The words you are searching are inside this book. To get more targeted content, please make full-text search by clicking here.
Discover the best professional documents and content resources in AnyFlip Document Base.
Search
Published by usfatun.fafa001, 2022-03-27 10:47:20

PORTOFOLIO TUGAS AKHIR

PORTOFOLIO TUGAS AKHIR

Area lantai basement terdiri dari area parker yang
berada ditengah dan fungsi pendukung seperti pusat
oleh oleh, lobby bawah serta kantor dan area teknikal,
selain itu area loading deck sebagai area bongkar
muat barang.

51

Dari bentuk tampaknya, bangunan Pusat Seni dan Kerajinan
Masyarakat Desa Wisata Cikakak ini banyak mengambil
unsur material yang memiliki citra natural dan ramah
lingkungan. Pengambilan citra ini dapat memberikan dampak
pada keseimbangan lingkungan dan ekosistem yang ada
didalamnya. Selain itu,bangunan ini juga mengangkat konsep
desain yang keberlanjutan yang tidak hanya menampilkan
keindahan dan kenyamanan pada bangunan saja tetapi
memberikan dampak positif bagi sekitar.

52

53

54

55

Kabupaten Banyumas memiliki potensi kesenian dan kerajinan yang
patut dibanggakan dan dikembangkan khususnya di Desa Wisata
Cikakak. Namun, sampai saat ini belum terdapat sebuah wadah yang
mampu menampung kegiatan yang berkaitan dengan seni dan kerajinan
tersebut. Oleh karena itu direalisasikan melalui pendirian Pusat Seni
dan Kerajinan Masyarakat Desa Wisata Cikakak.
Pusat Seni dan Kerajinan Masyarakat Desa Wisata Cikakak
merupakan sebuah wahana khusus yang dapat mewadahi segala bentuk
kreativitas hasil karya seni dan kerajinan masyarakat Desa Cikakak.
Pusat Seni dan Kerajinan ini memiliki satu misi utama yaitu melestarikan
nilai-nilai dan bentuk dari kebudayaan lokal. Pusat seni dan kerajinan
ini menampung kegiatan yang akan mengapresiasikan, memasarkan dan
menawarkan hasil produksi, serta tempat belajar segala hal yang
berhubungan dengan kesenian dan kerajinan khas Desa Wisata
Cikakak.
Untuk lebih menunjang Pusat Seni dan Kerajinan Masyarakat Desa
Wisata Cikakak, diperlukan tampilan yang berkarakteristik arsitektur
yang dapat menyatu dengan alam (Sustainable architecture) dengan
mengmbil tema kiblat papat lima pancer karena lebih mempertahankan
alam. Desain bangunannya menggunakan bahan-bahan lokal yang banyak
terdapat dilokasi perancangan dan suasana yang diciptakan lebih
terhadap menjaga kelestarian alam dan budaya.
Dengan adanya perancangan pusat seni dan kerajinan ini diharapkan
mampu membuka wawasan dan merangsang apresiasi masyarakat
terhadap potensi seni dan kerajinan, membuka lapangan pekerjaan,
memudahkan masyarakat dalam hal mendapatkan segala hal yang
berhubungan dengan seni dan produk kerajinan khas Desa Wisata
Cikakak karena terdapat dalam satu wadah yang menjadi pusat seni
dan kerajinan sekaligus sebagai masukan secara arsitektural bagi
program pengembangan Desa Wisata dan menjadi icon.

56

Dari kesimpulan yang dipaparkan dalam Perancangan Pusat Seni dan 57
Kerajinan Masyarakat Desa Wisata Cikakak maka perlu kiranya
penulis memberikan saran dan masukan agar perancangan lebih
berkembang yaitu sebaiknya mempertimbangkan untuk memiliki kajian
dan pedoman yang kuat dalam menentukan judul dan tema yang
digunakan. Sebaiknya kita perlu memperhatikan dari beberapa aspek
terkait yang menelatarbelakangi suatu bangunan itu dibangun serta
dengan citra apa yang akan disampaikan pada perancangan, karena
hal itu akan menjadi nilai lebih dari setiap perancangan. Melakukan
studi literatur agar hasil yang didapatkan mempunyai tingkat kajian
yang mendalam dan memuaskan.
Harapannya Perancangan Pusat Seni dan Kerajinan Masyarakat Desa
Wisata Cikakak nantinya dapat menjadi kajian pembahasan arsitektur
lebih lanjut. Selain itu, juga bisa dikembangkan menjadi lebih lengkap
lagi sehingga dapat bermanfaat bagi bidang keilmuan arsitektur dan
pemahaman terhadap objek rancangan ini.

