EDISI 47
SUSUNAN PENGURUS Jurnalis MAN 3 BOGOR Periode 2022-2023 Penasehat Pelindung Kepala Madrasah Aliyah Negeri 3 Bogor Dr. Rizalah Luqman Al- Farabi S. Pd.I, M.Pd Wakil Kepala Bidang Kesiswaan Nani Yuliani S. Ag Penanggung Jawab dan Pembimbing Muhammad Rizki S. Pd Pemimpin Redaksi Naura Chika Melviana B. Wakil Redaksi Novisya Nurhikmah Sekretaris Rifa A. Wakil Sekretaris Sheza Sasfa Y. S. Bendahara Santi Maharani Wakil Bendahara Naifa Amalia A. fotografer Syahkan Mousa P. Firda Agustia Kayfa Raudah Hati Kirana Stepany Marvel Nabil A. M. Rava Devana Hisyam Al- Zaki Muhammad Fabio U. Fazle Elvano R. Sheza Sasfa Y. S. Ahya Sabila Alika Lujeng R. Khilyatul Athqiya Nurul Nailah Dahlan Sazkia Salsabella Riyad Al syamsa Reporter Claudya Darmawansyah Naura Chika Melviana B. Brayan Dwi Ilafi Dea Ayu Hermawan Erliza Swasti P. Rifa A. Alya Romli Lanya Subianto Naura Hilmiya H. Siti Khairunnisa S. Agnia Mawaddah Kepenulisan Hikmah Z. A. Saffanah S. Novisya N. Salma N. Nadia Mariska Anis Safitri Lindu Marino Adiba Zahira Putri Haya Aqilah H. Naifa Amalia A. Designer Najia Nilna Q. Santi Maharani Alya Safitri Mutia Zahra Zahra Alya P. Adrian Alfaridzi Muthia Aini Zahra Mutiara Adelia P. Siti Patmawati Rafa Risyad Rumi Daffa Raihan G. publikasi Nuraini Ganang Ahmad R. Muhammad Farid A. Manda Nabil Abrar P. Nita Maria U. Nursyifa Maulida Jasmine Rafani Wina Imelda Apriani C. Marino B. : : : : : : : : :
Assalalammualaikum warohmatullahi wabarokatuh Puji dan syukur kami panjatkan kepada Allah SWT yang telah memberikan rahmat, taufik dan hidayahnya sehingga kami dapat menerbitkan buletin Edisi 47 ini. Kami juga mengucapkan terimakasih kepada semua anggota redaksi yang telah bekerja keras dalam penerbitan buletin ini dan seluruh pihak yang telah turutserta membantu hingga selesai. Alhamdulilah buletin edisi 47 ini telah terbit melalui berbagai macam perbaikan dan penyempurnaan, walaupunpada kenyataannya masih jauh darisempurna. Goresan pena sebagai bentuk pengabdian diri anak bangsa mendorong kami untuk terus berbenah diri lewat buletin ini. Kami bukan hanya bisa berdiam diri dan berkeritik minim solusi, lewat buletin ini kami bisa menawarkan solusi, kami akan terus berkarya meski dari selembartulisan sekali menulis pantang umtuk kami berhenti. Kami berharap buletin ini dapat berguna dan bermanfaat untuk meningkatkan kemampuan dan keterampilan dalam menyusun karya-karya jurnalissiswa-siswi MAN 3 BOGOR Semoga penerbitan buletin ini dapat bermanfaat dan berkelanjutan dengan lancar.... Aamiin... Wallahul Muaffiq Ilaa Aqwaamithoriq Wassalamu'alaikum warohmatullohi wabarokatuh
Daftar Isi ADA APA DI MAN 3 BOGOR BALAPAN LARI MENUNGGU SAHUR JADI TRADISI UNIK DI GORONTALO SAAT RAMADHAN CERPEN BELAJAR BERPUASA PUISI RAMADHAN TRADISI UNIK BULAN RAMADHAN DI INDIA ADA APA DI MAN 3 BOGOR PUSAT ASTRONOMI INTERNASIONAL: RAMADAN 2023 JATUH PADA 23 MARET APA ITU NGABUBURIT? FOREIGN NEWS & FUNFACT 1 2 3 4 5 6 CERPEN MALAM PERTAMA DI BULAN PUASA CERBUNG FRIEND NOT FRIEND KEUTAMAAN MALAM LAILATUL QADAR CERPEN KENANGAN DI BULAN RAMADHAN DIVISI BULETIN 7 CERPEN JANJI SURGA BAGI UMAT MUSLIM 8 9 10 11 12 13 14 15
