dan kaidah
kebahasaan

1. Penyiapan Bujukan, Ajakan

Sesuai dengan karakteristik teks persuatif, yakni sebagai teks yang berisi
bujukan atau ajakan. Langkah pertama yang harus dilakukan dalam penulisannya
adalah menyiapkan sejumlah bujukan ataupun ajakan. Hal inilah yang juga
berfungsi sebagai tema utamanya.

Contoh bujukan:

a. Mari, belajar dengan baik.

b. Ayo, kita pergi berwisata.

c. Sayangilah orang tuamu.

Akan tetapi, bisakah orang lain mau mengikuti bujukan-bujukan itu? Itulah
persoalan penting yang harus kita pikirkan ketika menulis teks persuasif. Pada
umumnya seseorang bisa mengikuti suatu bujukan apabila dalam dirinya sudah
tertanam kepercayaan. Oleh karena itu, siapkan pula sejumlah fakta dan pendapat
yang bisa mendorong orang lain untuk melakukan sesuai dengan harapan kita.

Perhatikan teks berikut ini!

Sejak terjadinya bencana gempa bumi dan gelombang tsunami itu sering kali bencana
tersebut dijadikan sarana untuk memungut uang dari masyarakat. Banyak organisasi atau
kelompok orang tak bertanggung jawab. Mereka meminta sumbangan untuk korban
bencana tersebut. Mereka beroperasi di atas bus kota, lampu merah, dan pinggir-pinggir
jalan lainnya yang mengatasnamakan dinas sosial. Oleh karena itu, masyarakat harus
berhati-hati terhadap ulah oknum tersebut. Kami tidak pernah meminta sumbangan
dengan cara-cara seperti itu.

Dari teks diatas dijelaskan bahwa sebelum penulis menyampaikan
bujukannya. Ia menyampaikan sejumlah fakta yang bisa meyakinkan pembaca.
Fakta itu memang harus terpilih, yakni berupa sesatu yang sudah dikenali sekaligus
memberikan efek psikologis bagi pembaca, yang mungkin berupa rasa takut, marah,
kecewa, dan seterusnya. Adapun fakta yang disajikan dalam teks di atas berefek
pada timbulnya amarah, paling tidak rasa kesal. Selanjutnya, pembaca mengiyakan
dan bisa mengikuti bujukan yang kita sampaikan.

2. Perhatikanlah teks berikut!

Belajarlah dengan tata cara yang baik, yaitu, berdoalah sebelum belajar dengan niat
tulus akan belajar sungguh-sungguh. Pusatkan pikiran ketika belajar. Ketika kamu mulai
merasa jenuh, berhentilah sejenak untuk menenangkan otak, bisa dengan nonton
televisi (minimal 10 menit), berdiri, duduk rileks, berjalan mengelilingi ruangan, atau
juga menggerak-gerakkan badan. Setelah itu, belajarlah kembali dengan tenang.

Dilihat dari isinya, teks tersebut menyampaikan bujukan-bujukan. Hal itu
tampak pada kata-kata berikut: belajarlah, pusatkan perhatian, berhentilah,
belajarlah. Dengan karakteristiknya seperti demikian, teks tersebut tergolong ke
dalam bentuk persuasi.

Untuk menulis teks seperti itu, terlebih dahulu kita harus menentukan
temanya, yakni berupa bujukan utama yang hendak disampaikan kepada pembaca
atau pendengar. Kemudian, membuat perincian-perinciannya. Seperti yang tampak
pada contoh diatas, topik dan perincian-perinciannya adalah adalah sebagai berikut.

Tema Ajakan belajar dengan baik
Berdoa sebelum belajar.
Perincian Memusatkan pikiran.
Menenangkan otak.
Menonton televisi.
Berdiri.
Duduk rileks.
Mengelilingi ruangan.
Menggerak-gerakan badan.

Berikut contoh teks persuasi lain.

Pasien yang berobat dan dirawat inap di Rumah Sakit Daya tidak dilayani dengan ramah. Dokter yang
seharusnya rutin memeriksa kondisi pasien sering tidak tepat waktu. Para perawat yang merawat pasien
tidak berwajah ramah. Fasilitas dan peralatan yang dimiliki tidak lengkap sehingga banyak pasien yang
berpindah ke rumah sakit lain. Oleh karena itulah, pasien yang akan masuk ke Rumah Sakit Daya
hendaknya berpikir sebelum meutuskan untuk berobat di rumah sakit tersebut.