Buku Jurnal
Arofah, H. (2010). PUSAT SENI DAN KERAJINAN ISLAMI DI
Adams, F. D. (2003). Ilustrasi Konstruksi Bangunan. Jakarta:
Penerbit Erlangga. KABUPATEN GRESIK (TEMA EXTENDING TRADITION).
Malang: http://etheses.uin-malang.ac.id/.
Ardiani, Y. M. (2015). SUSTAINABLE ARCHITECTURE arsitektur Hasary, E. (2002). PUSAT SENI BUDAYA ERAU KUTAI
berkelanjutan. Jakarta: Penerbit Erlangga. KERTANEGARA DIKAWASAN PULAU KUMALA TENGGARONG.
Yogyakarta. Dipetik Juni 20, 2020, dari
Ching, F. D. (2008). ARSITEKTUR BENTUK RUANG DAN TATANAN https://dspace.uii.ac.id/bitstream/handle/123456789
edisi ketiga. Jakarta: Erlangga. /19180/97512153%20Endi%20Hasary.pdf?sequence=
1&isAllowed=y
Drs. H. Oka A. Yoeti, M. (2016). Perencanaan & Pengembangan Kamal, R. F. (2012, September). Penjabaran Hukum Alam menurut
Pariwisata (Cetakan Ketiga ed.). Jakarta: PT Balai Pustaka Pikiran Orang Jawa berdasarkan Pranata Mangsa. Dinamika
(Persero). Hukum, vol.12 No.3, 433.
Kristoko, H. (2012, November). Updated Pranata Mangsa:
Drs. H. Oka A. Yoeti, M. (1996). Pengantar Ilmu Pariwisata. Bandung: Recombination of Local Knowledge and Agro Meteorology using
Angkasa. Fuzzy Logic for Determining Planting Pattern. IJCSI International
Jurnal of Computer Science Issues, 9 ( 6 ), 367.
Freeman, R. (1984). Strategic Management: A Stakeholder Approach. Malik, Y. B. (2015, Juni). Integrasi Teknologi Penginderaan Jauh
Boston: Pitman. Satelit TRMM (Tropical Rainfall Measurement Mission) dengan
sistem Pertanian Pranatamangsa untuk Optimalisasi
Hadiwijoyo, S. S. (2012). Perencanaan pariwisata perdesaan berbasis Produktivitas Pertanian di Karangsambung, Kebumen, Jawa
masyarakat : (sebuah pendekatan konsep). Yogyakarta: Graha Tengah. Meteorologi Klimatologi dan Geofisika, 2 No. 2, 89.
Ilmu. Fahlevi, S. R. (2013). Retrieved Juni 6, 2020, from
https://repository.ipb.ac.id/jspui/bitstream/12345678
I Ketut Suwena, I. G. (2017). Pengetahuan Dasar Ilmu Pariwisata. 9/61210/12/Lampiran.pdf
Bali: Pustaka Larasam.
Internet
Karlen, M. (2007). Dasar Dasar erencanaan Ruang Edisis kedua. Galeri Nasional Indonesia. (2014, Mei 26). Profil Galeri Nasional
Jakarta: Penerbit Erlangga.
Indonesia. Diambil kembali dari Galeri Nasional Indonesia:
Manuel Marti, J. (1988). Analisis Operasional Ruang. Bandung: http://pameranceremonial.blogspot.com/2014/05/profil-
Intermatra. galeri-nasional-indonesia.html
R.Aj. Elizabeth Vania, R. A. (2011, Juli 9). Selasar Sunaryo Art Space.
NEUFERT, E. (2002). DATA ARSITEK edisi 33 jilid 2. Jakarta: Diambil kembali dari Fariable:
Erlangga. http://fariable.blogspot.com/2011/07/selasar-sunaryo-
art-space.html
Panero, M. Z. (2003). Dimensi Manusia dan Ruang Interior. jakarta: Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu. (2020,
Erlangga. Juni 24). Sistem Informasi Pelayanan Perizinan Banyumas.
Retrieved from Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu
Raharjo, T. (2011). SENI KRIYA & KERAJINAN. Yogyakarta: Satu Pintu:
PROGRAM PASCASARJANA Institut Seni Indonesia Yogyakarta. https://perizinan.banyumaskab.go.id/peta/index?id=137&
address=Cikakak%2C+Banyumas%2C+Central+Java%2
Rangkuti, F. (2014). ANALISIS SWOT Teknik Membedah Kasus Bisnis. C+Indonesia&id=&address=Cikakak%2C+Banyumas%2C
Jakarta: PT Gramedia Pustaka Utama. +Central+Java%2C+Indonesia
Wakhyono. (2020, April 1). 14 Desa Di Kabupaten Banyumas Yang
Setyaningsih, W. (2015). Community Based Tourism. Surakarta: UPT. Ditetapkan Menjadi Desa Wisata. Retrieved April 1, 2020,
Penerbitan dan Pencetakan UNS. from @Dinporadbudpar_banyumas:
https://www.instagram.com/p/B-
Sunaryo, B. (2013). Kebijakan Pembangunan Destinasi Pariwisata: bCEgrAwWM/?igshid=w1o7gamo4vtt
Konsep dan Aplikasinya di Indonesia. Yogyakarta: Gava Media.
58
Victoria br. Simanungkalit, D. A. (t.thn.). Buku Panduan Pengembangan
Desa Wisata Hijau. Jakarta: Asisten Deputi Urusan
Ketenagalistrikan dan Aneka Usaha.

White, E. T. (1985). Analisis Tapak. Bandung: Intermedia.

59


Click to View FlipBook Version