Kamis,13 April 2023, telah di laksanakan pesantren kilat hari pertama di MAN 3 BOGOR. Pesantren kilat ini terdiri atas dua kata, yaitu pesantren dan kilat. Pesantren artinya pusat tempat belajar agama islam sedangkan kilat itu mengisyaratkan sesuatu yang berlangsung cepat atau terjadi dalam waktu yang singkat. Pesantren kilat ini di awali dengan pembukaan, lalu penampilan hadroh pada pukul 07.00 - 07.30 WIB yang bertempat di Aula MAN 3 BOGOR. Kemudian dilanjutkan dengan tadarus yang di pimpin oleh Bapak Abdul khoerudin,S.Pd.I, lalu pembukaan oleh MC. Kemudian pembacaan Gema Kalam Ilahi, di lanjut dengan laporan ketua pelaksana oleh Aura Putri Kaila dan sambutan Wakabid Kesiswaan oleh Ibu Nani Yuliani,S.Ag. Kemudian arahan dan binaan oleh Bapak Kepala Madrasah Aliyah Negeri 3 Bogor, Dr. Rizalah Lukman Al Farabi,S.Pd.I.,M.Pd. Pukul 08.30 - 09.30 WIB lanjut dengan meteri ke-1 yang di isi oleh Bapak Drs.H.M.Sapei dengan judul materi "Puasa Dalam Perspektif Fiqih (Rukun Puasa, Syarat sah Puasa)". Dan lomba adzan dengan juri Bapak Abdul Khoerudin,S.Pd.I Pukul 09.30 - 10.30 WIB. Pukul 10.30 - 11.30 WIB di lanjutkan dengan penayangan vidio Ramadhan yaitu vidio perang badar yang di selenggarakan oleh Panitia Osis. Hikmah dari vidio perang badar ini yakni Allah Ta'ala menjanjikan dua hal yaitu berupa perang yang menghasilkan kemenanganan dan harta. Acara telah selesai, siswa/i MAN 3 Bogor di perbolehkan pulang ke rumah masing masing pada Pukul 11.30 WIB. Pesantren Kilat 1
Sudah menjadi tradisi saat bulan Ramadhan, muda-mudi di Provinsi Gorontalo mengisi waktu menunggu waktu sahur dengan tradisi lomba lari. Bukan balapan lari biasa, lomba ini digelar di jalan raya dengan kaki telanjang. Memang terbilang unik, pasalnya lomba lari tersebut bukan hanya digandrungi oleh anak-anak muda, tetapi orang-orang tua pun antusias menyaksikan kegiatan lomba lari tersebut. Lomba lari ini dilaksanakan di Jalan yang dirasa tidak begitu banyak kenderaan. Seperti halnya yang ada di jalan Jhon Ario Katili, Kota Gorontalo. Pantauan Liputan6.com, lomba lari ini dilaksanakan pukul 23.00 Wita hingga menjelang sahur. Uniknya peserta lomba ini bukan hanya warga sekitar, naumun anak-anak muda yang tersebar di Wilayah Kota Gorontalo pun berbondongbondong datang ke tempat itu. Balapan Lari Menunggu Sahur Jadi Tradisi Unik di Gorontalo saat Ramadhan 2
Belajar Berpuasa Berpuasa di bulan Ramadhan menjadi kewajiban bagi setiap umat muslim, inilah yang membuat Raihan yaitu seorang anak laki-laki yang baru berusia 7 tahun akan mulai belajar berpuasa untuk pertama kalinya. Raihan merasa ia sudah bisa berpuasa sebagaimana berpuasa dengan benar. Setiap pagi, Raihan meminta ibunya untuk dibangunkan sahur. Ibu Raihan memasak makanan yang lezat dan bergizi untuk membantu agar Raihan bisa kuat berpuasa seharian. Pada hari pertama berpuasa, Raihan merasa sangat lapar dan haus. Ia kemudian merengek untuk meminta makan dan minum pada ibunya. Namun, ibunya justru memberitahunya supaya bisa bersabar dan menahan diri hingga waktu berbuka puasa tiba. Raihan akhirnya mulai belajar menahan rasa lapar dan haus. Setiap kali merasakan lapar dan haus, Raihan mengingatkan dirinya sendiri bahwa dia sedang berpuasa. Raihan juga mulai belajar untuk lebih bersabar dan mengendalikan dirinya sendiri selama berpuasa. Agar membuat Raihan lebih semangat puasa, ibu Raihan