Teks tersebut berbeda dengan teks sebelumnya yang semua kalimatnya berupa bujukan.
Contoh kedua diawali dengan fakta/pendapat-pendapat. Fungsinya memperkuat bujukan yang
akan disampaikan pada bagian akhir. Tanpa didahului fakta atupun pendapat-pendapat itu,
sepertinya pembaca sulit terpengaruh.

Fakta/ Pendapat a. Pasien yang berobat dan dirawat inap di
Bujukan Rumah Sakit Daya tidak dilayani dengan
ramah.

b. Dokter yang seharusnya rutin memeriksa
kondisi pasien sering tidak tepat waktu.

c. Para perawat yang merawat pasien tidak
berwajah ramah.

d. Fasilitas dan peralatan yang dimiliki tidak
lengkap sehingga banyak pasien yang
berpindah ke rumah sakit lain.

Pasien yang akan masuk ke Rumah Sakit Daya
hendaknya berpikir sebelum meutuskan untuk
berobat di rumah sakit tersebut.

LATIHAN SOAL MANDIRI

A. Pilihlah satu jawaban yang tepat!
1. Urutan struktur teks persuasi yang tepat adalah….
a. pembukaan, argumen, tesis, rekomendasi
b. pembukaan, tesis, argumen, rekomendasi
c. tesis, pembukaan, argumen, rekomendasi
d. argumen, tesis, pembukaan, rekomendasi
2. Bagian pembukaan teks persuasi berisi tentang….
a. Pemberian bukti-bukti yang mendukung.
b. Adanya ajakan dan saran dari penulis.
c. Pandangan awal penulis tentang suatu topik.
d. Pendapat penulis tentang topik yang dibahas.
3. Bagian tesis teks persuasi berisi tentang….
a. Prediksi penulis terkait permasalahan.
b. Fakta-fakta yang mendukung tesis.
c. Memengaruhi penulis agar pembaca mau mengikuti.
d. Pandangan awal penulis tentang topik yang dibahas.
4. Kalimat ajakan teks persuasi terdapat pada bagian….
a. pembukaan
b. tesis
c. argumen
d. rekomendasi
5. Kalimat berikut yang terdapat pada bagian rekomendasi adalah….
a. Begitu pentingnya program literasi bagi siswa.
b. Ayo, laksanakan program literası sedini mungkin.
c. Janganlah program literasi berhenti di tengah jalan.
d. Program literasi adalah mengenalkan bacaan sejak dini.

Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 6-9.

Penggunaan Pupuk Organik

Penggunaan pupuk di kalangan petani adalah hal mutlak yang harus
dilakukan. Pupuk adalah salah satu komponen penting dalam pertanian. Ada dua
macam pupuk, yaitu pupuk organik dan pupuk anorganik. Tiap pupuk memiliki
kelebihan dan kekurangan.

Pupuk organik atau pupuk hijau merupakan pupuk yang terbuat dari bahan-
bahan oragnik, seperti kotoran hewan atau tumbuhan. Pupuk organik ini berperan
dalam meningkatkan kesuburan fisik, kimia, dan biologi tanah. Selain itu, penggunaan
pupuk anorganik telah membuat tanah menjadi semakin keras dan berkurangnya
unsur hara. Hal itu berimbas pada berkurangnya produksi hasil pertanian.

Pupuk organik sendiri memberikan banyak manfaat. Pertama, membuat
kondisi tanah semakin membaik. Pupuk organik memiliki unsur mikro yang lebih
lengkap daripada pupuk anorganik. Karena memiliki unsur hara yang lebih tinggi,
pupuk organik dapat menjaga kelembapan tanah. Selain itu, pupuk organik mampu
menjaga dan merawat tingkat kesuburan tanah.

Oleh karena itu, sudah sebaiknya, para petani kembali pada pupuk organik.
Selain harganya yang murah, jelas pupuk organik dapat memberikan keuntungan yang
lebih tinggi. Jadi, marilah kita Bukseskan kembali penggunaan pupuk organik di
kalangan petani di Indonesia.