membacakan beberapa kisah tentang puasa, sehingga Raihan bisa memahami arti berpuasa bagi umat muslim. Ia belajar bahwa puasa adalah perintah Allah SWT yang memiliki banyak manfaat terutama agar mendapat pahala yang besar dan kesehatan fisik. Raihan juga belajar bahwa berpuasa mengajarkan umat muslim untuk berempati pada orang lain yang kurang beruntung. Dan agar berbuat baik dengan berbagi rezeki ke orang lain. Hingga akhirnya Raihan mulai merasakan kebahagiaan dan kedamaian ketika ia bisa menahan diri dan berbuat baik selama berpuasa. Hingga hari terakhir puasa, Raihan merasa bangga dan senang karena akhirnya Raihan berhasil menjalankan ibadah puasa sebulan penuh dengan baik. Ia merasa bahwa ia telah menjadi lebih kuat dan dewasa setelah menjalankan ibadah puasa selama sebulan penuh. cerpen 3
Lembutmu kembali menyapa Sejukmu tak hilang terusik senja Melunakan hati yang telah mengeras Melegakan qalbu dalam dahaga rindu Ramadhan.. Biarkan hawamu menghembus Menyapu alfa hamba pendosa Mengusap derita insan bernoda Terindu hembusanmu Pahala dalam tiap detikmu Ramadhan, Rekatkan kembali serpihan mimpi Satukan jua pecahan asa Sulam kembali benang dalam helai Sucikan kembali noda,bercak dan dosa 4
Saat bulan Ramadan masyarakat di Delhi, India, akan menggelar buka puasa bersama dengan menggelar piknik di teras masjid dan camilan dari pedagang kaki lima. Di halaman-halaman Masjid Jama, jantung dari Old Delhi, ratusan umat muslim berkumpul setiap malam untuk berbuka puasa, kecuali jika Ramadan jatuh pada musim dingin. Mereka meletakkan selembar kain besar di atas batu ubin besar yang digunakan sebagai tempat duduk dan memakan hidangan berbuka puasa yang mereka siapkan dari rumah. Tradisi unik bulan Ramadhan di India 5
Minggu, 15 April 2023, bertempat di aula MAN 3 Bogor, diadakan acara Buka Puasa Bersama seluruh Intrakurikuler dan Ekstrakurikuler. Acara yang dimulai pukul 16.00 WIB ini dimulai dengan sambutan dari Bapak Dr. Rizalah Lukman Al-Farabi, S.Pd.i, M.pd, yang kemudian dilanjutkan dengan santunan. Sembari menunggu adzan maghrib, untuk memeriahkan acara maka diadakan beberapa penampilan. Yakni Penampilan Akustik dan Teater. Kemudian berbuka puasa sekaligus pemberian bingkisan yang dilanjut dengan shalat maghrib. Di penghujung acara, diiringi dengan Penampilan Akustik tak lupa dengan sesi foto bersama dan sayonara. Buka Puasa Bersama Seluruh Intra Dan Ekstrakurikuler MAN 3 BOGOR 8 6
Pusat Astronomi Internasional di Uni Emirat Arab mengungkap bulan suci Ramadan 2023 kemungkinan akan jatuh pada 23 Maret. Menurut Pusat Astronomi Internasional, negara-negara yang mengawali bulan syaban pada 21 Februari 2023, saat ini mulai memantau bulan yang akan menjadi penentu awal bulan puasa Ramadan. Akan tetapi, negara-negara tersebut belum bisa melihat tanda-tanda bulan Ramadan mendekat karena bulan akan terbenang sebelum matahari. “Negara-negara ini, dengan begitu akan mengakhiri bulan syaban pada Rabu, 22 Maret 2023 dan pada 23 Maret 2022 akan menjadi hari pertama Ramadan, ” demikian keterangan Pusat Astronomi Internasional. Akan tetapi, Pusat Astronomi Internasional mencatat kalau India, Bangladesh dan Pakistan mungkin tidak akan bisa melihat hilal pada 22 Maret 2023. Dengan begitu, negara-negara itu akan menjalani puasa Ramadan pada 24 Maret 2023. Pusat Astronomi Internasional: Ramadan 2023 Jatuh pada 23 Maret 7
Husna merupakan seorang gadis kecil yang masih berusia 8 tahun. Namun, meski masih sangat kecil sedari kecil Husna sangat senang ketika bulan Ramadhan tiba. Dirinya selalu menantikan momen puasa dan berbuka puasa bersama dengan keluarganya. Namun, pada bulan Ramadhan tahun ini Husna merasa ada yang berbeda. Selama beberapa hari Husna merenung dan mempertanyakan mengenai arti sebenarnya dari puasa serta apa yang diharapkan dengan puasa yang dilakukan oleh banyak orang. Kemudian, dia bertanya pada ibunya mengenai hal yang selama ini membuat dirinya bertanya-tanya, “Ibu, apa yang sebenarnya menjadi manfaat dari berpuasa selama sebulan penuh?” Dengan tersenyum, lalu Ibu Husna menjawab pertanyaan putrinya, “Puasa memiliki banyak manfaat bagi umat muslim nak. Salah satunya mengajarkan kita semua untuk sabar dan menahan diri dari segala hal yang tidak baik. Baik itu menahan dari hawa nafsu, rasa lapar, rasa haus, dan perilaku kita. Dengan berpuasa juga bisa membantu kita untuk meningkatkan kesabaran dan lebih ikhlas menjalani hidup.” Mendengar jawaban dari ibunya, akhirnya Husna kembali merasa senang, tetapi masih ada yang kurang. Dia kemudian bertanya lagi pada ibunya, “Apakah ada manfaat lainnya dari berpuasa bu?” Ibu Husna kemudian dengan lembut berkata,”Ya, nak. Ada satu lagi manfaat yang sangat besar bagi seseorang yang menjalankan puasa, yaitu Allah menjanjikan surga bagi umat muslim yang berpuasa sebulan penuh dengan penuh kesabaran dan ketulusan sepenuh hati.” Mendengar janji surga, Husna semakin penasaran dan bertanya, “Janji surga seperti apa bu?” Ibu Husna menjawab, “Allah SWT menjanjikan surga bagi umat muslim yang bersungguh-sungguh puasa dengan penuh kesabaran. Di surga, mereka akan mendapatkan kebahagiaan yang tiada tara dibandingkan dunia. Di surga, tidak akan ada rasa lapar, haus, bahkan lelah. Semua hal yang diinginkan ada disana, dan seseorang yang masuk surga akan hidup disana selamanya dengan bahagia.” Husna akhirnya merasa senang mendengar janji surga bagi umat muslim yang berpuasa. Akhirnya, motivasi Husna untuk berpuasa dengan penuh kesabaran semakin tinggi. Husna merasa sangat bersyukur bahwa dia memiliki kesempatan untuk meraih janji Allah yaitu surga yang kekal abadi. Setiap kali merasa lapar dan haus selama berpuasa, Husna selalu mengingat perkataan ibunya mengenai janji Allah yaitu surga. Dia yakin dengan berpuasa dengan penuh kesabaran, dia bisa mendapatkan janji Allah yaitu surga. Ketika waktu berbuka puasa tiba, Husna juga sangat bersyukur dan bahagia. Bahwa dirinya bisa menjalankan kewajibannya sebagai umat muslim yang baik dan akan berusaha menjalankan kewajibannya untuk puasa selama sebulan penuh. 8
Kalian tau ngabuburit ga? ni aku kasi tau ya jadi Ngabuburit tu merupakan kepanjangan dari bahasa Sunda yakni ngalantung ngadagoan burit yang memiliki arti bersantai menunggu waktu sore. Istilah ngabuburit biasanya merujuk pada waktu menunggu buka puasa bagi umat muslim. Biasanya ngabuburit dilakukan dengan beragam kegiatan mulai dari mengunjungi tempat wisata, berburu takjil, membaca Al Qur'an, mendengarkan ceramah hingga bersantai dengan keluarga atau sahabat. Tradisi ini bertujuan untuk mengalihkan rasa haus dan lapar ketika berpuasa dengan beragam kegiatan positif. Apa itu ngabuburit? 9