6. Tesis yang terdapat pada teks tersebut terletak pada paragraf….

a. 1

b. 2

c. 3

d. 4
7. Argumen yang terdapat pada teks tersebut adalah….

a. Pupuk organik memiliki banyak manfaat.

b. Setiap petani harus memakai pupuk organik.

c. Pupuk organik ma mpu meningkatkan unsur hara tanah.

d. Jadi, pakailah pupuk organik di kalangan petani.
8. Topik yang dibahas pada teks tersebut adalah….

a. pemakaian pupuk organik

b. manfaat pupuk organik

c. harga pupuk organik
d. kebijakan tentang pupuk
9. Tanggapan yang tepat berdasarkan teks tersebut adalah....
a. Kembalilah menggunakan pupuk organik yang sudah terbukti

kehebatannya.
b. Pupuk organik mampu meringankan beban petani dalam hal biaya produksi.
c. Pemakaian pupuk organik dapat meningkatkan hasil produksi pertanian.
d. Memang sudah sebaiknya, kita tidak kembali menggunakan pupuk yang

alami.
10. Kalimat yang menggunakan kata kerja yang menyatakan penjelasan adalah….

a. Marilah berikan vaksin untuk putra-putri kita secara benar dan tepat.
b. Väksinasi dibutuhkan oleh seluruh anak usia dini hingga orang dewasa.
c. Pemberian vaksin akan meningkatkan daya tahan tubuh terhadap penyakit.
d. Vaksinasi adalah proses mendapatkan kekebalan terhadap penyakit tertentu.
11. Kalimat yang menggunakan konjungsi yang menyatakan hubungan tujuan
adalah….
a. Mind mapping adalah cara belajar yang menyenangkan.
b. Dengan mind mapping, belajar jadi mudah dimengerti.
c. Mind mapping dapat digunakan untuk melatih konsentrasi.
d. Setiap siswa dapat belajar menggunakan mind mapping.
12. Kalimat yang menggunakan konjungsi penjelasan adalah….
a. Di Posyandu, putra-putri kita akan ditimbang secara gratis.
b. Janganlah lupa membawa putra- putri kita ke Posyandu.
c. Oleh karena itu, setiap anak wajib mendapatkan vaksinasi dasar.
d. Kesehatan adalah hal dasar bagi manusia.
13. Kalimat yang menggunakan konjungsi sebab akibat adalah….
a. Pupuk organik adalah pupuk yang berasal dari tanaman.
b. Pupuk organik bagus karena mampu mengurai unsur hara dalam tanah.
c. Ayo, galakkan penggunaan pupuk organik di kalangan petani.
d. Salah satu kelemahan pupuk anorganik adalah dapat mencemari tanah.

14. Kalimat yang menggunakan kata tugas yang menyatakan ajakan adalah….
a. Janganlah siswa dibiarkan membeli makan di pinggir jalan.
b. Marilah, kita tingkatkan kesehatan siswa di sekolah.
c. Oleh karena itu, siswa dibiasakan membawa bekal.
d. Banyaknya siswa yang sakit perut akibat jajan sembarangan.

15. Kalimat yang menggunakan kata tugas yang menyatakan larangan adalah….
a. Asap yang dihasilkan rokok dapat menyebabkan polusi udara.
b. Banyak siswa yang tergoda oleh rokok ketika masih SMP.
c. Rokok tidak dibutuhkan karena mahal harganya.
d. Hindari perkenalan dengan rokok sedini mungkin.

16. Kalimat yang menggunakan partikel -lah secara tepat adalah….
a. Susu memiliki banyaklah manfaat untuk anak.
b. Susulah merupakan sumber vitamin dan mineral yang baik.
c. Tunggu apalagi, marilah kita minum susu setiap hari sejak hari ini.
d. Kandungan kalsiumlah sangat tinggi sehingga baik untuk pertumbuhan
tulang.

17. Siapa pun sudah tahu bahaya merokok. Ini berbahaya …. rokok mengandung
ribuan zat mematikan. …. hindari rokok jika kita ingin hidup lebih sehat.

Konjungsi yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpang adalah….
a. bahwa, sehingga
b. sehingga, oleh karena itu
c. sebab, oleh karena itu
d. karena, sehingga
18.

Sebentar lagi, akan diadakan pemilu presiden. …. gunakan hak pilihmu
dengan baik ….. didapatkan pemimpin yang baik.