FOREIGN NEWS FUN FACT 10
seusai sholat Maghrib berjamaah, caca bersama kedua orang tuanya sedang menonton siaran langsung penentuan awal puasa Ramadhan 1444 H. Kementerian Agama telah memutuskan bahwa 1 Ramadhan akan jatuh di esok hari.keluarga caca menyambut dengan hati gembira, akan tetapi caca nampak kebingungan. "Kenapa ayah sangat senang? Padahal berpuasa tidak boleh makan dan minum" tanyanya. "Ramadhan adalah bulan yang mulia nak... Berpuasa di bulan Ramadhan itu hukumnya wajib bagi seorang muslim nak.." jawab ayah. (caca hanya terdiam mendengar penjelasan ayahnya). Tak lama setelah itu Adzan berkumandang, caca bersama ayah dan ibu berangkat untuk sholat Isya berjamaah di masjid dekat rumahnya. Sesampainya di masjid Ia pun memasuki shaf sholat wanita di samping ibunya. Selepas sholat Isya, caca kebingungan karena para jamaah tidak langsung pulang tetapi melanjutkan sholat 20 rakaat.Tak mau pulang sendirian ,caca pun dengan kebingungannya tetap mengikuti dan melanjutkan sholat itu. Sholat pun selesai "Tadi sholat apa bu? Kok banyak banget rakaatnya?" tanya caca. "Oh.. tadi kita sholat tarawih.. shalat ini hukumnya sunah dan ada beberapa macam tata caranya nak.." jawab ibu. Caca mengangguk yang menandakan telah paham dengan penjelasan ibunya. Kemudian, Ia mengajak kedua orang tuanya pulang ke rumah tetapi ayah menyaut untuk tadarus terlebih dahulu di masjid. Tadarus itu apa yah?" tanya Caca. "Tadarus itu membaca Al-Qur'an beserta memahami maknanya nak.. Kamu ikut ya, nanti ayah dampingi" jawab ayah. Dia pun menyanggupi ajakan ayahnya itu, sementara ibu pulang terlebih dahulu untuk menyiapkan bahan masakan untuk sahur nanti. Selang 1 jam ,waktu telah menunjukkan pukul 9 malam, ayah mengajaknya pulang ke rumah seusai tadarus. Dalam perjalanan Caca terlihat masi belum paham mengenai sholat tarawih dengan keluguannya Caca bertanya kembali kepada ayahnya. "Ayah,apakah sholat tarawih niatnya sama dengan sholat Isya, yah?" polosnya, "Oh iya... maaf nak bapak lupa kalau belum ngajarin kamu niat shalat tarawih, memang nya , kamu tida tanya kepada ibu tadi? " jawab ayah. Caca pun hanya tersenyum malu, "Jadi niat shalat tarawih itu begini nak. Nawaitu Ushollii sunnatattaroowiihi rok'ataini mustaqbilal qiblati Silalahi ta'alaa," ungkap ayah. Yang artinya, saya niat sholat sunnah tarawih dua raka'at menghadap kiblat karena Allah Ta'ala," lanjutnya, Ia pun kembali mengangguk dan tak terasa telah sampai di rumahnya. Sesampainya di rumah, ayah menyuruhnya segera tidur karena besok akan bangun lebih awal untuk melakukan sahur pertamanya di bulan ramadhan ini. TAMAT Malam Pertama Di Bulan Puasa Cerpen 11
Kalo mau ngerti lanjutan ceritanya yang ini, yuk baca dulu di Buletin yang edisi 46 “Segitu doang?” tanya salah satu siswa di sana. “Menurut Lo?” balas Azki dengan ekspresi wajah datarnya. “Dihh najis” timpal siswa lain. “Sutttt cukup! Tidak usah ada kerusuhan! Azki silahkan kamu duduk di kursi belakang sana” Pak Ali menunjuk satu kursi usang tepat di belakang Alicya. Azki tanpa bersuara lebih segera berjalan menuju tempatnya. Kursinya seperti sudah lama tidak di pakai, bau debu sangat menusuk di indera penciuman Azki. “Maaf pak, tapi ini bau” ucapan Azki mengundang gelak tawa. “Anak baru banyak riques” celetuk salah satu dari mereka. “Dari pada Lo, banyak bacot” balasan dari Azki membuat mereka diam Azki pun duduk setelahnya. Pak Ali mulai menjelaskan materinya tentang "Lo yang di depan, tukeran tempat duduk dong" Kata Azki yang menatap punggung Alicya Karena merasa terusik oleh suara yang ada di belakangnya Alicya pun menoleh "Lu ngomong sama gue?" "Ya iya lah masa ngomong sama meja" Kata Azki ngegas "Oh. Ngga, sorry" Ucap Alicya sambil berbalik lagi ke depan "Dih, songong ya Lo, cewek tuh di belakang cowok bukan di depan" Kata Azki tak terima Alicya hanya diam tak menimpal ucapannya. Dia malas melayani orang yang sukanya adu ngomong. Alicya mulai kurang suka dengan cara bicaranya Azki, sepertinya anak ini sombong. Begitu pikir Alicya. Hingga satu jam berlalu kelasnya Pak Ali berakhir. Azan Zuhur pun berkumandang di Masjid sekolah. Semua siswa keluar dari kelasnya ada yang pergi ke Masjid, ada yang ke kantin, ada yang masih diam diri di kelas. "Zoya lu sholat ga?" Tanya Cya "Yuk bareng" Kata Zoya Dalam perjalanan ke Masjid Zoya tak pernah berhenti berbicara, selalu saja ada ocehan yang keluar dari mulutnya. Hal se-random apapun dia bahas. Cya risih? Oh tentu, tapi itu sudah menjadi biasa di telinganya. "Eh Cya, Lu tau ga kenapa kalo kita tepuk tangan jadi ada suaranya?" Tanya Zoya saat mereka hendak pergi untuk mengambil Wudhu "Ga tau" "Ayo dong Cya, itu pertanyaan buat pusing kepala gue, jelasin dong.." kata Zoya memohon "Ya lu bilang tau apa engga, yaudah gue jawab engga. Udah sekarang Wudhu dulu" ucap Cya sambil berlalu mempercepat langkahnya takutnya antriannya banyak. Selepas sholat Zoya dan Alicya pergi ke kantin. Di sana di bertemu circle nya Serda, cewek yang centilnya Masyaallah eh ralat Astagfirullah. Cerbung Friend Not Friend By: Hikmah Z. A. Bersambung... 12
Tahukah kalian? Di 10 hari terakhir di bulan Ramadhan, terdapat satu malam yang disebut sebagai Lailatul Qadar atau malam yang mulia dan lebih baik dari seribu bulan. 1. DITURUNKANNYA AL QUR'AN Dikutip dari Q. S Al Qadar : 1, malam Lailatul Qadar adalah saat diturunkannya Al Qur'an melalui Nabi Muhammad SAW. 2. MALAM PALING MULIA Umat muslim dianjurkan memperbanyak ibadah karena malam Lailatul Qadar adalah malam paling mulia. 3. PARA MALAIKAT TURUN KE BUMI Dengan izin Allah SWT, para malaikat turun ke bumi membawa rahmat dan berkah bagi umat muslim yang beribadah. 4. MALAM PENENTUAN Malaikat akan mencatat setiap takdir manusia selama satu tahun ke depan sesuai ketetapan Allah SWT. 5. MALAM PENGAMPUNAN Siapapun yang melakukan salat malam dan mengharapkan pahala dari Allah akan diampuni dosanya selama satu tahun yang lalu. "Carilah Lailatul Qadar pada sepuluh malam terakhir dari bulan Ramadhan." (HR. Bukhari dan Muslim) 5 Keutamaan Dari Malam Lailatul Qadar 13