Konjungsi yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpang adalah….
a. marilah, agar
b. bahwa, supaya

c. ayo, maka
d. jangan, agar
19. Semua siswa wajib menggunakan atribut lengkap …. Di sekolah. Siswa yang

kedapatan tidak disiplin akan diberikan sanksi …. Dengan peraturan yang
ada.

Konjungsi yang tepat untuk mengisi bagian yang rumpang adalah….
a. ketika, sesuai
b. saat, yang
c. ketika, yang
d. bahwa, saat
Bacalah teks berikut untuk menjawab soal nomor 20-23.

Topik : Penggunaan pupuk organik
Tujuan : Mengajak masyarakat kembali menggunakan pupuk organik

20. Kalimat argumen yang tepat berdasarkan topik tersebut adalah….
a. Pupuk organik terdiri atas pupuk cair dan pupuk tablet.
b. Petani Indonesia seharusnya menggunakan pupuk organik karena lebih
murah.
c. Marilah, kita dukung petani kembali ke pupuk organik.
d. Pupuk organik mengandung unsur mikro yang lebih lengkap.

21. Kalimat ajakan yang tepat berdasarkan topik tersebut adalah ….
a. Hindari penggunaan pupuk anorganik karena merugikan.
b. Masih banyak petani masih mengandalkan pupuk anorganik.
c. Pupuk organik mampu menjaga kelembapan tanah.
d. Pupuk organik adalah pupuk yang dihasilkan dari kotoran hewan.

22. Kalimat rekomendasi yang tepat perdasarkan topik tersebut adalah ....
a. Kompos adalah salah satu jenis pupuk organik di masyarakat.
b. Unsur hara dalam pupuk organik sangat tinggi.
c. Pupuk organik sangat mudah membuatnya dan harganya terjangkau.
d. Gunakanlah pupuk organik untuk meningkatkan produktivitas tanaman.

23. Paragraf pembuka yang tepat berdasarkan topik tersebut adalah …

a. Pupuk organik, saat ini, mulai dilirik kembali oleh petani.

b. Ternyata, pupuk organik memiliki banyak manfaat. Salah satunya adalah
mampu menjaga kelembapan tanah.

c. Oleh karena itu, penggunaan pupuk organik sangat disarankan oleh petani.
Petani dapat meraup keuntungan lebih banyak.

d. Teknologi pupuk organik saat ini berkembang pesat. Hal ini dampak dari
kegagalan pupuk anorganik.

24.
Topik : Kedisiplinan sekolah

Tujuan : Menciptakan siswa yang berdisiplin

Paragraf tesis yang tepat berdasarkan topik tersebut adalah ….

a. Disiplin di sekolah berarti usaha sekolah untuk memelihara perilaku siswa.
Diharapkan siswa memiliki perilaku yang sesuai dengan norma.

b. Disiplin adalah taat, patuh, dan ikut peraturan yang ada. Hal itu bertujuan
untuk membuat semua hidup teratur.

c. Perilaku negatif di kalangan siswa mendorong perlunya penegakan
kedisiplinan. Hal tersebut karena perilaku negatif sudah menjurus
meresahkan masyarakat.

d. Begitu pentingnya kedisiplinan. Marilah, kita dukung peraturan di sekolah.
Mulailah dari diri kita sendiri.

25. Topik : Menanggulangi stress

Tujuan : Membuat pikiran yang lebih sehat

Paragraf argumen yang tepat berdasarkan topik tersebut adalah ….

a. Sudah menjadi rahasia umum, stres adalah penyakit manusia dewasa ini.
Banyak orang berobat karena stres.

b. Kehidupan kota dan pola makan menyebabkan stres. Stres membuat kita
semakin lemas.

c. Banyak cara untuk menanggulangi stres. Salah satunya adalah melakukan
olahraga ringan, seperti jogging.

d. Kita harus menggalakkan hidup sehat. Ayo, hindari stres dengan
berolahraga.

B. Jawablah pertanyaan-pertanyaan di bawah ini dengan benar dan jelas!
1. Jelaskan struktur teks persuasi!

2. Buatlah dua kalimat yang menggunakan konjungsi tujuan!

3. Buatlah dua kalimat persuasif yang menggunakan partikel -kahl-lah !

4. Tuliskan tiga kalimat fakta yang berkaitan dengan topik "merokok berbahaya bagi
perokok pasif”.

5. Buatlah kerangka paragraf persuasi dengan topik "bahaya perokok pasif” !


Click to View FlipBook Version