Bulan Ramadan tahun lalu,setiap subuh Andi bersama teman-temannya melaksanakan salatsubuh berjamaah di masjid. pagi harinya Andi bersama teman temannya bermain layang layang di lapangan. Selesai bermain layang layang di lapangan mereka pulang ke rumah masing masing. Setelah mempersiapkan diri, Andi dan teman-temannya pergi ke masjid untuk melaksanakan salat zuhur berjamaah. Selesaisolat zuhur mereka bermain petak umpet di lapangan setelah bermain petak umpet Andi dan teman temannya duduk di dekat pohon besar,sambil menikmati udara yang segar. Setelah selesai duduk andi dan teman temannya pun pergi memancing ikan disungai. Setelah memancing mereka pulang ke rumah untuk tidursiang, lalu Andi dan teman temannya pergi ke masjid untuk melakukan solat ashar berjemaah di masjid. Setelah solat Ashar Andi dan teman temannya bermain sepak bola di lapangan, karena mereka sudah kelelahan mereka pun pulang ke rumah untuk mempersiapkan diri pergi ke masjid. Sebelum pergi ke masjid mereka pergi ke toko untuk membeli makanan “Hei kawan kawan makanan yang ada di toko ini enak loh.” kata Andi “Oh,,, iya nampaknya kue di toko ini enak.” kata salah satu teman Andi “Ayuk kita beli untuk berbuka puasa.” kata teman Andi yang lain Setelah membeli makanan Andi dan teman temannya pergi ke masjid untuk mendengar ceramah yang ada di masjid “Teman-teman yuk kita beri kue kita dengan orang pengurus masjid agar, orang tersebut menyiapkannya unruk berbuka puasa.” kata Andi “Ayuk setelah kita beri makanan ini mari kita ke dalam untuk mendengar ceramah.” kata salah satu teman Andi Setelah mendengar ceramah dan mereka pun mendengar orang yang azan dan Andi dan teman teman berbuka puasa di masjid selesai berbuka puasa mereka solat maghrib berjemaah Andi dan teman temannya pulang ke rumah untuk makan bersama keluarga. Selesai makan Andi dan teman temannya pergi ke masjid dan saat di masjid mereka pun bercerita dan bersenda gurau “Teman-teman selesaisolat isya yuk kita menginap di masjid.” ajak Andi “Ayuk,,” kata salah satu teman Andi “Kami ikut tapi harus meminta izin orang tua dulu” kata teman Andi yang lain “Ok, kalian beri tahu orang tua kalian dulu” kata Andi Setelah selesai berbicara mereka pun masuk ke dalam masjid untuk menunggu azan solat isya berkumandang lalu mereka solat isya berjemaah setelah selesaisolat isya dan terawih mereka pulang ke rumah meminta izin kepada orang tua untuk menginap di masjid. Setelah diizinkan mereka pergi ke masjid saat di masjid Andi dan teman temannya membersihkan masjid. Selesai membersih masjid mereka mengaji dan mendoakan kedua orang tua mereka. Setelah berdoa mereka tidur saat tengah malam mereka solat bersama selesaisolat berjemaah mereka bermain,saat menjelang sahur mereka pulang ke rumah masingmasing untuk sahur. Setelah sahur mereka pergi ke masjid dan menunggu azan subuh selesaisolat berjemaah mereka mendoakan kedua orang tua mereka lalu mereka pulang dari masjid dengan senang hati. kenangan Di Bulan Ramadhan 14
Ahya Sabila (X IPS 3) Alika Lujeng Ramadani (X IIK) Alya Romli (X IIK) Muthia Aini Zahra (X IPS 3) Siti Khairunnisa (X IIK) Sazkia Salsabella (X IPS 1) Mutiara Adelia Putri (X IPS 2) Kayfa Raudah Hati (XI IPS 1) Koordinator Novisya Nurhikmah (XI IPS 1) Santi Maharani (XI IPS 1) Claudya Darmawansyah (XI IPS 1) Hikmah Zahrotul A. (XI IPS 1) Salma Nafisatun N. (XI IPS 1) Kirana Stepany (XI IPS 1) Melati Ananda P. (XI IPS 1) Brayan Dwi Ilafi (XI IPS 1) Anis Safitri (XI IPS 2) M. Farid Adnan (XI IPA 1) Rifa Ardiansyah (XI IPA 1) Marvel Nabil (XI IPA 4) Rizaldy Rama (XI IPA 4) 15